FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

bisakah kafir yang baik masuk surga?

Halaman 1 dari 8 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by keroncong on Sun Jul 10, 2016 1:32 pm

Ada seorang sahabat bertanya, “aku tidak peduli dengan agama, aku hanya berkomitmen kepada kemanusiaan, aku tak mau menyakiti orang lain, seluruh hidupku kupersembahkan buat orang orang yang membutuhkan pertolonganku, akankah nantinya aku masuk sorga?”. Sangat sulit bagi saya untuk menjawab pertanyaan semacam ini. Saya tahu, bahwa sahabat saya ini memang seorang kafir, tapi akhlaknya sangat mulia. Sebagai seorang kafir tak mungkin dia masuk sorga, tapi rasanya tak enak juga jika dia ditempatkan di neraka, karena dia berakhlak sangat baik. Kebingungan kita menjawab pertanyaan dilematis diatas, bermula dari adanya doktrin doktrin na’if yang menggunakan standar ganda dalam memandang akidah. Kita membagi manusia menjadi dua bagian, yaitu muslim dan kafir. Muslim berarti kebaikan, kafir bermakna keburukan. Muslim pasti masuk sorga sedangkan kafir pasti masuk neraka. Kalau orang muslim berbuat jahat memang masuk neraka, tapi cuma transit sebentar, setelah itu masuk sorga selama lamanya. Sedangkan orang kafir langsung masuk neraka selama lamanya, tidak peduli apakah merekaitu berakhlak baik atau buruk. Saya sangat tidak nyaman dengan pandangan sederhana seperti diatas. Bahkan Al Qur’an sendiri mengkritik pandangan ini sebagai pandangan orang Yahudi. Hal itu adalah karena mereka (orang orang Yahudi) mengaku, “Kami tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali beberapa hari yang dapat dihitung”. Mereka diperdayakan dalam agama mereka oleh apa yang selalu mereka ada adakan. (QS, 3:24). Didalam kenyataan sehari hari, sering kita melihat orang orang kafir yang berbudi pekerti baik sebagaimana kita juga sering melihat banyak juga orang muslim yang berperilaku buruk. Al Qur’an dengan jelas menyatakan bahwa Islam itu absolut, tapi Al Qur’an juga menjajikan keselamatan buat orang orang non muslim dalam beberapa ayatnya. Sampai sekarang, para ulama masih belum menemukan solusi yang seragam untuk menjawab masalah kontradiktif ini. Jurang perbedaan pendapat diantara mereka masih lebar. Ini adalah PR kita bersama sebagai seorang muslim. Tentu saja saya tidak hendak membicarakan masalah pelik ini disini, apalagi ingin memperdebatkannya. Saya hanya bermaksud untuk menggambarkan dampak negatif dari doktrin doktrin salah kaprah yang selama ini mengitari cara keberagamaan kita. Pandangan na’if diatas menyebabkan kita memiliki standar ganda dalam menyikapi suatu masalah. Kita lebih suka membela penguasa yang dzolim asal dia muslim, daripada memilih pemimpin kafir yang adil. Kita lebih suka memilih pegawai yang seagama walaupun malas, daripada memilih karyawan kafir yang bekerja profesional. Begitu juga dalam memilih sahabat. Bahkan lebih jauh lagi kita selalu mendahulukan orang orang yang berkeyakinan sama dengan kita, betapapun buruk akhlak mereka. Kita menjauhi orang orang kafir, betapapun baik perilaku mereka. Dampak lainnya adalah kita selalu mencari cari pembenaran untuk keburukan akhlak kita. Dilain pihak kita menuduh adanya motif tersembunyi jika melihat kebaikan akhlak orang lain. Kita berprasangka baik jika menyaksikan sesama muslim berbuat jahat. Dilain pihak kita selalu curiga jika melihat orang kafir berbuat baik. Si Muslim memang korupsi, tapi dia juga suka berderma dan sering naik haji. Mudah mudahan amal baiknya menghapus semua dosa dosanya. Si Kafir memang suka menolong, tapi nanti dulu, jangan jangan itu cuma jebakan untuk menjerat kita. Jangan jangan mereka punya misi misi tertentu. Seorang muslim sejati selalu berlaku adil, tidak pernah menggunakan standar ganda. Katakan itu buruk kalau memang itu buruk, walaupun itu dilakukan oleh kerabat kita sendiri. Katakan itu baik kalau memang itu baik, biarpun itu dilakukan oleh musuh musuh kita. “Dia masuk neraka”, sabda Rasulullah SAW ketika melihat orang yang rajin sholat dan berpuasa tapi suka menyakiti tetangga. “Lepaskan dia!, karena Allah menyukai orang orang yang berakhlak mulia”, perintah Nabi SAW kepada para sahabatnya agar membebaskan seorang tawanan kafir yang terkenal berakhlak mulia. Sampai sekarang saya masih bingung memaknai kata kata Rasulullah SAW yang sangat populer ini.


Ada seorang sahabat bertanya, “aku tidak peduli dengan agama, aku hanya berkomitmen kepada kemanusiaan, aku tak mau menyakiti orang lain, seluruh hidupku kupersembahkan buat orang orang yang membutuhkan pertolonganku, akankah nantinya aku masuk sorga?”. Sangat sulit bagi saya untuk menjawab pertanyaan semacam ini. Saya tahu, bahwa sahabat saya ini memang seorang kafir, tapi akhlaknya sangat mulia. Sebagai seorang kafir tak mungkin dia masuk sorga, tapi rasanya tak enak juga jika dia ditempatkan di neraka, karena dia berakhlak sangat baik. Kebingungan kita menjawab pertanyaan dilematis diatas, bermula dari adanya doktrin doktrin na’if yang menggunakan standar ganda dalam memandang akidah. Kita membagi manusia menjadi dua bagian, yaitu muslim dan kafir. Muslim berarti kebaikan, kafir bermakna keburukan. Muslim pasti masuk sorga sedangkan kafir pasti masuk neraka. Kalau orang muslim berbuat jahat memang masuk neraka, tapi cuma transit sebentar, setelah itu masuk sorga selama lamanya. Sedangkan orang kafir langsung masuk neraka selama lamanya, tidak peduli apakah merekaitu berakhlak baik atau buruk. Saya sangat tidak nyaman dengan pandangan sederhana seperti diatas. Bahkan Al Qur’an sendiri mengkritik pandangan ini sebagai pandangan orang Yahudi. Hal itu adalah karena mereka (orang orang Yahudi) mengaku, “Kami tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali beberapa hari yang dapat dihitung”. Mereka diperdayakan dalam agama mereka oleh apa yang selalu mereka ada adakan. (QS, 3:24). Didalam kenyataan sehari hari, sering kita melihat orang orang kafir yang berbudi pekerti baik sebagaimana kita juga sering melihat banyak juga orang muslim yang berperilaku buruk. Al Qur’an dengan jelas menyatakan bahwa Islam itu absolut, tapi Al Qur’an juga menjajikan keselamatan buat orang orang non muslim dalam beberapa ayatnya. Sampai sekarang, para ulama masih belum menemukan solusi yang seragam untuk menjawab masalah kontradiktif ini. Jurang perbedaan pendapat diantara mereka masih lebar. Ini adalah PR kita bersama sebagai seorang muslim. Tentu saja saya tidak hendak membicarakan masalah pelik ini disini, apalagi ingin memperdebatkannya. Saya hanya bermaksud untuk menggambarkan dampak negatif dari doktrin doktrin salah kaprah yang selama ini mengitari cara keberagamaan kita. Pandangan na’if diatas menyebabkan kita memiliki standar ganda dalam menyikapi suatu masalah. Kita lebih suka membela penguasa yang dzolim asal dia muslim, daripada memilih pemimpin kafir yang adil. Kita lebih suka memilih pegawai yang seagama walaupun malas, daripada memilih karyawan kafir yang bekerja profesional. Begitu juga dalam memilih sahabat. Bahkan lebih jauh lagi kita selalu mendahulukan orang orang yang berkeyakinan sama dengan kita, betapapun buruk akhlak mereka. Kita menjauhi orang orang kafir, betapapun baik perilaku mereka. Dampak lainnya adalah kita selalu mencari cari pembenaran untuk keburukan akhlak kita. Dilain pihak kita menuduh adanya motif tersembunyi jika melihat kebaikan akhlak orang lain. Kita berprasangka baik jika menyaksikan sesama muslim berbuat jahat. Dilain pihak kita selalu curiga jika melihat orang kafir berbuat baik. Si Muslim memang korupsi, tapi dia juga suka berderma dan sering naik haji. Mudah mudahan amal baiknya menghapus semua dosa dosanya. Si Kafir memang suka menolong, tapi nanti dulu, jangan jangan itu cuma jebakan untuk menjerat kita. Jangan jangan mereka punya misi misi tertentu. Seorang muslim sejati selalu berlaku adil, tidak pernah menggunakan standar ganda. Katakan itu buruk kalau memang itu buruk, walaupun itu dilakukan oleh kerabat kita sendiri. Katakan itu baik kalau memang itu baik, biarpun itu dilakukan oleh musuh musuh kita. “Dia masuk neraka”, sabda Rasulullah SAW ketika melihat orang yang rajin sholat dan berpuasa tapi suka menyakiti tetangga. “Lepaskan dia!, karena Allah menyukai orang orang yang berakhlak mulia”, perintah Nabi SAW kepada para sahabatnya agar membebaskan seorang tawanan kafir yang terkenal berakhlak mulia. Sampai sekarang saya masih bingung memaknai kata kata Rasulullah SAW yang sangat populer ini.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/srwln111981/kafir-tapi-berakhlak-mulia-bisa-masuk-sorga_550e096b813311862cbc60d1
Ada seorang sahabat bertanya, “aku tidak peduli dengan agama, aku hanya berkomitmen kepada kemanusiaan, aku tak mau menyakiti orang lain, seluruh hidupku kupersembahkan buat orang orang yang membutuhkan pertolonganku, akankah nantinya aku masuk sorga?”. Sangat sulit bagi saya untuk menjawab pertanyaan semacam ini. Saya tahu, bahwa sahabat saya ini memang seorang kafir, tapi akhlaknya sangat mulia. Sebagai seorang kafir tak mungkin dia masuk sorga, tapi rasanya tak enak juga jika dia ditempatkan di neraka, karena dia berakhlak sangat baik. Kebingungan kita menjawab pertanyaan dilematis diatas, bermula dari adanya doktrin doktrin na’if yang menggunakan standar ganda dalam memandang akidah. Kita membagi manusia menjadi dua bagian, yaitu muslim dan kafir. Muslim berarti kebaikan, kafir bermakna keburukan. Muslim pasti masuk sorga sedangkan kafir pasti masuk neraka. Kalau orang muslim berbuat jahat memang masuk neraka, tapi cuma transit sebentar, setelah itu masuk sorga selama lamanya. Sedangkan orang kafir langsung masuk neraka selama lamanya, tidak peduli apakah merekaitu berakhlak baik atau buruk. Saya sangat tidak nyaman dengan pandangan sederhana seperti diatas. Bahkan Al Qur’an sendiri mengkritik pandangan ini sebagai pandangan orang Yahudi. Hal itu adalah karena mereka (orang orang Yahudi) mengaku, “Kami tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali beberapa hari yang dapat dihitung”. Mereka diperdayakan dalam agama mereka oleh apa yang selalu mereka ada adakan. (QS, 3:24). Didalam kenyataan sehari hari, sering kita melihat orang orang kafir yang berbudi pekerti baik sebagaimana kita juga sering melihat banyak juga orang muslim yang berperilaku buruk. Al Qur’an dengan jelas menyatakan bahwa Islam itu absolut, tapi Al Qur’an juga menjajikan keselamatan buat orang orang non muslim dalam beberapa ayatnya. Sampai sekarang, para ulama masih belum menemukan solusi yang seragam untuk menjawab masalah kontradiktif ini. Jurang perbedaan pendapat diantara mereka masih lebar. Ini adalah PR kita bersama sebagai seorang muslim. Tentu saja saya tidak hendak membicarakan masalah pelik ini disini, apalagi ingin memperdebatkannya. Saya hanya bermaksud untuk menggambarkan dampak negatif dari doktrin doktrin salah kaprah yang selama ini mengitari cara keberagamaan kita. Pandangan na’if diatas menyebabkan kita memiliki standar ganda dalam menyikapi suatu masalah. Kita lebih suka membela penguasa yang dzolim asal dia muslim, daripada memilih pemimpin kafir yang adil. Kita lebih suka memilih pegawai yang seagama walaupun malas, daripada memilih karyawan kafir yang bekerja profesional. Begitu juga dalam memilih sahabat. Bahkan lebih jauh lagi kita selalu mendahulukan orang orang yang berkeyakinan sama dengan kita, betapapun buruk akhlak mereka. Kita menjauhi orang orang kafir, betapapun baik perilaku mereka. Dampak lainnya adalah kita selalu mencari cari pembenaran untuk keburukan akhlak kita. Dilain pihak kita menuduh adanya motif tersembunyi jika melihat kebaikan akhlak orang lain. Kita berprasangka baik jika menyaksikan sesama muslim berbuat jahat. Dilain pihak kita selalu curiga jika melihat orang kafir berbuat baik. Si Muslim memang korupsi, tapi dia juga suka berderma dan sering naik haji. Mudah mudahan amal baiknya menghapus semua dosa dosanya. Si Kafir memang suka menolong, tapi nanti dulu, jangan jangan itu cuma jebakan untuk menjerat kita. Jangan jangan mereka punya misi misi tertentu. Seorang muslim sejati selalu berlaku adil, tidak pernah menggunakan standar ganda. Katakan itu buruk kalau memang itu buruk, walaupun itu dilakukan oleh kerabat kita sendiri. Katakan itu baik kalau memang itu baik, biarpun itu dilakukan oleh musuh musuh kita. “Dia masuk neraka”, sabda Rasulullah SAW ketika melihat orang yang rajin sholat dan berpuasa tapi suka menyakiti tetangga. “Lepaskan dia!, karena Allah menyukai orang orang yang berakhlak mulia”, perintah Nabi SAW kepada para sahabatnya agar membebaskan seorang tawanan kafir yang terkenal berakhlak mulia. Sampai sekarang saya masih bingung memaknai kata kata Rasulullah SAW yang sangat populer ini.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/srwln111981/kafir-tapi-berakhlak-mulia-bisa-masuk-sorga_550e096b813311862cbc60d1
avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 63
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 66

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by SEGOROWEDI on Sun Jul 10, 2016 2:45 pm

muslim baik jadinya teroris

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by dharma_senapati on Sat Jul 16, 2016 2:19 am

berbuat baik akan berbuah manis, begitu jg sebaliknya jika berbuat jahat akan berbuah pahit. itu hukum universal yg tak terbantahkan
avatar
dharma_senapati
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 46
Posts : 279
Kepercayaan : Budha
Location : Serang
Join date : 21.02.16
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by YADAH on Sat Jul 16, 2016 2:35 am

lain halnya dgn muslim teroris krn jaminannya masuk sorga

YADAH
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 20
Posts : 1074
Kepercayaan : Protestan
Location : Indonesia
Join date : 21.02.16
Reputation : 2

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by dee-nee on Sat Jul 16, 2016 1:38 pm

surga neraka itu HAK PREROGATIF ALLAH .... manusia mending ga usah tebak2 buah manggis

dan saya sepakat dengan dharma >>> berbuat baik akan berbuah manis ... berbuat jahat berbuah pahit
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 181

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by njlajahweb on Sat Jul 16, 2016 2:34 pm

sekilas info...

orang baik dan tidak baik dar i orang kafir dan non kafir tidak bisa masuk surga,

tapi,

orang baik dan tidak baik dar i orang kafir dan non kafir, bisa masuk surga jika dalam seumur hidup mereka, berat timbangan kebaikanya lebih berat.


karena tidak mungkin orang bisa masuk surga dengan hanya satu kebaikan juga tidak mungkin orang bisa masuk neraka hanya dengan satu ketidakbaikan. karena semua manusia (pada umumnya) pasti ada jatuh bangunya entah secara lahiriah atau batiniah.

Su 7:8  Timbangan pada hari itu ialah kebenaran (keadilan), maka barangsiapa berat timbangan kebaikannya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.

orang yang dianggap kafir oleh non kafir belum tentu kafir dihadapan Tuhan, demikian sebaliknya.

---

Su 23:103  Dan barangsiapa yang ringan timbangannya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam neraka Jahannam.

---

Su 4:142  Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.

---

Su 9:54  Dan tidak ada yang menghalangi mereka untuk diterima dari mereka nafkah-nafkahnya melainkan karena mereka kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka tidak mengerjakan sembahyang, melainkan dengan malas dan tidak (pula) menafkahkan (harta) mereka, melainkan dengan rasa enggan.
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by SEGOROWEDI on Sun Jul 17, 2016 11:43 am

ngandalin timbangan semua masuk neraka

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by SEGOROWEDI on Sun Jul 17, 2016 11:45 am

@dee-nee wrote:surga neraka itu HAK PREROGATIF ALLAH .... manusia mending ga usah tebak2 buah manggis

dan saya sepakat dengan dharma >>> berbuat baik akan berbuah manis ... berbuat jahat berbuah pahit

yg dilakukan teroris, baik di matanya dan di mata ilahnya..

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by frontline defender on Sun Jul 17, 2016 6:54 pm

@SEGOROWEDI wrote:ngandalin timbangan semua masuk neraka
Yesus juga pake timbangan "barangsiapa yang melakukan kehendak Bapa" kale, cuma nganggep Yesus tuan aja, nggak cukup!
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6444
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 133

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by SEGOROWEDI on Sun Jul 17, 2016 8:30 pm

bukan gak cukup, tp hnya di bibir

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by dee-nee on Sun Jul 17, 2016 9:14 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@dee-nee wrote:surga neraka itu HAK PREROGATIF ALLAH .... manusia mending ga usah tebak2 buah manggis

dan saya sepakat dengan dharma >>> berbuat baik akan berbuah manis ... berbuat jahat berbuah pahit

yg dilakukan teroris, baik di matanya dan di mata ilahnya..

lah ilah-nya teroris sama ga dengan ilah-nya Islam ??
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 181

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by SEGOROWEDI on Sun Jul 17, 2016 10:18 pm

=

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by dee-nee on Sun Jul 17, 2016 10:24 pm

segitu aja balasannya ... mending tidur

bobo bobo
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 181

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by njlajahweb on Sun Jul 17, 2016 10:48 pm

sekilas info

5:24 Sebab itu Ia menyuruh punggung tangan itu dan dituliskanlah tulisan ini.
5:25 Maka inilah tulisan yang tertulis itu: Mené, mené, tekél ufarsin.
5:26 Dan inilah makna perkataan itu: Mené: masa pemerintahan tuanku dihitung oleh Allah dan telah diakhiri;
5:27 Tekél: tuanku ditimbang dengan neraca dan didapati terlalu ringan;

avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by njlajahweb on Sun Jul 17, 2016 10:52 pm

sekilas info
ayub pernah berkata

31:6 biarlah aku ditimbang di atas neraca yang teliti, maka Allah akan mengetahui, bahwa aku tidak bersalah.
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by njlajahweb on Sun Jul 17, 2016 10:55 pm

sekilas info

18:23 Sebab hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja yang hendak mengadakan perhitungan dengan hamba-hambanya.
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by frontline defender on Mon Jul 18, 2016 1:26 am

@SEGOROWEDI wrote:bukan gak cukup, tp hnya di bibir
nggak cukup, karena pengertian kehendak Bapa nya, tentunya termasuk kasihilah sesamamu!
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6444
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 133

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by SEGOROWEDI on Mon Jul 18, 2016 11:45 am


ngakui hanya di bibir, bahkan hanya mencatut

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by Azed on Thu Jul 28, 2016 10:53 pm

Sebenarnya cukup banyak ayat Qur'an yg menyatakan bhw orang2 kafir dan mati dlm kekafirannya, maka nerakalah kelak tempat tinggalnya. Seberapapun banyak dan mulia perbuatannya didunia, itu tak akan menolongnya untuk mendapatkan rahmat Allah. Sia-sia amalannya, Allah tdk akan menerimanya.

Yg paling berat kekafirannya adalah orang yg menyekutukan Allah, lalu berikutnya atheis yg meskipun tdk menyekutukan tapi yg pasti tdk mengakui eksistensi penciptanya. Meskipun misalnya keduanya sangat banyak berbuat mulia, tapi itu sifatnya hanya hubungan horizontal (hablum minannas), sedang hubungan vertikalnya (hablum minallah) sangat buruk.

Lain soal jika kebenaran belum sampai kpd mereka, itu barangkali tdk bisa disebut kafir dlm pengertian definitip. Sebab yg disebut kafir (tertutup) itu kan kalau tdk mau menerima kebenaran ketika kebenaran itu telah sampai kpdnya.

Azed
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 160
Kepercayaan : Islam
Location : Indonesia
Join date : 02.09.12
Reputation : 25

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by YADAH on Thu Jul 28, 2016 11:04 pm

tapi anehnya lebih unggul kaum kafirun .... yang dilaknati Allah swt
haram/tidak memanfaatkan hasil karya kaum kafirun .... yg dilaknati Allah swt ?

YADAH
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 20
Posts : 1074
Kepercayaan : Protestan
Location : Indonesia
Join date : 21.02.16
Reputation : 2

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by frontline defender on Fri Jul 29, 2016 1:22 am

@SEGOROWEDI wrote:ngakui hanya di bibir, bahkan hanya mencatut
ngeyel tok tanpa disertai penjelasan apapun yang menyangkut kasihilah sesamamu = KO
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6444
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 133

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by SEGOROWEDI on Fri Jul 29, 2016 7:15 am

lha emang ditendangnya bukan karena menuhankan..
tp penuhanan yg hnya di bibir n perbuatannya jauh dari perintah

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by frontline defender on Fri Jul 29, 2016 11:41 am

ada perintah & larangan = ada timbangan
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6444
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 133

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by SEGOROWEDI on Fri Jul 29, 2016 11:45 am


ditimbang semua masuk neraka

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by frontline defender on Fri Jul 29, 2016 11:48 am

ya udah, berarti yang disuruh kasihilah sesamamu, semuanya masuk neraka!
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6444
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 133

Kembali Ke Atas Go down

Re: bisakah kafir yang baik masuk surga?

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 1 dari 8 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik