FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

gerakan tasawuf di eropa

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

gerakan tasawuf di eropa

Post by keroncong on Sun Jul 10, 2016 4:51 pm

Albania adalah sebuah negara yang terletak di Eropa bagian tenggara. Albania berbatasan dengan Montenegro di sebelah utara, Serbia (Kosovo) di timur laut, Republik Makedonia di timur, dan Yunani di selatan. (wikipedia). Dimasa dahulu Alba nia termasuk wilayah kekhalifahan Usmaniyyah dan banyaklah penduduk Albania yang masuk agama Islam. Tarekat Tijani masuk ke Albania hampir bersamaan dengan masuknya tarekat Tijaniyah ke Indonesia, yakni sekitar tahun 1920-an.)
Ulama yang membawa dan mengembangkan tarekat Tijaniyah di Albania adalah Syaikh Haji Shah Muhammad Shaban Efendi Domnori (1868-1934). Sheikh Shaban dikenal sebagai ulama ahli tauhid dan tasawwuf dikalangan ulama dan para Imam di kota Shkodra di Albania Utara.
. Menurut keterangan dari keluarga Sheikh Shaban, bahwa Sheikh Shaban menunaikan ibadah Haji ke Mekkah berkali-kali. Sheikh Shaban kemudian mengambil tarekat Khal watiyah dan Naqsyabandiyah di Mekkah dari beberapa guru dan mengembangkannya di Albania. Namun ketika Sheikh Shaban menunaikan ibadah haji yang ke-4 pada tahun 1918, Sheikh Shaban berhubungan dengan seorang Syaikh tarekat Tijaniyah bernama Sayyid Abdul Qadir Minjahi al-Tijani r.a. Sheikh Shaban yang terkesan dengan Tarekat Tijaniyah kemudian me ngambil bai’at kedalam tarekat Tijaniyah melalui Sayyid Abdul Qadir Minhaji. Pada awalnya Syaikh Shaban hanya ingin menjadi murid sederhana saja dalam tarekat Tijani ini. Namun gurunya Sayyid Abdul Qadir yang mengetahui ke-aliman beliau kemudian mengangkat Sheikh Shaban menjadi Muqaddam Tarekat Tijaniyah dan menugaskannya untuk menyebarkan tarekat Tijaniyah di Albania
Tarekat Tijaniyah secara resmi hadir di kota Shkodra Albania pada tahun 1920 dan dipimpin oleh Sheikh Shaban Dom nori. Pada awalnya tarekat Tijaniyah dikembangkan secara sem bunyi-sembunyi namun berangsung-angsur karena ke-aliman dan kerja keras Syaikh Shaban kemudian tarekat Tijaniyah mulai muncul kepermukaan. Hingga akhirnya Sheikh Shaban terang-terangan membuka zawiyah pertama di rumahnya sen diri di distrik Ayasem kota Shkodra. Beberapa tahun kemudian ikhwan-ikhwan Tijaniyah disana membeli sebuah rumah di distrik Ndocaj dan membangun Zawiyah pertama di negara Albania. Dan perkembangan berikutnya sangat menggembirakan karena walaupun tarekat ini masih dipandang baru disana, na mun banyaklah ulama-ulama besar yang memasuki tarekat Tijaniyah dan mengembangkannya ini diantaranya adalah :

1. Syaikh Hafiz Sabri Bushati, Mufti kota Skhodra tahun 1940
2. Syaikh Muhammad Bekteshi, Ulama besar Shkodra
3. Sheikh Qazim Hoja, Ulama dan pengajar di Madrasah Tirana
4. Sheikh Yusuf Karaka, Imam Madjid Rusi di kota Shkodra
5. Sheikh Ismail Haki, Mufti kota Kruja dan Vlora
6. Sheikh Hafiz Mustafa Varoshi, mufti kota Durra 1930-1940
7. Sheikh Hasan Tahsin Haveriku, Professor di Tirana
8. Haki Sharofi, editor kepala majalah Islam Albania dan direktur Madrasah Tirana tahun 1945.
9. Sheikh Hafiz Sabri Kocki, ketua umum Masyarakat Muslim Albania (Wafat 2003).

Tidak banyak zawiyah di Albania, karena kebanyakan zikir dilakukan dirumah-rumah ikhwan Tijaniyah. Pada awalnya di rumah Sheikh Shaban, kemudian ketika Sheikh Shaban wafat, kegiatan zikir pindah kerumah Syaikh Muhammad Bekteshi. Di kota Tirana diselenggarakan di rumah Syaikh Qazim Hoja. Di kota Durra diselenggarakan di rumah Syaikh Mustafa Varoshi dan dikota lainnya diadakan dirumah salah seorang ulama pemuka Tijaniyah.
Tarekat Tijaniyah di Albania juga bergabung dalam sebuah organisasi tarekat Albania (jika di Indonesia semacam Jamiyyah Ahli Tariqah Muktabarah An-Nahdliyah-ed) dimana tarekat-tarekat yang berada dalam organisasi tersebut diantaranya adalah Naqsyabandi, Rifaiyyah, Saadiyah, Qadiriyah dan Tijaniyyah.
Seusai Perang Dunia ke-2 tarekat Tijaniyah dan tarekat lainnya mengalami masa kemunduran karena kaum komunis menguasai negara. Organisasi tarekat dan hak-hak sipil tentang praktek keagamaan dan lainnya diberangus dan diharamkan oleh penguasa komunis. Kaum komunis telah menghancurkan hampir semua zawiyah dan pusat-pusat tarekat Tijaniyah di Albania. Banyak ulama Tijaniyah yang dipenjara bahkan ada yang sampai meninggal dunia. Kaum komunis menguasai Alba nia sekitar hingga kejatuhan pemerintahan komunis sekitar tahun 1990. Setelah era komunis berakhir dan demokrasi kemba li ditegakkan maka perkembangan agama umumnya dan khususnya Islam serta tarekat kembali diizinkan dan berkem bang. Bahkan organisasi Tarekat Albania kembali dihidupkan dan saat ini dipimpin oleh seorang Muqaddam Tijaniyah yakni Syaikh Faik Hoja dan anggota organisasi tarekat ini yang utamanya adalah Tijaniyah, Saadiyah, Rifaiyyah dan Qadiriyah. Organisasi tarekat Albania juga mengembangkan tarekat dengan menerbitkan majalah keagamaan.
Syaikh Faik Hoja disamping seorang Muqaddam Tijani yah beliau juga seorang Mufti dinegaranya. Namun akhirnya beliau memutuskan untuk hanya mengembangkan tarekat Tijani dinegaranya. Menurut beliau, ikhwan Tijanyyah di Albania sangat mengharapkan dapat membangun kembali zawiyah-zawiyah Tijaniyyah di negaranya yang dahulu dihancurkan oleh kaum komunis. Insya Allah

Persamaan antara Tijaniyah di Indonesia dan Albania

Diantara kesamaan Tijaniyah di Indonesia dan Albania adalah sama-sama hadir dan berkembang sekitar tahun 1920-an. Pada awalnya Tijaniyah di dua negara berkembang perlahan-lahan sampai akhirnya berkembang dan banyak sekali ulama-ulama bahkan setingkat Mufti agama yang menjadi penyebar Tijaniyah. Dan tarekat Tijaniyah baik di Indonesia maupun di Albania sama sama diakui dan pengusung organisasi tarekat Muktabarah di negaranya masing-masing.
Salah satu hal yang patut kita syukuri di Indonesia adalah tidak mengalami apa yang dialami saudara-saudara kita di Albania. Yakni, kaum komunis mengalami kegagalan menguasai Indonesia pasca G30S/PKI tahun 1965 dan agama Islam dan tarekat khususnya di Indonesia berkembang dengan relatif aman. Berbeda dengan Albania dimana kaum komunis berhasil menguasai negara dan akibatnya hak-hak sipil diberangus bahkan agama (serta tarekat tentunya) diharamkan. Zawiyah-zawiyah Tijaniyah dihancurkan, ulama Tijaniyah dipen jara bahkan ada yang sampai meninggal dunia. Alhamdulillah, sejak era komunis berakhir dan hancur di tahun 1990-an, Agama Islam dan tarekat khususnya Tijaniyah kembali berkem bang dan hingga kelak nanti. Insya Allah. @

avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 63
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 66

Kembali Ke Atas Go down

Re: gerakan tasawuf di eropa

Post by SEGOROWEDI on Sun Jul 10, 2016 5:00 pm

gerakan gak ada manfaatnya buat kemajuan peradaban

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik