FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Gloria dan Archandra: Fatal error istana?

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Gloria dan Archandra: Fatal error istana?

Post by isaku on Tue Aug 16, 2016 4:52 pm

Kenalan dulu sama Gloria:

http://nasional.kompas.com/read/2016/08/15/15162401/gloria.natapradja.hamel.gugur.dari.paskibraka.istana.karena.punya.paspor.perancis
JAKARTA, KOMPAS.com - Gloria Natapradja Hamel digugurkan dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas di upacara peringatan hari kemerdekaan RI ke-71 di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada 17 Agustus 2016.

Gloria yang awalnya sudah lolos seleksi di Kementerian Pemuda dan Olahraga, digugurkan karena mempunyai Paspor Perancis. Sehingga, dia dianggap bukan warga negara Indonesia.

"Dalam UU Nomor 12 Tahun 2006 jelas disebutkan seseorang kehilangan warga negara apabila dia punya paspor (negara lain)," kata Kepala Staf Garnisun 1/Jakarta Joshua Pandit Sembiring usai pengukuhan Paskibraka di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (15/8/2016).

"Ini Gloria sudah punya paspor. Kami cek, dia punya paspor Perancis," ujarnya.

Ayah Gloria sendiri memang warga negara Prancis. Namun Joshua menegaskan, bukan karena kewarganegaraan ayahnya itu dia digugurkan, melainkan karena ia sudah mempunyai Paspor Perancis.

"Sebagai warga negara yang baik kami harus taat ya dengan UU. Undang-undang jelas mengatakan kalau punya paspor negara lain kewarganegaraan gugur," ucap Joshua.

Menpora Imam Nahrawi menambahkan bahwa posisi Gloria tidak digantikan oleh orang lain. Jumlah anggota Paskibraka yang harusnya 68, kini hanya 67 setelah Gloria digugurkan.

Kendati demikian Imam memastikan kinerja Paskibraka tidak akan terganggu.

Sebelumnya, di sela latihannya yang padat, Kompas.com sempat 'ngobrol' ringan mengenai latar belakang Gloria. Ia mengakui bahwa sang ayah warga negara Perancis dan ibunya warga negara Indonesia.

"Papa dari Perancis, Ibu Indonesia. Tapi saya sudah confirm' mau pilih (menjadi warga negara) Indonesia kok," ujar dia seraya tersenyum.

(Baca: Calon Paskibraka Gloria Natapradja: Saya Sudah Pilih Indonesia Kok...)

Ketua Satgas Perlindungan Anak Muhammad Ihsan mengkritik sikap pemerintah yang mempermasalahkan status kewarganegaraan Gloria Natapradja Hamel, calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka(Paskibraka) perwakilan Jawa Barat.


"Bayangkan saja, dia sudah proses seleksi dari sekolah sampai ke provinsi dan pusat. Selama ini enggak pernah ada masalah. Tapi begitu mau dikukuhkan di Istana, dia dilarang ikut," ujar Ihsan kepada Kompas.com, Senin siang.

=====
http://news.detik.com/berita/3276199/ini-kata-ibunda-soal-gloria-paskibraka-yang-punya-paspor-prancis

Jakarta - Ira Natapraja Hamel membenarkan putrinya Gloria Natapraja Hamel memiliki paspor warga negara Prancis. Gloria sendiri urung jadi pasukan Paskibraka karena berstatus WNA.

"Kenapa dia punya paspor Prancis, karena Indonesia tidak memberikan paspor kalau belum 18 tahun," kata Ira saat berbincang dengan detikcom, Senin (15/8/2016).

"Terus dia (Gloria) kalau mau keluar negeri bagaimana fasilitasnya? apa yang dipakai identitas dia?" sambungnya.

Sementara itu, otoritas Prancis bersedia memberikan paspor yang berlaku hingga Gloria berumur 18 tahun dan memilih kewarganegaraan.

"Kalau Prancis kan memberikan, 'silakan saja pakai dulu nanti sampai dia 18 tahun sesuai UU Indonesia, kalau dia (Gloria) mau pilih Indonesia ya sudah, berarti yang Prancis dihapus, gugur," ujarnya.

Gloria disoal kewarganegaraannya, walau dia sudah menyatakan di atas materai memilih Indonesia. Gloria berayah Prancis dan sudah memiliki paspor Prancis. Karena status kewarganegaraan ini Gloria Natapradja akhirnya dicoret dari pengukuhan anggota Paskibraka nasional.


Pak Archandra udah pada tau kan?

http://news.metrotvnews.com/politik/0KvVd7pK-dicopot-archandra-pulang-lewat-pintu-samping-kementerian-esdm

Polemik dwi-kewarganegaraan berujung dengan pemberhentian Arcandra. Setelah ditelusuri, dia memang warga negara AS sejak 2012.

Arcandra pun sempat membantah tudingan tersebut. Ia mengaku masih memegang paspor Indonesia dan berasal dari Padang, Sumatera barat. Bahkan, dia sudah dua kali mengeluarkan pernyataan yang serupa. "Kalian tidak lihat muka saya orang Padang?," kata Arcandra, Sabtu 12 Agustus.

Menteri Arcandra memang lama tinggal di Negeri Paman Sam, tepatnya sejak 1996.  Sebelum ditunjuk menjadi Menteri ESDM, terakhir Archandra adalah Presiden Petroneering Houston, perusahaan minyak yang berbasis di Texas, AS. Dia mengantongi enam paten soal perminyakan.

Pencopotan Arcandra berawal dari rentetan pesan di WhatsApp, pada Sabtu 13 Agustus. Dia disebut-sebut berkewarganegaraan ganda.

Istana bergerak. Hasilnya, Arcandra memang warga AS lewat proses naturalisasi pada Maret 2011. Satu tahun kemudian, dia mengurus  paspor RI melalui KJRI Houston dengan masa berlaku lima tahun. Sejak Maret 2012, Archandra empat kali ke Indonesia dengan paspor AS.

Arcandra diberhentikan karena dianggap melanggar Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian dan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan.

Kasihan banget nih 2 orang berprestasi ya binar

Yang satu udah susah2 seleksi kesana kemari, e... udah lulus malah alkhirnya gugur.

Yang satu lagi, udah pamitan dari negara asal, udah syukuran juga kali kesana kemari... tiba2 dicopot. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.

Kebayang kalo Mbah Abu udah mundur jadi presdir PT. Luar Biasa buat jadi mentri tiba2 dicopot gara2 terbukti orang surabaya.Hadeeh pusing

Yang di istana ngapain aja.... lha orang2 sakti di luar sana yang terinspirasi untuk pulang kampung membangun negri apa g mundur teratur???

isaku
KAPTEN
KAPTEN

Male
Posts : 3521
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 17.09.12
Reputation : 138

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gloria dan Archandra: Fatal error istana?

Post by frontline defender on Tue Aug 16, 2016 6:51 pm

ya gini ini akibatnya kalau UU dibuat/ditentukan berdasarkan suara terbanyak & bukannya kebenaran!
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6409
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 127

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gloria dan Archandra: Fatal error istana?

Post by dee-nee on Wed Aug 17, 2016 1:40 pm

Bagus nih kasusnya ... saya seneng baca beritanya ... mudah2an kasus seperti ini bisa terus diawasi (supaya pihak Istana dan pemerintah bisa terus berbenah)

bisa untuk pembelajaran dan ga hanya "bergerak" karena adanya medsos ... ya moso trias politika kita harus seumur hidup diawasi medsos terus ... cape kaliii

berharap "orang2 atas" bisa benar2 belajar untuk taat hukum .... dan menegakkan hukum

2 good
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8624
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 181

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gloria dan Archandra: Fatal error istana?

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik