FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Tafsir Alasan Larangan Mengawini Istri Nabi Berdasarkan Ayat2 Sebelumnya & Ayat2 Lain yang Sinkron

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Tafsir Alasan Larangan Mengawini Istri Nabi Berdasarkan Ayat2 Sebelumnya & Ayat2 Lain yang Sinkron

Post by frontline defender on Fri Aug 26, 2016 8:37 pm

QS. 33:53. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali bila kamu diizinkan untuk makan dengan tidak menunggu-nunggu waktu masak (makanannya), tetapi jika kamu diundang maka masuklah dan bila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa asyik memperpanjang percakapan. Sesungguhnya yang demikian itu akan mengganggu Nabi lalu Nabi malu kepadamu (untuk menyuruh kamu keluar), dan Allah tidak malu (menerangkan) yang benar. Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (isteri-isteri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka. Dan tidak boleh kamu menyakiti (hati) Rasulullah dan tidak (pula) mengawini isteri-isterinya selama-lamanya sesudah ia wafat. Sesungguhnya perbuatan itu adalah amat besar (dosanya) di sisi Allah.

disitu memang tidak terlihat alasan larangan mengawini istri, selain karena itu merupakan perbuatan dosa besar, tetapi bila kita amati ayat sebelumnya, disitu terlihat bahwa bahkan Nabi sendiri pun dilarang mengganti istrinya :

QS. 33:52. Tidak halal bagimu mengawini perempuan-perempuan sesudah itu dan tidak boleh (pula) mengganti mereka dengan isteri-isteri (yang lain), meskipun kecantikannya menarik hatimu kecuali perempuan-perempuan (hamba sahaya) yang kamu miliki. Dan adalah Allah Maha Mengawasi segala sesuatu.

yang walaupun disitu tidak terlihat ada penjelasan alasan larangan mengganti istrinya, akan tetapi bila kita mundur lagi lebih jauh :

QS. 33
Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata. (36) Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi nikmat kepadanya: "Tahanlah terus isterimu dan bertakwalah kepada Allah", sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya. Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi. (37) Tidak ada suatu keberatanpun atas Nabi tentang apa yang telah ditetapkan Allah baginya. (Allah telah menetapkan yang demikian) sebagai sunnah-Nya pada nabi-nabi yang telah berlalu dahulu. Dan adalah ketetapan Allah itu suatu ketetapan yang pasti berlaku, (38) (yaitu) orang-orang yang menyapaikan risalah-risalah Allah, mereka takut kepada-Nya dan mereka tiada merasa takut kepada seorang(pun) selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pembuat Perhitungan. (39)


maka disitu kita akan melihat bahwa Allah menetapkan seseorang untuk menikah dengan seseorang lainnya dengan tujuan untuk menetapkan ketetapan, supaya tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya, yang mana menunjukkan bahwa Allah menetapkan satu hal dengan maksud untuk menetapkan satu hal lainnya.

yang mana semuanya itu boleh jadi menunjukkan bahwa ketetapan larangan bagi Nabi untuk mengganti istri tsb, pada intinya bukanlah ketetapan bagi Nabi melainkan ketetapan yang lain, seperti ketetapan akan wanita2 mana saja yang ditetapkan Allah sebagai istri/partner Nabi misalnya, hal ini bukanlah suatu tafsiran yang mustahil, mengingat jika kita menilik ayat yang lain :

QS. 3:37. Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakariya pemeliharanya. Setiap Zakariya masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakariya berkata: "Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?" Maryam menjawab: "Makanan itu dari sisi Allah". Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab.

bahwa pada suatu ketika dulu, Allah juga sudah pernah menetapkan seorang wanita tertentu sebagai partner Nabi (ditandai dengan memberi wanita tsb mukjizat).
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6448
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 137

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tafsir Alasan Larangan Mengawini Istri Nabi Berdasarkan Ayat2 Sebelumnya & Ayat2 Lain yang Sinkron

Post by dee-nee on Sat Aug 27, 2016 4:30 pm

Jadi ... maksudnya bagaimana ya bung FD ?? ... kok saya ga mudeng

piss piss
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tafsir Alasan Larangan Mengawini Istri Nabi Berdasarkan Ayat2 Sebelumnya & Ayat2 Lain yang Sinkron

Post by frontline defender on Sat Aug 27, 2016 8:54 pm

maksudnya, alasan istri Nabi tidak boleh dikawini adalah, karena wanita2 tsb sudah ditetapkan Allah sebagai istri Nabi! (bahkan Nabi sendiri pun dilarang menggantinya)

piss
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6448
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 137

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tafsir Alasan Larangan Mengawini Istri Nabi Berdasarkan Ayat2 Sebelumnya & Ayat2 Lain yang Sinkron

Post by dee-nee on Sat Aug 27, 2016 10:03 pm

@frontline defender wrote:maksudnya, alasan istri Nabi tidak boleh dikawini adalah, karena wanita2 tsb sudah ditetapkan Allah sebagai istri Nabi! (bahkan Nabi sendiri pun dilarang menggantinya)

piss

hmmmm ... saya memang baru tau sih tentang yang underline

tapi ... memang-nya ada alasan apalagi selain yang itu ... atau apa kek gitu behind the scene-nya anda menulis TS ... hihihihihi

moso ujug2 ga ada angin ga ada hujan ... anda menjelaskan underline ??

piss
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tafsir Alasan Larangan Mengawini Istri Nabi Berdasarkan Ayat2 Sebelumnya & Ayat2 Lain yang Sinkron

Post by frontline defender on Sun Aug 28, 2016 11:55 am

dasarnya dari ayat sebelumnya mbak, yang terutama dari ayat 52 nya, & dari ayat 39-39 sebagai dasar analogi, kalau ayat 52 tentang jumlah maksimal istri harusnya kan Nabi boleh menggantinya!

& alasannya saya menuliskan tafsiran ini, karena tafsiran lain yang sudah ada, tidak ada yang seperti ini, coba aja mbak googling2 dulu, biasanya alasannya kalau nggak karena menyakiti/membuat cemburu Nabi (berdasarkan bagian QS. 33:53, tidak boleh kamu menyakiti Rasulullah), alasannya ya karena istri Nabi terhitung ibunya muslim sehingga mahramnya muslim (berdasarkan QS. 33:6)!

piss
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6448
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 137

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tafsir Alasan Larangan Mengawini Istri Nabi Berdasarkan Ayat2 Sebelumnya & Ayat2 Lain yang Sinkron

Post by dee-nee on Mon Aug 29, 2016 9:45 am

@frontline defender wrote:dasarnya dari ayat sebelumnya mbak, yang terutama dari ayat 52 nya, & dari ayat 39-39 sebagai dasar analogi, kalau ayat 52 tentang jumlah maksimal istri harusnya kan Nabi boleh menggantinya!

& alasannya saya menuliskan tafsiran ini, karena tafsiran lain yang sudah ada, tidak ada yang seperti ini, coba aja mbak googling2 dulu, biasanya alasannya kalau nggak karena menyakiti/membuat cemburu Nabi (berdasarkan bagian QS. 33:53, tidak boleh kamu menyakiti Rasulullah), alasannya ya karena istri Nabi terhitung ibunya muslim sehingga mahramnya muslim (berdasarkan QS. 33:6)!

piss

yang bold itu contohnya ini ya ?? (saya ga usah kasih link ya ... toh sudah umum)

Kenapa Istri-istri Nabi Muhammad Dilarang Menikah Lagi Setelah Beliau Wafat?

Pertanyaan diatas kerap terlontar oleh kaum non Muslim pula oleh kaum Muslim sendiri. Hal ini di dasari atas keingin tauhan, di karenakan sifat manusia adalah selalu ingin tahu. Memang ini sebuah pertanyaan menarik untuk di jawab. Baiklah saya akan mencoba menjawab berdasarkan Al Quran, kenapa Istri-istri nabi Muhammad saw di larang kawin lagi setelah beliau (saw) wafat.

Maka lihat surat AL Ahzab (33):6:

6. Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan istri-istrinya adalah ibu-ibu bagi mereka (Wa ajzwajuhun umahatukum).

Adalah hal yang sudah diketahui bersama bahwa haram hukumnya menikahi ibu sendiri dan hal ini pun teredaksi dalam AlQuran, seperti di dalam surat An Nisaa:23:

23. Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; (hurimat alaykum ummahatukum)

Namun jika kemudian pertanyaannya diteruskan, namun Surah An Nisa :23 di peruntukan kepada ibu kandung kita bukan ibu berdasarkan iman. Perlu anda ketahui bahwa dalam konsepsi Islam persaudaran yang sebenarnya adalah berdasarkan jalinan Iman. Begitupun yang terjadi di dalam kasus nabi Nuh as.

Al Anbiyaa’ 21:76: “Dan (ingatlah kisah) Nuh, sebelum itu ketika dia berdoa, dan Kami memperkenankan doanya, lalu Kami selamatkan dia beserta keluarganya (wa ahlahuu ) dari bencana yang besar”

Hud: 42. “Dan bahtera itu berlayar membawa mereka dalam gelombang laksana gunung. Dan Nuh memanggil anaknya, sedang anak itu berada di tempat yang jauh terpencil: “Hai anakku, naiklah (ke kapal) bersama kami dan janganlah kamu berada bersama orang-orang yang kafir.”

43. Anaknya menjawab: “Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air bah!” Nuh berkata: “Tidak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah selain Allah (saja) Yang Maha Penyayang.” Dan gelombang menjadi penghalang antara keduanya; maka jadilah anak itu termasuk orang-orang yang ditenggelamkan.

Hud : 45. “Dan Nuh berseru kepada Tuhannya sambil berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya anakku termasuk keluargaku, dan sesungguhnya janji Engkau itulah yang benar. Dan Engkau adalah Hakim yang seadil-adilnya.

Allah berfirman: ” (Qolla Ya Nuhuu inahu laysaa min ahlikaa) Hai Nuh, sesungguhnya dia (anak nabi Nuh as) bukanlah termasuk keluargamu, sesungguhnya (perbuatan)nya perbuatan yang tidak baik. Sebab itu janganlah kamu memohon kepada-Ku sesuatu yang kamu tidak mengetahui (hakekat)nya. Sesungguhnya Aku memperingatkan kepadamu supaya kamu jangan termasuk orang-orang yang tidak berpengetahuan.”

Dari Surat Al Anbiya dan Hud di atas kita di informasikan bahwa anak nabi Nuh as tidak lagi di pandang sebagai anak kandungnya di mata Allah SWT (Ya Nuhuu inahu laysaa min ahlikaa).
Dan ada baiknya pula kita melihat surat Al Hujurat :10:

Innamal Mu’minuna ihwatun (bahwa sesungguhnya kaum mu’minun adalah bersaudara).

Jadi dari kronologis sejumlah ayat diatas jelas sudah perihal atau sebab-musabab istri-istri nabi saw tidak menikah lagi setelah wafat beliau (saw) di karenakan alasan bahwa mereka adalah ibu-ibu kaum Mukminun. Dan adalah haram hukumnya menikahi ibu-ibu kita.

dan menurut bung FD ... sebetulnya alasan yang lebih tepat "Kenapa Istri-istri Nabi Muhammad Dilarang Menikah Lagi" ... adalah karena :

FD wrote:karena wanita2 tsb sudah ditetapkan Allah sebagai istri Nabi! (bahkan Nabi sendiri pun dilarang menggantinya)

kenapa Allah menetapkan demikian ?? >>> karena

FD wrote:Allah menetapkan seseorang untuk menikah dengan seseorang lainnya dengan tujuan untuk menetapkan ketetapan, supaya tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya, yang mana menunjukkan bahwa Allah menetapkan satu hal dengan maksud untuk menetapkan satu hal lainnya.

berdasarkan ayat :

QS. 33 wrote:Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata. (36) Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi nikmat kepadanya: "Tahanlah terus isterimu dan bertakwalah kepada Allah", sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya. Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi. (37) Tidak ada suatu keberatanpun atas Nabi tentang apa yang telah ditetapkan Allah baginya. (Allah telah menetapkan yang demikian) sebagai sunnah-Nya pada nabi-nabi yang telah berlalu dahulu. Dan adalah ketetapan Allah itu suatu ketetapan yang pasti berlaku, (38) (yaitu) orang-orang yang menyapaikan risalah-risalah Allah, mereka takut kepada-Nya dan mereka tiada merasa takut kepada seorang(pun) selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pembuat Perhitungan. (39)

begitu ya ?? ... tolong confirm supaya ga ada salah paham ... hehehehehe

piss piss

plus ... saya ga ngerti maksud-nya yang biru (khususnya underline) .... hihihihihihi

bisa tolong jelaskan

2 good 2 good
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tafsir Alasan Larangan Mengawini Istri Nabi Berdasarkan Ayat2 Sebelumnya & Ayat2 Lain yang Sinkron

Post by frontline defender on Mon Aug 29, 2016 12:41 pm

@dee-nee wrote:
FD wrote:karena wanita2 tsb sudah ditetapkan Allah sebagai istri Nabi! (bahkan Nabi sendiri pun dilarang menggantinya)

kenapa Allah menetapkan demikian ?? >>> karena

FD wrote:Allah menetapkan seseorang untuk menikah dengan seseorang lainnya dengan tujuan untuk menetapkan ketetapan, supaya tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya, yang mana menunjukkan bahwa Allah menetapkan satu hal dengan maksud untuk menetapkan satu hal lainnya.

berdasarkan ayat :

QS. 33 wrote:Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata. (36) Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi nikmat kepadanya: "Tahanlah terus isterimu dan bertakwalah kepada Allah", sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya. Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi. (37) Tidak ada suatu keberatanpun atas Nabi tentang apa yang telah ditetapkan Allah baginya. (Allah telah menetapkan yang demikian) sebagai sunnah-Nya pada nabi-nabi yang telah berlalu dahulu. Dan adalah ketetapan Allah itu suatu ketetapan yang pasti berlaku, (38) (yaitu) orang-orang yang menyapaikan risalah-risalah Allah, mereka takut kepada-Nya dan mereka tiada merasa takut kepada seorang(pun) selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pembuat Perhitungan. (39)

begitu ya ?? ... tolong confirm supaya ga ada salah paham ... hehehehehe

piss piss

plus ... saya ga ngerti maksud-nya yang biru (khususnya underline) .... hihihihihihi

bisa tolong jelaskan

2 good 2 good
oh itu (QS. 33:36-39) bukan alasan/penyebab Allah menetapkan ketetapan melarang Nabi mengganti istrinya (QS.33:52), akan tetapi contoh bagaimana ketetapan A (menikahkan Zaid dengan istrinya) dipakai untuk menetapkan ketetapan B (kebolehan menikahi mantan istri anak angkat), itu saya pakai sebagai contoh karena secara tekstual ketetapan QS. 33:52 hanya terlihat berbunyi melarang Nabi untuk mengganti istrinya (tidak terlihat berbunyi menetapkan seseorang menjadi istri Nabi)!

piss
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6448
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 137

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tafsir Alasan Larangan Mengawini Istri Nabi Berdasarkan Ayat2 Sebelumnya & Ayat2 Lain yang Sinkron

Post by dee-nee on Mon Aug 29, 2016 7:08 pm

@frontline defender wrote:
oh itu (QS. 33:36-39) bukan alasan/penyebab Allah menetapkan ketetapan melarang Nabi mengganti istrinya (QS.33:52),

akan tetapi contoh bagaimana ketetapan A (menikahkan Zaid dengan istrinya) dipakai untuk menetapkan ketetapan B (kebolehan menikahi mantan istri anak angkat),

itu saya pakai sebagai contoh karena secara tekstual ketetapan QS. 33:52 hanya terlihat berbunyi melarang Nabi untuk mengganti istrinya (tidak terlihat berbunyi menetapkan seseorang menjadi istri Nabi)!

piss

hmmmm ... maaf bung FD ... saya masih tetap ga ngerti apa hubungannya antara larangan menikahi istri nabi ... dengan kalimat anda yang ini

maka disitu kita akan melihat bahwa Allah menetapkan seseorang untuk menikah dengan seseorang lainnya dengan tujuan untuk menetapkan ketetapan, supaya tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya, yang mana menunjukkan bahwa Allah menetapkan satu hal dengan maksud untuk menetapkan satu hal lainnya.

katakanlah saya sudah oke dengan yang biru underline .... maka pertanyaan saya :

jadi ayat ini

QS. 33:53. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali bila kamu diizinkan untuk makan dengan tidak menunggu-nunggu waktu masak (makanannya), tetapi jika kamu diundang maka masuklah dan bila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa asyik memperpanjang percakapan. Sesungguhnya yang demikian itu akan mengganggu Nabi lalu Nabi malu kepadamu (untuk menyuruh kamu keluar), dan Allah tidak malu (menerangkan) yang benar. Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (isteri-isteri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka. Dan tidak boleh kamu menyakiti (hati) Rasulullah dan tidak (pula) mengawini isteri-isterinya selama-lamanya sesudah ia wafat. Sesungguhnya perbuatan itu adalah amat besar (dosanya) di sisi Allah.

yang merah ini ditetapkan Allah seperti itu ... BUKAN karena urusan istri2 Nabi adalah seperti ibu2 kaum mukminin ... tetapi karena

QS: 33:52 Tidak halal bagimu mengawini perempuan-perempuan sesudah itu dan tidak boleh (pula) mengganti mereka dengan isteri-isteri (yang lain), meskipun kecantikannya menarik hatimu kecuali perempuan-perempuan (hamba sahaya) yang kamu miliki. Dan adalah Allah Maha Mengawasi segala sesuatu.

btw ... yang ungu ini pemahamannya gimana sih ?? .... bisa tolong jelaskan ga

2 good 2 good
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tafsir Alasan Larangan Mengawini Istri Nabi Berdasarkan Ayat2 Sebelumnya & Ayat2 Lain yang Sinkron

Post by frontline defender on Tue Aug 30, 2016 11:28 am

@dee-nee wrote:
@frontline defender wrote:
oh itu (QS. 33:36-39) bukan alasan/penyebab Allah menetapkan ketetapan melarang Nabi mengganti istrinya (QS.33:52),

akan tetapi contoh bagaimana ketetapan A (menikahkan Zaid dengan istrinya) dipakai untuk menetapkan ketetapan B (kebolehan menikahi mantan istri anak angkat),

itu saya pakai sebagai contoh karena secara tekstual ketetapan QS. 33:52 hanya terlihat berbunyi melarang Nabi untuk mengganti istrinya (tidak terlihat berbunyi menetapkan seseorang menjadi istri Nabi)!

piss

hmmmm ... maaf bung FD ... saya masih tetap ga ngerti apa hubungannya antara larangan menikahi istri nabi ... dengan kalimat anda yang ini

maka disitu kita akan melihat bahwa Allah menetapkan seseorang untuk menikah dengan seseorang lainnya dengan tujuan untuk menetapkan ketetapan, supaya tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya, yang mana menunjukkan bahwa Allah menetapkan satu hal dengan maksud untuk menetapkan satu hal lainnya.
QS. 33:52-53
ketetapan secara teknis : larangan Nabi mengganti istri
ketetapan secara hakikat : (saya tafsirkan) ketetapan Allah akan barangsiapa yang menjadi istri Nabi

analoginya seperti :

QS. 33:36-39
ketetapan secara teknis : perintah agar Zaid menikahi istrinya
ketetapan secara hakikat : kebolehan menikahi mantan istri anak angkat

jadi nggak ada hubungannya, kecuali hanya hubungan analogi/kesamaan!

@dee-nee wrote:katakanlah saya sudah oke dengan yang biru underline .... maka pertanyaan saya :

jadi ayat ini

QS. 33:53. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali bila kamu diizinkan untuk makan dengan tidak menunggu-nunggu waktu masak (makanannya), tetapi jika kamu diundang maka masuklah dan bila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa asyik memperpanjang percakapan. Sesungguhnya yang demikian itu akan mengganggu Nabi lalu Nabi malu kepadamu (untuk menyuruh kamu keluar), dan Allah tidak malu (menerangkan) yang benar. Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (isteri-isteri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka. Dan tidak boleh kamu menyakiti (hati) Rasulullah dan tidak (pula) mengawini isteri-isterinya selama-lamanya sesudah ia wafat. Sesungguhnya perbuatan itu adalah amat besar (dosanya) di sisi Allah.

yang merah ini ditetapkan Allah seperti itu ... BUKAN karena urusan istri2 Nabi adalah seperti ibu2 kaum mukminin ... tetapi karena

QS: 33:52 Tidak halal bagimu mengawini perempuan-perempuan sesudah itu dan tidak boleh (pula) mengganti mereka dengan isteri-isteri (yang lain), meskipun kecantikannya menarik hatimu kecuali perempuan-perempuan (hamba sahaya) yang kamu miliki. Dan adalah Allah Maha Mengawasi segala sesuatu.

btw ... yang ungu ini pemahamannya gimana sih ?? .... bisa tolong jelaskan ga

2 good 2 good
pemahamannya ya apa yang saya pahami/saya tafsirkan sebagai : alasan mengapa Allah tidak mengijinkan Nabi menggantinya dengan istri2 yang lain. adalah karena Allah sudah menetapkan mereka sebagai istri2 Nabi!

memangnya kira2 apa lagi alasannya, apa karena jumlah istrinya sudah mencapai limit? kalau memang benar demikian, seharusnya kan larangannya hanya berbunyi tidak boleh mengawini wanita2 sesudah itu, bukannya disertai dengan larangan tidak boleh (pula) mengganti mereka dengan isteri-isteri (yang lain)?

piss
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6448
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 137

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tafsir Alasan Larangan Mengawini Istri Nabi Berdasarkan Ayat2 Sebelumnya & Ayat2 Lain yang Sinkron

Post by dee-nee on Tue Aug 30, 2016 12:14 pm

@frontline defender wrote:
pemahamannya ya apa yang saya pahami/saya tafsirkan sebagai : alasan mengapa Allah tidak mengijinkan Nabi menggantinya dengan istri2 yang lain. adalah karena Allah sudah menetapkan mereka sebagai istri2 Nabi!

memangnya kira2 apa lagi alasannya, apa karena jumlah istrinya sudah mencapai limit? kalau memang benar demikian, seharusnya kan larangannya hanya berbunyi tidak boleh mengawini wanita2 sesudah itu, bukannya disertai dengan larangan tidak boleh (pula) mengganti mereka dengan isteri-isteri (yang lain)?

piss

ungu : oke  ... ya saya sudah mengerti sekarang

dan karena sudah ditetapan istri2 tersebut SEBAGAI ISTRI Nabi ... maka ada larangan mengawini istri2 beliau

begitu ya ??
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tafsir Alasan Larangan Mengawini Istri Nabi Berdasarkan Ayat2 Sebelumnya & Ayat2 Lain yang Sinkron

Post by frontline defender on Wed Aug 31, 2016 10:54 am

yup!
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6448
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 137

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tafsir Alasan Larangan Mengawini Istri Nabi Berdasarkan Ayat2 Sebelumnya & Ayat2 Lain yang Sinkron

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik