FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Page 3 of 4 Previous  1, 2, 3, 4  Next

View previous topic View next topic Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by SEGOROWEDI on Thu May 24, 2012 2:14 pm

yang harus dimuliakan itu TUHAN
bukan si nabi, maka semakin aneh kalau malah ada ilah yang memuliakan si nabi

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Total Like dan Thanks: 107
Posts: 29597
Join date: 2011-11-12

Back to top Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by keroncong on Tue May 29, 2012 4:04 pm

SEGOROWEDI wrote:yang harus dimuliakan itu TUHAN
bukan si nabi, maka semakin aneh kalau malah ada ilah yang memuliakan si nabi

keturunan israel dimuliakan tuhan......keturunan abraham pun dimuliakan tuhan....trus apa salahnya?


berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik. yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam (MAZMUR 1:1-2).


keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Total Like dan Thanks: 57
Male
Age: 60
Posts: 4177
Location: di rumah saya
Job/hobbies: posting2
Join date: 2011-11-09

Back to top Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by hamba tuhan on Tue May 29, 2012 7:40 pm

SEGOROWEDI wrote:baca mulai ayat 9!
btw. ancam-mengancamnya mana?

coba anda baca pelan2... ada unsur pemaksaan gak ya???

permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau.

:) :)

hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Total Like dan Thanks: 17
Male
Posts: 1665
Location: Aceh - Pekanbaru
Join date: 2011-10-07

Back to top Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by hamba tuhan on Tue May 29, 2012 7:57 pm

Mari kita kaji surat Al Ahzab: 56, tentang shalawat kepada Nabi. Pada ayat tersebut terdapat kalimat bahwa Allah bershalawat kepada Nabi. Kemudian para malaikat, dan selanjutnya Allah memerintahkan orang-orang mukmin untuk bershalawat kepada Nabi. Arti shalawat adalah doa , memberi berkah, dan ibadat.

Shalawat Allah kepada Muhammad, berarti Allah memberi berkah, penghargaan, dan menempatkan Rasulullah yang mulia disisi-Nya. Kemudian shalawat Malaikat kepada Muhammad : Adalah memberi salam penghormatan atas diangkatnya kemuliaan dan kerasulan Muhammad, sebagaimana penghormatan malaikat kepada Nabi Adam as.

Dikarenakan Allah selalu memberikan shalawat (keberkatan, kemuliaan, (kebesaran), maka ummat Muhammad hanya mengharapkan agar shalawat Allah itu tetap langgeng untuk beliau dan keluarganya, walaupun shalawat orang-orang mukmin tiada artinya bagi Muhammad karena beliau telah medapatkan curahan rahmat dan keberkatan itu langsung dari Allah selamanya. Sesungguhnya Allah bershalawat (memberi keselamatan, keberkatan, penghargaan, kebahagiaan) kepada Muhammad dan keluarganya…(QS. Al Ahzab 56)

Perhatikan kata shalawat Allah kepada Muhammad pada ayat tersebut diatas, bagaimana menurut anda kalau kata shalawat diartikan berdoa, Apakah Allah akan berdoa untuk Muhammad ?? kepada siapa ??

Berkata Al Hulaimi dalam Asy syu'ab tegasnya, pengertian shallu alaihi = bershalawatlah kepadanya, ialah : ud'u rabbakum bish shalati alaihi.. mohonlah kamu kepada Tuhanmu supaya melimpahkan shalawat kepadanya .

Penghormatan anda kepada presiden bukan berarti kehormatan presiden itu akan bertambah atau berkurang kalau anda tidak menghormatinya, karena kedudukan presiden itu adalah tempat yang paling terhormat di suatu negara. Sebagai rakyat seharusnyalah kita mengormati dan menghargai presiden sebagaimana Allah telah memuliakan orang yang diangkat derajatnya sebagai presiden. Sebab orang tersebut tidak akan menjadi presiden tanpa pertolongan dan kasih sayang-Nya. Untuk itu hargailah dan bersyukurlah kita telah memiliki presiden.

Logika anda yang menyebutkan bahwa mana mungkin bahwa seorang rakyat yang menderita memerintahkan presiden untuk menaikkan pangkat dan gajinya sang panglima sementara diri kita yang menderita masih kekurangan.

kalo kita mengerti mengenai kaidah ushul, mari kita coba membandingkan makna kata perintah yang terdapat dalam Alqur'an, yang apabila membaca ayat tersebut tidak memahami kaidahnya maka artinya akan rancu. Misalnya kata perintah yang berbunyi :
"Allahumma dammir man ada aka wa ada ad dien, Ya Allah hancurkan orang yang mengganggu Engkau dan yang mengganggu agamamu.

Allahumma shayyiba naafi'a , Ya Allah turunkanlah hujan yang berguna (QS. Al Adzkar:81)

Rabbana aatina fid dunya hasanah wafil akhirati hasanah waqina adzabannar (QS. Al Baqarah: 201) Ya Allah datangkan kepada kami kebaikan di dunia , dan kebaikan di akhirat
Seperti apa yang telah diurai diatas, bahwa kata perintah atau Amr secara umum merupakan tuntutan melakukan suatu pekerjaan dari yang lebih tinggi kepada yang lebih rendah (kedudukannya)

Akan tetapi kalau anda perhatikan bentuk yang di gunakan redaksi ayat dan hadist diatas menggunakan kata perintah, seperti kata dammir (hancurkan), shayyiba (turunkan hujan), atina fiddunya hasanah (datangkan kepada kami kebaikan )……

Kalau melihat kaidah ushul secara umum dalam kasus diatas, seharusnya yang lebih tinggi memerintahkan yang rendah derajatnya. Akan tetapi ayat diatas telah mengguna-kan kata perintah dari bawah keatas (dari hamba kepada Tuhan). Apakah hal ini akan diartikan memerintah Allah ?? Tentu tidak. Akan tetapi amar disini berarti doa.

Kemudian bandingkan dengan kata shalawat yang juga artinya berdoa atau memberikan berkah. Apakah kita akan memberikan berkah kepada Rasulullah yang telah tercurahkan dari Allah swt ?? Apakah kita juga termasuk memerintahkan Allah untuk memberikan berkah kepada Rasulullah ?? Atau apakah Rasulullah butuh shalawat kita agar beliau mendapat Rahmat dari Allah. Padahal Rasulullah telah dijamin syurga oleh Allah. Apakah kita akan tetap menterjemahkan kata shalawat berarti doa untuk Nabi ??

Baiklah kita akan meneruskan pengertian shalawat dengan mengambil makna yang lain agar tampak jelas pengertian shalawat bahwa Rasulullah tidak membutuhkan rahmat ataupun doa ummatnya.

Bersabda Nabi :
Barang siapa bershalawat untukku sekali, niscaya Allah bershalawat untuknya sepuluh kali ( HR Muslim dari Abu Hurairah, Al Mirqah II :5 )

Bahwasanya bagi Allah Tuhan semesta alam ada beberapa malaikat yang diperintah berjalan dimuka bumi untuk memperhatikan keadaan hamba-Nya. Mereka menyampai-kan kepadaku ( sabda nabi) akan segala salam yang diucapkan oleh ummatku. (HR. Ahmad, An Nasaiy & Ad Damrimy Syarah Al Hishn, Al Mirqah II:6)

Barang siapa bershalawat untukku dipagi hari sepuluh kali dan dipetang hati sepuluh kali mendapatkan ia syafaatku pada hari kiyamat ( HR . At Thabrany Al Jami')

Manusia yang paling utama terhadap diriku pada hari kiamat, ialah manusia yang paling banyak bershalawat untukku ( HR At Thurmudzy )

Semakin terang bagi kita atas arti shalawat pada hadist diatas, bahwa Rasulullah tidak membutuhkan rahmat ataupun doa dari kita, akan tetapi justru Rasulullah yang akan memberikan pertolongan nanti dihari kiamat apabila kita sering memberikan salam atau shalawat penghormatan kepada beliau. Dan Allah juga memberikan shalawat kepada orang yang bershalawat kepada Rasulullah.

Hadist yang mengatakan bahwa : Barang siapa yang bershalawat untukku sekali, niscaya Allah bershalawat untuknya sepuluh kali ( HR Muslim dari Abu Hurairah )

Hadist inilah yang menguatkan bahwa Allah bershalawat kepada siapa saja, bukan hanya kepada Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad. Untuk lebih tegasnya kita perhatikan bacaan shalawat dalam tahiyyat shalat. at tahiyyatul mubarakatush shalawatu thoyyibatulillah, assalamu alaika ayyuhannabiyyu warahmatullahi wabarakaatuh, asssalamu'alaina wa'ala ibaadillahish shalihin. Terjemahan bebasnya: Salam hormat, keberkahan, shalawat yang terbaik untuk Allah, keselamatan atasmu wahai nabi serta rahmat dan keberkatan, juga salam hormat kepada para ahli ibadah yang shalih …..

Tahiyyat berarti penghormatan dan kita bershalawat kepada Allah yang berarti kita memuja Allah, kemudian menghormati Nabi dan yang terakhir menghormati orang-orang yang shalih ….itulah arti shalawat, dimana kata itu bisa berarti berbeda jika penempatan kata tersebut berbeda.

Shalawat juga berarti doa, baik untuk diri sendiri, orang banyak atau kepentingan bersama. Sedangkan shalawat sebagai ibadah ialah pernyataan hamba atas ketundukannya kepada Allah Swt., serta mengharapkan pahala dari-Nya, sebagaimana yang dijanjikan Nabi Muhammad Saw., bahwa orang yang bershalawat kepadanya akan mendapat pahala yang besar, baik shalawat itu dalam bentuk tulisan maupun lisan (ucapan).

kata perintah tidak harus berarti memerintah dari yang lebih tinggi kepada yang lebih rendah, akan tetapi kata perintah bisa berarti memohon, meminta pertolongan, anjuran, memberikan khabar (seperti iklan / promosi), menghina, meremehkan, penjelasan dll.
Rasulullah SAW bersabda, “Setiap doa itu tertandingi, sampai dibacakan Shalawat atas nabi.” (HR. Ad-Dailami)

Dalam hadits yang diriwayatkan Ibnu Najjar dan Jabir, “Barangsiapa ber-Shalawat kepada ku dalam satu hari seratus kali, maka Allah SWT memenuhi seratus hajatnya, tujuh puluh daripadanya untuk kepentingan akhiratnya dan tiga puluh lagi untuk kepentingan dunianya.”

Wallahu a'lam

http://murtadinkafirun.forumotion.net/t10296-mengapa-shalawat-apa-nabi-belum-selamat?highlight=shalawat

hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Total Like dan Thanks: 17
Male
Posts: 1665
Location: Aceh - Pekanbaru
Join date: 2011-10-07

Back to top Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by keroncong on Thu Dec 13, 2012 12:56 am

Dialog dan pertanyaan yang kritis seperti ini kalau kita mau ikuti, tentu tidak akan ada habisnya. Selalu akan muncul terus pertanyaan seperti ini, meski bila dijawab dengan tuntas belum tentu membuat penanya berubah pikiran.

Dan di antara pertanyaan model begini yang paling sering dilontarkan adalah masalah shalat kepada Nabi. Ini adalah pertanyaan klasik yang muncul dari mereka yang kurang punya pemahaman dalam bahasa Arab khususnya dan ilmu Al-Quran pada umumnya.

Padahal di dalam ilmu tafsir, yang disebut dengan 'bershalawat' itu maknanya banyak, tidak terbatas kepada doa semata. Karena itu di dalam Al-Quran Al-Karim kita menemukan adanya ayat yang menceritakan bahwa Allah SWT dan para malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi SAW. Dan untuk itu umatnya pun diperintahkan untuk bershalawat kepada beliau juga.

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya .(QS. Al-Ahzab: 56).

Dan apa maksud Allah SWT bershalawat kepada Nabi SAW? Apakah maknanya Allah berdoa kepada Nabi?

Tentu saja bukan. Mana mungkin Allah berdoa kepada nabi ciptaan-Nya sendiri. Tentu salah besar bila bershalawat di dalam ayat ini dimaknai dengan Allah berdoa. Yang dimaksud dengan Allah SWT bershalawat kepada Nabi adalah bahwa Allah SWT memberinya rahmat. Dan rahmat itu adalah kasih sayang yang selalu mendampingi beliau.

Sedangkan makna para malaikat bershalawat kepada nabi adalah memintakan ampunan. Meski pun yang dimintai ampunan sudah tidak punya dosa, lantaran para nabi adalah orang-orang yang makshum. Dan hal ini tidak perlu dipertanyakan, sebab Rasulullah SAW sendiri setiap hari meminta ampun kepada Allah SWT seratus kali. Ketika para shahabat menanyakannya, beliau hanya menjawab, "Tidak bolehkah aku menjadi hamba yang bersyukur?"

Sedangkan bila shalawat itu dari orang mukmin maka maknanya adalah doa supaya beliau diberi rahmat dan kasing sayang. Dan mendoakan seorang nabi tidak salah, karena salam yang kita sampaikan kepada orang yang bertemu dengan kita pun maknanya adalah doa. Kalimat Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh maknanya adalah ‘Semoga keselamatan terlimpah atasmu serta rahmat dan barkahnya.’.

Buat orang Islam, saling mendoakan satu sama lain adalah hal yang biasa dan telah menjadi syiar agama. Termasuk memberi salam kepada Rasulullah SAW dan bershalawat kepadanya.

Kalau kita mendoakan keselamatan dan kepada seseorang bukan berarti kita meyakjini bahwa dirinya ada dalam ketidak-selamatan. Doa keselamatan itu sama saja bila kita menyapa teman dengan mengatakan semoga Anda sekeluarga dalam keadaan sehat wal afiat. Apakah bila kita menyapa demikian berarti teman kita itu sekeluarga sedang dirawat di rumah sakit?

Tentu tidak, karena salam dan shalawat itu sifatnya syiar yang hidup di tengah sesama kita. Dan mendoakan keselamatan tidak berarti yang kita salami itu sedang sakit tidak bisa bangun.

Maka pertanyaan yang agak konyol ini sesungguhnya tidak perlu memusingkan kita. Sebab yang bertanya kurang memahami hakikat salam dan shalawat di dalam pergaulan umat Islam. Jadi banyak hal yang kurang masuk di logika dirinya.

Wallahu A`lam Bish-shawab, Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.


berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik. yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam (MAZMUR 1:1-2).


keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Total Like dan Thanks: 57
Male
Age: 60
Posts: 4177
Location: di rumah saya
Job/hobbies: posting2
Join date: 2011-11-09

Back to top Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by frontline defender on Thu Dec 13, 2012 5:22 am

kalau mensholawati bisa diartikan membenarkan, dan membenarkan bisa berupa dengan perbuatan, berarti mensholawati bisa diartikan meneladani!

QS. 33:21. Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

frontline defender
KAPTEN
KAPTEN

Total Like dan Thanks: 58
Posts: 3100
Humor: TUHAN Murka terhadap Orang yang Berniat Baik, kemudian Membunuhnya (2 Samuel 6:6-7)
Join date: 2011-11-17

Back to top Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by SEGOROWEDI on Thu Dec 13, 2012 7:57 am

hamba tuhan wrote:Mari kita kaji surat Al Ahzab: 56, tentang shalawat kepada Nabi. Pada ayat tersebut terdapat kalimat bahwa Allah bershalawat kepada Nabi. Kemudian para malaikat, dan selanjutnya Allah memerintahkan orang-orang mukmin untuk bershalawat kepada Nabi. Arti shalawat adalah doa , memberi berkah, dan ibadat.

artinya luas banget..
- Tuhan bersolawat -> Tuhan memberkahi
- malaikat bersolawat -> malaikat .....?
- muslim bersolawat -> muslim ......?
ehmm

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Total Like dan Thanks: 107
Posts: 29597
Join date: 2011-11-12

Back to top Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by SEGOROWEDI on Thu Dec 13, 2012 7:59 am

ichreza wrote:
SEGOROWEDI wrote:yang harus dimuliakan itu TUHAN
bukan si nabi, maka semakin aneh kalau malah ada ilah yang memuliakan si nabi

keturunan israel dimuliakan tuhan......keturunan abraham pun dimuliakan tuhan....trus apa salahnya?

memuliakan dalam arti memuja-muji
kenapa muhammad dipuja-puji bahkan dijunjung-junjung?
basi

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Total Like dan Thanks: 107
Posts: 29597
Join date: 2011-11-12

Back to top Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by oglikom on Thu Dec 13, 2012 8:47 am

ichreza wrote:

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya .(QS. Al-Ahzab: 56).

Dan apa maksud Allah SWT bershalawat kepada Nabi SAW? Apakah maknanya Allah berdoa kepada Nabi?

Tentu saja bukan. Mana mungkin Allah berdoa kepada nabi ciptaan-Nya sendiri. Tentu salah besar bila bershalawat di dalam ayat ini dimaknai dengan Allah berdoa. Yang dimaksud dengan Allah SWT bershalawat kepada Nabi adalah bahwa Allah SWT memberinya rahmat. Dan rahmat itu adalah kasih sayang yang selalu mendampingi beliau.
Tulisannya sudah jelas bisa ditulis secara terbalik dan tidak merubah maknanya "Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya, sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikatnya bershalawat untuk Nabi".

Orang Islam harus meniru suri tauladan dari Alloh SWT dan para malaikat-Nya.

Sedangkan makna para malaikat bershalawat kepada nabi adalah memintakan ampunan.Meski pun yang dimintai ampunan sudah tidak punya dosa, lantaran para nabi adalah orang-orang yang makshum. Dan hal ini tidak perlu dipertanyakan, sebab Rasulullah SAW sendiri setiap hari meminta ampun kepada Allah SWT seratus kali. Ketika para shahabat menanyakannya, beliau hanya menjawab, "Tidak bolehkah aku menjadi hamba yang bersyukur?"
INI BERARTI PARA MALAIKAT MEMBERIKAN SYAFA'AT

Padahal para malaikat dalam Quran dijelaskan tidak memberikan SYAFA'AT.


oglikom
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Total Like dan Thanks: 17
Male
Posts: 2360
Location: sidoarjo
Join date: 2012-10-05

Back to top Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by amara on Wed Feb 05, 2014 3:22 am

Sholawat itu akar katanya: DUKUNGAN

amara
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Total Like dan Thanks: 6
Female
Posts: 639
Location: Jakarta
Join date: 2014-01-20

Back to top Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by omzell on Thu Feb 13, 2014 12:35 pm

SEGOROWEDI wrote:
hamba tuhan wrote:
apa gak dibaca, yg dipermuliakan adalah Tuhan, siapa tuhan itu???? yaitu allahmu, allah israel, allah ibrani... bukan yesusmu menurut alkitab sendiri.

ya ampun, lucu deh tuhan hrs datang kedunia dalam rupa manusia, trus dicoba oleh iblis lg tuhannya, gak deh tuhan model gnian....

itulah seorang hamba Tuhan yg bernama Muhammad dipermuliankan oleh Tuhan sendiri serta malaikat2nya

jgn kayak yesus yg kurang ajar sama Tuhannya menurut alkitab
Yoh. 17:1 Demikianlah kata Yesus. Lalu Ia menengadah ke langit dan berkata: "Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau.

Allah Israel yang pada saatnya turun ke bumi untuk mengajar secara langsung
dan menawarkan jalan keselamatan dalam rupa manusia Yesus

namanya juga iblis
tapi cuman sekali nyobai dan berakhir dengan ngacir
sejak itu setiap ketemu Yesus, ketakutan setengah mampus
takut kalau dihukum..

manusialah yang harus memuliakan Tuhan
sinting, kalau sebaliknya: ada ilah memuliakan manusia

kemuliaan Anak = kemuliaan Bapa
Anak = Bapa
anak=bapa
ibas=presiden
presiden ri yg sekarang ada 3.
 tepuk tangan tepuk tangan tepuk tangan 

omzell
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Total Like dan Thanks: 1
Male
Posts: 111
Location: surabaya
Join date: 2014-01-26

Back to top Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by Kedunghalang on Fri Feb 14, 2014 7:31 pm

hamba tuhan wrote:Mari kita kaji surat Al Ahzab: 56, tentang shalawat kepada Nabi. Pada ayat tersebut terdapat kalimat bahwa Allah bershalawat kepada Nabi. Kemudian para malaikat, dan selanjutnya Allah memerintahkan orang-orang mukmin untuk bershalawat kepada Nabi. Arti shalawat adalah doa , memberi berkah, dan ibadat.

Shalawat Allah kepada Muhammad, berarti Allah memberi berkah, penghargaan, dan menempatkan Rasulullah yang mulia disisi-Nya. Kemudian shalawat Malaikat kepada Muhammad : Adalah memberi salam penghormatan atas diangkatnya kemuliaan dan kerasulan Muhammad, sebagaimana penghormatan malaikat kepada Nabi Adam as.

Dikarenakan Allah selalu memberikan shalawat (keberkatan, kemuliaan, (kebesaran), maka ummat Muhammad hanya mengharapkan agar shalawat Allah itu tetap langgeng untuk beliau dan keluarganya, walaupun shalawat orang-orang mukmin tiada artinya bagi Muhammad karena beliau telah medapatkan curahan rahmat dan keberkatan itu langsung dari Allah selamanya. Sesungguhnya Allah bershalawat (memberi keselamatan, keberkatan, penghargaan, kebahagiaan) kepada Muhammad dan keluarganya…(QS. Al Ahzab 56)

Perhatikan kata shalawat Allah kepada Muhammad pada ayat tersebut diatas, bagaimana menurut anda kalau kata shalawat diartikan berdoa, Apakah Allah akan berdoa untuk Muhammad ?? kepada siapa ??

Berkata Al Hulaimi dalam Asy syu'ab tegasnya, pengertian shallu alaihi = bershalawatlah kepadanya, ialah : ud'u rabbakum bish shalati alaihi.. mohonlah kamu kepada Tuhanmu supaya melimpahkan shalawat kepadanya .

Penghormatan anda kepada presiden bukan berarti kehormatan presiden itu akan bertambah atau berkurang kalau anda tidak menghormatinya, karena kedudukan presiden itu adalah tempat yang paling terhormat di suatu negara. Sebagai rakyat seharusnyalah kita mengormati dan menghargai presiden sebagaimana Allah telah memuliakan orang yang diangkat derajatnya sebagai presiden. Sebab orang tersebut tidak akan menjadi presiden tanpa pertolongan dan kasih sayang-Nya. Untuk itu hargailah dan bersyukurlah kita telah memiliki presiden.

Logika anda yang menyebutkan bahwa mana mungkin bahwa seorang rakyat yang menderita memerintahkan presiden untuk menaikkan pangkat dan gajinya sang panglima sementara diri kita yang menderita masih kekurangan.

kalo kita mengerti mengenai kaidah ushul, mari kita coba membandingkan makna kata perintah yang terdapat dalam Alqur'an, yang apabila membaca ayat tersebut tidak memahami kaidahnya maka artinya akan rancu. Misalnya kata perintah yang berbunyi :
"Allahumma dammir man ada aka wa ada ad dien, Ya Allah hancurkan orang yang mengganggu Engkau dan yang mengganggu agamamu.

Allahumma shayyiba naafi'a , Ya Allah turunkanlah hujan yang berguna (QS. Al Adzkar:81)

Rabbana aatina fid dunya hasanah wafil akhirati hasanah waqina adzabannar (QS. Al Baqarah: 201) Ya Allah datangkan kepada kami kebaikan di dunia , dan kebaikan di akhirat
Seperti apa yang telah diurai diatas, bahwa kata perintah atau Amr secara umum merupakan tuntutan melakukan suatu pekerjaan dari yang lebih tinggi kepada yang lebih rendah (kedudukannya)

Akan tetapi kalau anda perhatikan bentuk yang di gunakan redaksi ayat dan hadist diatas menggunakan kata perintah, seperti kata dammir (hancurkan), shayyiba (turunkan hujan), atina fiddunya hasanah (datangkan kepada kami kebaikan )……

Kalau melihat kaidah ushul secara umum dalam kasus diatas, seharusnya yang lebih tinggi memerintahkan yang rendah derajatnya. Akan tetapi ayat diatas telah mengguna-kan kata perintah dari bawah keatas (dari hamba kepada Tuhan). Apakah hal ini akan diartikan memerintah Allah ?? Tentu tidak. Akan tetapi amar disini berarti doa.

Kemudian bandingkan dengan kata shalawat yang juga artinya berdoa atau memberikan berkah. Apakah kita akan memberikan berkah kepada Rasulullah yang telah tercurahkan dari Allah swt ?? Apakah kita juga termasuk memerintahkan Allah untuk memberikan berkah kepada Rasulullah ?? Atau apakah Rasulullah butuh shalawat kita agar beliau mendapat Rahmat dari Allah. Padahal Rasulullah telah dijamin syurga oleh Allah. Apakah kita akan tetap menterjemahkan kata shalawat berarti doa untuk Nabi ??

Baiklah kita akan meneruskan pengertian shalawat dengan mengambil makna yang lain agar tampak jelas pengertian shalawat bahwa Rasulullah tidak membutuhkan rahmat ataupun doa ummatnya.

Bersabda Nabi :
Barang siapa bershalawat untukku sekali, niscaya Allah bershalawat untuknya sepuluh kali ( HR Muslim dari Abu Hurairah, Al Mirqah II :5 )

Bahwasanya bagi Allah Tuhan semesta alam ada beberapa malaikat yang diperintah berjalan dimuka bumi untuk memperhatikan keadaan hamba-Nya. Mereka menyampai-kan kepadaku ( sabda nabi) akan segala salam yang diucapkan oleh ummatku. (HR. Ahmad, An Nasaiy & Ad Damrimy Syarah Al Hishn, Al Mirqah II:6)

Barang siapa bershalawat untukku dipagi hari sepuluh kali dan dipetang hati sepuluh kali mendapatkan ia syafaatku pada hari kiyamat ( HR . At Thabrany Al Jami')

Manusia yang paling utama terhadap diriku pada hari kiamat, ialah manusia yang paling banyak bershalawat untukku ( HR At Thurmudzy )

Semakin terang bagi kita atas arti shalawat pada hadist diatas, bahwa Rasulullah tidak membutuhkan rahmat ataupun doa dari kita, akan tetapi justru Rasulullah yang akan memberikan pertolongan nanti dihari kiamat apabila kita sering memberikan salam atau shalawat penghormatan kepada beliau. Dan Allah juga memberikan shalawat kepada orang yang bershalawat kepada Rasulullah.

Hadist yang mengatakan bahwa : Barang siapa yang bershalawat untukku sekali, niscaya Allah bershalawat untuknya sepuluh kali ( HR Muslim dari Abu Hurairah )

Hadist inilah yang menguatkan bahwa Allah bershalawat kepada siapa saja, bukan hanya kepada Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad. Untuk lebih tegasnya kita perhatikan bacaan shalawat dalam tahiyyat shalat. at tahiyyatul mubarakatush shalawatu thoyyibatulillah, assalamu alaika ayyuhannabiyyu warahmatullahi wabarakaatuh, asssalamu'alaina wa'ala ibaadillahish shalihin. Terjemahan bebasnya: Salam hormat, keberkahan, shalawat yang terbaik untuk Allah, keselamatan atasmu wahai nabi serta rahmat dan keberkatan, juga salam hormat kepada para ahli ibadah yang shalih …..

Tahiyyat berarti penghormatan dan kita bershalawat kepada Allah yang berarti kita memuja Allah, kemudian menghormati Nabi dan yang terakhir menghormati orang-orang yang shalih ….itulah arti shalawat, dimana kata itu bisa berarti berbeda jika penempatan kata tersebut berbeda.

Shalawat juga berarti doa, baik untuk diri sendiri, orang banyak atau kepentingan bersama. Sedangkan shalawat sebagai ibadah ialah pernyataan hamba atas ketundukannya kepada Allah Swt., serta mengharapkan pahala dari-Nya, sebagaimana yang dijanjikan Nabi Muhammad Saw., bahwa orang yang bershalawat kepadanya akan mendapat pahala yang besar, baik shalawat itu dalam bentuk tulisan maupun lisan (ucapan).

kata perintah tidak harus berarti memerintah dari yang lebih tinggi kepada yang lebih rendah, akan tetapi kata perintah bisa berarti memohon, meminta pertolongan, anjuran, memberikan khabar (seperti iklan / promosi), menghina, meremehkan, penjelasan dll.
Rasulullah SAW bersabda, “Setiap doa itu tertandingi, sampai dibacakan Shalawat atas nabi.” (HR. Ad-Dailami)

Dalam hadits yang diriwayatkan Ibnu Najjar dan Jabir, “Barangsiapa ber-Shalawat kepada ku dalam satu hari seratus kali, maka Allah SWT memenuhi seratus hajatnya, tujuh puluh daripadanya untuk kepentingan akhiratnya dan tiga puluh lagi untuk kepentingan dunianya.”

Wallahu a'lam

http://"Situs Anti Islam".forumotion.net/t10296-mengapa-shalawat-apa-nabi-belum-selamat?highlight=shalawat

Ada juga shalawat kepada Ibrahim as? Ada yang bisa menjelaskan?

Kedunghalang
MAYOR
MAYOR

Total Like dan Thanks: 9
Male
Posts: 5835
Location: Bogor
Job/hobbies: Baca
Join date: 2012-03-12

Back to top Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by abu hanan on Fri Feb 14, 2014 7:34 pm

allahumma sholi ala ibrahim..tuh uda ada dan tinggal diamalkan..


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas

abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Total Like dan Thanks: 158
Male
Age: 80
Posts: 7131
Location: soerabaia
Job/hobbies: Menyebarkan Monotheism dan memberangus berhala
Humor: hari terpanjang adalah hariseninsampaiseninlagi
Join date: 2011-10-06

Back to top Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by Kedunghalang on Fri Feb 14, 2014 8:16 pm

abu hanan wrote:allahumma sholi ala ibrahim..tuh uda ada dan tinggal diamalkan..

Jelasin dong, kenapa kok ke Ibrahim as, kenapa gak ke Nuh as atau ke Adam as?

Kedunghalang
MAYOR
MAYOR

Total Like dan Thanks: 9
Male
Posts: 5835
Location: Bogor
Job/hobbies: Baca
Join date: 2012-03-12

Back to top Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by abu hanan on Fri Feb 14, 2014 9:47 pm

lha kalow mau ditambahin ishaq,isa,yahya juga boleh kok..
dalil dasarnyah :
wa salamun alal mursalin..nih shaffat ayat terakhir..

salam adalah bagian dari shollu..

malah kadang sayah juga baca sholawat buat netter yang uda sayah ketahui nama aselinyah..
misal nih allahumma sholi ala "ebisusensei"..
id : ebisusensei
nama aseli : sayah punya..



untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas

abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Total Like dan Thanks: 158
Male
Age: 80
Posts: 7131
Location: soerabaia
Job/hobbies: Menyebarkan Monotheism dan memberangus berhala
Humor: hari terpanjang adalah hariseninsampaiseninlagi
Join date: 2011-10-06

Back to top Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by Kedunghalang on Fri Feb 14, 2014 10:00 pm

abu hanan wrote:lha kalow mau ditambahin ishaq,isa,yahya juga boleh kok..
dalil dasarnyah :
wa salamun alal mursalin..nih shaffat ayat terakhir..

salam adalah bagian dari shollu..

malah kadang sayah juga baca sholawat buat netter yang uda sayah ketahui nama aselinyah..
misal nih allahumma sholi ala "ebisusensei"..
id : ebisusensei
nama aseli : sayah punya..


Ooooooh begitu, tapi gak pernah dengar tuh, apalagi dicontohin sama Rasulullah saw.

Kedunghalang
MAYOR
MAYOR

Total Like dan Thanks: 9
Male
Posts: 5835
Location: Bogor
Job/hobbies: Baca
Join date: 2012-03-12

Back to top Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by abu hanan on Fri Feb 14, 2014 11:36 pm

lha kalow gak dicontohin,apa berarti salah?
seperti "salamullah ala kedung halang" nih doa sayah apakah salah karena gak ada contoh dari nabi saw?


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas

abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Total Like dan Thanks: 158
Male
Age: 80
Posts: 7131
Location: soerabaia
Job/hobbies: Menyebarkan Monotheism dan memberangus berhala
Humor: hari terpanjang adalah hariseninsampaiseninlagi
Join date: 2011-10-06

Back to top Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by Kedunghalang on Fri Feb 14, 2014 11:52 pm

abu hanan wrote:lha kalow gak dicontohin,apa berarti salah?
seperti "salamullah ala kedung halang" nih doa sayah apakah salah karena gak ada contoh dari nabi saw?

Siapa yang mengatakan salah ya wan Abu?

Kedunghalang
MAYOR
MAYOR

Total Like dan Thanks: 9
Male
Posts: 5835
Location: Bogor
Job/hobbies: Baca
Join date: 2012-03-12

Back to top Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by abu hanan on Fri Feb 14, 2014 11:57 pm

Kedunghalang wrote:
abu hanan wrote:lha kalow gak dicontohin,apa berarti salah?
seperti "salamullah ala kedung halang" nih doa sayah apakah salah karena gak ada contoh dari nabi saw?

Siapa yang mengatakan salah ya wan Abu?
apalagi dicontohin sama Rasulullah saw. >> nyindir alus..perasaan sayah nih lagi melankolis banget..


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas

abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Total Like dan Thanks: 158
Male
Age: 80
Posts: 7131
Location: soerabaia
Job/hobbies: Menyebarkan Monotheism dan memberangus berhala
Humor: hari terpanjang adalah hariseninsampaiseninlagi
Join date: 2011-10-06

Back to top Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by crescent-star on Sat Feb 15, 2014 12:22 am

Jagona wrote:
lebih sinting lagi kalo ada manusia yang tidak mau menjunjung dan memuliakan nabinya
:gatot:  :gatot:  :gatot:  :gatot:  :gatot:
SEGOROWEDI wrote:yang harus dimuliakan itu TUHAN, bukan si nabi
gak pernah ada nabi yang minta dijunjung dan gak pernah ada umat nabi yang menjunjung nabinya
kalau ayat ini bentuk pemulian dan doa bukan ?

Lukas 13:35
Sesungguhnya rumahmu ini akan ditinggalkan dan menjadi sunyi. Tetapi aku berkata kepadamu: Kamu tidak akan melihat aku lagi hingga pada saat kamu berkata: DIBERKATILAH DIA yang datang dalam nama Tuhan!”

Yohanes 12:13
Mereka mengambil daun-daun palem, dan pergi menyongsong Isa Al Masih sambil berseru-seru: “ Hosana! DIBERKATILAH DIA yang datang dalam nama Tuhan, Raja Israel!

crescent-star
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Total Like dan Thanks: 5
Male
Posts: 403
Location: jabar
Join date: 2014-01-29

Back to top Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by Kedunghalang on Sat Feb 15, 2014 5:50 am

crescent-star wrote:
Jagona wrote:
lebih sinting lagi kalo ada manusia yang tidak mau menjunjung dan memuliakan nabinya
:gatot:  :gatot:  :gatot:  :gatot:  :gatot:
SEGOROWEDI wrote:yang harus dimuliakan itu TUHAN, bukan si nabi
gak pernah ada nabi yang minta dijunjung dan gak pernah ada umat nabi yang menjunjung nabinya
kalau ayat ini bentuk pemulian dan doa bukan ?

Lukas 13:35
Sesungguhnya rumahmu ini akan ditinggalkan dan menjadi sunyi. Tetapi aku berkata kepadamu: Kamu tidak akan melihat aku lagi hingga pada saat kamu berkata: DIBERKATILAH DIA yang datang dalam nama Tuhan!”

Yohanes 12:13
Mereka mengambil daun-daun palem, dan pergi menyongsong Isa Al Masih sambil berseru-seru: “ Hosana! DIBERKATILAH DIA yang datang dalam nama Tuhan, Raja Israel!

Kedua ayat Injil Lukas & Yohanes di atas mengisyaratkan tentang kedatangan Misal Isa Ibnu Maryam as yang akan datang dan diberkati, kemudian mengucapkan DENGAN NAMA ALLAH, YANG MAHA PEMURAH, MAHA PENYAYANG (BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM).

Kedunghalang
MAYOR
MAYOR

Total Like dan Thanks: 9
Male
Posts: 5835
Location: Bogor
Job/hobbies: Baca
Join date: 2012-03-12

Back to top Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by Kedunghalang on Sat Feb 15, 2014 5:52 am

abu hanan wrote:
Kedunghalang wrote:
abu hanan wrote:lha kalow gak dicontohin,apa berarti salah?
seperti "salamullah ala kedung halang" nih doa sayah apakah salah karena gak ada contoh dari nabi saw?

Siapa yang mengatakan salah ya wan Abu?
apalagi dicontohin sama Rasulullah saw. >> nyindir alus..perasaan sayah nih lagi melankolis banget..

Al Qur'an itu petunjuk bagi orang-orang bertaqwa (Al Baqarah 2:2), bukan orang yang melankolis banget. He he he

Kedunghalang
MAYOR
MAYOR

Total Like dan Thanks: 9
Male
Posts: 5835
Location: Bogor
Job/hobbies: Baca
Join date: 2012-03-12

Back to top Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by abu hanan on Sat Feb 15, 2014 7:05 am

hahaha..berarti "dibolehkan" untuk berdoa "allahumma sholi ala ibnu sabil"..anda setujuh?


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas

abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Total Like dan Thanks: 158
Male
Age: 80
Posts: 7131
Location: soerabaia
Job/hobbies: Menyebarkan Monotheism dan memberangus berhala
Humor: hari terpanjang adalah hariseninsampaiseninlagi
Join date: 2011-10-06

Back to top Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by Ibnu Sabil on Sat Feb 15, 2014 8:05 am

abu hanan wrote:hahaha..berarti "dibolehkan" untuk berdoa "allahumma sholi ala ibnu sabil"..anda setujuh?
 malu 

Ibnu Sabil
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Total Like dan Thanks: 35
Male
Age: 74
Posts: 1739
Location: JAYA - RAYA
Join date: 2013-07-28

Back to top Go down

Re: mispersepsi tentang Sholawat Nabi

Post by Jagona on Sat Feb 15, 2014 10:03 am

abu hanan wrote:lha kalow gak dicontohin,apa berarti salah?
seperti "salamullah ala kedung halang" nih doa sayah apakah salah karena gak ada contoh dari nabi saw?

ma'af wa ............ aku mau tanya sedikit .......... kepana terjemah dari istilah "shollu" pada ayat 33/56 diartikan "shalawat", sedangkan di hadits diartikan dengan "sholat" ..... seperti : sholu kama roaita muni yusholli (ma'af asal b unyinya aja sama) yang artinya "sholatlah sebagaimana kamu melihat aku sholat ................. aku yakin wa bisa memberi penjelasan ............... okey

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Total Like dan Thanks: 18
Male
Age: 67
Posts: 4006
Location: Banten
Job/hobbies: baca-baca, jalan-jalan
Humor: ketawalah sebelum ketawa dilarang
Join date: 2012-01-08

Back to top Go down

Page 3 of 4 Previous  1, 2, 3, 4  Next

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum