FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Halaman 1 dari 2 1, 2  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by keroncong on Fri Sep 02, 2016 1:05 am


Banyaknya kekerasan yang dilakukan oleh oknum muslim dengan mengatasnamakan dalil-dalil agama untuk melegitimasi sebuah tindakan-tindakan yang dianggap masyarakat sebagai tindakan anarkis menjadi topik sangat menarik bagi ilmu pengetahuan dunia Islam itu sendiri.
Pada umumnya dalil-dalil tentang jihad menjadi pedoman untuk berbuat anarkis (menurut penulis). Pengartian jihad secara sempit bisa menimbulkan perpecahan didalam agama Islam itu sendiri. Ada juga golongan ekstrim dalam melakukan dakwahnya menggunakan cara-cara anarkis karena mencontoh nabi Muhammad. Muhammad dulu menghabiskan hidupnya dalam peperangan maka orang-orang yang beriman harus mengikutinya.
Entah pandangan yang seperti itu salah atau benar, penulis tidak bisa menilai karena yang bisa menilai adalah Tuhan. Namun arti sesungguh dakwah adalah sebuah ajakan. Sedangkan mengajak itu tidak diperbolehkan memasukan unsur-unsur paksaan. Berarti Islam lebih menganjurkan sikap humanis dalam berdakwah bukan dengan cara memegang senjata.
Memang dalam alqur’an di sabdakan peperangan di perbolehkan namun ada batasnya itupun dengan catatan jika musuh tidak mengganggu atau memerangi Islam duluan, seperti yang tercantum dalam al-qur’an “perangilah di jalan Allah, mereka yang memerangi kamu, tetapi jangn melanggar batas karena Allah tidak suka mereka yang melanggar batas“(22:190).
Dakwah dengan kekerasan sangatlah keliru, karena dalam Islam tidak mengenal pemaksaan terhadap agama. Di logika saja, agama itu tidak boleh dipaksaakan apalagi memaksakan keyakinan yang harus dianut seseorang. Perlu diketahui dalam agama ada berbagai macam keyakinan yaitu 73 (tujuh puluh tiga) golongan. Konon katanya yang selamat adalah golongan yang menganut faham ahli sunnah wal jamaah.
Uniknya masing-masing mempunyai klaim dalil-dalil yang membenarkan bahwa golongannya itu penganut faham ahli sunnah wal jamaah. Dan menurut penulis itu tidak salah karena sesui dengan nash alqur’an yang mengatakan tidak ada pemaksaan dalam ajaran agama. Yang salah adalah golongan yang merasa dirinya paling benar dan mengkafirkan golongan yang lainnya.
Islam Otentik
Biasanya golongan yang mempunya sifat fanatisme adalah penganut faham Islam otentik. Golongan Islam otentik memposisikan manusia hanya sebagai pembenar atau saksi teks-teks alqur’an. Manusia tidak boleh berimprovisasi dalam mengartikan sebuah teks al-qur’an, sehingga ajaran ini terasa kaku.
Faham tersebut mengaharamkan segala hal yang berbentuk khurafat, syirik, bid’ah dan berbagai hal yang dianggapnya menyeleweng dari ajaran agama. Jika dalam “fatwa haram” di berlakukan dalam dalam kelompok itu sendiri masih wajar, namun jika dipaksakan kepada kelompok lain apalagi melalui kekarasan itu sangat menyedihkan.
Bahwa pada dasarnya tidak diperbolehkan pemikiran seseorang dipaksakan kepada pemikiran orang lain karena setiap individu mempunyai sifat, watak dan latar belakang yang berbeda. Islam di indonesia tidak mungkin sama dengan Islam yang di Arab. Kerana banyak perbedaan baik letak geografis, budaya dan fisik manusianya.
Pemaksaan melalui kekerasan juga bisa membuat koflik berkepanjangan sehingga bisa memecah belah bangsa dan bisa dimanfaatkan oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab. Seperti peristiwa perang paderi di ranah minang (sumatra), kelompok Islam otentik yang di bawa oleh Haji Piobang dkk. Perang paderi terjadi karena gerakan pemurnian agama saat berdakwah di masyarakat -yang masih suka percaya pada benda-benda- menggunakan cara yang ekstrim tanpa melalui sisi humanis terlebih dahulu (justicia, 2005:31).
Setelah peperangan meletus, secara cerdik kolonial belanda memanfaatkannya dengan memberi bantuan kepada pasukan adat (masyarakat) dan perang antar saudara-pun terjadi. Sungguh sangat disayangkan, berbeda sekali dengan ajaran-ajaran yang dibawa oleh Sunan Kalijaga, beliau berdakwah tanpa menggunakan kekerasan. Istimewanya Sunan Kali Jaga tidak langsug menghapus budaya-budaya adat yang berkembang serta di patuhi masyarakat.
Dan budaya seperti itu tidak ada dalam nash al-qur’an maupun hadis, jelas wayang, tahlilan dan kegiatan semacam mithoni dalam ajaran islam otentik bisa dikatakan menyeleweng dari ajaran dan patut dibasmi. Namun jika lebih peka dalam menggunakan otak maka kegiatan-kegiatan tersebut menjadi cara efektif untuk berdakwah. Karena menyelami kebiasaan masyarakat.
Dalam penyebaran agama nabi muhammad pun tidak menolak mentah-mentah budaya yang berlaku di Arab. Budaya arab dulu adalah penyuka sastra maka Tuhan dan nabi muhammad (lewat jibril) dalam mengeluarkan ayat suci alqur’an pun dengan bait-bait sastra, dan itu efektif.
Berselingkuh dengan kekuasaan
Sesungguhnya ajaran agama mempunyai ajaran-ajaran damai, namun jika sudah di masuki ideologi politik tertentu maka ajarannya sudah tidak obyektif lagi melainkan lebih condong kesalah satu golongan. Dan yang seperti itu bisa merusak ajaran agama, padahal agama mempunyai pengertian yang universal karena agama bisa menyatukan umat tetapi dibalik itu juga agama bisa menciptakan pertikaian. Siapapun orangnya entah itu intelektual, petani, mahasiswa maupun mafia jika sudah mengatasnamakan agama maka apapun akan dilakukan termasuk perang.
Agama sudah menjadi pembahasan menarik setelah pasca runtuhnya ideologi komunis, islam mau manunjukan giginya dengan melawan kapitalis. Mungkin dunia akan menyaksikan perang yang maha dasyat setelah perang dingin(kapitalis vs komunis) yaitu age of muslim war.
Umat Islam percaya untuk bisa melawan kapitalis maka menggunakan kekuasaan, karena dengan tahta kekuasan segala sesuatu bisa dengan mudah didapat. Siasat inilah yang mungkin dipakai para golongan Islam ekstrim. Mereka mencoba merebut kekuasaan dipemerintahan dengan membuat kerusuhan dimana-mana, agar keamanan menjadi labil sehingga dengan mudahnya untuk merebutnya.
Selain itu mereka juga menyebarkan doktrin-doktrin dengan berlandaskan alqur’an kepada masyarakat sasaran dan kemudian diajak masuk dalam golongannya serta berjuang bersama. Tindakan-tindakan seperti itu dilakukan di banyak negara termasuk di negara Islam itu sendiri.
Mereka sering melabeli negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam namun tidak sefaham dengan golongannya dinamai negara kafir. Bisa di tarik kesimpulan jika seseorang itu kafir maka darahnya boleh diminum dan dibunuh.
Perselingkuhan ajaran dengan kekuasaan juga pernah dilakukan oleh Muhammad bin Abdul Wahab (penyebar ajaran wahabi) dengan Ibnu Saud (Raja Saudi Arabia). Dimana Muhammad bin Abdullah menjadi konseptor dan Ibnu Saud sebagai pelegalisasinya. Bagi orang yang berlainan faham akan diberi sanksi bahkan di bantai. Hal yang semacam itu merupakan salah satu bentuk kekerasan sistem
Agama Rahmatallilalamin
Sesungguhnya apapun bentuknya kekerasan sangat dilarang oleh agama apalagi dilakukan sesama muslim. Gus Dur salah satu orang yang menecam tindakan kekerasan, beliau mengajarkan bahwa jika pergerakan dilakukan dengan cara-cara kekerasan maka akan selalu timbul kekerasan baru di setiap detiknya. Karena kekerasan bukan sebagai wahana penyelesaian masalah.
Dalam era modern pengertian jihad seharusnya tidak lagi daartikan seperti perang angkat senjata. Sudah saatnya sisi humanisme Islam mulai ditonjolkan dalam melakukan jihad. Saling menghormati dan toleran menjadi asas yang paling utama dalam kehidupan beragama.
Perbedaan itu adalah hal yang wajar dalam ajaran karena itulah sesungguhnya letak keistimewaan Islam. Tidak boleh mengkafirkan sesama muslim, jika seseorang sudah pernah membaca syahdat dan solat maka wajib kita lindungi. Tidak hanya orang Islam saja yang patut dilindungi tetapi orang non-muslim pun perlu dilindungi selagi tidak menyerang umat muslim.
Mari kita dalami ajaran agama Islam dan tinggalkan dakwah dengan kekerasan, jika tidak ingin ada kekerasan yang timbul kembali, kaidah ushul fiqih sudah menjelaskan “darrul mafasid muqoddam ala jalbil mashalih” yang artinya mencegah kerusakan lebih baik dari pada membuat kebaikan.
Janganlah kita membunuh jika tidak mau di bunuh, jangan kita mencaci maki jika kita tidak mau di caci maki. Tegakan ukhuwah Islamiah diantara umat, supaya tercipta kedamain yang di idam-idamkan dunia. Buktikan Islam adalah agama yang memberi selamat bagi semua mahluk di bumi dan sebagai agama yang sangat toleran karena islam adalah agama rahmatallil alamin.
avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 63
Posts : 4517
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 66

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by dee-nee on Fri Sep 02, 2016 5:10 pm

setuju dengan semua kalimat TS diatas

2 good 2 good

menanggapi beberapa uraian TS

Islam Otentik

Biasanya golongan yang mempunyai sifat fanatisme adalah penganut faham Islam otentik. Golongan Islam otentik memposisikan manusia hanya sebagai pembenar atau saksi teks-teks alqur’an. Manusia tidak boleh berimprovisasi dalam mengartikan sebuah teks al-qur’an, sehingga ajaran ini terasa kaku.

Sebenarnya ... kalau kita bicara tentang "ilmu pengetahuan umum/sekuler" tentang karakter manusia (secara umum) .... sifat fanatisme bisa terjadi pada siapa saja (manusia manapun dibelahan dunia ini) .... tergantung bagaimana cara berpikir, budaya, alam dan geografis, serta karakter masing2 komunitas masyarakat itu sendiri

disebut Islam Otentik atau justru "TIDAK Islam Otentik" bagi saya hanya masalah pemilihan kata .... tergantung isi kepala masing2

karena pada dasarnya, semua itu tetap disebabkan oleh faktor2 underline biru diatas kenapa manusia menjadi begitu "fanatik" dan "tidak fanatik"

bahkan kalau untuk saya ... sikap fanatik seperti ini malah tidak Islam otentik ... karena bukan seperti itu yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW

terus terang saya tidak melihat sikap fanatisme dalam diri Nabi Muhammad SAW selain fanatik hanya kepada Allah ...  

saya tidak melihat sikap fanatisme Nabi terkait identitasnya sebagai muslim (terhadap non muslim), sebagai bagian dari bani Quraisy, atau sebagai orang Arab ... misalnya dalam bidang politik, sosial, dan hukum

lanjut ....

Faham tersebut mengaharamkan segala hal yang berbentuk khurafat, syirik, bid’ah dan berbagai hal yang dianggapnya menyeleweng dari ajaran agama. Jika dalam “fatwa haram” di berlakukan dalam dalam kelompok itu sendiri masih wajar, namun jika dipaksakan kepada kelompok lain apalagi melalui kekarasan itu sangat menyedihkan.

ya ... dan sekali lagi ... semua diatas terjadi karena faktor2 underline biru sebelumnya ... yang pada dasarnya bisa terjadi pada siapapun .... wiki menjelaskan :

wiki wrote:Fanatisme adalah paham atau perilaku yang menunjukkan ketertarikan terhadap sesuatu secara berlebihan. Bisa dikatakan seseorang yang fanatik memiliki standar yang ketat dalam pola pikirnya dan cenderung tidak mau mendengarkan opini maupun ide yang dianggapnya bertentangan >>> termasuk : fanatisme etnis, fanatisme nasional, fanatisme ideologi, fanatisme agama

kalau saya belajar dari kisah Nabi (dalam konteks Islam) >>> saya justru melihat beliau datang untuk menghilangkan (mendamaikan), atau "menetralkan" sikap2 fanatik seperti diatas

dari sebuah refrensi wrote:Sebelum Rasulullah SAW diangkat menjadi Nabi dan Rasul, kita mengetahui bahwa masyarakat Makkah adalah masyarakat jahiliyah. Menurut Prof. Rawas Qal’ah Jie dalam kitabnya Qiraah Siyasah Li Sirah Nabawiyah, mereka telah kehilangan ikatan antara individu-individunya, yang ada hanyalah ikatan kesukuan (rabithah qawmiyah) yang tegak di atas asas ‘ashabiyah (fanatisme) jahiliyah.

Bahkan, di dalam kitab Sirah Ibnu Hisyam diterangkan bahwa kabilah-kabilah di Makkah seringkali berselisih hingga terjadi peperangan di antara mereka. Persaingan antara Bani Abdul Manaf bin Qushai dengan Bani Abdudaar bin Qushai adalah salah satu contohnya. Mereka nyaris berperang untuk memperebutkan hak menjaga Ka’bah, komando perang, memberi minum jamaah haji dan menjamu mereka.

merah : apa sih yang dimaksud fanatisme jahiliyah ?? fanatisme terhadap apapun yang bukan "Islam" ??? >>> ya ... katakanlah kita boleh bicara seperti itu

tapi ... fanatisme seperti apapun itu ... bila ujungnya menghasilkan uraian wiki (warna pink) ... buat saya tetap disebut fanatisme jahiliyah walaupun pihak tersebut mengklaim dirinya adalah seorang Fanatik Islam

kenapa saya sebut yang bold ??

karena yang pink dalam wiki itu bisa menghasilkan perang ... dan itu tidak jauh berbeda dengan apa yang terjadi dengan warna ungu (dalam quote tentang sejarah Nabi)

Jadi saya berpikir ... fanatisme2 seperti ini BUKAN TERJADI KARENA Islam (dalam konteks penyebutan "Fanatik Islam") ... tapi hal2 seperti ini memang sudah menjadi karakter bangsa Timur Tengah (Arab) itu sendiri ... karena sebelum Islam datang pun ... sebetulnya sifat2 fanatisme itu memang sudah ada dalam diri bangsa Arab

kenapa demikian ??

lanjut ....

Bahwa pada dasarnya tidak diperbolehkan pemikiran seseorang dipaksakan kepada pemikiran orang lain karena setiap individu mempunyai sifat, watak dan latar belakang yang berbeda. Islam di indonesia tidak mungkin sama dengan Islam yang di Arab. Kerana banyak perbedaan baik letak geografis, budaya dan fisik manusianya.

yang bold : buat saya ... kadang saya melihat ... gerakan Pan Islamisme pada dasarnya beda2 tipis dengan Pan Arabisme (coba beda di penggunaan kata-nya saja)

karena yang disebut Pan Islamisme pada akhirnya juga tidak jauh beda dengan Islam ala Arab

oot sebentar wrote:dan kalau mau sedikit curcol >>> itulah kenapa sampai sekarang saya "tidak bisa menerima" gerakan Pan Islamisme masuk ke Indonesia >>>> walaupun menggunakan kata "Islam" sekalipun

statement2 bahwa Islam tidak bisa dipisahkan dengan Arab (karena Al Quran berbahasa Arab ... atau karena Nabi Muhammad adalah orang Arab) ... semua ini buat saya adalah kalimat bersayap yang bisa mengarah kemana2 (balik ungu underline)

kembali ke bold uraian TS ... kenapa bisa terjadi fanatisme yang begitu kuat dalam "budaya" Arab (yang cenderung mengarah pada perang seperti kisah Nabi sebelumnya ... bahkan hingga sekarang)

mungkin saya salah ... tapi kalau saya "belajar" tentang bangsa Arab (Timur Tengah) itu sendiri ... tentang geografis dan alam, mata pencaharian mereka dst

atau saya simpan dulu deh ... setelah post ini (tanda *) ... karena uraiannya cukup panjang .... hihihihihihi

saya selesaikan dulu uraian TS

Pemaksaan melalui kekerasan juga bisa membuat koflik berkepanjangan sehingga bisa memecah belah bangsa dan bisa dimanfaatkan oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab. Seperti peristiwa perang paderi di ranah minang (sumatra), kelompok Islam otentik yang di bawa oleh Haji Piobang dkk. Perang paderi terjadi karena gerakan pemurnian agama saat berdakwah di masyarakat -yang masih suka percaya pada benda-benda- menggunakan cara yang ekstrim tanpa melalui sisi humanis terlebih dahulu (justicia, 2005:31).

ya ... dan kalau kita lihat uraian yang bold tentang Haji Piobang

Haji Piobang adalah seorang ulama dan tokoh penting dalam pergerakan Padri di Minangkabau. Haji Piobang yang lahir di Ranah Minang bersama dua orang temannya yaitu Haji Sumanik dan Haji Miskin, merantau menuntut ilmu ke Timur Tengah pada akhir abad ke-18 dan awal abad ke-19. Ketika ia berada di Hejaz, Semenanjung Arab, ia begitu terkesima dengan ulama-ulama Wahabi yang menjalani syariah Islam secara ketat

yang merah menjelaskan akhir abad ke-18 dan awal abad ke-19 >>> maka .... kalau kita balik lagi tentang sejarah .... menurut saya runutan-nya tambah panjang lagi kenapa ada sikap2 fanatik ala Wahabi seperti ini ...

semua itu bisa berkaitan dengan perang antara bangsa Arab vs bangsa Eropa .... perang antara masing2 bangsa Arab itu sendiri ... berkaitan juga dengan sikap2 fanatisme yang lahir bahkan sebelum Islam datang ... nyambung lagi dengan perebutan kekuasaan, politik, eksistensi identitas .... bahkan bisa disambung dengan era kolonialisme, imperialisme dst >>>> yang kadang2 semua ini TIDAK ADA HUBUNGANNYA SAMA SEKALI dengan apa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW

jadi intinya ... buat saya ... kalimat biru diatas >>> "ulama-ulama Wahabi yang menjalani syariah Islam secara ketat"

>>> yang seperti ini tidak bisa juga langsung dimasukkan dalam isi kepala .... bahwa "wahabi bukan Islam" ... atau "wahabi Islam ketat" ... atau "wahabi Islam yang benar" ... atau "wahabi Islam yang melenceng" dst ...

Haji Agus Salim pun adalah orang Minangkabau ... beraliran Wahabi yang juga belajar ke Arab (Timur Tengah) ... dan toh nyatanya beliau sangat menolak perlawanan dengan kekerasan

artinya .... semua peradaban manusia tetap harus dikaitkan dengan latar belakang sejarah, perkembangan jaman, karakter manusia, pemahaman agama (bila berkaitan dengan agama) dsb ....

dan akan tidak fair bila kita menilai benar dan salah .... dengan cara loncat sejarah dari jaman Nabi abad ke 7 langsung ke abad 18


Terakhir diubah oleh dee-nee tanggal Fri Sep 02, 2016 6:19 pm, total 1 kali diubah
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8595
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 181

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by dee-nee on Fri Sep 02, 2016 6:17 pm

lanjut (*)

Jadi saya berpikir ... fanatisme2 seperti ini BUKAN TERJADI KARENA Islam (dalam konteks penyebutan "Fanatik Islam") ... tapi hal2 seperti ini memang sudah menjadi karakter bangsa Timur Tengah (Arab) itu sendiri ... karena sebelum Islam datang pun ... sebetulnya sifat2 fanatisme itu memang sudah ada dalam diri bangsa Arab

kenapa bisa terjadi fanatisme yang begitu kuat dalam "budaya" Arab (yang cenderung mengarah pada perang seperti kisah Nabi sebelumnya ... bahkan hingga sekarang)

mungkin saya salah ... tapi kalau saya "belajar" tentang bangsa Arab (Timur Tengah) itu sendiri ... tentang geografis dan alam, mata pencaharian mereka dst

Kalau dilihat dari letak geografisnya ... Jazirah Arab atau Jazirah padang pasir adalah wilayah yang tandus dan susah air ... sehingga tidak memungkinkan mereka untuk bermata pencaharian bertani (membuat lahan pertanian) dan hanya bergantung pada perternakan

walaupun tetap ada mata air dibeberapa tempat .... tapi jelas kondisi alam-nya beda dengan Indonesia yang punya sungai dimana2 (balik ke faktor pertanian tadi)

dibuka-nya lahan pertanian pada prinsipnya memungkinkan (komunitas) manusia untuk diam di tempat tersebut ... mereka bisa menghasilkan (membuat) makanan sendiri >>>> dan dari kelompok yang diam ini akhirnya ada pemukiman atau settlement (’to settle’ yang artinya menempati atau mendiami suatu area)

beda kasus dengan di jazirah padang pasir dimana masing2 klan harus berpindah2 dari satu wilayah ke wilayah lain untuk mencari sumber air (at least untuk kebutuhan mereka dan ternak mereka)

in the end ... perebutan wilayah menjadi hal yang sering terjadi antara satu klan dengan klan lainnya >>> ujung2 nya "identitas klan" menjadi kekuatan bagi eksistensi mereka di wilayah itu >>>> klan yang kuat akan "survive" di wilayah itu

kalau saya melihat ... yang seperti ini juga berpengaruh pada budaya mereka ... misalnya tentang status antara perempuan vs laki2

bila di komunitas pertanian ... perempuan masih punya andil untuk "bekerja" mencari sumber makanan (dengan cara bertani) .... di jazirah padang pasir ... kegiatan perempuan hanya fokus di dalam "rumah" mengerjakan pekerjaan domestik (sehingga peranan perempuan dalam masyarakat hampir dikatakan tidak ada)

Otomatis ... dominasi laki2 dalam masyarakat juga menjadi sangat kuat ... dimana kaum laki2 memang diwajibkan untuk menjaga keutuhan eksistensi klan-nya ... dengan segala kekuatannya (bahkan bila mereka harus perang sekalipun)

Balik ke bold merah >>> menurut saya hal2 seperti inilah yang kemudian membuat fanatisme "mau ga mau" akhirnya berujung dengan perang >>> dan ini kemudian menjadi karakter yang tumbuh dalam mind-set mereka

walaupun fanatisme juga terjadi di belahan dunia manapun >>> misalnya perang antara Kerajaan A dan Kerajaan B seperti pada jaman imperialisme .... tapi saya masih melihat perang pada masa imperealisme lebih kepada faktor "kebanggaan" untuk menunjukkan siapa yang lebih kuat

dan ini sedikit berbeda dengan mereka yang di jazirah Arab ... dimana fanatisme identitas bukan hanya sekedar masalah "kebanggaan" ... tapi sudah menjadi masalah hidup dan mati untuk tetap survive di alam yang begitu "sulit"

yang underline inilah yang MENURUT SAYA LOH YA ... membentuk karakter bangsa Arab ... kenapa kok begitu mudah-nya mereka "berperang" dan saling membunuh >>> walaupun untuk jaman sekarang hal2 tersebut sudah tidak relevan ... tapi karakter tetap tidak bisa begitu saja diubah

dan masalahnya .... awal dari fanatisme klan yang seperti ini ... pada akhirnya bisa berlanjut dengan membawa2 ideologi, agama, mazab, aliran, dst  

Dalam konteks karakter bangsa Arab ... kehadiran Islam menurut saya justru meredam "dilema" mereka apakah perang bisa dibenarkan atau tidak ... bahwa perang memang bukan suatu hal yang dilarang (dalam konteks untuk bertahan hidup) ... tapi tetap ada aturan dan nilai2 moral yang harus ditegakkan ... demi tujuan perdamaian itu sendiri

maka ... bila aturan dan nilai moral ini dilupakan ... kondisi-nya menjadi tidak akan jauh berbeda dengan apa yang disebut jaman jahiliyah

dan yang biru ini sebetulnya sangat universal ... berlaku di belahan bumi manapun ... tapi apakah aturan dan nilai moral tersebut bisa ditegakkan ... tergantung dari bagaimana karakter manusia2nya ... di masing2 wilayah itu sendiri

Itulah kenapa karakter Islam di Indonesia menjadi sangat berbeda dengan di Arab .... itulah kenapa Haji Agus Salim yang walaupun wahabi dan sama2 orang Minangkabau ... tidak dengan mudahnya "menjiplak" wahabi ala Arab (seperti yang dilakukan Haji Piobang)

jadi masalahnya ... menurut saya bukan pada ideologi, agama, mazab, aliran, dst -nya ... tapi lebih kepada bagaimana fanatisme itu sendiri bisa berujung perang

(tergantung dari masing2 manusia ... apakah dia adalah manusia yang mudah "menjiplak" sesuatu .... atau memang manusia2 yang sadar akan karakter/identitas dirinya)

sekali lagi ini menurut saya loh ya .... saya juga sedang belajar ... jadi apa yang saya urai diatas hanya berdasarkan apa yang saya baca (tidak tahu juga benar atau salahnya)

piss  piss
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8595
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 181

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by F-22 on Fri Sep 02, 2016 9:03 pm

@dee-nee wrote:
Islam Otentik
Biasanya golongan yang mempunyai sifat fanatisme adalah penganut faham Islam otentik. Golongan Islam otentik memposisikan manusia hanya sebagai pembenar atau saksi teks-teks alqur’an. Manusia tidak boleh berimprovisasi dalam mengartikan sebuah teks al-qur’an, sehingga ajaran ini terasa kaku.
Sebenarnya ... kalau kita bicara tentang "ilmu pengetahuan umum/sekuler" tentang karakter manusia (secara umum) .... sifat fanatisme bisa terjadi pada siapa saja (manusia manapun dibelahan dunia ini) .... tergantung bagaimana cara berpikir, budaya, alam dan geografis, serta karakter masing2 komunitas masyarakat itu sendiri
Sampah ..........

Fakta di lapangan .............. FANATISME AGAMA yg berujung ke terorisme 99% dilakukan oleh MUSLIM.

Banyaknya kekerasan yang dilakukan oleh oknum muslim dengan mengatasnamakan dalil-dalil agama untuk melegitimasi sebuah tindakan-tindakan yang dianggap masyarakat sebagai tindakan anarkis menjadi topik sangat menarik bagi ilmu pengetahuan dunia Islam itu sendiri.
Bahkan TS pun mengakui kalo BANYAK "oknum muslim" yg melakukan kekerasan dg menggunakan dalil2 agama (islam).

Coba kau cari, umat mana SELAIN islam yg juga BANYAK melakukan terorisme dg menggunakan dalil2 agama ???


ehmm
avatar
F-22
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2336
Kepercayaan : Protestan
Location : Indonesia
Join date : 02.11.12
Reputation : 25

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by njlajahweb on Fri Sep 02, 2016 10:05 pm

@F-22
aku percaya MbakDeenee, intinya mereka yang banyak melakukan terorisme adalah korban cuciotak yang salah.

F-22 kamu jangan menyulut api !!!, yang bisa mengorbankan orang-orang Kristen yang lain yang nggak bersalah yang bisa terkena imbasnya. kalau keadaan sudah parah jangan tambah diperparah!!!


6:9 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kelima, aku melihat di bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh oleh karena firman Allah dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki.
6:10 Dan mereka berseru dengan suara nyaring, katanya: "Berapa lamakah lagi, ya Penguasa yang kudus dan benar, Engkau tidak menghakimi dan tidak membalaskan darah kami kepada mereka yang diam di bumi?"
6:11 Dan kepada mereka masing-masing diberikan sehelai jubah putih, dan kepada mereka dikatakan, bahwa mereka harus beristirahat sedikit waktu lagi hingga genap jumlah kawan-kawan pelayan dan saudara-saudara mereka, yang akan dibunuh sama seperti mereka.


10:38 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.
10:39 Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.
10:40 Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku.
10:41 Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar.
10:42 Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir saja pun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya."


25:31 "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.
25:32 Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,
25:33 dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.
25:34 Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.
25:35 Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan;
25:36 ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.
25:37 Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum?
25:38 Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian?
25:39 Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau?
25:40 Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.
25:41 Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.
25:42 Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum;
25:43 ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku.
25:44 Lalu mereka pun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau?
25:45 Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.
25:46 Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal."

NB:terimalah Kerajaan yang telah "disediakan bagimu sejak dunia dijadikan" disediakan bukan berarti telah diberikan, jadi disediakan artinya belum diberikan namun hanya akan diberikan bagi orang-orang yang mau setia sampai akhir dan Tuhan Yesus berFirman hanya bagi mereka yang mau setia sampai akhir barulah mereka berhak mendapat mahkota kehidupan.


Terakhir diubah oleh njlajahweb tanggal Fri Sep 02, 2016 11:01 pm, total 6 kali diubah
avatar
njlajahweb
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3531
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 105

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by dee-nee on Fri Sep 02, 2016 10:38 pm

@F-22 wrote:
@dee-nee wrote:
Islam Otentik
Biasanya golongan yang mempunyai sifat fanatisme adalah penganut faham Islam otentik. Golongan Islam otentik memposisikan manusia hanya sebagai pembenar atau saksi teks-teks alqur’an. Manusia tidak boleh berimprovisasi dalam mengartikan sebuah teks al-qur’an, sehingga ajaran ini terasa kaku.
Sebenarnya ... kalau kita bicara tentang "ilmu pengetahuan umum/sekuler" tentang karakter manusia (secara umum) .... sifat fanatisme bisa terjadi pada siapa saja (manusia manapun dibelahan dunia ini) .... tergantung bagaimana cara berpikir, budaya, alam dan geografis, serta karakter masing2 komunitas masyarakat itu sendiri
Sampah ..........

Fakta di lapangan .............. FANATISME AGAMA yg berujung ke terorisme 99% dilakukan oleh MUSLIM.

fakta di lapangan yang mana toh ?? >>> fakta di lapangan sepanjang pengetahuan anda saja ??

pokoknya bagi anda ... yang disebut "fakta di lapangan" adalah apa yang anda baca saja, yang anda lihat saja, dan yang anda tau saja ... titik

diluar apakah anda adalah bagian dari para katak yang hidup dalam tempurung >>> intinya ... fakta bagi sang katak itulah yang anda sebut "fakta dilapangan"

begitu ??

ya kalau sudah begitu ... memang problem saya ??

ehmm

@F-22 wrote:
Banyaknya kekerasan yang dilakukan oleh oknum muslim dengan mengatasnamakan dalil-dalil agama untuk melegitimasi sebuah tindakan-tindakan yang dianggap masyarakat sebagai tindakan anarkis menjadi topik sangat menarik bagi ilmu pengetahuan dunia Islam itu sendiri.
Bahkan TS pun mengakui kalo BANYAK "oknum muslim" yg melakukan kekerasan dg menggunakan dalil2 agama (islam).

Coba kau cari, umat mana SELAIN islam yg juga BANYAK melakukan terorisme dg menggunakan dalil2 agama ???

ehmm

Army of God, NAZI, Ku Klux Klan .... ZIONISME >>>> masih mau bilang mereka semua bukan teroris yang menggunakan dalil agama ??

baca yang ungu ..... atau baca wiki biar gaul

ngupil
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8595
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 181

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by njlajahweb on Fri Sep 02, 2016 11:21 pm

iya say...
benar
intinya baik orang Kristen maupun orang Islam, juga orang nonKristen dan nonIslam, sama-sama bisa berpotensi menjadi teroris, tergantung SDM-nya masing-masing. tapi bukan berarti, bahwa semua orang Kristen maupun semua orang Islam, juga semua orang nonKristen dan semua nonIslam adalah teroris. begitulah intinya. saya yakin diantara orang-orang yang melakukan kejahatan, salah satu contohnya, seperti ISIS sendiri pun, pasti ada diantara mereka yang sebenarnya tidak tenang hatinya, saat melakukan aksi mereka. demikian juga diantara semua orang-orang yang berbuat jahat atau yang berbuat ketidakbaikan pasti ada diantara mereka yang tidak sepenuh hati melakukan itu.
avatar
njlajahweb
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3531
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 105

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by dharma_senapati on Sat Sep 03, 2016 12:47 am

hidup untuk agama ataukah agama untuk hidup?
avatar
dharma_senapati
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 45
Posts : 279
Kepercayaan : Budha
Location : Serang
Join date : 21.02.16
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by njlajahweb on Sat Sep 03, 2016 7:05 am

nurani dan agama untuk hidup

10:25 Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: "Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"
10:26 Jawab Yesus kepadanya: "Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?"
10:27 Jawab orang itu: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."
10:28 Kata Yesus kepadanya: "Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup."
10:29 Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepada Yesus: "Dan siapakah sesamaku manusia?"
10:30 Jawab Yesus: "Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati.

10:31 Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan.
10:32 Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan.
10:33 Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.
10:34 Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya.
10:35 Keesokan harinya ia menyerahkan dua dinar kepada pemilik penginapan itu, katanya: Rawatlah dia dan jika kaubelanjakan lebih dari ini, aku akan menggantinya, waktu aku kembali.
10:36 Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?"
10:37 Jawab orang itu: "Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya." Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, dan perbuatlah demikian!"


23:23 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.
23:24 Hai kamu pemimpin-pemimpin buta, nyamuk kamu tapiskan dari dalam minumanmu, tetapi unta yang di dalamnya kamu telan.
23:25 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab cawan dan pinggan kamu bersihkan sebelah luarnya, tetapi sebelah dalamnya penuh rampasan dan kerakusan.
23:26 Hai orang Farisi yang buta, bersihkanlah dahulu sebelah dalam cawan itu, maka sebelah luarnya juga akan bersih.

(mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada anda... dan kepada semua..., saya tidak bermaksud menyinggung anda... atau siapapun...)
intinya tidak semua ahlitaurat dan orang farisi seperti ayat diatas itu

inti sarinya
diantara orang-orang berdosa, ada orang-orang berdosa yang tahudiri dan orang-orang berdosa yang nggak tahudiri. Tuhan lebih memandang orang-orang berdosa yang tahu diri
dan
diantara orang-orang benar, ada orang-orang benar yang tahudiri dan orang-orang benar yang nggak tahudiri. Tuhan lebih memandang orang-orang benar yang tahu diri
jadi kalau menurut saya akar dari segala akar dosa adalah rasa tak tahu diri

18:9 Dan kepada beberapa orang yang menganggap dirinya benar dan memandang rendah semua orang lain, Yesus mengatakan perumpamaan ini:
18:10 "Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai.
18:11 Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini;
18:12 aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku.
18:13 Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini.
18:14 Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan."
NB:tapi bukan berarti si orang berdosa yang rendah hati itu, lolos dari hukuman Tuhan, karena lebih baik dihajar didunia ini oleh Tuhan, dari pada dihajar dineraka
avatar
njlajahweb
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3531
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 105

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by dharma_senapati on Sat Sep 03, 2016 11:52 pm

koq ayat2 nya cenderung kutukan yah spt "celakalah" dll. ini pandangan sy lho. mohon pencerahannya
avatar
dharma_senapati
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 45
Posts : 279
Kepercayaan : Budha
Location : Serang
Join date : 21.02.16
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by dee-nee on Sun Sep 04, 2016 12:11 am

btw @F-22

SEGOROWEDI kemana sih ??

lama banget dia ga masuk sini lagi .... ngambek ya ??

kalau ketemu beliau (halah ... beliau) ....
tolong bilang ... dicariin dee-nee ya

kagum
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8595
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 181

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by njlajahweb on Sun Sep 04, 2016 2:46 pm

@KangDharma
iya karena orang farisi dan ahlitaurat itu cuma baik diluar aja

20:46 "Waspadalah terhadap ahli-ahli Taurat yang suka berjalan-jalan memakai jubah panjang dan suka menerima penghormatan di pasar, yang suka duduk di tempat terdepan di rumah ibadat dan di tempat terhormat dalam perjamuan,
20:47 yang menelan rumah janda-janda dan yang mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Mereka itu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat."


15:4 Sebab Allah berfirman: Hormatilah ayahmu dan ibumu; dan lagi: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya pasti dihukum mati.
15:5 Tetapi kamu berkata: Barangsiapa berkata kepada bapanya atau kepada ibunya: Apa yang ada padaku yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk persembahan kepada Allah,
15:6 orang itu tidak wajib lagi menghormati bapanya atau ibunya. Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadatmu sendiri.
15:7 Hai orang-orang munafik! Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu:
15:8 Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.


13:41 Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya.
13:42 Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.

tapi tidak semua faris dan ahlitaurat seperti itu
avatar
njlajahweb
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3531
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 105

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by dharma_senapati on Tue Sep 06, 2016 12:11 am

20:46 kesannya mencurigai ==> SMOS SMOS ==> senang melihat orang susah, susah melihat orang senang.

15:5 & 15:6 ==> koq sptnya kl dah menjd alat tuhan jd durhaka thd orang tua yah

mohon pencerahannya
avatar
dharma_senapati
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 45
Posts : 279
Kepercayaan : Budha
Location : Serang
Join date : 21.02.16
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by njlajahweb on Tue Sep 06, 2016 1:13 am

@KangDharma
quote
20:46 kesannya mencurigai ==> SMOS SMOS ==> senang melihat orang susah, susah melihat orang senang.
tanggapan
20:46 "Waspadalah terhadap ahli-ahli Taurat yang suka berjalan-jalan memakai jubah panjang dan suka menerima penghormatan di pasar, yang suka duduk di tempat terdepan di rumah ibadat dan di tempat terhormat dalam perjamuan,

intinya:
kalau mereka tidak punya niat yang bold sebenarnya nggak masalah, berjalan-jalan memakai jubah panjang, duduk di tempat terdepan, berdoa panjang-panjang
tapi biasanya mereka menipu janda-janda dan merampas rumahnya. Dan untuk menutupi kejahatan mereka itu, mereka berdoa panjang-panjang Hukuman mereka nanti berat


dan Kristus mengatakan mengecam mereka sebenarnya bukan hanya alasan itu saja tapi ada hal-hal lain, seperti dibawah ini:

23:1 Maka berkatalah Yesus kepada orang banyak dan kepada murid-murid-Nya, kata-Nya:
23:2 "Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa.
23:3 Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.
23:4 Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya.
23:5 Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya dilihat orang; mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan jumbai yang panjang;
23:6 mereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan di tempat terdepan di rumah ibadat;
23:7 mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil Rabi.
23:8 Tetapi kamu, janganlah kamu disebut Rabi; karena hanya satu Rabimu dan kamu semua adalah saudara.
23:9 Dan janganlah kamu menyebut siapa pun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga.
23:10 Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Mesias.
23:11 Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.
23:12 Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.
23:13 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk.
23:14 [Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Sebab itu kamu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.]
23:15 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada kamu sendiri.
23:16 Celakalah kamu, hai pemimpin-pemimpin buta, yang berkata: Bersumpah demi Bait Suci, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi emas Bait Suci, sumpah itu mengikat.
23:17 Hai kamu orang-orang bodoh dan orang-orang buta, apakah yang lebih penting, emas atau Bait Suci yang menguduskan emas itu?

23:18 Bersumpah demi mezbah, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi persembahan yang ada di atasnya, sumpah itu mengikat.
23:19 Hai kamu orang-orang buta, apakah yang lebih penting, persembahan atau mezbah yang menguduskan persembahan itu?
23:20 Karena itu barangsiapa bersumpah demi mezbah, ia bersumpah demi mezbah dan juga demi segala sesuatu yang terletak di atasnya.
23:21 Dan barangsiapa bersumpah demi Bait Suci, ia bersumpah demi Bait Suci dan juga demi Dia, yang diam di situ.
23:22 Dan barangsiapa bersumpah demi sorga, ia bersumpah demi takhta Allah dan juga demi Dia, yang bersemayam di atasnya.
23:23 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.
23:24 Hai kamu pemimpin-pemimpin buta, nyamuk kamu tapiskan dari dalam minumanmu, tetapi unta yang di dalamnya kamu telan.
23:25 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab cawan dan pinggan kamu bersihkan sebelah luarnya, tetapi sebelah dalamnya penuh rampasan dan kerakusan.
23:26 Hai orang Farisi yang buta, bersihkanlah dahulu sebelah dalam cawan itu, maka sebelah luarnya juga akan bersih.
23:27 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu sama seperti kuburan yang dilabur putih, yang sebelah luarnya memang bersih tampaknya, tetapi yang sebelah dalamnya penuh tulang belulang dan pelbagai jenis kotoran.
23:28 Demikian jugalah kamu, di sebelah luar kamu tampaknya benar di mata orang, tetapi di sebelah dalam kamu penuh kemunafikan dan kedurjanaan.
23:29 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah tugu orang-orang saleh
23:30 dan berkata: Jika kami hidup di zaman nenek moyang kita, tentulah kami tidak ikut dengan mereka dalam pembunuhan nabi-nabi itu.
23:31 Tetapi dengan demikian kamu bersaksi terhadap diri kamu sendiri, bahwa kamu adalah keturunan pembunuh nabi-nabi itu.
23:32 Jadi, penuhilah juga takaran nenek moyangmu!
23:33 Hai kamu ular-ular, hai kamu keturunan ular beludak! Bagaimanakah mungkin kamu dapat meluputkan diri dari hukuman neraka?
23:34 Sebab itu, lihatlah, Aku mengutus kepadamu nabi-nabi, orang-orang bijaksana dan ahli-ahli Taurat: separuh di antara mereka akan kamu bunuh dan kamu salibkan, yang lain akan kamu sesah di rumah-rumah ibadatmu dan kamu aniaya dari kota ke kota,
23:35 supaya kamu menanggung akibat penumpahan darah orang yang tidak bersalah mulai dari Habel, orang benar itu, sampai kepada Zakharia anak Berekhya, yang kamu bunuh di antara tempat kudus dan mezbah.
23:36 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semuanya ini akan ditanggung angkatan ini!"
23:37 "Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau.
23:38 Lihatlah rumahmu ini akan ditinggalkan dan menjadi sunyi.
23:39 Dan Aku berkata kepadamu: Mulai sekarang kamu tidak akan melihat Aku lagi, hingga kamu berkata: Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan!"

(tolong ditangkap inti-intinya saja)
seperti ini misalnya
23:7 mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil Rabi.
23:8 Tetapi kamu, janganlah kamu disebut Rabi; karena hanya satu Rabimu dan kamu semua adalah saudara.

intinya Kristus tidak melarang penyebutan rabi, asalkan tidak mengharap-harap untuk dihormati, demikian juga tentang penyebutan pemimpin.

tapi sekali lagi, tidak semua orang farisi dan ahlitaurat seperti itu atau perkataan-perkataan itu tidak ditujukan kepada semua orang farisi ataupun ahlitaurat, karena nikodemus juga orang farisi tapi tidak seperti mereka.

waktu Kristus ber-Firman "Bagaimanakah mungkin kamu dapat meluputkan diri dari hukuman neraka?" (itu kalau mereka terus menerus seperti itu).

ada juga ahlitaurat yang tidak seperti mereka

12:28 Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya: "Hukum manakah yang paling utama?"
12:29 Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
12:30 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
12:31 Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini."
12:32 Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: "Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.
12:33 Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan."
12:34 Yesus melihat, bagaimana bijaksananya jawab orang itu, dan Ia berkata kepadanya: "Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah!" Dan seorang pun tidak berani lagi menanyakan sesuatu kepada Yesus.

NB: Yesus bukan Tuhan, tapi Manusia Ilahi.
Sebutan TUHAN untuk Yesus sebenarnya adalah Gelar KUALITAS Keilahian BAPA.
dan Sebutan Tuhan untuk Yesus tidak ditujukan pada sisi manusia Yesus,
jadi TUHAN tetap ESA, yaitu BAPA.


Terakhir diubah oleh njlajahweb tanggal Tue Sep 06, 2016 5:14 am, total 21 kali diubah
avatar
njlajahweb
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3531
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 105

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by njlajahweb on Tue Sep 06, 2016 1:23 am

repost


Terakhir diubah oleh njlajahweb tanggal Tue Sep 06, 2016 5:15 am, total 1 kali diubah
avatar
njlajahweb
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3531
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 105

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by njlajahweb on Tue Sep 06, 2016 3:54 am

juga karena ini
3:7 Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: "Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?
3:8 Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.
3:9 Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!
3:10 Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.
3:11 Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.
3:12 Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan."
avatar
njlajahweb
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3531
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 105

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by njlajahweb on Tue Sep 06, 2016 3:57 am

karena ini juga
22:15 Kemudian pergilah orang-orang Farisi; mereka berunding bagaimana mereka dapat menjerat Yesus dengan suatu pertanyaan.
22:16 Mereka menyuruh murid-murid mereka bersama-sama orang-orang Herodian bertanya kepada-Nya: "Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur dan dengan jujur mengajar jalan Allah dan Engkau tidak takut kepada siapa pun juga, sebab Engkau tidak mencari muka.
22:17 Katakanlah kepada kami pendapat-Mu: Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak?"
22:18 Tetapi Yesus mengetahui kejahatan hati mereka itu lalu berkata: "Mengapa kamu mencobai Aku, hai orang-orang munafik?
22:19 Tunjukkanlah kepada-Ku mata uang untuk pajak itu." Mereka membawa suatu dinar kepada-Nya.
22:20 Maka Ia bertanya kepada mereka: "Gambar dan tulisan siapakah ini?"
22:21 Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah."
22:22 Mendengar itu heranlah mereka dan meninggalkan Yesus lalu pergi.
22:23 Pada hari itu datanglah kepada Yesus beberapa orang Saduki, yang berpendapat, bahwa tidak ada kebangkitan. Mereka bertanya kepada-Nya:
22:24 "Guru, Musa mengatakan, bahwa jika seorang mati dengan tiada meninggalkan anak, saudaranya harus kawin dengan isterinya itu dan membangkitkan keturunan bagi saudaranya itu.
22:25 Tetapi di antara kami ada tujuh orang bersaudara. Yang pertama kawin, tetapi kemudian mati. Dan karena ia tidak mempunyai keturunan, ia meninggalkan isterinya itu bagi saudaranya.
22:26 Demikian juga yang kedua dan yang ketiga sampai dengan yang ketujuh.
22:27 Dan akhirnya, sesudah mereka semua, perempuan itu pun mati.
22:28 Siapakah di antara ketujuh orang itu yang menjadi suami perempuan itu pada hari kebangkitan? Sebab mereka semua telah beristerikan dia."
22:29 Yesus menjawab mereka: "Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah!
22:30 Karena pada waktu kebangkitan orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.
22:31 Tetapi tentang kebangkitan orang-orang mati tidakkah kamu baca apa yang difirmankan Allah, ketika Ia bersabda:
22:32 Akulah Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub? Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup."
22:33 Orang banyak yang mendengar itu takjub akan pengajaran-Nya.
22:34 Ketika orang-orang Farisi mendengar, bahwa Yesus telah membuat orang-orang Saduki itu bungkam, berkumpullah mereka
22:35 dan seorang dari mereka, seorang ahli Taurat, bertanya untuk mencobai Dia:

22:36 "Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?"
22:37 Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
22:40 Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."
22:41 Ketika orang-orang Farisi sedang berkumpul, Yesus bertanya kepada mereka, kata-Nya:
22:42 "Apakah pendapatmu tentang Mesias? Anak siapakah Dia?" Kata mereka kepada-Nya: "Anak Daud."
22:43 Kata-Nya kepada mereka: "Jika demikian, bagaimanakah Daud oleh pimpinan Roh dapat menyebut Dia Tuannya, ketika ia berkata:
22:44 Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu.
22:45 Jadi jika Daud menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?"
22:46 Tidak ada seorang pun yang dapat menjawab-Nya, dan sejak hari itu tidak ada seorang pun juga yang berani menanyakan sesuatu kepada-Nya.
avatar
njlajahweb
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3531
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 105

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by njlajahweb on Tue Sep 06, 2016 5:16 am

quote
15:5 & 15:6 ==> koq sptnya kl dah menjd alat tuhan jd durhaka thd orang tua yah
tanggapan
hubungan pada Tuhan akan menjadi tidak baik kalau mengabaikan kewajiban pada orangtua
intinya:
menjadi alat Tuhan atau bertanggungjawab pada Tuhan bukan berarti mengabaikan tanggungjawab pada sesama manusia, seperti orangtua, misalnya.
avatar
njlajahweb
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3531
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 105

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by dharma_senapati on Tue Sep 06, 2016 10:46 pm

tp koq yg 15:6 => gak perlu menghormati orang tua lg c? dan jg malahan adat istiadat dibuang gt?
avatar
dharma_senapati
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 45
Posts : 279
Kepercayaan : Budha
Location : Serang
Join date : 21.02.16
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by njlajahweb on Wed Sep 07, 2016 3:41 pm

justru karna aturan farisi dari 15:5, maka dihadapan Kristus terhitung sebagai tidak menghormati orangtua

tidak semua adat istiadat dibuang selama tidak bertentangan atau selama masih bisa dimaklumi
tapi memang ada orang-orang yang memang tidak punya kuasa untuk mengubah peraturan adat dan terpaksa mengikuti peraturan adat itu, namun hatinya sebenarnya tidak ingin, saya percaya TUHAN pasti memberi pemakluman tersendiri(seperti kasusnya naaman)
---
tidak selalu yang tidak Alkitabiah itu bidat
contohnya perjamuan suci digereja-gereja sekarang seperti yang digereja saya (gereja bethany), sebenarnya itu kalau dipikir-pikir tidak Alkitabiah tapi masih bisa dimaklumi.

karena perjamuan suci jaman Kristus, mereka tidak sambil duduk dikursi tapi selonjor dilantai, dan meminum dari satu cawan anggur secara bergilir
avatar
njlajahweb
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3531
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 105

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by dharma_senapati on Thu Sep 08, 2016 11:29 pm

ok, skrg kembali ke topik utama.

kita jgn bahas isis dl deh, arti jihad secara umum apa sih? mohon pencerahannya
avatar
dharma_senapati
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 45
Posts : 279
Kepercayaan : Budha
Location : Serang
Join date : 21.02.16
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by njlajahweb on Fri Sep 09, 2016 5:04 am

kalau menurut saya
jihad yang benar adalah
usaha dengan semaksimal mungkin dengan semangat yang tak pernah padam untuk mencapai kebaikan yang juga didasari oleh hati nurani serta kerendahan hati, tanpa menomorsatukan pahala.
avatar
njlajahweb
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3531
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 105

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by dharma_senapati on Fri Sep 09, 2016 9:58 am

@njlajahweb wrote:
kalau menurut saya
jihad yang benar adalah
usaha dengan semaksimal mungkin dengan semangat yang tak pernah padam untuk mencapai kebaikan yang juga didasari oleh hati nurani serta kerendahan hati, tanpa menomorsatukan pahala.

apakah itu semua demi agama ?
avatar
dharma_senapati
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 45
Posts : 279
Kepercayaan : Budha
Location : Serang
Join date : 21.02.16
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by njlajahweb on Fri Sep 09, 2016 10:07 am

kalau menurut saya
boleh demi agama, tapi tidak boleh semua demi agama semata
avatar
njlajahweb
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3531
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 105

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by Azed on Sun Sep 11, 2016 10:16 pm

@dharma_senapati wrote:ok, skrg kembali ke topik utama.
kita jgn bahas isis dl deh, arti jihad secara umum apa sih? mohon pencerahannya
Istilah Jihad berasal dr kata Arab : Jahada.
Artinya adalah ; berusaha dg sungguh-sungguh, make serious efforts.  

Dlm konteks moralitas, jihad berarti : berusaha keras melawan kecenderungan jahat.  
Dlm konteks perang, jihad berarti : berjuang dg sungguh-sugguh sampai titik darah penghabisan.
Dlm konteks aktivitas secara umum, jihad berarti : berupaya mencapai target semaksimal mungkin.

Azed
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 160
Kepercayaan : Islam
Location : Indonesia
Join date : 02.09.12
Reputation : 25

Kembali Ke Atas Go down

Re: Apakah jihad itu selalu identik dengan kekerasan yang dipertontonkan ISIS?

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 1 dari 2 1, 2  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik