FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Halaman 5 dari 9 Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by dharma_senapati on Thu Sep 08, 2016 2:43 pm

First topic message reminder :


MATAKABHATTA-JĀTAKA

Sumber : Indonesia Tipitaka Center

“Jika mengetahui hukuman,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai (perayaan) makanan untuk orang-orang yang telah meninggal. Saat itu, para penduduk membunuh kambing, domba, hewan-hewan lainnya, dan mempersembahkan mereka dalam sebuah ritual yang disebut perayaan makanan untuk mereka yang telah meninggal demi keselamatan sanak keluarga mereka yang mereka tinggalkan. Melihat para penduduk sedang melaksanakan upacara tersebut, para bhikkhu bertanya kepada Sang Guru, “Bhante, barusan para penduduk membunuh sejumlah makhluk hidup dan mempersembahkan mereka dalam sebuah ritual yang disebut sebagai perayaan makanan untuk mereka yang telah meninggal. Dapatkah hal itu membawa kebaikan, Bhante?”

“Tidak, para Bhikkhu,” jawab Sang Guru, “pembunuhan yang dilakukan dengan tujuan mengadakan sebuah perayaan, tidak akan membawa kebaikan apa pun juga. Di kehidupan yang lampau, mereka yang bijaksana membabarkan Dhamma dengan melayang di udara, dan menunjukkan akibat buruk dari praktik yang salah itu, membuat semuanya meninggalkan praktik tersebut. Namun dewasa ini, saat pengaruh kelahiran sebelumnya telah mengacaukan pikiran mereka, praktik salah itu muncul kembali.” Setelah mengucapkan kata-kata tersebut, Beliau menceritakan kisah kelahiran lampau ini.

______________________

Sekali waktu ketika Brahmadatta memerintah di Benares, seorang brahmana yang sangat menguasai ajaran Tiga Weda, dan terkenal di seluruh dunia sebagai seorang guru, mempunyai ide mengadakan perayaan makanan untuk mereka yang telah meninggal. Ia mengambil seekor kambing dan berkata pada para muridnya, “Anak-anakku, bawa kambing ini ke sungai di bawah sana dan mandikan; kemudian pasangkan untaian bunga di lehernya, berikan padanya semangkuk padi-padian dan rapikan ia sedikit, lalu bawa ia kembali kepadaku.”

“Baiklah,” jawab mereka, dan membawa kambing itu turun ke sungai, tempat ia dimandikan. Setelah itu, mereka merapikan kambing itu dan membawanya ke tepi sungai. Kambing yang mempunyai kesadaran akan perbuatannya di kelahiran yang lampau, merasa gembira memikirkan bahwa ia akan terbebas dari kesengsaraannya, ia tertawa dengan suara yang nyaring seperti bunyi panci yang jatuh. Namun saat memikirkan brahmana itu akan mendapatkan kesengsaraan karena membunuhnya, ia merasa sangat kasihan pada brahmana tersebut dan menangis dengan suara yang nyaring pula. “Teman,” kata seorang brahmana muda [167], “saat tertawa maupun menangis, suaramu sama nyaringnya; apa yang membuatmu tertawa dan apa juga yang membuatmu menangis?”

“Tanyakan kembali pertanyaan ini di hadapan gurumu.” Dengan membawa kambing itu, mereka menemui sang guru, kemudian menceritakan kejadian itu kepada guru mereka. Mendengar cerita mereka, guru itu bertanya kepada kambing tersebut mengapa ia tertawa lalu menangis. Di saat inilah hewan yang mengetahui akibat perbuatannya di kelahiran yang lampau, karena mempunyai kemampuan untuk mengingat kembali tentang kelahirannya yang lampau, menyatakan hal ini kepada brahmana tersebut : — “Di kehidupan yang lampau, Brahmana, saya sama sepertimu, seorang brahmana yang sangat menguasai ajaran Weda, dan demi memberikan persembahan pada perayaan makanan untuk mereka yang telah meninggal, saya membunuh seekor kambing sebagai korban. Hanya karena membunuh seekor kambing, kepala saya telah dipenggal selama empat ratus sembilan puluh sembilan kali. Ini adalah yang kelima ratus kalinya, dan merupakan kelahiran saya sebagai seekor kambing yang terakhir kalinya. Saya tertawa dengan nyaring saat memikirkan saya akan segera terbebas dari kesengsaraan. Di sisi yang lain, saya menangis karena memikirkan bagaimana, karena membunuh seekor kambing, saya mendapatkan malapetaka dengan kehilangan kepala sebanyak lima ratus kali, dan kamu akan menerima hukuman karena membunuh saya, kamu juga akan mendapatkan malapetaka dengan kehilangan kepala, seperti saya, sebanyak lima ratus kali. Karena rasa kasihan itulah saya menangis.” “Jangan takut, Kambing,” kata brahmana itu, “Saya tidak akan membunuhmu.” “Apa katamu, Brahmana?” seru kambing itu, “Baik engkau akan membunuhku maupun tidak, saya tidak akan dapat melepaskan diri dari kematian hari ini.” “Jangan takut; saya akan mendampingimu untuk menjagamu.” “Perlindunganmu merupakan kelemahan, Brahmana, dan akan memberi kekuatan pada hasil kejahatanku.”

Setelah membebaskannya, brahmana memberi pesan kepada para muridnya, “Jangan sampai ada orang yang membunuh kambing itu.” Bersama beberapa pemuda, ia mengikuti hewan itu dalam jarak dekat. Setelah dibebaskan, kambing itu menjulurkan lehernya untuk makan daun-daun yang tumbuh di dekat puncak sebuah batu besar. Secara tiba-tiba, petir menyambar batu itu, satu pecahan batu yang besar menghantam kambing yang sedang menjulurkan lehernya itu dan terpisahlah kepala kambing dari badannya. Orang-orang berdatangan mengerumuni tempat itu.

[168] Saat itu, Bodhisatta terlahir sebagai dewa pohon di tempat itu. Dengan kekuatan gaibnya, ia duduk bersila melayang di udara, semua orang dalam kerumunan itu melihatnya. Ia berpikir, “Jika makhluk-makhluk ini mengetahui akibat perbuatan jahat mereka, mungkin mereka akan berhenti membunuh.” Maka dengan suara yang enak didengar, ia mengajarkan Kebenaran kepada mereka melalui syair ini, —

Jika mengetahui hukuman yang timbul adalah lahir
dalam kesengsaraan, mereka yang hidup akan berhenti
melakukan pembunuhan.
Malapetaka adalah buah bagi seorang pembunuh.


Setelah Sang Mahasatwa mengajarkan Kebenaran, para pendengarnya merasa takut pada penderitaan di neraka; orang-orang yang mendengar perkataannya, takut terhadap penderitaan yang ada di neraka, sehingga mereka berhenti membunuh. Dan Bodhisatta sendiri, setelah berhasil membuat mereka menjalankan sila melalui Dhamma yang dibabarkannya, meninggal dunia dan terlahir kembali di alam bahagia. Orang-orang itu juga, mereka yang tetap setia pada ajaran Bodhisatta, menghabiskan hidup dengan berdana dan melakukan perbuatan baik lainnya, setelah meninggal terlahir kembali di alam dewa.

____________________

Setelah uraian-Nya berakhir, Sang Guru mempertautkan antara kedua kisah itu dan menjelaskan tentang kelahiran itu dengan berkata, “Di masa itu, Saya adalah dewa pohon.”

==================

Sumber : http://samaggi-phala.or.id/tipitaka/matakabhatta-jataka/
avatar
dharma_senapati
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 46
Posts : 279
Kepercayaan : Budha
Location : Serang
Join date : 21.02.16
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down


Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by dee-nee on Tue Sep 13, 2016 3:12 pm

njlajahweb wrote:quote
lah iya ... yang merah itu kan dasarnya bisa iya bisa tidak toh .... manusia tidak pernah tau batin A karena yang tau cuma Tuhan >>> artinya kita sebagai manusia juga ga bisa mengatakan SUDAH PASTI pada suatu hal yang kita tidak tau apa2 ...

tanggapan
lah iya Say...
dari pertama juga begitu dasar penilaianku

ah ga gitu ... kan anda bilang : membunuh (walaupun dalam usaha untuk membela diri) tetap disebut dosa (ringan)

piss piss

tapi intinya ... kita sudah sepakat toh ya .... bahwa

yang disebut MEMBUNUH ... BELUM TENTU mendapat dosa (sekecil atau seringan apapun itu)... bisa tidak bisa iya

alasannya ... yang merah

------------------------------------------------------------------

njlajahweb wrote:quote
teori perang Vietnam yang mana ??? ...

tanggapan
perang vietnam yang menggunakan banyak jebakan sehingga banyak korban tentara amerika, padahal tentara amerika jauh lebih besar jumlahnya

kalau dalam perang membunuh memang hal yang bisa dimaklumi, tapi KangDharma itu prinsipnya (mungkin) tidak mau membunuh kecuali nyawanya dalam keadaan terancam

dan jebakanya tidak didesain untuk membunuh

jadi kalau siasat perang vietnam( yang sudah dimodivikasi oleh KangDharma) saya ibaratkan sebagai gigi
maka niat KangDharma itu sebagai gusi

orange : yang namanya perang .... semua yang terlibat SUDAH PASTI ada dalam kondisi terancam .... logika darimana anda datang ke medan pertempuran dan tidak merasa terancam (akan terbunuh)

anda nonton film Apocalypto deh >>> film ini tentang suku indian maya (jadi jaman dulu banget)

dalam film ini ditunjukkan bagaimana perang gerilya yang paling paling sederhana dan tradisional dilakukan .... yang hanya melibatkan 1 orang melawan 5 musuh >>> dan ... sudah seperti ini pun ... toh musuh itu tetap dibunuh ... karena kalau tidak si 1 orang ini yang dibunuh

lagipula teori darimana anda bisa bilang bahwa ada yang disebut "melakukan perang fisik tanpa harus membunuh"

merah : aduuhhh ... anda kebanyakan nonton Walt Disney mungkin ... memang dikira perang vietnam kaya nangkap binatang di hutan apa ??

coba kasih tau saya ... jebakan seperti apa yang tidak membunuh dan hanya melumpuhkan ... kepada pasukan tentara yang bawa senjata lengkap (1 grup saja sekitar 9 - 12 orang)

biru : lah itu dia .... faktanya ... perang Vietnam tetap memakan korban (yang hijau)

so ... apakah perang Vietnam bisa dimodifikasi pakai teori seperti dharma ?? >>> silahkan dharma buktikan dengan melawan santoso di poso

begitu maksud saya ...

tapi gini loh ... saya tuh cuma BICARA REALISTIS

>>> bahwa ketika kita mendapatkan kanker dalam tubuh kita ... kanker itu harus dibunuh (supaya hilang dari tubuh kita) ... bukan didoakan/diceramahi/dikasih jampi2 atau apapun itu namanya ... sambil berharap "secara ajaib" kanker itu menjadi baik dengan sendirinya

karena in the end >>> ketika kalian tidak berhasil melakukan yang pink ini ... yang bisa kalian lakukan juga cuma diam, alias pasrah sambil kekeuh meneruskan yang underline (syukur2 ga ngomel2 sendiri) >>> dan ujug2 penyakit anda sudah stadium 4 saja
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 3:19 pm

quote
ah ga gitu ... kan anda bilang : membunuh (walaupun dalam usaha untuk membela diri) tetap disebut dosa (ringan)
tanggapan
lah iya kan saya jawab bisa dikatakan begitu, saya tidak berkata pasti begitu

quote
tapi intinya ... kita sudah sepakat toh ya .... bahwa

yang disebut MEMBUNUH ... BELUM TENTU mendapat dosa (sekecil atau seringan apapun itu)... bisa tidak bisa iya
tanggapan
iya Cayangku...
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 3:23 pm

quote
orange : yang namanya perang .... semua yang terlibat SUDAH PASTI ada dalam kondisi terancam .... logika darimana anda datang ke medan pertempuran dan tidak merasa terancam (akan terbunuh)

tanggapan
saat musuh belum menyerang

dari sini dulu apakah masih ada pertanyaan?
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 3:32 pm

Q
dalam film ini ditunjukkan bagaimana perang gerilya yang paling paling sederhana dan tradisional dilakukan .... yang hanya melibatkan 1 orang melawan 5 musuh >>> dan ... sudah seperti ini pun ... toh musuh itu tetap dibunuh ... karena kalau tidak si 1 orang ini yang dibunuh

tanggapan
setuju
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 3:35 pm

Q
lagipula teori darimana anda bisa bilang bahwa ada yang disebut "melakukan perang fisik tanpa harus membunuh"

tanggap
maksudnya adalah "melakukan perang fisik tanpa harus membunuh" jika memungkinkan
prinsip dalam niatnya begini, lebih baik membuat musuh sekarat dari pada membunuh, tapi jika memungkinkan untuk tidak membuat musuh sekarat, ya membuat musuh dalam keadaan yang tidak mungkin menggunakan senjatanya lagi untuk menyerang balik (entah membuat lumpuh atau gimanalah)


Terakhir diubah oleh njlajahweb tanggal Tue Sep 13, 2016 3:59 pm, total 1 kali diubah
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 3:40 pm

Q
merah : aduuhhh ... anda kebanyakan nonton Walt Disney mungkin ... memang dikira perang vietnam kaya nangkap binatang di hutan apa ??

tanggap
maksud "jebakanya tidak didesain untuk membunuh" adalah bahwa jebakan itu dimaksudkan tidak sampai membuat musuh terbunuh, yang paling tidak, akan membuat musuh terluka hingga tidak mungkin bisa menggunakan senjatanya untuk menyerang balik.
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 3:42 pm

Q
coba kasih tau saya ... jebakan seperti apa yang tidak membunuh dan hanya melumpuhkan ... kepada pasukan tentara yang bawa senjata lengkap (1 grup saja sekitar 9 - 12 orang)

T
jebakan berupa parit yang dalam

avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 3:46 pm

Q
biru : lah itu dia .... faktanya ... perang Vietnam tetap memakan korban (yang hijau)
T
lha iya Say...
memang tidak ada perang yang bisa menjamin pasti tidak ada yang terbunuh.
tapi niatnya adalah sebisa mungkin tidak sampai membunuh kecuali dalam keadaan yang tidak bisa dihindari
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 3:48 pm

Q
so ... apakah perang Vietnam bisa dimodifikasi pakai teori seperti dharma ?? >>> silahkan dharma buktikan dengan melawan santoso di poso
T
bisa, jika teori KangDharma seperti teori KangDharma versiku


Terakhir diubah oleh njlajahweb tanggal Tue Sep 13, 2016 4:02 pm, total 1 kali diubah
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 3:50 pm

Q
>>> bahwa ketika kita mendapatkan kanker dalam tubuh kita ... kanker itu harus dibunuh (supaya hilang dari tubuh kita) ... bukan didoakan/diceramahi/dikasih jampi2 atau apapun itu namanya ... sambil berharap "secara ajaib" kanker itu menjadi baik dengan sendirinya
T
ada benarnya, tapi ketika ada kanker ganas yang tumbuh, maka ketika hendak menghilangkanya dan saat menghilangkanya tentu tidak secara sembarangan tapi juga bukan berarti mengabaikan doa


Terakhir diubah oleh njlajahweb tanggal Tue Sep 13, 2016 4:26 pm, total 3 kali diubah
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 3:52 pm

Q
karena in the end >>> ketika kalian tidak berhasil melakukan yang pink ini ... yang bisa kalian lakukan juga cuma diam, alias pasrah sambil kekeuh meneruskan yang underline (syukur2 ga ngomel2 sendiri) >>> dan ujug2 penyakit anda sudah stadium 4 saja
T
pasrah itu Say...tidak selalu berarti diam/berserah dalam arti tidak melakukan apapun
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 4:07 pm

teori gg adalah bersatunya kekerasan dan kelembutan(seperti gigi dan gusi) yang didominasi oleh niat hati yang benar, keras pada saatnya lembut pada saatnya, namun tetap didasarutamakan oleh kecfenderungan hati yang baik
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 4:16 pm

seorang ayah yang bijaksana, tahu kapan keras kepada anaknya dan kapan lembut kepada anaknya.

avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by dee-nee on Tue Sep 13, 2016 5:01 pm

njlajahweb wrote:quote
ah ga gitu ... kan anda bilang : membunuh (walaupun dalam usaha untuk membela diri) tetap disebut dosa (ringan)
tanggapan
lah iya kan saya jawab bisa dikatakan begitu, saya tidak berkata pasti begitu

quote
tapi intinya ... kita sudah sepakat toh ya .... bahwa

   yang disebut MEMBUNUH ... BELUM TENTU mendapat dosa (sekecil atau seringan apapun itu)... bisa tidak bisa iya
tanggapan
iya Cayangku...

kangen kangen
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by dee-nee on Tue Sep 13, 2016 5:32 pm

njlajahweb wrote:
dee-nee wrote:
njlajahweb wrote:tapi KangDharma itu prinsipnya (mungkin) tidak mau membunuh kecuali nyawanya dalam keadaan terancam
quote
orange : yang namanya perang .... semua yang terlibat SUDAH PASTI ada dalam kondisi terancam .... logika darimana anda datang ke medan pertempuran dan tidak merasa terancam (akan terbunuh)

tanggapan
saat musuh belum menyerang

dari sini dulu apakah masih ada pertanyaan?

awalnya dari yang orange kan yah ... anda menjelaskan bahwa Kang Dharma akan membuat jebakan (tanpa harus membunuh) .. dst

lanjut sampai ke underline

jadi saat musuh belum menyerang ... kita sudah membuat jebakan (yang tidak membunuh) ... gitu maksudnya ??

kalau pakai analogi perang Vietnam ... jadi sebelum Amerika menginjakkan kakinya di tanah Vietnam ... tentara Vietnam sudah bersiap2 membuat jebakan perang gerilya (yang dimodifikasi agar tidak membunuh tapi hanya melumpuhkan) ... begitu ??

confirm dulu deh ....

---------------------------------------------------

njlajahweb wrote:Q
dalam film ini ditunjukkan bagaimana perang gerilya yang paling paling sederhana dan tradisional dilakukan .... yang hanya melibatkan 1 orang melawan 5 musuh >>> dan ... sudah seperti ini pun ... toh musuh itu tetap dibunuh ... karena kalau tidak si 1 orang ini yang dibunuh

tanggapan
setuju

lah ya sudah .... faktanya kepada musuh yang hanya membawa pisau dan batu saja ... dilawan dengan cara tradisional pun ... tetap terjadi pembunuhan

jebakan yang membunuh itu pun dibuat ketika musuh sudah datang ... bukan sebelum musuh datang (seperti yang ungu underline)

-----------------------------------------------------

njlajahweb wrote:Q
lagipula teori darimana anda bisa bilang bahwa ada yang disebut "melakukan perang fisik tanpa harus membunuh"

tanggap
maksudnya adalah "melakukan perang fisik tanpa harus membunuh" jika memungkinkan
prinsip dalam niatnya begini, lebih baik membuat musuh sekarat dari pada membunuh, tapi jika memungkinkan untuk tidak membuat musuh sekarat, ya membuat musuh dalam keadaan yang tidak mungkin menggunakan senjatanya lagi untuk menyerang balik (entah membuat lumpuh atau gimanalah)

hijau : see ... akhirnya anda terbentur lagi dengan kata2 "jika, seandainya, apabila, andaikata .. dst"

sekali lagi untuk yang merah >>> itu semua anda tulis KARENA ANDA TIDAK MERASAKAN ... anda tidak berada dalam kondisi seperti itu

toh nyatanya anda sendiri juga tidak tahu bagaimana prakteknya (merah bold)

merah : jadi ... prinsipnya itu >>> kalau kita tidak merasakan atau berada dalam kondisi tersebut ... sejuta teori kita bisa buat sesuai isi kepala kita >>> tapi masalahnya apa benar teori yang kita buat bisa diimplementasikan ??

balik ke kalimat saya sebelum2nya di #86

maka baiknya ... daripada hanya berandai2 ... buktikan saja dulu ... silahkan pergi ke poso sana dan lumpuhkan grup santoso dengan tulisan anda yang merah ... sanggup ga ??
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 6:10 pm

Q
awalnya dari yang orange kan yah ... anda menjelaskan bahwa Kang Dharma akan membuat jebakan (tanpa harus membunuh) .. dst

lanjut sampai ke underline

jadi saat musuh belum menyerang ... kita sudah membuat jebakan (yang tidak membunuh) ... gitu maksudnya ??

kalau pakai analogi perang Vietnam ... jadi sebelum Amerika menginjakkan kakinya di tanah Vietnam ... tentara Vietnam sudah bersiap2 membuat jebakan perang gerilya (yang dimodifikasi agar tidak membunuh tapi hanya melumpuhkan) ... begitu ??

confirm dulu deh ....
T
betul
tanpa dengan niat harus membunuh menjadi target utama

ya, kalau versi saya yang ala vietnam maka saat musuh belum menyerang, sudah membuat jebakan dimana target maksimalnya yang tidak membunuh, kecuali terpaksa
NB:ala vietnam bukan berarti selalu sama dengan strategi vietnam

ya, dalam analogi perang ala Vietnam(versiku) sebelum Amerika menginjakkan kakinya di tanah Vietnam tentara Vietnam sudah bersiap2 membuat jebakan perang gerilya (yang dimodifikasi dengan niatan agar sekiranya musuh tidak sampai terbunuh tapi hanya melumpuhkan, minimalnya
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 6:13 pm

Q
lah ya sudah .... faktanya kepada musuh yang hanya membawa pisau dan batu saja ... dilawan dengan cara tradisional pun ... tetap terjadi pembunuhan
T
lalau faktanya apakah semua perang mesti musuhnya semuanya mati? nggak kan

Q
jebakan yang membunuh itu pun dibuat ketika musuh sudah datang ... bukan sebelum musuh datang (seperti yang ungu underline)
T
saya kan hanya mengadopsi strategi vietnam dengan modifikasi, jadi tidak selalu sama
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 6:19 pm

Q
hijau : see ... akhirnya anda terbentur lagi dengan kata2 "jika, seandainya, apabila, andaikata .. dst"
T
jika menungkinan dalam arti dengan sebisa mungkin


Q
sekali lagi untuk yang merah >>> itu semua anda tulis KARENA ANDA TIDAK MERASAKAN ... anda tidak berada dalam kondisi seperti itu

toh nyatanya anda sendiri juga tidak tahu bagaimana prakteknya (merah bold)
(entah membuat lumpuh atau gimanalah)
T
gimanalah itu intinya melakukan segala cara yang membuat musuh tidak bisa menggunakan senjatanya untuk berbalik menyerang

avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 6:26 pm

Q
merah : jadi ... prinsipnya itu >>> kalau kita tidak merasakan atau berada dalam kondisi tersebut ... sejuta teori kita bisa buat sesuai isi kepala kita >>> tapi masalahnya apa benar teori yang kita buat bisa diimplementasikan ??

T
saya percaya bisa


Q
balik ke kalimat saya sebelum2nya di #86

maka baiknya ... daripada hanya berandai2 ... buktikan saja dulu ... silahkan pergi ke poso sana dan lumpuhkan grup santoso dengan tulisan anda yang merah ... sanggup ga ??
T
intinya kalau dirimu nggak percaya ya nggak papa kan
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by dee-nee on Tue Sep 13, 2016 6:31 pm

njlajahweb wrote:Q
merah : aduuhhh ... anda kebanyakan nonton Walt Disney mungkin ... memang dikira perang vietnam kaya nangkap binatang di hutan apa ??

tanggap
maksud "jebakanya tidak didesain untuk membunuh" adalah bahwa jebakan itu dimaksudkan tidak sampai membuat musuh terbunuh, yang paling tidak, akan membuat musuh terluka hingga tidak mungkin bisa menggunakan senjatanya untuk menyerang balik.

jebakannya itu loh seperti apa ??

kan saya sudah jelaskan tentang film Apocalypto ... bahwa jebakan YANG SANGAT TRADISIONAL pun ... se-sederhana apapun itu design-nya (hanya menggunakan racun ular misalnya) ... ketika berhadapan dengan musuh (apalagi sedang perang) ... TETAP DIRANCANG UNTUK MEMBUNUH ... karena kalau tidak pihak kita yang terbunuh  

gini loh ... yang bold itu ga logis ... karena seolah2 yang anda sebut perang itu = tawuran pelajar ... cuma bawa batu plus obeng ... trus teriak rame2 "wai woi wai woi" ... maju bareng2 ... bubar bareng2

please deh ... anda pernah nonton film perang toh

---------------------------------------------------------------

njlajahweb wrote:Q
coba kasih tau saya ... jebakan seperti apa yang tidak membunuh dan hanya melumpuhkan ... kepada pasukan tentara yang bawa senjata lengkap (1 grup saja sekitar 9 - 12 orang)

T
jebakan berupa parit yang dalam

1. terus kalau 12 orang itu sudah masuk parit semua ... mau diapain ??
2. memang anda pikir yang 12 orang ini ga punya akal untuk bisa keluar dari parit (sedalam apapun itu) ?? >>> tuh buktinya panjat tebing saja bisa naik tebing beratus2 meter tingginya  

maksud saya disini ... jangankan dalam perang .... orang yang jatuh ke jurang saja (selama dia tidak terbunuh) ... para pencinta alam misalnya ... diapun pasti berusaha untuk bisa selamat dan keluar dari jurang itu ... ya masa bengong2 aja di bawah

artinya : semua manusia pasti punya daya survive-nya sendiri untuk bisa keluar dari kesusahan apapun .... termasuk 12 tentara yang jatuh ke parit (atas)

-----------------------------------------------------------------------

njlajahweb wrote:Q
biru : lah itu dia .... faktanya ... perang Vietnam tetap memakan korban (yang hijau)

T
lha iya Say...
memang tidak ada perang yang bisa menjamin pasti tidak ada yang terbunuh.
tapi niatnya adalah sebisa mungkin tidak sampai membunuh kecuali dalam keadaan yang tidak bisa dihindari

bold : kalau yang anda sebut perang disini adalah ADU SENJATA ... atau perang gerilya ala Vietnam .... maka kondisinya adalah SEMUA DALAM KEADAAN YANG TIDAK BISA DIHINDARI

merah : percaya sama saya ... orang yang berpikir merah dalam keadaan perang adu senjata seperti saya sebut diatas ... itu kemungkinan-nya cuma dua ... antara dia adalah superman yang tidak akan bisa dibunuh ... atau dia memang tidak pernah ada dalam situasi seperti itu

karena dalam kondisi perang adu senjata ... tujuan atau niat utamanya adalah BUKAN sebisa mungkin tidak sampai membunuh ... tapi sebisa mungkin tidak sampai terbunuh

boro2 mikirin jangan sampai membunuh ... mikirin jangan sampai terbunuh aja cap cip cup >>> apalagi kalau itu perang terbuka

---------------------------------------------------------------------------

njlajahweb wrote:Q
so ... apakah perang Vietnam bisa dimodifikasi pakai teori seperti dharma ?? >>> silahkan dharma buktikan dengan melawan santoso di poso
T
bisa, jika teori KangDharma seperti teori KangDharma versiku

yang mana ?? yang parit ??

-------------------------------------------------------------------------

njlajahweb wrote:Q
>>> bahwa ketika kita mendapatkan kanker dalam tubuh kita ... kanker itu harus dibunuh (supaya hilang dari tubuh kita) ... bukan didoakan/diceramahi/dikasih jampi2 atau apapun itu namanya ... sambil berharap "secara ajaib" kanker itu menjadi baik dengan sendirinya


T
ada benarnya, tapi ketika ada kanker ganas yang tumbuh, maka ketika hendak menghilangkanya dan saat menghilangkanya tentu tidak secara sembarangan tapi juga bukan berarti mengabaikan doa

merah : jadi intinya ... kanker itu TETAP HARUS DIBUNUH (dihilangkan) toh >>> dan yang disebut dibunuh itu tetap dengan action kan ... bukan berharap2 ada "keajaiban" yang membuat kanker tersebut ujug2 menjadi baik (tanpa harus membunuh/menghilangkan)

ya atau tidak ??

artinya ... dalam kondisi MEMERANGI KANKER yang sedang menghabisi tubuh anda ... dimana salahnya membunuh kanker tersebut dengan tujuan untuk menyelamatkan tubuh

------------------------------------------------------------

njlajahweb wrote:Q
karena in the end >>> ketika kalian tidak berhasil melakukan yang pink ini ... yang bisa kalian lakukan juga cuma diam, alias pasrah sambil kekeuh meneruskan yang underline (syukur2 ga ngomel2 sendiri) >>> dan ujug2 penyakit anda sudah stadium 4 saja

T
pasrah itu Say...tidak selalu berarti diam/berserah dalam arti tidak melakukan apapun

saya ga bilang diam (tidak melakukan apapun) loh ... justru kalian memang melakukan sesuatu >>> saya sebut yang kalian lakukan adalah yang pink diatas

didoakan/diceramahi/dikasih jampi2 atau apapun itu namanya ... sambil berharap "secara ajaib" kanker itu menjadi baik dengan sendirinya

terus ber-harap pada "keajaiban" apapun itu namanya .... lalu ujug2 penyakit anda sudah stadium 4

yang dimaksud stadium 4 ini kalau dalam konteks perang terhadap penjajahan .... adalah tunduk dalam kekuasan mereka >>> ya contohnya yang di Eropa tentang marxisme itu tadi

apakah saya bilang kalian salah ?? ... no kita tidak bicara soal salah dan benar disini
tapi saya hanya bilang kalian tidak realistis ... akibatnya (balik ke ungu)
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by dee-nee on Tue Sep 13, 2016 6:35 pm

njlajahweb wrote:teori gg adalah bersatunya kekerasan dan kelembutan(seperti gigi dan gusi) yang didominasi oleh niat hati yang benar, keras pada saatnya lembut pada saatnya, namun tetap didasarutamakan oleh kecfenderungan hati yang baik

njlajahweb wrote:seorang ayah yang bijaksana, tahu kapan keras kepada anaknya dan kapan lembut kepada anaknya.

wong lagi ngomongin kanker yang menggerogoti tubuh kok disamakan dengan ayah dan anak ... gusi dan gigi

sejak kapan tubuh anda disebut ayah-nya si kanker

point-nya ini loh :

saya ga bilang kalian diam (tidak melakukan apapun) loh ... justru kalian memang melakukan sesuatu >>> saya sebut yang kalian lakukan adalah

kanker itu didoakan/diceramahi/dikasih jampi2 atau apapun itu namanya ... sambil berharap "secara ajaib" kanker itu menjadi baik dengan sendirinya

terus ber-harap pada "keajaiban" apapun itu namanya .... lalu ujug2 penyakit anda sudah stadium 4

yang dimaksud stadium 4 ini kalau dalam konteks perang terhadap penjajahan .... adalah tunduk dalam kekuasan mereka >>> ya contohnya yang di Eropa tentang marxisme itu tadi

apakah saya bilang kalian salah ?? ... no kita tidak bicara soal salah dan benar disini
tapi saya hanya bilang kalian tidak realistis ... akibatnya (balik ke ungu)
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 6:45 pm

Q
kan saya sudah jelaskan tentang film Apocalypto ... bahwa jebakan YANG SANGAT TRADISIONAL pun ... se-sederhana apapun itu design-nya (hanya menggunakan racun ular misalnya) ... ketika berhadapan dengan musuh (apalagi sedang perang) ... TETAP DIRANCANG UNTUK MEMBUNUH ... karena kalau tidak pihak kita yang terbunuh  

gini loh ... yang bold itu ga logis ... karena seolah2 yang anda sebut perang itu = tawuran pelajar ... cuma bawa batu plus obeng ... trus teriak rame2 "wai woi wai woi" ... maju bareng2 ... bubar bareng2
T
bisa
jika mereka juga membawa penawar racun dan tali untuk mengikat musuh mereka

Q
1. terus kalau 12 orang itu sudah masuk parit semua ... mau diapain ??
2. memang anda pikir yang 12 orang ini ga punya akal untuk bisa keluar dari parit (sedalam apapun itu) ?? >>> tuh buktinya panjat tebing saja bisa naik tebing beratus2 meter tingginya  

maksud saya disini ... jangankan dalam perang .... orang yang jatuh ke jurang saja (selama dia tidak terbunuh) ... para pencinta alam misalnya ... diapun pasti berusaha untuk bisa selamat dan keluar dari jurang itu ... ya masa bengong2 aja di bawah

artinya : semua manusia pasti punya daya survive-nya sendiri untuk bisa keluar dari kesusahan apapun .... termasuk 12 tentara yang jatuh ke parit (atas)
T
bisa kalau paritnya dalam banget sehingga yang jatuh bisa lumpuh


Q
bold : kalau yang anda sebut perang disini adalah ADU SENJATA ... atau perang gerilya ala Vietnam .... maka kondisinya adalah SEMUA DALAM KEADAAN YANG TIDAK BISA DIHINDARI

merah : percaya sama saya ... orang yang berpikir merah dalam keadaan perang adu senjata seperti saya sebut diatas ... itu kemungkinan-nya cuma dua ... antara dia adalah superman yang tidak akan bisa dibunuh ... atau dia memang tidak pernah ada dalam situasi seperti itu

karena dalam kondisi perang adu senjata ... tujuan atau niat utamanya adalah BUKAN sebisa mungkin tidak sampai membunuh ... tapi sebisa mungkin tidak sampai terbunuh

boro2 mikirin jangan sampai membunuh ... mikirin jangan sampai terbunuh aja cap cip cup >>> apalagi kalau itu perang terbuka
T
rupanya dirimu belum menangkap maksudku


Q
yang mana ?? yang parit ??
T
salah satunya yang parit, bisa juga parit itu walau tidak terlalu dalam dalam diisi ikan piranha, dengan tolop juga bisa yang diolsei bisa racun ular, atau dengan panah yang diolesi bisa racun ular
namun tetap membawa penawarnya


Q
merah : jadi intinya ... kanker itu TETAP HARUS DIBUNUH (dihilangkan) toh >>> dan yang disebut dibunuh itu tetap dengan action kan ... bukan berharap2 ada "keajaiban" yang membuat kanker tersebut ujug2 menjadi baik (tanpa harus membunuh/menghilangkan)

ya atau tidak ??

artinya ... dalam kondisi MEMERANGI KANKER yang sedang menghabisi tubuh anda ... dimana salahnya membunuh kanker tersebut dengan tujuan untuk menyelamatkan tubuh
T
dihilangkan tidak selalu berarti dibunuh, karena bisa dijadikan tawanan perang dan bisa ditukar dengan tawanan perang dari musuh


Q
saya ga bilang diam (tidak melakukan apapun) loh ... justru kalian memang melakukan sesuatu >>> saya sebut yang kalian lakukan adalah yang pink diatas

didoakan/diceramahi/dikasih jampi2 atau apapun itu namanya ... sambil berharap "secara ajaib" kanker itu menjadi baik dengan sendirinya

terus ber-harap pada "keajaiban" apapun itu namanya .... lalu ujug2 penyakit anda sudah stadium 4

yang dimaksud stadium 4 ini kalau dalam konteks perang terhadap penjajahan .... adalah tunduk dalam kekuasan mereka >>> ya contohnya yang di Eropa tentang marxisme itu tadi

apakah saya bilang kalian salah ?? ... no kita tidak bicara soal salah dan benar disini
tapi saya hanya bilang kalian tidak realistis ... akibatnya (balik ke ungu)
T
maksudnya sederhananya gimana


Terakhir diubah oleh njlajahweb tanggal Tue Sep 13, 2016 7:17 pm, total 6 kali diubah
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 6:46 pm

Q
wong lagi ngomongin kanker yang menggerogoti tubuh kok disamakan dengan ayah dan anak ... gusi dan gigi

sejak kapan tubuh anda disebut ayah-nya si kanker

point-nya ini loh :
T
itu cara menghadapi
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by dee-nee on Tue Sep 13, 2016 7:15 pm

njlajahweb wrote:Q
awalnya dari yang orange kan yah ... anda menjelaskan bahwa Kang Dharma akan membuat jebakan (tanpa harus membunuh) .. dst

lanjut sampai ke underline

jadi saat musuh belum menyerang ... kita sudah membuat jebakan (yang tidak membunuh) ... gitu maksudnya ??

kalau pakai analogi perang Vietnam ... jadi sebelum Amerika menginjakkan kakinya di tanah Vietnam ... tentara Vietnam sudah bersiap2 membuat jebakan perang gerilya (yang dimodifikasi agar tidak membunuh tapi hanya melumpuhkan) ... begitu ??

confirm dulu deh ....

T
betul
tanpa dengan niat harus membunuh menjadi target utama

ya, kalau versi saya yang ala vietnam maka saat musuh belum menyerang, sudah membuat jebakan dimana target maksimalnya yang tidak membunuh, kecuali terpaksa

NB:ala vietnam bukan berarti selalu sama dengan strategi vietnam

ya, dalam analogi perang ala Vietnam(versiku) sebelum Amerika menginjakkan kakinya di tanah Vietnam tentara Vietnam sudah bersiap2 membuat jebakan perang gerilya (yang dimodifikasi dengan niatan agar sekiranya musuh tidak sampai terbunuh tapi hanya melumpuhkan, minimalnya

jadi kalau pakai contoh anda tentang jebakan "parit" >>> sebelum Amerika datang ke vietnam ... rakyat vietnam sudah buat parit2 di dalam hutan ... gitu ya ??

lah kalau Amerika ternyata ga dateng gimana ?? .... atau kalau Amerika tetap datang dan tau bahwa di hutan sudah banyak jebakan (parit) ... trus Amerika nyerang kota2 dan desa2 gimana ??

mau berapa banyak jebakan parit ini dibuat di seluruh penjuru negri ... untuk "menjebak" Amerika yang belum jelas akan datang atau tidak

aduh ... gini loh ... beneran deh ... ada loh alasan YANG PALING PALING logis dan ilmiah (secara fakta dan bukan hanya teori) ... kenapa Jendral Sudirman disebut dan diakui seluruh militer dunia sebagai bapak perang gerilya >>> dan toh nyatanya perang itupun tetap melibatkan pembunuhan

----------------------------------------------------------

njlajahweb wrote:Q
lah ya sudah .... faktanya kepada musuh yang hanya membawa pisau dan batu saja ... dilawan dengan cara tradisional pun ... tetap terjadi pembunuhan

T
lalau faktanya apakah semua perang mesti musuhnya semuanya mati? nggak kan

kalau ada yang tidak mati dalam perang ... itu KARENA MEMANG DIA TIDAK TERBUNUH .... bukan karena pihak lain yang begitu baik hati tidak mau membunuh

njlajahweb wrote:Q
jebakan yang membunuh itu pun dibuat ketika musuh sudah datang ... bukan sebelum musuh datang (seperti yang ungu underline)
T
saya kan hanya mengadopsi strategi vietnam dengan modifikasi, jadi tidak selalu sama

ya ... maksud saya adalah yang merah

--------------------------------------------------------------------

njlajahweb wrote:Q
hijau : see ... akhirnya anda terbentur lagi dengan kata2 "jika, seandainya, apabila, andaikata .. dst"

T
jika menungkinan dalam arti dengan sebisa mungkin

faktanya .... di semua perang adu senjata ...  pasti melibatkan pembunuhan

njlajahweb wrote:Q
sekali lagi untuk yang merah >>> itu semua anda tulis KARENA ANDA TIDAK MERASAKAN ... anda tidak berada dalam kondisi seperti itu

toh nyatanya anda sendiri juga tidak tahu bagaimana prakteknya (merah bold)
(entah membuat lumpuh atau gimanalah)

T
gimanalah itu intinya melakukan segala cara yang membuat musuh tidak bisa menggunakan senjatanya untuk berbalik menyerang

lah ya gimana ?? ... kembali ke biru

---------------------------------------------------------

njlajahweb wrote:Q
merah : jadi ... prinsipnya itu >>> kalau kita tidak merasakan atau berada dalam kondisi tersebut ... sejuta teori kita bisa buat sesuai isi kepala kita >>> tapi masalahnya apa benar teori yang kita buat bisa diimplementasikan ??

T
saya percaya bisa

buktikan dong >>> karena fakta dilapangan ... REAL nya ... apa yang anda sebut itu (perang tanpa membunuh) justru melahirkan marxisme dan sebagainya (seperti yang terjadi di Eropa)

njlajahweb wrote:Q
balik ke kalimat saya sebelum2nya di #86

maka baiknya ... daripada hanya berandai2 ... buktikan saja dulu ... silahkan pergi ke poso sana dan lumpuhkan grup santoso dengan tulisan anda yang merah ... sanggup ga ??

T
intinya kalau dirimu nggak percaya ya nggak papa kan

kenapa saya ga percaya ... silahkan baca yang hijau ...

saya ga percaya karena sudah terbukti berdasarkan sejarah loh ... bukan cuma sekedar prejudice ... atau apapun yang sifatnya personal

piss
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 7:23 pm

Q
jadi kalau pakai contoh anda tentang jebakan "parit" >>> sebelum Amerika datang ke vietnam ... rakyat vietnam sudah buat parit2 di dalam hutan ... gitu ya ??

lah kalau Amerika ternyata ga dateng gimana ?? .... atau kalau Amerika tetap datang dan tau bahwa di hutan sudah banyak jebakan (parit) ... trus Amerika nyerang kota2 dan desa2 gimana ??

mau berapa banyak jebakan parit ini dibuat di seluruh penjuru negri ... untuk "menjebak" Amerika yang belum jelas akan datang atau tidak

aduh ... gini loh ... beneran deh ... ada loh alasan YANG PALING PALING logis dan ilmiah (secara fakta dan bukan hanya teori) ... kenapa Jendral Sudirman disebut dan diakui seluruh militer dunia sebagai bapak perang gerilya >>> dan toh nyatanya perang itupun tetap melibatkan pembunuhan

T
parit bukan satu-satunya pilihan
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 5 dari 9 Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik