FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Halaman 4 dari 9 Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by dharma_senapati on Thu Sep 08, 2016 2:43 pm

First topic message reminder :


MATAKABHATTA-JĀTAKA

Sumber : Indonesia Tipitaka Center

“Jika mengetahui hukuman,” dan seterusnya. Kisah ini diceritakan oleh Sang Guru ketika berada di Jetawana, mengenai (perayaan) makanan untuk orang-orang yang telah meninggal. Saat itu, para penduduk membunuh kambing, domba, hewan-hewan lainnya, dan mempersembahkan mereka dalam sebuah ritual yang disebut perayaan makanan untuk mereka yang telah meninggal demi keselamatan sanak keluarga mereka yang mereka tinggalkan. Melihat para penduduk sedang melaksanakan upacara tersebut, para bhikkhu bertanya kepada Sang Guru, “Bhante, barusan para penduduk membunuh sejumlah makhluk hidup dan mempersembahkan mereka dalam sebuah ritual yang disebut sebagai perayaan makanan untuk mereka yang telah meninggal. Dapatkah hal itu membawa kebaikan, Bhante?”

“Tidak, para Bhikkhu,” jawab Sang Guru, “pembunuhan yang dilakukan dengan tujuan mengadakan sebuah perayaan, tidak akan membawa kebaikan apa pun juga. Di kehidupan yang lampau, mereka yang bijaksana membabarkan Dhamma dengan melayang di udara, dan menunjukkan akibat buruk dari praktik yang salah itu, membuat semuanya meninggalkan praktik tersebut. Namun dewasa ini, saat pengaruh kelahiran sebelumnya telah mengacaukan pikiran mereka, praktik salah itu muncul kembali.” Setelah mengucapkan kata-kata tersebut, Beliau menceritakan kisah kelahiran lampau ini.

______________________

Sekali waktu ketika Brahmadatta memerintah di Benares, seorang brahmana yang sangat menguasai ajaran Tiga Weda, dan terkenal di seluruh dunia sebagai seorang guru, mempunyai ide mengadakan perayaan makanan untuk mereka yang telah meninggal. Ia mengambil seekor kambing dan berkata pada para muridnya, “Anak-anakku, bawa kambing ini ke sungai di bawah sana dan mandikan; kemudian pasangkan untaian bunga di lehernya, berikan padanya semangkuk padi-padian dan rapikan ia sedikit, lalu bawa ia kembali kepadaku.”

“Baiklah,” jawab mereka, dan membawa kambing itu turun ke sungai, tempat ia dimandikan. Setelah itu, mereka merapikan kambing itu dan membawanya ke tepi sungai. Kambing yang mempunyai kesadaran akan perbuatannya di kelahiran yang lampau, merasa gembira memikirkan bahwa ia akan terbebas dari kesengsaraannya, ia tertawa dengan suara yang nyaring seperti bunyi panci yang jatuh. Namun saat memikirkan brahmana itu akan mendapatkan kesengsaraan karena membunuhnya, ia merasa sangat kasihan pada brahmana tersebut dan menangis dengan suara yang nyaring pula. “Teman,” kata seorang brahmana muda [167], “saat tertawa maupun menangis, suaramu sama nyaringnya; apa yang membuatmu tertawa dan apa juga yang membuatmu menangis?”

“Tanyakan kembali pertanyaan ini di hadapan gurumu.” Dengan membawa kambing itu, mereka menemui sang guru, kemudian menceritakan kejadian itu kepada guru mereka. Mendengar cerita mereka, guru itu bertanya kepada kambing tersebut mengapa ia tertawa lalu menangis. Di saat inilah hewan yang mengetahui akibat perbuatannya di kelahiran yang lampau, karena mempunyai kemampuan untuk mengingat kembali tentang kelahirannya yang lampau, menyatakan hal ini kepada brahmana tersebut : — “Di kehidupan yang lampau, Brahmana, saya sama sepertimu, seorang brahmana yang sangat menguasai ajaran Weda, dan demi memberikan persembahan pada perayaan makanan untuk mereka yang telah meninggal, saya membunuh seekor kambing sebagai korban. Hanya karena membunuh seekor kambing, kepala saya telah dipenggal selama empat ratus sembilan puluh sembilan kali. Ini adalah yang kelima ratus kalinya, dan merupakan kelahiran saya sebagai seekor kambing yang terakhir kalinya. Saya tertawa dengan nyaring saat memikirkan saya akan segera terbebas dari kesengsaraan. Di sisi yang lain, saya menangis karena memikirkan bagaimana, karena membunuh seekor kambing, saya mendapatkan malapetaka dengan kehilangan kepala sebanyak lima ratus kali, dan kamu akan menerima hukuman karena membunuh saya, kamu juga akan mendapatkan malapetaka dengan kehilangan kepala, seperti saya, sebanyak lima ratus kali. Karena rasa kasihan itulah saya menangis.” “Jangan takut, Kambing,” kata brahmana itu, “Saya tidak akan membunuhmu.” “Apa katamu, Brahmana?” seru kambing itu, “Baik engkau akan membunuhku maupun tidak, saya tidak akan dapat melepaskan diri dari kematian hari ini.” “Jangan takut; saya akan mendampingimu untuk menjagamu.” “Perlindunganmu merupakan kelemahan, Brahmana, dan akan memberi kekuatan pada hasil kejahatanku.”

Setelah membebaskannya, brahmana memberi pesan kepada para muridnya, “Jangan sampai ada orang yang membunuh kambing itu.” Bersama beberapa pemuda, ia mengikuti hewan itu dalam jarak dekat. Setelah dibebaskan, kambing itu menjulurkan lehernya untuk makan daun-daun yang tumbuh di dekat puncak sebuah batu besar. Secara tiba-tiba, petir menyambar batu itu, satu pecahan batu yang besar menghantam kambing yang sedang menjulurkan lehernya itu dan terpisahlah kepala kambing dari badannya. Orang-orang berdatangan mengerumuni tempat itu.

[168] Saat itu, Bodhisatta terlahir sebagai dewa pohon di tempat itu. Dengan kekuatan gaibnya, ia duduk bersila melayang di udara, semua orang dalam kerumunan itu melihatnya. Ia berpikir, “Jika makhluk-makhluk ini mengetahui akibat perbuatan jahat mereka, mungkin mereka akan berhenti membunuh.” Maka dengan suara yang enak didengar, ia mengajarkan Kebenaran kepada mereka melalui syair ini, —

Jika mengetahui hukuman yang timbul adalah lahir
dalam kesengsaraan, mereka yang hidup akan berhenti
melakukan pembunuhan.
Malapetaka adalah buah bagi seorang pembunuh.


Setelah Sang Mahasatwa mengajarkan Kebenaran, para pendengarnya merasa takut pada penderitaan di neraka; orang-orang yang mendengar perkataannya, takut terhadap penderitaan yang ada di neraka, sehingga mereka berhenti membunuh. Dan Bodhisatta sendiri, setelah berhasil membuat mereka menjalankan sila melalui Dhamma yang dibabarkannya, meninggal dunia dan terlahir kembali di alam bahagia. Orang-orang itu juga, mereka yang tetap setia pada ajaran Bodhisatta, menghabiskan hidup dengan berdana dan melakukan perbuatan baik lainnya, setelah meninggal terlahir kembali di alam dewa.

____________________

Setelah uraian-Nya berakhir, Sang Guru mempertautkan antara kedua kisah itu dan menjelaskan tentang kelahiran itu dengan berkata, “Di masa itu, Saya adalah dewa pohon.”

==================

Sumber : http://samaggi-phala.or.id/tipitaka/matakabhatta-jataka/
avatar
dharma_senapati
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 46
Posts : 279
Kepercayaan : Budha
Location : Serang
Join date : 21.02.16
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down


Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by dee-nee on Mon Sep 12, 2016 4:24 pm

njlajahweb wrote:quote 1
belum clear dong ah ....

jadi kalau sudah jelas2 yang dilakukannya adalah dosa besar dan dia melakukannya seumur hidupnya ... dan dia juga tidak mau bertobat ... maka orang tersebut masih bisa ditimbang untuk masuk surga ??

dosa besar disini termasuk segala hal yang disebut dosa besar loh ya .... misalnya ... orang ini mati dalam keadaan : tidak ber-agama (full atheist yang menolak segala eksistensi Tuhan) bahkan mungkin melawan eksistensi Tuhan itu sendiri ... lalu dia juga melakukan sekian banyak kejahatan dan kerusakan di muka bumi ... ditambah dia juga tidak ada tanda2 tobat (bahkan menyadari bahwa apa yang dia lakukan adalah kerusakan)

>>> yang seperti ini ... diakhirat nanti apakah dia masih ada kemungkinan masuk surga ??

#tanggapan
tetap ditimbang walaupun hasilnya dosanya lebih berat
tidak ada kemungkinan masuk surga

pertanyaan saya yang biru ada kalimat underline-nya loh  ... jadi bukan hanya tentang timbang menimbang-nya >>> tapi fokus di masuk surga -nya

pertanyaan itu kan berasal dari kalimat anda :

njlajahweb wrote:
dee-nee wrote:lah iya ... tapi kan manusia tetap bisa membedakan toh antara dosa kecil vs dosa besar >>>> apa anda mau bilang bahwa manusia yang seluruh hidupnya melakukan dosa besar tanpa mau bertobat ... masih akan ditimbang lagi untuk bisa masuk surga ??

#tanggapan
kalau menurutku iya
supaya manusia itu tidak bisa berdalih

sampai sini dulu clear nggak?

anda jawab iya .... artinya orang yang sudah melakukan segala macam dosa besar ... tetap ditimbang UNTUK BISA MASUK SURGA >>> dan toh nyatanya anda jawab yang pink >>>> baru disini saya clear

maka ... kembali ke statement saya yang ungu >>> makanya saya tanya ... lalu dosa kecil (membunuh dalam usaha untuk membela diri) .... ini masuk neraka atau tidak ??

lalu anda jawab : tidak ada yang tau ... karena semua tergantung timbangannya

fokus saya sebelumnya (sebelum anda bicara tentang timbangan) : terserah lah ... mau disebut dosa kecil atau apapun itu >>> selama "yang disebut dosa" bagi orang yang membunuh dalam usaha untuk membela diri .... TIDAK MEMUNGKINKAN DIRINYA UNTUK MASUK NERAKA >>> buat saya ga masalah ....

tapi nyantanya anda BICARA TENTANG TIMBANGAN >>> apakah itu dosa kecil atau dosa besar >>> mau seringan atau seberat apapun itu ... DOSA TETAP DOSA >>> yang bisa menambah berat timbangan dosa itu sendiri >>> ujung2nya ... menambah kemungkinan orang tersebut masuk neraka

maka kembali pada orang yang membunuh dalam usaha untuk membela diri >>> ketika anda mengatakan orang ini SUDAH MELAKUKAN DOSA (mau seringan apapun itu) .... tetap saja dosa yang dilakukan bisa menambah berat timbangan dosanya (balik ke biru underline)

makanya saya sebut ... logika darimana ... ada  orang yang membunuh dalam usaha untuk membela diri ... MEMUNGKINKAN dia masuk neraka
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Mon Sep 12, 2016 4:33 pm

Cayangku...

kalau si A, memang dalam kondisi terpaksa yang tidak punya pilihan lain (seperti misalnya, dalam kasus Daud, tentang roti yang seharusnya hanya boleh dimakan oleh para imam), maka tentu saja hal itu tidak diperhitungkan TUHAN, Say...

12:1 Pada waktu itu, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum. Karena lapar, murid-murid-Nya memetik bulir gandum dan memakannya.
12:2 Melihat itu, berkatalah orang-orang Farisi kepada-Nya: "Lihatlah, murid-murid-Mu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat."
12:3 Tetapi jawab Yesus kepada mereka: "Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya lapar,
12:4 bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah dan bagaimana mereka makan roti sajian yang tidak boleh dimakan, baik olehnya maupun oleh mereka yang mengikutinya, kecuali oleh imam-imam?
12:5 Atau tidakkah kamu baca dalam kitab Taurat, bahwa pada hari-hari Sabat, imam-imam melanggar hukum Sabat di dalam Bait Allah, namun tidak bersalah?
12:6 Aku berkata kepadamu: Di sini ada yang melebihi Bait Allah.
12:7 Jika memang kamu mengerti maksud firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah.
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by dee-nee on Mon Sep 12, 2016 5:31 pm

njlajahweb wrote:terpaksa yang bagaimana dulu, Say...

ada terpaksa yang, memang tidak punya pilihan lain
namun
ada terpaksa yang, sebenarnya ada pilihan lain(atau paling tidak, minimal 2 opsi)

lah itu kan sudah saya kasih contoh kasusnya

maka ... bila saya ambil kasus lain .... misalnya ada dua orang pembantu menghadapi kasus yang sama ... yaitu sama2 akan diperkosa oleh majikannya masing2

- sebelum perkosaan itu terjadi ... pembantu A membunuh majikannya (dia membunuh dalam usaha untuk membela diri) ... dan hasilnya dia tidak diperkosa

- sementara ... pembantu B tidak melakukan apa2 (dia sudah teriak2 minta tolong tapi nyatanya tidak ada orang yang dengar) .... hasilnya dia diperkosa

dari dua kasus ini kan jelas toh ya ... bahwa apa yang dilakukan A memang terpaksa ... karena bila dia melakukan seperti yang B lakukan ... hasilnya dia tetap diperkosa

trus mau anda gimana ?? ... apapun harus dilakukan oleh A asal jangan membunuh ... gitu ?? >>> padahal jelas2 A sudah dalam kondisi terdesak

itu kan sama saja anda bilang ... mau semenderita apapun dibawah jajahan siapapun ... pokoknya jangan membunuh penjajah tersebut ... APAPUN ALASANNYA POKOKNYA JANGAN MEMBUNUH .... kenapa ?? karena membunuh itu dosa (sekecil apapun itu) ... no excuse pokoknya dilarang oleh Tuhan ... titik

>>> dan sedikit informasi... kalimat yang bold ini kalau terus dipanjangin ... itulah yang akhirnya MELAHIRKAN paham marxisme, komunisme, atheisme di Eropa ....

doktrin2 yang seperti inilah yang menjadi sebab kenapa Karl Marx bilang agama adalah candu .... karena dalam hal ini umat diajarkan UNTUK PASRAH atas nama Tuhan ... lalu menjadi manusia2 fatalis yang tidak bisa berbuat apa2 atas segala penderitaan yang mereka terima

dan ini sebetulnya ... berlaku sama terkait kalimat dharma_senapati ... tentang kamma buruk bagi orang yang membunuh dalam usaha untuk membela diri

maaf ya ... kan cuma sekedar diskusi

piss  piss
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by dee-nee on Mon Sep 12, 2016 5:32 pm

njlajahweb wrote:Cayangku...

kalau si A, memang dalam kondisi terpaksa yang tidak punya pilihan lain (seperti misalnya, dalam kasus Daud, tentang roti yang seharusnya hanya boleh dimakan oleh para imam), maka tentu saja hal itu tidak diperhitungkan TUHAN, Say...

12:1 Pada waktu itu, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum. Karena lapar, murid-murid-Nya memetik bulir gandum dan memakannya.
12:2 Melihat itu, berkatalah orang-orang Farisi kepada-Nya: "Lihatlah, murid-murid-Mu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat."
12:3 Tetapi jawab Yesus kepada mereka: "Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya lapar,
12:4 bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah dan bagaimana mereka makan roti sajian yang tidak boleh dimakan, baik olehnya maupun oleh mereka yang mengikutinya, kecuali oleh imam-imam?
12:5 Atau tidakkah kamu baca dalam kitab Taurat, bahwa pada hari-hari Sabat, imam-imam melanggar hukum Sabat di dalam Bait Allah, namun tidak bersalah?
12:6 Aku berkata kepadamu: Di sini ada yang melebihi Bait Allah.
12:7 Jika memang kamu mengerti maksud firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah.

maka to the point saja ... dalam kasus A yang membunuh dalam usaha untuk membela diri >>> yang ini disebut dosa atau tidak ??

apakah yang disebut MEMBUNUH ... SUDAH PASTI mendapat dosa (sekecil atau seringan apapun itu) ??
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Mon Sep 12, 2016 5:42 pm

quote 1
maka to the point saja ... dalam kasus A yang membunuh dalam usaha untuk membela diri >>> yang ini disebut dosa atau tidak ??
#tanggapan 1
jika si A memang dalam keterpaksaan yang memang tak ada pilihan lain, maka tidaklah ia berdosa, sedikitpun tidak.

quote 2
apakah yang disebut MEMBUNUH ... SUDAH PASTI mendapat dosa (sekecil atau seringan apapun itu) ??
#tanggapan 2
belum tentu Say...(makanya saya jawab secara umum ya) arti tersiratnya adalah bisa tidak bisa iya.
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Mon Sep 12, 2016 6:23 pm

quote
trus mau anda gimana ?? ... apapun harus dilakukan oleh A asal jangan membunuh ... gitu ?? >>> padahal jelas2 A sudah dalam kondisi terdesak

#tanggapan
si A kan bisa membuat tuan itu,

pingsan
atau
menjadi tidak berdaya
atau
menjadi sekarat
atau
menjadi
berdarah-darah
atau
dengan membuat tuan itu menjadi gentar dengan senjata pembelaan diri si A, sehingga tuan itu mengurungkan niatnya(terusir dari tempatnya), misalnya

bisa juga dengan alat pembela diri yang dipakai si A, atau dengan tendangan maut si A yang mengenai kemaluan tuan itu, sembari si A berteriak minta tolong misalnya

dan menurut saya anda nggak etis kalau menyamakan situasi si A dengan segala situasi penjajahan

(i always forgive you babe...)
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Mon Sep 12, 2016 6:48 pm

kadang saya terpikir gini (emang agak konyol sih)

seandainya semua perempuan mau agar selalu membawa bulpen (yang bisa disematkan dibaju, misalnya), atau dibawa kemana-mana entah dalam saku atau dalam tas.
untuk, paling tidak, bisa menjadi alat pembela diri, yang bisa ditusukan ditenggorokan, pada orang yang hendak berbuat amoral.

dan untuk semua perempuan, saya mohon kepada kalian, bekalilah kalian, paling tidak, juga dengan pengetahuan untuk membela diri atau teknik kunci, entah dengan melihat video beladiri atau teknik kunci di youtube, misalnya
atau dengan mencari info tentang cara membela diri saat perempuan terancam tindakan amoral dengan cara browing internet, misalnya
lalu bagikan info itu kepada perempuan yang belum mengetahui.


Terakhir diubah oleh njlajahweb tanggal Mon Sep 12, 2016 7:13 pm, total 2 kali diubah
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by Azed on Mon Sep 12, 2016 6:58 pm

dharma_senapati wrote:
dharma_senapati wrote:
pahlawan perang yg sesungguhnya adl dia yg memenangkan perang dlm batin bkn perang fisik yg berdarah2 & punya kebencian.
Azed wrote:
Berarti gak ada ya ?
mksdnya gak ada itu apa yah?
Maksud saya, sepertinya tdk ada pahlawan, syuhada atau martir dlm pandangan buddhisme.
Tentunya, martir menurut definisi umum ; orang yg gugur dlm perang membela kebenaran, harga diri (bangsa maupun agama) dan semacam itu.

Definisi perang atau war yg dipahami umum, jelas bukan konflik atau pergolakan batin yg kadang dlm bhs kita disebut perang batin. Perang batin, betapapun hebatnya, itu cuma terjadi di kepala orang. Gak pernah memunculkan apa yg disebut pahlawan, syuhada atau martir.

Azed
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 160
Kepercayaan : Islam
Location : Indonesia
Join date : 02.09.12
Reputation : 25

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by dharma_senapati on Mon Sep 12, 2016 8:36 pm

pahlawan dlm perang fisik yg berdarah2 tentu ada, dia hrs menjunjung tinggi nilai2 kebenaran.
salah satu contohnya yaitu kuan-kong. beliau dihormati & dikenang jasanya dlm membela negara. beliau menjd sosok dewa yg dipuja2 oleh bangsa tiongkok.

silahkan anda baca sejarahnya dlm kisah samkok.

pahlawan perang hrs menjunjung tinggi nilai2 kebenaran bukan diiming2i 72 bidadari
avatar
dharma_senapati
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 46
Posts : 279
Kepercayaan : Budha
Location : Serang
Join date : 21.02.16
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by Azed on Mon Sep 12, 2016 10:27 pm

dharma_senapati wrote:pahlawan dlm perang fisik yg berdarah2 tentu ada, dia hrs menjunjung tinggi nilai2 kebenaran.
salah satu contohnya yaitu kuan-kong. beliau dihormati & dikenang jasanya dlm membela negara. beliau menjd sosok dewa yg dipuja2 oleh bangsa tiongkok.

silahkan anda baca sejarahnya dlm kisah samkok
Lha apa ajaran buddhis itu ngerefernya ke sosok kuan-kong dlm kisah samkok?
Menurut ajaran sang buddha gimana ?.

Azed
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 160
Kepercayaan : Islam
Location : Indonesia
Join date : 02.09.12
Reputation : 25

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by dee-nee on Mon Sep 12, 2016 10:30 pm

njlajahweb wrote:quote 1
maka to the point saja ... dalam kasus A yang membunuh dalam usaha untuk membela diri >>> yang ini disebut dosa atau tidak ??
#tanggapan 1
jika si A memang dalam keterpaksaan yang memang tak ada pilihan lain, maka tidaklah ia berdosa, sedikitpun tidak.

quote 2
apakah yang disebut MEMBUNUH ... SUDAH PASTI mendapat dosa (sekecil atau seringan apapun itu) ??
#tanggapan 2
belum tentu Say...(makanya saya jawab secara umum ya) arti tersiratnya adalah bisa tidak bisa iya.

sip ... setuju dengan yang merah .... jadi yang disebut MEMBUNUH ... BELUM TENTU mendapat dosa (sekecil atau seringan apapun itu)... bisa tidak bisa iya

karena ... apakah mendapat dosa atau tidak ... semua itu tetap tergantung dari niat dan kehendak si pelaku >>> dan YANG TAU KEBENARAN tentang niat dan kehendak tersebut hanya Tuhan

dalam hal ini saya juga tidak membenarkan tindakan membunuh secara serampangan ... membunuh (khususnya pada manusia) TETAP adalah suatu hal yang sebaiknya dihindari

tapi ... adalah KELIRU (menurut saya) ... bila kita langsung memberi vonis dosa pada apa yang dilakukan orang lain (yang kita sendiri tidak tahu apa niatan dan kehendak orang tersebut) ... apalagi nyambung tentang surga dan neraka

karena kalau vonis2 ini dilanjutkan (diluar apakah vonis yang kita berikan itu benar atau salah) ... semua itu justru menambah penderitaan (beban) bagi si pelaku itu sendiri ... padahal balik ke biru underline

kita tidak tahu apa2 tentang niat dan kehendak orang tersebut ... atau kita tidak tahu apa2 tentang BAGAIMANA RASANYA jadi seperti orang tersebut ... tapi kita langsung memberi vonis dosa

begitu sih maksud saya

piss  piss

------------------------------------------------------------------

njlajahweb wrote:quote
trus mau anda gimana ?? ... apapun harus dilakukan oleh A asal jangan membunuh ... gitu ?? >>> padahal jelas2 A sudah dalam kondisi terdesak

#tanggapan
si A kan bisa membuat tuan itu,

pingsan
atau
menjadi tidak berdaya
atau
menjadi sekarat
atau
menjadi
berdarah-darah
atau
dengan membuat tuan itu menjadi gentar dengan senjata pembelaan diri si A, sehingga tuan itu mengurungkan niatnya(terusir dari tempatnya), misalnya

bisa juga dengan alat pembela diri yang dipakai si A, atau dengan tendangan maut si A yang mengenai kemaluan tuan itu, sembari si A berteriak minta tolong misalnya


dan menurut saya anda nggak etis kalau menyamakan situasi si A dengan segala situasi penjajahan

(i always forgive you babe...)

anda menyebut seperti yang merah ... karena beberapa hal ... contohnya :

1. ketika anda menulis yang merah .... anda tidak dalam kondisi terdesak dan ketakutan .. atau anda tidak merasakan kondisi yang sama dengan si pembantu ... sehingga anda bisa berpikir lebih jernih (bahkan bisa berpikir lebih lama)

2. anda tidak akan pernah bisa menyamakan diri anda dengan si pembantu ... karena faktanya anda TETAP bukan dia

maksud saya point 2 ... apapun yang manusia lakukan ... semua itu kan balik2nya datang dari bagaimana dia berpikir, bagaimana kehidupan dia dst ...

katakanlah ... kalau anda jadi dia ... bahkan dalam kondisi terdesak sekalipun mungkin anda akan tetap melakukan yang merah >>> oke ... tapi itu tetap anda ... BUKAN dia

jadi apakah HANYA karena dia bukan anda ... lalu anda bisa memberi vonis dosa kepada si pembantu A ?? ... atau apakah vonis dosa vs tidak dosa hanya bisa berlaku sesuai dengan kondisi anda (orang tertentu) ??

balik ke hijau paling atas

biru : memang tidak ada hubungannya (secara langsung) .... tapi bila yang ungu underline ini KELUAR dari statement seorang pemuka agama (misalnya) ... yang seperti ini akhirnya bisa menjadi doktrin ala manusia (bukan ala ajaran agama itu sendiri) ... dalam kasus ini doktrin ala si pemuka agama

>>> yang akhirnya apakah disebut penderitaan, penjajahan, perkosaan atau apapun itu ... semua tergantung dari sudut pandang orang2 tertentu >>> maka ... ketika orang tersebut TIDAK MERASA (tidak berada dalam kondisi) menderita, dijajah, diperkosa (hak-hak-nya) dsb ... dia bisa menggunakan semua contoh2 yang merah diatas atas nama agama (padahal dia sendiri yang pink)

makanya saya kasih contoh kondisi di Eropa terkait marxisme dsb .... dan itu hanya contoh ... karena yang beginian mah terjadi dimana2 ... bagi semua agama manapun >>> percaya sama saya

piss  piss
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by dee-nee on Mon Sep 12, 2016 10:45 pm

njlajahweb wrote:kadang saya terpikir gini (emang agak konyol sih)

seandainya semua perempuan mau agar selalu membawa bulpen (yang bisa disematkan dibaju, misalnya), atau dibawa kemana-mana entah dalam saku atau dalam tas.
untuk, paling tidak, bisa menjadi alat pembela diri, yang bisa ditusukan ditenggorokan, pada orang yang hendak berbuat amoral.

dan untuk semua perempuan, saya mohon kepada kalian, bekalilah kalian, paling tidak, juga dengan pengetahuan untuk membela diri atau teknik kunci, entah dengan melihat video beladiri atau teknik kunci di youtube, misalnya
atau dengan mencari info tentang cara membela diri saat perempuan terancam tindakan amoral dengan cara browing internet, misalnya
lalu bagikan info itu kepada perempuan yang belum mengetahui.

hahahahaha ... anda ngomong begini bisa di "cerewetin" komnas perempuan loh

piss piss

karena dalam kriminologi ... yang anda lakukan bisa dianggap "blaming the victim" .... menyalahkan korban

saya sih ga masalah dengan kalimat anda diatas ... bahkan benar sekali

tapi buat mereka ... diluar apakah kalimat anda benar atau salah  .... yang harus/wajib ada di kepala terkait korban adalah empati ... bukan menyalahkan (walaupun tidak secara langsung)

karena bila sudah terjadi ... semua itu tidak bisa diulang ... tidak bisa dihilangkan dengan menggunakan kata2 seperti "seandainya, umpamanya, apabila, dst"

(walaupun ... sekali lagi .... anda memang tidak menyalahkan si korban sama sekali ... tapi yang merah)

piss piss
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by dharma_senapati on Mon Sep 12, 2016 10:58 pm

@Azed
dlm buddhisme sendiri, gak ada istilah syuhada (pahlawan perang suci) tsb. syuhada hanyalah seseorg yg membela agama (agama koq dibela) demi mendpt 72 bidadari dan jg membuat org lain menderita yaitu musuhnya. membunuh demi perintah allah (allah koq suka sesajen nyawa)

jika agama merupakan ajaran kebenaran utk hidup, walau dihancurkan spt apapun tetap akan kembali ada (agama kan kebenaran utk hidup).

sebuah kebenaran tak akan lekang oleh waktu.
avatar
dharma_senapati
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 46
Posts : 279
Kepercayaan : Budha
Location : Serang
Join date : 21.02.16
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by dharma_senapati on Mon Sep 12, 2016 11:06 pm

@dee-nee
jika sy rakyat tibet tentu sy akan bela negara, tp gak akan membunuh musuh melainkan membwt (melumpuhkan) musuh tanpa membunuh, pakai jebakan keq atw gitu2 deh, kalau terpaksa paling jg pukul kepala musuh sampai pingsan lalu diikat dan dipenjarakan.
avatar
dharma_senapati
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 46
Posts : 279
Kepercayaan : Budha
Location : Serang
Join date : 21.02.16
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by Azed on Tue Sep 13, 2016 12:15 am

dharma_senapati wrote:@Azed
dlm buddhisme sendiri, gak ada istilah syuhada (pahlawan perang suci) tsb. syuhada hanyalah seseorg yg membela agama (agama koq dibela) demi mendpt 72 bidadari dan jg membuat org lain menderita yaitu musuhnya. membunuh demi perintah allah (allah koq suka sesajen nyawa)
Ya .... saya juga tahu, istilah syuhada itu kan hanya ada dlm Islam. Makanya saya juga sebut sinonimnya : pahlawan, martir atau apalah sebutannya. Sebab saya tdk tahu apa istilahnya dlm buddhisme.

Saya belum menemukan referensinya, bhw di buddhisme ada ajaran soal kemuliaan bagi orang yg terpaksa membunuh atau terbunuh dlm membela harga diri/kehormatan (harta, bangsa maupun agama).

++

Soal "pembela" agama.

Saya mendapat kesan, oleh beberapa orang, sepertinya istilah "pembela" atau "membela" agama dipahami sebagai suatu usaha untuk melindungi keyakinannya dr "serbuan" eksternal dg cara apapun. Kalau perlu membunuh, ngebom, dan entah apa lagi, pokoknya negatip.

Pembela itu arti menurut KBBI kata bendanya adalah MERAWAT (take care of).
Menurut kata sifatnya : mempertahankan (yg dirawat) agar tetap pada keadaannya.
Secara definitip, "membela agama" = usaha untuk mempertahankan ajaran pd keasliannya (originalnya).

Ketahuilah, yg anda lakukan sekarang ini, dg masuk dan nulis di forum ini, termasuk dlm kategori membela agama anda. Caranya bisa macam2, diantaranya ; mengoreksi pandangan yg salah thd buddhisme, "menyerang" balik yg dianggap menyerang keyakinan anda, dsb,

Para bhiksu, ulama, pendeta, dsb bahkan sang buddha dan para nabi semuanya bisa disebut sbg penyebar sekaligus pembela agama/keyakinan masing2.

Azed
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 160
Kepercayaan : Islam
Location : Indonesia
Join date : 02.09.12
Reputation : 25

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 4:06 am

@Mbak Deenee...
apakah dikau sudah bangun?
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 4:22 am

@Mbak Deenee...
jika dalam keadaan terdesak saat si A panik dimana hanya terbesit dalam batin si A bahwa "membunuh cuma satu-satunya cara untuk mempertahankan diri", maka saya tetap percaya bahwa si A tidak berdosa(walaupun sebenarnya pada kenyataanya si A masih ada satu pilihan lain, misalnya)

bahkan jika dalam keadaan terdesak saat si A panik dan terbesit dalam batin si A bahwa "aku sebenarnya punya cara untuk tidak membunuh orang itu", (tapi saat si A mau melakukan cara lain itu, situasi tidak memungkinkan), maka juga saya tetap percaya bahwa si A tetap tidak berdosa.

namun, seandainya jika dalam keadaan terdesak saat si A panik dan terbesit dalam batin si A bahwa "aku sebenarnya punya cara untuk tidak membunuh orang itu", (dan  si A memungkinkan untuk melakukan cara lain itu, namun si A sengaja tidak mau melakukan itu), maka saya percaya bahwa si A tetap berdosa(walaupun tidak tergolong dosa besar).
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by dee-nee on Tue Sep 13, 2016 1:00 pm

dharma_senapati wrote:@dee-nee
jika sy rakyat tibet tentu sy akan bela negara, tp gak akan membunuh musuh melainkan membwt (melumpuhkan) musuh tanpa membunuh, pakai jebakan keq atw gitu2 deh, kalau terpaksa paling jg pukul kepala musuh sampai pingsan lalu diikat dan dipenjarakan.

ya udah ... saya tantang anda untuk melumpuhkan kekuatan santoso di Poso sana (demi NKRI) ... tanpa membunuh mereka

sanggup ??

buktikan bahwa yang bold itu bukan cuma sekedar duga menduga (atau sekedar teori) dari isi kepala manusia yang tidak merasakan langsung

ngupil ngupil
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 1:44 pm

Say...
mungkin maksudnya KangDharma itu menerapkan teori perang ala vietnam
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by dee-nee on Tue Sep 13, 2016 1:57 pm

njlajahweb wrote:@Mbak Deenee...
jika dalam keadaan terdesak saat si A panik dimana hanya terbesit dalam batin si A bahwa "membunuh cuma satu-satunya cara untuk mempertahankan diri", maka saya tetap percaya bahwa si A tidak berdosa (walaupun sebenarnya pada kenyataanya si A masih ada satu pilihan lain, misalnya)

bahkan jika dalam keadaan terdesak saat si A panik dan terbesit dalam batin si A bahwa "aku sebenarnya punya cara untuk tidak membunuh orang itu", (tapi saat si A mau melakukan cara lain itu, situasi tidak memungkinkan), maka juga saya tetap percaya bahwa si A tetap tidak berdosa.

namun, seandainya jika dalam keadaan terdesak saat si A panik dan terbesit dalam batin si A bahwa "aku sebenarnya punya cara untuk tidak membunuh orang itu", (dan  si A memungkinkan untuk melakukan cara lain itu, namun si A sengaja tidak mau melakukan itu), maka saya percaya bahwa si A tetap berdosa (walaupun tidak tergolong dosa besar).

lah iya ... yang merah itu kan dasarnya bisa iya bisa tidak toh .... manusia tidak pernah tau batin A karena yang tau cuma Tuhan >>> artinya kita sebagai manusia juga ga bisa mengatakan SUDAH PASTI pada suatu hal yang kita tidak tau apa2 ...

begitu sih maksud saya ...

---------------------------------------------------------------------

misalnya tentang kamma buruk itu sendiri (bukan untuk njlajahweb ... tapi untuk @dharma_senapati)

walaupun saya ga terlalu ngerti tentang kamma baik vs kamma buruk ....
dan karena Buddha tidak melibatkan Tuhan dalam ajarannya (artinya yang biru underline diatas tidak berlaku bagi mereka)

saya tetap percaya bahwa Tuhan (karena saya theis) sudah membuat sistem alam semesta ini begitu sempurna ... sehingga uraian saya yg biru pun logis untuk diterima Buddha

mungkin bukan tentang kamma buruk vs kamma baik ... tapi saya percaya adanya energy positif vs negatif di alam semesta

orang yang selalu mengeluarkan energy positif ... akan mempengaruhi lingkungannya (menjadi positif juga) ... dan begitu juga sebaliknya

yah logika simplenya ... bandingkan saja antara kita ada di tengah2 hiruk pikuk kemacetan jakarta ... vs kalau kita ada di rumah ibadah (misalnya)

intinya ... kembali ke orange

maka .... ketika sebuah negara sedang dalam keadaan terjajah, menderita, ketakutan, chaos dsb yang dilakukan oleh orang2 yang membuat kerusakan (mengeluarkan energi negatif) .... kan bisa dibayangkan toh bagaimana energy yang ada dalam negara tersebut

dalam hal ini saya cuma berpikir ... lalu dimana kamma buruk-nya ??

bila dalam kondisi negara yang seperti ini (underline) .... lalu ada orang dengan energy positif nya melawan atau berperang ... yang tujuannya untuk menghilangkan energy negatif dengan cara membunuh orang yang ungu ... yang akhirnya bisa merubah kondisi negara (lingkungan) menjadi positif

bahwa ya .... teori-nya memang "kita tidak perlu membunuh untuk menghilangkan energy negatif, karena membunuh itu adalah bagian dari energy negatif itu sendiri" >>> oke ... saya bisa terima kalimat ini

tapi lihat dong realita-nya ..... apakah yang ungu ini bisa dengan mudah-nya "diceramahi" untuk menjadi positif ?? ... bagaimana kalau kita sendiri tidak mampu "menyalurkan" energi positif kita ke orang tersebut .... sementara dia dengan semena2 semakin membuat kerusakan dan penderitaan (negatif)

bagaimana kalau yang ungu ini ibarat kanker dalam tubuh yang memang harus dibunuh supaya badan kita sehat

dan kita lihat juga hasilnya ... faktanya setelah yang ungu di bunuh ... semua itu bisa merubah kondisi negara menjadi positif

so balik ke pink ....

jadi kalau masuk ke "logika" Buddha ... kalau mereka tidak mau melibatkan Tuhan (seperti biru diatas) ... at least biarkan alam semesta (dengan hukum tabur tuai-nya) yang menentukan apakah "pembunuhan" itu memberi dampak positif atau negatif

>>>> artinya kita tidak bisa langsung me-mastikan bahwa siapapun yang membunuh sudah pasti berdampak negatif >>> toh faktanya hukum sebab akibat itu sendiri juga tidak harus 2+2 sudah pasti = 4
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by dee-nee on Tue Sep 13, 2016 2:00 pm

njlajahweb wrote:Say...
mungkin maksudnya KangDharma itu menerapkan teori perang ala vietnam

teori perang Vietnam yang mana ??? ... yang lawan Amerika pakai strategi gerilya-nya Sudirman ??

memang kata siapa perang gerilya ga membunuh ?? >>> buktikan pejuang Vietnam ga membunuh tentara Amerika

gerilya itu cuma masalah strategi ... ga ada hubungannya dengan tidak membunuh
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 2:13 pm

quote
lah iya ... yang merah itu kan dasarnya bisa iya bisa tidak toh .... manusia tidak pernah tau batin A karena yang tau cuma Tuhan >>> artinya kita sebagai manusia juga ga bisa mengatakan SUDAH PASTI pada suatu hal yang kita tidak tau apa2 ...

tanggapan
lah iya Say...
dari pertama juga begitu dasar penilaianku
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 2:18 pm

quote
teori perang Vietnam yang mana ??? ...

tanggapan
perang vietnam yang menggunakan banyak jebakan sehingga banyak korban tentara amerika, padahal tentara amerika jauh lebih besar jumlahnya

kalau dalam perang membunuh memang hal yang bisa dimaklumi, tapi KangDharma itu prinsipnya (mungkin) tidak mau membunuh kecuali nyawanya dalam keadaan terancam

dan jebakanya tidak didesain untuk membunuh

jadi kalau siasat perang vietnam(yang sudah dimodivikasi oleh KangDharma) saya ibaratkan sebagai gigi
maka niat KangDharma itu sebagai gusi

dan kalau KangDharma menembakan senjatanya pada musuh, dia tidak akan membidik jantung musuh atau bagian lain yang mematikan, kecuali dalam keadaan terpaksa


Terakhir diubah oleh njlajahweb tanggal Tue Sep 13, 2016 2:51 pm, total 4 kali diubah
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 2:20 pm

entar aku jemput anaku dulu
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by njlajahweb on Tue Sep 13, 2016 2:24 pm

oh nggak jadi jemput sekarang nanti jam empat, soalnya ada extra
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5429
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mengorbankan Hewan Adalah Sia2

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 4 dari 9 Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik