FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Halaman 19 dari 22 Previous  1 ... 11 ... 18, 19, 20, 21, 22  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by keroncong on Thu Dec 29, 2011 11:37 pm

First topic message reminder :

Pendapat Drs. H. Amos (Pendeta Nehemia)
Mendirikan Shalat
Shalat adalah cara sembahyang agama bangsa Arab yang pada waktu
melakukannya yaitu ruku' dan sujud harus menghadap ke Ka'bah di Mekkah. (hal.
33)

Orang-orang yang bodoh di antara manusia akan berkata: "Apakah
gerangan (sebabnya) mereka (orang Islam) beralih dan kiblat mereka semula (dari
Baitul Maqdis ke Masjidil Haram?) Katakanlah Timur dan Barat kepunyaan Allah.
Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus.
(Surat 2 Al Baqarah ayat 142). (hal. 34).

Mengapa shalat agama bangsa
Arab harus mengahadap ke arah Ka'bah di Mekkah? Karena Ka'bah adalah tempat
tinggal Allah yaitu rumah Allah sebagaimana yang disebut dalam Surat 22 Al Hajj
ayat 26.

"Dan (ingatlah) ketika Kami tempatkan Ibrahim pada tempat
Baitullah (dengan firman): janganlah engkau menyekutukan Aku dengan sesuatu, dan
sucikanlah rumahKu (Ka'bah) untuk orang-orang yang tinggal (itikaf) dan
orang-orang yang ruku dan sujud (shalat)". (Surat 22 Al Hajj ayat 26). (hal.
35).

Tanggapan H. Ihsan L.S. Mokoginta (Wenseslaus)
Dengan
mengatakan bahwa shalat adalah ruku' dan sujud menghadap Ka'bah, membuktikan
bahwa Himar Amos belum pernah belajar Islam dengan baik. Mungkin pengakuannya
bahwa dia adalah mantan muslim yang pernah menunaikan ibadah haji tahun 1983
adalah kebohongan yang besar, untuk mengelabuhi umat Islam. Tujuannya, agar kaum
muslimin mudah dipengaruhinya sehingga mengikuti jejaknya murtad ke
Kristen.

Ibadah shalat itu bukan hanya ruku' dan sujud saja, seperti
anggapan Himar Amos. Shalat adalah ibadah umat Islam kepada Allah yang terdiri
dari bacaan-bacaan dan amalan-amatan tertentu sesuai dengan tuntunan Al Qur'an
dan Hadits, yang diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam. Inilah
definisi shalat yang benar. Sekali lagi, shalat bukan hanya ruku' dan sujud
saja.

Selanjutnya, dengan disebutkannya kata 'Ka'bah Baitullah (rumah
Allah)', Himar Amos menuding bahwa umat Islam shalat menghadap Ka'bah karena
Ka'bah adalah rumah tinggal Allah. Ini membuktikan bahwa dia tidak mengerti
'gaya bahasa'.

Kata Baitullah (bait Allah/rumah Allah) dipahami oleh Amos
bahwa kalau begitu, Allah itu punya rumah tempat tinggal. Karena disebutkan
dalam Al Qur'an bahwa Ka'bah adalah Baitullah, maka Amos memahamkan bahwa kalau
begitu, Allah itu bertempat tinggal, makan, minum dan tidur dalam Ka'bah di
Mekkah. Inilah pemahaman orang yang sangat tidak cerdas. Mungkin Legion (roh-roh
jahat) sedang merasuki Himar Amos.

Dalam Al Qur'an ada istilah abdullah
(hamba Allah), aduwwullah (musuh Allah), ansharullah (penolong Allah), dan
tain-lain. Kalau sistem berpikir Himar Amos dipakai untuk memahami
Istilah-istllah tersebut, pastilah akan negatif jadinya.

a. Abdullah
(hamba Allah)

Adanya istilah hamba, berarti ada pula istilah tuan atau
juragan. Tapi, adanya Istilah hamba Allah bukan berarti bahwa Allah itu
juragan/boss yang memperkerjakan makhluk-Nya karena tenaga dan kemampuan Allah
sangat terbatas. Hamba Allah berarti para nabi dan orang-orang saleh yang
berbuat kebajikan dengan ikhlas (Qs. 4:172, 19:30, 37:40,74,128 dan
72:19).

b. Aduwwullah (musuh Allah)

Adanya istilah 'musuh Allah'
bukan berarti bahwa Allah itu sumber keonaran yang selalu membuat permusuhan,
bukan! Sebab istilah 'musuh Allah' berarti orang-orang musrik, kafir dan
pengkhianat yang mempersekutukan Allah dengan yang lain (Qs. 8:60 dan
9:114).

c. Ansharullah (penolong Allah)

Istilah ini juga bukan
bearti bahwa Allah itu serba kekurangan sehingga perlu bantuan dari regu
penolong dari manusia. Sebab Istilah 'penolong Allah' berarti orang-orang
beriman yang memperjuangkan agama Allah (jihad fii sabiilillah) (Qs. 3:10 dan
61:14).

Kembali kepada istilah Baitullah (rumah Allah). Istilah ini
terbatas kepada satu pengertian 'rumah ibadah kepunyaan Allah' saja, bukan rumah
tempat tinggal Allah.

Istilah Baitullah (rumah Allah) dipakai untuk
membedakan rumah ibadah dengan rumah-rumah lain milik manusia, seperti: rumah
sakit, rumah bersalin, rumah makan, rumah kontrakan dan
lain-lain.

Baitullah (rumah Allah) adalah rumah suci untuk beribadah
kepada Allah. Karena rumah yang suci ini digunakan untuk beribadah kepada Allah,
maka tidak boleh dikontrakkan, diperjual-belikan dan dibisniskan.

Beda
Islam dan Kristen

Dalam Islam, ditegaskan ajaran Tauhid kepada Allah,
bahwa Allah itu Maha Esa, tidak dipengaruhi dan tidak dibatasi oleh ruang dan
waktu. Ajaran tauhid inilah yang membedakan Islam dengan Kristen.

Dalam
Bibel, Tuhan masih dibatasi oleh ruang dan waktu, bisa dilihat, diajak ngobrol,
makan-makan, bisa disiksa dan dibunuh sampai mati teler di tiang
salib.

Dijelaskan dalam Bibel (Alkitab), kilab suci Kristen, bahwa Tuhan
adalah Roh (Yohanes 4:24) yang menjelma menjadi Yesus (Yohanes 1: 14). Dalam
penjelmaan (inkarnasi) ini, Tuhan berubah ujud menjadi janin yang dikandung oleh
Maria (Siti Maryam), lalu dilahirkan melalui liang kemaluan
Maria.

Kemudian Tuhan Yesus dilahirkan, lalu dibesarkan oleh
lingkungannya. Setelah dewasa, Tuhan (Yesus) dicobai oleh iblis (Matius 4:1 dan
Lukas 4:2). Setelah lulus dari permainan iblis, Tuhan Yesus ditangkap oleh
penguasa Romawi lalu dianiaya tiada berdaya. Akhirnya, Tuhan Yesus menghembuskan
nafasnya yang terakhir di atas gantungan tiang salib dengan memakai secarik kain
yang menutupi auratnya dengan ditonton oleh massa yang sangat banyak.Tragis
sekali!!

Itulah konsep Bibel tentang ketuhanan.TuhanYesus Juru Selamat
mereka masih dibatasi oleh ruang dan waktu, sehingga mati disalib
avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 63
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 66

Kembali Ke Atas Go down


Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by oglikom on Tue Oct 23, 2012 2:21 pm

@EbisuSensei wrote:
@oglikom wrote:
Bukankah perbuatan Muhammad sudah mewakili sejuta kata.

Nah disinilah saya ribut dengan @duren sebelumnya, bahwa analisa kejadian saja tidak cukup kuat, harus pernyataan langsung tentang Hajar Aswad itu sendiri.

Contoh yang sudah diberikan @duren yaitu Nabi Muhammad SAW menunjuk dengan ujung tongkat ke arah Hajar Aswad.

Saya berikan perbandingan situasi jaman dulu di Tiongkok, dimana seorang rakyat jelata, mengacungkan telunjuk kepada seorang kaisar. Pasti kepala orang tersebut langsung dipenggal.

Maka dari itu kita nggak usah mengandalkan khayalan2 untuk menganalisa sebuah kejadian. Karena memang tidak memiliki kekuatan hukum.

Lebih baik berpegang pada kata2/pernyataan2.
Perbandingan anda jauh melenceng.
Quraish demi peletakan batu mau saling menumpahkan darah.
Muhammad komat-kamit seruan Talbiyah berakhir setelah menyentuh HA.

oglikom
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2360
Kepercayaan : Lain-lain
Location : sidoarjo
Join date : 05.10.12
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by EbisuSensei on Tue Oct 23, 2012 2:43 pm

@oglikom

gimana gimana....?

Pastinya kalo Nabi Muhammad SAW menginginkan agar batu tersebut disembah umat Islam, pasti beliau mengatakan bahwa Hajar Aswad adalah simbolisasi atau Tuhan sendiri.

betul/tidak?
avatar
EbisuSensei
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2734
Kepercayaan : Islam
Location : Indonesia
Join date : 27.12.11
Reputation : 24

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by frontline defender on Tue Oct 23, 2012 3:10 pm

@oglikom wrote:22:26. Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan): “Janganlah kamu memperserikatkan sesuatu pun dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku ini bagi orang-orang yang tawaf, dan orang-orang yang beribadah dan orang-orang yang rukuk dan sujud.
mana ada kata "Hajar Aswad", disitu? boong
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6448
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 137

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by mejuah juah on Thu Oct 25, 2012 3:38 pm

@frontline defender wrote:
@oglikom wrote:22:26. Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan): “Janganlah kamu memperserikatkan sesuatu pun dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku ini bagi orang-orang yang tawaf, dan orang-orang yang beribadah dan orang-orang yang rukuk dan sujud.
mana ada kata "Hajar Aswad", disitu? boong

Tetap maksa dan ngotot basi
avatar
mejuah juah
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 114
Location : medan
Join date : 10.10.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by keroncong on Thu Jan 03, 2013 5:11 pm

Islam adalah ajaran yang rasional, penyembahan kepada Allah semesta alam yang Maha Ghaib pada dasarnya tidak mungkin ditujukan hanya kepada satu tempat tertentu saja apalagi Allah berada dimana-mana dan selalu mengawasi setiap gerak dan diri kita.

Dan kepunyaan Allah sajalah Timur dan Barat, maka ke manapun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui. – Qs. al-Baqarah 2:144

Jika halnya secara praktek dilapangan umat Islam mengarahkan sholat mereka kearah Ka’bah dimasjid al-haram itu tidak serta merta diartikan sebagai suatu simbol penyembahan pada berhala yang berupa susunan batu hitam, namun semata-mata untuk menjadikan Ka’bah itu suatu kesatuan tujuan dalam beribadah kepada Tuhan Yang Maha Satu.

Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini (ka'bah).
- Qs. al-Quraisy 106:3

Dengan demikian didalam Islam tidak terjadi perbedaan antara satu bangsa yang menganut Islam dengan bangsa lainnya yang juga menganut Islam mengenai tata cara peribadatan dan arah penghadapannya.

Kita bisa menarik kesamaan dalam kasus ini dengan Garuda Pancasila yang digunakan sebagai lambang negara kesatuan Republik Indonesia. Dimana Garuda Pancasila adalah simbol pemersatu bangsa yang memiliki aneka adat istiadat, budaya, suku dan agama sebagaimana bisa kita lihat slogan pada kaki Garuda Pancasila : Bhineka Tunggal Ika.; Tetapi apakah berarti Garuda Pancasila menjadi sesembahan bangsa Indonesia ? Tentu saja tidak, karena dia hanya sebatas simbol pemersatu semata.

Meski begitu, analogi Garuda Pancasila dan Ka’bah tadi tidak bisa disamakan dalam kasus penyembahan patung Yesus dan Bunda Maria seperti yang dijumpai dalam tradisi Kristen, karena mereka pada dasarnya memang menyembah dan meminta tolong kepada obyek yang dipatungkan itu dan mereka tidak menganggap patung-patung tersebut sebagai simbol pemersatu sebagaimana posisi Ka’bah bagi umat Islam. Dengan demikian kasus penyembahan terhadap patung seperti ini masuk dalam kategori menyembah berhala.

Adapun setiap umat sebelum kenabian Muhammad telah dinyatakan memiliki kiblat sholat masing-masing dan ini pun logis, kiblat Nabi Nuh bisa saja berbeda dengan kiblat Nabi Musa begitu seterusnya, hal ini tidak lain karena dakwah masing-masing Nabi dan Rasul sebelumnya hanya terbatas pada daerah kaumnya saja sehingga belum diperlukan adanya kesamaan arah kiblat bagi mereka semua.

Dan bagi tiap-tiap ummat ada kiblatnya dimana ia menghadap kepadanya. - Qs. al-Baqarah 2:148

Berbeda kasusnya manakala Nabi Muhammad diutus kepada semua bangsa, semua daerah dan kesetiap suku menembus adat tradisi dimasing-masing daerah. Perbedaan bisa menjadi suatu perselisihan yang besar apalagi bila perbedaan itu justru menyangkut tata cara penyembahan terhadap Tuhan. Hal ini sebenarnya pun sudah disebutkan oleh Nabi Yesaya seperti yang ada didalam alKitab :

Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN dan pujilah Dia dari ujung bumi! Baiklah laut bergemuruh serta segala isinya dan pulau-pulau dengan segala penduduknya. Hendaklah padang gurun dan segala negrinya menyaringkan suaranya, demikian pula seluruh desa yang didiami orang-orang Kedar ! – Kitab Perjanjian Lama : Yesaya pasal 42 ayat 10 s.d 11

Disini disebutkan nama Kedar (al-Ghadir), yaitu nenek moyang dari Nabi Muhammad Saw yang terlahir dari Nabi Ismail sebagai putra kedua Nabi Ibrahim as. Bahwa Allah melalui Nabi Muhammad Saw akan menyatukan seluruh Tanah Arabia, menyatukan seluruh keturunan Kedar, mempersatukan seluruh generasi Ibrahim as, bersama dengan seluruh umat manusia dari seantero dunia dalam rangkaian ibadah Haji dirumah Allah, Ka'bah, Mekkah al-Mukarromah sebagaimana terdapat dalam nubuat kitab Yesaya pasal 60 ayat ke-7:

Segala domba Kedar dikumpulkan kepadamu, segala domba jantan Nebayot dihantar akan gunamu, sekalian itu naik keatas mezbah-Ku, dipersembahkan dengan keridhoan hati, maka rumah-Ku yang mulia itu (Ka'bah) akan Ku permuliakan pula.

Penafsiran Ka'bah sebagai rumah Allah yang terdapat dalam Yesaya 60:7 diatas kita sandarkan sendiri terhadap ayat Kitab Yesaya ke-11 dalam pasal yang sama :

"Maka segala pintu gerbangmu pun akan terbuka selalu, baik siang malam tiada ia itu ditutup, supaya dibawa masuk kepadamu akan tentara orang-orang kafir dan segala rajanya pun diantar."

Ayat ke-11 ini kita tafsirkan sesuai kenyataan yang berlaku dihadapan kita, bahwa kota Mekkah al-Mukarromah dimana Ka'bah sebagai Rumah Allah senantiasa terbuka untuk orang-orang yang ingin melakukan ibadah kepada Allah, untuk orang-orang yang sadar dari segala kekafirannya, baik tua, muda, besar, kecil, rakyat hingga raja tanpa membedakan ras, suku, golongan maupun pangkat kedudukan duniawiah mereka. Seluruhnya bercampur menjadi satu umat dihadapan Allah, sebab Allah tidak akan menilai semuanya itu kecuali taqwa mereka kepada-Nya.

Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. - Qs. al-Hujuraat 49:13

Dan ketika Kami menjadikan rumah itu (yaitu Ka'bah) tempat berkumpul bagi manusia ... - Qs. al-Baqarah 2:125

Allah telah menjadikan Ka'bah, rumah suci itu sebagai pusat bagi manusia... - Qs. al-Ma'idah 5:97

Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan berkendaraan yang datang dari segenap penjuru yang jauh. - Qs. al-Hajj 22:27

Kemudian pada awal kitab Yesaya pasal 42:10 disebutkan "Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN..." Suatu lagu baru adalah merupakan senandung doa pujian kepada Allah dalam bentuknya yang lain. Dalam hal ini "bentuk yang lain" yang dimaksudkan merefer pada kitab Yesaya pasal 28: 11 serta kitab Zefania pasal 3:9 yang terdapat dalam alkitab :

Maka sebab itu Dia pun akan berfirman kepada bangsa ini dengan logat yang asing dan dengan bahasa yang lain. - Kitab Perjanjian Lama : Yesaya 28:11

Tetapi pada masa itu Aku akan mengaruniakan kepada semua bangsa lidah yang suci; supaya mereka itu sekalian menyebut nama Tuhan. Melayani-Nya dalam satu persamaan. - Kitab Perjanjian Lama : Zefania 3:9

Dengan demikian, "Nyanyian baru bagi Tuhan" yang dimaksud oleh Yesaya 42:10 ini adalah doa dan pujian yang berasal dengan logat dan bahasa yang lain daripada sebelumnya yaitu diluar dari bahasa Arami maupun Ibrani yaitu bahasa Arab.

Pada saat umat Islam diseluruh dunia berseru kepada Tuhan, pada saat sholat, berhaji dan pada saat mereka saling mengucapkan salam sebagai satu bahasa kesatuan dan persatuan hidup dan kehidupan beragama sebagaimana isi ayat terakhir dari Zefania 3:9 "... melayani-Nya dalam satu persamaan."

Hendaklah semua orang yang duduk dibukit batu itu bernyanyi, biarkanlah mereka berseru-seru dari puncak bukit. Biarkanlah mereka memberikan pujian kepada TUHAN, dan memberitakan pujian yang kepada-Nya di pulau-pulau. TUHAN keluar berperang seperti pahlawan, seperti orang perang Ia membangkitkan semangat-Nya untuk bertempur; Ia bertempik sorak, ya, Ia memekik, terhadap musuh-musuh-Nya Ia membuktikan kepahlawanan-Nya." – Kitab Perjanjian Lama : Yesaya pasal 42 ayat 12 s.d. 13

Dari bukit Arafah dekat kota Mekkah, para Jemaah Haji dari seluruh pulau didunia ini setiap tahunnya datang berkumpul bersama dan berseru:

Labbaykallahumma Labbayk
Labbayka laa syariikalaka labbayk
Innal hamda wan ni'mata laka walmulk
La syariikalaka

Yang artinya : Aku sambut panggilanmu, Ya Allah;
Aku sambut panggilan-Mu;
Aku sambut panggilan-Mu, Tiada sekutu bagi-Mu;
Aku sambut panggilan-Mu;
Sesungguhnya segala puji dan kenikmatan serta segenap kekuatan adalah milik-Mu, Tiada sekutu bagi-Mu.

Allah telah menunjukkan kekuasaan-Nya, mengalahkan semua dakwah keberhalaan manusia, memenangkan risalah para Nabi-Nya dari seluruh kejahatan, membuktikan kebesaran-Nya dihadapan para musuh-Nya.

Karena sesungguhnya kegelapan menudungi bumi dan dalam kelam kabut menudungi segala bangsa, sementara Tuhan telah terbit atas kamu dan kemuliaan-Nya pun bersinar kepadamu. Maka segala orang kafir pun akan datang kepada terangmu dan segala raja-raja pun kepada cahaya yang sudah terbit bagi kamu – Kitab Perjanjian Lama : Yesaya pasal 60:2-3

Ini juga kiranya bisa menjadi sandaran didalam dunia Fiqih modern kenapa sholat itu harus dalam bahasa Arab, Islam itu agama yang mementingkan persatuan, mulai dari paham kesatuan Tuhannya (monotheisme/Tauhid) dan bersatu juga dalam perbedaan.

Tatkala orang Bugis berada di Padang misalnya, dia akan mudah membaurkan dirinya dalam jemaah sholat dimasjid manapun tanpa harus khawatir tata cara sholatnya berbeda dengan mereka, tanpa perlu pula khawatir bahasa yang dipergunakan didalam sholat berbeda. Demikianlah salah satu hikmah yang bisa kita kemukakan perihal keharusan sholat dan haji itu menghadap kearah Ka’bah dan kenapa juga sholat harus dalam bahasa Arab.

Wassalam,
avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 63
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 66

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by jakajayagiri-2 on Fri Jan 04, 2013 3:50 pm

ichreza wrote:Islam adalah ajaran yang rasional, penyembahan kepada Allah semesta alam yang Maha Ghaib pada dasarnya tidak mungkin ditujukan hanya kepada satu tempat tertentu saja apalagi Allah berada dimana-mana dan selalu mengawasi setiap gerak dan diri kita.

Dan kepunyaan Allah sajalah Timur dan Barat, maka ke manapun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui. – Qs. al-Baqarah 2:144

Jika halnya secara praktek dilapangan umat Islam mengarahkan sholat mereka kearah Ka’bah dimasjid al-haram itu tidak serta merta diartikan sebagai suatu simbol penyembahan pada berhala yang berupa susunan batu hitam, namun semata-mata untuk menjadikan Ka’bah itu suatu kesatuan tujuan dalam beribadah kepada Tuhan Yang Maha Satu.
Itulah ambiguitas terdahsyat dr islam.



Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini (ka'bah).
Emang kalau Tuhan pmilik Kabah maka harus nyembahNya ke arah kabah?
Lagipula Tuhan itu pemeilik semsta.

Dengan demikian didalam Islam tidak terjadi perbedaan antara satu bangsa yang menganut Islam dengan bangsa lainnya yang juga menganut Islam mengenai tata cara peribadatan dan arah penghadapannya.

Kita bisa menarik kesamaan dalam kasus ini dengan Garuda Pancasila yang digunakan sebagai lambang negara kesatuan Republik Indonesia. Dimana Garuda Pancasila adalah simbol pemersatu bangsa yang memiliki aneka adat istiadat, budaya, suku dan agama sebagaimana bisa kita lihat slogan pada kaki Garuda Pancasila : Bhineka Tunggal Ika.; Tetapi apakah berarti Garuda Pancasila menjadi sesembahan bangsa Indonesia ? Tentu saja tidak, karena dia hanya sebatas simbol pemersatu semata.

Meski begitu, analogi Garuda Pancasila dan Ka’bah tadi tidak bisa disamakan dalam kasus penyembahan patung Yesus dan Bunda Maria seperti yang dijumpai dalam tradisi Kristen, karena mereka pada dasarnya memang menyembah dan meminta tolong kepada obyek yang dipatungkan itu dan mereka tidak menganggap patung-patung tersebut sebagai simbol pemersatu sebagaimana posisi Ka’bah bagi umat Islam. Dengan demikian kasus penyembahan terhadap patung seperti ini masuk dalam kategori menyembah berhala.
Justru kebalik, krn patung Yesus tidak disembah (hanya sbg objek untuk menguatkan konsentrasi, bagi orang2 tertentu saja) maka tidak perlu ada satu patung Yesus di seluruh dunia yg harus disembah. Patung Yesus bisa ada di mana saja, bisa menghadap mana saja. Yg tidak menyembah pun tidak dianggap menyalahi iman.
Sedangkan Kabah justru disucikan. Kalau tidak ke Kabah salah. Padahal Tuhan pemilik segalanya, ada di mana saja.




Adapun setiap umat sebelum kenabian Muhammad telah dinyatakan memiliki kiblat sholat masing-masing dan ini pun logis, kiblat Nabi Nuh bisa saja berbeda dengan kiblat Nabi Musa begitu seterusnya, hal ini tidak lain karena dakwah masing-masing Nabi dan Rasul sebelumnya hanya terbatas pada daerah kaumnya saja sehingga belum diperlukan adanya kesamaan arah kiblat bagi mereka semua.
Sekian abad sebelum Muhammad, Yesus sdh mengajarkan hal yg lebih mendasar dalam hal berdoa:


Yoh 4:21 Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.
4:22 Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.
4:23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
4:24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

Manusia punya roh, Tuhan itu ROH. Maka penyembahan kepadaNya tidak dibatasi oleh ruang dan waktu.

Berbeda kasusnya manakala Nabi Muhammad diutus kepada semua bangsa, semua daerah dan kesetiap suku menembus adat tradisi dimasing-masing daerah. Perbedaan bisa menjadi suatu perselisihan yang besar apalagi bila perbedaan itu justru menyangkut tata cara penyembahan terhadap Tuhan. Hal ini sebenarnya pun sudah disebutkan oleh Nabi Yesaya seperti yang ada didalam alKitab :

Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN dan pujilah Dia dari ujung bumi! Baiklah laut bergemuruh serta segala isinya dan pulau-pulau dengan segala penduduknya. Hendaklah padang gurun dan segala negrinya menyaringkan suaranya, demikian pula seluruh desa yang didiami orang-orang Kedar ! – Kitab Perjanjian Lama : Yesaya pasal 42 ayat 10 s.d 11
Lihat dong konteksnya apa, jgn membabibuta gitu ah untuk mencari pembenaran.
Disini disebutkan nama Kedar (al-Ghadir), yaitu nenek moyang dari Nabi Muhammad Saw yang terlahir dari Nabi Ismail sebagai putra kedua Nabi Ibrahim as. Bahwa Allah melalui Nabi Muhammad Saw akan menyatukan seluruh Tanah Arabia, menyatukan seluruh keturunan Kedar, mempersatukan seluruh generasi Ibrahim as, bersama dengan seluruh umat manusia dari seantero dunia dalam rangkaian ibadah Haji dirumah Allah, Ka'bah, Mekkah al-Mukarromah [/quote]
GAk ada kaitannya dgn Muhammad. Yesaya sedang menubuatkan kehadiran juruselamat, yaitu Tuhan sendiri yg akan hadir. Bukan Muhammad.
Lihat nih lanjutannya:

42:13 TUHAN keluar berperang seperti pahlawan, seperti orang perang Ia membangkitkan semangat-Nya untuk bertempur; Ia bertempik sorak, ya, Ia memekik, terhadap musuh-musuh-Nya Ia membuktikan kepahlawanan-Nya

sebagaimana terdapat dalam nubuat kitab Yesaya pasal 60 ayat ke-7:

Segala domba Kedar dikumpulkan kepadamu, segala domba jantan Nebayot dihantar akan gunamu, sekalian itu naik keatas mezbah-Ku, dipersembahkan dengan keridhoan hati, maka rumah-Ku yang mulia itu (Ka'bah) akan Ku permuliakan pula.
Ini nubuatan justru ttg takluknya Kedar dan Nebayot (bahkan segala bangsa) kepada israel:

Yesaya 60:3 Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit bagimu.
60:4 Angkatlah mukamu dan lihatlah ke sekeliling, mereka semua datang berhimpun kepadamu; anak-anakmu laki-laki datang dari jauh, dan anak-anakmu perempuan digendong.
60:5 Pada waktu itu engkau akan heran melihat dan berseri-seri, engkau akan tercengang dan akan berbesar hati, sebab kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu.
60:6 Sejumlah besar unta akan menutupi daerahmu, unta-unta muda dari Midian dan Efa. Mereka semua akan datang dari Syeba, akan membawa emas dan kemenyan, serta memberitakan perbuatan masyhur TUHAN.
60:7 Segala kambing domba Kedar akan berhimpun kepadamu, domba-domba jantan Nebayot akan tersedia untuk ibadahmu; semuanya akan dipersembahkan di atas mezbah-Ku sebagai korban yang berkenan kepada-Ku, dan Aku akan menyemarakkan rumah keagungan-Ku.
60:8 Siapakah mereka ini yang melayang seperti awan dan seperti burung merpati ke pintu kandangnya?
60:9 Sungguh, Akulah yang dinanti-nantikan pulau-pulau yang jauh; kapal-kapal Tarsis berlayar di depan untuk membawa anak-anakmu laki-laki dari jauh, perak dan emasnya dibawa serta, untuk nama TUHAN, Allahmu, dan oleh karena Yang Mahakudus, Allah Israel, sebab Ia mengagungkan engkau.
60:10 Orang-orang asing akan membangun tembokmu, dan raja-raja mereka akan melayani engkau; sebab dalam murka-Ku Aku telah menghajar engkau, namun Aku telah berkenan untuk mengasihani engkau.

Muslim kepedean kalau melihat ayat itu sbg nubuat ttg haji apalgi ttg Muhammad.



Penafsiran Ka'bah sebagai rumah Allah yang terdapat dalam Yesaya 60:7 diatas kita sandarkan sendiri terhadap ayat Kitab Yesaya ke-11 dalam pasal yang sama
Eit...bukan penafsiran kabah terdapat dalam yesaya. Yg muslim lakukan adalah menafsirkan secara cocokmologi antara ritual haji dgn nubuat Yesaya.

"Maka segala pintu gerbangmu pun akan terbuka selalu, baik siang malam tiada ia itu ditutup, supaya dibawa masuk kepadamu akan tentara orang-orang kafir dan segala rajanya pun diantar."
Iya, kepada Israel. Bukan kepada kedar dan nebayot. Justru Kedar dan Nebayot akan tunduk.


Kemudian pada awal kitab Yesaya pasal 42:10 disebutkan "Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN..." Suatu lagu baru adalah merupakan senandung doa pujian kepada Allah dalam bentuknya yang lain. Dalam hal ini "bentuk yang lain" yang dimaksudkan merefer pada kitab Yesaya pasal 28: 11 serta kitab Zefania pasal 3:9 yang terdapat dalam alkitab :

Maka sebab itu Dia pun akan berfirman kepada bangsa ini dengan logat yang asing dan dengan bahasa yang lain. - Kitab Perjanjian Lama : Yesaya 28:11

Tetapi pada masa itu Aku akan mengaruniakan kepada semua bangsa lidah yang suci; supaya mereka itu sekalian menyebut nama Tuhan. Melayani-Nya dalam satu persamaan. - Kitab Perjanjian Lama : Zefania 3:9

Dengan demikian, "Nyanyian baru bagi Tuhan" yang dimaksud oleh Yesaya 42:10 ini adalah doa dan pujian yang berasal dengan logat dan bahasa yang lain daripada sebelumnya yaitu diluar dari bahasa Arami maupun Ibrani yaitu bahasa Arab.
Sdh terpenuhi ratusan tahun sebelum Muhammad ada:
Kis 2:1 Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.
2:2 Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;
2:3 dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.
2:4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.
2:5 Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit.
2:6 Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri.
2:7 Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata: "Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea?
2:8 Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita:
2:9 kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia,
2:10 Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma,
2:11 baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah."


Pada saat umat Islam diseluruh dunia berseru kepada Tuhan, pada saat sholat, berhaji dan pada saat mereka saling mengucapkan salam sebagai satu bahasa kesatuan dan persatuan hidup dan kehidupan beragama sebagaimana isi ayat terakhir dari Zefania 3:9 "... melayani-Nya dalam satu persamaan."

Duh jgn kalap gitu ah menerjemahkan maknanya.

Zef 3:9 "Tetapi sesudah itu Aku akan memberikan bibir lain kepada bangsa-bangsa, yakni bibir yang bersih, supaya sekaliannya mereka memanggil nama TUHAN, beribadah kepada-Nya dengan bahu-membahu

3:9 <0259> dxa <07926> Mks <05647> wdbel <03068> hwhy <08034> Msb <03605> Mlk <07121> arql <01305> hrwrb <08193> hpv <05971> Myme <0413> la <02015> Kpha <0227> za <03588> yk (3:9)


3:9 "For then I will restore to the peoples a pure language, That they all may call on the name of the LORD, To serve Him with one accord

Kata: dxa 'echad
Pengucapan: ekh-awd'
Asal Kata: a numeral from 0258
Sumber: TWOT - 61
Jenis Kata: adj
Dalam AV: one 687, first 36, another 35, other 30, any 18, once 13, eleven + 06240 13, every 10, certain 9, an 7, some 7, misc. 87
Jumlah: 952
Definisi:
1) one (number)
1a) one (number)
1b) each, every
1c) a certain
1d) an (indefinite article)
1e) only, once, once for all
1f) one...another, the one...the other, one after another, one by one
1g) first
1h) eleven (in combination), eleventh (ordinal)

v. ac·cord·ed, ac·cord·ing, ac·cords. v.tr. 1. To cause to conform or agree; bring into harmony. 2. To grant, especially as being due or appropriate: accorded the ...

Artinya bukan persamaan=seragam, tapi dalam satu kesatuan. Rukun, tidak tercerai berai lagi. Kenapa begitu, krn Zefanya bicara ttg Israel. Bukan soal haji, apalagi Muhammad/islam.

Nih clue-nya:
Zef
3:12 Di antaramu akan Kubiarkan hidup suatu umat yang rendah hati dan lemah, dan mereka akan mencari perlindungan pada nama TUHAN,
3:13 yakni sisa Israel itu. Mereka tidak akan melakukan kelaliman atau berbicara bohong; dalam mulut mereka tidak akan terdapat lidah penipu; ya, mereka akan seperti domba yang makan rumput dan berbaring dengan tidak ada yang mengganggunya."
3:14 Bersorak-sorailah, hai puteri Sion, bertempik-soraklah, hai Israel! Bersukacitalah dan beria-rialah dengan segenap hati, hai puteri Yerusalem!
3:15 TUHAN telah menyingkirkan hukuman yang jatuh atasmu, telah menebas binasa musuhmu. Raja Israel, yakni TUHAN, ada di antaramu; engkau tidak akan takut kepada malapetaka lagi.
3:16 Pada hari itu akan dikatakan kepada Yerusalem: "Janganlah takut, hai Sion! Janganlah tanganmu menjadi lemah lesu.
3:17 TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai,
3:18 seperti pada hari pertemuan raya." "Aku akan mengangkat malapetaka dari padamu, sehingga oleh karenanya engkau tidak lagi menanggung cela.
3:19 Sesungguhnya pada waktu itu Aku akan bertindak terhadap segala penindasmu, tetapi Aku akan menyelamatkan yang pincang, mengumpulkan yang terpencar dan akan membuat mereka yang mendapat malu menjadi kepujian dan kenamaan di seluruh bumi.
3:20 Pada waktu itu Aku akan membawa kamu pulang, yakni pada waktu Aku mengumpulkan kamu, sebab Aku mau membuat kamu menjadi kenamaan dan kepujian di antara segala bangsa di bumi dengan memulihkan keadaanmu di depan mata mereka," firman TUHAN.





jakajayagiri-2
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 995
Kepercayaan : Protestan
Location : bandung
Join date : 04.09.12
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by ramayana on Fri Jan 04, 2013 3:58 pm

aslinya itu ngadep kabah atau masjidil haram?

kok ayatnya bilang ngadep ke masjidil haram.
avatar
ramayana
Pengembara

Male
Posts : 3478
Location : Jerusalem
Join date : 21.07.12
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by voorman on Thu Jun 13, 2013 5:06 pm

@ramayana wrote:aslinya itu ngadep kabah atau masjidil haram?

kok ayatnya bilang ngadep ke masjidil haram.


ka'bah itu ada di dalam komplek masjidil haram ram....
jadi klo ente berada di swiss, ente harus menghadap ke masjidil haram, karena di dalam masjidil haram itulah ada ka'bah. mandi
avatar
voorman
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 155
Kepercayaan : Islam
Location : voorwagens
Join date : 23.05.13
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by Hamba Kecil on Mon Jun 17, 2013 7:22 pm

@Sombrero wrote:Tuduhan semua umat kristen adalah sama, dikiranya muslim menyembah ka'bah, hehehe, menggelikan bukan? Apalagi si Mang Wed mengatakan kalau Ka'bah perlu di ibadahi?

Kalau ada Orkris yang suka mengejek, gue kira mereka2 ini kagak pernah membaca kitab PL ya? bagaiamana Daud bermazmur untuk "TUHAN GUNUNG BATUKU?" - Bagaimana Daud membuat tempat ibadah berupa Tonggak batu? dan bagaimana perintah2 Allah agar menyembah menuju "Darussalam" ( Yerusalem) -

Orkris sebenarnya tahu bahwa Muslim tidak menyembah Batu dan ka'bah adalah arah kiblat, tapi mereka sengaja mengejek tanpa dasar akidah. adakah di alquran memerintahkan menyembah Ka'bah? oh, tidak? Ketika muslim shalat menghadap Motor apakah muslim menyembah motor?

Hehehehe...padahal semua muslim di dunia ini tau kl muslim tdk mnyembah ka'bah. tetapi menyembah Allah yg kiblatnya adlh ka'bah. dasar SW g prnah objektif kl berdebat. apapun bukti yg dihadirkan ttp salah. Pokoknya apapun yg trjadi pendapatnya hrs qt akui benar
avatar
Hamba Kecil
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 185
Kepercayaan : Islam
Location : Palembang
Join date : 09.01.13
Reputation : 12

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by pasrah on Mon Jun 17, 2013 7:56 pm

manusia itu kan bukan bola bos... punya muka punya bagian depan dan belakang, tentunya setiap manusia berada disitulah dia punya hadapan...

dalam sholat juga demikian bos.... sebaiknya kemana kita menghadap saat sholat? tentunya ke arah yg dimulyakanNya dan yg direkomendasikannya... yaitu Masjidil Haram titik pusatnya adalah Ka'bah...

bukan hanya diwaktu sholat bos... yg ditentukan arahnya... bahkan dalam syari'at ada jga aturan semisal disaat berak sebaiknya menghadap mana? saat tidur baiknya menghadap mana... saat mati pun menghadap mana jg ada aturannya bos... ya itu karena manusiia bukan bola...

itu namanya SYARIAT bos... yg begini kudu ditaati, wajib bagi seorang hambaNya mentaati perintahNya dan menjauhi laranganNya... ga' terlalu kritis kenapa harus begini dan begino...yg penting semua itu tentu ada hikmahnya...jangan seperti bani israel bos... suka nanya2 akhirnya kecemplung...

pasrah
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 46
Kepercayaan : Islam
Location : pati
Join date : 08.06.13
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by kobelnz on Sat Jul 20, 2013 11:26 pm

@Hamba Kecil wrote:
@Sombrero wrote:Tuduhan semua umat kristen adalah sama, dikiranya muslim menyembah ka'bah, hehehe, menggelikan bukan? Apalagi si Mang Wed mengatakan kalau Ka'bah perlu di ibadahi?

Kalau ada Orkris yang suka mengejek, gue kira mereka2 ini kagak pernah membaca kitab PL ya? bagaiamana Daud bermazmur untuk "TUHAN GUNUNG BATUKU?" - Bagaimana Daud membuat tempat ibadah berupa Tonggak batu? dan bagaimana perintah2 Allah agar menyembah menuju "Darussalam" ( Yerusalem) -

Orkris sebenarnya tahu bahwa Muslim tidak menyembah Batu dan ka'bah adalah arah kiblat, tapi mereka sengaja mengejek tanpa dasar akidah. adakah di alquran memerintahkan menyembah Ka'bah? oh, tidak? Ketika muslim shalat menghadap Motor apakah muslim menyembah motor?

Hehehehe...padahal semua muslim di dunia ini tau kl muslim tdk mnyembah ka'bah. tetapi menyembah Allah yg kiblatnya adlh ka'bah. dasar SW g prnah objektif kl berdebat. apapun bukti yg dihadirkan ttp salah. Pokoknya apapun yg trjadi pendapatnya hrs qt akui benar
wkwkwk...kok ente bisa memastikan "semua muslim di dunia ini tau kl muslim tdk mnyembah ka'bah" bukti objektifnya apa? wah kalo sudah ada kata "pokoknya" sudah tidak bisa berdebat lagi tuh, buat apa ente post di debat ini, padahal sudah jelas untuk sub forum ini untuk berdebat, sudah mentok ya...ke laut aja dehh...
avatar
kobelnz
REGISTERED MEMBER
REGISTERED MEMBER

Male
Posts : 4
Location : Jakarta
Join date : 20.07.13
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by Jagona on Sun Jul 21, 2013 10:32 am

yaaahhh cuma untuk nyatuin/nyeragamin arah sholat aja direpotin ........ mending kalo tau apa sebenernya arti istilah KA'BAH ......................... okey

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by SEGOROWEDI on Sun Jul 21, 2013 11:36 am



bangunan kok disujudi

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by Jagona on Sun Jul 21, 2013 12:02 pm

@SEGOROWEDI wrote:

bangunan kok disujudi

sujud itu ke BUMI ................. jangan sok tahu meskipun mantan kyai ......... okey

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by SEGOROWEDI on Sun Jul 21, 2013 12:09 pm


ibadah kok harus menghadap bangunan

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by haphap on Sun Jul 21, 2013 12:27 pm

Sorry nubi...

Tapi setau ane bumi itu bulat, jadi bila org sujud ke satu arah maka pada arah sebaliknya atau arah yg berlawanan ketika dia sujud maka jatuhnya ya membelakangi juga akhirnya...tul ya?

piss

haphap
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 46
Kepercayaan : Protestan
Location : meja warnet
Join date : 21.07.13
Reputation : -1

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by SEGOROWEDI on Sun Jul 21, 2013 12:30 pm


jatuhnya ke langit..

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by Jagona on Mon Jul 22, 2013 8:58 am

@SEGOROWEDI wrote:
ibadah kok harus menghadap bangunan

mantan kyai gak tahu arti Ka'bah ....... gak aneh ............... okey

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by SEGOROWEDI on Mon Jul 22, 2013 1:15 pm


arti nama bangunan bisa macam-macam
tetep saja ia bangunan

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by Jagona on Mon Jul 22, 2013 2:07 pm

@SEGOROWEDI wrote:
arti nama bangunan bisa macam-macam
tetep saja ia bangunan

Ka'bah artinya apa ? .................................. key

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by SEGOROWEDI on Mon Jul 22, 2013 2:10 pm


tauk

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by Jagona on Mon Jul 22, 2013 2:42 pm

@SEGOROWEDI wrote:
tauk

makanya jangan asal nulis nd mangap ga tau juntrungannya
Muslim tidak menyembah Ka'bah yang hanya terdiri dari susunan batu-batu, tetapi menyembah pemilik dari Ka'bah itu.(QS.103;3)
Ka'bah itu adalah mata Bumi atau sumbu Bumi yaitu Kutub putaran Bumi sebelum Tofan Nuh, maka menyembah ALLAH dengan berkiblat ke arah Ka'bah berarti menyembah Tuhan pencipta Bumi yang beratnya sekitar 600 trilliun ton, juga berarti menyembah Tuhan yang menempatkan Rawasia yang memutar Bumi itu sekitar 1665 km/jam. Kekuatan Rawasia itu adalah kekuatan terbesar di Bumi ini, maka menyembah ALLAH dengan berkiblat ke arah Ka'bah berarti menyembah Tuhan yang memiliki kekuatan terbesar. ........ silakan dicatat sebagai tambahan pengetahuan ....................... okey

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by SEGOROWEDI on Tue Jul 23, 2013 8:32 pm


tetep saja bangunan batako..

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by Jagona on Wed Jul 24, 2013 9:20 am

@SEGOROWEDI wrote:
tetep saja bangunan batako..

yaaaa ... silakan aja ... aku gak maksa kok ............................... okey

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by SEGOROWEDI on Fri Jul 26, 2013 11:01 pm



bangunan kok disujudi

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: kenapa Sholat menghadap Ka'bah?

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 19 dari 22 Previous  1 ... 11 ... 18, 19, 20, 21, 22  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik