FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Mending mana: Muslim pandai, jujur adil ATAU kafir kurang pandai, korupsi, dan tidak adil

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Mending mana: Muslim pandai, jujur adil ATAU kafir kurang pandai, korupsi, dan tidak adil

Post by isaku on Tue Oct 25, 2016 1:55 pm

Banyak pertanyaaan "False Dilemma" disajikan untuk meninggikan seseorang dan menjatuhkan pihak lainnya. Terutama saat ini, menjelang pemilihan.

A False Dilemma is a fallacy in which a person uses the following pattern of "reasoning": Either claim X is true or claim Y is true (when X and Y could both be false). Claim Y is false. Therefore claim X is true.

A false dilemma (also called false dichotomy, false binary, black-and-white thinking, bifurcation, denying a conjunct, the either–or fallacy, fallacy of exhaustive hypotheses, fallacy of the excluded middle, the fallacy of false choice, or the fallacy of the false alternative) is a type of informal fallacy that involves a situation in which only limited alternatives are considered, when in fact there is at least one additional option. The opposite of this fallacy is argument to moderation


Mending mana: Kafir bener apa muslim koruptor?

Ini false dilemma. Emang dua kandidat lainnya koruptor?



Mbok ya bikin perbandingan itu yang setara:

Mending mana: Muslim pandai, jujur adil ATAU kafir pandai, jujur adil?

atau

Mending mana: Muslim kurang pandai, korupsi, dan tidak adil ATAU kafir kurang pandai, korupsi, dan tidak adil



Apa jadinya kalau pihak seberang bikin false argumen lainnya sebagai pengimbang?



Mending mana: Muslim pandai, jujur adil ATAU kafir kurang pandai, korupsi, dan tidak adil

isaku
KAPTEN
KAPTEN

Male
Posts : 3532
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 17.09.12
Reputation : 138

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mending mana: Muslim pandai, jujur adil ATAU kafir kurang pandai, korupsi, dan tidak adil

Post by ryo on Tue Oct 25, 2016 2:23 pm

@isaku wrote:Banyak pertanyaaan "False Dilemma" disajikan untuk meninggikan seseorang dan menjatuhkan pihak lainnya. Terutama saat ini, menjelang pemilihan.

A False Dilemma is a fallacy in which a person uses the following pattern of "reasoning": Either claim X is true or claim Y is true (when X and Y could both be false). Claim Y is false. Therefore claim X is true.

A false dilemma (also called false dichotomy, false binary, black-and-white thinking, bifurcation, denying a conjunct, the either–or fallacy, fallacy of exhaustive hypotheses, fallacy of the excluded middle, the fallacy of false choice, or the fallacy of the false alternative) is a type of informal fallacy that involves a situation in which only limited alternatives are considered, when in fact there is at least one additional option. The opposite of this fallacy is argument to moderation
Kalo saya terlebih dahulu kita hendaknya melihat makna terselubung dari ungkapan yg dianggap sbg "false dilema" itu sendiri, mas


@isaku wrote:
Mending mana: Kafir bener apa muslim koruptor?]
Mending kafir bener


@isaku wrote:
Ini false dilemma. Emang dua kandidat lainnya koruptor?
Bisa diprediksi dgn cara melihat track recordnya; termasuk hal2 yg dapat membuktikan bhw org tersebut telah teruji sbg orang yg kapabilitasnya mengungguli si kafir.
Poinnya: kedepankan rasionalitas dlm memilih bupati/walikota/gubernur di negara RI tanpa perlu melihat latar belakang SARA
(Dan perlu dipahami juga bhw mereka itu ga punya kekuasaan ajib sebagaimana pada era jahiliyah melainkan tugas/wewenang mereka diatur dlm UU dan mereka punya atasan yg padanya mereka bertanggung jawab sehingga mereka ga bisa semaunya.. jadi sebenarnya ga perlu suudzon yg macem2)


@isaku wrote:
Mbok ya bikin perbandingan itu yang setara:

Mending mana: Muslim pandai, jujur adil ATAU kafir pandai, jujur adil?
Jika kedua2nya bagus, maka tetaplah lihat track record masing2; termasuk hal2 yg dapat membuktikan bhw salah satunya mempunyai kapabilitas yg lebih unggul.
Poinnya: kedepankan rasionalitas dlm memilih bupati/walikota/gubernur di negara RI yg dipercaya sbg paling kapabel tanpa perlu melihat latar belakang SARA


@isaku wrote:
atau

Mending mana: Muslim kurang pandai, korupsi, dan tidak adil ATAU kafir kurang pandai, korupsi, dan tidak adil
Jika kedua2nya melempem, maka demo saja, gimana nih parpol kok mengusung paslon melempem...
Tapi kalo memang wajib memilih salah satu; maka tetaplah lihat track record masing2; termasuk hal2 yg dapat membuktikan bhw salah satunya mempunyai kapabilitas yg lebih unggul.
Poinnya: kedepankan rasionalitas dlm memilih bupati/walikota/gubernur di negara RI yg dipercaya sbg paling kapabel tanpa perlu melihat latar belakang SARA


@isaku wrote:
Apa jadinya kalau pihak seberang bikin false argumen lainnya sebagai pengimbang?

Mending mana: Muslim pandai, jujur adil ATAU kafir kurang pandai, korupsi, dan tidak adil
Ya mending muslim pandai jujur adil dong..
Kan poinnya tetap sama:  kedepankan rasionalitas dlm memilih bupati/walikota/gubernur di negara RI yg dipercaya sbg paling kapabel tanpa perlu melihat latar belakang SARA

ryo
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Age : 36
Posts : 166
Kepercayaan : Islam
Location : Surabaya
Join date : 09.10.16
Reputation : 10

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mending mana: Muslim pandai, jujur adil ATAU kafir kurang pandai, korupsi, dan tidak adil

Post by njlajahweb on Tue Oct 25, 2016 3:11 pm

@ryo wrote:
@isaku wrote:Banyak pertanyaaan "False Dilemma" disajikan untuk meninggikan seseorang dan menjatuhkan pihak lainnya. Terutama saat ini, menjelang pemilihan.

A False Dilemma is a fallacy in which a person uses the following pattern of "reasoning": Either claim X is true or claim Y is true (when X and Y could both be false). Claim Y is false. Therefore claim X is true.

A false dilemma (also called false dichotomy, false binary, black-and-white thinking, bifurcation, denying a conjunct, the either–or fallacy, fallacy of exhaustive hypotheses, fallacy of the excluded middle, the fallacy of false choice, or the fallacy of the false alternative) is a type of informal fallacy that involves a situation in which only limited alternatives are considered, when in fact there is at least one additional option. The opposite of this fallacy is argument to moderation
Kalo saya terlebih dahulu kita hendaknya melihat makna terselubung dari ungkapan yg dianggap sbg "false dilema" itu sendiri, mas


@isaku wrote:
Mending mana: Kafir bener apa muslim koruptor?]
Mending kafir bener


@isaku wrote:
Ini false dilemma. Emang dua kandidat lainnya koruptor?
Bisa diprediksi dgn cara melihat track recordnya; termasuk hal2 yg dapat membuktikan bhw org tersebut telah teruji sbg orang yg kapabilitasnya mengungguli si kafir.
Poinnya: kedepankan rasionalitas dlm memilih bupati/walikota/gubernur di negara RI tanpa perlu melihat latar belakang SARA
(Dan perlu dipahami juga bhw mereka itu ga punya kekuasaan ajib sebagaimana pada era jahiliyah melainkan tugas/wewenang mereka diatur dlm UU dan mereka punya atasan yg padanya mereka bertanggung jawab sehingga mereka ga bisa semaunya.. jadi sebenarnya ga perlu suudzon yg macem2)


@isaku wrote:
Mbok ya bikin perbandingan itu yang setara:

Mending mana: Muslim pandai, jujur adil ATAU kafir pandai, jujur adil?
Jika kedua2nya bagus, maka tetaplah lihat track record masing2; termasuk hal2 yg dapat membuktikan bhw salah satunya mempunyai kapabilitas yg lebih unggul.
Poinnya: kedepankan rasionalitas dlm memilih bupati/walikota/gubernur  di negara RI yg dipercaya sbg paling kapabel tanpa perlu melihat latar belakang SARA


@isaku wrote:
atau

Mending mana: Muslim kurang pandai, korupsi, dan tidak adil ATAU kafir kurang pandai, korupsi, dan tidak adil
Jika kedua2nya melempem, maka demo saja, gimana nih parpol kok mengusung paslon melempem...
Tapi kalo memang wajib memilih salah satu; maka tetaplah lihat track record masing2; termasuk hal2 yg dapat membuktikan bhw salah satunya mempunyai kapabilitas yg lebih unggul.
Poinnya: kedepankan rasionalitas dlm memilih bupati/walikota/gubernur  di negara RI yg dipercaya sbg paling kapabel tanpa perlu melihat latar belakang SARA


@isaku wrote:
Apa jadinya kalau pihak seberang bikin false argumen lainnya sebagai pengimbang?

Mending mana: Muslim pandai, jujur adil ATAU kafir kurang pandai, korupsi, dan tidak adil
Ya mending muslim pandai jujur adil dong..
Kan poinnya tetap sama:  kedepankan rasionalitas dlm memilih bupati/walikota/gubernur  di negara RI yg dipercaya sbg paling kapabel tanpa perlu melihat latar belakang SARA
setuju
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5019
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: Mending mana: Muslim pandai, jujur adil ATAU kafir kurang pandai, korupsi, dan tidak adil

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik