FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Ahok dan John Lennon penista agama

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Ahok dan John Lennon penista agama

Post by keroncong on Mon Dec 19, 2016 1:45 pm

WHEN LOVE & HATE COLLIDE

John Lennon sang Legenda Music POP dunia dari Inggris pernah membuat heboh saat mengatakan "The Beatles lebih populer daripada Yesus". Ia memang seorang yang tidak menyukai agama (dan negara tentu saja). John Lennon seorang seniman musik yang flamboyan dan melankolis, selalu aktif menyuarakan perdamaian dan kasih sayang semua makhluk terutama manusia tanpa memandang Ras dan warna kulit apalagi agama.

Kelembutan hati John yang penuh rasa kasih, cinta, dan damai, dituangkan expresif aktif berkarya dan menyuarakan kedua hal tersebut, namun justru akhirnya Kecintaan John akan perdamaian dan cinta kasih tersebut menciptakan ketidaksukaan(kebencian) akan perang, sentimen Ras, perselisihan, bahkan agama, karena secara bawah sadar menciptakan pola seolah itulah sumber masalah atas segala pertikaian duniawi.

Jauh sebelum menembak John Lennon, Mark David Chapman adalah juga penggemar The Beatles. Belakangan, sebelum menembak John, David memilih menjadi seorang Kristen garis keras. Sama seperti remaja-remaja yang dulu suka Britney Spears atau boyband-boyband dari negara kapitalis macam Amerika atau Inggris, namun di kemudian hari menjadi begitu membenci liberalisme, kapitalisme, atau bahkan demokrasi.

Berbekal revolver Colt 38 special, David mendatangi kawasan apartemen yang menjadi tempat tinggal John bersama Yoko Ono di New York. Pistol itu diselipkan di balik pakaian. Tak ada yang tahu rencana pembunuhan kecuali David dan Tuhan. Tak lupa, sebelum mengeksekusi, Mark David meminta John membubuhkan tanda tangan di album Double Fantasy.

Setelah John memberi tanda tangan dan hendak memasuki gedung apartemen, David memanggil sang bintang sambil mencabut pistolnya dan menembak berkali-kali hingga tumbang. Nyawa John pun melayang di usianya yang ke-40 tahun.

David pun dengan cepat menjadi terkenal seketika karena menghabisi John Lennon pada 8 Desember 1980, peristiwa yang hari ini persis sudah berusia tiga puluh enam tahun silam. Dunia pun berkabung. Ribuan lilin menyala untuk mengenang John yang cinta damai dan penuh kasih sayang.

Sejak muda, John adalah sosok yang bengal di balik lagu-lagu yang ditulis dan dinyanyikannya. Dia senang mengganggu otoritas, entah itu otoritas negara maupun moral (baca: agama), terutama berkaitan issue humanis sosial.

Bersama The Beatles, bulan Juli 1966, John Winston Lennon sedang berada di Filipina. Usai menggelar konser, mereka “berulah” dengan membuat ngamuk Ibu Negara Filipina Imelda Marcos dan kroni-kroninya. Kugiran asal Liverpool itu rupanya menolak kemauan Ibu Negara Filipina nan glamor itu untuk tampil di Istana Malacanang, Manila. Alasannya jelas: itu agenda yang tidak ada dalam jadwal.

John dan personil Beatles lainnya yang dibesarkan di negara yang bebas, tak pernah tahu di negara yang dikuasai rezim macam Marcos semua kemauan keluarga penguasa adalah sabda yang harus dijunjung. Tentu saja John Lennon tak peduli.

“Jika ingin pertunjukan datang saja ke kamar kami,” kata John.

Antek-antek Marcos yang terkenal korup itu tersinggung. Rombongan kugiran Britpop itu pun segera angkat kaki dari Filipina. Mereka harus pergi lebih cepat sebelum orang-orang fasis yang cinta mati pada keluarga Marcos membunuh mereka. Meski harus senam jantung, John sukses menistakan rezim Marcos dengan menolak bermain. Setelahnya John tak pernah menginjakkan kaki di negeri Marcos itu.

Kekurangajaran John tak hanya itu. Pada tahun yang sama, John yang dipuja gadis-gadis itu bikin masalah besar. Bahkan Lebih parah. Jika di Filipina dia bikin marah pendukung Marcos, maka kali ini umat Kristiani sejagad dibuat marah - mungkin seperti Ahok yang tersandung di Pulau Seribu terkait Al Maidah 51.

“The Beatles lebih terkenal daripada Yesus,” kata John Lennon. Segera poster dan piringan hitam The Beatles pun jadi sasaran pembakaran orang-orang yang agamanya dinistakan John. Ia pun belakangan harus minta maaf atas ucapannya itu. Dia terlihat begitu gugup dalam konferensi pers nya. sekali lagi mungkin ini hampir mirip seperti Ahok yang tersandung di Pulau Seribu terkait Al Maidah 51.

John tentu saja punya alasan mengapa dia mengatakannya. Bagi John, televisi yang kala itu mulai populer sebagai media massa penting, sebenarnya juga lebih populer daripada Yesus Kristus. John melihat kehidupan sekuler anak muda di tahun 1960an, menunjukkan bahwa budaya populer menang lebih dahsyat daripada agama apapun di dunia.

John hanya ingin menunjukkan hal itu. “Beatles lebih berarti bagi anak-anak daripada Yesus, atau agama, pada waktu itu. Saya tidak bermaksud melecehkan atau merendahkan, saya hanya mengatakan itu sebagai fakta,” ucap John.

Di Indonesia hal ini sangat bisa dianggap penistaan. Ingatlah kasus yang menimpa Arswendo Atmowiloto. Sebagai pemimpin redaksi tabloid Monitor, ia mengumumkan hasil angket pembaca yang memilih tokoh yang mereka kagumi melalui kartu pos.

Angket ini menjadi kecaman karena Nabi Muhammad SAW hanya menempati posisi ke-11 dengan 616 kartu pos pengagum saja. Nabi Muhammad kalah populer dibandingkan Zainuddin MZ, Soeharto, Saddam Husein, Soekarno, bahkan kalah dari Arswendo sendiri.

Arswendo pun harus menelan pil pahit. Ia dibawa ke pengadilan dan diputuskan bersalah. Ia dihukum bui selama lima tahun.

Bicara soal agama, John memang tidak pernah mesra dengan agama apa pun di dunia ini. Bahkan perjalanannya ke India tak membuatnya memuja Tuhan. Setelah Beatles bubar dan bersolo karier, John bahkan pernah menulis lagu berjudul God (1970).

Lagu tersebut menegaskan ketidakpercayaan John pada tokoh-tokoh dan hal-hal mulia macam Yesus, Budha, Injil, Taurat dan lain-lainnya. Tidak percaya pada Yesus, tentu bisa dianggap dia tidak percaya ajaran Yesus juga. Begitu pun pada Budha.

Entah kenapa dalam lagu God tersebut John tak menyebut nama Muhammad?
Mungkin Jika Muhammad masuk dalam lagu ini, John akan dapat fatwa mati seperti halnya Salman Rushdie yang menulis Ayat-Ayat Setan.

Penegasan John bahwa agama tak penting, atau sebaiknya agama tidak pernah ada, ia tuliskan dalam lagunya yang paling sohor, Imagine (1971). Lagu yang dianggap sebagai lagu perdamaian dunia ini ditulisnya ketika Perang Dingin berlangsung. John termasuk orang yang membenci perang. Meski tinggal di New York, John adalah musuh Amerika Serikat. Sebagai seniman asal Inggris, dia mirip Charlie Chaplin. Sama-sama dimusuhi pemerintah Amerika.

Lewat lagunya ini, John juga mengajak orang-orang untuk membayangkan jika agama tak pernah ada. Baginya, mungkin di dunia tidak ada perang yang membawa-bawa nama Tuhan. Di awal lagu saja, John sudah menulis, “Bayangkan jika tidak surga”.

John bermimpi juga tak ada neraka. Selain berharap agama, yang bagi Marx adalah candu, sebaiknya tak perlu ada, John juga membayangkan negara tak pernah ada. Bagi John, jika negara (dan agama) tidak ada, tentu tak akan pernah ada banyak darah yang tertumpah.

Dalam buku Lennon in America (2000) karya Geoffrey Giuliano, Lennon berkomentar bahwa lagu Imagine adalah "lagu anti agama, anti nasionalistis, anti konvensional, anti kapitalistis, tetapi karena kata-katanya diperhalus, lagu ini dapat diterima".

Ternyata, John tetap saja “penista”, hanya saja dari tahun ke tahun John makin mampu menista tanpa harus membuat kehebohan sedahyat seperti saat membandingkan Beatles dengan Yesus.

Tetap saja kepiawaian bermain kata-kata, bahkan saat menista, tak mampu menyelamatkannya dari peluru yang dimuntahkan oleh pistol dalam genggaman Chapman. Peluru rupanya lebih konkret daripada kata-kata, setidaknya di saat ia meregang nyawa.
avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 63
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 66

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ahok dan John Lennon penista agama

Post by F-22 on Mon Dec 19, 2016 2:05 pm

Tulisan di atas itu hasil copas atau memang murni opini hasil pemikiran ente sendiri ???

Ente bisa membedakan ndak antara copas vs opini ???


piss


avatar
F-22
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2402
Kepercayaan : Protestan
Location : Indonesia
Join date : 02.11.12
Reputation : 28

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ahok dan John Lennon penista agama

Post by F-22 on Mon Dec 19, 2016 2:32 pm

Ok .......... kayaknya seh tulisan di atas itu memang opini orang laen yg di-copas-kan kesini.

Kalo diperbolehkan coba aku memberi "opini" juga yah ..........

Kalo menurut pendapatku .... RUBRIK OPINI di forum ini sebenarnya ditujukan utk OPINI PRIBADI member2 disini utk kemudian di-diskusikan. Bukan cuma opini orang yg di-copas.

Ndak ada larangan seh .......... cuma rasanya kurang tepat gitu .......... tadinya aku masuk kesini krn kupikir si @keroncong sdh ada "kemajuan" udah bisa nulis opini pribadi .....

Eh tahunya cuma opini hasil copasan ............ jadi kuciwa gw ........


piss
avatar
F-22
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2402
Kepercayaan : Protestan
Location : Indonesia
Join date : 02.11.12
Reputation : 28

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ahok dan John Lennon penista agama

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik