FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Allah adalah nama Tuhan

Halaman 1 dari 4 1, 2, 3, 4  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Allah adalah nama Tuhan

Post by keroncong on Fri Dec 30, 2011 9:42 pm

Kata ‘Allah’ merupakan nama Tuhan yang paling populer. Apabila anda berkata
:”Allah..”, maka apa yang anda ucapkan itu telah mencakup semua nama-nama-Nya
yang lain, sedangkan bila anda mengucapkan nama-nama-Nya yang lain – misalnya
‘ar-Rahmaan’, ‘al-Malik’ dan sebagainya – maka ia hanya menggambarkan sifat
Rahman, atau sifat kepemilikan-Nya. Disisi lain, tidak satupun dapat dinamakan
Allah, baik secara hakikat maupun secara majazi, sedangkan sifat-sifat-Nya yang
lain – secara umum – dapat dikatakan bisa disandang oleh makhluk-makhluk-Nya.
Bukankah kita dapat menamakan si Ali yang pengasih sebagai ‘Rahiim’?, atau Ahmad
yang berpengetahuan sebagai ‘Aliim’?. Secara tegas, Tuhan Yang Maha Esa itu
sendiri yang menamakan dirinya Allah.

14. Sesungguhnya Aku ini adalah
Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah
shalat untuk mengingat Aku. (Thaahaa).
Innanii = sesungguhnya Aku, anaa =
Aku, Allaahu = Allah, laa ilaaha = tidak ada tuhan, illaa = melainkan, ana =
Aku…

Dia juga dalam Al-Qur’an yang bertanya :”hal ta’lamu lahuu
samiyyaa..” (Surat Maryam ayat 19). Ayat ini, dipahami oleh pakar-pakar
Al-Qur’an bermakna :”Apakah engkau mengetahui ada sesuatu yang bernama seperti
nama ini..?” atau :”Apakah engkau mengetahui sesuatu yang berhak memperoleh
keagungan dan kesempurnaan sebagaimana pemilik nama itu (Allah)?” atau bermakna
:”Apakah engkau mengetahui ada nama yang lebih agung dari nama ini?”, juga dapat
berarti :”Apakah kamu mengetahui ada sesuatu yang sama dengan Dia (yang patut
disembah)?”

Pertanyaan-pertanyaan yang mengandung makna sanggahan ini
kesemuanya benar, karena hanya Tuhan Yang Maha Esa yang wajib wujudnya itu yang
berhak menyandang nama tersebut, selain-Nya tidak ada, bahkan tidak boleh. Hanya
Dia yang berhak memperoleh keagungan dan kesempurnaan mutlak, sebagaimana tidak
ada nama yang lebih agung dari nama-Nya itu.

Para ulama dan pakar bahasa
mendiskusikan kata tersebut antara lain apakah ia memiliki akar kata atau tidak.
Sekian banyak ulama yang berpendapat bahwa kata ‘Allah’ tidak terambil dari satu
akar kata tertentu, tapi ia adalah nama yang menunjuk kepada zat yang wajib
wujud-Nya, yang menguasai seluruh hidup dan kehidupan, serta hanya kepada-Nya
seharusnya seluruh makhluk mengabdi dan bermohon. Tetapi banyak ulama
berpendapat, bahwa kata ‘Allah’ asalnya adalah ‘Ilaah’, yang dibubuhi huruf
‘Alif’ dan ‘Laam’ dan dengan demikian, ‘Allah’ merupakan nama khusus, karena itu
tidak dikenal bentuk jamaknya. Sedangkan ‘Ilaah’ adalah nama yang bersifat umum
dan yang dapat berbentuk jamak (plural), yaitu ‘Alihah’. Dalam Bahasa Inggeris,
baik yang bersifat umum maupun khusus, keduanya diterjemahkan dengan ‘god’,
demikian juga dalam Bahasa Indonesia keduanya dapat diterjemahkan dengan
‘tuhan’, tapi cara penulisannya dibedakan. Yang bersifat umum ditulis dengan
huruf kecil ‘god/tuhan’, dan yang bermakna khusus ditulis dengan huruf besar
‘God/Tuhan’.

‘Alif’ dan ‘Laam’ yang dibubuhkan pada kata ‘Ilaah’
berfungsi menunjukkan bahwa kata yang dibubuhi tersebut merupakan sesuatu yang
telah dikenal dalam benak. Kedua huruf tersebut sama dengan ‘The’ dalam bahasa
Inggeris. Kedua huruf tambahan itu menjadi kata yang dibubuhi menjadi ‘ma’rifat’
atau ‘definite’ (diketahui/dikenal). Pengguna Bahasa Arab mengakui bahwa Tuhan
yang dikenal dalam benak mereka adalah Tuhan Pencipta, berbeda dengan
tuhan-tuhan (aliihah/bentuk jamak dari ilaah) yang lain. Selanjutnya dalam
perkembangannya lebih jauh dan dengan alasan mempermudah, ‘hamzah’ yang berada
antara dua ‘laam’ yang dibaca ‘i’ pada kata ‘al-Ilaah’ tidak dibaca lagi,
sehingga berbunyi ‘Allah’ dan sejak itulah kata ini seakan-akan telah merupakan
kata baru yang tidak memiliki akar kata, sekaligus sejak itu pula kata ‘Allah’
menjadi nama khusus bagi Pencipta dan Pengatur alam raya yang wajib
wujud-Nya.

Sementara ulama berpendapat bahwa kata ‘Ilaah’ yang darinya
terbentuk kata ‘Allah’ berakar dari kata ‘al-Ilaahah’, ‘al-Uluuhah’ dan
‘al-Uluuhiyyah’ yang kesemuanya menurut mereka bermakna ‘ibadah/penyembahan’,
sehingga ‘Allah’ secara harfiah bermakna ‘Yang Disembah’. Ada juga yang
berpendapat bahwa kata tersebut berakar dari kata ‘Alaha’ dalam arti
‘mengherankan’ atau ‘menakjubkan’ karena segala perbuatan/ciptaan-Nya
menakjubkan atau karena bila dibahas hakekat-Nya akan mengherankan akibat
ketidak-tahuan makhluk tentang hakekat zat Yang Maha Agung itu. Apapun yang
terlintas dalam benak menyangkut hakekat zat Allah, maka Allah tidak demikian.
Itu sebabnya ditemukan riwayat yang menyatakan :”Berpikirlah tentang
makhluk-makhluk Allah dan jangan berpikir tentangZat-Nya”. Ada juga yang
berpendapat bahwa kata ‘Allah’ terambil dari akar kata ‘Aliiha Ya’lahuu” yang
berarti ‘tenang’, karena hati menjadi tenang bersama-Nya, atau dalam arti
‘menuju’ dan ‘bermohon’ karena harapan seluruh makhluk tertuju kepada-Nya dan
kepada-Nya jua makhluk bermohon.

Memang setiap yang dipertuhankan pasti
disembah dan kepadanya tertuju harapan dan permohonan lagi menakjubkan
ciptaannya, tetapi apakah itu berarti bahwa kata ‘Ilaah’ – dan juga ‘Allah’ –
secara harfiah bermakna demikian..? , dapat dipertanyakan apakah bahasa atau
Al-Qur’an yang menggunakannya untuk makna ‘yang disembah’?. Kalau anda menemukan
semua kata ‘Ilaah’ dalam Al-Qur’an, niscaya akan anda temukan bahwa kata itu
lebih dekat untuk dipahami sebagai penguasa, pengatur alam raya atau dalam
genggaman-Nya segala sesuatu, walaupun tentunya yang meyakini demikian, ada yang
salah pilih ‘ilaah’nya.

Kata ‘Allah’ mempunyai kekhususan yang tidak
dimiliki oleh kata selainnya, ia adalah kata-kata yang sempurna huruf-hurufnya,
sempurna maknanya, serta memiliki kekhususan berkaitan dengan rahasianya,
sehingga sementara ulama menyatakan bahwa kata itulah yang dinamai ‘Ismu-Ilaah
al-A’zham (Nama Allah yang paling mulia). Yang bila diucapkan dalam do’a, Allah
akan mengabulkannya. Dari segi lafaz terlihat keistimewaan ketika dihapus
huruf-hurufnya. Bacalah kata ‘Allah’ dengan menghapus huruf awalnya, akan
berbunyi ‘Lilaah’ dalam arti ‘milik/bagi Allah’, kemudian hapus huruf awal dari
kata ‘Lilaah’, itu akan terbaca ‘Laahu’ dalam arti ‘bagi-Nya’, selanjutnya,
hapus lagi huruf awal dari ‘Laahu’, akan terdengan dalam ucapan ‘Huu’, yang
berarti ‘Dia (menunjuk Allah), dan apabila itupun dipersingkat akan terdengar
suara ‘Ah’ yang sepintas atau pada lahirnya mengandung makna keluhan, tapi pada
hakekatnya mengandung makna permohonan kepada Allah. Karena itu sementara ulama
berkata bahwa kata ‘Allah’ terucap oleh manusia, sengaja atau tidak sengaja,
suka atau tidak suka. Itulah salah satu bukti adanya ‘fitrah’ dalam diri
manusia. Al-Qur’an juga menegaskan bahwa sikap orang-orang musyrik adalah
:

38. Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: "Siapakah yang
menciptakan langit dan bumi?", niscaya mereka menjawab: "Allah". (Az
Zumar)


dari segi makna dapat dikatakan bahwa kata ‘Allah’ mencakup
segala sifat-sifat-Nya, bahkan Dia-lah yang menyandang nama-nama tersebut,
karena itu jika anda berkata “Yaa..Allah..”, maka semua
nama-nama/sifat-sifat-Nya telah tercakup oleh kata tersebut. Disisi lain, jika
anda berkata ‘ar-Rahiim’, maka sesungguhnya yang anda maksud adalah Allah.
Demikian juga ketika anda menyebut ‘al-Muntaqim’ (yang membalas kesalahan),
namun kandungan makna ‘ar-Rahiim’ (Yang Maha Pengasih) tidak tercakup didalam
pembalasan-Nya, atau sifat-sifat-Nya yang lain. Itulah salah satu sebab mengapa
dalam syahadat seseorang selalu harus menggunakan kata ‘Allah’ ketika
mengucapkan ‘Asyhadu an Laa Ilaaha Illa-llaah’ dan tidak dibenarkan menggantinya
dengan nama-nama-Nya yang lain.

Demikianlah Allah, karena itu tidak heran
jika ditemukan sekian banyak ayat di dalam Al-Qur’an yang memerintahkan
orang-orang beriman agar memperbanyak zikir menyebut nama Allah, karena itu
setiap perbuatan yang penting hendaknya dimulai dengan menyebut nama itu, nama
Allah. Rasulullah bahkan mengajarkan lebih rinci lagi :”Tutuplah pintumu dan
sebutlah nama Allah, padamkanlah lampumu dan sebutlah nama Allah, tutuplah
periukmu dan sebutlan nama Allah, rapatkanlah kendi airmu dan sebutlah nama
Allah…”

Tafsir al-Mishbah buku 1
M.Quraish Shihab


Terakhir diubah oleh keroncong tanggal Mon Nov 17, 2014 1:41 am, total 1 kali diubah
avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 64
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 67

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by SEGOROWEDI on Sun Jan 01, 2012 12:20 am

Tuhan itu tidak ada yang lain, nama buat apa?
Beda dengan manusia, hewan dan tumbuhan yang banyak jumlah individu bahkan jenisnya, maka butuh nama

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by darussalam on Sun Jan 01, 2012 2:07 am

@SEGOROWEDI wrote:Tuhan itu tidak ada yang lain, nama buat apa?
Beda dengan manusia, hewan dan tumbuhan yang banyak jumlah individu bahkan jenisnya, maka butuh nama

israel saja menyebut Tuhannya denga banyak nama, ELi, Elohim, Yahweh, Allah, dst
avatar
darussalam
Co-Administrator
Co-Administrator

Male
Posts : 411
Kepercayaan : Islam
Location : Brunei Darussalam
Join date : 25.11.11
Reputation : 10

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by SEGOROWEDI on Sun Jan 01, 2012 11:31 pm

@darussalam wrote:[
israel saja menyebut Tuhannya denga banyak nama, ELi, Elohim, Yahweh, Allah, dst

itu sama dengan term 'TUHAN'
bukan NAMA

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by sun-cium on Thu Mar 01, 2012 6:27 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@darussalam wrote:[
israel saja menyebut Tuhannya denga banyak nama, ELi, Elohim, Yahweh, Allah, dst

itu sama dengan term 'TUHAN'
bukan NAMA

trus, nama tuhan siapa seh aslinya.........?bukan yesus kan nama asli tuhan.... :gatot: :gatot:

sun-cium
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 20
Join date : 01.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by SEGOROWEDI on Thu Mar 01, 2012 6:32 pm

ketika ditanya nama-Nya oleh Musa, Tuhan menjawab:
'AKU ADALAH AKU'

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by sun-cium on Thu Mar 01, 2012 10:19 pm

@SEGOROWEDI wrote:ketika ditanya nama-Nya oleh Musa, Tuhan menjawab:
'AKU ADALAH AKU'

tuhanmu pemalu banget yah.......disuruh nyebutin nama malah muter-muter......jangan-jangan tuhanmu cewek

sun-cium
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 20
Join date : 01.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by Jagona on Fri Mar 02, 2012 6:07 am

ALLAH adalah ALLAH ............ tidak ada tuhan selain ALLAH ........ jadi ALLAH bukan nama Tuhan

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by SEGOROWEDI on Fri Mar 02, 2012 7:35 am

@sun-cium wrote:
tuhanmu pemalu banget yah.......disuruh nyebutin nama malah muter-muter......jangan-jangan tuhanmu cewek

TUHAN itu ESA
nama buat apa? yang butuh nama itu mahluk dan benda
yang jumlah individunya banyak

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by SEGOROWEDI on Fri Mar 02, 2012 7:38 am

@Jagona wrote:ALLAH adalah ALLAH ............ tidak ada tuhan selain ALLAH ........ jadi ALLAH bukan nama Tuhan

di islam 'allah' itu NAMA
nama ilah sesembahannya muhammad

katanya sih, dia itu TUHAN

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by sun-cium on Fri Mar 02, 2012 10:27 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@sun-cium wrote:
tuhanmu pemalu banget yah.......disuruh nyebutin nama malah muter-muter......jangan-jangan tuhanmu cewek

TUHAN itu ESA
nama buat apa? yang butuh nama itu mahluk dan benda
yang jumlah individunya banyak

oooo berarti Yesus itu cuman makhluk yah......sungguh ironis.....

sun-cium
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 20
Join date : 01.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by Jagona on Sat Mar 03, 2012 5:22 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@Jagona wrote:ALLAH adalah ALLAH ............ tidak ada tuhan selain ALLAH ........ jadi ALLAH bukan nama Tuhan

di islam 'allah' itu NAMA
nama ilah sesembahannya muhammad

katanya sih, dia itu TUHAN

ente gak kan ngerti ..... ente gak tahu apa-apa tentang ALLAH

panas panas panas

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by you7tube7com on Sat Mar 03, 2012 11:52 pm

@Jagona wrote:
@SEGOROWEDI wrote:
@Jagona wrote:ALLAH adalah ALLAH ............ tidak ada tuhan selain ALLAH ........ jadi ALLAH bukan nama Tuhan

di islam 'allah' itu NAMA
nama ilah sesembahannya muhammad

katanya sih, dia itu TUHAN

ente gak kan ngerti ..... ente gak tahu apa-apa tentang ALLAH

panas panas panas

Jawaban pamungkas dari kristen......
"ente ga paham"... "ga ngerti......"

Kmau jg ga tau apa2 ttg Allah....



you7tube7com
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Posts : 331
Kepercayaan : Islam
Join date : 26.11.11
Reputation : 3

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by SEGOROWEDI on Thu Mar 08, 2012 10:55 am

@sun-cium wrote:
tuhanmu pemalu banget yah.......disuruh nyebutin nama malah muter-muter......jangan-jangan tuhanmu cewek

TUHAN itu ESA, gak butuh nama.

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by SEGOROWEDI on Thu Mar 08, 2012 10:57 am

@Jagona wrote:ALLAH adalah ALLAH ............ tidak ada tuhan selain ALLAH ........ jadi ALLAH bukan nama Tuhan

kalau Allah bukan nama, mestinya begini:
- tiada TUHAN selain TUHAN

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by SEGOROWEDI on Thu Mar 08, 2012 10:59 am

@Jagona wrote:
ente gak kan ngerti ..... ente gak tahu apa-apa tentang ALLAH

panas panas panas

allah itu nama ilah/sesembahannya muhammad

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by dangdutman on Sat Mar 17, 2012 11:07 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@Jagona wrote:
ente gak kan ngerti ..... ente gak tahu apa-apa tentang ALLAH

panas panas panas

allah itu nama ilah/sesembahannya muhammad

lalu kenapa di bible juga menggunakan term Allah......apakah penulis bible juga menyembah illahnya Muhammad?

dangdutman
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 25
Join date : 17.03.12
Reputation : 2

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by keroncong on Fri Jan 04, 2013 3:58 pm

Benarkah nama Tuhan adalah Allah ?

Pertanyaan ini mungkin pernah terlintas dihati umat Islam, apalagi melihat dari kenyataan yang ada dihadapan kita betapa beragamnya nama-nama yang ditujukan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa oleh manusia disetiap jaman dan agama. Jika memang nama Tuhan adalah ALLAH, maka kenapa hampir semua umat manusia didunia ini berbeda dalam penyebutannya terhadap Tuhan ?

Kenapa ada yang menyebut-Nya dengan nama Yahweh, Jagad Dewa Batara, SANG Hyang Widhi dan sejumlah nama-nama lainnya ? Padahal al-Qur’an memberi informasi bahwa Tuhan telah mengirim para Rasul-Nya disetiap daerah, baik yang nama-namanya tercantum dalam al-Qur’an ataupun tidak.

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa orang rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada yang tidak Kami ceritakan kepadamu
- Qs. 40 al-mu’min : 78

Tidak ada suatu umatpun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan - Qs. 35 faathir : 24

Kami tidak akan mengazab suatu kaum sebelum Kami mengutus seorang Rasul - Qs. 17 al-israa’ : 15

Jika memang setiap umat ada seorang Nabi dan Rasulnya, tentunya secara logika mereka akan memberikan ajaran agama yang sama dan jika ajaran agamanya sama, maka pastilah merekapun akan merujuk pada nama Tuhan yang sama, tidak mungkin Nabi A mengajarkan bahwa Tuhan itu adalah X dan Nabi B mengajarkan bahwa Tuhan itu adalah Y :

Kami tidak mengutus seorang Rasul sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya : "Bahwa tidak ada Tuhan melainkan Aku, maka sembahlah Aku oleh kamu semua" - Qs. 21 al-anbiya : 25

Nabi-nabi itu adalah bersaudara yang bukan satu ibu ibunya bermacam-macam, namun agamanya satu – Hadis Riwayat Muslim dan Abu Daud

Lalu kenapa perbedaan penyebutan kepada nama Tuhan ini bisa terjadi ?
Apakah perbedaan ini terjadi semata karena perbuatan manusia yang mengadakan perubahan ? atau ada faktor lain yang bisa dijelaskan ?

Ternyata bila kita gali lebih jauh kedalam al-Qur’an, akan ditemukanlah kenyataan yang logis bahwa perbedaan tersebut terjadi karena adanya perbedaan bahasa pada masing-masing Nabi-Nya.

Kami tidak mengutus seorang Rasulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya supaya ia dapat memberi penjelasan dan dimengerti oleh mereka - Qs. 14 Ibrahim : 4

Jadi, para Rasul ini tidak mungkin kesuatu daerah dengan bahasa yang tidak di kuasai dan tidak dimengerti oleh umatnya, karena pasti dakwah yang disampaikan menjadi sia-sia. Karena itu pula menjadi sangat wajar bila al-Qur’an turun menggunakan bahasa Arab, sebab Nabi Muhammad selaku penerimanya juga berbahasa Arab dan berdomisili ditanah Arab dengan ruang lingkup pergaulan orang-orang Arab juga, maka jika al-Qur’an tidak mempergunakan bahasa Arab maka tentulah lawan bicara Nabi akan bingung dan tidak bisa mengerti apalagi memahami dakwah yang disampaikan, malah mungkin menjadi beban untuk Nabi sendiri.

Dan seandainya Kami menjadikan al-Qur'an itu suatu bacaan dalam bahasa selain bahasa Arab tentulah mereka bertanya : "Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya ? Apakah (patut al-Qur'an) dalam bahasa asing sedang (Rasul adalah orang) Arab ? - Qs. 41 Fushsilat : 44

Jadi kembali pada pemakaian istilah Allah didalam Islam, jelas merujuk pada bahasa yang dipergunakan oleh Nabi Muhammad. Namun ini semua tidak mengindikasikan bahwa pada masanya, Nabi Musa maupun Jesus atau Nabi ‘Isa juga menyebut istilah Allah ditengah kaumnya, begitupula para Nabi lain dibanyak penjuru dunia ini dari berbagai derah. Sebab sesuai dengan pernyataan al-Qur'an sendiri bahwa setiap wahyu itu diturunkan berdasarkan bahasa asal daerah Nabi yang bersangkutan.


Untuk itu juga Allah berfirman :

Serulah Allah atau serulah Yang Maha Pengasih (ar-Rahman) Dengan nama apa saja kamu menyeru Dia; maka Dia memiliki nama-nama yang indah (asma-ul-husna) - Qs. 17 al-Israa’ : 110

Dari ayat diatas, jelas bahwa al-Qur'an memperkenalkan Tuhan yang universal, serulah Tuhan dengan nama apapun yang baik dan indah serta tentunya tidak mengandung unsur yang bertentangan dengan sifat-sifat kemuliaan-Nya.

Sehubungan dengan penamaan Allah ini juga, seorang mantan biarawati yang sekarang memeluk Islam, Hj. Irena Handono, et al (lihat buku : Islam Dihujat, Menjawab Buku The Islamic Invasion (Karya Robert Morey), Penerbit Bima Rodheta, Kudus, 2004, hal. 82-83) menyatakan bahwa istilah Elohim yang terdapat dikitab Perjanjian Lama, yang berasal dari bahasa Ibrani asli memiliki akar kata eloh (alef-lamed-heh) dalam bahasa Ibrani-Paleo yang bisa dibaca dengan beberapa cara tanpa tanda bacanya. Istial el memiliki arti Tuhan (God), dewa, kemampuan, kekuatan dan lain-lain.; Satu dari dasar kata Ibrani untuk Tuhan (eloh) dapat dengan mudah dibaca sebagai alah tanpa tanda baca sehingga tidak terlalu heran bilamana kata Arab untuk Tuhan menurutnya adalah Allah. Kata tersebut adalah tulisan standar atau tulisan Estrangela yang dieja alap-lamad-heh (ALH) yang berhubungan langsung dengan kata Ibrani Eloh. Bahkan masih menurut beliau, Ezra dan Nabi Daniel memanggil Tuhan dengan nama Elah, panggilan yang nyaris sama juga bisa dilihat dari rintihan Yesus dikayu salib yang ditulis dalam bahasa Aramaic : Eloi, Eloi, Lama Sabachtani (Lihat : Kitab Perjanjian Baru, Injil Markus 15:34 dan Injil Matius 27:46)

Terlepas dari ini semua adalah suatu hal yang pasti bahwa bahasa Arab bukan satu-satunya bahasa yang ada ditengah masyarakat; oleh karena itu secara logika keberagaman penyebutan terhadap Tuhan tidak dapat dihindari. Katakanlah seperti bangsa Afrika Selatan (Zulu) menyebut Tuhan dengan nama uMVELINQANGI, umat India mengenal istilah PRAMATMA, Bangsa Aborigin di Australia Selatan memanggil Tuhannya dengan istilah ATMATU dan sebagainya (Lihat : Ahmed Deedat, Allah dalam dalam Yahudi, Masehi, Islam, terj.H. Salim Basyarahil, H. Mul Renreng, Penerbit Gema Insani Press, Jakarta, 1994, hal. 21-28)

Bahkan menurut salah seorang ahli tafsir al-Qur’an, M. Quraish Shihab menyatakan bahwa wahyu-wahyu pertama yang turun kepada Nabi Muhammad juga tidak mempergunakan istilah Allah untuk kata ganti Tuhan melainkan memakai istilah Rabbuka dan baru pada wahyu ke-7 yaitu surah ke-87 istilah Allah diperkenalkan kedalam al-Qur’an. (Lihat : Dr. Muhammad Quraish Shihab, M.A. Wawasan Al-Quran : Tafsir Maudhu’I atas pelbagai persoalan umat, Penerbit Mizan, Bandung, 1996, dalam Catatan kaki hal. 23-24)

Kata Allah sendiri terbentuk dari kata AL dan iLah (lihat Abu Iman 'Abd ar-Rahman Robert Squires, www.muslim-answers.org/allah.htm, dalam "Who is ALLAH") , dimana kata AL sama seperti penggunaan kata THE dalam bahasa Inggris, yaitu sebagai kata sandang atau penegasan tertentu. Sementara kata iLah memiliki arti Tuhan. Sehingga istilah Allah berarti Tuhan yang satu itu.

Dan konsep ini sesuai dengan pengajaran para Nabi :

Dialah Allah yang Satu Tempat semuanya bergantung ;Tidak pernah Dia beranak dan tidak pula pernah Dia diperanakkan Tidak ada sesuatu apapun yang sama dengan-Nya - Qs. 112 al-Ikhlas : 1 - 4

Jawab Yesus: Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu Esa. - Perjanjian Baru : Injil Markus 12:29

Engkau diberi melihatnya untuk mengetahui, bahwa Tuhanlah Allah, tidak ada yang lain kecuali Dia - Perjanjian Lama : Kitab Ulangan 4:35

Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa - Perjanjian Lama : Kitab Ulangan 6:4

Dengan demikian maka semakin jelas bahwa perbedaan yang terjadi akibat pengaruh bahasa tidak mengajarkan kepada kita untuk menjadikannya sebagai alasan bersikap egois dalam beragama.

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari laki-laki dan perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal - Qs. 49 al-hujuraat : 13

Tuhan telah memilih umat Islam sebagai umat yang terbaik, oleh karena itu mari kita jaga dan kita buktikan kepada umat lainnya bahwa umat Islam memang umat yang menyebarkan perdamaian, menjadi rahmat untuk semua alam.

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang benar, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. - Qs. 3 ali Imron : 110

Demikianlah Kami jadikan kamu suatu ummat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas manusia dan agar Rasul menjadi saksi atas diri kamu - Qs. 2 al-Baqarah : 143

Hendaknya kamu jadi manusia yang lurus karena Allah, menjadi saksi dengan adil, dan janganlah kebencian kamu kepada suatu kaum, membuat kamu bersikap tidak adil, berlakulah adil. Sebab itu lebih dekat pada ketaqwaan - Qs. 5 al-Maidah : 8

Pertanyaan baru akan timbul, yaitu bolehkah umat Islam menyebut Tuhan dengan nama-nama dari bahasa-bahasa non-Arab ? Secara bijaksana kita bisa menjawabnya boleh-boleh saja, toh kita di Indonesia juga menggunakan istilah Tuhan untuk menggantikan istilah Robb, dan itu tidak perlu dipermasalahkan.

Hanya saja yang perlu diwaspadai oleh umat Islam adalah jangan sampai terjebak pada nama-nama yang mengarah pada keberhalaan (bersifat syirik), sebagaimana firman Allah sendiri :

Dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam menyebut nama-namaNya, Kelak, mereka akan mendapatkan balasan terhadap apa yang mereka kerjakan - Qs. 7 al-a’raaf : 180
avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 64
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 67

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by BiasaSaja on Sun Jan 06, 2013 1:16 pm

Yohanes 17:
(11) Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.
(12) Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci.

Salam damai buat saudara2ku sesama Kristen, cukup kita saja yang menerima kenyataan tidak usah banyak berdebat disini deh. bobo
avatar
BiasaSaja
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 660
Kepercayaan : Protestan
Location : warnet langganan
Join date : 08.12.12
Reputation : 11

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by Mutiaraa on Thu Jan 23, 2014 12:52 pm

kalau mau bahas nama Allah bagi muslim, jangan disini dee, tapi di link aku aja, itu khusus, gak campur-campur dengan ayat-ayat palsu bible injil palsu
avatar
Mutiaraa
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1383
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 20.01.14
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by SEGOROWEDI on Thu Jan 23, 2014 1:03 pm


jagona, dini, odong: alloh swt bukan nama
mumut, dkk. : alloh swt adalah nama

 pusing 

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by Kedunghalang on Fri Jan 24, 2014 10:16 pm

@SEGOROWEDI wrote:
jagona, dini, odong: alloh swt bukan nama
mumut, dkk.         : alloh swt adalah nama

 pusing 

Allah adalah Nama Tuhannya umat Islam dan/atau sekalian manusia, karena agama Islam dibawa oleh Nabi Muhammad saw yang diutus-Nya kepada sekalian manusia (Al 'Araf 7:159).

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by SEGOROWEDI on Fri Jan 24, 2014 10:25 pm


kesimpulan: SIMPANG SIUR

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by Kedunghalang on Fri Jan 24, 2014 10:38 pm

@SEGOROWEDI wrote:
kesimpulan: SIMPANG SIUR

Komentar tak berdasarkan Al Qur'an dan/atau kitab-kitab kepercayaan lain.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by SEGOROWEDI on Fri Jan 24, 2014 11:01 pm



BERDASAR ALQURAN:
jagona, dini, odong: alloh swt bukan nama
mumut, dkk. : alloh swt adalah nama


 pusing 

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Allah adalah nama Tuhan

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 1 dari 4 1, 2, 3, 4  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik