FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

ternyata yesus tidak datang untuk menebus dosa manusia

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

ternyata yesus tidak datang untuk menebus dosa manusia

Post by darussalam on Sun Jan 01, 2012 2:42 am

Nama saya Antonius Sina Kumanireng, kerap disapa Anton Sina. Saya anak kedua
dari lima bersaudara yang lahir di tengah-tengah keluarga penganut Kristen
Katolik yang masih sangat ketat mengamalkan ajaran agama. Ayah saya, Kumanireng,
salah seorang pastor sekaligus anggota DPRD Tk. II Kab. Ende, Kupang, Nusa
Tenggara Timur (NTT). Tempat kelahiran saya mayoritas penduduknya beragama
Kristen, termasuk seluruh keluarga saya.

Sejak kecil, saya telah
dipersiapkan menjadi calon pendeta yang diharapkan menjadi penyebar agama di
kampung halaman. Karena itu, saya pun sejak kecil bekerja sebagai tukang pukul
lonceng gereja. Meskipun ayah saya terbilang penganut Kristen yang ketat, namun
sejak kecil saya sering memberontak terhadap keluarga dan para
pastor.

Saya kerap melemparkan pertanyaan kepada para pendeta, meskipun
mereka sering memberikan jawaban yang tidak memuaskan. Dan kekecewaan itu, saya
terus mencari kebenaran lewat gereja.

Suatu ketika saya ikut kebaktian
di gereja. Tba-tiba hati saya yang gundah menjadi tenang. Tapi, ketika keluar
dari gereja hati saya kembali bimbang dan kacau. Bahkan, menyebabkan saya
bertengkar dengan saudara saya di rumah. Maklum, keluarga saya termasuk keluarga
yang kacau.

Saya sendiri tak paham betul, apa sesungguhnya yang
menyebabkan keluarga saya berantakan. Padahal, tiap hari keluar-masuk gereja.
Saya sendiri bahkan terlibat minum-minuman keras. Hati saya terus bertambah
kacau. Akhirnya, saya mencari kebenaran di luar rumah.

Suatu ketika, saya
ditawari pastor untuk belajar ke Roma, Italia, atas beasiswa dari Belanda. Saya
menolak tawaran itu dengan alasan ingin belajar di negeri sendiri. Saya terus
mencari kebenaran karena keluarga saya telah berantakan. Saya membuka Alkitab
Injil, lalu saya temukan Matius 26:20-25 yang berbunyi, "Yesus datang
untuk menebus dosa-dosa manusia."


Saya terus membaca dan mengkaji,
kesimpulan saya bahwa Yesus sendiri tak mau mati menebus dosa manusia. Sementara
itu, saya terus mengkaji ayat-ayat Injil yang selalu menimbulkan pertentangan
antara ayat satu dan lainnya. Berkat ketekunan mempelajari sejarah dan pergaulan
saya dengan teman teman muslim serta setiap akan memakan babi saya muntah,
maka saya bertambah yakin untuk tidak makan daging babi
.


Masuk Islam



Semua itu rupanya petunjuk langsung dan Allah agar saya segera kembali ke
agama yang sejati. Saya masuk Islam, dan kemudian saya ganti nama menjadi Abdul
Salam. Semua keluarga termasuk ayah tak setuju, bahkan menjauhi
saya.

Saya terus belajar tentang Islam. Saya pun mempelajari tasawuf.
Akhirya, cita-cita saya terwujud mempelajari tasawuf setelah saya masuk
Perguruan Isbatulyah yang mengajarkan kepada saya soal syariat dan makrifat
Islam. Orang yang paling berjasa terhadap diri saya dalam mempelajari Islam
adalah almarhum Usman Effendi Nitiprajitna. Saya terus mempelajari ilmu
kebatinan dari guru saya itu.

Alhamdulillah, saya telah menjadi seorang
muslim, kendati saya disingkirkan dari seluruh keluarga. Alhasil, saya menanti
seluruh keluarga saya agar mau terbuka dan bertanya kepada saya mengapa saya
memilih masuk agama Islam. Namun, sampai kind, tak ada yang mau menemui
saya.

Saya siap menjelaskan semuanya. Saya bangga masuk Islam karena
Islam mengajarkan umatnya untuk tolong menolong. Meskipun istri saya masih tetap
beragama Kristen, namun saya tetap melaksanakan shalat. Antara tahun 1970-1973,
saya mendapat beasiswa untuk belajar ke Universitas Yokohama Jepang.
Alhamdulillah, ke yakinan saya justru semakin kokoh setelah saya bergaul dengan
orang-orang Jepang. Padahal, dulunya, saya termasuk peminum berat alkohol. Tapi,
sesudah menjadi muslim, saya pun meninggalkan kebiasaan buruk
itu.

Setelah berhasil menyelesaikan studi di Jepang dengan gelar doktor
kimia, saya mendapat tawaran kerja dari ITB dan beberapa perusahaan besar di
Tanah Air. Namun, saya lebih senang memilih Universitas Hasanuddin Makassar,
karena PTN itulah yang pertama kali menawarkan aku mengajar.


Bersyukur



Oh ya, saya mempunyai tiga orang anak. Namanya Yuliana, Elizabeth, dan
Isa. Saya memberikan kebebasan kepada anak-anak saya untuk memilih agama yang
mereka anggap paling benar. Anak saya yang bungsu berkata kepada saya, ia tak
akan masuk Islam apa pun yang terjadi. Setelah melewati waktu cukup panjang
dalam memberikan pemahaman yang benar tentang Islam, akhirnya Yuliana dan
Elizabeth mau mengikuti jejak saya, masuk Islam.

Saya bangga dan
bersyukur kepada Allah Walaupun saya tak pernah memaksa anak-anak masuk Islam,
tapi karena kesadaran sendiri, mereka akhirnya masuk Islam. Si bungsu yang keras
dan benci terhadap agama Islam pun tiba-tiba berubah sikap dan mau masuk Islam.
Alangkah bahagianya had saya. Semua anak-anak saya telah memilih jalan yang
benar.

Semangat beragama dan kecintaan saya kepada Islam bertambah dalam.
Apalagi berkat bantuan Prof-Dr. H. Nasir Nessa yang memberikan kesempatan kepada
saya menunaikan ibadah haji. Berbagai kemudahan saya dapatkan di Tanah Suci.
Antara lain, saya dapat dengan mudah mencium Hajar Aswad. Tak lupa, saya pun
mendoakan seluruh keluarga saya agar dibukakan pintu hatinya menerima kebenaran
Islam.


Kecewa



Setelah bertahun tahun melakukan pendalaman terhadap Islam, akhirnya-saya
menemukan kebenaran yang hakiki (sejati) itu di dalam Islam. Namun, saya sempat
kecewa setelah masuk Islam. Saya melihat umat Islam menganut agamanya
semata-mata karena faktor keturunan, sehingga wujud pengamalannya masih minus.
Islam semata-mata hanya simbol, tanpa diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Saya benar-benar kecewa dan tak menyangka kalau umat Islam ternyata masih banyak
yang tidak memahami ajaran agamanya secara benar.

Kekecewaan itu muncul,
barangkali lantaran saya yang mualaf ini terlalu berharap banyak dari umat
Islam. Ternyata, semua harapan itu sirna. Banyak umat Islam tak menghargai
agamanya. Padahal, saya sebelum masuk Islam bertahun-tahun mengembara, berguru
dari satu tempat ke tempat lain, demi membuktikan kebenaran yang ada di dalam
Islam. Mengapa umat Islam sendiri tak bangga terhadap agamanya? Bukankah Islam
agama suci? tapi akhirnya saya sadar bahwa itu semua kembali kepada pribadi
masing-masing, yang jelek hanya sebagian kecil, masih banyak pribadi-pribadi
ummat Islam yang patut dicontoh dan jadi panutan karena pada dasarnya Islam
adalah agama yang Suci dan hakiki.

Akhirnya saya benar-benar bersyukur
betapa nikmatnya hidup dalam panji Islam yang penuh rahmat dan hidayah Allah
SWT. Saya pun bersyukur karena setiap menjelang Lebaran, saya bersama tiga orang
anak saya bersama-sama melakukan shalat Idul Fitri di Lapangan Karebosi,
Makassar. Padahal, sebelum mereka masuk Islam, saya terkadang merasa sunyi,
karena merayakan Hari Raya suci ini seorang diri.

Kini, saya mengabdi di
Universitas Hasanuddin Makassar sebagai dosen yang tiap hari bergaul di tengah
mahasiswa dan sesekali berdialog tentang Islam. Saya bangga dapat mengabdi di
sebuah almamater yang sangat menghargai pendapat orang lain.

Oleh
Bachtiar AK dan Silahuddin B/Albaz dari Buku "Saya memilih Islam" Penyusun Abdul
Baqir Zein, Penerbit Gema Insani Press website : http://www.gemainsani.co.id/ oleh Mualaf Online Center (MCOL)
http://www.mualaf.com/
avatar
darussalam
Co-Administrator
Co-Administrator

Male
Posts : 411
Kepercayaan : Islam
Location : Brunei Darussalam
Join date : 25.11.11
Reputation : 10

Kembali Ke Atas Go down

Re: ternyata yesus tidak datang untuk menebus dosa manusia

Post by Foxhound on Mon Oct 01, 2012 9:04 pm

Nama saya Antonius Sina Kumanireng, kerap disapa Anton Sina. Saya anak kedua dari lima bersaudara yang lahir di tengah-tengah keluarga penganut Kristen Katolik yang masih sangat ketat mengamalkan ajaran agama. Ayah saya, Kumanireng, salah seorang pastor sekaligus anggota DPRD Tk. II Kab. Ende, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tempat kelahiran saya mayoritas penduduknya beragama Kristen, termasuk seluruh keluarga saya.
Sejak kecil, saya telah dipersiapkan menjadi calon pendeta yang diharapkan menjadi penyebar agama di kampung halaman. Karena itu, saya pun sejak kecil bekerja sebagai tukang pukul lonceng gereja. Meskipun ayah saya terbilang penganut Kristen yang ketat, namun sejak kecil saya sering memberontak terhadap keluarga dan para pastor.

Saya kerap melemparkan pertanyaan kepada para pendeta, meskipun mereka sering memberikan jawaban yang tidak memuaskan. Dan kekecewaan itu, saya terus mencari kebenaran lewat gereja. Suatu ketika saya ikut kebaktian di gereja. Tba-tiba hati saya yang gundah menjadi tenang. Tapi, ketika keluar dari gereja hati saya kembali bimbang dan kacau. Bahkan, menyebabkan saya bertengkar dengan saudara saya di rumah. Maklum, keluarga saya termasuk keluarga yang kacau.

Saya sendiri tak paham betul, apa sesungguhnya yang menyebabkan keluarga saya berantakan. Padahal, tiap hari keluar-masuk gereja. Saya sendiri bahkan terlibat minum-minuman keras. Hati saya terus bertambah kacau. Akhirnya, saya mencari kebenaran di luar rumah.

Suatu ketika, saya ditawari pastor untuk belajar ke Roma, Italia, atas beasiswa dari Belanda. Saya menolak tawaran itu dengan alasan ingin belajar di negeri sendiri. Saya terus mencari kebenaran karena keluarga saya telah berantakan. Saya membuka Alkitab Injil, lalu saya temukan Matius 26:20-25 yang berbunyi, "Yesus datang untuk menebus dosa-dosa manusia. "

Ini orang ngaku Kristen Katolik.... tapi membedakan pendeta dan pastor tidak bisa dan berlepotan semua. Ayahnya seorang pastor..... kenapa nggak ngaku aja sekalian ibunya seorang suster biarawati ya?? boong
saya paling seneng kalau ada orang yang ngaku mualaf... bisa jadi tontonan badut
avatar
Foxhound
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 612
Kepercayaan : Protestan
Location : Jakarta
Join date : 28.09.12
Reputation : 57

Kembali Ke Atas Go down

Re: ternyata yesus tidak datang untuk menebus dosa manusia

Post by keroncong on Tue Oct 02, 2012 12:16 am

@Foxhound wrote:
Nama saya Antonius Sina Kumanireng, kerap disapa Anton Sina. Saya anak kedua dari lima bersaudara yang lahir di tengah-tengah keluarga penganut Kristen Katolik yang masih sangat ketat mengamalkan ajaran agama. Ayah saya, Kumanireng, salah seorang pastor sekaligus anggota DPRD Tk. II Kab. Ende, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tempat kelahiran saya mayoritas penduduknya beragama Kristen, termasuk seluruh keluarga saya.
Sejak kecil, saya telah dipersiapkan menjadi calon pendeta yang diharapkan menjadi penyebar agama di kampung halaman. Karena itu, saya pun sejak kecil bekerja sebagai tukang pukul lonceng gereja. Meskipun ayah saya terbilang penganut Kristen yang ketat, namun sejak kecil saya sering memberontak terhadap keluarga dan para pastor.

Saya kerap melemparkan pertanyaan kepada para pendeta, meskipun mereka sering memberikan jawaban yang tidak memuaskan. Dan kekecewaan itu, saya terus mencari kebenaran lewat gereja. Suatu ketika saya ikut kebaktian di gereja. Tba-tiba hati saya yang gundah menjadi tenang. Tapi, ketika keluar dari gereja hati saya kembali bimbang dan kacau. Bahkan, menyebabkan saya bertengkar dengan saudara saya di rumah. Maklum, keluarga saya termasuk keluarga yang kacau.

Saya sendiri tak paham betul, apa sesungguhnya yang menyebabkan keluarga saya berantakan. Padahal, tiap hari keluar-masuk gereja. Saya sendiri bahkan terlibat minum-minuman keras. Hati saya terus bertambah kacau. Akhirnya, saya mencari kebenaran di luar rumah.

Suatu ketika, saya ditawari pastor untuk belajar ke Roma, Italia, atas beasiswa dari Belanda. Saya menolak tawaran itu dengan alasan ingin belajar di negeri sendiri. Saya terus mencari kebenaran karena keluarga saya telah berantakan. Saya membuka Alkitab Injil, lalu saya temukan Matius 26:20-25 yang berbunyi, "Yesus datang untuk menebus dosa-dosa manusia. "

Ini orang ngaku Kristen Katolik.... tapi membedakan pendeta dan pastor tidak bisa dan berlepotan semua. Ayahnya seorang pastor..... kenapa nggak ngaku aja sekalian ibunya seorang suster biarawati ya?? boong
saya paling seneng kalau ada orang yang ngaku mualaf... bisa jadi tontonan badut

udah penah ke NTT?
siapa tahu barangkali pastor di sana dibolehin uskupnya menikah?
atau mungkin dia cuman anak angkat doang...... masa pastor ga boleh adopsi anak bosen bosen
avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 63
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 66

Kembali Ke Atas Go down

Re: ternyata yesus tidak datang untuk menebus dosa manusia

Post by Uriel on Tue Oct 02, 2012 12:22 am

udah penah ke NTT?
siapa tahu barangkali pastor di sana dibolehin uskupnya menikah?
atau mungkin dia cuman anak angkat doang...... masa pastor ga boleh adopsi anak
ckckckck
mau ntt kek,,mau di bulan kek,,mau pluto kek
yang namanya pastor itu harus hidup selibat
adopsi anak??ngpain??
ketahuan bgt sih taqqiyanya

Uriel
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 415
Location : bandung
Join date : 01.07.12
Reputation : 9

Kembali Ke Atas Go down

Re: ternyata yesus tidak datang untuk menebus dosa manusia

Post by Foxhound on Tue Oct 02, 2012 12:37 am

ichreza wrote:udah penah ke NTT?
siapa tahu barangkali pastor di sana dibolehin uskupnya menikah?
atau mungkin dia cuman anak angkat doang...... masa pastor ga boleh adopsi anak bosen bosen

Ya udah dah.. saya ngalah... orang ini mualaf beneran... ceritanya mungkin begini nih...

Bapaknya bener Pastor, yang jadi anggota DPRD.... (harusnya gampang cari kebenarannya... karena di NTT ya harusnya cuma bapaknya satu orang ini Pastor yang boleh jadi anggota DPRD oleh Keuskupan).

Tapi bapaknya yang Pastor ini, menyiapkan anaknya jadi calon Pendeta.... Jadi mungkin karena salah kamar, terus malah jadi mualaf....

basi
avatar
Foxhound
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 612
Kepercayaan : Protestan
Location : Jakarta
Join date : 28.09.12
Reputation : 57

Kembali Ke Atas Go down

Re: ternyata yesus tidak datang untuk menebus dosa manusia

Post by njlajahweb on Sat Dec 05, 2015 5:04 am

sekilas info,
tentang penebusan dosa oleh Kristus

*penebusan dosa oleh Kristus adalah penebusan dosa atas ikatan dosa kutuk terbesar.

*penebusan dosa oleh Kristus hanya bisa diperoleh jika manusia telah bisa mempertanggungjawakan akhlak mereka kelak dihari penghakiman, agar mereka yang sudah pantas masuk surga, mereka tidak harus mencicipi neraka dulu.

*penebusan dosa oleh Kristus bukanlah sertifikat untuk kebal dosa atau bukanlah perizinan pada manusia untuk berbuat dosa dengan seenaknya.

*penebusan dosa oleh Kristus berlaku tidak hanya untuk orang Kristen dan tidak harus menjadi Kristen,

*penebusan dosa oleh Kristus juga untuk semua manusia tanpa terkecuali, untuk semua agama termasuk umat Islam, aliran kepercayaan, bahkan atheis, asalkan mereka telah memantaskan diri dengan aklhak mereka yang juga berdasar hati nurani

NB: saya percaya, ketika mereka(nonkristen) mengingat statment bahwa Kristus mampu menyelamatkan seluruh dunia dari dosa kutuk hukum taurat, dan hati mereka diam(tidak membantah)maka hal itu secara otomatis sudah diperhitungkan Kristus sebagai pengakuan, walaupun tidak secara langsung, dan Kristus akan memasukan mereka yang pantas masuk kesurga(yaitu mereka nonkristen yang bisa mempertanggungjawabkan aklaknya terhadap agama,kitabsuci ataupun nurani) tanpa harus mencicipi neraka dulu.(disinilah fungsi penebusan Kristus atas kutuk hukum taurat)
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 6099
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: ternyata yesus tidak datang untuk menebus dosa manusia

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik