FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

sufi

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

sufi

Post by BAKUL KOPI on Thu Jan 12, 2012 10:51 am

seorang tokoh Sufi , yaitu al-Busthami berkata: “Kami telah menyelam di dalam lautan ilmu, sementara para nabi (hanya) berdiri di tepinya”
( al-Futûhât al-Makkiyah 1/3)

maksud loe...?
bingung bingung bingung
avatar
BAKUL KOPI
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 29
Posts : 757
Location : warkop
Join date : 07.10.11
Reputation : 3

Kembali Ke Atas Go down

Re: sufi

Post by abu hanan on Thu Jan 12, 2012 1:37 pm

BAKUL KOPI wrote:seorang tokoh Sufi , yaitu al-Busthami berkata: “Kami telah menyelam di dalam lautan ilmu, sementara para nabi (hanya) berdiri di tepinya”
( al-Futûhât al-Makkiyah 1/3)

maksud loe...?
bingung bingung bingung
tuh mbah Buthami tentuh bicarah padah konteks khusus.
lha terus kamsut loe apah?


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: sufi

Post by BAKUL KOPI on Thu Jan 12, 2012 3:04 pm

merendahkan derajat para nabi, sok iye gitu si iyet bustami
avatar
BAKUL KOPI
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 29
Posts : 757
Location : warkop
Join date : 07.10.11
Reputation : 3

Kembali Ke Atas Go down

Re: sufi

Post by abu hanan on Wed Jan 18, 2012 11:55 am

BAKUL KOPI wrote:merendahkan derajat para nabi, sok iye gitu si iyet bustami
nggakjelas blas.


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: sufi

Post by BAKUL KOPI on Wed Jan 25, 2012 6:31 pm

avatar
BAKUL KOPI
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 29
Posts : 757
Location : warkop
Join date : 07.10.11
Reputation : 3

Kembali Ke Atas Go down

Re: sufi

Post by abu hanan on Thu Jan 26, 2012 11:20 am

ada perbedaan tipis tapi sangat tebal diantara para murid (ahli sufi yg lagi belajar).
etika pertama;
siapa yg menjadi tujuan akan menjadi awal tujuan.
ketika sombong telah menempati hati,maka dia semakin jauh ketika merasa semakin dekat.

monggoh.siapa saja yg ingin ber-sufi ria ...sayah temanih disinih.


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: sufi

Post by BAKUL KOPI on Thu Jan 26, 2012 7:12 pm

abu hanan wrote:
ada perbedaan tipis tapi sangat tebal diantara para murid (ahli sufi yg lagi belajar).
etika pertama;
siapa yg menjadi tujuan akan menjadi awal tujuan.
ketika sombong telah menempati hati,maka dia semakin jauh ketika merasa semakin dekat.

monggoh.siapa saja yg ingin ber-sufi ria ...sayah temanih disinih.

gimana penjelasan yg ini...?
Demikian pula orang-orang Sufi, mereka menganggap memiliki ilmu hakikat. Sedangkan orang dari luar kalangan mereka, hanya baru sampai pada tingkat ilmu syariat. Mereka beranggapan, bahwasanya Allah Subhanahu wa Ta'ala menganugerahkan ilmu laduni kepada mereka, saat orang-orang selain mereka mestimenimba ilmu dengan susah payah dari para ulama. Bahkan salah seorang tokoh Sufi , yaitu al-Busthami sampai berkoar: “Kami telah menyelam di dalam lautan ilmu, sementara para nabi (hanya) berdiri di tepinya”
avatar
BAKUL KOPI
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 29
Posts : 757
Location : warkop
Join date : 07.10.11
Reputation : 3

Kembali Ke Atas Go down

Re: sufi

Post by abu hanan on Fri Jan 27, 2012 10:32 am

BAKUL KOPI wrote:
abu hanan wrote:
ada perbedaan tipis tapi sangat tebal diantara para murid (ahli sufi yg lagi belajar).
etika pertama;
siapa yg menjadi tujuan akan menjadi awal tujuan.
ketika sombong telah menempati hati,maka dia semakin jauh ketika merasa semakin dekat.

monggoh.siapa saja yg ingin ber-sufi ria ...sayah temanih disinih.

gimana penjelasan yg ini...?
Demikian pula orang-orang Sufi, mereka menganggap memiliki ilmu hakikat. Sedangkan orang dari luar kalangan mereka, hanya baru sampai pada tingkat ilmu syariat. Mereka beranggapan, bahwasanya Allah Subhanahu wa Ta'ala menganugerahkan ilmu laduni kepada mereka, saat orang-orang selain mereka mestimenimba ilmu dengan susah payah dari para ulama. Bahkan salah seorang tokoh Sufi , yaitu al-Busthami sampai berkoar: “Kami telah menyelam di dalam lautan ilmu, sementara para nabi (hanya) berdiri di tepinya”
anggapan mereka,mereka beranggapan = bukti kesombongan dan itulah maksud sayah bahwah ketikah mereka merasah dekat sebenarnyah mereka semakin jauh dari Allah.

adalagi?


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: sufi

Post by meniti on Sun May 27, 2012 8:43 pm

[quote]“Kami telah menyelam di dalam lautan ilmu, sementara para nabi (hanya) berdiri di tepinya”

Bandingkan perkataan Abu Yazid (semoga Allah merahmati beliau selalu) yang lain
"aku adalah debu kaki Muhammad, maka aku akan mengikuti jejak Muhammad"

Jadi, kebanyakan mereka anti shufi hanyalah mengikuti kebencian dihati (maaf ngak maksud menyinggung) :)

meniti
REGISTERED MEMBER
REGISTERED MEMBER

Male
Posts : 6
Location : jakarta
Join date : 27.05.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: sufi

Post by Satya on Sun Jan 06, 2013 8:53 pm

abu hanan wrote:
BAKUL KOPI wrote:
abu hanan wrote:
ada perbedaan tipis tapi sangat tebal diantara para murid (ahli sufi yg lagi belajar).
etika pertama;
siapa yg menjadi tujuan akan menjadi awal tujuan.
ketika sombong telah menempati hati,maka dia semakin jauh ketika merasa semakin dekat.

monggoh.siapa saja yg ingin ber-sufi ria ...sayah temanih disinih.

gimana penjelasan yg ini...?
Demikian pula orang-orang Sufi, mereka menganggap memiliki ilmu hakikat. Sedangkan orang dari luar kalangan mereka, hanya baru sampai pada tingkat ilmu syariat. Mereka beranggapan, bahwasanya Allah Subhanahu wa Ta'ala menganugerahkan ilmu laduni kepada mereka, saat orang-orang selain mereka mestimenimba ilmu dengan susah payah dari para ulama. Bahkan salah seorang tokoh Sufi , yaitu al-Busthami sampai berkoar: “Kami telah menyelam di dalam lautan ilmu, sementara para nabi (hanya) berdiri di tepinya”
anggapan mereka,mereka beranggapan = bukti kesombongan dan itulah maksud sayah bahwah ketikah mereka merasah dekat sebenarnyah mereka semakin jauh dari Allah.

adalagi?
Bismillahirrohmanirrohim
Salam kenal...

Ada tipe manusia yg sedang berjalan menuju Allah Subhanahu wa Ta'ala :
1. Melalui jalan Syareat, Tarekat, Hakekat, Marifat di sebut jalan atas terus ke bawah ("di undang" oleh Allah Swt dan di beri hadiah), kalau jalan darat terus ke atas melalui pendidikan pesantren itupun kebanyakan berhenti pd nama Allah Subhanahu wa Ta'ala, artinya dia tidak melakukan pencarian seorang guru.
2. Melalui Hakekat dan Marifat ada yg shalat fardhu dan ada yg tidak shalat fardhu, tipe yg ini merasa diberi hadiah oleh Allah Swt, seharusnya tipe seperti ini belajar atau bertanya lagi kepada Ahlinya, bisa saja bahwa Ilmu yg dia didapatkan berasal dari keturunan atau dari jin, seperti halnya seseorang dengan indigonya, seharusnya bertanya kepada ahlinya.

Ilmu Ladunni tidaklah semudah untuk mendapatkannya karena Ilmu Ladunni adalah ilmu suci, bersih, ma'sum prosesnya harus melalui jalan :
Syareat = Sabut kelapa
Tarekat = Batok kelapa
Hakekat = Daging kelapa
Marifat = Air kelapa
Ismu Dzat = Minyak kelapa murni
perlu jihad harta, usia, waktu dll, seperti halnya Waliyullah. Awaludini Ma'rifatullah, awal beragama adalah mengenal Allah dan Rasulullah Saw melalui Syareat, Tarekat, Hakekat, Ma'rifat




avatar
Satya
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 34
Kepercayaan : Islam
Location : NKRI
Join date : 06.01.13
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: sufi

Post by oglikom on Sun Jan 06, 2013 9:14 pm

@ Atas
Ada tidak dalilnya untuk mempelajari ilmu Ladunni dan ini ilmu apaan?

oglikom
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2360
Kepercayaan : Lain-lain
Location : sidoarjo
Join date : 05.10.12
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: sufi

Post by Satya on Sun Jan 06, 2013 9:35 pm

oglikom wrote:@ Atas
Ada tidak dalilnya untuk mempelajari ilmu Ladunni dan ini ilmu apaan?
Bismillahirrohmanirrohim
Ibaratnya Ilmu ini adalah hadiah yg tidak di duga, tidak bisa diminta, dan jangan berharap, karena sudah berani "mewakafkan" hidup dan kehidupan, untuk ibadah kepada Allah dan Rasulullah Saw ( bekerja, shalat, sedekah, zakat melayani tamu, keluarga dll) dan diberinya kita pengetahuan2 yg belum pernah kita ketahui,terutama pengetahuan Agama Dunia dan Akhirat, kalau Nabi melalui Wahyu, orang mukmin melalui firasat/ilham
avatar
Satya
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 34
Kepercayaan : Islam
Location : NKRI
Join date : 06.01.13
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: sufi

Post by oglikom on Sun Jan 06, 2013 9:51 pm

Satya wrote:
oglikom wrote:@ Atas
Ada tidak dalilnya untuk mempelajari ilmu Ladunni dan ini ilmu apaan?
Bismillahirrohmanirrohim
Ibaratnya Ilmu ini adalah hadiah yg tidak di duga, tidak bisa diminta, dan jangan berharap, karena sudah berani "mewakafkan" hidup dan kehidupan, untuk ibadah kepada Allah dan Rasulullah Saw ( bekerja, shalat, sedekah, zakat melayani tamu, keluarga dll) dan diberinya kita pengetahuan2 yg belum pernah kita ketahui,terutama pengetahuan Agama Dunia dan Akhirat, kalau Nabi melalui Wahyu, orang mukmin melalui firasat/ilham
Jadi maksudnya selain Quran dan Hadist masih ada yang berupa firasat/ilham....berarti dalam Islam ada RAHASIA. ehmm

oglikom
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2360
Kepercayaan : Lain-lain
Location : sidoarjo
Join date : 05.10.12
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: sufi

Post by putramentari on Sun Jan 06, 2013 10:01 pm

Satya wrote:
abu hanan wrote:
BAKUL KOPI wrote:
abu hanan wrote:
ada perbedaan tipis tapi sangat tebal diantara para murid (ahli sufi yg lagi belajar).
etika pertama;
siapa yg menjadi tujuan akan menjadi awal tujuan.
ketika sombong telah menempati hati,maka dia semakin jauh ketika merasa semakin dekat.

monggoh.siapa saja yg ingin ber-sufi ria ...sayah temanih disinih.

gimana penjelasan yg ini...?

Demikian pula orang-orang Sufi, mereka menganggap memiliki ilmu hakikat. Sedangkan orang dari luar kalangan mereka, hanya baru sampai pada tingkat ilmu syariat. Mereka beranggapan, bahwasanya Allah Subhanahu wa Ta'ala menganugerahkan ilmu laduni kepada mereka, saat orang-orang selain mereka mestimenimba ilmu dengan susah payah dari para ulama. Bahkan salah seorang tokoh Sufi , yaitu al-Busthami sampai berkoar: “Kami telah menyelam di dalam lautan ilmu, sementara para nabi (hanya) berdiri di tepinya”
anggapan mereka,mereka beranggapan = bukti kesombongan dan itulah maksud sayah bahwah ketikah mereka merasah dekat sebenarnyah mereka semakin jauh dari Allah.

adalagi?
Bismillahirrohmanirrohim
Salam kenal...

Ada tipe manusia yg sedang berjalan menuju Allah Subhanahu wa Ta'ala :
1. Melalui jalan Syareat, Tarekat, Hakekat, Marifat di sebut jalan atas terus ke bawah ("di undang" oleh Allah Swt dan di beri hadiah), kalau jalan darat terus ke atas melalui pendidikan pesantren itupun kebanyakan berhenti pd nama Allah Subhanahu wa Ta'ala, artinya dia tidak melakukan pencarian seorang guru.
2. Melalui Hakekat dan Marifat ada yg shalat fardhu dan ada yg tidak shalat fardhu, tipe yg ini merasa diberi hadiah oleh Allah Swt, seharusnya tipe seperti ini belajar atau bertanya lagi kepada Ahlinya, bisa saja bahwa Ilmu yg dia didapatkan berasal dari keturunan atau dari jin, seperti halnya seseorang dengan indigonya, seharusnya bertanya kepada ahlinya.

Ilmu Ladunni tidaklah semudah untuk mendapatkannya karena Ilmu Ladunni adalah ilmu suci, bersih, ma'sum prosesnya harus melalui jalan :
Syareat = Sabut kelapa
Tarekat = Batok kelapa
Hakekat = Daging kelapa
Marifat = Air kelapa
Ismu Dzat = Minyak kelapa murni
perlu jihad harta, usia, waktu dll, seperti halnya Waliyullah. Awaludini Ma'rifatullah, awal beragama adalah mengenal Allah dan Rasulullah Saw melalui Syareat, Tarekat, Hakekat, Ma'rifat





salam kenal bro,

mengenai penjelasan yang sampeyan posting, ada pijakan hukumnya gak
avatar
putramentari
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 36
Posts : 4870
Kepercayaan : Islam
Location : Pekanbaru
Join date : 04.03.12
Reputation : 116

Kembali Ke Atas Go down

Re: sufi

Post by Satya on Sun Jan 06, 2013 10:14 pm

oglikom wrote:
Satya wrote:
oglikom wrote:@ Atas
Ada tidak dalilnya untuk mempelajari ilmu Ladunni dan ini ilmu apaan?
Bismillahirrohmanirrohim
Ibaratnya Ilmu ini adalah hadiah yg tidak di duga, tidak bisa diminta, dan jangan berharap, karena sudah berani "mewakafkan" hidup dan kehidupan, untuk ibadah kepada Allah dan Rasulullah Saw ( bekerja, shalat, sedekah, zakat melayani tamu, keluarga dll) dan diberinya kita pengetahuan2 yg belum pernah kita ketahui,terutama pengetahuan Agama Dunia dan Akhirat, kalau Nabi melalui Wahyu, orang mukmin melalui firasat/ilham
Jadi maksudnya selain Quran dan Hadist masih ada yang berupa firasat/ilham....berarti dalam Islam ada RAHASIA. ehmm

Bismillahirrohmanirrohim
"Seseorang di beri HP berikut dus, charger, buku petunjuk pengoperasian dll, dibacanya buku petunjuk itu dan dipahaminya, tp dia lupa dengan isi dus tersebut yaitu HP nya"
mudah2an bisa dipahami...
avatar
Satya
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 34
Kepercayaan : Islam
Location : NKRI
Join date : 06.01.13
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: sufi

Post by oglikom on Sun Jan 06, 2013 10:25 pm

Satya wrote:
oglikom wrote:
Satya wrote:
oglikom wrote:@ Atas
Ada tidak dalilnya untuk mempelajari ilmu Ladunni dan ini ilmu apaan?
Bismillahirrohmanirrohim
Ibaratnya Ilmu ini adalah hadiah yg tidak di duga, tidak bisa diminta, dan jangan berharap, karena sudah berani "mewakafkan" hidup dan kehidupan, untuk ibadah kepada Allah dan Rasulullah Saw ( bekerja, shalat, sedekah, zakat melayani tamu, keluarga dll) dan diberinya kita pengetahuan2 yg belum pernah kita ketahui,terutama pengetahuan Agama Dunia dan Akhirat, kalau Nabi melalui Wahyu, orang mukmin melalui firasat/ilham
Jadi maksudnya selain Quran dan Hadist masih ada yang berupa firasat/ilham....berarti dalam Islam ada RAHASIA. ehmm

Bismillahirrohmanirrohim
"Seseorang di beri HP berikut dus, charger, buku petunjuk pengoperasian dll, dibacanya buku petunjuk itu dan dipahaminya, tp dia lupa dengan isi dus tersebut yaitu HP nya"
mudah2an bisa dipahami...
Tolong jangan main teka teki bukannya semua sudah jelas.....kalau begithu mana yang buku petunjuk, dan mana yang HP?

oglikom
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2360
Kepercayaan : Lain-lain
Location : sidoarjo
Join date : 05.10.12
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: sufi

Post by Satya on Sun Jan 06, 2013 10:28 pm

putramentari wrote:
Satya wrote:
abu hanan wrote:
BAKUL KOPI wrote:
abu hanan wrote:
ada perbedaan tipis tapi sangat tebal diantara para murid (ahli sufi yg lagi belajar).
etika pertama;
siapa yg menjadi tujuan akan menjadi awal tujuan.
ketika sombong telah menempati hati,maka dia semakin jauh ketika merasa semakin dekat.

monggoh.siapa saja yg ingin ber-sufi ria ...sayah temanih disinih.

gimana penjelasan yg ini...?

Demikian pula orang-orang Sufi, mereka menganggap memiliki ilmu hakikat. Sedangkan orang dari luar kalangan mereka, hanya baru sampai pada tingkat ilmu syariat. Mereka beranggapan, bahwasanya Allah Subhanahu wa Ta'ala menganugerahkan ilmu laduni kepada mereka, saat orang-orang selain mereka mestimenimba ilmu dengan susah payah dari para ulama. Bahkan salah seorang tokoh Sufi , yaitu al-Busthami sampai berkoar: “Kami telah menyelam di dalam lautan ilmu, sementara para nabi (hanya) berdiri di tepinya”
anggapan mereka,mereka beranggapan = bukti kesombongan dan itulah maksud sayah bahwah ketikah mereka merasah dekat sebenarnyah mereka semakin jauh dari Allah.

adalagi?
Bismillahirrohmanirrohim
Salam kenal...

Ada tipe manusia yg sedang berjalan menuju Allah Subhanahu wa Ta'ala :
1. Melalui jalan Syareat, Tarekat, Hakekat, Marifat di sebut jalan atas terus ke bawah ("di undang" oleh Allah Swt dan di beri hadiah), kalau jalan darat terus ke atas melalui pendidikan pesantren itupun kebanyakan berhenti pd nama Allah Subhanahu wa Ta'ala, artinya dia tidak melakukan pencarian seorang guru.
2. Melalui Hakekat dan Marifat ada yg shalat fardhu dan ada yg tidak shalat fardhu, tipe yg ini merasa diberi hadiah oleh Allah Swt, seharusnya tipe seperti ini belajar atau bertanya lagi kepada Ahlinya, bisa saja bahwa Ilmu yg dia didapatkan berasal dari keturunan atau dari jin, seperti halnya seseorang dengan indigonya, seharusnya bertanya kepada ahlinya.

Ilmu Ladunni tidaklah semudah untuk mendapatkannya karena Ilmu Ladunni adalah ilmu suci, bersih, ma'sum prosesnya harus melalui jalan :
Syareat = Sabut kelapa
Tarekat = Batok kelapa
Hakekat = Daging kelapa
Marifat = Air kelapa
Ismu Dzat = Minyak kelapa murni
perlu jihad harta, usia, waktu dll, seperti halnya Waliyullah. Awaludini Ma'rifatullah, awal beragama adalah mengenal Allah dan Rasulullah Saw melalui Syareat, Tarekat, Hakekat, Ma'rifat





salam kenal bro,

mengenai penjelasan yang sampeyan posting, ada pijakan hukumnya gak

Bismillahirrohmanirrohim

1. Al-Qur'an dan Hadist
2. Imam Ghazali, Imam Maliki, Imam Hanafi, Imam Syafi'i
Ijma Ulama, kesepakatan Ulama, (10 Ulama mengharamkan, 20 Ulama menghalalkan, sy ikut yg 20 Ulama )
3. Qiyas
4. Dalil Aqli dan Dalil Naqli
Seorang Guru yang menguasai poin2 patokan kebenaran di atas, akan sy ikutin... piss
avatar
Satya
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 34
Kepercayaan : Islam
Location : NKRI
Join date : 06.01.13
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: sufi

Post by Satya on Mon Jan 07, 2013 3:32 am

oglikom wrote:
Satya wrote:
oglikom wrote:
Satya wrote:
oglikom wrote:@ Atas
Ada tidak dalilnya untuk mempelajari ilmu Ladunni dan ini ilmu apaan?
Bismillahirrohmanirrohim
Ibaratnya Ilmu ini adalah hadiah yg tidak di duga, tidak bisa diminta, dan jangan berharap, karena sudah berani "mewakafkan" hidup dan kehidupan, untuk ibadah kepada Allah dan Rasulullah Saw ( bekerja, shalat, sedekah, zakat melayani tamu, keluarga dll) dan diberinya kita pengetahuan2 yg belum pernah kita ketahui,terutama pengetahuan Agama Dunia dan Akhirat, kalau Nabi melalui Wahyu, orang mukmin melalui firasat/ilham
Jadi maksudnya selain Quran dan Hadist masih ada yang berupa firasat/ilham....berarti dalam Islam ada RAHASIA. ehmm

Bismillahirrohmanirrohim
"Seseorang di beri HP berikut dus, charger, buku petunjuk pengoperasian dll, dibacanya buku petunjuk itu dan dipahaminya, tp dia lupa dengan isi dus tersebut yaitu HP nya"
mudah2an bisa dipahami...
Tolong jangan main teka teki bukannya semua sudah jelas.....kalau begithu mana yang buku petunjuk, dan mana yang HP?

Bismillahirrohmanirrohim
Contoh :
Di Bismillah ada huruf ba.di bawah huruf ba ada titik,
bukankah setiap huruf dan titik ada maknanya, ada makna yang tersirat dan tersurat
dan bukti kebenaran Al-Qur'an adalah Shalat, jadi buku petunjuknya
adalah Al-Qur'an (keterangan), seluruh isi kandungan Al-Qur'an adalah ibadah alias pekerjaan,
untuk sampai tahu kepada isi (HP) diperlukan seorang Guru Ahli,
jika ingin mendaki gunung Gede, perlu orang yang ahli dengan peralatan yang komplit
dan canggih, jika mendaki sendirian dipastikan tersesat,
tersesat balik lagi Alhamdulillah, kalau mati di jalan pendakian??
Hiiiyyy...Gn Gede lagi..

Rasulullah Saw adalah Al-Qur'an berjalan, 24 jam dalam keadaan Ibadah,tiap hari
shalat malam sampai subuh, sampai bengkak kakinya, mungkinkah Rasulullah Saw
shalat tahajud 11 raka'at plus witir?? seperti kita?, kita ini maunya
ibadah yg sedikit, tapi mati ingin masuk Surga.

nambahin, Ladunni adalah ladun qolbin salim, hati yg selamat.
maaf jika ada yg kurang berkenan, kita sama2 berbagi pengalaman, pengetahuan
sama2 belajar, toh begitu lahir jg dalam keadaan bugil, tidak punya harta
tidak punya kepandaian, tidak punya kecerdasan, dungu...
Mengapa setelah dewasa jadi Fir'aun si AKU??
Ya Kariim...
avatar
Satya
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 34
Kepercayaan : Islam
Location : NKRI
Join date : 06.01.13
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: sufi

Post by oglikom on Tue Jan 08, 2013 8:38 am

Satya wrote:

Bismillahirrohmanirrohim
Contoh :
Di Bismillah ada huruf ba.di bawah huruf ba ada titik,
bukankah setiap huruf dan titik ada maknanya, ada makna yang tersirat dan tersurat
dan bukti kebenaran Al-Qur'an adalah Shalat, jadi buku petunjuknya
adalah Al-Qur'an (keterangan), seluruh isi kandungan Al-Qur'an adalah ibadah alias pekerjaan,
untuk sampai tahu kepada isi (HP) diperlukan seorang Guru Ahli,
jika ingin mendaki gunung Gede, perlu orang yang ahli dengan peralatan yang komplit
dan canggih, jika mendaki sendirian dipastikan tersesat,
tersesat balik lagi Alhamdulillah, kalau mati di jalan pendakian??
Hiiiyyy...Gn Gede lagi..
Saya kira Al-Qur'an yang di maksud dengan HP....kenyataannya cuman buku "petunjuk" yang tanpa petunjuk bisa menyesatkan.

Rasulullah Saw adalah Al-Qur'an berjalan, 24 jam dalam keadaan Ibadah,tiap hari
shalat malam sampai subuh, sampai bengkak kakinya, mungkinkah Rasulullah Saw
shalat tahajud 11 raka'at plus witir?? seperti kita?, kita ini maunya
ibadah yg sedikit, tapi mati ingin masuk Surga.

nambahin, Ladunni adalah ladun qolbin salim, hati yg selamat.
maaf jika ada yg kurang berkenan, kita sama2 berbagi pengalaman, pengetahuan
sama2 belajar, toh begitu lahir jg dalam keadaan bugil, tidak punya harta
tidak punya kepandaian, tidak punya kecerdasan, dungu...
Mengapa setelah dewasa jadi Fir'aun si AKU??
Ya Kariim...
SYARIAT lewat...kagak mungkin selamat. usil

oglikom
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2360
Kepercayaan : Lain-lain
Location : sidoarjo
Join date : 05.10.12
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: sufi

Post by zadah1989 on Sun Mar 10, 2013 7:56 am

Satya wrote:
abu hanan wrote:
BAKUL KOPI wrote:
abu hanan wrote:
ada perbedaan tipis tapi sangat tebal diantara para murid (ahli sufi yg lagi belajar).
etika pertama;
siapa yg menjadi tujuan akan menjadi awal tujuan.
ketika sombong telah menempati hati,maka dia semakin jauh ketika merasa semakin dekat.

monggoh.siapa saja yg ingin ber-sufi ria ...sayah temanih disinih.

gimana penjelasan yg ini...?
Demikian pula orang-orang Sufi, mereka menganggap memiliki ilmu hakikat. Sedangkan orang dari luar kalangan mereka, hanya baru sampai pada tingkat ilmu syariat. Mereka beranggapan, bahwasanya Allah Subhanahu wa Ta'ala menganugerahkan ilmu laduni kepada mereka, saat orang-orang selain mereka mestimenimba ilmu dengan susah payah dari para ulama. Bahkan salah seorang tokoh Sufi , yaitu al-Busthami sampai berkoar: “Kami telah menyelam di dalam lautan ilmu, sementara para nabi (hanya) berdiri di tepinya”
anggapan mereka,mereka beranggapan = bukti kesombongan dan itulah maksud sayah bahwah ketikah mereka merasah dekat sebenarnyah mereka semakin jauh dari Allah.

adalagi?
Bismillahirrohmanirrohim
Salam kenal...

Ada tipe manusia yg sedang berjalan menuju Allah Subhanahu wa Ta'ala :
1. Melalui jalan Syareat, Tarekat, Hakekat, Marifat di sebut jalan atas terus ke bawah ("di undang" oleh Allah Swt dan di beri hadiah), kalau jalan darat terus ke atas melalui pendidikan pesantren itupun kebanyakan berhenti pd nama Allah Subhanahu wa Ta'ala, artinya dia tidak melakukan pencarian seorang guru.
2. Melalui Hakekat dan Marifat ada yg shalat fardhu dan ada yg tidak shalat fardhu, tipe yg ini merasa diberi hadiah oleh Allah Swt, seharusnya tipe seperti ini belajar atau bertanya lagi kepada Ahlinya, bisa saja bahwa Ilmu yg dia didapatkan berasal dari keturunan atau dari jin, seperti halnya seseorang dengan indigonya, seharusnya bertanya kepada ahlinya.

Ilmu Ladunni tidaklah semudah untuk mendapatkannya karena Ilmu Ladunni adalah ilmu suci, bersih, ma'sum prosesnya harus melalui jalan :
Syareat = Sabut kelapa
Tarekat = Batok kelapa
Hakekat = Daging kelapa
Marifat = Air kelapa
Ismu Dzat = Minyak kelapa murni
perlu jihad harta, usia, waktu dll, seperti halnya Waliyullah. Awaludini Ma'rifatullah, awal beragama adalah mengenal Allah dan Rasulullah Saw melalui Syareat, Tarekat, Hakekat, Ma'rifat





Masya Allah, setiap balutan katanya membuat air mata saya berderai, Allahuakbar,.,,,,,

zadah1989
SERSAN DUA
SERSAN DUA

Male
Posts : 93
Kepercayaan : Islam
Location : indonesia
Join date : 05.01.13
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: sufi

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik