FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Halaman 11 dari 12 Previous  1, 2, 3 ... , 10, 11, 12  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by keroncong on Tue Jan 31, 2012 9:26 pm

First topic message reminder :

" Muhammad telah naik ke langit tertinggi lalu kembali lagi. Demi Allah aku bersumpah, bahwa kalau aku telah mencapai tempat itu, aku tidak akan kembali lagi."

Bila kita membaca sejarah Islam, setidaknya ada tiga peristiwa penting yang melatarbelakangi peristiwa Isra dan Mi'raj Nabi Saw..

Pertama, peristiwa boikot yang dilakukan orang kaum Quraisy kepada seluruh keluarga Bani Hasyim. Kaum Quraisy tahu bahwa sumber kekuatan Nabi Saw adalah keluarganya. Oleh karena itu untuk menghentikan dakwah Nabi Saw. sekaligus menyakitinya, mereka sepakat untuk tidak mengadakan perkawinan, transaksi jual beli dan berbicara dengan keluarga bani Hasyim. Mereka juga bersepakat untuk tidak menjenguk yang sakit dan mengantar yang meninggal dunia dari keluarga Bani Hasyim. Boikot ini berlangsung kurang lebih selama tiga tahun. Tentunya boikot selama itu telah mendatangkan penderitaan dan kesengsaraan khususnya kepada Nabi Saw. dan umumnya kepada keluarga Bani Hasyim.

Kedua, peristiwa wafatnya paman beliau, Abu Thalib. Peristiwa ini menjadi sangat penting dalam perjalanan dakwah Nabi Saw. sebab Abu Thalib adalah salah satu paman beliau yang senantiasa mendukung dakwahnya dan melindungi dirinya dari kejahilan kaum Quraisy. Dukungan dan perlindungan Abu Thalib itu tergambar dari janjinya," Demi Allah mereka tidak akan bisa mengusikmu, kecuali kalau aku telah dikuburkan ke dalam tanah." Janji Abu Thalib ini benar. Ketika ia masih hidup tidak banyak orang yang berani mengusik Nabi Muhammad Saw, namun setelah ia wafat kaum Quraisy menjadi leluasa untuk menyakitinya sebagaimana digambarkan dalam awal tulisan ini.

Ketiga, peristiwa wafatnya istri beliau, Siti Khadijah r.a. Peristiwa ini terjadi tiga hari setelah pamannya wafat. Siti Khadijah bagi Nabi Saw. bukan hanya seorang istri yang paling dicintai dan mencintai, tapi juga sebagai sahabat yang senantiasa mendukung perjuangannya baik material maupun spiritual, yang senantiasa bersama baik dalam keadaan suka maupun duka. Oleh karena itu, wafatnya Siti Khadijah menjadi pukulan besar bagi perjuangan Nabi Saw..

Tiga peristiwa yang terjadi secara berurutan itu sangat berpengaruh pada perasaan Rasulullah Saw. ia sedikit sedih dan gundah gulana. Ia merasakan beban dakwah yang ditanggungnya semakin berat. Oleh karena itu para sejarawan menamai tahun ini dengan ámul hujn (tahun kesedihan).
Dalam kondisi seperti itulah kemudian Allah Swt. mengundang Nabi Saw. melalui peristiwa isra dan mi'raj. Isra' adalah peristiwa diperjalankannya Nabi Saw. dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa sedangkan mi'raj merupakan peristiwa dinaikannya Nabi Saw. dari Masjidil Aqsa ke Sidratul Muntaha. Peristiwa Isra Miraj ini mengajarkan banyak hal kepada Nabi Saw. Dalam perjalanan isra' ia melihat negeri yang diberkahi Allah Swt. dikarenakan di dalamnya pernah diutus para Rasul. Sedangkan dalam perjalanan mi'raj ia melihat tanda-tanda kebesaran Allah Swt. "Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada malam hari, dari Masjidil haram ke Masjidil Aqsa yang telah kami berkati sekelilingnya, supaya kami perlihatkan ayat-ayat Kami kepadanya. Sesungguhnya Ia Maha mendengar lagi Maha Melihat. (Q.S Al Isra :1). "Sesungguhnya ia (Muhammad) melihat Jibril (dalam rupanya yang asli) di waktu yang lain. Yaitu di Sidratul Muntaha. Didekatnya ada surga tempat tinggal. (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha itu diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. Penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya ia telah melihat sebagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar." (Q.S An-Najm : 13-18).

Isra' dan mi'raj merupakan pengalaman keagamaan yang paling istimewa bagi Nabi Muhammad Saw.. Puncaknya terjadi di Sidratul Muntaha. Muhammad Asad menafsirkan Sidratul Muntaha dengan lote-tree farthest limit (pohon lotus yang batasnya paling jauh). Pohon Lotus dalam tradisi Mesir kuno merupakan simbol kebijaksanaan (wisdom) dan kebahagiaan. Dengan demikian secara simbolik Sidratul Muntaha dapat diartikan sebagai puncak kebahagiaan dan kebijaksanaan.
Kebahagiaan yang dibarengi dengan kebijaksanaan inilah yang kemudian membedakan pengalaman keagamaan Muhammad Saw. sebagai nabi dan rasul dengan kaum sufi sebagai manusia biasa. Dengan bahasa yang sederhana tetapi penuh makna Abdul Quddus, seorang sufi Islam besar dari Ganggah, menyatakan,"Muhammad telah naik ke langit yang tinggi lalu kembali lagi. Demi Allah aku bersumpah, bahwa kalau aku telah mencapai tempat itu, aku tidak akan kembali lagi."

Ketika Nabi Saw. sampai di Sidratul Muntaha, Allah Swt memperlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran-Nya berupa bukti-bukti wujud, keesaan, dan kekuasaan-Nya. Disamping itu diperlihatkan juga surga, neraka, perihal langit, kursi dan 'arasy. Setelah melihat semua itu keyakinan Nabi Saw. terhadap keagungan Allah Swt dan kelemahan alam dihadapan keagungan-Nya semakin kuat. Pada gilirannya keyakinan seperti ini telah melahirkan kesadaran ruhani baru pada dirinya berupa kebijaksanaan (wisdom), ketentraman dan kebahagiaan.

Pada saat itu Nabi Saw. sudah mampu membedakan posisi Tuhan dan alam (manusia). Tuhan adalah sumber kebahagiaan, sementara alam sumber kesusahan dan kesengsaraan. Oleh karena itu menggantungkan semua harapan dan keinginan kepada-Nya akan mendatangkan kebahagiaan yang hakiki. Sebaliknya menggangtungkan semua harapan dan keinginan kepada alam akan mendatangkan kesengsaraan.

Kebahagian bertemu dan berdialog dengan Dzat yang dicintai dan mencintainya di Sidratul Muntaha tidak menyebabkan Nabi Saw. lupa akan tugas pokonya menebarkan rahmat Allah Swt. melalui dakwahnya. Hal tersebut dikarenakan, kebahagiaannya tersebut telah dibarengi dengan kebijaksanaan sehingga ia mampu membedakan persoalan pokok dengan cabang, prinsip dengan taktik, esensi dengan aksidensi serta alat dengan tujuan. Nabi Saw. sangat sadar bahwa kebahagian yang diperolehnya dalam Isra' dan Mi'raj bukan esensi dan tujuan utama Allah Swt. tetapi itu semua hanya alat untuk mempersiapkan kondisi jiwanya supaya bisa melaksanakan tugas yang lebih berat dari sebelum-sebelumnya. Oleh karena itu, ia meninggalkan kebahagiaan langit yang sedang dinikmatinya itu, kemudian turun ke bumi untuk berjibaku dengan realitas sosial yang penuh dengan tantangan dan penderitaan. Dengan demikian peristiwa isra' mi'raj Nabi Saw. tidak hanya memiliki makna individual tetapi juga memiliki makna sosial.

Disinilah letak perbedaan pengalaman keagamaan rasul dengan seorang sufi, terutama sufi falsafi. Pengalaman keagamaan rasul berdimensi individual dan sosial sedangkan pengalaman keagamaan sufi (mistik) lebih banyak berdimensi individual. Ketika seorang sufi mengalami fana, kondisi kejiwaannya hampir sama dengan kondisi kejiwaan Nabi Saw. ketika diisra' dan dimi'rajkan. Ia merasakan kebahagiaan yang luar biasa. Dirinya merasa menyatu dengan Allah Swt.. Ia hanyut dan mabuk dalam pelukan keindahan-Nya.

Pengalaman keagamaan seperti itu telah menyebabkan seorang sufi lupa akan diri dan lingkungannya. Kesadarannya bahwa ia bagian dari alam menjadi hilang. Ia menjadi tidak peduli lagi terhadap apa yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Ia hanya asyik ma'syuk dengan perasaannya sendiri dan terus menyendiri dengan dzikir-dzikirnya. Akibatnya, walaupun ia berdzikir ribuan kali dan mendatangkan ketenangan jiwa, namun semua itu sama sekali tidak berpengaruh terhadap perilaku sosialnya. Semakin lama ia berdzikir semakin dalam masuk pada kesadaran dunia mistik. Semakin masuk ke dalam kesadaran dunia mistik, semakin jauh dari realitas kehidupan. Penomena seperti ini dapat menjelaskan perilaku sebagian sufi yang senang mengasingkan diri dari dunia nyata.

Bagaimana dengan Kita ?
Ketika Muhammad Saw. mendapat tantangan berat dalam dakwahnya, ia diundang Allah Swt. melalui peristiwa Isra' dan Mi'raj. Melalui peristiwa ini Allah Swt. mengobati luka hatinya, menghilangkan kesedihannya dan menghibur duka laranya. Akibatnya jiwanya menjadi fresh (segar) dan bahagia kembali. Dalam kondisi jiwa seperti ini kemudian ia kembali ke bumi malanjutkan tugas dakwahnya yaitu menebarkan rahmat Allah Swt. di muka bumi ini. Disinilah, seperti disebutkan di atas, Isra' Mi'raj tidak hanya memiliki makna individual tetapi juga memiliki makna sosial.

Ada pertanyaan, bagaimana bila yang mendapatkan hambatan dakwah itu kita? Bagaimana bila yang mendapat kesusahan dan penderitaan itu kita? Apakah bagi kita masih ada peluang diisra'kan dan dimi'rajkan seperti nabi Muhammad Saw? Jawabannya, tentu tidak mungkin. Lantas apa yang mesti dilakukan bila semua itu terjadi pada kita?
Shalat! Inilah jawaban yang diberikan oleh Nabi Saw.

Isra dan mi'raj adalah salah satu mu'jizat Nabi Muhammad Saw.. Artinya itu hanya diberikan kepadanya tidak mungkin diberikan kepada manusia biasa. Namun demikian, berdasarkan petunjuknya ada amalan bagi orang-orang yang beriman yang memiliki fungsi sama dengan Mi'raj yaitu ibadah shalat. "Shalat itu mi'rajnya orang yang beriman (ash-shalatu mi'rajul mu'minín)" sabdanya.

Shalat secara bahasa berarti do'a. Doa pada hakikatnya merupakan bentuk dialog antara manusia dengan Allah Swt.. Ketika seseorang shalat, hakekatnya ia sedang bertemu dan berdialog dengan Allah Swt.. Oleh karena itu secara hakiki fungsi shalat dan mi'raj sama yaitu bertemu dan berdialog dengan Allah Swt..

Shalat yang benar mesti menghasilkan buah yang sama dengan buah Isra' mi'raj yaitu kesadaran individual dan sosial.

Tujuan utama shalat menurut Al Quran adalah untuk berdzikir (mengingat) kepada Allah Swt (Q.S Thaha : 14). Dzikir atau shalat. bila dilakukan dengan khusyu' akan mendatangkan ketentraman jiwa dan kebahagiaan hidup (Q.S Ar-Ra'du :28; Al Mu'minun : 1-2). Namun demikian, keberhasilan shalat seseorang tidak hanya diukur dari ketenangan dan ketentraman jiwa saja, tetapi mesti dilihat pula pada atsar (bekas) perilaku sosialnya. Menurut Al Quran, shalat yang benar mesti dapat menumbuhkan berbagai macam kebajikan seperti tumbuhnya kesadaran berinfak dan berzakat, kemampuan menghidarkan diri dari perilaku yang sia-sia, kemampuan memelihara diri dari perbuatan zina dan kemampuan memelihara amanat baik dari Allah Swt. ataupun sesama manusia ( Al Mu'minun : 3-8).

Disamping itu, shalat yang benar mesti dapat mengobati sifat kikir dan keluh kesah serta mencegah perbuatan keji dan munkar (Q.S Al Ma'arij : 19-25 ; Al Ankabut: 45). Rasulallah Saw. menyatakan bahwa shalat yang tidak dapat mencegah perbuatan keji dan munkar tidak akan menambah apa-apa bagi mushalli (orang yang shalat) kecuali hanya semakin menjauhkan dirinya dari Allah Swt (H.R.Ahmad).

Shalat yang memiliki dimensi individual dan sosial adalah shalat yang dilakukan dengan khusyu' dan dáim (kontinu). Menurut Imam Al Ghazali, shalat khusyu' adalah shalat yang dilakukan dengan penuh kesadaran. Yaitu memahami apa yang diucapkan dalam shalat sehingga melahirkan perasaan ta'zhim (hormat), khauf (takut), harap (raja) dan haya (malu) terhadap Allah Swt.. Kesadaran ini disamping akan mendatangkan kebahagiaan, ketenangan dan ketentraman jiwa, juga akan mampu memotivasi mushalli untuk merealisasikan seluruh janji yang diucapkannya di dalam shalat ke dalam kehidupan sehari-hari. Wallah a'lam bi ash-shawwab.
avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 63
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 66

Kembali Ke Atas Go down


Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by SEGOROWEDI on Fri Apr 11, 2014 12:07 pm


si kedung kalap
 TKP 

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by SEGOROWEDI on Fri Apr 11, 2014 12:10 pm

@putramentari wrote:
@SEGOROWEDI wrote:
eker-ekeran
cari hikmah pepesan kosong
karena isrok-mirotnya nya gak ada, hanya mimpi/karangan muhammad

apa kamu gak bisa menyebut peristiwa Isra' Mi'raj dg TULISAN YG LEBIH SANTUN bukan dg melecehkan dengan menulis :

isrok-mirot


 pelanggaran pelanggaran pelanggaran 

 lapor lapor lapor

melecehkan SIAPA?
 ehmm 

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Kedunghalang on Fri Apr 11, 2014 4:39 pm

Ibunya Ismael/Ismail as adalah seorang wanita Arab Mesir, berarti Ismail as adalah keturunan Arab Mesir. Istrinya Ismael/Ismail as adalah seorang wanita Arab Mesir. Jadi anak-anak Ismail as yang jumlahnya 12 orang adalah 75% orang Arab Mesir yang mendiami Paran, wilayah gurun Arabia. Nabi Muhammad saw berasal dari kaum Quraisy, keturunan Kedar, anak kedua Nabi Ismail as.
ULANGAN 18:18

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by putramentari on Fri Apr 11, 2014 5:39 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@putramentari wrote:
@SEGOROWEDI wrote:
eker-ekeran
cari hikmah pepesan kosong
karena isrok-mirotnya nya gak ada, hanya mimpi/karangan muhammad

apa kamu gak bisa menyebut peristiwa Isra' Mi'raj dg TULISAN YG LEBIH SANTUN bukan dg melecehkan dengan menulis :

isrok-mirot


 pelanggaran pelanggaran pelanggaran 

 lapor lapor lapor

melecehkan SIAPA?
 ehmm 

mana nich MODERATOR %

kalo pelelecehan ini dibiarkan saja terus berulang lapor 
avatar
putramentari
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 36
Posts : 4870
Kepercayaan : Islam
Location : Pekanbaru
Join date : 04.03.12
Reputation : 116

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Kedunghalang on Fri Apr 11, 2014 7:23 pm

Protestan dan muslim yang ini sama-sama suka MENJERIT-JERIT, ketika kehabisan dalil.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by putramentari on Fri Apr 11, 2014 8:54 pm

@Kedunghalang wrote:
Protestan dan muslim yang ini sama-sama suka MENJERIT-JERIT, ketika kehabisan dalil.




udah belajar bahasa arab belom kamu nak

biar gak makin sesat usil usil 
avatar
putramentari
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 36
Posts : 4870
Kepercayaan : Islam
Location : Pekanbaru
Join date : 04.03.12
Reputation : 116

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by SEGOROWEDI on Fri Apr 11, 2014 11:22 pm

@Kedunghalang wrote:
Ibunya Ismael/Ismail as adalah seorang wanita Arab Mesir, berarti Ismail as adalah keturunan Arab Mesir. Istrinya Ismael/Ismail as adalah seorang wanita Arab Mesir. Jadi anak-anak Ismail as yang jumlahnya 12 orang adalah 75% orang Arab Mesir yang mendiami Paran, wilayah gurun Arabia. Nabi Muhammad saw berasal dari kaum Quraisy, keturunan Kedar, anak kedua Nabi Ismail as.
ULANGAN 18:18

ibunya ismail +> wanita mesir
ismail 50% mesir

isterinya ismail +> juga wanita mesir
anak-anak ismail 25% mesir
MANA MUNGKIN MENURUNKAN BANGSA ARAB KHUSUSNYA SUKU KURESH?
mikir mas mikir..
 basi basi basi basi 

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Kedunghalang on Fri Apr 11, 2014 11:29 pm

@putramentari wrote:
@Kedunghalang wrote:
Protestan dan muslim yang ini sama-sama suka MENJERIT-JERIT, ketika kehabisan dalil.

udah belajar bahasa arab belom kamu nak

biar gak makin sesat usil usil 

Saya belajar Bahasa Arab dari Allah Al Mutakallim (Az-Zukhruf 43:11/12) dan dari orang Arab asli, yakni Nabi Muhammad saw (Shahih Bukhari) yang menggunakan fi'il madhi, yakni kata nazzala untuk masa mendatang, sehingga anda kelabakan untuk membantahnya, lalu MENJERIT-JERIT.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Kedunghalang on Fri Apr 11, 2014 11:32 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@Kedunghalang wrote:
Ibunya Ismael/Ismail as adalah seorang wanita Arab Mesir, berarti Ismail as adalah keturunan Arab Mesir. Istrinya Ismael/Ismail as adalah seorang wanita Arab Mesir. Jadi anak-anak Ismail as yang jumlahnya 12 orang adalah 75% orang Arab Mesir yang mendiami Paran, wilayah gurun Arabia. Nabi Muhammad saw berasal dari kaum Quraisy, keturunan Kedar, anak kedua Nabi Ismail as.
ULANGAN 18:18

ibunya ismail +> wanita mesir
ismail 50% mesir

isterinya ismail +> juga wanita mesir
anak-anak ismail 25% mesir
MANA MUNGKIN MENURUNKAN BANGSA ARAB KHUSUSNYA SUKU KURESH?
mikir mas mikir..
 basi basi basi basi 

Kata Yesus, SEGO belum sanggup untuk menanggungnya dan/atau menerima seorang nabi yang seperti Musa (Ulangan 18:18) yang akan memimpin kepada segala kebenaran (Yohanes 16:12-15).

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by SEGOROWEDI on Fri Apr 11, 2014 11:56 pm


gak usah OOT dung..
ul 18:18 => 'saudara mereka' (saudara seayah bukan sepupu)

ibunya ismail +> wanita mesir
ismail 50% mesir

isterinya ismail +> juga wanita mesir
anak-anak ismail 25% mesir
MANA MUNGKIN MENURUNKAN BANGSA ARAB KHUSUSNYA SUKU KURESH?


si kedung mentoq
trus kalap

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Kedunghalang on Sat Apr 12, 2014 12:10 am

@SEGOROWEDI wrote:
gak usah OOT dung..
ul 18:18 => 'saudara mereka' (saudara seayah bukan sepupu)

ibunya ismail +> wanita mesir
ismail 50% mesir

isterinya ismail +> juga wanita mesir
anak-anak ismail 25% mesir
MANA MUNGKIN MENURUNKAN BANGSA ARAB KHUSUSNYA SUKU KURESH?


si kedung mentoq
trus kalap

Kata Yesus, SEGO belum sanggup untuk menanggungnya dan/atau menerima seorang nabi yang seperti Musa (Ulangan 18:18) yang akan memimpin kepada segala kebenaran (Yohanes 16:12-15). Akibatnya menghitung persentase juga salah, lalu MENJERIT-JERIT.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by SEGOROWEDI on Sat Apr 12, 2014 12:15 am


sepertim musa => yahudi
sudara mereka/mereka bersaudara => keturunan ishak
di tengah-tengah mereka => diantara keturunan ishak

gak mungkin ngarab
yang mencoba atret ke ismael
ternyata ibu ismail itu wanita mesir (50%)
ternyata isteri ismail itu juga wanita mesir (25%)
MANA MUNGKIN MENURUNKAN BANGSA ARAB TERUTAMA SUKU KURES?

jangan kalap ya.. DUNG
(supaya tidak tambah 'U')
 piss 

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Kedunghalang on Sat Apr 12, 2014 12:22 am

@SEGOROWEDI wrote:
sepertim musa => yahudi
sudara mereka/mereka bersaudara => keturunan ishak
di tengah-tengah mereka => diantara keturunan ishak

gak mungkin ngarab
yang mencoba atret ke ismael
ternyata ibu ismail itu wanita mesir (50%)
ternyata isteri ismail itu juga wanita mesir (25%)
MANA MUNGKIN MENURUNKAN BANGSA ARAB TERUTAMA SUKU KURES?

jangan kalap ya.. DUNG
(supaya tidak tambah 'U')
 piss 

Ngitung presentasi aja belum sanggup, apalagi menerima kenyataan bukti-bukti sejarah dan ilmu bumi bahwa kaum Quraisy itu keturunan Kedar, anak kedua Ismail. Makanya pakai akal, jangan MENJERIT-JERIT.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by SEGOROWEDI on Sat Apr 12, 2014 12:28 am


ismael itu 50% mesir, karena ibunya orang mesir
karena isterinya juga wanita mesir maka anak-anaknya 25% eh.. 75% mesir
MOSOK MENURUNKAN BANGSA ARAB TERUTAMA SUKU KURESS?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Kedunghalang on Sat Apr 12, 2014 12:36 am

@SEGOROWEDI wrote:
ismael itu 50% mesir, karena ibunya orang mesir
karena isterinya juga wanita mesir maka anak-anaknya 25% eh.. 75% mesir
MOSOK MENURUNKAN BANGSA ARAB TERUTAMA SUKU KURESS?

Ha ha ha ngaku salah ngitung ga? Ngitung aja salah, sudah pasti yang lainnya pun salah, karena yang benar adalah bukti-bukti sejarah dan ilmu bumi yang menyatakan bahwa kaum Quraisy itu adalah keturunan Kedar, anak kedua Nabi Ismail as yang disebut dalam Alkitab sebagai semua saudara mereka.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by SEGOROWEDI on Sat Apr 12, 2014 1:16 am


untung salah..
ketika dibenarkan 75% malah makin meyakinkan
bahwa tak mungkin 75 mesir menurunkan bangsa arab apalagi suku kuress
 piss 

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Kedunghalang on Sat Apr 12, 2014 1:37 am

@SEGOROWEDI wrote:
untung salah..
ketika dibenarkan 75% malah makin meyakinkan
bahwa tak mungkin 75 mesir menurunkan bangsa arab apalagi suku kuress
 piss 

Fakta sejarah dan ilmu bumi membuktikan bahwa kaum Quraisy Arab adalah keturunan Kedar, anak kedua Nabi Ismail as, yang menurut Alkitab disebut "semua saudara mereka". Kalau mau membantah, cari fakta sejarah lain dan ilmu bumi yang bertentangan dengan itu, jangan asal ngebantah tanpa bukti.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Jagona on Sat Apr 12, 2014 10:08 am

@Kedunghalang wrote:
@Jagona wrote:
@Kedunghalang wrote:
@Jagona wrote:
@salapanbelas maret wrote:


ini ayat Quran kalian itu
Q. 24:45
Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.


Q. 42:29
Di antara (ayat-ayat) tanda-tanda-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan makhluk-makhluk yang melata Yang Dia sebarkan pada keduanya. Dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila dikehendaki-Nya.


----

dibagian mana dari ayat itu ada disebutkan DISETIAP PLANET DIHUNI MANUSIA?

dan dibagian mana dari ayat itu disebut MUHAMMAD SINGGAH DISETIAP PLANET??


CIIMW:
ayat itu cuma menyebut ttg penciptaan HEWAN dan MAHLUK MELATA..

Tidak ada kata MANUSIA DI PLANET2, apalagi ttg muhammad yg singgah disetiap planet.

hi hi hi ............ ada beberapa istilah yang kurang tepat pada kedua terjemah di atas :
1. Dabbah ........... anda artikan hewan ........ seharusnya makhluk berjiwa ........... ada yang berjalan atas perutnya (melata), ada yang berjalan atas dua kaki (termasuk manusia), ada yang berjalan atas empat kaki (berkaki 4 atau lebih)
2. samaawati ........ anda artikan langit ....... seharusnya planet-planet

silakan aja anda ganti terjemah istilah di atas ............ pasti ketemu.
adapun n.muhammad singgah di setiap planet .......... ayatnya lain lalgi ....... okey

Waduuuuuh, daaabbah itu artinya memang "hewan", sedangkan "manusia" itu an-naasu (Al Baqarah 2:21/22) atau basyarin (Asy-Syura 42:51/52). Samaawati itu artinya memang "langit", sedangkan "planet-planet" dalam Bahasa Arab adalah الكواكب, lihat di http://translate.google.com/#id/ar/planet-planet

Ayat mana yang menyatakan Nabi Muhammad saw singgah di setiap planet?

naaahhhh ........ kelihatan kan gak bisa baca ........ Dabbah itu artinya makhluk berjiwa
diantaranya manusia .............. manusia itu makkhluk berjiwa bukan ?
trrus kawkabaa artinya bintang (ayat 12/4)

hi hi hi ......... silakan aja anda pake terjemah manapun ...... egepe ........ coba aku tanya ; Siapa yang menciptakan planet-planet ? ........... jawab yang tegas ........ okey

Oooooooh terjemahan SAENAKE DEWEK, SILAHKAN NGAWUR AJA DAH.

hi hi hi ................MANA JAWABAN PERTANYAAN AKU ? ......... jangan nuduh seenak udele dewe ................. bisa ngga jawab pertanyaan di atas ? ........... okey

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Kedunghalang on Sat Apr 12, 2014 12:13 pm

@Jagona wrote:
@Kedunghalang wrote:
@Jagona wrote:
@Kedunghalang wrote:
@Jagona wrote:

hi hi hi ............ ada beberapa istilah yang kurang tepat pada kedua terjemah di atas :
1. Dabbah ........... anda artikan hewan ........ seharusnya makhluk berjiwa ........... ada yang berjalan atas perutnya (melata), ada yang berjalan atas dua kaki (termasuk manusia), ada yang berjalan atas empat kaki (berkaki 4 atau lebih)
2. samaawati ........ anda artikan langit ....... seharusnya planet-planet

silakan aja anda ganti terjemah istilah di atas ............ pasti ketemu.
adapun n.muhammad singgah di setiap planet .......... ayatnya lain lalgi ....... okey

Waduuuuuh, daaabbah itu artinya memang "hewan", sedangkan "manusia" itu an-naasu (Al Baqarah 2:21/22) atau basyarin (Asy-Syura 42:51/52). Samaawati itu artinya memang "langit", sedangkan "planet-planet" dalam Bahasa Arab adalah الكواكب, lihat di http://translate.google.com/#id/ar/planet-planet

Ayat mana yang menyatakan Nabi Muhammad saw singgah di setiap planet?

naaahhhh ........ kelihatan kan gak bisa baca ........ Dabbah itu artinya makhluk berjiwa
diantaranya manusia .............. manusia itu makkhluk berjiwa bukan ?
trrus kawkabaa artinya bintang (ayat 12/4)

hi hi hi ......... silakan aja anda pake terjemah manapun ...... egepe ........ coba aku tanya ; Siapa yang menciptakan planet-planet ? ........... jawab yang tegas ........ okey

Oooooooh terjemahan SAENAKE DEWEK, SILAHKAN NGAWUR AJA DAH.

hi hi hi ................MANA JAWABAN PERTANYAAN AKU ? ......... jangan nuduh seenak udele dewe ................. bisa ngga jawab pertanyaan di atas ? ........... okey

Kalau terjemahannya sudah SAENAKE DEWEK, buat apa pertanyaan anda dijawab, wong daabbah itu artinya secara spesifik adalah hewan. Jika diterjemahkan "makhluk berjiwa", maka itu artinya digeneralisir, sehingga akan ngawur ke mana-mana.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Jagona on Sun Apr 13, 2014 10:08 am

@Kedunghalang wrote:
@Jagona wrote:
@Kedunghalang wrote:
@Jagona wrote:
@Kedunghalang wrote:

Waduuuuuh, daaabbah itu artinya memang "hewan", sedangkan "manusia" itu an-naasu (Al Baqarah 2:21/22) atau basyarin (Asy-Syura 42:51/52). Samaawati itu artinya memang "langit", sedangkan "planet-planet" dalam Bahasa Arab adalah الكواكب, lihat di http://translate.google.com/#id/ar/planet-planet

Ayat mana yang menyatakan Nabi Muhammad saw singgah di setiap planet?

naaahhhh ........ kelihatan kan gak bisa baca ........ Dabbah itu artinya makhluk berjiwa
diantaranya manusia .............. manusia itu makkhluk berjiwa bukan ?
trrus kawkabaa artinya bintang (ayat 12/4)

hi hi hi ......... silakan aja anda pake terjemah manapun ...... egepe ........ coba aku tanya ; Siapa yang menciptakan planet-planet ? ........... jawab yang tegas ........ okey

Oooooooh terjemahan SAENAKE DEWEK, SILAHKAN NGAWUR AJA DAH.

hi hi hi ................MANA JAWABAN PERTANYAAN AKU ? ......... jangan nuduh seenak udele dewe ................. bisa ngga jawab pertanyaan di atas ? ........... okey

Kalau terjemahannya sudah SAENAKE DEWEK, buat apa pertanyaan anda dijawab, wong daabbah itu artinya secara spesifik adalah hewan. Jika diterjemahkan "makhluk berjiwa", maka itu artinya digeneralisir, sehingga akan ngawur ke mana-mana.

hi hi hi ........... yang aku tanya Siapa yang menciptakan planet-planet ? silakan anda jawab ........... aku tunggu ........................ okey


Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by SEGOROWEDI on Sun Apr 13, 2014 10:14 am

@Kedunghalang wrote:
@SEGOROWEDI wrote:
untung salah..
ketika dibenarkan 75% malah makin meyakinkan
bahwa tak mungkin 75 mesir menurunkan bangsa arab apalagi suku kuress
 piss 

Fakta sejarah dan ilmu bumi membuktikan bahwa kaum Quraisy Arab adalah keturunan Kedar, anak kedua Nabi Ismail as, yang menurut Alkitab disebut "semua saudara mereka". Kalau mau membantah, cari fakta sejarah lain dan ilmu bumi yang bertentangan dengan itu, jangan asal ngebantah tanpa bukti.

lha mereka memang hidup menyebar di kawasan itu..
tetapi kan tidak berarti orang nesir (75%) bisa berubah/menurunkan orang arab (100%)
 piss 

baik untuk keturunan ismael maupun keturunan ishak..
yang disebut 'saudara merela' adalah bersaudara seayah, bukan sekakek..

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Kedunghalang on Sun Apr 13, 2014 9:16 pm

@Jagona wrote:
@Kedunghalang wrote:
@Jagona wrote:
@Kedunghalang wrote:
@Jagona wrote:

naaahhhh ........ kelihatan kan gak bisa baca ........ Dabbah itu artinya makhluk berjiwa
diantaranya manusia .............. manusia itu makkhluk berjiwa bukan ?
trrus kawkabaa artinya bintang (ayat 12/4)

hi hi hi ......... silakan aja anda pake terjemah manapun ...... egepe ........ coba aku tanya ; Siapa yang menciptakan planet-planet ? ........... jawab yang tegas ........ okey

Oooooooh terjemahan SAENAKE DEWEK, SILAHKAN NGAWUR AJA DAH.

hi hi hi ................MANA JAWABAN PERTANYAAN AKU ? ......... jangan nuduh seenak udele dewe ................. bisa ngga jawab pertanyaan di atas ? ........... okey

Kalau terjemahannya sudah SAENAKE DEWEK, buat apa pertanyaan anda dijawab, wong daabbah itu artinya secara spesifik adalah hewan. Jika diterjemahkan "makhluk berjiwa", maka itu artinya digeneralisir, sehingga akan ngawur ke mana-mana.

hi hi hi ........... yang aku tanya Siapa yang menciptakan planet-planet ? silakan anda jawab ........... aku tunggu ........................ okey

Yang gitu aja nanya?

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Kedunghalang on Sun Apr 13, 2014 9:20 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@Kedunghalang wrote:
@SEGOROWEDI wrote:
untung salah..
ketika dibenarkan 75% malah makin meyakinkan
bahwa tak mungkin 75 mesir menurunkan bangsa arab apalagi suku kuress
 piss 

Fakta sejarah dan ilmu bumi membuktikan bahwa kaum Quraisy Arab adalah keturunan Kedar, anak kedua Nabi Ismail as, yang menurut Alkitab disebut "semua saudara mereka". Kalau mau membantah, cari fakta sejarah lain dan ilmu bumi yang bertentangan dengan itu, jangan asal ngebantah tanpa bukti.

lha mereka memang hidup menyebar di kawasan itu..
tetapi kan tidak berarti orang nesir (75%) bisa berubah/menurunkan orang arab (100%)
 piss 

baik untuk keturunan ismael maupun keturunan ishak..
yang disebut 'saudara merela' adalah bersaudara seayah, bukan sekakek..

SEGO kewalahan, lalu panik dan menjerit-jerit.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Jagona on Mon Apr 14, 2014 9:06 am

@Kedunghalang wrote:
@Jagona wrote:
@Kedunghalang wrote:
@Jagona wrote:
@Kedunghalang wrote:

Oooooooh terjemahan SAENAKE DEWEK, SILAHKAN NGAWUR AJA DAH.

hi hi hi ................MANA JAWABAN PERTANYAAN AKU ? ......... jangan nuduh seenak udele dewe ................. bisa ngga jawab pertanyaan di atas ? ........... okey

Kalau terjemahannya sudah SAENAKE DEWEK, buat apa pertanyaan anda dijawab, wong daabbah itu artinya secara spesifik adalah hewan. Jika diterjemahkan "makhluk berjiwa", maka itu artinya digeneralisir, sehingga akan ngawur ke mana-mana.

hi hi hi ........... yang aku tanya Siapa yang menciptakan planet-planet ? silakan anda jawab ........... aku tunggu ........................ okey

Yang gitu aja nanya?

tahu ngga jawabannya ? .............. pasti gak tahu kan ? ................. okey

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by SEGOROWEDI on Mon Apr 14, 2014 11:03 am

@Kedunghalang wrote:
@SEGOROWEDI wrote:
@Kedunghalang wrote:
@SEGOROWEDI wrote:
untung salah..
ketika dibenarkan 75% malah makin meyakinkan
bahwa tak mungkin 75 mesir menurunkan bangsa arab apalagi suku kuress
 piss 

Fakta sejarah dan ilmu bumi membuktikan bahwa kaum Quraisy Arab adalah keturunan Kedar, anak kedua Nabi Ismail as, yang menurut Alkitab disebut "semua saudara mereka". Kalau mau membantah, cari fakta sejarah lain dan ilmu bumi yang bertentangan dengan itu, jangan asal ngebantah tanpa bukti.

lha mereka memang hidup menyebar di kawasan itu..
tetapi kan tidak berarti orang nesir (75%) bisa berubah/menurunkan orang arab (100%)
 piss 

baik untuk keturunan ismael maupun keturunan ishak..
yang disebut 'saudara merela' adalah bersaudara seayah, bukan sekakek..

SEGO kewalahan, lalu panik dan menjerit-jerit.

- gak mungkin orang mesir menurunkan orang arab
- 'sudara-saudara mereka' => bersaudara se-ayah (buken se-kakek)



SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 11 dari 12 Previous  1, 2, 3 ... , 10, 11, 12  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik