FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Halaman 4 dari 12 Previous  1, 2, 3, 4, 5 ... 10, 11, 12  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by keroncong on Tue Jan 31, 2012 9:26 pm

First topic message reminder :

" Muhammad telah naik ke langit tertinggi lalu kembali lagi. Demi Allah aku bersumpah, bahwa kalau aku telah mencapai tempat itu, aku tidak akan kembali lagi."

Bila kita membaca sejarah Islam, setidaknya ada tiga peristiwa penting yang melatarbelakangi peristiwa Isra dan Mi'raj Nabi Saw..

Pertama, peristiwa boikot yang dilakukan orang kaum Quraisy kepada seluruh keluarga Bani Hasyim. Kaum Quraisy tahu bahwa sumber kekuatan Nabi Saw adalah keluarganya. Oleh karena itu untuk menghentikan dakwah Nabi Saw. sekaligus menyakitinya, mereka sepakat untuk tidak mengadakan perkawinan, transaksi jual beli dan berbicara dengan keluarga bani Hasyim. Mereka juga bersepakat untuk tidak menjenguk yang sakit dan mengantar yang meninggal dunia dari keluarga Bani Hasyim. Boikot ini berlangsung kurang lebih selama tiga tahun. Tentunya boikot selama itu telah mendatangkan penderitaan dan kesengsaraan khususnya kepada Nabi Saw. dan umumnya kepada keluarga Bani Hasyim.

Kedua, peristiwa wafatnya paman beliau, Abu Thalib. Peristiwa ini menjadi sangat penting dalam perjalanan dakwah Nabi Saw. sebab Abu Thalib adalah salah satu paman beliau yang senantiasa mendukung dakwahnya dan melindungi dirinya dari kejahilan kaum Quraisy. Dukungan dan perlindungan Abu Thalib itu tergambar dari janjinya," Demi Allah mereka tidak akan bisa mengusikmu, kecuali kalau aku telah dikuburkan ke dalam tanah." Janji Abu Thalib ini benar. Ketika ia masih hidup tidak banyak orang yang berani mengusik Nabi Muhammad Saw, namun setelah ia wafat kaum Quraisy menjadi leluasa untuk menyakitinya sebagaimana digambarkan dalam awal tulisan ini.

Ketiga, peristiwa wafatnya istri beliau, Siti Khadijah r.a. Peristiwa ini terjadi tiga hari setelah pamannya wafat. Siti Khadijah bagi Nabi Saw. bukan hanya seorang istri yang paling dicintai dan mencintai, tapi juga sebagai sahabat yang senantiasa mendukung perjuangannya baik material maupun spiritual, yang senantiasa bersama baik dalam keadaan suka maupun duka. Oleh karena itu, wafatnya Siti Khadijah menjadi pukulan besar bagi perjuangan Nabi Saw..

Tiga peristiwa yang terjadi secara berurutan itu sangat berpengaruh pada perasaan Rasulullah Saw. ia sedikit sedih dan gundah gulana. Ia merasakan beban dakwah yang ditanggungnya semakin berat. Oleh karena itu para sejarawan menamai tahun ini dengan ámul hujn (tahun kesedihan).
Dalam kondisi seperti itulah kemudian Allah Swt. mengundang Nabi Saw. melalui peristiwa isra dan mi'raj. Isra' adalah peristiwa diperjalankannya Nabi Saw. dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa sedangkan mi'raj merupakan peristiwa dinaikannya Nabi Saw. dari Masjidil Aqsa ke Sidratul Muntaha. Peristiwa Isra Miraj ini mengajarkan banyak hal kepada Nabi Saw. Dalam perjalanan isra' ia melihat negeri yang diberkahi Allah Swt. dikarenakan di dalamnya pernah diutus para Rasul. Sedangkan dalam perjalanan mi'raj ia melihat tanda-tanda kebesaran Allah Swt. "Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada malam hari, dari Masjidil haram ke Masjidil Aqsa yang telah kami berkati sekelilingnya, supaya kami perlihatkan ayat-ayat Kami kepadanya. Sesungguhnya Ia Maha mendengar lagi Maha Melihat. (Q.S Al Isra :1). "Sesungguhnya ia (Muhammad) melihat Jibril (dalam rupanya yang asli) di waktu yang lain. Yaitu di Sidratul Muntaha. Didekatnya ada surga tempat tinggal. (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha itu diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. Penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya ia telah melihat sebagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar." (Q.S An-Najm : 13-18).

Isra' dan mi'raj merupakan pengalaman keagamaan yang paling istimewa bagi Nabi Muhammad Saw.. Puncaknya terjadi di Sidratul Muntaha. Muhammad Asad menafsirkan Sidratul Muntaha dengan lote-tree farthest limit (pohon lotus yang batasnya paling jauh). Pohon Lotus dalam tradisi Mesir kuno merupakan simbol kebijaksanaan (wisdom) dan kebahagiaan. Dengan demikian secara simbolik Sidratul Muntaha dapat diartikan sebagai puncak kebahagiaan dan kebijaksanaan.
Kebahagiaan yang dibarengi dengan kebijaksanaan inilah yang kemudian membedakan pengalaman keagamaan Muhammad Saw. sebagai nabi dan rasul dengan kaum sufi sebagai manusia biasa. Dengan bahasa yang sederhana tetapi penuh makna Abdul Quddus, seorang sufi Islam besar dari Ganggah, menyatakan,"Muhammad telah naik ke langit yang tinggi lalu kembali lagi. Demi Allah aku bersumpah, bahwa kalau aku telah mencapai tempat itu, aku tidak akan kembali lagi."

Ketika Nabi Saw. sampai di Sidratul Muntaha, Allah Swt memperlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran-Nya berupa bukti-bukti wujud, keesaan, dan kekuasaan-Nya. Disamping itu diperlihatkan juga surga, neraka, perihal langit, kursi dan 'arasy. Setelah melihat semua itu keyakinan Nabi Saw. terhadap keagungan Allah Swt dan kelemahan alam dihadapan keagungan-Nya semakin kuat. Pada gilirannya keyakinan seperti ini telah melahirkan kesadaran ruhani baru pada dirinya berupa kebijaksanaan (wisdom), ketentraman dan kebahagiaan.

Pada saat itu Nabi Saw. sudah mampu membedakan posisi Tuhan dan alam (manusia). Tuhan adalah sumber kebahagiaan, sementara alam sumber kesusahan dan kesengsaraan. Oleh karena itu menggantungkan semua harapan dan keinginan kepada-Nya akan mendatangkan kebahagiaan yang hakiki. Sebaliknya menggangtungkan semua harapan dan keinginan kepada alam akan mendatangkan kesengsaraan.

Kebahagian bertemu dan berdialog dengan Dzat yang dicintai dan mencintainya di Sidratul Muntaha tidak menyebabkan Nabi Saw. lupa akan tugas pokonya menebarkan rahmat Allah Swt. melalui dakwahnya. Hal tersebut dikarenakan, kebahagiaannya tersebut telah dibarengi dengan kebijaksanaan sehingga ia mampu membedakan persoalan pokok dengan cabang, prinsip dengan taktik, esensi dengan aksidensi serta alat dengan tujuan. Nabi Saw. sangat sadar bahwa kebahagian yang diperolehnya dalam Isra' dan Mi'raj bukan esensi dan tujuan utama Allah Swt. tetapi itu semua hanya alat untuk mempersiapkan kondisi jiwanya supaya bisa melaksanakan tugas yang lebih berat dari sebelum-sebelumnya. Oleh karena itu, ia meninggalkan kebahagiaan langit yang sedang dinikmatinya itu, kemudian turun ke bumi untuk berjibaku dengan realitas sosial yang penuh dengan tantangan dan penderitaan. Dengan demikian peristiwa isra' mi'raj Nabi Saw. tidak hanya memiliki makna individual tetapi juga memiliki makna sosial.

Disinilah letak perbedaan pengalaman keagamaan rasul dengan seorang sufi, terutama sufi falsafi. Pengalaman keagamaan rasul berdimensi individual dan sosial sedangkan pengalaman keagamaan sufi (mistik) lebih banyak berdimensi individual. Ketika seorang sufi mengalami fana, kondisi kejiwaannya hampir sama dengan kondisi kejiwaan Nabi Saw. ketika diisra' dan dimi'rajkan. Ia merasakan kebahagiaan yang luar biasa. Dirinya merasa menyatu dengan Allah Swt.. Ia hanyut dan mabuk dalam pelukan keindahan-Nya.

Pengalaman keagamaan seperti itu telah menyebabkan seorang sufi lupa akan diri dan lingkungannya. Kesadarannya bahwa ia bagian dari alam menjadi hilang. Ia menjadi tidak peduli lagi terhadap apa yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Ia hanya asyik ma'syuk dengan perasaannya sendiri dan terus menyendiri dengan dzikir-dzikirnya. Akibatnya, walaupun ia berdzikir ribuan kali dan mendatangkan ketenangan jiwa, namun semua itu sama sekali tidak berpengaruh terhadap perilaku sosialnya. Semakin lama ia berdzikir semakin dalam masuk pada kesadaran dunia mistik. Semakin masuk ke dalam kesadaran dunia mistik, semakin jauh dari realitas kehidupan. Penomena seperti ini dapat menjelaskan perilaku sebagian sufi yang senang mengasingkan diri dari dunia nyata.

Bagaimana dengan Kita ?
Ketika Muhammad Saw. mendapat tantangan berat dalam dakwahnya, ia diundang Allah Swt. melalui peristiwa Isra' dan Mi'raj. Melalui peristiwa ini Allah Swt. mengobati luka hatinya, menghilangkan kesedihannya dan menghibur duka laranya. Akibatnya jiwanya menjadi fresh (segar) dan bahagia kembali. Dalam kondisi jiwa seperti ini kemudian ia kembali ke bumi malanjutkan tugas dakwahnya yaitu menebarkan rahmat Allah Swt. di muka bumi ini. Disinilah, seperti disebutkan di atas, Isra' Mi'raj tidak hanya memiliki makna individual tetapi juga memiliki makna sosial.

Ada pertanyaan, bagaimana bila yang mendapatkan hambatan dakwah itu kita? Bagaimana bila yang mendapat kesusahan dan penderitaan itu kita? Apakah bagi kita masih ada peluang diisra'kan dan dimi'rajkan seperti nabi Muhammad Saw? Jawabannya, tentu tidak mungkin. Lantas apa yang mesti dilakukan bila semua itu terjadi pada kita?
Shalat! Inilah jawaban yang diberikan oleh Nabi Saw.

Isra dan mi'raj adalah salah satu mu'jizat Nabi Muhammad Saw.. Artinya itu hanya diberikan kepadanya tidak mungkin diberikan kepada manusia biasa. Namun demikian, berdasarkan petunjuknya ada amalan bagi orang-orang yang beriman yang memiliki fungsi sama dengan Mi'raj yaitu ibadah shalat. "Shalat itu mi'rajnya orang yang beriman (ash-shalatu mi'rajul mu'minín)" sabdanya.

Shalat secara bahasa berarti do'a. Doa pada hakikatnya merupakan bentuk dialog antara manusia dengan Allah Swt.. Ketika seseorang shalat, hakekatnya ia sedang bertemu dan berdialog dengan Allah Swt.. Oleh karena itu secara hakiki fungsi shalat dan mi'raj sama yaitu bertemu dan berdialog dengan Allah Swt..

Shalat yang benar mesti menghasilkan buah yang sama dengan buah Isra' mi'raj yaitu kesadaran individual dan sosial.

Tujuan utama shalat menurut Al Quran adalah untuk berdzikir (mengingat) kepada Allah Swt (Q.S Thaha : 14). Dzikir atau shalat. bila dilakukan dengan khusyu' akan mendatangkan ketentraman jiwa dan kebahagiaan hidup (Q.S Ar-Ra'du :28; Al Mu'minun : 1-2). Namun demikian, keberhasilan shalat seseorang tidak hanya diukur dari ketenangan dan ketentraman jiwa saja, tetapi mesti dilihat pula pada atsar (bekas) perilaku sosialnya. Menurut Al Quran, shalat yang benar mesti dapat menumbuhkan berbagai macam kebajikan seperti tumbuhnya kesadaran berinfak dan berzakat, kemampuan menghidarkan diri dari perilaku yang sia-sia, kemampuan memelihara diri dari perbuatan zina dan kemampuan memelihara amanat baik dari Allah Swt. ataupun sesama manusia ( Al Mu'minun : 3-8).

Disamping itu, shalat yang benar mesti dapat mengobati sifat kikir dan keluh kesah serta mencegah perbuatan keji dan munkar (Q.S Al Ma'arij : 19-25 ; Al Ankabut: 45). Rasulallah Saw. menyatakan bahwa shalat yang tidak dapat mencegah perbuatan keji dan munkar tidak akan menambah apa-apa bagi mushalli (orang yang shalat) kecuali hanya semakin menjauhkan dirinya dari Allah Swt (H.R.Ahmad).

Shalat yang memiliki dimensi individual dan sosial adalah shalat yang dilakukan dengan khusyu' dan dáim (kontinu). Menurut Imam Al Ghazali, shalat khusyu' adalah shalat yang dilakukan dengan penuh kesadaran. Yaitu memahami apa yang diucapkan dalam shalat sehingga melahirkan perasaan ta'zhim (hormat), khauf (takut), harap (raja) dan haya (malu) terhadap Allah Swt.. Kesadaran ini disamping akan mendatangkan kebahagiaan, ketenangan dan ketentraman jiwa, juga akan mampu memotivasi mushalli untuk merealisasikan seluruh janji yang diucapkannya di dalam shalat ke dalam kehidupan sehari-hari. Wallah a'lam bi ash-shawwab.
avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 63
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 66

Kembali Ke Atas Go down


Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by ngayarana on Tue Mar 11, 2014 4:10 pm

@Kedunghalang wrote:
@mutiiiara wrote:gara-gara tafsir ngaco ahmadiyah jadi orang sesat makin sesat

Yang NGACO & SESAT itu, menurut Nabi Muhammad saw, adalah orang-orang yang tidak berpegang-teguh kepada Al Qur'an dan As-Sunnah (HR Bukhari).
Boleh dong di tuliskan hadistnya.....
Kalo ayat Al Qur'annya kan sudah Jelas....

Yang Lengkap Ya pak Kedung.......Sanad dan perawinya..... piss 
Biar belajar bersama......
avatar
ngayarana
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1147
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 30.01.14
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Kedunghalang on Tue Mar 11, 2014 4:19 pm

@SEGOROWEDI wrote:
lha yang diceritakan apa?
kok sok tahu banget lagi mirot

Yang Mi'raj itu ruh-nya, tapi jasad-nya masih tetap berada di Masjidil Haram, SEGO.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by SEGOROWEDI on Tue Mar 11, 2014 4:22 pm


tahu darimana kalau ruhnya mirot?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Kedunghalang on Tue Mar 11, 2014 4:24 pm

@ngayarana wrote:
@Kedunghalang wrote:
@mutiiiara wrote:gara-gara tafsir ngaco ahmadiyah jadi orang sesat makin sesat

Yang NGACO & SESAT itu, menurut Nabi Muhammad saw, adalah orang-orang yang tidak berpegang-teguh kepada Al Qur'an dan As-Sunnah (HR Bukhari).
Boleh dong di tuliskan hadistnya.....
Kalo ayat Al Qur'annya kan sudah Jelas....

Yang Lengkap Ya pak Kedung.......Sanad dan perawinya..... piss 
Biar belajar bersama......

Haditsnya bunyinya kurang lebih begini, "Kutinggalkan dua perkara, yang jika kalian pegang teguh, maka kalian tidak akan tersesat, yaitu Al Qur'an dan As-Sunnah". Jika anda mau jadi pakar hadits, silahkan telusuri sendiri.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Kedunghalang on Tue Mar 11, 2014 4:26 pm

@SEGOROWEDI wrote:
tahu darimana kalau ruhnya mirot?

Setelah dibacakan ayat-ayatnya.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by SEGOROWEDI on Tue Mar 11, 2014 7:14 pm

@Kedunghalang wrote:
@SEGOROWEDI wrote:
tahu darimana kalau ruhnya mirot?

Setelah dibacakan ayat-ayatnya.

lha berarti yang bilang/ngaku-aku MIROT
MUHAMMAD SENDIRI.......................
 piss piss piss piss piss piss 

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Kedunghalang on Tue Mar 11, 2014 7:33 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@Kedunghalang wrote:
@SEGOROWEDI wrote:
tahu darimana kalau ruhnya mirot?

Setelah dibacakan ayat-ayatnya.

lha berarti yang bilang/ngaku-aku MIROT
MUHAMMAD SENDIRI.......................
 piss piss piss piss piss piss 

Masih ingat Ulangan 18:18, seorang nabi yang seperti Musa as yang hanya mengatakan apa yang dikatakan Tuhan kepadanya?

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by SEGOROWEDI on Tue Mar 11, 2014 7:35 pm


mulai jurus OOT

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Kedunghalang on Tue Mar 11, 2014 7:43 pm

@SEGOROWEDI wrote:
mulai jurus OOT

Masih WT (Within Topic).

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by SEGOROWEDI on Tue Mar 11, 2014 7:56 pm


isrok mirot plis!

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Kedunghalang on Tue Mar 11, 2014 8:25 pm

@SEGOROWEDI wrote:
isrok mirot plis!

Jika anda belum percaya nubuatan seorang nabi yang seperti Musa as dalam Ulangan 18:18 tertuju kepada Nabi Muhammad saw, maka anda akan menuduh cuapan Muhammad saw. Padahal, jelas sekali, bahwa Nabi Muhammad saw tidak berkata mengikuti hawa nafsunya (An-Najm), melainkan dia hanya mengatakan apa yang dikatakan Tuhan kepadanya (Ulangan 18:18). Jadi, Mi'raj dan Israa' itu pun firman Allah yang disampaikan Nabi Muhammad saw kepada sekalian manusia.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by SEGOROWEDI on Tue Mar 11, 2014 8:28 pm


bikin aja tretnya ul 18:18
jangan OOT di sini..

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by mutiiiara on Tue Mar 11, 2014 8:33 pm

ngaku-ngaku kok bisa sangat ilmiah perintah sholatnya, alangkah super duper jeniusnya Nabi Muhammad itu kalau sholat adalah ciptaan beliau.

think!
avatar
mutiiiara
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1083
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 10.03.14
Reputation : 11

http://www.IslamtrulyISLAM.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Kedunghalang on Tue Mar 11, 2014 8:38 pm

@SEGOROWEDI wrote:
bikin aja tretnya ul 18:18
jangan OOT di sini..

Boleh saja. Tetapi, jika anda kedodoran, kemudian menulis:
Sumbernya dari Muhammad kan?
Cuma cuapan Muhammad kan?
Pertanyaan-pertanyaan SEGO macam itu, jawabannya adalah Ulangan 18:18.


Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Kedunghalang on Tue Mar 11, 2014 8:44 pm

@mutiiiara wrote:ngaku-ngaku kok bisa sangat ilmiah perintah sholatnya, alangkah super duper jeniusnya Nabi Muhammad itu kalau sholat adalah ciptaan beliau.

think!

Tul. Perintah shalat yang sangat ilmiah telah diwahyukan Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa kepada Nabi Muhammad saw lewat kasysyaf (di belakang tabir) dalam Mi'raj Nabi saw.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by mutiiiara on Tue Mar 11, 2014 8:48 pm

gak usah mlintir-mlintir daganganmu gak laku untuk muslim, apalagi untuk kafir, malah kamu membuat nabi diperolok akibat plintiran ngawur versi ahmadiyah.

bagimu agamamu, bagiku agamaku.
avatar
mutiiiara
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1083
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 10.03.14
Reputation : 11

http://www.IslamtrulyISLAM.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Kedunghalang on Tue Mar 11, 2014 9:32 pm

@mutiiiara wrote:gak usah mlintir-mlintir daganganmu gak laku untuk muslim, apalagi untuk kafir, malah kamu membuat nabi diperolok akibat plintiran ngawur versi ahmadiyah.

Yang mlintir-mlintir dan ngawur itu yang tidak mengikuti firman Allah dalam An-Najm 53:11/12-13/14 dan Al Israa' 17:60/61, sehingga menganggap Mi'raj dan Israa' dilakukan secara fisik. Akibatnya, pemahaman anda tentang Mi'raj dan Israa' menjadi khayalan, karena memang tidak mungkin dilakukan secara fisik pada zaman Nabi Muhammad saw, yang belum ada peralatan dan teknologi canggih dan memadai untuk itu. Terlepas dari semua itu, yang paling penting firman Allah yang harus dipahami dengan benar.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by mutiiiara on Tue Mar 11, 2014 11:34 pm

makin ngaco! kamu pikir Allah kalah tehnologi dengan manusia gitu?

makin ngawur aja.

pantes jadi sesat.
avatar
mutiiiara
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1083
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 10.03.14
Reputation : 11

http://www.IslamtrulyISLAM.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Kedunghalang on Wed Mar 12, 2014 12:15 am

@mutiiiara wrote:makin ngaco! kamu pikir Allah kalah tehnologi dengan manusia gitu?

makin ngawur aja.

pantes jadi sesat.

Jika anda tidak setuju, anda harus mampu membantahnya dengan dalil-dalil Al Qur'an dan Hadits disertai penjelasan yang memadai. Tetapi, jika hanya menulis sampah serapah seperti NGACO, NGAWUR, SESAT dlsb, maka itu tandanya anda sudah KEDODORAN, tidak punya dalil lagi yang berdasarkan Al Qur'an/Hadits.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by mutiiiara on Wed Mar 12, 2014 12:25 am

Justru kamu yang tak punya dalil, semua ayat hujjah ahmadiyah itu TAK BERKAITAN dengan isra miraj, tapi kalian plintir-plintir sendiri.

dalil isra miraj itu sebagai PERJALANAN fisik itu sudah sangat jelas:

@mutiiiara wrote:Ini sudah sangat jelas:

@amara wrote:dalilnya sangat kuat, bahwa isra miraj itu adalah perjalanan fisik menjelajahi luar angkasa dan menjelajahi dimensi waktu menembus masa depan, lalu kembali lagi ke masa terkini saat itu, kembali ke bumi lagi.

QS 17. Al Israa'


AL ISRAA' (MEMPERJALANKAN DI MALAM HARI)
SURAT KE 17 : 111 ayat
JUZ 15

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

1. Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

QS 53. An Najm

13. Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain,
14. (yaitu) di Sidratil Muntaha[1430].
[1430]. Sidratul Muntaha adalah tempat yang paling tinggi, di atas langit ke-7, yang telah dikunjungi Nabi ketika Mi'raj.

QS 55. Ar Rahmaan
33. Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan.

yang namanya perjalanan itu ya secara fisik, bukan mimpi, dan melihat malaikat jibril itu nabi dengan mata fisik beliau, bukan mimpi, sebagaimana juga ketika beliau menerima wahyu saat didiktekan oleh jibril, maka nabi pun mengucap mengulang diketan ayatnya dengan fisik mulut, benar-benar berucap tidak mimpi. Dimanapun nabi melihat malaikat jibril maka itu dengan mata fisik beliau.

ayat-ayat itulah yang terkait dengan peristiwa isra miraj, yakni sebagaimana juga Allah telah melakukan PERJALANAN bagi Nabi Sulaiman.

QS 34. Saba'
12. Dan Kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan (pula)[1235] dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya (di bawah kekuasaannya) dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala.
[1235]. Maksudnya bila Sulaiman mengadakan perjalanan dari pagi sampai tengah hari maka jarak yang ditempuhnya sama dengan jarak perjalanan unta yang cepat dalam sebulan. Begitu pula bila ia mengadakan perjalanan dari tengah hari sampai sore, maka kecepatannya sama dengan perjalanan sebulan.

Jadi PERJALANAN itu FISIK, melihat pun secara fisik, berbeda dengan tentang PERKATAAN firman Allah ketika nabi menerima wahyu. Ayat lain yang kamu jadikan hujah itu tak terkait dengan isra miraj.


lawan tuh 5 ayat Quran.
avatar
mutiiiara
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1083
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 10.03.14
Reputation : 11

http://www.IslamtrulyISLAM.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Jagona on Wed Mar 12, 2014 10:46 am

@ kedung ......

aku mau nanya dikit ............ dalam ayat 17/1 ada tertulis بٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ .......... ini berlaku untuk siapa ? ............. okey

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by SEGOROWEDI on Wed Mar 12, 2014 2:08 pm

@Kedunghalang wrote:
@SEGOROWEDI wrote:
bikin aja tretnya ul 18:18
jangan OOT di sini..

Boleh saja. Tetapi, jika anda kedodoran, kemudian menulis:
Sumbernya dari Muhammad kan?
Cuma cuapan Muhammad kan?
Pertanyaan-pertanyaan SEGO macam itu, jawabannya adalah Ulangan 18:18.


jadi gimana nih..
isrok mirot hanya kata/klaim/pengakuan muhammad sendiri??
 ehmm 

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Kedunghalang on Wed Mar 12, 2014 2:32 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@Kedunghalang wrote:
@SEGOROWEDI wrote:
bikin aja tretnya ul 18:18
jangan OOT di sini..

Boleh saja. Tetapi, jika anda kedodoran, kemudian menulis:
Sumbernya dari Muhammad kan?
Cuma cuapan Muhammad kan?
Pertanyaan-pertanyaan SEGO macam itu, jawabannya adalah Ulangan 18:18.


jadi gimana nih..
isrok mirot hanya kata/klaim/pengakuan muhammad sendiri??
 ehmm 

Para Utusan Allah, Tuhan Yang Maha Mengutus selalu menyampaikan kata/klaim/pengakuan termasuk Nabi Muhammad saw yang diutus Allah kepada sekalian manusia, Nabi Isa/Yesus as yang diutus Allah kepada domba-domba Israel yang sesat, dan para nabi sebelumnya. Terserah kepada kita, mau beriman atau mau ingkar. Itulah menariknya agama Islam. Tidak ada paksaan dalam agama, karena jalan yang benar itu jelas bedanya daripada jalan kesesatan (Al Baqarah 2:256/257).

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by SEGOROWEDI on Wed Mar 12, 2014 2:34 pm


menariknya islam..
semua adalah klaim/produk mulut muhammad
tanpa saksi/bukti apapun, termasuk soal isrok mirot itu

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Kedunghalang on Wed Mar 12, 2014 2:40 pm

@SEGOROWEDI wrote:
menariknya islam..
semua adalah klaim/produk mulut muhammad
tanpa saksi/bukti apapun, termasuk soal isrok mirot itu

Bukan OOT, tetapi kembali kepada Ulangan 18:18. Percaya atau TIDAK?

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: hikmah di balik kisah isra' mi'raj

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 4 dari 12 Previous  1, 2, 3, 4, 5 ... 10, 11, 12  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik