FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Al Quran menyebarkan Fitnah

Halaman 3 dari 3 Previous  1, 2, 3

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Al Quran menyebarkan Fitnah

Post by Otak Trailer on Sat Feb 11, 2012 12:22 pm

First topic message reminder :

Al’quran menjelaskan sesuatu yang tidak dijelaskan dalam ajaran Kristen dan dalam Alkitab ( Taurat dan Injil ) tentang tritunggal.

Dalil tuduhan/fitnah yang diajarkan Muhammad kepada Umat Islam tentang hal itu adalah :

Pertama:

Surat Al Ikhlas 1-4, "Allah yang dituju untuk (meminta hajat). Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan (berbapa). Dan tidak ada satupun yang menyerupaiNya.

Penjelasan :
Dari ayat Al’quran ini berisi fitnah atau tuduhan kepada Umat Kristen dan Allah YME bahwa “ Allah itu beranak dan diperanakkan “.
Al’quran membantah bahwa Allah itu beranak dan Allah itu diperanakkan ……..Muhammad ( Dan Umat Islam ) menuduh bahwa Umat Kristen mengajarkan tentang keadaan Allah mereka yang “ditafsirkan “ beranak dan diperanakkan.

Apakah memang Umat Kristen mengajarkan “ Allah itu beranak dan diperanakkan …….?
Apakah Umat Islam dapat membuktikan dalil Alkitab bahwa didalam Alkitab terdapat pernyataan atau ajaran bahwa “ ALLAH TELAH MEMPERANAKKAN YESUS “ sehingga digambarkan Allah beranak dan buktikan apakah ada pernyataan Yesus dengan berkata “ AKULAH TUHAN YANG DIPERANAKKAN ALLAH “ untuk keselamatan manusia…..?
Jika Umat Islam tidak mampu membuktikannya……….berarti tuduhan ayat diatas adalah Fitnah belaka.

Kedua :

Al’quran telah menyatakan bahwa Isa dan Mariam adalah Tuhan…….!!!!

Surat Al Maida 116 - "Ingatlah ketika Allah berfirman; "Ya "Isa anak Maryam, adakah engkau katakan kepada manusia; Ambillah aku dan ibuku menjadi Tuhan, selain dari pada Allah.?""

Penjelasan:
Umat Kristen tidak pernah mengajarkan bahwa kedudukan Maria dan Tuhan adalah sama………..Walaupun dalam ayat selanjutnya diakui Isa tidak mengajarkan hal tsb tetapi dalam kenyataannya Umat Kristen pun tidak diajarkan dalam Taurat dan Injil tentang “ Mempertuhankan Maria “
Bagaimana Al’quran bisa menuduh dan memfirnah bahwa Maria itu diperlakukan sebagai Tuhan……..?
Dapatkan Umat islam membuktikan terdapat ayat dalam Alkitab bahwa umat Kristen mengajarkan Mariam itu sebagai Tuhan……………..?
Jika tidak mampu membuktikan maka dalil Al’quran yang melandasi ajaran Umat islam itu hanya berupa Fitnah Belaka.

Ketiga :
Dalam Al’quran menjelaskan bahwa Umat Kristen diajarkan bahwa Allah mereka ada 3 seperti tertulis dalam :

Surat Al Maidah 73 - "Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: Sesungguhnya Allah, (Tuhan) yang ketiga dari tiga. Padahal tak adalah Tuhan, kecuali Tuhan yang Esa."

Surat An Nisaa' 171. Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu], dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya] yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.


Penjelasan :
Pemahaman Muhammad dan pengikutnya tentang ajaran konsep ketuhanan dari pengikut Yesus sangatlah berbeda dengan pengertian yang Yesus ajarkan.
Allah dalam AlkitabNya tidak pernah mengajarkan bahwa “ ALLAH ITU TIGA “
Tidak ada konsep ajaran seperti itu. Pemahaman yang salah dalam mengartikan Bapa , Putra dan Roh Kudus tidak seperti yang diajarkan Islam tentang ketuhanan Umat Kristen. Ini adalah bukti tuduhan atau fitnah yang menghujat Allah.!!!!
Apakah Umat Islam dapat membuktikan bahwa ada ayat Alkitab yang mengajarkan bahwa “ Allah itu tiga “ SEBAGAI LANDASAN KEIMANAN Umat Kristen, seperti yang dituduhkan dalam ayat Al’quran ini.

Jika Umat islam tidak mampu menunjukkan ajaran dan ayat Alkitab yang menyatakan “ ALLAH ITU TIGA “ maka dapat dipastikan bahwa Muhammad dan Islamnya telah menyebarkan Fitnah atau tuduhan palsu kepada Umat kristen dan kepada Allah…..?
Jika tidak mampu membuktikan maka dalil Al’quran yang melandasi ajaran Umat islam itu hanya berupa Fitnah Belaka.


Keempat :
Al’quan menjelaskan bahwa Umat Kristen mengajarkan bahwa dengan pemahaman bahwa Allah yang diajarkan mereka beranak dan diperanakkan maka secara otomatis Allah mempunyai Istri ataupun Ibu……………? Apakah umat Kristen dalam Alkitabnya mengajarkan demikian …..?
Apa yang dikatakan Al’quran tentang permasalahn ini ….:


Surat Al An"am 101 - "Yang menciptakan langit dan bumi. Bagaimanakah akan ada bagi-Nya anak, sedang Dia tidak mempunyai isteri?"
Penjelasan :
Ini satu lagi tuduhan bahwa Umat Kristen mengajarkan bahwa Allah mempunyai Istri karena ia memperanakkan Tuhan……………?
Dasar tuduhan Umat islam ini sangatlah fatal dan memberikan pemahaman yang salah tentang Allah YME yang disamakan dengan kelakuan manusia ( Beristri dan beranak ).
Umat kristen dalam ajarannya tidak pernah mengajarkan dan menerima konsep “ Allah itu beristri “ . Ajaran ini merupakan Fitnah Umat islam terhadap ajaran kristen .
Apakah umat islam dapat menunjukkan tuduhan itu benar dengan memberikan bukti Dalil Alkitab bahwa “ ALLAH ITU BERISTRI “ seperti yang dituduhkan dalam Surat Al An’am itu.
Jika tidak mampu membuktikan maka dalil Al’quran yang melandasi ajaran Umat islam itu hanya berupa Fitnah Belaka.

Kelima :

Al’quran mengajarkan bahwa Umat Kristen mempunyai Allah yang memiliki anak , karena konsep “ Anak Allah “ dalam ajaran kriten berdasarkan Matius 3:17 lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan." Diartikan berbeda dengan pemahaman Umat Kristen :

Beberapa pernyataan Al’quran yang menggambarkan bahwa Umat Kristen mengajarkan “ Allah memiliki anak “ yaitu :

Surat Al An’am :100. Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka membohong (dengan mengatakan): "Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan perempuan", tanpa (berdasar) ilmu pengetahuan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan.

Surat Yunus :68. Mereka (orang-orang Yahudi dan Nasrani) berkata: "Allah mempuyai anak." Maha Suci Allah; Dia-lah Yang Maha Kaya; kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan apa yang di bumi. Kamu tidak mempunyai hujjah tentang ini. Pantaskah kamu mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?

Penjelasan :
Pemahaman yang salah tergambar dalam kedua ayat Al’quran tentang definisi “ Anak Allah “ , mereka menggambarkan bahwa “ Anak Allah “ adalah anak yang Allah hasilkan akibat adanya hubungan antara suami ( Allah ) dan Istrinya ( Tuduhan Allah beistri ) dan menghasilkan seorang anak ( Tuduhan Allah beranak ).
Sebenarnya sudah banyak penjelasan yang dilakukan untuk mendefinisikan “ Anak Allah dalam pemahaman yang benar berdasarkan Alkitab yang diimani oleh Umat Kristen,
Dan Yesus sendiri tidak membantah ketika dirinya dituduh telah menghujat Allah dengan menyatakan dirinya ‘Anak Allah “

Lukas 22:70 Kata mereka semua: "Kalau begitu, Engkau ini Anak Allah?" Jawab Yesus: "Kamu sendiri mengatakan, bahwa Akulah Anak Allah."

Jika Umat Islam tetap berkeyakinan bahwa ajaran Kristen memberikan pemahaman yang salah tentang arti “ Anak Allah “ maka dapatkah Umat islam memberikan bukti atas tuduhan itu…..?
Apakah dalil-dalil ayat dalam Al’quran yang memfitnah dan menuduh bahwa Umat Kristen mengajarkan hal yang tidak benar tsb menunjukkan ketidaktahuan mereka ataupun kebodohan mereka dalam memahami makna firman yang ada dalam Alkitab.

Umat Kristen akan membantah kelima tuduhan dari umat islam tentang ketuhanannya…..karena memang Alkitab tidak mengajarkan seperti yang dituduhkan Muhammad melalui Al’quran kepada pengikut Yesus.
Jika Umat islam tidak dapat memberikan dalil ayat yang menguatkan tuduhan tersebut……….maka dapat disimpulkan bahwa isi al’quran hanyalah Fitnah belaka yang tidak hanya ditujukan kepada Umat Kristen tetapi terhadap Allah YME.


avatar
Otak Trailer
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 542
Location : kolong tanah
Join date : 11.02.12
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down


Re: Al Quran menyebarkan Fitnah

Post by hanisf on Sat Apr 07, 2012 1:10 pm

@Otak Trailer wrote:
ini adalah tuduhan dengan menghadirkan romansa tanya jawab.secara tidak langsung or tunjuk hidung elo punya buku suci tegas bilang ada tuhan selain allah dan mereka adalah yesus bin maryam en maryam en whoever.en buku suci elo ngebantah injil yg mestinye elo uda baca ada terselubung berisi yesus bin maryam adalah tuhan.
ehmm
en kristen bakal mencak" ame koar" agama lu fitnah melulu.en lu mesti buktiin kalo buku suci lu benar adanya maryam maria is god or lord eh bunda yg tuhan.
:study:
kemudian elo punya tuhan tegasin juga itu adalah non sense dari ayat setelah 116.
gw tunggu alasan allah elo punya tuhan ampe bilang mama si isa adalah tuhan juga.

:) :) welcome


gini lho dek....

klo mau bahas ini harus tau sebab turunnya ayat ini...

Surat Al-Ikhlash adalah termasuk golongan surat Makkiyah. Surat yang terdiri dari 4 ayat ini berisi tentang kemurnian ke-esaan Allah SWT. Ada kisah menarik yang menjadi latar belakang diturunkannya Surat Al-Ikhlash ini.

Ketika itu dakwah Rasulullah di Mekkah mendapat banyak sekali tantangan, termasuk ancaman pembunuhan. Saat Rasulluhah berhasil keluar dari Mekkah dalam perjalanan hijrahnya ke Madinah, ancaman pembunuhan pun masih tetap ada.

Kaum kafir Quraisy mengadakan pertemuan di Darun Dadwah untuk menangkap Rasulullah dan membawa ke hadapan mereka. Lalu mereka sepakat bahwa siapapun yang berhasil menangkap Muhammad, hidup atau mati, akan diberi hadiah 100 unta merah, 100 jariyah dari Rum, dan 100 kuda Arab. Lalu seorang laki-laki bernama Suroqoh menyatakan kesediaannya.

Singkatnya, Suroqoh dengan kudanya berhasil mengejar Rasulullah yang dalam perjalanan ke Madinah. Sebenarnya Malaikat Jibril telah turun dan berkata pada Rasulullah,”Wahai Rasulullah, Allah telah menundukkan bumi ini untuk mentaati perintahmu.”

Maka saat Suroqoh tepat berada di belakang Rasulullah sambil menghunus pedangnya, tiba-tiba ia terjatuh, dan terperosok ke dalam bumi. Sementara itu Rasulullah pura-pura tidak tahu dan melanjutkan perjalanan.

Lalu Suroqoh memanggil,”Hai Muhammad, tolonglah aku. Aku tidak akan membuuhmu. Marilah kita berdamai.”

Rasulullah pun menolong Suroqoh. Namun setelah selamat, Suroqoh malah kembali menghunuskan pedangnya dan hendak menikam Rasulullah. Saat ujung pedang Suroqoh hamper mengenai kulit Rasulullah, tiba-tiba Suroqoh kembali terperosok ke dalam bumi untuk kedua kalinya.

Suroqoh pun kembali berteriak meminta tolong kepada Rasulullah. Dan Rasulullah pun menolongnya lagi. Setelah selamat, Suroqoh pun mendekat dan bersimpuh di hadapan unta yang dikendarai Rasulullah, seraya berkata,”Wahai Muhammad, beritahukanlah kepadaku tentang Tuhanmu. Sekiranya Dia memiliki kekuasaan sehebat itu, apakah Tuhanmu itu terbuat dari emas ataukah perak?”

Rasulullah pun menundukkan kepalanya. Dan Malaikat Jibril pun datang membawa wahyu, yakni Surat Al-Ikhlas sebagai jawaban atas pertanyaan Suroqoh.

“Katakanlah (wahai Muhammad): Dialah Allah yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan. Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.” (QS. Al Ikhlash:1-4)


ini general dek,,,
artinya pernyataan ini bukan untuk kristen yang seperti dtuduhkan di atas...

tapi UNTUK SEMUA UMAT MANUSIA...
ini lho TUHANMU,,,
klo kamu nanya ini lho jawabannya,,,
ini lho definisi tuhanmu...

agama ini diturunkan bukan cuma untuk menyempurnakan agama yg sudah lalu,,tapi untuk semua manusia yang entah sudah bertuhan apa dulunya,,,

ga cma satu umat lho yang tuhannya beranak,,,tapi banyak banget umat manusia yang tuhannya beranak,,,,

gmn menurutmu???
avatar
hanisf
SERSAN DUA
SERSAN DUA

Female
Posts : 79
Join date : 02.04.12
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: Al Quran menyebarkan Fitnah

Post by Otak Trailer on Sat Apr 07, 2012 11:17 pm

@hanisf wrote:
@Otak Trailer wrote:
ini adalah tuduhan dengan menghadirkan romansa tanya jawab.secara tidak langsung or tunjuk hidung elo punya buku suci tegas bilang ada tuhan selain allah dan mereka adalah yesus bin maryam en maryam en whoever.en buku suci elo ngebantah injil yg mestinye elo uda baca ada terselubung berisi yesus bin maryam adalah tuhan.
ehmm
en kristen bakal mencak" ame koar" agama lu fitnah melulu.en lu mesti buktiin kalo buku suci lu benar adanya maryam maria is god or lord eh bunda yg tuhan.
:study:
kemudian elo punya tuhan tegasin juga itu adalah non sense dari ayat setelah 116.
gw tunggu alasan allah elo punya tuhan ampe bilang mama si isa adalah tuhan juga.

:) :) welcome


gini lho dek....

klo mau bahas ini harus tau sebab turunnya ayat ini...

Surat Al-Ikhlash adalah termasuk golongan surat Makkiyah. Surat yang terdiri dari 4 ayat ini berisi tentang kemurnian ke-esaan Allah SWT. Ada kisah menarik yang menjadi latar belakang diturunkannya Surat Al-Ikhlash ini.

Ketika itu dakwah Rasulullah di Mekkah mendapat banyak sekali tantangan, termasuk ancaman pembunuhan. Saat Rasulluhah berhasil keluar dari Mekkah dalam perjalanan hijrahnya ke Madinah, ancaman pembunuhan pun masih tetap ada.

Kaum kafir Quraisy mengadakan pertemuan di Darun Dadwah untuk menangkap Rasulullah dan membawa ke hadapan mereka. Lalu mereka sepakat bahwa siapapun yang berhasil menangkap Muhammad, hidup atau mati, akan diberi hadiah 100 unta merah, 100 jariyah dari Rum, dan 100 kuda Arab. Lalu seorang laki-laki bernama Suroqoh menyatakan kesediaannya.

Singkatnya, Suroqoh dengan kudanya berhasil mengejar Rasulullah yang dalam perjalanan ke Madinah. Sebenarnya Malaikat Jibril telah turun dan berkata pada Rasulullah,”Wahai Rasulullah, Allah telah menundukkan bumi ini untuk mentaati perintahmu.”

Maka saat Suroqoh tepat berada di belakang Rasulullah sambil menghunus pedangnya, tiba-tiba ia terjatuh, dan terperosok ke dalam bumi. Sementara itu Rasulullah pura-pura tidak tahu dan melanjutkan perjalanan.

Lalu Suroqoh memanggil,”Hai Muhammad, tolonglah aku. Aku tidak akan membuuhmu. Marilah kita berdamai.”

Rasulullah pun menolong Suroqoh. Namun setelah selamat, Suroqoh malah kembali menghunuskan pedangnya dan hendak menikam Rasulullah. Saat ujung pedang Suroqoh hamper mengenai kulit Rasulullah, tiba-tiba Suroqoh kembali terperosok ke dalam bumi untuk kedua kalinya.

Suroqoh pun kembali berteriak meminta tolong kepada Rasulullah. Dan Rasulullah pun menolongnya lagi. Setelah selamat, Suroqoh pun mendekat dan bersimpuh di hadapan unta yang dikendarai Rasulullah, seraya berkata,”Wahai Muhammad, beritahukanlah kepadaku tentang Tuhanmu. Sekiranya Dia memiliki kekuasaan sehebat itu, apakah Tuhanmu itu terbuat dari emas ataukah perak?”

Rasulullah pun menundukkan kepalanya. Dan Malaikat Jibril pun datang membawa wahyu, yakni Surat Al-Ikhlas sebagai jawaban atas pertanyaan Suroqoh.

“Katakanlah (wahai Muhammad): Dialah Allah yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan. Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.” (QS. Al Ikhlash:1-4)


ini general dek,,,
artinya pernyataan ini bukan untuk kristen yang seperti dtuduhkan di atas...

tapi UNTUK SEMUA UMAT MANUSIA...
ini lho TUHANMU,,,
klo kamu nanya ini lho jawabannya,,,
ini lho definisi tuhanmu...

agama ini diturunkan bukan cuma untuk menyempurnakan agama yg sudah lalu,,tapi untuk semua manusia yang entah sudah bertuhan apa dulunya,,,

ga cma satu umat lho yang tuhannya beranak,,,tapi banyak banget umat manusia yang tuhannya beranak,,,,

gmn menurutmu???
gw tampung dolo en anak beranak bakal diperpanjang umurnye disini.tinjauan anak secara etimologi from arab or indonesia sangat mempengaruhi warna obrolan.coz gw kaga tahu bhs arab so whoever yg paham bahasa arab rela en ikhlas terjun payung kemari buat ngejelasin yalid en yulad

juang mana
avatar
Otak Trailer
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 542
Location : kolong tanah
Join date : 11.02.12
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Al Quran menyebarkan Fitnah

Post by Orang_Pinggiran on Mon Apr 09, 2012 1:16 pm

Penjelasan gw udah dirasa cukup apa belum bang?
kalo si Hanisf itu nyeritain tentang kisah turunnya Al Ikhlas
avatar
Orang_Pinggiran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1862
Kepercayaan : Islam
Location : Jawa Tengah
Join date : 12.03.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: Al Quran menyebarkan Fitnah

Post by abu hanan on Tue Apr 10, 2012 1:41 pm

@Otak Trailer wrote:gw tampung dolo en anak beranak bakal diperpanjang umurnye disini.tinjauan anak secara etimologi from arab or indonesia sangat mempengaruhi warna obrolan.coz gw kaga tahu bhs arab so whoever yg paham bahasa arab rela en ikhlas terjun payung kemari buat ngejelasin yalid en yulad

juang mana
لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ
dalam arti sempit bermakna tidak mendapat warisan.

dan ada keyakinan bahwa tuhan tidak bepermulaan dan sama akhir yang tidak berkesudahan yg terjadi di antara sang bapa dengan sang anak, maka di waktu yg bersamaan timbul dua wujud,fisik/jasmania/3 dimensi dan ruh (seperti yg mereka bilang).artinya ada yg disusulkan untuk hadir baik berupa ruh/nyawa maupun fisik/jasmaniah dalam hal ini tidak perlu ada yang bernama bapa dan ada pula yang bernama anak. Dan kalau anak itu kemudian baru lahir, nyatalah anak itu suatu kekuasaan atau ketuhanan yang tidak perlu, itupun kalau diakui bahwa si bapa kekal dan tidak mati-mati, sedang si anak tiba kemudian.

tetapi kenyataan adalah si bapa tetap kekal begitu pula anak.
sayah ingin ajukan satu hal pada anda;
ruh,bugimana sesuatu yg kita sebut ruh/roh/nyawa menjadi binasa/mati?sedangkan anda tahu bahwa kematian hanya terjadi pada fisik/jasad/jasmaniah.

ruh-atman hampir sama halnya dengan udara yg kita hirup tiap hari.ada mula tapi tiada akhir.(udara musnah ketika jasad tak bernyawa,anda pasti paham kamsutnyah sayah).
tetapi ruh-atman-nyawa tetap ada walowpun jasad uda terkubur bahkan jadi debu)...
sisi ghaib itu yg semestinya anda coba untuk menggali.....tak mudah memvisualkan keghaiban tetapi kemampuan anda tentu akan mencapai batas maksimal.

sedangkan ayat 3 terkait erat dg ayat 4,tiada sekutu-tiada setara-tiada serupa.ruh-atman-nyawa manusia jelas beda dengan ruh allah (seperti mereka bilang allah adalah ruh).
anda tentu ingat,analog robot dan insinyur?
hakekatnyah sama bahwa robot memuat ide dari insinyur.robot pula bisa diprogram untuk berpikir.apakah sama robot dg insinyur?dan anda lebih cerdas dalam memahami kamsut sayah.


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: Al Quran menyebarkan Fitnah

Post by Otak Trailer on Thu Apr 26, 2012 1:47 pm

@Otak Trailer wrote:
Kedua :

Al’quran telah menyatakan bahwa Isa dan Mariam adalah Tuhan…….!!!!

Surat Al Maida 116 - "Ingatlah ketika Allah berfirman; "Ya "Isa anak Maryam, adakah engkau katakan kepada manusia; Ambillah aku dan ibuku menjadi Tuhan, selain dari pada Allah.?""

Penjelasan:
Umat Kristen tidak pernah mengajarkan bahwa kedudukan Maria dan Tuhan adalah sama………..Walaupun dalam ayat selanjutnya diakui Isa tidak mengajarkan hal tsb tetapi dalam kenyataannya Umat Kristen pun tidak diajarkan dalam Taurat dan Injil tentang “ Mempertuhankan Maria “
Bagaimana Al’quran bisa menuduh dan memfirnah bahwa Maria itu diperlakukan sebagai Tuhan……..?
Dapatkan Umat islam membuktikan terdapat ayat dalam Alkitab bahwa umat Kristen mengajarkan Mariam itu sebagai Tuhan……………..?
Jika tidak mampu membuktikan maka dalil Al’quran yang melandasi ajaran Umat islam itu hanya berupa Fitnah Belaka.

up aaaaangkkaaaaaaaaaaaaaaaat bleeeeeeeeeeeehhhhhhhhhhhh!!!!!!!!!!
avatar
Otak Trailer
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 542
Location : kolong tanah
Join date : 11.02.12
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Al Quran menyebarkan Fitnah

Post by Orang_Pinggiran on Fri Apr 27, 2012 12:23 am

@Orang_Pinggiran wrote:

hehehe.. jangan lupa bang.. saya udah bilang kalo saya senengnya membahas mulai dasar dulu, gini bang saya ada info sedikit tentang konsili nicea, karena yang tadi belum dibilang menyanggah jadi tak bawain kemari aja.
masalah belum ada yang masuk, mungkin lagi sibuk bang apalagi yang lagi berkabung atas kematian Tuhannya ketiwi

Tentang konsili Nicea
Sekte Maramites adalah sebuah sekte Kristen yang mempertuhankan Bunda Maria dan memasukanya ke dalam tiga pribadi Tuhan dalam Trinitas setelah Bapa, Ibu dan Anak. Berdasarkan informasi Ibnu Patrick, seorang sejarawan dan padri Kristen, menjelang Konsili Nicea 325 M dari jumlah peserta keseluruhan 2.048 orang terdapat sebagian peserta dari mahzab Mariamites dan Remitim yang berpendapat bahwa Yesus dan Ibunya adalah 2 (dua) Tuhan selain Bapa. Selain itu terdapat aliran Ebionit yang secara jelas juga memuja Maria sebagai Tuhan Ibu. Penganut aliran Ebionit dikenal sebagai aliran yang para penganutnya menggunakan bulu domba sebagai pakaian. Bulu domba tersebut dikenakan agar mereka dapat hidup dalam kesederhanaan. Dalam hal ini tradisi mereka mengenakan kulit domba sebagai pakaian mirip dengan tradisi kaum sufi generasi awal dalam Islam yang menutamakan kezuhudan.

Gambaran tentang cara berpakain kaum Ebionit ini dapat kita lihat kemiripannya dengan kisah Perjanjian Baru dalam Ibrani 11: 37.

Tentang apakah penyembahan terhadap Bunda Maria adalah bentuk Kekristenan heterodoks yang menyimpang maka biar waktu yang akan menentukan. Sebab sejumlah pertarungan keyakinan yang medasar dalam dunia Kristen bahkan belum selesai hingga hari ini. Sebut saja pertarungan antara kaum Trinitarian dan Unitarian. Satu pihak mengakui trinitas dengan sejumlah argumentasinya dan dipihak lain menolaknya dan menganggap bahwa Yesus hanya seorang nabi dan bukan Tuhan. Sedangkan bagi seorang penganut Kristen, terkait masalah penyembahan dan Ketuhanan Maria tentu akan lebih menguntungkan jika hal ini terhapus saja dari ingatan sejarah. Masalah trinitas yang diakui mayoritas dunia Kristen hari ini juga bukan tanpa cacat sejarah.

Konsili Nicea pada 325 Masehi, dihadiri oleh 2.048 orang peserta yang terdiri diri para uskup. 318 (tiga ratus delapan belas) orang diketahui sebagai pendukung konsep ketuhanan Yesus. Sedangkan 700 (tujuh ratus) orang uskup merupakan pendukung Arius yang menolak hakikat ketuhanan Yesus, dan sisanya memiliki sejumlah kepercayaan yang berbeda termasuk yang mempercayai Ketuhanan Maria. Namun, anehnya berkat prakarsa Kaisar Konstantin, hanya pendapat 318 orang (pendukung ketuhanan Yesus) tersebut yang kemudian dimenangkan. Jelas kaisar Konstantin telah memerankan agnda politik pribainya dengan sukses.

referensi: Burton L. Mack. The Lost Gospel: The Book of Q and Christian Origins. (Element Books, Shaftesbury, 1994) Tony Lane. The Lion Concise Book of Christian Thought. (Lion Publishing, England, 1984)



dari sini jelas bang, kalo emang ada yang nyembah bunda Maria pada jaman dolo dan menyetarakan sama Tuhan, walau kaga mewakili semua kristen tapi emang ada sekte sekte yang demikian bang..

Kelupaan apa ya?
avatar
Orang_Pinggiran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1862
Kepercayaan : Islam
Location : Jawa Tengah
Join date : 12.03.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: Al Quran menyebarkan Fitnah

Post by Otak Trailer on Fri Apr 27, 2012 1:09 am

@abu hanan wrote:
@Otak Trailer wrote:gw tampung dolo en anak beranak bakal diperpanjang umurnye disini.tinjauan anak secara etimologi from arab or indonesia sangat mempengaruhi warna obrolan.coz gw kaga tahu bhs arab so whoever yg paham bahasa arab rela en ikhlas terjun payung kemari buat ngejelasin yalid en yulad

juang mana
لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ
dalam arti sempit bermakna tidak mendapat warisan.

dan ada keyakinan bahwa tuhan tidak bepermulaan dan sama akhir yang tidak berkesudahan yg terjadi di antara sang bapa dengan sang anak, maka di waktu yg bersamaan timbul dua wujud,fisik/jasmania/3 dimensi dan ruh (seperti yg mereka bilang).artinya ada yg disusulkan untuk hadir baik berupa ruh/nyawa maupun fisik/jasmaniah dalam hal ini tidak perlu ada yang bernama bapa dan ada pula yang bernama anak. Dan kalau anak itu kemudian baru lahir, nyatalah anak itu suatu kekuasaan atau ketuhanan yang tidak perlu, itupun kalau diakui bahwa si bapa kekal dan tidak mati-mati, sedang si anak tiba kemudian.

tetapi kenyataan adalah si bapa tetap kekal begitu pula anak.
sayah ingin ajukan satu hal pada anda;
ruh,bugimana sesuatu yg kita sebut ruh/roh/nyawa menjadi binasa/mati?sedangkan anda tahu bahwa kematian hanya terjadi pada fisik/jasad/jasmaniah.

ruh-atman hampir sama halnya dengan udara yg kita hirup tiap hari.ada mula tapi tiada akhir.(udara musnah ketika jasad tak bernyawa,anda pasti paham kamsutnyah sayah).
tetapi ruh-atman-nyawa tetap ada walowpun jasad uda terkubur bahkan jadi debu)...
sisi ghaib itu yg semestinya anda coba untuk menggali.....tak mudah memvisualkan keghaiban tetapi kemampuan anda tentu akan mencapai batas maksimal.

sedangkan ayat 3 terkait erat dg ayat 4,tiada sekutu-tiada setara-tiada serupa.ruh-atman-nyawa manusia jelas beda dengan ruh allah (seperti mereka bilang allah adalah ruh).
anda tentu ingat,analog robot dan insinyur?
hakekatnyah sama bahwa robot memuat ide dari insinyur.robot pula bisa diprogram untuk berpikir.apakah sama robot dg insinyur?dan anda lebih cerdas dalam memahami kamsut sayah.
@atas
setuju man
let it be en gw kira uda cukup lu punya penjelasan ape yg gw minta.
ok NEXT..
ehmm ehmm
avatar
Otak Trailer
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 542
Location : kolong tanah
Join date : 11.02.12
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Al Quran menyebarkan Fitnah

Post by Otak Trailer on Fri Apr 27, 2012 1:10 am

@Orang_Pinggiran wrote:
@Orang_Pinggiran wrote:

hehehe.. jangan lupa bang.. saya udah bilang kalo saya senengnya membahas mulai dasar dulu, gini bang saya ada info sedikit tentang konsili nicea, karena yang tadi belum dibilang menyanggah jadi tak bawain kemari aja.
masalah belum ada yang masuk, mungkin lagi sibuk bang apalagi yang lagi berkabung atas kematian Tuhannya ketiwi

Tentang konsili Nicea
Sekte Maramites adalah sebuah sekte Kristen yang mempertuhankan Bunda Maria dan memasukanya ke dalam tiga pribadi Tuhan dalam Trinitas setelah Bapa, Ibu dan Anak. Berdasarkan informasi Ibnu Patrick, seorang sejarawan dan padri Kristen, menjelang Konsili Nicea 325 M dari jumlah peserta keseluruhan 2.048 orang terdapat sebagian peserta dari mahzab Mariamites dan Remitim yang berpendapat bahwa Yesus dan Ibunya adalah 2 (dua) Tuhan selain Bapa. Selain itu terdapat aliran Ebionit yang secara jelas juga memuja Maria sebagai Tuhan Ibu. Penganut aliran Ebionit dikenal sebagai aliran yang para penganutnya menggunakan bulu domba sebagai pakaian. Bulu domba tersebut dikenakan agar mereka dapat hidup dalam kesederhanaan. Dalam hal ini tradisi mereka mengenakan kulit domba sebagai pakaian mirip dengan tradisi kaum sufi generasi awal dalam Islam yang menutamakan kezuhudan.

Gambaran tentang cara berpakain kaum Ebionit ini dapat kita lihat kemiripannya dengan kisah Perjanjian Baru dalam Ibrani 11: 37.

Tentang apakah penyembahan terhadap Bunda Maria adalah bentuk Kekristenan heterodoks yang menyimpang maka biar waktu yang akan menentukan. Sebab sejumlah pertarungan keyakinan yang medasar dalam dunia Kristen bahkan belum selesai hingga hari ini. Sebut saja pertarungan antara kaum Trinitarian dan Unitarian. Satu pihak mengakui trinitas dengan sejumlah argumentasinya dan dipihak lain menolaknya dan menganggap bahwa Yesus hanya seorang nabi dan bukan Tuhan. Sedangkan bagi seorang penganut Kristen, terkait masalah penyembahan dan Ketuhanan Maria tentu akan lebih menguntungkan jika hal ini terhapus saja dari ingatan sejarah. Masalah trinitas yang diakui mayoritas dunia Kristen hari ini juga bukan tanpa cacat sejarah.

Konsili Nicea pada 325 Masehi, dihadiri oleh 2.048 orang peserta yang terdiri diri para uskup. 318 (tiga ratus delapan belas) orang diketahui sebagai pendukung konsep ketuhanan Yesus. Sedangkan 700 (tujuh ratus) orang uskup merupakan pendukung Arius yang menolak hakikat ketuhanan Yesus, dan sisanya memiliki sejumlah kepercayaan yang berbeda termasuk yang mempercayai Ketuhanan Maria. Namun, anehnya berkat prakarsa Kaisar Konstantin, hanya pendapat 318 orang (pendukung ketuhanan Yesus) tersebut yang kemudian dimenangkan. Jelas kaisar Konstantin telah memerankan agnda politik pribainya dengan sukses.

referensi: Burton L. Mack. The Lost Gospel: The Book of Q and Christian Origins. (Element Books, Shaftesbury, 1994) Tony Lane. The Lion Concise Book of Christian Thought. (Lion Publishing, England, 1984)



dari sini jelas bang, kalo emang ada yang nyembah bunda Maria pada jaman dolo dan menyetarakan sama Tuhan, walau kaga mewakili semua kristen tapi emang ada sekte sekte yang demikian bang..

Kelupaan apa ya?
ok next.
ehmm ehmm
avatar
Otak Trailer
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 542
Location : kolong tanah
Join date : 11.02.12
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Al Quran menyebarkan Fitnah

Post by Orang_Pinggiran on Fri Apr 27, 2012 1:51 am

itu udah njawab semua..
dicermati lagi..

tuduhannya ternyata salah
avatar
Orang_Pinggiran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1862
Kepercayaan : Islam
Location : Jawa Tengah
Join date : 12.03.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: Al Quran menyebarkan Fitnah

Post by keroncong on Tue May 01, 2012 11:21 am

Di antara semua literatur agama yang masih ada di dunia, kitab suci Al-Qur'an benar-benar unik. Pencatatan dan pemeliharaannya adalah suatu mu'jizat! Karena Al-Qur'an sangat berbeda dengan pola penggambaran manusia biasa; Hanya pandangan dangkal dan bermusuhan yang mengatakan Al-Qur'an membingungkan dan tak pantas. Polanya benar-benar berbeda. Unik. Penuh Mu'jizat. Izinkan saya memperkuat pernyataan saya:

Gaya Bahasa Manusia

Setiap kitab agama lain dibangun pada pola: "pada suatu ketika..." atau "Rubah dan anggur... Serigala dan anak biri-biri," dan lain-lain, yaitu:

a. Pada Mulanya (pada suatu ketika)
Allah menciptakan langit dan bumi... (Ditambah penekanan). (Injil - Kejadian 1:1)
b. Pada mulanya (pada suatu ketika)
Firman itu bersama-sama dengan Allah dan firman itu adalah Allah... (Ditambah penekanan). (Injil -Yohanes 1:1)
c. Inilah silsilah (yang asli, pada mulanya) Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham ... (Ditambah penekanan). (Injil - Matius 1: 1)
Sesudah Musa, hamba Tuhan itu mati (terjadi lagi, pada suatu ketika) berfirmanlah Tuhan kepada Yosua ... (Ditambah penekanan). (Injil - Yosua 1: 1)
Sesudah Yosua mati, (terjadi lagi, pada suatu ketika) orang Israel bertanya kepada Tuhan ...(Ditambah penekanan). (Injil - Hakim-hakim 1: 1)
Terjadi (terjadi lagi, pada suatu ketika) pada zaman para hakim memerintah ada kelaparan di tanah ... (Ditambah penekanan). (Injil - Rut 1: 1).
Ada seorang laki-laki (pada suatu ketika) dari Ramataim-Zofim, dari pegunungan Efraim ... (Ditambah penekanan). (Injil - l Samuel 1: 1).
Terjadi (terjadi lagi, pada suatu ketika) setelah Saul mati ... (Ditambah penekanan). (Injil - 2 Samuel 1: 1 ).
Saat ini (pada suatu ketika) Raja Daud telah tua dan lanjut umurnya, dan biarpun ia diselimuti badannya tetap dingin. (Injil - l Raja-raja l: 1).
Saat ini (pada suatu ketika) pada tahun pertama zaman koresy, raja negeri Persia ... (Ditambah penekanan). (Injil - Ezra 1: 1).
Terjadi (terjadi lagi, pada suatu ketika) pada zaman Ahasyweros... (Ditambah penekanan). (Injil - Ester l:1)
Terjadi (terjadi lagi, pada suatu ketika) pada tahun ketiga puluh dalam bulan yang ke empat, pada tanggal lima bulan itu ... (Ditambah penekanan). (Injil - Yehezkiel 1: 1)

Jika contoh-contoh ini tidak membingungkan Anda, maka tidak ada lagi yang akan membingungkan Anda! Tak terelakkan lagi Anda terpesona dengan sindrom "pada suatu ketika". Anda telah diperkuat dengan kegemaran cerita buatan manusia, bahkan jika mereka benar. Gaya bahasa, pola, dan penggambaran ini adalah bagaimana manusia berfikir, berbicara dan menulis. Jangan salahkan mereka karena manusia akan bersifat manusia.

Semua keterangan di atas berasal dari Versi King James yang sudah direvisi (KJV= King James Version), versi yang paling populer di antara umat Kristen dunia. Anda harus memperhatikan bahwa setiap ayat dalam kutipan di atas adalah 1: l, 1: 1, berarti pasal pertama dan ayat pertama dari Injil. Yang mulai dengan "Saat ini, saat ini, saat ini!" Coba, lihat pada diri Anda sendiri berapa banyak lagi kata seperti pada mulanya dapat Anda temukan dalam "Books of Books," Bagaimanapun saya harus memperingatkan Anda bahwa indeks Injil tidak akan menolong. Anda harus menomori halaman sama seperti yang saya lakukan.
Indeks Tidak Akan Menolong

Saya mencari keterangan dari dua indeks Injil. Satu yang diterbitkan oleh Jehovah's Witnesses (Saksi-saksi Yehovah) --Sekte Kristen yang paling cepat tumbuhnya dalam umat Kristen. Yang kedua adalah "Young's Analytical Concordance to the Bible." Kedua indeks ini masing-masingnya lebih dari 300.000 judul. Terakhir tidak kurang dari 277 daftar baru, tetapi tidak terdapat sebuah kata "Saat ini" (pada suatu ketika) dari contoh-contoh yang diberikan di atas. Anda dapat menebak alasannya!

Saya tidak ingin mengganggu kesabaran Anda lebih jauh. Saya sadar bahwa Anda menginginkan bukti. "Baiklah, sekarang, tolong ceritakan kepada kami tentang wahyu Al-Qur'an!:

"Saat itu malam ke l7 bulan Ramadhan Nabi Islam Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam berada di dalam gua Hira, di pinggiran kota Makkah. Dia biasa menjauhkan diri ke gunung Hira untuk mencari kedamaian, ketenangan dan agar dapat merenung. Biasanya ia kuatir tentang masalah-masalah kaumnya --mabuk-mabukan, perzinahan, penyembahan berhala, peperangan, ketidakadilan dan kekejaman mereka. Begitu banyak sehingga Gibbon, sejarawan terkemuka, terpaksa mencatat dalam tulisannya "Decline and Fall of the Roman Empire" (Kemunduran dan Keruntuhan Kekaisaran Roma):

"Kebrutalan manusia (bangsa Arab), hampir tanpa perasaan, sangat sulit dibedakan dari dunia hewan yang lain."

Petapa Hira tersebut sedang merindukan sebuah penyelesaian. Dia biasa menjauhkan diri ke tempat pengasingan secara sendirian atau kadang-kadang dengan istri tercintanya Ummul Mu'minin (Ibu orang-orang beriman) Khadijatul-Kubra.
Seruan Pertama

Suatu malam --Malam Lailatul-Qadr-- (Malam kekuatan dan keunggulan) ketika dunia tenang dengan kedamaian Tuhan dan seluruh alam menghadap ke arah Tuhannya --pada pertengahan malam tersebut kitab Tuhan dibuka bagi jiwa yang dahaga. Jibril, malaikat Allah, tampak kepadanya, dan memerintahkan dalam bahasa daerahnya 'iqra' yang berarti "baca!" atau "bawakan" atau "latih" atau "nyatakan" dengan keras! Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam sangat takut dan benar-benar tidak siap menghadapi kejutan ini. Ini bukanlah upacara kelulusan atau pemakaian jubah. Dalam ketakutan dan keragu-raguan bercampur takut ia berseru 'Maa-ana beqaa-Ri'in (Saya tidak dapat membaca!)" Malaikat tersebut mengulangi perintah 'iqra' untuk yang kedua kali, dengan tanggapan yang sama dari Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam. Jibril memeluknya dengan keras dan memerintahkannya untuk yang ketiga kali:

Bacalah ! Dengan (menyebut) Nama Tuhanmu, yang menciptakan ....

Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam sekarang mengerti bahwa yang perlu ia lakukan adalah mengulang apa yang telah dikatakan, karena kata Arab 'iqra' berarti: baca., bawakan atau ulangi! Mengikuti ayat pertama Surat Al-'Alaq (Surat ke 96 dari Al-Qur'an) di atas. Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam mengulang dan membawakan empat ayat lagi pada seruan pertamanya dan kemudian ayat-ayat tersebut dicatat dalam bentuk tertulis pada kitab suci Al-Qur'an.

"Tunggu, Tuan Deedat!" saya hampir dapat mendengar jeritan Anda. Semua yang sedang Anda katakan kepada kami tentang wahyu Al-Qur'an ini tidak berbeda dengan sejumlah contoh lainnya yang harus Anda buktikan tentang adanya tangan manusia di dalamnya. Apakah semuanya berbuat keliru dan bukan bersifat ketuhanan?"

Tepat sekali! Saya senang Anda melihat dengan jelas bagaimana subyektifnya pikiran, perkataan dan pencatatan manusia. Sejak Anda meminta saya "tolong ceritakan pada kami tentang wahyu Al-Qur'an," dan saya mulai memberi tanggapan --Saat itu malam ke 17 bulan Ramadhan ...." sampai-- "dan kemudian dicatat dalam bentuk tertulis pada kitab suci Al-Qur'an" adalah kata-kata saya sendiri, meminjam dari kitab suci Al-Qur'an, dari kitab hadits, dan dari sejarah serta dari mulut orang-orang yang berpengetahuan yang saya dengar selama puluhan tahun lebih. Naskah Al-Qur'an ini tidak tercemar oleh tangan manusia. Inilah bagai-mana Al-Qur'an dijaga. Saya cantumkan di bawah ini lima ayat pertama dari wahyu pertama Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam, untuk pengamatan dan studi kritis Anda.

1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan,
2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah,
3. Bacalah, dan Tuhan-mulah Yang Maha Pemurah,
4. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam.
5. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.
(QS. Al-'Alaq: 1-5)

Sebuah Catatan Unik

Setiap teks Al-Qur'an, dalam bahasa Arab atau dalam bentuk terjemahan dalam bahasa apa pun akan mengikuti pola ini. Tidak ada jika atau tetapi. Anda tidak akan menemukan dalam teks atau terjemahan bahwa Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam "berusia 40 tahun ketika menerima seruan pertamanya." Anda tidak akan menemukan bahwa "ia di dalam gua gunung Hira." Anda tidak akan menemukan bahwa "ia melihat malaikat Jibril" atau bahwa "ia ketakutan," atau bagaimana reaksi dan tanggapannya terhadap perintah "Iqra'!" Bahwa ketika malaikat tersebut pergi setelah melengkapi 5 ayat pertama tersebut, "Muhammad berlari ke rumahnya sekitar 3 mil sebelah selatan Makkah menemui istri tercinta Khadijah dan mengatakan apa yang telah terjadi dan meminta sang istri menyelimutinya, menyelimutinya!" Semua ini apa yang saya namakan gaya bahasa "pada suatu ketika!" Kitab suci Al-Qur'an tidak menggambarkan apapun tentang ini, benar-benar sebuah narasi dan pemeliharaan yang unik. Singkatnya ini mu'jizat!

Lebih jauh, tidak seperti usaha seni literatur manusia manapun, di mana segalanya mulai dengan yang permulaan: kata pertama dan ayat pertama wahyu Al-Qur'an bukanlah surat pertama dan ayat pertama dari Al-Qur'an --Ayat-ayat tersebut menduduki surat ke 96 dari Al-Qur'an, sebagai penulis ketuhanan (Tuhan Yang Maha Kuasa) telah mengajarkan utusan pilhan-Nya, Muhammad Shallallabu Alaihi wa Sallam. Tidak ada kitab agama di bumi ini yang mirip dengannya atau mengikuti pola ini, karena tidak ada wahyu yang (dinyatakan tanpa bukti) dipelihara keasliannya ketika diwahyukan!
Seorang Psikolog Canada

Saya mendapat kehormatan berbagi pikiran tentang seruan pertama Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam, sebagaimana termuat dalam 5 ayat pertama Surat Al-'Alaq (surat ke 96) seperti terlihat pada pembahasan sebelumnya, dengan seorang pemuda dari Canada. Saya sedang membawanya dalam sebuah tour ke masjid terbesar di belahan bumi bagian selatan. Selagi bercakap-cakap, saya menanyakan pekerjaannya. Dia mengatakan sedang mengambil kuliah master di bidang psikologi. "Psikologi?" saya berkata, dan dengan segera menarik perhatiannya pada 5 ayat pertama surat yang sedang didiskusikan. Saya menanyakannya bagaimana ia akan menerangkan tentang perintah suci dan pengalaman Muhammad yang berbicara tentang "Membaca, menulis dan belajar sesuatu yang tidak diketahui sebelumnya," sesuatu yang bukan masalahnya saat itu, bukan pula masalah kaumnya. Bagaimana pikiran seorang manusia yang subyektif dapat berlatih kata-kata ini. Saya berkata, "Terangkanlah!" Dia mengatakan tidak dapat dan mengakui sudah bergulat dengan persoalan itu. Saya berkata, "Dalam kasus ini kami seharusnya menerima perkataan manusia tersebut." Dan, saya mengutip ayat pertama surat An-Najm:

"Demi bintang ketika terbenam, kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru, dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Qur'an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya), yang dia-jarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat." (QS. An-Najm: 1-5).

Dan, Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam berulang kali mengatakan kepada kaumnya:

"Katakanlah, 'Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang manusia seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan Yang Esa." (QS. Al-Kahfi: 110).

Pemuda Canada tersebut dengan sopan memberi tanggapan; "Saya harus memikirkan masalah ini dengan serius." Hanya jika kita membiasakan diri kita dengan fakta-fakta dari kitab suci Al-Qur'an, kita akan dapat membuka percakapan dengan ahli dalam pengetahuan apa pun.
Mu'jizat Jurnalistik

Sebagai pusat kegiatan, IPCI menarik banyak orang untuk berdialog dan berdiskusi, termasuk jurnalis dan wartawan. Segera setelah saya menyadari bahwa bidang kegiatan orang yang bertanya kepada saya adalah jurnalistik, saya mengatakan kepadanya bahwa saya akan senang memperlihatkan kitab suci Al-Qur'an kepadanya sebagai sebuah "Mu'jizat jurnalistik". Tak ada seorang pun menolak untuk mendengarnya. Saya memulai dengan cerita nabi suci Musa Alaihis-salam, dalam gaya bahasa dan pola "Pada suatu ketika" . Itu tidak dapat diberhentikan. Namun kami tidak dapat memberikan rincian tentang "Musa dan the Bulrushes" atau bahkan perincian masa kecilnya, ibu, dan saudara perempuannya," (QS. Thaha: 38-40 dan Al-Qashash: 7-13). Kita harus melewati perincian tersebut. Saya memulainya dengan:
Kecelakaannya di Dalam Kota

Musa Alaihis-salam mendatangi dua pria yang sedang berkelahi, seorang berasal dari sukunya sendiri dan yang lainnya seorang musuh bangsanya. Dia menolong orang Yahudi menghadapi orang Mesir dan dalam perbantahan menampar orang yang kejam tersebut terlalu keras sehingga ia mati.

Musa Alaihis-salam kemudian melarikan diri dari negaranya menuju padang pasir Sinai dan mendapatkan dirinya di antara kaum Midianites. Di sini ia menolong dua orang gadis yang sedang kesukaran dan ditawari sebuah pekerjaan oleh ayah mereka Jethro. Setelah menyelesaikan perjanjian kerjanya selama 8 tahun lebih, Musa Alaihis-salam mulai bosan dengan kehidupan dusunnya. Bagi seorang manusia yang telah tumbuh besar dengan keluarga kerajaan, di tengah kesibukan dan ketergesaan kota, ia menjadi resah. Dia menginginkan perubahan dan meminta izin untuk memisahkan diri dari mertuanya. Jethro orang yang sangat rasional dan praktis. Dia mengizinkan Musa Alaihis-salam pergi.
Musa Mempelopori Sebuah Perjalanan

Musa Alaihis-salam pergi dengan istri dan anak-anaknya, bersama dengan domba dan kambing bagiannya yang biasa digembalakan untuk ayah mertuanya.

Setelah beberapa waktu ia dan keluarganya sampai di Sinai. Dia kehilangan arah dari kediaman terakhir tempatnya beristirahat. Dia kehabisan persediaan daging masak yang dibawanya. Masih terdapat cukup Matzos, roti kering Yahudi yang tidak beragi. Masalahnya adalah daging. Dia harus menyembelih seekor domba atau kambing. Itu mudah. Kesulitannya adalah membuat api yang merupakan tugas yang sulit, karena memerlukan waktu setengah hari menggosok dua materi yang berbeda. Tidak ada korek api atau geretan pada zaman itu. Dia menangguh-nangguhkan. Menunda segala sesuatunya untuk hari ini, atau besok dan masalah dagingnya akan terpecahkan, ia berpikir ... "Mana mu'jizat yang dijanjikan!" Tuan Deedat?

Sejauh ini saya hanya memberikan latar belakang cerita tersebut. Mu'jizatnya adalah, untuk menyingkat semua hal dan banyak lagi (cerita) di atas hanya dalam 4 ayat pendek -4 kalimat pendek dalam prosa yang paling indah. Tetapi untuk menghargai prestasi tersebut, saya harus menarik perhatian Anda kepada sesuatu yang saya senang jika Anda memperhatikan apa yang bagi saya merupakan puncak jurnalistik.
Plakat-plakat Surat Kabar

Saya tinggal sekitar 30 km utara kota Durban, di mana kantor saya berada. Sebelum pembangunan N2 (jalan raya lintas) yang menghubungkan kota Durban, saya biasanya mengambil jalan pantai (pinggir laut) menuju Durban. Rute ini membuat saya melewati Amphiteater di depan pantai Durban. Pada perpotongan teater tersebut saya selalu mengamati penjual surat kabar yang sedang menawarkan koran pagi "The Natal Mercury," untuk dijual. Dia mempunyai sebuah plakat harian dengan judul utama untuk menarik para pembeli. Setelah berulang-ulang membaca plakat tersebut saya memutuskan tidak membeli surat kabar hari itu, tetapi ketika memarkir mobil di central Durban sewaktu melewati penjual surat kabar yang lain, saya akhirnya membeli surat kabar tersebut.

Sesudah mengalami sejumlah perubahan keputusan seperti itu, saya mulai bertanya pada diri sendiri alasan perubahan pikiran saya tersebut. Saya menemukan plakat yang berbeda meski surat kabar yang ditawarkan sama. Plakat di depan pantai dibuat menyeru para pelanggan Eropa sebaliknya plakat di wilayah yang saya lalui ditujukan kepada komunitas Asia. Dengan perluasan plakat tersebut untuk wilayah Afrika dan kulit berwarna menyebabkan mereka membeli surat kabar yang sama.

Maka jurnalis yang pandai adalah orang yang dapat menciptakan plakat yang menyeru keempat kelompok ras utama setiap hari.

Itu akan menjadi karya agung jurnalistik! Para jurnalis tanpa ragu setuju dengan alasan ini. Marilah kita bersama-sama menganalisa Al-Qur'an berdasarkan alasan ini.
Seruan Yang Universal

Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam, Nabi Islam berada di Madinah, dan dikelilingi oleh orang-orang Yahudi, Kristen, Islam, musyrik dan munafik di dalam kota. Nabi suci tersebut menyebarkan beritanya (wahyu Tuhan) untuk semua jenis masyarakat ini. Apa yang harus ditulis pada plakatnya untuk menarik perhatian setiap kelompok yang bermacam-macam ini? Dia disuruh menyatakan:

'Apakah telah sampai kepadamu kisah Musa?' (QS. Thahaa: 9).

Dapatkah Anda membayangkan kegemparan tersebut? Orang-orang Kristen dan Yahudi akan selalu menunggu untuk mendengar lebih jauh, mengharap Muhammad berbuat sebuah kebodohan sendiri, karena mereka bertanya-tanya dalam diri mereka sendiri, apa yang dapat diketahui orang Arab ini tentang Musa karena ia seorang ummi (tidak dapat menulis). Umat Islam haus pengetahuan, mereka akan terus merindukan --tolong katakan kepada kami segala sesuatu yang Anda dapat tentang Musa Alaihis-salam.

Orang-orang musyrik (politheis) dan munafik menikmati diskusi tiga sisi tentang Musa Alaihis-salam: antara umat Islam, Kristen dan Yahudi. Setiap orang benar-benar memperhatikan Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam melanjutkan:

"Lihatlah,
Dia melihat sebuah api!"

Dramatis! Anda hampir dapat memvisualisasikan adegan tersebut. Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam sedang berbicara seperti telegrap. Memerlukan waktu sekitar 2 ribu tahun setelah kelahiran Yesus Kristus bagi bangsa Kristen dan Yahudi terbesar di bumi (Amerika Serikat yang kuat) untuk mencapai kesempurnaan yang tinggi dalam bidang periklanan untuk merumuskan slogan, dalam istilah Perusahaan Western Union Telegraph, "Jangan Menulis -(pakailah) Telegraph!" Sekolah jurnalistik mana yang diikuti Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam untuk memimpin super American sizzlemanship? Dia disuruh meneruskan:

"... Lalu berkatalah ia kepada keluarganya: 'Tinggallah kamu (di sini), sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit daripadanya kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu." (QS. Thahaa: 10).

Tulisan Cepat Yang Didiktekan

Silahkan bandingkan hal tersebut di atas dengan terjemahan Al-Qur'an berbahasa Inggris lainnya dengan teman atau lawan, dan Anda akan menemukan kata-kata dengan keringkasan dan keekonomisan yang sama. Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam tidak sedang melakukan latihan apapun dalam tulisan ringkasnya. Dia hanya mengucapkan dengan jelas firman Tuhan sewaktu dibisikkan ke dalam hatinya melalui perantara malaikat Jibril. Kita harus mengingat bahwa tidak ada Injil berbahasa Arab, pada abad 6 M, ketika Nabi Muhammad didiktekan Al-Qur'an.

Sekarang tolonglah diri Anda sendiri. Silahkan bedakan wahyu Al-Qur'an ini dengan cerita Injil seperti isi dalam kitab kedua Injil, Kitab keluaran, pasal 1, 2, dan 3 yang mendiskusikan aspek kehidupan Nabi suci Musa Alaihis-salam yang sedang kita bicarakan ini. Saya mengutip permulaan cerita dari Injil:

"Sekarang inilah nama anak Israel yang datang ke Mesir bersama-sama dengan Yakub; mereka datang dengan keluarganya masing-masing. Ruben, Simeon, Lewi dan Yehuda; Isakhar; Zebulon dan Benyamin; dan serta Naftali, Gad dan Asyer. Seluruh keturunan yang diperoleh Yakub berjumlah tujuh puluh jiwa. Tetapi Yusuf telah ada di Mesir." (Injil - Keluaran 1: 1-5).

Musa Memulai

Pemanasan sederhana! Inikah bagaimana Tuhan berbicara? Silahkan bandingkan 5 ayat Injil ini dengan 4 ayat Al-Qur'an yang disalin ulang di bawah ini.

Dalam penggambaran Al-Qur'an, Musa Alaihis-salam sangat membutuhkan dua hal sewaktu berfikir di Sinai dengan jamaah dan keluarganya. Dia menginginkan 'api' untuk memasak dagingnya, dan 'petunjuk' menuju beberapa komunitas yang ramah di padang pasir. Allah membentangkan rencananya. Musa Alaihis-salam dibuat 'memulai' misinya dari ilusi pembakaran batu bara menuju kenyataan tentang pembakaran api spiritual dalam jiwa manusia selama ribuan tahun dan sebuah petunjuk yang benar sebagai penuntun manusia.

'Api' yang dilihat Musa Alaihis-salam, bukanlah api biasa. Baginya berarti sebuah cahaya api miliknya sendiri yang mudah, api tersebut juga menunjukkan kehadiran manusia lain yang darinya ia dapat memperoleh informasi dan petunjuk.

"Maka ketika ia datang ke tempat api itu ia dipanggil, 'Hai Musa. Sesungguhnya Aku inilah Tuhanmu, maka tanggalkanlah kedua terompahmu, sesungguhnya kamu berada di lembah yang suci, Thuwa." (QS. Tha-haa: 11-12).

Sejarah spiritual Musa Alaihis-salam berawal di sini dan ini merupakan kelahiran spiritualnya. Dalam istilah Injil --'Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini!' Ini adalah bagaimana Tuhan berbicara kepada Daud Alaihis-salam tentang pertemuannya, pada kitab Mazmur 2: 7.

Keseluruhan bagian Al-Qur'an di atas penuh arti gaib yang paling tinggi, direfleksikan dalam ayat-ayat bersajak pendek dalam bentuk asli. Irama dan arti di dalam teks memberi kesan misteri tertinggi. Untuk mempermudah perbandingan ini saya menyalin ulang empat ayat tersebut bersama-sama:

"Apakah telah sampai kepadamu kisah Musa? Ketika ia melihat api, lalu berkatalah ia kepada keluarganya, 'Tinggallah kamu (disini), sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit daripadanya kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu. Maka ketika ia datang ke tempat api itu ia dipanggil, 'Hai Musa. Sesungguhnya Aku inilah Tuhanmu, maka tanggalkanlah kedua terompahmu, sesungguhnya kamu berada di lembah yang suci, Thuwa'..." (QS. Thahaa: 9-12).

Thuwa adalah lembah tepat dibawah Gunung Sinai, tempat dimana Musa Alaihis-salam selanjutnya menerima hukum. Dalam arti gaib yang sejajar, kita diseleksi dengan cobaan-cobaan dalam kehidupan yang sederhana ini, lembah yang suci dan menerima pujian Tuhan setinggi gunung (Tur) Sinai, kecuali jika kita mempunyai pengetahuan untuk dapat mengetahuinya. Dan, 'terompah' harus dilepas sebagai tanda penghormatan. Dalam arti gaib yang sama, Musa Alaihis-salam sekarang harus menyimpan semua keinginan dan keperluan duniawinya, ia telah dipilih oleh Tuhan Yang Maha Tinggi.
Apakah Keputusan Anda?

Bagaimana seseorang menjadi biasa untuk mendongeng cerita bohong untuk mengevaluasi obat mujarab dari Tuhan? Bahkan seorang pengeritik simpatik seperti Thomas Carlyle, seorang pemikir terbesar abad lalu; tak dapat mengerti keringkasan gaya yang tajam dan kejelasannya. Dia menyebut pembacaan Al-Qur'an:

"Menjemukan membingungkan tidak teratur, kasar, incondite; kebodohan yang tidak dapat didukung ... "

Incondite berarti sebuah konstruksi literatur atau komposisi artistik yang buruk: 'kebodohan yang tidak dapat didukung?' Setelah membandingkan penggambaran Al-Qur'an dan Injil, bagaimana keputusan Anda? Saya telah mendatangi seorang jurnalis yang gagal mengenali kecemerlangan Muhammad (?) Shallallahu Alalhi wa Sallam; dalam mendiktekan fakta-fakta langsung, tanpa berusaha menganalisa atau menginterpretasikannya: dengan tepat seperti yang akan dilakukan seorang pemimpin jurnalis untuk suratkabar atau majalah saat ini. Hanya inilah yang bersifat mu'jizat! Anda setuju?

avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 63
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 66

Kembali Ke Atas Go down

Re: Al Quran menyebarkan Fitnah

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 3 dari 3 Previous  1, 2, 3

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik