FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

eksodus musa

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

eksodus musa

Post by keroncong on Fri Mar 09, 2012 5:31 pm

Dengan keluarnya Musa dan pengikut-pengikutnya dari Mesir
sebagai satu tahap untuk menetap di Kan'an, kita memasuki
suatu kejadian yang sangat penting, kejadian sejarah
tertentu dalam konteks tertentu, walaupun kita jumpai banyak
riwayat disana-sini yang ingin menggambarkannya sebagai
suatu legenda.

Dalam Perjanjian Lama, kitab Keluaran dengan riwayat
perjalanan di Sahara setelah keluar dari Mesir dan riwayat
perjanjian dengan Tuhan yang diadakan di gunung Sinai, semua
itu merupakan kitab kedua daripada Pentateuque (Taurat).
Qur-an juga memberikan tempat yang sangat besar bagi sejarah
Keluaran ini. Hikayat tentang hubungan antara Musa dan
saudaranya Harun dengan Fir'aun serta hikayat keluarnya dari
Mesir, terdapat dalam Qur-an dalam 10 surat dengan hikayat
yang panjang seperti Surat 7, 10, 20 dan 26 atau dalam
hikayat-hikayat yang lebih ringkas bahkan terdapat juga
dalam peringatan-peringatan yang sederhana nama Fir'aun,
pribadi pokok daripada pihak Mesir, terulang 74 kali dalam
Qur-an dalam 27 surat.

Penyelidikan mengenai dua riwayat, riwayat Injil dan riwayat
Qur-an merupakan hal yang sangat penting. Oleh karena dua
riwayat itu pada dasarnya saling melengkapi, dan tidak
mengandung pertentangan seperti dalam riwayat Banjir. Memang
ada perbedaan, akan tetapi riwayat Bibel mempunyai arti
sejarah yang sangat besar, sebagai nanti kita akan
mengetahuinya, oleh karena riwayat itu mengarah untuk
menetapkan identifikasi Fir'aun atau lebih tepat lagi dua
Fir'aun yang tersangkut, dan dengan hipotesa Bibel sebagai
titik tolak. Qur-an membawakan informasi tambahan kepada dua
sumber kitab suci, dan ditambahkan pula hasil penyelidikan
modern kepada Egyptologi. Dengan bahan modern Egyptologi,
Bibel dengan ilmu pengetahuan modern mengadakan konfrontasi
dengan Qur-an dan berhasil menempatkan hikayat Kitab Suci
dalam konteks sejarah.
avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 64
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 67

Kembali Ke Atas Go down

Re: eksodus musa

Post by keroncong on Sun Apr 01, 2012 11:16 pm

Riwayat Bibel bermula dengan menyebutkan masuknya orang
Yahudi ke Mesir bersama Ya'kub untuk mengikuti Yusuf.
Kemudian datang seorang Raja baru yang tidak mengenal Yusuf,
(Keluaran 1, 8). Ini adalah periode penindasan: pada waktu
itu Fir'aun memaksa orang-orang Yahudi untuk mendirikan
kota-kota yang dinamakan oleh Bibel kota Pitom dan kota
Ramses. Untuk mencegah tambahan penduduk Yahudi, Fir'aun
memerintahkan semua bayi Yahudi laki-laki dibuang ke sungai:
Musa dapat dipelihara ibunya selama tiga bulan sesudah
lahirnya, tetapi akhirnya si ibu memutuskan untuk
memasukkannya dalam suatu keranjang di pinggir sungai Nil.
Anak perempuan Fir'aun menemukannya dan mencarikannya
seorang pengasuh yang tidak lain adalah ibunya sendiri, oleh
karena saudara perempuan Musa yang mencari jejak, siapa yang
mengambil bayi, pura-pura tidak mengenalnya dan ia
menasehatkan kepada Sang Puteri itu seorang pengasuh yang
tidak lain adalah ibu bayi itu sendiri. Bayi itu
diperlakukan sebagai anak Fir'aun dan diberi nama Musa.

Musa sebagai orang muda berangkat ke Madyan; di sana ia
kawin dan tinggal lama. Suatu perincian yang penting adalah
bahwa dalam kitab Keluaran (2, 23) kita dapatkan kata-kata:
"Selama waktu yang lama itu raja Mesir meninggal."

Tuhan memerintahkan Musa untuk menemui Fir'aun dan
mengeluarkan saudara-saudaranya dari Mesir (Riwayat semacam
ini terdapat dalam riwayat Pohon Yang Terbakar).

Harun, saudaranya Musa membantunya dalam tugas ini. Setelah
kembali ke Mesir, Musa dan saudaranya menghadap Fir'aun,
yaitu Fir'aun baru yang menggantikan Fir'aun lama yang
memerintah ketika Musa dilahirkan dahulu.

Fir'aun melarang bangsa Yahudi pengikut Musa untuk
meninggalkan Mesir. Tuhan menampakkan diri lagi kepada Musa
dan memerintahkannya untuk mengulangi permintaannya. Pada
waktu itu menurut Bibel, Musa berumur 80 tahun. Musa
menunjukkan kepada Fir'aun bahwa ia memiliki kepandaian
adikodrati. Hal tersebut rupanya tidak cukup meyakinkan
Fir'aun. Kemudian Tuhan mengirim siksaan-siksaan: air sungai
berubah menjadi darah, timbulnya katak-katak, nyamuk, lalat,
wabah yang menyerang binatang, timbulnya penyakit di kulit
manusia dan binatang, hujan butiran es, belalang, kegelapan,
dan kematian bagi bayi-bayi pertama yang dilahirkan. Tetapi
semua itu tidak dapat menaklukkan Fir'aun untuk membiarkan
orang-orang Yahudi keluar dan Mesir.

Kemudian 600.000 manusia,22 belum terhitung keluarga mereka
dapat melarikan diri dan kota Ramses. Pada waktu itulah
Fir'aun mengendarai keretanya dan memimpin tentaranya. Ia
mengambil 6 ratus kereta yang terbaik dari segala kereta di
Mesir. Tiap kereta dikendarai oleh dua orang opsir. Raja
Mesir memimpin pengejaran terhadap orang-orang Yahudi.
(Keluaran 14, 6 dan 8).

Orang-orang Mesir dapat menyusul kelompok Musa di pinggir
sungai. Musa memukulkan tongkatnya dan lautan itu terbuka,
serta pengikut-pengikutnya memasukinya dengan selamat.
Orang-orang Mesir mengejar terus, dan semua kuda Fir'aun,
kereta-keretanya dan tentaranya yang berkuda semuanya ikut
memasuki lautan (Keluaran 14, 23). Air pulih kembali dan
menelan kereta-kereta dan penunggang kuda daripada tentara
Fir'aun yang memasuki lautan di belakang mereka. Tak ada
seorangpun yang selamat. (Keluaran 14, 38).

Teks kitab Keluaran adalah sangat jelas. Fir'aun memimpin
para pengejar. Ia binasa karena kitab keluaran menyebutkan
"tak ada seorangpun yang selamat." Di samping itu Bibel
menyebutkan perincian dari: Mazmur Daud; nyanyian 106 ayat
13 sampai 15 yang merupakan karunia kepada orang yang
membagi dua lautan yang penuh tumbuh-tumbuhan." Tak ada
kesangsian lagi bahwa menurut riwayat Bibel, Fir'aun yang
mengejar Musa telah binasa dalam laut. Bibel tidak
menyebutkan sesuatu tentang bagaimana nasib jenazahnya
Fir'aun.



avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 64
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 67

Kembali Ke Atas Go down

Re: eksodus musa

Post by keroncong on Fri Apr 20, 2012 9:41 pm

Pada garis besarnya, riwayat Qur-an tentang keluarnya orang
Yahudi dari Mesir adalah sama dengan riwayat Bibel. Kita
perlu menyusun riwayat itu, karena ayat-ayat tentang hal ini
terpencar dalam beberapa bagian dalam Qur-an.

Seperti juga dalam Bibel, Qur-an tidak menyebutkan nama yang
dapat menunjukkan identitas Fir'aun yang berkuasa pada
waktu Exodus terjadi. Kita hanya tahu bahwa ada seorang
anggauta Majlis Pemerintahan Fir'aun, seorang yang bernama
"Haman," nama "Haman" disebut dalam Qur-an 6 kali, yaitu
dalam surat 28 ayat 6, 8 dan 38, surat 29 ayat 39 dan surat
40 ayat 24 dan 36.

Fir'aun adalah penindas bangsa Yahudi.

Surat 14 ayat 6 .
[Tulisan Arab]

Artinya: "Dan ketika Musa berkata kepada kaumnya: Ingatlah
nikmat Allah atasmu ketika Dia menyelamatkan kamu
dan Fir'aun dan pengikut-pengikutnya, mereka
menyiksa kamu dengan siksa yang pedih, mereka
menyembelih anak-anak laki-lakimu, membiarkan
hidup anak-anak perempuanmu, dan pada yang
demikian itu ada cobaan yang besar dari Tuhanmu."

Pemandangan itu juga disebut secara yang sama dalam surat 7
ayat 114. Akan tetapi Qur-an tidak menerangkan nama
kota-kota yang didirikan oleh bangsa Yahudi yang diperbudak
seperti yang diterangkan oleh Bibel.

Hikayat Musa diletakkan di pinggir sungai disebutkan dalam
surat 20 ayat 39 dan 40, dan dalam surat 28 ayat 7 s/d 13.
Dalam riwayat Qur-an, NIusa diambil oleh keluarga Fir'aun.

Ayat 8 dan 9 surat 28.
[Tulisan Arab]

Artinya: "Maka dipungutlah ia oleh keluarga Fir'aun yang
akibatnya ia menjadi musuh dan kesedihan bagi
mereka. Sesungguhnya Fir'aun dan Haman beserta
tentaranya adalah orang-orang yang bersalah. Dan
berkatalah isteri Fir'aun: Ia biji mata bagiku dan
bagimu janganlah kamu membunuhnya mudah-mudahan ia
bermanfaat kepada kita atau kita ambil ia jadi
anak sedang mereka tidak menyadari."

Tradisi Islam mengatakan bahwa isteri Fir'aun yang
memelihara Musa adalah Asya. Dalam Qur-an yang mengambil
Musa dari sungai itu bukan isteri Fir'aun, hanya Aal
(kerabat), yakni orang-orang yang tinggal dalam istana.

Masa remaja Musa, menetapnya di negeri Madyan dan
perkawinannya disebutkan dalam surat 28 ayat 13 s/d 28.

Hikayat tumbuh-tumbuhan yang terbakar terdapat dalam
permulaan surat 20, dan dalam surat 28 ayat 30 s/d 35.
Qur-an, tidak menyebutkan sepuluh penderitaan di Mesir
sebagai hukuman Tuhan seperti yang disebutkan oleh Bibel
dengan panjang. Tetapi Qur-an menyebutkan secara jelas 5
penderitaan (surat 2 ayat 133) Yaitu: banjir, belalang,
kutu-kutu, katak dan darah,

Larinya mereka dari Mesir diriwayatkan oleh Qur-an dengan
tidak ditentukan tempatnya secara pasti dan tidak disebutkan
jumlahnya. Bibel menyebutkan bahwa jumlah mereka adalah
600.000 dari kalangan mereka. Jumlah tersebut terasa tidak
dapat dipercaya; kita tidak dapat menggambarkan jumlah
manusia yang besar itu dapat berdiam lama di Sahara.

Matinya Fir'aun setelah mengejar orang-orang Yahudi juga
disebutkan dalam surat 20 ayat 78.
[Tulisan Arab]


Artinya: "Dan sesungguhnya telah Kami wahyukan kepada Musa.
Pergilah kamu dengan hamba-hambaKu (Bani Israil)
di malam hari maka buatlah untuk mereka jalan yang
kering di laut itu, kamu tak usah khawatir akan
tersusul dan tidak usah takut (akan tenggelam),
maka Fir'aun dengan balatentaranya mengejar
mereka, lalu mereka ditutup oleh laut yang
menenggelamkan mereka. Dan Firaun telah
menyesatkan kaumnya dan tidak memberi petunjuk."

Memang orang Yahudi melarikan diri. Dan Fir'aun binasa, akan
tetapi jenazahnya ditemukan. Hal yang penting ini tidak
disebutkan oleh Bibel.

Surat 10 ayat 90 s/d 92.
[Tulisan Arab]

Artinya: "Dan Kami memungkinkan Bani Israil melintasi laut,
lalu mereka diikuti oleh Firaun dan bala
tentaranya karena hendak menganiaya dan menindas
mereka, hingga bila Firaun itu telah hampir
tenggelam berkatalah dia: Saya percaya bahwa tidak
ada tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh
Bani Israil. Dan saya termasuk orang-orang yang
berserah diri (kepada Allah). Apakah sekarang baru
kamu percaya, padahal sesungguhnya kamu telah
durhaka dan kamu termasuk orang-orang yang berbuat
kerusakan. Pada hari ini Kami selamatkan badanmu
supaya Kami dapat menjadikan pelajaran bagi
orang-orang yang datang sesudah kamu, dan
sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah
daripada tanda-tanda kekuasaan Kami."

Paragraf tersebut menyebutkan dua kepastian:

a) Jiwa berontak dan permusuhan dapat dimengerti dalam
hubungannya dengan usaha Musa untuk meyakinkan Fir'aun .

b) Penyelamatan Tuhan kepada Fir'aun hanya mengenai
badannya, karena dalam surat 11 ayat 98 disebutkan bahwa
Fir'aun dan kaumnya adalah orang-orang yang dihukum karena
sesat.

[Tulisan Arab]

Artinya: "Ia berjalan di muka kaumnya di hari Kiamat dan
memasukkan mereka ke dalam neraka. Neraka itu
seburuk-buruk tempat yang didatangi."

Dengan begitu maka fakta-fakta yang dapat dikonfrontasikan
dengan penyelidikan sejarah, geografi atau arkeologi riwayat
Qur-an berbeda dengan riwayat Bibel dalam hal-hal sebagai
berikut:

Dalam Qur-an tidak disebutkan nama-nama tempat, baik kedua
kota yang dibangun oleh Kaum Yahudi pengikut Musa atau
mengenai peta jalannya Exodus.

Dalam Qur-an tidak disebutkan matinya Fir'aun ketika Musa
menetap di Madyan.

Dalam Qur-an, jumlah pengikut Musa tidak disebutkan. Jumlah
tersebut terlalu dibesar-besarkan dalam Bibel, karena
disebutkan 600.000 orang dengan keluarga mereka. Angka
tersebut berarti lebih dari 2 juta manusia.

Dalam Bibel tidak disebutkan bahwa badan Fir'aun diketemukan
setelah ia mati.

Hal-hal yang sama dalam riwayat Bibel dan Qur-an yang perlu
digaris bawahi adalah:

Qur-an membenarkan terjadinya penindasan Fir'aun terhadap
orang-orang Yahudi pengikut Musa.

Riwayat Qur-an dan Bibel tidak menyebutkan nama Raja Mesir.

Qur-an membenarkan bahwa Fir'aun meninggal pada waktu
keluarnya orang Yahudi dari Mesir.
avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 64
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 67

Kembali Ke Atas Go down

Re: eksodus musa

Post by SEGOROWEDI on Sat Apr 21, 2012 3:28 pm

itu semua yang ndongeng/mendikte juga jibril?
ketemu jibrilnya kapan? dimana? berapa kali?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: eksodus musa

Post by hanisf on Sun Apr 22, 2012 10:28 am

@SEGOROWEDI wrote:itu semua yang ndongeng/mendikte juga jibril?
ketemu jibrilnya kapan? dimana? berapa kali?

capek jawab kamu wed...
dimana aj boleehh....

dikasih tau juga ga bakalan ngerti
avatar
hanisf
SERSAN DUA
SERSAN DUA

Female
Posts : 79
Join date : 02.04.12
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: eksodus musa

Post by Orang_Pinggiran on Mon Apr 23, 2012 1:38 am

@hanisf wrote:
@SEGOROWEDI wrote:itu semua yang ndongeng/mendikte juga jibril?
ketemu jibrilnya kapan? dimana? berapa kali?

capek jawab kamu wed...
dimana aj boleehh....

dikasih tau juga ga bakalan ngerti

Si Wedi kan sebagai pelawak dimari..
mungkin orang kristen paling ..... yang ane kenal ketiwi


Terakhir diubah oleh Orang_Pinggiran tanggal Thu Apr 26, 2012 11:19 pm, total 1 kali diubah
avatar
Orang_Pinggiran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1862
Kepercayaan : Islam
Location : Jawa Tengah
Join date : 12.03.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: eksodus musa

Post by SEGOROWEDI on Thu Apr 26, 2012 8:27 am

tidak rasionalkan?
mosok Tuhan mendongeng via malaikat
kalian ketipu, itu semua hanya ucapan-ucapan muhammad sendiri
semua tentu setahunya dia, maka sering loncat-loncat
dan gak jelas juntrungannya

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: eksodus musa

Post by Orang_Pinggiran on Thu Apr 26, 2012 11:20 pm

@SEGOROWEDI wrote:tidak rasionalkan?
mosok Tuhan mendongeng via malaikat
kalian ketipu, itu semua hanya ucapan-ucapan muhammad sendiri
semua tentu setahunya dia, maka sering loncat-loncat
dan gak jelas juntrungannya

kalo belum tau definisi rasional jangan komen Wed
avatar
Orang_Pinggiran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1862
Kepercayaan : Islam
Location : Jawa Tengah
Join date : 12.03.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: eksodus musa

Post by SEGOROWEDI on Sun Apr 29, 2012 2:16 am

mosok seh..
Tuhan mendongeng tentang Musa pada seorang arab
apalagi via jibril, apa itu rasionil?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: eksodus musa

Post by keroncong on Sat May 05, 2012 3:28 pm

@SEGOROWEDI wrote:mosok seh..
Tuhan mendongeng tentang Musa pada seorang arab
apalagi via jibril, apa itu rasionil?

bukan arab sembarang arab, tapi arab turunan ismail
avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 64
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 67

Kembali Ke Atas Go down

Re: eksodus musa

Post by keroncong on Mon May 07, 2012 5:31 pm

Dalam Surah Yunus ayat 90-92, Al-Qur'an menyatakan bahwa pada suatu
masa nanti bangkai Fir'aun yang tenggelam sewaktu mengejar Nabi Musa
as akan dikembalikan kepada manusia (dapat disaksikan dengan mata
kepala) untuk menjadi bukti akan kebenaran dan kebesaran ayat-ayat
Allah itu.

"Dan Kami memungkinkan Bani Israil melintasi laut, lalu mereka
diikuti oleh Fir'aun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya
dan menindas (mereka); hingga bila Fir'aun itu telah hampir tenggelam
berkatalah dia: "Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan yang
dipercayai oleh Bani Israil, dan saya termasuk orang-orang yang
berserah diri (kepada Allah)". Apakah sekarang (baru kamu percaya),
padahal sesungguhnya kamu telah durhaka sejak dahulu, dan kamu
termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan. Maka pada hari ini Kami
selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi
orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari
manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami."
(QS. 10:90-92)

Perlu diketahui, bahwa ayat ini turun setelah 21 abad masa Fir'aun.
Orang sudah tidak tahu lagi dimana batang tubuh Fir'aun.
Tetapi sungguh menakjubkan, bahwa setelah terpendam selama lebih
kurang 40 abad, yaitu tepatnya tanggal 6 Juli 1879 para ilmuwan
Archeologi telah berhasil menemukan batang tubuh Fir'aun, dan hal ini
sekaligus menemukan bukti akan kebenaran Al-Qur'an sebagai wahyu
Allah, bukan ciptaan Nabi Muhammad Saw !

Berikut akan saya kutipkan tulisan Yoesof Sou'yb dalam majalah
'Harmonis' tentang kesesuaian antara Surah Yunus 90-92 dengan
kenyataan sejarah yang menggemparkan itu.

Wahyu Ilahi yang diturunkan pada abda ke-7 Masehi itu menegaskan
bahwa badan Pharaoh/Fir'aun yang telah menjadi korban, akan
diselamatkan sebagai pertanda bagi orang belakangan.
Dalam ayat asli berbunyi : 'nunajji-ka bi badani-ka'.

Sedangkan The Holy Bible tidak bercerita bahwa badan Fir'aun/Pharaoh
itu diselamatkan untuk pertanda bagi orang belakangan, pada Exodus
14:29-30 hanya diceritakan mengenai sbb :
"But the children of Israel walked upon dry land in the midst orf the
sea; and the waters were a wall into them on their right hand and on
the lef. Thus the Loard saved Israel that day cut of the hand of the
Egyptians; and Israeli saw the Egyptians dead upon the sea shore"

'Tetapi segala Bani Israel itu telah berjalan diatas kekeringan tanah
ditengah-tengah laut, maka karir nya menjadi dewala (dinding tembok)
bagi mereka pada sebelah kanan-kirinya, demikianlah dilepaskan Tuhan
segala orang Israel pada hari itu juga dari tangan orang Mesir, maka
dilihat orang Israel segala orang Mesir itu mati terhantar dipantai
laut.'

The Holy Bible hanya menceritakan tentang kematian anak-anak Israel
(Pharaoh beserta pasukannya), tetapi tidak bercerita bahwa tubuh
Pharaoh/Fir'aun diselamatkan untuk pertanda dan pelajaran bagi
orang-orang sesudah mereka.

Sekarang mari kita sedikit menyinggung pada saat Nabi Saw
menceritakan wahyu Allah ini.
Penduduk Mekkah semenjak masa yang panjang sebelum Nabi Muhammad Saw
telah menciptakan tradisi dagang.

Pada musim panas (al-shaif) kafilah-kafilah dagang berangkat ke Utara
(Mesir, Palestina, Syria, Irak, Iran) dan pada musim dingin
(al-syitak) kafilah-kafilah dagang bergerak keselatan (Yaman,
Ethiopia).

Jadi penduduk Mekkah pada masa Nabi Muhammad Saw itu sudah tidak
merasa asing terhadap keadaan di Mesir pada masa itu. Piramid-piramid
raksasa, kuil-kuil raksasa, tiang-tiang obleisk dan Spinx, semua itu
cuma saksi bisu yang tiada bisa bercerita apapun kepada manusia,
apalagi akan menjumpai dan menyaksikan batang tubuh Pharaoh masa itu.

Coba anda merenung sejenak dalam imajinasi anda, betapa sambutan
penduduk Mekkah terhadap pemberitaan Nabi besar Muhammad Saw bahwa
jenasah Fir'aun diselamatkan oleh Tuhan sebagai pertanda bagi
orang-orang belakangan !

Dalam abad ke-19 dengan kunci batu-Rosetta, yang pada akhirnya
berheasil diterjemahkan huruf-huruf Demotik dan Hiroglipik pada
batu-Rosetta itu oleh Jean Francois Champollion (1790-1832 M), maka
coretan-coretan cakar ayam pada dinding-dinding Pyramid,
dinding-dinding kuil dan tiang-tiang obelisk, mulai bercerita tentang
masa silam.

Jika menjelang abad ke-19 pengetahuan manusia tentang sejarah cuma
sampai abad ke-4 sebelum Masehi, maka sejak abad ke-19 pengetahuan
sejarah telah menjangkau masa tiga puluh abad sebelum masehi.

Tetapi jasad Pharaoh dari setiap dinasti, yang dikisahkan sedemikian
rupa oleh tiang-tiang obelisk dan dinding-dinding piramid belum juga
dijumpai.

Expedisi berbagai bangsa bagaikan kena rangsang untuk mengerahkan
kegiatan dan pembiayaan untuk menemukannya. Pada tanggal 6 Juli 1879
terjadilah apa yang dipandang 'peristiwa terbesar' bagi dunia
sejarah. The Historian's History of The World vol.1 edisi 1926, dalam
puluhan halamannya melukiskan peristiwa terbesar itu dengan sangat
indahnya dan panjang lebar.

Ir. Muhammad Ahmad Abdar-Rasul, seorang Arkeolog Mesir yang
mengabdikan hidupnya untuk melakukan riset tanpa jemu-jemunya, telah
berhasil pada akhirnya memberikan petunjuk kepada ekspedisi ilmiah
Jerman - Mesir yang berada dibawah pimpinan Messrs, Emil Brugsch dan
Ahmad Effendi Kamal itu, yaitu sebuah lubang kecil yang terletak
tinggi pada dinding batu karang di 'lembah raja-raja' (Valley of
Kings) dalam wilayah Mesir atas.

Dengan peralatan dan tenaga manusia yang dipersiapkan sedemikian rupa
pada tanggal 6 Juli 1879 dilakukan penerobosan kedalam relung sempit
yang berceruk-ceruk dan berliku-liku itu, dan pada suatu ruangan
besar yang terletak jauh disebelah dalam dijumpailah sekian puluh
mummi dari para Pharaoh, termasuk mummi Rhamses II (Fir'aun) yang
hidup pada masa Nabi Musa as, yaitu Pharaoh terbesar dan teragung
dalam sejarah dinasti-dinasti Pharaoh ditanah Mesir.

Buku sejarah terbesar yang puluhan jilid tebalnya terbitan
'Encyclopedia Britannica Inc' menyimpulkan penemuan terbesar itu pada
halaman 155 dengan kalimat :

'Nothing is modern discovery has more vividly and suddenly brought
the ancient world home to the world of today than the finding of the
actual bodies, the very flesh and blood of the Pharaos marvellously
preserved to us by the embalmers's venerable art. The discovery has
bredged the chasm between the ancient and the new as a midnight flash
of lighting from the clouds to the earth.'

Tiada suatuoun didalam penemuan baru yang lebih menggemparkan dan
mendadak membawa dunia kuno kepada dunia sekarang ini daripada
penemuan jenasah yang sesungguhnya dari pharaoh-pharaoh dalam bentuk
daging dan darah, yang dipersiapkan untuk kita secara menakjubkan
sekali oleh kepintaran luar biasa dari ahli rempah-rempah yang
membalutnya.
Penemuan itu telah menutup jurang antara masa purba dengan masa baru
bagai pancaran kilat malam hari dari balik mendung keatas bumi.

Buku sejarah yang terpandang karya terbesar dunia itu telah
memperdengarkan sambutan demikian hangat dan kagum akan penemuan itu,
yang berarti secara sadar atau tidak telah menyambut demikian hangat
dan kagum akan kebenaran sebuah wahyu Ilahi dalam Al-Qur'an.

avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 64
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 67

Kembali Ke Atas Go down

Re: eksodus musa

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik