FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Tamparan keras bagi kaum Budha

Halaman 1 dari 2 1, 2  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by Penyaran on Mon Apr 16, 2012 5:21 pm

dari sini: http://id.wikipedia.org/wiki/Portal:Ateisme/Kutipan_pilihan/1



“Aku sangat ingin percaya bahwa setelah aku mati aku akan hidup lagi, bahwa pikiranku, perasaanku, dan ingatanku akan terus berlanjut. Tapi meskipun aku sangat ingin mempercayai itu, dan meskipun banyak cerita kuno dari seluruh dunia mengatakan ada kehidupan setelah mati, aku hanya bisa berkata bahwa semua itu tak lebih dari angan kosong belaka.”

— Carl Sagan

Penyaran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2559
Join date : 03.01.12
Reputation : 115

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by Gravelord on Sat May 12, 2012 2:52 pm

“Aku sangat percaya bahwa setelah aku mati aku akan hidup lagi, bahwa pikiranku, perasaanku, dan ingatanku akan terus berlanjut. sehingga aku sangat ingin mempercayai itu, dan meskipun banyak cerita kuno dari seluruh dunia mengatakan ada kehidupan setelah mati yang kacau- balau, hanya penjelasan dan bukti yang diberikan oleh ajaran Buddha yang bisa dipercaya. terakhir, aku hanya bisa berkata bahwa semua itu benar- benar ada.”

— Suwandi Sudhammacara

semoga semua makhluk berbahagia
avatar
Gravelord
SERSAN DUA
SERSAN DUA

Male
Age : 33
Posts : 95
Location : Sungai Guntung
Join date : 24.12.11
Reputation : 6

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by Penyaran on Fri May 18, 2012 12:55 pm

@Gravelord wrote:“Aku sangat percaya bahwa setelah aku mati aku akan hidup lagi, bahwa pikiranku, perasaanku, dan ingatanku akan terus berlanjut. sehingga aku sangat ingin mempercayai itu, dan meskipun banyak cerita kuno dari seluruh dunia mengatakan ada kehidupan setelah mati yang kacau- balau, hanya penjelasan dan bukti yang diberikan oleh ajaran Buddha yang bisa dipercaya. terakhir, aku hanya bisa berkata bahwa semua itu benar- benar ada.”

— Suwandi Sudhammacara

semoga semua makhluk berbahagia

ketawa guling ketawa guling ketawa guling ketawa guling ketawa guling

TERNYATA edited by sayah SEKARANG UDAH KAYAK UMAT KRISTEN

ketawa guling ketawa guling ketawa guling ketawa guling ketawa guling

SUKA NGEREVISI SUATU HAL BAHKAN AYAT KITABNYA SENDIRI

ketawa guling ketawa guling ketawa guling ketawa guling ketawa guling

Penyaran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2559
Join date : 03.01.12
Reputation : 115

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by Patrick Star on Fri Sep 21, 2012 12:11 pm

@Penyaran wrote:dari sini: http://id.wikipedia.org/wiki/Portal:Ateisme/Kutipan_pilihan/1



“Aku sangat ingin percaya bahwa setelah aku mati aku akan hidup lagi, bahwa pikiranku, perasaanku, dan ingatanku akan terus berlanjut. Tapi meskipun aku sangat ingin mempercayai itu, dan meskipun banyak cerita kuno dari seluruh dunia mengatakan ada kehidupan setelah mati, aku hanya bisa berkata bahwa semua itu tak lebih dari angan kosong belaka.”

— Carl Sagan

ngakak ngakak ngakak

kenapa ini disebut tamparan keras bagi kaum/umat buddha?
terlalu dangkal ah..

ketika ada orang, baik itu secara personal maupun secara berkelompok mencela dan meragukan suatu kepercayaan dan mengeluarkan opini tertentu yang isinya menyanggah kepercayaan tersebut. itu hal lumrah, silahkan mengeluarkan pendapat.

sebagai seorang umat buddha, saya tidak merasa tertampar. saya menghargai pendapat carl sagan.

namun, bro Penyaran.. anda kurang teliti, bahkan bodoh sekali.
anda harus tau bahwa carl sagan adalah seorang atheis.
kutipan dari carl sagan ini bukan khusus ditujukan pada satu agama tertentu, namun lebih luas pada semua agama yang percaya ada kehidupan setelah kematian.

islam, yahudi, kristen, buddha, hindu, dll mempercayai kehidupan setelah mati kok. walau tentu dalam konteks berbeda..

nah karena anda muslim, anda percaya setelah mati, maka kehidupan selanjutnya di surga neraka itu ada kan? (disebutkan begitu banyaknya dalam ayat al-quran)

nah kalau begitu kenapa anda tidak menamai thread ini sebagai :
TAMPARAN KERAS BAGI MUSLIM ?

ngakak ngakak ngakak ngakak

atau anda boleh beri judul yang lebih adem :
TAMPARAN KERAS BAGI UMAT BERAGAMA.

lol

maaf, tapi saya tidak tahan mau ketawa

ngakak ngakak ngakak ngakak
avatar
Patrick Star
PRAJURIT
PRAJURIT

Male
Posts : 13
Location : depan komputer
Join date : 19.09.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by Penyaran on Fri Sep 21, 2012 3:06 pm

wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk

ngakak ngakak ngakak ngakak ngakak

sapa yg bodoh,kamu tuh yg bodoh. balik ngakak ah

ngakak ngakak ngakak ngakak ngakak

sapa jg yg mempercayai kehidupan setelah mati, kan cmn Budha kan

lha, maksud dr reinkarnasitumimbal lahir itu apa

agama laen kan kl dah mati gak bakal jd hidup manusia lagi alias ke akhirat sono

mendingan lw kritisi tuh seukhuwah lw si "Botak"lord yg bisanya cmn ngerevisi kutipannye Sagan

ngakak lagi ah

ngakak ngakak ngakak ngakak ngakak

Penyaran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2559
Join date : 03.01.12
Reputation : 115

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by Patrick Star on Sat Sep 22, 2012 11:58 am

waduh...
saya sering diskusi dengan muslim lainnya..
namun hanya menemukan muslim seperti anda yang @#$%^ luar biasa..

coba cari tahu lagi tentang carl sagan, anda akan tau siapa beliau.

btw, ini saya kasih satu kalimat ucapan carl sagan yang tidak kalah terkenalnya :

" saya tidak dapat membayangkan seorang Allah yang memberi hadiah dan menghukum ciptaanNya atau memiliki kehendak seperti yang alami dalam kehidupan kita"

atau boleh lah anda dengar kata2 seorang Arthur Clarke :
"saya tidak percaya Allah atau kehidupan setelah kematian"

nah bro Penyaran yang baik, ini baca baik2 ya...
pengertian kehidupan setelah kematian yang dimaksud oleh kedua orang tenar ini adalah kehidupan di surga dan atau neraka, setelah kematian. dimana Allah akan memberi hadiah surga bagi mereka yang mengikuti ajarannya, dan Allah akan menghukum mereka di neraka bagi mereka (yang menurut kitab2 agama) melakukan kesalahan.

nah bro Penyaran, semoga anda belajar lagi yaaa..
cari tahu source2 yang tepat sebelum membuat opini, jika tidak, maka anda terlihat sangat bodoh.

dan jadi thread ini sebagai senjata makan tuan.
avatar
Patrick Star
PRAJURIT
PRAJURIT

Male
Posts : 13
Location : depan komputer
Join date : 19.09.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by Penyaran on Sat Sep 22, 2012 2:08 pm

wealah
masih gak ngerti jg nih

Budha: org mati->bereinkarnasitumimbal lahir->hidup lagi
Non Budha: org mati->ke surga/neraka->gak hidup lagi/mati

jika maksud "kehidupan setelah mati" oleh si Sagan adlh surga/neraka kenapa ia tidak langsung mengatakan "ke surga/neraka" & hanya mengatakan demikian ?

Penyaran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2559
Join date : 03.01.12
Reputation : 115

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by Patrick Star on Mon Sep 24, 2012 8:51 am

@Penyaran wrote:wealah
masih gak ngerti jg nih

Budha: org mati->bereinkarnasitumimbal lahir->hidup lagi
Non Budha: org mati->ke surga/neraka->gak hidup lagi/mati

jika maksud "kehidupan setelah mati" oleh si Sagan adlh surga/neraka kenapa ia tidak langsung mengatakan "ke surga/neraka" & hanya mengatakan demikian ?

susah juga kalau ngomong sama orang 9obl0k..

nah baca sendiri :


Orang mati, raganya di dalam tanah dan tinggal tulang belulang saja. Dimana rohnya ? Roh nya berada didalam barzah. Menunggu itu dihidupkan lagi atau dibangkitkan. Barzah artinya sesuatu yang terletak diantara dua barang atau penghalang (Choiruddin Hadhiri S.P). Menurut terjemah Al Quran Departemen Agama Th.2002, Barzakh yaitu tempat atau keadaan orang setelah mati sampai dia dibangkitkan pada hari kiamat.
Menurut ayat 28 Surat Al Baqarah(2), setelah mati dihidupkan lagi ini berati dibangkitkan lagi dari kubur.

http://hidup-sesudah-mati.blogspot.com/2008/05/siklus-kematian-dan-kehidupan-2.html

ini juga ada :
http://www.yulissamoa.com/tag/hidup-setelah-mati-menurut-islam

sebenarnya masih banyak lagi, cuman gak ada gunanya saya ketikkan di sini, kalau mau tau, cari sendiri di internet. banyak kok..
atau coba anda tanya sama ustad anda, dalam islam dikenal gak kehidupan setelah mati?
bahkan mulai ini saya justru ragu, anda muslim atau bukan sih? kok hal ini aja gak tau?
avatar
Patrick Star
PRAJURIT
PRAJURIT

Male
Posts : 13
Location : depan komputer
Join date : 19.09.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by blackbox on Tue Sep 25, 2012 12:35 pm

@patrick star lanjutkan!!!
ane salut ama ente
avatar
blackbox
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 49
Location : terperangkap di dalam kotak hitam
Join date : 31.08.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by Buih Samudera on Tue Sep 25, 2012 1:56 pm

@Patrick Star wrote:
@Penyaran wrote:wealah
masih gak ngerti jg nih

Budha: org mati->bereinkarnasitumimbal lahir->hidup lagi
Non Budha: org mati->ke surga/neraka->gak hidup lagi/mati

jika maksud "kehidupan setelah mati" oleh si Sagan adlh surga/neraka kenapa ia tidak langsung mengatakan "ke surga/neraka" & hanya mengatakan demikian ?

susah juga kalau ngomong sama orang 9obl0k..

nah baca sendiri :


Orang mati, raganya di dalam tanah dan tinggal tulang belulang saja. Dimana rohnya ? Roh nya berada didalam barzah. Menunggu itu dihidupkan lagi atau dibangkitkan. Barzah artinya sesuatu yang terletak diantara dua barang atau penghalang (Choiruddin Hadhiri S.P). Menurut terjemah Al Quran Departemen Agama Th.2002, Barzakh yaitu tempat atau keadaan orang setelah mati sampai dia dibangkitkan pada hari kiamat.
Menurut ayat 28 Surat Al Baqarah(2), setelah mati dihidupkan lagi ini berati dibangkitkan lagi dari kubur.

http://hidup-sesudah-mati.blogspot.com/2008/05/siklus-kematian-dan-kehidupan-2.html

ini juga ada :
http://www.yulissamoa.com/tag/hidup-setelah-mati-menurut-islam

sebenarnya masih banyak lagi, cuman gak ada gunanya saya ketikkan di sini, kalau mau tau, cari sendiri di internet. banyak kok..
atau coba anda tanya sama ustad anda, dalam islam dikenal gak kehidupan setelah mati?
bahkan mulai ini saya justru ragu, anda muslim atau bukan sih? kok hal ini aja gak tau?
ngupil Betul juga sih Patrick.

Buih Samudera
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 32
Location : Kampung Gunung
Join date : 22.09.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by Penyaran on Tue Sep 25, 2012 3:52 pm

Pat, Pat, lw ngomongin org gak tau ajaran lw tp lw sendiri jg ketawa guling

baca donk lagi baek2 ketawa guling

Orang mati, raganya di dalam tanah dan tinggal tulang belulang saja. Dimana rohnya ? Roh nya berada didalam barzah. Menunggu itu dihidupkan lagi atau dibangkitkan. Barzah artinya sesuatu yang terletak diantara dua barang atau penghalang (Choiruddin Hadhiri S.P). Menurut terjemah Al Quran Departemen Agama Th.2002, Barzakh yaitu tempat atau keadaan orang setelah mati sampai dia dibangkitkan pada hari kiamat.
Menurut ayat 28 Surat Al Baqarah(2), setelah mati dihidupkan lagi ini berati dibangkitkan lagi dari kubur.

http://hidup-sesudah-mati.blogspot.com/2008/05/siklus-kematian-dan-kehidupan-2.html

artinya dihidupkan lagi maksudnya adlh dibangkitkan, bukan dihidupin jd manusia lagi ketawa guling

jd gak usah disangkal deh ketawa guling
lagian mengenai kehidupan setelah mati gak laen jg ajaran lw yg abis mati kok idup lagi ke dunia nyata ketawa guling
lebih mendekati perkataan si Sagan dr pd mengenai surga/neraka ketawa guling

lagian aneh aja, nieh org tiba2 malah nge-quote soal agama selaen Budha ketawa guling
tp giliran gw kasih mengenai ajaran lw kok lw malah nyangkal kl itu ajaran lw ketawa guling
jgn mentang2 bukan golongan lw trus lw jd asal nyangkal gitu ye ngakak
malahan gw yg meragukan ke-budhhisme-an lw, masak org nolak ajaran Budha (Kang Asep) trus lw malah bilang "selamat" ngakak

& lebihnya lagi lw kok ngacir dr trit laen sih ngakak
- http://www.laskarislam.com/t3694-kejanggalan-teori-reinkarnasi
- http://www.laskarislam.com/t3457-kisah-kang_asepr-myquran-menolak-buddha

Penyaran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2559
Join date : 03.01.12
Reputation : 115

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by setanalas on Thu Nov 22, 2012 9:57 pm

emang pendapat Carl Sagan 100% benar? masalah buat lo? tumimbal lahir udah banyak buktinya kok, kesaksiannya malah banyak terjadi di negara non buddhist kok. tanya aja si mbah pasti dijawab.

setanalas
REGISTERED MEMBER
REGISTERED MEMBER

Male
Posts : 6
Kepercayaan : Lain-lain
Location : jawa
Join date : 22.11.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by Penyaran on Thu Nov 22, 2012 10:25 pm

@setanalas wrote:emang pendapat Carl Sagan 100% benar? masalah buat lo? tumimbal lahir udah banyak buktinya kok, kesaksiannya malah banyak terjadi di negara non buddhist kok. tanya aja si mbah pasti dijawab.

bah, kesaksiannya cuman beberapa padahal dikatain semua manusia itu tumimbal balik hoax

Penyaran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2559
Join date : 03.01.12
Reputation : 115

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by BiasaSaja on Sat Dec 08, 2012 5:13 pm

OOT - Delete
By:mod
avatar
BiasaSaja
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 660
Kepercayaan : Protestan
Location : warnet langganan
Join date : 08.12.12
Reputation : 11

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by Penyaran on Thu Dec 20, 2012 10:56 am

OOT - Delete
By:mod


wkwkwkwk..... ngapain lo kumur2 disini. ngakak yg diquote gak ada yg ngomong gitu. ngakak

Penyaran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2559
Join date : 03.01.12
Reputation : 115

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by BiasaSaja on Thu Dec 20, 2012 5:34 pm

OOT - Delete
By:mod
avatar
BiasaSaja
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 660
Kepercayaan : Protestan
Location : warnet langganan
Join date : 08.12.12
Reputation : 11

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by dodoyjombang on Thu Dec 20, 2012 8:03 pm

OOT - Delete
By:mod


piss biarsajalah itu urusan muslim mau ber benak apapun kan bukan masalah buat kamu....nah nyambung idup setelah mati..di kitabmu dijelaskan ndak>>> injil versi siapa aytnya bagaimana??? ngapain oot piss
avatar
dodoyjombang
SERSAN DUA
SERSAN DUA

Male
Posts : 55
Kepercayaan : Islam
Location : JOMBANG
Join date : 18.11.12
Reputation : 1

http://www.facebook.com/dodoyjombang

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by BiasaSaja on Thu Dec 20, 2012 8:07 pm

ente ngerti arti kata PERBANDINGAN kagak?? ngakak
avatar
BiasaSaja
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 660
Kepercayaan : Protestan
Location : warnet langganan
Join date : 08.12.12
Reputation : 11

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by dodoyjombang on Thu Dec 20, 2012 9:10 pm

bagian mana jugab yang sewot.....tuh make ikon peace... kitabmu bunyinya gimana membahas topik itu..terangin kan kamu udah master dalam memahami kitabmu..share donk
avatar
dodoyjombang
SERSAN DUA
SERSAN DUA

Male
Posts : 55
Kepercayaan : Islam
Location : JOMBANG
Join date : 18.11.12
Reputation : 1

http://www.facebook.com/dodoyjombang

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by BiasaSaja on Thu Dec 20, 2012 9:19 pm

@dodoyjombang wrote:bagian mana jugab yang sewot.....tuh make ikon peace... kitabmu bunyinya gimana membahas topik itu..terangin kan kamu udah master dalam memahami kitabmu..share donk
Ga sewot ya ?? ya udah sante ae ketawa guling
avatar
BiasaSaja
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 660
Kepercayaan : Protestan
Location : warnet langganan
Join date : 08.12.12
Reputation : 11

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by dodoyjombang on Thu Dec 20, 2012 11:33 pm

kok bahas itu..mana kitabmu
avatar
dodoyjombang
SERSAN DUA
SERSAN DUA

Male
Posts : 55
Kepercayaan : Islam
Location : JOMBANG
Join date : 18.11.12
Reputation : 1

http://www.facebook.com/dodoyjombang

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by jakajayagiri-2 on Fri Dec 21, 2012 8:50 am

@Penyaran wrote:
Budha: org mati->bereinkarnasitumimbal lahir->hidup lagi
Non Budha: org mati->ke surga/neraka->gak hidup lagi/mati
Budha: setelah kematian hidup lagi dlm reinkarnasi.
Kristen: setelah kematian hidup lagi (dalam alam roh) untuk hidup di sorga atau neraka.
Jadi keduanya sama2 bicara soal ada kehidupan lain setelah kematian, meskipun berbeda bentuknya antara pemahaman Budha dan Kristen. Jadi saya setuju dgn ini:

Patrick Star wrote:islam, yahudi, kristen, buddha, hindu, dll mempercayai kehidupan setelah mati kok. walau tentu dalam konteks berbeda.

jika maksud "kehidupan setelah mati" oleh si Sagan adlh surga/neraka kenapa ia tidak langsung mengatakan "ke surga/neraka" & hanya mengatakan demikian ?
Terserah dia lah mau ngomong pakai kalimat apa. Jgn paksa org lain untuk memakai kalimat atau istilah sesuai dgn kemampuan Anda memahami. Tapi paksalah diri Anda untuk bisa memahami kalimat org lain, atau kalau pemaksaan thdp diri sendiri tidak berhasil maka sebaiknya Anda diam saja.
Yg jelas pendapat dia menolak adanya kehidupan setelah kematian.
Anda sebagai muslim, tidak percaya ada kehidupan setelah kematian?

jakajayagiri-2
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 995
Kepercayaan : Protestan
Location : bandung
Join date : 04.09.12
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by Penyaran on Fri Dec 21, 2012 9:58 am

@jakajayagiri-2 wrote:
Budha: setelah kematian hidup lagi dlm reinkarnasi.
Kristen: setelah kematian hidup lagi (dalam alam roh) untuk hidup di sorga atau neraka.
Jadi keduanya sama2 bicara soal ada kehidupan lain setelah kematian, meskipun berbeda bentuknya antara pemahaman Budha dan Kristen.

berarti emang bener ya kalo Kristen nyontek Buddha lol lol lol lol lol : http://www.laskarislam.com/t1347-kristen-menjiplak-ajaran-budha

Penyaran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2559
Join date : 03.01.12
Reputation : 115

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by jakajayagiri-2 on Fri Dec 21, 2012 10:38 am

@Penyaran wrote:
@jakajayagiri-2 wrote:
Budha: setelah kematian hidup lagi dlm reinkarnasi.
Kristen: setelah kematian hidup lagi (dalam alam roh) untuk hidup di sorga atau neraka.
Jadi keduanya sama2 bicara soal ada kehidupan lain setelah kematian, meskipun berbeda bentuknya antara pemahaman Budha dan Kristen.

berarti emang bener ya kalo Kristen nyontek Buddha
Jadi betul bahwa logika Anda sangat pendek:
Anda tidak mampu membaca dan mencerna kalimat (lihat yg saya bold merah)
Anda tidak berani menjawab pertanyaan saya: Anda sebagai muslim, tidak percaya ada kehidupan setelah kematian?

jakajayagiri-2
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 995
Kepercayaan : Protestan
Location : bandung
Join date : 04.09.12
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by Penyaran on Fri Dec 21, 2012 11:03 am

Bengcu Menggugat Karena TUMIMBAL LAHIR Memang Ngaco Belo
Posted on September 11, 2012 by hai hai bengcu


EHIPASSIKO! Artinya datang dan lihat sendiri. Benar. Datang dan lihatlah sendiri bahwa meskipun kebanyakan buddhis mengagul-agulkan dirinya LOGIS dan ILMIAH namun faktanya tidak lebih dari tukang kecap belaka. Meskipun gembar-gembor ajarannya telah TERUJI dan terbukti LOGIS dan ILMIAH namun kebanyakan justru dongeng belaka. Tanyakan kepada sepuluh maka seratus Buddhis akan menjawab, “Tumimbal lahir mustahil reinkarnasi sebab tumimbal lahir adalah ajaran Budha yang logis dan ilmiah sedangkan reinkarnasi adalah ajaran Hindu yang tidak logis apalagi ilmiah.” Dari mana para Buddhis tahu tumimbal lahir MUSTAHIL reinkarnasi? Apakah mereka EHIPASSIKO? Apakah mereka melakukan PENGUJIAN? Mustahil! Mustahil ehipassiko bila tidak tahu bahwa tumimbal lahir (Buddha) dan reinkarnasi (Hindu) diterjemahkan dari kata Pali yang sama yaitu: Punabbhava (lafal: punabawa). Tanyakan kepada seratus maka seribu Budhis akan menjawab, “doktrin tumimbal lahir Agama Budha benar-benar LOGIS dan ILMIAH.” Kerabatku sekalian, mari ehipassiko (datang dan lihat sendiri) untuk membuktikan bahwa doktrin tumimbal lahir selain tidak logis dan ilmiah juga menyangkal ajaran Buddha lainnya.

Memberanikan diri bertanya, di dalam buku berjudul: Kajian Tematis Agama Buddha & Agama kristen, Djoko Mulyono, Petrus Santoso dan Kristiyanto Liman menulis:

Kehendak, O Biku, adalah karma yang Aku katakan! Setelah memunculkan kehendak, seseorang menciptakan karma melalui tubuh, ucapan, dan pikiran. Nibbedhika-sutta

Sesuai dengan benih yang ditabur
Maka itulah buah yang akan dipetik
Pelaku kebajikan akan menuai kebajikan
Pelaku kejahatan akan menuai kejahatan
Taburlah benihnya dan tanamlah dengan baik
Engkau akan menikmati buahnya. Samyutta Nikaya I:227

Para makhluk adalah pemilik karmanya sendiri, pewaris karmanya sendiri, memiliki karma sebagai penyebab kelahiran kembali, sebagai sanak karma, dan terlindung oleh karmanya sendiri. Karma yang membedakan makhluk yang memiliki keadaan hina dan mulia. Majjhima Nikaya III:203

Agama Buddha percaya bahwa makhluk terlahir kembali di salah satu dari enam alam kehidupan: surga, asura, manusia, binatang, hantu, dan neraka. Kata kunci pengertian kelahiran kembali adalah “muncul kembali”, tidak serupa dengan konsep reinkarnasi Hindu yang mempercayai adanya suatu roh kekal yang bertransmigrasi (meninggalkan tubuh lama dan memasuki tubuh baru). Manusia bisa naik ke alam yang lebih tinggi seperti surga atau turun ke alam yang lebih rendah seperti menjadi binatang atau hantu. Seperti halnya listrik dapat termanifestasi dalam bentuk cahaya, panas, gerakan, demikian pula energi karma dapat termanifestasi dalam bentuk dewa, manusia, binatang, atau makhluk lainnya, di mana satu bentuk tak ada kaitan fisik dengan yang lain. Daripada mengatakan bahwa manusia menjadi binatang, lebih tepat mengatakan bahwa energi karma yang termanifestasi dalam wujud manusia dapat termanifestasi dalam bentuk binatang.

Bengcu Menggugat:

ketika itulah TUHAN Allah membentuk (yatsar) manusia itu dari debu tanah (aphar admah) dan menghembuskan nafas hidup (nashamah chay) ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup (nephes chay). Kejadian 2:7

Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah (banah) seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu. Kejadian 2:22

Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: “Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN.” Kejadian 4:1

Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” Kejadian 1:28

Karena kami tahu, bahwa jika kemah (skenos) tempat kediaman (oikia) kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman (oikodome) di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman (oikia) yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia. 2 Korintus 5:1

Kerabatku sekalian, kisah penciptaan yang tercatat di dalam Alkitab sangat tegas dan gamblang sehingga mustahil menyangkalnya. Ada TIGA jenis manusia. Manusia jenis pertama tubuhnya DIBENTUK dari debu tanah dan jiwanya DILAHIRKAN dari TUHAN Allah. DILAHIRKAN TUHAN Allah artinya KELUAR dari TUHAN Allah. Manusia jenis kedua namanya lelaki dan perempuan. Yang disebut perempuan DIBANGUN dari tulang rusuk dan daging LELAKI. Dalam bahasa modern namanya KLONING. Yang disebut lelaki adalah manusia JENIS pertama yang diambil rusuk dan dagingnya untuk membangun perempuan. Manusia jenis ketiga dibangun dari sperma lelaki dan telur wanita. Setelah dikandung selama sembilan bulan sepuluh hari oleh wanita lalu dilahirkan. Tubuh manusia yang dibentuk dari debu tanah adalah kemah alias cangkang yang akan aus dan mati. Namun setelah tubuhnya mati, jiwa manusia akan mengenakan cangkang baru yang kekal sifatnya.

Agama Hindu mengajarkan bahwa pada mulanya adalah ATMA atau BRAHMAN atau Shang Hyang Widhi Wisesa alias Yang Mulia Mahaesa Yang Mahamula. Atma lalu menjadikan manusia. Manusia terdiri dari tubuh dan jiwatman. Jiwatman adalah Atma yang lahir dari Brahman dan tinggal di dalam CANGKANG atau tubuh. Ketika tubuhnya mati, Jiwatman pun dilahirkan kembali (Punabbhava) dalam cangkang atau tubuh baru. Dalam tubuh seperti apakah jiwatman dilahirkan kembali? Tergantung KARMA alias perilakunya alias karya baktinya ketika hidup.

Kesamaan ajaran Kristen dan Hindu tentang manusia adalah keduanya mengajarkan bahwa manusia terdiri dari tubuh dan jiwa alias jasmani dan rohani alias roh dan daging. Perbedaannya adalah Agama Kristen mengajarkan bahwa makluk hidup beranak cucu alias berkembang biak alias MENCIPTAKAN makluk sejenisnya. Itu sebabnya jumlah makluk hidup semakin banyak dari generasi ke generasi. Agama Hindu melalui doktrin reinkarnasinya mengajarkan bahwa jumlah TOTAL makluk hidup tetap namun jumlah makluk menurut wujudnya atau jenisnya berubah-ubah karena KARMA. Doktrin reinkarnasi juga menyangkal ajaran BERKEMBANG BIAK alias BERANAKCUCU alias BERTAMBAH BANYAK.

Anicca Dukha Anatta. Anicca artinya tidak kekal. Dukha artinya susah hati. Anatta artinya an atma alias an atman alias tidak ada jiwa alias tidak ada PRIBADI. Karena tidak ada JIWA yang KEKAL maka manusia itu ibarat api unggun. Ketika api unggun mati, kayunya atau tubuhnya menjadi debu tanah sedangkan apinya PADAM alias TIDAK ada lagi. Melalui doktrin Aanicca anatta Sidharta meyakini TIDAK ada kehidupan setelah MATI.

Meskipun meyakini doktrin Anicca Dukha Anatta namun umat buddhis juga meyakini tumimbal lahir (Punabbhava) alias reinkarnasi alias dilahirkan kembali (Re birth). Karena menganut doktrin Annata (tidak ada roh; tidak ada pribadi) itu berarti yang dilahirkan kembali mustahil jiwatman (jiwa). Ketika ditanya APA yang dilahirkan kembali? Umat Buddha pun berlagak pilon. Alih-alih menjawab pertanyaan mereka justru menceritakan PROSES kematian. Mereka bilang, ketika menghadapi kematian, seseorang akan MENGENANG (Bhavanga) perilakunya selama hidup lalu MENYADARI kematiannya sedang terjadi (cuti citta). Ketika kesadaran kematiannya (cuti citta) PADAM maka muncullah kesadaran penerusan alias kesadaran untuk melanjutkan hidup alias kesadaran untuk dilahirkan kembali (Patisandhi Vinnana – Patisandhi citta). Setelah mati maka orang itu pun dilahirkan kembali menjadi makluk sesuai dengan KARMA-nya.

Apa yang dilahirkan kembali? Yang dilahirkan kembali bukan JIWA. Lalu apa yang dilahirkan kembali? Kembali para buddhis berlagak pilon. Alih-alih menjawab pertanyaan mereka justru menjelaskan apa ituu tumimbal lahir dengan berkata, “Tumimbal lahir itu ibarat api lilin yang digunakan untuk menyalakan lilin-lilin lainnya. Api dan lilin yang digunakan untuk menyalakan tidak berpindah. Itu sebabnya tetap menyala. Lilin yang dinyalakan menyala karena kondisi memungkinkannya menyala, bukan karena mendapat warisan api dari lilin yang digunakan untuk menyalakannya.”

Kerabatku sekalian, menggunakan perumpamaan api lilin menyalakan api lilin untuk menjelaskan doktrin tumimbal lahir benar-benar dungu! Kenapa demikian? Karena lilin yang digunakan untuk menyalakan lilin lain tidak mati alias PADAM dulu ketika lilin lain menyala sedangkan orang yang tumimbal lahir mati DULU baru dilahirkan kembali. Menyalakan lilin dengan lilin justru menyangkal doktrin tumimbal lahir. Menyalakan lilin dengan lilin cocok untuk menjelaskan BERANAKCUCU alias berkembang biak. Anaknya lahir namun induknya tetap hidup dan ada.

LAGU lama JUDUL baru. Itulah yang terjadi. Judul lamanya REINKARNASI. Judul barunya adalah TUMIMBAL LAHIR. Namun lagunya tetap sama yaitu setelah MATI maka BAGIAN yang TIDAK BERWUJUD dari makluk pun MENEMPATI cangkang alias tubuh baru alias WUJUD baru. Bagian tak berwujud itu KEKAL sifatnya alias berperibadi dan PENGETAHUANNYA terus berakumulasi. Itu sebabnya diajarkan bahwa Sidharta BERSAKSI bahwa dia MENGINGAT semua WUJUD atau CANGKANG yang pernah DITEMPATINYA. Itulah BUKTI bahwa BAGIAN tidak berwujud Sidharta Gautama sifatnya PRIBADI dan KEKAL alias ADA terus dan TIDAK bercampur dengan PRIBADI orang lain alias UNIK alias the one and only. Sidharta Gautama itu KEKAL dan PRIBADI. Itu sebabnya ketika dilahirkan jadi tokek dan yang lainnya, dia tetap Sidharta Gautama. Bahkan ketika mencapai Nirwana pun dia tetap Sidharta Gautama, bukan Jokowi atau Ahok apalagi Foke. Gamblang dan tegas sekali bukan? Ajaran tumimbal lahir MENYANGKAL doktrin Anicca (tidak kekal) dan Anatta (tidak ada roh – tidak ada pribadi).

Menurut ajaran tumimbal lahir alias reinkarnasi WUJUD nanti ditentukan oleh wujud kini dan Karma (perilaku kini) serta Bhavanga (kenangan) sebelum mati.

Wujud nanti = Wujud kini + Karma + Kenangan

Suatu makluk PASTI dilahirkan kembali menjadi DINOSAURUS bila KARMA dan BHAWANGA (KB) untuk lahir sebagai dinosaurus TERPENUHI. Makluk yang menanggung Karma dan bhawanga lahir kembali sebagai DINOSAURUS mustahil lahir kembali jadi KECOA atau TOKEK apalagi burung bangkai. Namun saat ini DINOSAURUS tidak ada lagi. Dinosaurus sudah MUSNAH! Dinosaurus sudah PUNAH!

Apabila doktrin tumimbal lahir Buddha memang LOGIS dan ILMIAH maka punahnya dinosaurus diakibatkan oleh tidak ada MAKLUK yang memenuhi Karma Bhavanga lahir sebagai dinosaurus. Andaikata doktrin Tumimbal lahir agama Buddha memang LOGIS dan ILMIAH, itu berarti SUATU saat nanti bila ada MAKLUK yang MEMENUHI syarat lahir sebagai dinosaurus maka DINOSAURUS pun akan ada LAGI di bumi ini.

Dinosaurus sudah MUSNAH. Dinosaurus sudah PUNAH. Tidak ada dinosaurus lagi di bumi ini. Bila demikian, saat ada MAKLUK yang memenuhi Karma Bhavanga lahir kembali sebagai dinosaurus, siapa yang akan MELAHIRKAN dia? Mungkinkah UJUG-UJUG muncul bayi dinosaurus dari ENTAH berentah karena ada MAKLUK yang MATI dan memenuhi Karma Bhavanga lahir kembali sebagai dinosaurus? Ha ha ha ha ha ha …….

Apabila doktrin anatta (tidak ada roh; tidak ada pribadi) dan anicca (tidak ada yang kekal) serta tumimbal lahir memang BENAR serta LOGIS dan ILMIAH maka REINKARNASI bisa dijelaskan sebagai berikut:

ES itu anicca (tidak kekal). ES itu anatta (tidak ada rohnya). Ketika DIPANASKAN (Karma) maka ES pun tumimbal lahir alias reinkarnasi menjadi AIR. Ketika AIR dipanaskan (Karma) maka tumimbal lahirlah dia menjadi gas. Dan Ketika AIR didinginkan (karma) maka tumimbal lahirlah dia menjadi ES.

Ketika ES tumimbal lahir menjadi AIR, maka ES itu pun TIDAK ada lagi alias PUNAH alias PADAM. Kenapa tidak ada LAGI? Karena SUDAH tumimbal lahir alias reinkarnasi alias MENJELMA menjadi AIR. Karena SELURUH ES tumimbal lahir menjadi AIR.

Apabila ES dikubur lalu membusuk jadi tanah atau dibakar menjadi debu kemudian ada mata AIR menyemburkan AIR mustahil dikatakan bahwa AIR dari mata AIR tersebut adalah REINKARNASI atau tumimbal lahir dari ES yang mati lalu dikubur dan membusuk jadi tanah atau dibakar jadi debu tersebut. Kenapa demikian? Karena ES yang dikubur itu tumimbal lahir menjadi tanah dan ES yang dibakar itu tumimbal lahir menjadi debu dan baik sebagai TANAH maupun sebagai DEBU, TANAH atau DEBU ES itu masih ada.

Apa yang terjadi ketika si Buddhis MATI? Dia TUMIMBAL lahir sebagai bangkai. Bila dikubur bangkai si Buddhis pelan-pelan tumimbal lahir menjadi menjadi TANAH si Buddhis. Bila dibakar, bangkai si Buddhis tumimbal lahir menjadi DEBU. Bila dibekukan dia tetap BANGKAI. Selama tanah atau debu atau bangkai si Buddhis masih ada MUSTAHIL menyatakan bahwa si Buddhis SUDAH dilahirkan KEMBALI. Hanya orang-orang DUNGU yang percaya DONGENG si Buddhis sudah tumimbal lahir menjadi si UCOK dengan LOGIS dan ILMIAH padahal tanah atau debu atau bangkai si Buddhis masih utuh apa adanya.

Di bawah ini adalah DONGENG yang digunakan oleh kaum Buddhis untuk membuktikan secara LOGIS dan ILMIAH bahwa ajaran REINKARNASI alias TUMIMBAL LAHIR itu memang BENAR.

KISAH GNANATILLAKA

Gnanatillaka adalah namanya, Ia (wanita) dilahirkan pada 14 Februari 1956 di Kotamale, Sri Lanka (Ceylon). Kasus ini berawal di tahun 1960, Ketika ia berumur 4,5 tahun. Waktu itu ia berkata kepada orang tuanya, “Saya ingin bertemu dengan ayah dan ibu saya” “Kami adalah orang tuamu.” jawab ibunya. “Tidak.” Gnanatillaka bersikeras, “Saya ingin bertemu dengan ibu dan ayah saya yang sesungguhnya. Saya akan memberitahukan kamu dimana mereka tinggal. Tolong antar saya ke sana.”

Gnanatillaka menjelaskan kepada orang tuanya bagaimana menuju rumah dimana orang tuanya yang sesungguhnya tinggal. Rumah itu terletak dekat penampungan teh di Talawakele, sekitar 30 mil dari tempat tinggalnya sekarang.

Kedua orang tua itu mengabaikan cerita gadis kecilnya yang aneh. Setelah berhari-hari berlalu, Gnanatillaka tetap meminta untuk diantar menemui ibu-ayahnya yang sesungguhnya.

Segera berita itu mulai tersebar. Beberapa professor dari Universitas Ceylon dan Bhikkhu Piyadassi Maha Thera juga mengetahui cerita itu. Mereka memutuskan untuk menelitinya. Mereka mendengarkan Gnanatillaka bercerita ketika ia menjadi seorang bocah laki-laki bernama Tilakaratna. Mereka (para peneliti itu) mencatat semua keterangan. Sesuai dengan informasi yang diberikan oleh Gnanatillaka, mereka bersama-sama dengan Gnanatillaka pergi menuju kerumah yang dijelaskan oleh Gnanatillaka.

Gnanatillaka belum pernah mengunjungi rumah itu di kehidupan yang sekarang, dia juga belum pernah mengunjungi daerah lokasi rumah itu. Juga kedua keluarga itu tidak saling kenal satu sama lain dan tidak saling mengetahui kehidupan masing-masing.

Ketika Gnanatillaka dan para peneliti itu memasuki rumah itu, Gnanatillaka memperkenalkan para professor kepada kedua orang tua dirumah itu. “Ini adalah ayah dan ibu saya yang sebenarnya.” Lalu ia juga mengenalkan adik laki-lakinya dan kakak-kakak perempuannya. Gnanatillaka menyebut nama-nama kecil saudara-saudarinya dengan tepat.

Lalu kedua orang tua Gnanatillaka di kehidupan sebelumnya itu diwawancarai. Mereka menjelaskan sifat dan kebiasaan anak laki-laki mereka yang telah meninggal pada 9 November 1954. Ketika Gnanatillaka melihat bekas adik laki-lakinya dalam kehidupan lampau, ia menolak bertemu atau berbicara dengannya. Kemudian orang tua Gnanatillaka di kehidupan lampau menjelaskan bahwa kedua bersaudara itu selalu berkelahi dan bertengkar. Mungkin Gnanatillaka masih menyimpan dendam dari kehidupannya yang lampau ketika dia menjadi seorang anak laki-laki.

Ketika kepala sekolah setempat mendengar cerita tersebut, ia sendiri datang berkunjung. Ketika kepala sekolah memasuki rumah, Gnanatillaka memperkenalkannya sebagai gurunya.

Gnanatillaka juga dapat mengingat pelajaran-pelajaran dan pekerjaan rumah yang diberikan kepadanya ketika ia menjadi anak laki-laki dikehidupan sebelumnya.

Gnanatillaka juga dapat menunjukkan tempat pemakaman dimana ia dimakamkan di kehidupannya yang terdahulu sebagai seorang anak laki-laki.

Dengan cepat cerita Gnanatillaka tersebar luas. Seorang peneliti spesialis kasus kelahiran kembali, Dr. Ian Stevenson dari Universitas Virginia, terbang dari Amerika ke Ceylon untuk menyelidiki kasus itu. Setelah penyelidikannya, Dr.Ian mengatakan bahwa kasus Gnanatillaka adalah salah satu peristiwa kelahiran kembali yang terbaik, baik segi bukti maupun dari aspek psikologis.

Sebuah buku menarik tentang kasus Gnanatillaka diterbitkan dalam bahasa Sinhala di Ceylon. Buku ini menyajikan foto-foto berserta bukti-bukti dokumentasi yang berhasil dikumpulkan.

Bengcu Menggugat:

Kerabatku sekalian, haruskah kita berakata, “WOW …..” begitu atas dongeng reinkarnasi tersebut di atas? Ha ha ha ha …… katakan saja, “HOAX!” begitu. Ha ha ha ha ha ha ……

Anak lelaki itu meninggal 9 November 1954 sedangkan Gnanatillaka lahir 14 Februari 1956. Jumlah hari antara hari kematian anak lelaki itu dan hari kelahiran Gnanatillaka adalah 462 hari. Rata-rata manusia dikandung selama 280 hari. Itu berarti ada selisih 192 hari. Pertanyaannya adalah selama 192 hari anak lelaki itu alias Gnanatillaka luntang lantung ke mana? Jangan-jangan dia tumimbal lahir sebagai tokek dulu kayak Sidharta Gautama? Pada hari ke 192 dia dipatok burung bangkai lalu tumimbal lahir lagi menjadi Gnanatillaka? Ha ha ha ha ha ha …… LOGIS dan ILMIAH? Ha ha ha ha ha ha … FIKSI ILMIAH lah yao!

http://bengcumenggugat.wordpress.com/2012/09/11/bengcu-menggugat-karena-tumimbal-lahir-memang-ngaco-belo/

Penyaran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2559
Join date : 03.01.12
Reputation : 115

Kembali Ke Atas Go down

Re: Tamparan keras bagi kaum Budha

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 1 dari 2 1, 2  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik