FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Halaman 5 dari 25 Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6 ... 15 ... 25  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by mang odoy on Sun Jun 03, 2012 2:54 am

First topic message reminder :

Mari kita simak An-Nisa ayat 157 yang menjadi KONTROVERSI dari jaman baheula sampe sekarang..


وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَـكِن شُبِّهَ لَهُمْ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُواْ فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِّنْهُ مَا لَهُم بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلاَّ اتِّبَاعَ الظَّنِّ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِيناً

waqawlihim innaa qatalnaa almasiiha 'iisaa ibna maryama rasuula allaahi wamaa qataluuhu wamaa shalabuuhu walaakin syubbiha lahum wa-inna alladziina ikhtalafuu fiihi lafii syakkin minhu maa lahum bihi min 'ilmin illaa ittibaa'a alzhzhanni wamaa qataluuhu yaqiinaan

Terjemahan Depag RI:
4.157. dan karena ucapan mereka : "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, 'Isa putra Maryam, Rasul Allah ", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan 'Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) 'Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah 'Isa.


Dengan nawaytu ingin 'berbagi ilmu'...mari kita telaah kembali ayat ini...

Wasalam,


Terakhir diubah oleh mang odoy tanggal Mon Jun 04, 2012 4:15 am, total 1 kali diubah

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down


Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by abu hanan on Thu Jun 14, 2012 5:53 pm

kalow secara HURUPIAH kematian jelas gak bakal ada.yg ada adalah tujuan akhir kafirin yahudi yg MENGHENDAKI nabi isa MATI dieksekusi.

وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا
bugimana akang menjelaskan kepada sayah bahwa setiap pembunuhan TIDAK HARUS berakhir kematian korban?

sejauh yg sayah tau,setiap PEMBUNUHAN selalu menginginkan/selalu ada/selalu timbul KORBAN yg mati.

bwetul.kita membedah berdasarkan ilmu alat tetapi kita tidak bisa mengabaikan ada pesan tersembunyi di tiap ayat.



Terakhir diubah oleh abu hanan tanggal Thu Jun 14, 2012 5:59 pm, total 2 kali diubah


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by hamba tuhan on Thu Jun 14, 2012 5:56 pm

@abu hanan wrote:kalow secara HURUPIAH kematian jelas gak bakal ada.yg ada adalah tujuan akhir kafirin yahudi yg MENGHENDAKI nabi isa MATI dieksekusi.


mohon maaf kang mas.... kita sedang membedah annisa 157 dgn pendekatan ilmu alat bukan secara logika dll... makanya coba deh sama2 kita bedah sesuai ilmunya Alquran... maaf kang mas, kalo emang kang mas abu gak setuju... yadah... lebih baik saya mengundurkan diri dalam hal ini....
avatar
hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1666
Kepercayaan : Islam
Location : Aceh - Pekanbaru
Join date : 07.10.11
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by abu hanan on Thu Jun 14, 2012 6:08 pm

@hamba tuhan wrote:
@abu hanan wrote:kalow secara HURUPIAH kematian jelas gak bakal ada.yg ada adalah tujuan akhir kafirin yahudi yg MENGHENDAKI nabi isa MATI dieksekusi.


mohon maaf kang mas.... kita sedang membedah annisa 157 dgn pendekatan ilmu alat bukan secara logika dll... makanya coba deh sama2 kita bedah sesuai ilmunya Alquran... maaf kang mas, kalo emang kang mas abu gak setuju... yadah... lebih baik saya mengundurkan diri dalam hal ini....
owh...bugini akang ternyata salah paham.
wa maa sholabuhu....uda akang bahas luas dengan si mang..silahkeun diteruskan.

karena wa maa sholabuhu adalah kata kerja yg bertujuan untuk mematikan korban.jika akang berprinsip tiada kata KEMATIAN/MAWTIHI di an nisa 157 ya bugimana lagi...karena gak semua kata/ayat di alquran secara hurupiah ditampilkan.

pilihan yg diajukan akang;
1.pembunuhan
2.penyaliban
3.nabi isa

baginyah sayah tidak memenuhi syarat karena penyaliban (pematahan tulang) adalah salah satu upaya untuk mematikan korban yg berarti ada usaha pembunuhan.karena akang melihat sayah menggunakan logika dan mengabaikan ilmu alat maka sayah bertanya;
صَلَبُوهُ pada an nisa 157 itu termasuk kata benda atow kata kerja?

kalow sayah menggunakan logika di depan ilmu alat maka PERTANYAAN sayah pada akang TIDAK AKAN pernah sayah ajukan.

demikianlah dan maafkanlah makhluk melata penghuni makam


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by hamba tuhan on Thu Jun 14, 2012 6:13 pm

@abu hanan wrote:
@hamba tuhan wrote:
@abu hanan wrote:kalow secara HURUPIAH kematian jelas gak bakal ada.yg ada adalah tujuan akhir kafirin yahudi yg MENGHENDAKI nabi isa MATI dieksekusi.


mohon maaf kang mas.... kita sedang membedah annisa 157 dgn pendekatan ilmu alat bukan secara logika dll... makanya coba deh sama2 kita bedah sesuai ilmunya Alquran... maaf kang mas, kalo emang kang mas abu gak setuju... yadah... lebih baik saya mengundurkan diri dalam hal ini....
owh...bugini akang ternyata salah paham.
wa maa sholabuhu....uda akang bahas luas dengan si mang..silahkeun diteruskan.

karena wa maa sholabuhu adalah kata kerja yg bertujuan untuk mematikan korban.jika akang berprinsip tiada kata KEMATIAN/MAWTIHI di an nisa 157 ya bugimana lagi...karena gak semua kata/ayat di alquran secara hurupiah ditampilkan.

pilihan yg diajukan akang;
1.pembunuhan
2.penyaliban
3.nabi isa

baginyah sayah tidak memenuhi syarat karena penyaliban (pematahan tulang) adalah salah satu upaya untuk mematikan korban yg berarti ada usaha pembunuhan.karena akang melihat sayah menggunakan logika dan mengabaikan ilmu alat maka sayah bertanya;
صَلَبُوهُ pada an nisa 157 itu termasuk kata benda atow kata kerja?

kalow sayah menggunakan logika di depan ilmu alat maka PERTANYAAN sayah pada akang TIDAK AKAN pernah sayah ajukan.

demikianlah dan maafkanlah makhluk melata penghuni makam

ya ampun kang mas abu.... padahal dah tertib kita bahas diatas tentang syubbiha, kenapa skrg kang mas alihkan ke pembahasan lain??? saya jd bingung sendiri kang mas..... :mon2:
avatar
hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1666
Kepercayaan : Islam
Location : Aceh - Pekanbaru
Join date : 07.10.11
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by abu hanan on Thu Jun 14, 2012 6:26 pm

@hamba tuhan wrote:
@abu hanan wrote:
@hamba tuhan wrote:
@abu hanan wrote:kalow secara HURUPIAH kematian jelas gak bakal ada.yg ada adalah tujuan akhir kafirin yahudi yg MENGHENDAKI nabi isa MATI dieksekusi.


mohon maaf kang mas.... kita sedang membedah annisa 157 dgn pendekatan ilmu alat bukan secara logika dll... makanya coba deh sama2 kita bedah sesuai ilmunya Alquran... maaf kang mas, kalo emang kang mas abu gak setuju... yadah... lebih baik saya mengundurkan diri dalam hal ini....
owh...bugini akang ternyata salah paham.
wa maa sholabuhu....uda akang bahas luas dengan si mang..silahkeun diteruskan.

karena wa maa sholabuhu adalah kata kerja yg bertujuan untuk mematikan korban.jika akang berprinsip tiada kata KEMATIAN/MAWTIHI di an nisa 157 ya bugimana lagi...karena gak semua kata/ayat di alquran secara hurupiah ditampilkan.

pilihan yg diajukan akang;
1.pembunuhan
2.penyaliban
3.nabi isa

baginyah sayah tidak memenuhi syarat karena penyaliban (pematahan tulang) adalah salah satu upaya untuk mematikan korban yg berarti ada usaha pembunuhan.karena akang melihat sayah menggunakan logika dan mengabaikan ilmu alat maka sayah bertanya;
صَلَبُوهُ pada an nisa 157 itu termasuk kata benda atow kata kerja?

kalow sayah menggunakan logika di depan ilmu alat maka PERTANYAAN sayah pada akang TIDAK AKAN pernah sayah ajukan.

demikianlah dan maafkanlah makhluk melata penghuni makam

ya ampun kang mas abu.... padahal dah tertib kita bahas diatas tentang syubbiha, kenapa skrg kang mas alihkan ke pembahasan lain??? saya jd bingung sendiri kang mas..... :mon2:
lha syubbiha dan sholabu terkait erat..akang pake tanya MANA KEMATIAN?apa sayah gak tambah bingung ditambah akang mau undur diri segala...lha terus kapan belajarnyah generasi penerus kalow yg generasi sekarang pada gak mau berbagi ilmu..fakir ilmu sih fakta tapi yg sedikit kita punya berarti BESAR bagi penerus kita..

ah..makhluk melata yg menuju tua mohon pamit dulu karena uda waktunyah pulang..

wassalam para barada.. piss


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by satria bergitar on Thu Jun 14, 2012 6:34 pm

DISKUSI SEMAKIN MENARIK EUY SODARA SODARA info

:3: :3: :3: :3: :3:

ngasong dl ahhhh...yg kacang..yg kopi..yg bahenol..ups soryy usil yang cendol...hehehe

piss
avatar
satria bergitar
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 31
Posts : 1399
Location : Karawang
Join date : 08.12.11
Reputation : 58

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by mang odoy on Thu Jun 14, 2012 7:36 pm

@hamba tuhan wrote:
@mang odoy wrote:@atas

posting kok kagak jelas.....nyengir plus ngacungin jempol aja bisanya..

Satu hal lagi...dalam An-Nisa 157....YAHUDI yahudi pada jaman Nabi Muhammad tersebut cuman MENGKLAIM bahwa mereka SUDAH MEMBUNUH NABI ISA...

Sedangkan....kalimat WA MA SHALABUU HU adalah pernyataan dari Allah SWT....dan bukan ucapan para Yahudi yahudi di jaman Nabi Muhammad..??

Clear....atow Emeron...??

wah... semakin menarik neh!!!

MO : Satu hal lagi...dalam An-Nisa 157....YAHUDI yahudi pada jaman Nabi Muhammad tersebut cuman MENGKLAIM bahwa mereka SUDAH MEMBUNUH NABI ISA...
HT : coba copas kesini asbabul nuzul an-nisa 157 biar kita tau bahwa YAHUDI yahudi pada jaman Nabi Muhammad tersebut cuman MENGKLAIM bahwa mereka SUDAH MEMBUNUH NABI ISA jgn asal ngomong aja gada buktinya.... monggo...

Emang An-Nisa 157 ada ASBABUN NUZUL nya..????
Lupa ya sama pernyataan sendiri di MK...??? ini nih kalo kelaman tapa di padepokan...pas turun gunung jadi pikun...wkwkwkwkwk

http://murtadinkafirun.forumotion.net/t11386p50-shalabuu-qs-4-157-versus-estaurosan-lukas-23-33?highlight=shalabuu

Hamba Tuhan wrote:

kita lanjut ya mang.... moga mang bisa memahaminya....malah ini mungkin ada hal baru yg akan kita temukan didiskusi ini menyangkut Annisa 157

1. Frase kalimat pertama : ucapan yahudi telah membunuh Nabi isa, difrase kalimat pertama ini yahudi tdk mengucapkan telah menyalib nabi isa kan mang???? hanya yahudi telah membunuh nabi isa aja kan mang?????
2. Frase kalimat kedua : bantahan bahwa yahudi tidak membunuh Nabi Isa dan Yahudi tidak menyalibnya

kenapa bantahan di frase kalimat kedua ada tambahan yahudi tidak menyalib nabi isa bukannya ucapan yahudi hanya tdk membunuh nabi isa aja???? apa ya maksudnya ALLAH SWT mang??????

Gimana...??? malu gak sih.... hi hi hi...

Okeh ane runut lagi dah....
http://www.alquran-indonesia.com/web/quran/listings/details/4/150

4.153. Ahli Kitab meminta kepadamu agar kamu menurunkan kepada mereka sebuah Kitab dari langit. Maka sesungguhnya mereka telah meminta kepada Musa yang lebih besar dari itu. Mereka berkata : "Perlihatkanlah Allah kepada kami dengan nyata". Maka mereka disambar petir karena kezalimannya, dan mereka menyembah anak sapi [374], sesudah datang kepada mereka bukti-bukti yang nyata, lalu Kami ma'afkan (mereka) dari yang demikian. Dan telah Kami berikan kepada Musa keterangan yang nyata.


SEBAB TURUNNYA AYAT (Asbabun Nuzul): Ibnu Jarir Ath-Thabariy telah mengetengahkan sebuah riwayat dari Muhammad bin Kaab Al-Qurazhiy yang telah menceritakan, bahwa segolongan orang-orang dari kalangan kaum Yahudi datang kepada Rasulullah saw. Kemudian mereka berkata, "Sesungguhnya Nabi Musa telah datang kepada kami dengan membawa lembaran-lembaran dari sisi Allah, maka dari itu datangkanlah kepada kami lembaran-lembaran dari sisi Allah agar kami mempercayaimu." Lalu Allah menurunkan ayat, "Ahli Kitab meminta kepadamu...," sampai dengan firman-Nya, "...dengan kedustaan besar (zina)." (Q.S. An-Nisa 153-156). Salah satu di antara mereka ada yang berdiri di atas kedua lututnya seraya mengatakan, "Sebenarnya Allah tidak menurunkan apa-apa kepadamu dan juga kepada Musa, Isa dan lain-lainnya." Kemudian Allah swt. menurunkan ayat, "Dan mereka tidak menghormati Allah dengan penghormatan yang semestinya..." (Al-An'am 91).


4.154. Dan telah Kami angkat ke atas (kepala) mereka bukit Thursina untuk (menerima) perjanjian (yang telah Kami ambil dari) mereka. Dan kami perintahkan kepada mereka : "Masuklah pintu gerbang itu sambil bersujud [375]", dan Kami perintahkan (pula) kepada mereka : "Janganlah kamu melanggar peraturan mengenai hari Sabtu [376]", dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang kokoh.

4.155. Maka (Kami lakukan terhadap mereka beberapa tindakan) [377], disebabkan mereka melanggar perjanjian itu, dan karena kekafiran mereka terhadap keterangan-keterangan Allah dan mereka membunuh nabi-nabi tanpa (alasan) yang benar dan mengatakan : "Hati kami tertutup." Bahkan, sebenarnya Allah telah mengunci mati hati mereka karena kekafirannya, karena itu mereka tidak beriman kecuali sebahagian kecil dari mereka.

4.156. Dan karena kekafiran mereka (terhadap 'Isa) dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zina),

4.157. dan karena ucapan mereka : "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, 'Isa putra Maryam, Rasul Allah [378]",
padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan 'Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) 'Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah 'Isa.

[/quote]

Dengan merujuk ke Asbabun Nuzul di An-Nisa 153 seperti dijelaskan diatas...jelaslah...bahwa Yahudi Yahudi pada Jaman Nabi Muhammad seperti yang dikutip Ibnu Jarir Ath-Thabariy ..hanya MENGKLAIM TELAH MEMBUNUH Nabi Isa SAJAH....

Sedangkan kalimat .."padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya,..." dan seterusnya...adalah KLARIFIKASI dari Allah SWT.

Sebenernya dari ayat ini sajah...sudah terbukti bahwa kata MENYALIB pada jaman Nabi Muhammad ketika didatangi oleh Yahudi seperti yang disebutkan dalam Asbabun Nuzul An-Nisa 153....tidak pernah DIKENAL.

Pun berarti kata SALIB yang sekarang kita kenal sebagai TURUNAN dari kata kerja MENYALIB. Dalam bahasa linggis...kata SALIB ini diterjemahkan sebagai CROSS (latin: CRUX) sebagai turunan dari kata kerja CRUCIFY (diambil dari kata latin CRUX). TIDAK PERNAH DIKENAL pada jaman Nabi Muhammad. Kemungkinan besar....kata SALIB menjadi TRENDY dikalangan Muslim dan Kristen...setelah adanya MUSHAF Al-Quran secara UTUH...dan sudah ada PROYEK TERJEMAHAN...baik itu Bible maupun Al-Quran.

Mangkanya saya bilang....hadis si Adi Hatim ini penuh kejanggalan...dan besar kemungkinan penulisan kata SALIB dalam hadist tersebut adalah KERJAAN SI PENULIS HADIST sendiri yang sudah termakan oleh Trendy Kristen bahwa lambang agama mereka yang cap TIANG JEMURAN...mereka namakan SALIB diambil dari kata USALLIB dalam Al-Quran, seperti yang sering anda tayangkan...perhatikan yang ini..
@hamba tuhan wrote:
@mang odoy wrote:@atas

he he he...ituuu ajaa amunisinya... lol

baca bae bae dan pelan pelan apa yang anda ANDALKAN itu..

Dan didalam Kitab Suci Al-Quran : WA MA QATALAHU WA MA SHOLABUHU (mereka tidak membunuhnya atow menyalibnya). Ada juga WA LA’U SALIBANNAKUM FI JUDHU IN NAKHL yang artinya “aku akan menyalib kamu sekalian pada pangkal pohon kurma”. SALIB juga merujuk ke MASLUB yang artinya THE CRUCIFIED/ SI TERSALIB. SALIB sebagaimana kaum Kristen mengambilnya sebagai symbol agama mereka.

Nahhh...dari kata SALIBANNAKUM itu Kristen menamakan lambang agama mereka yang berbentuk TIANG JEMURAN....
Mereka sih wajar aja begitu...karena mereka BODOH dalam mengartikan Al-Quran...boro boro tau Nahwu Sorof...baca aja kagak becus....

Nahhh...bagaimanakah dengan anda...??? lol

baca pelan2 amangku sayang.... akan saya kunci abis2an, heheeeee

SALIB sebagaimana kaum Kristen mengambilnya sebagai symbol agama mereka..... apa simbol agama kristen amangku sayang????? jgn kabur.... jawab yg tegas


ehmm

Anda ini LUCU....essay di LINK yang ini..
http://www.islamic-awareness.org/Quran/Contrad/External/crucify.html

Justeru..MEMBANTAH bahwa kata SALIB itu adalah TIANG JEMURAN/KAYU PALANG..berdasarkan penjelasan dari Kitab Mujam.Lisan AlArabi...
Eeehhh...anda malah ngotot mencatut komentar dari essai tersebut bahwa SALIB adalah TIANG JEMURAN...he he he...

Saya kasih jelas lagi ya...bahwa pernyataan yang ini..
"...Dan didalam Kitab Suci Al-Quran : WA MA QATALAHU WA MA SHOLABUHU (mereka tidak membunuhnya atow menyalibnya). Ada juga WA LA’U SALIBANNAKUM FI JUDHU IN NAKHL yang artinya “aku akan menyalib kamu sekalian pada pangkal pohon kurma”. SALIB juga merujuk ke MASLUB yang artinya THE CRUCIFIED/ SI TERSALIB. SALIB sebagaimana kaum Kristen mengambilnya sebagai symbol agama mereka.

Ada dalam ayat berikut..

lauqathi'anna aydiyakum wa-arjulakum min khilaafin tsumma laushallibannakum ajma'iina

124. demi, sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kakimu dengan bersilang secara bertimbal balik [555], kemudian sungguh-sungguh aku akan menyalib kamu semuanya." (Al-A'raf : 1240

Dan kata USALLIB itu sebenernya bukan KATA BENDA..tapi KATA KERJA..
Apa buktinya...

Cek disinih...
http://corpus.quran.com/wordbyword.jsp?chapter=7&verse=124

(7:124:7)
la-uṣallibannakum
I will surely crucify you

Cek disebelahnya...kata yang diwarnai HIJAU adalah KATA KERJA...dan itu adalah USALLIB.

Dari penjelasan Ibn Manzur yang sering anda COMOT itu...yang pada akhirnya malah jadi BUMERANG bagi anda sendiri..menjelaskan..bahwa....kaum Kristen menamakan lambang agama mereka dengan kata SALIB..adalah dengan MENCONTEK kata USALLIB dalam Al-Quran salah satunya surah Al-Araf : 124. Padahal ayat tersebut menceritakan hukuman pada jaman Nabi Musa, dan pada jaman tersebut..Firaun pun tidak pernah pake TIANG JEMURAN/KAYU PALANG dalam mengeksekusi tawanannya.
Mangkanya saya kan sudah bilang gini...
mang odoy wrote:

Nahhh...dari kata SALIBANNAKUM itu Kristen menamakan lambang agama mereka yang berbentuk TIANG JEMURAN....
Mereka sih wajar aja begitu...karena mereka BODOH dalam mengartikan Al-Quran...boro boro tau Nahwu Sorof...baca aja kagak becus....

Nahhh...bagaimanakah dengan anda...???
lol

Dengan bukti bukti tersebut...SEMAKIN MENGUATKAN FAKTA bahwa....kata SALIB digunakan oleh Kristen sebagai nama lambang agama mereka setelah adanya TERJEMAHAN...dan bukan pada jaman Nabi Muhammad ketika beliow masih hidup.

Mangkanya sperti yang saya bilang juga....hadist SI ADI HATIM ini ada UNSUR NGIBULNYA...!!

Bisa dicerna gak pak ustat....???
Kalo belon mudeng atow sperti biasa muter lagi muter lagi kaya bunderan HI...kepaksa ane suapin lagi pelan pelan.

Wasalam,






mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by mang odoy on Thu Jun 14, 2012 7:48 pm

Master Kopi Hitam wrote:

lha syubbiha dan sholabu terkait erat..akang pake tanya MANA KEMATIAN?

apa sayah gak tambah bingung ditambah akang mau undur diri segala...??

ha terus kapan belajarnyah generasi penerus kalow yg generasi sekarang pada gak mau berbagi ilmu..fakir ilmu sih fakta tapi yg sedikit kita punya berarti BESAR bagi penerus kita..

ah..makhluk melata yg menuju tua mohon pamit dulu karena uda waktunyah pulang..

wassalam para barada..

gedubrakkk...!!! ketawa guling

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by hamba tuhan on Thu Jun 14, 2012 7:55 pm

@hamba tuhan wrote:
@mang odoy wrote:@atas

he he he...ituuu ajaa amunisinya... lol

baca bae bae dan pelan pelan apa yang anda ANDALKAN itu..

Dan didalam Kitab Suci Al-Quran : WA MA QATALAHU WA MA SHOLABUHU (mereka tidak membunuhnya atow menyalibnya). Ada juga WA LA’U SALIBANNAKUM FI JUDHU IN NAKHL yang artinya “aku akan menyalib kamu sekalian pada pangkal pohon kurma”. SALIB juga merujuk ke MASLUB yang artinya THE CRUCIFIED/ SI TERSALIB. SALIB sebagaimana kaum Kristen mengambilnya sebagai symbol agama mereka.

Nahhh...dari kata SALIBANNAKUM itu Kristen menamakan lambang agama mereka yang berbentuk TIANG JEMURAN....
Mereka sih wajar aja begitu...karena mereka BODOH dalam mengartikan Al-Quran...boro boro tau Nahwu Sorof...baca aja kagak becus....

Nahhh...bagaimanakah dengan anda...??? lol

baca pelan2 amangku sayang.... akan saya kunci abis2an, heheeeee

SALIB sebagaimana kaum Kristen mengambilnya sebagai symbol agama mereka..... apa simbol agama kristen amangku sayang????? jgn kabur.... jawab yg tegas


ehmm

welcome welcome
avatar
hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1666
Kepercayaan : Islam
Location : Aceh - Pekanbaru
Join date : 07.10.11
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by hamba tuhan on Thu Jun 14, 2012 8:02 pm

@abu hanan wrote:
@hamba tuhan wrote:
@abu hanan wrote:
@hamba tuhan wrote:
@abu hanan wrote:kalow secara HURUPIAH kematian jelas gak bakal ada.yg ada adalah tujuan akhir kafirin yahudi yg MENGHENDAKI nabi isa MATI dieksekusi.


mohon maaf kang mas.... kita sedang membedah annisa 157 dgn pendekatan ilmu alat bukan secara logika dll... makanya coba deh sama2 kita bedah sesuai ilmunya Alquran... maaf kang mas, kalo emang kang mas abu gak setuju... yadah... lebih baik saya mengundurkan diri dalam hal ini....
owh...bugini akang ternyata salah paham.
wa maa sholabuhu....uda akang bahas luas dengan si mang..silahkeun diteruskan.

karena wa maa sholabuhu adalah kata kerja yg bertujuan untuk mematikan korban.jika akang berprinsip tiada kata KEMATIAN/MAWTIHI di an nisa 157 ya bugimana lagi...karena gak semua kata/ayat di alquran secara hurupiah ditampilkan.

pilihan yg diajukan akang;
1.pembunuhan
2.penyaliban
3.nabi isa

baginyah sayah tidak memenuhi syarat karena penyaliban (pematahan tulang) adalah salah satu upaya untuk mematikan korban yg berarti ada usaha pembunuhan.karena akang melihat sayah menggunakan logika dan mengabaikan ilmu alat maka sayah bertanya;
صَلَبُوهُ pada an nisa 157 itu termasuk kata benda atow kata kerja?

kalow sayah menggunakan logika di depan ilmu alat maka PERTANYAAN sayah pada akang TIDAK AKAN pernah sayah ajukan.

demikianlah dan maafkanlah makhluk melata penghuni makam

ya ampun kang mas abu.... padahal dah tertib kita bahas diatas tentang syubbiha, kenapa skrg kang mas alihkan ke pembahasan lain??? saya jd bingung sendiri kang mas..... :mon2:
lha syubbiha dan sholabu terkait erat..akang pake tanya MANA KEMATIAN?apa sayah gak tambah bingung ditambah akang mau undur diri segala...lha terus kapan belajarnyah generasi penerus kalow yg generasi sekarang pada gak mau berbagi ilmu..fakir ilmu sih fakta tapi yg sedikit kita punya berarti BESAR bagi penerus kita..

ah..makhluk melata yg menuju tua mohon pamit dulu karena uda waktunyah pulang..

wassalam para barada.. piss

hmmm.... makanya kang mas abu, jangan nabrak kaidah2 yg udah berlaku dl... biar gak sama2 bingung.... emang syubbiha dan sholabu terkait erat, yg lg kita diskusikan syubbiha sebagai fi'il majhul, mencari subjek/fa'il dan maf'ul bihnya.. kok tiba2 aja nyosor ke kematian dan shalabuu.... kacau balau deh jadinya, makanya saya jd bingung.... kalo model diskusi gnian kang mas abu... bagusan saya ngundur diri aja deh!!!! heheeee.....

:masa sih
avatar
hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1666
Kepercayaan : Islam
Location : Aceh - Pekanbaru
Join date : 07.10.11
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by hamba tuhan on Thu Jun 14, 2012 8:40 pm

@mang odoy wrote:
@hamba tuhan wrote:
@mang odoy wrote:@atas

posting kok kagak jelas.....nyengir plus ngacungin jempol aja bisanya..

Satu hal lagi...dalam An-Nisa 157....YAHUDI yahudi pada jaman Nabi Muhammad tersebut cuman MENGKLAIM bahwa mereka SUDAH MEMBUNUH NABI ISA...

Sedangkan....kalimat WA MA SHALABUU HU adalah pernyataan dari Allah SWT....dan bukan ucapan para Yahudi yahudi di jaman Nabi Muhammad..??

Clear....atow Emeron...??

wah... semakin menarik neh!!!

MO : Satu hal lagi...dalam An-Nisa 157....YAHUDI yahudi pada jaman Nabi Muhammad tersebut cuman MENGKLAIM bahwa mereka SUDAH MEMBUNUH NABI ISA...
HT : coba copas kesini asbabul nuzul an-nisa 157 biar kita tau bahwa YAHUDI yahudi pada jaman Nabi Muhammad tersebut cuman MENGKLAIM bahwa mereka SUDAH MEMBUNUH NABI ISA jgn asal ngomong aja gada buktinya.... monggo...

Emang An-Nisa 157 ada ASBABUN NUZUL nya..????
Lupa ya sama pernyataan sendiri di MK...??? ini nih kalo kelaman tapa di padepokan...pas turun gunung jadi pikun...wkwkwkwkwk

http://murtadinkafirun.forumotion.net/t11386p50-shalabuu-qs-4-157-versus-estaurosan-lukas-23-33?highlight=shalabuu

Hamba Tuhan wrote:

kita lanjut ya mang.... moga mang bisa memahaminya....malah ini mungkin ada hal baru yg akan kita temukan didiskusi ini menyangkut Annisa 157

1. Frase kalimat pertama : ucapan yahudi telah membunuh Nabi isa, difrase kalimat pertama ini yahudi tdk mengucapkan telah menyalib nabi isa kan mang???? hanya yahudi telah membunuh nabi isa aja kan mang?????
2. Frase kalimat kedua : bantahan bahwa yahudi tidak membunuh Nabi Isa dan Yahudi tidak menyalibnya

kenapa bantahan di frase kalimat kedua ada tambahan yahudi tidak menyalib nabi isa bukannya ucapan yahudi hanya tdk membunuh nabi isa aja???? apa ya maksudnya ALLAH SWT mang??????

Gimana...??? malu gak sih.... hi hi hi...

Okeh ane runut lagi dah....
http://www.alquran-indonesia.com/web/quran/listings/details/4/150

4.153. Ahli Kitab meminta kepadamu agar kamu menurunkan kepada mereka sebuah Kitab dari langit. Maka sesungguhnya mereka telah meminta kepada Musa yang lebih besar dari itu. Mereka berkata : "Perlihatkanlah Allah kepada kami dengan nyata". Maka mereka disambar petir karena kezalimannya, dan mereka menyembah anak sapi [374], sesudah datang kepada mereka bukti-bukti yang nyata, lalu Kami ma'afkan (mereka) dari yang demikian. Dan telah Kami berikan kepada Musa keterangan yang nyata.


SEBAB TURUNNYA AYAT (Asbabun Nuzul): Ibnu Jarir Ath-Thabariy telah mengetengahkan sebuah riwayat dari Muhammad bin Kaab Al-Qurazhiy yang telah menceritakan, bahwa segolongan orang-orang dari kalangan kaum Yahudi datang kepada Rasulullah saw. Kemudian mereka berkata, "Sesungguhnya Nabi Musa telah datang kepada kami dengan membawa lembaran-lembaran dari sisi Allah, maka dari itu datangkanlah kepada kami lembaran-lembaran dari sisi Allah agar kami mempercayaimu." Lalu Allah menurunkan ayat, "Ahli Kitab meminta kepadamu...," sampai dengan firman-Nya, "...dengan kedustaan besar (zina)." (Q.S. An-Nisa 153-156). Salah satu di antara mereka ada yang berdiri di atas kedua lututnya seraya mengatakan, "Sebenarnya Allah tidak menurunkan apa-apa kepadamu dan juga kepada Musa, Isa dan lain-lainnya." Kemudian Allah swt. menurunkan ayat, "Dan mereka tidak menghormati Allah dengan penghormatan yang semestinya..." (Al-An'am 91).


4.154. Dan telah Kami angkat ke atas (kepala) mereka bukit Thursina untuk (menerima) perjanjian (yang telah Kami ambil dari) mereka. Dan kami perintahkan kepada mereka : "Masuklah pintu gerbang itu sambil bersujud [375]", dan Kami perintahkan (pula) kepada mereka : "Janganlah kamu melanggar peraturan mengenai hari Sabtu [376]", dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang kokoh.

4.155. Maka (Kami lakukan terhadap mereka beberapa tindakan) [377], disebabkan mereka melanggar perjanjian itu, dan karena kekafiran mereka terhadap keterangan-keterangan Allah dan mereka membunuh nabi-nabi tanpa (alasan) yang benar dan mengatakan : "Hati kami tertutup." Bahkan, sebenarnya Allah telah mengunci mati hati mereka karena kekafirannya, karena itu mereka tidak beriman kecuali sebahagian kecil dari mereka.

4.156. Dan karena kekafiran mereka (terhadap 'Isa) dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zina),

4.157. dan karena ucapan mereka : "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, 'Isa putra Maryam, Rasul Allah [378]",
padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan 'Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) 'Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah 'Isa.


Dengan merujuk ke Asbabun Nuzul di An-Nisa 153 seperti dijelaskan diatas...jelaslah...bahwa Yahudi Yahudi pada Jaman Nabi Muhammad seperti yang dikutip Ibnu Jarir Ath-Thabariy ..hanya MENGKLAIM TELAH MEMBUNUH Nabi Isa SAJAH....

Sedangkan kalimat .."padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya,..." dan seterusnya...adalah KLARIFIKASI dari Allah SWT.

Sebenernya dari ayat ini sajah...sudah terbukti bahwa kata MENYALIB pada jaman Nabi Muhammad ketika didatangi oleh Yahudi seperti yang disebutkan dalam Asbabun Nuzul An-Nisa 153....tidak pernah DIKENAL.

Pun berarti kata SALIB yang sekarang kita kenal sebagai TURUNAN dari kata kerja MENYALIB. Dalam bahasa linggis...kata SALIB ini diterjemahkan sebagai CROSS (latin: CRUX) sebagai turunan dari kata kerja CRUCIFY (diambil dari kata latin CRUX). TIDAK PERNAH DIKENAL pada jaman Nabi Muhammad. Kemungkinan besar....kata SALIB menjadi TRENDY dikalangan Muslim dan Kristen...setelah adanya MUSHAF Al-Quran secara UTUH...dan sudah ada PROYEK TERJEMAHAN...baik itu Bible maupun Al-Quran.

Mangkanya saya bilang....hadis si Adi Hatim ini penuh kejanggalan...dan besar kemungkinan penulisan kata SALIB dalam hadist tersebut adalah KERJAAN SI PENULIS HADIST sendiri yang sudah termakan oleh Trendy Kristen bahwa lambang agama mereka yang cap TIANG JEMURAN...mereka namakan SALIB diambil dari kata USALLIB dalam Al-Quran, seperti yang sering anda tayangkan...perhatikan yang ini..
@hamba tuhan wrote:
@mang odoy wrote:@atas

he he he...ituuu ajaa amunisinya... lol

baca bae bae dan pelan pelan apa yang anda ANDALKAN itu..

Dan didalam Kitab Suci Al-Quran : WA MA QATALAHU WA MA SHOLABUHU (mereka tidak membunuhnya atow menyalibnya). Ada juga WA LA’U SALIBANNAKUM FI JUDHU IN NAKHL yang artinya “aku akan menyalib kamu sekalian pada pangkal pohon kurma”. SALIB juga merujuk ke MASLUB yang artinya THE CRUCIFIED/ SI TERSALIB. SALIB sebagaimana kaum Kristen mengambilnya sebagai symbol agama mereka.

Nahhh...dari kata SALIBANNAKUM itu Kristen menamakan lambang agama mereka yang berbentuk TIANG JEMURAN....
Mereka sih wajar aja begitu...karena mereka BODOH dalam mengartikan Al-Quran...boro boro tau Nahwu Sorof...baca aja kagak becus....

Nahhh...bagaimanakah dengan anda...??? lol

baca pelan2 amangku sayang.... akan saya kunci abis2an, heheeeee

SALIB sebagaimana kaum Kristen mengambilnya sebagai symbol agama mereka..... apa simbol agama kristen amangku sayang????? jgn kabur.... jawab yg tegas


ehmm

Anda ini LUCU....essay di LINK yang ini..
http://www.islamic-awareness.org/Quran/Contrad/External/crucify.html

Justeru..MEMBANTAH bahwa kata SALIB itu adalah TIANG JEMURAN/KAYU PALANG..berdasarkan penjelasan dari Kitab Mujam.Lisan AlArabi...
Eeehhh...anda malah ngotot mencatut komentar dari essai tersebut bahwa SALIB adalah TIANG JEMURAN...he he he...

Saya kasih jelas lagi ya...bahwa pernyataan yang ini..
"...Dan didalam Kitab Suci Al-Quran : WA MA QATALAHU WA MA SHOLABUHU (mereka tidak membunuhnya atow menyalibnya). Ada juga WA LA’U SALIBANNAKUM FI JUDHU IN NAKHL yang artinya “aku akan menyalib kamu sekalian pada pangkal pohon kurma”. SALIB juga merujuk ke MASLUB yang artinya THE CRUCIFIED/ SI TERSALIB. SALIB sebagaimana kaum Kristen mengambilnya sebagai symbol agama mereka.

Ada dalam ayat berikut..

lauqathi'anna aydiyakum wa-arjulakum min khilaafin tsumma laushallibannakum ajma'iina

124. demi, sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kakimu dengan bersilang secara bertimbal balik [555], kemudian sungguh-sungguh aku akan menyalib kamu semuanya." (Al-A'raf : 1240

Dan kata USALLIB itu sebenernya bukan KATA BENDA..tapi KATA KERJA..
Apa buktinya...

Cek disinih...
http://corpus.quran.com/wordbyword.jsp?chapter=7&verse=124

(7:124:7)
la-uṣallibannakum
I will surely crucify you

Cek disebelahnya...kata yang diwarnai HIJAU adalah KATA KERJA...dan itu adalah USALLIB.

Dari penjelasan Ibn Manzur yang sering anda COMOT itu...yang pada akhirnya malah jadi BUMERANG bagi anda sendiri..menjelaskan..bahwa....kaum Kristen menamakan lambang agama mereka dengan kata SALIB..adalah dengan MENCONTEK kata USALLIB dalam Al-Quran salah satunya surah Al-Araf : 124. Padahal ayat tersebut menceritakan hukuman pada jaman Nabi Musa, dan pada jaman tersebut..Firaun pun tidak pernah pake TIANG JEMURAN/KAYU PALANG dalam mengeksekusi tawanannya.
Mangkanya saya kan sudah bilang gini...
mang odoy wrote:

Nahhh...dari kata SALIBANNAKUM itu Kristen menamakan lambang agama mereka yang berbentuk TIANG JEMURAN....
Mereka sih wajar aja begitu...karena mereka BODOH dalam mengartikan Al-Quran...boro boro tau Nahwu Sorof...baca aja kagak becus....

Nahhh...bagaimanakah dengan anda...???
lol

Dengan bukti bukti tersebut...SEMAKIN MENGUATKAN FAKTA bahwa....kata SALIB digunakan oleh Kristen sebagai nama lambang agama mereka setelah adanya TERJEMAHAN...dan bukan pada jaman Nabi Muhammad ketika beliow masih hidup.

Mangkanya sperti yang saya bilang juga....hadist SI ADI HATIM ini ada UNSUR NGIBULNYA...!!

Bisa dicerna gak pak ustat....???
Kalo belon mudeng atow sperti biasa muter lagi muter lagi kaya bunderan HI...kepaksa ane suapin lagi pelan pelan.

Wasalam,





[/quote]

dah ada tuduhan yg baru lg ya amangku sayang.... nyantai aja amangku.... heheeeee


@mang odoy wrote: FANATISME ORTODOKS....yang menganut faham Stuntmen, dongeng turun temurun yang ternyata berasal dari Kitab Barnabas...saya jadi inget waktu esde dulu, dongeng yang diceritakan oleh GURU AGAMA disekolah mengenai Nabi Isa tersebut, ternyata PERCIS SAMA dengan apa yang dinyatakan INJIL BARNABASm 100% sama....

Injil Barnabas adalah sebuah karya yang menggambarkan kehidupan Yesus, menurut sudut pandang muridnya, Barnabas, tapi injil barnabas adalah sebuah injil gnostik, tidak diakui,karena, barnabas tidak pernah menulis kitab manapun. Dua naskah tertua yang diketahui telah ditetapkan berasal dari akhir abad ke-16, masing-masing ditulis dalam bahasa Italia dan dalam bahasa Spanyol; meskipun versi bahasa Spanyol yang ada hingga sekarang hanyalah salinan dari abad ke-18

http://id.wikipedia.org/wiki/Injil_Barnabas

apa dasar mang menuduh dengan tuduhan bahwa ulama klasik seperti An Nasa’i, Ibnu Jarir ath Thabary dan Ibnu Katsir mengutip hadits berdasarkan injil barnabas?????? Apakah pada zaman mereka injil bernabas sudah tersebar luas????? Tolong dipikirkan kembali atas tuduhan mang tsb….. sungguh menggelikan[/quote]

:lkj: :lkj:
avatar
hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1666
Kepercayaan : Islam
Location : Aceh - Pekanbaru
Join date : 07.10.11
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by Yishmael Avrahami on Fri Jun 15, 2012 3:27 am

@abu hanan wrote:
@Yishmael Avrahami wrote:
@abu hanan wrote:
@Yishmael Avrahami wrote:
Yah begitulah bro kalo saya melihatnya di Qur'an....akar kata syin-ba-ha ini maknanya dapat diketahui dari ayat-ayat lain yg ada di Qur'an yg tentunya akar katanya pun sama....

mengenai ayat 2/70 : menceritakan keserupaan sapi dengan sapi
pada ayat 2/118 : hati dan hati
dan pada ayat 3/7 : keserupaan ayat dengan ayat yg ada di Al Qur'an

nih ada yg menarik dari hadits riwayat Imam Ahmad yg memakai kata syubbiha lahum :

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا أَبُو هَارُونَ الْغَنَوِيُّ عَنْ مُطَرِّفٍ قَالَ
قَالَ لِي عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ أَيْ مُطَرِّفُ وَاللَّهِ إِنْ كُنْتُ لَأَرَى أَنِّي لَوْ شِئْتُ حَدَّثْتُ عَنْ نَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ لَا أُعِيدُ حَدِيثًا ثُمَّ لَقَدْ زَادَنِي بُطْئًا عَنْ ذَلِكَ وَكَرَاهِيَةً لَهُ أَنَّ رِجَالًا مِنْ أَصْحَابِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ مِنْ بَعْضِ أَصْحَابِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَهِدْتُ كَمَا شَهِدُوا وَسَمِعْتُ كَمَا سَمِعُوا يُحَدِّثُونَ أَحَادِيثَ مَا هِيَ كَمَا يَقُولُونَ وَلَقَدْ عَلِمْتُ أَنَّهُمْ لَا يَأْلُونَ عَنْ الْخَيْرِ فَأَخَافُ أَنْ يُشَبَّهَ لِي كَمَا شُبِّهَ لَهُمْ فَكَانَ أَحْيَانًا يَقُولُ لَوْ حَدَّثْتُكُمْ أَنِّي سَمِعْتُ مِنْ نَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَذَا وَكَذَا رَأَيْتُ أَنِّي قَدْ صَدَقْتُ وَأَحْيَانًا يَعْزِمُ فَيَقُولُ سَمِعْتُ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ كَذَا وَكَذَا
قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ حَدَّثَنِي نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ عَنْ أَبِي هَارُونَ الْغَنَوِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي هَانِئٌ الْأَعْوَرُ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ عِمْرَانَ هُوَ ابْنُ حُصَيْنٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَ هَذَا الْحَدِيثِ فَحَدَّثْتُ بِهِ أَبِي رَحِمَهُ اللَّهُ فَاسْتَحْسَنَهُ وَقَالَ زَادَ فِيهِ رَجُلًا

Telah menceritakan kepada kami Isma'il, telah menceritakan kepada kami Abu Harun Al Ghanawi dari Mutharrif dia berkata; 'Imran bin Hushain pernah berkata kepadaku; "Wahai Mutharrif, kalau aku mau, aku bisa saja menyampaikan hadits dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam dua hari berturut-turut dan aku tidak mengulangi satu haditspun. Namun yang membuatku lambat dan tidak senang untuk melakukan itu bahwa orang-orang dari sahabat Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, mereka menyaksikan apa yang aku saksikan dan mereka mendengar apa yang aku dengar, Mereka mengungkapkan hadits-hadits sebagaimana mereka katakan, Dan aku telah mengetahui sesungguhnya mereka tidak pernah lambat dari kebaikan. Aku takut ditiru sebagaimana mereka ditiru. Dia kadang mengatakan kalau seandainya aku mengatakan kepada kalian bahwa aku telah mendengar dari Nabiyullah shallallahu 'alaihi wasallam seperti ini dan itu, aku menganggap bahwa aku telah jujur. Kadang juga dia bersungguh-sungguh lalu berkata; aku telah mendengar dari Nabiyullah shallallahu 'alaihi wasallam seperti ini dan itu."
Abu Abdurrahman berkata; telah menceritakan kepadaku Nashr bin Ali, telah menceritakan kepada kami Bisyr bin Al Mufadhal dari Abi Harun Al Ghanawi dia berkata; telah menceritakan kepadaku Hani Al A'war dari Mutharrif dari 'Imran bin Hushain dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seperti hadits ini, lalu aku ceritakan kepada ayahku-mudah-mudahan Allah merahmatinya-, lalu dia menganggap hadits itu hasan dan berkata; "Dia menambahkan seseorang."

http://125.164.221.44/hadisonline/hadis9/cari_hadist.php?imam=ahmad&keyNo=19047&x=0&y=0

http://www.sonnaonline.com/DisplayResults.aspx?HadithID=479088


demikianlah makna syubbiha itu dan gak ada peluang jeki chen seperti yg diklaim mang odoy...
informasi yang berharga nice info

sayah tidak mengabaikan hadits diatas tetapi sebelum شُبِّهَ لَهُمْ ada frasa
فَأَخَافُ أَنْ يُشَبَّهَ لِي كَمَا

aku takut ditiru SEBAGAIMANA mereka ditiru.

ada unsur SALING menyerupai antara AKU (subjek yg bakal ditiru) dengan MEREKA (objek yg jadi percontohan).dan konteks hadits adalah perbuatan yg ditiru sehingga tidak menutup kemungkinan perbuatan ditiru dengan perbuatan sebagaimana peristiwa ditiru dengan peristiwa.

bagi sayah,hadits ini justru menguatkan bahwa syyubbiha lahum yang terjadi pada nabi isa tidak memberi kesempatan pada peniru.karena emang gak ada unsur SALING menyerupai yg di dalam al quran contoh ada di ayat ara ra'ad 16.
sehingga memang tidak ada yg ditiru dari prosesi yg dijalani nabi isa.dan mengartikan MENIRU pada syubbiha lahum an nisa 157 tidaklah tepat dan mengenai sasaran.karena makna ayat tersebut memang DISAMARKAN.disamarkan dari pengamat.

demikianlah pemahaman sayah ttg syubbiha lahum yg akhirnya BISA menyerupai/meniru pihak lain jika ada kata yg mendukung.
al quran ada di ar ra'ad 16 dan hadits sebagaimana yg anda hadirkan diatas.

penggunaan syin-ba-ha dalam Qur'an dan hadits saya melihatnya malah adanya penyerupaan/peniruan antara A dan B, bukannya A harus mengalami B....

yang dibicarakan pada An Nisaa 157 adalah mengenai diselamatkannya nabi Isa dari upaya pembunuhan dan penyaliban....bukannya cerita mengenai terjadinya pembunuhan dan penyaliban nabi Isa....
شُبِّهَ لَهُمْ ada frasa
فَأَخَافُ أَنْ يُشَبَّهَ لِي كَمَا
dari kata yg ada di hadits bukankah kalimat tersebut ada 2 yg terkait?
ada شُبِّهَ لَهُمْ dan يُشَبَّهَ لِي yg berarti ada objek yg meniru dan ada yg meniru...

kalow emang ada stuntment di an nisa 157 kok yg ditayangin cuman [color=blue]شُبِّهَ لَهُمْ pasif aja?
dia (nabi isa) diserupakan ????
diserupakan menjadi siapa?
dan siapa yg menggantinyah?
gak ada satupun ayat al quran yg menjelaskan SIAPA kecuali pake hadits.

kalow anda bandingkan dengan hadits diatas mah uda jelas SIAPA yg meniru dan SIAPA yg ditiru.uda terbaca dari penggunaan kata [color=blue]شُبِّهَ لَهُمْ dan يُشَبَّهَ لِي.

baiklah..syin ba ha adalah ditiru dan meniru..bagaimana dengan al imran yg sayah sebut diatas?
sayah berpegang pada syin ba ha dalam bentuk asal.
kita akan mencoba tiap makna dengan mengembalikan ke وَلَٰكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ ;
1.namun demikian,dia (isa) menjadi seperti? ....
2.namun demikian,dia (isa) diserupakan menjadi ?.....
atow
namun demikian,dia (isa) diserupai oleh? ...........
3.namun demikian,dia (isa) ditiru oleh? .........
4.namun demikian,dia (isa) disamarkan????.......
disamarkan DARI apa atow disamarkan menjadi apa?

silahkan anda isi TITIK2 dan semoga dapat mengambil kesimpulan..

an nisa 157 adalah MELURUSKAN/MEMBANTAH keyakinan kafirin yahudi bahwa mereka sukses mengeksekusi nabi isa hingga mati,bukan kronologi prosesi maupun alat eksekusi.



akar kata syin-ba-ha setahu saya yah itu....gak mungkin cuma di satu ayat an Nisaa 157 ini saja yg menyatakan A harus mengalami B, dalam istilah Islam pun gak ada makna begini.....yg ada itu A ditiru B, atau A serupa B, atau A mirip B....

an Nisaa 157 ini membicarakan sosok nabi Isa, jika kita pake makna (syin-ba-ha)nya seperti yg pak odoy inginkan yakni nabi Isa sendiri yg mengalaminya, apakah makna keseluruhan ayat menjadi nabi Isa sendiri yg mengalami pembunuhan dan penyaliban itu? Jika makna syin-ba-ha seperti ini, yah gimana dengan ayat Qur'an yg lainnya???? Cerita pada Al Baqarah gimana jadinya? Cerita mengenai ayat mutasyabihat gimana jadinya?? dan lain-lain di dalam Al Qur'an,, gimana jadinya ini....?
avatar
Yishmael Avrahami
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 272
Kepercayaan : Islam
Location : Neturei Karta
Join date : 10.10.11
Reputation : 4

http://www.nkusa.org/

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by Yishmael Avrahami on Fri Jun 15, 2012 3:35 am

@hamba tuhan wrote:
sumbang dikit ah.....

Kita ambil contoh dari istilah Wathi’ Syubhat dalam ilmu Ushul Fiqh..... prakteknya adalah, jika seorang suami menyetubuhi wanita lain yang disangka istrinya, bukan Wathi’nya/persetubuhannya yang di serupakan, tapi wanita lain itulah yang diserupakan bagi si suami. Tidak ada penyamaran disini, persetubuhan itu berjalan lancar dan sangat jelas......

bingung

nah,,,,ini pun syin-ba-ha juga.....wanita A menyerupai wanita B....bukan pada peristiwanya...
avatar
Yishmael Avrahami
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 272
Kepercayaan : Islam
Location : Neturei Karta
Join date : 10.10.11
Reputation : 4

http://www.nkusa.org/

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by Yishmael Avrahami on Fri Jun 15, 2012 3:44 am

ingatin lagi akhhh,,,biar nggak terkena penyakit lupa...
@Yishmael Avrahami wrote:
@mang odoy wrote:@YA

yang dibicarakan pada An Nisaa 157 adalah mengenai diselamatkannya nabi Isa dari upaya pembunuhan dan penyaliban....bukannya cerita mengenai terjadinya pembunuhan dan penyaliban nabi Isa....

WA MA SHALABUU HU...mereka tidak MENYALIBNYA (tidak/gagal mengeluarkan sumsum/wadak dari tulang Nabi Isa).... ini SINGKRON dengan pernyataan Yohanes 19:33..dengan pernyataan..."MEREKA TIDAK MEMATAHKAN KAKI YESUS"....

Karena PEMATAHAN KAKI ini adalah MOMENT yang MENENTUKAN hidup matinya Yesus/Nabi Isa...dan ini yang sebenernya MENOHOK KEIMANAN KRISTEN...karena keimanan mereka tergantung pada hal ini...Yesus MATI atow HIDUP...

Jadi .....TIDAK MENYALIBNYA (wa ma shalabuu hu) dalam An-Nisa 157...bukan berarti Nabi Isa TIDAK DIPASANG DI TIANG JEMURAN.......
Sudah saya buktikan bahwa kata MENYALIB dalam Kitab Kanonik, dalam bahasa aslinya yaitu STAUROO/ESTAUROSAN..artinya hanya MEMANTEK yaitu : memasang si terhukum dengan dirapatkan di KAYU LURUS, karena kata kerja "stauroo" sendiri diambil dari kata benda "stauros" yang artinya "kayu lurus"....


Ada bantahan..???
kan ketahuan alur pemikirannya....anda menjadikan yohanes sebagai rujukan....

kalo stauroo adalah tafsir yunani dari terjemahan indon mengenai "kayu salib", bagaimana tafsir yunani mengenai "hanged on a tree" untuk yesus jeki cen?????

silahkan, ditunggu dimari....
http://www.laskarislam.com/t2641p70-seputar-fenomena-penyaliban-siapa-yang-disalib-dan-kenaikan-isa-as#22599

kalo di topik ini kan mang odoy sendiri yg ngajakin pembahasan secara Qur'ani untuk mengupas tuntas An Nisaa 157.....tapi kok mang odoy jg yg malah membawa yohanes 19 : 33....

silahkan bagi penganut paham ahmadiyah yg ada di forum ini untuk urun rembug bahas an Nisaa 157, itung-itung bantu mang odoy dalam menafsir kayu salib (hanged on a tree) ala yunani....segorowedi jg boleh nyenggol-nyenggol barang saupil dimari bantuin mang odoy mempertahan kan yohanes 19 : 33 nya....
ternyata awal mula pemikiran paham mang odoy berasal dari yohanes.....pengen belajar tafsir yunani jg jadinya saya....

monggo pak odoy, di share dimari....kita kupas tuntas an Nisaa 157 nya ala yunani....
avatar
Yishmael Avrahami
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 272
Kepercayaan : Islam
Location : Neturei Karta
Join date : 10.10.11
Reputation : 4

http://www.nkusa.org/

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by mang odoy on Fri Jun 15, 2012 4:11 am

@Hamba Tuhan

dah ada tuduhan yg baru lg ya amangku sayang.... nyantai aja amangku.... heheeeee

Posting panjang panjang...ternyata REPLY nya cuman SEBARIS....
TERSEDAK pak ustat...??? lol

Injil Barnabas adalah sebuah karya yang menggambarkan kehidupan Yesus, menurut sudut pandang muridnya, Barnabas, tapi injil barnabas adalah sebuah injil gnostik, tidak diakui,karena, barnabas tidak pernah menulis kitab manapun. Dua naskah tertua yang diketahui telah ditetapkan berasal dari akhir abad ke-16, masing-masing ditulis dalam bahasa Italia dan dalam bahasa Spanyol; meskipun versi bahasa Spanyol yang ada hingga sekarang hanyalah salinan dari abad ke-18

http://id.wikipedia.org/wiki/Injil_Barnabas

apa dasar mang menuduh dengan tuduhan bahwa ulama klasik seperti An Nasa’i, Ibnu Jarir ath Thabary dan Ibnu Katsir mengutip hadits berdasarkan injil barnabas?????? Apakah pada zaman mereka injil bernabas sudah tersebar luas????? Tolong dipikirkan kembali atas tuduhan mang tsb….. sungguh menggelikan

TEORI STUNTMEN sudah ada RATUSAN TAHUN sebelum kelahiran Muhammad dan Islam...
Yaitu :

1. Second Treatise of the Great Seth

Apakah itu...????


http://en.wikipedia.org/wiki/Second_Treatise_of_the_Great_Seth

Second Treatise of the Great Seth is an apocryphal Gnostic writing discovered in the Codex VII of the Nag Hammadi Codices and dates to around the third century. The author is unknown and the Seth referenced in the title appears nowhere in the text. Instead Seth is thought to reference the third son of Adam and Eve to whom it gnosis was first revealed according to some gnostics. The author appears to belong to a group of gnostics who maintain that Christ was not crucified on the cross. Instead the text says that Simon of Cyrene was mistaken for Jesus and crucified in his place. Jesus is described as standing by and "laughing at their ignorance."



Bagaimanakah ISI nya...????


http://www.gnosis.org/naghamm/2seth.html

And the plan which they devised about me to release their Error and their senselessness - I did not succumb to them as they had planned. But I was not afflicted at all. Those who were there punished me. And I did not die in reality but in appearance, lest I be put to shame by them because these are my kinsfolk. I removed the shame from me and I did not become fainthearted in the face of what happened to me at their hands. I was about to succumb to fear, and I according to their sight and thought, in order that they may never find any word to speak about them. For my death, which they think happened, (happened) to them in their error and blindness, since they nailed their man unto their death. For their Ennoias did not see me, for they were deaf and blind. But in doing these things, they condemn themselves. Yes, they saw me; they punished me. It was another, their father, who drank the gall and the vinegar; it was not I. They struck me with the reed; it was another, Simon, who bore the cross on his shoulder. I was another upon Whom they placed the crown of thorns. But I was rejoicing in the height over all the wealth of the archons and the offspring of their error, of their empty glory. And I was laughing at their ignorance.

And I subjected all their powers. For as I came downward, no one saw me. For I was altering my shapes, changing from form to form

..terjemahannya..

Dan rencana yang mereka susun untukku, untuk melepaskan kesalahan mereka dan ketidakberperasaan mereka – aku tidak mengalah pada mereka seperti yang mereka rencanakan. Bahkan aku tidak menderita sama sekali. Mereka yang di sana menghukumku. Dan aku sesungguhnya tidak mati, hanya seolah-olah telah mati, agar aku tidak dipermalukan oleh mereka karena semua ini merupakan keluargaku …

Karena kematianku yang menurut mereka sudah terjadi, karena kesalahan dan kebutaan mereka, karena mereka memakukan orang mereka sendiri hingga mati … karena mereka tuli dan buta … Ya, mereka melihatku; mereka menghukumku. Adalah orang lain, ayah mereka, yang meminum empedu dan cuka; bukan aku. Mereka menyerangku dengan buluh; itu adalah orang lain, Simon, yang memanggul salib di pundaknya. Adalah orang lain yang mereka pakaikan mahkota duri … dan aku menertawakan kejahilan mereka … Karena aku mengubah bentuk fisikku, berubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya...

2. Apocalypse of Peter

Apakah itu...


http://en.wikipedia.org/wiki/Apocalypse_of_Peter

The recovered Apocalypse of Peter or Revelation of Peter is an example of a simple, popular early Christian text of the 2nd century; it is an example of Apocalyptic literature with Hellenistic overtones. The text is extant in two incomplete versions of a lost Greek original, one Koine Greek,[1] and an Ethiopic version,[2] which diverge considerably. The Greek manuscript was unknown at first hand until it was discovered during excavations directed by Sylvain Grébaut during the 1886-87 season in a desert necropolis at Akhmim in Upper Egypt. The fragment consisted of parchment leaves of the Greek version that had been carefully deposited in the grave of a Christian monk of the 8th or 9th century. The manuscript is in the Egyptian Museum in Cairo. The Ethiopic version was discovered in 1910.

Before that, the work had been known only through copious quotes in early Christian writings. In addition, some common lost source had been necessary to account for closely parallel passages in such apocalyptic literature as the (Christian) Apocalypse of Esdras, the Vision of Paul, and the Passion of Saint Perpetua.



Bagaimanakah ISI nya...??


http://www.gnosis.org/naghamm/apopet.html

When he had said those things, I saw him seemingly being seized by them. And I said "What do I see, O Lord? That it is you yourself whom they take, and that you are grasping me? Or who is this one, glad and laughing on the tree? And is it another one whose feet and hands they are striking?"

The Savior said to me, "He whom you saw on the tree, glad and laughing, this is the living Jesus. But this one into whose hands and feet they drive the nails is his fleshly part, which is the substitute being put to shame, the one who came into being in his likeness. But look at him and me."

But I, when I had looked, said "Lord, no one is looking at you. Let us flee this place."

But he said to me, "I have told you, 'Leave the blind alone!'. And you, see how they do not know what they are saying. For the son of their glory instead of my servant, they have put to shame."

...terjemahannya...

Ketika dia mengatakan hal itu, aku melihatnya seolah-olah ditangkap oleh mereka. Dan aku berkata, “Apakah yang aku lihat, Tuanku, benarkah engkau yang mereka tangkap, padahal engkau menggapaiku? Atau siapakah orang ini, yang bergembira dan tertawa di atas pohon itu? Dan adakah orang lain yang kaki dan tangannya mereka ikat?” Sang Juru Selamat bersabda kepadaku, “Dia yang engkau lihat di atas pohon, yang bergembira dan tertawa, adalah Isa yang masih hidup.

Namun, orang yang tangan dan kakinya mereka paku adalah bagian dagingnya yang merupakan wujud pengganti yang dibuat sama, seseorang yang sungguh-sungguh mirip dengannya. Tetapi lihatlah ia dan aku.” … Namun aku, ketika aku melihat, berkata, “Tuan, tidak ada seorang pun yang melihatmu. Biarkanlah kami lari dari tempat ini.” Namun, ia berkata kepadaku, “Sudah Aku katakan, tinggalah si buta itu sendiri! Dan kamu, lihatlah betapa mereka tidak mengetahui apa yang mereka katakan. Karena sebenarnya bukan pelayanku yang mereka permalukan.”

3. Acts of John

Apakah itu...????


http://en.wikipedia.org/wiki/Acts_of_John

The traditional author was said to be one Leucius Charinus, a companion of John, who was associated with several 2nd century "Acts." Conventionally, the Acts of John was ascribed to Prochorus, one of the Seven Deacons discussed in Acts of the Apostles. Most scholars have dated the Acts of John to somewhere within the latter half of the 2nd Century.[1] It may have originated as a Christianized wonder tale, designed for an urban Hellenic audience accustomed to such things as having one's portrait painted (the setting for one episode), living in that part of the province of Asia.


Bagaimanakah ISI nya...???


http://www.gnosis.org/library/actjohn.htm

Dan kami seperti orang-orang yang heran atau kebingungan, kami berlari ke sana kemari. Demikianlah, aku melihatnya menderita serta tidak tahan dengan penderitaannya, kemudian berlari menuju Bukit Zaitun, meratapi apa yang telah terjadi. Dan ketika ia digantung pada Hari Jumat, pada jam enam hari itu, muncullah kegelapan menyelimuti seluruh bumi. Dan Tuanku berdiri di tengah goa dan menjelaskan hal itu seraya bersabda, “Yohanes, bagi orang-orang yang ada di Yerusalem, Aku memang disalib dan ditusuk dengan tombak dan bambu, serta diberi cuka dan empedu untuk diminum.

Namun, bagimu Aku tengah berbicara dan mendengarkan apa yang Aku katakan … Dan ketika Ia selesai mengatakan hal ini, Ia menunjukkan padaku sebuah salib bersinar yang sangat kokoh, dan di sekitar salib itu ada kerumunan yang sangat besar, yang tidak memiliki bentuk tunggal; dan di dalamnya terdapat satu bentuk dan kemiripan yang sama. Dan aku melihat Tuan sendiri ada di atas salib … “Ini bukanlah salib kayu yang akan kamu lihat ketika engkau turun dari sini; Aku juga bukan orang yang ada di atas salib itu. Aku adalah orang yang kini tidak bisa kamu dengar, tetapi kamu hanya bisa mendengar suaraku. Aku dijadikan seseorang yang bukan aku, aku bukanlah diriku bagi banyak orang lain; tetapi apa yang akan mereka katakan tentang aku tidak berarti apa-apa untukku …
Demikianlah aku tidak menderita segala hal yang akan mereka katakan tentang aku; bahkan penderitaan yang aku tunjukkan kepadamu dan kepada murid-muridku dalam tarian, itulah yang aku sebut sebuah misteri … Kamu mendengar bahwa aku menderita, padahal aku tidak menderita;

Dan bahwa Aku tidak menderita, padahal aku menderita; dan bahwa Aku ditombak, padahal aku tidak terluka; bahwa aku digantung, padahal aku tidak digantung; bahwa darah mengalir dariku, padahal tidak ada darah yang mengalir; dan, singkatnya, apa yang mereka katakan tentang aku, aku tidak mengalaminya, tetapi apa yang tidak mereka katakan, itulah hal-hal yang membuatku menderita …”

Dari ketiga Bible Apokrif diatas..KISAH STUNTMEN nya berbeda beda....

Ditambah lagi dengan dongeng dari Kitab Barnabas....plus dongeng dari Ibn Abbas yang ini..
http://www.quran4u.com/Tafsir%20Ibn%20Kathir/004%20Nisa.htm#%D9%81%D9%8E%D8%A8%D9%90%D9%85%D9%8E%D8%A7

Ibn Abi Hatim recorded that Ibn Abbas said,

..terjemahannya...

"...Ketika Allah ingin mengangkat Isa -’alaihis salam- ke langit, beliau pun keluar menuju para sahabatnya dan ketika itu dalam rumah terdapat 12 orang sahabat al Hawariyyun. Beliau keluar menuju mereka dan kepala beliau terus meneteskan air. Lalu Isa mengatakan, “Sesungguhnya di antara kalian ada yang mengkufuriku sebanyak 12 kali setelah ia beriman padaku.” Kemudian Isa berkata lagi, “Ada di antara kalian yang akan diserupakan denganku. Ia akan dibunuh karena kedudukanku. Dia pun akan menjadi teman dekatku.” Kemudian di antara para sahabat beliau tadi yang masih muda berdiri, lantas Isa mengatakan, “Duduklah engkau.” Kemudian Isa kembali lagi pada mereka, pemuda tadi pun berdiri kembali. Isa pun mengatakan, “Duduklah engkau.” Kemudian Isa datang lagi ketiga kalinya dan pemuda tadi masih tetap berdiri dan ia mengatakan, “Aku, wahai Isa.” “Betulkah engkau yang ingin diserupakan denganku?” ujar Nabi Isa. Kemudian pemuda tadi diserupakan dengan Nabi Isa.

Isa pun diangkat melalui lobang tembok di rumah tersebut menuju langit. Kemudian datanglah rombongan orang Yahudi. Kemudian mereka membawa pemuda yang diserupakan dengan Nabi Isa tadi. Mereka membunuhnya dan menyalibnya ..."

Logisnya...kalow suatu DONGENG TENTANG SOSOK YANG SAMA (stuntmen)...berlainan SATU SAMA LAIN...sudah DAPAT DIPASTIKAN itu adalah KIBUL.

Hantemmm lagiii pak ustatt.... :3:



mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by mang odoy on Fri Jun 15, 2012 4:16 am

@BIBI

ternyata awal mula pemikiran paham mang odoy berasal dari yohanes.....pengen belajar tafsir yunani jg jadinya saya....

monggo pak odoy, di share dimari....kita kupas tuntas an Nisaa 157 nya ala yunani....

lhaaa...katanya dilapak sebelah..ya udah terusin disonoh aja....

Silahkan BAHU MEMBAHU bersama pak ustat HT dalam MEMBUKTIKAN bahwa ada STUNTMEN (PERAN PENGGANTI) dalam An-Nisa 157.

Skor ahir...kita serahkan kepada pembaca....mana yang lebih DIFAHAMI oleh Pembaca....."KUBU STUNTMEN" atow "KUBU JACKY CHAN"....???

Toh ini adalah pembelajaran bersama...whookeeyy..??

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by hamba tuhan on Fri Jun 15, 2012 4:50 am

@mang odoy wrote:@Hamba Tuhan

dah ada tuduhan yg baru lg ya amangku sayang.... nyantai aja amangku.... heheeeee

Posting panjang panjang...ternyata REPLY nya cuman SEBARIS....
TERSEDAK pak ustat...??? lol

Injil Barnabas adalah sebuah karya yang menggambarkan kehidupan Yesus, menurut sudut pandang muridnya, Barnabas, tapi injil barnabas adalah sebuah injil gnostik, tidak diakui,karena, barnabas tidak pernah menulis kitab manapun. Dua naskah tertua yang diketahui telah ditetapkan berasal dari akhir abad ke-16, masing-masing ditulis dalam bahasa Italia dan dalam bahasa Spanyol; meskipun versi bahasa Spanyol yang ada hingga sekarang hanyalah salinan dari abad ke-18

http://id.wikipedia.org/wiki/Injil_Barnabas

apa dasar mang menuduh dengan tuduhan bahwa ulama klasik seperti An Nasa’i, Ibnu Jarir ath Thabary dan Ibnu Katsir mengutip hadits berdasarkan injil barnabas?????? Apakah pada zaman mereka injil bernabas sudah tersebar luas????? Tolong dipikirkan kembali atas tuduhan mang tsb….. sungguh menggelikan

TEORI STUNTMEN sudah ada RATUSAN TAHUN sebelum kelahiran Muhammad dan Islam...
Yaitu :

1. Second Treatise of the Great Seth

Apakah itu...????


http://en.wikipedia.org/wiki/Second_Treatise_of_the_Great_Seth

Second Treatise of the Great Seth is an apocryphal Gnostic writing discovered in the Codex VII of the Nag Hammadi Codices and dates to around the third century. The author is unknown and the Seth referenced in the title appears nowhere in the text. Instead Seth is thought to reference the third son of Adam and Eve to whom it gnosis was first revealed according to some gnostics. The author appears to belong to a group of gnostics who maintain that Christ was not crucified on the cross. Instead the text says that Simon of Cyrene was mistaken for Jesus and crucified in his place. Jesus is described as standing by and "laughing at their ignorance."



Bagaimanakah ISI nya...????


http://www.gnosis.org/naghamm/2seth.html

And the plan which they devised about me to release their Error and their senselessness - I did not succumb to them as they had planned. But I was not afflicted at all. Those who were there punished me. And I did not die in reality but in appearance, lest I be put to shame by them because these are my kinsfolk. I removed the shame from me and I did not become fainthearted in the face of what happened to me at their hands. I was about to succumb to fear, and I according to their sight and thought, in order that they may never find any word to speak about them. For my death, which they think happened, (happened) to them in their error and blindness, since they nailed their man unto their death. For their Ennoias did not see me, for they were deaf and blind. But in doing these things, they condemn themselves. Yes, they saw me; they punished me. It was another, their father, who drank the gall and the vinegar; it was not I. They struck me with the reed; it was another, Simon, who bore the cross on his shoulder. I was another upon Whom they placed the crown of thorns. But I was rejoicing in the height over all the wealth of the archons and the offspring of their error, of their empty glory. And I was laughing at their ignorance.

And I subjected all their powers. For as I came downward, no one saw me. For I was altering my shapes, changing from form to form

..terjemahannya..

Dan rencana yang mereka susun untukku, untuk melepaskan kesalahan mereka dan ketidakberperasaan mereka – aku tidak mengalah pada mereka seperti yang mereka rencanakan. Bahkan aku tidak menderita sama sekali. Mereka yang di sana menghukumku. Dan aku sesungguhnya tidak mati, hanya seolah-olah telah mati, agar aku tidak dipermalukan oleh mereka karena semua ini merupakan keluargaku …

Karena kematianku yang menurut mereka sudah terjadi, karena kesalahan dan kebutaan mereka, karena mereka memakukan orang mereka sendiri hingga mati … karena mereka tuli dan buta … Ya, mereka melihatku; mereka menghukumku. Adalah orang lain, ayah mereka, yang meminum empedu dan cuka; bukan aku. Mereka menyerangku dengan buluh; itu adalah orang lain, Simon, yang memanggul salib di pundaknya. Adalah orang lain yang mereka pakaikan mahkota duri … dan aku menertawakan kejahilan mereka … Karena aku mengubah bentuk fisikku, berubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya...

2. Apocalypse of Peter

Apakah itu...


http://en.wikipedia.org/wiki/Apocalypse_of_Peter

The recovered Apocalypse of Peter or Revelation of Peter is an example of a simple, popular early Christian text of the 2nd century; it is an example of Apocalyptic literature with Hellenistic overtones. The text is extant in two incomplete versions of a lost Greek original, one Koine Greek,[1] and an Ethiopic version,[2] which diverge considerably. The Greek manuscript was unknown at first hand until it was discovered during excavations directed by Sylvain Grébaut during the 1886-87 season in a desert necropolis at Akhmim in Upper Egypt. The fragment consisted of parchment leaves of the Greek version that had been carefully deposited in the grave of a Christian monk of the 8th or 9th century. The manuscript is in the Egyptian Museum in Cairo. The Ethiopic version was discovered in 1910.

Before that, the work had been known only through copious quotes in early Christian writings. In addition, some common lost source had been necessary to account for closely parallel passages in such apocalyptic literature as the (Christian) Apocalypse of Esdras, the Vision of Paul, and the Passion of Saint Perpetua.



Bagaimanakah ISI nya...??


http://www.gnosis.org/naghamm/apopet.html

When he had said those things, I saw him seemingly being seized by them. And I said "What do I see, O Lord? That it is you yourself whom they take, and that you are grasping me? Or who is this one, glad and laughing on the tree? And is it another one whose feet and hands they are striking?"

The Savior said to me, "He whom you saw on the tree, glad and laughing, this is the living Jesus. But this one into whose hands and feet they drive the nails is his fleshly part, which is the substitute being put to shame, the one who came into being in his likeness. But look at him and me."

But I, when I had looked, said "Lord, no one is looking at you. Let us flee this place."

But he said to me, "I have told you, 'Leave the blind alone!'. And you, see how they do not know what they are saying. For the son of their glory instead of my servant, they have put to shame."

...terjemahannya...

Ketika dia mengatakan hal itu, aku melihatnya seolah-olah ditangkap oleh mereka. Dan aku berkata, “Apakah yang aku lihat, Tuanku, benarkah engkau yang mereka tangkap, padahal engkau menggapaiku? Atau siapakah orang ini, yang bergembira dan tertawa di atas pohon itu? Dan adakah orang lain yang kaki dan tangannya mereka ikat?” Sang Juru Selamat bersabda kepadaku, “Dia yang engkau lihat di atas pohon, yang bergembira dan tertawa, adalah Isa yang masih hidup.

Namun, orang yang tangan dan kakinya mereka paku adalah bagian dagingnya yang merupakan wujud pengganti yang dibuat sama, seseorang yang sungguh-sungguh mirip dengannya. Tetapi lihatlah ia dan aku.” … Namun aku, ketika aku melihat, berkata, “Tuan, tidak ada seorang pun yang melihatmu. Biarkanlah kami lari dari tempat ini.” Namun, ia berkata kepadaku, “Sudah Aku katakan, tinggalah si buta itu sendiri! Dan kamu, lihatlah betapa mereka tidak mengetahui apa yang mereka katakan. Karena sebenarnya bukan pelayanku yang mereka permalukan.”

3. Acts of John

Apakah itu...????


http://en.wikipedia.org/wiki/Acts_of_John

The traditional author was said to be one Leucius Charinus, a companion of John, who was associated with several 2nd century "Acts." Conventionally, the Acts of John was ascribed to Prochorus, one of the Seven Deacons discussed in Acts of the Apostles. Most scholars have dated the Acts of John to somewhere within the latter half of the 2nd Century.[1] It may have originated as a Christianized wonder tale, designed for an urban Hellenic audience accustomed to such things as having one's portrait painted (the setting for one episode), living in that part of the province of Asia.


Bagaimanakah ISI nya...???


http://www.gnosis.org/library/actjohn.htm

Dan kami seperti orang-orang yang heran atau kebingungan, kami berlari ke sana kemari. Demikianlah, aku melihatnya menderita serta tidak tahan dengan penderitaannya, kemudian berlari menuju Bukit Zaitun, meratapi apa yang telah terjadi. Dan ketika ia digantung pada Hari Jumat, pada jam enam hari itu, muncullah kegelapan menyelimuti seluruh bumi. Dan Tuanku berdiri di tengah goa dan menjelaskan hal itu seraya bersabda, “Yohanes, bagi orang-orang yang ada di Yerusalem, Aku memang disalib dan ditusuk dengan tombak dan bambu, serta diberi cuka dan empedu untuk diminum.

Namun, bagimu Aku tengah berbicara dan mendengarkan apa yang Aku katakan … Dan ketika Ia selesai mengatakan hal ini, Ia menunjukkan padaku sebuah salib bersinar yang sangat kokoh, dan di sekitar salib itu ada kerumunan yang sangat besar, yang tidak memiliki bentuk tunggal; dan di dalamnya terdapat satu bentuk dan kemiripan yang sama. Dan aku melihat Tuan sendiri ada di atas salib … “Ini bukanlah salib kayu yang akan kamu lihat ketika engkau turun dari sini; Aku juga bukan orang yang ada di atas salib itu. Aku adalah orang yang kini tidak bisa kamu dengar, tetapi kamu hanya bisa mendengar suaraku. Aku dijadikan seseorang yang bukan aku, aku bukanlah diriku bagi banyak orang lain; tetapi apa yang akan mereka katakan tentang aku tidak berarti apa-apa untukku …
Demikianlah aku tidak menderita segala hal yang akan mereka katakan tentang aku; bahkan penderitaan yang aku tunjukkan kepadamu dan kepada murid-muridku dalam tarian, itulah yang aku sebut sebuah misteri … Kamu mendengar bahwa aku menderita, padahal aku tidak menderita;

Dan bahwa Aku tidak menderita, padahal aku menderita; dan bahwa Aku ditombak, padahal aku tidak terluka; bahwa aku digantung, padahal aku tidak digantung; bahwa darah mengalir dariku, padahal tidak ada darah yang mengalir; dan, singkatnya, apa yang mereka katakan tentang aku, aku tidak mengalaminya, tetapi apa yang tidak mereka katakan, itulah hal-hal yang membuatku menderita …”

Dari ketiga Bible Apokrif diatas..KISAH STUNTMEN nya berbeda beda....

Ditambah lagi dengan dongeng dari Kitab Barnabas....plus dongeng dari Ibn Abbas yang ini..
http://www.quran4u.com/Tafsir%20Ibn%20Kathir/004%20Nisa.htm#%D9%81%D9%8E%D8%A8%D9%90%D9%85%D9%8E%D8%A7

Ibn Abi Hatim recorded that Ibn Abbas said,

..terjemahannya...

"...Ketika Allah ingin mengangkat Isa -’alaihis salam- ke langit, beliau pun keluar menuju para sahabatnya dan ketika itu dalam rumah terdapat 12 orang sahabat al Hawariyyun. Beliau keluar menuju mereka dan kepala beliau terus meneteskan air. Lalu Isa mengatakan, “Sesungguhnya di antara kalian ada yang mengkufuriku sebanyak 12 kali setelah ia beriman padaku.” Kemudian Isa berkata lagi, “Ada di antara kalian yang akan diserupakan denganku. Ia akan dibunuh karena kedudukanku. Dia pun akan menjadi teman dekatku.” Kemudian di antara para sahabat beliau tadi yang masih muda berdiri, lantas Isa mengatakan, “Duduklah engkau.” Kemudian Isa kembali lagi pada mereka, pemuda tadi pun berdiri kembali. Isa pun mengatakan, “Duduklah engkau.” Kemudian Isa datang lagi ketiga kalinya dan pemuda tadi masih tetap berdiri dan ia mengatakan, “Aku, wahai Isa.” “Betulkah engkau yang ingin diserupakan denganku?” ujar Nabi Isa. Kemudian pemuda tadi diserupakan dengan Nabi Isa.

Isa pun diangkat melalui lobang tembok di rumah tersebut menuju langit. Kemudian datanglah rombongan orang Yahudi. Kemudian mereka membawa pemuda yang diserupakan dengan Nabi Isa tadi. Mereka membunuhnya dan menyalibnya ..."

Logisnya...kalow suatu DONGENG TENTANG SOSOK YANG SAMA (stuntmen)...berlainan SATU SAMA LAIN...sudah DAPAT DIPASTIKAN itu adalah KIBUL.

Hantemmm lagiii pak ustatt.... :3:


telan ludah sendiri deh...... enak ya amangku sayang nyuapin diri sendiri?????

MO : Dengan bukti bukti tersebut...SEMAKIN MENGUATKAN FAKTA bahwa....kata SALIB digunakan oleh Kristen sebagai nama lambang agama mereka setelah adanya TERJEMAHAN...dan bukan pada jaman Nabi Muhammad ketika beliow masih hidup.

Mangkanya sperti yang saya bilang juga....hadist SI ADI HATIM ini ada UNSUR NGIBULNYA...!!

Bisa dicerna gak pak ustat....???
Kalo belon mudeng atow sperti biasa muter lagi muter lagi kaya bunderan HI...kepaksa ane suapin lagi pelan pelan.

muter2 sendiri jd kebingungan deh amangku sayang.... sungguh kasian amangku ini.....

nice info nice info


Terakhir diubah oleh hamba tuhan tanggal Fri Jun 15, 2012 5:32 am, total 1 kali diubah
avatar
hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1666
Kepercayaan : Islam
Location : Aceh - Pekanbaru
Join date : 07.10.11
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by hamba tuhan on Fri Jun 15, 2012 5:24 am

AH : شُبِّهَ adalah kata kerja pasif yang berakar dari ش ب ه yg apabila dikembalikan ke pola kata akan memiliki makna ;
1.menjadi seperti
2.diserupai
3.ditiru
4.disamarkan

kita akan mencoba tiap makna dengan mengembalikan ke وَلَٰكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ ;
1.namun demikian,dia (isa) menjadi seperti....
2.namun demikian,dia (isa) diserupakan menjadi.....
atow
namun demikian,dia (isa) diserupai oleh...........
3.namun demikian,dia (isa) ditiru oleh.........

dengan menggunakan kaidah i'rab/merubah pasif menjadi aktif,maka ;
1.namun demikian,(seseorang) menjadi seperti isa
2.namun demikian,(seseorang) diserupakan menjadi isa
3.namun demikian,(seseorang) meniru seperti isa

opsi ketiga adalah TIDAK MUNGKIN.meniru adalah kesengajaan yg dapat diketahui oleh manusia.

HT : waduh kang mas baru kebaca oleh saya yg kang mas uraikan diatas tsb..... pantesan kang mas agak mau menghindar pembahasan syubbiha(fi'il majhul) ya??? hmmm...... maaf kang mas, menurut saya yg bodoh ini.. uraian kang mas tsb keliru besar dr segi kaidah fi'il majhul.... kang mas abu ada2 aja, kok dibuat main2 seh.....

:mon2: bingung
avatar
hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1666
Kepercayaan : Islam
Location : Aceh - Pekanbaru
Join date : 07.10.11
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by mang odoy on Fri Jun 15, 2012 5:55 am

@HT


Hamba Tuhan:
telan ludah sendiri deh...... enak ya amangku sayang nyuapin diri sendiri?????


MO :
Dengan bukti bukti tersebut...SEMAKIN MENGUATKAN FAKTA bahwa....kata SALIB digunakan oleh Kristen sebagai nama lambang agama mereka setelah adanya TERJEMAHAN...dan bukan pada jaman Nabi Muhammad ketika beliow masih hidup.

Mangkanya sperti yang saya bilang juga....hadist SI ADI HATIM ini ada UNSUR NGIBULNYA...!!

Bisa dicerna gak pak ustat....???
Kalo belon mudeng atow sperti biasa muter lagi muter lagi kaya bunderan HI...kepaksa ane suapin lagi pelan pelan.


Hamba Tuhan :
muter2 sendiri jd kebingungan deh amangku sayang.... sungguh kasian amangku ini.....


wahh..dah mulai nih PENYAKIT LAMA kambuh kembali..
posting kagak jelas....ngomelnya keliatan...

DIGEBUK...kok ngebalesnya cuman CUBITAN...???

gak asik ahhh.... lol


mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by abu hanan on Fri Jun 15, 2012 10:36 am

HT wrote:hmmm.... makanya kang mas abu, jangan nabrak kaidah2 yg udah berlaku dl... biar gak sama2 bingung.... emang syubbiha dan sholabu terkait erat, yg lg kita diskusikan syubbiha sebagai fi'il majhul, mencari subjek/fa'il dan maf'ul bihnya.. kok tiba2 aja nyosor ke kematian dan shalabuu.... kacau balau deh jadinya, makanya saya jd bingung.... kalo model diskusi gnian kang mas abu... bagusan saya ngundur diri aja deh!!!! heheeee.....
Lha yg nabrak siyapa she akang?
Coba deh;
HT wrote:akan tetapi Allah telah menyerupakannya(nya...) bagi mereka
maka akan timbul pertanyaan Allah telah menyerupakan apa????

1. peristiwa pembunuhankah?
2. peristiwa penyalibankah?
3. Nabi Isa kah?
Awalnyah dari sini
HT wrote:kalimat pasif : walaakin syubbiha lahum = akan tetapi telah diserupakannya (nya ...........) bagi mereka
kalimat aktif : Maha suci Allah yang telah memperjalankan hambanya (nya.....)

nah... disini kita mencari siapa seh subjek/ pelaku tsb??? kalo menurut saya adalah ALLAH SWT.....

jadi : وَلٰكِن شُبِّهَ لَهُم - walaakin syubbiha lahum = akan tetapi Allah telah menyerupakannya(nya...) bagi mereka
kalimat pasif maupun aktif diatas uda pasti allah adalah pelaku.
Siapa mau bantah?
Kalimat aktif al isra 1 kalow diubah menjadi pasif gak memenuhi syarat jika dibandingkan dengan an nisa 157…ada LAHUM yg harus dipenuhi oleh al isra 1 (harus ada org ketiga)..
Siapakah pihak ketiga di al isra 1?

diSERUPAKAN dari apa?
diSERUPAKAN bagi siapa?
diSERUPAKAN seperti apa?
kenafa dilewatkan?

HT wrote:maaf kang mas abu.. yg jd mslah sesudah saya teliti dgn seksama, kayaknya gada deh kalimat atau kata kematian dalam annisa 157... coba kang mas periksa kembali dgn hati2 dan telliti.... maaf ya kang mas abu
sampe kiyamat lewatpun gak bakal ada kata KEMATIAN secara hurupiah di an nisa 157.
sayah persilahkeun akang untuk memulai fi'il majhul...

demikianlah dari makhluk melata,calon penghuni makam


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by abu hanan on Fri Jun 15, 2012 10:40 am

@Yishmael Avrahami wrote:
@hamba tuhan wrote:
sumbang dikit ah.....

Kita ambil contoh dari istilah Wathi’ Syubhat dalam ilmu Ushul Fiqh..... prakteknya adalah, jika seorang suami menyetubuhi wanita lain yang disangka istrinya, bukan Wathi’nya/persetubuhannya yang di serupakan, tapi wanita lain itulah yang diserupakan bagi si suami. Tidak ada penyamaran disini, persetubuhan itu berjalan lancar dan sangat jelas......

bingung

nah,,,,ini pun syin-ba-ha juga.....wanita A menyerupai wanita B....bukan pada peristiwanya...
tujuan dari persetubuhan itu kan ada klimaks..kenafa yg menjadi tujuan selalu diabaikan?
sedangkan swami yg menyangka wanita itu adalah sitrinyah kok gak dibahas juga kondisi/suasana..
GELAP BANGET/TERANG BENDERANG kok sampe salah sangka?

persetubuhan lancar tuh hanya swami yg mencapai klimaks atow sitri juga sampai klimaks?


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by abu hanan on Fri Jun 15, 2012 11:01 am

@Yishmael Avrahami wrote:
akar kata syin-ba-ha setahu saya yah itu....gak mungkin cuma di satu ayat an Nisaa 157 ini saja yg menyatakan A harus mengalami B, dalam istilah Islam pun gak ada makna begini.....yg ada itu A ditiru B, atau A serupa B, atau A mirip B....

an Nisaa 157 ini membicarakan sosok nabi Isa, jika kita pake makna (syin-ba-ha)nya seperti yg pak odoy inginkan yakni nabi Isa sendiri yg mengalaminya, apakah makna keseluruhan ayat menjadi nabi Isa sendiri yg mengalami pembunuhan dan penyaliban itu? Jika makna syin-ba-ha seperti ini, yah gimana dengan ayat Qur'an yg lainnya???? Cerita pada Al Baqarah gimana jadinya? Cerita mengenai ayat mutasyabihat gimana jadinya?? dan lain-lain di dalam Al Qur'an,, gimana jadinya ini....?
lha itu kan yg sayah tanyakan pada anda?
maaf brow...kalow urusan ini sayah bukan makmum si mang atow sayah imam dari si mang..cuman disinilah sayah dan si mang berkumpul jadi terkesan ada pendukung dan didukung...
YA wrote:penggunaan syin-ba-ha dalam Qur'an dan hadits saya melihatnya malah adanya penyerupaan/peniruan antara A dan B, bukannya A harus mengalami B....
itu yg mau sayah tanya pada anda...ayat mutasyabih tuh pengertiannya bugimana?
sesuai yg sayah besarin...karena sayah uda jelasin syin-ba-ha

YA wrote:yang dibicarakan pada An Nisaa 157 adalah mengenai diselamatkannya nabi Isa dari upaya pembunuhan dan penyaliban....bukannya cerita mengenai terjadinya pembunuhan dan penyaliban nabi Isa....
apakah itu berarti nabi isa BENAR2 gak disentuh oleh tangan jahil kafir yahudi?
waw...nabi yg sitimewa....mungkin akan selalu menjadi nabi yg gak pernah diuji..
hehehehe.....diuji aja belon uda diungsikan...balik ke bumi ketika jalan menuju kemenangan uda siap...

an nisa 157 adalah bantahan ttg SOSOK yg DIANGGAP mati oleh kafir yahudi dan BANTAHAN ttg proses eksekusi.

kalow bicara kronologi,maka sayah pake bibel.

bugini brow....sholabu tuh di an nisa anda baca sbg apa?
kata kerja atow kata benda?
bisakah anda mengubah kata PENYALIBAN menjadi PEMATAHAN TULANG?
=dan tidak (pula) menyalibnya,
menjadi
=dan tidak (pula) mematahkan tulangnya

demikian darinyah sayah,calon penghuni makam



untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by hamba tuhan on Fri Jun 15, 2012 11:59 am

@abu hanan wrote:
HT wrote:hmmm.... makanya kang mas abu, jangan nabrak kaidah2 yg udah berlaku dl... biar gak sama2 bingung.... emang syubbiha dan sholabu terkait erat, yg lg kita diskusikan syubbiha sebagai fi'il majhul, mencari subjek/fa'il dan maf'ul bihnya.. kok tiba2 aja nyosor ke kematian dan shalabuu.... kacau balau deh jadinya, makanya saya jd bingung.... kalo model diskusi gnian kang mas abu... bagusan saya ngundur diri aja deh!!!! heheeee.....
Lha yg nabrak siyapa she akang?
Coba deh;
HT wrote:akan tetapi Allah telah menyerupakannya(nya...) bagi mereka
maka akan timbul pertanyaan Allah telah menyerupakan apa????

1. peristiwa pembunuhankah?
2. peristiwa penyalibankah?
3. Nabi Isa kah?
Awalnyah dari sini
HT wrote:kalimat pasif : walaakin syubbiha lahum = akan tetapi telah diserupakannya (nya ...........) bagi mereka
kalimat aktif : Maha suci Allah yang telah memperjalankan hambanya (nya.....)

nah... disini kita mencari siapa seh subjek/ pelaku tsb??? kalo menurut saya adalah ALLAH SWT.....

jadi : وَلٰكِن شُبِّهَ لَهُم - walaakin syubbiha lahum = akan tetapi Allah telah menyerupakannya(nya...) bagi mereka
kalimat pasif maupun aktif diatas uda pasti allah adalah pelaku.
Siapa mau bantah?
Kalimat aktif al isra 1 kalow diubah menjadi pasif gak memenuhi syarat jika dibandingkan dengan an nisa 157…ada LAHUM yg harus dipenuhi oleh al isra 1 (harus ada org ketiga)..
Siapakah pihak ketiga di al isra 1?

diSERUPAKAN dari apa?
diSERUPAKAN bagi siapa?
diSERUPAKAN seperti apa?
kenafa dilewatkan?

HT wrote:maaf kang mas abu.. yg jd mslah sesudah saya teliti dgn seksama, kayaknya gada deh kalimat atau kata kematian dalam annisa 157... coba kang mas periksa kembali dgn hati2 dan telliti.... maaf ya kang mas abu
sampe kiyamat lewatpun gak bakal ada kata KEMATIAN secara hurupiah di an nisa 157.
sayah persilahkeun akang untuk memulai fi'il majhul...

demikianlah dari makhluk melata,calon penghuni makam

AH : kalimat pasif maupun aktif diatas uda pasti allah adalah pelaku.
Siapa mau bantah?
Kalimat aktif al isra 1 kalow diubah menjadi pasif gak memenuhi syarat jika dibandingkan dengan an nisa 157…ada LAHUM yg harus dipenuhi oleh al isra 1 (harus ada org ketiga)..
Siapakah pihak ketiga di al isra 1?

Ht : ya ampun kang mas... ngapain kalimat aktif diubah jadi kalimat pasif??? udah jelas kalimat aktif terang benderang ada pelakunya.... makanya gasah capek2 harus ada org ketiga.... kang mas permasalahkan perbandingan yg saya buat diatas tentang kalimat pasif dan aktif ya???? apa kang mas gak memahami maksud saya apa.... itu perbandingan kalimat aktif ada subjeknya sedangkan kalimat pasif gada subjeknya, makanya perlu dicari subjeknya sapa....

AH : diSERUPAKAN dari apa?
diSERUPAKAN bagi siapa?
diSERUPAKAN seperti apa?
kenafa dilewatkan?

HT : maksudnya ini apa lg kang mas abu?????

AH : sampe kiyamat lewatpun gak bakal ada kata KEMATIAN secara hurupiah di an nisa 157.
HT : makanya kang mas gasah nyosor kekematian dl jd kacau diskusinya... pelan2 aja dl kita bahas fi'il majhul, ntar jg nyampe kesana....

AB : sayah persilahkeun akang untuk memulai fi'il majhul...
HT : kan udah kita mulai atuh akang.....

yadah ulang lg.... syubbiha fi'il majhul, fi’il majhul adalah fi’il yang tidak disebutkan pelakunya, alias pelakunya tidak nampak(pelakunya ghaib/ tdk keliatan)

setuju kang mas?????
avatar
hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1666
Kepercayaan : Islam
Location : Aceh - Pekanbaru
Join date : 07.10.11
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by hamba tuhan on Fri Jun 15, 2012 12:04 pm

@mang odoy wrote:@HT


Hamba Tuhan:
telan ludah sendiri deh...... enak ya amangku sayang nyuapin diri sendiri?????


MO :
Dengan bukti bukti tersebut...SEMAKIN MENGUATKAN FAKTA bahwa....kata SALIB digunakan oleh Kristen sebagai nama lambang agama mereka setelah adanya TERJEMAHAN...dan bukan pada jaman Nabi Muhammad ketika beliow masih hidup.

Mangkanya sperti yang saya bilang juga....hadist SI ADI HATIM ini ada UNSUR NGIBULNYA...!!

Bisa dicerna gak pak ustat....???
Kalo belon mudeng atow sperti biasa muter lagi muter lagi kaya bunderan HI...kepaksa ane suapin lagi pelan pelan.


Hamba Tuhan :
muter2 sendiri jd kebingungan deh amangku sayang.... sungguh kasian amangku ini.....


wahh..dah mulai nih PENYAKIT LAMA kambuh kembali..
posting kagak jelas....ngomelnya keliatan...

DIGEBUK...kok ngebalesnya cuman CUBITAN...???

gak asik ahhh.... lol


makanya amangku sayang... jgn bernafsu banget dlm menjatuhkan pendapat org lain yg bersebrangan dgn pendapat amangku, bersihkan niatmu dl amangku sayang..... Allah MAHA Mengetahui loh amangku.... apa yg terbersit dihati kita Allah tau..... maksud dan tujuan kita Allah tau...... tuh liat amangku nelan ludah sendiri dah cuap2 sebelumnya.... :)
avatar
hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1666
Kepercayaan : Islam
Location : Aceh - Pekanbaru
Join date : 07.10.11
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by abu hanan on Fri Jun 15, 2012 12:51 pm

ht wrote:Ht : ya ampun kang mas... ngapain kalimat aktif diubah jadi kalimat pasif??? udah jelas kalimat aktif terang benderang ada pelakunya.... makanya gasah capek2 harus ada org ketiga.... kang mas permasalahkan perbandingan yg saya buat diatas tentang kalimat pasif dan aktif ya???? apa kang mas gak memahami maksud saya apa.... itu perbandingan kalimat aktif ada subjeknya sedangkan kalimat pasif gada subjeknya, makanya perlu dicari subjeknya sapa....
Lha yang jadiin al isra sbg perbandingan an nisa 157 siyapah?mangkahnya sayah protes..
Aktif pasti diketahui pelakunyah..kalow bawa perbandingan mbok yg jelas dunk…uda siang gini kehabisan kafein wal nikotin kok ya yg tega ngerjain…sedih deh… :mon2:
ht wrote:
ah wrote:diSERUPAKAN dari apa?
diSERUPAKAN bagi siapa?
diSERUPAKAN seperti apa?
kenafa dilewatkan?

HT : maksudnya ini apa lg kang mas abu?????
lagi tanya syin ba ha sebagai serupa…apa gak boleh kalow diikutin logika?

ht wrote:makanya kang mas gasah nyosor kekematian dl jd kacau diskusinya... pelan2 aja dl kita bahas fi'il majhul, ntar jg nyampe kesana....
lha ngapain suruh sayah selidiki kematian di an nisa 157…

ht wrote:yadah ulang lg.... syubbiha fi'il majhul, fi’il majhul adalah fi’il yang tidak disebutkan pelakunya, alias pelakunya tidak nampak(pelakunya ghaib/ tdk keliatan)
Uda jelas pasifnyah bangets.terus apa lagi?

*hadirin..mohon maklum...entah siyapa yg lebih tua tapi kadang emang gak nyambung kok antara sayah dg akang ht..yah..namanyah juga calon penghuni makam*
ketiwi


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS "AN-NISA : 156-157-158" dari TATA BAHASA

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 5 dari 25 Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6 ... 15 ... 25  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik