FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Halaman 1 dari 2 1, 2  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by keroncong on Fri Jun 08, 2012 6:49 am

Keaslian yang tak dapat disangsikan lagi telah memberi
kepada Qur-an suatu kedudukan istimewa di antara kitab-kitab
Suci, kedudukan itu khusus bagi Qur-an, dan tidak dibarengi
oleh Perjanjian lama dan Perjanjian Baru. Dalam dua bagian
pertama daripada buku ini kita telah menjelaskan
perubahan-perubahan yang terjadi dalam Perjanjian Lama dan
empat Injil, sebelum Bibel dapat kita baca dalam keadaannya
sekarang. Qur-an tidak begitu halnya, oleh karena Qur-an
telah ditetapkan pada zaman Nabi Muhammad, dan kita akan
lihat bagaimana caranya Qur-an itu ditetapkan

Perbedaan-perbedaan yang memisahkan wahyu terakhir daripada
kedua wahyu sebelumnya, pada pokoknya tidak terletak dalam
"waktu turunnya" seperti yang sering ditekankan oleh
beberapa pengarang yang tidak memperhatikan hal-hal yang
terjadi sebelum kitab suci Yahudi Kristen dibukukan, dan
hal-hal yang terjadi sebelum pembukuan Qur-an, mereka juga
tidak memperhatikan bagaimana Qur-an itu diwahyukan kepada
Nabi Muhammad.

Orang mengatakan bahwa teks yang ada pada abad VII Masehi
mempunyai kemungkinan yang lebih besar untuk dapat sampai
kepada kita tanpa perubahan daripada teks yang jauh lebih
tua daripada Qur-an dengan perbedaan 15 abad. Kata-kata
tersebut adalah tepat, akan tetapi tidak memberi keterangan
yang cukup. Tetapi di samping itu, keterangan tersebut
diberikan untuk memberi alasan kepada perubahan-perubahan
teks kitab suci Yahudi Kristen yang terjadi selama
berabad-abad, dan bukan untuk menekankan bahwa teks Qur-an
itu karena lebih baru daripada teks kitab suci Yahudi
Kristen, lebih sedikit mengandung kemungkinan untuk dirubah
oleh manusia.

Bagi Perjanjian Lama, yang menjadi sebab kekeliruan dan
kontradiksi yang terdapat di dalamnya adalah: banyaknya
pengarang sesuatu riwayat, dan seringnya teks-teks tersebut
ditinjau kembali dalam periode-periode sebelum lahirnya Nabi
Isa; mengenai empat Injil yang tidak ada orang dapat
mengatakan bahwa kitab-kitab itu mengandung kata-kata Yesus
secara setia dan jujur atau mengandung riwayat tentang
perbuatan-perbuatan yang sesuai dengan realitas yang
sungguh-sungguh terjadi, kita sudah melihat bahwa
redaksi-redaksi yang bertubi-tubi menyebabkan bahwa
teks-teks tersebut kehilangan autentisitas. Selain daripada
itu para penulis Injil tidak merupakan saksi mata terhadap
kehidupan Yesus.

Selain daripada itu kita harus membedakan antara Qur-an,
Wahyu tertulis, daripada Hadits jami' kumpulan riwayat,
tentang perbuatan dan kata-kata Nabi Muhammad. Beberapa
sahabat Nabi telah mulai mengumpulkannya segera setelah Nabi
Muhammad wafat.5 Dalam hal ini, dapat saja terjadi
kesalahan-kesalahan yang bersifat kemanusiaan karena para
penghimpun Hadits adalah manusia-manusia biasa; akan tetapi
kumpulan-kumpulan mereka itu kemudian disoroti dengan tajam
oleh kritik yang sangat serius, sehingga dalam prakteknya,
orang lebih percaya kepada dokumen yang dikumpulkan orang,
lama setelah Nabi Muhammad wafat.

Sebagaimana halnya dengan teks-teks Injil, Hadits mempunyai
autentisitas yang berlainan, dari satu pengumpul kepada
pengumpul yang lain. Sebagaimana hal Injil, tak ada sesuatu
Injil yang ditulis pada waktu Yesus masih hidup (karena
semuanya ditulis lama sesudah Nabi Isa meninggal) maka
kumpulan Hadits juga dibukukan setelah (Nabi Muhammad
meninggal).

Bagi Qur-an, keadaannya berlainan. Teks Qur-an atau Wahyu
itu dihafalkan oleh Nabi dan para sahabatnya, langsung
setelah wahyu diterima, dan ditulis oleh beberapa
sahabat-sahabatnya yang ditentukannya. Jadi, dari permulaan,
Qur-an mempunyai dua unsur autentisitas tersebut, yang tidak
dimiliki Injil. Hal ini berlangsung sampai wafatnya Nabi
Muhammad. Penghafalan Qur-an pada zaman manusia sedikit
sekali yang dapat menulis, memberikan kelebihan jaminan yang
sangat besar pada waktu pembukuan Qur-an secara definitif,
dan disertai beberapa regu untuk mengawasi pembukuan
tersebut.

Wahyu Qur-an telah disampaikan kepada Nabi Muhammad oleh
malaikat Jibril, sedikit demi sedikit selama lebih dari 20
tahun. Wahyu yang pertama adalah yang sekarang merupakan
ayat-ayat pertama daripada surat nomor 96. Kemudian Wahyu
itu berhenti selama 3 tahun, dan mulai lagi berdatangan
selama 20 tahun sampai wafatnya Nabi Muhammad pada tahun 632
M.; dapat dikatakan bahwa turunnya Wahyu berlangsung 10
tahun sebelum Hijrah (622) dan 10 tahun lagi sesudah Hijrah.

Wahyu yang pertama diterima Nabi Muhammad adalah sebagai
berikut (Surat 96 ayat 1-5):6

"Bacalah dengan {menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah,
dan Tuhanmulah yang paling pemurah. Yang mengajar (manusia)
dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa
yang tidak diketahuinya."

Professor Hamidullah mengatakan dalam Pengantar yang dimuat
dalam terjemahan Qur-an bahwa isi dari wahyu pertama adalah
"penghargaan terhadap kalam sebagai alat untuk pengetahuan
manusia" dan dengan begitu maka menjadi jelas bagi kita
"perhatian Nabi Muhammad untuk menjaga kelangsungan Qur-an
dengan tulisan."

Beberapa teks menunjukkan secara formal bahwa lama sebelum
Nabi Muhammad meninggalkan Mekah untuk hijrah ke Madinah,
ayat-ayat Quran yang telah diwahyukan kepada Nabi Muhammad
sudah dituliskan. Kita nanti akan mengetahui bahwa Qur-an
membuktikan hal tersebut.

Kita mengetahui bahwa Nabi Muhammad dan pengikut-pengikutnya
biasa menghafal teks-teks yang telah diwahyukan. Adalah
tidak masuk akal jika Qur-an menyebutkan hal-hal yang tidak
sesuai dengan realitas, karena hal-hal itu mudah dikontrol
disekeliling Muhammad yakni oleh sahabat-sahabat yang
mencatat Wahyu tersebut.

Empat Surat Makiyah (diturunkan sebelum Hijrah) memberi
gambaran tentang redaksi Qur-an sebelum Nabi Muhammad
meninggalkan Mekah pada tahun 622 M.

Surat 80 ayat 11-1 6:

"Sekali-kali jangan (demikian), sesungguhnya ajaran-ajaran
Tuhan itu adalah peringatan, maka barang siapa yang
menghendaki, tentulah ia memperhatikan. Di dalam kõtab-kitab
yang dimuliakan, yang ditinggikan, lagi disucikan. Di tangan
para penulis, yang mulia lagi berbakti."

Yusuf Ali, dalam Terjemah Qur-an yang ditulisnya pada tahun
1936 mengatakan bahwa pada waktu Surat tersebut diwahyukan
sudah ada 42 atau 45 Surat yang beredar di antara kaum
muslimin di Mekah (Jumlah Surat-surat dalam Qur-an adalah
114 Surat).

"Bahkan yang didustakan mereka itu ialah al Qur-an yang
mulia yang tersimpan dalam Lauhul Mahfudz."

"Sesungguhnya Al Qur-an ini adalah bacaan yang sangat mulia
(yang terdapat) pada kitab yang terpelihara (Lauhul
Makfudz). Tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang
disucikan. Diturunkan dari Tuhan semesta alam."

"Dan mereka berkata (lagi). Dongengan-dongengan orang-orang
dahulu dimintanya supaya dituliskan, maka dibacakanlah
dongengan itu kepadanya setiap pagi dan petang."

Ayat tersebut menyinggung dakwaan para lawan Nabi Muhammad
yang menuduh bahwa Muhammad adalah Nabi palsu, mereka
menggambarkan bahwa ada orang yang mendiktekan sejarah kuno
kepada Nabi Muhammad dan Muhammad menyuruh
sahabat-sahabatnya untuk menulisnya.

Ayat tersebut menyebutkan: "Pencatatan dengan tulisan" yang
didakwakan kepada Muhammad oleh lawan-lawannya.
avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 63
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 66

Kembali Ke Atas Go down

segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by barabasmurtad on Sat Jun 23, 2012 11:40 am

ichreza wrote:Keaslian yang tak dapat disangsikan lagi telah memberi
kepada Qur-an suatu kedudukan istimewa di antara kitab-kitab
Suci, kedudukan itu khusus bagi Qur-an, dan tidak dibarengi
oleh Perjanjian lama dan Perjanjian Baru. Dalam dua bagian
pertama daripada buku ini kita telah menjelaskan
perubahan-perubahan yang terjadi dalam Perjanjian Lama dan
empat Injil, sebelum Bibel dapat kita baca dalam keadaannya
sekarang. Qur-an tidak begitu halnya, oleh karena Qur-an
telah ditetapkan pada zaman Nabi Muhammad, dan kita akan
lihat bagaimana caranya Qur-an itu ditetapkan

Perbedaan-perbedaan yang memisahkan wahyu terakhir daripada
kedua wahyu sebelumnya, pada pokoknya tidak terletak dalam
"waktu turunnya" seperti yang sering ditekankan oleh
beberapa pengarang yang tidak memperhatikan hal-hal yang
terjadi sebelum kitab suci Yahudi Kristen dibukukan, dan
hal-hal yang terjadi sebelum pembukuan Qur-an, mereka juga
tidak memperhatikan bagaimana Qur-an itu diwahyukan kepada
Nabi Muhammad.

Orang mengatakan bahwa teks yang ada pada abad VII Masehi
mempunyai kemungkinan yang lebih besar untuk dapat sampai
kepada kita tanpa perubahan daripada teks yang jauh lebih
tua daripada Qur-an dengan perbedaan 15 abad. Kata-kata
tersebut adalah tepat, akan tetapi tidak memberi keterangan
yang cukup. Tetapi di samping itu, keterangan tersebut
diberikan untuk memberi alasan kepada perubahan-perubahan
teks kitab suci Yahudi Kristen yang terjadi selama
berabad-abad, dan bukan untuk menekankan bahwa teks Qur-an
itu karena lebih baru daripada teks kitab suci Yahudi
Kristen, lebih sedikit mengandung kemungkinan untuk dirubah
oleh manusia.

Bagi Perjanjian Lama, yang menjadi sebab kekeliruan dan
kontradiksi yang terdapat di dalamnya adalah: banyaknya
pengarang sesuatu riwayat, dan seringnya teks-teks tersebut
ditinjau kembali dalam periode-periode sebelum lahirnya Nabi
Isa; mengenai empat Injil yang tidak ada orang dapat
mengatakan bahwa kitab-kitab itu mengandung kata-kata Yesus
secara setia dan jujur atau mengandung riwayat tentang
perbuatan-perbuatan yang sesuai dengan realitas yang
sungguh-sungguh terjadi, kita sudah melihat bahwa
redaksi-redaksi yang bertubi-tubi menyebabkan bahwa
teks-teks tersebut kehilangan autentisitas. Selain daripada
itu para penulis Injil tidak merupakan saksi mata terhadap
kehidupan Yesus.

Selain daripada itu kita harus membedakan antara Qur-an,
Wahyu tertulis, daripada Hadits jami' kumpulan riwayat,
tentang perbuatan dan kata-kata Nabi Muhammad. Beberapa
sahabat Nabi telah mulai mengumpulkannya segera setelah Nabi
Muhammad wafat.5 Dalam hal ini, dapat saja terjadi
kesalahan-kesalahan yang bersifat kemanusiaan karena para
penghimpun Hadits adalah manusia-manusia biasa; akan tetapi
kumpulan-kumpulan mereka itu kemudian disoroti dengan tajam
oleh kritik yang sangat serius, sehingga dalam prakteknya,
orang lebih percaya kepada dokumen yang dikumpulkan orang,
lama setelah Nabi Muhammad wafat.

Sebagaimana halnya dengan teks-teks Injil, Hadits mempunyai
autentisitas yang berlainan, dari satu pengumpul kepada
pengumpul yang lain. Sebagaimana hal Injil, tak ada sesuatu
Injil yang ditulis pada waktu Yesus masih hidup (karena
semuanya ditulis lama sesudah Nabi Isa meninggal) maka
kumpulan Hadits juga dibukukan setelah (Nabi Muhammad
meninggal).

Bagi Qur-an, keadaannya berlainan. Teks Qur-an atau Wahyu
itu dihafalkan oleh Nabi dan para sahabatnya, langsung
setelah wahyu diterima, dan ditulis oleh beberapa
sahabat-sahabatnya yang ditentukannya. Jadi, dari permulaan,
Qur-an mempunyai dua unsur autentisitas tersebut, yang tidak
dimiliki Injil. Hal ini berlangsung sampai wafatnya Nabi
Muhammad. Penghafalan Qur-an pada zaman manusia sedikit
sekali yang dapat menulis, memberikan kelebihan jaminan yang
sangat besar pada waktu pembukuan Qur-an secara definitif,
dan disertai beberapa regu untuk mengawasi pembukuan
tersebut.

Wahyu Qur-an telah disampaikan kepada Nabi Muhammad oleh
malaikat Jibril, sedikit demi sedikit selama lebih dari 20
tahun. Wahyu yang pertama adalah yang sekarang merupakan
ayat-ayat pertama daripada surat nomor 96. Kemudian Wahyu
itu berhenti selama 3 tahun, dan mulai lagi berdatangan
selama 20 tahun sampai wafatnya Nabi Muhammad pada tahun 632
M.; dapat dikatakan bahwa turunnya Wahyu berlangsung 10
tahun sebelum Hijrah (622) dan 10 tahun lagi sesudah Hijrah.

Wahyu yang pertama diterima Nabi Muhammad adalah sebagai
berikut (Surat 96 ayat 1-5):6

"Bacalah dengan {menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah,
dan Tuhanmulah yang paling pemurah. Yang mengajar (manusia)
dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa
yang tidak diketahuinya."

Professor Hamidullah mengatakan dalam Pengantar yang dimuat
dalam terjemahan Qur-an bahwa isi dari wahyu pertama adalah
"penghargaan terhadap kalam sebagai alat untuk pengetahuan
manusia" dan dengan begitu maka menjadi jelas bagi kita
"perhatian Nabi Muhammad untuk menjaga kelangsungan Qur-an
dengan tulisan."

Beberapa teks menunjukkan secara formal bahwa lama sebelum
Nabi Muhammad meninggalkan Mekah untuk hijrah ke Madinah,
ayat-ayat Quran yang telah diwahyukan kepada Nabi Muhammad
sudah dituliskan. Kita nanti akan mengetahui bahwa Qur-an
membuktikan hal tersebut.

Kita mengetahui bahwa Nabi Muhammad dan pengikut-pengikutnya
biasa menghafal teks-teks yang telah diwahyukan. Adalah
tidak masuk akal jika Qur-an menyebutkan hal-hal yang tidak
sesuai dengan realitas, karena hal-hal itu mudah dikontrol
disekeliling Muhammad yakni oleh sahabat-sahabat yang
mencatat Wahyu tersebut.

Empat Surat Makiyah (diturunkan sebelum Hijrah) memberi
gambaran tentang redaksi Qur-an sebelum Nabi Muhammad
meninggalkan Mekah pada tahun 622 M.

Surat 80 ayat 11-1 6:

"Sekali-kali jangan (demikian), sesungguhnya ajaran-ajaran
Tuhan itu adalah peringatan, maka barang siapa yang
menghendaki, tentulah ia memperhatikan. Di dalam kõtab-kitab
yang dimuliakan, yang ditinggikan, lagi disucikan. Di tangan
para penulis, yang mulia lagi berbakti."

Yusuf Ali, dalam Terjemah Qur-an yang ditulisnya pada tahun
1936 mengatakan bahwa pada waktu Surat tersebut diwahyukan
sudah ada 42 atau 45 Surat yang beredar di antara kaum
muslimin di Mekah (Jumlah Surat-surat dalam Qur-an adalah
114 Surat).

"Bahkan yang didustakan mereka itu ialah al Qur-an yang
mulia yang tersimpan dalam Lauhul Mahfudz."

"Sesungguhnya Al Qur-an ini adalah bacaan yang sangat mulia
(yang terdapat) pada kitab yang terpelihara (Lauhul
Makfudz). Tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang
disucikan. Diturunkan dari Tuhan semesta alam."

"Dan mereka berkata (lagi). Dongengan-dongengan orang-orang
dahulu dimintanya supaya dituliskan, maka dibacakanlah
dongengan itu kepadanya setiap pagi dan petang."

Ayat tersebut menyinggung dakwaan para lawan Nabi Muhammad
yang menuduh bahwa Muhammad adalah Nabi palsu, mereka
menggambarkan bahwa ada orang yang mendiktekan sejarah kuno
kepada Nabi Muhammad dan Muhammad menyuruh
sahabat-sahabatnya untuk menulisnya.

Ayat tersebut menyebutkan: "Pencatatan dengan tulisan" yang
didakwakan kepada Muhammad oleh lawan-lawannya.

TOLONG POSTINGKAN GUGATAN SDR SEGOROWEDI ATAS KEOTENTIKAN QURAN

barabasmurtad
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Age : 73
Posts : 408
Kepercayaan : Protestan
Location : bandung
Join date : 26.11.11
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by hamba tuhan on Sat Jun 23, 2012 11:58 am

bung reza... tolong tanya ke mereka apa perbedaan Alquran Nabi Muhammad dgn Alquran punya Utsman.....

ketiwi
avatar
hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1666
Kepercayaan : Islam
Location : Aceh - Pekanbaru
Join date : 07.10.11
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by aliumar on Sun Jun 24, 2012 12:11 am

Perbedaan Versi Quran (Perbedaan / Variant Text Quran) :

Klik: Inilah Perbedaan Versi Quran

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by hamba tuhan on Sun Jun 24, 2012 6:38 am

@aliumar wrote:Perbedaan Versi Quran (Perbedaan / Variant Text Quran) :

Klik: Inilah Perbedaan Versi Quran

qiraah tujuh terkandung dalam Mushaf Utsmani...
Sesungguhnya al-Qur‘an itu diturunkan dengan tujuh model bacaan (huruf).”(Syarhul Bukhâri libni Baththâl, vol 16, hlm 146 versi Maktabah Syamilah)

apa perbedaan Alquran Nabi Muhammad dgn Alquran punya Utsman.....


ketiwi
avatar
hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1666
Kepercayaan : Islam
Location : Aceh - Pekanbaru
Join date : 07.10.11
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by aliumar on Sun Jun 24, 2012 2:05 pm

qiraah tujuh terkandung dalam Mushaf Utsmani...
Sesungguhnya al-Qur‘an itu diturunkan dengan tujuh model bacaan (huruf).”(Syarhul Bukhâri libni Baththâl, vol 16, hlm 146 versi Maktabah Syamilah)

apa perbedaan Alquran Nabi Muhammad dgn Alquran punya Utsman.....
Nanti bisa2 kata : "penjahat" dan "penjahit" juga cuma dianggap beda qiraah aja deh, hahahaha..... ketawa guling

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by hamba tuhan on Sun Jun 24, 2012 2:22 pm

@aliumar wrote:
qiraah tujuh terkandung dalam Mushaf Utsmani...
Sesungguhnya al-Qur‘an itu diturunkan dengan tujuh model bacaan (huruf).”(Syarhul Bukhâri libni Baththâl, vol 16, hlm 146 versi Maktabah Syamilah)

apa perbedaan Alquran Nabi Muhammad dgn Alquran punya Utsman.....
Nanti bisa2 kata : "penjahat" dan "penjahit" juga cuma dianggap beda qiraah aja deh, hahahaha..... ketawa guling

gak segitunya kaleeee..... heheee.... malah perbedaan tata cara baca alquran mengandung beberapa hikmah..... 1. ragam bacaan alquran menunjukkan alquran terjaga dari perubahan dan tahrîf.....2. memberikan kemudahan kepada umat islam untuk memilih bacaan yang mudah bagi mereka(mabahist fi ululmil qiraah) 3.menunjukkan suatu hukum dari beberapa hukum yang terkandung dalam alquran..... indahnya bukan????

:)
avatar
hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1666
Kepercayaan : Islam
Location : Aceh - Pekanbaru
Join date : 07.10.11
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by SEGOROWEDI on Tue Jul 03, 2012 8:50 pm

@hamba tuhan wrote:bung reza... tolong tanya ke mereka apa perbedaan Alquran Nabi Muhammad dgn Alquran punya Utsman.....

ketiwi

alquran muhammadnya sudah jadi abu
yang ada cuman bikinan usman

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by SEGOROWEDI on Tue Jul 03, 2012 8:55 pm

@hamba tuhan wrote:
@aliumar wrote:Perbedaan Versi Quran (Perbedaan / Variant Text Quran) :

Klik: Inilah Perbedaan Versi Quran

qiraah tujuh terkandung dalam Mushaf Utsmani...
Sesungguhnya al-Qur‘an itu diturunkan dengan tujuh model bacaan (huruf).”(Syarhul Bukhâri libni Baththâl, vol 16, hlm 146 versi Maktabah Syamilah)

apa perbedaan Alquran Nabi Muhammad dgn Alquran punya Utsman.....

ketiwi

ternyata:
Graphical/Basic Letter Differences
Diacritical Differences
Vowel Differences
Basmalah Difference

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by EbisuSensei on Wed Jul 04, 2012 8:25 am

@SEGOROWEDI wrote:
@hamba tuhan wrote:bung reza... tolong tanya ke mereka apa perbedaan Alquran Nabi Muhammad dgn Alquran punya Utsman.....

ketiwi

alquran muhammadnya sudah jadi abu
yang ada cuman bikinan usman
Berkhayal..!! ketiwiketiwi

Yang di bakar itu adalah media, yang terbuat dari bahan2 yang mudah rusak.
Dari pada tidak dapat tersimpan dengan baik, lebih baik dimusnahkan.

Yang dibakar dengan yang dipertahankan isinya sama.

Yang tersimpan di museum aja, sekarang sudah mulai rusak parah.
Padahal sudah dilindungi sedemikian baiknya.


Terakhir diubah oleh EbisuSensei tanggal Wed Jul 04, 2012 8:33 am, total 1 kali diubah
avatar
EbisuSensei
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2734
Kepercayaan : Islam
Location : Indonesia
Join date : 27.12.11
Reputation : 24

Kembali Ke Atas Go down

Re: segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by EbisuSensei on Wed Jul 04, 2012 8:31 am

@SEGOROWEDI wrote:
ternyata:
Graphical/Basic Letter Differences
Diacritical Differences
Vowel Differences
Basmalah Difference

Sebutin satu contoh dimana ada kata yang bertentangan arti, antara versi-versi yang kamu ketahui.

Inget satu saja.
Silahkan.
avatar
EbisuSensei
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2734
Kepercayaan : Islam
Location : Indonesia
Join date : 27.12.11
Reputation : 24

Kembali Ke Atas Go down

Re: segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by SEGOROWEDI on Wed Jul 04, 2012 9:48 am

@EbisuSensei wrote:
Berkhayal..!! ketiwiketiwi

Yang di bakar itu adalah media, yang terbuat dari bahan2 yang mudah rusak.
Dari pada tidak dapat tersimpan dengan baik, lebih baik dimusnahkan.

Yang dibakar dengan yang dipertahankan isinya sama.

Yang tersimpan di museum aja, sekarang sudah mulai rusak parah.
Padahal sudah dilindungi sedemikian baiknya.

sekalipun media, itulah yang asli
hasil pemediaan apa yang katanya dihafal
dan ternyata sudah jadi abu, kalau sama tidak mungkin dibakar!

soal rusak wajar, maka perlu disalin..

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by EbisuSensei on Wed Jul 04, 2012 9:53 am

@SEGOROWEDI wrote:
sekalipun media, itulah yang asli
hasil pemediaan apa yang katanya dihafal
dan ternyata sudah jadi abu, kalau sama tidak mungkin dibakar!

soal rusak wajar, maka perlu disalin..

Cara umat Islam dalam memperlakukan media yang berisi teks Quran, memang unik.
Selain ditulis dalam media, juga dihafal.

Dan proses penyalinan tetap berlanjut.
Sedangkan media yang sudah rusak atau hampir rusak, lebih baik dimusnahkan, karena yang dipakai adalah hasil salinannya.
avatar
EbisuSensei
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2734
Kepercayaan : Islam
Location : Indonesia
Join date : 27.12.11
Reputation : 24

Kembali Ke Atas Go down

Re: segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by SEGOROWEDI on Wed Jul 04, 2012 10:26 am

@EbisuSensei wrote:
Cara umat Islam dalam memperlakukan media yang berisi teks Quran, memang unik.
Selain ditulis dalam media, juga dihafal.

Dan proses penyalinan tetap berlanjut.
Sedangkan media yang sudah rusak atau hampir rusak, lebih baik dimusnahkan, karena yang dipakai adalah hasil salinannya.

pasti bingung: dihapal dulu baru ditulis
atau ditulis dulu baru dihapal?

mana bisa kamu bilang usman menyalin musaf sebelumnya?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by islam pasti jaya on Wed Jul 04, 2012 10:56 am

Para Sahabat zaman dulu mengandalkan Hafalan bukan Tulisan Al-Qur'an, jadi jika teks salah maka akan bisa diluruskan melalui hafalan2 para Penulis Al-Qur'an/orang2 yg terdekat dengan Nabi SAW...
Tindakan yg dilakukan Ustman sangatlah tepat agar kedepan tidak terjadi perbedaan2 dalam membaca Al-Qur'an...adapun perbedaan2 sedikit dalam pembacaan namun itu bisa dikaji dengan Mushaf Ustman yg lebih akurat dalam segi periwayatan dll...

islam pasti jaya
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 354
Kepercayaan : Islam
Join date : 16.01.12
Reputation : 16

Kembali Ke Atas Go down

Re: segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by EbisuSensei on Wed Jul 04, 2012 11:44 am

@SEGOROWEDI wrote:
pasti bingung: dihapal dulu baru ditulis
atau ditulis dulu baru dihapal?

mana bisa kamu bilang usman menyalin musaf sebelumnya?

Setahu saya diperdengarkan dulu kepada para sahabat, lalu ditulis, dan dicek dan ricek.

Sudah saya bilang dari jaman majapahit, nggak ada musaf sebelum musaf Ustman.
avatar
EbisuSensei
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2734
Kepercayaan : Islam
Location : Indonesia
Join date : 27.12.11
Reputation : 24

Kembali Ke Atas Go down

Re: segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by SEGOROWEDI on Wed Jul 04, 2012 1:42 pm

@islam pasti jaya wrote:Para Sahabat zaman dulu mengandalkan Hafalan bukan Tulisan Al-Qur'an, jadi jika teks salah maka akan bisa diluruskan melalui hafalan2 para Penulis Al-Qur'an/orang2 yg terdekat dengan Nabi SAW...
Tindakan yg dilakukan Ustman sangatlah tepat agar kedepan tidak terjadi perbedaan2 dalam membaca Al-Qur'an...adapun perbedaan2 sedikit dalam pembacaan namun itu bisa dikaji dengan Mushaf Ustman yg lebih akurat dalam segi periwayatan dll...

yang dihafal itu apa sudah lengkap dan urut seperti qurannya usman ini?
lalu yang dimusafkan itu hafalan siapa?
lalu yang dimusafkan usman hafalan siapa?

beda mbaca, berarti beda yang dibaca
kok ternyata beda-beda?

musaf usman belum tentu sama dengan musaf terdahulu
kok dibilang lebih akurat..
padahal dia mbikinnya muhammad sudah mati

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by SEGOROWEDI on Wed Jul 04, 2012 1:47 pm

@EbisuSensei wrote:
Setahu saya diperdengarkan dulu kepada para sahabat, lalu ditulis, dan dicek dan ricek.
Sudah saya bilang dari jaman majapahit, nggak ada musaf sebelum musaf Ustman.

mulai kebingungan..
diperdengarkan berapa ayat/sura? ang ditulis berapa ayat/sura?
yang cek/ricek siapa? ... padahal quran turunnya sepotong-potong, sisip-menyisip..

what?
cuman ada musaf usman doang? serius nih??
lha hafsa itu nyimpen apa?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by EbisuSensei on Wed Jul 04, 2012 2:03 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@EbisuSensei wrote:
Setahu saya diperdengarkan dulu kepada para sahabat, lalu ditulis, dan dicek dan ricek.
Sudah saya bilang dari jaman majapahit, nggak ada musaf sebelum musaf Ustman.

mulai kebingungan..
diperdengarkan berapa ayat/sura? ang ditulis berapa ayat/sura?
yang cek/ricek siapa? ... padahal quran turunnya sepotong-potong, sisip-menyisip..

what?
cuman ada musaf usman doang? serius nih??
lha hafsa itu nyimpen apa?
Kebingungan gimana?
Ya pastinya diperdengarkan seayat dan ditulis.
Setelah selesai diperiksa.
Biasalah pada umumnya juga guru mendikte, murid menulis.
Setelah murid menulis, guru memeriksa apakah murid2 sudah betul dalam menerima diktean.

Musaf Ustman, sumbernya dari apa yang tersimpan oleh hafsa.

Mau tanya apa lagi.. basi basi

avatar
EbisuSensei
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2734
Kepercayaan : Islam
Location : Indonesia
Join date : 27.12.11
Reputation : 24

Kembali Ke Atas Go down

Re: segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by aliumar on Wed Jul 04, 2012 2:28 pm

Sebutin satu contoh dimana ada kata yang bertentangan arti, antara versi-versi yang kamu ketahui.

Inget satu saja.
Silahkan.

sihraani (quran hafs) means: two works of magic ... QS 28:48

BERBEDA ARTINYA dengan:

saahiraani (yg ada di quran warsh) means: two magicians ... QS 28:48

This changes the meaning from referring to the magicians to what the magicians did.

Segitu dulu.

Jelas itu bukan masalah perbedaan dialek, krn merubah artinya (artinya jadi berbeda).
Ini spt kata : "Tulis" dan "Tulisan", bukan beda dialek, tapi emang beda artinya.
Kalau "nerima" dan "nerimo (jawa)" nah ini baru boleh lah dibilang beda dialek/pelafalan, krn arti keduanya sama.



aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by SEGOROWEDI on Wed Jul 04, 2012 4:44 pm

@EbisuSensei wrote:
Kebingungan gimana?
Ya pastinya diperdengarkan seayat dan ditulis.
Setelah selesai diperiksa.
Biasalah pada umumnya juga guru mendikte, murid menulis.
Setelah murid menulis, guru memeriksa apakah murid2 sudah betul dalam menerima diktean.

Musaf Ustman, sumbernya dari apa yang tersimpan oleh hafsa.

Mau tanya apa lagi.. basi basi

1 ayat mana yang diperdengarkan pertama?
dan siapa yang nulis?
jadi ditulis dulu baru dihafal?

lhooo... katanya gak ada musaf sebelum musaf usman?
'sakit'nya makin parah aja...

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by EbisuSensei on Wed Jul 04, 2012 5:29 pm

@aliumar wrote:
Sebutin satu contoh dimana ada kata yang bertentangan arti, antara versi-versi yang kamu ketahui.

Inget satu saja.
Silahkan.

sihraani (quran hafs) means: two works of magic ... QS 28:48

BERBEDA ARTINYA dengan:

saahiraani (yg ada di quran warsh) means: two magicians ... QS 28:48

This changes the meaning from referring to the magicians to what the magicians did.

Segitu dulu.

Jelas itu bukan masalah perbedaan dialek, krn merubah artinya (artinya jadi berbeda).
Ini spt kata : "Tulis" dan "Tulisan", bukan beda dialek, tapi emang beda artinya.
Kalau "nerima" dan "nerimo (jawa)" nah ini baru boleh lah dibilang beda dialek/pelafalan, krn arti keduanya sama.


Kesalahan ngawur samuel green adalah tidak memperhatikan cara pandang atau cara pikir, dari tiap2 bani yang ada, dimana versi Quran tersebut ditujukan.

Misalkan gaya bhs bani tamim ada perbedaan dg gaya bhs org2 hijaz.

Jadi si samuel Jelas-jelas ngawur!.

Semoga yang lebih memahami bisa menjawab lebih detail.

Oh ya, yang saya minta, ada kata dasar yang berlawanan arti.
Bukan berbeda secara semantik bahasa.
Boleh juga angka2, misalkan pada versi yang satu menyebutkan enam, sedangkan versi yang lain menyebutkan 11.
Silahkan.


Terakhir diubah oleh EbisuSensei tanggal Thu Jul 05, 2012 11:37 am, total 3 kali diubah
avatar
EbisuSensei
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2734
Kepercayaan : Islam
Location : Indonesia
Join date : 27.12.11
Reputation : 24

Kembali Ke Atas Go down

Re: segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by EbisuSensei on Wed Jul 04, 2012 5:38 pm

@SEGOROWEDI wrote:
1 ayat mana yang diperdengarkan pertama?
dan siapa yang nulis?
jadi ditulis dulu baru dihafal?

lhooo... katanya gak ada musaf sebelum musaf usman?
'sakit'nya makin parah aja...
musaf itu artinya apa weeeedd.. basi basi
yang saya maksud dengan "yang tersimpan di hafsah" apa weeeedd.. basi basi

tapeeee deech.. panas panas
avatar
EbisuSensei
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2734
Kepercayaan : Islam
Location : Indonesia
Join date : 27.12.11
Reputation : 24

Kembali Ke Atas Go down

Re: segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by abu hanan on Fri Jul 06, 2012 1:35 pm

@aliumar wrote:
Sebutin satu contoh dimana ada kata yang bertentangan arti, antara versi-versi yang kamu ketahui.

Inget satu saja.
Silahkan.

sihraani (quran hafs) means: two works of magic ... QS 28:48

BERBEDA ARTINYA dengan:

saahiraani (yg ada di quran warsh) means: two magicians ... QS 28:48

This changes the meaning from referring to the magicians to what the magicians did.

Segitu dulu.

Jelas itu bukan masalah perbedaan dialek, krn merubah artinya (artinya jadi berbeda).
Ini spt kata : "Tulis" dan "Tulisan", bukan beda dialek, tapi emang beda artinya.
Kalau "nerima" dan "nerimo (jawa)" nah ini baru boleh lah dibilang beda dialek/pelafalan, krn arti keduanya sama.


coba deh bos...tulisan arab dari LAFAL yg anda anggap berbeda tuh bisa dibawa kemari?yah minimal anda tunjukin sumbernyah...
al quran versi warsh dan al quran yg hafs..

al qurannyah lho yah jangan link yg anda jadiin sumber kritik...


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by SEGOROWEDI on Mon Jul 09, 2012 7:20 am

@EbisuSensei wrote:
musaf itu artinya apa weeeedd.. basi basi
yang saya maksud dengan "yang tersimpan di hafsah" apa weeeedd.. basi basi

tapeeee deech.. panas panas

ayo direkons, jawab pertanyaan saya, jangan mbulet..

kamu bilang tak ada musaf sebelum musaf usman
lha yang disimpan hafsa musaf apa bon belanja?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: segorowedi menggugat keotentikan Qur'an

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 1 dari 2 1, 2  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik