FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Halaman 1 dari 17 1, 2, 3 ... 9 ... 17  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by abu hanan on Fri Jun 15, 2012 11:26 am

imam muslim meriwayatkan ;
dari muhammad bin ruhm dari al laits dari ibnu syihab dari ibnu musayyab dari abu hurairah.
lafal hadits;
demi dzat yg jiwaku berada ditangannya, sungguh akan turun kepada kalian isa bin maryam untuk menjadi hakim secara adil akan segera tiba.

وَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ لَيُوْشِكَنَّ أَنْ يَنْزِلَ فِيْكُمْ ابْنُ مَرْيَمَ حَكَمًا مُقْسِطًا

imam tirmidzi meriwayatkan;
dari qutabah dari al laits bin sa'ad dari ibnu syibah dari said bin al musayyab dari abu hurairah.
lafal hadits ;
demi dzat yg jiwaku berada ditangannya,hampir saja putera maryam turun kepada kalian sebagai hakim yang adil..

وَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ لَيُوْشِكَنَّ أَنْ يَنْزِلَ فِيْكُمْ ابْنُ مَرْيَمَ حَكَمًا مُقْسِطًا

imam ibnu majah meriwayatkan;
dari abu bakar bin abu syuaibah dari sufyan bin uyainah dari az auhri dari sayyid bin muayyab
lafal hadits;
Tidak akan terjadi kiamat sehingga turun kepada kalian Ibnu Maryam sebagai hakim yang adil, ia mematahkan salib

imam ahmad meriwayatkan;
hasyim dari laits dari ibnu syihab dari said ibnul musayyab dari abu hurairah
lafal hadits;
demi dzat yg jiwaku berada ditangannya,hampir saja putera maryam turun kepada kalian sebagai hakim yang adil..

imam ahmad meriwayatkan;
dari abdurrazaq dari ma'amar dari az zuhri dari ibnul musayyab.
lafal hadits;
demi dzat yg jiwaku berada ditangannya,hampir saja putera maryam turun kepada kalian sebagai hakim yang adil..

**sayah meringkas sehingga menjadi DARI meskipun ada sebagian yg MENCERITAKAN KEPADA KAMI..

pertanyaan;
mengapa ada HAMPIR dan ada PASTI di tiap lafal?sedangkan sumbernyah samah??



untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by abu hanan on Fri Jun 15, 2012 7:38 pm

Yang sebenarnya diserupakan dengan Nabi Isa adalah murid beliau yang masih berusia muda dan setia padanya. Bukti dari hal ini adalah sebuah cerita yang dibawakan oleh Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhuma.Beliau mengatakan,

“Ketika Allah ingin mengangkat Isa -'alaihis salam- ke langit, beliau pun keluar menuju para sahabatnya dan ketika itu dalam rumah terdapat 12 orang sahabat al Hawariyyun. Beliau keluar menuju mereka dan kepala beliau terus meneteskan air. Lalu Isa mengatakan, “Sesungguhnya di antara kalian ada yang mengkufuriku sebanyak 12 kali setelah ia beriman padaku.” Kemudian Isa berkata lagi, “Ada di antara kalian yang akan diserupakan denganku. Ia akan dibunuh karena kedudukanku. Dia pun akan menjadi teman dekatku.” Kemudian di antara para sahabat beliau tadi yang masih muda berdiri, lantas Isa mengatakan, “Duduklah engkau.” Kemudian Isa kembali lagi pada mereka, pemuda tadi pun berdiri kembali. Isa pun mengatakan, “Duduklah engkau.” Kemudian Isa datang lagi ketiga kalinya dan pemuda tadi masih tetap berdiri dan ia mengatakan, “Aku, wahai Isa.” “Betulkah engkau yang ingin diserupakan denganku?” ujar Nabi Isa. Kemudian pemuda tadi diserupakan dengan Nabi Isa. Isa pun diangkat melalui lobang tembok di rumah tersebut menuju langit. Kemudian datanglah rombongan orang Yahudi. Kemudian mereka membawa pemuda yang diserupakan dengan Nabi Isa tadi. Mereka membunuhnya dan mensalibnya. Sebagian mereka pun mengkufuri Isa sebanyak 12 kali setelah sebelumnya mereka beriman padanya. Mereka pun terpecah menjadi tiga golongan. Kelompok pertama mengatakan, “Allah berada di tengah-tengah kita sesuai kehendak-Nya kemudian Dia naik ke langit.” Mereka inilah Ya'qubiyah. Kelompok kedua mengatakan, “Di tengah-tengah kita ada anak Allah sesuai kehendak-Nya kemudian ia naik ke langit.” Mereka inilah Nasthuriyah. Kelompok ketiga mengatakan, “Di tengah-tengah kita ada hamba Allah dan Rasul-Nya sesuai kehendak-Nya kemudian ia naik ke langit.” Merekalah kaum muslimin.
Kelompok pertama dan kedua yang kafir akan mengalahkan kelompok ketika yang muslim. Kelompok yang muslim itu pun sirna, sampai Allah mengutus Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam.”

Ibnu Katsir mengatakan bahwa hadits ini sanadnya shahih sampai Ibnu 'Abbas. An Nasa-i meriwayatkan hadits ini dari Abu Kuraib dan dari Abu Mu'awiyah serta semisalnya.

turunnya nabi isa adalah konsensus ulama dan yang menyelisihi pendapat ini hanyalah orang yang “nyleneh” perkataannya dan tidak perlu dianggap.
suatu pendapat yg menyedihkan .


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by abu hanan on Fri Jun 15, 2012 7:41 pm

pertanyaan sayah;
apakah ulama terdahulu begitu dahsyat sehingga menutup pintu berpikir bagi umat setelahnyah?
apakah umat islam memang diajari dan dididik untuk taklid buta?

sebagian hal memang telah ditutup untuk diperdebatkan
sebagian hal masih terbuka untuk didiskusikan



untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by mang odoy on Fri Jun 15, 2012 8:47 pm

hi hihi...jadi ikut ikutan simbah..KUPAS TUNTAS....wkwkwkwkwk

ane absen mbah.... lol

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by putramentari on Fri Jun 15, 2012 9:10 pm

@mang odoy wrote:hi hihi...jadi ikut ikutan simbah..KUPAS TUNTAS....wkwkwkwkwk

ane absen mbah.... lol

ajak ane lah bang, bakal seru neh usil
avatar
putramentari
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 36
Posts : 4870
Kepercayaan : Islam
Location : Pekanbaru
Join date : 04.03.12
Reputation : 116

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by abu hanan on Fri Jun 15, 2012 9:18 pm

sayah gak yakin beliow2 mau membawa sejumlah nama perawi..kecuali mutawatir dan shohih...

kaab dan fren emang bukan faktor penentu...tapi
dari rasulullah kepada XXX-1 kepada XXX-2 dst menentukan kesimpulan.
kalow semua hadits hanya bertumpu pada xxx-1 kepada xxx-2 lha apa gak ada hadits sejenis yg
dari rasulullah kepada yyy-1 kepada yyy-2 dst...

mari belajar bersama.......


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by hamba tuhan on Sat Jun 16, 2012 2:10 am

wah mantap jg neh thread kang mas abu... izin ya kang mas saya yg bodoh ini belajar ilmu mustala'ah hadits..... :study:
avatar
hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1666
Kepercayaan : Islam
Location : Aceh - Pekanbaru
Join date : 07.10.11
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by mang odoy on Sat Jun 16, 2012 3:42 am

@putramentari wrote:
@mang odoy wrote:hi hihi...jadi ikut ikutan simbah..KUPAS TUNTAS....wkwkwkwkwk

ane absen mbah.... lol

ajak ane lah bang, bakal seru neh usil

lhaaaaa.....????

ketawa guling

Keluarin tuh Pukulan Sinar Matahari nya.....wkwkwkwkwk

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by Jagona on Sat Jun 16, 2012 10:11 am

@abu hanan wrote:Yang sebenarnya diserupakan dengan Nabi Isa adalah murid beliau yang masih berusia muda dan setia padanya. Bukti dari hal ini adalah sebuah cerita yang dibawakan oleh Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhuma.Beliau mengatakan,

“Ketika Allah ingin mengangkat Isa -'alaihis salam- ke langit, beliau pun keluar menuju para sahabatnya dan ketika itu dalam rumah terdapat 12 orang sahabat al Hawariyyun. Beliau keluar menuju mereka dan kepala beliau terus meneteskan air. Lalu Isa mengatakan, “Sesungguhnya di antara kalian ada yang mengkufuriku sebanyak 12 kali setelah ia beriman padaku.” Kemudian Isa berkata lagi, “Ada di antara kalian yang akan diserupakan denganku. Ia akan dibunuh karena kedudukanku. Dia pun akan menjadi teman dekatku.” Kemudian di antara para sahabat beliau tadi yang masih muda berdiri, lantas Isa mengatakan, “Duduklah engkau.” Kemudian Isa kembali lagi pada mereka, pemuda tadi pun berdiri kembali. Isa pun mengatakan, “Duduklah engkau.” Kemudian Isa datang lagi ketiga kalinya dan pemuda tadi masih tetap berdiri dan ia mengatakan, “Aku, wahai Isa.” “Betulkah engkau yang ingin diserupakan denganku?” ujar Nabi Isa. Kemudian pemuda tadi diserupakan dengan Nabi Isa. Isa pun diangkat melalui lobang tembok di rumah tersebut menuju langit. Kemudian datanglah rombongan orang Yahudi. Kemudian mereka membawa pemuda yang diserupakan dengan Nabi Isa tadi. Mereka membunuhnya dan mensalibnya. Sebagian mereka pun mengkufuri Isa sebanyak 12 kali setelah sebelumnya mereka beriman padanya. Mereka pun terpecah menjadi tiga golongan. Kelompok pertama mengatakan, “Allah berada di tengah-tengah kita sesuai kehendak-Nya kemudian Dia naik ke langit.” Mereka inilah Ya'qubiyah. Kelompok kedua mengatakan, “Di tengah-tengah kita ada anak Allah sesuai kehendak-Nya kemudian ia naik ke langit.” Mereka inilah Nasthuriyah. Kelompok ketiga mengatakan, “Di tengah-tengah kita ada hamba Allah dan Rasul-Nya sesuai kehendak-Nya kemudian ia naik ke langit.” Merekalah kaum muslimin.
Kelompok pertama dan kedua yang kafir akan mengalahkan kelompok ketika yang muslim. Kelompok yang muslim itu pun sirna, sampai Allah mengutus Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam.”

Ibnu Katsir mengatakan bahwa hadits ini sanadnya shahih sampai Ibnu 'Abbas. An Nasa-i meriwayatkan hadits ini dari Abu Kuraib dan dari Abu Mu'awiyah serta semisalnya.

turunnya nabi isa adalah konsensus ulama dan yang menyelisihi pendapat ini hanyalah orang yang “nyleneh” perkataannya dan tidak perlu dianggap.
suatu pendapat yg menyedihkan .

wa ..... hadits di atas bertentangan dengan Ayat 3/144 jo. 3/59

Ayat 3/144 : "Dan tidaklah Muhammad itu kecuali Rasul (penyampai Alquran). Sungguh telah berlalu rasul-rasul sebelumnya .................................. ".

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by abu hanan on Sat Jun 16, 2012 11:28 am

@hamba tuhan wrote:wah mantap jg neh thread kang mas abu... izin ya kang mas saya yg bodoh ini belajar ilmu mustala'ah hadits..... :study:
jhiaaa...lha wong sayah lagi duduk belajar tunggu dosen kok.... ketiwi


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by abu hanan on Sat Jun 16, 2012 11:37 am

@jagona
lha kalow anda berpendapat kisah dari ibnu abbas ra bertentangan dengan al quran tetap aja GAK MERUBAH kenyataan para penggemar stuntmen tetap berpendirian ada STUNTMEN..

dan gak ada juga yg menyajikan perawi dari riwayat ibnu abbas....padahal itu penting apakah benar ibnu abbas menyatakan seperti itu atow perkataan org lain tetapi disandarkan pada ibnu abbas.....

kenyataan lain yg gak boleh diabaikan adalah riwayat ibnu abbas dibenarkan oleh siapa dari ring 1 nabi muhammad?
abu bakar?
umar?
hudzaifah al yamani?
bahkan ali bin abi thalib yg merupakan gerbang ilmu?

demikian darinyah sayah...


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by satria bergitar on Sat Jun 16, 2012 11:48 am

@abu hanan wrote:
@hamba tuhan wrote:wah mantap jg neh thread kang mas abu... izin ya kang mas saya yg bodoh ini belajar ilmu mustala'ah hadits.....
jhiaaa...lha wong sayah lagi duduk belajar tunggu dosen kok....

hihihi
avatar
satria bergitar
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 31
Posts : 1399
Location : Karawang
Join date : 08.12.11
Reputation : 58

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by hamba tuhan on Sat Jun 16, 2012 12:51 pm

@abu hanan wrote:
@hamba tuhan wrote:wah mantap jg neh thread kang mas abu... izin ya kang mas saya yg bodoh ini belajar ilmu mustala'ah hadits..... :study:
jhiaaa...lha wong sayah lagi duduk belajar tunggu dosen kok.... ketiwi

loh... kok jd kebalik kang mas??? apa gak salah neh... malah saya mau belajar sama sesepuh diforum ini..... bingung


pertanyaan;
mengapa ada HAMPIR dan ada PASTI di tiap lafal?sedangkan sumbernyah samah??

jawab : mohon dong abu hanan jelaskan ke saya yg bodoh ini tentang af’alul muqaarabah........

mau.... :study: , maaklum aja kang mas... saya msh level play group... wajarkan minta penjelasan sm mbah sesepuh
avatar
hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1666
Kepercayaan : Islam
Location : Aceh - Pekanbaru
Join date : 07.10.11
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by abu hanan on Sat Jun 16, 2012 2:01 pm

lha kalow sayah bertanya kan berarti sayah gak tau...kalo org gak tau ditanya org gak tau maka jawabannyah adalah pergi mancing berdua... :lkj:


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by hamba tuhan on Sat Jun 16, 2012 4:55 pm

@abu hanan wrote:lha kalow sayah bertanya kan berarti sayah gak tau...kalo org gak tau ditanya org gak tau maka jawabannyah adalah pergi mancing berdua... :lkj:

heheee... mudah2an kita pergi mancing dapet ikannya lumayan ya kang mas... yadah, kang mas buka aja mbah google search tentang af’alul muqaarabah........ insyaalah pasti dapat jawabannya.... hmmm.... :masa sih
avatar
hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1666
Kepercayaan : Islam
Location : Aceh - Pekanbaru
Join date : 07.10.11
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by Jagona on Sun Jun 17, 2012 10:08 am

@abu hanan wrote:@jagona
lha kalow anda berpendapat kisah dari ibnu abbas ra bertentangan dengan al quran tetap aja GAK MERUBAH kenyataan para penggemar stuntmen tetap berpendirian ada STUNTMEN..

dan gak ada juga yg menyajikan perawi dari riwayat ibnu abbas....padahal itu penting apakah benar ibnu abbas menyatakan seperti itu atow perkataan org lain tetapi disandarkan pada ibnu abbas.....

kenyataan lain yg gak boleh diabaikan adalah riwayat ibnu abbas dibenarkan oleh siapa dari ring 1 nabi muhammad?
abu bakar?
umar?
hudzaifah al yamani?
bahkan ali bin abi thalib yg merupakan gerbang ilmu?

demikian darinyah sayah...

ooohhhh ...... begitu tokh ........... okeh deh

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by putramentari on Sun Jun 17, 2012 2:20 pm

@abu hanan wrote:@jagona
lha kalow anda berpendapat kisah dari ibnu abbas ra bertentangan dengan al quran tetap aja GAK MERUBAH kenyataan para penggemar stuntmen tetap berpendirian ada STUNTMEN..

dan gak ada juga yg menyajikan perawi dari riwayat ibnu abbas....padahal itu penting apakah benar ibnu abbas menyatakan seperti itu atow perkataan org lain tetapi disandarkan pada ibnu abbas.....

kenyataan lain yg gak boleh diabaikan adalah riwayat ibnu abbas dibenarkan oleh siapa dari ring 1 nabi muhammad?
abu bakar?
umar?
hudzaifah al yamani?
bahkan ali bin abi thalib yg merupakan gerbang ilmu?

demikian darinyah sayah...

itu baru betul Wak Abu Hanan, tapi biar Ane bumbuin dikit biar tambah sedap bin Makyus :

Pertama, hadits-hadits itu berderajat hadit ahad atau hadits yang sampai pada mudawwin (Hadits Collector basa kerennya) hanya dari satu jalan saja. Masalah turunnya Isa As merupakan masalah Aqidah dan Masalah Ghaib. Lalu apakah cukup keterang dan hujjah masalah ghaib ini pada dalil yang hanya berderajat ahad? bukankah para ulama sepakat permasalahan Ghaib itu harus di jelaskan atau keterangannya bersumber pada dalil yang mutawatir (Al-Quran), artinya harus Allah yang menerangkan. simak yok Al-Quran :

“Katakanlah: "tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah", dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.” (QS. An-Naml :65).

Kedua, Hadits-hadits yang menyatakan nabi Isa As akan turun kembali menjelang hari kiamat, merupakan hadits-hadits yang muthorib, atau hadits yang Ganjang Ganjing matannya (Isi).

Apa itu Muthorib? Muthorib adalah sebuah hadits yang matan atau isinya Ganjang ganjing alias menimbulkan pertentangan n pertanyaan yang sulit di jawab, sekali pun oleh si perowi hadits itu sendiri. Karena akan menimbulkan banyak pertanyaan turunan yang tak kalah ghaib dan membingungkannya. Seperti begini, kita asumsikan jika nabi Isa As benar akan turun lagi dengan dasar hadits di atas. Maka akan timbul banyak pertanyaan turunan ( bukan integral Matematika ) yang sama ghaibnya. Diantaranya, lalu sekarang nabi Isa sudah wafat atau belum? Lalu di manakah nabi Isa sekarang berada? Dan pertanyaan tadi tidak bisa dijawab dengan beradasarkan dalil yang kuat. Adapun jika dijawab hanya berdasarkan pasangka dan duga-duga saja. Padahal bukankah semua itu masalah Ghaib? Dan bukankah Masalah Ghaib harus bersumberkan pada Al-Quran?

Makenye yok balik ke Al Al Qur'an :

surat Ali-Imran ayat 55 :
“(ingatlah), Ketika Allah berfirman: "Hai Isa, Sesungguhnya aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu aku memutuskan diantaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya".(QS. Ali Imran : 55).

Dalam Surat Ali Imran ayat 55 tadi ada kalimat“sesungguhnya aku akan menyampaikan kamu kepada akhir hayatmu dan mengangkatmu” (lihat pada ayat diatas saya beri warna biru). Dalam bahasa arabnya Inni mutawaffiika wa rofi’uka (silahkan chek Al-Qurannya).

Atau jika kita penggal lagi akan begini mufrodatnya “sesungguhnya aku telah menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu” (lihat pada ayat diatas saya beri warna biru), dalam bahasa Arabnya Inni Mutawaffika. “dan mengangkat kamu kepadaku” (pada ayat di atas teks warna biru), dalam bahasa Arabnya warofi’uka.

Ada beberapa pihak yang mengartikan dan menafsirkan bahwa Nabi Isa As akan disampaikan pada akhir ajal kemudian diangkat. Ini terjemah dan tafsir dari kalimat Inni mutawaffiika wa rofi’uka. Beliau-beliau mengartikan bahwa nabi Isa kalimat tersebut, bahwa nabi Isa di angkat oleh Alloh dan baru akan diwafatkan nanti (entah kapan).

Padahal inilah yang tidak tepat dan keliru. kalimat mutawaffika diterjemahkan akan menyampaikan kamu ke akhir ajal kamu. Yang artinya belum, karena kalimatnya akan. Sementara mutawaffika itu bukan kalimat fiil Mudhory (fiil yang menjelaskan kejadian yang sedang dan akan datang).

Seharus mutawaffika dalam ayat tersebut diterjemahkan mewafatkan kamu.

Jika diartikan secara bahasa saja kalimat “sesunggunya aku akan menyampaikan kamu kepada akhir hayatmu dan mengangkatmu kepada-Ku” sudah jelas dalam ayat tesebut bahwa nabi Isa telah Allah sampaikan umurnya hingga akhir ajalnya artinya beliau telah diwafatkan, lalu diangkat. Artinya sama seperti manusia-lainnya termasuk nabi Muhammad, diwafatkan dahulu lalu diangkat ruhnya oleh Allah. Jadi, yang di maksud dengan kalimat mutawaffika, lebih tepat diartikan mewafatkan. Dan yang dimaksud dengan diangkat adalah ruhnya (sama seperti manusia lainnya).

Kenapa mutawaffika lebih tepat diartikan “mewafatkanmu”? Sebab kalimat serupa bisa kita temukan dalam Al-Quran lainnya :

”aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya Yaitu: "Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan Aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. dan Engkau adalah Maha menyaksikan atas segala sesuatu”.(QS. Al-Maidah : 117).

Dalam ayat ini ada kalimat Tawaffaitanii artinya ”Setelah engkau wafatkan aku”. Kalimat (kata) itu serupa dan satu asal kata dengan dengan kalimat yang terdapat pada surat Ali Imran ayat 55 tadi yaitu kalimat Mutawaffaitani.

Jadi arti yang tepat untuk kalimat Mutawaffaitani pada surat Ali Imran ayat 55 adalah “mewafatkanmu”.

Maka dengan keterangan ayat di atas seharus kita mendapat keterangan tentang telah wafatnya nabi Isa As dan tidak diragukan lagi. Hingga pertanyaan apakah nabi Isa As telah wafat atau belum terjawab sudah. Dengan tegas surat Ali Imran ayat 55 di atas menerangkan kepada kita semuanya bahwa nabi Isa As telah wafat.

Lalu jika Nabi Isa As telah wafat, mungkinkah akan dibangkitkan lagi lalu turun ke bumi? Dan menyelamatkan semua manusia untuk membunuh Dajjal!!!

Back To Al Qur'an Again :

“dan Sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.”(QS. Al-Hajj :7).


“Dan berkata orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan dan keimanan (kepada orang-orang yang kafir): "Sesungguhnya kamu telah berdiam (dalam kubur) menurut ketetapan Allah, sampai hari berbangkit; Maka Inilah hari berbangkit itu akan tetapi kamu selalu tidak meyakini(nya)."Maka pada hari itu tidak bermanfaat (lagi) bagi orang-orang yang zalim permintaan uzur mereka, dan tidak pula mereka diberi kesempatan bertaubat lagi.”.(QS. Ar-Ruum :56-57).
“Kemudian, sesudah itu, Sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati. Kemudian, Sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di hari kiamat.” (QS. Al-Mu’minun :15-16).


Begitulah keterangan Al-Quran menjelaskan orang-orang yang telah wafat hanya akan dibangkitkan dari alam kuburnya, nanti setelah hari kiamat.

Keterangan ini mengugurkan pendapat bawha nabi Isa kelak akan turun menjelang hari kiamat. (Dengan versi bahwa nabi Isa telah wafat dan akan dibangkitkan menjelang kiamat).

Intinya, menurut QS. Al-Mu’minun :15-16 di atas tidak mungkin nabi Isa akan dibangkitkan sebelum hari kiamat terjadi, karena menurut keterangan Alloh QS Ali Imran : 55 nabi Isa As telah diwafatkan.

Dari kedua ayat tadi kita bisa tahu bahwa nabi Isa telah Alloh wafatkan. Dan setiap yang telah diwafatkan Alloh jelaskan tidak akan dibangkitkan lagi sebelum datangnya hari kebangkitan

(setelah kiamat).

Kemudian setelah jelas keterangan Allhh dalam Ayat di atas, masih ada sebagian orang yang mempertahankan pendapat-pendapatnya. Mereka dengan bersikukuh pada pendapat mereka yang lemah bahwa nabi Isa akan tetap turun menjelang kiamat. Mereka berargumen bahwa nabi Isa belumlah wafat, nabi Isa diangkat ke langit oleh Alloh dan berdiam di sana. Dengan kata lain pendapat ini menyatakan nabi Isa itu hidup kekal sampai tibanya hari kiamat. (meski pendapat ini sudah dijelaskan bertentangan dengan Al-Quran).

Okay, kita tinjau juga pendapat yang terbilang terlalu memaksakan diri ini.

Sepertinya mereka yang berpendapat seperti itu bermaksud untuk menepis keterangan ayat-ayat yang telah nyata (QS Ali Imran : 55). Padahal alasan (pendapat) mereka yang ini pun telah diterangkan dengan jelas oleh Al-Quran. alias Alloh bantah Alloh menjelaskan tidak adanya kehidupan manusia di langit :

“Allah berfirman: "Di bumi itu kamu hidup dan di bumi itu kamu mati, dan dari bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan.”(QS Al-‘Araaf : 25).

Ayat di atas menjelaskan manusia itu hidup di bumi dan mati pun ia di bumi, maka sangat keliru orang-orang yang mengatakan bahwa nabi Isa masih hidup dan berdiam (hidup)d i langit. Karena Alloh tidak menceritakan kehidupan manusia dil angit, itu hanya cerita orang-orang Budha dan mitos-mitos primitive penganut kejawen, animisme dan dinanisme, yang menceritakn kehidup dikayangan bersama para dewa. Bukankah Islam tidak mengajarkan hal yang seperti itu.

Lalu dalam permasalahan nabi Isa masih hidup sampai saat ini, Al-Quran pun menjelaskan tidak adanya satu manusia pun yang hidup kekal sebelum nabi Muhammad begitu pun setelahnya :

”Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad); Maka Jikalau kamu mati, Apakah mereka akan kekal? tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). dan hanya kepada kamilah kamu dikembalikan.” (Al-Anbiya : 34-35).

Surat Al-Anbiya ayat 34 dan 35 dengan terang-terangan menolak pendapat ada kehidupan abadi sebelum atau sesudah nabi Muhammad.

Maka sudah jelaslah bagi kita semua bahwasannya nabi Isa tidak akan turun lagi menjelang hari kiamat. karean semua pendapat tentang hal itu dibantah oleh keterang anAl-Quran. Al-Quran menjelaskan nabi Isa As telah wafat, dan orang yang wafat hanya akan Alloh bangkitkan setelah hari kiamat. Tidak ada pula kehidupan di langit, kerana manusia itu hidup di bumi dan akan di matikan di bumi itu pula? Bukankan Nabi Isa Juga manusia biasa?

Maka tidak mungkin lagi nabi Isa turun lagi untuk kita.

Sebab ingat satu hal penting ini. semua nabi dan rosul di utus untuk masing-masing umatnya. Begitu pun dengan nabi Isa As. Nabi Isa Alloh utus hanya untuk Bani Israil, hal itu jelas diucapkan oleh nabi Isa kepada bani Israil. Pernyataan tersebut diabadikan Alloh dalam Al-Quran :

"Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): "Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, Yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, Maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu Makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman.” (QS. Ali- Imran : 49).

“Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata." (Ash-Shof ayat 6).

Bukankah ayat di atas begitu jelas menerangkan bahwa nabi Isa diutus oleh Alloh kepada umatnya saja, umat Bani Israil. Dan nabi Isa pun dengan lantang menyatakan itu.

Pertanyaannya. Umat siapakah kita ini? Umatnya nabi Isa As atau Umatnya Nabi Muhammad Saw? Atau apakah kita merasa bani Israil yang telah Alloh tetapkan sebagai kirodatan khosiin? Lalu mengapa masih menantikan nabi Isa?

Jika Alloh telah menerangkan demikian jelasnya untuk apa lagi kita menunggu kedatangan nabi Isa yang katanya akan membawa kemenanngan. Saudaraku, ini ini adalah masalah ghaib, tak ada seorang pun yang mengetahi masalah ghaib kecuali Alloh :

“Katakanlah: "tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah", dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.” (QS. An-Naml :65).

Masalah ghaib hanyalah Allah yang memilki ilmunya, sebagaimana keterangan yang nyata dalam ayat yang telah disebutkan di atas. Sebab rosulullah Muhammad pun tak mengetahui hal yang ghoib dan kita pun di perintahkan berhati-hati jika mendapat keterangan yang membahas masalah ghaib. Sebagaimana sabda beliau :

“Dari Ai’syah RA berkata :” Siapa saja yang menceritakan (membawa hadits) kepada engkau bahwa Muhammad saw pernah melihat Robbnya yaitu Alloh swt, maka sesungguhnya orang tersebut dusta. Karena tidak ada yng sampai (sanggup) segala pandangan melihatNya. Dan siapa saja yang menceritakan (membawa hadits) kepada engkau bahwasannya Nabi Muhammad saw mengetahui perkara ghaib maka sesungguhnya orang tersebut telah berdusta. Padahal beliau bersabda : “ tidak ada yang mengetahui perkara ghaib itu kcuali hanya Alloh” “. (H.R. Bukhari no 1985).

Semoga bermanfaat wak :lkj:
avatar
putramentari
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 36
Posts : 4870
Kepercayaan : Islam
Location : Pekanbaru
Join date : 04.03.12
Reputation : 116

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by putramentari on Sun Jun 17, 2012 2:22 pm

@mang odoy wrote:
@putramentari wrote:
@mang odoy wrote:hi hihi...jadi ikut ikutan simbah..KUPAS TUNTAS....wkwkwkwkwk

ane absen mbah.... lol

ajak ane lah bang, bakal seru neh usil

lhaaaaa.....????

ketawa guling

Keluarin tuh Pukulan Sinar Matahari nya.....wkwkwkwkwk

udah Mang, tapi Ilmu Sepasang Pedang Dewa Tuk Wak Abu binar
avatar
putramentari
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 36
Posts : 4870
Kepercayaan : Islam
Location : Pekanbaru
Join date : 04.03.12
Reputation : 116

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by hamba tuhan on Sun Jun 17, 2012 2:40 pm

@putramentari wrote:
@abu hanan wrote:@jagona
lha kalow anda berpendapat kisah dari ibnu abbas ra bertentangan dengan al quran tetap aja GAK MERUBAH kenyataan para penggemar stuntmen tetap berpendirian ada STUNTMEN..

dan gak ada juga yg menyajikan perawi dari riwayat ibnu abbas....padahal itu penting apakah benar ibnu abbas menyatakan seperti itu atow perkataan org lain tetapi disandarkan pada ibnu abbas.....

kenyataan lain yg gak boleh diabaikan adalah riwayat ibnu abbas dibenarkan oleh siapa dari ring 1 nabi muhammad?
abu bakar?
umar?
hudzaifah al yamani?
bahkan ali bin abi thalib yg merupakan gerbang ilmu?

demikian darinyah sayah...

itu baru betul Wak Abu Hanan, tapi biar Ane bumbuin dikit biar tambah sedap bin Makyus :

Pertama, hadits-hadits itu berderajat hadit ahad atau hadits yang sampai pada mudawwin (Hadits Collector basa kerennya) hanya dari satu jalan saja. Masalah turunnya Isa As merupakan masalah Aqidah dan Masalah Ghaib. Lalu apakah cukup keterang dan hujjah masalah ghaib ini pada dalil yang hanya berderajat ahad? bukankah para ulama sepakat permasalahan Ghaib itu harus di jelaskan atau keterangannya bersumber pada dalil yang mutawatir (Al-Quran), artinya harus Allah yang menerangkan. simak yok Al-Quran :

“Katakanlah: "tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah", dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.” (QS. An-Naml :65).

Kedua, Hadits-hadits yang menyatakan nabi Isa As akan turun kembali menjelang hari kiamat, merupakan hadits-hadits yang muthorib, atau hadits yang Ganjang Ganjing matannya (Isi).

Apa itu Muthorib? Muthorib adalah sebuah hadits yang matan atau isinya Ganjang ganjing alias menimbulkan pertentangan n pertanyaan yang sulit di jawab, sekali pun oleh si perowi hadits itu sendiri. Karena akan menimbulkan banyak pertanyaan turunan yang tak kalah ghaib dan membingungkannya. Seperti begini, kita asumsikan jika nabi Isa As benar akan turun lagi dengan dasar hadits di atas. Maka akan timbul banyak pertanyaan turunan ( bukan integral Matematika ) yang sama ghaibnya. Diantaranya, lalu sekarang nabi Isa sudah wafat atau belum? Lalu di manakah nabi Isa sekarang berada? Dan pertanyaan tadi tidak bisa dijawab dengan beradasarkan dalil yang kuat. Adapun jika dijawab hanya berdasarkan pasangka dan duga-duga saja. Padahal bukankah semua itu masalah Ghaib? Dan bukankah Masalah Ghaib harus bersumberkan pada Al-Quran?

Makenye yok balik ke Al Al Qur'an :

surat Ali-Imran ayat 55 :
“(ingatlah), Ketika Allah berfirman: "Hai Isa, Sesungguhnya aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu aku memutuskan diantaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya".(QS. Ali Imran : 55).

Dalam Surat Ali Imran ayat 55 tadi ada kalimat“sesungguhnya aku akan menyampaikan kamu kepada akhir hayatmu dan mengangkatmu” (lihat pada ayat diatas saya beri warna biru). Dalam bahasa arabnya Inni mutawaffiika wa rofi’uka (silahkan chek Al-Qurannya).

Atau jika kita penggal lagi akan begini mufrodatnya “sesungguhnya aku telah menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu” (lihat pada ayat diatas saya beri warna biru), dalam bahasa Arabnya Inni Mutawaffika. “dan mengangkat kamu kepadaku” (pada ayat di atas teks warna biru), dalam bahasa Arabnya warofi’uka.

Ada beberapa pihak yang mengartikan dan menafsirkan bahwa Nabi Isa As akan disampaikan pada akhir ajal kemudian diangkat. Ini terjemah dan tafsir dari kalimat Inni mutawaffiika wa rofi’uka. Beliau-beliau mengartikan bahwa nabi Isa kalimat tersebut, bahwa nabi Isa di angkat oleh Alloh dan baru akan diwafatkan nanti (entah kapan).

Padahal inilah yang tidak tepat dan keliru. kalimat mutawaffika diterjemahkan akan menyampaikan kamu ke akhir ajal kamu. Yang artinya belum, karena kalimatnya akan. Sementara mutawaffika itu bukan kalimat fiil Mudhory (fiil yang menjelaskan kejadian yang sedang dan akan datang).

Seharus mutawaffika dalam ayat tersebut diterjemahkan mewafatkan kamu.

Jika diartikan secara bahasa saja kalimat “sesunggunya aku akan menyampaikan kamu kepada akhir hayatmu dan mengangkatmu kepada-Ku” sudah jelas dalam ayat tesebut bahwa nabi Isa telah Allah sampaikan umurnya hingga akhir ajalnya artinya beliau telah diwafatkan, lalu diangkat. Artinya sama seperti manusia-lainnya termasuk nabi Muhammad, diwafatkan dahulu lalu diangkat ruhnya oleh Allah. Jadi, yang di maksud dengan kalimat mutawaffika, lebih tepat diartikan mewafatkan. Dan yang dimaksud dengan diangkat adalah ruhnya (sama seperti manusia lainnya).

Kenapa mutawaffika lebih tepat diartikan “mewafatkanmu”? Sebab kalimat serupa bisa kita temukan dalam Al-Quran lainnya :

”aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya Yaitu: "Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan Aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. dan Engkau adalah Maha menyaksikan atas segala sesuatu”.(QS. Al-Maidah : 117).

Dalam ayat ini ada kalimat Tawaffaitanii artinya ”Setelah engkau wafatkan aku”. Kalimat (kata) itu serupa dan satu asal kata dengan dengan kalimat yang terdapat pada surat Ali Imran ayat 55 tadi yaitu kalimat Mutawaffaitani.

Jadi arti yang tepat untuk kalimat Mutawaffaitani pada surat Ali Imran ayat 55 adalah “mewafatkanmu”.

Maka dengan keterangan ayat di atas seharus kita mendapat keterangan tentang telah wafatnya nabi Isa As dan tidak diragukan lagi. Hingga pertanyaan apakah nabi Isa As telah wafat atau belum terjawab sudah. Dengan tegas surat Ali Imran ayat 55 di atas menerangkan kepada kita semuanya bahwa nabi Isa As telah wafat.

Lalu jika Nabi Isa As telah wafat, mungkinkah akan dibangkitkan lagi lalu turun ke bumi? Dan menyelamatkan semua manusia untuk membunuh Dajjal!!!

Back To Al Qur'an Again :

“dan Sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.”(QS. Al-Hajj :7).


“Dan berkata orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan dan keimanan (kepada orang-orang yang kafir): "Sesungguhnya kamu telah berdiam (dalam kubur) menurut ketetapan Allah, sampai hari berbangkit; Maka Inilah hari berbangkit itu akan tetapi kamu selalu tidak meyakini(nya)."Maka pada hari itu tidak bermanfaat (lagi) bagi orang-orang yang zalim permintaan uzur mereka, dan tidak pula mereka diberi kesempatan bertaubat lagi.”.(QS. Ar-Ruum :56-57).
“Kemudian, sesudah itu, Sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati. Kemudian, Sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di hari kiamat.” (QS. Al-Mu’minun :15-16).


Begitulah keterangan Al-Quran menjelaskan orang-orang yang telah wafat hanya akan dibangkitkan dari alam kuburnya, nanti setelah hari kiamat.

Keterangan ini mengugurkan pendapat bawha nabi Isa kelak akan turun menjelang hari kiamat. (Dengan versi bahwa nabi Isa telah wafat dan akan dibangkitkan menjelang kiamat).

Intinya, menurut QS. Al-Mu’minun :15-16 di atas tidak mungkin nabi Isa akan dibangkitkan sebelum hari kiamat terjadi, karena menurut keterangan Alloh QS Ali Imran : 55 nabi Isa As telah diwafatkan.

Dari kedua ayat tadi kita bisa tahu bahwa nabi Isa telah Alloh wafatkan. Dan setiap yang telah diwafatkan Alloh jelaskan tidak akan dibangkitkan lagi sebelum datangnya hari kebangkitan

(setelah kiamat).

Kemudian setelah jelas keterangan Allhh dalam Ayat di atas, masih ada sebagian orang yang mempertahankan pendapat-pendapatnya. Mereka dengan bersikukuh pada pendapat mereka yang lemah bahwa nabi Isa akan tetap turun menjelang kiamat. Mereka berargumen bahwa nabi Isa belumlah wafat, nabi Isa diangkat ke langit oleh Alloh dan berdiam di sana. Dengan kata lain pendapat ini menyatakan nabi Isa itu hidup kekal sampai tibanya hari kiamat. (meski pendapat ini sudah dijelaskan bertentangan dengan Al-Quran).

Okay, kita tinjau juga pendapat yang terbilang terlalu memaksakan diri ini.

Sepertinya mereka yang berpendapat seperti itu bermaksud untuk menepis keterangan ayat-ayat yang telah nyata (QS Ali Imran : 55). Padahal alasan (pendapat) mereka yang ini pun telah diterangkan dengan jelas oleh Al-Quran. alias Alloh bantah Alloh menjelaskan tidak adanya kehidupan manusia di langit :

“Allah berfirman: "Di bumi itu kamu hidup dan di bumi itu kamu mati, dan dari bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan.”(QS Al-‘Araaf : 25).

Ayat di atas menjelaskan manusia itu hidup di bumi dan mati pun ia di bumi, maka sangat keliru orang-orang yang mengatakan bahwa nabi Isa masih hidup dan berdiam (hidup)d i langit. Karena Alloh tidak menceritakan kehidupan manusia dil angit, itu hanya cerita orang-orang Budha dan mitos-mitos primitive penganut kejawen, animisme dan dinanisme, yang menceritakn kehidup dikayangan bersama para dewa. Bukankah Islam tidak mengajarkan hal yang seperti itu.

Lalu dalam permasalahan nabi Isa masih hidup sampai saat ini, Al-Quran pun menjelaskan tidak adanya satu manusia pun yang hidup kekal sebelum nabi Muhammad begitu pun setelahnya :

”Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad); Maka Jikalau kamu mati, Apakah mereka akan kekal? tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). dan hanya kepada kamilah kamu dikembalikan.” (Al-Anbiya : 34-35).

Surat Al-Anbiya ayat 34 dan 35 dengan terang-terangan menolak pendapat ada kehidupan abadi sebelum atau sesudah nabi Muhammad.

Maka sudah jelaslah bagi kita semua bahwasannya nabi Isa tidak akan turun lagi menjelang hari kiamat. karean semua pendapat tentang hal itu dibantah oleh keterang anAl-Quran. Al-Quran menjelaskan nabi Isa As telah wafat, dan orang yang wafat hanya akan Alloh bangkitkan setelah hari kiamat. Tidak ada pula kehidupan di langit, kerana manusia itu hidup di bumi dan akan di matikan di bumi itu pula? Bukankan Nabi Isa Juga manusia biasa?

Maka tidak mungkin lagi nabi Isa turun lagi untuk kita.

Sebab ingat satu hal penting ini. semua nabi dan rosul di utus untuk masing-masing umatnya. Begitu pun dengan nabi Isa As. Nabi Isa Alloh utus hanya untuk Bani Israil, hal itu jelas diucapkan oleh nabi Isa kepada bani Israil. Pernyataan tersebut diabadikan Alloh dalam Al-Quran :

"Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): "Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, Yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, Maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu Makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman.” (QS. Ali- Imran : 49).

“Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata." (Ash-Shof ayat 6).

Bukankah ayat di atas begitu jelas menerangkan bahwa nabi Isa diutus oleh Alloh kepada umatnya saja, umat Bani Israil. Dan nabi Isa pun dengan lantang menyatakan itu.

Pertanyaannya. Umat siapakah kita ini? Umatnya nabi Isa As atau Umatnya Nabi Muhammad Saw? Atau apakah kita merasa bani Israil yang telah Alloh tetapkan sebagai kirodatan khosiin? Lalu mengapa masih menantikan nabi Isa?

Jika Alloh telah menerangkan demikian jelasnya untuk apa lagi kita menunggu kedatangan nabi Isa yang katanya akan membawa kemenanngan. Saudaraku, ini ini adalah masalah ghaib, tak ada seorang pun yang mengetahi masalah ghaib kecuali Alloh :

“Katakanlah: "tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah", dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.” (QS. An-Naml :65).

Masalah ghaib hanyalah Allah yang memilki ilmunya, sebagaimana keterangan yang nyata dalam ayat yang telah disebutkan di atas. Sebab rosulullah Muhammad pun tak mengetahui hal yang ghoib dan kita pun di perintahkan berhati-hati jika mendapat keterangan yang membahas masalah ghaib. Sebagaimana sabda beliau :

“Dari Ai’syah RA berkata :” Siapa saja yang menceritakan (membawa hadits) kepada engkau bahwa Muhammad saw pernah melihat Robbnya yaitu Alloh swt, maka sesungguhnya orang tersebut dusta. Karena tidak ada yng sampai (sanggup) segala pandangan melihatNya. Dan siapa saja yang menceritakan (membawa hadits) kepada engkau bahwasannya Nabi Muhammad saw mengetahui perkara ghaib maka sesungguhnya orang tersebut telah berdusta. Padahal beliau bersabda : “ tidak ada yang mengetahui perkara ghaib itu kcuali hanya Alloh” “. (H.R. Bukhari no 1985).

Semoga bermanfaat wak :lkj:

masalah Nabi Isa sudah wafat atau belum wafat(turun lagi), semua ini memang menarik banyak kalangan untuk berpendapat,serta ada banyak wacana yang diajukan tentang hal-hal seperti ini. Namun perbedaan pendapat dalam hal seperti ini sama sekali tidak terkait dengan masalah iman yang mendasar, lebih merupakan masalah tambahan yang bersifat informatif....
avatar
hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1666
Kepercayaan : Islam
Location : Aceh - Pekanbaru
Join date : 07.10.11
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by hamba tuhan on Sun Jun 17, 2012 2:41 pm

versi Syi’ah Imamiyah : NABi Isa SUDAH WAFAT !!! NABi Isa TiDAK AKAN TURUN LAGi:

Qs, 3. Qs. Ali ‘Imran ayat 55: “” (Ingatlah), ketika Allah berfirman: “Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mewafatkan kamu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan diantaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya.”



Kata “”tawaffaa”” yang digunakan untuk Nabi Isa pada Qs. 3 : 55 bermakna wafat atau mati karena pada ayat tersebut tidak ada tambahan billail dan al anfus

Kata “”tawaffaa”” ada 23 tempat didalam Al Quran, semuanya bermakna wafat atau mati, tapi bila kata itu ada tambahan kata lain setelah itu seperti “”tawaffa bil lail” atau “tawaffa al anfus” maka BERMAKNA TiDUR

Mutawaffiyka = mewafatkan kamu

Warafi’uka = dan mengangkat kamu

Nabi Isa as telah wafat, kalau belum maka akan kontradiksi dengan ayat berikut:

Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusia pun sebelum kamu (Muhammad), maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? (Q:21:34)

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami lah kamu dikembalikan. (Q:21:35)

Kalau kita menganggap al-Qur’an itu kebenaran tertinggi maka segala ide yang bertentangan dengannya akan tertolak.

Kepercayaan tentang masih hidupnya Nabi Isa as di langit,
merupakan salah satu bahaya besar bagi agama Islam.

Kaum Muslimin yang percaya bahwa Nabi Isa as masih hidup di
langit dengan jasad kasarnya dengan tidak sadar mereka
telah mendukung dan membantu kelangsungan hidup agama
Kristen serta lebih memuliakan Nabi Isa as dari pada Nabi
Besar Muhammad s a.w. sendiri.

Kaum Muslimin yang beranggapan bahwa Nabi Isa as masih hidup
di langit dengan badan kasarnya, mereka telah masuk kedalam
golongan orang-orang yang syirk. Tentang syirk Allah swt
berfirman: ”Innasy syirka lazulmun azim.” Sesungguhnya syirk
itu zulman yang besar.

Sehubungan dengan masalah wafatnya Nabi Isa as ini, bahwa
maju dan hidupnya agama Islam banyak bergantung kepada
wafatnya Nabi Isa as

Dalil Pertama

Allah swt berfirman dalam surah Al-Maidah ayat 117:
مَا قُلْتُ لَهُمْ إِلاَّ مَا أَمَرْتَنِي بِهِ أَنِ اعْبُدُواْ اللّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ وَكُنتُ عَلَيْهِمْ شَهِيداً مَّا دُمْتُ فِيهِمْ فَلَمَّا تَوَفَّيْتَنِي كُنتَ أَنتَ الرَّقِيبَ عَلَيْهِمْ وَأَنتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ
Artinya: “.. dan aku sementara menjadi penjaga atas mereka
selama aku di antara mereka, akan tetapi setelah Engkau
mewafatkan aku, maka Engkaulah yang menjadi Pengawas
mereka dan Engkaulah Saksi atas segala sesuatu.”

Keterangan: Dalam ayat ini Nabi Isa as menjawab kepada Allah
swt. bahwa beliau selalu berusaha agar pengikut-pengikutnya
jangan sampai menyembah tuhan lain kecuali Allah swt.
Seterusnya – dengan jelas – beliau bersabda: “Tetapi setelah
Engkau mewafatkan aku, aku tidak tahu apa-apa yang mereka
kerjakan.”

Perkataan tawaffa dalam ayat itu artinya mati (kematian)
sebagaimana kita baca dalam surah Ali Imran ayat 193:
Artinya: “.. dan wafatkanlah kami dalam golongan orang-orang
yang saleh.”

Dalil Kedua

Allah swt berfirman dalam surah Ali Imran ayat 55:

Artinya: Ingatlah ketika Allah berfirman “Hai Isa,
sesungguhnya Aku akan mematikan engkau secara biasa dan akan
meninggikan derajat engkau disisi-Ku dan akan membersihkan
engkau dari tuduhan orang-orang yang ingkar dan akan
menjadikan orang-orang yang mengikut engkau diatas
orang-orang yang ingkar hingga Hari Kiamat.”

Keterangan: Di dalam Hadits Bukhari di bawah ayat itu
Ditulis didapati keterangan, bahwa Hadrat Ibnu Abbas r.a.
berkata: mutawafika artinya mematikan kamu.

Dan tentang arti kata: (rofiuka) di dalam Hadits
Kanzuh Ummal jilid II hal. 53 terdapat keterangan sebagai
berikut:

Artinya: Apabila seorang abdi merendahkan hatinya, Allah
meninggikan derajatnya sampai langit ketujuh.

Dalil Ketiga

Artinya: Al Masih ibnu Maryam tidak lain melainkan
seorang Rasul, sesungguhnya telah berlalu Rasul-Rasul
sebelumnya. Dan ibunya adalah seorang yang amat benar.
Mereka kedua-duanya biasa makan makanan.

Dalam surah Al-Anbiya ayat 8 Allah swt berfirman lagi:

Artinya: ”Dan tidaklah Kami jadikan mereka tubuh-tubuh yang
tiada memakan makanan dan tidak (pula) mereka itu
orang-orang yang kekal.”

Keterangan: Nabi Isa as pun tidak terkecuali waktu beliau
hidup di dunia ini harus makan Tetapi sekarang beliau tidak
makan, artinya sudah wafat.

Dalil Keempat

Allah swt berfirman dalam surah Ali Imran ayat 144.

Artinya: ”Dan Muhammad tiada lain melainkan seorang
Rasul, sesungguhnya telah berlalu Rasul-Rasul sebelumnya.”

Keterangan: Di dalam ayat lain dalam Quran Karim Allah swt
berfirman: (Surah Al Baqarah ayat 141).

Artinya: ”Itulah suatu ummat yang telah berlalu sesudah
habis masanya.”

Dalam kamus bahasa Arab “Lisanul Arab,” terdapat tulisan
(keterangan) yang bunyinya:

Artinya: Ia berlalu, apabila sudah mati.

Maksud ayat itu jelas sekali, bahwa semua Rasul yang datang
sebelum Muhammad saw semuanya sudah wafat.

Dalil Kelima

Allah swt herfirman dalam surah Al A’raaf ayat 25:

Artinya: ”Di situlah kamu akan hidup dan di situlah kamu
akan mati dan dari padanyalah kamu dikeluarkan. “

Keterangan: Jadi menurut hukum (peraturan) Allah swt
sebagaimana tersebut dalam ayat di atas, manusia hidup dan
mati di atas dunia inilah. Manusia tidak bisa hidup di luar
bumi ini tanpa hawa (udara) dari bumi. Sebab itu Nabi Isa as
pun sudah wafat.

Dalil Keenam

Allah swt berfirman dalam surah Maryam ayat 31:

Artinya: ”Dan Dia menjadikan aku (Isa as) seorang yang
diberkati dimana saja aku berada dan Dia memerintahkan
kepadaku (mendirikan) sholat dan menunaikan zakat selama aku
hidup. “

Keterangan: Allah swt memerintahkan kepada Nabi Isa as agar
selama beliau (Nabi Isa as) hidup harus mendirikan sholat
dan membayar zakat. Tetapi pada dewasa ini beliau tidak
membayar zakat lagi, artinya beliau sudah wafat.

Dalil Ketujuh

Allah swt berfirman dalam surah Anbiya ayat 34:

Artinya: ”Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang
manusiapun sebelum kamu. Maka karena itu apakah jikalau kamu
mati mereka akan kekal.”

Keterangan: Menurut ayat ini, apabila Nabi Muhammad saw
wafat, tidak mungkin bagi orang-orang lain, walaupun Nabi
Isa as dapat hidup untuk selama-lamanya.

Dalil Kedelapan

Di dalam kitab Hadits Kanzul Ummal jilid IV hal. 160,
Hadhrat Fatimah r.a. menerangkan bahwa Rasuluhlah saw
bersabda:

“Sesungguhnya Isa ibnu Maryam usianya seratus dua
puluh tahun”.

Dalil Kesembilan

Rasulullahh saw bersabda (lihat Tafsir Ibnu Katsir jilid II
hal. 100):

”Jika Musa as dan Isa as hidup, mereka harus ikut
aku.”

Soal: Banyak orang yang salah menafsirkan surah An-Nisa ayat
157-158. Menurut mereka, Nabi Isa as tidak disalib, tetapi
diangkat oleh Allah swt ke langit. Yang disalib itu adalah
orang lain. (Oleh Allah swt diganti dengan orang lain yang
diserupakan dengan Nabi Isa as). Ayatnya berbunyi:

Artinya: “Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula
mematikannya di atas salib akan tetapi ia disamarkan kepada
mereka seperti yang mati di atas salib. Malahan Allah swt
telah meninggikan derajatnya kepada-Nya”.

Jawab & Keterangan: perkataan sholabuhu dalam ayat tersebut,
bukan berarti bahwa orang-orang Yahudi tidak menaruh Nabi
Isa as di atas salib, tetapi yang sebenarnya – mereka tidak
menyalibkannya sampai mati.

Didalam kamus Al Munjid kita baca:

Artinya: ”Ia menyalib tulang-tulang artinya mengeluarkan
sumsumnya.” Sedangkan Nabi Isa as tidak dipatahkan
tulang-tulangnya.

Adapun maksud perkataan syubha bukan berarti bahwa Nabi Isa
as disamarkan (diganti) dengan orang lain, tetapi beliau
disamarkan seolah-olah telah mati di atas kayu salib. Yang menajdi pokok pembicaraan adalah nabi Isa [bukan orang lain], jadi mestinya Nabi Isa yang disamarkan [seperti mati], bukan orang lain yang disamarkan seperti Nabi Isa.

Tentang perkataan anjalna sudah dijelaskan dalam dalil kedua.

Soal: Banyak orang yang berkata, bahwa menurut Hadits
Bukhari:

Nabi Isa as akan turun dari langit.

Jawab pertama: Di dalam hadits tersebut tidak terdapat
perkataan langit.

Jawab kedua: Perkataan anjalna artinya bukan turun dari
langit. Contohnya yang lain kita baca dalam surah Al-Hadid
ayat 25:

Artinya: ”Dan Kami turunkan besi.”

Semua manusia tahu dari mana datangnya besi.

Jawab ketiga: Maksud perkataan “Isa Ibnu Maryam,” tidak
berarti bahwa Isa Ibnu Maryam yang dulu yang akan datang
(sebab Isa Ibnu Maryam sudah wafat), tetapi yang akan datang
itu orang lain yang sifat-sifatnya seperti Nabi Isa as,
sebagaimana Nabi Yahya as datang dalam sifat-sifat Nabi
Ilyasa as (Matheus Bab 17 ayat 12-13).

Semoga Allah swt memberi taufik dan hidayat kepada semua
kaum Muslimin agar mereka mengerti dan meyakini tentang
wafatnya Nabi Isa as sebagaimana dijelaskan oleh dalil-dalil
tersebut di atas, sebab keyakinan atau kepercayaan tentang
wafatnya Nabi Isa as itu mengandung arti sukses dan
kehormatan bagi agama Islam dan Rasulullah saw.

da ayat Al-Quran yang menyebutkan kematian beliau antara lain adalah:

Ketika Allah berfirman: Hai Isa, sesungguhnya Aku mematikan kamu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya.

Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku nya yaitu: Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu , dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.

http://syiahali.wordpress.com/2010/08/14/nabi-isa-sudah-wafat-nabi-isa-tidak-akan-turun-lagi/
avatar
hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1666
Kepercayaan : Islam
Location : Aceh - Pekanbaru
Join date : 07.10.11
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by hamba tuhan on Sun Jun 17, 2012 2:45 pm

Ali-Imran 55

إِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَى إِنِّي مُتَوَفِّيكَ وَرَافِعُكَ إِلَيَّ وَمُطَهِّرُكَ مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا وَجَاعِلُ الَّذِينَ اتَّبَعُوكَ فَوْقَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأَحْكُمُ بَيْنَكُمْ فِيمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ

Seandainya Allah SWT ingin secara tegas mengatakan bahwa Nabi Isa telah mati, maka tentunya Allah SWT akan berkata : yaa iisaa innii mautika wa rafiuka ilayaa, tapi Allah SWT berkehendak lain dengan berkata : yaa iisaa innii mutawaffika wa rafiuka ilayaa.

apakah ada yang tau apa kehendak ALLAH SWT tsb????? kenapa ALLAH SWT memakai redaksional ayat tsb dgn mutawaffika bukan mautika?????


mohon penjelasan akhi2 buat hamba tuhan yg bodoh ini......
avatar
hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1666
Kepercayaan : Islam
Location : Aceh - Pekanbaru
Join date : 07.10.11
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by putramentari on Sun Jun 17, 2012 3:07 pm

@hamba tuhan wrote:Ali-Imran 55

إِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَى إِنِّي مُتَوَفِّيكَ وَرَافِعُكَ إِلَيَّ وَمُطَهِّرُكَ مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا وَجَاعِلُ الَّذِينَ اتَّبَعُوكَ فَوْقَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأَحْكُمُ بَيْنَكُمْ فِيمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ

Seandainya Allah SWT ingin secara tegas mengatakan bahwa Nabi Isa telah mati, maka tentunya Allah SWT akan berkata : yaa iisaa innii mautika wa rafiuka ilayaa, tapi Allah SWT berkehendak lain dengan berkata : yaa iisaa innii mutawaffika wa rafiuka ilayaa.

apakah ada yang tau apa kehendak ALLAH SWT tsb????? kenapa ALLAH SWT memakai redaksional ayat tsb dgn mutawaffika bukan mautika?????


mohon penjelasan akhi2 buat hamba tuhan yg bodoh ini......

Bisa kasih contohnya tentang penggunaan kata Mautika di ayat lain, braderku
avatar
putramentari
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 36
Posts : 4870
Kepercayaan : Islam
Location : Pekanbaru
Join date : 04.03.12
Reputation : 116

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by hamba tuhan on Sun Jun 17, 2012 3:20 pm

@putramentari wrote:
@hamba tuhan wrote:Ali-Imran 55

إِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَى إِنِّي مُتَوَفِّيكَ وَرَافِعُكَ إِلَيَّ وَمُطَهِّرُكَ مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا وَجَاعِلُ الَّذِينَ اتَّبَعُوكَ فَوْقَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأَحْكُمُ بَيْنَكُمْ فِيمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ

Seandainya Allah SWT ingin secara tegas mengatakan bahwa Nabi Isa telah mati, maka tentunya Allah SWT akan berkata : yaa iisaa innii mautika wa rafiuka ilayaa, tapi Allah SWT berkehendak lain dengan berkata : yaa iisaa innii mutawaffika wa rafiuka ilayaa.

apakah ada yang tau apa kehendak ALLAH SWT tsb????? kenapa ALLAH SWT memakai redaksional ayat tsb dgn mutawaffika bukan mautika?????


mohon penjelasan akhi2 buat hamba tuhan yg bodoh ini......

Bisa kasih contohnya tentang penggunaan kata Mautika di ayat lain, braderku

maksudnya kang mas gmn..... kata2 mati dalam alquran????

Al-Anfaal Ayat : 6
yujaadiluunaka fii alhaqqi ba'da maa tabayyana ka-annamaa yusaaquuna ilaa almawti wahum yanzhuruuna
avatar
hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1666
Kepercayaan : Islam
Location : Aceh - Pekanbaru
Join date : 07.10.11
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by Yishmael Avrahami on Sun Jun 17, 2012 4:04 pm

Hadits ini pula yg dipake paham ahmadiyah buat memuluskan si mirza sebagai titisan nabi Isa...

”Jika Musa as dan Isa as hidup, mereka harus ikut aku.”

setahu saya,,,,lafadz Isa tidak ada yang ada cuma lafadz Musa....

malaekat
avatar
Yishmael Avrahami
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 272
Kepercayaan : Islam
Location : Neturei Karta
Join date : 10.10.11
Reputation : 4

http://www.nkusa.org/

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by hamba tuhan on Sun Jun 17, 2012 4:13 pm

@Yishmael Avrahami wrote:Hadits ini pula yg dipake paham ahmadiyah buat memuluskan si mirza sebagai titisan nabi Isa...

”Jika Musa as dan Isa as hidup, mereka harus ikut aku.”

setahu saya,,,,lafadz Isa tidak ada yang ada cuma lafadz Musa....

malaekat

maaf bung BYBA... sengaja saya posting versi syi'ah imamiyah, biar rekan2 yg lain tau bagaimana pandangan mereka trhadap masalah ini..... piss
avatar
hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1666
Kepercayaan : Islam
Location : Aceh - Pekanbaru
Join date : 07.10.11
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: KUPAS TUNTAS HADITS NABI ISA TURUN KE BUMI

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 1 dari 17 1, 2, 3 ... 9 ... 17  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik