FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Halaman 1 dari 2 1, 2  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by Admin on Fri Jun 29, 2012 2:12 pm

Oleh: Qosim Nursheha Dzulhadi

JIKA ada satu agama atau kitab suci yang mengatur tentang hak-bebas memeluk agama dan mengerjakan ajaran agama, maka agama itu adalah Islam dan Al-Qur’an.

Menurut catatan sejarah, hanya Islam agama yang sangat menjunjung tinggi “kebebasan beragama dan berkeyakinan” (hurriyyat al-tadayyun wa’l-i`tiqad).
Dan hanya kitab suci Al-Qur’an yang menyatakan dengan tegas bahwa “tidak ada paksaan dalam memeluk dan memasuki agama Islam ini.” (QS. 2: 256).

Kenapa demikian? Karena kata Allah, “qad tabayyana al-rusyd min al-ghayy.” (Kebenaran sangat terang benderang dan mudah dibedakan dari kesesatan). Kalau “hidayah” dan “kesesatan” sudah tampak jelas di depan mata, memang tidak layak dan tidak berlaku paksaan.

Oleh karena itu, dengan dasar yang tegas dan berurat-berakar dalam nadi akidah Islam, kaum Muslimin tidak pernah memiliki masalah dalam berinteraksi dengan penganut agama apapun. Dan sejarah sudah membuktikan dan mencatat keagungan ajaran Islam mengenai kerukukan umat beragama di Piagam Madinah.

Hal yang sama dapat ditemukan dalam fakta-fakta sejarah peradaban Islam, misalnya: di Andalusia, di Bagdad, bahkan di Indonesia.

Karenanya, upaya-upaya beberapa pihak mengajarkan “sikap toleransi” kepada umat Islam, sesungguhnya bukan tanpa dasar dan ibarat mimpir petir di siang bolong.

Sementara itu, di sisi lain, ada usaha berbagai kalanganyang terus berusaha mencoba ‘mengail di air keruh’ alias ‘mencari kesempatan di dalam kesempitan’.

Toleransi dosis tinggi yang dimiliki ajaran Islam dimanfaatkan untuk merusak konsep kerukunan umat beragama yang ada. Islam akhirnya diserang dan diperburuk citranya dengan berbagai slogan dan iklan tak benar. Sebut saja, misalnya, stigma “Islam teroris”, “Islam garis keras”, “Islam mengajarkan kekerasan” atau”Islam intoleran” terhadap penganut agama lain.

Dengan berbagai tuduhan tak berdasar tersebut, para penganut agama lain sepertinya keberatan jika Islam mengajarkan “la ikraha fi al-din” (tak ada paksaan dalam beragama). Akhirnya, mereka bertindak tidak toleran terhadap Islam. Jika Islam mengajak agar setiap orang bebas menganut agama apapun, maka penganut agama lain mengatakan bahwa setiap orang harus menganut agamanya. Karena agamanya merupakan satu-satunya “jalan kebenaran”. Di luar agamanya tidak ada keselamatan, extra ecclesiam nulla salus.

Bukan Tirani Minoritas

Dalam diskusi bertema “Membedah Arah RUU-Kerukunan Umat Beragama (KUB)” yang digelar oleh Fraksi PKB dan The Asian Muslim Action Network, di gedung Nusantara I, komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (13/10/2011) lalu, Frans Magnis merasa keberatan jika dilarang menyiarkan agama hanya pada orang yang belum beragama atau atheis menyangkut pasal 17 dari Rancangan Undang-undang Kerukunan Umat Beragama (RUU-KUB) yang sedang digodok. Menurutnya, ada perdebatan menyangkut kata “Penyiaran agama” dalam konteks Agama Budha, Islam dan Kristiani sendiri adalah hal yang diamanatkan. Apalagi jika hanya boleh menyiarkan agama kepada orang-orang yang belum beragama saja.

“Demikian juga halnya pada Ayat 2 pada Pasal 17 dari RUU tersebut, penyiaran agama dibolehkan kepada orang-orang yang belum beragama atau atheis, sementara di Indonesia dalam kenyataannya tidak ada orang yang tidak beragama sesuai dengan keyakinannya masing-masing seperti agama yang dianut oleh saudara-saudara kita di pedalaman Sumba dan Kalimantan. Ini bagaimana,” tanya Romo Magnis dikutip tribunnews.com, Kamis (13/10/2011).

Ia juga keberatan jika mendirikan rumah ibadah harus ada izin. Ia mencontohkan kasus di Jerman, di mana negara ini tidak punya aturan untuk mengatur berdirinya rumah ibadah apalagi dikaitkan dengan keharusan ada izin dari warga setempat.
Apa yang diinginkan jelas intoleransi dalam kerukunan umat beragama. Cara-cara dan modus vivendi semacam ini sejatinya yang bakal mengusi kerukunan yang ada.
Bagaimana mungkin akan tercipta kerukunan antar umat beragama yang harmonis, jika masing-masing pemeluk agama memaksa orang lain yang sudah beragama untuk memeluk ke dalam agama yang dipeluknya.

Dan memang, ditengarai kalangan yang paling militan merusak sendi-sendi kerukunan umat beragama (khususnya di Indonesia) justru para misionaris.

Sebaliknya, penganut agama yang paling toleran dalam masalah ini justru umat Islam. Dan ini bisa dibuktikan lewat fakta-fakta sejarah yang ada. Misalnya, Islam masuk ke Indonesia sejak awal tidak menggunakan “kekerasan”. Karena konsep “la ikraha fi al-din” benar-benar diamalkan oleh para da’i Muslim yang masuk ke Nusantara.

Berbeda dengan agama Kristen --baik Katolik maupun Protestan—di mana keduanya masuk ke Indonesia di bawah “penjajah” Belanda. Maka dikenallah istilah 3G (Gold, Glory, Gospel). Nah, dalam banyak buku riset telah mafhum, kerjasama segi tiga ini; kolonialisme, orientalisme, dan missionarisme.

Untuk itu, keberatan Franz Magnis-Suseno ini tidaklah dapat dibenarkan. Artinya, keberatan Magnis sangat bertentangan dengan salah satu butir HAM, yaitu: hak untuk beragama.

Jika motif beragama benar, seharusnya Frans Magnis tidak telalu risau dan keberatan. Jika yakin nilai-nilai yang dibawa itu baik dan benar, peraturan apapun tak akan membuat masalah. Sebab, orang pasti akan tertarik nilai dan isi dari agama yang bersangkutan. Apapun agama itu.

Pasca persitiwa 11 September, Islam dan umat Islam menjadi bulan-bulanan diskriminasi. Cadar, jilbab dan menara masjid dilarang di beberapa Negara Eropa. Karena Islam di Barat dan di Eropa minoritas, maka umat Islam tak bisa semena-mena mengatur dan intervensi terlalu jauh. Paling hanya melakukan himbauan agar keberadaannya tak didiskriminasi.

Apakah Islam berhenti? Justru tidak. Banyak orang justru penasaran isi al-Quran dan secara diam-diam mempelajari isi kandungannya.

Fakta menunjukkan, sampai hari ini, Islam menjadi agama yang berkembang begitu pesatnya di Eropa dan Amerika. Survey Pew Research Center Juli 2010, menunjukkan, dalam 30 tahun terakhir, jumlah kaum Muslimin di seluruh dunia telah meningkat pesat. Angka statistik menunjukkan, pada tahun 1973 penduduk Muslim dunia sekitar 500 juta jiwa. Namun, saat ini jumlahnya naik sekitar 300 persen menjadi 1,57 miliar jiwa. Tercatat, satu dari empat penduduk dunia beragama Islam. (Republika online, Islam Berkembang Begitu Pesatnya di Eropa dan Amerika, Rabu, 28 Juli 2010).

Sementara di Indonesia, setiap upaya menjaga persatuan di mana undang-undang atau peraturan dibuat, selalu saja beberapa kecil kelompok membenturkannya dengan HAM. Yang lebih ngeri lagi, ketika negeri ini telah bangga mengambil demokrasi sebagai pilar penting dalam membangun negara, justru suara-suara mayoritas yang sering diabaikan. Bagaimana jika kasus ini terjadi di Amerika atau di belahan Eropa?

Karena itu, tanpa berharap agar bangsa ini menjadi ‘tirani mayoritas’ (apalagi menjadi tirani minoritas), keberadaan undang-undang yang mengatur toleransi yang di dalamnya pasti akan ada elemen perizinan pendirikan rumah ibadah adalah sangat penting agar tidak setiap orang dengan dalih HAM bisa sewenang-wenang melukai perasaan orang lain.

Tanpa harus ‘mengail di air keruh” RUU-KUB, sebagai warga yang baik, ada pentingnya jika kita mengajukan sebuah pertanyaan penting. “Apa kira-kira yang bakal terjadi jika umat Islam yang minoritas di Amerika, di Eropa bahkan di China membuat ulah?. Memprotes sikap pemerintah mereka yang selama ini sangat diskriminatif pada Islam itu?”

Mungkin akan banyak orang berjilbab dilempari batu atau diludahi di jalanan, sebagaimana pasca 11 September 2011 lalu. Atau mungkin hilang diciduk aparat pemerintah Komunis China.

Alhamdulillah, di Indonesia tak pernah terjadi. Boleh jadi, Muslim Indonesia sangat ramah atau bisa juga mereka sudah tak peduli lagi urusan kampanye toleransi, karena nilai-nilai itu sudah dijalankan telah lama dan telah menjadi bagian hidup. Wallahua’lam.


Guru di Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah, Medan-Sumatera Utara
avatar
Admin
Administrator
Administrator

Male
Posts : 1099
Kepercayaan : Islam
Location : Tanah Melayu
Join date : 03.08.11
Reputation : 56

http://www.laskarislam.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by SEGOROWEDI on Mon Jul 02, 2012 11:37 am

"Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan alkitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk."

menjunjunnya dimana?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by Orang_Pinggiran on Mon Jul 02, 2012 11:49 am

@SEGOROWEDI wrote:"Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan alkitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk."

menjunjunnya dimana?

mungkin macem kompeni itu ya nak??
tapi kok kompeni bukan islam ya? ketawa guling
avatar
Orang_Pinggiran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1862
Kepercayaan : Islam
Location : Jawa Tengah
Join date : 12.03.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by SEGOROWEDI on Mon Jul 02, 2012 12:12 pm

tunjukin aja menjunjungnya dimana
gak usah melebar

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by Admin on Tue Jul 03, 2012 9:18 pm

@SEGOROWEDI wrote:"Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan alkitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk."

menjunjunnya dimana?

konteks ayat itu apa ya, dan perhatikan kalimat yg saya bold hitam diatas, kafir dzimmy yang membayar jizyah mereka malah DILARANG DIPERANGI apalagi dibunuh.. dan bagi yg tidak membayar maka akan diperangi tetapi dipengari tidak selalu dengan pedang atau bunuh membunuh...
Kalau di ajaran anda diajarkan tidak Konsep Kerukunan antar Ummat beragama..??
saya katakan Tidak ADA, maka demikian pada judul saya tulisan, Hanya Islam..!!betul nggak wed
avatar
Admin
Administrator
Administrator

Male
Posts : 1099
Kepercayaan : Islam
Location : Tanah Melayu
Join date : 03.08.11
Reputation : 56

http://www.laskarislam.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by SEGOROWEDI on Tue Jul 03, 2012 10:23 pm

@Admin wrote:
konteks ayat itu apa ya, dan perhatikan kalimat yg saya bold hitam diatas, kafir dzimmy yang membayar jizyah mereka malah DILARANG DIPERANGI apalagi dibunuh.. dan bagi yg tidak membayar maka akan diperangi tetapi dipengari tidak selalu dengan pedang atau bunuh membunuh...

Kalau di ajaran anda diajarkan tidak Konsep Kerukunan antar Ummat beragama..??
saya katakan Tidak ADA, maka demikian pada judul saya tulisan, Hanya Islam..!!betul nggak wed

perhatikan syarat-syarat diperanginya:
- tidak beriman kepada Allah
- tidak (pula) beriman kepada hari kemudian
- tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya
- tidak beragama Allah)
- tidak membayar jizyah
- tidak tunduk

dimana menjunjungnya?
kapan muhammad pernah perang tanpa pedang dan berdarah-darah?

bagaimana tidak rukun, lha wong musuh aja harus dikasihi dan didoakan..
bandingkan dengan syarat-syarat rukun (baca: tidak diperangi) versi muhammad di atas!

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by Admin on Tue Jul 03, 2012 10:37 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@Admin wrote:
konteks ayat itu apa ya, dan perhatikan kalimat yg saya bold hitam diatas, kafir dzimmy yang membayar jizyah mereka malah DILARANG DIPERANGI apalagi dibunuh.. dan bagi yg tidak membayar maka akan diperangi tetapi dipengari tidak selalu dengan pedang atau bunuh membunuh...

Kalau di ajaran anda diajarkan tidak Konsep Kerukunan antar Ummat beragama..??
saya katakan Tidak ADA, maka demikian pada judul saya tulisan, Hanya Islam..!!betul nggak wed

perhatikan syarat-syarat diperanginya:
- tidak beriman kepada Allah
- tidak (pula) beriman kepada hari kemudian
- tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya
- tidak beragama Allah)
- tidak membayar jizyah
- tidak tunduk

dimana menjunjungnya?
kapan muhammad pernah perang tanpa pedang dan berdarah-darah?

bagaimana tidak rukun, lha wong musuh aja harus dikasihi dan didoakan..
bandingkan dengan syarat-syarat rukun (baca: tidak diperangi) versi muhammad di atas!

Pahami dulu kata Jizyah disana bahwa Jizyah ialah pajak per kepala yang dipungut oleh pemerintah Islam dari orang-orang yang bukan Islam, sebagai imbangan bagi keamanan diri mereka...
bagi yang membayar maka bilamana orang2 kafir itu diganggu oleh orang luar (diluar wilayah pemerintahan Islam trbst), maka Ummat Islam akan membantu orang2 kafir tersebut dan melindunginya...
apa ada yg aneh..??

@SEGOROWEDI wrote:kapan muhammad pernah perang tanpa pedang dan berdarah-darah?
Lihat situasi dan Kondisi Sosial dulu, jika tidak PERANG maka Islam akan dihancurkan kafir laknatullah, sebab Islam tidak melawan jika tidak dilawan terlebih dahulu...
avatar
Admin
Administrator
Administrator

Male
Posts : 1099
Kepercayaan : Islam
Location : Tanah Melayu
Join date : 03.08.11
Reputation : 56

http://www.laskarislam.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by SEGOROWEDI on Tue Jul 03, 2012 10:51 pm

@Admin wrote:Pahami dulu kata Jizyah disana bahwa Jizyah ialah pajak per kepala yang dipungut oleh pemerintah Islam dari orang-orang yang bukan Islam, sebagai imbangan bagi keamanan diri mereka...
bagi yang membayar maka bilamana orang2 kafir itu diganggu oleh orang luar (diluar wilayah pemerintahan Islam trbst), maka Ummat Islam akan membantu orang2 kafir tersebut dan melindunginya...
apa ada yg aneh..??

syarat rukun/tidak diperangi kan tidak cuman jisya? baca tuh!
aneh, karena persis uang jaminan keamanan a la preman tanah abang
pemerintahan yang mana? quraisy dan apalagi yahudi adalah orang-orang merdeka di kelompok dan wilayahnya nya sendiri sebelum diperangi dan dikuasai muhammad..

@Admin wrote:Lihat situasi dan Kondisi Sosial dulu, jika tidak PERANG maka Islam akan dihancurkan kafir laknatullah, sebab Islam tidak melawan jika tidak dilawan terlebih dahulu...

nah, gak punya bukti 'perang' muhammad tanpa pedang dan berdarah-darah kan?
lagian, kapan mereka memerangi muhammad? kalaupun terjadi perang, muhammadlah yang menyatakan perang dengan segudang alasan dan kecurigaan..

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by Admin on Tue Jul 03, 2012 11:42 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@Admin wrote:Pahami dulu kata Jizyah disana bahwa Jizyah ialah pajak per kepala yang dipungut oleh pemerintah Islam dari orang-orang yang bukan Islam, sebagai imbangan bagi keamanan diri mereka...
bagi yang membayar maka bilamana orang2 kafir itu diganggu oleh orang luar (diluar wilayah pemerintahan Islam trbst), maka Ummat Islam akan membantu orang2 kafir tersebut dan melindunginya...
apa ada yg aneh..??

syarat rukun/tidak diperangi kan tidak cuman jisya? baca tuh!
aneh, karena persis uang jaminan keamanan a la preman tanah abang
pemerintahan yang mana? quraisy dan apalagi yahudi adalah orang-orang merdeka di kelompok dan wilayahnya nya sendiri sebelum diperangi dan dikuasai muhammad..

baca ayat itu dan lihat kata "sampai mereka membayar Jizyah", nah jika kafir-kafir itu membayar Jizyah maka tidak ada yg boleh satupun memerangi mereka...

saya jelasin lagi deh..
Pada ayat itu Allah memerintahkan kaum Muslimin supaya memerangi Ahli Kitab karena pada mereka terdapat empat unsur yang menyebabkan mereka memusuhi Islam. Empat unsur itu ialah:
1. Mereka tidak beriman kepada Allah karena mereka telah menghancurkan asas ketauhidan. Mereka menjadikan pendeta-pendeta selaku orang suci yang berhak menentukan sesuatu, baik mengenai peraturan yang berkenaan dengan ibadat maupun yang berhubungan dengan halal dan haram. Demikian juga orang-orang Nasrani memandang bahwa Isa itu anak Allah atau Allah, sedangkan orang-orang Yahudi memandang pula Uzair anak Allah. Hal itu dengan tegas menunjukkan bahwa semua mereka mempersekutukan Allah dalam membuat peraturan agama.
2. Mereka tidak beriman kepada hari kemudian, karena mereka menganggap bahwa kehidupan di akhirat sekadar kehidupan rohaniah belaka di mana manusia menjadi malaikat. Kesesatan anggapan mereka seperti ini karena tidak ada ketegasan, baik dalam Taurat maupun dalam Injil tentang adanya hari kebangkitan dan pembalasan sesudah mati di mana manusia bangkit kembali sebagai kejadiannya semula, yaitu terdiri dari jasad dan roh yang masing-masing akan merasakan kenikmatan karunia Allah sebagaimana ditegaskan dalam Alquran.
3. Mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Orang-orang Yahudi tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah pada syariat yang dibawa oleh Musa dan yang sebagiannya dinasakhkan oleh Isa, yakni dinyatakan tidak berlaku lagi hukumnya. Mereka memandang halal memakan harta manusia dengan jalan yang tidak halal (batal), seperti riba dan sebagainya dan mereka mengikuti cara-cara orang musyrik dalam keganasan berperang dan dalam memperlakukan orang-orang tawanan. Sedangkan orang-orang Nasrani memandang halal apa yang diharamkan oleh Allah pada syariat Musa yang belum dinasakhkan oleh Injil. Dalam Taurat Allah mengharamkan memakan gajih daging atau harga penjualannya. Orang-orang Nasrani tidak memandangnya haram.
4. Mereka tidak berpegang kepada agama yang benar yaitu agama yang Allah wahyukan kepada Musa dan Isa a.s. Apa yang mereka anggap agama sebenarnya adalah merupakan suatu cara yang dibuat oleh pendeta-pendeta mereka berdasarkan pikiran dan kepentingan. Yang membawa pendeta kepada perbuatan tersebut karena pendeta Yahudi tidak sanggup menghafal kitab Taurat yang dibawa oleh Musa, demikian juga pendeta-pendeta Nasrani tidak dapat menghafal apa-apa yang disampaikan oleh Isa. Injil yang mereka terima jumlahnya puluhan, kemudian setelah melalui beberapa abad dari kenaikan Isa mereka memilih empat Injil daripadanya yang masing-masing terdapat pertentangan.


Demikianlah keadaan mereka diisyaratkan oleh firman Allah:

فَبِمَا نَقْضِهِمْ مِيثَاقَهُمْ لَعَنَّاهُمْ وَجَعَلْنَا قُلُوبَهُمْ قَاسِيَةً يُحَرِّفُونَ الْكَلِمَ عَنْ مَوَاضِعِهِ وَنَسُوا حَظًّا مِمَّا ذُكِّرُوا بِهِ وَلَا تَزَالُ تَطَّلِعُ عَلَى خَائِنَةٍ مِنْهُمْ إِلَّا قَلِيلًا مِنْهُمْ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاصْفَحْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
Artinya:
(Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuk mereka dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka berubah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat pengkhianatan dari mereka, kecuali sedikit di antara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkanlah mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.
(Q.S. Al-Ma'idah: 13)

bahwa Allah swt. memerintahkan orang2 mukmin supaya memerangi Ahli Kitab ketika mereka melakukan perbuatan2 permusuhan yang mengancam keamanan orang2 mukmin, baik mengenai kehidupan beragama maupun kehidupan sosial...
Jika mereka menerima Islam sebagai pengganti agamanya, maka mereka telah kembali kepada jalan yang benar dan jika mereka tunduk, takluk dan bertekuk lutut sehingga tidak sanggup lagi mengganggu dan mengancam kehidupan orang-orang mukmin, maka hendaklah mereka membayar jizyah sebagai tanda bahwa mereka berada dalam posisi yang rendah di mana kewajiban orang-orang mukmin seluruhnya menjamin kepada mereka, membela mereka, memberikan kebebasan kepada mereka terutama dalam menjalankan ibadat menurut agama mereka dan memperlakukan mereka dengan keadilan dan persamaan dalam kehidupan sosial sebagaimana diperlakukan terhadap kaum Muslimin sendiri.
Dengan membayar jizyah mereka disebut ahli zimmah atau kafir zimmi...
kira-kira sudahkah mengerti maksud ayat tersebut??

@SEGOROWEDI wrote:
@Admin wrote:Lihat situasi dan Kondisi Sosial dulu, jika tidak PERANG maka Islam akan dihancurkan kafir laknatullah, sebab Islam tidak melawan jika tidak dilawan terlebih dahulu...

nah, gak punya bukti 'perang' muhammad tanpa pedang dan berdarah-darah kan?
lagian, kapan mereka memerangi muhammad? kalaupun terjadi perang, muhammadlah yang menyatakan perang dengan segudang alasan dan kecurigaan..
mana bukti yg saya bold diatas, monggo..!!
avatar
Admin
Administrator
Administrator

Male
Posts : 1099
Kepercayaan : Islam
Location : Tanah Melayu
Join date : 03.08.11
Reputation : 56

http://www.laskarislam.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by SEGOROWEDI on Wed Jul 04, 2012 12:17 am

@Admin wrote:baca ayat itu dan lihat kata "sampai mereka membayar Jizyah", nah jika kafir-kafir itu membayar Jizyah maka tidak ada yg boleh satupun memerangi mereka...

mbayar jisya hanya salah satu syarat tidak diperangi (uang keamanan kek preman tanah abang)
syarat-syarat yang lain masih banak..

@Admin wrote:1. Mereka tidak beriman kepada Allah karena mereka telah menghancurkan asas ketauhidan. Mereka menjadikan pendeta-pendeta selaku orang suci yang berhak menentukan sesuatu, baik mengenai peraturan yang berkenaan dengan ibadat maupun yang berhubungan dengan halal dan haram. Demikian juga orang-orang Nasrani memandang bahwa Isa itu anak Allah atau Allah, sedangkan orang-orang Yahudi memandang pula Uzair anak Allah. Hal itu dengan tegas menunjukkan bahwa semua mereka mempersekutukan Allah dalam membuat peraturan agama.
2. Mereka tidak beriman kepada hari kemudian, karena mereka menganggap bahwa kehidupan di akhirat sekadar kehidupan rohaniah belaka di mana manusia menjadi malaikat. Kesesatan anggapan mereka seperti ini karena tidak ada ketegasan, baik dalam Taurat maupun dalam Injil tentang adanya hari kebangkitan dan pembalasan sesudah mati di mana manusia bangkit kembali sebagai kejadiannya semula, yaitu terdiri dari jasad dan roh yang masing-masing akan merasakan kenikmatan karunia Allah sebagaimana ditegaskan dalam Alquran.
3. Mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Orang-orang Yahudi tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah pada syariat yang dibawa oleh Musa dan yang sebagiannya dinasakhkan oleh Isa, yakni dinyatakan tidak berlaku lagi hukumnya. Mereka memandang halal memakan harta manusia dengan jalan yang tidak halal (batal), seperti riba dan sebagainya dan mereka mengikuti cara-cara orang musyrik dalam keganasan berperang dan dalam memperlakukan orang-orang tawanan. Sedangkan orang-orang Nasrani memandang halal apa yang diharamkan oleh Allah pada syariat Musa yang belum dinasakhkan oleh Injil. Dalam Taurat Allah mengharamkan memakan gajih daging atau harga penjualannya. Orang-orang Nasrani tidak memandangnya haram.
4. Mereka tidak berpegang kepada agama yang benar yaitu agama yang Allah wahyukan kepada Musa dan Isa a.s. Apa yang mereka anggap agama sebenarnya adalah merupakan suatu cara yang dibuat oleh pendeta-pendeta mereka berdasarkan pikiran dan kepentingan. Yang membawa pendeta kepada perbuatan tersebut karena pendeta Yahudi tidak sanggup menghafal kitab Taurat yang dibawa oleh Musa, demikian juga pendeta-pendeta Nasrani tidak dapat menghafal apa-apa yang disampaikan oleh Isa. Injil yang mereka terima jumlahnya puluhan, kemudian setelah melalui beberapa abad dari kenaikan Isa mereka memilih empat Injil daripadanya yang masing-masing terdapat pertentangan.

bukti tidak menjunjung..
kenapa kalau tidak 1, 2, 3 dan 4 diperangi?

@Admin wrote:(Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuk mereka dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka berubah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat pengkhianatan dari mereka, kecuali sedikit di antara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkanlah mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.
(Q.S. Al-Ma'idah: 13)


pelanggaran janjinya mana? pengkhianatannya mana?

@Admin wrote:bahwa Allah swt. memerintahkan orang2 mukmin supaya memerangi Ahli Kitab ketika mereka melakukan perbuatan2 permusuhan yang mengancam keamanan orang2 mukmin, baik mengenai kehidupan beragama maupun kehidupan sosial...
Jika mereka menerima Islam sebagai pengganti agamanya, maka mereka telah kembali kepada jalan yang benar dan jika mereka tunduk, takluk dan bertekuk lutut sehingga tidak sanggup lagi mengganggu dan mengancam kehidupan orang-orang mukmin, maka hendaklah mereka membayar jizyah sebagai tanda bahwa mereka berada dalam posisi yang rendah di mana kewajiban orang-orang mukmin seluruhnya menjamin kepada mereka, membela mereka, memberikan kebebasan kepada mereka terutama dalam menjalankan ibadat menurut agama mereka dan memperlakukan mereka dengan keadilan dan persamaan dalam kehidupan sosial sebagaimana diperlakukan terhadap kaum Muslimin sendiri.
Dengan membayar jizyah mereka disebut ahli zimmah atau kafir zimmi...
kira-kira sudahkah mengerti maksud ayat tersebut??

mengancam -> subyektivitas muhammad
jadi alasan perang sepenuhnya Muhammad yang menentukan
diperangi sampai takluk tunduk karena alasan-alasan anti kerukunan di atas
bebas beribadah kalau bayar uang keamanan (jizya), persis FPI
urusannya cuman bayar-membayar uang keamanan, persis preman tanah abang

@Admin wrote:mana bukti yg saya bold diatas, monggo..!!

misalnya yang membatalkan perjanjian hudaibiyah, kan muhammad..

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by EbisuSensei on Sat Jul 07, 2012 6:21 pm

@SEGOROWEDI wrote:

misalnya yang membatalkan perjanjian hudaibiyah, kan muhammad..

Yang melanggar perjanjian bukan umat Muslim terlebih dahulu.
avatar
EbisuSensei
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2734
Kepercayaan : Islam
Location : Indonesia
Join date : 27.12.11
Reputation : 24

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by SEGOROWEDI on Sun Jul 08, 2012 12:27 pm

@EbisuSensei wrote:
@SEGOROWEDI wrote:

misalnya yang membatalkan perjanjian hudaibiyah, kan muhammad..

Yang melanggar perjanjian bukan umat Muslim terlebih dahulu.

membatalkan sepihak, berarti melanggar..

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by EbisuSensei on Sun Jul 08, 2012 12:35 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@EbisuSensei wrote:
@SEGOROWEDI wrote:

misalnya yang membatalkan perjanjian hudaibiyah, kan muhammad..

Yang melanggar perjanjian bukan umat Muslim terlebih dahulu.

membatalkan sepihak, berarti melanggar..
Lha iya, perjanjian batal karena ada pelanggaran.
avatar
EbisuSensei
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2734
Kepercayaan : Islam
Location : Indonesia
Join date : 27.12.11
Reputation : 24

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by SEGOROWEDI on Mon Jul 09, 2012 7:16 am

@EbisuSensei wrote:
Lha iya, perjanjian batal karena ada pelanggaran.

yang melanggarpun muhammad
anak muda yang belum dewasa ikut ke medinah, muhammad tak mau mengembalikan..

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by Sombrero on Mon Jul 09, 2012 8:28 am

@SEGOROWEDI wrote:
@EbisuSensei wrote:
Lha iya, perjanjian batal karena ada pelanggaran.

yang melanggarpun muhammad
anak muda yang belum dewasa ikut ke medinah, muhammad tak mau mengembalikan..

BUKAN itu WED pemicunya, itu soal lain,

Perjanjian yang dilanggar oleh orang kafir, tidak saja di wilayah Mekah, tapi di wilayah luar zasirah arab sendri banyak pelanggaran, maka Allah menurunkan At taubah - 9 (ayat2 perang)

[9:7]Bagaimana bisa ada perjanjian (aman) dari sisi Allah dan RasulNya
dengan orang-orang musyrikin, kecuali orang-orang yang kamu telah


mengadakan perjanjian (dengan mereka) di dekat Masjidilharaam?
maka selama mereka berlaku lurus terhadapmu, hendaklah kamu berlaku
lurus (pula) terhadap mereka. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang
yang bertakwa.


[9:12] Jika mereka merusak sumpah (janji)nya sesudah mereka berjanji, dan
mereka mencerca agamamu, maka perangilah pemimpin-pemimpin orang-orang
kafir itu, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang (yang
tidak dapat dipegang) janjinya,
agar supaya mereka berhenti.

Sombrero
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 16
Posts : 535
Location : JAKARTA
Join date : 06.07.12
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by EbisuSensei on Mon Jul 09, 2012 9:04 am

@SEGOROWEDI wrote:
@EbisuSensei wrote:
Lha iya, perjanjian batal karena ada pelanggaran.

yang melanggarpun muhammad
anak muda yang belum dewasa ikut ke medinah, muhammad tak mau mengembalikan..
hayoo.. hayoo.. mulai ngawur.. mulai ngawur.. ketiwiketiwi
avatar
EbisuSensei
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2734
Kepercayaan : Islam
Location : Indonesia
Join date : 27.12.11
Reputation : 24

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by SEGOROWEDI on Mon Jul 09, 2012 9:15 am

@Sombrero wrote:
BUKAN itu WED pemicunya, itu soal lain,

Perjanjian yang dilanggar oleh orang kafir, tidak saja di wilayah Mekah, tapi di wilayah luar zasirah arab sendri banyak pelanggaran, maka Allah menurunkan At taubah - 9 (ayat2 perang)

[9:7]Bagaimana bisa ada perjanjian (aman) dari sisi Allah dan RasulNya
dengan orang-orang musyrikin, kecuali orang-orang yang kamu telah


mengadakan perjanjian (dengan mereka) di dekat Masjidilharaam?
maka selama mereka berlaku lurus terhadapmu, hendaklah kamu berlaku
lurus (pula) terhadap mereka. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang
yang bertakwa.


[9:12] Jika mereka merusak sumpah (janji)nya sesudah mereka berjanji, dan
mereka mencerca agamamu, maka perangilah pemimpin-pemimpin orang-orang
kafir itu, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang (yang
tidak dapat dipegang) janjinya,
agar supaya mereka berhenti.

baca isi perjanjian
dan tunjukkan dong poin yang dilanggar!
*salah satu poin yang dilanggar sudah saya tunjukkan dan pelanggarnya muhammad

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by Sombrero on Mon Jul 09, 2012 10:31 am

@SEGOROWEDI wrote:
@Sombrero wrote:
BUKAN itu WED pemicunya, itu soal lain,

Perjanjian yang dilanggar oleh orang kafir, tidak saja di wilayah Mekah, tapi di wilayah luar zasirah arab sendri banyak pelanggaran, maka Allah menurunkan At taubah - 9 (ayat2 perang)

[9:7]Bagaimana bisa ada perjanjian (aman) dari sisi Allah dan RasulNya
dengan orang-orang musyrikin, kecuali orang-orang yang kamu telah




mengadakan perjanjian (dengan mereka) di dekat Masjidilharaam?
maka selama mereka berlaku lurus terhadapmu, hendaklah kamu berlaku
lurus (pula) terhadap mereka. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang
yang bertakwa.


[9:12] Jika mereka merusak sumpah (janji)nya sesudah mereka berjanji, dan
mereka mencerca agamamu, maka perangilah pemimpin-pemimpin orang-orang
kafir itu, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang (yang
tidak dapat dipegang) janjinya,
agar supaya mereka berhenti.

baca isi perjanjian
dan tunjukkan dong poin yang dilanggar!
*salah satu poin yang dilanggar sudah saya tunjukkan dan pelanggarnya muhammad

Mang Wed,

Membatalkan perjanjian apakah sama dengan melanggar perjanjian?

Kalau salah satu pihak melakukan wan prestasi dalam suatu perjanjian, maka sudah pasti (demi hukum) perjanjian itu akan gugur dengan sendirinya.

Nah, silahkan beberkan disini, dimana muhammad melanggar perjanjian?
Kalau soal anak muda itu adalah tidak jelas, dan itu BUKAN inti dari pelanggaran,
kata situs FFI si tukang plintir emang alasannya banyak, tapi mereka tidak tahu Pastinya.

inilah pelanggaran orang KAFIR !!!
Akan tetapi kaum
Quraisy, melanggar perjanjian Hudaibiyah ini ketika mereka memasok
kabilah Bani Bakr
dengan senjata perang.
Kaum Qureisy mendorong Bani
Bakr dari suku Kinanah
yang bersahabat dengannya ini untuk menyerang
Khuza'ah yang bersahabat dengan muslimin.
Maka Bani Bakr pun menyerang
Bani Khuza'ah pada malam hari.
Mereka membunuh sejumlah mereka dan
menyandera sejumlah lainnya.
Rasul Allah saw mendengar tentang
perbuatan Bani Bakr terhadap Bani Khuza'ah yang mendapat dukungan dari
Qureisy. Rasul pun berjanji akan menolong Bani Khuza'ah.


Peperangan pun merembet sampai ke Khaibar !



Sombrero
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 16
Posts : 535
Location : JAKARTA
Join date : 06.07.12
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by SEGOROWEDI on Mon Jul 09, 2012 3:07 pm

@Sombrero wrote:
Mang Wed,

Membatalkan perjanjian apakah sama dengan melanggar perjanjian?

Kalau salah satu pihak melakukan wan prestasi dalam suatu perjanjian, maka sudah pasti (demi hukum) perjanjian itu akan gugur dengan sendirinya.

Nah, silahkan beberkan disini, dimana muhammad melanggar perjanjian?
Kalau soal anak muda itu adalah tidak jelas, dan itu BUKAN inti dari pelanggaran,
kata situs FFI si tukang plintir emang alasannya banyak, tapi mereka tidak tahu Pastinya.

inilah pelanggaran orang KAFIR !!!
Akan tetapi kaum
Quraisy, melanggar perjanjian Hudaibiyah ini ketika mereka memasok
kabilah Bani Bakr
dengan senjata perang.
Kaum Qureisy mendorong Bani
Bakr dari suku Kinanah
yang bersahabat dengannya ini untuk menyerang
Khuza'ah yang bersahabat dengan muslimin.
Maka Bani Bakr pun menyerang
Bani Khuza'ah pada malam hari.
Mereka membunuh sejumlah mereka dan
menyandera sejumlah lainnya.
Rasul Allah saw mendengar tentang
perbuatan Bani Bakr terhadap Bani Khuza'ah yang mendapat dukungan dari
Qureisy. Rasul pun berjanji akan menolong Bani Khuza'ah.


Peperangan pun merembet sampai ke Khaibar !

- pelanggaran kalau pembatalannya sepihak..
- mengembalikan anak muda, bagian dari perjanjian, tapi muhammad ak pernah mematuhinya..
- kedua suku itu musuh abadi sejak sebelum perjanjian, mestinya didamaikan bukan malah dijadikan alasan membatalkan dan melanggar pejanjian, urusan kecil di tangan muhammad bukannya terselesaikan tapi malah jadi besar dan fatal

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by EbisuSensei on Tue Jul 10, 2012 12:19 am

@SEGOROWEDI wrote:
@Sombrero wrote:
Mang Wed,

Membatalkan perjanjian apakah sama dengan melanggar perjanjian?

Kalau salah satu pihak melakukan wan prestasi dalam suatu perjanjian, maka sudah pasti (demi hukum) perjanjian itu akan gugur dengan sendirinya.

Nah, silahkan beberkan disini, dimana muhammad melanggar perjanjian?
Kalau soal anak muda itu adalah tidak jelas, dan itu BUKAN inti dari pelanggaran,
kata situs FFI si tukang plintir emang alasannya banyak, tapi mereka tidak tahu Pastinya.

inilah pelanggaran orang KAFIR !!!
Akan tetapi kaum
Quraisy, melanggar perjanjian Hudaibiyah ini ketika mereka memasok
kabilah Bani Bakr
dengan senjata perang.
Kaum Qureisy mendorong Bani
Bakr dari suku Kinanah
yang bersahabat dengannya ini untuk menyerang
Khuza'ah yang bersahabat dengan muslimin.
Maka Bani Bakr pun menyerang
Bani Khuza'ah pada malam hari.
Mereka membunuh sejumlah mereka dan
menyandera sejumlah lainnya.
Rasul Allah saw mendengar tentang
perbuatan Bani Bakr terhadap Bani Khuza'ah yang mendapat dukungan dari
Qureisy. Rasul pun berjanji akan menolong Bani Khuza'ah.


Peperangan pun merembet sampai ke Khaibar !

- pelanggaran kalau pembatalannya sepihak..
- mengembalikan anak muda, bagian dari perjanjian, tapi muhammad ak pernah mematuhinya..
- kedua suku itu musuh abadi sejak sebelum perjanjian, mestinya didamaikan bukan malah dijadikan alasan membatalkan dan melanggar pejanjian, urusan kecil di tangan muhammad bukannya terselesaikan tapi malah jadi besar dan fatal
Disebutin sumbernya apa dan mana.
Nggak asal tuduh gitu lho wed
avatar
EbisuSensei
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2734
Kepercayaan : Islam
Location : Indonesia
Join date : 27.12.11
Reputation : 24

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by SEGOROWEDI on Tue Jul 10, 2012 12:00 pm

@EbisuSensei wrote:
Disebutin sumbernya apa dan mana.
Nggak asal tuduh gitu lho wed

- ayat pembatalannya kan ada di quran..
- kisah anak muda yang ikut hijrah padahal belum dewasa dan menurut butir perjanjian harus dikembalikan ke mekah, kan segudang..
- perseteuan kedua suku itu kan turun-temurun sejak sebelum perjanjian, lagian perseteruan tersebut bukan bagian dari butir perjanjian..

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by Sombrero on Tue Jul 10, 2012 1:33 pm

"SEGOROWEDI" wrote


- ayat pembatalannya kan ada di quran..
- kisah anak muda yang ikut hijrah padahal belum dewasa dan menurut butir perjanjian harus dikembalikan ke mekah, kan segudang..
- perseteuan kedua suku itu kan turun-temurun sejak sebelum perjanjian, lagian perseteruan tersebut bukan bagian dari butir perjanjian..[/quote]

"SOMBRERO" Wrote


Ayat pembatakan ada di alkquran, tapi Hujjah kita bukan soal pembatalan, tapi soal PELANGGARAN yang kamu maksudkan itu mana hadist yang menulis tentang "anak yg harus di kembalikan" adalah sebagai pemicu pelanggaran yg kamu maksudkan. silahkan beberkan disini...

Persetruan sudah gue jelaskan diatas.


"SEGOROWEDI" Wrote

- pelanggaran kalau pembatalannya sepihak..
- mengembalikan anak muda, bagian dari perjanjian, tapi muhammad ak pernah mematuhinya..
-
kedua suku itu musuh abadi sejak sebelum perjanjian, mestinya
didamaikan bukan malah dijadikan alasan membatalkan dan melanggar
pejanjian, urusan kecil di tangan muhammad bukannya terselesaikan tapi
malah jadi besar dan fatal

"SOMBRERO" Wrote :

Mana Bukti hadist nya ??? Copas dimari plsss !! jangan cuma asal tuduh, kita periksa bareng2...

Sombrero
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 16
Posts : 535
Location : JAKARTA
Join date : 06.07.12
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by ̲ on Wed Jul 11, 2012 6:14 am

Agan-agan dan aganwati, tolong jangan bertengkar dong.
Ada anak baru nich yang lagi belajar.
BINGUNG MODE=ON
avatar
̲
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 30
Join date : 10.07.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by SEGOROWEDI on Fri Jul 13, 2012 1:39 pm

@Sombrero wrote:Ayat pembatakan ada di alkquran, tapi Hujjah kita bukan soal pembatalan, tapi soal PELANGGARAN yang kamu maksudkan itu mana hadist yang menulis tentang "anak yg harus di kembalikan" adalah sebagai pemicu pelanggaran yg kamu maksudkan. silahkan beberkan disini...

pembatalan sepihak, jelas pelanggaran..
muhammad tak pernah mengembalikan anak muda (baca: melanggar isi pejanjian) tapi quraisy tak pernah menyoal, quarisy pada dasarnya tak suka ribut..

@Sombrero wrote:Persetruan sudah gue jelaskan diatas.

asal tuduh,
lagian soal perseteruan kedua suku bukan bagian dari isi perjanjian..
dan itu terjadi daru dulu..
muhammad aja yang cari-cari alasan untuk membatalkan perjanjian dan perang

@Sombrero wrote:Mana Bukti hadist nya ??? Copas dimari plsss !! jangan cuma asal tuduh, kita periksa bareng2...

mending dicek:
apa soal kedua suku yang selalu berseteru bagian dai isi perjanjian?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by ramayana on Sat Jul 21, 2012 10:12 pm

@ admin.

di Kristen ajarannya adalah Kasihilah sesama manusia.

kurang toleransi apa?

bisa liat ajaran agama ente?

avatar
ramayana
Pengembara

Male
Posts : 3478
Location : Jerusalem
Join date : 21.07.12
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: Hanya Islam! yang menjunjung tinggi kerukunan antar Ummat Beragama

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 1 dari 2 1, 2  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik