FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

pencarian tuhan

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

pencarian tuhan

Post by BAKUL KOPI on Sat Nov 12, 2011 7:19 am

sedikit renungan utk saudaraku seukhuwah (yg mengakui saya sodara hehehe)

saya kasih contoh simple,saya yakin anda terlahir dr kluarga muslim,so anda bisa saya katakan muslim sejak lahir,dan ketika anda dlm masa baliqh,anda pastinya bertanya siapa sih tuhan,bagaimana sih bentuk tuhan.bagaimana saya bisa percaya akan adanya tuhan jika tuhan sendiri tak terlihat dsb...dsb....

nah disinilah terjadinya proses pencarian tuhan sejati,bkn asal nurut sama ortu,atau sama guru agama. anda diberi akal pikiran pastinya utk digunakan bukan.? lalu apa yg akan anda lakukan.? cukup diam mengimani apa yg sdh di imani oleh kluarga,pasrah dan tak perlu banyak bertanya?

apa mungkin anda lebih senang dgn muslim yg seperti kambing congek.? hanya ngikut kemana arah si induknya.? walo si induk loncat ke sumur,anda juga bakal ngikut,gitu.? hmmm ga jauh beda donk dgn keimanan para salibis..... yg hanya bengong menerima doktrin n dogma gereja. saat mengajukan pertanyaan kepada pendeta / pastor akan puas dengan jawaban "ah sudah diam kamu,aq lebih ngerti ttg agama,udah jgn bnyk tanya,imani saja" hmmmm bagaimana mas.?

dan ketika kita sudah yakin akan kebenaran mutlak tentang ajaran islam,apakah tidak menutup kemungkinan bahwa "apa yg menurut kita benar belum tentu benar bagi org lain" siapakah yang MAHA benar.? dan masih pantaskah kita mengakui bahwa kitalah yang paling benar.? kalo islam sudah pasti benar. tapi seiring waktu berjalan dari masa kejayaan islam hingga saat ini,apa yg terjadi.? lalu apa solusinya.? apakah islam tidak memiliki solusi utk ini.? jangan kita membutakan mata,lihat kenyataan sekarang ini,bandingkan dengan masa kejayaan islam.

jika saya salah jangan ragu utk menegur saya,namun saya juga memiliki argumen bahwa perbedaan adl rahmat (ga usah dijelaskan panjang lebar nanti jd oot) jika memang argumen2 saya salah,maka insyaallah saya siap utk meralatnya dengan niat pastinya.

pencerahan......
avatar
BAKUL KOPI
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 29
Posts : 757
Location : warkop
Join date : 07.10.11
Reputation : 3

Kembali Ke Atas Go down

Re: pencarian tuhan

Post by BAKUL KOPI on Sat Nov 12, 2011 7:27 am

sebenernya pertanyaan saya ini sudah pernah sy lontar di salah satu forum juga dan sempan mendapatkan penjelasan sbb :

saya sudah sangaat bersyukur sekali terlahir dari keluarga muslim coz ini sebgai anugrah dan hidayah yang tiada tara bagi saya,,dan ingat dalam islam ada yang di sebuat SAMI`NA WA ATO`NA, jangan mencela dan menganggap remeh pemberian Allah coz islamnya keturunan itu sebuah anggapa yang sangaaaat salah sekali,,adapun tentang mentaati yang di samakan dengan SALIBIS, itu sangat jauh beda dengan islam,,mereka manut saja itu apa kata rahib2nya saja dengan tanpa dasar tapi dalam islam kita manut tunduk patuh itu atas perintah Allah dan rasulNya,,jangan samakan tunduk patuhnya kita pada perintah Allah dan rasulNya dengan tunduk patuhnya SALIBIS PADA RAHIB RAHIB merka,,coz Alquran mecela mereka dalam Qs attaubah ayat 31 اتَّخَذُوا أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَابًا مِنْ دُونِ Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah" karena mereka menuruti rahub2 apa yang di haramkan oleh Allah mereka halalkan dan apa yang di halalkan Allah mereka haramkan,,beda dengan kita kita manut atas perintah Allah dan rasulnya,,jadi sangat jauuuuuuuuuuh beda dengan SALIBIS,,

namun penjelasan tsb kok blm membuat saya puas..
mau bantah tapi kok beliow ini seorang syekh, minder sndiri jadinya..

dan ketika sana tanyakan masalah bagaimana cara menyikapi sebuah perbedaan dlm islam,beliow bertutur sbb :

dalam menyikapi pebedaan dalam islam dalam bab fiq/furu` kita berskap tasammuh coz semunya sah sah saja,,,adapun dalam bab aqidah maka kita bersifat wala` wal baro` angkatangan dengan aqidah2 yang tdk sesuai dengan Alquran dan sunnah yang di contohkan sama salaf assoleh,,dan sikap kita dalam hal ini hanya satu kebenaran yaitu apa yang bermanhaj pada alquran dan sunnah,,dan di laurkita itu tdk benar dan kwajiban kita ialah mendakwahi orang yang aqidahnya ada di luar alquran dan sunnah,,.

lalu saya bingung.... apa ini juga akan saya telan bulet2 gitu.?

mohon pencerahan dari sebuah pencerahan
avatar
BAKUL KOPI
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 29
Posts : 757
Location : warkop
Join date : 07.10.11
Reputation : 3

Kembali Ke Atas Go down

Re: pencarian tuhan

Post by BAKUL KOPI on Sat Nov 12, 2011 7:31 am

nyerah
bakul kopi sedang bingung.... kebanyakan ustadz namun entah santrinya yg bebal atau ustadznya yg terlalu canggih....
:mon2:
syekh abu hanan sudah berlalu,meninggalkan dunia persilatan akidah islam...
beliow lagi fokus dgn editing kartu nama yg sudah seminggu ini tidak kelar2
:lul:
avatar
BAKUL KOPI
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 29
Posts : 757
Location : warkop
Join date : 07.10.11
Reputation : 3

Kembali Ke Atas Go down

Re: pencarian tuhan

Post by BAKUL KOPI on Sat Nov 12, 2011 10:20 am

:bounce:
avatar
BAKUL KOPI
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 29
Posts : 757
Location : warkop
Join date : 07.10.11
Reputation : 3

Kembali Ke Atas Go down

Re: pencarian tuhan

Post by BAKUL KOPI on Sat Nov 12, 2011 12:46 pm

:mon2:
avatar
BAKUL KOPI
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 29
Posts : 757
Location : warkop
Join date : 07.10.11
Reputation : 3

Kembali Ke Atas Go down

Re: pencarian tuhan

Post by Admin on Sat Nov 12, 2011 1:00 pm

@BAKUL KOPI wrote:kalo islam sudah pasti benar. tapi seiring waktu berjalan dari masa kejayaan islam hingga saat ini,apa yg terjadi.? lalu apa solusinya.? apakah islam tidak memiliki solusi utk ini.? jangan kita membutakan mata,lihat kenyataan sekarang ini,bandingkan dengan masa kejayaan islam.

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda
:

بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ

“Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208)

Melihat keadaan islam saat ini, itu sudah diprediksi oleh Rasulullah, siapakah orang-orang terasing itu (pada akhir zaman) yaitu orang2 yang masih tetap berpegang kepada Al-Qur'an dan Sunnah Rasul...
avatar
Admin
Administrator
Administrator

Male
Posts : 1099
Kepercayaan : Islam
Location : Tanah Melayu
Join date : 03.08.11
Reputation : 56

http://www.laskarislam.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: pencarian tuhan

Post by BAKUL KOPI on Mon Nov 14, 2011 7:01 pm

@Admin wrote:
@BAKUL KOPI wrote:kalo islam sudah pasti benar. tapi seiring waktu berjalan dari masa kejayaan islam hingga saat ini,apa yg terjadi.? lalu apa solusinya.? apakah islam tidak memiliki solusi utk ini.? jangan kita membutakan mata,lihat kenyataan sekarang ini,bandingkan dengan masa kejayaan islam.

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda
:

بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ

“Islam muncul dalam keadaan asing, dan ia akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim no. 208)

Melihat keadaan islam saat ini, itu sudah diprediksi oleh Rasulullah, siapakah orang-orang terasing itu (pada akhir zaman) yaitu orang2 yang masih tetap berpegang kepada Al-Qur'an dan Sunnah Rasul...

jujur dan to the poin aja nih pak admin.....
berarti kan menurut akhy "Berpedomanlah pada Al Quran serta Ikutilah (ittiba) Apa saja yang Berasal dari Rasulullah"


وَمَا آَتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا
“Dan apa saja yang datang dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada kalian, maka ambillah (laksanakanlah), dan apa saja yang kalian di larang untuk mengerjakannya, maka berhentilah (tinggalkanlah)! ” (Al-Hasyr: 7)

nah..... nah..... jika ada nih muslim yang salah menafsirkan "sesuatu" yg datang dari Rasulullah,bagaimana.? apakah termasuk inkar sunnah.? (bukan mang odoy kok ketawa guling )

pencerahan
:3gk:
avatar
BAKUL KOPI
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 29
Posts : 757
Location : warkop
Join date : 07.10.11
Reputation : 3

Kembali Ke Atas Go down

Re: pencarian tuhan

Post by SEGOROWEDI on Mon Nov 14, 2011 7:11 pm

[quote="BAKUL KOPI"]
@Admin wrote:

وَمَا آَتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا
“Dan apa saja yang datang dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada kalian, maka ambillah (laksanakanlah), dan apa saja yang kalian di larang untuk mengerjakannya, maka berhentilah (tinggalkanlah)! ” (Al-Hasyr: 7)

nah..... nah..... jika ada nih muslim yang salah menafsirkan "sesuatu" yg datang dari Rasulullah,bagaimana.? apakah termasuk inkar sunnah.? (bukan mang odoy kok ketawa guling )

pencerahan
:3gk:

selain itu..
Tuhannya itu Alloh SWT atau Muhammad, kok malah suruh ikutan apapun yang Muhammad perintahkan?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: pencarian tuhan

Post by BAKUL KOPI on Mon Nov 14, 2011 8:12 pm

@atas :
pengen tau kan jawabannya.?
ya,sama..... tp tau kan bedanya sunnah n wajib.?
panik
avatar
BAKUL KOPI
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 29
Posts : 757
Location : warkop
Join date : 07.10.11
Reputation : 3

Kembali Ke Atas Go down

Re: pencarian tuhan

Post by mang odoy on Tue Nov 15, 2011 8:16 am

whooookeyyyyyy....ada yang bisa saya bantu...?? hi hi hi.... satpam kok bingungg...wkwkwkwkwk

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: pencarian tuhan

Post by forever_muslim on Tue Nov 15, 2011 9:20 am

saya pernah posting hal ini di MK, mungkin masih berkaitan dgn yg ditanyakan pak satpam pada thread ini, saya postingkan kembali, semoga bermanfaat :

"AJARAN ALLAH MENURUT SUNNAH RASUL"

Ajaran Allah, bisa kita lihat pada Qs. 55:2

عَلَّمَ الْقُرْآنَ <-----
'allamalqur aana
Dia(Allah) telah mengajarkan "`ilmu / ajaran" berupa al Quran.(55;2)

Kalau dimunculkan sedikit kandungan maknanya, menjadi

هُوَ)عَلَّمَ(عِلْمًا) الْقُرْآن ) - (Huwa) 'allama ('ilman) alqur aana

Pemecahan Kaedah / hukum pada kata kerja yang digaris bawahi di atas sebagai berikut:

عَلَّمَ - 'allama dibentuk dari tiga huruf pokok tambahan satu atas pola / wazan فَعَّلَ - يُفَعِّلُ - تَفْعِيْلًا -fa''ala - yufa''ilu - taf 'iilan.
Setiap kata kerja dalam alquran yang dibentuk atas pola/wazan tersebut, selalu membawa mashdar dari pola / wazan tiga huruf pokoknya yang tidak tersebut(sudah maklum) dalam kalimatnya. Selain itu juga setiap kata kerja selalu membawa subject yang menentukan keterangan kerjanya yang tidak tersebut (maklum) juga.....
Dalam hal kata kerja tiga huruf pokok tambahan satu عَلَّمَ - 'allama tersebut, pemecahan tiga huruf pokoknya atas pola / wazannya adalah sebagai berikut:


عَلِمَ - يَعْلَمُ - عِلْمًا - 'alima - ya' lamu - 'ilman = mengetahui / meng 'ilmui.

Dan arti kata "mashdar" nya (عِلْمًا -`ilman)adalah = `Ilmu / pengetahuan / ajaran.


"mashdar" atas pola / wazan dari tiga huruf pokok itulah yang tidak tersebut(sudah maklum) dalam tiga huruf pokok tambahan satu atas pola / wazan فَعَّلَ - يُفَعِّلُ - تَفْعِيْلًا -fa''ala - yufa''ilu - taf 'iilan.


Contoh sederhana dalam bahasa indonesia:
- Dia memberikan "pemberian" berupa "buku"<----- yang bertanda garis bawah tersebut adalah mashdar, dan "buku" adalah pengganti "pemberian" dalam kalimat tersebut.

Contoh kata lain yang menggunakan tiga huruf pokok tambahan satu atas pola/wazan فَعَّلَ - يُفَعِّلُ - تَفْعِيْلًا -fa''ala - yufa''ilu - taf 'iilan dalam alquran:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
Inna llaaha wamalaa ikatahuu yushalluuna 'alaa lnnabiyyi yaa ayyuha lladziina aamanuu shalluu 'alaihi wasallimuu tasliiman
Sesungguhnya Allah serta malaikat-malaikat-Nya menyampaikan harapan atas harapan nabi .Wahai orang-orang yang beriman, sampaikanlah harapan kalian atas harapan Nabi yaitu hiduplah kalian dengan islam dengan sebenar benarnya.(Qs.33;56)

kata kerja kata kerja yang digaris bawahi pada ( Qs.33;56) diatas, dibentuk juga dari tiga huruf pokok tambahan satu atas pola / wazan
فَعَّلَ - يُفَعِّلُ - تَفْعِيْلًا -fa''ala - yufa''ilu - taf 'iilan

yaitu
* صَلّٰى - يُصَلِّيْ - تَصْلِيَةً -shallaa - yushallii - tashliyatan = menyampaikan doa'/harapan .

Dimana pemecahan kata kerja tiga huruf pokoknya atas pola/wazannya adalah sebagai berikut:

صَلَا - يَصْلُوْا - صَلٰوةً -shalaa - yashluu - shalaatan = berdo'a / berharap.

arti kata "mashdar" nya ( صَلٰوةً - shalaatan)= do'a / shalat = "harapan"


Ingat akan hadits:
اَلصَّلوٰةُ دُعَاءٌ - ashshalaatu du' aa un = shalat itu adalah do'a / harapan (al hadits)


Jadi berbeda maknanya antara ber"shalat" dengan ber"shalawat".

ber"shalat" = ber"do'a" / ber"harap". <-----tidak memiliki object

ber"shalawat" = menyampaikan "shalat" / menyampaikan "harapan"<----memiliki object.

* سَلَّمَ - يُسَلِّمُ - تَسْلِيْمًا -sallama - yusallimu - tasliiman = membangun / membina keselamatan

Dimana pemecahan kata kerja dari tiga huruf pokoknya atas pola/wazannya adalah sebagai berikut:

سَلِمَ - يَسْلَمُ - سَلَامَةً - salima - yaslamu - salaamatan = selamat

Dan arti kata "mashdar"nya (سَلَامَةً - salaamatan)adalah = "keselamatan"

"keselamatan" yang dimaksud disana adalah "dinul islam"


karena arti tersebut juga dapat dilihat dari:

اَسْلَمَ - يُسْلِمُ - اِسْلَامًا - aslama - yuslimu - islaaman = menyelamatkan

arti kata "mashdar" nya(اِسْلَامًا - islaaman)= keselamatan = "islam"


Ingat hadits!

اَلْمُسْلِمُ سَلِمَ الْمُسلِمُوْنَ مِنْ لِّسَانِهِ وَ يَدِهِ
Al muslimu salima lmuslimuuna min lisaanihi wa yadihii.
Seorang muslim itu adalah yang muslim muslim lainnya selamat dari ucapan dan kekuasaannya.(al hadits)

سَلِمَ - يَسْلَمُ - سَلَامًا وَ سَلَامَةً - salima - yaslamu - salaaman wa salaamatan = selamat.

اَسْلَمَ - يُسْلِمُ - اِسْلَامًا - aslama - yuslimu - islaaman = menyelamatkan.

Perhatikan kaedahnya :

اَلْمُسْلِمُ - al muslimu--->>Isim fa'il dalam bentuk ma'rifat sebagai mubtada' (pokok kalimat) berjumlah 1 maskullin. artinya = seorang pelaku Yang menyelamatkan itu....

الْمُسلِمُوْنَ - al muslimuuna ---> isim fa'il dalam bentuk ma'rifat berjumlah jamak maskullin. artinya = Para pelaku yang menyelamatkan itu....
Terlihat disana bahwa islam isinya adalah orang orang / para pelaku yang saling selamat menyelamatkan.....

Jadi, dengan mengacu pada kaedah tersebut diatas, penterjemahan surat (Qs.55;2) menjadi

عَلَّمَ الْقُرْآنَ
Dia(Allah) telah mengajarkan "ilmu/ajaran" berupa al Quran.(Qs.55;2)

Sekaligus menunjukkan makna bahwa Alqur an adalah " Ilmu / Ajaran" dan identik dengan Lafadzh jalalah.

Artinya semua yang berkaitan erat dengan fungsi "Lafazdh jalalah(Allah)", haruslah digandeng dengan Ilmu/ajaranNya yaitu "Al-Qur'an". maksudnya untuk mencuatkan kandungan makna kepermukaan akan kaitan fungsi:

أَحْسَنَ تَفْسِيرًا ( Al-Qur'an) sebaik baik tafsir (Qs.25;33),

آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ ayat ayat yang saling jelas menjelaskan (Qs.24;1),

بَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ rangkaian keterangan menurut satu pedoman dan pembeda pandangan (antara yang haq dan yang bathil)(Qs.2;185)

serta ayat ayat lainnya yang berguna / saling memfungsikan dan melengkapi / tidak sia sia atau mencuatkan kesadaran akan Ilmu Allah dengan mengacu pada ayat tersebut (Qs.55;2).


Menurut sunnah rasul

Menurut <----->قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللّهَ فَاتَّبِعُونِي
Qul in kuntum tuhibbuuna llaaha fa ttabi 'uunii.
Tegaskanlah: "Jika kalian (benar-benar) mencintai hidup dengan ajaran Allah menurut pola rasulNya, Maka ikutilah sunnahku,(Qs. 3;31)

Sunnah rasul<------> سُنَّةُ الرَّسُوْلِ -sunnatu rrasuuli = peri kehidupan/pola kehidupan rasul<---> لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ
Laqad kaana lakum fii rasuuli llaahi uswatun hasanatun.
Sesungguhnya dalam kehidupan menurut sunnah Rasulullah itu, ada suri teladan yang indah guna kehidupan kalian.(Qs.33;21)

Maka setiap yang berkaitan dengan fungsi رَسُولِ -rasuulun, haruslah di gandeng dengan أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ -uswatun hasanatun atau sunnah rasul..... Jadi bicara "rasul" berarti bicara sunnahnya dan bukan bicara fisik / biologis Nabi Muhammad SAW pribadi tapi fungsi Nabi Muhammad SAW sebagai rasulNya atau "sunnahnya".

Penting:
*Semua perombakan terjemah bukanlah sembarang ataupun asal asalan, tapi selalu ada acuan dari tata bahasa alquran dan teori maknanya dari ayat ayat lainnya.

*Kesempurnaan isi alquran hanya dapat dilihat dari susunan tata bahasa maupun maknanya, berupa susunan teratur dalam keseluruhan bulat sesuai batasan batasannya(hukum), dari potongan / bagian bagian ayat ayat nya baik bahasa maupun maknanya yang saling melengkapi dan saling memfungsikan sehingga menjadi satu kesatuan utuh yang kesemuanya tidak ada yang tidak berguna(sia sia).

Jadi kalau kita melihat terjemah ataupun tafsir yang kontradiktif, maka yang kita lihat adalah berarti fungsi dan kelengkapan penjelasan dari ayat ayat lainnya belum ada....maka jangan heran kalau kita melihat perbedaan tafsir ataupun terjemah. karena masing masing orang memiliki kemampuan yang berbeda beda dalam menjangkau seluruh makna ayat ayat dalam Al-Qur'an.... Hal tersebut bukanlah berarti kesalahan atau ketidak sempurnaan Al-Qur'an itu sendiri tapi hanya semata mata tingkat kemampuan orangnya yang bervariasi.....

Bisa dianalogikan seperti berikut ini:
Melihat gajah
---> si A mengatakan ekor gajah, "itulah gajah".
--->si B mengatakan belalai gajah, "itulah gajah".
--->si C yang sudah melihat dari semua sudut mengatakan gajah, "itulah gajah".

---->melihat 1 buah ayat---> Si A mengatakan segala sesuatu Allahlah yang menentukan. manusia berbuat hanyalah dipaksa oleh Allah. = paham jabariyyah

---->melihat 1 buah ayat yang lainnya----> Si B mengatakan segala sesuatu manusialah yang menentukan dan Allah tidak ikut campur dalam urusan manusia.= paham qadariyyah. contoh paham induk mu'tazilah.

---->melihat ayat lebih banyak lagi---> Si C mengatakan segala sesuatu Allahlah yang menentukan dan manusia hanyalah berusaha dan berdo'a. = paham adaptasi para ulama.

----> Melihat seluruh ayat-----> Si D mengatakan segala sesuatu Allahlah yang merancang dan memastikan sementara manusia bebas menentukan 1 buah pilihan dan berharap atas apa yang telah dirancang oleh Allah tersebut serta melaksanakannya untuk konsekwensi hasil dari kepastian Allah jua.

Ke empat terjemah atau tafsir tersebut diatas bukanlah kesalahan Al-Qur'an atau sifat Al-Qur'an yang senantiasa berubah, tapi kembali karena keterbatasan kemampuan masing masing orang berbeda beda dalam menjangkau atau menjamah seluruh ayat ayat dalam Al-Qur'an, semakin banyak ayat ayat yang dijangkau, maka semakin bulat dan utuh pengertiannya.....

Banyak umat Islam marah Ketika Nabi Muhammad SAW dibuat buat karikaturnya. Tapi tidak pernah marah ketika sunnahnya telah diporak porandakan....begitupun banyak umat islam yang marah ketika mushaf Al-Qur'an dibakar. tapi tidak pernah marah ketika ajaran ALLAH SWT dalam Mushaf tersebut telah di cabik cabik kandungan isinya.....

Sumber: Sistimatik tata bahasa dan teori makna Al-Qur'an menurut pola rasulullah......
avatar
forever_muslim
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Posts : 181
Join date : 07.10.11
Reputation : 10

Kembali Ke Atas Go down

Re: pencarian tuhan

Post by BAKUL KOPI on Tue Nov 15, 2011 9:24 am

:lkj:
@mang odoy... ya bantu jelasin donk....
@bro fm mangstab nih.....
coba saya baca pelan2 dulu biar bisa saya cerna sholat yuk
avatar
BAKUL KOPI
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 29
Posts : 757
Location : warkop
Join date : 07.10.11
Reputation : 3

Kembali Ke Atas Go down

Re: pencarian tuhan

Post by mang odoy on Tue Nov 15, 2011 9:30 am

@BAKUL KOPI wrote: :lkj:
@mang odoy... ya bantu jelasin donk....
@bro fm mangstab nih.....
coba saya baca pelan2 dulu biar bisa saya cerna sholat yuk

lhaa,.....ane juga nyimak uraian dari bro FM..... :3:

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: pencarian tuhan

Post by barabasmurtad77 on Mon Jan 16, 2012 7:23 pm

@BAKUL KOPI wrote:sebenernya pertanyaan saya ini sudah pernah sy lontar di salah satu forum juga dan sempan mendapatkan penjelasan sbb :

saya sudah sangaat bersyukur sekali terlahir dari keluarga muslim coz ini sebgai anugrah dan hidayah yang tiada tara bagi saya,,dan ingat dalam islam ada yang di sebuat SAMI`NA WA ATO`NA, jangan mencela dan menganggap remeh pemberian Allah coz islamnya keturunan itu sebuah anggapa yang sangaaaat salah sekali,,adapun tentang mentaati yang di samakan dengan SALIBIS, itu sangat jauh beda dengan islam,,mereka manut saja itu apa kata rahib2nya saja dengan tanpa dasar tapi dalam islam kita manut tunduk patuh itu atas perintah Allah dan rasulNya,,jangan samakan tunduk patuhnya kita pada perintah Allah dan rasulNya dengan tunduk patuhnya SALIBIS PADA RAHIB RAHIB merka,,coz Alquran mecela mereka dalam Qs attaubah ayat 31 اتَّخَذُوا أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَابًا مِنْ دُونِ Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah" karena mereka menuruti rahub2 apa yang di haramkan oleh Allah mereka halalkan dan apa yang di halalkan Allah mereka haramkan,,beda dengan kita kita manut atas perintah Allah dan rasulnya,,jadi sangat jauuuuuuuuuuh beda dengan SALIBIS,,

namun penjelasan tsb kok blm membuat saya puas..
mau bantah tapi kok beliow ini seorang syekh, minder sndiri jadinya..

dan ketika sana tanyakan masalah bagaimana cara menyikapi sebuah perbedaan dlm islam,beliow bertutur sbb :

dalam menyikapi pebedaan dalam islam dalam bab fiq/furu` kita berskap tasammuh coz semunya sah sah saja,,,adapun dalam bab aqidah maka kita bersifat wala` wal baro` angkatangan dengan aqidah2 yang tdk sesuai dengan Alquran dan sunnah yang di contohkan sama salaf assoleh,,dan sikap kita dalam hal ini hanya satu kebenaran yaitu apa yang bermanhaj pada alquran dan sunnah,,dan di laurkita itu tdk benar dan kwajiban kita ialah mendakwahi orang yang aqidahnya ada di luar alquran dan sunnah,,.

lalu saya bingung.... apa ini juga akan saya telan bulet2 gitu.?

mohon pencerahan dari sebuah pencerahan

MENURUT PENDAPAT SAYA PENCARIAN TUHAN ALA MUSLIM INI TIDAK ALKITABIAH ARTINYA TIDAK SESUAI DENGAN APA YANG DIAJARKAN DALAM ALKITAB.
DAN BERDASARKAN PENGALAMAN MUHAMMAD MENDAPATKAN WAHYU, MENURUT PENDAPAT SAYA LEBIH CENDERUNG KEPADA CARA2 PENYEMBAH BERHALA MENCARI2 PENCERAHAN YANG UJUNG2NYA TIDAK DIKETAHUI DARI SIAPA PENCERAHAN ITU DIDAPAT KARENA HARUS DIINGAT BAHWA : 2Co 11:14 Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang.
SAYA AKAN MENCOBA MEMOSTINGKAN PENGALAMAN MUHAMMAD :
Waktu Muhammad lahir di bawa oleh kakeknya Abdul Muthalib ke Kabah yang waktu itu banyak berhala-berhala (baca Mukadimah Alquran Depag). Disana bayi itu di beri nama Muhammad, yang berarti Muhammad diteguhkan namanya di depan berhala-berhala atau diserahkan kepada para berhala.

Bandingkan Yesus waktu bayi dibawa ke Bait Suci dan diserahkan kepada TUHAN (Luk 2:22).

Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abu Manat bin Qushai bin Kilab Murah. Ayah Muhammad bernama Abdullah yang berarti Abdi Allah yaitu Dewa Allah bersama Al Lata, Al Uzza, Al Manah, Al Hubal, Wadd, Suwaa, Yaghuts, Ya'uq, Nasar, Isaf, Nailat serta berhala-berhala yang lain.
Bandingkan dengan isteri pertama Muhammad, Khadijah binti Khuwalid bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushai. Khadijah ini juga nenek moyangnya penyembah berhala yaitu yang bernama Abdul Uzza yang berarti hamba Al Uzza.
Al Uzza adalah anak Allah bersama Al Lata dan Al Manah.

Pada waktu itupun Kabah Mekah telah disebut "Baitullah", yaitu rumah suci karena walaupun bangsa Arab menyembah banyak Tuhan, yaitu 360 patung berhala yang didewakan, tetapi semuanya dipusatkan disekitar Kabah Mekah.

Saudi Arabia adalah daerah padang pasir yang gersang sehingga Dewa Allah sangat penting untuk dipuja dan disembah karena air sangat dibutuhkan didaerah padang pasir. Disamping Dewa Allah dan anak-anak perempuannya, yaitu Al Lata, Al Uzza dan Manah, dewa-dewa lainnya yang dianggap penting adalah patung-patung berhala Wadd, Suwaa, Yaghuts, Ya'uq dan Nasar. Surat 71 Nuh ayat 23:
"Dan mereka berkata : jangan sekali-kali kamu tinggalkan tuhan-tuhan kamu, dan jangan kamu tinggalkan (berhala-berhala) Wadd, tidak (juga) Suwaa, Yaghuts, Ya'uq dan Nasar."

Pada umumnya patung-patung berhala tersebut terbuat dari berbagai bahan seperti : kayu, batu, pasir, tanah liat atau bahkan dari makanan. Baiklah diketahui nama-nama beberapa patung berhala dari jumlah yang 360 patung tersebut:
1. Allah : yaitu Sang Hajar Aswad yang dipanggil dengan namanya yaitu Allah. Patung ini berbentuk batu hitam besar (Hajar=batu, Aswad=hitam). Bangsa Arab percaya bahwa batu ini berasal dari malaikat yang menjadi batu permata hitam dari sorga. Patung ini akan muncul pada hari kiamat dengan mempunyai tangan, lidah, telinga dan mata. Bangsa Arab percaya bahwa patung ini sewaktu-waktu akan keluar dari tempatnya dengan mempunyai dua tangan, dua kaki dan satu muka. Setelah berjalan beberapa saat akan kembali ketempatnya.
Sampai hari ini umat Islam seluruh dunia tiap tahun berbondong-bondong pergi ke Mekah, melakukan rukun Islam yang kelima, yaitu Ibadah Haji sebagai tamu Allah. Di dalam upacara ibadah haji ini mereka berusaha untuk dapat mencium Hajar Aswad sebanyak tujuh kali. Mencium Hajar Aswad ini mereka lakukan sesuai apa yang telah dilakukan oleh nabi mereka seperti yang tertulis di dalam Hadits Shahih Muslim (HSM 1190) sebagai berikut:
"Tatkala Rasulullah SAW tiba di Mekah, mula-mula beliau datangi Hajar Aswad lalu beliau mencium."
Sebelum mencium Hajar Aswad itu, Muhammad menyebutkan:
"Labbaik allahuma labbaik" yang berarti :
"Ya Allah atas panggilanMu aku datang kepadaMu." (HSM 1150)

Pada hakekatnya upacara ibadah haji saat ini tidak lain adalah kelanjutan dari pada upacara haji penyembah berhala pada zaman pra-Islam. Bedanya hanya terletak pada yang mereka sembah. Semua berhala-berhala dihancurkan kecuali Al Hajar Aswad yang Muhammad dulu di beri kehormatan meletakkan batu hitam itu di sudut tenggara Kabah. Pada zaman pra-Islam mereka menyembah berhala sebanyak 360 buah, sedang zaman sekarang ini mereka menyembah berhala yang esa atau satu, yaitu Sang Hajar Aswad yang dipanggil dengan namanya yaitu Allah.
2. Al Lata : Patung ini dianggap sebagai anak perempuan dari Dewa Allah, dibuat dari batu putih persegi empat dan merupakan dewi yang memberikan musim panas.
3. Al Uzza : Patung ini juga dianggap sebagai anak perempuan dari Dewa Allah dibuat dari 3 pohon kayu dan merupakan dewi yang memberikan musim dingin.
4. Al Manah : Patung ini dianggap sebagai anak perempuan ketiga dari Dewa Allah, dibuat dari batu dan merupakan dewi yang menentukan nasib orang.
5. Al Hubal : Patung ini dibuat dari batu akik berbentuk manusia dan lengannya terbuat dari emas. Patung ini dianggap sebagai dewa yang memberikan rejeki.
6. Wadd : Patung ini dianggap sebagai dewa cinta.
7. Suwaa : Patung ini dianggap sebagai dewi perempuan yang harus disembah.
8. Yaghuts : Patung ini berbentuk singa yang harus disembah.
9. Ya'uq : Patung ini berbentuk seekor kuda yang harus disembah.
10. Nasar: Patung ini berbentuk seekor burung elang yang harus disembah.
11. Isaf : Patung ini dianggap sebagai dewa yang menjaga telaga air zam-zam disayap kiri. Bangsa Arab percaya air zam-zam ini suci.
12. Nailat : Patung ini dianggap sebagai dewi yang menjaga telaga zam-zam disayap kanan.
Sejarah singkat Muhammad (MHD)
1. Ketika MHD berumur 12 tahun membantu membawa dagangan pamannya Abu Thalib.
2. Ketika mencapai umur 15 tahun ikut berperang dalam peperangan antara suku Quraish dan suku Kinanah.
3. Ketika makin dewasa mendapat kepercayaan dari Khadijah membawa barang dagangannya ke negeri Syam.
4. Ketika MHD mencapai umur 25 tahun, kawinlah dengan Khadijah yang sudah berumur 40 tahun. Khadijah pernah kawin dengan Atieq memperanakkan perempuan Hindu, dan Atieq meninggal. Khadijah kawin lagi dengan Nabasy memperanakkan laki-laki, Halal, dan Nabasy meninggal.
5. Ketika MHD berumur 35 tahun, setelah 10 tahun sebagai suami Khadijah, diberi kehormatan meletakkan Hajar Aswad di dinding Kabah yang pada waktu itu di dalam dan di sekitar Kabah terdapat sebanyak 360 berhala-berhala.
6. Ketika MHD berumur 40 tahun bersemedi di gua Hira, dan merasa mendapat wahyu.
7. Atas wahyu-wahyu yang diterimanya MHD menjadi gelisah, bingung, ragu, bimbang, cemas dan khawatir wahyu itu dari jin atau setan. Semua keluhan itu diredakan setelah Khadijah meyakinkannya dengan mengatakan bahwa MHD kan orang baik, mustahil diganggu jin dan setan (Muk. Alq hal 54,56).
Kegelisahan timbul lagi ketika sudah sekian lama tidak lagi turun wahyu, sampai MHD berusaha bunuh diri. Kali ini keluhannya diredakan lagi oleh isterinya dengan mengatakan engkau akan menjadi nabi.
8. Isi Alquran itu 75% berasal dari Kitab Suci. Hal ini sesuai dengan pernyataan Alquran itu terdapat di dalam induk Kitab, yaitu Kitab Suci (Qs. 43:4). Selebihnya adalah wahyu-wahyu yang bertentangan. Mengapa bisa begitu? Padahal MHD memberikan konfirmasi, membenarkan agama Kristen. "Allah menjadikan pengikut Isa di atas orang kafir hingga hari kiamat." (Qs 3:55).

Itu disebabkan karena pada awalnya MHD mendapat bimbingan dari Pendeta Waraqah bin Naufal, anak paman Khadijah yang telah menyalin Kitab Injil dari bahasa Ibrani ke bahasa arab, lengkapnya baca di sini: http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... ght=#17883
9. Ketika MHD menyiarkan agama bangsa Arab yang baru, MHD mendapat tantangan dan permusuhan dari sukunya sendiri yaitu suku Quraish.
Karena adanya permusuhan dari suku Quraish ini, maka MHD hijrah ke kota Medinah. Di kota ini MHD bergaul dengan Yahudi dan Nasrani antara lain orang-orang Yahudi dari bani Qainuqa, bani Nadhir dan bani Quraizhah. Orang-orang Yahudi pada mulanya membantu MHD dan mengadakan perjanjian damai dengan MHD. Tetapi, karena penyiaran agama baru yang dilakukan MHD juga mendesak orang-orang Yahudi agar mengakui MHD sebagai nabi, maka timbul perselisihan antara orang-orang Yahudi dan MHD beserta pengikutnya. Ketika perselisihan memuncak, untuk hal ini diturunkanlah wahyu Qs. 5:82, Qs 2:116, Qs 47:4 dan MHD mengusir semua orang Yahudi dan Nasrani yang berdiam di kota Medinah. Sehubungan dengan ayat Qs 2:116 ini orang Nasrani kafir, dan orang Islam membunuh orang Nasrani berdasarkan ayat Alquran yang berbunyi: "Apabila kamu bertemu dengan orang kafir maka pancunglah batang leher mereka." (Qs 47:4).

Pada prinsipnya orang Yahudi dan Nasrani tidak bisa menerima bahwa MHD adalah seorang nabi. Toratnya orang Yahudi menyebutkan: "Jangan ada padamu allah lain di hadapan-KU" (Ul 5:7, 6:14, 7:4, 13:6), "Sebab segala tuhan bangsa-bangsa (termasuk bangsa arab) adalah berhala" (1Taw 16:26, Mzm 96:5). Dan Ini pun tidak sesuai dengan wahyu yang diturunkan oleh MHD sendiri yang menyatakan bahwa pengangkatan nabi-nabi hanya diberikan kepada orang-orang Yahudi dan tidak diberikan kepada umat lainnya sesuai surat 5 Al Maidah ayat 20. MHD bukan orang Yahudi, melainkan orang Arab, sedangkan seorang nabi hanya dianugrahkan kepada orang Yahudi. Selain itu ada beberapa alasan lain bahwa orang Yahudi tidak mau mengakui kenabian MHD. Alasan-alasan tsb antara lain terungkap dalam hadits Shahih Bukhari No. 292,315,370,647,694,697,799,821,1414,1819, Hadits Shahih Muslim No. 291,292,370.
10. Ketika MHD telah mendapat banyak pengikut dari kota Medinah, MHD kembali menyerang kota Mekah dan berhasil menaklukkan suku Quraish dan menghancurkan berhala-berhala yang ada di sana kecuali Hajar Aswad. "Laa ilaaha illallah". Penyembahan hanya ditujukan kepada "Allah" berhala batu hitam dengan mengucapkan "Allahu Akbar" setiap melewati batu hitam tersebut sambil mengangkat tangan.

Demikianlah halnya bahwa Dewa "Allah" tetap berkumandang sejak jaman jahiliah sampai jaman Islam, dimana perbedaannya ialah bahwa di jaman jahiliah "Allah" disembah bersama dengan dewa-dewa lainnya sedangkan dijaman Islam hanya "Allah" yang disembah sesuai konsep baru.


"Innamaa umirtu an a'buda robba haadzihil baaldati harramahaa"
"Sesungguhnya Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (Mekah) ..." (Qs. 27:91).

Dimanakah robba orang Islam? Orang Islam berdoa ke arah yang mereka sembah, ke arah Tuhan mereka yang bernama ALLAH, yang ada di baitnya, baitullah, yaitu Kabah yang ada di Mekah, negeri yang haram.

Pengalaman Mistik

Suatu hari, ketika Muhammad berusia 40 tahun, dan setelah menghabiskan waktu berhari-hari di sebuah gua seorang diri, Muhammad mengalami pengalaman yang aneh. Dia mulai mengalami kontraksi otot, sakit perut, dan merasa seperti dihimpit kuat2, kejang2 otot, kepala dan bibir bergerak-gerak di luar kontrol, berkeringat, dan jantung berdebar-debar. Dalam keadaan ini, dia mendengar suara2 dan mengaku melihat hantu.

Dia lari ke rumah ketakutan, gemetar dan berkeringat. “Tutupi aku, tutupi aku,” pintanya kepada istrinya. “O Khadijah, ada apa dengan diriku?” Dia menceritakan semua yang terjadi dan berkata, “Aku takut sesuatu telah terjadi padaku.” Dia mengira kerasukan setan lagi. Khadijah menenangkannya dan mengatakan padanya untuk tidak merasa takut, karena dia sebenarnya didatangi seorang malaikat dan dipilih sebagai nabi.

BANDINGKAN DENGAN PENGALAMAN NABI2 ALKITAB KETIKA MELIHAT KEMULIAAN ALLAH


P. Lama: Daniel: 8
8:17 Lalu datanglah ia ke tempat aku berdiri, dan ketika ia datang, terkejutlah aku dan jatuh tertelungkup, lalu ia berkata kepadaku: "Pahamilah, anak manusia, bahwa penglihatan itu mengenai akhir masa!"
8:18 Sementara ia berbicara dengan aku, jatuh pingsanlah aku tertelungkup ke tanah; tetapi ia menyentuh aku dan membuat aku berdiri kembali.
8:19 Lalu berkatalah ia: "Kuberitahukan kepadamu apa yang akan terjadi pada akhir murka ini, sebab hal itu mengenai akhir zaman.

P. Lama: Daniel: 10
10:9 Lalu kudengar suara ucapannya, dan ketika aku mendengar suara ucapannya itu, jatuh pingsanlah aku tertelungkup dengan mukaku ke tanah.

P. Lama: Yesaya: 6
6:1. Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci.
6:2 Para Serafim berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang.
6:3 Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: "Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!"
6:4 Maka bergoyanglah alas ambang pintu disebabkan suara orang yang berseru itu dan rumah itupun penuhlah dengan asap.

6:5. Lalu kataku: "Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir, namun mataku telah melihat Sang Raja, yakni TUHAN semesta alam."

TIDAK ADA SEORANGPUN YANG MENDAPAT PENGLIHATAN MEMILIKI PENGALAMAN SEPERTI MUHAMMAD, KARENA BILA ALLAH BERKENAN MENYATAKAN DIRINYA MAKA IA JUGA YANG AKAN MEMBUAT ORANG ITU SANGGUP UNTUK BERDIRI DI HADAPANNYA

barabasmurtad77
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Posts : 197
Join date : 24.11.11
Reputation : 2

Kembali Ke Atas Go down

Re: pencarian tuhan

Post by bahdar on Mon Jan 16, 2012 8:16 pm

@barabasmurtad77 wrote:
@BAKUL KOPI wrote:sebenernya pertanyaan saya ini sudah pernah sy lontar di salah satu forum juga dan sempan mendapatkan penjelasan sbb :

saya sudah sangaat bersyukur sekali terlahir dari keluarga muslim coz ini sebgai anugrah dan hidayah yang tiada tara bagi saya,,dan ingat dalam islam ada yang di sebuat SAMI`NA WA ATO`NA, jangan mencela dan menganggap remeh pemberian Allah coz islamnya keturunan itu sebuah anggapa yang sangaaaat salah sekali,,adapun tentang mentaati yang di samakan dengan SALIBIS, itu sangat jauh beda dengan islam,,mereka manut saja itu apa kata rahib2nya saja dengan tanpa dasar tapi dalam islam kita manut tunduk patuh itu atas perintah Allah dan rasulNya,,jangan samakan tunduk patuhnya kita pada perintah Allah dan rasulNya dengan tunduk patuhnya SALIBIS PADA RAHIB RAHIB merka,,coz Alquran mecela mereka dalam Qs attaubah ayat 31 اتَّخَذُوا أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَابًا مِنْ دُونِ Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah" karena mereka menuruti rahub2 apa yang di haramkan oleh Allah mereka halalkan dan apa yang di halalkan Allah mereka haramkan,,beda dengan kita kita manut atas perintah Allah dan rasulnya,,jadi sangat jauuuuuuuuuuh beda dengan SALIBIS,,

namun penjelasan tsb kok blm membuat saya puas..
mau bantah tapi kok beliow ini seorang syekh, minder sndiri jadinya..

dan ketika sana tanyakan masalah bagaimana cara menyikapi sebuah perbedaan dlm islam,beliow bertutur sbb :

dalam menyikapi pebedaan dalam islam dalam bab fiq/furu` kita berskap tasammuh coz semunya sah sah saja,,,adapun dalam bab aqidah maka kita bersifat wala` wal baro` angkatangan dengan aqidah2 yang tdk sesuai dengan Alquran dan sunnah yang di contohkan sama salaf assoleh,,dan sikap kita dalam hal ini hanya satu kebenaran yaitu apa yang bermanhaj pada alquran dan sunnah,,dan di laurkita itu tdk benar dan kwajiban kita ialah mendakwahi orang yang aqidahnya ada di luar alquran dan sunnah,,.

lalu saya bingung.... apa ini juga akan saya telan bulet2 gitu.?

mohon pencerahan dari sebuah pencerahan

[b]MENURUT PENDAPAT SAYA PENCARIAN TUHAN ALA MUSLIM INI TIDAK ALKITABIAH ARTINYA TIDAK SESUAI DENGAN APA YANG DIAJARKAN DALAM ALKITAB.
enak bener pendapat ente..
Lihat bagaimana Nabi Ibrahim dalam pencarian Tuhan-Nya, dan Nabi Muhammad yang dengan tetap teguh menegakkan ajaran Tauhid, Beliau (Baginda Nabi Muhammad SAW) memang benar2 sudah berma'rifatulloh/mengenal Allah (sang Pencipta)...
sedang ajaran ente, pencarian Tuhan malah nyosor kepada sosok Manusia Yesus..
ketawa guling

DAN BERDASARKAN PENGALAMAN MUHAMMAD MENDAPATKAN WAHYU, MENURUT PENDAPAT SAYA LEBIH CENDERUNG KEPADA CARA2 PENYEMBAH BERHALA
Silahkan bantah disini saja, dan baca isi postingan TS dengan cermat..lagian penjelasan anda yg panjang lebar tersebt di Thread ini sudah OOT tauu...
ngece
http://www.laskarislam.com/t1031-apakah-islam-menyembah-setan

avatar
bahdar
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 257
Kepercayaan : Islam
Join date : 23.12.11
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: pencarian tuhan

Post by abu hanan on Wed Feb 01, 2012 2:47 pm

@BAKUL KOPI wrote:sedikit renungan utk saudaraku seukhuwah (yg mengakui saya sodara hehehe)

saya kasih contoh simple,saya yakin anda terlahir dr kluarga muslim,so anda bisa saya katakan muslim sejak lahir,dan ketika anda dlm masa baliqh,anda pastinya bertanya siapa sih tuhan,bagaimana sih bentuk tuhan.bagaimana saya bisa percaya akan adanya tuhan jika tuhan sendiri tak terlihat dsb...dsb....

nah disinilah terjadinya proses pencarian tuhan sejati,bkn asal nurut sama ortu,atau sama guru agama. anda diberi akal pikiran pastinya utk digunakan bukan.? lalu apa yg akan anda lakukan.? cukup diam mengimani apa yg sdh di imani oleh kluarga,pasrah dan tak perlu banyak bertanya?

apa mungkin anda lebih senang dgn muslim yg seperti kambing congek.? hanya ngikut kemana arah si induknya.? walo si induk loncat ke sumur,anda juga bakal ngikut,gitu.? hmmm ga jauh beda donk dgn keimanan para salibis..... yg hanya bengong menerima doktrin n dogma gereja. saat mengajukan pertanyaan kepada pendeta / pastor akan puas dengan jawaban "ah sudah diam kamu,aq lebih ngerti ttg agama,udah jgn bnyk tanya,imani saja" hmmmm bagaimana mas.?

dan ketika kita sudah yakin akan kebenaran mutlak tentang ajaran islam,apakah tidak menutup kemungkinan bahwa "apa yg menurut kita benar belum tentu benar bagi org lain" siapakah yang MAHA benar.? dan masih pantaskah kita mengakui bahwa kitalah yang paling benar.? kalo islam sudah pasti benar. tapi seiring waktu berjalan dari masa kejayaan islam hingga saat ini,apa yg terjadi.? lalu apa solusinya.? apakah islam tidak memiliki solusi utk ini.? jangan kita membutakan mata,lihat kenyataan sekarang ini,bandingkan dengan masa kejayaan islam.

jika saya salah jangan ragu utk menegur saya,namun saya juga memiliki argumen bahwa perbedaan adl rahmat (ga usah dijelaskan panjang lebar nanti jd oot) jika memang argumen2 saya salah,maka insyaallah saya siap utk meralatnya dengan niat pastinya.

pencerahan......
he is back....
ketikah anda bertanya bagaimana bentuk tuhan,apakah dia sama dengan kita atau sama dengan hewan atau berada diantara manusia berkepala kuda ataow bugimanah.

sementara itu............apakah anda MEWAJIBKAN tuhan itu berbentuk yg dapat dilihat manusia? up up


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: pencarian tuhan

Post by BAKUL KOPI on Wed Feb 01, 2012 3:54 pm

he is back....
ketikah anda bertanya bagaimana bentuk tuhan,apakah dia sama dengan kita atau sama dengan hewan atau berada diantara manusia berkepala kuda ataow bugimanah.

sementara itu............apakah anda MEWAJIBKAN tuhan itu berbentuk yg dapat dilihat manusia?
kan udah ada agama lain yg mewajibkan tuhan harus gondrong n bisa jalan diatas aer
avatar
BAKUL KOPI
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 29
Posts : 757
Location : warkop
Join date : 07.10.11
Reputation : 3

Kembali Ke Atas Go down

Re: pencarian tuhan

Post by abu hanan on Wed Feb 01, 2012 5:50 pm

@BAKUL KOPI wrote:
he is back....
ketikah anda bertanya bagaimana bentuk tuhan,apakah dia sama dengan kita atau sama dengan hewan atau berada diantara manusia berkepala kuda ataow bugimanah.

sementara itu............apakah anda MEWAJIBKAN tuhan itu berbentuk yg dapat dilihat manusia?
kan udah ada agama lain yg mewajibkan tuhan harus gondrong n bisa jalan diatas aer
ancur..ancur...ancur..........
ketawa guling ketawa guling ketawa guling ketawa guling ketawa guling


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: pencarian tuhan

Post by BAKUL KOPI on Fri Feb 03, 2012 1:24 am

hahaha makanya belajar elmu sejarah sama si mbak ketawa guling
avatar
BAKUL KOPI
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 29
Posts : 757
Location : warkop
Join date : 07.10.11
Reputation : 3

Kembali Ke Atas Go down

Re: pencarian tuhan

Post by Orang Bego on Wed May 30, 2012 11:04 am

Saya akan coba bantu jawab, siapa tahu bisa menambh sedikit bantuan untuk mencari Tuhan.
Saya pernah denger sebuah hadis yang bunyinya: Man arofa nafsahu fakod arofa Robahu, man arofa robahu fakod jahilan Nafsahu.
yang artinya kurang lebih begini: Barang siapa tahu akan dirinya dia akan tahu Tuhannya, dan barang siapa tahu Tuhannya maka dia akan merasa bodoh.

Kalo ditilik dari hadis tersebut berarti kita kalo pengin tahu tuhannya kita harus tahu dulu siapa diri kita, bagaimana bentuknya, bagaimana susunannya, terdiri dari apa ajah, kok bisa gerak secara otomatis (gerak refleks)
itu dulu dari saya yang masih bego...
Wasalam...

Orang Bego
REGISTERED MEMBER
REGISTERED MEMBER

Male
Posts : 7
Location : Tgr
Join date : 29.05.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: pencarian tuhan

Post by njlajahweb on Mon Dec 14, 2015 6:40 pm

sekilas info,

Bukti bahwa tidak mungkin Tuhan tidak ada,

yaitu dengan masih adanya misteri-misteri ataupun fenomena-fenomena, yang dari dulu sampai sekarang masih belum bisa diungkapkan, seperti misteri-misteri alam, misteri-misteri yang ada dilangit, bahkan misteri-misteri dialam gaib yang masih belum terjawab oleh para pakar dalam bidangnya, seperti para ilmuwan, paranormal, para cendikiawan yang genius, dll. Karena hanya ada Satu, yaitu Hikmat Tuhan yang mampu menjawab semuanya. Dengan Hikmat Tuhan yang melebihi semua ilmu dan kepandaian manusia ataupun makhluk, maka Tuhan atas segala makhluk, menciptakan langit, bumi, alam semesta juga segala isinya serta semua yang disebut makhluk, karena nama lain dari makhluk adalah ciptaan Tuhan.
Ada orang berpikir bahwa alam tercipta dengan sendirinya terbentuk dari gas, atau dari debu dan sebagainya, ini sama dengan mereka mengatakan bahwa benda mati bisa menciptakan benda mati, tapi secara logika saja itu tidak mungkin. Jadi Tuhanlah yang menciptakan, melalui Hikmat-Nya Tuhan menciptakan langit dan bumi juga semua makhluk. Lihatlah matahari, setiap jam 12 siang, matahari selalu tepat ada diatas bumi, pasti ada Yang Mengaturnya kan? Yang Mengaturnya adalah Tuhan atas segala makhluk untuk selamanya.
Bukti ke-2 tenggelamnya kapal Titanic, dimana ada orang yang sombong yang mengatakan "bahkan Tuhanpun tidak sanggup menenggelamkan kapal Titanic".Dan ironisnya kapal Titanic yang masih baru itu, tenggelam dengan sukses, bahkan menjadi terbelah dua.
Bukti yang ke-3, tentang adanya Tuhan adalah orang yang kerasukan setan bisa diusir dalam nama Tuhan, ini juga berarti bahwa Tuhan itu benar-benar ada, ini kisah nyata dan sudah pernah terjadi.
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 6015
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: pencarian tuhan

Post by njlajahweb on Mon Dec 14, 2015 6:42 pm

sekilas info,
bukti lain bahwa tidak mungkin Tuhan tidak ada

Adanya keteraturan pada peredaran benda-benda langit yang mempunyai orbit, yang beredar dengan teratur dengan tidak berbenturan, dan ini pasti ada yang mengaturnya, yaitu Dia, Tuhan atas segala makhluk.

seperti juga peredaran matahari, bumi, bulan yang beredar secara teratur(seperti robot yang sudah diprogram oleh Sang Pencipta) hingga membentuk terjadinya siang dan malam untuk menandai hari-hari, bulan-bulan dan tahun-tahun.
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 6015
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: pencarian tuhan

Post by njlajahweb on Mon Dec 14, 2015 6:49 pm

sekilas info,

mungkin Tuhan bisa berarti sebagai satu-satunya yang mempunyai kedaulatan tertingi dari semua bentuk kedaulatan.
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 6015
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: pencarian tuhan

Post by njlajahweb on Mon Dec 14, 2015 6:58 pm

sekilas info,

kalau menurut saya sih...(maaf kalau salah dalam pandangan agama lain), seandainya saya memakai kacamata pendekatan secara universal,

mungkin bentuk Tuhan yang paling mendekati adalah seperti Suara-Teragung(Suara yang menggetarkan hati) atau seperti Cahaya-Teragung(Cahaya yang lebih terang dari matahari namun tidak menyilaukan mata) atau kedua-duanya yang TIDAK-PERNAH-LEPAS-DARI-Aura-Kehadiran-Nya(Kedamaian-hati pada manusia yang begitu kuat), yang tidak bisa dipungkiri oleh hati manusia, yaitu aura kedamaian hati yang luar biasa sehingga membuat anda ingin menangis rasanya, karena saking bahagianya.
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 6015
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 114

Kembali Ke Atas Go down

Re: pencarian tuhan

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik