FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Halaman 9 dari 10 Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by Kembali Ke Alkitab on Sat Jul 28, 2012 6:13 pm

First topic message reminder :


Alkitab adalah nubuatan yang ditulis pada tahun 2000an Sebelum Masehi dan sampai jaman hidupnya para Rasul sekitar 0 (nol) masehi. Alkitab ditulis oleh orang yang berbeda-beda dalam kurun ribuan tahun. Namun luar biasa semua penulisannya terjalin rapi dan teratur menurut kronologi, subyek maupun temanya. Dan lebih luar biasa lagi ayat-ayat nubuatan semua tergenapi pada ayat ayat berikutnya.

Al-Quran adalah kitab yang ditulis pada tahun 600an Setelah Masehi. Al-Quran diklaim sebagai wahyu “Tuhan” yang diturunkan lewat Muhammad.

Jadi Alkitab telah ada 600 tahun lebih dahulu dari Al-Quran. Ada selisih 600 tahun antara Alkitab dan Al-Quran. Dan Alkitab jauh lebih tua dari pada Al-Quran

Lalu apakah Tuhan dalam Alkitab dan dalam Al-Quran adalah satu hakekat?. Apakah Tuhan dalam Alkitab dan dalam Al-Quran adalah Tuhan yang sama?

TUHAN YHWH tidak sama dengan TUHAN ALLOH SWT, kedua pribadi ini sangat berbeda hakekat, sifat dan karakternya, YHWH dikenal jauh jauh beribu tahun sebelum dikenalnya ALLOH SWT. ALLOH SWT dan YHWH kalau dipelajari , adalah sangat jelas sebagai DUA Tuhan yang sangat berbeda baik hakekat, karakter, sifat dan kesejarahannya


YHWH dikenal sejak jaman Adam, Nuh, Musa, Abraham, Iskak, dan Yakup ( taruhlah mereka hidup pada tahun 2000 Sebelum Masehi) sampai jamannya Jesus ( taruhlah Jesus hidup pada tahun 0 - 40 Masehi) dan sampai sekarang, sedangkan ALLOH SWT dikenal ada pada jamannya Muhammad ( sekitar tahun 600 Setelah Masehi. Jadi Adam, Nuh, Musa, Abraham, Iskak, dan Yakup jika ditanya siapa Tuhannya, pasti jawab mereka “TUHANKU ADALAH YHWH ELOHIM”. Adam, Nuh, Musa, Abraham, Iskak, dan Yakup tidak kenal ALLOH SWT, karena nama ALLOH SWT yang ARAB itu baru muncul di tahun 600 SM. Kesimpulannya , Adam, Nuh, Musa, Abraham, Iskak, dan Yakup tidak pernah mendengar nama ALLOH SWT dan tidak pernah mengenal ALLOH SWT. Tidak ada peristiwa sejarahnya nama TUHAN YHWH menjadi ALLOH SWT. YHWH adalah TUHAN dalam ALKITAB, dan ALLOH SWT adalah TUHAN dalam Quran


Keduanya adalah Tuhan yang berbeda. Alkitab dan Quran adalah kitab yang berbeda sumber pewahyuannya, sehinggan ketika membicarakan Alkitab dan Quran tidak akan pernah singkron, akan selalu banyak pertentangan dan ketidaksesuaian karena memang berbeda sumber wahyunya.

ALLAH menjadi satu sebutan untuk Tuhan, agar sebutan Tuhan Yang Maha Esa tidak rancu dan membingungkan di masyarakat. Sebenarnya Tuhan itu banyak, pohon, batu, patung bisa dituhankan, begitupun Islam berTuhan pada ALLOh SWT dan Kristen berTuhan pada YHWH (Bapa), Jesus, Roh Kudus yang Trinitas. Jadi sebenarnya ALLOH SWT adalah Tuhan untuk Islam,dan YHWH, JESUS,ROH KUDUS adalah Tuhan untuk Kristen. Hanya saya yakin ini nanti Berketuhanan Yang Maha Esa tidak dapat diterapkan, implikasi sosial, kemasyarakatan bisa kacau dan bisa membahayakan stabilitas bangsa.

Jika Tuhan YHWH dan ALLOH SWT adalah Tuhan yang sama, pasti wahyunya tidak akan pernah bertentangan dan tidak akan pernah kontradiksi.

KONTRADIKSI YANG MUNCUL/KESALAHANAN ALQURAN:

1) BERAPA HARIKAH KARYA PENCIPATAAN TERLAKSANA

Bila anda menjumlah semua hari yang disebutkan dalam QS 41:9,10,12 anda akan mendapatkan 8 hari yang diperlukan Tuhan unruk melakukam karya penciptaanNya(4 hari + 2 hari + 2 hari = 8 hari). Tetapi menurut Alkitab ( Kejadian 1 : 31 ) hanya 6 hari yang diperlukan Tuhan untuk menciptakan Alam semesta. Kesimpulannya Alquran sudah bertentangan dengan Alkitab sejak dimulai BAB I dari alkitab

2) KISAH /SEJARAH NABI NUH, AIR BAH DAN ANAK – ANAK NABI NUH

Menurut Alkitab ketiga anak Nabi Nuh semuanya masuk ke Bahtera bersama Nabi Nuh dan mereka semua diselamatkan dari air bah (Kejadian 7:1.7,13)

Namun dalam Alquran 11:32-48 menyatakan bahwa salah satu anak Nabi Nuh menolak masuk bahtera dan akhirnya tenggelam dalam air bah. Sementara QS 21:76.77 mengisyaratkan Nabi Nuh beserta seluruh keluarganya selamat semua.

QS 11:44 menyatakan Bahtera Nabi Nuh bersandar di atas Gunung Judi, sementara Alkitab mengatakan di atas Gunung Ararat. Dalam hal ini sungguh sangat jelas perbedaan antara Alkitab dan Alquran.

3) KESALAHAN QURAN TENTANG ABRAHAM

a. Quran menyatakan bahwa nama ayah Abraham adalah Azar (QS 6:7) tetapi Alkitab mengatakan namanya Terah (Tetap tercatat turun temurun dari anak-anak Abraham yaitu kaum Yahudi dan nabi-nabiYahudi. Dan baru setelah lewat 2500 tahun kemudian, tiba-tiba ada orang lain yang Non Yahudi yang memberI nama berbeda, bukan mau mengkorupsi karena salah wahyunya atau tidak paham saja)

b. Abraham tidak tinggal dan menyembah Tuhan di lembah Mekkah (QS 14:37). Tetapi di Hebron sesuai Alkitab (Setting Palestina tiba tiba digiring menjadi setting Arab)

c. Menurut Alkitab, anak Abraham yang bernama Iskak yang akan dikorbankan, bukan Ismail seperti yang dianggap dinyatakan Quran (QS 37: 100-12). (Tidak ada nama Ismail disebut disini, kecuali disebut “seorang anak” Dan orang muslim haruslah amat heran kenapa Quran ragu menyebutkan sesuatu yang harus dikoreksinya dengan lantang?. Para pakar sangat logis menduga Muhammad takut ditertawakan oleh Yahudi/Nasrani yang tahu persis siapa anak tersebut.

d. Abraham mempunyai 8 anak, bukan 2 sebagaimana yang dinyatakan dalan Quran (seperti yang “ diketahui” oleh Muhammad)

e. Abraham mempunyai 3 orang istri dan bukan 2 sebagaimana yang dinyatakan dalam Quran

f. Abraham tidak membangun Kabah walaupun Quran menyatakan demikian (QS 2 : 125-127) (Setting Palestina tiba-tiba menjadi setting Arab)

g. Abraham tidak dilemparkan ke dalam api oleh Nimrod sebagaimana yang dinyatakan dalam quran (QS 21:68,69 dan 9:69). Kesalahan ini sangat mencolok seriusnya karena menimbulkan masalah secara kasat mata dalam Quran. Sebab Nimrod hidup beberapa abad sebelum Abraham. Bagaimana mungkin Nimrod mendalangi pelemparan Abraham ke dalam api, karena waktu Abraham hidup Nimrod sudah mati beberapa abad sebelumnya.

4) KESALAHAN MENGENAI YUSUF


Quran membuat kesalahan ketika menyatakan bahwa orang yang membeli Yusuf , anak Yakup adalah bernama Aziz (QS 12 : 21 ff) padaham pembeli Yusuf adalah Potifar (Kejadian 37:36). Nama Potifar melegenda turun temurun sejak taurat Musa. Sejarah mana yang pernah memperkenalkan nama Aziz?. Nabi mana yang pernah menyebut nama tersebut, kecuali seorang nabi dari Arab yang datang sangat terlambat untuk “mengkoreksinya”

5) CIRI CIRI ALKITABIAH


Quran juga membuat kesalahan yang sama ketika ia menamai Goliat sebagai Jalut, Korah sebagai Karun, Saul sebagai Talut, Enoch sebagai Idris, Yehezkiel sebahai Dhu’l-Khifl, Yohanes pembaptis sebagi Yahya, Yesus sebagai Isa. Ilmuan Besar bidang kajian Arab Canon Edward Sell berkomentar “ Muhammad pasti tidak memperoleh pengetahuan nama-nama tersebut dari sumber aslinya yaitu Kitab Perjanjian Lama. Kerancuan nama-nama tersebut sungguh sangat kentara. Dan sehingga Muhammad sering mendapatkan nama-nama, peristiwa-peristiwa dan kronologi yang serba salah.


6) KESALAHAN MENGENAI MUSA


a. Orang yang mengapdosi Musa bukanlah istri Firaun seperti yang dinyatakan QS 28:8,9. Orang yang mengapdosi Musa adalah putrid Firaun (Keluaran 2:5). Siapa yang salah disini? Musa atau Muhammad?. Musa adalah nabi terbesar Yahudi sebagai penutur/penulis riwayatnya sendiri, akankah mencatat salah, dan diikuti salah oleh seluruh nabi –nabi lain dan umat Israel?.

b. Air bah Nuh tidak berlangsung pada jaman Musa sebagai yang dinyatakan QS 7: 136,137,138 bandingkan QS 7:59ff). Kesalahan ini tidak mudh disingkirkan

c. Quran menyatakan bahwa Haman hidup di Mesir pada jaman Musa dan dia bekerja untuk Firaun menbangun menara Babel (QS 27:4-6, QS 28:38,QS 29:39, QS 40: 23,24,36,37). Tetapi sesungguhnya Haman hidup di Persia melayani Raja Ahasyweros (Kitab Ester 8). Rupanya Muhammad mengira Ahasyweros ini salah satu Firaun di Mesir.Kesalahan ini sangat serius karena tidak saja bertentangan dengan Alkitab tetapi juga dengan sejarah sekuler.

d. Penyaliban tidak digunakan di Mesir pada jaman Firaun, walaupun Quran menyatkan demikian dalam QS 7:124


7) KESALAHAN MENGENAI MARIA


a. Ayah maria bukan Imran (QS 66:12)

b. Maria tidak melahirkan Yesus di bawah pohon palem sendirian (QS 19:22-25), tetapi disebuah kandang ditemani Yusuf (Lukas 2 : 1-20)

c. Muhammad mengalami kebingungan membedakan ibu Yesus, maria dengan saudara perempuan Musa dan Harun, Miryam (QS 19:28). Hal ini merupakan kesalahan serius karena menunjukkan Muhammad tidak mempunyai pemahaman mengenai perbedaan periodic untuk tokoh-tokoh yang tertulis dalam Alkitab.

d. Muhammad dengan jelas mengarang-ngarang serita dan mujizat bohong-bohongan yang terjadi bagi maria (QS 19:23-26)

e. Zakharia tidak dapat berbicara terus menerus sampai anaknya lahir (Lukas 1:20) Zakharia bisu selama selama kehamilan Yohanes, bukan bisu selama 3 malam sepeti yang dinyatakan QS 19:10

Quran menyatakan dirinya adalah wahyu dari Alloh , terjaga dari semua kesalahan, dan hal itu merupakan bukti pewahyuan (QS 85:21,22). Konsekwensi dari klaim ini adalah cukup satu saja kesalahan yang dapat ditemui dalam Quran sudah cukup untuk menggugurkan keberadaannya sebagai wahyu ALLOH (jika Alloh adalah Tuhan Sejati)

Jadi ketika Islam mengklaim percaya/mengakui kitab Zabur dan Injil sebenarnya menimbulkan pertanyaan lebih lanjut. “Kitab Zabur dan Injil mana yang diakui/dipercaya Islam. Kitab Zabur dan Injil yang ditulis siapa yang diakui/dipercaya oleh Islam”. Dan ketika Islam mengklaim sebagai penyempurna kitab kitab sebelumnya, juga menimbulkan pertanyaan” ketidak sempurnaannya apa, dimana, dan bagaimana kitab-kitab sebelumnya”?

Sebuah nubuatan yang datang belakangan, pengujian kebenarannya adalah dengan nubuatan sebelumnya. Seperti halnya kitab Perjanjian Baru, maka nubuatan dalam kitab Perjanjian Baru diuji dengan Kitab Perjanjian Lama. Jika Kitab Perjanjian Baru tidak sesuai dengan dengan Kitab Perjanjian Lama maka Kitab Perjanjian Baru dinilai tidak benar/sesat, tetapi jika Kitab Perjanjian baru sesuai dengan Kitab Perjanjian Lama maka benarlah juga Kitab Perjanjian Baru. Demikian juga halnya nubuatan Al-Quran juga diuji oleh kitab-kitab sebelumnya. Lalu kitab apakah yang digunakan untuk menguji Al-Quran? Bila kita uji dengan Alkitab, tentu Al-Quran adalah kitab yang tidak sesuai dengan Alkitab Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Jadi terserah anda menilai apa tentang Al-Quran.

Berbeda dengan teknologi atau mesin, sudah barang tentu teknologi atau mesin yang tua akan disempurnakan dengan teknologi /mesin yang pembuatan lebih muda. Mobil buatan tahun 1970 disempurnakan dengan mobil buatan tahun 1980, disempurnakan dengan mobil buatan tahun 1990 an seterusnya.

Ketika anda membaca Quran, maka anda akan menemukan susunan yang membingungkan dan campur aduk dari setiap surat. Quran tidak disusun berdasar kronologi, subyek dan temanya. Jika anda membaca Quran anda akan menemukan 114 Surat atau wahyu, yang diberikan kepada Muhammad memang tidak tersusun menurut urutan kronologis ketika-mana wahyu diturunkan. Seandainya tersusun menurut urutan kronologis pasti Surat pertama adalah merupakan wahyu yang diterima Muhammad pertama pula dan surat terakhir pasti juga Wahyu terakhir. ( Wahyu pertama dari Alloh SWT yang diterima Muhammad dari langit, kini di dunia menjadi Surat urutan ke-96 (Al’Alaq). Urutan kronologis turunnya wahyu ditiadakan dan diganti dengan urutan acak sehingga berubah berdasarkan sisipan ayat susulan dan panjangnya surat. Surat pertama Al-Fatihah yang ada sekarang ini tidak diketahui kapan diturunkan. Tidak seorang pakar Islam-pun yang tahu dimana posisinya ketika diturunkan; sebelum atau sesudah surat apakah?. Ustman menempatkannya sebagai surat pertama, namun kehadirannya sebagai wahyu ditolak oleh Ibnu Mas’ud, sahabat Muhammad yang paling berotoritas dalam surat-surat Makkiyah)

Quran juga tidak disusun dengan menggunakan pola narasi sejarah yang runtun dimana kita dapat mengikuti kehidupan, tindakan-tindakan , dan pengajaran-pengajaran yang dilakukan Muhammad mulai dari awal sampai akhir.

Sebaliknya kita dihadapkan pada kumpulan Surat-surat yang campur baur yang tidak menggambarkan adanya pola penyusunan secara wajar sesuai konteksnya.

Komentar para pakar :

1. Ilmuan Skotlandia, Thomas Carlyle

Quran sesuatu yang menjemukan, campuraduk, dengan loncatan-loncatan narasi, acak-acakan yang membingungkan.

2. Enciklopedia McClontock dan Strong menyimpulkan;

Quran adalah kitab yang sangat tidak koheren, menggunakan bahasa bunga, serta tidak memiliki alur berpikir yang logis, baik secara keseluruhan maupun secara bagian demi bagiannya. Hal tersebut sesuai hakekat Quran itu sendiri yang disampaikan secara kebetulan, tanpa system dan aturan

3. Ilmuan Muslim Ali Dasthi

Ali Dasthi mengeluhkan Quran sebagai berikut “ Patut disayangkan bahwa pengeditan Quran sangat jelek dan susunannya isinya sangat tidak teratur. Semua siswa dalam mata pelajaran Alquran menyayangkan mengapa para editor alquran tidak menggunakan metode yang logis dan yang biasa digunakan dalam menyusun urutannya menurut wahyu-wahyu tersebut diterima. Kenapa tidak mengikuti susunan kronologis seperti halnya dengan teks Alquran yang hilang milik Ali bin Abi Thalib

Cara Quran dibundel oleh penerus Muhammad setelah dia meninggal semata-mata hanya berdasar ukurannya(panjang/volumnya). Jadi Quran disusun mulai dari surat yang paling panjang sampai pada Surat yang paling pendek, dengan tidak meperdulikan urutan kronologis turunnya wahyu.

Umat Muslim menyatakan bahwa quran “diturunkan” dari sorga dan bahwa Muhammad tidak dapat dipandang sebagi manusia penyusunnya. Tetapi menurut Concise Encyclopedia of Islam, bahasa Arab yang dipakai dalam Quran itu merupakan suatu dialek dan kosakata dari salah seorang anggota suku Quaraisy yang tinggal dikota Mekkah. Jadi sidik jari Muhammad tercecer di seluruh Quran.

Jika Quran ditulis dalam bahasa arab surgawi yang sempurna mengapa sampai terungkap dengan telak bahwa bahasa Quran adalah logatnya suku Quaraisy yang bertempat tinggal di kota Mekkah. ( alias berbahasa arab Quraisy)

Argumentasi umat Muslim yang menyatakan bahwa Quran ditulis dalam bahasa Arab dari Sorga sungguh tidak berdasar sama sekali. Dialek, kosakata , dan isi Quran mencerminkan gaya bahasa dari penulisnya, yaitu Muhammad dan bukan sosok Allah dari Sorga

MUHAMMAD BERDOSA

Hal-hal berikut adalah sumber-sumber dari Islam sendiri yang menyatakan Muhammad berdosa:

1. Ketika Muhammad ditanya oleh Abu Huraira sebagai berikut :

Apa yang anda katakan dalam masa jedah antara Takbir dan Pengajian? Muhammad menjawab, saya berkata “ Ya Allah jauhkanlah saya dari dosa-dosa saya sejauh timur dari barat dan sucikan saya dari dosa dosa saya seperti pakaian putih yang telah dicuci bersih. Ya Allah .! Cucilah dosa-dosa saya dengan air, salju dan hujan es “ (Hadist I /711)

2. Dalam Hadist VIII /319, Abu Huraira berkata” Saya mendengar rasul Allah berkata ‘ Demi Allah! Saya mohon pengampunan dari Allah dan mengajukan pertobatan lebih dari 70 kali sehari’.

3. Aisha istri Muhammad , mencatat bahwa umat Muslim mula-mula tidak menganggap Muhammad sebagai orang tidak berdosa. Orang Muslim mula-mula berkata” Ya nabi Allah, kami tidak seperti anda . Allah telah mengampuni dosa-dosa masa lalu dan masa depan anda” (Hadis I/19)

4. Nabi dalam kekhusyukan penyembahan Allah sering kali berseru “ Ya Allah ! Tuhan kami ! Segala puji syukur kupanjatkan kehadiratMu! Ya Allah! Ampuni saya” (Hadis I/78)

5. Dalam Hadis nomer 375, orang-orang Qurais berkata berulang-ulang “Allah mengampuni nabiNya”

6. Dalam Hadis V/724 , Aisha berkata bahwa dia mendengar Muhammad berdoa sebagai berikut “ Ya Allah ! Ampuni saya dan limpahkan belas kasihanmMu pada saya”

7. Dalam Hadis VI/494, Muhammad diperintahkan oleh Allah untuk memohon pengampunan atas doa-dosanya.

8. Abu Musa mendengar Muhammad berdoa seperti ini “ Ya Tuhanku! Ampuni dosa-dosa dan kesalahanku. Ampuni dosa-dosa masa laluku serta dosa-dosa masa datangku yang kulakukan secara terang-terangan maupun secara sembunyi-sembunyi (Hadis VIII/407). Dosa-dosa Muhammad termasuk menyiksa orang-orang dengan memotong tangan-tangan dan kaki-kaki mereka dan mencongkel mata mereka denganbesi panas (Hadis I/234); membiarkan mereka mati kehabisan darah setelah anggota badannya dipotong(Hadis VIII/794,795); membiarkan orang mati kehausan (Hadis VIII/796)

ULAR TUA YANG CERDIK ITU TELAH MENYAMARKAN WAJAHNYA, BANYAK ORANG MENYANGKA BAHWA DIA ADALAH TUHAN YHWH ELOHIM

ADA JALAN YANG DISANGKA ORANG LURUS, TETAPI UJUNGNYA MENUJU MAUT.

WASPADALAH KARENA DARI BUAHNYALAH KAMU AKAN MENGENAL MEREKA

DAPATKAH ORANG MEMETIK ANGGUR DARI SEMAK DURI?

Selanjut anda dapat membuat pilihan….! Siapakah Tuhan yang mau anda ikuti…?

Kembali Ke Alkitab
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 39
Location : Firdaus
Join date : 24.07.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down


Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by njlajahweb on Mon Aug 07, 2017 11:04 am

quote
tapi perbedaan kisah bahkan penyangkalan
maka gak mungkin kl sumbernya oknum yg sama

tanggapan
bukan penyangkalan, tapi tidak dikisahkan

quote2
157 intinya isa tidak dibunuh dan disalib kan?
padahal injil menuliskan sebaliknya

tanggapan2
ya karena diayat 157 itu isa yang palsu, yang tidak dibunuh dan tidak disalib

quote3
kl salibnya sumsum tulang..
trus orang yg diserupakan itu dibunuh dengan cara apa?

tanggapan3
yang diserupakan itu dibunuh dengan cara sumsum tulang, cuman salah orang

(semua tanggapan diatas itu menurutku)
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 113

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by SEGOROWEDI on Mon Aug 07, 2017 5:29 pm

- dikisahkan, tapi kisahnya beda n bertolak belakang
-padahal di injil bukan isa palsu
- wong gak ada yg disumsum tulang kok

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by njlajahweb on Mon Aug 07, 2017 6:29 pm

ya itu kan menurutmu
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 113

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by njlajahweb on Mon Aug 07, 2017 6:52 pm

- ya jelas bisa beda, karena yang dikisahkan di 157 itu, dari sudut pandang yang lain yaitu hanya tentang kisah kelompok B saja

===
- memang diinjil bukan Isa palsu yang disalib

27 Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini.

===
- kayaknya secara tersirat diAlkitab Yesus itu juga melalui sumsum tulang, hanya tidak dikisahkan diinjil

http://alkitab.sabda.org/verse.php?book=Mzm&chapter=22&verse=14


SABDAweb Mzm 22:14
(22-15) Seperti air aku tercurah, dan segala tulangku terlepas dari sendinya; hatiku menjadi seperti lilin, hancur luluh di dalam dadaku;
Mzm 22:1-31 1
Nas : Mazm 22:2-32
Mazmur ini, yang paling banyak dikutip dalam PB disebut "mazmur salib" karena begitu rinci melukiskan penderitaan berat Kristus di salib. Perhatikan setidak-tidaknya dua hal tentang mazmur ini:

Mzm 22:11-17 2
Nas : Mazm 22:12-18
Ayat-ayat ini melukiskan perasaan tidak berdaya Tuhan ketika menderita penderaan dan penyaliban yang kejam.


Terakhir diubah oleh njlajahweb tanggal Mon Aug 07, 2017 7:49 pm, total 1 kali diubah
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 113

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by njlajahweb on Mon Aug 07, 2017 7:17 pm

sekilasinfo

Yesus memberitakan kematian-Nya

20 Di antara mereka yang berangkat untuk beribadah pada hari raya itu, terdapat beberapa orang Yunani.
21 Orang-orang itu pergi kepada Filipus, yang berasal dari Betsaida di Galilea, lalu berkata kepadanya: "Tuan, kami ingin bertemu dengan Yesus."
22 Filipus pergi memberitahukannya kepada Andreas; Andreas dan Filipus menyampaikannya pula kepada Yesus.
23 Tetapi Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Telah tiba saatnya Anak Manusia dimuliakan.
24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.
25 Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal.
26 Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situpun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.
27 Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini.
28 Bapa, muliakanlah nama-Mu!" Maka terdengarlah suara dari sorga: "Aku telah memuliakan-Nya, dan Aku akan memuliakan-Nya lagi!"
29 Orang banyak yang berdiri di situ dan mendengarkannya berkata, bahwa itu bunyi guntur. Ada pula yang berkata: "Seorang malaikat telah berbicara dengan Dia."
30 Jawab Yesus: "Suara itu telah terdengar bukan oleh karena Aku, melainkan oleh karena kamu.
31 Sekarang berlangsung penghakiman atas dunia ini: sekarang juga penguasa dunia ini akan dilemparkan ke luar;
32 dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku."
33 Ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana caranya Ia akan mati.
34 Lalu jawab orang banyak itu: "Kami telah mendengar dari hukum Taurat, bahwa Mesias tetap hidup selama-lamanya; bagaimana mungkin Engkau mengatakan, bahwa Anak Manusia harus ditinggikan? Siapakah Anak Manusia itu?"
35 Kata Yesus kepada mereka: "Hanya sedikit waktu lagi terang ada di antara kamu. Selama terang itu ada padamu, percayalah kepadanya, supaya kegelapan jangan menguasai kamu; barangsiapa berjalan dalam kegelapan, ia tidak tahu ke mana ia pergi.
36 Percayalah kepada terang itu, selama terang itu ada padamu, supaya kamu menjadi anak-anak terang." Sesudah berkata demikian, Yesus pergi bersembunyi dari antara mereka.
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 113

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by njlajahweb on Mon Aug 07, 2017 7:26 pm

sekilasinfo

Yesus ditangkap
47 Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas, salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia serombongan besar orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi.
48 Orang yang menyerahkan Dia telah memberitahukan tanda ini kepada mereka: "Orang yang akan kucium, itulah Dia, tangkaplah Dia."
49 Dan segera ia maju mendapatkan Yesus dan berkata: "Salam Rabi," lalu mencium Dia.
50 Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Hai teman, untuk itukah engkau datang?" Maka majulah mereka memegang Yesus dan menangkap-Nya.
51 Tetapi seorang dari mereka yang menyertai Yesus mengulurkan tangannya, menghunus pedangnya dan menetakkannya kepada hamba Imam Besar sehingga putus telinganya.
52 Maka kata Yesus kepadanya: "Masukkan pedang itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang.
53 Atau kausangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku?
54 Jika begitu, bagaimanakah akan digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci, yang mengatakan, bahwa harus terjadi demikian?"
55 Pada saat itu Yesus berkata kepada orang banyak: "Sangkamu Aku ini penyamun, maka kamu datang lengkap dengan pedang dan pentung untuk menangkap Aku? Padahal tiap-tiap hari Aku duduk mengajar di Bait Allah, dan kamu tidak menangkap Aku.
56 Akan tetapi semua ini terjadi supaya genap yang ada tertulis dalam kitab nabi-nabi." Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri.
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 113

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by SEGOROWEDI on Mon Aug 07, 2017 8:18 pm

- di injil jelas isa yg disalib kayu, bukan orang lain
itu saja sudah bertentangan, belum kematian n kebangkitannya
- orang lain dibunuh dg cara apa coba?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by SEGOROWEDI on Mon Aug 07, 2017 8:46 pm

@njlajahweb wrote:
- kayaknya secara tersirat diAlkitab Yesus itu juga melalui sumsum tulang, hanya tidak dikisahkan diinjil
.

jangan ngawur
tertulis dan tersurat jelas di Yohanes 19:36

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by njlajahweb on Mon Aug 07, 2017 9:00 pm

- lha iya diinjilkan bukan diAlquran
- mana kutahu detilnya, yang jelas mati
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 113

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by njlajahweb on Mon Aug 07, 2017 9:02 pm

tulangku terlepas dari sendinya, ini bukan berarti dipatahkan,

tapi bisa jadi patahdengan sendirinya,
mungkin ketika saat Yesus terjatuh beberapakali, mungkin diantara saat-saat itu Yesus pernah bertumpu dengan lututnya hingga patah atau retak sendi kaki dilututNya, tapi tidak terlihat oleh manusia

juga bisa jadi karena Tangan Yesus ditarik paksa (waktu mau dipaku) hingga patah sendi tanganNya karena ditarik paksa, bukan patah karena dipatahkan, tapi tidak terlihat oleh manusia karena patah didalam
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 113

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by SEGOROWEDI on Mon Aug 07, 2017 11:02 pm

@njlajahweb wrote:- lha iya diinjilkan bukan diAlquran
- mana kutahu detilnya, yang jelas mati

- makanya beda
- maka jangan berteori sumsum tulang

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by SEGOROWEDI on Mon Aug 07, 2017 11:05 pm

@njlajahweb wrote:tulangku terlepas dari sendinya, ini bukan berarti dipatahkan,

tapi bisa jadi patahdengan sendirinya,
mungkin ketika saat Yesus terjatuh beberapakali, mungkin diantara saat-saat itu Yesus pernah bertumpu dengan lututnya hingga patah atau retak sendi kaki dilututNya, tapi tidak terlihat oleh manusia

juga bisa jadi karena Tangan Yesus ditarik paksa (waktu mau dipaku) hingga patah sendi tanganNya karena ditarik paksa, bukan patah karena dipatahkan, tapi tidak terlihat oleh manusia karena patah didalam

mo nolak nubuat? nolak yg tersurat?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by njlajahweb on Tue Aug 08, 2017 8:17 am

lha iya nggak bertentangan toh sama yang tersurat
tulang bisa mengeluarkan sumsum kan nggak harus dipatahkan pakai alat toh, tapi bisa dengan sendirinya, karena bisa jadi juga waktu Yesus jatuh, sendi lutut kaki Yesus tertimpa kayu salib

jadi tulang bisa mengeluarkan sumsum bisa dikarenakan sendi lutut Kaki Yesus tertimpa kayu salib, saat Yesus jatuh
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 113

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by SEGOROWEDI on Thu Aug 10, 2017 10:31 pm

nubuatnya gak ada tulang patah

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by SEGOROWEDI on Thu Aug 10, 2017 11:11 pm

dan gak ada sumsum2an

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by njlajahweb on Fri Aug 11, 2017 10:58 am

memangnya aku bilang kakinya Yesus dipatahkan?
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 113

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by SEGOROWEDI on Fri Aug 11, 2017 7:07 pm

bilang tulang patah, padahal nubuatnya bilang g ada tulang patah..
+ di injil isa disalib kayu dan mati, ilah sebelah bilang disalib saja kagak

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by njlajahweb on Fri Aug 11, 2017 10:03 pm

lha iya emangnya sumsum cuman bisa keluar hanya karena tulang patah, kalau karena tulang pecah kan juga bisa,
kan ini pun bisa juga terjadi,
karena (secara tersirat)bisa saja sendi lutut Yesus pecah,
karena tertimpa kayu salib saat Yesus jatuh
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 113

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by SEGOROWEDI on Fri Aug 11, 2017 11:11 pm

+ gak ada sumsum2an kok ngomongin sumsum..

yg diokongin: di injil isa disalib kayu dan mati, ilah sebelah bilang disalib saja kagak

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by njlajahweb on Sat Aug 12, 2017 7:18 am

lha yang bilang ada juga siapa, kan secara tersurat memang nggak ada

kan aku bilang itu menurutku, maksudku secara tersirat pasti ada yang intinya pasti ada hal atau sesuatu atau kejadian yang terkait tentang salib yang dalam arti keluarnya sumsum atau lemak,

---
karena ada diayat lain tentang sendi Kristus yang lepas yang bisa saja terkait sumsum, (karena Yesus mengatakan Yesus datang untuk disalib)
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 113

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by njlajahweb on Sat Aug 12, 2017 8:27 am

sekilasinfo
http://alkitab.sabda.org/verse_commentary.php?book=19&chapter=22&verse=14
Saat mengalami derita
Kehidupan Kristen bukan hanya terdiri dari pengalaman manis yang indah untuk dikenang. Pasti ada juga pengalaman pahit yang menghadirkan duka dan penderitaan. Namun bagaimana kita menyikapi pengalaman pahit?
Di dalam intensitas penderitaan yang pemazmur alami, tidak ada tempat lain baginya untuk mengadukan kepedihan yang dia alami, selain kepada Allah. Kepada Dia sajalah, pemazmur mencurahkan isi hatinya. Pemazmur mempertanyakan Allah yang dia anggap sebagai penyebab penderitaannya (ayat 1), Allah yang tidak mendengarkan doanya (ayat 2). Allah meninggalkan dia sendirian, menyebabkan ia terasing dan kesepian. Ia juga harus menghadapi musuh yang begitu kejam (ayat 15-19). Padahal sejarah Israel telah memperlihatkan bagaimana Allah tampil menyelamatkan dan menjadi Pembela bagi umat-Nya (ayat 4-6). Akibat kontras itulah, maka banyak orang yang mencibirkan bibir karena menganggap bahwa penderitaan pemazmur adalah akibat dosanya (ayat 8-9). Merenungkan situasi yang menyedihkan tersebut, pemazmur kembali mengalihkan pandangannya pada Allah. Pemazmur meminta agar Allah tidak menjauhi dia (ayat 12).
Penderitaan hidup memang tampil dalam berbagai bentuk. Mungkin saja berupa perlawanan dari teman atau orang yang kita kasihi, bisa juga berupa pengalaman fisik atau mental yang menyakitkan, atau kegagalan yang menyebabkan rasa frustasi yang dalam. Namun semua itu harus dipandang berdasarkan perspektif yang tepat.
Pengalaman orang Kristen bukanlah nasib buruk yang melulu menyebabkan kesedihan dan penderitaan. Meski demikian, pencobaan (Yak. 1:2-4, 12), penganiayaan (Yoh. 15:18; 2Tim. 2:12), dan penderitaan (Flp. 1:29) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengalaman hidup orang Kristen. Karena melalui kesusahan, iman kita diperdalam (Yak. 2:3), persekutuan kita dengan Allah diperkaya (Flp. 3:10) dan kita mengalami sukacita dalam kesulitan (Yoh. 17:13; 1Ptr. 4:13; 2Kor. 12:10).
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 113

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by njlajahweb on Sat Aug 12, 2017 8:29 am

sekilasinfo
http://alkitab.sabda.org/verse_commentary.php?book=19&chapter=22&verse=14
Penderitaan-penderitaan Sang Mesias; Mesias Ditopang dalam Penderitaan-penderitaan-Nya (22:12-22)

Dalam ayat-ayat ini kita mendapati Kristus yang menderita dan Kristus yang berdoa, yang dengannya kita diarahkan untuk menantikan salib dan memandang kepada Allah di dalam salib itu.
I. Inilah Kristus yang menderita. Daud memang sering kali ditimpa masalah dan dikepung oleh musuh-musuh. Namun, banyak rincian yang digambarkan secara khusus di sini tidak pernah terjadi pada Daud, dan karena itu harus diterapkan kepada Kristus di kedalaman kehinaan-Nya.
1. Di sini Dia ditinggalkan oleh sahabat-sahabat-Nya: Kesusahan dan kesukaran telah dekat, dan tidak ada yang menolong, tidak ada yang menopang (ay. 12). Dia mengirik dan memeras anggur sendiri, karena semua murid-Nya meninggalkan Dia dan melarikan diri. Adalah kehormatan bagi Allah untuk menolong ketika semua pertolongan dan bantuan lain tidak berhasil.
2. Di sini Dia dihina dan dikelilingi oleh musuh-musuh-Nya, yang berasal dari kalangan atas, yang karena kekuatan dan kegeraman, mereka diibaratkan sebagai banteng, banteng-banteng dari Basan (ay. 13), gemuk dan kenyang, congkak dan masam. Seperti itulah imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi yang menganiaya Kristus. Dan musuh-musuh yang lain berasal dari kalangan bawah, yang diibaratkan sebagai anjing-anjing (ay. 17), kotor dan rakus, dan tanpa kenal lelah menginjak-injak Dia. Ada perkumpulan penjahat yang berencana melawan Dia (ay. 17). Itulah imam-imam kepala berkumpul mengadakan rapat, mencari-cari jalan dan sarana untuk menangkap Kristus. Musuh-musuh ini banyak sekali jumlahnya dan mereka bersepakat: “Banyak orang, dan mereka itu mempunyai kepentingan-kepentingan yang saling berbeda dan bertentangan, seperti Herodes dan Pilatus, telah bersepakat untuk mengerumuni Aku. Mereka telah menjalankan rencana mereka sejauh ini, dan tampaknya sudah berhasil, sebab mereka telah mengepung Aku (ay. 13). Mereka telah mengerumuni Aku (ay. 17). Mereka sangat menakutkan dan mengancam (ay. 14): Mereka mengangakan mulutnya terhadap Aku, untuk menunjukkan kepada-Ku bahwa mereka akan menelan-Ku bulat-bulat. Dan ini mereka lakukan dengan kekuatan dan kebuasan yang sama dahsyatnya seperti singa yang mengaum hendak menerkam mangsanya.”
3. Di sini Dia disalibkan. Cara kematian-Nya yang persis itu digambarkan, meskipun cara ini tidak pernah digunakan di kalangan Yahudi: mereka menusuk tangan dan kaki-Ku (ay. 16), yang dipakukan ke dalam kayu yang terkutuk itu, dan seluruh tubuh-Nya dibiarkan tergantung begitu saja, yang pasti mengakibatkan sakit dan siksaan yang teramat hebat. Tidak ada perikop mana pun dalam seluruh Perjanjian Lama yang sudah dengan begitu gigih berusaha dirusakkan oleh orang-orang Yahudi selain perikop ini, karena perikop tersebut menubuatkan dengan begitu tepat kematian Kristus, dan semuanya digenapi dengan sedemikian persisnya.
4. Di sini Dia sedang sekarat (ay. 15-16), sekarat dalam kesakitan dan penderitaan, karena Dia harus mempersembahkan korban pemuasan untuk dosa, yang membawa kesakitan. Dan kalau tidak demikian, kita pasti sudah terbaring dalam penderitaan yang kekal. Inilah,
(1) Tercerai-berainya seluruh kerangka tubuh-Nya: Seperti air aku tercurah, lemah seperti air, dan menyerah kepada kuasa maut, mengosongkan diri-Nya dari segala yang menyokong sifat kemanusiaan-Nya.
(2) Terlepasnya tulang-tulang-Nya. Tulang-tulang-Nya terpelihara begitu rupa sehingga tidak satu pun yang dipatahkan (Yoh. 19:36), namun semuanya terlepas dari sendinya oleh karena tubuh-Nya direntangkan dengan paksa di atas kayu salib seperti di atas tiang gantung. Atau ini mungkin menunjukkan ketakutan yang mencengkeram-Nya dalam penderitaan-Nya di Taman Getsemani, ketika Dia mulai merasa sangat takut dan gentar, yang mungkin mengakibatkan sendi-sendi pangkal paha-Nya menjadi lemas dan lutut-Nya berantukan (seperti yang kadang-kadang terjadi ketika orang dilanda ketakutan besar, Dan. 5:6). Segala tulang-Nya terlepas dari sendinya supaya Dia dapat memadukan kembali seluruh ciptaan, yang telah terlepas oleh dosa, sehingga tulang-tulang kita yang patah bersukacita kembali.
(3) Hancur luluhnya jiwa-Nya: hatiku menjadi seperti lilin, yang meleleh untuk menerima tanda-tanda murka Allah melawan dosa-dosa yang akan ditebus-Nya, meleleh seperti yang terjadi dengan organ-organ penting orang yang sedang sekarat. Dan bila semuanya ini telah menebus kekerasaan hati kita, hendaklah perenungan akan semuanya ini juga membantu melunakkan hati yang keras. Ketika Ayub berbicara mengenai kesusahan batinnya, dia berkata, “Yang Mahakuasa membuat hatiku lembut” (Ayb. 23:16, kjv, dan lihat 58:3).
(4) Melemahnya kekuatan alami-Nya: Kekuatanku kering, mengering dan garing seperti beling, karena kelembaban tubuh-Nya menguap oleh api kemurkaan Allah yang memangsa jiwa-Nya. Jika demikian, siapakah yang dapat tahan berdiri di hadapan amarah Allah? Atau siapakah yang mengetahui kekuatannya? Jikalau ini diperbuat dengan kayu hidup, apakah yang akan diperbuat dengan kayu kering?
(5) Melengketnya mulut-Nya, gejala yang biasa terjadi menjelang ajal: lidah-Ku melekat pada langit-langit mulut-Ku. Ini digenapi ketika Ia kehausan di atas kayu salib (Yoh. 19:28) dan ketika Ia menutup mulut-Nya dalam penderitaan-penderitaan-Nya. Karena, seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, Ia tidak membuka mulut-Nya, atau melawan apa pun yang diperbuat terhadap-Nya.
(6) Penyerahan nyawa-Nya: “Dalam debu maut Kauletakkan Aku. Aku sudah siap dimasukkan ke dalam kubur,” karena tidak ada yang lain yang akan memuaskan keadilan ilahi. Kehidupan orang berdosa sudah dilucuti dari pemiliknya, dan karena itu kehidupan korban persembahan itu haruslah menjadi tebusan bagi kehidupan orang berdosa itu. Hukuman maut yang ditimpakan kepada Adam diungkapkan seperti ini: Engkau akan kembali menjadi debu. Dan karena itu Kristus, dengan memandang pada hukuman itu dalam ketaatan-Nya sampai mati, menggunakan ungkapan yang serupa di sini: Dalam debu maut Kauletakkan Aku.
5. Dia ditelanjangi. Aib ketelanjangan merupakan akibat langsung dari dosa. Karena itu, Yesus Tuhan kita ditelanjangi ketika Dia disalib, supaya Dia dapat mengenakan kepada kita jubah kebenaran-Nya, dan supaya aib ketelanjangan kita tidak tampak. Sekarang di sini kita diberi tahu,
(1) Bagaimana tubuh-Nya tampak ketika ditelanjangi seperti itu: Segala tulang-Ku dapat Kuhitung (ay. 18). Tubuh-Nya yang penuh berkat itu menjadi kurus dan kerempeng karena banyaknya kerja keras, dukacita, dan puasa selama Dia menjalankan pelayanan-Nya, yang membuat-Nya tampak seolah-olah hampir berumur lima puluh tahun, padahal Dia baru berumur tiga puluh tiga tahun, seperti yang kita dapati dalam Yohanes 8:57. Kerut-kerut-Nya kini bersaksi bagi-Nya bahwa Dia sama sekali jauh dari apa yang disebut orang sebagai seorang pelahap dan peminum. Atau, tulang-tulang-Nya dapat dihitung karena tubuh-Nya tertarik di atas kayu salib, yang membuat tulang-tulang rusuk-Nya dapat dihitung. Mereka menonton, mereka memandangi Aku, yaitu tulang-tulang-Ku, karena sudah begitu rusak, dan tidak ada lagi daging yang menutupinya, seperti yang dikatakan Ayub (Ayb. 16:8), “Kekurusanku telah bangkit menuduh aku.” Atau, “Orang-orang yang berdiri di situ, dan yang lewat, terheran-heran melihat tulang-tulang-Ku keluar seperti itu, dan, bukannya mengasihani Aku, mereka malah senang dengan pemandangan yang menyedihkan seperti itu.”
(2) Apa yang mereka lakukan terhadap pakaian-Nya, yang mereka ambil dari-Nya (ay. 19): Mereka membagi-bagi pakaian-Ku di antara mereka, untuk tiap-tiap prajurit satu bagian, dan atas jubah-Ku, jubah yang tidak berjahit, mereka membuang undi. Gambaran yang sama persis seperti ini digenapi dengan tepat (Yoh. 19:23-24). Dan meskipun gambaran ini bukan merupakan contoh besar dari penderitaan Kristus, gambaran tersebut merupakan contoh besar digenapinya Kitab Suci di dalam Dia. Ada tertulis demikian, dankarena itu demikianlah Mesias harus menderita. Oleh sebab itu, biarlah hal ini meneguhkan iman kita akan Dia sebagai Mesias yang sejati, dan mengobarkan kasih kita kepada-Nya sebagai sahabat terbaik, yang mengasihi kita dan menanggung semua penderitaan ini bagi kita.
II. Inilah Kristus yang berdoa, dan dengan doa itu Dia menopang diri-Nya ketika menanggung beban penderitaan-penderitaan-Nya. Kristus, dalam penderitaan-Nya yang sangat, berdoa dengan sungguh-sungguh, berdoa supaya cawan itu berlalu dari-Nya. Ketika penguasa dunia ini menyerang Dia dengan kengerian-kengeriannya, mengangakan mulutnya terhadap-Nya seperti singa yang mengaum-aum, Dia sujud di tanah dan berdoa. Dan doa Daud di sini merupakan bayangan dari doa Kristus itu. Dia menyebut Allah sebagai kekuatan-Nya (ay. 20). Ketika kita tidak dapat bersukacita di dalam Allah sebagai nyanyian kita, marilah kita tetap tinggal di dalam Dia sebagai kekuatan kita. Marilah kita terima dukungan-dukungan rohani sebagai penghiburan kita ketika kita tidak bisa meraih kegembiraan-kegembiraan rohani. Dia berdoa,
1. Supaya Allah beserta-Nya, dan tidak menjauh dari Dia: Janganlah jauh dari padaku (ay. 12), dan lagi (ay. 19). “Kalau ada yang menjauh dari penderitaan-Ku, ya Tuhan, janganlah sampai Engkau itu yang melakukannya.” Dekatnya permasalahan haruslah mendorong kita untuk datang mendekat kepada Allah, maka kita dapat berharap bahwa Dia akan datang mendekat kepada kita.
2. Supaya Dia menolong-Nya, dan bergegas untuk menolong-Nya, menolong-Nya untuk menanggung permasalahan-Nya, supaya Dia tidak gagal atau tawar hati, supaya Dia tidak mengundurkan diri dari pekerjaan-Nya atau tenggelam di dalamnya. Dan Bapa mendengarkan-Nya karena kesalehan-Nya (Ibr. 5:7) dan memampukan Dia untuk melanjutkan pekerjaan-Nya.
3. Supaya Dia membebaskan-Nya dan menyelamatkan-Nya (ay. 21-22).
(1) Amatilah mutiara apa itu yang dijaga-Nya, “Keselamatan nyawa-Ku, kesayangan-Ku. Biarlah nyawa-Ku dibebaskan dari cengkeraman dunia orang mati ( 49:16). Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku, supaya diantar dengan selamat ke dalam Firdaus.” Sang pemazmur di sini menyebut nyawanya sebagai kesayangannya (kjv), satu-satunya kepunyaannya (begitulah arti kata itu): “Nyawakuadalah satu-satunya milikku. Aku hanya mempunyai satu nyawa untuk dijaga, dan karena itu aku akan bertambah malu jika aku mengabaikannya, dan aku akan menderita rugi yang lebih besar jika aku membiarkannya binasa. Karena ia adalah satu-satunya milikku, maka ia harus menjadi kesayanganku, dan aku harus benar-benar peduli terhadap kesejahteraan kekalnya. Aku tidak memandang nyawaku sebagai kesayanganku, kecuali aku berusaha menjaganya dari segala sesuatu yang akan menyakitinya, menyediakan segala kebutuhannya, dan sepenuhnya peduli terhadap kesejahteraannya.”
(2) Amatilah dari bahaya apa dia berdoa untuk dibebaskan, yaitu dari pedang, pedang murka ilahi yang menyala-nyala, yang mengarah ke segala arah. Ini ditakutkannya lebih dari apa saja (Kej. 3:24). Kemarahan Allah adalah ipuh dan empedu dalam cawan pahit yang diserahkan ke dalam tangannya. “Oh, luputkanlah jiwaku dari pedang itu. Tuhan, meskipun aku kehilangan nyawaku, janganlah biarkan aku kehilangan kasih-Mu. Selamatkanlah aku dari cengkeraman anjing dan dari mulut singa.” Tampaknya yang dimaksudkan di sini adalah Iblis, musuh tua yang meremukkan tumit keturunan wanita itu, si penguasa dunia ini, yang dengannya Kristus akan bertempur habis-habisan, dan yang dilihat-Nya datang (Yoh. 14:30). “Tuhan, selamatkanlah aku agar jangan dikuasai oleh kengerian-kengeriannya.” Dia berseru, “Engkau telah menjawab Aku dari tanduk banteng” (kjv), maksudnya, “Engkau telah menyelamatkan aku dari tanduk banteng sebagai jawaban atas doaku.” Ini mungkin merujuk pada kemenangan yang telah diperoleh Kristus atas Iblis dan godaan-godaannya (Mat. 4), sewaktu Iblis mundur daripada-Nya beberapa waktu (Luk. 4:13), tetapi sekarang telah kembali dengan cara lain untuk menyerang-Nya dengan kengerian-kengeriannya. “Tuhan, Engkau memberi-Ku kemenangan pada waktu itu, berikanlah lagi kemenangan itu sekarang, supaya Aku dapat melucuti penguasa-penguasa dan pemerintah-pemerintah, dan melemparkan penguasa dunia ini.” Apakah Allah sudah membebaskan kita dari tanduk banteng, sehingga kita tidak terkoyak-koyak? Biarlah hal itu mendorong kita untuk berharap agar kita dibebaskan dari mulut singa, sehingga kita tidak tercabik-cabik. Dia yang telah membebaskan, pasti akan membebaskan lagi. Doa Kristus ini, tanpa diragukan lagi, sudah terjawab, karena Bapa selalu mendengarkan-Nya. Dan, meskipun Dia tidak meluputkan-Nya dari maut, Dia tidak membiarkan-Nya melihat kebinasaan. Sebaliknya, pada hari ketiga, Dia membangkitkan-Nya dari debu maut, yang merupakan contoh yang lebih besar akan perkenan Allah kepada-Nya daripada seandainya Dia menolong-Nya turun dari kayu salib. Karena, diturunkan dari kayu salib justru akan menghalangi pekerjaan-Nya, sementara kebangkitan-Nya memahkotai pekerjaan itu.
Dalam menyanyikan mazmur ini, kita harus merenungkan penderitaan-penderitaan dan kebangkitan Kristus, sampai kita mengalami dalam jiwa kita sendiri kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dengan penderitaan-penderitaan-Nya.
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 113

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by SEGOROWEDI on Sat Aug 12, 2017 11:15 pm

@njlajahweb wrote:lha yang bilang ada juga siapa, kan secara tersurat memang nggak ada

kan aku bilang itu menurutku, maksudku secara tersirat pasti ada yang intinya pasti ada hal atau sesuatu atau kejadian yang terkait tentang salib yang dalam arti keluarnya sumsum atau lemak,

---
karena ada diayat lain tentang sendi Kristus yang lepas yang bisa saja terkait sumsum, (karena Yesus mengatakan Yesus datang untuk disalib)

lha ada nubuat tidak ada tulang yg patah, kok ngomongin tulang remuk keluar sumsum..
yg diomongin itu isa disalib kayu, mati dan bangkit vs isa tidak diapa2in

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by njlajahweb on Sun Aug 13, 2017 5:55 am

quote
isa disalib kayu, mati dan bangkit vs isa tidak diapa2in?

tanggapan
bukan vs, karena yang diceritakan di 157 bukan Isa
avatar
njlajahweb
MAYOR
MAYOR

Female
Posts : 5008
Kepercayaan : Protestan
Location : banyuwangi
Join date : 30.04.13
Reputation : 113

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by SEGOROWEDI on Sun Aug 13, 2017 7:07 am

lha ceritanya malah cocok dengan yg dialami isa palsu
gal covok dg isa asli yg gak diapa2in

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: ALLAH DALAM AL-QURAN DAN ALKITAB TERNYATA BEDA OKNUM ALLAH

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 9 dari 10 Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik