FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

bersalahkah Rhoma ?

Halaman 1 dari 10 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

bersalahkah Rhoma ?

Post by bimasakti on Fri Aug 17, 2012 2:16 pm

gw sangat miris mendengar ketua MUI berkata bahwa Rhoma ceramah SARA tidak bersalah..dari awalnya saja Quran sudah salah..penuh dgn SARA.
tapi krn kaum muslim memang bodoh..doktrin yg salah dianggap benar.

muslim memang konyol..Ariel yg tidak bersalah pada siapa2 kalian penjara..sedang Rhoma biang kerok..tidak kalian bui..

coba kita bertanya dlm hati,"MENGAPA TV ONE MENGANGKAT MASALAH RHOMA
KE TV ONE?"
sebab islam mensakralkan AJARAN SARA DAN KEJAHATAN dlm Quran!!

hal inilah yg menimbulkan kontroversi (debat)
jika islam TIDAK SALAH,maka hal tsb tidak akan dijadikan masalah,sebab
sudah bukan kontroversi namanya.

konyolnya...tidak kurang dari ketua MUI berkata bahwa Rhoma tidak salah
saat mengatakan "muslim jgn memilih pemimpin yg kafir.

dan lucunya lagi tolok ukur muslim dlm hal kesucian yaitu: para pendeta Krinten!!
itu tercermin saat ketua MUI tsb menyatakan bhw pendetapun menganjurkan
memilih pemimpin Kristen.

org cerdas tidak akan memilih pemimpin berdasar agama/RAS melainkan karakter!
org2 terbelakang yg memilih karena alasan agama/RAS.

jika suatu hari presiden RI adalah keturunan Tionghoa berarti saat itu Indonesia sudah maju dlm pemikiran.seperti di USA saat ini.

seseorg tdk menjadi lebih baik krn agama tertentu.melainkan pertobatan org tsb
yg menjadikan dirinya lebih baik.agama cuma sarana tempat dia bertobat.

saat debat TV ONE,Ratna sarumpait berkata "kita tidak harus mengambil
pimpinan muslim sebab justru para koruptor dan NAPI disini mayoritas muslim.

salah seorg pimpinan FPI menyanggah Ratna sarumpait,dgn berkata diChina para koruptornya adalah komunis,dan di America para koruptornya adalah Kristen.
LALU..beberapa penonton bertepuk tangan,seolah
sanggahan pimpinan FPI itu tepat sasaran.

dasar dungu !

Sebab faktanya kita tidak sedang memilih pilkada diChina atau America!
kita memilih pemimpin jakarta.jadi disini yg jadi acuan adalah MUSLIM ATAU KAFIR YG LEBIH BERMORAL? krn muslim tdk lebih bermoral dari kafir,maka sungguh tidak tepat memilih pemimpin berdasarkan kriteria agama.apalagi agama islam !

sungguh bodoh sekali..!! hahahahaha...


kesimpulan : Rhoma bersalah dan memilih pemimpin berdasar kriteria agama/RAS adalah salah besar.


silakan bagi muslim yg mau menyanggah!!


Terakhir diubah oleh bimasakti tanggal Wed Sep 19, 2012 10:02 am, total 1 kali diubah

bimasakti
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 320
Kepercayaan : Lain-lain
Location : jakarta
Join date : 07.06.12
Reputation : 2

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by mencari petunjuk on Fri Aug 17, 2012 3:08 pm

Kepemimpinan Kristen
Dalam tulisan ini pemahaman Kepemimpinan Kristen identik dengan Kepemimpinan Rohani. Patut diakui bila pengertiannya bisa saja tidak sama. Kepemimpinan Kristen bisa saja berbicara tentang Kepemimpinan dalam kumpulan orang-orang Kristen, atau Kepemimpinan dari orang Kristen, yang belum tentu menggambarkan suatu petunjuk yang rohani, namun tesis ini memahami secara ideal kalau pemimpin rohani adala pemimpin Kristen dan pemimpin Kristen haruslah berarti pemimpin yang rohani. Bila ada ketidaksejajaran dalam praktek hal itu tidak merusak definisi tetapi lebih dikatakan sebagai anomali yang perlu mendapat perbaikan.

Kepemimpinan Kristen yang dipahami pula sebagai kepemimpinan rohani tidak hanya menunjuk pada pribadi seorang pemimpin yang beragama Kristen dan atau berada dalam lingkungan orang-orang Kristen tetapi memuat sarat nilai-nilai kerohanian Alkitabiah baik secara idealis maupun pragmatis. Secara idealis menunjukkan bahwa kepemimpinan rohani itu memiliki prinsip-prinsip filosofis yang esensial dan dalam tataran pragmatis kepemimpinan itu diwujudkan dalam terang prinsip-prinsip filosofis yang bernuansa etis teologis.

Kita menggunakan istilah yang lebih tepat kepada kedua pokok ini saat menyebutnya dalam sebuah kesatuan pemikiran yang disebut dengan istilah praxis. Thomas Groome mendefinisikan kata tersebut sebagai berikut:

For now let it be understood as “reflective action”, that is, a practice that is informed by theoretical reflection, or, conversely, a theoretical reflection that is informed by practice. I use it here in preference to the more common word practice because the latter term very often has the connotation of a skill or a technique, or of something that is done as the application of theory and is thus, in fact, dichotomized from theory. The term praxis attempts to keep theory and practice together as dual and mutually enriching moments of the same intentional human activity. [1]

Dalam konteks kepemimpinan pengertian Groome dalam konteks pendidikan Kristen masih terasa cukup relevan mengingat sekalipun berada dalam bidang telaah yang berbeda keduanya memiliki dua wilayah sebagai titik berangkat yakni: teori dan praktek. Groome yang memilih pengertian praxis karena ia hendak menekankan pengertian teori dan praktek bersama-sama sebagai sesuatu yang peristiwa yang berpengertian rangkap (dwifungsi) dan saling memperkaya dari aktivitas manusia.

1. Definisi
Banyak definisi tentang pemimpin dan kepemimpinan dengan berbagai fokus dan penekanan. Berikut ini kita akan menelusuri beberapa definisi yang terkait dengan kepemimpinan dan aspek-aspek yang terkait dengan pokok tersebut.

Kepemimpinan oleh A. J. Lindgreen didefinisikan sebagai:

Leadership is the process of influencing the actions and behaviour of persons and/or organization through complex interactions toward goal achievment.[2]

Definisi singkat yang padat ini memuat beberapa aspek:

Kepemimpinan itu adalah proses, ia membutuhkan jangka waktu tertentu dan melalui tahapan tertentu.
Kepemimpinan itu memiliki kuasa untuk mempengaruhi.
Pengaruh kepemimpinan terarah pada tindakan dan sikap pribadi-pribadi dan atau organisasi.
Pengaruh kepemimpinan melewati medium pengaruh timbal balik yang saling mempengaruhi antara yang memimpin dengan yang dipimpin.
Interaksi yang terjadi kemungkinan akan terasa begitu kompleks mengingat kepemimpinan menyangkut banyak komponen.
Kepemimpinan memiliki tujuan, arah, dan target.

Berdasarkan uraian dari definisi Lindgreen maka telah sedikit tersingkap bila kepemimpinan bukan pekerjaan atau pokok pembicaraan yang mudah dan sederhana. Namun hal itu tidak berarti kalau kepemimpinan itu sendiri tidak dapat dikerjakan atau dipraktekkan oleh manusia.

H. Siagian melihat kepemimpinan itu sebagai suatu cara atau teknik pimpinan atau manajer untuk mengarahkan dan menyuruh orang lain mau mengerjakan apa yang ditugaskan.[3] Dalam pandangan Siagian kepemimpinan bukan lagi sebuah filosofis, teori, atau prinsip belaka tetapi lebih pada sebuah praxis. Kepemimpinan tanpa teknik maka ia hanyalah sebuah pemikiran. Dengan kata lain kepemimpinan bukan juga semata-mata menjalankan sebuah roda kepemimpinan tetapi ia memiliki tekniknya tersendiri yang mempertimbangkan faktor-faktor interdispliner.

Lindgreen sendiri selain menentukan batas-batas definitif untuk kepemimpinan, ia juga menggambarkan luasnya kepemimpinan yang tidak hanya menyangkut diri pemimpin itu sendiri tetapi juga menyangkut orang yang dipimpin dalam upaya mencapai tujuan:

Leadership does not reside in the person of the leader alone. It involves accomplishing goals through persons. Leaders cannot function without the involvement of members.[4]

Kemudian Lindgreen sendiri menyatakan bahwa tujuan dari kepemimpinan adalah mempengaruhi tingkah laku dan tindakan orang dan atau organisasi. Dari definisi Lindgreen semula maka tampaklah bila tujuan kepemimpinan itu memiliki dwi arah yakni: tujuan yang terkandung dalam sebuah kepemimpinan yakni bisa mempengaruhi orang lain atau organisasi dan tujuan yang dicapai bila seseorang atau organisasi sudah dapat dipengaruhi.

Kepemimpinan adalah hal yang tidak mudah dikerjakan tetapi tidak pula dapat dihindari. Sehubungan dengan tidak mudahnya kepemimpinan dan tidak dapat dihindarinya kepemimpinan maka Eka Darmaputera menulis:

Kepemimpinan yang baik merupakan syarat mutlak bagi pertumbuhan, kestabilan, dan kemajuan kelompok apa pun ... tanpa kepemimpinan yang baik, kelompok apa pun di dunia ini akan rentan konflik serta rawan perpecahan, dan oleh sebab itu sulit bertumbuh atau berkembang. Kalaupun bergerak, geraknya pun sekadar maju-mundur, ke sana kemari, dan tanpa arah ... Disamping vital, kepemimpinan adalah kenyataan yang tak terelakan bagi semua orang. Di mana ada kehidupan bersama, di mana pun di muka bumi ini orang cuma punya dua pilihan: dipimpin atau memimpin.[5]

Apa yang dikemukakan Eka logis sekali penalarannya dalam kaitannya dengan kepemimpinan. Sebuah keteraturan sistem tidak otomatis terjadi. Keteraturan sosiologis dalam sebuah kepemimpinan lahir dari sebuah pengaturan. Keteraturan dan pengaturan membutuhkan seseorang yang dianggap mampu mengatur. Dapat kita bayangkan bila dalam sebuah sistem semua orang turut mengatur maka yang akan timbul adalah sebuah kekacauan. Eka dalam tulisannya ini hendak mengatakan bila kepemimpinan harus diciptakan dan disepakati eksistensinya, sebab itu bukan karena dibuat supaya ada tetapi karena hal itu tak dapat dielakan. Pilihan dipimpin atau memimpin membuat dimensi kepemimpinan semakin jelas walaupun aspek kepemimpinan tidak sesederhana itu. Selanjutnya Eka memaparkan:

Kepemimpinan dalam suatu kehidupan bersama memang tak terhindarkan. Ini sesuatu yang lumrah dan alamiah. Namun, kepemimpinan itu harus mengacu kepada mandat atau penugasan Allah, Sang Pemimpin satu-satunya: untuk mengembangkan kemungkinan saling menolong serta kesepadanan, kesetarafan atau kesetaraan ... mandat kepemimpinan yang diberikan oleh Allah kepada manusia bersumber pada kesegambaran antara manusia dengan Allah ... kepemimpinan manusia haruslah mencerminkan kepemimpinan Allah. Kepemimpinan yang menghidupkan dan menghidupi, bukan menindas. Kepemimpinan yang adil, bukan sewenang-wenang. Kepemimpinan yang kudus, tidak dikotori oleh hawa nafsu “kehendak berkuasa” (will to power) yang destruktif.[6]

Rupanya Eka menyadari benar bila kepemimpinan merupakan salah satu aspek Imago Dei dalam diri manusia. Allah adalah pemimpin yang memberikan mandat kepada manusia untuk memimpin (baca: berkuasa) semesta. Manusia tak hanya menerima mandat untuk memimpin tetapi juga dalam kepemimpinannya mencerminkan kepemimpinan Allah. Eka juga menegaskan bahwa kepemimpinan adalah natur ilahi dalam insani yang tak terhindarkan dari sebuah kesegambaran. Namun kesegambaran yang mendukung hadirnya kepemimpinan tidak serta merta tidak dapat terkontaminasi, faktanya sekalipun kepemimpinan adalah natur Imago Dei ia masih bisa diselewengkan dengan adanya “kehendak berkuasa” yang pada gilirannya tak lagi mencerminkan mandat dan kesegambaran itu.

Telah disebutkan di depan bila interaksi yang terjadi dalam kepemimpinan itu kemungkinan akan terasa begitu kompleks mengingat kepemimpinan menyangkut banyak komponen. Sehubungan dengan itu W. R. Lassey sebagaimana dikutip Lindgreen mengemukakan:

Leadership involves the interaction of a complex set of variable factors that determines its effectivenes.[7]

Lindgreen menambahkan bahwa faktor-faktor variabel itu beragam, untuk itu ia mengutip Douglas McGregor:

Douglas McGregor identifies four key variables of leadership:
(1) The characteristic of the leader, these include such qualities as skill possesed, previous experience in similar situations, skill in comunicating and relating to persons, and the personal feelings of the leader about self confidence, anxiety, acceptance and hostility.
(2) The characteristic of followers or members
(3) The characterstic of the organization or the group
(4) The environmental setting including the social, economic, cultural, and political milieu.[8]

Selain karakteristik pengikut rupanya yang mempengaruhi keefektifan kepemimpinan adalah karakteristik dari pemimpin itu sendiri, karakteristik organisasi atau kelompok yang dipimpinnya, dan kondisi lingkungan tempat ia memimpin dalam berbagai faktornya. Namun tanpa menyepelekan 3 (tiga) faktor lainnya maka dalam penelitian ini fokus yang begitu disorot adalah pada karakter pemimpin itu sendiri. Pertimbangannya adalah bahwa sekalipun ketiga komponen lain selain pemimpin itu sendiri turut menentukan tetapi faktor kunci adalah pemimpin itu sendiri. Pemimpinlah yang menentukan maju mundurnya sebuah perjalanan kelompok atau organisasi.

Ada 3 (tiga) unsur penting menurut Sugiyanyo Wiryoputro dalam kepemimpinan:
1. adanya orang lain yang bersedia mengikuti perintah
2. adanya pengaruh pemimpin kepada orang lain yang selanjutnya menjadi pengikut
3. adanya kuasa atau wewenang pemimpin kepada bawahan.[9]

Dalam pokok yang ketiga kuasa atau wewenang yang dimaksud adalah:
1. Kuasa memberikan balas jasa terhadap apa yang dihasilkan bawahan
2. Kuasa memaksa atau kuasa memberikan dukungan
3. Kuasa formal berdasarkan aturan atau hukum
4. Kuasa agar orang meniru pola perilaku atau kuasa panutan
5. Kuasa berdasarkan pengetahuan atau keahlian[10]

Kepemimpinan tanpa kuasa atau wewenang tidak akan berjalan, atau bila berjalan pun itu dijalankan dengan memakai kuasa mempengaruhi orang lain secara tidak wajar. Kuasa atau wewenang tumbuh karena orang yang memimpin memiliki unsur-unsur yang dapat mengantar seseorang memperolehnya. Kuasa dapat didapat karena kesepakatan, karena kelebihan, karena kharisma, dll.

2. Kepemimpinan Rohani

Pertama-tama persoalan muncul adalah dari perkataan Yesus sendiri dalam Matius 23:10:

Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu pemimpinmu, yaitu Mesias

Pengertian yang muncul setelah membaca nas ini adalah tidak mungkin ada pemimpin di dalam kekristenan apalagi pemimpin. Namun di depan telah dibicarakan bahwa pemimpin dan kepemimpinan merupakan sesuatu yang tak dapat ditolak atau dielakkan. Ayat di atas rupanya tidak bermaksud untuk melarang esksistensi pemimpin dan kepemimpinan dalam kekristenan. Fakta biblis yang dipakai untuk mendukung pandangan ini adalah dengan memperhatikan I Tesalonika 5:12:

Kami meminta kepadamu, saudara-saudara, supaya kamu menghormati mereka yang bekerja di antara kamu, yang memimpin kamu dalam Tuhan dan yang menegur kamu.

Paulus ternyata secara tersirat mengatakan ada pemimpin dalam jemaat. Tetapi jenis kepemimpinan para pemimpin itu ditandai dan dibatasi dengan “memimpin … dalam Tuhan”. Kepemimpinan yang dimaksud di sini adalah kepemimpinan rohani.

I Timotius 5:17
Penatua-penatua yang baik pimpinannya patut dihormati dua kali lipat, terutama mereka yang dengan jerih payah berkhotbah dan mengajar.

Paulus juga secara tersirat menyatakan bahwa para pemimpin-pemimpin tersebut memiliki kegiatan khusus pula yakni berkhotbah dan mengajar. Atau dalam bagian lain Paulus menunjukkan pimpinan sebagai karunia:

Roma 12:8
… siapa yang memberi pimpinan, hendaklah ia melakukan dengan rajin; …

I Korintus 12:28
Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk … memimpin …

Yesus melarang adanya pemimpin dalam konteks banyak pemimpin di jaman itu yang tidak memberi teladan yang benar. Jadi yang dikritik oleh Yesus bukan hakikat atau eksistensi pemimpin dan kepemimpinan tetapi pada karakter pemimpin itu sendiri yang kemudian justru merusakan hakikat dan merendahkan wibawa eksistensi dari kepemimpinan.[11] Ia sendiri akhirnya mengatakan

Matius 23:10
Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.

Lukas 22:26
Tetapi kamu tidaklah demikian, melainkan yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan pemimpin sebagai pelayan.

Perkataan Yesus ini di satu sisi memiliki nuansa pemegang otoritas tetapi di sisi lain adalah pemimpin-hamba yang memiliki simplisitas (servant-leader).

William D. Lawrence menulis:
Christian leadership is different from other kinds of leadership because no Christian leader can assume the position of being “number one,” that is, the leader. This is true because those who believe in Christ know there is only one “Number One,” namely, the Lord Jesus Christ.[12]

Karena perbedaannya itu maka hal dasar yang perlu diperhatikan oleh para pemimpin ada 2 hal:

First, a leader must have a clearly defined awareness of the Lord’s revealed purposes. He must know what the leader wants. He must be aware of the place God’s Word has in all of life and must be aware that God seeks to accomplish His truth, love, and righteousness in His followers.
Second, this truth, love, and righteousness must be evident in the Christian leader’s character, behavior, and relationships if he is to expect other believers to respond him as their leader. Paradoxically the Christian leader must be ultimate follower, a follower of the Leader Himself.[13]

Sekalipun seorang pemimpin adalah pemimpin di depan orang yang dipimpinnya namun ia tetaplah hamba dari Allah. Ia memimpin sebagaimana Allah memimpinnya. Dan tujuan ia memimpin adalah orang dituntun mengikuti Kristus. Tujuannya harus terus terfokus kepada Kristus dan menunjukkan pada orang lain bagaimana melakukannya.[14]

3 Otoritas Pemimpin
R. J. Arnott dalam Dictionary of Pastoral Care and Counseling menulis tentang otoritas sebagai berikut:

Authority refers to a fundamental relationship between persons, behaviours, organizations, and ideas in which one component has, or is deemed to have, important or legitimate power over the other. The English term is rooted in the Latin, “auctor” meaning “producer of a work, artist, founder of a family, writer, originator of a proposal, author of piece of information or warrant for its truth. “Authority thus refers to a person who is the source, originator of a proposal, expression of approval or assent, authorization, full power, command,” and thus also “influence, authority, whether of a person or of things” … In English “authority” carries many meanings: the power or right to enforce obedience, a doctrine of moral or legal supremacy, the right to command or to give the ultimate decision … authority, however, is not limited to behavior or action, but extends to the inward, subjective dimensions of human life, as in “power over the opinions of others” or the inwardly felt power of conscience in relation to social authority. In theory of organization and government, the word has two meanings: (1) authorization or empowerment and (2) ordering and control.[15]

Adalah tepat jika memilih Yesus Kristus sebagai model kepemimpinan rohani yang berotoritas. Ia memiliki kekayaan teladan sebagai Gembala yang menggembalakan dan memimpin umat-Nya. Jerry C. Wofford menulis:

Lebih dari pemimpin yang lain, Yesus mempunyai otoritas untuk memaksa para pengikut-Nya menaati perintah-Nya. Ia dapat menjalankan pengawasan mutlak, tetapi para murid-Nya mengikuti Yesus karena undangan-Nya. Ketika banyak pengikut-Nya meninggalkan Dia, Yesus menoleh kepada para murid-Nya dan dengan rendah hati bertanya, “Apakah kamu tidak mau pergi juga” (Yoh 6:67). Bukannya menaklukan Israel, Yesus justru mengasihi dan menderita bagi Israel. Yesus memiliki kekuasaan untuk mendominasi tetapi Ia memilih untuk menghormati kehendak bebas dan pilihan-pilihan orang lain.

Sebagai pemegang otoritas Yesus menggunakannya pada saat yang tepat. Tidak seperti kebanyakan pemimpin di jaman sekarang yang menjalankan kepemimpinannya dengan kekuatan otoritas kekuasaan. Otoritas kekuasaan bukan satu-satunya yang dipakai Yesus dalam memimpin murid-Nya. Tidak dipergunakannya tidak berarti Ia lemah, tetapi Ia tahu menempatkan pada situasi yang lebih tepat.

Lawrence dalam kaitan dengan pokok otoritas mengaitkannya dengan keotentikan:

Leadership requires authenticity and authority. Authenticity of commitment to Christ’s lordship, recognizing Him as “Number One,” enables the leader to carry out one of his major tasks, that of being a model of Christlike maturity for those whom he leads. This authenticity makes the leader a living statement of all God wants His peole to be. Authority is also required and grows out authentic Christian character. Such character means congruence between attitude, word, and action, a congruence that speaks of integrity and serves as a magnet to draw others who listen and respond to the leader. Sanders observes that “Paul never lacked followers. His qualities of character irresistibly lifted him above his colleagues and associates.” What was true of Paul must be true of all Christian leaders.[16]

Otoritas tetap dibutuhkan sekalipun seseorang telah menyebut dirinya seorang pemimpin yang melayani. Namun otoritas yang dimilikinya ditunjukkan dengan cara yang berbeda dengan otoritas para pemimpin sekuler. Lawrence merumuskannya sebagai berikut:

The difference between secular leadership and Christian leadership does not lie in absence of authority but in attitude that motivates authority, the sanctified nature of ambition and motivation, and the holy character mentioned earlier. Servant leaders must exercise authority if Christian churches and organizations are to develop and grow. They are needed to model godliness, make policies, manage finances, give direction, hold the group accountable for its purpose and actions, and provides the human layer of security under Christ which is needed if unity is to be maintained.[17]

Otoritas pada tataran praktek dapat menghancurkan atau menciptakan sesuatu. Otoritas yang menghancurkan menuntut adanya pengaruh yang menguasai, menuntut kendali yang menyeluruh, menghancurkan kepercayaan, menghancurkan dialog, dan menghancurkan integritas. Dibutuhkan otoritas yang membaharui memberi hidup, sukacita, dan damai sejahtera. Otoritas yang memperbaharui memulihkan hubungan dan memberikan karunia keutuhan kepada semua orang. Kuasa yang membaharui adalah otoritas rohani, otoritas yang berasal dari Allah. Kasih adalah ciri dari otoritas rohani. Kasih menuntut bahwa otoritas digunakan untuk kebaikan orang lain. Kerendahan hati adalah otoritas yang dikendalikan.

4. Pemimpin-Hamba
Pemimpin-Hamba adalah suatu paradoks dan hadir secara sempurna dalam diri Yesus (Flp 2). Yesus adalah Allah dan Dia sendiri menyebut diri-Nya sebagai seorang Gembala (Yoh 10). Tetapi di sisi lain menyebut diri-Nya sebagai seorang pelayan karena “melayani” (Mark 10:45). Dalam kaitan dengan pembahasan ini Wofford menulis:

Yesus adalah model pertama tentang pemimpin yang melayani. Dalam proses pengenalan gagasan tentang kepemimpinan yang melayani dalam Markus 10:42-45, Yesus berkata bahwa Ia datang untuk melayani dan memberikan kehidupan-Nya. Yesus datang sebagai hamba yang menderita yang akan “memikul kejahatan mereka” (Yes 53:11). Di setiap akhir hari yang panjang, kita melihat Yesus yang kelelahan karena memberikan sepenuh hidup-Nya untuk memberi makan bagi yang kelaparan, menyembuhkan yang sakit, dan mengajar domba-domba Israel yang terhilang. Walaupun begitu, pelayanan penting dan utuh yang Ia lakukan semasa hidup-Nya tidak dapat dibandingkan dengan pelayanan-Nya di dalam kematian-Nya. Dalam kematian-Nya sebagai korban di kayu salib.[18]

Wofford menegaskan karakter pemimpin-hamba yakni pemimpin yang mengesampingkan minat-minat pribadi mereka demi orang-orang yang dilayani. Teori Kenosis dalam Filipi 2 jelas menggambarkan bagaimana Ia mengorbankan diri-Nya demi keselamatan orang lain.[19] Selanjutnya Wofford menulis tujuh daftar dari kepemimpinan di dalam kerajaan Allah:

Mereka yang akan menjadi pemimpin harus dipersiapkan untuk menderita (Mat 20:22; Mark 10:38).
Mereka memang akan menderita (Mat 20;23; Mark 10:39).
Kepemimpinan di antara orang-orang percaya tidak memakai pendekatan “menguasai” para pengikut maupun menggunakan jenis kekuasaan otoritas yang digunakan oleh pejabat pada masa itu (Mat 20:25-26; Mark 10:42-43; Luk 22:26).
Para pemimpin beriman Kristen harus menjadi hamba bagi mereka (Mat 20:26-27; Mark 10:43; Luk 22:26).
Yesus sendiri adalah model kepemimpinan yang melayani (Mat 20;28; Mark 10:45; Luk 22:27).
Kerendahan hati adalah kualitas utama dari karakter pemimpin Kristen (Mark 9:36-37; Luk 22:26).

Wofford membuat perbandingan antara pelayan dengan pemimpin yang melayani:
Perbandingan Pelayan dan Pemimpin yang Melayani[20]

Pelayan

Roh rendah hati
Melayani kepentingan orang lain di atas kepentingan pribadi
Lebih kepada membangun daripada meruntuhkan
Menderita dan berkorban untuk orang lain
Hubungan yang saling memperhatikan

Pemimpin Yang Melayani

Menyadari dipanggil – Matius 20:23
Mengenal nilai-nilai yang dimiliki dalam kaitannya dengan Allah – Ibrani 11:26
Tidak memegahkan diri, tetap sabar – Yakobus 4:6; Roma 12:3-8; Ef 4:32
Mengetahui bahwa satu-satunya yang perlu adalah sikap merendahkan diri – Yohanes 13:14
Mengutamakan panggilan lebih dari diri sendiri – Kisah 20:24
Tidak gila status – Yakobus 1:9
Melayani orang lain di atas kepentingan pribadi
Nilai-nilai yang kuat untuk melayani orang lain – Roma 12:5-8
Visi terfokus pada pelayanan – Roma 1:9-10
Sikap dan tindakan murah hati – Roma 12:8
Pelayanan sebagai prioritas – Luk 22:26
Melayani kebutuhan yang sesungguhnya, bukan keinginan – Roma 12:13
Lebih kepada membangun daripada meruntuhkan
Memfasilitasi pertumbuhan rohani dan melayani orang lain – Efesus 4:12-16
Menginspirasi dan bukannya mengarahkan – Yohanes 13:15; I Kor 11:1; I Pet 2:21
Para pengikut menyamai sikap dan perilaku pelayanan pemimpin – Yoh 13:15
Para pengikut menjadi lebih kuat, lebih bijak, lebih bermoral, dan lebih mampu – Efesus 4:12-16
Para pengikut tidak lagi di bawah perintah tetapi memiliki otonomi di bawah Allah – Matius 20:25-26
Menderita dan Berkorban untuk orang lain
Karisma tumbuh dari kasih yang dimanifestasikan dalam pelayanan dan hormat terhadap mereka yang memimpin – Matius 20:28; Efesus 5:1
Memperhatikan orang lain lebih dari diri sendiri – Filipi 2;4
Menyamai kepemimpinan yang melayani dari Yesus – Marius 20:28
Hubungan yang saling memperhatikan
Mengasihi mereka yang dilayani – Efesus 4:15-16
Membagi hidup, terbuka, saling mendukung – Efesus 5:19-21
Mendengarkan, memahami, berempati, bekerjasama – Yakobus 1:19.

Wofford selanjutnya menulis bahwa pelayanan yang dikerjakan oleh pemimpin yang melayani adalah: melayani Allah dan melayani sesama manusia.[21] Dan ciri dari pemimpin yang melayani adalah pengorbanan diri, berbelas kasih, memiliki kesediaan, memberi diri, dan ketekunan.[22]

Model dari pelayanan kehambaan adalah Yesus sendiri. Leighton Ford menyebutkan bahwa Yesus itu bukan cuma Tuhan tetapi Ia sendiri adalah contoh bagi kepemimpinan. Ia bukan hanya mengajarkan kepemimpinan tetapi juga menunjukkan caranya.[23]

5. Simplisitas Hamba
Simplisitas Hamba jauh dari otoritas gembala mengingat peran dan posisinya yang di bawah. Robert Borrong menyebutkan beberapa ciri yang menujukkan simplisitas hamba:

1. Rendah hati
2. Suka mendengar (dengar-dengaran)
3. Responsif atau taat
4. Berani dan penurut
5. Rela berkorban
6. Jujur
7. Kesetiaan dan tanggung jawab
8. Tidak ambisius
9. Murah hati (tidak materialistis dan tidak rakus)[24]

Kepribadian seorang pemimpin sangat menentukan pelaksanaan tugasnya karena kepribadian itu yang selalu mendapat perhatian bawahan baik diikuti maupun diteladani. Maka berbicara tentang karakter kepemimpinan yang bersahaja berbicara tentang pribadi para pemimpin.

Kepemimpinan Kristiani juga sangat menekankan kepribadian sang pemimpin, terutama kehidupan rohaninya. Maka karakter seorang pemimpin Kristen terkait dengan kehidupan rohaninya sebagai pemimpin, yakni memiliki sikap seorang gembala yakni sederhana, penuh perhatian, mengayomi dan selalu siap berkorban untuk orang-orang yang dipimpinnya.[25]

Kepemimpinan Gereja selama ini terlalu mengandalkan pengetahuan dan keterampilan manajerial. Situasi ini harus dirubah. Para pemimpin harus lebih banyak mengandalkan kepribadiannya dan karena itu para pemimpin harus melatih diri untuk menjadi pemimpin yang ideal yang tidak mengandalkan pengetahuan dan keterampilan saja tetapi yang mengandalkan kemurahan dan kebaikan Tuhan di dalam hati, pikiran, dan karyanya.[26]

http://dapetza2007.blogspot.com/2008/11/kepemimpinan-kristen.html

mencari petunjuk
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Posts : 192
Join date : 27.10.11
Reputation : 6

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by master_killer on Fri Aug 17, 2012 4:31 pm

@bimasakti wrote:debat buat semua muslim,

gw sangat miris mendengar ketua MUI berkata bahwa Rhoma ceramah SARA tidak bersalah..dari awalnya saja Quran sudah salah..penuh dgn SARA.
tapi krn kaum muslim memang bodoh..doktrin yg salah dianggap benar.

muslim memang konyol..Ariel yg tidak bersalah pada siapa2 kalian penjara..sedang Rhoma biang kerok..tidak kalian bui..

coba kita bertanya dlm hati,"MENGAPA TV ONE MENGANGKAT MASALAH RHOMA
KE TV ONE?"
sebab islam mensakralkan AJARAN SARA DAN KEJAHATAN dlm Quran!!

hal inilah yg menimbulkan kontroversi (debat)
jika islam TIDAK SALAH,maka hal tsb tidak akan dijadikan masalah,sebab
sudah bukan kontroversi namanya.

konyolnya...tidak kurang dari ketua MUI berkata bahwa Rhoma tidak salah
saat mengatakan "muslim jgn memilih pemimpin yg kafir.

dan lucunya lagi tolok ukur muslim dlm hal kesucian yaitu: para pendeta Krinten!!
itu tercermin saat ketua MUI tsb menyatakan bhw pendetapun menganjurkan
memilih pemimpin Kristen.

org cerdas tidak akan memilih pemimpin berdasar agama/RAS melainkan karakter!
org2 terbelakang yg memilih karena alasan agama/RAS.

jika suatu hari presiden RI adalah keturunan Tionghoa berarti saat itu Indonesia sudah maju dlm pemikiran.seperti di USA saat ini.

seseorg tdk menjadi lebih baik krn agama tertentu.melainkan pertobatan org tsb
yg menjadikan dirinya lebih baik.agama cuma sarana tempat dia bertobat.

saat debat TV ONE,Ratna sarumpait berkata "kita tidak harus mengambil
pimpinan muslim sebab justru para koruptor dan NAPI disini mayoritas muslim.

salah seorg pimpinan FPI menyanggah Ratna sarumpait,dgn berkata diChina para koruptornya adalah komunis,dan di America para koruptornya adalah Kristen.
LALU..beberapa penonton bertepuk tangan,seolah
sanggahan pimpinan FPI itu tepat sasaran.

dasar dungu !

Sebab faktanya kita tidak sedang memilih pilkada diChina atau America!
kita memilih pemimpin jakarta.jadi disini yg jadi acuan adalah MUSLIM ATAU KAFIR YG LEBIH BERMORAL? krn muslim tdk lebih bermoral dari kafir,maka sungguh tidak tepat memilih pemimpin berdasarkan kriteria agama.apalagi agama islam !

sungguh bodoh sekali..!! hahahahaha...


kesimpulan : Rhoma bersalah dan memilih pemimpin berdasar kriteria agama/RAS adalah salah besar.


silakan bagi muslim yg mau menyanggah!!

hmm anda ini memposting postingan yang sama di banyak tempat..kok kesannya bukan ingin berdiskusi ya??tapi malah ingin memojokan Islam..saya rasa cukup di posting sekali juga nanti bakal ada yg merespon
ehmm
avatar
master_killer
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 21
Location : Jakarta
Join date : 16.08.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by janganbilangbilang on Sat Aug 18, 2012 12:17 am

@bimasakti wrote:debat buat semua muslim,

gw sangat miris mendengar ketua MUI berkata bahwa Rhoma ceramah SARA tidak bersalah..dari awalnya saja Quran sudah salah..penuh dgn SARA.
tapi krn kaum muslim memang bodoh..doktrin yg salah dianggap benar.

muslim memang konyol..Ariel yg tidak bersalah pada siapa2 kalian penjara..sedang Rhoma biang kerok..tidak kalian bui..

coba kita bertanya dlm hati,"MENGAPA TV ONE MENGANGKAT MASALAH RHOMA
KE TV ONE?"
sebab islam mensakralkan AJARAN SARA DAN KEJAHATAN dlm Quran!!

hal inilah yg menimbulkan kontroversi (debat)
jika islam TIDAK SALAH,maka hal tsb tidak akan dijadikan masalah,sebab
sudah bukan kontroversi namanya.

konyolnya...tidak kurang dari ketua MUI berkata bahwa Rhoma tidak salah
saat mengatakan "muslim jgn memilih pemimpin yg kafir.

dan lucunya lagi tolok ukur muslim dlm hal kesucian yaitu: para pendeta Krinten!!
itu tercermin saat ketua MUI tsb menyatakan bhw pendetapun menganjurkan
memilih pemimpin Kristen.

org cerdas tidak akan memilih pemimpin berdasar agama/RAS melainkan karakter!
org2 terbelakang yg memilih karena alasan agama/RAS.

jika suatu hari presiden RI adalah keturunan Tionghoa berarti saat itu Indonesia sudah maju dlm pemikiran.seperti di USA saat ini.

seseorg tdk menjadi lebih baik krn agama tertentu.melainkan pertobatan org tsb
yg menjadikan dirinya lebih baik.agama cuma sarana tempat dia bertobat.

saat debat TV ONE,Ratna sarumpait berkata "kita tidak harus mengambil
pimpinan muslim sebab justru para koruptor dan NAPI disini mayoritas muslim.

salah seorg pimpinan FPI menyanggah Ratna sarumpait,dgn berkata diChina para koruptornya adalah komunis,dan di America para koruptornya adalah Kristen.
LALU..beberapa penonton bertepuk tangan,seolah
sanggahan pimpinan FPI itu tepat sasaran.

dasar dungu !

Sebab faktanya kita tidak sedang memilih pilkada diChina atau America!
kita memilih pemimpin jakarta.jadi disini yg jadi acuan adalah MUSLIM ATAU KAFIR YG LEBIH BERMORAL? krn muslim tdk lebih bermoral dari kafir,maka sungguh tidak tepat memilih pemimpin berdasarkan kriteria agama.apalagi agama islam !

sungguh bodoh sekali..!! hahahahaha...


kesimpulan : Rhoma bersalah dan memilih pemimpin berdasar kriteria agama/RAS adalah salah besar.


silakan bagi muslim yg mau menyanggah!!

jika pmimpinnya aja kafir, mau di bawa kmana bawahannya yng justru kebanyakan kagak kafir....pikir aja sndiri... lo pikir di inggris sono bakalan ada muslim yg bakalan jd PM...? ato amerika jd presiden dr muslim, pasrtinya kontr dong sama yng mayoritas kafir disono, tp mudah2an kelak tercapai yah.... hihihihihi soalnya sdh bnyak kafir yng masuk islam lantaran kebencian mrkcthdp islam n memeplajarinya....

oh iya yah, juga masalan hijab atw jilbab di negara yng konon negara paling menghargai kebebasan malh dilarang, jg pmimpin2 perusahaan yng kafir kalo mau terima gawe wanita jilbab harus membuka kerudungnya....ckckckck... kok gitu yah...?? gajah didepan mata gak kliatan ataw ketutup ama tiang jemuran kalle yah....???

kalo mo bahas rhoma mending bahas tuh muslim rohingnya yg dibantai, pbb ama yg ketanya negara pembela ham no wahid di dunia gak goyang2 tuh...??emang pihak kristen mao pikirin...?? secuil ya... tp pemimpinnya tunggu dolo kalle....

pmbantaian yahudi jadi berita utama, pembantantaian muslim bosnia....stttttt diam sepi senyap.....knapa?? kriseten pikir aja sndiri
avatar
janganbilangbilang
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 71
Posts : 507
Kepercayaan : Islam
Location : Sulawesi
Join date : 09.04.12
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by bimasakti on Sat Aug 18, 2012 9:10 am

maaf cuma nanggapin yg berhubungan dgn post...
bila anda tidak mampu nanggapi postku,berarti sama juga anda berkata
postku ini tidak ada salahnya.
kalo mau OOT bikin post baru...tar gw ladenin....undang aja gw

atau mau undang ke post yg sudah ada?

bimasakti
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 320
Kepercayaan : Lain-lain
Location : jakarta
Join date : 07.06.12
Reputation : 2

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by rdnQtfz669 on Sat Aug 18, 2012 11:41 am

menurut saya, Rhoma tidak bersalah...
yang salah itu orang - orang Kafir yang tinggal di Rhoma...
avatar
rdnQtfz669
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 21
Posts : 260
Kepercayaan : Islam
Location : Soreang, Bandung
Join date : 25.04.12
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by mang odoy on Sun Aug 19, 2012 1:09 am

hmm anda ini memposting postingan yang sama di banyak tempat..kok kesannya bukan ingin berdiskusi ya??tapi malah ingin memojokan Islam..saya rasa cukup di posting sekali juga nanti bakal ada yg merespon

ha ha ha ...baru tau yaa ketiwi kelakuan si KRIBO (sai baba) alias BIMASAKTI..alias Kristen Banci...yang ngaku ngaku ATHEIS...???

yahhh begitulahhh... ketiwi

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by rdnQtfz669 on Wed Aug 22, 2012 11:28 am

ampun akang - akang, saya salah baca jadi salah reply nyerah
avatar
rdnQtfz669
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 21
Posts : 260
Kepercayaan : Islam
Location : Soreang, Bandung
Join date : 25.04.12
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by satria bergitar on Thu Aug 23, 2012 11:31 am

tanpa terkait dengan agama pun...

setiap golongan pasti ingin pemimpinya perasal dari masing-masing golongan...

apakah mungkin di israel akan ada pemimpin dari orang islam??atau org kristen saja misalnya?? no way man!!

pikir dong sai baba!!! hadeeuuuh belegug dipiara...
avatar
satria bergitar
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 31
Posts : 1399
Location : Karawang
Join date : 08.12.11
Reputation : 58

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by janganbilangbilang on Thu Aug 23, 2012 1:10 pm

@ atas
up
avatar
janganbilangbilang
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 71
Posts : 507
Kepercayaan : Islam
Location : Sulawesi
Join date : 09.04.12
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by SEGOROWEDI on Thu Aug 23, 2012 5:00 pm

rhoma gak salah, yang salah ilahnya yang bikin perintah/aturan
mosok kriteria pemimpin harus islam/non islam?
bukan kapasitas, moralitas dan integritas

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by rdnQtfz669 on Fri Aug 24, 2012 9:30 am

@SEGOROWEDI wrote:rhoma gak salah, yang salah ilahnya yang bikin perintah/aturan
mosok kriteria pemimpin harus islam/non islam?
bukan kapasitas, moralitas dan integritas

ya benar, Rhoma tidak bersalah karena membela kebenaran,,

Q.S. al-Maidah:51
"...jangan jadikan orang Yahudi dan orang Nasrani, sebagai rekan atau pemimpinmu..."
lanjutannya "...yang mana mereka teman dan sekutu satu sama lain..."

Dan orang - orang Yahudi dan Nasrani, tidak akan senang kepada kita (Islam) sebelum kita masuk golongan mereka. Ketidak ridha-an orang Yahudi dan Nasrani terhadap Islam itu sampai kiamat, al-Qur'an yang berbicara, buktinya ?
avatar
rdnQtfz669
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 21
Posts : 260
Kepercayaan : Islam
Location : Soreang, Bandung
Join date : 25.04.12
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by barabasmurtad on Mon Aug 27, 2012 10:55 am

@rdnQtfz669 wrote:
@SEGOROWEDI wrote:rhoma gak salah, yang salah ilahnya yang bikin perintah/aturan
mosok kriteria pemimpin harus islam/non islam?
bukan kapasitas, moralitas dan integritas

ya benar, Rhoma tidak bersalah karena membela kebenaran,,

Q.S. al-Maidah:51
"...jangan jadikan orang Yahudi dan orang Nasrani, sebagai rekan atau pemimpinmu..."
lanjutannya "...yang mana mereka teman dan sekutu satu sama lain..."

Dan orang - orang Yahudi dan Nasrani, tidak akan senang kepada kita (Islam) sebelum kita masuk golongan mereka. Ketidak ridha-an orang Yahudi dan Nasrani terhadap Islam itu sampai kiamat, al-Qur'an yang berbicara, buktinya ?

SUDAH WAKTUNYA INDONESIA MEMBUKA DIRI terhadap kenyataan bahwa kita membutuhkan seorang pemimpin yang BENAR2 TAKUT AKAN TUHAN. sudah berapa banyak pemimpin Indonesia yang Islam yang memimpin bangsa ini??? adakah yang bisa disebutkan sebagai SEORANG PEMIMPIN YANG MENDAHULUKAN KEPENTINGAN RAKYAT??? bahkan pemimpin yang terakhir yang menggembar-gemborkan BERANTAS KORUPSI dimana sekarang pemberantasan korupsi itu??? masalah Nazaruddin aja masih ga selesai2, belum lagi masalah2 yang lain sekalipun harus saya akui bahwa dalam bidang2 tertentu beliau boleh dikatakan sukses.
saya tidak mengatakan bahwa seorang PEMIMPIN KRISTEN akan lebih baik dari seorang pemimpin Islam, karena banyak orang Kristen yang sesungguhnya TIDAK MENGENAL ALLAHNYA; yang kita BUTUHKAN sekarang adalah seorang SOSOK PEMIMPIN YANG SUNGGUH2 TAKUT AKAN ALLAH, YANG SUNGGUH2 TELAH MENGALAMI SUATU PENGALAMAN PRIBADI DENGAN ALLAH, sehingga setiap tingkah, langkah, pemikiran dan tindakannya akan di dasarkan pada KEBENARAN FIRMAN ALLAH dan HAL SEPERTI INI TIDAK AKAN PERNAH DIMILIKI OLEH SEORANG PEMIMPIN ISLAM karena DILUAR KEKRISTENAN YANG SUNGGUH2: SEMUA ORANG HANYA MEMULIAKAN DIRINYA SENDIRI!!!


kurangi penebalan Tulisan yang tidak perlu, gunakan fasilitas Bold secukupnya agar tulisan mudah dibaca..
By admin

barabasmurtad
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Age : 73
Posts : 408
Kepercayaan : Protestan
Location : bandung
Join date : 26.11.11
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by rdnQtfz669 on Mon Aug 27, 2012 8:28 pm

@barabasmurtad wrote:...dan HAL SEPERTI INI TIDAK AKAN PERNAH DIMILIKI OLEH SEORANG PEMIMPIN ISLAM karena DILUAR KEKRISTENAN YANG SUNGGUH2: SEMUA ORANG HANYA MEMULIAKAN DIRINYA SENDIRI!!![/b]

sesungguhnya jika Nabi Muhammad s.a.w., Umar bin Khattab, Ali bin Abi Thalib, dan Utsman bin Affan masih hidup, mereka adalah pemimpin terbaik sepanjang masa,,

saya denger ceramah mantan misionaris kristen, begini bunyinya:
"...apalagi ditahun 2004 ini akan ada pemilihan presiden, AKAN TERTIPU SEMUA ORANG ISLAM. karena akan dimunculkan seorang pemimpin, yang FIGURNYA SEPERTI ORANG ISLAM, DIBELAKANNYA NASRANI SEMUA..."

dan sesungguhnya jika dulu Soeharto tidak menjabat, mungkin kini Indonesia sejahtera...
karena Bapak Ir. Soekarno sesungguhnya dibuat menderita sampai tiba ajalnya oleh Soeharto...

lihat di pembukaan UUD'45: "...Dan berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa..."
lihat Pancasila sila ke-1: "Ketuhanan Yang Maha Esa..."

Indonesia merdeka tanggal 17 Agustus 1945 bertepatan bulan Ramadhan,,
maaf, gak ada kan sedikitpun dari kristen ?
avatar
rdnQtfz669
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 21
Posts : 260
Kepercayaan : Islam
Location : Soreang, Bandung
Join date : 25.04.12
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by abunawas on Fri Sep 07, 2012 3:06 am

Assalamu 'alaikum

Untuk sebuah negara yang memiliki mayoritas penduduknya adalah umat muslim, tentu sangat menginginkan seorang pemimpin dari umat muslim pula. Karena stereotipe yang memang sudah dibangun saat kita masih kecil. Tentunya anda juga mengalaminya. Contoh : Orang tua yang menginginkan anaknya memiliki pasangan seiman.

Apa lagi ini sebuah negara, tentu penduduk mayoritasnya menginginkan pemimpin yang seiman.
Sekarang coba anda pikirkan!!
Apakah akan ada pemimpin negara Vatikan umat Hindu???
Apakah akan ada pemimpin Amerika umat Muslim???

Saya tidak tahu agama anda apa, tapi jika anda umat Kristen bukankan kitab injil juga menganjurkan hal yang sama???

Penjelasannya ada di Amaral 11 (maaf saya tidak cantumkan, karena kitab injil tidak bisa diartikan perayat, sama seperti dongeng)

Di Al Quran juga telah dijelaskan tentang bagaimana kita harus memilih pemimpin.

Al Maidah : 57
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi pemimpinmu, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman.

Wa'alaikum salam
avatar
abunawas
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 23
Kepercayaan : Islam
Location : Bekasi
Join date : 07.09.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by bimasakti on Fri Sep 07, 2012 11:35 am

abunawas :
Untuk sebuah negara yang memiliki mayoritas penduduknya adalah umat muslim, tentu sangat menginginkan seorang pemimpin dari umat muslim pula.

memang jokowi bukan muslim? kalo ya..ngapain gembar gembor pilih pemimpin mesti islam?
Karena stereotipe yang memang sudah dibangun saat kita masih kecil.
apakah hal ini baik buat memilih pemimpin??
kan tidak..integritas dan moral yg penting mah...jgn kolot!!!!!
Tentunya anda juga mengalaminya. Contoh : Orang tua yang menginginkan anaknya memiliki pasangan seiman.
memilih pemimpin BUKAN pilih menantu.
milih mantu juga LEBIH BAIK beda iman tapi ahklaknya baik dari pada sebaliknya..jadi no.1 itu MORAL !!!
bukan agama...
Sekarang coba anda pikirkan!!
Apakah akan ada pemimpin Amerika umat Muslim???
kalu masih ada pemimpin yg seiman dan moralnya baik...boleh dipilih...
mayoritas memberi prosentase lbh tinggi utk kwalitas calon pemimpin...

Saya tidak tahu agama anda apa, tapi jika anda umat Kristen bukankan kitab injil juga menganjurkan hal yang sama???
tidak..
itu adalah orangnya..namun,org kristen yg baik TIDAK AKAN memilih
pemimpin asal agamanya KRISTEN..

bimasakti
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 320
Kepercayaan : Lain-lain
Location : jakarta
Join date : 07.06.12
Reputation : 2

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by uplikitif.hajinskei on Fri Sep 07, 2012 1:10 pm

TS:
menunjukkan personal stupiTT

guwe seumpama salibis, milih Paus yg dari hongkong...
skali kali yg sipit matanya lah,, trus botak
kan UnYuuu .....
avatar
uplikitif.hajinskei
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 249
Location : jogjakarta
Join date : 30.08.12
Reputation : 2

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by abunawas on Fri Sep 07, 2012 2:03 pm

@bimasakti wrote:
abunawas :
Untuk sebuah negara yang memiliki mayoritas penduduknya adalah umat muslim, tentu sangat menginginkan seorang pemimpin dari umat muslim pula.

memang jokowi bukan muslim? kalo ya..ngapain gembar gembor pilih pemimpin mesti islam?
Karena stereotipe yang memang sudah dibangun saat kita masih kecil.
apakah hal ini baik buat memilih pemimpin??
kan tidak..integritas dan moral yg penting mah...jgn kolot!!!!!
Tentunya anda juga mengalaminya. Contoh : Orang tua yang menginginkan anaknya memiliki pasangan seiman.
memilih pemimpin BUKAN pilih menantu.
milih mantu juga LEBIH BAIK beda iman tapi ahklaknya baik dari pada sebaliknya..jadi no.1 itu MORAL !!!
bukan agama...
Sekarang coba anda pikirkan!!
Apakah akan ada pemimpin Amerika umat Muslim???
kalu masih ada pemimpin yg seiman dan moralnya baik...boleh dipilih...
mayoritas memberi prosentase lbh tinggi utk kwalitas calon pemimpin...

Saya tidak tahu agama anda apa, tapi jika anda umat Kristen bukankan kitab injil juga menganjurkan hal yang sama???
tidak..
itu adalah orangnya..namun,org kristen yg baik TIDAK AKAN memilih
pemimpin asal agamanya KRISTEN..

Ih bodohnya ga ketulungan yah, udah dijelasin segitu rincinya masih aja ga ngerti.
Milih mantu sama lah kaya milih pemimpin, karena nantinya seorang ayah akan jadi peminpin pada keluarganya.
Emang ayah anda ga mimpin keluarga anda yah?? atau keluarga anda dipimpin oleh tetangga jangan-jangan??

namun,org kristen yg baik TIDAK AKAN memilih
pemimpin asal agamanya KRISTEN..
tuh kan bodoh lagi, bikin kalimat aja ambigu gini..
coba tunjukin negara mana yang mayoritas kristen tapi memiliki pemimpin dari agama lain!!!
avatar
abunawas
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 23
Kepercayaan : Islam
Location : Bekasi
Join date : 07.09.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by The.Barnabas on Fri Sep 07, 2012 6:05 pm


Apakah Bapak pendeta menganjurkan memilih pemimpin Orang muslim, ketika hanya ada 2 Pilihan, Islam or kresten ?

Apakah salah ketika Pendeta menganjurkan umatnya memilih pemimpin untuk suatu daerahnya yaitu pemimpin yang beragama kresten?

Selama yang ditebar Bang Rhoma merupakan kebenaran dan bukan fitnah,ya ga ada salahnya,,,

Terkecuali Bang Rhoma mengatakan SI Ahok Muslim,,nah itu baru salah...dan merupakan Fitnah










avatar
The.Barnabas
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 894
Location : Jakarta
Join date : 27.07.12
Reputation : 36

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by Gerabah on Fri Sep 07, 2012 8:30 pm

Pemilihan calon gubernur DKI memang selalu menjadi kampanye yang terpanas dan terheboh.
Kabar Terbaru Mengenai CALGUB DKI adalah adanya kampanye yang membawa bawa agama.
agar anda bisa mengikuti berita terbarunya secara lengkap silahkan baca selengkapnya dibawah ini :


Kiblat Jakarta - Ketua DPP Partai Demokrat, Ruhut Sitompul berpesan kepada Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama atau yang dikenal Ahok untuk tidak memperalat umat Kristen dalam upaya memenangkan Pemilukada Jakarta. Pasalnya hal itu akan menimbulkan kesan tidak baik.

Menurutnya, Ahok telah mengumbar janji yang sudah mengarah ke unsur SARA (Suku, Agama, Ras dan Antargolongan) demi mendapatkan simpati yang mengatasnamakan agama. Seperti halnya janji Ahok yang akan mempermudah pemberian izin pendirian gereja di Jakarta. "Kampanye boleh, tapi jangan SARA," ujarnya.

Ruhut juga berpesan kepada Ahok, agar jangan sok berkuasa. Karena itu ia mengajak untuk saling menghormati umat beragama di Indonesia.

Pernyataan tersebut terlihat sangat berkaitan dengan pesan yang beredar melalui BlackBerry Messenger (BBM) yang berisi tentang Short Message Service (SMS) yang disebar oleh Ahok kepada kelompok Cina dan orang-orang Kristen untuk meraih kemenangannya dalam Pemilukada Jakarta.

Berikut adalah isi pesan tersebut,

"Ini SMS Ahok kepada kelompok Cina dan orang Kristen, dlm rangka utk pemenangannya :
1. Teman seiman yg dikasihi Tuhan Yesus, Mari sama2 kita rapatkan barisan menjaga kekristenan kita dgn memiih no 3, dan Tuhan Yesus pasti menolong kita.
2. Kuasa Salib di depan mata. Pilih Ahok, Iman kristen kita pasti terjaga
3. Kasih Tuhan dan kuasa Gereja akan terbukti setelah 20 September 2012 Satukan barisan buat Jokowi-Ahok
4. Hadirkan Kuasa Yesus di Jakarta dan kita kalahkan kesombongan muslim. Pilih No 3
5. Mari rapatkan barisan gereja, kita menuju kemenangan No. 3
6. Kita pasti menang, Ahok pasti jadi Gubernur setelah Jokowi menjadi Wapres
7. Jokowi se-iman dg kita, jangan kuatir. Kristen bersatu memenangkan Jakarta
8. Kalbar dan kalsel sdh di tangan kita, kristen berkibar di Indonesia dimulai dari Jakarta. Pilih Ahok dan jangan ragu. Tuhan Yesus bersama kita
9. Kristen dan Katholik bersatu memenangkan Jakarta Satu
10. Cristian Center pasti terwujud menyambut kemenangan jokowi Ahok
11. Kita belajar dari Singapura, Cina kuasai melayu. Jakarta milik kita
12. Masa' sih cuma Islamic Center, Kapan Cristian Center terbentuk? Jangan tunda lagi, pilih Jokowi-Ahok. Cristian Center pasti terwujud".
Namun hingga saat ini pihak dari Cagub dan Cawagub DKI Jakarta dengan nomor urut 3 tersebut, belum bisa dikonfirmasi.


avatar
Gerabah
SERSAN DUA
SERSAN DUA

Posts : 83
Join date : 22.11.11
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by pendekar.rajawali on Sat Sep 15, 2012 3:36 am

apakah mengimplementasikan kepercayaan salah?
avatar
pendekar.rajawali
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 229
Location : Indonesia Raya
Join date : 18.01.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by SEGOROWEDI on Sun Sep 16, 2012 9:11 am

@The.Barnabas wrote:
Apakah Bapak pendeta menganjurkan memilih pemimpin Orang muslim, ketika hanya ada 2 Pilihan, Islam or kresten ?

Apakah salah ketika Pendeta menganjurkan umatnya memilih pemimpin untuk suatu daerahnya yaitu pemimpin yang beragama kresten?

Selama yang ditebar Bang Rhoma merupakan kebenaran dan bukan fitnah,ya ga ada salahnya,,,

Terkecuali Bang Rhoma mengatakan SI Ahok Muslim,,nah itu baru salah...dan merupakan Fitnah

misalnya..
muslim: kualitas, integritas, moralitas seperti jokowi
kristen: cabul dan matakeranjang seperti rhoma irama

saya pilih si muslim
ehmm

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by SEGOROWEDI on Sun Sep 16, 2012 9:14 am

@pendekar.rajawali wrote:apakah mengimplementasikan kepercayaan salah?

tidak
tapi yang salah ajaran kepercayaannya
milih pemimpin tidak didasarkan pada kualitas, integritas dan mpralitas
tapi atas dasar islam/kafir

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by dee-nee on Sun Sep 16, 2012 3:19 pm

Tanpa mengurangi rasa hormat saya pada sesama muslim ...

@Gerabah wrote:Pemilihan calon gubernur DKI memang selalu menjadi kampanye yang terpanas dan terheboh.
Kabar Terbaru Mengenai CALGUB DKI adalah adanya kampanye yang membawa bawa agama.
agar anda bisa mengikuti berita terbarunya secara lengkap silahkan baca selengkapnya dibawah ini :


Kiblat Jakarta - Ketua DPP Partai Demokrat, Ruhut Sitompul berpesan kepada Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama atau yang dikenal Ahok untuk tidak memperalat umat Kristen dalam upaya memenangkan Pemilukada Jakarta. Pasalnya hal itu akan menimbulkan kesan tidak baik.

Menurutnya, Ahok telah mengumbar janji yang sudah mengarah ke unsur SARA (Suku, Agama, Ras dan Antargolongan) demi mendapatkan simpati yang mengatasnamakan agama. Seperti halnya janji Ahok yang akan mempermudah pemberian izin pendirian gereja di Jakarta. "Kampanye boleh, tapi jangan SARA," ujarnya.

Ruhut juga berpesan kepada Ahok, agar jangan sok berkuasa. Karena itu ia mengajak untuk saling menghormati umat beragama di Indonesia..

Pernyataan tersebut terlihat sangat berkaitan dengan pesan yang beredar melalui BlackBerry Messenger (BBM) yang berisi tentang Short Message Service (SMS) yang disebar oleh Ahok kepada kelompok Cina dan orang-orang Kristen untuk meraih kemenangannya dalam Pemilukada Jakarta.

Berikut adalah isi pesan tersebut,

"Ini SMS Ahok kepada kelompok Cina dan orang Kristen, dlm rangka utk pemenangannya :
1. Teman seiman yg dikasihi Tuhan Yesus, Mari sama2 kita rapatkan barisan menjaga kekristenan kita dgn memiih no 3, dan Tuhan Yesus pasti menolong kita.
2. Kuasa Salib di depan mata. Pilih Ahok, Iman kristen kita pasti terjaga
3. Kasih Tuhan dan kuasa Gereja akan terbukti setelah 20 September 2012 Satukan barisan buat Jokowi-Ahok
4. Hadirkan Kuasa Yesus di Jakarta dan kita kalahkan kesombongan muslim. Pilih No 3
5. Mari rapatkan barisan gereja, kita menuju kemenangan No. 3
6. Kita pasti menang, Ahok pasti jadi Gubernur setelah Jokowi menjadi Wapres
7. Jokowi se-iman dg kita, jangan kuatir. Kristen bersatu memenangkan Jakarta
8. Kalbar dan kalsel sdh di tangan kita, kristen berkibar di Indonesia dimulai dari Jakarta. Pilih Ahok dan jangan ragu. Tuhan Yesus bersama kita
9. Kristen dan Katholik bersatu memenangkan Jakarta Satu
10. Cristian Center pasti terwujud menyambut kemenangan jokowi Ahok
11. Kita belajar dari Singapura, Cina kuasai melayu. Jakarta milik kita
12. Masa' sih cuma Islamic Center, Kapan Cristian Center terbentuk? Jangan tunda lagi, pilih Jokowi-Ahok. Cristian Center pasti terwujud".
Namun hingga saat ini pihak dari Cagub dan Cawagub DKI Jakarta dengan nomor urut 3 tersebut, belum bisa dikonfirmasi.



@all
Terus terang ... dilihat dari individunya ... saya lebih percaya sama Ahok daripada sama Ruhut ... ya ampuuunnnn ... Ruhut gitu loh ... yang kalo debat di Indonesia Lawyers Club segala nama binatang keluar dari mulut dia ... ga lah saya mau percaya sama manusia satu ini ....

Manusia yang ngaku pengacara tapi main film iya ... masuk golkar iya ... pindah demokrat oke ... ga jelas ...

Btw ... untuk point no 11 ... itu fitnah dodol soal Singapura dan Malaysia ... baca sejarah gimana Singapura dan Malaysia terbentuk ... ga ada urusannya sama cina2an ... dooohhh jangan picik2 amat lah ... percaya begitu aja gosip tanpa buka2 wiki dulu ...

Dan ... untuk point no 12 ... (seandainya issue diataspun benar - which I don't think it is) ... trus memang kenapa dengan dibukanya Christian Center ... apa masalahnya ?? Buktikan kalau iman Islam kita ga cuma jago kandang .... bayangkan para muslim di Amerika, Australia, dan Eropa sana ... dimana mereka hidup diantara banyak gereja dan Christian Center ... apa mereka lalu dengan mudahnya ketar ketir cuma gara2 Christian Center ???

Sorry ... saya lama2 sebel aja sama ketakutan umat akan Kristenisasi (yang jatuh2nya malah berujung konflik) ... baru issue Kristenisasi yang ga jelas juntrungannya aja langsung bingung, panik, ribut2 ga jelas .... ga pede amat sama agama sendiri ... Buat saya Islam itu kualitas prima .. jadi ga usah bingung !!! .... faktanya juga dari jaman kuda sampe sekarang mayoritas penduduk Indonesia pun tetap beragama Islam kan ...

Ibarat jualan mobil ... kualitas Islam itu sudah standar mobil jerman dari segi keunggulannya ... ga bisa dibandingkan dengan mobil cina yang abal2 .... kalau mereka pindah dan memilih barang abal2 atau kawe 1000 ... ya artinya yang marketing-in mobil jerman yang ga jago, ga tenang, ga pede, ga nyantai ... atau justru yang bawa mobil jerman yang juga ga jago nyetirnya (sradak sruduk kaya ga dikasi rem and ga belajar buku manual keslamatan) ...
Masa mau mempertahankan eksistensi mobil jerman malah ngomel2 nya sama produk lain ... cemen !!!

hahahaha ... jadi nglantur nih eike :P

Sungguh ... tanpa mengurangi rasa hormat saya pada teman2 muslim disini, saya mohon maaf bila ada yang tersinggung dengan kalimat saya ... semata2 saya hanya ingin menyampaikan yang dimaksud dengan membela Islam secara cerdas and ga gampang kena kompor bleduk ... wassalam

:optimis :optimis


Terakhir diubah oleh dee-nee tanggal Mon Sep 17, 2012 10:06 pm, total 1 kali diubah
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by SEGOROWEDI on Sun Sep 16, 2012 4:10 pm

tapi yang ngajari untuk tidak milih pemimpin kafirun
adalah ilahmu, dini
bahkan juga ngajari untuk tidak milih pemimpin perempuan


SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: bersalahkah Rhoma ?

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 1 dari 10 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik