FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Muhammad sebagai penutup para Nabi

Halaman 1 dari 10 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by keroncong on Sat Sep 01, 2012 5:04 am

Suatu kenyataan sejarah yang amat menarik tentang Nabi
Muhammad saw ialah bahwa sejak beliau tampil sekitar lima
belas abad yang lalu sampai sekarang tidak pernah muncul
tantangan yang cukup berarti atas klaim bahwa beliau adalah
penutup segala Nabi dan Rasul. Di mata beberapa orang
sarjana Islam terkemuka, seperti Fazlur Rahman, kenyataan
itu merupakan bukti dan dukungan bagi pandangan Islam bahwa
Nabi Muhammad saw adalah benar-benar yang terakhir dalam
deretan mata rantai para Nabi dan Utusan Allah sepanjang
sejarah ummat manusia.

Konsep bahwa Nabi Muhammad saw adalah penutup para Nabi dan
Rasul adalah cukup sentral dalam sistem kepercayaan Islam.
Dan implikasi konsep itu cukup luas dan penting. Hal itu
terbukti antara lain dari adanya beberapa kontroversi yang
memakan korban akhir-akhir ini di kalangan ummat Islam,
seperti pengkafiran kaum Ahmadiyah oleh Rabithat al-Alam
al-Islami dengan dampak pengucilannya di Pakistan. Juga,
yang lebih dramatis, sikap permusuhan yang sengit pemerintah
Republik Islam Iran terhadap kaum Baha'i (jika memang kaum
Baha'i masih dapat dipandang sebagai bagian dari Islam; jika
tidak, maka penyebutannya disini menjadi tidak relevan).

Namun agak mengherankan bahwa meskipun doktrin tentang Nabi
Muhammad saw itu begitu penting dan sentral dengan implikasi
yang luas dan asasi, sedikit sekali para ahli tafsir
al-Qur'an yang memberi perhatian dan ulasan kepada masalah
pokok ini ketika menjabarkan makna firman Allah yang
terkait. Bahkan Sayyid Qutb, seorang ahli tafsir al-Qur'an
zaman modern dengan karyanya yang berjilid-jilid, Fi Dhilal
al-Qur'an, ternyata membahas masalah ini hanya secara
sepintas lalu saja. [1] Tidak bedanya dengan Sayyid Muhammad
dengan al-Thaba' Thaba'i, penulis kitab tafsir al-Mizan fi
Tafsir al-Qur'an yang juga berjilid-jilid, juga menyinggung
masalah ini secara sekedarnya saja. [2]

Para penafsir al-Qur'an dari zaman modern ini dan yang
berlatar belakang pengalaman dalam budaya modern justru
lebih menyadari implikasi penting pandangan bahwa Nabi
Muhammad saw adalah penutup para Nabi dan Rasul. Dengan
referensi silang dalam kitab tafsirnya, Muhammad Asad,
misalnya, menunjukkan makna yang lebih luas dan fundamental
dari pandangan itu, dengan implikasi yang juga luas dan
fundamental. Makalah ini banyak menggunakan pendekatan
Muhammad Asad dalam pengembangan argumennya, disamping
sumber-sumber lain yang relevan.

Karena pokok pembahasan disini dalam beberapa segi
menyangkut masalah 'aqidah (simpul keimanan) maka tentu
tidak dapat diremehkan signifikansinya. Karena itu
pengembangan lebih lanjut argumen disini oleh mereka yang
berwenang secara ilmiah akan sangat disambut gembira.

CONTOH KLAIM KENABIAN: KASUS GHULAM AHMAD DAN JOSEPH SMITH

Sebagai gambaran nyata, di zaman modern ini terdapat
beberapa orang pengaku kenabian. Kehadiran mereka tidak
memiliki dampak seperti yang diharapkan dari yang
benar-benar Nabi dan Rasul, namun mereka mempunyai pengikut.
Di India pernah muncul Mirza Ghulam Ahmad yang dipandang
oleh para pengikutnya (versi Qadianis, dan bukan bersi
Lahore) sebagai seorang Nabi. Namun dalam beberapa
penjelasan terdapat penegasan bahwa kenabian Mirza adalah
jenis "kenabian kecil" (minor prophethood), karena ia
"hanya" bertugas meneruskan dan menghidupkan kembali pesan
suci Nabi besar Muhammad saw. Keterangan mengenai hal ini
dari seorang tokoh gerakan Ahmadiyah terbaca demikian:

Klaim Hazra Mirza Ghulam Ahmad (salam-sejahtera atasnya),
ialah bahwa Tuhan telah membangkitkan dia untuk membimbing
dan memberi petunjuk ummat manusia; bahwa dia adalah
al-Masih yang diramalkan dalam Hadits-hadits Nabi Besar
(Muhammad saw) dan Mahdi yang dijanjikan dalam sabda-sabda
(Nabi Muhammad saw); bahwa nubuwat (ramalan suci) yang
termuat dalam berbagai kitab suci agama tentang tampilnya
seorang utusan Tuhan pada zaman akhir juga telah dipenuhi
dalam dirinya; bahwa Tuhan telah membangkitkannya untuk
membela dan menyebarluaskan Islam di zaman kita; bahwa Tuhan
telah memberinya karunia pemahaman mendalam tentang
al-Qur'an, dan mewahyukan kepada dia maknanya dan
kebenarannya yang paling mendalam; bahwa Dia telah
mewahyukan kepadanya berbagai rahasia hidup salih. Dengan
karyanya, pesannya, dan teladannya, dia mengagungkan Nabi
Besar (Muhammad saw) dan membuktikan keunggulan Islam atas
agama-agama yang lain. [3]

Di Amerika muncul seorang bernama Joseph Smith, yang oleh
para pengikutnya dari Kristen sekte "The Church of Jesus
Christ of Latter-Day Saint" (kaum "Mormon") juga dianggap
sebagai Nabi. Tapi, sama halnya dengan hubungan Mirza dengan
Nabi Muhammad saw, Smith pun mengaku "hanya" meneruskan dan
menghidupkan kembali ajaran Isa al-Masih as, khususnya
berkenaan dengan kitab sucinya yang "hilang," yang
disampaikan oleh Isa al-Masih kepada penghuni kuno kedua
benua Amerika (Utara dan Selatan), yaitu Buku Mormon (The
Book of Mormon). Suatu penuturan dalam pengantar Buku Mormon
itu terbaca demikian:

Buku Mormon adalah suatu jilid dari kitab suci yang
sebanding dengan Bibel. Ia merupakan catatan urusan Tuhan
dengan penghuni kuna kedua benua Amerika dan, sebagaimana
Bibel, memuat pemenuhan gospel yang abadi.

Buku itu ditulis oleh banyak Nabi kuna dengan ruh kenabian
dan wahyu. Kata-kata mereka, tertulis pada lempengan-
lempengan emas, dikutip dan diringkas oleh seorang nabi dan
ahli sejarah, bernama Mormon... [4]

Puncak kejadian yang tercatat dalam Buku Mormon ialah
kependetaan pribadi Tuhan Yesus Kristus di kalangan kaum
Nephites segera setelah kebangkitannya kembali. Buku itu
mengemukakan doktrin-doktrin gospel, memberi garis besar
rencana penyelamatan, dan memberi tahu manusia apa yang
harus mereka kerjakan untuk memperoleh kedamaian dalam hidup
ini dan keselamatan abadi dalam hidup yang akan datang.

Setelah Mormon menyelesaikan tulisannya, ia menyerahkan
cerita itu kepada anaknya Moroni, yang menambahkan beberapa
kata dari dirinya sendiri dan menyembunyikan
lempengan-lempengan tadi di bukit Cumorah. Pada tanggal 21
September 1323, Moroni itu sendiri, yang saat itu merupakan
makhluk yang dimuliakan dan dibangkitkan kembali,
menampakkan diri pada Nabi Joseph Smith dan mengajarinya
berkenaan dengan catatan kuna itu serta penerjemahannya yang
mesti terjadi ke dalam bahasa Inggris.

Selanjutnya lempengan-lempengan tersebut diberikan kepada
Joseph Smith, yang menerjemahkannya dengan anugerah dan
kekuatan dari Tuhan. Catatan itu sekarang diterbitkan dalam
banyak bahasa sebagai saksi baru dan tambahan bahwa Yesus
Kristus adalah Putera dari Tuhan yang hidup dan semua orang
yang bersedia datang kepadanya serta menaati hukum-hukum dan
ajaran-ajaran gospelnya akan terselamatkan.

Tapi, seperti telah disinggung, dan sebagaimana telah
disaksikan oleh sejarah, kehadiran baik Mirza maupun Smith
tidak meninggalkan dampak sosial dan spiritual dengan
keluasan dan kedalaman seperti yang biasanya ditinggalkan
oleh para Nabi terdahulu. Karena itu bagi hampir seluruh
kaum Muslim klaim Mirza akan kenabian itu harus ditolak
(atau ditafsirkan kembali seperti dilakukan oleh sebagian
pengikutnya sendiri dari versi Lahore); dan bagi hampir
semua kaum Kristen klaim Joseph Smith pun ditolak, dan kaum
Mormon diakui hanya sebagai salah satu saja dari puluhan
atau ratusan sekte dan denominasi dalam agama Kristen.

Klaim kenabian atau, apalagi, kerasulan, akan menimbulkan
masalah dalam masyarakat, karena logika setiap klaim
kenabian atau kerasulan tentu menuntut kepada setiap orang
untuk menerima, membenarkan dan "beriman" kepada pengaku
itu. Ghulam Ahmad, misalnya, memperlihatkan gejala ini,
seperti dengan jelas bisa dipahami dari pernyataan berikut:

Setelah secara singkat menggambarkan klaim al-Masih Yang
Dijanjikan (the Promised Messiah), Pendiri Gerakan
Ahmadiyah, saya ingin menerangkan kriteria umum yang dengan
itu kebenaran pengaku (kenabian) serupa itu bisa dinilai.
Jika telah terbukti bahwa pribadi tertentu mendapat tugas
Maki sebagai Utusan Tuhan, maka menjadi wajib atas setiap
orang untuk menerima pengakuannya itu. [5]

Kaum Mormon pun mempunyai sikap yang serupa, sebagai
konsekuensi kepercayaan mereka bahwa Joseph Smith adalah
seorang Nabi. Dalam pengantar Buku Mormon dikutip perkataan
kita sendiri, demikian: Berkenaan dengan catatan ini Nabi
Joseph Smith berkata: "Saya telah katakan kepada para
saudara bahwa Buku Mormon adalah buku yang paling benar dari
semua buku yang ada di muka bumi, dan batu dasar agama kita,
dan seseorang akan menjadi lebih dekat kepada Tuhan dengan
menaati ajaran-ajaran buku itu daripada dengan buku lain
manapun." [6]

Kegawatan muncul karena setiap sikap menerima atau menolak
sesuatu dari pesan Ilahi akan dengan sendirinya bersangkutan
dengan masalah keselamatan atau kesengsaraan. Maka logika
pengakuan kenabian, lebih sering daripada tidak, mengundang
percekcokan tajam, sebab terjadi dalam kerangka kemutlakan
(ultimacy). Karena itu pengaku kenabian tentu menghasilkan
sistem kepengikutan yang eksklusifistik, yang menampik
"orang luar" untuk menyertai mereka dalam panji keselamatan
dan kebahagiaan. Dalam penampilannya yang ekstrem, seperti
ditunjukkan oleh berbagai perkumpulan yang bersifat kultus
(cultic) di banyak negara (terutama Amerika), harapan
keselamatan yang dipusatkan dan digantungkan kepada pribadi
seorang tokoh akan melahirkan gejala-gejala anti sosial dan
penuh permusuhan. Maka agaknya yang diperlukan oleh manusia
zaman modern bukanlah tokoh yang mengarah kepada penampilan
bergaya cultic, melainkan yang manusiawi biasa, terbuka dan
tampil dalam gaya dialogis dengan anggota masyarakat yang
lebih luas dalam semangat persamaan hak dan kewajiban. Dan
hal ini memerlukan suatu perangkat kepercayaan yang kukuh
bahwa sekarang tidak ada lagi yang dibenarkan mengklaim
sebagai "petugass" dari Tuhan.

NABI MUHAMMAD PENUTUP SEGALA NABI

Keterangan bahwa Nabi Muhammad saw adalah penutup para nabi
dan Rasul diberikan dalam al-Qur'an dalam rangkaian firman
Allah dan ajaran-Nya tentang pembatalan praktek tabanni
(mengangkat anak, kemudian anak itu diakui seperti anak
sendiri, seolah benar-benar mempunyai pertalian darah dengan
orang tua angkat bersangkutan, dengan segala konsekuensi
kehukuman atau legalnya). Praktek tabanni itu dibatalkan
karena tidak sesuai dengan ajaran Islam yang lebih mendalam
dan asasi, yaitu ajaran tentang fitrah yang antara lain
menghendaki segala sesuatu dinilai, dipandang dan dilakukan
berdasarkan kenyataan intrinsiknya, bukan fakta formalnya.
Karena tabanni memberi hak kehukuman kepada seseorang anak
angkat hanya karena ia dinyatakan sebagai anak sendiri
secara lisan (yakni, secara formal), maka praktek itu
dianggap tidak fithri.
avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 63
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 66

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by Kedunghalang on Sun Oct 13, 2013 5:06 pm

@ Keroncong

Kenabian yang membawa syariat baru yang membatalkan dan menghapuskan syariat Islam tidak mungkin datang lagi, tetapi kenabian yang tidak membawa syariat baru adalah mungkin dengan izin Allah, tetapi syaratnya adalah ketaatan yang sempurna kepada Allah dan Rasul-Nya saw. (An-Nisa 4:70).

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by Mutiaraa on Tue Jan 21, 2014 12:10 pm

itu cuma ulama, bukan nabi.

ulamanya pun ulama bikinan penjajah Inggris, untuk memecahbelah kekuatan pejuang muslim di India. sudah rahasia umum
avatar
Mutiaraa
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Female
Posts : 1383
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 20.01.14
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by SEGOROWEDI on Tue Jan 21, 2014 12:13 pm

@Kedunghalang wrote:@ Keroncong

Kenabian yang membawa syariat baru yang membatalkan dan menghapuskan syariat Islam tidak mungkin datang lagi, tetapi kenabian yang tidak membawa syariat baru adalah mungkin dengan izin Allah, tetapi syaratnya adalah ketaatan yang sempurna kepada Allah dan Rasul-Nya saw. (An-Nisa 4:70).

sempurna/tidak
yang menentkan siapa, DUNG?


SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by Kedunghalang on Tue Jan 21, 2014 12:22 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@Kedunghalang wrote:@ Keroncong

Kenabian yang membawa syariat baru yang membatalkan dan menghapuskan syariat Islam tidak mungkin datang lagi, tetapi kenabian yang tidak membawa syariat baru adalah mungkin dengan izin Allah, tetapi syaratnya adalah ketaatan yang sempurna kepada Allah dan Rasul-Nya saw. (An-Nisa 4:70).

sempurna/tidak
yang menentkan siapa, DUNG?

Allah, Tuhan Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana (bukan manusia) yang menentukan sempurna atau tidaknya ketaatan seseorang kepada Allah dan Rasul-Nya saw (An-Nisa 4:70). Ketika Allah sudah menentukan seseorang sebagai orang yang taat sempurna kepada-Nya dan Rasul-Nya saw, maka Dia akan memberitahukan kepada orang tersebut lewat wahyu yang menetapkan orang tersebut sebagai Nabi/Rasul/Khalifatullah/Imam Mahdi/Isa Ibnu Maryam.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by EHAN on Tue Jan 21, 2014 12:37 pm

@ kedung,

Bagaimana keadaan kondisi MGA, sebelum wafat.. apakah benar beliau meninggal di kakus?

avatar
EHAN
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1393
Kepercayaan : Islam
Location : kalimantan
Join date : 16.07.12
Reputation : 39

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by Kedunghalang on Tue Jan 21, 2014 12:43 pm

@EHAN wrote:@ kedung,

Bagaimana keadaan kondisi MGA, sebelum wafat.. apakah benar beliau meninggal di kakus?

Salah, itu fitnah. Yang benar HMG Ahmad as wafat di samping puteranya, Hadhrat Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad ra.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by SEGOROWEDI on Tue Jan 21, 2014 12:48 pm

@Kedunghalang wrote:
@SEGOROWEDI wrote:
@Kedunghalang wrote:@ Keroncong

Kenabian yang membawa syariat baru yang membatalkan dan menghapuskan syariat Islam tidak mungkin datang lagi, tetapi kenabian yang tidak membawa syariat baru adalah mungkin dengan izin Allah, tetapi syaratnya adalah ketaatan yang sempurna kepada Allah dan Rasul-Nya saw. (An-Nisa 4:70).

sempurna/tidak
yang menentkan siapa, DUNG?

Allah, Tuhan Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana (bukan manusia) yang menentukan sempurna atau tidaknya ketaatan seseorang kepada Allah dan Rasul-Nya saw (An-Nisa 4:70). Ketika Allah sudah menentukan seseorang sebagai orang yang taat sempurna kepada-Nya dan Rasul-Nya saw, maka Dia akan memberitahukan kepada orang tersebut lewat wahyu yang menetapkan orang tersebut sebagai Nabi/Rasul/Khalifatullah/Imam Mahdi/Isa Ibnu Maryam.

tahunya darimana itu hasil penentuan alloh?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by EHAN on Tue Jan 21, 2014 1:00 pm

@Kedunghalang wrote:
@EHAN wrote:@ kedung,

Bagaimana keadaan kondisi MGA, sebelum wafat.. apakah benar beliau meninggal di kakus?

Salah, itu fitnah. Yang benar HMG Ahmad as wafat di samping puteranya, Hadhrat Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad ra.

Menurut Dr. Hasan bin Mahmud Audah, mantan orang kepercayaan Khalifah Ahmadiyah ke-4 Thahir Ahmad, beliau meninggal dalam kondisi yang menjijikan, yaitu Dia meninggal di tempat tidur. Tetapi berminggu-minggu sebelum matinya dia berak dan kencing di situ. Jadi tempat tidurnya sangat kotor seperti WC. Karena sakitnya itu, sampai-sampai dalam sehari dia kencing seratus kali.

Bagaimana menurut anda.??
avatar
EHAN
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1393
Kepercayaan : Islam
Location : kalimantan
Join date : 16.07.12
Reputation : 39

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by Kedunghalang on Tue Jan 21, 2014 1:02 pm

@SEGOROWEDI wrote:
tahunya darimana itu hasil penentuan alloh?

Allah mewahyukan firman-Nya kepada orang tersebut.

Contohnya ketika Allah mewahyukan kepada Yesus Kristus as: "Katakanlah (oleh engkau, hai Yesus), 'Wahai Bani Israil sesungguhnya aku rasul Allah kepada kalian....dst'." (Ash-Shaf 61:7). Kemudian Yesus Kristus as menyampaikan wahyu tersebut kepada Bani Israil ketika dimintai pertolongan oleh perempuan Kanaan yang dicatat oleh penulis Injil: "Aku diutus hanya kepada domba-domba Israel yang sesat." (Matius 15:24).

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by SEGOROWEDI on Tue Jan 21, 2014 1:04 pm


tahnya darimana orangtersebut dapat wahyu?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by Kedunghalang on Tue Jan 21, 2014 1:11 pm

@EHAN wrote:
@Kedunghalang wrote:
@EHAN wrote:@ kedung,

Bagaimana keadaan kondisi MGA, sebelum wafat.. apakah benar beliau meninggal di kakus?

Salah, itu fitnah. Yang benar HMG Ahmad as wafat di samping puteranya, Hadhrat Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad ra.

Menurut Dr. Hasan bin Mahmud Audah, mantan orang kepercayaan Khalifah Ahmadiyah ke-4 Thahir Ahmad, beliau meninggal dalam kondisi yang menjijikan, yaitu Dia meninggal di tempat tidur. Tetapi berminggu-minggu sebelum matinya dia berak dan kencing di situ. Jadi tempat tidurnya sangat kotor seperti WC. Karena sakitnya itu, sampai-sampai dalam sehari dia kencing seratus kali.

Bagaimana menurut anda.??

Mahmud Audah itu orang yang melakukan kesalahan berat dalam Jemaat Ahmadiyah hingga dipecat. Karena kecewa, terus dia membuat fitnah terhadap HMG Ahmad as. Padahal, informasi yang benar tentang kewafatan HMG Ahmad as adalah dari putera beliau as, yakni Hadhrat Mirza Bashirudin Mahmud Ahmad ra yang mendampinginya ketika beliau as dalam sakaratul maut, yang dituangkan dalam sebuah buku yang berjudul: Hadhrat Ahmad as, silahkan baca di:
http://www.alislam.org/library/books/Hadhrat-Ahmad-20080514MN.pdf

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by Kedunghalang on Tue Jan 21, 2014 1:19 pm

@SEGOROWEDI wrote:
tahnya darimana orangtersebut dapat wahyu?

Orang tersebut akan menyampaikannya baik secara lisan atau pun tulisan bahwa dia menerima wahyu dari Allah, Tuhan Yang Maha Bercakap-cakap. Tetapi, jika dia bohong, maka menurut Bible / Al Qur'an, dia harus mati (Ulanagn 18:20) / Allah akan memotong urat nadinya (Al Haqqah 69:46-47).

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by EHAN on Tue Jan 21, 2014 1:28 pm

@Kedunghalang wrote:
@EHAN wrote:
@Kedunghalang wrote:
@EHAN wrote:@ kedung,

Bagaimana keadaan kondisi MGA, sebelum wafat.. apakah benar beliau meninggal di kakus?

Salah, itu fitnah. Yang benar HMG Ahmad as wafat di samping puteranya, Hadhrat Mirza Bashiruddin Mahmud Ahmad ra.

Menurut Dr. Hasan bin Mahmud Audah, mantan orang kepercayaan Khalifah Ahmadiyah ke-4 Thahir Ahmad, beliau meninggal dalam kondisi yang menjijikan, yaitu Dia meninggal di tempat tidur. Tetapi berminggu-minggu sebelum matinya dia berak dan kencing di situ. Jadi tempat tidurnya sangat kotor seperti WC. Karena sakitnya itu, sampai-sampai dalam sehari dia kencing seratus kali.

Bagaimana menurut anda.??

Mahmud Audah itu orang yang melakukan kesalahan berat dalam Jemaat Ahmadiyah hingga dipecat. Karena kecewa, terus dia membuat fitnah terhadap HMG Ahmad as. Padahal, informasi yang benar tentang kewafatan HMG Ahmad as adalah dari putera beliau as, yakni Hadhrat Mirza Bashirudin Mahmud Ahmad ra yang mendampinginya ketika beliau as dalam sakaratul maut, yang dituangkan dalam sebuah buku yang berjudul: Hadhrat Ahmad as, silahkan baca di:
http://www.alislam.org/library/books/Hadhrat-Ahmad-20080514MN.pdf

Supaya tidak seperti mengada-ada, pecat memecat dalam agama emang ada,, kok ahmadiyah itu seperti organisasi sehingga ada pecat memecat. Apa untungnya memfitnah mengingat kedudukan Dr. Hasan bin Mahmud Audah merupakan orang kepercayaan Khalifah Ahmadiyah ke-4 Thahir Ahmad, sumber kisah anda, tentu dari kalangan anda. ya lucu jika di sana menulis seperti ucapan Dr. Hasan bin Mahmud Audah. bisa pecah jemaah ahmadiyah.
avatar
EHAN
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1393
Kepercayaan : Islam
Location : kalimantan
Join date : 16.07.12
Reputation : 39

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by Kedunghalang on Tue Jan 21, 2014 1:47 pm

@EHAN wrote:
Supaya tidak seperti mengada-ada, pecat memecat dalam agama emang ada,, kok ahmadiyah itu seperti organisasi sehingga ada pecat memecat. Apa untungnya memfitnah mengingat kedudukan  Dr. Hasan bin Mahmud Audah merupakan orang kepercayaan Khalifah Ahmadiyah ke-4 Thahir Ahmad, sumber kisah anda, tentu dari kalangan anda. ya lucu jika di sana menulis seperti ucapan  Dr. Hasan bin Mahmud Audah. bisa pecah jemaah ahmadiyah.

Ahmadiyah itu memang suatu organisasi umat Islam yang berskala internasional yang berbentuk Jemaat Muslimin, dan yang senantiasa dipimpin oleh seorang Khalifah (tepatnya Khalifatul Masih) dan yang didirikan oleh HMG Ahmad (Khalifatullah, Imam Mahdi & Masih Mau'ud) as, atas perintah Allah. Jemaat Muslimin Ahmadiyah saat ini sudah tersebar ke seluruh pelosok dunia, di lima benua dan sudah memiliki cabang nasional di 204 negara. Informasi tentang dipecatnya Mahmud Audah dengan alasan karena telah melakukan kesalahan berat, berasal dari Khalifatul Masih IV rha yang telah diinformasikan kepada seluruh cabang nasional di seluruh pelosok dunia.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by EHAN on Tue Jan 21, 2014 3:46 pm

@Kedunghalang wrote:
@EHAN wrote:
Supaya tidak seperti mengada-ada, pecat memecat dalam agama emang ada,, kok ahmadiyah itu seperti organisasi sehingga ada pecat memecat. Apa untungnya memfitnah mengingat kedudukan  Dr. Hasan bin Mahmud Audah merupakan orang kepercayaan Khalifah Ahmadiyah ke-4 Thahir Ahmad, sumber kisah anda, tentu dari kalangan anda. ya lucu jika di sana menulis seperti ucapan  Dr. Hasan bin Mahmud Audah. bisa pecah jemaah ahmadiyah.

Ahmadiyah itu memang suatu organisasi umat Islam yang berskala internasional yang berbentuk Jemaat Muslimin, dan yang senantiasa dipimpin oleh seorang Khalifah (tepatnya Khalifatul Masih) dan yang didirikan oleh HMG Ahmad (Khalifatullah, Imam Mahdi & Masih Mau'ud) as, atas perintah Allah.  Jemaat Muslimin Ahmadiyah saat ini sudah tersebar ke seluruh pelosok dunia, di lima benua dan sudah memiliki cabang nasional di 204 negara.  Informasi tentang dipecatnya Mahmud Audah dengan alasan karena telah melakukan kesalahan berat, berasal dari Khalifatul Masih IV rha yang telah diinformasikan kepada seluruh cabang nasional di seluruh pelosok dunia.

Oleh karena itu, apa untungnya seorang kepercayaan khalifahnya memfitnah. jika memfitnah suatu kisah tentu ada motif dari Dr. Hasan bin Mahmud Audah.

avatar
EHAN
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1393
Kepercayaan : Islam
Location : kalimantan
Join date : 16.07.12
Reputation : 39

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by Kedunghalang on Tue Jan 21, 2014 4:21 pm

@EHAN wrote:
Oleh karena itu, apa untungnya seorang kepercayaan khalifahnya memfitnah. jika memfitnah suatu kisah tentu ada motif dari Dr. Hasan bin Mahmud Audah.

Dulu dia seorang kepercayaan Khalifah. Tetapi ketika dipecat oleh Khalifah karena melakukan kesalahan fatal, tentu dia terpuruk dan sakit hati. Jadi wajar, jika orang yang melakukan kesalahan fatal dan berperilaku buruk akan menaruh dendam, lalu menjelek-jelekkan. SILAHKAN KEMBALI KE JUDUL TOPIK.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by SEGOROWEDI on Tue Jan 21, 2014 4:42 pm

@Kedunghalang wrote:
@SEGOROWEDI wrote:
tahnya darimana orangtersebut dapat wahyu?

Orang tersebut akan menyampaikannya baik secara lisan atau pun tulisan bahwa dia menerima wahyu dari Allah, Tuhan Yang Maha Bercakap-cakap.  Tetapi, jika dia bohong, maka menurut Bible / Al Qur'an, dia harus mati (Ulanagn 18:20) / Allah akan memotong urat nadinya (Al Haqqah 69:46-47).

ngaku-aku terima wahyu bisa dong..

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by Kedunghalang on Tue Jan 21, 2014 5:27 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@Kedunghalang wrote:
@SEGOROWEDI wrote:
tahnya darimana orangtersebut dapat wahyu?

Orang tersebut akan menyampaikannya baik secara lisan atau pun tulisan bahwa dia menerima wahyu dari Allah, Tuhan Yang Maha Bercakap-cakap.  Tetapi, jika dia bohong, maka menurut Bible / Al Qur'an, dia harus mati (Ulanagn 18:20) / Allah akan memotong urat nadinya (Al Haqqah 69:46-47).

ngaku-aku terima wahyu bisa dong..

BISA, KALAU SEGO MAU MATI.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by SEGOROWEDI on Tue Jan 21, 2014 5:29 pm


mga mati kan?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by Kedunghalang on Tue Jan 21, 2014 5:34 pm

@SEGOROWEDI wrote:
mga mati kan?

Ajaran Nabi Muhammad saw dan HMG Ahmad as TIDAK MATI, karena dilanjutkan oleh Khulafa-ul-Masih atba.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by SEGOROWEDI on Tue Jan 21, 2014 5:37 pm


ajaran lia eden atau mozadek juga tidak mati
alloh juga gak memotong urat nadi mereka
apa bedanya dengan MGA?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by Kedunghalang on Tue Jan 21, 2014 5:45 pm

@SEGOROWEDI wrote:
ajaran lia eden atau mozadek juga tidak mati
alloh juga gak memotong urat nadi mereka
apa bedanya dengan MGA?

Pengikut mereka tidak bertambah banyak bahkan melempem. HMG Ahmad (Khalifatullah, Imam Mahdi & Masih Mau'ud) as, berkat Pertolongan Allah, telah Dia anugerahi Kemenangan Islam, dimulai Dakwah Islam sendiri dari desa kecil Qadian di Hindustan, kemudian terus berkembang dan menyebar ke seluruh pelosok dunia, di lima benua dan 204 negara. Hingga saat ini saja ratusan juta orang dari berbagai macam suku, bangsa, latar belakang pendidikan dan agama berbondong-bondong masuk agama Allah / Islam (An-Nashr 110:1-2) melalui Jemaat Muslimin Ahmadiyah.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by putramentari on Tue Jan 21, 2014 6:02 pm

@Kedunghalang wrote:
@SEGOROWEDI wrote:
ajaran lia eden atau mozadek juga tidak mati
alloh juga gak memotong urat nadi mereka
apa bedanya dengan MGA?

Pengikut mereka tidak bertambah banyak bahkan melempem. HMG Ahmad (Khalifatullah, Imam Mahdi & Masih Mau'ud) as, berkat Pertolongan Allah, telah Dia anugerahi Kemenangan Islam, dimulai Dakwah Islam sendiri dari desa kecil Qadian di Hindustan, kemudian terus berkembang dan menyebar ke seluruh pelosok dunia, di lima benua dan 204 negara. Hingga saat ini saja ratusan juta orang dari berbagai macam suku, bangsa, latar belakang pendidikan dan agama berbondong-bondong masuk agama Allah / Islam (An-Nashr 110:1-2) melalui Jemaat Muslimin Ahmadiyah.

Menurut Kangmas, HMGA adalah Nabi atau bukan binar 
avatar
putramentari
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 36
Posts : 4870
Kepercayaan : Islam
Location : Pekanbaru
Join date : 04.03.12
Reputation : 116

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by Kedunghalang on Tue Jan 21, 2014 7:13 pm

@putramentari wrote:
Menurut Kangmas, HMGA adalah Nabi atau bukan binar 

HMG Ahmad as adalah seorang Nabi, Khalifah Allah, Isa Ibnu Maryam yang datang menjadi Imam Mahdi dan Rasul sebagaimana dimaksud dalam Al Qur'an (An-Nisa 4:70, An-Nur 24:56, Az-Zukhruf 43:58, Ash-Shaf 61:7 dan Al Jumu'ah 62:4) yang dijelaskan oleh Hadits Sahih wal Mutawatir. BISA DIPAHAMI / PERLU PENJELASAN?

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Muhammad sebagai penutup para Nabi

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 1 dari 10 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik