FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Halaman 10 dari 13 Previous  1, 2, 3 ... 9, 10, 11, 12, 13  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by Penyaran on Tue Sep 18, 2012 4:30 pm

First topic message reminder :

Teori reinkarnasi memang menjadi “nilai jual” agama Buddha di negara-negara Barat, terutama Amerika. Bab reinkarnasi ini banyak ditentang oleh penganut agama lain, tapi tidak ada teori yang mampu menyangkal teori reinkarnasi ini. Penyangkalan-penyangkalan itu hanya berdasarkan pada kepercayaan bahwa di agama mereka tidak ada ajaran mengenai reinkarnasi.

akhir dari reinkarnasi yang berulang itu adalah pencapaian Nibbana. artinya, kalau orang sudah pencapaian Nibbana, ia tidak bereinkarnasi lagi.

itu kalau berbicara akhir. tapi kalau berbicara awal, sebelum makhluk-makhluk terlahir dalam wujud yang saat ini, awal dari yang paling awal seluruh makhluk ini sebenarnya apa?

jika seluruh makhluk itu merupakan reinkarnasi dari mahluk-makhluk yang sebelumnya berarti tidak ada makhluk-makhluk baru dan itu berarti jumlah makhluk di dunia ini tidak bertambah.

Bagaimana membuktikan kalo ada kehidupan yang dulu?
Secara ilmiah tidak bisa dibuktikan. Sampai saat ini kita belum pernah mendengar Nabi Adam dan keturunan awalnya di zaman dahulu itu hidup kembali di Zaman sekarang ini. Hipnotis hanya mampu membuktikan ketika ia usia kanak-kanak saja. Usia sebelum itu, akal dan fikiran belum diciptakan sempurna. Jadi otomatis pasti jawabannya mengarang-ngarang... lagipula jika seseorang telah meninggal maka ruhnya akan pindah ke alam lain. Jadi ruh ini tidak bisa diwawancarai.

Pun jika ada reinkarnasi, bumi yang manakah yang digunakan oleh orang tersebut ?? Bumi kita ini hanya satu. Apakah reinkarnasi mengkhayalkan adanya dunia paralel di bumi ini ? Dunia paralel itu hanyalah angan-angan saintifik yang tidak bisa diwujudkan.

http://myquran.org/forum/index.php?topic=81916.0;all

Penyaran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2559
Join date : 03.01.12
Reputation : 115

Kembali Ke Atas Go down


Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by dee-nee on Sat Jul 18, 2015 5:48 pm

hmmmmm .... sepertinya saya yang salah meng-quote tulisan saya sendiri ... wakakakaka
harusnya tidak saya potong .... malah rancu ya ...

piss piss

@dee-nee wrote:Manusia TIDAK PUNYA kebebasan berkehendak
Manusia HANYA PUNYA kebebasan untuk memilih
Dan apa yang BISA MANUSIA LAKUKAN ... SEMUANYA masih dibawah KEHENDAK TUHAN


itulah yang disebut : "I surrender to GOD's will" (saya berserah kepada KEHENDAK Tuhan)

tapi dalam hal ini ... bukan artinya manusia kemudian bisa bilang

- "ya saya jadi maling karena kehendak Tuhan"
- "ya saya jadi miskin memang sudah kehendak Tuhan"

dsb .... (karena disini artinya manusia lupa bahwa dia diberi pilihan)

ada cerita waktu saya naik angkot ... hehehehehe

supir angkot dimaki2 pengguna jalan lainnya karena tidak tertib ... akibatnya macet .... lalu dimaki2 oleh pengendara mobil, motor, dsb ... diteriaki (maaf) "@#$%^ lu"

si supir angkot bilang sama penumpang di sebelahnya (mungkin temennya) "Ya kalau ga @#$%^ .. saya ga jadi supir angkot ... kalau pinter saya sudah jadi pejabat ... memang gini kok yang saya terima ... mau gimana lagi ..... terima nasib aja"

ini salah .... Tuhan tidak ridha (tidak suka) perilaku seperti itu (balik ke bold)

ungu : "bukan artinya manusia kemudian bisa bilang"

disini maksudnya >>> karena seolah2 manusia pasrah "digerak2an Tuhan" untuk menjadi seperti itu .... padahal semua itu terjadi karena pilihan bebas-nya sendiri
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by gyojo on Sat Jul 18, 2015 6:36 pm

Sy ingin mengomentari yg ini sj karena sulit utk membalas lewat hp begitu panjang hee .. takdirn yg dibuat oleh diri sendiri pun akhirnya akan berujung pada takdir oleh tuhan itu contohnya bagaimana ?

Takdir dan karma memang tdk sama. Segala hal didunia ini anda katakan sudah meliputi system tuhan, lalu konsep tuhan anda yg bagaimana? Apakah tuhan adalah sistem alam atau tuhan adalah sosok makhluk atau zat ? Karena setau sy tuhan dalam agama samawi tuhan bisa berbicara lewat firman nya

gyojo
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Age : 33
Posts : 145
Kepercayaan : Budha
Location : jakarta
Join date : 05.06.15
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by dee-nee on Sat Jul 18, 2015 7:04 pm

@gyojo wrote:Sy ingin mengomentari yg ini sj karena sulit utk membalas lewat hp begitu panjang hee .. takdirn yg dibuat oleh diri sendiri pun akhirnya akan berujung pada takdir oleh tuhan itu contohnya bagaimana ?

contohnya : semua hal yang terjadi di alam semesta ini ... hehehehehehe
saya ambil salah satunya ... bayi yang terlahir cacat

adalah takdir si bayi terlahir cacat >>> terlahir cacat terjadi karena beberapa faktor (faktor kesehatan ibu, keluarga, lingkungan, orang lain (seperti dokter, pemerintah, dsb) ... termasuk doa-pun bisa mempengaruhi takdir)

yang orange inipun disebut kehendak Tuhan >> maka saya sebut >>> hingga akhirnya ... menyebut takdir terjadi oleh diri sendiri pun akan berujung pada takdir oleh Tuhan .... wong yang disebut diri sendiri ini pun sudah meliputi kehendak Tuhan kok

contoh lain : TKI membunuh majikannya >>> TKI lalu dieksekusi mati

sebelum-nya ... TKI dihadapkan pada dua pilihan ... (membunuh dan tidak membunuh) ... kedua pilihan ini disediakan Tuhan

bila

A. TKI memilih untuk membunuh dan si majikan mati terbunuh

adalah takdir si majikan mati terbunuh >> dan ini juga disebut takdir Tuhan
adalah takdir si TKI untuk menjadi pembunuh >> dan ini juga disebut takdir Tuhan

B. TKI tidak memilih untuk membunuh dan si majikan tidak mati terbunuh

adalah takdir si majikan tidak mati terbunuh >> dan ini juga disebut takdir Tuhan
adalah takdir si TKI untuk tidak menjadi pembunuh >> dan ini juga disebut takdir Tuhan

sampai sini sudah oke ??

@gyojo wrote:Takdir dan karma memang tdk sama. Segala hal didunia ini anda katakan sudah meliputi system tuhan, lalu konsep tuhan anda yg bagaimana? Apakah tuhan adalah sistem alam atau tuhan adalah sosok makhluk atau zat ? Karena setau sy tuhan dalam agama samawi tuhan bisa berbicara lewat firman nya

konsep Tuhan/Allah dalam Islam adalah seperti yang dijelaskan oleh TS di thread KONSEP ALLAH YANG ESA

merah : menyebut Tuhan = mahluk atau zat .... jelas tidak benar
menyebut Tuhan adalah system itu sendiri juga tidak benar ....
yang benar adalah Tuhan menciptakan system/hukum/proses alam semesta

sisanya : benar dalam agama samawi ada kalimat Tuhan menciptakan, Tuhan berbicara, Tuhan melihat dsb >>> tapi "mengkonsepkan" yang biru ini menjadi Tuhan adalah seperti mahluk ... itu tidak ada dalam Islam

Tuhan menciptakan tidak bisa disamakan dengan manusia menciptakan (dengan tangan ... seolah2 Tuhan adalah mahluk yang punya tangan)
Tuhan berbicara tidak bisa disamakan dengan manusia berbicara (dengan mulut ... seolah2 Tuhan adalah mahluk yang punya mulut)
Tuhan melihat tidak bisa disamakan dengan manusia melihat (dengan mata ... seolah2 Tuhan adalah mahluk yang punya mata)

dalam Islam dijelaskan bahwa tidak ada satupun manusia yang bisa mendeskripsikan Dzat Tuhan >>> dzat Tuhan is dzat Tuhan ... bayangkan sebagai dzat Tuhan ... sebagai sesuatu yang mutlak .... jangan disamakan dengan konsep apapun terkait yang ada di alam semesta .... bahkan konsep apapun dalam pikiran manusia itu sendiri

gitulah kira2

-----------------------------------

itulah kenapa sebelumnya saya pernah tanya pandangan buddha tentang "Sesuatu Yang Tidak Dilahirkan, Tidak menjelma, Tidak tercipta dan Yang Mutlak"

dan dalam diskusi anda dengan netter lain .... saya menyimpulkan bahwa "Sesuatu Yang Tidak Dilahirkan, Tidak menjelma, Tidak tercipta dan Yang Mutlak" adalah sebuah kondisi

artinya manusia-pun bisa mencapai kondisi tersebut untuk menjadi "Sesuatu Yang Tidak Dilahirkan, Tidak menjelma, Tidak tercipta dan Yang Mutlak"

confirm dulu ya ... benarkah begitu ??

piss piss
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by dee-nee on Sat Jul 18, 2015 8:18 pm

@gyojo wrote:
@dee-nee wrote:
@gyojo wrote:
@aliumar wrote:
Yg berkondisi merealisasikan yg tdk berkondisi.
apa maksudnya yg berkondisi merealisasikan yg tidak berkondisi?

Yg berkondisi merealisasikan yg tdk berkondisi.
jadi manusia (yg berkondisi) "lebih berkuasa" mengatur Tuhan (yg tidak bekondisi) ?

Karena anda berpandangan bahwa ada sosok tuhan diluar diri anda, yg mengatur anda, yg berkuasa atas anda. Padahal sesungguhnya tuhan ada didalam diri bukan mencari keluarntp mencari kedalam diri anda sendiri.

bold : anda minta aliumar n segorowedi bilang "dalam diri semua manusia ada Tuhan ??"

kaget  kaget

mana berani mereka bilang gitu
pamali ... takut kurang ajar
ntar disangka "ngelangkahin" lagi ...
hihihihihihi

becanda becanda

piss piss piss piss

Hee .. sy hanya menjawab pertanyaan aliumar yg bingung mengapa manusia bisa berkuasa atas tuhan. Tentu sj aliumar bingung karena dia menganggap tuhan ada diluar dirinya. Dan memang itu keyakinan agama samawi, maka mereka meminta pertolongan pada sesuatu di luar dirinya

yang ini menarik ... tapi kapan2 ya dibahas ... hehehehehe

piss piss
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by gyojo on Sat Jul 18, 2015 10:29 pm

@dee-nee wrote:
@gyojo wrote:Sy ingin mengomentari yg ini sj karena sulit utk membalas lewat hp begitu panjang hee .. takdirn yg dibuat oleh diri sendiri pun akhirnya akan berujung pada takdir oleh tuhan itu contohnya bagaimana ?

contohnya : semua hal yang terjadi di alam semesta ini ... hehehehehehe
saya ambil salah satunya ... bayi yang terlahir cacat

adalah takdir si bayi terlahir cacat >>> terlahir cacat terjadi karena beberapa faktor (faktor kesehatan ibu, keluarga, lingkungan, orang lain (seperti dokter, pemerintah, dsb) ... termasuk doa-pun bisa mempengaruhi takdir)

yang orange inipun disebut kehendak Tuhan >> maka saya sebut >>> hingga akhirnya ... menyebut takdir terjadi oleh diri sendiri pun akan berujung pada takdir oleh Tuhan .... wong yang disebut diri sendiri ini pun sudah meliputi kehendak Tuhan kok

contoh lain : TKI membunuh majikannya >>> TKI lalu dieksekusi mati

sebelum-nya ... TKI dihadapkan pada dua pilihan ... (membunuh dan tidak membunuh) ... kedua pilihan ini disediakan Tuhan

bila

A. TKI memilih untuk membunuh dan si majikan mati terbunuh

adalah takdir si majikan mati terbunuh >> dan ini juga disebut takdir Tuhan
adalah takdir si TKI untuk menjadi pembunuh >> dan ini juga disebut takdir Tuhan

B. TKI tidak memilih untuk membunuh dan si majikan tidak mati terbunuh

adalah takdir si majikan tidak mati terbunuh >> dan ini juga disebut takdir Tuhan
adalah takdir si TKI untuk tidak menjadi pembunuh >> dan ini juga disebut takdir Tuhan

sampai sini sudah oke ??

@gyojo wrote:Takdir dan karma memang tdk sama. Segala hal didunia ini anda katakan sudah meliputi system tuhan, lalu konsep tuhan anda yg bagaimana? Apakah tuhan adalah sistem alam atau tuhan adalah sosok makhluk atau zat ? Karena setau sy tuhan dalam agama samawi tuhan bisa berbicara lewat firman nya

konsep Tuhan/Allah dalam Islam adalah seperti yang dijelaskan oleh TS di thread KONSEP ALLAH YANG ESA

merah : menyebut Tuhan = mahluk atau zat .... jelas tidak benar
menyebut Tuhan adalah system itu sendiri juga tidak benar ....
yang benar adalah Tuhan menciptakan system/hukum/proses alam semesta

sisanya : benar dalam agama samawi ada kalimat Tuhan menciptakan, Tuhan berbicara, Tuhan melihat dsb >>> tapi "mengkonsepkan" yang biru ini menjadi Tuhan adalah seperti mahluk ... itu tidak ada dalam Islam

Tuhan menciptakan tidak bisa disamakan dengan manusia menciptakan (dengan tangan ... seolah2 Tuhan adalah mahluk yang punya tangan)
Tuhan berbicara tidak bisa disamakan dengan manusia berbicara (dengan mulut ... seolah2 Tuhan adalah mahluk yang punya mulut)
Tuhan melihat tidak bisa disamakan dengan manusia melihat (dengan mata ... seolah2 Tuhan adalah mahluk yang punya mata)

dalam Islam dijelaskan bahwa tidak ada satupun manusia yang bisa mendeskripsikan Dzat Tuhan >>> dzat Tuhan is dzat Tuhan ... bayangkan sebagai dzat Tuhan ... sebagai sesuatu yang mutlak .... jangan disamakan dengan konsep apapun terkait yang ada di alam semesta .... bahkan konsep apapun dalam pikiran manusia itu sendiri

gitulah kira2

-----------------------------------

itulah kenapa sebelumnya saya pernah tanya pandangan buddha tentang "Sesuatu Yang Tidak Dilahirkan, Tidak menjelma, Tidak tercipta dan Yang Mutlak"

dan dalam diskusi anda dengan netter lain .... saya menyimpulkan bahwa "Sesuatu Yang Tidak Dilahirkan, Tidak menjelma, Tidak tercipta dan Yang Mutlak" adalah sebuah kondisi

artinya manusia-pun bisa mencapai kondisi tersebut untuk menjadi "Sesuatu Yang Tidak Dilahirkan, Tidak menjelma, Tidak tercipta dan Yang Mutlak"

confirm dulu ya ... benarkah begitu ??

piss piss

- jika faktor kesehatan ibu, keluarga, orang lain, dsb merupakan kehendak tuhan maka bayi terlahir cacat pun mutlak kehendak tuhan. orang tua cuma bisa pasrah tanpa berbuat apa2. Ini adalah pandangan ekstrem sama saja dengan mengatakan bayi terlahir cacat karena karma. Jika pilihan tki untuk membunuh atau tdk membunuh majikannya adalah kehendak tuhan maka tki tersebut seperti sebuah wayang dan tuhan sebagai dalangnya.

-jika tuhan menciptakan, tuhan berbicara, tuhan melihat lalu dikatakan bukan makhluk lalu apakah yg bisa berbicara, bisa melihat bukan makhluk? Tentunya jika tuhan bisa berbicara, bisa melihat maka tuhan tersebut sesuatu yg berkondisi bukan yg mutlak.

-yupz, sesuatu yg tdk dilahirkan, tdk menjelma, yg mutlak disebut nibana adalah suatu kondisi


Terakhir diubah oleh gyojo tanggal Sat Jul 18, 2015 10:35 pm, total 1 kali diubah

gyojo
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Age : 33
Posts : 145
Kepercayaan : Budha
Location : jakarta
Join date : 05.06.15
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by gyojo on Sat Jul 18, 2015 10:32 pm

@dee-nee wrote:
@gyojo wrote:
@dee-nee wrote:
@gyojo wrote:
@aliumar wrote:
apa maksudnya yg berkondisi merealisasikan yg tidak berkondisi?


jadi manusia (yg berkondisi) "lebih berkuasa" mengatur Tuhan (yg tidak bekondisi) ?

Karena anda berpandangan bahwa ada sosok tuhan diluar diri anda, yg mengatur anda, yg berkuasa atas anda. Padahal sesungguhnya tuhan ada didalam diri bukan mencari keluarntp mencari kedalam diri anda sendiri.

bold : anda minta aliumar n segorowedi bilang "dalam diri semua manusia ada Tuhan ??"

kaget  kaget

mana berani mereka bilang gitu
pamali ... takut kurang ajar
ntar disangka "ngelangkahin" lagi ...
hihihihihihi

becanda becanda

piss piss piss piss

Hee .. sy hanya menjawab pertanyaan aliumar yg bingung mengapa manusia bisa berkuasa atas tuhan. Tentu sj aliumar bingung karena dia menganggap tuhan ada diluar dirinya. Dan memang itu keyakinan agama samawi, maka mereka meminta pertolongan pada sesuatu di luar dirinya

yang ini menarik ... tapi kapan2 ya dibahas ... hehehehehe

piss piss

Yupz, membahas ini berarti membahas konsep ketuhanan heheee ..

piss

gyojo
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Age : 33
Posts : 145
Kepercayaan : Budha
Location : jakarta
Join date : 05.06.15
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by dee-nee on Sun Jul 19, 2015 1:54 am

@gyojo wrote:- jika faktor kesehatan ibu, keluarga, orang lain, dsb merupakan kehendak tuhan maka bayi terlahir cacat pun mutlak kehendak tuhan. orang tua cuma bisa pasrah tanpa berbuat apa2. Ini adalah pandangan ekstrem sama saja dengan mengatakan bayi terlahir cacat karena karma. Jika pilihan tki untuk membunuh atau tdk membunuh majikannya adalah kehendak tuhan maka tki tersebut seperti sebuah wayang dan tuhan sebagai dalangnya.

merah : yang sudah terjadi ... memang jadinya takdir .... dan manusia hanya bisa pasrah atas apa yang SUDAH terjadi
tapi sebelum hal tersebut terjadi ... manusia punya pilihan untuk tidak menjadikan takdir seperti itu kan ...

bayi tidak terlahir cacat pun disebut mutlak kehendak Tuhan >>> orang tua cuma bisa pasrah tanpa berbuat apa2

bayi terlahir cacat atau tidak cacat ... semuanya disebut takdir Tuhan >>> dalam kondisi kedua-nya pun (cacat atau tidak cacat) ... orang tua cuma bisa pasrah >>> jadi apa bedanya ??

takdir baik atau takdir buruk >>> keduanya adalah kehendak Tuhan >>> bagaimana terjadi takdir tersebut tergantung pilihan bebas manusia (dipengaruhi faktor2 lainnya)

tantang karma .... ya kan takdir memang tidak sama dengan karma

biru : dalang memang mengatur/menggerakkan wayang mau ke kanan dan ke kiri .... wayang tidak bisa berbuat apa2
sementara dalam kasus tki ... kan tki harus memilih sendiri dengan pilihan bebasnya (bukan digerakkan Tuhan)

jadi kehendak Tuhan tidak sama dengan analogi wayang dan dalang

@gyojo wrote:-jika tuhan menciptakan, tuhan berbicara, tuhan melihat lalu dikatakan bukan makhluk lalu apakah yg bisa berbicara, bisa melihat bukan makhluk? Tentunya jika tuhan bisa berbicara, bisa melihat maka tuhan tersebut sesuatu yg berkondisi bukan yg mutlak.

-yupz, sesuatu yg tdk dilahirkan, tdk menjelma, yg mutlak disebut nibana adalah suatu kondisi

bila saya menyebut gedung pencakar langit ... apakah anda menuntut gedung2 itu harus mempunyai tangan dan cakar ?? ... apakah anda juga menuntut langit harus luka2 seperti kena cakaran ??

manusia kadang butuh "personifikasi" untuk menjelaskan suatu hal yang manusia sendiri tidak akan sanggup menjelaskannya
>>> kenapa tidak sanggup ?? .... karena manusia punya keterbatasan dan tidak pernah tahu tentang yang mutlak

- ya ya .... jadi disitulah bedanya ... dalam Islam (atau agama samawi) ... yang mutlak bukan suatu kondisi >>> yang mutlak adalah yang mutlak terpisah dari ciptaan-Nya

piss piss
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by dee-nee on Sun Jul 19, 2015 1:58 am

@gyojo wrote:
Yupz, membahas ini berarti membahas konsep ketuhanan heheee ..

piss

kenapa harus "berarti membahas konsep ketuhanan" ??

btw ... yang disebut konsep ketuhanan itu apa sih sebetulnya ??
saya sendiri bingung ... alias masih rancu

piss piss
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by gyojo on Sun Jul 19, 2015 9:31 am

@dee-nee wrote:
@gyojo wrote:- jika faktor kesehatan ibu, keluarga, orang lain, dsb merupakan kehendak tuhan maka bayi terlahir cacat pun mutlak kehendak tuhan. orang tua cuma bisa pasrah tanpa berbuat apa2. Ini adalah pandangan ekstrem sama saja dengan mengatakan bayi terlahir cacat karena karma. Jika pilihan tki untuk membunuh atau tdk membunuh majikannya adalah kehendak tuhan maka tki tersebut seperti sebuah wayang dan tuhan sebagai dalangnya.

merah : yang sudah terjadi ... memang jadinya takdir .... dan manusia hanya bisa pasrah atas apa yang SUDAH terjadi
tapi sebelum hal tersebut terjadi ... manusia punya pilihan untuk tidak menjadikan takdir seperti itu kan ...

bayi tidak terlahir cacat pun disebut mutlak kehendak Tuhan >>> orang tua cuma bisa pasrah tanpa berbuat apa2

bayi terlahir cacat atau tidak cacat ... semuanya disebut takdir Tuhan >>> dalam kondisi kedua-nya pun (cacat atau tidak cacat) ... orang tua cuma bisa pasrah >>> jadi apa bedanya ??

takdir baik atau takdir buruk >>> keduanya adalah kehendak Tuhan >>> bagaimana terjadi takdir tersebut tergantung pilihan bebas manusia (dipengaruhi faktor2 lainnya)

tantang karma .... ya kan takdir memang tidak sama dengan karma

biru : dalang memang mengatur/menggerakkan wayang mau ke kanan dan ke kiri .... wayang tidak bisa berbuat apa2
sementara dalam kasus tki ... kan tki harus memilih sendiri dengan pilihan bebasnya (bukan digerakkan Tuhan)

jadi kehendak Tuhan tidak sama dengan analogi wayang dan dalang

@gyojo wrote:-jika tuhan menciptakan, tuhan berbicara, tuhan melihat lalu dikatakan bukan makhluk lalu apakah yg bisa berbicara, bisa melihat bukan makhluk? Tentunya jika tuhan bisa berbicara, bisa melihat maka tuhan tersebut sesuatu yg berkondisi bukan yg mutlak.

-yupz, sesuatu yg tdk dilahirkan, tdk menjelma, yg mutlak disebut nibana adalah suatu kondisi

bila saya menyebut gedung pencakar langit ... apakah anda menuntut gedung2 itu harus mempunyai tangan dan cakar ?? ... apakah anda juga menuntut langit harus luka2 seperti kena cakaran ??

manusia kadang butuh "personifikasi" untuk menjelaskan suatu hal yang manusia sendiri tidak akan sanggup menjelaskannya
>>> kenapa tidak sanggup ?? .... karena manusia punya keterbatasan dan tidak pernah tahu tentang yang mutlak

- ya ya .... jadi disitulah bedanya ... dalam Islam (atau agama samawi) ... yang mutlak bukan suatu kondisi >>> yang mutlak adalah yang mutlak terpisah dari ciptaan-Nya

piss piss

-apakah pilihan bebas manusia dan faktor2 lainnya termasuk takdir tuhan ? Apakah pilihan bebas tki utk membunuh atau tidak membunuh majikannya termasuk kehendak tuhan ?

-tentu saja sy mengerti personifikasi, lalu bagaimana dengan isi kitab suci yg memuat firman tuhan?? Apakah itu bukan berasal dari tuhan ??

Yupz, sy mengerti bukan islam saja tapi agama lain pun menganggap yg mutlak di luar dirinya, terpisah. maka mereka beriman kepada sesuatu yg diluar dirinya

gyojo
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Age : 33
Posts : 145
Kepercayaan : Budha
Location : jakarta
Join date : 05.06.15
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by gyojo on Sun Jul 19, 2015 9:39 am

@dee-nee wrote:
@gyojo wrote:
Yupz, membahas ini berarti membahas konsep ketuhanan heheee ..

piss

kenapa harus "berarti membahas konsep ketuhanan" ??

btw ... yang disebut konsep ketuhanan itu apa sih sebetulnya ??
saya sendiri bingung ... alias masih rancu

piss piss

-Karena ketuhanan yg dibahas kan ? Tuhan didalam atau diluar diri
-sekumpulan ide/gagasan yg membentuk suatu kesatuan pengertian tentang suatu hal atau persoalan yg dirumuskan.

gyojo
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Age : 33
Posts : 145
Kepercayaan : Budha
Location : jakarta
Join date : 05.06.15
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by dee-nee on Sun Jul 19, 2015 11:45 am

@gyojo wrote:
-apakah pilihan bebas manusia dan faktor2 lainnya termasuk takdir tuhan ? Apakah pilihan bebas tki utk membunuh atau tidak membunuh majikannya termasuk kehendak tuhan ?

ya dan ya >>> semua yang terjadi di alam semesta datang atas kehendak Tuhan ... kehendak disini mencangkup ketetapan dan perintah Tuhan
Tuhan sebagai Sang Pencipta (Sang Khaliq) >>> tapi kata "pencipta" disini juga jangan dikonsepkan Tuhan adalah mahluk ya

atau kalau mau pakai bahasa lain >>> semua yang terjadi di alam semesta berasal dari Tuhan (Allah)

hukum/system/aturan alam semesta berasal dari Tuhan
pilihan2 bebas yang dimiliki manusia berasal dari Tuhan
sebab akibat dari pilihan2 bebas itu juga masuk dalam system Tuhan
hingga berakhir dengan takdir yang otomatis juga disebut berasal dari Tuhan

semua ini adalah ketetapan ... ketetapan Tuhan terkait alam semesta

selain ketetapan Tuhan ... ada juga perintah Tuhan agar manusia mengerti mana yang benar dan salah
manusia harus memilih antara benar dan salah sesuai dengan perintah tersebut
in the end .... berakhir dengan reward dan punishment (surga dan neraka)

jadi balik ke atas >>> tki membunuh atau tidak membunuh >> semua adalah bagian dari alam semesta yang otomatis juga merupakan ketetapan Tuhan
tapi ... apakah membunuh sesuai dengan perintah Tuhan ?? >>> tentu saja tidak (walaupun harus dilihat juga kasus pembunuhan-nya seperti apa)

apakah TKI membunuh sesuai dengan ketetapan Tuhan >>> ya
apakah TKI membunuh sesuai dengan perintah Tuhan >>> tidak

ada perbedaan antara ketetapan dan perintah Tuhan >>> walaupun keduanya berasal dari Tuhan (terjadi atas kehendak Tuhan)

@gyojo wrote:-tentu saja sy mengerti personifikasi, lalu bagaimana dengan isi kitab suci yg memuat firman tuhan?? Apakah itu bukan berasal dari tuhan ??

ya ..... firman/wahyu memang berasal dari Tuhan

bagaimana manusia belajar tentang ketetapan Tuhan dan mendapat pengetahuan benar dan salah >> semua itu diajarkan oleh para Nabi ...

wiki wrote:Dalam pengertian agama samawi, nabi adalah manusia yang memperoleh wahyu dari Tuhan tentang agama dan misinya. Lebih khusus lagi terdapat istilah rasul yang dalam agama Islam dibedakan bahwa rasul memiliki kewajiban untuk menyampaikan ajaran yang diterima dari Tuhan.

(intermezo sedikit supaya tidak ada salah paham : dalam Islam disebutkan bahwa di dunia ini terdapat banyak nabi (kalau menurut hadist sih katanya ada 124 ribu) ... tapi yang patut diketahui khusus-nya 25 nabi .... dan nabi yang terakhir adalah Muhammad SAW)  

biru : ada perbedaan antara 3 kitab suci samawi (sekarang ini) .... Taurat, Injil, Al Quran

isi Al Quran adalah semua wahyu2 yang diterima oleh Muhammad >>> jadi Muhammad dapat wahyu lalu beliau menyebarkan wahyu tersebut pada umat ... dan wahyu itulah yang tertulis dalam Al Quran (hanya wahyu Tuhan saja yang tertulis dalam Al Quran)

sementara dalam Taurat dan Injil juga memuat kisah para nabi .... (ini saya bawa perspektif kristen dan yahudi ya supaya tidak berat sebelah) ....
dalam Taurat dan Injil .... ada cerita dan kisah perjalanan para tokoh yang bersangkutan ... termasuk apa yang dikatakan para tokoh tersebut (biasanya tertulis apakah perkataan itu adalah firman / wahyu Tuhan ... atau perkataan si tokoh sendiri)

orange : kenapa saya sebut para tokoh ... karena dalam kristen : Yesus tidak dianggap sebagai nabi tapi sebagai tuhan ... jadi biar netral saya tulis "tokoh"

piss  piss

@gyojo wrote:Yupz, sy mengerti bukan islam saja tapi agama lain pun menganggap yg mutlak di luar dirinya, terpisah. maka mereka beriman kepada sesuatu yg diluar dirinya

pendapat pribadi ya ... mengatakan dalam diri manusia ada Tuhan pada dasarnya tidak salah
yang salah adalah memahami-nya .... hehehehhehe

a. kalau dipahami menjadi Allah dan manusia adalah satu >>> saya tidak setuju
b. kalau dipahami Allah masuk dalam diri manusia >>> saya tidak setuju
c. tapi kalau dipahami ada kuasa Allah dalam diri manusia >>> ya saya setuju

kenapa saya tidak setuju dengan a dan b ...
karena Allah adalah yang Mutlak, yang Hakiki ... jadi bagi saya derajat manusia tidak akan pernah bisa sampai untuk setara dengan Allah
segala ciptaan (yang tidak hakiki dan tidak mutlak) .... tidak akan pernah bisa setara dengan Allah (sebagai sang pencipta)

tapi bila disebut yang c .... menurut saya benar ... karena kalimat itu berbanding sama dengan "ada kuasa Tuhan di setiap kejadian alam" ... atau "ada ketetapan Tuhan di setiap mahluk-Nya ... termasuk dalam diri manusia"
 
tapi semua diatas adalah pendapat pribadi ... tidak tau juga benar dan salah-nya ... hehehehehe
karena saya baca ... ada juga muslim yang percaya kalimat a atau b
a, b, atau c >>> semua jatuhnya adalah tafsir manusia terkait ayat2 Al Quran


Terakhir diubah oleh dee-nee tanggal Sun Jul 19, 2015 3:01 pm, total 2 kali diubah
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by dee-nee on Sun Jul 19, 2015 11:47 am

@gyojo wrote:
@dee-nee wrote:
@gyojo wrote:
Yupz, membahas ini berarti membahas konsep ketuhanan heheee ..

piss

kenapa harus "berarti membahas konsep ketuhanan" ??

btw ... yang disebut konsep ketuhanan itu apa sih sebetulnya ??
saya sendiri bingung ... alias masih rancu

piss piss

-Karena ketuhanan yg dibahas kan ? Tuhan didalam atau diluar diri
-sekumpulan ide/gagasan yg membentuk suatu kesatuan pengertian tentang suatu hal atau persoalan yg dirumuskan.

lalu bagaimana konsep Tuhan dalam Buddha ??
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by gyojo on Sun Jul 19, 2015 3:27 pm

@dee-nee wrote:
@gyojo wrote:
-apakah pilihan bebas manusia dan faktor2 lainnya termasuk takdir tuhan ? Apakah pilihan bebas tki utk membunuh atau tidak membunuh majikannya termasuk kehendak tuhan ?

ya dan ya >>> semua yang terjadi di alam semesta datang atas kehendak Tuhan ... kehendak disini mencangkup ketetapan dan perintah Tuhan
Tuhan sebagai Sang Pencipta (Sang Khaliq) >>> tapi kata "pencipta" disini juga jangan dikonsepkan Tuhan adalah mahluk ya

atau kalau mau pakai bahasa lain >>> semua yang terjadi di alam semesta berasal dari Tuhan (Allah)

hukum/system/aturan alam semesta berasal dari Tuhan
pilihan2 bebas yang dimiliki manusia berasal dari Tuhan
sebab akibat dari pilihan2 bebas itu juga masuk dalam system Tuhan
hingga berakhir dengan takdir yang otomatis juga disebut berasal dari Tuhan

semua ini adalah ketetapan ... ketetapan Tuhan terkait alam semesta

selain ketetapan Tuhan ... ada juga perintah Tuhan agar manusia mengerti mana yang benar dan salah
manusia harus memilih antara benar dan salah sesuai dengan perintah tersebut
in the end .... berakhir dengan reward dan punishment (surga dan neraka)

jadi balik ke atas >>> tki membunuh atau tidak membunuh >> semua adalah bagian dari alam semesta yang otomatis juga merupakan ketetapan Tuhan
tapi ... apakah membunuh sesuai dengan perintah Tuhan ?? >>> tentu saja tidak (walaupun harus dilihat juga kasus pembunuhan-nya seperti apa)

apakah TKI membunuh sesuai dengan ketetapan Tuhan >>> ya
apakah TKI membunuh sesuai dengan perintah Tuhan >>> tidak

ada perbedaan antara ketetapan dan perintah Tuhan >>> walaupun keduanya berasal dari Tuhan (terjadi atas kehendak Tuhan)

@gyojo wrote:-tentu saja sy mengerti personifikasi, lalu bagaimana dengan isi kitab suci yg memuat firman tuhan?? Apakah itu bukan berasal dari tuhan ??

ya ..... firman/wahyu memang berasal dari Tuhan

bagaimana manusia belajar tentang ketetapan Tuhan dan mendapat pengetahuan benar dan salah >> semua itu diajarkan oleh para Nabi ...

wiki wrote:Dalam pengertian agama samawi, nabi adalah manusia yang memperoleh wahyu dari Tuhan tentang agama dan misinya. Lebih khusus lagi terdapat istilah rasul yang dalam agama Islam dibedakan bahwa rasul memiliki kewajiban untuk menyampaikan ajaran yang diterima dari Tuhan.

(intermezo sedikit supaya tidak ada salah paham : dalam Islam disebutkan bahwa di dunia ini terdapat banyak nabi (kalau menurut hadist sih katanya ada 124 ribu) ... tapi yang patut diketahui khusus-nya 25 nabi .... dan nabi yang terakhir adalah Muhammad SAW)  

biru : ada perbedaan antara 3 kitab suci samawi (sekarang ini) .... Taurat, Injil, Al Quran

isi Al Quran adalah semua wahyu2 yang diterima oleh Muhammad >>> jadi Muhammad dapat wahyu lalu beliau menyebarkan wahyu tersebut pada umat ... dan wahyu itulah yang tertulis dalam Al Quran (hanya wahyu-nya saja yang tertulis dalam Al Quran)

sementara dalam Taurat dan Injil juga memuat kisah para nabi .... (ini saya bawa perspektif kristen dan yahudi ya supaya tidak berat sebelah) ....
dalam Taurat dan Injil .... ada cerita dan kisah perjalanan para tokoh yang bersangkutan ... termasuk apa yang dikatakan para tokoh tersebut (yang otomatis perkataan itu juga disebut wahyu)

orange : kenapa saya sebut para tokoh ... karena dalam kristen : Yesus tidak dianggap sebagai nabi tapi sebagai Tuhan ... jadi biar netral saya tulis "tokoh"

piss  piss

@gyojo wrote:Yupz, sy mengerti bukan islam saja tapi agama lain pun menganggap yg mutlak di luar dirinya, terpisah. maka mereka beriman kepada sesuatu yg diluar dirinya

pendapat pribadi ya ... mengatakan dalam diri manusia ada Tuhan pada dasarnya tidak salah
yang salah adalah memahami-nya .... hehehehhehe

a. kalau dipahami menjadi Allah dan manusia adalah satu >>> saya tidak setuju
b. kalau dipahami Allah masuk dalam diri manusia >>> saya tidak setuju
c. tapi kalau dipahami ada kuasa Allah dalam diri manusia >>> ya saya setuju

kenapa saya tidak setuju dengan a dan b ...
karena Allah adalah yang Mutlak, yang Hakiki ... jadi bagi saya derajat manusia tidak akan pernah bisa sampai untuk setara dengan Allah
segala ciptaan (yang tidak hakiki dan tidak mutlak) .... tidak akan pernah bisa setara dengan Allah (sebagai sang pencipta)

tapi bila disebut yang c .... menurut saya benar ... karena kalimat itu berbanding sama dengan "ada kuasa Tuhan di setiap kejadian alam" ... atau "ada ketetapan Tuhan di setiap mahluk-Nya ... termasuk dalam diri manusia"
 
tapi semua diatas adalah pendapat pribadi ... tidak tau juga benar dan salah-nya ... hehehehehe
karena saya baca ... ada juga muslim yang percaya kalimat a atau b
a, b, atau c >>> semua jatuhnya adalah tafsir manusia terkait ayat2 Al Quran

-sy sependapat jika segala sesuatu di alam semesta berasal dari yg mutlak (tuhan)
Tetapi sy tdk sependapat jika segala sesuatu terjadi karena kehendak tuhan. hukum alam berasal dari tuhan tetapi hukum alam bekerja sebagaimana adanya tanpa adanya campur tangan tuhan.

-firman/wahyu berasal dari tuhan yg diturunkan lewat nabi, berarti tuhan yg dimaksud adalah sesuatu yg berkondisi karena bisa memberikan firman/wahyu. Mungkin tuhan yg dimaksud makhluk di alam arupa bahma yaitu makhluk yg tdk bermateri, hanya memilik batin memiliki usia yg amat panjang, sehingga merasa dirinya kekal abadi.

-tuhan ada didalam diri manusia maksudnya adalah yg berkondisi berasal dari yg tdk berkondisi

piss

gyojo
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Age : 33
Posts : 145
Kepercayaan : Budha
Location : jakarta
Join date : 05.06.15
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by gyojo on Sun Jul 19, 2015 3:31 pm

@dee-nee wrote:
@gyojo wrote:
@dee-nee wrote:
@gyojo wrote:
Yupz, membahas ini berarti membahas konsep ketuhanan heheee ..

piss

kenapa harus "berarti membahas konsep ketuhanan" ??

btw ... yang disebut konsep ketuhanan itu apa sih sebetulnya ??
saya sendiri bingung ... alias masih rancu

piss piss

-Karena ketuhanan yg dibahas kan ? Tuhan didalam atau diluar diri
-sekumpulan ide/gagasan yg membentuk suatu kesatuan pengertian tentang suatu hal atau persoalan yg dirumuskan.

lalu bagaimana konsep Tuhan dalam Buddha ??

Konsep tuhan dalam budha sepertinya anda sudah tahu sesuatu yg mutlak, yg tdk berkondisi.

gyojo
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Age : 33
Posts : 145
Kepercayaan : Budha
Location : jakarta
Join date : 05.06.15
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by dee-nee on Sun Jul 19, 2015 5:40 pm

@gyojo wrote:-sy sependapat jika segala sesuatu di alam semesta berasal dari yg mutlak (tuhan)
Tetapi sy tdk sependapat jika segala sesuatu terjadi karena kehendak tuhan. hukum alam berasal dari tuhan tetapi hukum alam bekerja sebagaimana adanya  tanpa adanya campur tangan tuhan.

underline : saya pribadi juga tidak sependapat bila disebut ada campur tangan Tuhan (lagi) ....
menurut saya : untuk apa hukum alam yang sudah sempurna (yang berasal/diciptakan Tuhan yang sempurna) harus dikutak katik lagi oleh Tuhan yang sempurna

jadi

merah : hukum alam memang berjalan sebagaimana adanya .... dan hukum alam yang sebagaimana adanya ini disebut juga hukum dan aturan yang berasal dari Tuhan ... melalui proses yang berasal dari Tuhan

ungu : maksud saya ... yang disebut kehendak Tuhan adalah ketetapan Tuhan (bahwa segala sesuatu termasuk hukum alam berasal dari Tuhan)

adalah ketetapan Tuhan maka terjadi banjir (dan sebelum terjadi banjir ada sebab akibat dan proses yang terjadi)
misalnya sebab akibat yang berawal dari pilihan manusia (apakah manusia menjaga lingkungan atau tidak)
karena manusia memilih buang sampah sembarangan (misalnya) ... lalu ditambah curah hujan yang tinggi .... maka hukum alam bekerja sebagaimana mestinya ... dan terjadilah banjir

semua ini disebut juga proses yang berjalan sebagaimana adanya kan >>> dan semua proses ini berasal dari Tuhan ... dibawah aturan/system/hukum Tuhan >>> maka kembali ke tulisan hijau saya

Itulah kenapa saya sebut "segala hal di dunia ini berasal dari (ketetapan/kehendak) Tuhan"

@gyojo wrote:-firman/wahyu berasal dari tuhan yg diturunkan lewat nabi, berarti tuhan yg dimaksud adalah sesuatu yg berkondisi karena bisa memberikan firman/wahyu. Mungkin tuhan yg dimaksud makhluk di alam arupa bahma yaitu makhluk yg tdk bermateri, hanya memilik batin memiliki usia yg amat panjang, sehingga merasa dirinya kekal abadi.

memberikan firman ya >> terus terang saya sendiri juga ga tau bagaimana menjelaskan arti "Tuhan memberikan firman" ini
karena saya juga ga tau apa yang dialami atau dirasakan para nabi ...

tapi simple-nya sih ... bila jarak 25 nabi (at least)  meliputi kurun waktu ratusan tahun sebelum masehi hingga abad ke 7 .... artinya masing2 nabi ini tidak pernah bertemu ... dan ternyata mereka menerima konsep yang sama tentang Tuhan >> ya menurut saya cukup valid
bahwa sesuai dengan ajaran para nabi ... Tuhan yang dimaksud adalah yang seperti dijelaskan dalam thread "Konsep Allah Yang Esa"

sebetulnya prinsip ajaran 25 nabi ini (benang merahnya) adalah yang coklat >>> bahwa karena segala hal dalam alam semesta ini berasal dari Tuhan ... maka manusia diharapkan untuk berserah pada Tuhan (penyerahan diri pada Tuhan)

penyerahan diri ini ujung2nya manusia diharapkan taat pada perintah Tuhan, lakukan hidup sebaik2nya sesuai perintah Tuhan, dan bagaimana hasilnya serahkan semua pada Tuhan

>>> untuk yang uderline ini ... khusus untuk di bumi dan kalau pake logika anda maka menjadi "serahkan semua pada (aturan/system/hukum) Tuhan"

so ... memang konsep Tuhan dalam Islam tidak ada mahluk2an ... aturan/hukum/system-Nya berjalan sebagaimana adanya
anggap saja kalimat saya ini sebagai klarifikasi ....

piss  piss

@gyojo wrote:
- tuhan ada didalam diri manusia maksudnya adalah yg berkondisi berasal dari yg tdk berkondisi

piss

hehehehehe
maka jadinya sama dengan : manusia berasal dari Tuhan >>> gitu ya
tapi karena (dalam Buddha) Tuhan disini adalah "sesuatu" yang bukan materi ... maka tidak mungkin ada kata2 "perintah Tuhan"

Tuhan bersifat roh ... dan roh manusia yang tercerahkan akan menyatu dengan roh yang mutlak ini

kira2 begitu ya


Terakhir diubah oleh dee-nee tanggal Sun Jul 19, 2015 6:14 pm, total 2 kali diubah
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by dee-nee on Sun Jul 19, 2015 5:58 pm

@gyojo wrote:Konsep tuhan dalam budha sepertinya anda sudah tahu sesuatu yg mutlak, yg tdk berkondisi.

ya ya ... jadi kalau saya bisa tarik kesimpulan ... baik agama samawi dan Buddha pada dasarnya mengenal ADA-nya sesuatu yang mutlak
tapi konsep-nya yang berbeda

Samawi : Yang Mutlak ini kemudian "memberikan" pengetahuan dan ajaran tentang benar dan salah >> lewat para Nabi
Buddha : Yang Mutlak ini "tidak memberi" ajaran/pengetahuan apa2 terkait benar dan salah >> pengetahuan dan ajaran ini datang sepenuhnya dari Budhha

tambahan : kenapa disebut yang mutlak "tidak memberi" >>> karena Buddha tidak mengenal konsep yang mutlak sebagai SESUATU yang personal (bisa memberi perintah)

terkait amal dan perilaku manusia

Samawi : peilaku manusia terkait salah dan benar ini akan dinilai ... ada reward dan punishment >> ada surga dan neraka
Buddha : perilaku manusia terkait salah dan benar ini tidak akan dinilai apa2 ... tapi pada intinya manusia harus selalu berusaha mencapai surga
caranya dengan memperbaiki di kehidupan berikutnya

Terkait kehidupan sesudah mati

Islam : setelah mati ... jasad manusia akan rusak dan mati ... tapi jiwa (nafs) tidak mati dan akan masuk ke alam barzah untuk menunggu hari pengadilan
Budhha : setelah mati ... jasad manusia akan rusak dan mati ... tapi jiwa tidak mati dan akan masuk ke kelahiran (manusia) berikutnya ... masuk ke jiwa bayi yang baru lahir >>> itulah kemudian ada yang disebut karma

begitu ya ??
kalau oke ... tolong confirm dulu ya ...
karena masih ada yang mau saya tulis lagi

thks


Terakhir diubah oleh dee-nee tanggal Sun Jul 19, 2015 7:41 pm, total 1 kali diubah (Reason for editing : ada tambahan)
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by gyojo on Sun Jul 19, 2015 6:48 pm

@dee nee

-Jd dalam agama budha mengakui ada sesuatu yg mutlak (tuhan) namun bukan tuhan personal /roh.yg bisa memberi perintah dan larangan lewat firmannya. Yg mutlak tdk dikonsepkan jd tdk bisa dijelaskan, hanya bisa diselami.
-dalam agama buddha sebagai ganti reward dan punishment ada hukum karma / sebab akibat.
-terkait kehidupan setelah mati. Maka semua unsur2 pembentuk kehidupan hancur dan bisa terbentuk lagi jika ada kondisi pendukung. Maka jika tdk ada kondisi pendukung tdk ada lagi yg namanya kelahiran.
-yupz yang mutlak diajarkan dan ditemukan oleh buddha, dan katanya sebelum buddha gotama sdh banyak buddha2 yg lainnya. buddha hanya menunjukkan jalan dan diri sendiri yg merealisasikan

gyojo
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Age : 33
Posts : 145
Kepercayaan : Budha
Location : jakarta
Join date : 05.06.15
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by dee-nee on Sun Jul 19, 2015 7:36 pm

@gyojo wrote:@dee nee

-Jd dalam agama budha mengakui ada sesuatu yg mutlak (tuhan) namun bukan tuhan personal /roh.yg bisa memberi perintah dan larangan lewat firmannya. Yg mutlak tdk dikonsepkan jd tdk bisa dijelaskan, hanya bisa diselami.
-dalam agama buddha sebagai ganti reward dan punishment ada hukum karma / sebab akibat.
-terkait kehidupan setelah mati. Maka semua unsur2 pembentuk kehidupan hancur dan bisa terbentuk lagi jika ada kondisi pendukung. Maka jika tdk ada kondisi pendukung tdk ada lagi yg namanya kelahiran.
-yupz yang mutlak diajarkan dan ditemukan oleh buddha, dan katanya sebelum buddha gotama sdh banyak buddha2 yg lainnya. buddha hanya menunjukkan jalan dan diri sendiri yg merealisasikan

- ya ya maaf ... bukan roh memang >>> saya cuma bingung mencari padanan kata untuk perbedaan sudut pandang yang mutlak ini >>> samawi memandang yang mutlak adalah "DZAT (SESUATU)" yang maha kuasa .... Buddha memandang yang mutlak adalah "SESUATU" yang tidak maha kuasa

seperti anda memandang "SESUATU" dalam agama samawi dengan konsep yang solid (padat) .... saya jadi ikut2an mengkonsepkan "SESUATU" dalam Buddha dengan konsep yang halus (roh) >>> wakakakakaka ... padahal intinya karena ada perbedaan Maha Kuasa vs tidak Maha Kuasa

tapi prinsipnya saya ngerti kok ... clear

1. tentang karma / sebab akibat, unsur2 pembentuk kehidupan, dan reinkarnasi >>> belum clear ... coba diulang ... hehehehehehehe

2. underline .... apa maksud kalimat "yang mutlak diajarkan atau ditemukan oleh Buddha" ?? >>> apa itu artinya : pengetahuan tentang ADA-nya yang mutlak ini ditemukan oleh Buddha ??

btw ... post #241 ada tambahan (penjelasan)

-------------------------------------------------

pertanyaan berikutnya :

3. apakah dalam Buddha ada aliran2 yang akhirnya berbeda "pandangan" dengan anda ??
4. tentang kalimat saya warna coklat #240 : "segala hal di dunia ini berasal dari Tuhan" atau "segala hal di dunia ini berasal dari yang mutlak" >>> kira2 anda sependapat atau tidak dengan kalimat ini ??

tks much

piss
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by gyojo on Sun Jul 19, 2015 11:23 pm

@dee-nee wrote:
@gyojo wrote:@dee nee

-Jd dalam agama budha mengakui ada sesuatu yg mutlak (tuhan) namun bukan tuhan personal /roh.yg bisa memberi perintah dan larangan lewat firmannya. Yg mutlak tdk dikonsepkan jd tdk bisa dijelaskan, hanya bisa diselami.
-dalam agama buddha sebagai ganti reward dan punishment ada hukum karma / sebab akibat.
-terkait kehidupan setelah mati. Maka semua unsur2 pembentuk kehidupan hancur dan bisa terbentuk lagi jika ada kondisi pendukung. Maka jika tdk ada kondisi pendukung tdk ada lagi yg namanya kelahiran.
-yupz yang mutlak diajarkan dan ditemukan oleh buddha, dan katanya sebelum buddha gotama sdh banyak buddha2 yg lainnya. buddha hanya menunjukkan jalan dan diri sendiri yg merealisasikan

- ya ya maaf ... bukan roh memang >>> saya cuma bingung mencari padanan kata untuk perbedaan sudut pandang yang mutlak ini >>> samawi memandang yang mutlak adalah "DZAT (SESUATU)" yang maha kuasa .... Buddha memandang yang mutlak adalah "SESUATU" yang tidak maha kuasa

seperti anda memandang "SESUATU" dalam agama samawi dengan konsep yang solid (padat) .... saya jadi ikut2an mengkonsepkan "SESUATU" dalam Buddha dengan konsep yang halus (roh) >>> wakakakakaka ... padahal intinya karena ada perbedaan Maha Kuasa vs tidak Maha Kuasa

tapi prinsipnya saya ngerti kok ... clear

1. tentang karma / sebab akibat, unsur2 pembentuk kehidupan, dan reinkarnasi >>> belum clear ... coba diulang ... hehehehehehehe

2. underline .... apa maksud kalimat "yang mutlak diajarkan atau ditemukan oleh Buddha" ?? >>> apa itu artinya : pengetahuan tentang ADA-nya yang mutlak ini ditemukan oleh Buddha ??

btw ... post #241 ada tambahan (penjelasan)

-------------------------------------------------

pertanyaan berikutnya :

3. apakah dalam Buddha ada aliran2 yang akhirnya berbeda "pandangan" dengan anda ??
4. tentang kalimat saya warna coklat #240 : "segala hal di dunia ini berasal dari Tuhan" atau "segala hal di dunia ini berasal dari yang mutlak" >>> kira2 anda sependapat atau tidak dengan kalimat ini ??

tks much

piss

-yg mutlak dan tdk berkondisi dalam agama budha bukan hanya tidak maha kuasa, tp juga tidak mendengar, tidak melihat, dsb. Karena yg mahakuasa, melihat dan mendengar adalah sesuatu yg berkondisi maka jadi bukan yg mutlak.

1. Unsur pembentuk kehidupan disebut pancakhanda yaitu rupa/jasmani, kesadaran, perasaan, pikiran dan pencerapan. Unsur itu terbentuk disebabkan tiga bentuk tanha yaitu : 1 ketagihan pada kenikmatan indria? Terdapat lima utas kenikmatan indria ini: bentuk-bentuk yang dikenali oleh mata yang diharapkan, diinginkan, menyenangkan dan disukai, terhubung dengan kenikmatan indria, dan merangsang nafsu; suara-suara yang dikenali oleh telinga yang diharapkan, diinginkan, menyenangkan dan disukai, terhubung dengan kenikmatan indria, dan merangsang nafsu; bau-bauan yang dikenali oleh hidung yang diharapkan, diinginkan, menyenangkan dan disukai, terhubung dengan kenikmatan indria, dan merangsang nafsu; rasa kecapan yang dikenali oleh lidah yang diharapkan, diinginkan, menyenangkan dan disukai, terhubung dengan kenikmatan indria, dan merangsang nafsu; objek objek sentuhan yang dikenali oleh badan yang diharapkan, diinginkan, menyenangkan dan disukai, terhubung dengan kenikmatan indria, dan merangsang nafsu. Keinginan dan nafsu pada lima utas kenikmatan indria inilah disebut ketagihan pada kenikmatan indria.

2.ketagihan pada penjelmaan? Terdapat tiga jenis penjelmaan: penjelmaan di alam indria, penjelmaan di alam berbentuk, penjelmaan di alam tanpa bentuk. Bergembira dalam penjelmaaan, sangat bergembira dalam penjelmaan, bersukacita dalam penjelmaan inilah disebut ketagihan pada penjelmaaan.

3.ketagihan pada pemusnahan? Mengalami kesusahan, malu, dan jijik dengan penjelmaan yang sama ini dan bergembira dalam ketiadaan penjelmaan, dengan mengatakan, ‘Sejauh diri ini, Tuan, musnah dan hancur dengan hancurnya jasmani dan tidak ada lagi setelah kematian, ini adalah damai, ini adalah keluhuran, hanya itu!’

2. sang budha sebagai penemu dan guru dari kebenaran yg sudah ada
3.ada 3 aliran besar dalam agama budha yaitu mahayana ( agama budha dengan tradisi tiongkok ) theravada ( agma budha dg tradisi india ) dan tantrayana ( agama budha dg tradisi tibet ). Ketiga aliran tersebut berbeda sesuai dg tradisi nya namun memilik kesamaan sama2 mengajarkan hukum karma, sama2 tdk mengakui tuhan personal. Dan memiliki inti ajaran yg sama yaitu tiga corak kehidupan. (Tilakhana )
4.sependapat, karena segala hal di dunia adalah berkondisi. Segala yg berkondisi berasal dari yg tdk berkondisi didukung oleh sebab2 yg saling menjadikan.


gyojo
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Age : 33
Posts : 145
Kepercayaan : Budha
Location : jakarta
Join date : 05.06.15
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by dee-nee on Mon Jul 20, 2015 10:14 am

saya kelompok-kan pertanyaan yang ada hubungannya ya

piss  piss

@gyojo wrote:
1.yg mutlak dan tdk berkondisi dalam agama budha bukan hanya tidak maha kuasa, tp juga tidak mendengar, tidak melihat, dsb. Karena yg mahakuasa, melihat dan mendengar adalah sesuatu yg berkondisi maka jadi bukan yg mutlak.

2. sang budha sebagai penemu dan guru dari kebenaran yg sudah ada

3.sependapat, karena segala hal di dunia adalah berkondisi. Segala yg berkondisi berasal dari yg tdk berkondisi didukung oleh sebab2 yg saling menjadikan.

1. merah : sekali lagi ... kata Allah "melihat dan mendengar" jangan dipahami dulu seperti perilaku mahluk ... hehehe ... karena obrolan ini akan sulit nyetrum kalau ga diurai dulu kabelnya .... (tapi ini dipending dulu) ...
bold : mengenai maha kuasa vs tidak maha kuasa ... mungkin ini juga perlu dipending dulu .... karena saya mau tanya dulu no 2.

2. saya baca link ini

http://biografibuddha.blogspot.com/2010/07/lahirnya-pangeran-siddhattha.html

setelah baca link diatas ... saya bingung lagi (hehehehehehe)
a. apakah Gotama mengenal dewa ?? karena Gotama lahir di lingkungan Hindu ... maka logikanya beliau pun (at least) mengenal adanya dewa
b. lalu bagaimana pandangan Buddha terkait dewa2 ?? siapa mereka dan apa hubungan mereka terkait kehidupan manusia ??

Dari apa yang saya baca di link tersebut .... saya menilai tujuan ajaran Buddha adalah melepaskan diri dari ke-Aku-an manusia .... melepaskan ego ... pembersihan/pensucian diri dan batin manusia (judulnya full of tasawuf) >>> confirm dulu ya ... benar begitu ??

Dalam Islam juga ada ilmu tasawuf ... basically (yang saya tau) ... dalam Islam ada 3 cabang ilmu : Tauhid, Fiqih, dan Tasawuf

>>> Tauhid belajar tentang hubungan individu dengan yang mutlak ... belajar tentang eksisten dan keberadaan yang mutlak (yang kita bahas sebelumnya tentang takdir, ketetapan/kehendak Tuhan secara umum adalah ilmu tentang Tauhid)  
>>> Fiqih belajar tentang hubungan individu dengan manusia lain (menurut saya loh ya) ... belajar tentang hubungan sosial >>> ada hukum2 terkait hubungan sosial tersebut, termasuk kewajiban puasa, sedekah, hukum perkawinan, dsb  
>>> Tasawuf belajar tentang hubungan individu dengan diri-nya sendiri ... tentang akhlak, budi pekerti, moral dan etika, dsb >>> tujuannya adalah pembersihan dan pensucian diri ...

maka menurut saya ... ajaran Buddha memang berfokus pada ilmu tasawuf >> pertanyaan saya yang lain : apakah dalam ajaran Buddha ada aturan dan hukum2 yang berlaku ?? apakah dalam ajaran Buddha ada cabang ilmu untuk mempelajari tentang yang mutlak ??

maaf banget ... bukan saya ingin membandingkan ... tapi saya cuma ingin mencari titik awal perbedaan-nya ... kenapa ada perbedaan tentang yang mutlak (kuasa vs tidak kuasa) ... padahal pada dasarnya antara samawi dan Buddha sudah sama2 meyakini bahwa segala hal di dunia ini berasal dari sesuatu yang mutlak

hehehehehehehehe .... (btw ... yang warna hijau tolong dijawab ya)

setelah no 2 clear ... mungkin bisa masuk ke no 1 dan 3

piss  piss
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by dee-nee on Mon Jul 20, 2015 10:18 am

Untuk uraian anda tentang unsur pembentuk kehidupan, dsb
saya pending di post berikutnya ya
sekarang saya harus pamit dulu

piss piss
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by gyojo on Mon Jul 20, 2015 1:24 pm

@dee-nee wrote:saya kelompok-kan pertanyaan yang ada hubungannya ya

piss  piss

@gyojo wrote:
1.yg mutlak dan tdk berkondisi dalam agama budha bukan hanya tidak maha kuasa, tp juga tidak mendengar, tidak melihat, dsb. Karena yg mahakuasa, melihat dan mendengar adalah sesuatu yg berkondisi maka jadi bukan yg mutlak.

2. sang budha sebagai penemu dan guru dari kebenaran yg sudah ada

3.sependapat, karena segala hal di dunia adalah berkondisi. Segala yg berkondisi berasal dari yg tdk berkondisi didukung oleh sebab2 yg saling menjadikan.

1. merah : sekali lagi ... kata Allah "melihat dan mendengar" jangan dipahami dulu seperti perilaku mahluk ... hehehe ... karena obrolan ini akan sulit nyetrum kalau ga diurai dulu kabelnya .... (tapi ini dipending dulu) ...
bold : mengenai maha kuasa vs tidak maha kuasa ... mungkin ini juga perlu dipending dulu .... karena saya mau tanya dulu no 2.

2. saya baca link ini

http://biografibuddha.blogspot.com/2010/07/lahirnya-pangeran-siddhattha.html

setelah baca link diatas ... saya bingung lagi (hehehehehehe)
a. apakah Gotama mengenal dewa ?? karena Gotama lahir di lingkungan Hindu ... maka logikanya beliau pun (at least) mengenal adanya dewa
b. lalu bagaimana pandangan Buddha terkait dewa2 ?? siapa mereka dan apa hubungan mereka terkait kehidupan manusia ??

Dari apa yang saya baca di link tersebut .... saya menilai tujuan ajaran Buddha adalah melepaskan diri dari ke-Aku-an manusia .... melepaskan ego ... pembersihan/pensucian diri dan batin manusia (judulnya full of tasawuf) >>> confirm dulu ya ... benar begitu ??

Dalam Islam juga ada ilmu tasawuf ... basically (yang saya tau) ... dalam Islam ada 3 cabang ilmu : Tauhid, Fiqih, dan Tasawuf

>>> Tauhid belajar tentang hubungan individu dengan yang mutlak ... belajar tentang eksisten dan keberadaan yang mutlak (yang kita bahas sebelumnya tentang takdir, ketetapan/kehendak Tuhan secara umum adalah ilmu tentang Tauhid)  
>>> Fiqih belajar tentang hubungan individu dengan manusia lain (menurut saya loh ya) ... belajar tentang hubungan sosial >>> ada hukum2 terkait hubungan sosial tersebut, termasuk kewajiban puasa, sedekah, hukum perkawinan, dsb  
>>> Tasawuf belajar tentang hubungan individu dengan diri-nya sendiri ... tentang akhlak, budi pekerti, moral dan etika, dsb >>> tujuannya adalah pembersihan dan pensucian diri ...

maka menurut saya ... ajaran Buddha memang berfokus pada ilmu tasawuf >> pertanyaan saya yang lain : apakah dalam ajaran Buddha ada aturan dan hukum2 yang berlaku ?? apakah dalam ajaran Buddha ada cabang ilmu untuk mempelajari tentang yang mutlak ??

maaf banget ... bukan saya ingin membandingkan ... tapi saya cuma ingin mencari titik awal perbedaan-nya ... kenapa ada perbedaan tentang yang mutlak (kuasa vs tidak kuasa) ... padahal pada dasarnya antara samawi dan Buddha sudah sama2 meyakini bahwa segala hal di dunia ini berasal dari sesuatu yang mutlak

hehehehehehehehe .... (btw ... yang warna hijau tolong dijawab ya)

setelah no 2 clear ... mungkin bisa masuk ke no 1 dan 3

piss  piss

1. Sepertinya harus diperjelas dulu maksud dari allah maha melihat dan mendengar itu yg bagaimana penjelasannya? Karena kata2 tersebut banyak terdapat dalam kitab alquran kan ? Bukan hanya melihat dan mendengar saja, ada kata2 lain seperti allah murka, allah cemburu, dsb. Jika murka,cemburu, melihat,mendengar,kuasa bukan sosok makhluk lalu apa yg dimaksud dari kata2 tersebut?
2. A. Gotama mengenal dewa, banyak alam kehidupan dikenal 31 alam kehidupan. Dewa yg tertinggi ada di alam arupa brahma memiliki usia amat panjang, menganggap dirinya sang pencipta.
B. Budha mengakui dan menghormati dewa, namun tdk menyembah kepada dewa. Dewa masih terikat karma dan kelahiran kembali. Yg membedakan usia kehidupan, kekuatan batin. Lebih jelasnya tentang 31 alam kehidupan bisa dicari di google, karena lebih detail hee ..

-inti ajaran budha tambah kebajikan, kurangi kejahatan, sucikan pikiran. Tdk ada cabang ilmu yg mempelajari yg mutlak sang budha hanya mengajarkan jalan utk kesana yg disebut jalan mulia beruas 8 yg isinya melatih diri.

gyojo
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Age : 33
Posts : 145
Kepercayaan : Budha
Location : jakarta
Join date : 05.06.15
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by dee-nee on Mon Jul 20, 2015 4:38 pm

@gyojo wrote:1. Sepertinya harus diperjelas dulu maksud dari allah maha melihat dan mendengar itu yg bagaimana penjelasannya? Karena kata2 tersebut banyak terdapat dalam kitab alquran kan ? Bukan hanya melihat dan mendengar saja, ada kata2 lain seperti allah murka, allah cemburu, dsb. Jika murka,cemburu, melihat,mendengar,kuasa bukan sosok makhluk lalu apa yg dimaksud dari kata2 tersebut?

iya ... saya harus hati2 juga nulisnya ... takut salah karena ada pembaca ... wakakakaka

piss  piss

tapi dimulai dari kalimat saya yang coklat dulu ... pelan2 aja nyetrumnya

A. "segala hal di dunia ini berasal dari (ketetapan/kehendak) Tuhan"
B. segala hal di dunia ini berasal dari Tuhan
C. segala hal di dunia ini terjadi karena ada Tuhan
D. segala hal di dunia ini diciptakan oleh Tuhan

bagi saya ... kalimat A sampai D sama saja >>> tapi mungkin bagi anda antara A - C tidak sama dengan D karena ada kata "diciptakan" disitu
lalu kalau saya bilang kata "diciptakan" ini adalah personifikasi untuk menjelaskan yang C >>> kira2 masuk akal ga buat anda ??

itu dulu deh ... hehehehehe ... baru lanjut yang ungu

@gyojo wrote: 2. A. Gotama mengenal dewa, banyak alam kehidupan dikenal 31 alam kehidupan. Dewa yg tertinggi ada di alam arupa brahma memiliki usia amat panjang, menganggap dirinya sang pencipta.
B. Budha mengakui dan menghormati dewa, namun tdk menyembah kepada dewa. Dewa masih terikat karma dan kelahiran kembali. Yg membedakan usia kehidupan, kekuatan batin. Lebih jelasnya tentang 31 alam kehidupan bisa dicari di google, karena lebih detail hee ..

-inti ajaran budha tambah kebajikan, kurangi kejahatan, sucikan pikiran. Tdk ada cabang ilmu yg mempelajari yg mutlak sang budha hanya mengajarkan jalan utk kesana yg disebut jalan mulia beruas 8 yg isinya melatih diri.

bold : ya itulah yang saya sebut inti ajaran Buddha memang lebih dekat ke tasawuf (pembersihan dan pensucian diri)
dan disitulah yang menjadi pembeda dengan ajaran samawi .... khususnya ketika bicara tentang yang mutlak ini (diluar dari adanya perbedaan antara 3 agama samawi sekarang ya) ...

disatu pihak ... mungkin kapan2 bisa saya sambung kenapa akhirnya agama samawi melihat yang mutlak ini maha kuasa
maha kuasa disini bukan artinya ada sosok mahluk gagah perkasa dsb ya ...

piss
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by dee-nee on Mon Jul 20, 2015 5:04 pm

@gyojo wrote:
1. Unsur pembentuk kehidupan disebut pancakhanda yaitu rupa/jasmani, kesadaran, perasaan, pikiran dan pencerapan. Unsur itu terbentuk disebabkan tiga bentuk tanha yaitu : 1 ketagihan pada kenikmatan indria? Terdapat lima utas kenikmatan indria ini: bentuk-bentuk yang dikenali oleh mata yang diharapkan, diinginkan, menyenangkan dan disukai, terhubung dengan kenikmatan indria, dan merangsang nafsu; suara-suara yang dikenali oleh telinga yang diharapkan, diinginkan, menyenangkan dan disukai, terhubung dengan kenikmatan indria, dan merangsang nafsu; bau-bauan yang dikenali oleh hidung yang diharapkan, diinginkan, menyenangkan dan disukai, terhubung dengan kenikmatan indria, dan merangsang nafsu; rasa kecapan yang dikenali oleh lidah yang diharapkan, diinginkan, menyenangkan dan disukai, terhubung dengan kenikmatan indria, dan merangsang nafsu; objek objek sentuhan yang dikenali oleh badan yang diharapkan, diinginkan, menyenangkan dan disukai, terhubung dengan kenikmatan indria, dan merangsang nafsu. Keinginan dan nafsu pada lima utas kenikmatan indria inilah disebut ketagihan pada kenikmatan indria.

2.ketagihan pada penjelmaan? Terdapat tiga jenis penjelmaan: penjelmaan di alam indria, penjelmaan di alam berbentuk, penjelmaan di alam tanpa bentuk. Bergembira dalam penjelmaaan, sangat bergembira dalam penjelmaan, bersukacita dalam penjelmaan inilah disebut ketagihan pada penjelmaaan.

3.ketagihan pada pemusnahan? Mengalami kesusahan, malu, dan jijik dengan penjelmaan yang sama ini dan bergembira dalam ketiadaan penjelmaan, dengan mengatakan, ‘Sejauh diri ini, Tuan, musnah dan hancur dengan hancurnya jasmani dan tidak ada lagi setelah kematian, ini adalah damai, ini adalah keluhuran, hanya itu!’

oke semua clear ... jadi intinya umat Buddha harus bisa mengendalikan diri ... jangan tergantung oleh kenikmatan yang didapat oleh panca indra, jangan bersuka cita yang berlebihan begitu juga jangan bersedih berlebihan

lalu apa hubungan-nya dengan karma dan reinkarnasi ??

@gyojo wrote:2. sang budha sebagai penemu dan guru dari kebenaran yg sudah ada
3.ada 3 aliran besar dalam agama budha yaitu mahayana ( agama budha dengan tradisi tiongkok ) theravada ( agma budha dg tradisi india )  dan tantrayana ( agama budha dg tradisi tibet ). Ketiga aliran tersebut berbeda sesuai dg tradisi nya namun memilik kesamaan sama2 mengajarkan hukum karma, sama2 tdk mengakui tuhan personal. Dan memiliki inti ajaran yg sama yaitu tiga corak kehidupan. (Tilakhana )

2. clear
3. lalu bagaimana ajaran Buddha diterapkan dalam konteks politik dan perang (misalnya)
seperti kita tahu ... Sriwijaya adalah kerajaan Buddha, Myanmar dan Thailand juga berbasis kerajaan Buddha
apa yang harus dilakukan seorang raja dalam sudut pandang Buddha ??
apakah mungkin terjadi seorang raja yang beragama Buddha mendapat pencerahan (seperti sang Buddha yang mendapatkan pencerahan) ??

maaf kalau pertanyaan saya menyebalkan ...

piss  piss
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by gyojo on Mon Jul 20, 2015 7:01 pm

@dee-nee wrote:
@gyojo wrote:1. Sepertinya harus diperjelas dulu maksud dari allah maha melihat dan mendengar itu yg bagaimana penjelasannya? Karena kata2 tersebut banyak terdapat dalam kitab alquran kan ? Bukan hanya melihat dan mendengar saja, ada kata2 lain seperti allah murka, allah cemburu, dsb. Jika murka,cemburu, melihat,mendengar,kuasa bukan sosok makhluk lalu apa yg dimaksud dari kata2 tersebut?

iya ... saya harus hati2 juga nulisnya ... takut salah karena ada pembaca ... wakakakaka

piss  piss

tapi dimulai dari kalimat saya yang coklat dulu ... pelan2 aja nyetrumnya

A. "segala hal di dunia ini berasal dari (ketetapan/kehendak) Tuhan"
B. segala hal di dunia ini berasal dari Tuhan
C. segala hal di dunia ini terjadi karena ada Tuhan
D. segala hal di dunia ini diciptakan oleh Tuhan

bagi saya ... kalimat A sampai D sama saja >>> tapi mungkin bagi anda antara A - C tidak sama dengan D karena ada kata "diciptakan" disitu
lalu kalau saya bilang kata "diciptakan" ini adalah personifikasi untuk menjelaskan yang C >>> kira2 masuk akal ga buat anda ??

itu dulu deh ... hehehehehe ... baru lanjut yang ungu

@gyojo wrote: 2. A. Gotama mengenal dewa, banyak alam kehidupan dikenal 31 alam kehidupan. Dewa yg tertinggi ada di alam arupa brahma memiliki usia amat panjang, menganggap dirinya sang pencipta.
B. Budha mengakui dan menghormati dewa, namun tdk menyembah kepada dewa. Dewa masih terikat karma dan kelahiran kembali. Yg membedakan usia kehidupan, kekuatan batin. Lebih jelasnya tentang 31 alam kehidupan bisa dicari di google, karena lebih detail hee ..

-inti ajaran budha tambah kebajikan, kurangi kejahatan, sucikan pikiran. Tdk ada cabang ilmu yg mempelajari yg mutlak sang budha hanya mengajarkan jalan utk kesana yg disebut jalan mulia beruas 8 yg isinya melatih diri.

bold : ya itulah yang saya sebut inti ajaran Buddha memang lebih dekat ke tasawuf (pembersihan dan pensucian diri)
dan disitulah yang menjadi pembeda dengan ajaran samawi .... khususnya ketika bicara tentang yang mutlak ini (diluar dari adanya perbedaan antara 3 agama samawi sekarang ya) ...

disatu pihak ... mungkin kapan2 bisa saya sambung kenapa akhirnya agama samawi melihat yang mutlak ini maha kuasa
maha kuasa disini bukan artinya ada sosok mahluk gagah perkasa dsb ya ...

piss

-ok masuk akal buat sy jika diciptakan itu sebuah personifikasi. Gini loh bro kitab suci alquran itu kan memuat firman tuhan melalui nabi kan? Nah nabi tsb memperoleh firman dari tuhan melalui apa? Apa nabi tersebut mendengar suara tuhan? Atau nabi tersebut bertemu dengan tuhan?

-yupz, agama budha lebih menekankan pengendalian diri. Ada kotbah budha yg bunyinya didalam diri terdapat awal dan akhir dunia, cuma sy tidak hafal detailnya hee ..

gyojo
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Age : 33
Posts : 145
Kepercayaan : Budha
Location : jakarta
Join date : 05.06.15
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kejanggalan Teori Reinkarnasi

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 10 dari 13 Previous  1, 2, 3 ... 9, 10, 11, 12, 13  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik