FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Gautama oleh Ravi Zacharias

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Gautama oleh Ravi Zacharias

Post by Penyaran on Sun Sep 30, 2012 7:59 am

First topic message reminder :

Buddhism, yang merupakan agama dengan jumlah pengikut ketiga terbesar di dunia setelah Kristen/Katolik dan Islam, mengajarkan cara pandang terhadap dunia yang sangat unik bila dibandingkan dengan agama-agama lain pada umumnya. Agama ini tidak percaya adanya Tuhan. Agama ini juga mengajarkan bahwa tidak ada satu pun hal di dunia ini yang permanen. Teori-teori yang diajarkan menyatakan kepada kita bahwa agama ini adalah agama yang memiliki dasar pengajaran dan basis pemikiran yang kuat. Lebih dari itu, pendiri agama ini, Gautama, mengklaim dirinya sebagai orang pertama yang menjadi Buddha.

Ravi Zacharias, seorang penulis buku, adalah seorang ahli perbandingan agama, filsafat, dan apologetika yang berasal dari India, tempat di mana Buddhism lahir. Di dalam buku ini, Ravi menceritakan pengalaman pribadinya ketika ia mengunjungi sebuah negara di mana Buddhism sangat dominan namun besarnya pendapatan negara dari prostitusi legal melebihi keseluruhanbudget nasional. Ia memaparkan sebuah kisah nyata yang ia baca dari artikel surat kabar negara tersebut. Kisah ini menceritakan tentang seorang gadis muda dan cantik yang berumur 17 tahun. Ia ditipu dan diperkosa tanpa belas kasihan oleh temannya sendiri, yang sebelumnya menjanjikan pekerjaan yang penuh kesuksesan di kota besar. Gadis ini bernama Priya. Sejak kejadian mengerikan itu, Priya dipaksa untuk menjadi seorang pelacur sampai akhirnya ia terkena penyakit HIV yang merusak dan menghancurkan tubuhnya sampai membuatnya tidak mungkin lagi untuk menjual tubuhnya. Dalam kondisi yang sangat putus harapan ini, Priya memutuskan untuk membunuh dirinya dengan membakar tempat tinggal dan dirinya sendiri. Akhirnya, dalam kondisi semua tubuhnya terbakar ini, Priya meninggal tanpa seorang pun bersamanya ataupun berani mendekatinya.

Pertama, Gautama menceritakan tentang pengalamannya mendapatkan pencerahan di bawah sebuah pohon bernama “Bodhgaya”. Ia menjelaskannya seperti sebuah ingatan mengenai seluruh kondisi kehidupan waktu yang lalu, sekarang, dan yang akan datang yang jumlahnya tak terhingga datang kepadanya seperti sebuah buku yang terbuka bagi dia. Ia melihat terang dan anti-tesisnya bersatu. Ia berada dalam keseimbangan yang sempurna, mengerti ilusi yang olehnya manusia ditipu. Ia mendapatkan pengetahuan yang sempurna. Tidak ada lagi keinginan. Ia tidak digerakkan baik oleh sukacita maupun dukacita. Ia tidak lagi memerlukan apapun dalam bentuk apapun.

Percakapan berlanjut dengan cerita Gautama mengenai keyakinannya untuk tidak membagikan pengetahuan dan pengalaman yang telah dia dapatkan itu kepada siapapun karena hal itu tidak akan mungkin dapat dimengerti.


Terakhir diubah oleh Penyaran tanggal Sat Aug 31, 2013 11:46 pm, total 5 kali diubah

Penyaran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2559
Join date : 03.01.12
Reputation : 115

Kembali Ke Atas Go down


Re: Gautama oleh Ravi Zacharias

Post by WenYang on Sun Sep 01, 2013 7:27 am

Mau pembuktian tumimbal lahir??
Sekarang saya kasi pertanyaan!
-Mengapa ada orang yang terlahir cacat, lahir di keluarga kaya, miskin, terlahir dengan kepintaran yang luar biasa, begitu lahir sudah meninggal??????
Kata nya tuhan maha adil?
DIMANA KEADILANNYA ???
-Dengan doa semua permintaan bisa di kabulkan???
Ga usah bekerja. Kamu masuk kamar trus berdoa minta uang. Apakah uang akan jatuh dari langit????
-Sehabis bertobat, dosa akan bersih?
Murah sekali harga tiket surga kamu yah. Itu surga ekonomi/bisnis/eksekutif ????
- orang A mempunyai dosa 1, kebaikan nya 9
- orang B mempunyai dosa 4, kebaikan nya 6
Apakah nanti waktu meninggal surga nya sama?
Kalo sama ya rugi donk yang mempunyai dosa sedikit. Semua orang mau agama apapun kalo menjalani kesuciaan menurut agama masing2 juga bakalan myesel ama orang awam. Toh semua yang di lakukan akan berakhir sama dengan orang yang punya kebaikan. Sedikit lebih banyak dari kejahatannya. Yaitu surga yang sama dan neraka yang sama.
Tolong jawab pertanyaan saya tadi. Jangan hanya bisa menjawab itu hanya cobaan. Gunakan otak kamu. Jangan hanya menggunakan otak untuk selalu ngotot akan hal yang tidak kamu ketahui, tapi seolah2 tau.

WenYang
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 30
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Earth
Join date : 31.08.13
Reputation : 6

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gautama oleh Ravi Zacharias

Post by WenYang on Sun Sep 01, 2013 7:34 am

@penyaran
Ya kalo anda sudah menyadari alangkah bagusnya. Tetapi ya kamma adalah kamma. Suatu saat buah nya pasti terjadi. Tapi ga usah takut. Saya akan beri perumpamaan
- ada gelas yang di beri gula cair. Dalam gelas kosong itu kamu tuang air sampai penuh. Apakah gula nya masih tetap ada?
Pasti masih ada kan? Gula ibarat kamma buruk, air adalah kamma baik. Seandai nya gelas penuh tadi kita tuang air terus. Sampai luber2. Apakah gula masih ada. Tetap aja masih tapi sudah sedikit sekali efeknya.
Hal ini sama seperti kamma masa lampau sang buddha yang no 7.
Semoga semua mahkluk berbahagia

WenYang
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 30
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Earth
Join date : 31.08.13
Reputation : 6

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gautama oleh Ravi Zacharias

Post by satria bergitar on Sun Sep 01, 2013 9:41 am

@WenYang wrote:@penyaran
Ya kalo anda sudah menyadari alangkah bagusnya. Tetapi ya kamma adalah kamma. Suatu saat buah nya pasti terjadi. Tapi ga usah takut. Saya akan beri perumpamaan
- ada gelas yang di beri gula cair. Dalam gelas kosong itu kamu tuang air sampai penuh. Apakah gula nya masih tetap ada?
Pasti masih ada kan? Gula ibarat kamma buruk, air adalah kamma baik. Seandai nya gelas penuh tadi kita tuang air terus. Sampai luber2. Apakah gula masih ada. Tetap aja masih tapi sudah sedikit sekali efeknya.
Hal ini sama seperti kamma masa lampau sang buddha yang no 7.
Semoga semua mahkluk berbahagia
wow super sekali penjelasannya..

salam kenal y bung...dan selamat bergabung di LI..semoga betah dsini...
avatar
satria bergitar
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 31
Posts : 1399
Location : Karawang
Join date : 08.12.11
Reputation : 58

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gautama oleh Ravi Zacharias

Post by WenYang on Sun Sep 01, 2013 9:54 am

Ya semoga saja. Kalo ada yang ingin di tanyakan seputar agama buddha? Semoga jawaban saya bisa membantu ketidak tahuan member disini. Ajaran guru agung saya bersifat universal. Semua nya mengena pada ilmu kepastian. Dan tidak pernah ada jawaban dengan kata2 kira2.

WenYang
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 30
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Earth
Join date : 31.08.13
Reputation : 6

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gautama oleh Ravi Zacharias

Post by Mutiara on Sun Sep 01, 2013 2:56 pm

tak usah menyebarkan ajaran budha kepada muslim, kita muslim punya kitabsuci sendiri, yang jauh lebih akurat ilmiah dan terbukti keaslian dan kebenarannya dari kitab2 lain.

Muslim itu sudah mengenal tuhannya, tak akan bisa dengan mudah dibelokkan untuk menyembah jin yang berupaya menyesatkan manusia dengan segala caranya.

Tujuan manusia diciptakan Allah di dunia ini adalah untuk DIUJI, untuk memilih neraka atau surga, untuk memilih menjalani hidup kekal di akherat dengan penuh bahagia sejati (surga) atau menderita selamanya hidup penuh penyesalan (neraka) itu semua tergantung pilihan manusia selama hidup sementara di dunia ini.

TAK ADA itu tumimbal lahir atau reinkarnasi. Buktikan sendiri kelak kalau kamu sudah mati. Roh manusia itu begitu mati sudah langsung akan masuk ke alam barzah, TAK AKAN PERNAH BISA KEMBALI KE DUNIA FANA INI LAGI, inilah sebenarnya makna moksa atau nibawwa itu, yakni lenyap dari dunia fana ini, dan berada di alam barzah/alam kubur menunggu kiamat. Semua roh manusia akan mengalami itu, pindah ke alam barzah.

lahirnya bayi cacat, langsung meninggal dll itu sama sekali tak terkait dengan kamma atau karma. Dosa setiap manusia dipertanggungjawabkan sendiri, tak ada itu dosa warisan atau dosa turunan dalam Islam. bayi cacat, musibah, derita dunia itu cuma derita SEMU dan sementara, cuma salah satu bentuk UJIAN. Dunia fana ini memang penuh derita dan ketidakadilan, tak ada yang sempurna di dunia ini. Kebahagiaan yang sejati dan kekal itu baru ada di akherat kelak di surga. Juga derita yang sebenarnya, derita yang sesungguhnya dan selamanya itu adanya di neraka, kalau derita dunia itu cuma SEMU dan SEMENTARA, hanya sebagai salah satu bentuk UJIAN. Bagi yang lulus, bersabar dan tetap bertawakal tidak menduakan Allah, maka bisa masuk surga, mendapat kebahagiaan yang sejati, sedangkan bagi yang gagal maka nerakalah tempatnya, menjalani derita yang sesungguhnya selamanya.

dll.

ttg syarat terkabulnya doa, dll nanti aku bikin trit sendiri saja. semua juga sudah tahu, kalau tak cukup hanya dengan berdoa saja tapi juga harus disertai dengan usahanya, dan juga usaha harus disertai doa, itu semua sudah tahu. Kalau kamu tak tahu itu, maka sepertinya kamulah yang tak punya otak itu. think!

Juga untuk menghapus dosa, tak perlu manusia menyiksa diri melawan kodrat seperti ajaran agamamu itu. Memang cukup hanya dengan bertobat, sholat tobat maka selesai sudah. Tapi bagi yang menjalani pasti tahu, betapa tidak mudahnya bertobat total itu. Harus ada syarat-syaratnya supaya bisa disebut bertobat secara total itu.

and kalau ada jalan yang mudah, mengapa harus mempersulit diri, yang justru akan menyengsarkan diri sendiri sejak di dunia sampai akherat kelak. Itulah bedanya manusia yang mau dan mampu berpikir dengan yang tidak.

think



Terakhir diubah oleh Mutiara tanggal Mon Sep 02, 2013 8:26 am, total 2 kali diubah
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gautama oleh Ravi Zacharias

Post by Penyaran on Sun Sep 01, 2013 3:18 pm

@WenYang wrote:@penyaran
Ya kalo anda sudah menyadari alangkah bagusnya. Tetapi ya kamma adalah kamma. Suatu saat buah nya pasti terjadi. Tapi ga usah takut. Saya akan beri perumpamaan
- ada gelas yang di beri gula cair. Dalam gelas kosong itu kamu tuang air sampai penuh. Apakah gula nya masih tetap ada?
Pasti masih ada kan? Gula ibarat kamma buruk, air adalah kamma baik. Seandai nya gelas penuh tadi kita tuang air terus. Sampai luber2. Apakah gula masih ada. Tetap aja masih tapi sudah sedikit sekali efeknya.
Hal ini sama seperti kamma masa lampau sang buddha yang no 7.
Semoga semua mahkluk berbahagia
gulanya disendokin kan masih bisa piss 

NB: katanya netter2 Buddha yg lain, perumpamaan kan harus sesuai dgn yg diumpamakan ehmm 

kek misalnya perumpamaan Tuhan melalui org mengangkat barang trus diberikan ke org lainnya ehmm : http://www.laskarislam.com/t5061-buddhist-hujati-kristen-dijawab-islam

perumpamaannya dibantah dgn menyatakan bahwa 1 org masih bisa mengangkat barang sendirian ehmm 

sama aja kek perumpamaan gula & air dalam gelas, gulanya disendokin kan masih bisa piss 

Tambahan: pantesan aja Kristen bikin doktrin pengampunan dosa melalui Yesus. panas 

ketika agama2 lain gak menyatakan pengampunan dosa, para misionaris Kristen menjajakan pengampunan dosa & jalan keselamatan sebagai modus menyebarkan agama. panas

Penyaran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2559
Join date : 03.01.12
Reputation : 115

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gautama oleh Ravi Zacharias

Post by wildan99Islam on Sun Sep 01, 2013 3:37 pm

@Mutiara wrote:tak usah menyebarkan ajaran budha kepada muslim, kita muslim punya kitabsuci sendiri, yang jauh lebih akurat ilmiah dan terbukti keaslian dan kebenarannya dari kitab2 lain.

Muslim itu sudah mengenal tuhannya, tak akan bisa dengan mudah dibelokkan untuk menyembah jin yang berupaya menyesatkan manusia dengan segala caranya.

Tujuan manusia diciptakan Allah di dunia ini adalah untuk DIUJI, untuk memilih neraka atau surga, untuk memilih menjalani hidup kekal di akherat dengan penuh bahagia sejati (surga) atau menderita selamanya hidup penuh penyesalan (neraka) itu semua tergantung pilihan manusia selama hidup sementara di dunia ini.

TAK ADA itu tumimbal lahir atau reinkarnasi. Buktikan sendiri kelak kalau kamu sudah mati. Roh manusia itu begitu mati sudah langsung akan masuk ke alam barzah, TAK AKAN PERNAH BISA KEMBALI KE DUNIA FANA INI LAGI, inilah sebenarnya makna moksa atau nibawwa itu, yakni lenyap dari dunia fana ini, dan berada di alam barzah/alam kubur menunggu kiamat. Semua roh manusia akan mengalami itu, pindah ke alam barzah.

lahirnya bayi cacat, langsung meninggal dll itu sama sekali tak terkait dengan kamma atau karma. Dosa setiap manusia dipertanggungjawabkan sendiri, tak ada itu dosa warisan atau dosa turunan dalam Islam. bayi cacat, musibah, derita dunia itu cuma derita SEMU dan sementara, cuma salah satu bentuk UJIAN. Dunia fana ini memang penuh derita dan ketidakadilan, tak ada yang sempurna di dunia ini. Kebahagiaan yang sejati dan kekal itu baru ada di akherat kelak di surga. Juga derita yang sebenarnya, derita yang sesungguhnya dan selamanya itu adanya di neraka, kalau derita dunia itu cuma SEMU dan SEMENTARA, hanya sebagai salah satu bentuk UJIAN. Bagi yang lulus, bersabar dan tetap bertawakal tidak menduakan Allah, maka bisa masuk surga, mendapat kebahagiaan yang sejati, sedangkan bagi yang gagal maka nerakalah tempatnya, menjalani derita yang sesungguhnya selamanya.

dll.

ttg syarat terkabulnya doa, dll nanti aku bikin trit sendiri saja. semua juga sudah tahu, kalau tak cukup hanya dengan berdoa saja tapi juga harus disertai dengan usahanya, dan juga usaha harus disertai doa, itu semua sudah tahu. Kalau kamu tak tahu itu, maka sepertinya kamulah yang tak punya otak itu. think!

Juga untuk menghapus dosa, tak perlu manusia menyiksa diri melawan kodrat seperti ajaran agamamu itu. Memang cukup hanya dengan bertobat, sholat tobat maka selesai sudah. Tapi bagi yang menjalani pasti tahu, betapa tidak mudahnya bertobat total itu. Harus ada syarat-syaratnya supaya bisa disebut bertobat secara total itu.

and kalau ada jalan yang mudah, mengapa harus mempersulit diri, yang justru akan menyengsarkan diri sendiri sejak di dunia sampai akherat kelak. Itulah bedanya manusia yang mau dan mampu berpikir dengan yang tidak.

think

Good Teh Mutia 2 good
avatar
wildan99Islam
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 18
Posts : 1431
Kepercayaan : Islam
Location : bogor
Join date : 20.03.13
Reputation : 58

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gautama oleh Ravi Zacharias

Post by Insya Allah on Sun Sep 01, 2013 3:46 pm

@WenYang wrote:Ya semoga saja. Kalo ada yang ingin di tanyakan seputar agama buddha? Semoga jawaban saya bisa membantu ketidak tahuan member disini. Ajaran guru agung saya bersifat universal. Semua nya mengena pada ilmu kepastian. Dan tidak pernah ada jawaban dengan kata2 kira2.
salam kenal bro wen yang.. met datang di sarang nya muslim dan muslimah welcome 

saya mau tanya hal simpel nih... ajaran buddha percaya tuhan tidak?

jawab yang jujur yah... dewa yama maha melihat perbuatanmu loh

tepuk tangan
avatar
Insya Allah
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 267
Location : Bumi Allah SWT
Join date : 02.10.12
Reputation : 9

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gautama oleh Ravi Zacharias

Post by WenYang on Sun Sep 01, 2013 6:23 pm

Saya udah tegaskan tidak ada yang namanya tuhan di agama buddha. Agama buddha ada 6 aliran. Aliran buddha theravada adalah aliran buddha yang asli. Tidak ada vinaya yang berubah. Tapi saya tidak tahu di aliran yang lain.
@mutiara : menurut saya, anda lah yang tidak tahu apa2. Pertanyaan saya aja tidak ada yang bisa di jawab satu pun. Bisanya cuma mengolok2 agama laen. Seharusnya kamu malu dengan diri kamu sendiri. Makanya belajar, ketahuilah. Diatas kamu masih ada langit. Bukan kamu yang terhebat di jagad ini.
Saya tidak akan pernah mengajak seseorang untuk masuk ke agama buddha. Karena itu adalah larangan sang buddha.
Umat buddha menyiksa diri? Darimana kata2 menyiksa diri? Berarti situ udah pernah menganut agama buddha donk. Sampe kamu menyiksa diri kamu sdiri. Salah belajar dan mengartikan berarti tu. Kamu di ajarkan untuk mencintai diri ini sendiri lebih dari apapun.
Buktinya umat buddha yang mengerti akan arti sebuah dhamma, apakah ada yang menderita? Hanya kamu aja yang tidak tau, tidak membuktikan langsung berkoar2 layaknya anjing kelaparan.
Saya punya otak kok. Makanya saya bisa menjawab pertanyaan kamu. Justru yang tidak bisa menjawab pertanyaan siapa yah? Semua jawaban kok dari kitab suci. Jalankan otak kamu donk. Pikir dgan logis.

WenYang
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 30
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Earth
Join date : 31.08.13
Reputation : 6

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gautama oleh Ravi Zacharias

Post by Penyaran on Sun Sep 01, 2013 8:47 pm

@WenYang wrote:Saya udah tegaskan tidak ada yang namanya tuhan di agama buddha. Agama buddha ada 6 aliran. Aliran buddha theravada adalah aliran buddha yang asli. Tidak ada vinaya yang berubah. Tapi saya tidak tahu di aliran yang lain.
@mutiara : menurut saya, anda lah yang tidak tahu apa2. Pertanyaan saya aja tidak ada yang bisa di jawab satu pun. Bisanya cuma mengolok2 agama laen. Seharusnya kamu malu dengan diri kamu sendiri. Makanya belajar, ketahuilah. Diatas kamu masih ada langit. Bukan kamu yang terhebat di jagad ini.
Saya tidak akan pernah mengajak seseorang untuk masuk ke agama buddha. Karena itu adalah larangan sang buddha.
Umat buddha menyiksa diri? Darimana kata2 menyiksa diri? Berarti situ udah pernah menganut agama buddha donk. Sampe kamu menyiksa diri kamu sdiri. Salah belajar dan mengartikan berarti tu. Kamu di ajarkan untuk mencintai diri ini sendiri lebih dari apapun.
Buktinya umat buddha yang mengerti akan arti sebuah dhamma, apakah ada yang menderita? Hanya kamu aja yang tidak tau, tidak membuktikan langsung berkoar2 layaknya anjing kelaparan.
Saya punya otak kok. Makanya saya bisa menjawab pertanyaan kamu. Justru yang tidak bisa menjawab pertanyaan siapa yah? Semua jawaban kok dari kitab suci. Jalankan otak kamu donk. Pikir dgan logis.
yg dibold: maklum sih yg dihadepin Mutiara pertama kali di forum ini si ramayana yg udah lebih dulu bisanya cuman insulting agama lain. jadi wajar aja si Mutiara jadi kek gitu. seperti halnya saya yg bikin trit di SF Buddha gara2 kesel ngeliat tingkah netter2 macam F-22, jakajayagiri, SEGOROWEDI, alex77, Revolt, dlsb yg udah seenak udelnya disini

sama kek SF Debate Club (DC) di Kaskus. dari Ad Hominem sampe omongan prokem keluar semua disana (termasuk diantaranya tulisan2 Bakaswit ntu) wajar aja, pas org udah masuk sana jadi ketularan kek org2nya

Penyaran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2559
Join date : 03.01.12
Reputation : 115

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gautama oleh Ravi Zacharias

Post by Insya Allah on Sun Sep 01, 2013 9:22 pm

@WenYang wrote:Saya udah tegaskan tidak ada yang namanya tuhan di agama buddha. Agama buddha ada 6 aliran. Aliran buddha theravada adalah aliran buddha yang asli. Tidak ada vinaya yang berubah. Tapi saya tidak tahu di aliran yang lain.
terima kasih banyak jawaban nya, bro wenyang.. pernyataan anda menjadi bukti bahwa seorang non muslim bernama sundamurtat di ffi telah menyimpang dari ajaran buddha.

2 good 
avatar
Insya Allah
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 267
Location : Bumi Allah SWT
Join date : 02.10.12
Reputation : 9

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gautama oleh Ravi Zacharias

Post by Insya Allah on Sun Sep 01, 2013 9:43 pm

@WenYang wrote:Mau pembuktian tumimbal lahir??
mau dong...


@WenYang wrote:Sekarang saya kasi pertanyaan!
-Mengapa ada orang yang terlahir cacat, lahir di keluarga kaya, miskin, terlahir dengan kepintaran yang luar biasa, begitu lahir sudah meninggal??????
Kata nya tuhan maha adil?  
adil lah.. segala sesuatu pastilah ada kelebihan dan kekurangan.

seorang cacat, dia pasti punya kelebihan. contohnya saja orang terpintar didunia (stephen hawking) dia cacat tapi pintar. orang yang terlahir pintar, menurut mu karena karma baik kan? trus kenapa stephen hawking kena penyakit cacat begitu?

orang yang lahir di keluarga kaya juga punya kekurangan, dia harus menuntut ilmu sungguh2 agar tidak membuat malu keluarga, harus meneruskan pekerjaan ayah nya, harus memikirkan harta nya, harus mengambil resiko dalam berbisnis, digoda oleh kekayaan duniawi dan wanita.. kau kira orang kaya itu selalu enak? bandar narkoba yang kaya saja banyak yang meninggal ditembak polisi.

masa sih, terlahir dengan kepintaran luar biasa? tau tidak, bill gates yang membuat microsoft saja sering gagal ujian.. teman nya lulus ujian.. nyata nya? saat beliau dewasa, berhasil membuat perusahaan sukses dan terkaya.. teman nya yang lulus ujian tersebut menjadi bawahan dan pekerja beliau.

aneh sekali, bayi meninggal menurutmu itu karma buruk? sekarang begini, kamu ingat tidak saat bayi pernah dicubit? pernah menangis? pernah ditendang?

justru tidak merasakan apa-apa kan... apanya yang buruk.. merasa sakit saja tidak..


@WenYang wrote:DIMANA KEADILANNYA ???  
dimana keadilan nya, bahwa seorang yang mendapat kebahagiaan sejati harus meninggalkan segala nya. harus menjauhi hukum alam (menikah) harus memotong rambut nya? karena itu hal duniawi? tidak sekalian memotong hidung mu? hidung kan hal duniawi...

bisa bayangkan kalau semua orang mengikuti ajaran buddha untuk mencapai tingkat arahat? langsung ambles populasi manusia. tidak ada yang menikah.

@WenYang wrote:-Dengan doa semua permintaan bisa di kabulkan???
Ga usah bekerja. Kamu masuk kamar trus berdoa minta uang. Apakah uang akan jatuh dari langit????
yupp, pasti.

tetapi harus bersungguh2 dan niat.. diiringi usaha.. PASTI dikabulkan.

mengapa? kalau langsung turun dari langit, lantas untuk apa ada kehidupan ini? ada cobaan? ada dosa? ada pahala? kalau semuanya serba instant.

indomie instant pun harus direbus dulu kalau mau disantap.


@WenYang wrote:-Sehabis bertobat, dosa akan bersih?
iyapps.. tapi harus diiringi perbuatan baik..

kalau sudah bertobat masih berzina, berkata kotor, syirik, musyrik, dsb... ya muncul lagi dosa nya.

@WenYang wrote:- orang A mempunyai dosa 1, kebaikan nya 9
- orang B mempunyai dosa 4, kebaikan nya 6
Apakah nanti waktu meninggal surga nya sama?
yaa begitulaah.. surga nya sama sih sama..

tetapi kalau, kebaikan: 9... dosa: 10.. masuk dulu deh ke jahannam.. dicuci dulu dosa nya..

piss
avatar
Insya Allah
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 267
Location : Bumi Allah SWT
Join date : 02.10.12
Reputation : 9

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gautama oleh Ravi Zacharias

Post by Mutiara on Sun Sep 01, 2013 10:07 pm

@wenyang, pertanyaan mana yang belum terjawab?
sudah banyak trit di sini yang membahas tentang surga neraka, tinggal kamu baca dan pelajari kalau kamu mau belajar tentang Islam, karena akan panjang pembahasannya.
intinya bagi kafir, yang matinya sebagai non muslim, maka akan masuk neraka, menjalani hidup penuh derita selamanya. Bagi yang matinya sebagai muslim, maka bagi yang pahalanya lebih banyak dari dosanya maka bisa langsung masuk surga, dan surga itu juga bertingkat-tingkat, berlevel-level sesuai tingakt keimanan Islam masing-masing muslim. Nah, bagi muslim yang dosanya lebih banyak dari pahalanya maka ia akan masuk ke neraka dulu menjalani hukumannya, hingga setelah selesai dan Allah limpahkan rahmatnya atas keimanan Islam mereka, maka barulah mereka itu bisa diangkat ke surga, menjalani hidup penuh kebahagiaan sejati untuk selamanya.
aku bukan sok tahu, tapi memang aku tahu. masih pula mau ngeles soal menyiksa diri..... tuh seperti bersemedi berbulan-bulan tanpa makan, para bhiksu dilarang kawin...padahal sebagai manusia lelaki kawin itu fitrohnya...kodratnya..., dll sampai ada bhiksu yang membakar diri...bunuh diri kalau kemauannya tidak dituruti...itu kan menyiksa diri....dan tetap saja tak ada yang mau mengikuti kemauannya tuh....jadi sia-sia saja...
dikiranya bakal lahir kembali, padahal tidak. wk wk wk  kecele donk, dan itu FAKTA, bukan mengolok-olok tapi itulah kenyataannya.
mengolok-olok itu kalau aku bilang kamu kok mau sih mengikuti budha yang botak dan gemuk,mau kamu jadi botak dan gemuk...itu baru menghina. tapi kalau aku jelaskan ke kamu bahwa ajaran budha itu menyembah jin, itu kenyataan, bukan hinaan, karena bertapa berlama-lama di puncak gunung di bawah pohon beringin dll itu justru akan mendatangkan jin yang akan menguasai raga dan pikiran manusia, lalu datang halusinasi seolah-olah jadi manusia paling hebat, paling berjasa, paling benar, paling baik, paling sempurna dan bahkan merasa sebagai tuhan, itu semua upaya penyesatan dari jin.

bukti-bukti lainnya bisa kamu baca di :
www.keajaibanalquran.com juga di http://www.laskarislam.com/t7244p100-bukti-keilmiahan-al-quran#95721
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gautama oleh Ravi Zacharias

Post by WenYang on Mon Sep 02, 2013 2:41 am

Orang beragama buddha yang mengakui tuhan tidaklah mengerti dhamma yang sejati. Dia belum bisa mandiri untuk menghidupi dirinya sendiri. Murtad itu kalo menurut lu bro. Yang penting agama yang saya jalani tidak membuat penderitaan bagi saya. Dan itu saya anggap saya telah mengambil agama yang tepat sebagai panutan hidup.
Semua jawaban saya anggap jawaban yang asal2an. Kek anak tk menjawab.
Yang namanya adil ya sama rata semua kale brooooo. Kaya ya kaya semua. Tampan ya tampan semua. Mana ada beda2.
Baca statment mutiara tu. apa yang dia katakan. Yang penting berdoa trus bakal di beri dari tuhan.
Memotong rambut pasti bahagia? Emang kalian semua tu belum tau maksud nya. Makanya kalo mau komentar di pelajari dulu. Itu artinya apa? Baru di ambil kelemahannya. Tidak tahu apa2 tapi langsung koar2. Saya sampe capek ngetiknya. Tolong anda baca secara jelas dulu deh maksud nya.

WenYang
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 30
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Earth
Join date : 31.08.13
Reputation : 6

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gautama oleh Ravi Zacharias

Post by Mutiara on Mon Sep 02, 2013 6:12 am

justru kamu yang jawabnya asal-asalan, tak tahu makna adil pula sudah melolong-lolong seperti anjing kelaparan, kok ada sih orang yang percaya dirinya sebagai tuhan dan mengira ajaran budhanya itu sebagai yang paling benar sedunia padahal TANPA BUKTI, cuma klaim kosong. cuma berdasarkan opini bodoh bahwa apa yang tak dilihat, apa yang tak bisa mereka pikir, dikira tak ada. konyol sekali...dan bahkan bercita-cita agar semua mahluk bisa berbahagia, di dunia yang fana ini... wk wk wk mustahil.... tapi aku maklumi karena kalian belum tahu apa sebenarnya dunia ini. Definisi nibawwa saja sebenarnya tak kalian pahami maknanya, mengalami pergeseran makna.

Apa yang menjamin keaslian kitabsuci kalian? Tak ada... banyak sekali peluang untuk melakukan pemalsuan kitabsuci kalian itu, apalagi isinya yang tidak ilmiah, dan banyak bertentangan dengan kenyataan yang ada.

siapa pula yang bilang asal berdoa lalu dikasih...justru kalian itu asal ngaku jadi bhiksu manusia tercerahkan lalu tak perlu kerja cukup dengan ngemis sana-sini untuk menghidupi diri sendiri.

ngaca.... sembarangan ngomong.

lalu bukan orang pintar yang mengira adil itu harus sama, sama sekali bukan orang yang bijak, tak paham makna ADIL.
contoh: anak bayi dengan remaja kalau dikasih sepatu dengan ukuran yang sama itu justru TIDAK ADIL, adil itu kalau sesuai porsinya masing-masing. Anak bayi dapat sepatu bayi yang kecil SESUAI kakinya, anak remaja dapat sepatu yang besar SESUAI ukuran kakinya.

think!
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gautama oleh Ravi Zacharias

Post by Insya Allah on Mon Sep 02, 2013 6:49 pm

@WenYang wrote:Orang beragama buddha yang mengakui tuhan tidaklah mengerti dhamma yang sejati. Dia belum bisa mandiri untuk menghidupi dirinya sendiri.
terima kasih banyak pernyataan nya bro wenyang. terbukti bahwa netter sundamurtat di forum sebelah itu membela keyakinan buddhis secara asal-asalan. dan menurut saya dia tidak pernah membaca tripitaka.


@WenYang wrote: Murtad itu kalo menurut lu bro. Yang penting agama yang saya jalani tidak membuat penderitaan bagi saya. Dan itu saya anggap saya telah mengambil agama yang tepat sebagai panutan hidup.
saya hormati pendapat anda, dan saya akui meditasi itu membawa kedamaian kok.. tetapi menurut pemahaman saya, shalat lebih membawa kedamaian. dan menurut pendapat saya, melawan hukum pernikahan sekaligus hukum alam untuk mencapai tingkat arahat itu adalah penderitaan yang nyata.


@WenYang wrote:Semua jawaban saya anggap jawaban yang asal2an. Kek anak tk menjawab.
Yang namanya adil ya sama rata semua kale brooooo. Kaya ya kaya semua. Tampan ya tampan semua. Mana ada beda2.
kalau menurutmu begitu ya sudah, saya hormati juga. begitupun menurut saya, reply anda sangat pas-pasan dan tidak membaca penjelasan saya terlebih dahulu.

sekarang saya tanya, orang kaya itu memangnya "PASTI" hidup tanpa kekurangan dan kesulitan? bagaimana kalau perusahaan nya bangkrut? bagaimana kalau dia depresi karena memikirkan kerajaan bisnis nya? bagaimana kalau dia dikejar-kejar kpk dan diperas harta nya?

lalu soal orang miskin, apakah mereka "PASTI" hidup tanpa kelebihan dan keenakan? orang miskin tidak perlu memikirkan kerajaan bisnis nya, tidak akan dituduh-tuduh korupsi.. karena rekening bank saja paling-paling sejuta perbulan... kebanyakan orang miskin juga tidak digoda dengan wanita dan harta duniawi.. mereka dapat meninggal lebih tenang.. tidak memikirkan harta nya.. tidak memikirkan istri dan selingkuhan mereka.. orang miskin kebanyakan justru lebih bermoral dari orang kaya.. dst.

kesimpulan nya?

orang miskin: punya kelebihan, keenakan dan kekurangan pastinya.

orang kaya: punya kelebihan, keenakan dan kekurangan pastinya.

mana yang tidak adil?

dan tolong anda jawab juga soal bayi yang meninggal itu adalah "karma buruk".. mengapa? kan bayi tidak merasakan sakit apa-apa..

juga soal "orang yang terlahir pintar".. yakin ntuh? bill gates kecil nya jenius kah?



@WenYang wrote:Memotong rambut pasti bahagia?
benar2 tukang plintir.. kapan saya bilang begitu? atau netter lain yang bilang begitukah?

saya bilang, para bhikku memotong rambut untuk meninggalkan hal duniawi. kenapa pula tidak sekalian memotong hidung dan berhenti makan? itukan hal duniawi.



@WenYang wrote:Emang kalian semua tu belum tau maksud nya. Makanya kalo mau komentar di pelajari dulu. Itu artinya apa? Baru di ambil kelemahannya. Tidak tahu apa2 tapi langsung koar2. Saya sampe capek ngetiknya. Tolong anda baca secara jelas dulu deh maksud nya.
memang anda sudah belajar islam dari sumber quran dan tafsiran ulama??

paling-paling baca nya tafsiran adadeh dan duladi...

saya tidak tau apa-apa? lantas darimana saya tau, bahwa ada dewi boddhisattva yang memiliki seribu tangan.. saya juga tau apa itu nibbana... saya tau dewa yama yang menghakimi orang mati akan bereinkarnasi menjadi apa.. walaupun belum 100% menguasi, seengga nya saya mempelajari dulu, tidak asal menghakimi.

ehmm
avatar
Insya Allah
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 267
Location : Bumi Allah SWT
Join date : 02.10.12
Reputation : 9

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gautama oleh Ravi Zacharias

Post by Rindu on Mon Jan 12, 2015 5:54 pm

@WenYang wrote:Sebelumnya saya beritahu dulu ya gan. Terserah mau percaya atau tidak. Sang buddha sewaktu telah mencapai penerangan sempurna masih harus membayar 12 karma buruk masa lampau. Dari statement ini sudah jelas yaitu adanya kelahiran kembali dan hukum sebab akibat. Walaupun kamu menyadari bahwa kamu salah,
Tapi itu semua sudah tidak ada gunanya. Hukum kamma tetap berlaku.

@WenYang wrote:@penyaran
Ya kalo anda sudah menyadari alangkah bagusnya. Tetapi ya kamma adalah kamma. Suatu saat buah nya pasti terjadi.

Kamu ngomong kayak gitu karena kamu Buddha Hinayana/Theravada

padahal berbeda dgn Buddha Mahayana (yg sama2 mengimani Siddharta Gautama) yg ada yg namanya penghapusan dosa

http://www.wihara.com/topic/51385-pertanyaan-pemancing-majalah-dharma-talk-edisi-oktober-2014/

Ketika berada di danau-daun, sering terlihat orang yang memancing ikan dipinggir laut, duduk di atas batu karang. Bahkan malam hari pun masih memancing sambil menaiki perahu dan membawa lampu penerangan, jenis ikannya pun banyak sekali bahkan juga ada cumi-cumi.

Pernah ada seorang siswa yang gemar memancing mengajukan pertanyaan, ”Dalam kehidupan ini saya tidak mempunyai hobi yang lain, yaitu hanya memancing ikan. Sekarang setelah bersarana di Zhen Fo Zong menyadari bahwa haruslah menaati 5sila dan salah satu sila nya yaitu jangan membunuh, saya baru sadar bahwa sudah banyak sekali membuat karma membunuh makhluk. Sekarang setelah mengetahui ajaran dari Mahaguru tentang sebab akibat, baru mulai banyak melakukan kebajikan, dan tidak mungkin menghilangkan buah karma buruk yang pernah diperbuat, dengan demikian apa yang harus dilakukan?”.

Jawaban mahaguru : ajaran dari sang bhagawan, ada sebab maka ada akibat. Dan tidak mungkin hari ini menanam bibit kebajikan dan ingin menghilangkan bibit karma buruk yang pernah dilakukan di waktu lalu, bibit yang buruk akan berbuah yang buruk, bibit yang baik akan berbuah yang baik, dari segi sebab akibat, bisa terlebih dahulu muncul buah karma buruk setelah itu baru muncul buah karma baik. Selain itu sang bhagawan juga mengatakan tentang jodoh, apabila hanya ada bibit karma buruk tetapi tidak ada jodoh yang datang, maka buah karma buruk itu tidak akan berbuah.

Seperti menebarkan bibit di campuran semen dan tidak ada kandungan tanah dan tidak ada air oleh karena itu bibit ini tidak bisa berkembang dan tidak bisa berbuah.

Seorang sadhaka hendaknya benar-benar melakukan pertobatan dan tidak berbuat kesalahan yang sama ( memancing ikan ), setiap hari tanpa henti membacakan mantra sukhavati vyuha dharani menyeberangkan arwah yang pernah terbunuh pada waktu dulu, agar terlahir di tanah suci dan mendapatkan ketenangan dengan demikian jodoh yang tidak baik tidak akan mendekat.

Jodoh tidak ada maka buah tidak akan berbuah. Setelah mendengarkan penjelasan yang demikian siswa tadi tampak gembira dan tersenyum.

Saya menghimbau kepada para sadhaka sekalian jangan takut akan kesalahan yang pernah diperbuat. Jika anda sungguh-sungguh bertobat dan tidak mengulangi pebuatan yang salah dan sering melafalkan mantra, dengan demikian jodoh yang tidak baik tidak akan mendekat, secara tidak langsung buah karma buruk tidak akan berbuah, dan akhirnya kita bisa terlahir di tanah suci walaupun dengan membawa karma. Dengan demikian menyucikan diri dan bebas leluasa.

http://web.singnet.com.sg/~sbjaya/dasa-cula-mantra.html

1. CINTAMANI CAKRAVARTIN DHARANI

Sumber: Cintamani-cakra Sutra

NAMO BUDDHAYA. NAMO DHARMAYA. NAMO SANGHAYA. NAMO ARYAVALOKITESVARA BODHISATTVAYA MAHASATTVAYA MAHAKARUNIKAYA. TADYATHA: OM CAKRAVARTI CINTAMANI MAHAPADMA DURU DURU TISTHA. SRA-AKARE-SAYE HUM. PHAT. SVAHA. OM PADMA CINTAMANI SRA HUM. VARTA PADME HUM.

Umat yang dengan hati tulus tekun mambaca Dharani ini, pasti dapat memperoleh segala sesuatu yang menjadi harapannya. Demikian pula, saat menjelang ajalnya, ia akan melihat Buddha Amitabha dan para Bodhisattva Pengiring datang menyambut dirinya.

2. JVALA MAHA UGRA DHARANI

Sumber: Santika-sriya Sutra

NAMO SAMANTHA BUDDHANAM. APRATIHATASASANAM. TADYATHA: OM KHA KHA KHAHI KHAHI HUM. JVALA JVALA. PARAJVALA PARAJVALA. TISTHA TISTHA. SITTIR SITTIR. SA PHAT. SA PHAT. SANTIKA. SRIYE. SVAHA.

Dharani ini mampu melenyapkan berbagai malapetaka yang akan menimpa diri umat yang membacanya. Umat dapat membaca Dharani ini sebanyak 108 (seratus delapan) kali dengan penuh semangat di hadapan altar rumah vihara.

3. GUNARATNASILA DHARANI

Sumber: Yuen-Yin-Wang-Sheng Ci.

NAMO BUDDHAYA. NAMO DHARMAYA. NAMO SANGHAYA. OM SIDDHI HALULU SATRU JELIPA KRIBHA SIDDHARE PURURE. SVAHA.

Umat yang pernah berbuat jahat, lalu ia menyesal, bertobat dan tekun membaca Dharani ini sampai di akhir penghidupannya, ia tidak akan jatuh ke dalam neraka Avici. Ia akan terlahir di alam bahagia.

4. MAHACUNDI DHARANI

Sumber: Cundi-dharani Sutra

NAMO SAPTANAM ] SAMYAK-SAMBUDDHA KOTINAM. TADYATHA: OM CALE CULE CUNDI. SVAHA.

Dharani ini bermanfaat untuk menghapuskan segala dosa. Umat yang telah membaca Dharani ini sebanyak 900.000 (sembilan ratus ribu) kali, ia dapat menghapuskan dosa berat, seperti 5 (lima) karma berat (garuka karma), 10 (sepuluh) perbuatan buruk (dasa akusala karma). Ia akan dilindungi oleh 2 (dua) dewa pelindung yang dikirim oleh Mahacundi Bodhisattva.

5. ARYA AMITAYUR NIYAMA PRABHARAJA DHARANI

Sumber: Mahayana Aryamitayur-niyama-prabharaja-dharani Sutra

OM. NAMO BHAGAVATE ABHARAMITAYURYANA. SUBHINISCITTA TEJARAJAYA TATHAGATAYA ARHATE SAMYAKSAMBUDDHAYA. TADYATHA: OM SATLIBHA SAMSKARI PARISUDDHA DHARMATE GAGANA. SAMUDGATE. SVABHAVA. VISUDDHI. MAHADAYA. PARE VARE. SVAHA.

Umat yang menulis, menyebarluaskan, atau membaca Dharani ini dengan hati yang tulus, akan menjadi panjang usia. Karma buruk pembawaannya yang amat berat akan menjadi ringan jika ia tekun membaca Dharani ini, dan setelah meninggal dunia ia akan terlahir di Negeri-Buddha di Sepuluh Penjuru Alam.

6. BHAISAJYAGURU TATHAGATASATYAKRIYA

Sumber: Bhaisajyaguru-vaidurya-prabhasa-tathagata-purva-pranidhana Sutra

NAMO BHAGAVATE BHAISAJYAGURU VAIDURYAPRABHARAJAYA TATHAGATAYA ARHATE SAMYAKSAMBUDDHAYA. TADYATHA: OM BHAISAJYE BHAISAJYE BHAISAJYA SAMUDGATE. SVAHA.

Dharani ini bermanfaat untuk memusnahkan segala malapetaka, penyakit parah, serta memperpanjang usia kehidupan umat yang membacanya dengan hati tulus.

7. ARYAVALOKITESVARA BODHISATTVA VIKURVANA SATYA-KRIYA

OM MANI PADME HUM. MARGAJNANA CITTOTEBHATA. CITRASYANA. VIDRGA. SARVATHA. PURISTAGANAPURNA. NAPURIDUSVANNA. NAMAH AVALOKITESVARAYA. SVAHA.

Bermanfaat untuk melindungi diri agar terhindar dari berbagai serangan yang berbahaya.

8. SAPTA ATITABUDDHA KARASANIYA SATYAKRIYA

Sumber: Mahavaipulya Sutra

REVA REVATE GUHA GUHATE. DHARANITE NIHARATE VRNITE MAHAGATE CHELINGANTE. SVAHA.

Dharani ini dibabarkan oleh tujuh Buddha di masa lampau, dan bermanfaat untuk memusnahkan dosa yang timbul dari 5 karma berat, 4 parajika dan lain sebagainya. Umat yang tekun membaca Dharani ini akan menjadi murni kembali dan akan memperoleh pahala berlimpah.

9. SUKHAVATIVYUHA MANTRA

NAMO AMITABHAYA TATHAGATAYA. TADYATHA: AMITE AMITOBHABE. AMITA SAMBHABE. AMITA BIKRANA TAMKARE. AMITA BIKRANATA. AMITA GAGANA KRITIKARE. SVAHA.

Dharani ini bermanfaat untuk menghancurkan akar dari segala halangan karma buruk. Umatyang tekun membaca Dharani ini sebanyak 21 x 6 di pagi hari serta 21 x 6 di malam hari, akan selalu dilindungi oleh Buddha Amitabha dan Bodhisattva Pengiring-Nya serta terlahir di Sukhavati setelah meninggal dunia. Umat yang tekun membaca genap 300.000 (tiga ratus ribu) kali akan dapat melihat visual Buddha Amitabha pada masa hidup sekarang ini.

10. SRIDEVI (SUDEVI) MANTRA

Sumber: Suvarnaprabhasa Sutra
NAMO BUDDHA. NAMO DHARMA. NAMO SANGHA. NAMO SRI MAHADEVIYA. TADYATHA: PARIPURNA CALISAMANTA DARSANI MAHA VIHARA GATE. SAMANTA VINIGATE. MAHA KARYA. PANI PARAPANI. SARIVARTHA SAMANTHA SUPRITE. PURENA ALINA SARMANTE MAHA VIKUBITE. MAHAMAITRETE. RUPA SANGHITE HETISEI SANGHIHETI. SAMANTA ATHA-ANU DHARANI.

Dharani ini membantu umat cepat mancapai samadhi 'Suvarnaprabhasa' (Sinar Emas), yang dengan cara itu ia mampu menghancurkan halangan kilesa, karma dan vipaka, serta mencapai tiga kebajikan (prajna, vimoksa dan dharmakaya).

Rindu
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 333
Kepercayaan : Lain-lain
Location : bumi
Join date : 09.05.14
Reputation : 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gautama oleh Ravi Zacharias

Post by dharma_senapati on Thu Sep 01, 2016 1:58 pm

waaah bisa nambah pengetahuan neeh binar
avatar
dharma_senapati
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 46
Posts : 279
Kepercayaan : Budha
Location : Serang
Join date : 21.02.16
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: Gautama oleh Ravi Zacharias

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik