FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Dupa Berbahaya Bagi Kesehatan

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Dupa Berbahaya Bagi Kesehatan

Post by Penyaran on Tue Oct 30, 2012 4:02 pm

First topic message reminder :

Ilmuwan dari Maastrcht University mendapati bahwa dupa dapat melepaskan partikel yang berpotensi menyebabkan kanker dalam tingkat membahayakan. Demikian hasil penelitian yang dilaporkan pada awal Desember tahun lalu di European Respiratory Journal.

“Dari lilin yang menyala sehari penuh kami mendapati partikel 20 kali lebih banyak dibanding jalan yang sibuk lalu lintasnya,” ujar salah satu penggagas penelitian itu, Theo de Kok. “Sulit dipercaya kadarnya sangat tinggi sehingga kami harus melaporkannya ke masyarakat.”

Partikel PM 10 yang terlepas berukuran sangat kecil sebanyak 20 kali lipat, lebih tinggi dari batas yang ditetapkan Uni Eropa dapat terhirup napas dan mendatangkan potensi bahaya. Menurut British Thoracic Society (BTS) polusi partikel, di luar maupun di dalam ruang, berbahaya bagi kesehatan paru-paru dan bisa menyebabkan penyakit pernapasan seperti emphysema dan bronkitis.

Di Maastricht, periset juga menemukan senyawa pemicu kanker seperti polycyclic aromatic hydrocarbons serta berbagai radikal bebas yang tidak diketahui jenisnya dengan kadar yang tinggi dari nyala lilin dan dupa tersebut. Atom-atom radikal bebas adalah sumber dan pemicu berbagai jenis tumor dan kanker.

Umat pengguna dupa berarti orang penyakitan ketawa guling ketawa guling ketawa guling ketawa guling ketawa guling

Penyaran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2559
Join date : 03.01.12
Reputation : 115

Kembali Ke Atas Go down


Re: Dupa Berbahaya Bagi Kesehatan

Post by SEGOROWEDI on Mon May 13, 2013 10:00 pm



korban dupa gak pernah ada
korban mati terinjek-injek dan kepanasan sudah sangat banyak

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Dupa Berbahaya Bagi Kesehatan

Post by Penyaran on Mon May 13, 2013 11:16 pm

kalo gitu coba elo dikurung di 1 ruangan cuman disediain makanan & minuman tapi harus berdampingan ama bau dupa. kira2 elo tahan kagak piss

Penyaran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2559
Join date : 03.01.12
Reputation : 115

Kembali Ke Atas Go down

Re: Dupa Berbahaya Bagi Kesehatan

Post by SEGOROWEDI on Mon May 13, 2013 11:22 pm

@Penyaran wrote:kalo gitu coba elo dikurung di 1 ruangan cuman disediain makanan & minuman tapi harus berdampingan ama bau dupa. kira2 elo tahan kagak piss

emang mereka melakukannya dalam ritualnya demikian?
gak nyambung bangets

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Dupa Berbahaya Bagi Kesehatan

Post by Penyaran on Mon May 13, 2013 11:25 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@Penyaran wrote:kalo gitu coba elo dikurung di 1 ruangan cuman disediain makanan & minuman tapi harus berdampingan ama bau dupa. kira2 elo tahan kagak piss

emang mereka melakukannya dalam ritualnya demikian?
gak nyambung bangets

ya itu makanya saya suruh Anda buktikan biar lebih jelasnya. kalo kedikitan mah kagak keliatan secara langsung tapi ada efeknya ketawa guling

sama aja kek masalah ibadah haji. bisa terinjak-injak kan kan karena banyak orang. tapi kalo misalnya orangnya dikit kan gak terinjak-injak. piss

Penyaran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2559
Join date : 03.01.12
Reputation : 115

Kembali Ke Atas Go down

Re: Dupa Berbahaya Bagi Kesehatan

Post by SEGOROWEDI on Mon May 13, 2013 11:34 pm



bicara fakta aja:
@SEGOROWEDI wrote:
korban dupa gak pernah ada
korban mati terinjek-injek dan kepanasan sudah sangat banyak

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Dupa Berbahaya Bagi Kesehatan

Post by Penyaran on Mon May 13, 2013 11:37 pm

@SEGOROWEDI wrote:

bicara fakta aja:
@SEGOROWEDI wrote:
1. korban dupa gak pernah ada
2. korban mati terinjek-injek dan kepanasan sudah sangat banyak

1. secara saintis, ada
2. secara saintis, tidak

2 good

Penyaran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2559
Join date : 03.01.12
Reputation : 115

Kembali Ke Atas Go down

Re: Dupa Berbahaya Bagi Kesehatan

Post by SEGOROWEDI on Mon May 13, 2013 11:42 pm


asal bunyi

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Dupa Berbahaya Bagi Kesehatan

Post by Penyaran on Thu May 16, 2013 10:28 am

suka-suka yang nulis donk usil

Penyaran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2559
Join date : 03.01.12
Reputation : 115

Kembali Ke Atas Go down

Re: Dupa Berbahaya Bagi Kesehatan

Post by Emiliana on Fri May 31, 2013 3:36 pm

SEJARAH DUPA

Kata "parfum" berasal dari bahasa Prancis kuno, yaitu "perfurmar" - yang berarti "melalui" dan "fumar" yang berarti "mengeluarkan asap". Hal ini membantu menjelaskan mengenai seni dari parfum, yang mana dipercayai sebagai awal mula dari pembakaran dupa di Timur Tengah.

Penggunaan dupa dapat ditelusuri dari jaman Kitab Suci, dan ada kemungkinan dupa berasal dari Mesir, dimana pohon-pohon beraroma di-import dari Arab untuk digunakan dalam upacara keagamaan.

Ganjin, pendeta Buddhist dari dinasti Tang di Cina, tiba di Jepang pada tahun 754. Pendeta ini dikenal karena membawa masuk ajaran Buddhist ke Jepang, dan juga dikenal dalam prestasinya di sejarah dupa. Melalui pengetahuan medis mengenai dupa ditambah dengan ketrampilan "nerikoh" (mencampur bola-bola dupa), Ganjin kemudian memperkenalkan budaya dupa yang sedang berkembang dari dinasti Tang ke Jepang.

Takimono, sejenis nerikoh, dibuat dari bubuk dupa, yang digunakan untuk keperluan medis, dicampur dengan zat-zat yang mengikat seperti nektar dan karamel. Sebelum munculnya nerikoh, tidak ditemukan adanya dupa beraroma di Jepang, dan masyarakat terbiasa membakar bahan-bahan medis untuk menghasilkan wewangian. Pada saat nerikoh dicampur dengan berbagai bahan, campuran ini menghasilkan suatu aroma yang berbeda. Dari sinilah, masyarakat kemudian membuat sendiri aroma favorit mereka dengan berdasarkan pada ramuan asli. Dupa kemudian tidak lagi digunakan hanya untuk persembahan religi, tapi juga sebagai "soradakimono" yang dirancang untuk menikmati aroma yang menyenangkan. Inilah asal mula dari seni estetik dan artistik dari pembakaran dupa di Jepang.

Bangsawan-bangsawan pada periode Heian (abad ke-8 hingga abad ke-12) meramu takimono asli dalam upaya mencari aroma yang anggun dan berbeda untuk digunakan mereka secara pribadi. Campuran-campuran yang berbeda ini digunakan pada waktu yang berbeda, dalam setiap kesempatan atau musim, sesuai dengan suasana hati mereka pada saat itu. Para bangsawan membakar campuran favorit mereka untuk pewangi pakaian atau untuk memberikan aroma pada kamar tamu mereka. "Takimonoawase", sebuah permainan dimana para peserta berkompetisi untuk menghasilkan aroma yang lebih baik, juga dimulai pada jaman ini.

Tidak puas dengan aroma bunga yang sederhana maupun aroma buah yang alami, para bangsawan terus menciptakan aroma-aroma yang mereka senangi, yang mana membentuk dasar dari budaya dupa yang melekat erat pada kesadaran akan musim-musim yang ada. Inilah yang menjadi esensi dari pembuatan KOH-DO ("Jalan Dupa") yang mengutamakan kualitas.


BAHAN2 DUPA
Dupa dianggap sebagai sesuatu yang sakral dan digunakan sebagai persembahan kepada para dewa ataupun digunakan sebagai alat yang dapat membantu membawa kedamaian pada hidup seseorang. Dupa juga dipandang sebagai suatu cara untuk berkomunikasi dengan orang lain.

Saat ini kita hidup di "Jaman Aroma". Kita mengelilingi diri kita dengan aroma-aroma. Bahkan, penggunaan aroma itu sendiri dianggap sebagai salah satu cara untuk mengekspresikan diri. Berdasarkan pemikiran inilah, kami terus mencari bahan-bahan berkualitas tinggi agar dapat memproduksi dan memasok dupa-dupa yang berkualitas yang akan membawa Anda pada kesenangan dan memperkaya hidup Anda.

Bahan Dasar Dupa

Machilus Thunbergii, dikenal juga sebagai Tabu-no-ki
Asal: Taiwan, Bagian Selatan Cina, Jepang, dll.
Karakteristik: Kulit pohon ini diubah menjadi bubuk dan digunakan sebagai bahan dasar dari dupa.

Kayu

Agarwood, dikenal juga sebagai Aloeswood
Sifat Aroma: Manis, pedas, pahit, dan asam; aroma tergantung dari karakteristik pohon.
Asal: Vietnam,Kam,Indonesia,Myanmar,Laos,dll.
Karakteristik: Pohon gaharu yang masih muda tidak mengeluarkan aroma. Seiring dengan pertumbuhan pohon, interaksi dengan bakteri mulai menghasilkan getah yang beraroma. Getah ini kemudian berkembang menjadi bewarna gelap yang kaya akan aroma yang khas. Pohon gaharu tidak mengapung di air karena padat akan getah. Karena hal inilah, di Jepang, kayu beraroma ini disebut "Jinkoh", yang berarti "Sebuah kayu berat beraroma yang tenggelam".


Sandalwood
Sifat Aroma: Produk yang dibuat di India memiliki jenis kayu yang beraroma lembut dan manis, dan aroma itu sendiri tetap bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama. Karakteristik aroma tergantung pada masing-masing wilayah.
Asal:India,Indonesia,Australia,Tonga,etc.
Karakteristik: Kulit pohon Cendana berwarna putih abu-abu dan memiliki permukaan yang lembut. Daun dan kulit pohon ini hampir tidak memiliki aroma, namun bagian tengah batang pohon ini memiliki aroma yang sangat harum. Cendana telah dihargai oleh masyarakat selama berabad-abad karena aromanya, dan juga berguna untuk keperluan medis. Di Jepang, kayu ini disebut "Byakudan", yang berarti "Kayu putih beraroma".

Herbal

Benzoin
Sifat Aroma: Aroma manis yang mirip dengan vanila.
Asal: Thailand,Vietnam,Indonesia,dll.
Karakteristik: Sebuah getah dilepaskan dengan membentuk ukiran pada cabang pohon Styracaceae. Getah ini dikeringkan dan biasanya digunakan untuk pasta gigi, kosmetik, meredakan batuk. Getah ini juga dapat membantu menguatkan aroma dari dupa.
Ada 2 jenis, yaitu Siam Benzoin dan Sumatra Benzoin.


Borneol
Sifat Aroma: Camphoric.
Asal:Malaysia,Indonesia,Borneo,dll.
Karakteristik: Kristal yang berbentuk seperti biji-bijian terdapat di bagian pusat cabang pohon cemara yang termasuk dalam famili Dipterocarpaceae. Borneol dapat digunakan untuk menghasilkan aroma segar dari tinta. Borneol telah digunakan sebagai insektisida dan pengawet, dimana bahan ini ditemukan pada tulang-tulang yang berada di makam kuno di Jepang. Borneol juga dapat digunakan untuk sebagai kapur barus.


Cinnamon
Sifat Aroma: Aroma Pedas.
Asal:China,Sri Lanka,Vietnam,dll.
Karakteristik: Cinnamon atau kayu manis merupakan kulit dari pohon kamper yang telah mengering. Bertahun-tahun lalu, bahan ini digunakan sebagai pengawet dalam proses mumifikasi. Sekarang, bahan ini digunakan untuk makanan ringan, saus kari, pengharum makanan, serta sabun dan produk perawatan tubuh. Kayu manis juga dapat digunakan sebagai obat-obatan herbal untuk pereda sakit perut, demam, dan nyeri.


Clove
Sifat Aroma: Memiliki sifat aroma pedas.
Asal:Madagascar,Indonesia,dll.
Karakteristik: Pada masa lalu, cengkeh merupakan barang yang langka. / Dulunya, cengkeh termasuk barang dagang yang langka. Biasanya bahan ini digunakan untuk pewangi dan untuk memasak. Cengkeh dibawa masuk ke Jepang beberapa tahun yang lalu dan dianggap cukup penting untuk disimpan di dalam Shoso-in, yang merupakan tempat penyimpanan benda-benda kuno berharga miliki kekaisaran Jepang.


Star Anise
Sifat Aroma: Aroma manis adas manis
Asal:China,Indonesia,dll.
Karakteristik: Buah yang matang dari pohon cemara, yang berasal dari keluarga Illiciaceae, dikeringkan dan digunakan untuk minuman, makanan ringan, dan pasta gigi. Di Cina Adas manis ini terkenal karena biasa digunakan untuk memasak dan juga sebagai obat-obatan herbal untuk mengobati masalah perut.

Animalic

Babylonia
Asal:Vietnam,Madagascar,Zanzibar Pulau Tanzania,dll.
Karakteristik: Bagian pelindung dari siput laut dihancurkan menjadi bubuk. Bahan ini telah digunakan selama bertahun-tahun untuk menguatkan aroma.

Musk
Sifat Aroma: Aroma yang diambil dari spesies makhluk hidup.
Asal:China,India,Nepal,dll.
Karakteristik: Musk sebenarnya memiliki aroma busuk, namun dapat menjadi aroma yang menyenangkan dan sensual apabila diencerkan dengan air dengan rasio 1 hingga 1000. Bahan ini biasanya digunakan untuk parfum dan kosmetik. Pada tahun 1973, perjanjian Washington membatasi ekspor dan impor dari musk kecuali untuk kasus-kasus tertentu. Sekarang ini, musk yang alami sangat jarang digunakan untuk aroma, dan kebanyakan lebih menggunakan musk sintetik.

Lain-Lain

Cedar
Sifat Aroma: Aroma kayu..
Asal:U.S.A.,Moroko,China,dll.
Karakteristik: Sebuah pohon dari keluarga pinus yang mirip dengan Himalayan Conifer. Ditanam di berbagai taman dan kuil di India karena memiliki sifat yang sakral. Termasuk salah satu bahan yang penting yang digunakan untuk membuat berbagai macam aroma kayu.


Geranium
Sifat Aroma: Memiliki aroma yang kuat namun halus, mirip dengan mawar.
Asal:Pulau Reunion, China, Moroko,Tanzania,Kenya,dll.
Karakteristik: Merupakan tanaman tahunan yang tumbuh sekitar 1 meter. Minyak geranium diekstrak dari cabang dan daun sebelum bunga dari tanaman mekar. Geranium merupakan salah satu unsur penting di antara jenis-jenis aroma yang ada.


Jasmine
Sifat Aroma: Salah satu dari tiga jenis utama bunga beraroma. Memiliki aroma yang elegan dan lembut yang menggambarkan aroma dari bunga-bunga berwarna putih.
Asal:Mesir,Moroko,India,dll.
Karakteristik: Jasmine (melati), mirip dengan mawar, sering digunakan sebagai pengharum. Bunga melati mekar pada tengah malam dan harus dipetik saat sedang mengeluarkan aroma terbaiknya di antara pukul 5 pagi hingga pukul 9 pagi. Bunga ini diproduksi di Kerajaan Monako, namun karena volume panen dan biaya tenaga kerja, produksi kemudian dipindahkan ke Mesir, Moroko, dan India.


Lavender
Sifat Aroma: Aroma Herbal.
Asal:Prancis, Bulgaria, Inggris, Jepang, dll.
Karakteristik: Lavender tumbuh di daearh yang memiliki ketinggian di antara 2300 kaki (701.4 m) hingga 5000 kaki (1524 m). Ada juga tanaman serupa yang dinamai Spike Lavender dan Lavandin. Aslinya, lavender digunakan untuk Eau de Cologne, tetapi karena adanya trend herbal, lavender kemudian digunakan untuk berbagai keperluan. Dalam beberapa tahun terakhir, lavender digunakan sebagai obat penenang.


Olibanum
Sifat Aroma: Aroma balsem yang manis dan menyegarkan.
Asal:Sudan,Somalia,Ethiopia.
Karakteristik: Getah berwarna putih susu yang keluar dari kulit pohon mengeras menjadi kerikil berwarna kekuningan saat terkena udara. Bahan ini banyak digunakan di gereja-gereja Kristen di Eropa.


Patchouli
Sifat Aroma: Aroma kayu yang kuat mewakili aroma oriental.
Asal:Indonesia,India,China,dll.
Karakteristik: Tanaman tahunan dari keluarga shiso. Daun nilam tidak memiliki aroma saat masih muda dan berwarna hijau, namun saat daun telah tumbuh jauh dari batang, tumbuhan ini akan menghasilkan aroma yang kuat. Tanaman ini telah digunakan sebagai bahan dupa selama bertahun-tahun di Jepang. Tanaman ini juga digunakan sebagai aroma dasar dari parfum, seperti halnya akar wangi dan cendana.


Rose
Sifat Aroma: Salah satu dari 3 jenis bunga yang indah. Meskipun ada ribuan jenis mawar, dua mawar berikut ini yang paling umum digunakan untuk aroma.

[Rose Damascena]
Asal:Bulgaria.
Karakteristik: Jauh di dalam kabut-biru Pegunungan Balkan merupakan tempat yang ideal dan alami untuk tanaman kuno Mawar Bulgaria ini. Kondisi iklim membuat aroma dari bunga ini menjadi kuat dan bertahan lama.

[Rose Centifolia]
Asal:Bagian Selatan Prancis, Moroko, Mesir, dll.
Karakteristik:Bunga ini memliki aroma yang lebih halus, lembut dan sedikit pedas. Aroma bunga ini merupakan yang paling populer di antara semua bunga beraroma.


Vanilla
Sifat Aroma:Aroma Balsem.
Asal:Madagascar,Pulau Reunion,Seychelles,Komoro,dll.
Karakteristik: Selama musim panen, vanila tidak memiliki aroma. Namun saat dipanaskan, tanaman ini mengering dan menghasilkan aroma yang menyenangkan dari vanila. Tanaman ini terutama digunakan dalam kuliner.


Vetiver
Sifat Aroma:Aroma kayu dan tanah
Asal: Pulau Reunion, Indonesia,Haiti,dll.
Karakteristik:Rumput akar wangi merupakan tanaman tahunan yang banyak ditemukan tumbuh di daerah tropis atau subtropis. Minyaknya diambil dari akar. Minyak akar wangi memiliki karakteristik tahan lama dan juga beraroma kayu yang kuat yang dapat digunakan sebagai aroma dasar untuk berbagai macam wewangian.


Ylang Ylang
Sifat Aroma:Aroma bunga yang mirip dengan melati.
Asal: Komoro,Madagascar,dll.
Karakteristik:Ylang Ylang tumbuh di sepanjang garis pantai daerah tropis. Tanaman ini sering digunakan dalam pembuatan aroma bunga dan juga dikenal dalam penggunaannya di minyak esensi.

10 KEBAJIKAN DARI PENGGUNAAN DUPA


Bagaimana Dupa Dibuat
Nippon Kodo, salah satu perusahaan penghasil terkemuka di Jepang, terus membuat dupa secara berkelanjutan, seperti yang telah dilakukan selama ratusan tahun. Bahan baku berkualitas tinggi digunakan untuk menghasilkan dupa terbaik.

Dalam proses manufaktur, getah alami dari kayu-kayu yang berharga serta bahan-bahan bunga dimasukkan ke dalam sebuah tong untuk dicampur dengan bahan organik.

Semua bahan ini kemudian dimasukkan ke mesin, menghasilkan potongan-potongan panjang dari dupa, menyerupai spageti melalui lubang-lubang kecil, atau menghasilkan kerucut dan lilit saat ditempatkan di cetakan.

Dupa stik, kerucut, dan lilit dipotong secara merata kemudian ditata dengan rapi dan cermat di atas sebuah papan kayu untuk dikeringkan.



Dari sini, dupa-dupa ini kemudian dibawa ke suatu ruangan besar kelembapan dan suhu diatur secara tepat dengan menggunakan sistem penutup jendela kayu dan jendela yang memungkinkan ruangan terisi oleh udara dan cahaya yang tepat.

Produk-produk dupa ini tetap berada di pabrik selama beberapa hari hingga mengeras dan kemudian dikumpulkan, dikemas, dan disiapkan untuk dikirim ke toko-toko, butik-butik aroma dan toko dupa, serta kepada orang-orang yang menikmati penggunaan dupa Nippon Kodo.

(Sumber: http://www.nipponkodoindonesia.com/culture)

Sy kira ada kelas2 dari berbagai dupa, sama spt halnya kelas2 brg lainnya...Dupa yg 'bener' mungkin spt yg diproduksi Nippon Kodo (terlihat dari bahan2 organik yg dipakainya dan cara pembuatannya). Namun apapun itu, sy setuju penggunaan dupa tidak usah terlalu berlebihan, yg ada bukannya 'aromaterapi' malah 'asap polusi'.

Memasang dupa adalah kebudayaan atau tradisi yg diserap agama Buddha di tempat setempat. Bisa dilihat sendiri dupa itu asal mulanya justru di Timur Tengah, kemudian mungkin dibawa oleh misionaris China dan India karena mendapat manfaat 'aromtherapic'-nya, spt ketenangan.

Dan oleh karena ia adalah tradisi, ini bukanlah kewajiban yg mutlak agar umat Buddha membakar dupa di depan atlar, atau di vihara. Pembakaran dupa semata2 karena ada rasa tidak afdol kalau pemujaan tanpa disertai dupa, apalg ingat ini tradisi yg udah berlangsung dari generasi ke generasi. Siapa yg dpt menyalahkan mereka ini?

Sebagai penutup, berikut penjelasan Saudara Tanhadi yg sy kutip dari
http://www.wihara.com/forum/kongko2/3912-apa-yang-wajib-dan-tidak-wajib-dalam-persembahan-altar.html

Didalam ajaran Sang Buddha, Sebenarnya tidak ada suatu kewajiban tertentu dalam suatu persembahan di meja altar, namun karena didalam sejarah perkembangan agama Buddha ini sendiri tidak terlepas dari Tradisi dan kebudayaan setempat, maka hal tersebut boleh saja dilakukan oleh umat Buddha asalkan " Tidak mempersembahkan Daging dari makhluk hidup" sebagai persembahan. (hal ini sebagai realisasi /wujud pelaksanaan Sila pertama dari Pancasila Buddhis ).

Menurut pendapat saya; Kita jangan sampai mempunyai pemahaman yang keliru terhadap persembahan-persembahan itu, sehingga pikiran kita menjadi " Terikat " oleh kewajiban-kewajiban itu sendiri. Hal ini masih banyak saya jumpai pada kebanyakan umat Buddhis yang " merasa tidak enak / bersalah " jika ia telat mengganti bunga atau lilinnya dsb......

Inilah yang saya sebut sebagai Kemelekatan terhadap Obyek persembahan, sehingga bila ia telat mengganti bunganya dsb..., maka dia berpikir " sekalian aja nggak jadi melakukan puja bakti " atau dia tidak bisa berkonsentrasi dengan baik saat melakukan meditasi, karena pikirannya terganggu oleh perasaan-perasaan yang tidak enak tersebut......,inilah pemahaman yang saya anggap keliru itu.....

Adapun persembahan seperti pada umumnya yang dilakukan oleh umat Buddhis, antara lain : Dupa, Lilin, Air, Bunga dan Buah, memiliki makna filosofis yang cukup tinggi, sekaligus sebagai obyek perenungan ( agar tetap "eling" ) terhadap ajaran Sang Buddha dalam kehidupan sehari-hari.

1. Dupa
Dupa dengan wangi khasnya selain berguna untuk membersihkan udara dan lingkungan (Dharmadatu), juga membuat suasana menjadi religius, membuat hati menjadi khusuk. Harumnya dupa yang menyebar ke segenap penjuru sama halnya dengan harumnya perbuatan mulia dan nama baik seseorang, yang bahkan menyebar ke segala penjuru sekalipun berlawanan arah angin.

Memasang Dupa juga mengandung makna mengundang langsung secara bathin atau hati nurani ke hadapan Hyang Tathagata, para Buddha, para Boddhisattva Mahasattva, dan para dewa-dewi (makhluk suci).

2. Lilin
Biasanya lilin warna merah yang dipergunakan untuk persembahan. Sebelum menyalakan dupa, terlebih dahulu kita menyalakan lilin. Cara menyalakan lilin, yang pertama lilin di sebelah kanan, baru kemudian lilin yang berada di sebelah kiri.

Lilin yang telah dinyalakan bermakna memberikan penerangan atau cahaya yang menerangi jalan kehidupan dan penghidupan di waktu sekarang. Cahaya Buddha Dharma menerangi hati dan pikiran kita, dengan selalu membimbing kita ke jalan yang benar, dan membawa kita ke jalan penerangan/pencerahan agung. Dan juga melambangkan jiwa seorang Bodhisattva yang bermakna ia mencerahi setiap makhluk yang mengalami kegelapan bathin tanpa pamrih.

3. Air
Persembahan air mempunyai makna agar pikiran, ucapan dan perbuatan anda selalu bersih. Air dapat membersihkan segala kotoran bathin (klesa) yang berasal dari keserakahan (lobha), kebencian (dosa), dan kebodohan/kegelapan bathin (moha) dan ia memancarkan kasih sayang (maitri), Welas asih (karuna), memiliki rasa simpati (mudita) dan keseimbangan bathin (upekha).

4. Bunga
Bunga mempunyai makna ketidakkekalan, semua yang berkondisi adalah tidak kekal atau tidak abadi. Demikian juga dengan badan jasmani anda adalah tidak kekal; lahir, tumbuh, tua/lapuk, kemudian meninggal/hancur. Yang tertinggal hanyalah keburukan atau keharuman perbuatan selama hidupnya saja, yang kelak dikenang oleh sanak saudara dan handai taulan.

5. Buah
Persembahan buah mempunyai makna hasil dari proses kehidupan, bahwa benih perbuatan buruk/kejahatan akan tumbuh dan berbuah keburukan/kejahatan pula, begitu juga perbuatan baik akan berbuah kebaikan.
avatar
Emiliana
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Female
Posts : 258
Kepercayaan : Budha
Location : apa penting
Join date : 04.05.13
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: Dupa Berbahaya Bagi Kesehatan

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik