FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Biarkan kertas menjelaskan arti dari sebuah keyakinan

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Biarkan kertas menjelaskan arti dari sebuah keyakinan

Post by laskarpajak on Wed Oct 31, 2012 8:33 am

First topic message reminder :

Dengan menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.

Disini saya ingin men-share sebuah permainan yang saya yakin ini bukan suatu permainan biasa. Konon katanya penemu dari semua ini adalah seorang kristen yang kemudian memilih menjadi muallaf...

silahkan simak..

SEMOGA TIDAK RE-POST

di antaranya ceritanya seperti ini…

Ada tokoh terkenal Kristen yg penasaran dengan keberagamaan kaum Muslimin, suatu malam dia bermimpi dan mimpinya dilaksanakan seperti ini..

bahwa, lembaran kertas putih yg ada di dekatmu, bentuklah seperti bangunan gereja yang membentuk bangunan-bangunan di eropa, atapnya lancip, kokoh, tapi terbuat dari lipatan kertas sebagai abstraknya..



Lipatlah salah satu Ujung dari kertas, hingga terbentuk seperti pada gambar di bawah ini,….




kemudian tekuk salah satu ujungnya….hingga membentuk abstraksi bangunan rumah.

dan rumah ini tampak seperti gedung Gereja pada umumnya…..



perhatikan..!!




kisah ini berlanjut…bahwa…

“Anda Ingin tahu Kepercayaan apa yang ada dalam kebanyakan gereja?”…coba satukan gereja-gereja,….!!

(tekuk salah satu ujung kanan dan kiri kertas, hingga membentuk seperti pada gambar…)




dan Faktanya dikebanyakan gereja, menganut kepercayaan TRINITAS…

‘Tiga dalam Satu,’…kepercayaan kepada Tuhan Bapak, Tuhan Anak, dan Roh Kudus…Mari kita bagi ketiga ‘Jalan’ dalam ‘Gereja’ itu..(perhatikan gambar)

“Kemudian pisahkan ketiga Jalan ini….kita akan tahu Rahasia Besar di Dalamnya….”




Mari Kita sebut ketiga hasil pemisahan yang ada dalam kebanyakan Gereja-gereja ini….sebagai, : ‘Kepercayaan kepada Roh Kudus’, Kepercayaan Kepada Tuhan Anak Allah, dan Kepercayaan Kepada Tuhan Bapak” (dari kiri ke Kanan)

dan Mari kita buka, Sobekan Kertas yang paling kiri dan yang tengah…

(perhatikan gambar.)



Semua Potongan Kepercayaan Kepada ‘Roh Kudus, dan Tuhan Anak’ Itu, jika di rangkai, menjadi tulisan.”HELL” atau Neraka:, tanpa satupun potongan kertas yang tersisa…, sedangkan kepercayaan kepada Tuhan Bapak, terbukti…yang kebanyakan disandang oleh penganutnya yaitu, lambang SALIB”.



“Setiap Orang yakin kepada Trinitas, akan menuntun mereka kepada Neraka atau HELL”

Masih tidak Yakin,….?? dalam Gramatikal Bahasa Arab Hell itu berasal dari kata, ‘An-Naar..’.atau Neraka,

Ajaibnya…Potongan Kertas ini, sangat pas dirangkai dengan Tulisan An-Naar…Neraka…’Naudzubillah’




TIDAK ADA KERTAS SEDIKITPUN YANG TERSISA. SILAHKAN DI COBA DI RUMAH MASING-MASING
Ketika logika diskusi tak bisa meluruskan Logika anda.. biarkan kertas yang berbicara...
avatar
laskarpajak
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 151
Kepercayaan : Islam
Location : Pamekasan
Join date : 19.10.12
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down


Re: Biarkan kertas menjelaskan arti dari sebuah keyakinan

Post by laskarpajak on Thu Nov 01, 2012 8:49 pm

jakajayagiri-2 wrote:
Lah..kok 'sesuai ajaran islam' menjadi syarat?
Semestinya sesuai atau tidak sesuai itu adalah merupakan kesimpulan dr permainan ini, bukan malah jadi syarat.
Lah iya donk.. untuk keluar tulisan neraka itu kan gak aq asal ngelipet2.. tapi sesuai dengan kristen... meskipun anda menolak kan sebenarnya ada kaitannya dengan kristen.. mulai dari bentuk gereja.. konsep trinitas.. maaf, yang meski anda bantah itu tak berdalil...

jakajayagiri-2 wrote:
Tidak ada hubungannya dgn permainan ini.

Lah , pasti ada lah,,, anda kan percaya dua kesaksian adalah suatu kebenaran.. disini saya menerapkan kesaksian itu sebuah kesimpulan.. 2 kesimpulan.. gimana?? berani gak??


Yohanes wrote:
8:17 Dan dalam kitab Tauratmu ada tertulis, bahwa kesaksian dua orang adalah sah;
8:18 Akulah yang bersaksi tentang diri-Ku sendiri, dan juga Bapa, yang mengutus Aku, bersaksi tentang Aku."

jakajayagiri-2 wrote:
Aha ayat 17 memang menyebutkan dua orang, tapi krn Tuhan jelas bukan orang, maka ayat 18 jelas bukan bicara tentang kesaksian dua manusia aapalagi dua benda. Jadi ayat 18 bermakna ada dua kesaksian yaitu dr Anak dan kesaksian Bapa. Dalam iman kristen Bapa memang bukan Anak (juga sebaliknya) tetapi Bapa dan Anak adalah kesatuan tak terpisahkan sebagai ROH yg Maha Kuasa. Bapa, Anak, dan Roh Kudus adalah Esa.

Lah disitu kan yesus ingin memastikan kalau udah ada aturan kalau kesaksian 2 orang itu syah adanya.. yaitu di kitab taurat,, jadi yesus mengingatkan kembali... tanpa mengubah kata sedikitpun.. Lah, anda kan tau Kalau Allah = Yesus .. kalau "Allah bersaksi atas yesus dan yesus bersaksi Atas Allah" kan kalimatnya bisa diubah gini." Allah bersaksi atas Allah dan Allah bersaksi atas Allah" itu kan 1 pihak. yaitu Allah... jadi tidaklah syah... tapi kalau mereka berbeda, kesaksian itu beda.. karena Yesus pihak kesatu bersaksi atas dirinya sebagai utusan Allah.. dan Allah sebagai pengutusnya bersaksi atas utusannya, yaitu yesus..


jakajayagiri-2 wrote:
Nah, benar kan, ini memang sekadar permainan cocok2an aja (otakatik gatuk)

Lah, saya kan bilang mungkin. wong yang nemuin bukan saya... cocok2an tak kan bisa beralur seperti itu dan memiliki kesimpulan dalam dua bentuk.

jakajayagiri-2 wrote:Bapa bukan Anak, Anak juga bukan Bapa, tetapi Bapa dan Anak itu satu/esa.

Lah gimana sih, ,Kalau Bapa dan Anak itu satu ,Ya sangat jelaslah kalau Bapa adalah anak dan anak adalah bapa... kalau Bapa=Allah dan Anak=yesus . berarti Allah adalah Yesus donk.. Kalau Yesus itu adalah anak manusia dan Allah adalah yesus.. berarti Allah itu anak manusia donk?? kwkwkwkw

jakajayagiri-2 wrote:
Soal dimana keberadaan anak tidak berpengaruh terhadap keberadaan Bapa dalam keesaan itu. Krn Tuhan adalah ROH yg terbebas dr dimensi ruang dan waktu.Tuhan bisa ada di mana saja (di bumi atau di luar bumi sekalipun) , kapan saja, bahkan dalam waktu yg bersamaan sekalipun, tanpa harus terbagi-bagi. Analogi membagi2 kertas sangat tidak sejalan dgn eksistensi Tuhan yg Maha Hadir.
Yang di bold..
Lah saya tanya,, saat yesus di salib.. bapa ada dimana?? konsep tetep Bapa=Allah. jawab yang tegess... harus sesuai logika loh.. kalau tidak yaaa apa yang anda imani tak sesuai dengan logika..

jakajayagiri-2 wrote:
Perwujudan fisikNya sbg manusia yg lagi dibahas, sedangkan eksistensi keillahian Anak dan Bapa adalah satu. Yang saya persoalkan adalah kertas2 itu terbagi secara fisik (dari satu lembar kertas) dan berbeda level.
Gak ada beda level kok .. cuma beda ukuran... kan sudah jelasss Allah itu lebih besar dari Yesus piss mw nerobos alkitab juga?? kwkw

jakajayagiri-2 wrote:
Dengan kematianNya sbg manusia Yesus memang turun ke dalam kerajaan maut dan mengalahkannya.

Ngeyel aja... logikanya gak jalan bung ... haha... Yang bener itu... yang percaya Tuhan nya di salib itu yang bakal masuk neraka.. binar
avatar
laskarpajak
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 151
Kepercayaan : Islam
Location : Pamekasan
Join date : 19.10.12
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Biarkan kertas menjelaskan arti dari sebuah keyakinan

Post by laskarpajak on Thu Nov 01, 2012 8:54 pm

abu hanan wrote:
Ini sudah sangat jelas dua pribadi yang berbeda antara "aku" dan "Tuhan" pada ayat 40, karena ada kata "dengan" yang berarti BERSAMA. Dan diperkuat lagi oleh kalimat selanjutnya "aku dengan Tuhan" diganti menjadi KAMI.
sayah urai sekilas supaya dimengerti sbg bekal diskusi...selanjutnyah sayah gak bahas disini dan termasuk segala yg terkait dengan al maarij...

@TS
mhn maaf telah mengotori warung....

wassalam

santai saja pak... Bukan masalah warung siapa..kalo ada orang makan dg cara makan yang salah, apalagi mencaci mekanannya hehe..siapapun boleh negur kok.. ga cuma yang punya warung.. hehe binar


Terakhir diubah oleh laskarpajak tanggal Fri Nov 02, 2012 6:37 am, total 1 kali diubah
avatar
laskarpajak
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 151
Kepercayaan : Islam
Location : Pamekasan
Join date : 19.10.12
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Biarkan kertas menjelaskan arti dari sebuah keyakinan

Post by laskarpajak on Fri Nov 02, 2012 6:34 am

jakajayagiri-2 wrote:
Jika benar 'aku' adalah Tuhan sendiri:
- kenapa dalam teks tidak ditulis dengan kapital sebagaimana huruf K dalam kata "Kami"
Maaf pak,dimana anda menemukan kata kami disini tak di awali dengan huruf besar??? tapi jika memang bgitu masalah huruf besar dan kecil dalam TERJEMAHAN itu bukanlah masalah . karena alqur'an bahasa aslinya adalah bahasa arab dimana bahasa arab tak memiliki huruf besar dan kecil. Bahkan ayat ini di alqur'an milik saya di tulis huruf besar dan di beberapa situs qur'an english ditulis huruf besar. Tpi sejauh saya mencari di internet, tak ada yang tak mencetaknya dengan huruf kapital. monggo pak cantumkan link nya..

jakajayagiri-2 wrote:
- kenapa kalimat itu tidak berbunyi: Maka aku bersumpah demi diriKU sendiri, Yang memiliki timur dan barat, sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.
- penggunaan kata dengan menjadi keliru krn justru menunjukkan ada lebih dari satu pihak. Lain halnya kalau digunakan kata 'demi'
Anda menganggap ini sebuah masalah dan kekeliruan ya pak?? sebenarnya tidak. Dalam bahasa Arab sumpah disebut dengan al-aimanu, al-halfu, al-qasamu. Al-aimanu jama’ dari kata al-yamiinu (tangan kanan) karena orang Arab di zaman Jahiliyah apabila bersumpah satu sama lain saling berpegangan tangan kanan. Kata al-yamiinu secara etimologis dikaitakan dengan tangan kanan yang bisa berarti al-quwwah (kekuatan), dan al-qasam (sumpah). Dengan demikian pengertian al-yuamiinu merupakan perpaduan dari tiga makna tersebut yang selanjutnya digunakan untuk bersumpah. Dikaitkan dengan kekuatan (al-quwwah), karena orang yang ingin mengatakan atau menyatakan sesuatu dikukuhkan dengan sumpah sehingga pernyataannya lebih kuat sebagaimana tangan kanan lebih kuat dari tangan kiri.
sehingga selain arti kata : membagi atau memisahkan, ‘bersumpah’ juga mengandung unsur : menguatkan, mengukuhkan.


1. Siapakah Aku dalam Ayat tersebut?

jawabannya adalah Allah Subhana wa ta’ala

2.Siapakah Tuhan dalam Ayat tersebut?

jawabannya adalah :Rabb

Makna ar-Rabb secara bahasa

Ibnu Faris berkata, “Kata Rabb menunjukkan beberapa arti pokok, yang pertama: memperbaiki dan mengurus sesuatu. Maka ar-Rabb berarti yang menguasai, menciptakan dan memiliki, juga berarti yang memperbaiki/mengurus sesuatu

Ibnul Atsir berkata, “Kata ar-Rabb secara bahasa diartikan pemilik, penguasa, pengatur, pembina, pengurus dan pemberi nikmat. Kata ini tidak boleh digunakan dengan tanpa digandengkan (dengan kata yang lain) kecuali untuk Allah Ta’ala (semata), dan kalau digunakan untuk selain-Nya maka (harus) digandengkan (dengan kata lain), misalnya: rabbu kadza (pemilik sesuatu ini)

Lebih lanjut imam Ibnu Jarir ath-Thabari memaparkan, “(Kata) ar-Rabb dalam bahasa Arab memliki beberapa (pemakaian) arti, penguasa yang ditaati di kalangan orang-orang Arab disebut rabb …, orang yang memperbaiki sesuatu dinamakan rabb …, (demikian) juga orang yang memiliki sesuatu dinamakan rabb. Terkadang kata ini juga digunakan untuk beberapa arti selain arti di atas, akan tetapi semuanya kembali pada tiga arti tersebut. Maka Rabb kita (Allah Ta’ala) yang maha agung pujian-Nya adalah penguasa yang tidak ada satupun yang menyamai dan menandingi kekuasaan-Nya, dan Dialah yang memperbaiki (mengatur semua) urusan makhluk-Nya dengan berbagai nikmat yang dilimpahkan-Nya kepada mereka, serta Dialah pemilik (alam semesta beserta isinya) yang memiliki (kekuasan mutlak dalam) menciptakan dan memerintahkan (mengatur)”

Jadi Rabb adalah Jabatan,Kedudukan,Kekuasaan yang dimiliki Allah Sendiri.

jadi Kesimpulannya Qs 70:40,Allah Subhana wa ta’ala sedang bersumpah dengan Jabatan,Kedudukan,Kemampuan,Kekuasaa yang dimiliki Allah Sendiri,yaitu Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan dan bintang

dan ayat tersebut sama sekali tidak menunjukan adanya tuhan lain selain Allah. dan Qs 70:40 tidak jauh berbeda dengan ayat ayat lain ,hanya sedikit perbedaanya,yaitu kalau dalam Qs 70:40 Allah bersumpah atas nama JABATAN/kedudukan/Kemampuan dirinya sendiri sedangkan ayat ayat lain Allah bersumpah dengan menggunakan ciptaannya sendiri.

Ayat-ayat lain yang menggunakana kata dengan.

Al-Waqi`aah:75

۞ فَلَآ أُقْسِمُ بِمَوَٰقِعِ ٱلنُّجُومِ

Maka Aku bersumpah dengan masa turunnya bagian-bagian Al-Quraan.


Al-Haaqqah:38

فَلَآ أُقْسِمُ بِمَا تُبْصِرُونَ

Maka Aku bersumpah dengan apa yang kamu lihat.

At-Takwiir:15

فَلَآ أُقْسِمُ بِٱلْخُنَّسِ

Sungguh, Aku bersumpah dengan bintang-bintang,



Al-Insyiqaq:16

فَلَآ أُقْسِمُ بِٱلشَّفَقِ


Maka sesungguhnya Aku bersumpah dengan cahaya merah di waktu senja,


Al-Balad:1

لَآ أُقْسِمُ بِهَٰذَا ٱلْبَلَدِ

Aku benar-benar bersumpah dengan kota ini (Mekah),



avatar
laskarpajak
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 151
Kepercayaan : Islam
Location : Pamekasan
Join date : 19.10.12
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Biarkan kertas menjelaskan arti dari sebuah keyakinan

Post by SEGOROWEDI on Fri Nov 02, 2012 7:27 am

laskarpajak wrote:

Al-Waqi`aah:75
۞ فَلَآ أُقْسِمُ بِمَوَٰقِعِ ٱلنُّجُومِ
Maka Aku bersumpah dengan masa turunnya bagian-bagian Al-Quraan.


Al-Haaqqah:38
فَلَآ أُقْسِمُ بِمَا تُبْصِرُونَ
Maka Aku bersumpah dengan apa yang kamu lihat.

At-Takwiir:15
فَلَآ أُقْسِمُ بِٱلْخُنَّسِ
Sungguh, Aku bersumpah dengan bintang-bintang,

Al-Insyiqaq:16
فَلَآ أُقْسِمُ بِٱلشَّفَقِ
Maka sesungguhnya Aku bersumpah dengan cahaya merah di waktu senja,

Al-Balad:1
لَآ أُقْسِمُ بِهَٰذَا ٱلْبَلَدِ
Aku benar-benar bersumpah dengan kota ini (Mekah),


maksudnya gimana itu?
aloh swt bersama kota mekah/cahaya senja/bintang-bintang/masa turunnya quran/apa yang terlihat
menyumpahi sesuatu, gitu?
ehmm

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Biarkan kertas menjelaskan arti dari sebuah keyakinan

Post by laskarpajak on Fri Nov 02, 2012 7:58 am

SEGOROWEDI wrote:
maksudnya gimana itu?
aloh swt bersama kota mekah/cahaya senja/bintang-bintang/masa turunnya quran/apa yang terlihat
menyumpahi sesuatu, gitu?
ehmm

Kalai orang kristen atau orang yang gak ngerti bahasa arab memang bgitu pak. tai sbnerannya tidak begitu.. silahkan baca komentar saya sekali lagi pak sehingga lebih jelas. Saya kira dengan penjelasan saya semuanya udah jelas, Ya itu juga tergantng bagaimana nalar dan logika anda nyampe apa nggak gtu...ehmm
avatar
laskarpajak
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 151
Kepercayaan : Islam
Location : Pamekasan
Join date : 19.10.12
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Biarkan kertas menjelaskan arti dari sebuah keyakinan

Post by jakajayagiri-2 on Sat Nov 03, 2012 12:33 pm

laskarpajak wrote:
jakajayagiri-2 wrote:
Lah..kok 'sesuai ajaran islam' menjadi syarat?
Semestinya sesuai atau tidak sesuai itu adalah merupakan kesimpulan dr permainan ini, bukan malah jadi syarat.
Lah iya donk.. untuk keluar tulisan neraka itu kan gak aq asal ngelipet2.. tapi sesuai dengan kristen... meskipun anda menolak kan sebenarnya ada kaitannya dengan kristen.. mulai dari bentuk gereja.. konsep trinitas.. maaf, yang meski anda bantah itu tak berdalil...
Justru saya konsisten, saya bermain2 dgn dasar konsep kekristenan. Kok malah dikasih syarat sesuai ajaran islam.
Dan benar juga yg saya bantah adalah hal2 yg tak berdalil. Maka saya luruskan. Apa dalilnya bahwa bangunan gereja harus seperti itu? Apa dalilnya bahwa trinitas adalah satu keutuhan materi yg lantas dibagi menjadi tiga? Semua tanpa dasar yg benar. Tak berdalil, maka saya bantah.


jakajayagiri-2 wrote:
Tidak ada hubungannya dgn permainan ini.

Lah , pasti ada lah,,, anda kan percaya dua kesaksian adalah suatu kebenaran.. disini saya menerapkan kesaksian itu sebuah kesimpulan.. 2 kesimpulan.. gimana?? berani gak??
Ayat itu bicara soal kesaksian atas satu kejadian/peristiwa. Maka yg bersaksi adalah saksi (pihak yg tau persis kejadian atau peristiwa, serta pihak2 yg terlibat dalam peristiwa itu). Kesimpulan Anda bukan kesaksian atas kesimpulan itu, tapi cuma pernyataan membenarkan krn kesamaan pemahaman saja. Bukan kesaksian itu. Maka pembicaraan kesaksian menjadi tidak relevan dlm diskusi ini.



jakajayagiri-2 wrote:
Nah, benar kan, ini memang sekadar permainan cocok2an aja (otakatik gatuk)
Lah, saya kan bilang mungkin. wong yang nemuin bukan saya... cocok2an tak kan bisa beralur seperti itu dan memiliki kesimpulan dalam dua bentuk.
Nah benar ternyata, cuma cocok2an yg dipercayai selevel "mungkin"

jakajayagiri-2 wrote:Bapa bukan Anak, Anak juga bukan Bapa, tetapi Bapa dan Anak itu satu/esa.

Lah gimana sih, ,Kalau Bapa dan Anak itu satu ,Ya sangat jelaslah kalau Bapa adalah anak dan anak adalah bapa...
Sdh beberapa kali saya kasih analogi. Kalau seseorang menjadi polisi sekaligus ketua RT, maka dlm kasus dia polisi dan ketua RT itu satu. Tapi tentu saja jabatan dia sbg polisi tiodak bisa disamakan dgn jabatan dia sbg ketua RT. Tetap saja berbeda.



kalau Bapa=Allah dan Anak=yesus . berarti Allah adalah Yesus donk.. Kalau Yesus itu adalah anak manusia dan Allah adalah yesus.. berarti Allah itu anak manusia donk??
Allah dapat menyatakan diri sbg manusia. Itulah Yesus.

jakajayagiri-2 wrote:
Soal dimana keberadaan anak tidak berpengaruh terhadap keberadaan Bapa dalam keesaan itu. Krn Tuhan adalah ROH yg terbebas dr dimensi ruang dan waktu.Tuhan bisa ada di mana saja (di bumi atau di luar bumi sekalipun) , kapan saja, bahkan dalam waktu yg bersamaan sekalipun, tanpa harus terbagi-bagi. Analogi membagi2 kertas sangat tidak sejalan dgn eksistensi Tuhan yg Maha Hadir.
Yang di bold..
Lah saya tanya,, saat yesus di salib.. bapa ada dimana?? konsep tetep Bapa=Allah. jawab yang tegess... harus sesuai logika loh.. kalau tidak yaaa apa yang anda imani tak sesuai dengan logika..
Tuhan tetap bisa ada di mana2 tanpa harus terbagi2. Apakah itu tidak sesuai logika manusia? MEMANG. Ada banyak hal yg tidak bisa cerna secara logika. Karena kalau semua hal ttg Tuhan bisa dipahamai manusia, apa bedanya Anda dgn Tuhan?



jakajayagiri-2 wrote:
Perwujudan fisikNya sbg manusia yg lagi dibahas, sedangkan eksistensi keillahian Anak dan Bapa adalah satu. Yang saya persoalkan adalah kertas2 itu terbagi secara fisik (dari satu lembar kertas) dan berbeda level.
Gak ada beda level kok .. cuma beda ukuran... kan sudah jelasss Allah itu lebih besar dari Yesus piss mw nerobos alkitab juga??

Baca lagi pelan-pelan, apa yg saya permasalahkan.
Pembagian (secara fisik) satu lembar kertas menjadi tiga, itu sdh melanggar prinsip kristen ttg trinitas. Jadi sejak awal konsepnya sdh keliru.

jakajayagiri-2 wrote:
Dengan kematianNya sbg manusia Yesus memang turun ke dalam kerajaan maut dan mengalahkannya.

Ngeyel aja... logikanya gak jalan bung ... haha... Yang bener itu... yang percaya Tuhan nya di salib itu yang bakal masuk neraka..
Bener apanya? Kan Anda sendiri yg bilang mungkin.
Kalau Anda berhak otak-atik gatuk, kenapa saya gak boleh?

jakajayagiri-2
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 995
Kepercayaan : Protestan
Location : bandung
Join date : 04.09.12
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: Biarkan kertas menjelaskan arti dari sebuah keyakinan

Post by laskarpajak on Sun Nov 04, 2012 11:48 am

jakajayagiri-2 wrote:
Justru saya konsisten, saya bermain2 dgn dasar konsep kekristenan. Kok malah dikasih syarat sesuai ajaran islam.
Dan benar juga yg saya bantah adalah hal2 yg tak berdalil. Maka saya luruskan. Apa dalilnya bahwa bangunan gereja harus seperti itu? Apa dalilnya bahwa trinitas adalah satu keutuhan materi yg lantas dibagi menjadi tiga? Semua tanpa dasar yg benar. Tak berdalil, maka saya bantah.


Lah iya lah, ngapaen dasar konsep keimana kristen dijadikan patokan kebenaran. Ok lah, kalau anda ingin mengalahkan kesaksian kertas diatas anda harus menunjukkan permainan anda lebih hebat.

Harus..
1.Memiliki alur cerita
2.Tidak ada kertas yang tersisa sedikitpun.
3.Minimal dapat memberikan 2 kesimpulan di akhir permainan tanpa harus melakukan apa2 lagi.

jika anda tidak setuju berarti anda mengaku kalah...


jakajayagiri-2 wrote:
Tidak ada hubungannya dgn permainan
Lah , pasti ada lah,,, anda kan percaya dua kesaksian adalah suatu kebenaran.. disini saya menerapkan kesaksian itu sebuah kesimpulan.. 2 kesimpulan.. gimana?? berani gak??
Ayat itu bicara soal kesaksian atas satu kejadian/peristiwa. Maka yg bersaksi adalah saksi (pihak yg tau persis kejadian atau peristiwa, serta pihak2 yg terlibat dalam peristiwa itu). Kesimpulan Anda bukan kesaksian atas kesimpulan itu, tapi cuma pernyataan membenarkan krn kesamaan pemahaman saja. Bukan kesaksian itu. Maka pembicaraan kesaksian menjadi tidak relevan dlm diskusi ini.
[quote]
Lah saya kan menganggap kesaksian kertas itu sebagai suatu kesimpulan. yaitu memiliki 2 kesimpulan. silahkan kalau anda juga bisa..




jakajayagiri-2 wrote:Bapa bukan Anak, Anak juga bukan Bapa, tetapi Bapa dan Anak itu satu/esa.

Laskarpajak wrote:
Lah gimana sih, ,Kalau Bapa dan Anak itu satu ,Ya sangat jelaslah kalau Bapa adalah anak dan anak adalah bapa...

jakajayagiri-2 wrote:
Sdh beberapa kali saya kasih analogi. Kalau seseorang menjadi polisi sekaligus ketua RT, maka dlm kasus dia polisi dan ketua RT itu satu. Tapi tentu saja jabatan dia sbg polisi tiodak bisa disamakan dgn jabatan dia sbg ketua RT. Tetap saja berbeda.

Lah anda tak bisa memberi analogi jamak seperti itu. meskipun dia seorang polisi tapi ketika dia menjadi RT, dia tetap polisi.. apakah saat menjalankan tugas RT apakah dia meninggalkan Tugas polisinya?? Y tidak... Karena dia itu SATU ORANG. jadi semisal bukan analogi jamak, polisi hanya satu dan RT hanya satu. Ketika RT ada di daerah A. itu menandakan bahwa polisi juga ada di daerah A. Katika orang bertanya itu siapa?? itu Polisi dan RT (satu orang). kalau anda menganalogikan seperti itu, jadi saat Yesus (anak) ada di bumi, anda mengatakan bahwa Allah (bapa) ada dibumi. padahal yesus tidak pernah mengatakan Bapa yang di Bumi, pasti bapa yang di sorga... dan mengapa saat yesus ada dibumi, dia melarang ummatnya menyebutkna tuhan di bumi?? karena dia tahu bahwa Tuhan ada di Surga. Intinya.. Allah bukan yesus dan Yesus bukan Allah.. mudeng??

[quote="jakajayagiri-2"]
Allah dapat menyatakan diri sbg manusia. Itulah Yesus.
[quote]
Allah tak mungkin lah manusia. wong Allah sendiri yang ngomong di alkitab. baca alkitab lagi bung..

jakajayagiri-2 wrote:
Tuhan tetap bisa ada di mana2 tanpa harus terbagi2. Apakah itu tidak sesuai logika manusia? MEMANG. Ada banyak hal yg tidak bisa cerna secara logika. Karena kalau semua hal ttg Tuhan bisa dipahamai manusia, apa bedanya Anda dgn Tuhan?
Lah, itukan Tuhannya kristen yang tidak dapat di nalar secara logika. Yang masih ambigu. Kalau kami mah, sudah jelas.. bahwa isa atau yesus itu seorang nabi, sebagaimana pengakuannya saat di usir dari nazaret. Dan Allah adalah Tuhan. bisa dinalar dengan logika kok...
jakajayagiri-2 wrote:
Baca lagi pelan-pelan, apa yg saya permasalahkan.
Pembagian (secara fisik) satu lembar kertas menjadi tiga, itu sdh melanggar prinsip kristen ttg trinitas. Jadi sejak awal konsepnya sdh keliru.

Lahhh katanya Bapa ,anak , dan roh kudus punya otoritas sendiri2... kertas dibagi 3 kan sudah suatu pembagian otoritas.. ehmm

jakajayagiri-2 wrote:
Kalau Anda berhak otak-atik gatuk, kenapa saya gak boleh?
Karena otak-ati gatuk anda tak masuk akal piss
avatar
laskarpajak
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 151
Kepercayaan : Islam
Location : Pamekasan
Join date : 19.10.12
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Biarkan kertas menjelaskan arti dari sebuah keyakinan

Post by jakajayagiri-2 on Mon Nov 05, 2012 12:34 pm

laskarpajak wrote:

Lah iya lah, ngapaen dasar konsep keimana kristen dijadikan patokan kebenaran.
Saya tidak bicara soal kebenaran. Justru saya mau buktikan kesalahan logika permainan ini. Permainan ini dr awal menggunakan konsep kristen secara salah. Maka saya gunakan BAHAN yg SAMA dgn konsep kristen yg benar.

Ok lah, kalau anda ingin mengalahkan kesaksian kertas diatas anda harus menunjukkan permainan anda lebih hebat.

Harus..
1.Memiliki alur cerita
2.Tidak ada kertas yang tersisa sedikitpun.
3.Minimal dapat memberikan 2 kesimpulan di akhir permainan tanpa harus melakukan apa2 lagi.
bahan saya sama kok, saya tidak gunakan bahan lain. Foto yg saya pakai sama. Cuma saya gunakan penalaran yg lebih baik.

jika anda tidak setuju berarti anda mengaku kalah...
Tipikal, pernyataan sepihak.


Lah saya kan menganggap kesaksian kertas itu sebagai suatu kesimpulan. yaitu memiliki 2 kesimpulan. silahkan kalau anda juga bisa..
Sejak kapan kertas bisa bersaksi. Kebenaran atau kesalahan thdp apa yg terjadi pada kertas itu bergantung pada otak manusia yg menalarnya, bukan pada kertas itu sendiri.


Lah anda tak bisa memberi analogi jamak seperti itu. meskipun dia seorang polisi tapi ketika dia menjadi RT, dia tetap polisi.. apakah saat menjalankan tugas RT apakah dia meninggalkan Tugas polisinya?? Y tidak... Karena dia itu SATU ORANG.

Nah di situlah kuncinya. Dalam hal fungsional manusia bisa, hanya dalam eksistensi saja manusia tidak bisa krn ada batasan fisik, ruang, dan waktu.
Tapi baik secara fungsional maupun eksistensi Tuhan bisa, krn Tuhan tidak punya keterbatasan fisik, ruang, maupun waktu.

kalau anda menganalogikan seperti itu, jadi saat Yesus (anak) ada di bumi, anda mengatakan bahwa Allah (bapa) ada dibumi.
Allah bisa ada di mana saja. Allah yg saya sembah itu Maha Dahsyat mas.

padahal yesus tidak pernah mengatakan Bapa yang di Bumi, pasti bapa yang di sorga... dan mengapa saat yesus ada dibumi, dia melarang ummatnya menyebutkna tuhan di bumi??
Tunjukkan larangan itu.

karena dia tahu bahwa Tuhan ada di Surga. Intinya.. Allah bukan yesus dan Yesus bukan Allah.. mudeng??
Yesus punya kuasa atas sorga dan bumi, siapa lagi kalau bukan Tuhan?

[quote][quote="jakajayagiri-2"]
Allah dapat menyatakan diri sbg manusia. Itulah Yesus.

Allah tak mungkin lah manusia. wong Allah sendiri yang ngomong di alkitab. baca alkitab lagi bung..
Allah memang bukan manusia, manusia juga bukan Allah. Tapi Allah bisa menyatakan diri sbg manusia tanpa harus kehilangan kuasa illahiNya.




Lah, itukan Tuhannya kristen yang tidak dapat di nalar secara logika. Yang masih ambigu. Kalau kami mah, sudah jelas.. bahwa isa atau yesus itu seorang nabi, sebagaimana pengakuannya saat di usir dari nazaret. Dan Allah adalah Tuhan. bisa dinalar dengan logika kok...
BETUL! Itu bedanya. Tuhan kami jauh melampaui kemampuan nalar kami. Dia Maha Dahsyat, benar2 tak terselami oleh pemikiran kita. Tapi tuhan anda memang cuma sebatas logika anda sendiri. Kesimpulan saya berdasarkan pernyataan Anda sendiri.


jakajayagiri-2 wrote:
Baca lagi pelan-pelan, apa yg saya permasalahkan.
Pembagian (secara fisik) satu lembar kertas menjadi tiga, itu sdh melanggar prinsip kristen ttg trinitas. Jadi sejak awal konsepnya sdh keliru.

Lahhh katanya Bapa ,anak , dan roh kudus punya otoritas sendiri2... kertas dibagi 3 kan sudah suatu pembagian otoritas..
ehmm ulangi lagi mikir perlahan....kertas itu terbagi secara FISIK....sedangkan otoritas itu bukan fisik. P A H A M ? ?

jakajayagiri-2 wrote:
Kalau Anda berhak otak-atik gatuk, kenapa saya gak boleh?
Karena otak-ati gatuk anda tak masuk akal piss
Sdh saya buktikan, pola pikir saya jauh lebih logis.

jakajayagiri-2
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 995
Kepercayaan : Protestan
Location : bandung
Join date : 04.09.12
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: Biarkan kertas menjelaskan arti dari sebuah keyakinan

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik