FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Halaman 2 dari 3 Previous  1, 2, 3  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by Admin on Sun Oct 09, 2011 3:50 pm

First topic message reminder :

GOTHENBURG - GUNNAR SAMUELSSON, SEORANG KRISTEN FANATIK DAN PAKAR TEOLOGI SWEDIA MENYIMPULKAN BAHWA YESUS TIDAK MUNGKIN MATI DISALIB KARENA TIDAK ADA BUKTI YANG MENUNJUKKAN BAHWA ORANG-ORANG ROMAWI MENYALIB TAHANANNYA PADA 2000 TAHUN YANG LALU

Dalam tesis berjudul “Crucifixion in Antiquity: An Inquiry into the Background of the New Testament Terminology of Crucifixion”(Penyaliban pada Jaman Dahulu: Sebuah Penyelidikan terhadap Latar Belakang Terminologi Penyaliban dalam Perjanjian Baru),...
Samuelsson menyebut kisah penyaliban Yesus hanya didasarkan pada tradisi gereja Kristen dan ilustrasi artistik, bukan pada teks-teks kuno.

Tesis Samuelsson setebal 400 halaman itu adalah hasil studi penelitian yang saksama terhadap teks asli. Teolog dari Universitas Gothenburg Swedia ini menyebut Alkitab telah disalahartikan, karena tidak ada referensi atau pernyataan yang secara eksplisit menyebut penggunaan paku atau untuk penyaliban.

Menurutnya, dalam Alkitab hanya tercantum bahwa Yesus membawa “staurus” menuju Kalvari, tapi ini bukan berarti salib tetap bisa juga berarti ‘tiang’
Masalahnya adalah deskripsi dari penyaliban tidak ada dalam literatur kuno,” kata Samuelsson dalam sebuah wawancara dengan Daily Telegraph, Sabtu (3/7/2010).

Sumber-sumber yang Anda harapkan untuk menemukan pemahaman yang sesungguhnya tentang peristiwa itu benar-benar tidak mengatakan pernyataan apapun,” tegasnya.

...deskripsi dari penyaliban tidak ada dalam literatur kuno...


Dalam literatur Yunani Kuno, Latin maupun naskah Ibrani dari Homer ke abad pertama menggambarkan sejumlah hukuman gantung, tapi tidak menyebutkan “salib” atau “penyaliban.”
“Jika Anda mencari teks yang menggambarkan tindakan seseorang yang dipaku pada salib, maka Anda tidak dapat menemukan di manapun kecuali pada Injil. Banyak literatur kontemporer yang memberikan terminologi samar, termasuk literatur Latin,”lanjutnya.
"Konsekuensinya, pemahaman kontemporer tentang penyaliban sebagai hukuman, sangat diragukan," ujar Samuelsson kepada koran Inggris tersebut.
"Dan yang lebih diragukan lagi, apakah hal yang sama bisa disimpulkan atas peristiwa penyaliban Yesus. Perjanjian Baru tidak mengatakan sebanyak apa yang ingin kita percayai," tandas Samuelsson.

Hanya ada sedikit bukti yang menunjukkan bahwa Yesus dibiarkan mati setelah dipaku di atas tiang salib, baik dalam literatur kuno pra-Kristen dan ekstra-Alkitab kuno maupun Alkitab.

...Konsekuensinya, pemahaman kontemporer tentang penyaliban sebagai hukuman, sangat diragukan...


Samuelsson mengakui bahwa umat kristiani lebih mudah untuk bereaksi secara emosional, bukan logis untuk penelitian yang sangat seksama ke jantung imannya. Dia menambahkan, teks-teks yang berbicara tentang eksekusi, tidak menjelaskan bagaimana Yesus dilekatkan pada alat eksekusinya.
Ini adalah inti masalahnya. Teks tentang kisah-kisah sengsara yang dialami oleh Yesus adalah tidak tepat dan informasinya ditambah-tambahi, sebagaimana yang diinginkan oleh kita orang Kristen,” jelas Samuelsson.
Jika anda mencari teks yang menggambarkan kisah pemakuan orang di atas tiang salib, anda tidak akan menemukan apapun kecuali dalam Bibel,” tambahnya.

...Jika anda mencari teks yang menggambarkan kisah pemakuan orang di atas tiang salib, anda tidak akan menemukan apapun kecuali dalam Bibel...

Semua literatur kontemporer menggunakan terminologi yang samar-samar, termasuk yang ditulis dalam bahasa Latin. Sementara itu, kata Latin “crux” tidak selalu berarti salib, dan kata “patibulum” tidak selalu berarti palang salib....

Kedua kata tersebut digunakan dalam arti yang lebih luas daripada itu. Meski hasil penelitiannya menegaskan bahwa tidak ada bukti Yesus disalib, Samuelsson mengatakan ia masih percaya bahwa Yesus anak tuhan. Ia hanya meminta agar umat Kristen memperbaiki pemahamannya terhadap Bibel. “Saya percaya bahwa orang yang disebutkan (Yesus) adalah anak Allah. Saran saya orang Kristen harus harus membaca teks itu, tidak seperti yang ingin kita pikirkan. Kita harus membaca di tiap kalimat, bukan yang tersirat. Teks Alkitab cukup dibaca tanpa perlu menambahkan apa-apa,” pungkas dosen Gothenburg University itu.


PERATURAN DAN PANDUAN UMUM ~ FAQ ~ ADA MASALAH..??
| | |
Like dan Follow !
facebook.com/laskarislamcom
@LaskarIslamcom

avatar
Admin
Administrator
Administrator

Male
Posts : 1099
Kepercayaan : Islam
Location : Tanah Melayu
Join date : 03.08.11
Reputation : 56

http://www.laskarislam.com

Kembali Ke Atas Go down


Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by Wong Edan on Mon Oct 01, 2012 7:30 pm

@SEGOROWEDI wrote:
provokasi untuk kembali terjadi duel abadi antar seukuwah:
Isa (Jackie Chan) vs bukan Isa (Stuntman)

sumber sesat, melahirkan orang-orang sesat

Tesis Samuelsson setebal 400 halaman itu adalah hasil studi penelitian yang saksama terhadap teks asli.
Samuelsson mengakui bahwa umat kristiani lebih mudah
untuk bereaksi secara emosional, bukan logis untuk penelitian yang
sangat seksama ke jantung imannya.

elu nuduh sesat pd org yg sdh melakukan penelitian?
nah, elu sendiri cuma berdasarkan "katanya" dan " iman" saja?
avatar
Wong Edan
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 136
Location : Surga
Join date : 10.09.12
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by Guest on Mon Oct 01, 2012 7:47 pm

@SEGOROWEDI wrote:
provokasi untuk kembali terjadi duel abadi antar seukuwah:
Isa (Jackie Chan) vs bukan Isa (Stuntman)

sumber sesat, melahirkan orang-orang sesat
Itulah yang disebut dengan TRAGEDI dari WARUNG TUAK Madinah

Ibnu Kathir :
Ali bin Abi Talhah said that Ibn `Abbas stated that the Jews accused Maryam of fornication.This is also the saying of As-Suddi, Juwaybir, Muhammad bin Ishaq and several others. This meaning is also apparent in the Ayah, as the Jews accused Maryam and her son of grave accusations: They accused her of fornication and claimed that `Isa was an illegitimate son. Some of them even claimed that she was menstruating while fornicating. May Allah's continued curse be upon them until the Day of Resurrection. The Jews also said, ("We killed Al-Masih, `Isa, son of Maryam, the Messenger of Allah,'')


Yang dilayani Alloh ngomel ngomel di Q 4.157 bukan Kristen abad I
Bukan pula Jahudi abad I di Israel sono

Tapi para MEREKA = para Jahudi abad ke 7 yang lagi mabok tuak di Madinah

Q4.157. dan karena ucapan MEREKA : "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah[378]", padahal MEREKA tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang MEREKA bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka.


Lah ya memang para MEREKA ga mungkin mbunuh Jesus ... ketinggalan 7 abad cuy ... dan kejauhan ribuan kilo meter ...

Lantas Jahudi Madinah pun menjawab : Lha kami kan memang lagi main sandiwara NYALIPkan Jesus ... tuh memang ada teman kami yang lagi acting DISERUPAKAN jadi Jesus




Weleh weleh ... Jahudi mabok kok di tanggapin sih sama si Alloh
ketawa guling

nyerah



Guest
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by SEGOROWEDI on Mon Oct 01, 2012 7:55 pm



Re: Teolog Kristen Swedia: Ada Bukti Yesus Disalib
menggugurkan paham stuntman-nya quran
si odong kipas-kipas
panas

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by KUBIL on Mon Oct 01, 2012 10:34 pm

duren swt wrote:
@SEGOROWEDI wrote:
provokasi untuk kembali terjadi duel abadi antar seukuwah:
Isa (Jackie Chan) vs bukan Isa (Stuntman)

sumber sesat, melahirkan orang-orang sesat
Itulah yang disebut dengan TRAGEDI dari WARUNG TUAK Madinah

Ibnu Kathir :
Ali bin Abi Talhah said that Ibn `Abbas stated that the Jews accused Maryam of fornication.This is also the saying of As-Suddi, Juwaybir, Muhammad bin Ishaq and several others. This meaning is also apparent in the Ayah, as the Jews accused Maryam and her son of grave accusations: They accused her of fornication and claimed that `Isa was an illegitimate son. Some of them even claimed that she was menstruating while fornicating. May Allah's continued curse be upon them until the Day of Resurrection. The Jews also said, ("We killed Al-Masih, `Isa, son of Maryam, the Messenger of Allah,'')


Yang dilayani Alloh ngomel ngomel di Q 4.157 bukan Kristen abad I
Bukan pula Jahudi abad I di Israel sono

Tapi para MEREKA = para Jahudi abad ke 7 yang lagi mabok tuak di Madinah

Q4.157. dan karena ucapan MEREKA : "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah[378]", padahal MEREKA tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang MEREKA bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka.


Lah ya memang para MEREKA ga mungkin mbunuh Jesus ... ketinggalan 7 abad cuy ... dan kejauhan ribuan kilo meter ...

Lantas Jahudi Madinah pun menjawab : Lha kami kan memang lagi main sandiwara NYALIPkan Jesus ... tuh memang ada teman kami yang lagi acting DISERUPAKAN jadi Jesus




Weleh weleh ... Jahudi mabok kok di tanggapin sih sama si Alloh
ketawa guling

nyerah


Maf neh,ente posting QS 4:157 tuh jgn sepotong2 dunk...ms mpe dsitu awas
jd ente nya yg mabok cubit
avatar
KUBIL
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 102
Kepercayaan : Islam
Location : Krw
Join date : 26.07.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by jakajayagiri-2 on Tue Oct 02, 2012 9:12 am

Sumber: http://www.oocities.org/tangkereid/salib.html

SALIB (=Stauros)
PENDAHULUAN

Meskipun Alkitab tidak secara khusus menguraikan alat kematian Yesus, tradisi menunjukkan bahwa Ia mati di kayu salib; terdiri dari sebuah tiang dan sebuah palang. Kata Yunani stauros kadang-kadang diartikan sebagai tiang pancang biasa saja, dan kadang-kadang diartikan sebagai bentuk yang lebih kompleks seperti salib. Untuk menentukan bagaimana stauros yang sebenarnya yang dipakai dalam kematian Yesus kita perlu mempertimbangkan apa arti bahasa Yunani itu sebenarnya, bagaimana penemuan sejarahnya, dan yang terpenting, apa yang dikatakan oleh Alkitab. Selanjutnya, kita harus mempertimbangkan arti stauros bagi orang Kristen: apakah merupakan persoalan yang memalukan atau membahagiakan.

ARTI DALAM BAHASA YUNANI

Dalam buku New International Dictionary of New Testament Theology dikatakan arti stauros dalam bahasa Yunani:

Berhubungan dengan kata kerja yang lebih dikenal orang sturoo, stauros berarti sebuah tiang pancang yang kadang-kadang dikaitkan dengan penjahat yang dihukum mati dan dipermalukan di depan publik. Kata itu juga dapat digunakan untuk menggantung (sama seperti Diod. Sic,2, 18, 2), memancang atau mencekik. Stauros dapat juga berarti alat penyiksaan, yang mungkin berkaitan dengan bahasa Latin patibulum, yakni kayu palang yang dipikul oleh terhukum. Akhirnya arti kata itu juga dapat berarti alat untuk mengeksekusi dalam bentuk tiang pancang vertikal dan tiang palang dengan panjang yang sama sehingga membentuk salib. Ini akan membentuk huruf T (Latin. crux comissa atau tanda + (crux imissa). (Vol 1. Halaman 391)
Kata Yunani xylon dapat berarti "kayu, sepotong kayu, atau apa saja yang terbuat oleh kayu", dan dapat dikaitkan juga dengan salib, seperti yang tertulis dalam buku Vine: Expository Dictionary, Vol 4, hal.153.

PENEMUAN SEJARAH

Penemuan-penemuan sejarah membuktikan salib tradisional. Salah satu adalah penemuan graffito yang berasal dari tahun 200 lebih sedikit, yang diambil dari dinding Palatine Roma. Di sana dilukiskan keledai yang disalib, yakni ejekan yang diperuntukkan bagi orang-orang yang dipenjara, yang menyembah Kristus. Bangsa Roma diduga keras merasa heran mengapa orang-orang Kristen menyembah Yesus yang telah mereka salib.

Pada bulan Juni 1968, sebuah buldoser yang sedang meratakan tanah di Yerusalem bagian Utara secara kebetulan terbentur sebuah kuburan yang ternyata berasal dari abad pertama, lalu arkeolog Yunani, spesialis abad pertama, Vasilius Tzaferis diperintahkan oleh Departemen Antik Israel untuk melakukan penggalian secara hati-hati terhadap kuburan-kuburan itu. Salah satu temuannya yang menarik adalah sisa-sisa sebuah kerangka orang yang mati disalib. Faktor terpenting adalah bahwa tengkorak itu berasal dari masa Kristus. Tengkorak itu adalah tengkorak seorang laki-laki bernama Yehohanan anak Chaggol, yang disalib sewaktu berusia 24 - 28. Mr. Tzaferis menulis artikel tentang hal ini pada majalah sekuler Biblical Archeology Review edisi Jan/Feb tahun 1985, dan ini beberapa komentarnya sehubungan dengan penyaliban dalam masa Yesus:

Pada akhir abad pertama sebelum Masehi, bangsa Romawi mengadopsi penyaliban sebagai hukuman resmi bagi orang-orang yang bukan bangsa Roma atas pelanggaran-pelanggaran tertentu. Pada mulanya, hukuman ini diterapkan bukan sebagai cara eksekusi, namun hanya berupa hukuman. Selanjutnya, hanya para budak yang melakukan tindakan kriminal tertentu yang mendapat hukuman salib. Dalam masa-masa pertama diterapkan penyaliban ini, sebuah batang kayu yang dikenal sebagai furca atau patibulum ditaruh pada leher budak dan diikatkan pada tangannya.
Sewaktu prosesi tiba di tempat eksekusi, sebuah tiang pancang didirikan dan ditanam ke tanah. Kadang-kadang korban diikat ke salib hanya dengan tali. Dalam kasus-kasus tertentu, patibulum atau kayu palang, di mana tangan korban terikat, ditempelkan saja ke kayu pancang, sedangkan kaki korban hanya diikat dengan beberapa simpul sederhana ke tiang pancang.
Jika korban dipaku, ia dibaringkan dulu ke tanah, dengan bahu di atas kayu palang. Tangannya direntangkan dan dipaku di kedua ujung kayu palang. Kemudian korban bersama-sama kayu palang dinaikkan dan diikat dengan kayu pancang. Sedangkan kaki sang korban dipaku ke tiang pancang.
Untuk membuat penderitaan semakin lama, para algojo Roma memakai dua alat bantuan yang dapat membantu agar korban tetap hidup di atas salib. Salah satunya dikenal sebagai sedile, yakni sebuah tempat duduk kecil yang ditempel di kayu pancang, yang dipasang kira-kira ditengah-tengah kayu pancang. Alat ini menyangga tubuh korban. Dari sinilah asalnya ungkapan yang biasa digunakan orang Roma: "duduk di salib". Eraneous dan Justyn Martyr menulis: salib Yesus memiiliki 5 ujung, bukan empat, diduga bahwa ujung kelima adalah sedile (hal.48,49).

Berikut ini adalah artikel tentang penemuan atkeologis di atas pada bulan Nov/Des, Biblical Archeology Review :

Menurut sumber-sumber Roma, orang yang dihukum dengan cara disalib tak pernah membawa salib lengkap, meskipun keyakinan orang pada umumnya dan orang-orang yang melakukan ziarah dengan menelusuri perjalanan Yesus ke Golgota mengatakan sebaliknya. Orang yang dihukum hanya membawa satu salib, sedangkan salib yang tegak sudah tertanam di tempat yang permanen, di tempat pelaksanaan hukuman. Seperti yang dikemukakan sejarawan Yahudi, Josephus, pada abad pertama kayu sangat langka di Yerusalem sehingga orang-orang Roma harus membawa 10 mil dari Yerusalem untuk menjamin kayu-kayu itu dapat diolah dengan mesin (hal. 21).

Keterangan rinci serupa disebut pula di bawah judul "salib" dalam International Dictionary of New Testamen Theology:

Sudah pasti bahwa hanya orang Roma yang melakukan penghukuman bentuk ini. Namun besar sekali kemungkinan bahwa stauros memiliki kayu palang. Sumber-sumber sekuler tidak mengijinkan menarik kesimpulan tentang salib, apakah berbentuk crux immissa (+) atau crux comiisa (T). Karena tidak lazim menambahkan kata titlos (awalan, kata pinjaman dari bahasa Latin titulus), maka tak perlu mengikuti bahwa salib memiliki bentuk crux immissa.
Ada dua cara kemungkinan mendirikan stauros. Si terhukum dapat diikat ke salib dengan berbaring pada tempat penghukuman, lalu diangkat ke atas bersama salib. Cara lain, ada satu tiang yang sudah dipancang ke tanah sebelum pelaksanaan hukuman. Si terhukum lalu diikat ke kayu palang, lalu dinaikkan bersama-sama kayu palang tersebut untuk diikat dengan tiang yang tegak. Ini bentuk menegakkan salib secara sederhana, sedangkan memikul kayu palang (patibulum) dikaitkan dengan penghukuman para budak. Crux comissa mungkin merupakan cara yang biasa dilakukan. Salib diduga memiliki ketinggian tidak melebihi tingginya manusia (Vol 1, hal.392).



PENEMUAN ARKEOLOGIS LAINNYA

Di samping penemuan-penemuan terbaru, ada lagi beberapa temuan yang menarik. Ini ada sebuah temuan tahun 1873:

Tahun 1873 seorang sarjana Perancis yang terkenal, Charlse Clermant-Ganneau, melaporkan penemuan liang kubur atau gua di bukit Zaitun. Di dalamnya terdapat kurang lebih 30 kuburan (berupa batu persegi empat) di mana di dalamnya terdapat sisa-sisa kerangka. Salah satu kuburan mempunyai nama "Judah" yang dikaitkan dengan sebuah salib dengan lenga-lengan yang sama panjang. Selanjutnya nama "Yesus" muncul tiga kali, dua kali dikaitkan dengan salib.
Di duga ia adalah orang Kristen Yahudi yang dikubur d tempat itu sesudah tahun 135 karena bangsa Roma melarang Yahudi memasuki Aelia Capitolina setelah pemberontakan Yahudi (dari Ancient Times, Vol 3. No 1, Juli 1958 hal. 3)

Pada tahun 1939 penggalian di Herculancum, kota di Pompeii (yang musnah tahun 78 oleh gunung berapi) mempunyai rumah di mana sebuah salib kayu dipaku di dinding ruangan. Menurut Buried History, (Vol 10 No 1, Maret 1974. Hal 15):

Di bawah salib terdapat sebuah lemari dengan tempat kaki untuk bersujud atau berdiri. Ini dianggap semacam tempat suci, namun juga sebagai tempat berdoa. Jika penafsiran ini benar, dan para penggali menduga kuat bahwa ini merupakan simbol Kekristenan, maka ini merupakan contoh dari gereja pada masa-masa awal berdirinya Kekristenan.

Tahun 1945 sebuah kuburan keluarga di Yerusalem ditemukan oleh Prof. E.L. Sukenik dari Musium Yahudi, Hebrew University. Prof. Sukenik adalah tokoh utama di bidang kuburan Yahudi. Inilah catatannya:

Dua kuburan memakai nama "Yesus" dalam bahasa Yunani. Kuburan itu juga mempunyai empat salib besar. (Prof. Sukenik) menyimpulkan bahwa semua tulisan dan salib saling berkaitan, yang merupakan ekspresi kesedihan atas penyaliban Yesus, yang ditulis pada waktu itu. Prof. Sukenik menyatakan bahwa Salib itu diduga merupakan "pelukisan penyaliban, kurang lebih ingin menyatakan 'Ia sudah disalib'". Tahun kuburan itu ditentukan oleh tanah yang dipakai, lampu tanah dan karakter tulisan yang digunakan, yang ternyata berasal dari antara abad pertama sebelum Masehi dan abad pertama sesudah M, ini berarti tulisan tersebut paling sedikit jatuh antara dua dekade Penyaliban Kristus (Ancient Times, Vol 3. No 1, Juli 1958, hal 35, juga lihat Vol 5. No 3. Maret 1961, hal 13).


PENEMUAN TERBARU TENTANG PENYALIBAN KRISTUS

Dari Bible Review edisi April 1989 ada artikel berjudul:
Dua pertanyaan tentang penyaliban:

Apakah korban akan mati karena asphyxiation?
Apakah kedua paku di tangan dapat menyangga tubuh?
Di dalam tulisan itu pengarangnya hendak menyanggah teori penyaliban yang ada sebelumnya, dari A.A. LeBec tahun 1925 dan dipublikasikan secara luas oleh Dr. Pierre Barbet sejak tahun 1953 yang mengatakan bahwa:

Yesus mati karena sesak nafas (asphyxiation) karena tidak mampu mengangkat badannya untuk bernafas.
Paku-paku yang ditancapkan ke kedua tangannya sebenarnya menembus pergelangan tangannya, karena jika dipaku pada tangan tidak akan dapat menyangga beban tubuhnya.
Namun tampaknya bukti-bukti yang ada dewasa ini tidak mendukung teori Barbet.
Sebuah riset dilakukan oleh Frederick T. Zugibe, seorang profesor yang membantu bagian patologi Universitas Columbia, jurusan kedokteran dan bedah, juga seorang penulis The Cross and Shroud- Medical Examiner Investigates the Crucifixion. Zugibe mengajukan kesimpulan luar biasa, bahwa:

Yesus tidak mati karen asphyxiation, namun karena shock dan trauma. Sebagai tambahan, seorang yang dipaku tergantung dengan kedua tangan di atas (seperti yang dilukiskan oleh Menara Pengawal) tak akan bisa bernafas dalam beberapa menit, sedangkan orang dengan tangan terentang bersudut 60o hingga 70o (seperti jika disalib) akan tetap hidup selama beberapa jam tanpa mengalami sesak nafas.
Ada dua tempat di tangan yang memungkinkan ditembus paku dan menyangga seluruh tubuh yang berbobot hingga beberatus kilogram, yang membuat teori "pergelangan tangan" tidak perlu dilakukan untuk memaku tangan Kristus ke salib.
Beberapa tahun yang lalu, LeBec dan Barbet menyimpulkan bahwa orang yang tergantung dengan tangan di atas akan mengalami sesak nafas dalam beberapa menit, karena dalam posisi itu paru-paru tidak dapat mengembang. Tambahan pula, seorang radiolog Austria, Hermann Moedder, melakukan eksperimen dengan mahasiswa kedokteran pada tahun 1940, dengan menggantung mereka pada pergelangan tangan di atas kepala. Dalam beberapa menit, murid-murid itu semakin pucat, kapasitas paru-paru mereka turun dari 5,2 liter menjadi 1,5 liter, tekana darah menurun dan detak jantung meningkat. Moedder menyimpulkan bahwa ketidakmampuan bernafas timbul setelah 6 menit jika mereka tidak dibiarkan berdiri dan istirahat.

Hal yang sama juga berlaku bagi Yesus, jika Ia dipantek pada sebuah tiang seperti yang digambarkan Saksi Yehuwa, digantung dengan tangan tepat berada di atas kepalanya, maka Yesus akan sesak nafas dalam beberapa menit. Namun Zugibe menemukan bahwa jika mahasiswanya digantung dengan tangan merentang 60-70o, mereka tidak mengalami kesulitan untuk bernafas hingga berjam-jam. Karena Lukas 23:44 dan Matius 27:45,46 menggambarkan bahwa Kristus berada di salib selama sekitar tiga jam, maka bukti ini menunjukkan kematian Yesus adalah dengan cara tradisional, disalib. Sedangkan untuk menunjukkan bahwa paku di tangan dapat menyangga berat badan hingga beberapa ratus kilogram, dalam eksperimen lainnya, Zugibe memakai tangan-tangan orang yang baru mati, lalu memakunya di dua lokasi: di tangan dan pergelangan tangan, lalu menggantung tangan itu dengan beban (eksperimen yang menakutkan, bukan?). Terbukti bahwa paku di tangan dapat menahan beban tubuh.

Daerah "Z" dan "Destot Space" (=Rongga Destot) dapat menyangga beban hingga ratusan kilogram jika paku menusuk tempat yang tepat.(klik di sini untuk melihat gambarnya)

Jika Yesus tidak mati karena asphyxiation, maka apa penyebab kematiannya? Mari kita tinjau hari kematian Yesus dalam Alkitab:

Yesus mengalami kekurangan darah karena keringat dan keringat darah, yang disebabkan tekanan mental. Setelah ditangkap, ia dicambuk dengan cambuk kulit yang memiliki besi atau tulang diujungnya. Begitu ujung cambuk menyentuh kulit, maka syaraf, otot dan kulit akan mengalami trauma/kejutan.

Yesus mengalami kelelahan luar biasa dengan demam/kedinginan, banyak berkeringat dan tekanan yang mengikutinya. Ia kekurangan banyak cairan tubuh. Bahkan sebelum digantung di kayu salib, Yesus mungkin mengalami keadaan shock karena dicambuk, iritasi syaraf kepala karena mahkota dari duri, dan berkali-kali dipukul. Akhirnya, ia digantung di kayu salib dan dipaku dengan paku-paku besar menembus kedua tangannya, begitu juga kakinya.

Kerusakan syaraf ini memberikan rasa sakit yang luar biasa, ditambah dengan shock dan kekurangan cairan. Dalam periode 3 jam, setiap gerakan kecil saja akan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. Kematiannya adalah diakibatkan oleh shock yang luar biasa karena gabungan kelelahan, sakit dan kekurangan cairan.

KESAKSIAN ALKITAB TENTANG SALIB

Orang tak dapat tidak dapat membaca rangkaian peristiwa yang tertulis dalam Matius 27:26,31-37, Markus 15:14-26, Lukas 23:26-28, dan Yohanes 19:1-2 (tentang kematian Yesus) dan kecocokan cara penyalibanNya seperti dalam artikel Biblical Acheology Review dan sumber-sumber lain. Tampaknya Yesus membawa salib palang atau patibulum ke Golgota. Di sana patibulum di tempelkan ke salib yang tegak, mungkin mendapat tempat duduk atau tempat menyangga kaki, lalu Yesus dipaku ke salib itu. Di atas kepalanya ditempatkan judul "YESUS ORANG NAZARET, RAJA YAHUDI"

jakajayagiri-2
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 995
Kepercayaan : Protestan
Location : bandung
Join date : 04.09.12
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by frontline defender on Tue Oct 02, 2012 12:01 pm

“Jika anda mencari teks yang menggambarkan kisah pemakuan orang di atas tiang salib, anda tidak akan menemukan apapun kecuali dalam Bibel,”
ren duren, berarti Bibel ngambil dari gosip warung tuak mana nih? ketawa guling
avatar
frontline defender
MAYOR
MAYOR

Posts : 6444
Kepercayaan : Islam
Join date : 17.11.11
Reputation : 133

Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by jakajayagiri-2 on Sat Oct 06, 2012 11:01 am

@frontline defender wrote:
“Jika anda mencari teks yang menggambarkan kisah pemakuan orang di atas tiang salib, anda tidak akan menemukan apapun kecuali dalam Bibel,”
ren duren, berarti Bibel ngambil dari gosip warung tuak mana nih? ketawa guling
Jgn cuma bisa guling2 ah...tuh ada penemuan arkeologisnya kok.

jakajayagiri-2
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 995
Kepercayaan : Protestan
Location : bandung
Join date : 04.09.12
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by keroncong on Fri Oct 19, 2012 12:29 pm

om jaka, sebenarnya yg dipaku itu pergelangan tangan atau telapak tangannya?
avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 63
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 66

Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by mejuah juah on Fri Oct 19, 2012 7:02 pm

@SEGOROWEDI wrote:

Re: Teolog Kristen Swedia: Ada Bukti Yesus Disalib
menggugurkan paham stuntman-nya quran
si odong kipas-kipas
panas

Alqur'an bilang disamarkan/diserupakan ....... dan Isa Tidak Mati ..... ini koncinya karena Allah Maha Kuasa dan melindungi Rasul UtusanNya ........ Bapa dan roh kudus purak purak pekak awas

Lantas Tiang Jemuran cemana nasibnya ya mbak wedi..... di ganti tiang lurus ????
ehmm
avatar
mejuah juah
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 114
Location : medan
Join date : 10.10.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by SEGOROWEDI on Sun Oct 21, 2012 11:01 am

@mejuah juah wrote:
Alqur'an bilang disamarkan/diserupakan ....... dan Isa Tidak Mati ..... ini koncinya karena Allah Maha Kuasa dan melindungi Rasul UtusanNya ........ Bapa dan roh kudus purak purak pekak awas

Lantas Tiang Jemuran cemana nasibnya ya mbak wedi..... di ganti tiang lurus ????
ehmm

orang (lain) yang diserupakan
berarti isa tidak disalib, dan teolog Kristen Swedia telah membuktikan quran salah
piss

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by jakajayagiri-2 on Mon Oct 22, 2012 4:55 pm

ichreza wrote:om jaka, sebenarnya yg dipaku itu pergelangan tangan atau telapak tangannya?
Ikuti link yg saya ajukan di atas...ada soal rongga destot.

jakajayagiri-2
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 995
Kepercayaan : Protestan
Location : bandung
Join date : 04.09.12
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by mejuah juah on Tue Oct 23, 2012 4:25 am

@SEGOROWEDI wrote:
@mejuah juah wrote:
Alqur'an bilang disamarkan/diserupakan ....... dan Isa Tidak Mati ..... ini koncinya karena Allah Maha Kuasa dan melindungi Rasul UtusanNya ........ Bapa dan roh kudus purak purak pekak awas

Lantas Tiang Jemuran cemana nasibnya ya mbak wedi..... di ganti tiang lurus ????
ehmm

orang (lain) yang diserupakan
berarti isa tidak disalib, dan teolog Kristen Swedia telah membuktikan quran salah
piss

isa memang tidak mati di salib ..... qu'ran
salib (salb) bahasa arab memang artinya bukan tiang jemuran
awas
jadi gimana nasib tiang jemuran ??
satu satu ajaran paulus di preteli .... panas
avatar
mejuah juah
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 114
Location : medan
Join date : 10.10.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by jakajayagiri-2 on Tue Oct 23, 2012 7:34 am

@mejuah juah wrote:isa memang tidak mati di salib ..... qu'ran
Quran mmg tidak tau apa2 tentang Yesus. Jadi kalau Quran menulis ttg Isa dlm bentuk kisah spt apapun, itu mah urusan Quran dan para penganutnya sendiri. Dalam posisi spt itulah saya yakin bahwa Isa yg digambarkan Quran sama sekali bukan Yesus (meskipun mungkin diklaim sbg pribadi yg sama)

jakajayagiri-2
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 995
Kepercayaan : Protestan
Location : bandung
Join date : 04.09.12
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by mejuah juah on Tue Oct 23, 2012 8:38 am

@jakajayagiri-2 wrote:
@mejuah juah wrote:isa memang tidak mati di salib ..... qu'ran
Quran mmg tidak tau apa2 tentang Yesus. Jadi kalau Quran menulis ttg Isa dlm bentuk kisah spt apapun, itu mah urusan Quran dan para penganutnya sendiri. Dalam posisi spt itulah saya yakin bahwa Isa yg digambarkan Quran sama sekali bukan Yesus (meskipun mungkin diklaim sbg pribadi yg sama)

Betul, sepakat aku
Masalahnya bagaimana nasib tiang jemuran ????? ehmm
avatar
mejuah juah
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 114
Location : medan
Join date : 10.10.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by Guest on Tue Oct 23, 2012 8:46 am

@mejuah juah wrote:salib (salb) bahasa arab memang artinya bukan tiang jemuran
Coba tunjukkan referensi dan arti nya !!


Mari kita lihat muslim yang satu ini ... mana lebih besar mulut apa benaknya

Guest
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by mejuah juah on Thu Oct 25, 2012 3:09 pm

duren swt wrote:
@mejuah juah wrote:salib (salb) bahasa arab memang artinya bukan tiang jemuran
Coba tunjukkan referensi dan arti nya !!


Mari kita lihat muslim yang satu ini ... mana lebih besar mulut apa benaknya

Kan udah ada thread nya ??? sono muter muter cari
panik panik panik
avatar
mejuah juah
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 114
Location : medan
Join date : 10.10.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by jakajayagiri-2 on Thu Oct 25, 2012 3:24 pm

@mejuah juah wrote:
Kan udah ada thread nya ???

Jadi kenapa nanya2 di sini?

jakajayagiri-2
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 995
Kepercayaan : Protestan
Location : bandung
Join date : 04.09.12
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by SEGOROWEDI on Thu Oct 25, 2012 3:29 pm

@mejuah juah wrote:
isa memang tidak mati di salib ..... qu'ran
salib (salb) bahasa arab memang artinya bukan tiang jemuran
awas
jadi gimana nasib tiang jemuran ??
satu satu ajaran paulus di preteli .... panas

teolog kristen swedia membuktikan isa disalib
klaim quranmu bahwa yang disalib orang lain GUGURR
piss

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by mejuah juah on Thu Oct 25, 2012 4:55 pm

@jakajayagiri-2 wrote:
@mejuah juah wrote:
Kan udah ada thread nya ???

Jadi kenapa nanya2 di sini?

gw kan nanya : BAGAIMANAKAH NASIB TIANG JEMURAN ? paus
Bagaimana dampaknya ?
malaekat
avatar
mejuah juah
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 114
Location : medan
Join date : 10.10.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by mejuah juah on Thu Oct 25, 2012 6:45 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@mejuah juah wrote:
isa memang tidak mati di salib ..... qu'ran
salib (salb) bahasa arab memang artinya bukan tiang jemuran
awas
jadi gimana nasib tiang jemuran ??
satu satu ajaran paulus di preteli .... panas

teolog kristen swedia membuktikan isa disalib
klaim quranmu bahwa yang disalib orang lain GUGURR
piss

Mereka mengatakan sesungguhnya kami telah membunuh Isa anak Maryam, padahal tidaklah mereka membunuhnya dan tidaklah mereka menyalibnya, tetapi disamarkan bagi mereka.. (Qur'an)

Teolog kristen swedia udah menemui kesalahan tentang salib
Nanti suatu saat bakal ditemui lagi tentang Isa tidak mati terbunuh..... insyaallah
karena pembunuhan terhadap Isa disamarkan Allah (mereka dipenuh keraguan)
apakah ini tanda tanda Isa turun ke bumi? meluruskan kembali ajarannya (mematahkan salib salib) ?? wallahua'lam


cemana nasib tiang jemuran ya ??
avatar
mejuah juah
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 114
Location : medan
Join date : 10.10.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by jakajayagiri-2 on Sat Nov 10, 2012 10:27 am

@mejuah juah wrote:
@jakajayagiri-2 wrote:
@mejuah juah wrote:
Kan udah ada thread nya ???

Jadi kenapa nanya2 di sini?

gw kan nanya : BAGAIMANAKAH NASIB TIANG JEMURAN ? paus
Bagaimana dampaknya ?
malaekat

Baca lagi posting #30, jawab saja satu2 kalau memang punya sanggahan.

jakajayagiri-2
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 995
Kepercayaan : Protestan
Location : bandung
Join date : 04.09.12
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by Bonifasius on Wed Nov 28, 2012 2:27 pm

Yesus Mati Di Salip/Tiang?
1. Dari Kitab Suci:

Yesus berkata: “Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati. Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya Ia diolok-olokkan, disesah dan disalibkan, dan pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan.” (Mat 20:18-19)

“Sesudah mengolok-olokkan Dia mereka menanggalkan jubah itu dari pada-Nya dan mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya. Kemudian mereka membawa Dia ke luar untuk disalibkan. Ketika mereka berjalan ke luar kota, mereka berjumpa dengan seorang dari Kirene yang bernama Simon. Orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus.” (Mat 27:31-32, lih. Mrk 15:20-21, Luk 23:26)

“Bersama dengan Dia disalibkan dua orang penyamun, seorang di sebelah kanan dan seorang di sebelah kiri-Nya.” (Matius 27:38, lih. Mrk 15:27-28)

Ketika mereka sampai di tempat yang bernama Tengkorak, mereka menyalibkan Yesus di situ dan juga kedua orang penjahat itu, yang seorang di sebelah kanan-Nya dan yang lain di sebelah kiri-Nya, (Luk 23:33, lih. Yoh 19:18)

“Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Ia Raja Israel? Baiklah Ia turun dari salib itu dan kami akan percaya kepada-Nya.” (Mat 27:42)

Sementara mereka berdiri termangu-mangu karena hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan. Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea, yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga.” (Luk 24:4-7)
2. Dari tulisan Bapa Gereja
a. St. Ignatius dari Antiokhia (35-117)

“Aku memuliakan Yesus Kristus, Tuhan yang telah melimpahi kamu dengan kebijaksanaan sedemikian…. Tentang Tuhan kita, kamu telah sepenuhnya yakin bahwa Ia adalah keturunan Daud menurut kemanusiaan-Nya, dan Sang Putera Allah menurut kehendak dan kuasa-Nya; bahwa Ia sungguh lahir dari seorang Perawan dan dibaptis oleh Yohanes agar segala pelaksanaan hukum dapat digenapi oleh-Nya (Mat 3:15); bahwa di dalam tubuh-Nya Ia sungguh-sungguh dipakukan di kayu salib demi kita, di bawah pemerintahan Pontius Pilatus dan Herodes, sang tetrakh, yang dari kisah Sengsara-Nya itu kita adalah buahnya, sehingga melalui kebangkitan-Nya, Ia dapat membangkitkan untuk sepanjang segala abad, sebuah standar bagi para orang kudus dan umat beriman di dalam satu tubuh Gereja-Nya, baik itu di kalangan orang Yahudi ataupun non- Yahudi.” (St. Ignatius of Antioch, Letter to the Smyrnaeans, Ch. 1)
b. St. Yustinus Martir (100-165)

“Jika, dengan demikian Bapa menghendaki agar Kristus mengambil bagi-Nya kutuk atas seluruh umat manusia, dengan memahami bahwa, setelah Ia disalibkan dan wafat, Ia akan membangkitkan Dia, mengapa kamu mempertanyakan tentang-Nya, yang taat untuk menderita semuanya ini menurut kehendak Bapa, seolah Ia dikutuk, dan bukannya malah menangisi dirimu sendiri?….” (St. Justin Martyr, Dialogue with Trypho, ch. 95)


3. Dari fakta sejarah
a. Sejarah mencatat bahwa penyaliban merupakan salah satu cara hukuman mati yang dilakukan di Persia, Seleusia, Carthage dan Roma sekitar abad 6 BC sampai abad 4 AD.

Tahun 337 hukuman penyaliban ini dihapuskan oleh Kaisar Konstantin di Roma. Memang istilah ‘crucifixion‘ dapat mengacu kepada hukuman siksaan di tiang ataupun pada pohon, namun juga dapat berarti pemakuan pada kombinasi palang kayu tiang terdiri dari tiang vertikal dan horizontal. Jika palang horizontal digunakan maka narapidana tersebut dipaksa untuk memanggulnya di bahunya, yang kemungkinan sudah luka- luka karena cambukan, ke tempat penyaliban. Sedangkan tiang vertikalnya umumnya sudah ada di tempat penyaliban. Kitab Suci mengatakan, bahwa setelah didera/ dihajar (lih. Luk 23:16) Yesus dibawa keluar untuk disalibkan, dan kemudian Simon dari Kirene dipaksa untuk membantu memikul salib Kristus (lih. Mrk 15: 21, Luk 23:16). Maka kita ketahui di sini bahwa Yesus disalibkan dengan pada tiang dengan palang mendatar/ horizontal, sebab palang inilah yang dipikul-Nya dan oleh Simon yang kemudian membantu-Nya.
b. Josephus (37-100), seorang sejarahwan Yahudi pada abad awal menuliskan beberapa cara penyiksaan dan posisi penyaliban pada sekitar keruntuhan Yerusalem di abad pertama.

Terdapat banyak cara penyaliban, namun yang umum adalah dengan palang salib horisontal tepat di di atas tiang sehingga membentuk huruf “T” atau palang tersebut diletakkan sedikit ke bawah seperti yang umum dikenal oleh kita umat Kristiani sebagai salib Kristus.

Josephus menuliskan demikian:

“Sekarang, sekitar waktu ini, Yesus, seorang yang bijak, kalau itu benar/ lawful memanggilnya sebagai manusia; sebab ia adalah seorang pembuat mukjizat, seorang guru bagi orang- orang yang menerima kebenaran dengan suka cita. Ia menarik kepadanya banyak orang Yahudi maupun non- Yahudi. Ia adalah Kristus. Dan ketika Pilatus, atas dorongan para pemimpin di antara kita, telah menghukumnya ke salib, mereka yang mengasihinya tidak meninggalkan dia; sebab ia menampakkan diri kepada mereka pada hari ketiga; seperti dinubuatkan oleh para nabi tentang hal ini dan sepuluh ribu hal ajaib lainnya tentang dia. Dan suku Kristen, yang mengambil nama darinya, tidak punah sampai hari ini…” (Josephus, Antiquities of the Jews, XVIII, 3:8-10)

Tulisan- tulisan pertama yang menjabarkan tentang penyaliban Yesus tidak secara khusus menyebutkan bentuk salib-Nya, tetapi tulisan-tulisan sekitar tahun 100 menyebutkan salib Kristus tersebut berbentuk T (huruf Tunani ‘tau’, seperti dituliskan dalam Surat Barnabas bab 9) atau komposisi palang vertikal dan horizontal, dengan sedikit tonjolan di atas- nya (lih. Irenaeus (130-202) Adversus Haereses II, xxiv,4). Ini cocok dengan penjabaran Mat 27:37, yang menuliskan bahwa di atas kepala Yesus, terpasang tulisan, “Inilah Yesus Raja orang Yahudi”.
c. Penemuan terkini tentang penyaliban adalah melalui penemuan arkeologis dari penggalian tahun 1968 di sekitar arah timur laut Yerusalem.

Ditemukan sebuah sisa- sisa jenazah seorang laki- laki, yang diidentifikasikan sebagai Yohan Ben Ha’galgol, yang meninggal tahun 70 AD. Analisa yang dilakukan oleh Hadassah Medical School, menyatakan bahwa luka-luka di tubuhnya seuai dengan yang dikisahkan sebagai luka- luka pada penyaliban Kristus. Penemuan lainnya adalah yang juga berasal dari abad pertama, dengan penemuan tulang kaki dengan paku, yang ditemukan di Yerusalem, yang kini disimpan oleh Israel Antiquities Authority di Israel Museum, juga menggambarkan luka- luka di kaki akibat penyaliban.
d. Bukti dari Kain kafan Turin (The Shroud of Turin), yang selengkapnya dapat dibaca di situs ini [http://www.shroud.com/]
Pihak Vatikan memang belum mengeluarkan pernyataan resmi tentang keotentikan kain kafan Turin ini, namun dari data- data yang dapat kita baca mengenai penyelidikan sains tentang kain ini, semakin menunjukkan bukti yang cukup kuat bahwa kain ini bukan merupakan produk forgery/ pemalsuan dari abad pertengahan.

Dari informasi yang dapat kita baca di link di atas, kain kafan Turin diyakini sebagai kain yang membungkus jenazah Yesus pada saat Ia dikuburkan. Menurut fakta sejarah, kain ini pertama ditemukan di dinding kota Edessa (antara tahun 525-544) ketika kota itu diserang pasukan Persia. Sebelum kejadian itu tidaklah diketahui dengan pasti kisah dari kain Turin ini. Menurut sejarahwan Ian Wilson, yang mempelajari tradisi dan tulisan- tulisan pada abad awal, kemungkinan murid Yesus yang bernama Addai [Yudas Thaddeus] membawa kain kafan ini dari Yerusalem ke Edessa atas permintaan Raja Akbar V, yang pada saat itu sakit keras. Namun kemudian cucu dari Raja Akbar V tersebut menyerang umat Kristen, sehingga kain tersebut hilang ataupun disembunyikan. Kisah tentang Raja Akbar V ini dimuat dalam catatan sejarah Eusebius. Selanjutnya, berabad kemudian kain kafan ini ditemukan kembali oleh seorang prajurit Perancis, Geoffrey de Charny (1349), yang diperolehnya dari Konstantinopel.

Sejarah menunjukkan bahwa telah diadakan berkali- kali pemeriksaan akan keotentikan kain kafan dan gambar yang tercetak pada kain tersebut, yang padanya ‘tercetak’ gambar tubuh seorang laki- laki dengan luka- luka penyaliban. Jadi terdapat dua jenis gambar pada kain itu, yaitu bercak darah yang disebabkan oleh luka- luka; dan gambar rupa manusia yang bukan disebabkan oleh bercak darah. Asal gambar ini tidak dapat dijelaskan menurut para ahli yang telah meneliti kain kafan tersebut. Yang jelas, gambar itu bukan hasil pencetakan/ lukisan, dan bukan pula berasal dari darah atau karena persentuhan dengan tubuh manusia. (lih. Ray Rogers, Comments on the Book, The Resurrection of the Shroud by Mark Antonacci, 2001, p.4)

Melalui gambar tersebut, terdapat bukti luka- luka sebagai berikut:

1. Luka cambukan, sebanyak 120 buah (menurut Giulio Ricci 220 buah). Walaupun batas pencambukan menurut hukum Yahudi adalah 40, namun kemungkinan prajurit Romawi tidak mengikuti aturan ini, atau cambukannya terdiri dari tiga cabang sehingga semuanya berjumlah 120 cambukan.

2. Luka pada mahkota duri di kepala

3. Luka bekas paku di tangan dan kaki.
Mengenai luka di tangan, gambarnya sudah pernah kami tayangkan di sini, silakan klik.

4. Memar di muka, fraktur di hidung, luka besar di pipi kanan, luka di bawah mata kanan sehingga membuat mata kanan menutup, darah dari kedua lubang hidung, dan pipi sebelah kiri.

5. Luka besar di bahu, akibat memikul salib. Ini cocok dengan deskripsi bahwa Yesus memikul palang salib horizontal di bahu-Nya ke Golgota, walau di tengah jalan Simon dari Kirene dipaksa oleh para serdadu untuk membantu-Nya.

6. Tidak ada tulang-Nya yang dipatahkan. Luka paku 7 inci terlihat pada kakinya.

7. Luka pada lambungnya, karena tikaman.
3. Kesimpulannya: dari ayat- ayat Kitab Suci maupun fakta sejarah, kita ketahui bahwa Yesus disalibkan di tiang yang terdiri dari palang vertikal dan horisontal (bentuk salib), jadi bukan ‘hanya’ pada tiang/ pohon vertikal.

Catatan:
Informasi tentang Kain Kafan Turin, disarikan dari:

Dr. Leoncio A Garza-Valdes, The DNA pf God? Newly Discovered Secrets of the Shrouds of Turin, (New York: Berkley Books, 1999)
C. Bernard Ruffin, The Shrouds of Turin, Our Sunday Visitor Publishing, Huntington, Ind. 1999, pp- 26-27.
Dr. Frederick T. Zugibe, The Cross and the Shroud, (Minnesota, Paragon House: 1981)

Bonifasius
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 28
Kepercayaan : Lain-lain
Location : BALI
Join date : 28.11.12
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by mang odoy on Tue Dec 04, 2012 10:42 pm

yahhh...tukang copas lagi dahhh.... dah dibahas abis dimari pak..

http://www.laskarislam.com/t560-mang-odoy-vs-segorowedi-debat-seru-seputar-penyaliban


http://www.laskarislam.com/t2326-menguak-kebohongan-kristen

jalan jalan aja dulu dahh...

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by SEGOROWEDI on Tue Dec 04, 2012 10:49 pm

@mejuah juah wrote:
Mereka mengatakan sesungguhnya kami telah membunuh Isa anak Maryam, padahal tidaklah mereka membunuhnya dan tidaklah mereka menyalibnya, tetapi disamarkan bagi mereka.. (Qur'an)

gugur oleh teolog kristen swedia
karena isa ternyata disalib
piss

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43908
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by mang odoy on Tue Dec 04, 2012 11:40 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@mejuah juah wrote:
Mereka mengatakan sesungguhnya kami telah membunuh Isa anak Maryam, padahal tidaklah mereka membunuhnya dan tidaklah mereka menyalibnya, tetapi disamarkan bagi mereka.. (Qur'an)

gugur oleh teolog kristen swedia
karena isa ternyata disalib
piss

DISALIB ..?? digimanain..???
apa maksut loh...DISALIB itu adalah DI TANGKRINGIN DI TIANG JEMURAN/KAYU PALANG...??


belagu gila luhh..!!

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: Teolog Kristen Swedia: Tak Ada Bukti Yesus Mati Disalib

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 2 dari 3 Previous  1, 2, 3  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik