FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

pencatatan hadis pernah dilarang

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

pencatatan hadis pernah dilarang

Post by keroncong on Mon Dec 03, 2012 5:17 pm



السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله ، وبعد

Di masa awal turunnya Al-Quran Al-Kariem, Rasulullah SAW memang pernah melarang para shahabat untuk menulis hadits-hadits beliau selain Al-Quran. Larangan ini sifatnya umum, namun dengan pengecualian beberapa orang shahabat yang dibolehkan bahkan diperintahkan untuk menulis hadits.

Di antara latar belakangnya adalah karena dikhawatirkan para shahabat akan mengalami kerancuan dan tidak bisa membedakan mana yang ayat Al-Quran dan mana yang hadits nabi SAW. Sehingga kebijakan yang diambil saat itu, bahwa para shahabat hanya dibolehkan menuliskan ayat-ayat Al-Quran saja, sedangkan hadits nabi SAW cukup diingat-ingat dan dihafal.

Apalagi mengingat tingkat kepentingannya belum terlalu mendesak. Bukankah hadits itu adalah perkataan, perbuatan dan taqrir nabi SAW? Lantas buat apa ditulis apabila nabi SAW masih ada bersama mereka? Kalau ada hal-hal yang mereka tidak tahu, mereka bisa langsung bertanya kepada beliau, bukan?

Namun sebagian orang memang secara khusus diperintahkan oleh beliau SAW untuk menulis hadits. Di masa Rasulullah SAW masih hidup, tidak kurang ada 52 orang shahabat yang kerjanya menulis dan mencatat hadits-hadits beliau. Sedangkan di kalangan tabi`in ada 247 orang yang melakukan hal serupa.

Pernyataan bahwa Rasulullah SAW melarang para shahabat untuk menulis hadits seringkali dimanfaatkan secara jahat oleh para orientalis untuk menafikan hadits-hadits nabawi serta menuduh bahwa hadits itu tidak bisa dipertanggung-jawabkan keasliannya. Mereka seringkali menyebutkanbahwa hadits baru ditulis seratus tahun lebih setelah Rasulullah SAW wafat. Sehingga sangat besar kemungkinan terjadinya pemalsuan.Tuduhan ini pun seringkali mengecoh orang awam untuk membenarkan tasykik (menyusupkan keragu-raguan).

Jadi memang benar Rasulullah SAW pernah melarang penulisan hadits di zamannya, namun tidak benar bahwa hadits ditulis ratusan tahun setelahnya. Yang benar adalah bahwa secara umum ada pelarangan untuk menulis hadits, namun secara khusus dan kepada orang-orang tertentu, Rasulullah SAW justru memerintahkan penulisan hadits.

والله أعلم بالصواب والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Ahmad Sarwat, Lc.
avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 63
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 66

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik