FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Penciptaan Alam Semesta Menurut Genesis & Alquran

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Penciptaan Alam Semesta Menurut Genesis & Alquran

Post by dade on Tue Dec 04, 2012 7:18 am



Kita melihat dalam Genesis itu bahwa bukan saja sebahagian keterangannya telah berlawanan dengan keadaan sejarah yang berlaku dan dengan ajaran yang diredhai ALLAH, juga bertentangan dengan capaian pengetahuan wajar baik mengenai penciptaan ALLAH atas benda-benda angkasa maupun tentang kehidupan yang berlaku pada setiap planet dalam daerah tatasurya. Sebagai contoh sebagai berikut:

Bible: Genesis

1:1. In the beginning God created heaven and the earth.


Alkitab: Kitab Kejadian :

1:1. Bahwa pada mula pertama dijadikan ALLAH akan langit dan bumi


1:2.And the earth was with out form, and void; and darkness was upon the face or the deep. And the spirit od God moved upon the face of the waters.

1:2. Maka Bumi ini campur baur adanya, yaitu suatu hal yang ketutupan kelam kabut; maka Roh ALLAH berlayangan di atas muka air itu.


1:3. And God said, Let there be light: and there was light.

1:3. Maka firman ALLAH Hendaklah ada terang. Lalu terang¬pun jadilah.

Ayat-ayat permulaan ini saja telah berlawanan dengan capaian logika wajar, bahwa yang pertama ialah Tuhan dan air, bertentangan dengan theory Edwin Hubble dan Albert Einstein

selaku Master of Cosmology apalagi dengan ajaran Alquran. Perlu pula diketahui bahwa istilah God berarti Tuhan, bukan berarti ALLAH karena itu adalah nama Tuhan. Istilah creat berarti ciptaan bukan jadikan. Cipta ialah mengwujudkan sesuatu dari tiada kepada ada, sedang “jadikan” ialah merobah suatu keadaan kepada keadaan lain.

Tuhan tidak bersama ada dengan air, dan bukan pula air itu pertama kali diciptakanNYA tetapi Rawasia atau batang magnet pada berbagai sistim dan stelsel disetiap micro dan macro cosmos. Rawasia itu berputar disumbunya mewujudkan benda konkrit dan terbentuklah materi dan benda angkasa yang masih panas. Sesudah beribu tahun dengan melalui proses barulah terjadi air dibahagian selatan permukaan planet yang sudah membulat dan membeku.

Ayat-ayat Genesis ini nyata telah disusun begitu rupa sesuai dengan peradaban pra-ilmiah oleh manusia biasa, dan hal itu diketahui pada beberapa abad kemudiannya setelah pengetahuan tentang benda semakin meningkat. Alquran yang menyatakan tiap sesuatu itu diciptakan dari Alma’ menimbulkan pengertian manusia waktu dulu bahwa benda angkasa ini diciptakan dari AIR, padahal istilah itu mengandung dua pengertian yaitu Hydrogen dan Air.
Malah Hydrogen itu sendiri dapatlah diartikan kehampaan total dan barulah dia mempunyai wujud sesudah diberi Rawasia dan Mar’a yaitu Electron positif dan negatif. Alma’ yang berarti AIR ialah Atmosphere sebagai hujan dan ini baru terlaksana selama dipermukaan Bumi mendingin.

Genesis:

1:6. And God said, Let there be a firmament in the midst of the waters, and let it divide them from the wateis.

Kejadian:

1:6. Maka firman ALLAH hendaklah ada suatu bentangan pada sama tengah air itu, supaya diceraikannya air dengan air.

1:8. And God called the firmament Heaven. And the evening and the morning were the second day.

1:8. Lalu dinamai ALLAH akan bentangan itu langit. Setelah petang dan pagi, maka itulah hari yang kedua.


1:9. And God said, Let the waters under the heaven be gathered iogether unto one place, and let the dry land appear: and

1:9. Maka firman ALLAH: Hendaklah segala air yang di bawah langit itu berhimpun kepada satu tempat, supaya kelihatan yang kekeringan itu, maka jadilah demikian.


1:10. And God called the dry land, Earth; and the gathering to¬gether of the waters called he Seas: and God saw that is was good.

1:10. Lalu dinamai ALLAH akan yang kekeringan itu darat, dan akan perhimpunan segala air itu dinamakannya Iaut; maka dilihat ALLAH itu baiklah adanya.

Dengan keterangan ayat Bible sebentar ini nyatalah yang dimaksudkan waters di atas tadi benar-benar Air (H20) dengan demikian dia berlawanan pada pengetahuan tentang penciptaan benda angkasa. Seterusnya dinyatakan bahwa air itu dipisahkan dengan firmament, dan ini dinamakan heaven atau langit, di atasnya ada air dan di bawahnyapun ada air. Tentunya dimaksudkan air yang di atas firmament turun jadi hujan yang kemudian berkumpul dengan lautan, penyusun ayat itu lupa betapa kalau air itu sudah habis turun tentunya akan tiada hujan lagi. Karenanya semakin teranglah betapa tingkatan pengetahuan kalangan yang menyusun Genesis itu dulunya, hingga mereka menyangka hanya Bumi inilah benda angkasa yang paling besar sesuai dengan anggapan umum waktu itu.

Dengan pengertian lain mungkin orang menganggap heaven yang dimaksud dalam Bible tadi berarti planet bukan atmosphere, maka keadaannya sama dengan istilah Sama’ dan Samawat dalam Alquran yang artinya atmosphere dan planet, tetapi bukanlah semua itu berartikan sorga seperti arti yang sering dipakaikan untuk istilah heaven yang lain dalam Bible.

Genesis:

1:16 And God made two great lights, the greater light to rule the day, and the lesser light to rule the night: he made the stars also.

Kejadian:

1:16. Maka dijadikan ALLAH akan kedua benda terang yang besar itu, yaitu terang yang besar itu akan memerintahkan siang dan terang yang kecil itu akan memerintahkan malam, dan lagi segala bintangpun.


1:17. And God set them in the firmament of the heaven to give light upon the earth.

1:17. Maka ditaruh ALLAH akan dia dalam bentangan langit akan memberi terang di atas Bumi.


1:20. And God said, Let the waters bring forth abundantly the moving creature that hath life, and fowl that may fly above the earth in the open firmament of heaven.

1:20. Maka firman ALLAH. Hendaklah dalam segala air itu menggeriak beberapa kejadian yang bernyawa dan yang sulur menyulur, hendaklah ada unggas terbang, di atas Bumi, dalam bentangan langit.


Sekiranya istilah heaven di atas ini berartikan planet maka dia jadi praktis dengan air mengandung ikan, tetapi orang kecewa lagi bahwa yang dimaksudkan itu adalah air diangkasa Bumi.


Demikian keterangan terpenting dalam Genesis tentang Penciptaan Tuhan atas benda angkasa dimana Bumi ini adalah tempat yang paling besar diantara segalanya. Surya, bulan dan segala bintang adalah benda kecil untuk kepentingan hidup di permukaan planet ini. Semua itu menggambarkan tingkat kesadaran penyusun Genesis itu dulunya, padahal Alquran memberikan keterangan yang sesuai dengan capaian logika kini bahwa semesta ini terdiri dari jutaan Galaxy yang masing-masing terdiri dari jutaan Tatasurya yang setiapnya berupakan bintang yang dikitari oleh planet-planet, salah satu di antaranya terbilang kecil adalah Bumi yang kita diami. Antara Bulan dan Surya walaupun kelihatan sama besar dari Bumi, ternyata yang satu hanyalah seperlima-puluh besar Bumi sedang yang lainnya berupa api besar sekira 332.000 kali besar Bumi ini.

Suatu hal yang jadi perhatian serious ialah bahwa Genesis dalam menerangkan penciptaan pertama itu tidak pernah menerangkan planet-planet yang sama dengan Bumi ini mengitari Surya. Yang ada hanya heaven dengan arti atmosphere dan itupun dengan singular number, mufrad, padahal kitab lainnya dalam Bible sering kita temui istilah heavens dengan arti planet-planet, plural number atau jamak.

Hal selanjutnya yang jadi kecurigaan tentang kejadian pertama tersebut dalam Bible ialah :

Genesis

2 : 3. And God blessed the seventh day, and sanctified it: because that in it he had rested from all his work which God created and made.

Artinya:

Dan Tuhan memberkati hari ketujuh itu, dan mensucikannya:
karena itu padanya dia telah beristirahat dari semua pekerjaan¬nya yang Tuhan ciptakan dan jadikan.


Dalam hal ini ternyata lagi bahwa penyusun Genesis berpendapat yang Tuhan itu sama dengan manusia biasa, mengalami kelelahan dalam pekerjaan dan harus istirahat pada hari ketujuh, padahal Pencipta itu tidaklah dipengaruhi lelah, lupa dan kantuk. Kalau DIA masih dipengaruhi oleh yang demikian, berarti DIA masih lemah sama keadaannya dengan makhluk yang diciptakan, bukanlah dia penguasa ESA. Untuk semua ayat Genesis itu Alquran memberikan tantangan spontan tetapi cocok dengan capaian pemikiran manusia abad ke 20 sesudah Masehi:


قُلۡ أَٮِٕنَّكُمۡ لَتَكۡفُرُونَ بِٱلَّذِى خَلَقَ ٱلۡأَرۡضَ فِى يَوۡمَيۡنِ وَتَجۡعَلُونَ لَهُ ۥۤ أَندَادً۬ا‌ۚ ذَٲلِكَ رَبُّ ٱلۡعَـٰلَمِينَ

41/9. Katakanlah, apakah kamu engkar pada yang menciptakan Bumi ini dalam dua hari (2.000 tahun)
dan kamu jadikan untukNYA bandingan ? Itulah Tuhan seluruh manusia.


وَجَعَلَ فِيہَا رَوَٲسِىَ مِن فَوۡقِهَا وَبَـٰرَكَ فِيہَا وَقَدَّرَ فِيہَآ أَقۡوَٲتَہَا فِىٓ أَرۡبَعَةِ أَيَّامٍ۬ سَوَآءً۬ لِّلسَّآٮِٕلِينَ

41/10. Dan DIA jadikan padanya Rawasia dari atasnya (utara keselatan) dan memberi barkat (Ionosphere)
kepadanya serta menentukan padanya waktunya (rotasi 360 derajat) dalam empat hari (4.000 tahun)
selaku jawaban yang sama bagi orang-orang yang bertanya.


ثُمَّ ٱسۡتَوَىٰٓ إِلَى ٱلسَّمَآءِ وَهِىَ دُخَانٌ۬ فَقَالَ لَهَا وَلِلۡأَرۡضِ ٱئۡتِيَا طَوۡعًا أَوۡ كَرۡهً۬ا قَالَتَآ أَتَيۡنَا طَآٮِٕعِينَ

41/11. Kemudian DIA menyelesaikan kepada angkasa (Tatasurya) dan dia waktu itu gumpalan api,
lalu DIA katakan padanya dan pada Bumi: datanglah secara patuh atau cara terpaksa. Keduanya berkata:
Kami datang secara patuh.


فَقَضَٮٰهُنَّ سَبۡعَ سَمَـٰوَاتٍ۬ فِى يَوۡمَيۡنِ وَأَ
وۡحَىٰ فِى كُلِّ سَمَآءٍ أَمۡرَهَا‌ۚ وَزَيَّنَّا ٱلسَّمَآءَ ٱلدُّنۡيَا بِمَصَـٰبِيحَ وَحِفۡظً۬ا‌ۚ ذَٲلِكَ تَقۡدِيرُ ٱلۡعَزِيزِ ٱلۡعَلِيمِ

41/12. Lalu kami laksanakan mereka jadi tujuh planet (langit) di atas orbit Bumi dalam dua hari.
Dan diwahyukan pada setiap Tatasurya itu urusannya (orbitnya) dan Kami hiasi angkasa dunia itu dengan
pelita-pelita (Surya-surya) serta penjagaan. Itulah ketentuan Yang Kuasa mengetahui.


أَلَمۡ تَرَوۡاْ كَيۡفَ خَلَقَ ٱللَّهُ سَبۡعَ سَمَـٰوَٲتٍ۬ طِبَاقً۬ا (١٥) وَجَعَلَ ٱلۡقَمَرَ فِيہِنَّ نُورً۬ا وَجَعَلَ ٱلشَّمۡسَ سِرَاجً۬ا

71/15-16. Tidakkah kamu perhatikan betapa ALLAH menciptakan planet (langit) itu bertingkat-tingkat.
Dan DIA jadikan Bulan bulan itu yang padanya ada sinar serta menjadikan Surya itu selaku pelita?


وَمِنۡ ءَايَـٰتِهِۦ خَلۡقُ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَمَا بَثَّ فِيهِمَا مِن دَآبَّةٍ۬‌ۚ وَهُوَ عَلَىٰ جَمۡعِهِمۡ إِذَا يَشَآءُ قَدِيرٌ۬

42/29. Dan dari pertanda-pertandaNYA ialah penciptaan planet-planet dan Bumi ini serta apa-apa yang
DIA biakkan pada keduanya dari hewan. Dan DIA atas pengumpulan mereka itu ketika DIA kehendaki,
DIA telah menentukan.


يَسۡـَٔلُهُ ۥ مَن فِى ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلۡأَرۡضِ‌ۚ كُلَّ يَوۡمٍ هُوَ فِى شَأۡنٍ۬

55/29. Meminta kepadaNYA orang-orang yang ada di planet-planet dan yang Bumi.
Setiap hari DIA dalam sibuk. Maka dengan nikmatNYA mana lagi kamu hendak mendustakan.


Bumi ini hanyalah planet kecil yang ketiga mengelilingi surya, malah diantara planet itu ada yang begitu besar seperti Jupiter sendiri sekira 318 kali besar Bumi. Setiap bintang di angkasa itu adalah Surya yang dikitari oleh planet seperti yang kini diami kini, memang untuk kitaran planet-planetlah semua bintang itu diwujudkan. Setiap gerak yang berlaku pada setiap atom disemua benda angkasa itu adalah ketentuan ALLAH, setiapnya menimbulkan akibat dalam rangkaian kausalita yang berkelanjutan, dan itu tidak mungkin ALLAH itu pernah lelah apalagi istirahat dari pekerjaanNYA.


Kini kita lanjutkan dengan penciptaan atas diri manusia pada mana Genesis memberikan keterangan dengan ayat saduran:

Genesis:
1: 26 And God said, Let us make man in our image after our like¬ness: and let them have dominion over the fish of the sea, and over the fowl of the air, and over the cattle, and over all creaping things that creepth upon the earth.

Kejadian:

1:26. Maka firman ALLAH, baiklah kita menjadikan manusia atas peta kita dan atas teladan kita, supaya diperintahkannya segala ikan yang di dalam laut dan segala unggas yang di udara dan segala binatang yang jinak dan seisi bumi dan segala binatang melata yang menjalar di tanah.

1:27. So God created man in his own image, in the image of God created he him, male and female created he them.

1:27. Maka dijadikan ALLAH akan manusia itu atas petanya, yaitu atas peta ALLAH dijadikan dia, maka dijadikannya mereka itu laki-laki dan perempuan.

2:1. Thus the heavens and the earth were finished and all the host of them.

2:1. Demikianlah sudah dijadikan langit dan Bumi serta dengan segala isinya.

Kalau tadi hanya dikatatakan HEAVEN singular maka kini tiba-tiba sudah jadi HEAVENS plural, sudah sama dengan Samawat dalam Alquran. Hal ini juga mendorong fikiran bahwa yang dimuat dalam genesis itu telah dimodali oleh Ayat-ayat Alquran tetapi kebanyakan salah pasang. Walaupun waktu itu penyusun Genesis belum mengerti sesungguhnya perbedaan arti Sama’ dan Samawat maka dengan keberanian saja mereka telah memasukkan persoalan Samawat itu ke dalam Genesis.


avatar
dade
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 40
Posts : 207
Location : bEkAsi
Join date : 04.03.12
Reputation : 11

http://myquran.org

Kembali Ke Atas Go down

Re: Penciptaan Alam Semesta Menurut Genesis & Alquran

Post by MeRoNGoS on Tue Dec 04, 2012 9:17 am

Sebelum disenggol orang ini thread, sayasarankan, ada baiknya kamu perdalam bahasa inggrismu dahulu. Karena menerjemahkan pake translator malah membuat dirimu njlimet dengan sendirinya.

Dan memperbandingkan urusan penciptaan awal dunia antara Kitab Kejadian dan Quran, ujung2nya juga hanya akan menembak kakimu sendiri, udah yakin ?


Terakhir diubah oleh MeRoNGoS tanggal Tue Dec 04, 2012 6:15 pm, total 1 kali diubah

MeRoNGoS
SERSAN DUA
SERSAN DUA

Male
Posts : 65
Kepercayaan : Protestan
Location : Surabaya
Join date : 17.11.12
Reputation : 1

Kembali Ke Atas Go down

Re: Penciptaan Alam Semesta Menurut Genesis & Alquran

Post by SEGOROWEDI on Tue Dec 04, 2012 1:57 pm

Allah menciptakan langit dan bumi serta isinya

1 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.
2 Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.
3 Berfirmanlah Allah: ''Jadilah terang.'' Lalu terang itu jadi.
4 Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.
5 Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.
6 Berfirmanlah Allah: ''Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air.''
7 Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian.
8 Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua.
9 Berfirmanlah Allah: ''Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering.'' Dan jadilah demikian.
10 Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
11 Berfirmanlah Allah: ''Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi.'' Dan jadilah demikian.
12 Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
13 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga.
14 Berfirmanlah Allah: ''Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun,
15 dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi.'' Dan jadilah demikian.
16 Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.
17 Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,
18 dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
19 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat.
20 Berfirmanlah Allah: ''Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk yang hidup, dan hendaklah burung beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala.''
21 Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air, dan segala jenis burung yang bersayap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
22 Lalu Allah memberkati semuanya itu, firman-Nya: ''Berkembangbiaklah dan bertambah banyaklah serta penuhilah air dalam laut, dan hendaklah burung-burung di bumi bertambah banyak.''
23 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kelima.
24 Berfirmanlah Allah: ''Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis binatang liar.'' Dan jadilah demikian.
25 Allah menjadikan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.
26 Berfirmanlah Allah: ''Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.''
27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.
28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: ''Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.''
29 Berfirmanlah Allah: ''Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu.
30 Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya.'' Dan jadilah demikian.
31 Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.
1 Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya.
2 Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu.
3 Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.
4 Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan.


sekarang...
silakan ditampilkan kronologi penciptaan langit dan bumi serta isinya
versi quran!

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Penciptaan Alam Semesta Menurut Genesis & Alquran

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik