FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

menjawab forum MK: dongengkah kisah ashabul Kahfi?

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

menjawab forum MK: dongengkah kisah ashabul Kahfi?

Post by keroncong on Thu Jan 03, 2013 1:59 am

First topic message reminder :

Kisah ini begitu kesohor. Dengan kekuasaan-Nya, Allah Subhanahu wa Ta’ala menidurkan sekelompok pemuda yang berlindung di sebuah gua selama 309 tahun. Apa hikmah di balik ini semua?

Ashhabul Kahfi adalah para pemuda yang diberi taufik dan ilham oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala sehingga mereka beriman dan mengenal Rabb mereka. Mereka mengingkari keyakinan yang dianut oleh masyarakat mereka yang menyembah berhala. Mereka hidup di tengah-tengah bangsanya sembari tetap menampakkan keimanan mereka ketika berkumpul sesama mereka, sekaligus karena khawatir akan gangguan masyarakatnya. Mereka mengatakan:

رَبُّنَا رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ لَنْ نَدْعُوَ مِنْ دُوْنِهِ إِلَهًا لَقَدْ قُلْنَا إِذًا شَطَطًا

“Rabb kami adalah Rabb langit dan bumi, kami sekali-kali tidak akan menyeru Rabb selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang jauh.” (Al-Kahfi: 14)
Yakni, apabila kami berdoa kepada selain Dia, berarti kami telah mengucapkan suatu شَطَطًا (perkataan yang jauh), yaitu perkataan palsu, dusta, dan dzalim.
Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan perkataan mereka selanjutnya:

هَؤُلاَءِ قَوْمُنَا اتَّخَذُوا مِنْ دُوْنِهِ آلِهَةً لَوْلاَ يَأْتُوْنَ عَلَيْهِمْ بِسُلْطَانٍ بَيِّنٍ فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَى عَلَى اللهِ كَذِبًا

“Kaum kami ini telah mengambil sesembahan-sesembahan selain Dia. Mereka tidak mengajukan alasan yang terang (tentang keyakinan mereka?) Siapakah yng lebih dzalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah?” (Al-Kahfi: 15)
Ketika mereka sepakat terhadap persoalan ini, mereka sadar, tidak mungkin menampakkannya kepada kaumnya. Mereka berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar memudahkan urusan mereka:

رَبَّنَاآتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا

"Wahai Rabb kami, berilah kami rahmat dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami." (Al-Kahfi: 10)
Mereka pun menyelamatkan diri ke sebuah gua yang telah Allah Subhanahu wa Ta’ala mudahkan bagi mereka. Gua itu cukup luas dengan pintu menghadap ke utara sehingga sinar matahari tidak langsung masuk ke dalamnya. Kemudian mereka tertidur dengan perlindungan dan pegawasan dari Allah selama 309 tahun. Allah Subhanahu wa Ta’ala buatkan atas mereka pagar berupa rasa takut meskipun mereka sangat dekat dengan kota tempat mereka tinggal. Allah Subhanahu wa Ta’ala sendiri yang menjaga mereka selama di dalam gua. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَنُقَلِّبُهُمْ ذَاتَ الْيَمِيْنِ وَذَاتَ الشِّمَالِ

“Dan Kami bolak-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri.” (Al-Kahfi: 18)
Demikianlah agar jasad mereka tidak dirusak oleh tanah. Setelah tertidur sekian ratus tahun lamanya, Allah Subhanahu wa Ta’ala membangunkan mereka لِيَتَسَاءَلُوا (agar mereka saling bertanya), dan supaya mereka pada akhirnya mengetahui hakekat yang sebenarnya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

قَالَ قَائِلٌ مِنْهُمْ كَمْ لَبِثْتُمْ قَالُوا لَبِثْنَا يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍ قَالُوا رَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَا لَبِثْتُمْ فَابْعَثُوا أَحَدَكُمْ بِوَرِقِكُمْ هَذِهِ إِلَى الْمَدِْينَةِ

"Berkatalah salah seorang dari mereka: ‘Sudah berapa lama kalian menetap (di sini)?’ Mereka menjawab: ‘Kita tinggal di sini sehari atau setengah hari.’ Yang lain berkata pula: ‘Rabb kalian lebih mengetahui berapa lamanya kalian berada (di sini). Maka suruhlah salah seorang di antara kalian pergi ke kota membawa uang perakmu ini’.” (Al-Kahfi: 19)
Di dalam kisah ini terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah yang nyata. Di antaranya:
1. Walaupun menakjubkan, kisah para penghuni gua ini bukanlah ayat Allah yang paling ajaib. Karena sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala mempunyai ayat-ayat yang menakjubkan yang di dalamnya terdapat pelajaran berharga bagi mereka yang mau memerhatikannya.
2. Sesungguhnya siapa saja yang berlindung kepada Allah, niscaya Allah Subhanahu wa Ta’ala melindunginya dan lembut kepadanya, serta menjadikannya sebagai sebab orang-orang yang sesat mendapat hidayah (petunjuk). Di sini, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah bersikap lembut terhadap mereka dalam tidur yang panjang ini, untuk menyelamatkan iman dan tubuh mereka dari fitnah dan pembunuhan masyarakat mereka. Allah menjadikan tidur ini sebagai bagian dari ayat-ayat (tanda kekuasaan)-Nya yang menunjukkan kesempurnaan kekuasaan Allah dan berlimpahnya kebaikan-Nya. Juga agar hamba-hamba-Nya mengetahui bahwa janji Allah itu adalah suatu kebenaran.
3. Anjuran untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat sekaligus mencarinya. Karena sesungguhnya Allah mengutus mereka adalah untuk hal itu. Dengan pembahasan yang mereka lakukan dan pengetahuan manusia tentang keadaan mereka, akan menghasilkan bukti dan ilmu atau keyakinan bahwa janji Allah adalah benar, dan bahwa hari kiamat yang pasti terjadi bukanlah suatu hal yang perlu disangsikan.
4. Adab kesopanan bagi mereka yang mengalami kesamaran atau ketidakjelasan akan suatu masalah ilmu adalah hendaklah mengembalikannya kepada yang mengetahuinya. Dan hendaknya dia berhenti dalam perkara yang dia ketahui.
5. Sahnya menunjuk wakil dalam jual beli, dan sah pula kerjasama dalam masalah ini. Karena adanya dalil dari ucapan mereka dalam ayat:

فَابْعَثُوا أَحَدَكُمْ بِوَرِقِكُمْ هَذِهِ إِلَى الْمَدِيْنَة

“Maka suruhlah salah seorang di antara kamu pergi ke kota membawa uang perakmu ini.” (Al-Kahfi: 19)
6. Boleh memakan makanan yang baik dan memilih makanan yang disenangi atau sesuai selera, selama tidak berbuat israf (boros atau berlebihan) yang terlarang, berdasarkan dalil:

فَلْيَنْظُرْ أَيُّهَا أَزْكَى طَعَامًا فَلْيَأْتِكُمْ بِرِزْقٍ مِنْهُ

"Hendaklah dia lihat manakah makanan yang lebih baik, maka hendaklah dia membawa makanan itu untukmu." (Al-Kahfi: 19)
7. Melalui kisah ini kita dianjurkan untuk berhati-hati dan mengasingkan diri atau menjauhi tempat-tempat yang dapat menimbulkan fitnah dalam agama. Dan hendaknya seseorang menyimpan rahasia sehingga dapat menjauhkannya dari suatu kejahatan.
8. Diterangkan dalam kisah ini betapa besar kecintaan para pemuda yang beriman itu terhadap ajaran agama mereka. Dan bagaimana mereka sampai melarikan diri, meninggalkan negeri mereka demi menyelamatkan diri dari segenap fitnah yang akan menimpa agama mereka, untuk kembali pada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
9. Disebutkan dalam kisah ini betapa luasnya akibat buruk dari kemudaratan dan kerusakan yang menumbuhkan kebencian dan upaya meninggalkannya. Dan sesungguhnya jalan ini adalah jalan yang ditempuh kaum mukminin.
10. Bahwa firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

قَالَ الَّذِيْنَ غَلَبُوا عَلَى أَمْرِهِمْ لَنَتَّخِذَنَّ عَلَيْهِمْ مَسْجِدًا

“Orang-orang yang berkuasa atas urusan mereka berkata: ‘Sungguh kami tentu akan mendirikan sebuah rumah ibadah di atas mereka’.” (Al-Kahfi: 21)
Di dalam ayat ini terdapat dalil bahwa masyarakat di mana mereka hidup (setelah bangun dari tidur panjang) adalah orang-orang yang mengerti agama. Hal ini diketahui karena mereka sangat menghormati para pemuda itu sehingga sangat berkeinginan membangun rumah ibadah di atas gua mereka. Dan walaupun ini dilarang –terutama dalam syariat agama kita– tetapi tujuan diceritakannya hal ini adalah sebagai keterangan bahwa rasa takut yang begitu besar yang dirasakan oleh para pemuda tersebut akan fitnah yang mengancam keimanannya, serta masuknya mereka ke dalam gua telah Allah Subhanahu wa Ta’ala gantikan sesudah itu dengan keamanan dan penghormatan yang luar biasa dari manusia. Dan ini adalah ketetapan Allah Subhanahu wa Ta’ala terhadap orang yang menempuh suatu kesulitan karena Allah, di mana Dia jadikan baginya akhir perjalanan yang sangat terpuji.
11. Pembahasan yang berbelit-belit dan tidak bermanfaat adalah suatu hal yang tidak pantas untuk ditekuni, berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

فَلاَ تُمَارِ فِيْهِمْ إلاَّ مِرَاءً ظَاهِرًا

“Karena itu janganlah kamu (Muhammad) bertengkar tentang keadaan mereka, kecuali pertengkaran lahir saja.” (Al-Kahfi: 22)
12. Faedah lain dari kisah ini bahwasanya bertanya kepada yang tidak berilmu tentang suatu persoalan atau kepada orang yang tidak dapat dipercaya, adalah perbuatan yang dilarang. Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan:

وَلاَ تَسْتَفْتِ فِيْهِمْ مِنْهُمْ أَحَدًا

"Dan jangan pula bertanya mengenai mereka (para pemuda itu) kepada salah seorang di antara mereka itu." (Al-Kahfi: 22)
Wallahu a’lam.

(Diambil dari Taisirul Lathifil Mannan karya Asy-Syaikh As-Sa’di rahimahullahu)
avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 63
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 66

Kembali Ke Atas Go down


Re: menjawab forum MK: dongengkah kisah ashabul Kahfi?

Post by suara hati on Wed Jan 16, 2013 4:43 pm

@jaya wrote:
Cerita itu dongeng krn tidak ada bukti bahwa peristiwa itu secara historis benar2 terjadi.
Menurutmu...bagaimana caranya membuktikan jika masa tidur mereka benar benar 300 tahun. Siapa yang sanggup nunggu 300 tahun ? Lagi pula mereka tidur bersembunyi dari kejaran. Jadi siapa yang jadi saksi.
Lha kalau Tuhan jadi saksi dengan memberi 'tambahan wibawa kisah' dengan 2 point yang kusampaikan,tentu pantas dipertimbangkan.

Sebaliknya belum ada bukti sanggahan bahwa cerita itu dongeng. Alasan bahwa tidak ada yang melihat, tentu tidak bisa digunakan karena siapa yang mau melek 300 tahun ?

Trus apa bukti bahwa itu dongeng ?

suara hati
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 288
Kepercayaan : Islam
Location : Medan
Join date : 29.11.12
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: menjawab forum MK: dongengkah kisah ashabul Kahfi?

Post by jakajayagiri-2 on Wed Jan 16, 2013 5:01 pm

@suara hati wrote:
@jaya wrote:
Cerita itu dongeng krn tidak ada bukti bahwa peristiwa itu secara historis benar2 terjadi.
Menurutmu...bagaimana caranya membuktikan jika masa tidur mereka benar benar 300 tahun. Siapa yang sanggup nunggu 300 tahun ? Lagi pula mereka tidur bersembunyi dari kejaran. Jadi siapa yang jadi saksi.
Lha kalau Tuhan jadi saksi dengan memberi 'tambahan wibawa kisah' dengan 2 point yang kusampaikan,tentu pantas dipertimbangkan.
Sdh saya bilang, kalau sekadar polesan ilmiah, banyak sekali padanannya. Tidak ada artinya terkait masalah kebenarannya sbg suatu peristiwa nyata.

Sebaliknya belum ada bukti sanggahan bahwa cerita itu dongeng. Alasan bahwa tidak ada yang melihat, tentu tidak bisa digunakan karena siapa yang mau melek 300 tahun ?

Trus apa bukti bahwa itu dongeng ?
Cerita itu layak disebut dongeng justru krn tidak punya bukti historik yg valid.
Dongeng kok minta dibuktikan...apanya yg dibuktikan?

jakajayagiri-2
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 995
Kepercayaan : Protestan
Location : bandung
Join date : 04.09.12
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: menjawab forum MK: dongengkah kisah ashabul Kahfi?

Post by suara hati on Thu Jan 17, 2013 8:33 am

@jaya wrote:
Cerita itu layak disebut dongeng justru krn tidak punya bukti historik yg valid.
Dongeng kok minta dibuktikan...apanya yg dibuktikan?
Pertanyaan nya...apakah semua historis di dunia ini...diketahui dan terdeteksi oleh manusia.??? Dan apakah karena tidak terdeteksi manusia maka dikatakan dongeng ???

suara hati
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 288
Kepercayaan : Islam
Location : Medan
Join date : 29.11.12
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: menjawab forum MK: dongengkah kisah ashabul Kahfi?

Post by jakajayagiri-2 on Thu Jan 17, 2013 1:12 pm

@suara hati wrote:
@jaya wrote:
Cerita itu layak disebut dongeng justru krn tidak punya bukti historik yg valid.
Dongeng kok minta dibuktikan...apanya yg dibuktikan?
Pertanyaan nya...apakah semua historis di dunia ini...diketahui dan terdeteksi oleh manusia.??? Dan apakah karena tidak terdeteksi manusia maka dikatakan dongeng ???
Kalau tidak terdeteksi manusia tentu saja gak bisa disebut histori.
Tapi yg sdh disebut histori kudu punya bukti historik. Selain dari itu cukup lah masuk katagori dongeng atau mitos.

jakajayagiri-2
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 995
Kepercayaan : Protestan
Location : bandung
Join date : 04.09.12
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: menjawab forum MK: dongengkah kisah ashabul Kahfi?

Post by suara hati on Thu Jan 17, 2013 4:17 pm

jaka wrote:
Kalau tidak terdeteksi manusia tentu saja gak bisa disebut histori.
Tapi yg sdh disebut histori kudu punya bukti historik. Selain dari itu cukup lah masuk katagori dongeng atau mitos.
Berarti selain histori adalah dongeng atau mitos ?
Definisi dongeng menurut www.kamusbesar.com adalah cerita yg tidak benar-benar terjadi.
Nah...dalam kasus diatas kan bukan karena cerita itu tidak benar...tapi hanya tidak terecord saja oleh manusia. Dengan demikian tidak masuk dalam definisi dongeng sesuai kamus besar.

Dalam dongeng kancil dan buaya...memang secara ilmiah tidak mungkin terjadi...oleh sebab itu bisa jadi kategori dongeng.

Itu berbeda dengan kasus pemuda Kahfi, secara ilmiah bisa terjadi, hanya gak terekam manusia (apalagi mereka BERSEMBUNYI )...masakan jadi dongeng ? Please refer lagi definisi dongeng.

Jadi sudah 3 poin untuk dipertimbangkan :
(1). Dari sisi garis edar planet 300/309 tahun.
(2). Dari sisi relativitas waktu Einstein
(3). Dari sisi BERSEMBUNYI ....sehingga berstatus HIDDEN FILE.

Sementara bukti bahwa itu tidak terjadi belum ada muncul di thread.


suara hati
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 288
Kepercayaan : Islam
Location : Medan
Join date : 29.11.12
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: menjawab forum MK: dongengkah kisah ashabul Kahfi?

Post by jakajayagiri-2 on Thu Jan 17, 2013 4:50 pm

@suara hati wrote:
jaka wrote:
Kalau tidak terdeteksi manusia tentu saja gak bisa disebut histori.
Tapi yg sdh disebut histori kudu punya bukti historik. Selain dari itu cukup lah masuk katagori dongeng atau mitos.
Berarti selain histori adalah dongeng atau mitos ?
Definisi dongeng menurut www.kamusbesar.com adalah cerita yg tidak benar-benar terjadi.
Nah...dalam kasus diatas kan bukan karena cerita itu tidak benar...tapi hanya tidak terecord saja oleh manusia. Dengan demikian tidak masuk dalam definisi dongeng sesuai kamus besar.

Dalam dongeng kancil dan buaya...memang secara ilmiah tidak mungkin terjadi...oleh sebab itu bisa jadi kategori dongeng.
Jgn memelintir kamus!
Kamus katakan dgn tegas : cerita yg tidak benar-benar terjadi
Jgn anda pelintir menjadi secara ilmiah tidak mungkin terjadi
Kamus membahas fakta, Anda pelintir menjadi kemungkinan.


Itu berbeda dengan kasus pemuda Kahfi, secara ilmiah bisa terjadi,
Bisa/mungkin terjadi, tidak membuatnya menjadi benar2 terjadi.

hanya gak terekam manusia (apalagi mereka BERSEMBUNYI )...masakan jadi dongeng ? Please refer lagi definisi dongeng.
Sya sangat konsisten dgn makna kamus. Lihat lagi:
cerita yg tidak benar-benar terjadi

Ada dua unsur:
1. Cerita --> sudah terpenuhi, memang benar ada cerita.
2. Tidak benar2 terjadi --> terpenuhi juga, krn cerita ttg para pemuda itu tidak punya bukti apapun.
Jadi sesuai dgn definisi dlm kamus, kisah para pemuda kahfi tsb adalah dongeng.

Jadi sudah 3 poin untuk dipertimbangkan :
(1). Dari sisi garis edar planet 300/309 tahun.
(2). Dari sisi relativitas waktu Einstein
Silakan mau kasih cocok2an ilmiah sebanyak apapun, bahkan film star wars pun punya banyak sekali background teori ilmiah. Toh tetap saja Star Wars adalah fiksi.

(3). Dari sisi BERSEMBUNYI ....sehingga berstatus HIDDEN FILE.
Tak ada fakta maka bukan nyata.


Sementara bukti bahwa itu tidak terjadi belum ada muncul di thread.
Tidak terjadi kok dimintai bukti. Logika Anda kebalik, nyungsep.
Satu2nya bukti valid adalah: peristiwa itu sendiri tidak punya bukti historik.

Ada seseorang Anda tuduh maling. Tapi Anda tak pernah punya bukti atau saksi bahwa org itu benar2 melakukan tindak pencurian. Saking nafsunya Anda menuduh dia mencuri, maka Anda pun menantang dia: "Buktikan bahwa kamu tidak mencuri".
Itulah logika Anda.

jakajayagiri-2
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 995
Kepercayaan : Protestan
Location : bandung
Join date : 04.09.12
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: menjawab forum MK: dongengkah kisah ashabul Kahfi?

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik