FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

18666 ayat bible disunat

Halaman 3 dari 3 Previous  1, 2, 3

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

18666 ayat bible disunat

Post by keroncong on Mon Nov 21, 2011 1:55 pm

First topic message reminder :

Bagian 1
Robert Morey, seorang orientalis barat, memuntahkan ekspresi antiislamnya dalam buku The Islamic Invasion: Confronting the World?s Fastest Growing Religion. Buku 221 halaman ini sarat dengan tuduhan, hujatan, adu-domba, fitnah, dan sumpah serapah terhadap islam, Allah SWT, Nabi Muhammad SAW, Al-Qur?an, dan hadits Nabi. Drs. H Amidhan, Ketua majelis ulama Indonesia (MUI) menyebutkan The Islamic Invasion sebagai buku yang lebih kejam dari buku Ayat-ayat setan tulisan Salman Rushdie.

Ironisnya, buku yang sangat berbahaya ini menjadi lahan bisnis oleh oknum penerbit Muslim. The Islamic Invasion diterjemahkan utuh lalu diterbitkan dengan tambahan ?catatan pinggir? (142 halaman) tentang teologi Kristen. Catatan pinggir ini sama sekali tidak membantah berbagai hujatan Robert terhadap Islam. Seharusnya, jika penerbit berorientasi dakwah, seharusnya mereka menerbitkan catatan pinggir itu saja, tanpa menerbitkan terjemahan utuh The Islamic Invasion karya orientalis.

Seandainya terjemah buku The Islamic Invasion ini diterbitkan oleh pihak Kristen, maka bias dipastikan akan muncul reaksi keras dari ormas islam. Tetapi, karena terjemah The Islamic Invasion ini diterbitkan oleh penerbit muslim, maka tidak ada reaksi protes dari ormas islam. Terlebih, buku ini diberi kata pengantar oleh Rektor IAIN Jakarta.

Nazri Adlani, Ketua MUI Pusat, turut prihatin dengan beredarnya buku terjemah ini. Dengan arif, ia berkomentar ?beredarnya terjemah buku The Islamic Invasion tulisannya Robert Morey di Indonesia adalah ciri-ciri keteledoran kita semua. Karena, buku yang isinya menjelek-jelekkan islam, Nabi Muhammad SAW dan Al-Qur?an, jika dibaca oleh umat islam yang jauh dari kegiatan pengajian, mereka akan terpengaruh oleh berbagai fitnah dan image yang keliru tentang islam.?

Walhasil, pihak walan tandho bertepuk tangan kegirangan. Mereka tidak usah repot-repot mengeluarkan dana untuik melancarkan hujatan kepada Al-Qur?an. Untuk mengedarkan buku hujatan terhadap islam, mereka tidak usah pusing kepala berhadapan dengan pendemo FPI, atau berurusan dengan polisi karena pasal ?Penodaan Agama.?

Sekarang, siapapun bisa belajar merancukan islam dengan membeli buku terjemahan The Islamic Invasion ini di toko buku islam.

Untungnya, masih ada mujahid islam yang peduli. Salah satunya adalah Abujamin Roham. Untuk menetralisir buku berbahaya tersebut, pakar kristologi yang juga pengurus Majelis Tabligh PP Muhammadiyah ini menulis buku Abujamin Rohan Menggugat Islamic Invasion (382 halaman).

Salah satu senjata Robert Morey untuk mendangkalkan akidah umat adalah tuduhan bahwa Al-Qur'an kehilangan 73 ayat dalam proses pembukuannya. Robert menulis:

?Some verses missing. According to Professor Guillamume in his book, Islam, (p.191 ff), some of the original verses of the Quran were lost. For example, one Sura originally had 200 verses in the days of Ayesha. But by the time Utsman standardized the text of the Quran, it had only 73 verses! A total of 127 verses had been lost, and they have never been recovered.? (The Islamic Invasion: Confronting the World?s Fastest Growing Religion, Harvest House Publisher, Eugene Oregon, p.121).

(Beberapa ayat hlang, menurut Professor Guillamume dalam bukunya yang berjudul, Islam, pada halaman 191 ff disebutkan bahwa beberapa ayat Al-Qur?an yang asli telah hilang. Contohnya adalah salah satu surat yang aslinya terdiri dari 200 ayat pada zaman Aisyah. Akan tetapi anehnya sesaat sebelum Utsman membukukan teks Al-Qur?an, jumlah ayatnya tersisa hingga 73 ayat! Sedangkan 127 ayat lainnya telah hilang begitu saja dan tidak pernah ditemukan lagi hingga sekarang).

Umat islam tidak akan pernah terpengaruh oleh gugatan orientalis terhadap otentitas Al-Qur?an. Karena Allah sudah menjamin akan melakukan penjagaan terhadap Al-Qur?an. Allah berfirman: ?sesungguhnya Kami lah yang menurunkan Al-Qur?an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya? (Qs. Al-Hijr 9).

Dalam sejarah pembukuan Al-Qur?an, tidak pernah terjadi ayat yang yang hilang, karena sejak zaman Nabi, Al-Qur?an sudah dihafal oleh para sahabat. Ketika hendak dibukukan, pernah terselip ayat (ingat: bukan ayat hilang). Misalnya, surat Al-Ahzab 33 belum ditemukan catatannya, sementara ayat tersebut sudah dihafal di luar kepala oleh para sahabat. Maka ayat yang dimaksud dicari-cari terus, hingga akhirnya diketemukan pada catatan sahabat Abu Khuzaimah bin Aus Al-Anshary. Demikian pula yang diketemukan di kediaman sahabat Khuzaimah bin Tsabit.

Tidak pernah ada perbedaan naskah Al-Qur?an milik Aisyah dengan naskah Al-Qur?an yang dibukukan oleh panitia Zaid bin Tsabit. Tudingan Robert bahwa ada perbedaan naskah milik Aisyah dengan Al-Qur?an yang beredar sekarang ini adalah isapan jempol. Terbukti, dia tidak bias menunjukkan ayat yang dikatakan telah hilang.

Tidak ada ayat Al-Qur?an yang hilang, karena ayat-ayat itu langsung dihafal oleh para sahabat setelah diwahyukan kepada Nabi SAW. Selain itu, ayat-ayat tersebut juga ditulis oleh para sahabat di atas kulit binatang, batu tulis yang tipis, pelepah korma, tulang binatang, dsb.

Umat islam sedunia tidak akan guncang imannya terhadap otentisitas Al-Qur?an. Karena sejak zaman Nabi sampai kapan pun, Al-Qur?an sedunia tetap serupa dan sama tak ada beda satu titik-koma pun. Dimanapun berada, Al-Qur?an tetap satu, dalam bahasa Arab yang sudah dihafal oleh jutaan huffadz.

Hal inilah yang membedakan otentisitas Al-Qur?an dengan Alkitab (bibel). Keaslian Alkitab tidak bias terjaga karena di samping naskahnya telah hilang, bahasa yang digunakan juga bukan bahasa asli ketika ayat tersebut diwahyukan. Selain itu, Bibel tidak pernah dihafal oleh satu orang pun sepanjang sejarah. Akibatnya, berbagai penyisipan dan pengurangan ayat tidak bias dihindari oleh Bibel.

Alkitab Reader Digest terbit lebih tipis dan ringkas dari Alkitab standar umum. Dalam Alkitab ini, kitab perjanjian Baru diringkas 50 persen, sedangkan dan perjanjian Lama diringkas 25 persen.

Bahkan dalam Alkitab terbitan Jerman ?Die Gute Nachricht Altes und Neues Testament?, jumlah ayatnya berkurang belasan ribu ayat dibanding Alkitab standar Protestan (Revised Standard Version, King James Version, New International Version, Tyndale Bible, Zonderfan Bible) maupun standar Katolik (Revised Standard Version Catholic Edition, New American Bible, dan New Jerusalem Bible).

Dalam Alkitab yang diterbitkan oleh Deutsche Biblestifung Stuttgart, Germany tahun 1978 ini, terdapat lebih kurang 18.666 ayat dari ratusan pasal yang hilang. Jumlah ini cukup mencengangkan, karena berarti tiga kali lipat jumlah ayat kitab suci Al-Qur?an.

Bagian 2
Dalam Alkitab terbitan Jerman ?Die Gute Nachricht Altes und Neues Testament? terbitan deutsche Bibelstifung Stuttgart, Germany tahun 1978, jumlah ayat dalam Perjanjian Lama (PL) berkurang 18.666 ayat. Jumlah ini diperoleh dari perbandingan dengan Alkitab standar Protestan maupun standar Katolik.

Menurut Ev Jansen Litik, Alkitab Perjanjian Lama terdiri dari 22.465 ayat. (Tanya jawab Dogmatika Kristologi, hlm.18). Dengan demikian berarti Alkitab PL kehilangan sekitas 83 persen. Bila dibuka dengan cermat, dari lembaran pertama sudah terlihat mencolok adanya ayat-ayat yang raib itu. Bermula dari kitab Kejadian (Das Erste Buch Mose), terdapat 8 pasal 5, pasal 10, pasal 20, pasal 23, pasal 26, pasal 31, pasal 34, dan pasal 36.

Dari seluruh kitab Perjanjian Lama (PL), yang paling banyak kehilangan ayat adalah kitab Mazmur (Das Buch Psalmen). Umumnya, kiotab ini terdiri dari 150 pasal. Tetapi dalam Alkitab terbitan Jerman ini hanya terdapat 41 pasal saja. Sedangkan 109 pasal lainnya tidak dimuat sama seklai. Di samping itu, bebrapa bagian di antaranya kehilangan searoh pasal. Jika dihitung, jumlah seluruh ayat yang hilang dari kitabMazmur berjumlah 1.830 ayat.

Nasib yang sama juga dialami oleh kitab Tawarikh yang terdiri dari Tawarikh I dan Tawarikh II. Kitab Tawarikh I umumnya terdiri dari 29 pasal dan 891 ayat, sedangkan kitab Tawarikh II terdiri dari 36 pasal dan 822 ayat. Kedua kitab ini sama sekali disunat dari Alkitab. Jika dikalkulasi, terdapat 1.713 ayat yang tidak dimuat dalam kitab Tawarikh.

Selain Tawarikh, kitab lain yang dipangkas habis tanpa menyisakan satu ayat pun adalah Kitab Ester, Ratapan(nudub Yeremia), Obaja, Nahum, Habakuk, Zefanya, Tobit, Tambahan Ester, Kebijakan Alomo, Sirakh, Barukh, dan Tambahan Kitab Daniel. Total jumlah ayat dari kitab-kitab yang hilang ini adalah 3.006 ayat.

Kitab Yehezkiel (Der Prophet Ezechiel) hilang 30 pasal, antara lain: pasal 6-7, pasal 12-15, pasal 17, pasal 19-30, pasal 32, pasal 35, pasal 38-42, pasal 44-46, dan pasal 48. Selain itu, ada bebrapa bagian yang hilang separoh pasal, sehingga total ayat yang hilang berjumlah 871 ayat.

Kitab Yesaya (das Buch Jesaya) yang seyogianya berjumlah 66pasal, kini tinggal 37 pasal saja,lantaran kehilangan 29 pasal. Dari 37 pasal yang tersisa itu pun sebagian hilang separoh pasal. Jumlah seluruh ayat yang hilang dari kitabYesaya adalah 687 ayat.

Kitab Bilangan (Das vierte Buch Mose) hanya ada 10 pasal, setelah kehilangan 26 pasal, antara lain: pasal 1-2, pasal 4-5, pasal 7-9, pasal 11-12, pasal 15-19, dan pasal 25-36. Jumlah ayat yang hilang dalam kitab Bilangan adalah 1.057 ayat.

Demikian pula yang dialami oleh Kitab Yeremia (Der Prophet Jeremia). Kitab ini hanya memiliki 25 pasal setelah kehilangan 27 pasal. Jumlah ayat yang hilang dalam kitab Bilangan adalah 869 ayat.

Dalam Dua Halaman raib Ribuan Ayat:
Menurut urutan yang baku, seharusnya setelah kitab Tibit adalah kitab Yudit (339 ayat), Tambahan Ester (91 ayat), Kebijakan Salomo (435 ayat), Sirakh (1.401 ayat), barukh (213 ayat), dan Tambahan KItab Daniel (196 ayat). Tetapi, enam kitab yang terdiri dari 2.675 ayat ini hilang semua. Setelah kitab Tobit, langsung loncat ke kitab Makabe.

DAFTAR AYAT-AYAT YANG HILANG DARI ALKITAB
No Nama Kitab Jumlah
01. Kitab Kejadian (Das Erste Buch Mose) 391
02. Kitab Keluaran (Das Zweite Buch Mose) 539
03. Kitab Imamat (Das Dritte Buch Mose) 764
04. Kitab Bilangan (Das Vierte Buch Mose) 1,057
05. Kitab Ulangan (Das Funfte Buch Mose) 698
06. Kitab Yosua (Das Buch Josua) 528
07. Kitab Hakim-hakim (Das Buch Von Den Richtern) 386
08. Kitab l Samuel (Das Erste Buch Samuel) 304
09. Kitab ll Samuel (Das Zweite Buch Samuel) 363
10. I Raja-raja (Das Ersste Buch von den Konigen) 375
11. II Raja-raja (Das Zweite Buch von den Konigen) 343
12. Kitab Tawarikh I 891
13. Kitab Tawarikh II 822
14. Kitab Ezra (Das Buch Esra) 125
15. Kitab Nehemia (Das Buch Nehemia) 289
16. Kitab Ester 167
17. Kitab Ayub (Das Buch Ijob) 672
18. Kitab Mazmur (Das Buch Psalmen) 1,830
19. Kitab Amsal (Das Buch Sprichworter) 704
20 Kitab Pengkhotbah (Das Buch Koholet) 100
21. Kitab Kidung Agung (Das Hohelied) 31
22. Kitab Yesaya (Das Buch Yesaya) 687
23. Kitab Yeremia (Der Prophet Jeremia) 869
24. Kitab Ratapan 154
25. Kitab Yehezkiel (Der Prophet Ezechiel) 871
26. Kitab Daniel (Das Buch Daniel) 219
27. Kitab Hosea (Der Prophet Hosea) 128
28. Kitab Yoel (Der Prophet Joel) 16
29. Kitab Amos (Der Prophet amos) 14
30. Kitab Obaja 21
31. Kitab Mikha (Der Prophet Micha) 46
32. Kitab Nahum 47
33. Kitab Habakuk 56
34. Kitab Zefanya 53
35. Kitab Hagai (Der Prophet Haggai) 14
36. Kitab Zakharia (Der Prophet Sacharja) 115
37. Kitab Maleakhi (Der Prophet Maliachi) 36
38. Kitab Tobit (Das Buch Tobit) 85
39. Kitab Yudit 339
40. Tambahan Ester 91
41. Kebijakan Salomo 435
42. Kitab Sirakh 1,401
43. Barukh 213
44. Tambahan Kitab Daniel 196
45. I Makabe (Das Erste Buch von Den Makkabaer) 757
46. II Makabe (Das Zweite Buch von Den Makkabaer) 424
Jumlah ayat yang hilang 18,666 ayat

Kitab Imamat (Das Dritte Buch Mose) dalam Alkitab Jerman hanya memuat pasal 9,16 dan 19 yang semuanya terdiri dari 95 ayta saja. Padahal, standarnya kitab Imamat terdiri dari 27 pasal (859 ayat). Selebihnya, 24 pasal (764 ayat) disapu bersih. Jadi,kitab Imamat ini kehilangan ayat sebanyak 89 persen.

Kitab-kitab PL lainnya yang banyak kehilangan ayat antara lain: kitab Amsal (Das Buch Sprichworter) hilang 23 pasal (704 ayat); kitab Ayub (Das Buch Ijob) hilang 23 pasal (672 ayat); kitab Mazmur (Das Buch Psalmen) hilang 109 pasal (1.830 ayat); kitabYosua (Das Buch Josua) hilang 17 pasal (528 ayat); kitab Ulangan (Das Funfte Buch Mose/Deuteronomium) hilang 16 pasal (698 ayat); kitabYesaya (Das Buch Jesaya) hilang 29 pasal (687 ayat), dll.

Data-data pengurangan dan perubahan tata letak ayat-ayat di atas, secara otomatis menggugurkan doktrin otoritas Alkitab (Bibel) sebagai murni firman Tuhan. Sebab Bibel telah dikotori oleh tangan-tangan manusia. Umat Islam tidak heran terhadap fenomena ini, karena Allah SWT telah mengabarkan dalam Al-Qur?an:

?Mereka (Ahli Kitab) suka mengubah kalimat-kalimat Allah daripada tempat-tempatnya??(Qs. Al-Ma?idah 13).

Dengan demkian, tuduhanRobert Morey dalam buku The Islamic Invasion bahwa Al-Qur?an kehilangan 73 ayat dalamproses pembukuannya, sanagt keliru dan tidak berdasar sama sekali. Sebab fakta sejarah telah menyanggah tuduhan ini (lihat Majalah tabligh edisi sebelumnya).

Selain itu,tuduhan kehilangan ayat dalam kitab suci itu, jelas salah alamat bila ditujukan unutk Al-Qur?an. Sebaiknya, Morey mengalamatkan tudingan ini kepada Alkitab (Bibel), yang terbukti telah kehilangan 18.666 ayat (sekitar 83 persen).
avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 63
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 66

Kembali Ke Atas Go down


Re: 18666 ayat bible disunat

Post by Pembela Kristen on Mon Mar 19, 2012 1:11 pm

@dangdutman wrote:kenapa membuang waktu? apakah membaca dengan bahasa asli tidak memiliki nilai ibadah/pahala? atau malah memang ingin menggampangkan agama?

yang terpenting dalam hal mempelajari sebuah kitab adalah pesan moral yang diberikan, bukan bahasa.

@Macz_Fajar wrote:Alasan yang sungguh konyol, tentu suatu kitab akan lebih mudah dipahami jika disertakan bahasa aslinya sebagai bahan penyelaras dengan terjemahannya. Jika hanya mempertahankan terjemahan pasti akan banyak penafsiran berbeda contohnya mengenai alegori dan makna istilah yang penafsirannya bisa jauh dari konteks naskah sebenarnya. Lagipula menyertakan bahasa aslinya bukan seharusnya menghilangkan terjemahan, justru keotentikannya akan lebih terjaga sebagaimana Al-Qur'an..
ehmm ehmm ehmm

dalam hal alegori dan makna istilah sudah diberikan keterangan pada Alkitab yang sudah diberi keterangan pada setiap bawahan halaman atau kamus pada bagian paling belakang alkitab. silahkan cek saja pada Alkitab yang kau miliki atau cek Alkitab di sebuah toko buku.

@Macz_Fajar wrote:Saya ingin bertanya, Apa pedoman LAI dalam menerjemahkan Bible? Naskah asli atau hanya terjemahan lainnya? Saya yakin LAI itu hanya menerjemahkan Bible bahasa Inggris saja, tidak mungkin mau menerjemahkan naskah Ibraninya apa lagi naskah aslinya berbahasa Yunani. Nanti perubahannya diupdate juga jadi untuk apa susah menerjemahkan naskah aslinya..

Paling LAI hanya menerjemahkan KJV saja melihat KJV yang paling sering berlaku di Indonesia. Dan lagi, ketidak sertaan naskah asli Bible sejujurnya adalah usaha Gereja dalam mempertahankan berbagai revisi dan tambal-sulam dalam Bible. Coba cek Codex Sinaiticus, naskah tertua yang ditemukan dalam bahas Yunani. Dapat dilihat banyaknya ayat yang tidak terdapat pada naskah asli justru terdapat pada terjemahan membuktikan adanya penambahan ayat yang nyata..

sungguh konyol... pedoman LAI dalam menerjemahkan Alkitab bukanlah pada Alkitab bahasa Inggris karena Alkitab bahasa Indonesia sudah ada sejak 1814 (bisa cek pada link hasil penelusuran saya: http://id.wikipedia.org/wiki/LAI#Sejarah )

tidak mungkin secara bersusah payah diterjemahkan dalam bahasa Inggris padahal pada saat itu bahasa Inggris belum menjadi bahasa Internasional apalagi bahasa untuk berkomunikasi di Indonesia.

dan lagi, dalam kehidupan seorang gerejawi seseorang pasti mempunyai sebuah buku pedoman bahasa Ibrani-Yunani (buku kamus, bukan Alkitab) dimana tentu tak mustahil jika Alkitab diterjemahkan langsung dari naskah Ibrani-Yunani atau setidaknya pengecekan pada Alkitab pada asal terjemahan selain bahasa Ibrani-Yunani. dalam kotbah seorang pendeta/romo pula sering kali mengatakan suatu ayat dalam bahasa Ibrani-Yunani bebarengan dengan terjemahannya pula sebagai pemastian.

Codex Sinaiticus hanyalah buku penyatuan tertua dari beberapa Injil, surat, atau kitab saja. sebetulnya isi Alkitab itu terpisah-pisah mulai dari Injil, surat Paulus, dan kitab dengan pengarang yang berbeda-beda. ini terbukti dari keempat Injil yang terdapat tulisan ganda (misalnya kelahiran Yesus) mana mungkin 1 orang menuliskan secara berganda seperti itu jika tidak diperlukan.

lagipula Codex Sinaiticus itu berasal dari abad ke-4
sementara bagian isi penyatuannya sudah terdapat sebelum abad tersebut (contohnya saya kutip hanya mengenai Injilnya aja bisa mempersingkat penjelasan):
Injil Matius=sebelum tahun 66 Masehi
Injil Markus=tahun 64-67 Masehi
Injil Lukas=tahun 62 Masehi
Injil Yohanes=tahun 40-140 M


ditambah isi Codex Sinaitius ditemukan pada tempat yang terpencar-pencar ( http://id.wikipedia.org/wiki/Codex_Sinaiticus )
avatar
Pembela Kristen
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 349
Join date : 29.01.12
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: 18666 ayat bible disunat

Post by Macz_Fajar on Mon Mar 19, 2012 1:30 pm

@Pembela Kristen wrote:
@Macz_Fajar wrote:Alasan yang sungguh konyol, tentu suatu kitab akan lebih mudah dipahami jika disertakan bahasa aslinya sebagai bahan penyelaras dengan terjemahannya. Jika hanya mempertahankan terjemahan pasti akan banyak penafsiran berbeda contohnya mengenai alegori dan makna istilah yang penafsirannya bisa jauh dari konteks naskah sebenarnya. Lagipula menyertakan bahasa aslinya bukan seharusnya menghilangkan terjemahan, justru keotentikannya akan lebih terjaga sebagaimana Al-Qur'an..
ehmm ehmm ehmm

dalam hal alegori dan makna istilah sudah diberikan keterangan pada Alkitab yang sudah diberi keterangan pada setiap bawahan halaman atau kamus pada bagian paling belakang alkitab. silahkan cek saja pada Alkitab yang kau miliki atau cek Alkitab di sebuah toko buku.

Nah, itulah salah satu bentuk penyesatan.. piss piss piss
Alegori dan makna istilah ditafsirkan berdasarkan kemauan Gereja sehingga jauh dari konteks naskah aslinya. So, jika memang tidak punya kekritisan dalam mencari kebenaran silahkan cuku berpedoman pada terjemahan yang berbeda dengan naskah dalam bahasa aslinya..

Saya punya Bible digital dalam Labtop, versi TB dan KJV. Dan ternyata saya lihat banyak terjemahan TB yang tidak sinkron dengan KJV, padahal satu aplikasi..
bingung bingung bingung
Bagaimana jika dianalisis dengan bahasa aslinya yang Greek, tentu ketidak konsistenannya akan lebih terlihat..

@Pembela Kristen wrote:
@Macz_Fajar wrote:Saya ingin bertanya, Apa pedoman LAI dalam menerjemahkan Bible? Naskah asli atau hanya terjemahan lainnya? Saya yakin LAI itu hanya menerjemahkan Bible bahasa Inggris saja, tidak mungkin mau menerjemahkan naskah Ibraninya apa lagi naskah aslinya berbahasa Yunani. Nanti perubahannya diupdate juga jadi untuk apa susah menerjemahkan naskah aslinya..

Paling LAI hanya menerjemahkan KJV saja melihat KJV yang paling sering berlaku di Indonesia. Dan lagi, ketidak sertaan naskah asli Bible sejujurnya adalah usaha Gereja dalam mempertahankan berbagai revisi dan tambal-sulam dalam Bible. Coba cek Codex Sinaiticus, naskah tertua yang ditemukan dalam bahas Yunani. Dapat dilihat banyaknya ayat yang tidak terdapat pada naskah asli justru terdapat pada terjemahan membuktikan adanya penambahan ayat yang nyata..

sungguh konyol... pedoman LAI dalam menerjemahkan Alkitab bukanlah pada Alkitab bahasa Inggris karena Alkitab bahasa Indonesia sudah ada sejak 1814 (bisa cek pada link hasil penelusuran saya: http://id.wikipedia.org/wiki/LAI#Sejarah )

So? Adakah membantah argumen saya?
bingung bingung bingung

@Pembela Kristen wrote:tidak mungkin secara bersusah payah diterjemahkan dalam bahasa Inggris padahal pada saat itu bahasa Inggris belum menjadi bahasa Internasional apalagi bahasa untuk berkomunikasi di Indonesia.

Memang bahasa pemersatu yang digunakan para penjajah Kristen saat di Indonesia bahasa Inggris atau Yunani dan Ibrani? Jika menerjemahkan bahasa Inggris saja anda katakan sudah susah bagaimana dengan menerjemahkan dari bahasa Yunani? Jelas Tidak ada translator Yunani dalam LAI, saya belum pernah menemukan adanya Pendeta yang mengusai bahasa asli Biblenya sendiri.

Atau ingin anda katakan bahwa LAI mengarang Bible yah tanpa adanya pedoman naskah dari manapun..
ketawa guling ketawa guling ketawa guling

@Pembela Kristen wrote:dan lagi, dalam kehidupan seorang gerejawi seseorang pasti mempunyai sebuah buku pedoman bahasa Ibrani-Yunani (buku kamus, bukan Alkitab) dimana tentu tak mustahil jika Alkitab diterjemahkan langsung dari naskah Ibrani-Yunani atau setidaknya pengecekan pada Alkitab pada asal terjemahan selain bahasa Ibrani-Yunani. dalam kotbah seorang pendeta/romo pula sering kali mengatakan suatu ayat dalam bahasa Ibrani-Yunani bebarengan dengan terjemahannya pula sebagai pemastian.

Yang mau diterjemahkan Bible Yunani atau kamus Yunani? Cuma modal kamus tanpah naskah Bible Yunani, untuk apa tuh kamus..
ketawa guling ketawa guling ketawa guling
Berarti benar bukan bahwa naskah Bible yang sampai di Indonesia sebelum keluaran TB tidak lebih dari yang berbahasa Inggris semisal KJV..

@Pembela Kristen wrote:Codex Sinaiticus hanyalah buku penyatuan tertua dari beberapa Injil, surat, atau kitab saja. sebetulnya isi Alkitab itu terpisah-pisah mulai dari Injil, surat Paulus, dan kitab dengan pengarang yang berbeda-beda. ini terbukti dari keempat Injil yang terdapat tulisan ganda (misalnya kelahiran Yesus) mana mungkin 1 orang menuliskan secara berganda seperti itu jika tidak diperlukan.

Tidak demikian sebagaimana keterangan Wikipedia. Codex Sinaiticus (disimpan London, British Library, Add. 43725; Gregory-Aland no. א (Aleph) atau 01) adalah sebuah naskah manuskrip lengkap Perjanjian Baru yang berasal dari abad ke-4. Naskah ini ditulis menggunakan huruf kapital Yunani (uncial). Selain kitab Perjanjian Baru, naskah ini juga memuat bagian besar Septuaginta. Bersama dengan Codex Vaticanus, Codex Sinaiticus adalah salah satu naskah terpenting Perjanjian Baru dan juga Septuaginta dalam bahasa Yunani dalam merunut sejarah tekstualnya.[1]
avatar
Macz_Fajar
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 131
Join date : 10.03.12
Reputation : 13

Kembali Ke Atas Go down

Re: 18666 ayat bible disunat

Post by Pembela Kristen on Wed Mar 21, 2012 11:01 am

@Macz_Fajar wrote:
@Pembela Kristen wrote:
@Macz_Fajar wrote:Alasan yang sungguh konyol, tentu suatu kitab akan lebih mudah dipahami jika disertakan bahasa aslinya sebagai bahan penyelaras dengan terjemahannya. Jika hanya mempertahankan terjemahan pasti akan banyak penafsiran berbeda contohnya mengenai alegori dan makna istilah yang penafsirannya bisa jauh dari konteks naskah sebenarnya. Lagipula menyertakan bahasa aslinya bukan seharusnya menghilangkan terjemahan, justru keotentikannya akan lebih terjaga sebagaimana Al-Qur'an..
ehmm ehmm ehmm

dalam hal alegori dan makna istilah sudah diberikan keterangan pada Alkitab yang sudah diberi keterangan pada setiap bawahan halaman atau kamus pada bagian paling belakang alkitab. silahkan cek saja pada Alkitab yang kau miliki atau cek Alkitab di sebuah toko buku.

Nah, itulah salah satu bentuk penyesatan.. piss piss piss
Alegori dan makna istilah ditafsirkan berdasarkan kemauan Gereja sehingga jauh dari konteks naskah aslinya. So, jika memang tidak punya kekritisan dalam mencari kebenaran silahkan cuku berpedoman pada terjemahan yang berbeda dengan naskah dalam bahasa aslinya..

Saya punya Bible digital dalam Labtop, versi TB dan KJV. Dan ternyata saya lihat banyak terjemahan TB yang tidak sinkron dengan KJV, padahal satu aplikasi..
bingung bingung bingung
Bagaimana jika dianalisis dengan bahasa aslinya yang Greek, tentu ketidak konsistenannya akan lebih terlihat..

itu bukan 1 bentuk penyesatan tapi memang istilah bahasanya demikian
bukankah alegori dan makna istilah tafsiran dalam hal keagamaan sudah sering terjadi.

misalnya agama Hindu/Buddha mempunyai alegori dan makna istilah tafsiran dalam bahasa Sansekerta
agama Kong Hu Cu mempunyai alegori dan makna istilah tafsiran dalam bahasa Mandarin
agama Islam mempunyai alegori dan makna istilah tafsiran dalam bahasa Arab

seperti yang saya sudah bilang bahwa yang terpenting dari menghapal sebuah kitab bukan bahasanya tetapi pelajaran moral yang diajarkannya. walaupun demikian, saya tidak menyuruh untuk "menurut saja"

sekarang jika Anda mempermasalahkan soal terjemahan. saya mau tanya.
apakah Anda mengerti bahasa Ibrani atau mungkin bahasa Yunani ?
jika tidak lebih baik tidak usah mengatakan tidak sikronlah, jauh dari konteks naskah aslinya lah, atau apalah
karena apa ? karena itu sama saja dengan ngomong ngawur

@Macz_Fajar wrote:
@Pembela Kristen wrote:
@Macz_Fajar wrote:Saya ingin bertanya, Apa pedoman LAI dalam menerjemahkan Bible? Naskah asli atau hanya terjemahan lainnya? Saya yakin LAI itu hanya menerjemahkan Bible bahasa Inggris saja, tidak mungkin mau menerjemahkan naskah Ibraninya apa lagi naskah aslinya berbahasa Yunani. Nanti perubahannya diupdate juga jadi untuk apa susah menerjemahkan naskah aslinya..

Paling LAI hanya menerjemahkan KJV saja melihat KJV yang paling sering berlaku di Indonesia. Dan lagi, ketidak sertaan naskah asli Bible sejujurnya adalah usaha Gereja dalam mempertahankan berbagai revisi dan tambal-sulam dalam Bible. Coba cek Codex Sinaiticus, naskah tertua yang ditemukan dalam bahas Yunani. Dapat dilihat banyaknya ayat yang tidak terdapat pada naskah asli justru terdapat pada terjemahan membuktikan adanya penambahan ayat yang nyata..

sungguh konyol... pedoman LAI dalam menerjemahkan Alkitab bukanlah pada Alkitab bahasa Inggris karena Alkitab bahasa Indonesia sudah ada sejak 1814 (bisa cek pada link hasil penelusuran saya: http://id.wikipedia.org/wiki/LAI#Sejarah )

So? Adakah membantah argumen saya?
bingung bingung bingung

@Pembela Kristen wrote:tidak mungkin secara bersusah payah diterjemahkan dalam bahasa Inggris padahal pada saat itu bahasa Inggris belum menjadi bahasa Internasional apalagi bahasa untuk berkomunikasi di Indonesia.

Memang bahasa pemersatu yang digunakan para penjajah Kristen saat di Indonesia bahasa Inggris atau Yunani dan Ibrani? Jika menerjemahkan bahasa Inggris saja anda katakan sudah susah bagaimana dengan menerjemahkan dari bahasa Yunani? Jelas Tidak ada translator Yunani dalam LAI, saya belum pernah menemukan adanya Pendeta yang mengusai bahasa asli Biblenya sendiri.

Atau ingin anda katakan bahwa LAI mengarang Bible yah tanpa adanya pedoman naskah dari manapun..
ketawa guling ketawa guling ketawa guling

@Pembela Kristen wrote:dan lagi, dalam kehidupan seorang gerejawi seseorang pasti mempunyai sebuah buku pedoman bahasa Ibrani-Yunani (buku kamus, bukan Alkitab) dimana tentu tak mustahil jika Alkitab diterjemahkan langsung dari naskah Ibrani-Yunani atau setidaknya pengecekan pada Alkitab pada asal terjemahan selain bahasa Ibrani-Yunani. dalam kotbah seorang pendeta/romo pula sering kali mengatakan suatu ayat dalam bahasa Ibrani-Yunani bebarengan dengan terjemahannya pula sebagai pemastian.

Yang mau diterjemahkan Bible Yunani atau kamus Yunani? Cuma modal kamus tanpah naskah Bible Yunani, untuk apa tuh kamus..
ketawa guling ketawa guling ketawa guling
Berarti benar bukan bahwa naskah Bible yang sampai di Indonesia sebelum keluaran TB tidak lebih dari yang berbahasa Inggris semisal KJV..

mana ada istilah bahasa Inggris sebagai bahasa pemersatu para penjajah saat di Indonesia.
dalam Kristen tidak ada bahasa pemersatu, Vatikan saja menggunakan bahasa Latin yang sama sekali tidak dipakai orang Kristen manapun selain yang ada di Vatikan itu sendiri atau yang telah menggunakannya lebih awal.
sementara para penjajah di Indonesia saja memakai bahasa Belanda.

tapi yang pasti pedoman untuk menerjemahkan Alkitab pasti selalu ada pedoman bahasanya.
setiap proses dalam menerjemahkan Alkitab pasti selalu ada pedoman bahasanya.

jika Anda belum mengerti bagaimana sejarahnya Alkitab bahasa Indonesia diciptakan lebih baik tidak usah komentar yang enggak-enggak ?
mungkin Anda belum mempelajari isi dari link wiki ini: http://id.wikipedia.org/wiki/LAI

@Macz_Fajar wrote:
@Pembela Kristen wrote:Codex Sinaiticus hanyalah buku penyatuan tertua dari beberapa Injil, surat, atau kitab saja. sebetulnya isi Alkitab itu terpisah-pisah mulai dari Injil, surat Paulus, dan kitab dengan pengarang yang berbeda-beda. ini terbukti dari keempat Injil yang terdapat tulisan ganda (misalnya kelahiran Yesus) mana mungkin 1 orang menuliskan secara berganda seperti itu jika tidak diperlukan.

Tidak demikian sebagaimana keterangan Wikipedia. Codex Sinaiticus (disimpan London, British Library, Add. 43725; Gregory-Aland no. א (Aleph) atau 01) adalah sebuah naskah manuskrip lengkap Perjanjian Baru yang berasal dari abad ke-4. Naskah ini ditulis menggunakan huruf kapital Yunani (uncial). Selain kitab Perjanjian Baru, naskah ini juga memuat bagian besar Septuaginta. Bersama dengan Codex Vaticanus, Codex Sinaiticus adalah salah satu naskah terpenting Perjanjian Baru dan juga Septuaginta dalam bahasa Yunani dalam merunut sejarah tekstualnya.[1]

kan sudah saya bilang:

@Pembela Kristen wrote:Codex Sinaiticus hanyalah buku penyatuan tertua dari beberapa Injil, surat, atau kitab saja. sebetulnya isi Alkitab itu terpisah-pisah mulai dari Injil, surat Paulus, dan kitab dengan pengarang yang berbeda-beda. ini terbukti dari keempat Injil yang terdapat tulisan ganda (misalnya kelahiran Yesus) mana mungkin 1 orang menuliskan secara berganda seperti itu jika tidak diperlukan.

lagipula Codex Sinaiticus itu berasal dari abad ke-4
sementara bagian isi penyatuannya sudah terdapat sebelum abad tersebut (contohnya saya kutip hanya mengenai Injilnya aja bisa mempersingkat penjelasan):
Injil Matius=sebelum tahun 66 Masehi
Injil Markus=tahun 64-67 Masehi
Injil Lukas=tahun 62 Masehi
Injil Yohanes=tahun 40-140 M


ditambah isi Codex Sinaitius ditemukan pada tempat yang terpencar-pencar ( http://id.wikipedia.org/wiki/Codex_Sinaiticus )
avatar
Pembela Kristen
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 349
Join date : 29.01.12
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: 18666 ayat bible disunat

Post by Macz_Fajar on Wed Mar 21, 2012 11:12 am

@pembela kristen: Begini saja bung, intinya anda lebih mendukung atau menyukai Bible terjaga keotentikannya dari penyelewengan dengan mengikut sertakan bahasa aslinya disuatu negara sebagai dasar terjemahan dari negara tersebut atau lebih memilih cukup terjemahan yang dipertahankan di suatu negara tanpa keinginan mempelajari Bible bahasa aslinya?
avatar
Macz_Fajar
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 131
Join date : 10.03.12
Reputation : 13

Kembali Ke Atas Go down

Re: 18666 ayat bible disunat

Post by SEGOROWEDI on Wed Mar 21, 2012 4:45 pm

@Macz_Fajar wrote:Makanya Belajar,
Memang Kristiani tidak pernah punya hasrat untuk belajar dan kritis dalam memahami kebenaran, makanya tetap terkekang dalam kesesatan dogmanya..

omong apaan anda?
terjemahan oleh yang kompeten dan kredibel tidak akan membawa masalah
dan justeru harus diterjemahkan agar bisa dipahami pembacanya
mosok cuman bisa mbaca tapi gak ngeti artinya?
bahkan kadang keduanya: mbaca gak bisa, artinya apalagi
cuman bisa ndenger... apa yang bisa dipahami dari cara seperti itu?

@Macz_Fajar wrote:Yupz, yang tertua juga salinan. Itu berarti yang tertua saja sudah palsu bagaimana turunannya?

salinan = palsu
bingung

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: 18666 ayat bible disunat

Post by SEGOROWEDI on Wed Mar 21, 2012 4:47 pm

@Macz_Fajar wrote:@pembela kristen: Begini saja bung, intinya anda lebih mendukung atau menyukai Bible terjaga keotentikannya dari penyelewengan dengan mengikut sertakan bahasa aslinya disuatu negara sebagai dasar terjemahan dari negara tersebut atau lebih memilih cukup terjemahan yang dipertahankan di suatu negara tanpa keinginan mempelajari Bible bahasa aslinya?

mau bibel berbahsa ibrani atau yunani, juga ada

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: 18666 ayat bible disunat

Post by Macz_Fajar on Thu Mar 22, 2012 10:02 am

@SEGOROWEDI wrote:omong apaan anda?
terjemahan oleh yang kompeten dan kredibel tidak akan membawa masalah
dan justeru harus diterjemahkan agar bisa dipahami pembacanya
mosok cuman bisa mbaca tapi gak ngeti artinya?
bahkan kadang keduanya: mbaca gak bisa, artinya apalagi
cuman bisa ndenger... apa yang bisa dipahami dari cara seperti itu?
Apa jaminan bahwa terjemahan tersebut kompeten dan kredibel sedang anda saja hanya memiliki terjemahan keluaran gereja tanpa pernah tahu menahu, membaca, bahkan melihat naskah aslinya? So, anda mengatakan kredibel karena anda hanya mendengarkan apa kata Gereja dan apa yang dikeluarkan Gereja, jika anda mengetahui bagaimana naskah aslinya misalnya PB dalam bahasa Yunani, saya yakin keyakinan anda terhadap kekredibelan Bible itu langsung binasa..

@SEGOROWEDI wrote:
@Macz_Fajar wrote:Yupz, yang tertua juga salinan. Itu berarti yang tertua saja sudah palsu bagaimana turunannya?

salinan = palsu
bingung

Mari kita dengar apa kata para teolog mengenai Bible..

1. Dr. Mr. D. N. Mulder
"Buku ini dikarang pada waktu- waktu tertentu, dan pengarang-pengarangnya memang manusia juga, yang terpengaruh oleh keadaan waktunya dan oleh suasana di sekitarnya dan oleh pembawaan pengarang itu sendiri. Naskah-naskah asli dari Kitab Suci itu sudah tidak ada lagi. Yang ada pada kita hanya turunan atau salinan. Dan salinan itu bukannya salinan langsung dari naskah asli, melainkan dari salinan dan seterusnya. Sering di dalam menyalin Kitab Suci itu terseliplah salah salin." ("Pembimbing ke dalam Perjanjian Lama", 1963, Hal. 12-13)

2. Drs. M. E. Duyverman
"Ada kalanya penyalin tersentuh pada kesalahan dalam naskah asli yang dipergunakannya, lalu kesalahan itu diperbaikinya, padahal perbaikan itu sering mengakibatkan perbedaan yang lebih besar dengan yang sungguh asli. Dan kira-kira pada abad keempat, di Antiochia diadakan penyelidikan dan penyesuaian salinan- salinan; agaknya terdorong oleh perbedaan yang sudah terlalu besar diantara salinan-salinan yang dipergunakan dengan resmi dalam Gereja." ("Pembimbing ke dalam Perjanjian Baru", 1966, Hal. 24-25)

3. Dr. B. J. Boland
"Apakah kebenaran-kebenaran dari Injil Jesus Kristus diserahkan kepada kita dalam bentuk murninya, asli dan tidak dipalsukan, ataukah telah dirubah melalui alam fikiran kebudayaan Gerika? Umumnya yang terakhirlah yang diterima oleh orang jaman kini bahwa tulisan-tulisan Kitab Perjanjian Baru pada dua abad pertama perhitungan tahun kita, pasti telah mengalami perubahan besar." ("Het Johannes Evangelie", Hal. 9)

4. Dr. A. Powel Davies
"Tiga Injil pertama, yaitu Injil Synoptik, membawa- kan cerita yang sama. Terdapat pertentangan - pertentangan di dalamnya, sehingga tidaklah mungkin sedemikian jauh untuk mendamaikan ayat-ayat ini. Namun Injil Johannes, menceritakan cerita-cerita yang amat berbeda dari ketiga Injil pertama itu. Bila Injil Johannes yang betul, maka ketiga Injil yang lain itu salah; bila ketiga Injil itu betul, maka Injil Johannes pasti salah." ("The meaning of the Dead Sea Scrolls The New American Library", 1961, Hal. 106)

5. Dr. G. C. Vari Niftrik & Dr. B. J. Boland
"Kita tidak usah merasa malu bahwa terdapat pelbagai kekhilafan di dalam Al-Kitab; kekhilafan tentang angka-angka, perhitungan-perhitungan tahun dan fakta-fakta. Dan tak perlu kita pertanggung jawabkan kekhilafan-kekhilafan itu berdasarkan caranya isi Al-Kitab telah disampaikan kepada kita, sehingga dapat kita berkata: dalam naskah asli tentulah tidak terdapat kesalahan-kesalahan, tetapi kekhilafan-kekhilafan itu barulah kemudiannya terjadi di dalam turunan-turunan (salinan-salinan-pen) naskah itu." ("Dogmatika Masakini", Cetakan III, 1978, Hal. 322)

Kesimpulan dari pendapat para teolog tersebut:
1. Naskah asli Bible sudah tidak ada lagi, dikarang oleh manusia dan mengalami banyak kesalahan manusia. Salinannya bukan dari naskah asli dan semakin disalin semakin terlihat kepalsuannya (1. Dr. Mr. D. N. Mulder)
2. Naskah asli Bible pada dasarnya sudah salah, kemudian direfisi dan diperbaiki dalam terjemahan yang mengakibatkan berbagai ketidak sinkronan makna dan ayat dari naskah asli dan terjemahannya (2. Drs. M. E. Duyverman)
3. Bibel telah melalui banyak perubahan dan pemalsuan selama berabad-abad (3. Dr. B. J. Boland)
4. Antara Injil Kanonik yang satu dengan yang lain saling kontradiksi (4. Dr. A. Powel Davies)
5. Penyalinan Bible tidak berdasarkan naskah asli, melainkan turunan-turunan terjemahan naskah sehingga banyak kesalahan (5. Dr. G. C. Vari Niftrik & Dr. B. J. Boland)


ehmm ehmm ehmm
avatar
Macz_Fajar
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 131
Join date : 10.03.12
Reputation : 13

Kembali Ke Atas Go down

Re: 18666 ayat bible disunat

Post by Macz_Fajar on Thu Mar 22, 2012 10:07 am

@SEGOROWEDI wrote:
@Macz_Fajar wrote:@pembela kristen: Begini saja bung, intinya anda lebih mendukung atau menyukai Bible terjaga keotentikannya dari penyelewengan dengan mengikut sertakan bahasa aslinya disuatu negara sebagai dasar terjemahan dari negara tersebut atau lebih memilih cukup terjemahan yang dipertahankan di suatu negara tanpa keinginan mempelajari Bible bahasa aslinya?

mau bibel berbahsa ibrani atau yunani, juga ada
Iya ada, dinegara masing-masing.. ketiwi ketiwi ketiwi

Bukan itu maksud saya, maksudnya mempertahankan bahasa asli kitab tersebut di negara manapun dimana dia diterjemahkan untuk menjaga keotentikannya sebagaimana Al-Qur'an. Adakah praktek tersebut dilakukan? Tidak, pantas saja Bibel senantiasa mengalami refisi tanpa pedoman perefisian dan hanya melalui kemauan dan kesepakatan Gereja saja. Dan Kristiani seperti anda, cukup menelan doktrin bahwa Bible asli meskipun sudah terbukti palsu..
avatar
Macz_Fajar
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 131
Join date : 10.03.12
Reputation : 13

Kembali Ke Atas Go down

Re: 18666 ayat bible disunat

Post by SEGOROWEDI on Thu Mar 22, 2012 12:38 pm

@Macz_Fajar wrote:Apa jaminan bahwa terjemahan tersebut kompeten dan kredibel sedang anda saja hanya memiliki terjemahan keluaran gereja tanpa pernah tahu menahu, membaca, bahkan melihat naskah aslinya? So, anda mengatakan kredibel karena anda hanya mendengarkan apa kata Gereja dan apa yang dikeluarkan Gereja, jika anda mengetahui bagaimana naskah aslinya misalnya PB dalam bahasa Yunani, saya yakin keyakinan anda terhadap kekredibelan Bible itu langsung binasa..

tampilin aja naskah aslinya, dan tunjukkan kesalahan terjemahannya
bisa?

@Macz_Fajar wrote:Kesimpulan dari pendapat para teolog tersebut:
1. Naskah asli Bible sudah tidak ada lagi, dikarang oleh manusia dan mengalami banyak kesalahan manusia. Salinannya bukan dari naskah asli dan semakin disalin semakin terlihat kepalsuannya (1. Dr. Mr. D. N. Mulder)
2. Naskah asli Bible pada dasarnya sudah salah, kemudian direfisi dan diperbaiki dalam terjemahan yang mengakibatkan berbagai ketidak sinkronan makna dan ayat dari naskah asli dan terjemahannya (2. Drs. M. E. Duyverman)
3. Bibel telah melalui banyak perubahan dan pemalsuan selama berabad-abad (3. Dr. B. J. Boland)
4. Antara Injil Kanonik yang satu dengan yang lain saling kontradiksi (4. Dr. A. Powel Davies)
5. Penyalinan Bible tidak berdasarkan naskah asli, melainkan turunan-turunan terjemahan naskah sehingga banyak kesalahan (5. Dr. G. C. Vari Niftrik & Dr. B. J. Boland)

1. awalnya tentu dari naskah asli yang disalin, kemudian salinan dari salinan (termasuk setelah diterjemahkan ke bahasa lain), demikian seterusnya, maka kalau tanya naskah asli tulisan penulis ya sudah tidak ada, kecuali kamu bisa nunjukin ada daun/tinta/kertas yang tahan ratusan tahun lol
2. kita lihat aja fakta yang ada sekarang, berbagai versi bibel, lalu ayat/perikop mana yang tidak sinlkron?
3. kalau perubahan besar itu ada, tentunya dari berbagai versi yang ada sekarang, bakal ada bahkan banyak perbedaan besar, mana bktinya?
4. mari kita uji!
5. poin 1

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: 18666 ayat bible disunat

Post by SEGOROWEDI on Thu Mar 22, 2012 12:42 pm

@Macz_Fajar wrote:
Iya ada, dinegara masing-masing.. ketiwi ketiwi ketiwi

Bukan itu maksud saya, maksudnya mempertahankan bahasa asli kitab tersebut di negara manapun dimana dia diterjemahkan untuk menjaga keotentikannya sebagaimana Al-Qur'an. Adakah praktek tersebut dilakukan? Tidak, pantas saja Bibel senantiasa mengalami refisi tanpa pedoman perefisian dan hanya melalui kemauan dan kesepakatan Gereja saja. Dan Kristiani seperti anda, cukup menelan doktrin bahwa Bible asli meskipun sudah terbukti palsu..

lha koran kan baru kemarin sore dibikin?
mosok dibandingkan dengan bahasa aram yang bahkan sudah punah
disalin turun temurun, diterjemahkan dan disalin turun temurun, tetapi tetep terjaga substansi/esensinya
padahal sudah ratusan bahkan ribuan tahun terwariskan dari generasi ke generasi sepanjang sejarah peradaban manusia, itu hal yang luar biasa
dan tak ada satu kitab-pun yang menyamai

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: 18666 ayat bible disunat

Post by Pembela Kristen on Thu Mar 22, 2012 7:02 pm

@Macz_Fajar wrote:@pembela kristen: Begini saja bung, intinya anda lebih mendukung atau menyukai Bible terjaga keotentikannya dari penyelewengan dengan mengikut sertakan bahasa aslinya disuatu negara sebagai dasar terjemahan dari negara tersebut atau lebih memilih cukup terjemahan yang dipertahankan di suatu negara tanpa keinginan mempelajari Bible bahasa aslinya?
kalau saya memilih untuk mempelajari Alkitab terjemahan agar lebih menjurus ke pemahaman pesan moralnya. namun untuk kepentingan pemastiannya maka bagus juga jika mengikut sertakan bahasa aslinya jika perlu atau karena ada sesuatu yang perlu diteliti yang tentunya dengan buku pedoman bahasa Ibrani-Yunani (maksudnya kamus)
avatar
Pembela Kristen
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 349
Join date : 29.01.12
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: 18666 ayat bible disunat

Post by Macz_Fajar on Sun Mar 25, 2012 1:27 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@Macz_Fajar wrote:Apa jaminan bahwa terjemahan tersebut kompeten dan kredibel sedang anda saja hanya memiliki terjemahan keluaran gereja tanpa pernah tahu menahu, membaca, bahkan melihat naskah aslinya? So, anda mengatakan kredibel karena anda hanya mendengarkan apa kata Gereja dan apa yang dikeluarkan Gereja, jika anda mengetahui bagaimana naskah aslinya misalnya PB dalam bahasa Yunani, saya yakin keyakinan anda terhadap kekredibelan Bible itu langsung binasa..

tampilin aja naskah aslinya, dan tunjukkan kesalahan terjemahannya
bisa?
Tentu saja bisa, pengaburan makna, perubahan ayat sampai penambahan ayat dilakukan oleh LAI dimana sungguh terdapat pertentangan yang mencolok jika dibandingkan dengan naskah aslinya. Tapi saya yakin anda tidak akan percaya, padahal diskusi masalah ini sudah sangat sering dan sudah dapat dijadikan kesimpulan tak terbantahkan bahwa Bible terbukti dipalsukan, contohnya dalam TS saya disini, kesimpulannya sudah dapat dikatakan final mengenai kepalsuan Bible tapi anda akhirnya hanya bisa ngeles dengan asumsi yang terkesan konyol..

So, sungguh buang-buang waktu jika harus menunjukkan kebenaran lagi kepada manusia yang sudah buta mata dan hatinya terhadap kebenaran itu sendiri akibat doktrin yang menyesatkan..

@SEGOROWEDI wrote:
@Macz_Fajar wrote:1. Naskah asli Bible sudah tidak ada lagi, dikarang oleh manusia dan mengalami banyak kesalahan manusia. Salinannya bukan dari naskah asli dan semakin disalin semakin terlihat kepalsuannya (1. Dr. Mr. D. N. Mulder)
2. Naskah asli Bible pada dasarnya sudah salah, kemudian direfisi dan diperbaiki dalam terjemahan yang mengakibatkan berbagai ketidak sinkronan makna dan ayat dari naskah asli dan terjemahannya (2. Drs. M. E. Duyverman)
3. Bibel telah melalui banyak perubahan dan pemalsuan selama berabad-abad (3. Dr. B. J. Boland)
4. Antara Injil Kanonik yang satu dengan yang lain saling kontradiksi (4. Dr. A. Powel Davies)
5. Penyalinan Bible tidak berdasarkan naskah asli, melainkan turunan-turunan terjemahan naskah sehingga banyak kesalahan (5. Dr. G. C. Vari Niftrik & Dr. B. J. Boland)

1. awalnya tentu dari naskah asli yang disalin, kemudian salinan dari salinan (termasuk setelah diterjemahkan ke bahasa lain), demikian seterusnya, maka kalau tanya naskah asli tulisan penulis ya sudah tidak ada, kecuali kamu bisa nunjukin ada daun/tinta/kertas yang tahan ratusan tahun lol
2. kita lihat aja fakta yang ada sekarang, berbagai versi bibel, lalu ayat/perikop mana yang tidak sinlkron?
3. kalau perubahan besar itu ada, tentunya dari berbagai versi yang ada sekarang, bakal ada bahkan banyak perbedaan besar, mana bktinya?
4. mari kita uji!
5. poin 1
Sejujurnya dalam hal ini saya tidak meminta bantahan karena memang tidak ada yang perlu dibantah, apalagi membaca komentar anda terhadap penilaian teolog tersebut membuat saya prihatin dengan pemahaman intelektual anda. Saya hanya menunjukkan argumen-argumen para teolog tersebut mengenai kepalsuan Bible, dan para teolog bahkan berasal dari Kristen sendiri dapat dengan sifat terbuka mengakui ketidak benaran Biblenya sendiri. Tentunya para teolog yang argumennya dapat go international tersebut lebih cerdas, pandai, kritis dan lebih berkududukan tinggi dibandingkan anda bukan? So, terserah pembaca mau mengakui yang mana..
ehmm ehmm ehmm
avatar
Macz_Fajar
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 131
Join date : 10.03.12
Reputation : 13

Kembali Ke Atas Go down

Re: 18666 ayat bible disunat

Post by Macz_Fajar on Sun Mar 25, 2012 1:47 pm

@Pembela Kristen wrote:
@Macz_Fajar wrote:@pembela kristen: Begini saja bung, intinya anda lebih mendukung atau menyukai Bible terjaga keotentikannya dari penyelewengan dengan mengikut sertakan bahasa aslinya disuatu negara sebagai dasar terjemahan dari negara tersebut atau lebih memilih cukup terjemahan yang dipertahankan di suatu negara tanpa keinginan mempelajari Bible bahasa aslinya?
kalau saya memilih untuk mempelajari Alkitab terjemahan agar lebih menjurus ke pemahaman pesan moralnya. namun untuk kepentingan pemastiannya maka bagus juga jika mengikut sertakan bahasa aslinya jika perlu atau karena ada sesuatu yang perlu diteliti yang tentunya dengan buku pedoman bahasa Ibrani-Yunani (maksudnya kamus)
Jadi kesimpulan argumen anda adalah setuju bahwa bagaimanapun pemastian mengenai keakuratan dan kesinkronan ayat dalam Bible dengan naskah aslinya harus mengikut sertakan bahasa aslinya, dan sejujurnya anda memang harus setuju dengan hal ini, karena banyak yang tidak tahu sepak terjang LAI dalam mempertahankan doktrinnya..

Tapi satu lagi ironisnya bahwa prakteknya tidak dilakukan. So, saya sangat mendukung jika anda berniat memastikan kesinkronan Bible LAI dengan Bible lain terlebih yang berbahasa Ibrani dan Yunani dengan melakukan penelitian sendiri. Jika saya yang menunjukkan kepalsuan Bible terbitan LAI kepada anda disini, mungkin akan terkesan menghakimi (meskipun mengenai hal ini sudah banyak dibahas), anda mungkin juga tidak akan percaya, jadi jalan satu-satunya silahkan anda yang melakukan pemastian dengan penelitian sendiri jika memang berniat mencari kebenaran. Cukup berbekal Bible LAI ditangan, Bible berbahasa Ibrani - Yunani (mungkin akan susah didapatkan disini, bahkan mungkin peredarannya memang tidak ada, tapi namanya mencari kebenaran memang tidak gampang :) :) :) ), dan kamus bahasa Ibrani - Yunani, yang terpenting sifat terbuka..
:optimis :optimis :optimis
avatar
Macz_Fajar
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 131
Join date : 10.03.12
Reputation : 13

Kembali Ke Atas Go down

Re: 18666 ayat bible disunat

Post by SEGOROWEDI on Mon Mar 26, 2012 12:35 pm

@Macz_Fajar wrote:
Sejujurnya dalam hal ini saya tidak meminta bantahan karena memang tidak ada yang perlu dibantah, apalagi membaca komentar anda terhadap penilaian teolog tersebut membuat saya prihatin dengan pemahaman intelektual anda. Saya hanya menunjukkan argumen-argumen para teolog tersebut mengenai kepalsuan Bible, dan para teolog bahkan berasal dari Kristen sendiri dapat dengan sifat terbuka mengakui ketidak benaran Biblenya sendiri. Tentunya para teolog yang argumennya dapat go international tersebut lebih cerdas, pandai, kritis dan lebih berkududukan tinggi dibandingkan anda bukan? So, terserah pembaca mau mengakui yang mana..
ehmm ehmm ehmm

kita lihat statemen ini misalnya:
Dari seluruh kitab Perjanjian Lama (PL), yang paling banyak kehilangan ayat adalah kitab Mazmur (Das Buch Psalmen). Umumnya, kiotab ini terdiri dari 150 pasal. Tetapi dalam Alkitab terbitan Jerman ini hanya terdapat 41 pasal saja. Sedangkan 109 pasal lainnya tidak dimuat sama seklai. Di samping itu, bebrapa bagian di antaranya kehilangan searoh pasal. Jika dihitung, jumlah seluruh ayat yang hilang dari kitabMazmur berjumlah 1.830 ayat.

di alkitab-ku: 150 pasal
anda tanyakan aja ke penerbit jerman itu!

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: 18666 ayat bible disunat

Post by Macz_Fajar on Tue Mar 27, 2012 1:04 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@Macz_Fajar wrote:
Sejujurnya dalam hal ini saya tidak meminta bantahan karena memang tidak ada yang perlu dibantah, apalagi membaca komentar anda terhadap penilaian teolog tersebut membuat saya prihatin dengan pemahaman intelektual anda. Saya hanya menunjukkan argumen-argumen para teolog tersebut mengenai kepalsuan Bible, dan para teolog bahkan berasal dari Kristen sendiri dapat dengan sifat terbuka mengakui ketidak benaran Biblenya sendiri. Tentunya para teolog yang argumennya dapat go international tersebut lebih cerdas, pandai, kritis dan lebih berkududukan tinggi dibandingkan anda bukan? So, terserah pembaca mau mengakui yang mana..
ehmm ehmm ehmm

kita lihat statemen ini misalnya:
Dari seluruh kitab Perjanjian Lama (PL), yang paling banyak kehilangan ayat adalah kitab Mazmur (Das Buch Psalmen). Umumnya, kiotab ini terdiri dari 150 pasal. Tetapi dalam Alkitab terbitan Jerman ini hanya terdapat 41 pasal saja. Sedangkan 109 pasal lainnya tidak dimuat sama seklai. Di samping itu, bebrapa bagian di antaranya kehilangan searoh pasal. Jika dihitung, jumlah seluruh ayat yang hilang dari kitabMazmur berjumlah 1.830 ayat.

di alkitab-ku: 150 pasal
anda tanyakan aja ke penerbit jerman itu!
Hanya ini saja yah? Jadi anda menunjukkan kepada saya bahwa Bible Jerman berbeda dengan Bible lainnya begitu? So, Bible itu memang berbeda versi disetiap Negara, karena alasannya satu tidak dipertahankannya bahasa aslinya, sehingga dapat dikatakan setiap Negara bahkan daerah memiliki versi Bible tersendiri. Berbeda dengan Al-Qur'an dimanapun tetap satu versi, karena Muslim tidak berpedoman pokok pada terjemahan melainkan Al-Qur'an itu sendiri (yang berbahasa Arab). Ini merupakan salah satu alasan saya mengapa sungguh mustahil untuk meninggalkan Al-Qur'an firman Allah lalu beralih ke Bible karangan manusia..

Mungkin jika saya dapat berkunjung ke Jerman akan saya tanyakan ke penerbit Jerman tersebut mengenai Biblenya yang saling tidak sinkron, sama seperti di Negara saya (Indonesia maksudnya).. Hehe..
ketiwi ketiwi ketiwi

Tampaknya kesimpulannya sudah keluar, diskusinya sudah sampai pada titik temuh..
tutup
avatar
Macz_Fajar
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 131
Join date : 10.03.12
Reputation : 13

Kembali Ke Atas Go down

Re: 18666 ayat bible disunat

Post by mistik6666 on Wed Mar 28, 2012 3:11 pm

sudah closed ya...
avatar
mistik6666
TUKANG BECAK
TUKANG BECAK

Male
Age : 41
Posts : 201
Kepercayaan : Islam
Location : Nganjuk - Jatim
Join date : 21.03.12
Reputation : 9

Kembali Ke Atas Go down

Re: 18666 ayat bible disunat

Post by SEGOROWEDI on Wed Mar 28, 2012 3:28 pm

@Macz_Fajar wrote:
Hanya ini saja yah? Jadi anda menunjukkan kepada saya bahwa Bible Jerman berbeda dengan Bible lainnya begitu? So, Bible itu memang berbeda versi disetiap Negara, karena alasannya satu tidak dipertahankannya bahasa aslinya, sehingga dapat dikatakan setiap Negara bahkan daerah memiliki versi Bible tersendiri. Berbeda dengan Al-Qur'an dimanapun tetap satu versi, karena Muslim tidak berpedoman pokok pada terjemahan melainkan Al-Qur'an itu sendiri (yang berbahasa Arab). Ini merupakan salah satu alasan saya mengapa sungguh mustahil untuk meninggalkan Al-Qur'an firman Allah lalu beralih ke Bible karangan manusia..

Mungkin jika saya dapat berkunjung ke Jerman akan saya tanyakan ke penerbit Jerman tersebut mengenai Biblenya yang saling tidak sinkron, sama seperti di Negara saya (Indonesia maksudnya).. Hehe..
ketiwi ketiwi ketiwi

Tampaknya kesimpulannya sudah keluar, diskusinya sudah sampai pada titik temuh..
tutup

jangan lpa tanyakan dulu sumbernya: RT atau CT
atau yang laen (barangkali)
viel spass...!!

*soal quran 1 versi, itu versinya usman (yang mendominasi populasi saat ini)
di berbagai tempat banyak versi lain yang dulu musafnya lolos dari pembakaran yang dilakukan usman, atau yang berada di benak para penghafal (yang tentu saja tidak bisa dibakar) yang kemudian mereka tuliskan dan wariskan secara tutun-temurun

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: 18666 ayat bible disunat

Post by Macz_Fajar on Thu Mar 29, 2012 7:52 am

@SEGOROWEDI wrote:jangan lpa tanyakan dulu sumbernya: RT atau CT
atau yang laen (barangkali)
viel spass...!!
Lha, kan anda sendiri yang menunjukkan kepada saya bahwa Bible berbeda versi disetiap Negara, Sampai perbedaan puluhan ayat bagaimana lagi cara memperbaikinya, jalan satu-satunya yah hanya ditinggalkan..

@SEGOROWEDI wrote:*soal quran 1 versi, itu versinya usman (yang mendominasi populasi saat ini)
di berbagai tempat banyak versi lain yang dulu musafnya lolos dari pembakaran yang dilakukan usman, atau yang berada di benak para penghafal (yang tentu saja tidak bisa dibakar) yang kemudian mereka tuliskan dan wariskan secara tutun-temurun
Al-Qur'an itu tidak ada perubahan setitikpun dari zaman Nabi Muhammad sampai sekarang, ini sudah dibahas dibanyak forum, tapi namanya Kristiani yang iri Bible nya terbukti palsu sedangkan punya tetangga tidak, akhirnya menyebarkan isu yang tidak jelas kearah mana. Al-Qur'an itu pada dasarnya bacaan, terjaga keotentikannya melalui para hafidz dimana hafalan mereka tidak berubah sama sekali dengan wahyu yang diturunkan pada Nabi Muhammad, sedang yang dibakar itu hanya bentuk perbedaan dialek, bukan Al-Qur'an nya. Baca saja disini:
http://www.laskarislam.com/t1785-alasan-pembakaran-al-quran-oleh-khalifah-utsman-ra

Al-Qur'an asli firman Allah, sempurna kebenarannya, Bible nyata karangan manusia, sempurna kesesatannya, kebenaran mutlak seperti ini saya rasa tidak sulit untuk diterima..
avatar
Macz_Fajar
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 131
Join date : 10.03.12
Reputation : 13

Kembali Ke Atas Go down

Re: 18666 ayat bible disunat

Post by SEGOROWEDI on Thu Mar 29, 2012 2:19 pm

@Macz_Fajar wrote:
Lha, kan anda sendiri yang menunjukkan kepada saya bahwa Bible berbeda versi disetiap Negara, Sampai perbedaan puluhan ayat bagaimana lagi cara memperbaikinya, jalan satu-satunya yah hanya ditinggalkan..

Al-Qur'an itu tidak ada perubahan setitikpun dari zaman Nabi Muhammad sampai sekarang, ini sudah dibahas dibanyak forum, tapi namanya Kristiani yang iri Bible nya terbukti palsu sedangkan punya tetangga tidak, akhirnya menyebarkan isu yang tidak jelas kearah mana. Al-Qur'an itu pada dasarnya bacaan, terjaga keotentikannya melalui para hafidz dimana hafalan mereka tidak berubah sama sekali dengan wahyu yang diturunkan pada Nabi Muhammad, sedang yang dibakar itu hanya bentuk perbedaan dialek, bukan Al-Qur'an nya. Baca saja disini:
http://www.laskarislam.com/t1785-alasan-pembakaran-al-quran-oleh-khalifah-utsman-ra

Al-Qur'an asli firman Allah, sempurna kebenarannya, Bible nyata karangan manusia, sempurna kesesatannya, kebenaran mutlak seperti ini saya rasa tidak sulit untuk diterima..

teks asli alkitab gak ada yang dibakar
jadi bisa diteliti dan dikroscek

*yang tak berubah itu bikinan usman, sebelumnya banyak musaf dan tidak mungkin dibakar kalau tidak beda-beda semua, beda dialek bukan alasan rasional untuk dibakar (OOT)

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: 18666 ayat bible disunat

Post by Macz_Fajar on Fri Mar 30, 2012 8:13 am

@SEGOROWEDI wrote:teks asli alkitab gak ada yang dibakar
jadi bisa diteliti dan dikroscek
Apanya yang mau dibakar, lha teks asli Bible sudah lama hilang entah dimana, yang ada hanya text dari salinan yang berbeda-beda sehingga menimbulkan beragam versi diberbagai daerah. Akhirnya Kristiani cuma bisa bengong saja mengimani Bible versi LAI yang berbeda dengan versi negara lain tanpa adanya sifat kritis. Bible anda itu sudah terbukti palsu, bangun..
:jotos: :jotos: :jotos:

@SEGOROWEDI wrote:*yang tak berubah itu bikinan usman, sebelumnya banyak musaf dan tidak mungkin dibakar kalau tidak beda-beda semua, beda dialek bukan alasan rasional untuk dibakar (OOT)
Pertama, Ustman itu bukan penulis Al-Qur'an, melainkan salah seorang Hafidz..

Kedua, tidak ada perbedaan mushaf, yang ada perbedaan dialek. Banyak suku di Arab memiliki Al-Qur'an yang berbeda dialek, namun isinya tetap sama, yang dipertahankan dialek Qurais karena dialek tersebut yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad..

Ketiga, analoginya begini, Bible indonesia ada terjemahan baru dan bahasa indonesia sehari-hari, anggaplah yang pertama kali ada adalah terjemahan baru, maka versi bahasa indonesia sehari-hari dibakar. Sederhananya itulah yang dilakukan oleh Utsman, dan hal tersebut justru membuktikan keotentikan Al-Qur'an sampai sekarang..

Ketiga, sejujurnya pembakaran tersebut perlu, karena klo tidak akan ditemui sebagaimana Bible yang amburadul, jelas pembakaran tersebut sudah merupakan rancangan Allah dalam menjaga firman-Nya..

Kelima, anda itu yang Out of Topic terus karena putus asa membela kebobrokan Bible yang terbukti inspirasi luciver. Jika masih mau membahas ini, komen saja dalam TS yang saya referensikan, setelah ini tidak akan saya tanggapi lagi..
awas awas awas
avatar
Macz_Fajar
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 131
Join date : 10.03.12
Reputation : 13

Kembali Ke Atas Go down

Re: 18666 ayat bible disunat

Post by keroncong on Sun Oct 07, 2012 3:21 pm

apakah jumlah ayat dalam alkitab setiap denominasi itu berbeda?
avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 63
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 66

Kembali Ke Atas Go down

Re: 18666 ayat bible disunat

Post by damai on Sat Nov 10, 2012 3:48 pm

LAI menerjemahkan dari teks Ibrani dan Yunani dari codex2 yang ada (Textus Receptus dan Critical Teks) makanya jangan heran kalau di Alkitab ada tanda kurung bukan karena ditambahkan secara asal namun melengkapi antara codex yang satu dengan yang lain.

Bukankah Alquran yang awal ditulis di kulit binatang (kulit kambing), batu pipih dan apalagi ya trus dimana ya yang aslinya ini?

damai
REGISTERED MEMBER
REGISTERED MEMBER

Male
Posts : 1
Kepercayaan : Protestan
Location : Kediri
Join date : 10.11.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: 18666 ayat bible disunat

Post by SEGOROWEDI on Sat Nov 17, 2012 1:51 pm

@Macz_Fajar wrote:
Kedua, tidak ada perbedaan mushaf, yang ada perbedaan dialek. Banyak suku di Arab memiliki Al-Qur'an yang berbeda dialek, namun isinya tetap sama, yang dipertahankan dialek Qurais karena dialek tersebut yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad...

kan dah ada musaf hafsa?
ehmm

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: 18666 ayat bible disunat

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 3 dari 3 Previous  1, 2, 3

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik