FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Umur Aisyah saat muhammad meninggal

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Umur Aisyah saat muhammad meninggal

Post by sarosan on Tue Mar 26, 2013 8:43 pm

Usia dan tahun kematian muhammad Dari wiki:
A few months after the farewell pilgrimage, Muhammad fell ill and suffered for several days with a fever, head pain, and weakness.[187] He died on Monday, 8 June 632, in Medina, at the age of 63, in the house of his wife Aisha.[189]
http://en.wikipedia.org/wiki/Muhammad

Sedangkan ttg aisyah:
Aisyah meninggal di Madinah pada tahun 53 hijriah dalam usia 66 tahun.
http://sosok.kompasiana.com/2012/09/21/mutiara-di-sekeliling-nabi-muhammad-saaw-495326.html
Aisha died in Medina at the age of 65 in 678 CE (57 AH)
http://en.wikipedia.org/wiki/Aishah

Mari kita hitung secara sederhana, berapa usia aisyah saat muhammad wafat.
...... = 18 tahun .....

Betul apa betul ... ?

sarosan
PRAJURIT
PRAJURIT

Male
Posts : 11
Kepercayaan : Katolik
Location : Jambi
Join date : 06.01.13
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Umur Aisyah saat muhammad meninggal

Post by Guest on Sun Mar 31, 2013 1:48 pm

info

Guest
Tamu


Kembali Ke Atas Go down

Re: Umur Aisyah saat muhammad meninggal

Post by SEGOROWEDI on Sun Mar 31, 2013 1:56 pm



dikawini umur 6-7 tahun
betul apa benar?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Umur Aisyah saat muhammad meninggal

Post by Budiono on Tue Apr 02, 2013 5:41 pm

Kok seneng bener yah ngambil kesimpulan dari data yang gak jelas.

Keterangan dari new world encyclopedia
Young marriage age controversy

The age of Aisha at marriage is an extremely contentious issue. On the one hand, there are several hadiths which are said to have been narrated by Aisha herself, which claim that she was six or seven years old when betrothed and nine when the marriage was consummated. On the other hand, there is evidence from early Muslim chroniclers like Ibn Ishaq that indicates Aisha may have been 12 to 14 years old, just past the age of puberty, or perhaps even older.

Most Muslim scholars have accepted the tradition that Aisha was nine years old when the marriage was consummated. This has in turn led critics to denounce Muhammad for having sexual relations with a girl so young. Such criticisms may often be found in the context of criticizing the entire religion of Islam, though many Muslims may consider any criticism of Muhammad as equivalent. A response to this criticism has been that Aisha was post-pubescent at nine and that early marriageable ages were an accepted practice in most of the world before the modern Industrial Era.

However, some Muslim scholars point to other traditions that conflict with those attributed to Aisha in this matter. If the other traditions are right, this would imply that Aisha was either confused in her dating, was exaggerating her youth at marriage, or that her stories (which were not written down until more than 100 years after her death) had been garbled in transmission. If we believe traditions that say she was post-pubescent when married—extremely likely in light of practices in other societies where early marriage is common—then these other traditions from Ibn Ishaq and Tabari and others seem much more convincing.

From the viewpoint of the Islamic clergy, the ulama, this explanation, while relieving them of one difficulty, poses another. It values the biographical and historical literature, the sira, over the canonical hadith, or oral traditions accepted by the ulema. However, anything that threatens the value of the hadith, and especially hadith narrated by Aisha, threatens the whole elaborate structure of Islamic law, or sharia. The Shi'a version of sharia is less at risk in this one instance, as the Shi'a deprecate anything sourced to Aisha.

Liberal Muslims do not see any problem with saving Muhammad's character at the expense of traditionalism. Conservative Muslims, and the ulama, tend to embrace the "early puberty" theories.

Budiono
KOPRAL
KOPRAL

Male
Posts : 20
Kepercayaan : Islam
Location : tanggerang
Join date : 04.03.13
Reputation : 2

Kembali Ke Atas Go down

Re: Umur Aisyah saat muhammad meninggal

Post by Revolt on Mon Apr 15, 2013 10:48 am

Berikut beberapa hadits shahih yang menyebutkan mengenai usia ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha saat beliau dinikahi oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam.

1. Imam Al-Bukhari rahimahullah meriwayatkan :
حَدَّثَنِي فَرْوَةُ بْنُ أَبِي الْمَغْرَاءِ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ عَنْ هِشَامٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ تَزَوَّجَنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا بِنْتُ سِتِّ سِنِينَ
Telah menceritakan kepadaku Farwah bin Abil-Maghra, telah menceritakan kepada kami ‘Ali bin Mushir dari Hisyam dari ayahnya dari ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha, ia berkata :
“Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menikahiku sedangkan usiaku saat itu adalah 6 tahun.”
(Shahih al-Bukhari 5/55 no.3894)

Dalam hadits ini disebutkan dengan jelas usia ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha saat beliau dinikahi oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam., yaitu 6 tahun.

2. Imam Al-Bukhari rahimahullah juga meriwayatkan :
حَدَّثَنَا قَبِيصَةُ بْنُ عُقْبَةَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ عُرْوَةَ تَزَوَّجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَائِشَةَ وَهِيَ بِنْتُ سِتِّ سِنِينَ وَبَنَى بِهَا وَهِيَ بِنْتُ تِسْعٍ
Telah menceritakan kepada kami Qabishah bin ‘Uqbah, telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Hisyam bin ‘Urwah dari ‘Urwah :
“Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menikahi ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha pada saat ia berumur 6 tahun, dan hidup bersama dengannya pada saat ia berumur 9 tahun.”
(Shahih al-Bukhari 7/21 no.5158)

Sebagaimana dapat kita lihat, kedua hadits di atas diriwayatkan melalui satu jalur yang sama, yaitu Hisyam bin ‘Urwah.

Akan tetapi, telah diriwayatkan pula hadits ini dari beberapa jalur sanad lainnya selain Hisyam bin ‘Urwah, diantaranya :

1. Imam Muslim rahimahullah, beliau meriwayatkan :
وحدثنا يحيى بن يحيى وإسحاق بن إبراهيم وأبو بكر بن أبي شيبة وأبو كريب ( قال يحيى وإسحاق أخبرنا وقال الآخران حدثنا أبو معاوية ) عن الأعمش عن إبراهيم عن الأسود عن عائشة قالت تزوجها رسول الله صلى الله عليه و سلم وهي بنت ست وبنى بها وهي بنت تسع ومات عنها وهي بنت ثمان عشرة
“Dan telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya dan Ishaq bin Ibrahim dan Abu Bakar bin Abi Syaibah dan Abu Kuraib. (Berkata Yahya dan Ishaq : “Telah mengabarkan kepada kami” dan dua perawi lainnya mengatakan : “Telah menceritakan kepada kami Abu Mu’awiyah) dari Al-A’masy dari Ibrahim dari al-Aswad dari ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha, ia mengatakan bahwa :
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menikahinya ketika dia berusia 6 tahun dan berumah tangga dengannya ketika berusia 9 tahun dan beliau wafat saat dia berusia 18 tahun.”
(Shahih Muslim 2/1038)

2. Imam An-Nasa’i rahimahullah meriwayatkan :
أخبرنا أحمد بن سعد بن الحكم بن أبي مريم قال حدثنا عمي قال حدثنا يحيى بن أيوب قال أخبرني عمارة بن غزية عن محمد بن إبراهيم عن أبي سلمة بن عبد الرحمن عن عائشة قالت تزوجني رسول الله صلى الله عليه و سلم وهي بنت ست سنين وبنى بها وهي بنت تسع
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Sa’d bin Al-Hakam bin Abi Maryam, ia berkata : “Telah menceritakan kepada kami pamanku (yakni Sa’id bin Al-Hakam), ia berkata : “Telah menceritakan kepadaku ‘Umarah bin Ghazwah dari Muhammad bin Ibrahim dari Abu Salamah bin ‘Abdurrahman dari ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha, ia berkata :
“Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam menikahiku saat aku berusia 6 tahun dan berumah tangga denganku ketika usiaku 9 tahun.”
(Sunan Ash-Shughra 6/131 no.3379. Syaikh Al-Albani rahimahullah mengatakan bahwa hadits ini : “Shahih.”)

3. Imam Abu Ya’la rahimahullah mengatakan :
حدثنا عبد الله بن عامر بن زرارة الحضرمي حدثنا يحيى بن زكريا بن أبي زائدة عن محمد بن عمرو عن يحيى بن عبد الرحمن بن حاطب عن عائشة أن رسول الله صلى الله عليه و سلم تزوجها وهي بنت ست سنين وبنى بها وهي بنت تسع سنين
Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin ‘Amru bin Zurarah al-Hadhrami, telah menceritakan kepada kami Yahya bin Zakariya bin Abi Zaidah dari Muhammad bin ‘Amru dari Yahya bin ‘Abdirrahman bin Hatib dari ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam menikahinya ketika dia berusia 6 tahun dan berumah tangga dengannya ketika ia berusia 9 tahun.”
(Musnad Abi Ya’la 8/132 no.4673)

4. Ibnu Abi Ashim rahimahullah meriwayatkan :
حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ ، نا مُحَمَّدُ بْنُ الْحَسَنِ ، نا سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ ، عَنْ سَعْدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ ، عَنِ الْقَاسِمِ ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا ، قَالَتْ : ” تَزَوَّجَ بِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا ابْنَةُ سِتِّ سِنِينَ ، وَبَنَى عَلَيَّ وَأَنَا ابْنَةُ تِسْعِ سِنِينَ ، وَبَنَى عَلَيَّ فِي شَوَّالٍ “
Telah menceritakan kepada kami Al-Hasan bin ‘Ali, telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Al-Hasan, telah mengabarkan kepada kami Sufyan Ats-Tsauri dari Sa’d bin Ibrahim dari Al-Qasim dari ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha ia berkata :
“Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam menikahiku sedangkan usiaku saat itu 6 tahun, dan berkumpul denganku saat aku berusia 9 tahun.”
(Al-Ahad wal-Matsani no.2697)

Dapat kita lihat bahwa semua jalur sanad dari ke-4 hadits di atas bukanlah melalui periwayatan Hisyam bin ‘Urwah.

Kemudian, telah diriwayatkan pula hadits ini dari jalur lainnya yang terdapat sedikit perbedaan di dalamnya, diantaranya adalah dari Imam Muslim rahimahullah, beliau meriwayatkan :
وحدثنا عبد بن حميد أخبرنا عبدالرزاق أخبرنا معمر عن الزهري عن عروة عن عائشة أن النبي صلى الله عليه و سلم تزوجها وهي بنت سبع سنين وزفت إليه وهي بنت تسع سنين ولعبها معها ومات عنها وهي بنت ثمان عشرة
“Dan telah menceritakan kepada kami ‘Abd bin Humaid, telah mengabarkan kepada kami ‘Abdurrazaq, telah mengabarkan kepada kami Ma’mar dari Az-Zuhri dari Urwah dari ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha bahwasannya Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menikahinya, ketika dia berusia 7 tahun, dan dia diantar ke kamar beliau ketika berusia 9 tahun, dan ketika itu dia sedang membawa bonekanya, dan Nabi wafat ketika dia berusia 18 tahun.”
(Shahih Muslim 2/1038 no.1422)

Berbeda dengan hadits2 sebelumnya, maka dalam hadits ini, disebutkan bahwa usia ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha saat beliau dinikahi oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam adalah 7 tahun, dan bukan 6 tahun.
Namun penyebutan usia 9 tahun saat beliau mulai berumah tangga dengan Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan berusia 18 tahun saat Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam wafat menyepakati hadits2 lainnya yang telah disebutkan sebelumnya.

Pertanyaannya :
“Apakah perbedaan penyebutan antara 6 dan 7 tahun itu merupakan sesuatu yang bertentangan?”
Jawabnya :
“Tidak.”

Imam An-Nawawi rahimahullah mengatakan :
فالجمع بينهما أنه كان لها ست وكسر ففي رواية اقتصرت على السنين ، وفي رواية عدت السنة التي دخلت فيها
“Penjamakan diantara kedua hal ini adalah bahwasannya ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha saat itu berusia 6 tahun lebih sedikit, maka di dalam satu riwayat penyebutannya digenapkan atas tahunnya saja (yaitu 6).
Sedangkan dalam riwayat lainnya yang menyebutkan 7 tahun, maka itu adalah dihitung kepada tahun berikutnya yang ia telah masuk kepadanya (yaitu 7).”
(Al-Minhaj 9/295)

Sehingga dengan ini jelaslah bahwa memang tidak ada pertentangan diantara riwayat2 yang ada diantara yang menyebutkan 6 tahun dan 7 tahun.

Nah, hadits2 di atas telah jelas menunjukan kepada kita seperti apa peristiwa pernikahan Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam dengan istri tercinta beliau Ummul Mu’minin ‘Aisyah binti Abu Bakar ash-Shidiq radhiyallaahu ‘anha, pada usia berapa ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha dinikahi oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, pada usia berapa mulai berumahtangga dengan Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, dan pada usia berapa saat Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam wafat.

Sehingga, dengan tsabitnya hadits2 yang berbicara tentang masalah ini, maka seperti yang disampaikan sebelumnya bahwa masalah ini bukanlah merupakan satu hal yang diperdebatkan di kalangan para ulama terdahulu.
Bahkan bisa dibilang para ulama shalih terdahulu, baik dari kalangan ulama2 Hadits, ulama2 Fiqih, dan ulama2 Sirah sepakat dan satu kata dalam masalah ini.

Berikut perkataan beberapa ulama mutaqadimin (dan juga muta-akhirin) yang menujukan bahwa beliau semua rahimahumullah bisa dikatakan sepakat dan satu kata dalam masalah ini. Diantaranya :

1. Ibnu Ishaq rahimahullah
Beliau mengatakan :
ثم تزوج رسول الله صلى الله عليه وسلم بعد سودة بنت زمعة عائشة بعد موت خديجة بثلاث سنين، وعائشة يومئذ ابنة ست سنين، وبني بها رسول الله صلى الله عليه وسلم وهي ابنة تسع سنين، ومات رسول الله صلى الله عليه وسلم وعائشة ابنة ثماني عشرة سنة.
“Kemudian, setelah Saudah binti Zam’ah radhiyallaahu ‘anha, maka Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam lalu menikahi ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha, 3 tahun ba’da wafatnya Khadijah radhiyallaahu ‘anha.
Dan ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha saat itu berumur 6 tahun, lalu Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam mulai hidup serumah dengannya pada saat ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha berusia 9 tahun.
Kemudian, Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam wafat sedangkan saat itu ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha berusia 18 tahun.”
(Sirah Ibnu Ishaq 1/239)

2. Ibnu Hisyam rahimahullah
Beliau mengatakan :
عائشة : وتزوج رسول الله صلى الله عليه وسلم عائشةَ بنت أبي بكر الصديق بمكة،
وهي بنتُ سبع سنين ، وبنى بها بالمدينة، وهى بنت تسع سنين أو عشر، ولم يتزوج رسول الله صلى الله عليه وسلم بكراً غيرها، زوجه إياها أبوها أبو بكر، وأصدقها رسولُ الله صلى الله عليه وسلم أربعمائة درهم .. .
“Aisyah radhiyallaahu ‘anha, maka Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah menikahi ‘Aisyah putri dari Abu Bakar ash-Shidiq radhiyallaahu ‘anhu di Mekah, sedangkan umur ‘Aisyah saat itu adalah 7 tahun. Kemudian berumah tangga bersamanya di Madinah sedangkan saat itu usia ‘Aisyah adalah 9 tahun atau 10 tahun.”
(Sirah ibnu Hisyam 4/291-292)

3. Ibnu Hibban rahimahullah
Beliau mengatakan :
ثم تزوج رسول الله صلى الله عليه و سلم عند وفاة خديجة عائشة بنت أبي بكر قبل الهجرة بثلاثة سنين في شهر شوال و هي بنت ست
“Kemudian Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam menikahi ‘Aisyah binti Abi Bakar radhiyallaahu ‘anha ba’da wafatnya Khadijah radhiyallaahu ‘anha, pada bulan Syawal 3 tahun sebelum hijrah. Usia ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha saat itu adalah 6 tahun….”
(As-Sirah An-Nabawiyah hal.31)

4. Al-Hafizh ibnu Mandah rahimahullah
Beliau mengatakan :
كان النبي صلى الله عليه وسلم تزوجاها بمكة ما لم يتزوج بكرا غيرها وهي بنت ست سنين و دخل بها بالمدينة وهي بنت تسع سنين بعد سبعة أشهرمن مقدمه المدينة و قبض وهي بنت ثمان سنين
“Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menikahinya di Mekkah, dan tidaklah beliau menikahi seorang gadis perawan kecuali ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha sedangkan usianya saat itu adalah 6 tahun.
Kemudian Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam mulai serumah dengan Aisyah radhiyallaahu ‘anha di Madinah saat usia ‘Aisyah 9 tahun,…
Dan Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam wafat sedangkan Aisyah radhiyallaahu ‘anha adalah 18 tahun. ”
(Ma’rifat Ash-Shahabah 1/939)

5. Ibnu ‘Abdil Barr rahimahullah
Beliau mengatakan :
عائشة بنت أبي بكر الصديق زوج النبي صلى الله عليه وسلم تقدم ذكر أبيها في بابه وأمها أم رومان بنت عامر بن عويمر بن عبد شمس بن عتاب بن أذينة بن سبيع بن دهمان بن الحارث بن غنم بن مالك بن كنانة تزوجها رسول الله صلى الله عليه وسلم بمكة قبل الهجرة بسنتين هذا قول أبي عبيدة وقال غيره بثلاث سنين وهي بنت ست سنين وقيل بنت سبع وابتني بها بالمدينة وهي ابنة تسع لا أعلمهم اختلفوا في ذلك
‘Aisyah binti Abi Bakar ash-Shadiq, istri Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam…
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam menikahinya di Mekkah 2 tahun sebelum Hijrah menurut Abu Ubaidah, sedangkan yang lainnya mengatakan 3 tahun sebelum Hijrah, dan usia ‘Aisyah saat itu adalah 6 tahun, atau dikatakan 7 tahun.
Kemudian Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam berumah tangga dengannya di Madinah pada saat usianya 9 tahun..”
(Al-Isti’ab fi Ma’rifatil-Ashab 4/1881)

6. Ibnul Atsir rahimahullah
Beliau mengatakan :
عائشة بنت أبي بكر الصديق الصديقة بنت الصديق أم المؤمنين زوج النبي وأشهر نسائه وأمها أم رومان ابنة عامر بن عويمر بن عبد شمس بن عتاب بن أذينة ابن سبيع بن دهمان بن الحارث بن غنم بن مالك ابن كنانة الكنانية تزوجها رسول الله صلى الله عليه وسلم قبل الهجرة بسنتين وهي بكر قاله أبو عبيدة وقيل بثلاث سنين وقال الزبير تزوجها رسول الله صلى الله عليه وسلم بعد خديجة بثلاث سنين وتوفيت خديجة قبل الهجرة بثلاث سنين وقيل بأربع سنين وقيل بخمس سنين وكان عمرها لما تزوجها رسول الله صلى الله عليه وسلم ست سنين وقيل سبع سنين وبنى بها وهي بنت تسع سنين بالمدينة
‘Aisyah binti Abu Bakar ash-Shidiq ash-Shadiqah binti Ash-Shidiq Ummul Mu’minin, istri Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam…
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam menikahinya 2 tahun sebelum hijrah, dan ia adalah seorang perawan…
Dan dikatakan 3 tahun sebelum hijrah….
Adapun umurnya pada saat dinikahi oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam itu adalah 6 tahun.
Dikatakan juga 7 tahun, dan kemudian mulai hidup serumah bersama Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam di Madinah pada saat usianya 9 tahun.”
(Usdul-Ghabah fi Ma’rifatish- Shahabah 7/205)

7. Ibnu ‘Asakir rahimahullah
Beliau mengatakan :
الثالثة عائشة بنت أبي بكر الصديق عبدالله ويقال عتيق بن أبي قحافة ( عثمان بن
) عامر بن عمرو بن كعب وأمها أم رومان بنت عامر بن عويمر
هاجرت مع النبي صلى الله عليه وسلم وتزوجها بعد الهجرة وقيل بل في شوال سنة عشر من النبوة قبل مهاجره الى المدينة بسنة ونصف أو نحوها وكانت بكرا ولم ينكح بكرا غيرها ولم تلد له ولا غيرها من الحرائر سوى خديجة بنت خويلد
ونكحها وهي ابنة ست وقيل سبع سنين وبنى بها وهي ابنة تسع سنين وتوفي عنها وهي ابنه ثمان عشرة
“’Aisyah binti Abi Bakar ashShidiq radhiyallaahu ‘anha…
Dan Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menikahinya sedangkan ia berusia 6 tahun, atau dikatakan 7 tahun, dan Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam berumah tangga dengannya saat ia berusia 9 tahun, serta Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam wafat pada saat ia berusia 18 tahun.
(Al-Arba’in fi Manaqib Umahat al-Mu’minin 1/41)

8. Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah
وقوله : ” تزوجها وهى ابنة ست سنين ، وبنى بها وهى ابنة تسع ” ما لا خلاف فيه
بين الناس ، وقد ثبت في الصحاح وغيرها .
وكان بناؤه بها عليه السلام في السنة الثانية من الهجرة إلى المدينة .
“Perkataannya : “Nabi shallalaahu ‘alaihi wa sallam menikahi ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha sedangkan ia berusia 6 tahun, dan berumah tangga dengannya sedangkan ia berusia 9 tahun” adalah suatu hal yang tidak diperselisihkan diantara manusia, dan sungguh telah tsabit khabar tentang ini di dalam kitab2 Shahih dan selainnya.”
(As-Sirah An-Nabawiyah 2/141)

9. Al-Hafizh Adz-Dzahabi rahimahullah
Beliau mengatakan :
عائشة أم المؤمنين ( ع )
بنت الإمام الصديق الأكبر ، خليفة رسول الله صلى الله عليه وسلم أبي بكر عبد الله بن أبي قحافة عثمان بن عامر بن عمرو بن كعب بن سعد بن تيم بن مرة ، بن كعب بن لؤي ؛ القرشية التيمية ، المكية ، النبوية ، أم المؤمنين ، زوجة النبي صلى الله عليه وسلم ، أفقه نساء الأمة على الإطلاق .
وأمها هي أم رومان بنت عامر بن عويمر ، بن عبد شمس ، بن عتاب بن أذينة الكنانية .
هاجر بعائشة أبواها ، وتزوجها نبي الله قبل مهاجره بعد وفاة الصديقة خديجة بنت خويلد ، وذلك قبل الهجرة ببضعة عشر شهرا ، وقيل : بعامين . ودخل بها في شوال سنة اثنتين ، منصرفه – عليه الصلاة والسلام – من غزوة بدر ، وهي ابنة تسع .
“‘Aisyah Ummul Mu’minin radhiyallaahu ‘anha.
Putri imam Ash-Shidiq al-Akbar, Khalifah Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam Abu Bakar ‘Abdullah bin Abu Quhafah……….. (radhiyallaahu ‘anhu).
Dan Nabi shallaaahu ‘alaihi wa sallam menikahinya setelah wafatnya ash-Shadiqah Khadijah binti Khuwailid radhiyallaahu ‘anha, sekira beberapa belas bulan sebelum peristiwa hijrah ke Madinah. Dikatakan pula dua tahun sebelum hijrah.
Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam serumah dengannya pada bulan Syawal tahun ke-2, seusai perang Badar, sedangkan usia ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha saat itu 9 tahun.”
(Siyar A’lam an-Nubala 2/135)

10. Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah
Beliau mengatakan :
عائشة بنت أبي بكر الصديق تقدم نسبها في ترجمة والدها عبد الله بن عثمان رضي الله عنهم وأمها أم رومان بنت عامر بن عويمر الكنانية ولدت بعد المبعث بأربع سنين أو خمس فقد ثبت في الصحيح أن النبي صلى الله عليه وسلم تزوجها وهي بنت ست وقيل سبع ويجمع بأنها كانت أكملت السادسة ودخلت في السابعة ودخل بها وهي بنت تسع
‘Aisyah binti Abi Bakar ash-Shidiq…………..
Dilahirkan 4 atau 5 tahun ba’da pengutusan Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, dan telah tsabit dalam Ash-Shahih bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi was allam menikahinya sedangkan ia berumur 6 tahun, atau dikatakan juga 7 tahun………
dan Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam serumah dengannya sedangkan ia berusia 9 tahun.”
(Al-Ishabah fi Tamyiz Ash-Shahabah 8/16 biografi no.11457)

Dan banyak lagi yang lainnya yang tidak mungkin disebutkan di sini semuanya.
Yang jelas seperti yang dikatakan oleh Al-Hafizh ibnu Katsir rahimahullah bahwa perkara ini merupakan suatu hal yang tidak diperselisihkan diantara manusia, khususnya para ulama, dan sungguh telah tsabit khabar tentang ini di dalam kitab2 Shahih dan selainnya dan sungguh, tidak ada yang mengingkarinya kecuali orang2 yang jahil.

Muslim2 disini ORANG JAHIL!!!
avatar
Revolt
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 946
Kepercayaan : Protestan
Location : Di depan komputer
Join date : 31.01.13
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Umur Aisyah saat muhammad meninggal

Post by Revolt on Mon Apr 15, 2013 11:01 am

avatar
Revolt
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 946
Kepercayaan : Protestan
Location : Di depan komputer
Join date : 31.01.13
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: Umur Aisyah saat muhammad meninggal

Post by SEGOROWEDI on Mon Apr 15, 2013 11:51 am


amoral
kakek mengawini bocah 6-7 taon

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Umur Aisyah saat muhammad meninggal

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik