FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Yesus Lebih Sombong Ketimbang Ahmad Fathanah

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Yesus Lebih Sombong Ketimbang Ahmad Fathanah

Post by Penyaran on Sat May 18, 2013 2:23 pm

First topic message reminder :

eh, loe tao gak seeehhhh (Daniel Mananta mode on)

Jika si Ahmad Fathanah nyombongin diri pake ngasih mobil & duit ke Vita: http://www.laskarislam.com/t6118-fathanah-3-kali-ajak-vita-nikah

maka Yesus sok2an...

http://www.laskarislam.com/t6195-bawa-panci-presto-mahasiswa-saudi-diperiksa-polisi-as#74876

Matius 28:18
Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.


ditambah lagi:

Alfa dan Omega
Yang Awal dan Yang Akhir
Yang Pertama dan Yang Terkemudian
Pemilik malaikat
Pengutus malaikat
sama dengan Bapa
mengampuni dosa
dll


sungguh sombong sekali bukan ketawa guling ketawa guling ketawa guling ketawa guling ketawa guling

beda dengan Buddha, gak pernah ngaku2 punya kuasa atau ngaku sbg nabi namun umatnya justru ditantang untuk meneliti kebenaran ajaranNya. kagum


Terakhir diubah oleh Penyaran tanggal Sun May 19, 2013 11:13 am, total 1 kali diubah

Penyaran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2559
Join date : 03.01.12
Reputation : 115

Kembali Ke Atas Go down


Re: Yesus Lebih Sombong Ketimbang Ahmad Fathanah

Post by Penyaran on Fri May 24, 2013 12:04 pm

dengan mengatakan bahwa kuasa Yesus dalam menyembuhkan melebihi kuasa dewa2 tersebut, persis kek elo ngomong kalo pemberian kuasa surga Yesusnya elo lebih baik ketimbang pemberian nirwananya Emiliana

@Penyaran wrote:...

Papa sakit jantung

Tanggal 30 Nopember 1987, Papa saya mendadak sakit jantung dan segera dibawa ke Rumah Sakit Gunung Wenang Manado, langsung dimasukan ke Ruang Gawat Darurat (ICU) karena kondisinya sudah koma. Kalau orang normal, detakan jantungnya 70, tapi Papa 140.

Ada dua dokter yang menangani penyakit Papa. Begitu melihat angka 140 di layar monitor, dokter yang satu berkata, Papa tidak ada lagi harapan. Saya mulai takut, tapi saya tidak putus asa karena saya belum memanggil dewa-dewaku.

Dari 140, tiba-tiba naik secara mendadak menjadi 172. Dokter yang lain datang dan berkata, Papa dibawa pulang saja, apa saja yang Papa minta dituruti saja.

Tidak! Masih ada waktu bagiku untuk memanggil dewa-dewaku. Saya mundur beberapa langkah ke belakang dan bersemedi. Saya mengucapkan mantra-mantra, memanggil dewa Goan Shie Thian Chun. Dalam ilmu Cina yang saya pelajari, Goan Shie Thian Chun adalah raja ilmu. Saya minta dia, dengan segala ilmu yang kumiliki, agar dapat menolongku untuk menyembuhkan Papa. Tapi tiada jawaban.

Saya panggil dewa yang lain, yaitu Thai Sang Lo Kun. Dia adalah raja doa. Saya minta supaya dia menjawab doaku, yaitu menyembuhkan Papa. Tapi tidak ada tanggapan. Papa terkapar tak berdaya. Dewa Yo Ong Po Sat adalah raja obat. Saya panggil nama Yo Ong Po Sat agar bertindak segera. Papa sedang gawat. Saya meditasi dengan berkeringat. Saya ucapkan mantra-mantra, tapi dewa yang kusanjung hanya membisu.

Terakhir saya panggil Dewi Kwan Im. Ini dewa terakhir yang menjadi tumpuan harapan. Setelah ini tidak ada lagi dewa yang saya miliki.

Tapi sama saja dengan yang lain. Tidak ada reaksi. Detakan jantung Papa di layar monitor masih tetap 172.

Saya heran. Ke mana perginya segala ilmu yang kupelajari selama 20 tahun menjadi pengikut Dewi Kwan Im? Mengapa dulu saya begitu sakti, namun kini kesaktian itu hilang?

Saya menangis. Saya kecewa, untuk apa 20 tahun saya menghabiskan banyak waktu di Klenteng untuk bersemedi, bertapa dan belajar bermacam-macam ilmu sakti? Bukankah dalam buku Bersemedi, kita boleh memanggil dewa yang sesuai dengan agama kita bila membutuhkan pertolongan?

Rasanya saya ingin memanggil nama Yesus, tapi Dia bukan dewa saya. Dia dewanya orang Kristen, lagi pula Yesus adalah dewa yang paling ku benci. Tidak mungkin aku memanggilNya, selain itu Yesus belum tentu lebih hebat dari Dewi Kwan Im.

Papa tergeletak bagaikan mayat. Apa lagi yang harus ku lakukan? Segala upaya telah dilakukan? Segala upaya telah dilakukan. Tapi angka 172 tak juga mau beranjak turun.

"Yesus", kataku tiba-tiba, "kalau Engkau mau menyembuhkan Papaku, aku mau menjadi pengikutMu" lanjutku. Aku kembali mendekati tempat tidur, dimana Papa tergeletak. Tak sengaja mataku terbelalak melihat ke layar monitor. Dari angka 172 mulai bergerak turun, 171, 170, 169, 168….terus turun sampai 160. Turun lagi 150. Persis diangka 148, teriakan Papa mengejutkan semua yang ada di ruangan itu. "Aku hidup lagi', teriak Papa, sambil menggerakan tubuhnya, seolah ada sesuatu yang baru saja masuk ke dalam tubuh itu.

Mengapa Papa berkata "Aku hidup lagi" ? Apakah tadinya dia sudah mati? Saya tidak terlalu memperdulikan itu, sebab aku sendiri belum hilang dari rasa terkejut. Beberapa menit yang lalu aku masih memohon-mohon kepada dewa Goan, dewa Thai, Yo dan Dewi Kwan Im. Aku tidak menyangka secepat ini aku menjadi pengikut Yesus, sesuatu yang tak pernah terpikirkan kemarin, tadi pagi sampai sejam yang lalu. Secepat inikah aku beralih keyakinan? Apakah dewa-dewa itu tidak akan murka kalau aku membelot?

...

nyerah

Penyaran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2559
Join date : 03.01.12
Reputation : 115

Kembali Ke Atas Go down

Re: Yesus Lebih Sombong Ketimbang Ahmad Fathanah

Post by SEGOROWEDI on Fri May 24, 2013 12:14 pm



itu kesaksian...

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Yesus Lebih Sombong Ketimbang Ahmad Fathanah

Post by Penyaran on Fri May 24, 2013 12:34 pm

apanya Wed, masak cuman gara2 sembuh doank org kemudian menjual keyakinannya kek pas KKR gitu

bandingkan dengan Penyembuhan Ilahi dalam Islam yg hanya untuk menyembuhkan sakit doank tanpa perlu malakin agar org pindah agama kek kaum lo hoax

http://www.laskarislam.com/t5232-penyembuhan-ilahi-secara-islami-lebih-manusiawi-ketimbang-secara-kristiani

...

Yang cukup mengejutkan, ada pengakuan dari seorang perempuan pada acara TV tersebut, dia adalah seorang Katolik dan berobat ke Ustad Haryono. Perempuan tersebut menyatakan bahwa penyembuhan yang dialaminya karena kuasa Tuhan (tentunya merujuk ke Tuhan diagamanya walau dia berobat ke seorang Ustad), karena jika mau berdoa meminta penyembuhan dari Tuhan, pasti akan diberikan dan dia meminta ampun atas dosa-dosa yang telah dia perbuat pada Tuhan.

...

F-22 aja ngetawain kalo ada yg masuk Islam cuman gara2 denger adzan nyerah

Penyaran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2559
Join date : 03.01.12
Reputation : 115

Kembali Ke Atas Go down

Re: Yesus Lebih Sombong Ketimbang Ahmad Fathanah

Post by SEGOROWEDI on Fri May 24, 2013 12:37 pm


@Penyaran wrote:...

Papa sakit jantung

Tanggal 30 Nopember 1987, Papa saya mendadak sakit jantung dan segera dibawa ke Rumah Sakit Gunung Wenang Manado, langsung dimasukan ke Ruang Gawat Darurat (ICU) karena kondisinya sudah koma. Kalau orang normal, detakan jantungnya 70, tapi Papa 140.

Ada dua dokter yang menangani penyakit Papa. Begitu melihat angka 140 di layar monitor, dokter yang satu berkata, Papa tidak ada lagi harapan. Saya mulai takut, tapi saya tidak putus asa karena saya belum memanggil dewa-dewaku.

Dari 140, tiba-tiba naik secara mendadak menjadi 172. Dokter yang lain datang dan berkata, Papa dibawa pulang saja, apa saja yang Papa minta dituruti saja.

Tidak! Masih ada waktu bagiku untuk memanggil dewa-dewaku. Saya mundur beberapa langkah ke belakang dan bersemedi. Saya mengucapkan mantra-mantra, memanggil dewa Goan Shie Thian Chun. Dalam ilmu Cina yang saya pelajari, Goan Shie Thian Chun adalah raja ilmu. Saya minta dia, dengan segala ilmu yang kumiliki, agar dapat menolongku untuk menyembuhkan Papa. Tapi tiada jawaban.

Saya panggil dewa yang lain, yaitu Thai Sang Lo Kun. Dia adalah raja doa. Saya minta supaya dia menjawab doaku, yaitu menyembuhkan Papa. Tapi tidak ada tanggapan. Papa terkapar tak berdaya. Dewa Yo Ong Po Sat adalah raja obat. Saya panggil nama Yo Ong Po Sat agar bertindak segera. Papa sedang gawat. Saya meditasi dengan berkeringat. Saya ucapkan mantra-mantra, tapi dewa yang kusanjung hanya membisu.

Terakhir saya panggil Dewi Kwan Im. Ini dewa terakhir yang menjadi tumpuan harapan. Setelah ini tidak ada lagi dewa yang saya miliki.

Tapi sama saja dengan yang lain. Tidak ada reaksi. Detakan jantung Papa di layar monitor masih tetap 172.

Saya heran. Ke mana perginya segala ilmu yang kupelajari selama 20 tahun menjadi pengikut Dewi Kwan Im? Mengapa dulu saya begitu sakti, namun kini kesaktian itu hilang?

Saya menangis. Saya kecewa, untuk apa 20 tahun saya menghabiskan banyak waktu di Klenteng untuk bersemedi, bertapa dan belajar bermacam-macam ilmu sakti? Bukankah dalam buku Bersemedi, kita boleh memanggil dewa yang sesuai dengan agama kita bila membutuhkan pertolongan?

Rasanya saya ingin memanggil nama Yesus, tapi Dia bukan dewa saya. Dia dewanya orang Kristen, lagi pula Yesus adalah dewa yang paling ku benci. Tidak mungkin aku memanggilNya, selain itu Yesus belum tentu lebih hebat dari Dewi Kwan Im.

Papa tergeletak bagaikan mayat. Apa lagi yang harus ku lakukan? Segala upaya telah dilakukan? Segala upaya telah dilakukan. Tapi angka 172 tak juga mau beranjak turun.

"Yesus", kataku tiba-tiba, "kalau Engkau mau menyembuhkan Papaku, aku mau menjadi pengikutMu" lanjutku. Aku kembali mendekati tempat tidur, dimana Papa tergeletak. Tak sengaja mataku terbelalak melihat ke layar monitor. Dari angka 172 mulai bergerak turun, 171, 170, 169, 168….terus turun sampai 160. Turun lagi 150. Persis diangka 148, teriakan Papa mengejutkan semua yang ada di ruangan itu. "Aku hidup lagi', teriak Papa, sambil menggerakan tubuhnya, seolah ada sesuatu yang baru saja masuk ke dalam tubuh itu.

Mengapa Papa berkata "Aku hidup lagi" ? Apakah tadinya dia sudah mati? Saya tidak terlalu memperdulikan itu, sebab aku sendiri belum hilang dari rasa terkejut. Beberapa menit yang lalu aku masih memohon-mohon kepada dewa Goan, dewa Thai, Yo dan Dewi Kwan Im. Aku tidak menyangka secepat ini aku menjadi pengikut Yesus, sesuatu yang tak pernah terpikirkan kemarin, tadi pagi sampai sejam yang lalu. Secepat inikah aku beralih keyakinan? Apakah dewa-dewa itu tidak akan murka kalau aku membelot?

...

pernah tidak..
hal seperti itu dialami para mualapin bahkan para muslimin..
bahwa alloh-nya punya kuasa?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Yesus Lebih Sombong Ketimbang Ahmad Fathanah

Post by Penyaran on Fri May 24, 2013 12:47 pm

lha trus kalo kejadiannya kek gini gimana Wed

http://www.laskarislam.com/t5982-tragis-lebih-percaya-iman-kristen-ketimbang-dokter-anak-anak-dibiarkan-sakit-sampe-meninggal

ketawa guling nyerah joged Tape Deh yes

sama aje kek si F-22 yg ngebandingin yg masuk Islam gara2 suara adzan dgn org yg protesin suara adzan ketawa guling : http://www.laskarislam.com/t5822-jurnalis-non-islam-menangis-saat-menengar-adzan#69156

Penyaran
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2559
Join date : 03.01.12
Reputation : 115

Kembali Ke Atas Go down

Re: Yesus Lebih Sombong Ketimbang Ahmad Fathanah

Post by SEGOROWEDI on Fri May 24, 2013 12:55 pm



gak nyambung..

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Yesus Lebih Sombong Ketimbang Ahmad Fathanah

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik