FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Syiah tidak menghalalkan Mut'ah, tapi MEMANG SEJAK AWAL HALAL

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Syiah tidak menghalalkan Mut'ah, tapi MEMANG SEJAK AWAL HALAL

Post by Revolt on Sat May 25, 2013 11:11 am

First topic message reminder :

Berbagai kalangan “terkejut” atau “heran” melihat Syiah menghalalkan nikah mut’ah. Hal itu menunjukkan bahwa mereka tidak tahu banyak tentang sejarah agama ini.

Memang sebenarnya lucu. Seandainya tidak ada Syiah, semua orang mana mungkin “terhentak” untuk mempertanyakan keyakinan yang selama ini dianutnya? Semua orang memeluk Islam hanya karena kebanyakan orang di sekitarnya memeluk Islam; tanpa tahu apa itu Islam sebenarnya.

Dalam kartu identitas kebanyakan orang tertera agama Islam. Namun shalat asal-asalan, kadang puasa kadang tidak, dan menjadikan Islam sebagai label begitu saja tanpa memiliki pengetahuan apa itu Islam.

Terkait mut’ah, salah jika dikatakan Syiah menghalalkan nikah mut’ah. Kata itu mewujudkan image seakan nikah mut’ah itu Syiah yang menciptakannya. Wah, padahal nyatanya jauh dari yang dipikirkan.

Perlu anda ketahui, bahwa nikah mut’ah sudah ada di jaman Rasulullah saw. Di jaman nabi, pernikahan ada dua macam: nikah permanen, dan nikah temporer. Lalu lambat laun, khalifah kedua, Umar bin Khattab mengharamkan nikah mut’ah.

Nah di sinilah permasalahannya. Karena Syiah sama sekali tidak menerima Umar bin Khattab sebagai khalifah dan pemimpinnya, jelas dengan sendirinya Syiah juga tidak mau mendengarkan perkataan Umar dan keputusannya untuk mengharamkan mut’ah. Lalu dengan demikian Syiah tidak mengharamkan nikah mut’ah.

Halal dan haram yang telah ditetapkan oleh Rasulullah, adalah halal dan haram hingga hari kiamat nanti.

Saudara-saudara sekalian, memangnya siapa Umar bin Khattab yang mencoba mengharamkan apa yang dihalalkan nabi?

Coba anda bayangkan, poligami yang merupakan hal yang jelas-jelas telah diterima dalam Islam dan tak satupun menyebutnya haram, padahal poligami mengndang berbagai kritikan khususnya “dari istri-istri anda”, jika seandainya MUI mengharamkan poligami disebabkan banyaknya kritikan terhadapnya, apakah anda terima? Meskipun naluri anda sendiri tidak sejalan dengan poligami, anda pasti mengkritik MUI, menyebut mereka tidak punya hak untuk mengharamkan poligami. Seperti itulah Syiah, Syiah dengan jengkelnya menuding Umar bin Khattab dan bertanya kepadanya: “Punya hak apakah kamu untuk menghalalkan apa yang dihalalkan nabi?”

Jangankan MUI, jangankan Umar bin Khattab, nabi sendiri dilarang Allah untuk mengharamkan apa yang dihalalkan Allah swt. Silahkan anda baca ayat-ayat pertama surah At-Tahrim. Di situ ada ayat yang mengatakan: “Janganlah engkau haramkan apa yang dihalalkan Allah.” Nabi saja tidak berhak, apa lagi Umar bin Khattab, apa lagi MUI, apa lagi anda, apa lagi istri-istri anda.

Ya, memang ada hukum-hukum dalam Islam yang kurang sejalan dengan batin. Namun bukan berarti segala yang tak berjalan dengan batin harus kita haramkan. Siapa kita? Tuhan yang lebih berhak atas diri kita.

Para pembaca, semua orang yang mendengar “nikah mut’ah” untuk pertama kalinya, saya yakin, pasti terkejut bagaimana mungkin hal seperti itu dihalalkan dalam agama. Saya pun tidak heran mengapa anda terkejut, karena saya tahu anda baru mendengar “nikah mut’ah” untuk pertama kalinya seumur hidup anda. Jika anda sejak dahulu tahu bahwa di jaman nabi sudah ada nikah mut’ah, anda pasti sudah terbiasa dengan mendengar kata-kata itu dan tidak heran lagi.

Anggap saja anda belum pernah mendengar apa yang disebut poligami, yang mana hal itu diterima oleh semua umat Islam tanpa ikhtilaf. Anggap saja anda sama sekali tidak tahu ada hukum poligami. Tiba-tiba anda mendengar “lelaki bisa beristri lebih dari satu.” Anda pasti terkejut kenapa ada hukum seperti itu. Seandainya, Umar bin Khattab juga mengharamkan poligami, dan hukum itu tidak dijalankan lagi hingga sekarang sebagaimana mut’ah, lalu anda mendengar bahwa orang Syiah beristri lebih dari satu, pasti anda akan heran dan mungkin menyebut Syiah sesat karena menghalalkan menikah lebih dari satu istri. Padahal sejak jaman nabi poligami memang sudah halal.

Yang menjadi masalah inti adalah “Umar mengharamkan mut’ah.” Jadi, anda yang menentang nikah mut’ah, salah jika anda mempermasalahkan mut’ah itu sendiri dan juga kriteria-kriteria nikah mut’ah. Yang benar adalah, silahkan anda permasalahkan mengapa Umar bin Khattab menghalalkannya.

Saudara-saudara sekalian, saya sebagai Muslim pun secara naluriah juga heran mengapa Islam membolehkan poligami. Anda pun secara naluriah mungkin seperti itu, apa lagi istri-istri anda. Tapi nyatanya memang Islam membolehkannya. Lalu apakah karena poligami bertentangan dengan naluri lalu anda menyebut umat Islam sesat?

Mut’ah pun juga begitu, tak jauh beda dengan poligami. Lalu apakah karena nalar dan pikiran anda tidak sejalan dengan mut’ah, lalu anda menyebut umat Syiah sesat karena menghalalkan mut’ah? Ya, untuk masalah mut’ah anda pasti bersikeras menyebut Syiah sesat karena menghalalkan mut’ah; karena ana baru mendengar istilah nikah mut’ah saat ini dan baru-baru ini saja. Seandainya mut’ah tidak diharamkan Umar bin Khattab, dan nikah mut’ah itu dilakukan sama seperti halnya poligami hingga sekarang, dan umat Islam semua membenarkan halalnya nikah mut’ah, maka mut’ah pun seperti poligami, yang sama-sama bertentangan dengan naluri anda tapi nyatanya hal itu halal dalam Islam.

Apa salah Syiah? Kesalahann Syiah adalah: Syiah tidak menerima Umar bin Khattab. Itu saja! Kenapa? Anda bisa tanyakan itu kepada semua orang Syiah dan mereka bakal menjawabnya.

Biarkan orang-orang Syiah bertanya: Mengapa anda menerima Umar bin Khattab? Wah, anda pasti kebingungan kan untuk menjawabnya? Karena anda dan kebanyakan semua umat Islam ini hanya menerima apa yang sudah diterima masyarakat umum tentang Islam dan hal-hal yang berkaitan dengannya. Anda menerima Umar bin Khattab karena semua orang di sekitar anda melakukan hal itu. Adapun apa alasannya, apakah anda pernah melakukan kajian dan membahas siapakah Umar bin Khattab dan khaifah-khalifah lainnya? Saya berani berkata “anda tidak pernah.”

Para pembaca, saya berfikiran, jika seandainya tidak ada Syiah yang mempertanyakan keyakinan mayoritas umat Islam ini (terkait dengan para sahabat dan khalifah, misalnya), anda sekalian pasti sampai kapanpun tidak terdorong untuk menengok ke belakang dan bertanya siapakah para sahabat itu, dan anda terus menerima apa yang telah diterima oleh masyarakat umum tanpa mengkajinya.

Berterimakasihlah kepada Syiah karena dengan adanya Syiah semua orang jadi bertanya pada dirinya sendiri: “Mengapa Syiah mempertanyakan keyakinan yang selama ini aku miliki? Memangnya apa yang salah dengan semua ini?” Dengan demikian, semua orang pasti terdorong untuk mengkaji keyakinannya.

Islam bukan untuk diyakini dengan menutup mata, namun untuk diyakini dengan logika, kajian, diskusi dan secara ilmiah. Jika kita memeluk Islam karena ayah kita, dan ayah kita memeluk agama ini karena kakeknya, karena tetangga, dan lain sebagainya, maka apa arti Islam? Apa arti akal yang dikaruniakan Tuhan untuk berfikir jika tak kita gunakan dalam memeluk agama?
avatar
Revolt
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 946
Kepercayaan : Protestan
Location : Di depan komputer
Join date : 31.01.13
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down


Re: Syiah tidak menghalalkan Mut'ah, tapi MEMANG SEJAK AWAL HALAL

Post by Majesty on Sat May 25, 2013 7:38 pm

pada saat TUHAN memberikan perintah atau larangan, TUHAN sudah tau apa yg akan terjadi di masa depan tentang perintah atau larangannya itu (perintah TUHAN tidak akan kadaluwarsa, selalu sesuai zaman) dan kelemahan serta kekuatan manusia (makanya ada istilah : perintah yg diberikan TUHAN tidak akan melebihi kemampuanmu, perintah TUHAN pasti selalu bisa dilakukan manusia, tergantung mau atau gak)
karena itu, TUHAN gak perlu perintah susulan atau revisi atau penghalalan untuk sementara.
Ketika TUHAN memberikan perintah berikutnya, itupun perintah yg baru, bukan untuk merevisi perintah sebelumnya.

contoh: ketika TUHAN memberikan perintah larangan JANGAN BERZINAH, pada saat yg sama perintah larangan ini dilengkapi dengan penjelasan perbuatan apa aja yg termasuk berzinah (gak perlu tafsir manusia). TUHAN tau perintah ini sesuai dgn zaman kapan aja, dan bisa dilaksanakan manusia, tergantung manusia itu mau atau gak

Ketika ada perintah selanjutnya : JANGAN MENCURI, ini bukan untuk revisi atau excuse terhadap perintah sebelumnya (JANGAN BERZINAH) dan juga sekalian diberi penjelasan tentang perbuatan apa aja yg termasuk mencuri.

Jika alloh (atau muhammad?) memberikan excuse (istilahnya muslim : bertahap) dgn menghalalkan sesuatu yg diharamkan untuk sementara karena di awal manusia masih melakukan yg diharamkan tsb, maka itu berarti alloh (atau muhammad?) dikalahkan oleh nafsu manusia melakukan yg diharamkan.

mungkin pengikut muhammad waktu itu menjawab : oh alloh berikan kami kesempatan beberapa waktu untuk puas2in minum khamar setelah itu barulah engkau boleh mengharamkannya.
atau, oh alloh berikanlah kami excuse untuk memuaskan kebutuhan si "otong" (yaitu dengan kawin mutah) ketika kami berperang di tempat jauh (untuk bela alloh) karena lebih baik kami mati di medan perang daripada kami mati menahan nafsu syahwat ketawa guling
avatar
Majesty
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 202
Location : Dwelling in the Loving Arms of my LORD
Join date : 30.11.12
Reputation : 3

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syiah tidak menghalalkan Mut'ah, tapi MEMANG SEJAK AWAL HALAL

Post by EbisuSensei on Sat May 25, 2013 7:45 pm

@atas

Hallo.............?
Hallo.............?
Saya nanya apa ya?
lollol
avatar
EbisuSensei
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2734
Kepercayaan : Islam
Location : Indonesia
Join date : 27.12.11
Reputation : 24

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syiah tidak menghalalkan Mut'ah, tapi MEMANG SEJAK AWAL HALAL

Post by Majesty on Sat May 25, 2013 7:51 pm

@EbisuSensei wrote:
Silahkan tunjukkan bukti, kapan muhammad menghalalkan nikah mut'ah.
pura2 pilon ya
ichreza wrote:
Dari Binu Majah bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Wahi manusia, dahulu aku mengizinkan kamu nikah mut’ah. Ketahuilah bahwa Allah SWT telah mengharamkannya sampai hari kiamat.” (HR. Muslim, Ahmad dan Ibnu Majah).
@musicman wrote:
Perhatikan..
Rasulullah memang tidak langsung melarang pernikahan Mut'ah pada awal2 dakwah beliau seperti halnya tidak langsung melarang haramnya Miras, judi, dsb.
tidak langsung melarang = sempat menghalalkan, bener gak? ehmm

@EbisuSensei wrote:
Baca ini nggak?
[mention][/mention] wrote:
Perhatikan..
Rasulullah memang tidak langsung melarang pernikahan Mut'ah pada awal2 dakwah beliau seperti halnya tidak langsung melarang haramnya Miras, judi, dsb.

Seiring berjalannya waktu, Mu'tah akhirnya dilarang beliau.
congormu menjadi saksi bagimu, begitu juga congor2 muslim lain, kenapa masih minta bukti?

@EbisuSensei wrote:
Masalahnya sumber keterangan cerita para Nabi memang kurang lengkap.
Kecuali bagi umat Islam, yang dari Hadis.
alasan klise mau pake alasan hadist dhoif yaa basi
hadist tsb kan dari congormu sendiri

PERINTAH DARI TUHAN HARUS SEGERA DILAKSANAKAN, BUKAN UNTUK DITUNDA DEMI MEMUASKAN KEINGINAN MANUSIA
avatar
Majesty
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 202
Location : Dwelling in the Loving Arms of my LORD
Join date : 30.11.12
Reputation : 3

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syiah tidak menghalalkan Mut'ah, tapi MEMANG SEJAK AWAL HALAL

Post by Majesty on Sat May 25, 2013 7:57 pm

alloh : wahai muhammad, katakan kepada umatmu : HARAMKAN KAWIN MUTAH.

muhammad : karena pengikut muhammad masih sedikit dan keharusan berperang terutama di tempat yg jauh dari istri, ditambah kebutuhan syahwat yg mendesak, maka kawin mutah masih dibutuhkan.
walau perintah alloh utk mengharamkan kawin mutah, tapi muhammad menunda (istilah muslim : "bertahap") pengharaman kawin mutah a.k.a penghalalan kawin mutah untuk sementara (temporer) basi
avatar
Majesty
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 202
Location : Dwelling in the Loving Arms of my LORD
Join date : 30.11.12
Reputation : 3

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syiah tidak menghalalkan Mut'ah, tapi MEMANG SEJAK AWAL HALAL

Post by EbisuSensei on Sat May 25, 2013 8:03 pm

@Majesty wrote:
pura2 pilon ya
ichreza wrote:
Dari Binu Majah bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Wahi manusia, dahulu aku mengizinkan kamu nikah mut’ah. Ketahuilah bahwa Allah SWT telah mengharamkannya sampai hari kiamat.” (HR. Muslim, Ahmad dan Ibnu Majah).
Itukan waktu mengharamkan.
Yang saya minta waktu menghalalkan.

ada/tidak?
avatar
EbisuSensei
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2734
Kepercayaan : Islam
Location : Indonesia
Join date : 27.12.11
Reputation : 24

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syiah tidak menghalalkan Mut'ah, tapi MEMANG SEJAK AWAL HALAL

Post by musicman on Sat May 25, 2013 8:06 pm

@Majesty
..iya gw tau, kasus miras dan kawin mutah adalah bukti muhammad (ataukah alloh?) gak tegas alias plin plan..
memang sekilas plin plan..

Tapi dakwah Nabi memang berusaha menancapkan aqidah yg Kuat secara basic sebelum segala larangan (baca:fiqh) beliau terapkan.

Plin plan yg anda sebut lebih kepada proses, step by step, Tahap demi Tahap



begini lah...
hmmmm...Taruhlah misal seorang yg baru PDKT sama calon pacar cewek, Bodoh yah kalau sudah larang ini itu kepada sang kekasih sebelum Ikatan mereka kuat secara jiwa ....
inilah yg dijalankan oleh Nabi

itu logika bodoh2an saya

avatar
musicman
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2226
Kepercayaan : Islam
Join date : 07.10.11
Reputation : 123

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syiah tidak menghalalkan Mut'ah, tapi MEMANG SEJAK AWAL HALAL

Post by Majesty on Sat May 25, 2013 8:11 pm

@musicman
apakah alloh tidak tau kemampuan dan kelemahan manusia dalam mentaati perintah dan larangannya?
kalo emang udah tau manusia gak akan sanggup, untuk apa memberi perintah atau larangan? bukan salah manusia jika emang dari sononya gak sanggup, tapi salah manusia jika sanggup tapi gak mau.

bukan kesanggupan, tapi kemauan.
bisakah aqidah bisa semakin kuat dengan menghalalkan sesuatu yg haram?
ibarat : bisakah tubuh yg sedang sakit semakin sehat dengan diberikan racun walau dosisnya dikurangi "bertahap" ?
bisakah tubuh menjadi semakin sehat (aqidah semakin kuat) dengan masih diberikannya racun walau dosisnya semakin dikurangi (dengan masih dibolehkannya sesuatu yg haram walau "bertahap) ???
avatar
Majesty
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 202
Location : Dwelling in the Loving Arms of my LORD
Join date : 30.11.12
Reputation : 3

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syiah tidak menghalalkan Mut'ah, tapi MEMANG SEJAK AWAL HALAL

Post by Majesty on Sat May 25, 2013 8:15 pm

contohlah nabi Musa,
Musa diperintahkan TUHAN kepada bangsa Israel : JANGAN SEMBAH BERHALA, JANGAN KAWIN CAMPUR DENGAN PENYEMBAH BERHALA

apakah Musa menunda perintah TUHAN ini secara bertahap? apakah "demi aqidah semakin kuat" maka Musa membolehkan bangsa Israel menyembah berhala dan kawin campur dengan penyembah berhala?

[b]NABI ADALAH PENYAMPAI PERINTAH TUHAN, BUKAN PENUNDA PERINTAH TUHAN[/b]
apa yg diperintahkan TUHAN, jangan ditunda2 (bertahap), bukan begitu?
jika disuruh segera sholat, apa boleh ditunda secara bertahap? ehmm
avatar
Majesty
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 202
Location : Dwelling in the Loving Arms of my LORD
Join date : 30.11.12
Reputation : 3

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syiah tidak menghalalkan Mut'ah, tapi MEMANG SEJAK AWAL HALAL

Post by musicman on Sat May 25, 2013 8:29 pm

@Majesty
Bukan..bukan..

Pemahamannya ngga begitu...
contoh nabi Musa yg anda bawa adalah urusan Pokok Keillahian...bukan unsur fiqh..

kalau contoh masalah nyembah menyembah, Nabi Muhammad pun tidak ada kata toleransi..11:12 lah sama Musa.
Jadi contoh yg anda bawa terlalu jauh...Syariat adalah hal yg berbeda. Contoh yg anda sebutkan (Musa) itu sudah masuk Aqidah, karena Pengenalan Tuhan adalah Unsur Utama dr Aqidah





avatar
musicman
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2226
Kepercayaan : Islam
Join date : 07.10.11
Reputation : 123

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syiah tidak menghalalkan Mut'ah, tapi MEMANG SEJAK AWAL HALAL

Post by Majesty on Sat May 25, 2013 8:45 pm

bukankah perintah JANGAN KAWIN CAMPUR DENGAN PENYEMBAH BERHALA juga mencakup larangan kawin mutah?
di zaman Musa, bangsa Israel memerangi bangsa2 di tanah Kanaan yg notabene adalah bangsa2 penyembah berhala.
Apakah ketika berperang itu mereka dibolehkan kawin mutah (walau cuma sementara) dgn bangsa2 Kanaan yg penyembah berhala?
ataukah Musa pernah menghalalkan kawin mutah selama bangsa Israel memerangi bangsa2 Kanaan yg penyembah berhala?

jadi, kalo soal fiqh boleh mencla mencle yaa? pusing
avatar
Majesty
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 202
Location : Dwelling in the Loving Arms of my LORD
Join date : 30.11.12
Reputation : 3

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syiah tidak menghalalkan Mut'ah, tapi MEMANG SEJAK AWAL HALAL

Post by Majesty on Sat May 25, 2013 8:49 pm

@EbisuSensei wrote:
@Majesty wrote:
pura2 pilon ya
ichreza wrote:
Dari Binu Majah bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Wahi manusia, dahulu aku mengizinkan kamu nikah mut’ah. Ketahuilah bahwa Allah SWT telah mengharamkannya sampai hari kiamat.” (HR. Muslim, Ahmad dan Ibnu Majah).
Itukan waktu mengharamkan.
Yang saya minta waktu menghalalkan.

ada/tidak?
justru di perintah tsb disebutkan bahwa sebelumnya kawin mutah diharamkan

Dari Binu Majah bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Wahi manusia, dahulu aku mengizinkan kamu nikah mut’ah. Ketahuilah bahwa Allah SWT telah mengharamkannya sampai hari kiamat.” (HR. Muslim, Ahmad dan Ibnu Majah).
JELAS SEKALI tanpa perlu tafsir
dahulu = mengizinkan (menghalalkan) kawin mutah .... sekarang mengharamkan kawin mutah ehmm
avatar
Majesty
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 202
Location : Dwelling in the Loving Arms of my LORD
Join date : 30.11.12
Reputation : 3

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syiah tidak menghalalkan Mut'ah, tapi MEMANG SEJAK AWAL HALAL

Post by Majesty on Sat May 25, 2013 8:51 pm

[quote]Dari Binu Majah bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Wahi manusia, dahulu aku (muhammad) mengizinkan kamu nikah mut’ah. Ketahuilah bahwa Allah SWT telah mengharamkannya sampai hari kiamat.” (HR. Muslim, Ahmad dan Ibnu Majah).

yg dihalalkan muhammad kemudian diharamkan alloh >>> muhammad dan alloh bisa gak klop pusing
avatar
Majesty
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 202
Location : Dwelling in the Loving Arms of my LORD
Join date : 30.11.12
Reputation : 3

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syiah tidak menghalalkan Mut'ah, tapi MEMANG SEJAK AWAL HALAL

Post by EbisuSensei on Sat May 25, 2013 9:00 pm

@Majesty wrote:

Dari Binu Majah bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Wahi manusia, dahulu aku mengizinkan kamu nikah mut’ah. Ketahuilah bahwa Allah SWT telah mengharamkannya sampai hari kiamat.” (HR. Muslim, Ahmad dan Ibnu Majah).
JELAS SEKALI tanpa perlu tafsir
dahulu = mengizinkan (menghalalkan) kawin mutah .... sekarang mengharamkan kawin mutah ehmm
Didiamkan lebih tepatnya, bukan dihalalkan begitu saja.
Jadi intinya, pelajaran itu dari dasar dulu.
Nggak langsung semuanya diajarkan.
avatar
EbisuSensei
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2734
Kepercayaan : Islam
Location : Indonesia
Join date : 27.12.11
Reputation : 24

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syiah tidak menghalalkan Mut'ah, tapi MEMANG SEJAK AWAL HALAL

Post by musicman on Sat May 25, 2013 9:22 pm

@Majesty wrote:bukankah perintah JANGAN KAWIN CAMPUR DENGAN PENYEMBAH BERHALA juga mencakup larangan kawin mutah?
di zaman Musa, bangsa Israel memerangi bangsa2 di tanah Kanaan yg notabene adalah bangsa2 penyembah berhala.
Apakah ketika berperang itu mereka dibolehkan kawin mutah (walau cuma sementara) dgn bangsa2 Kanaan yg penyembah berhala?
ataukah Musa pernah menghalalkan kawin mutah selama bangsa Israel memerangi bangsa2 Kanaan yg penyembah berhala?
ah lucu juga yah...

atau gini lah
Kalau begitu pemikiran anda, mencla mencle atau ngga..dulu boleh menikahi (poligami) bagi para Nabi anda lalu sekarang ditutup oleh sang Nabi dr Nazareth yg melarang poligami?

saya yakin, sang Nabi dr Nazareth bukanlah si mencla mencle..tapi suatu proses kehendak dr Tuhan

jadi, kalo soal fiqh boleh mencla mencle yaa? pusing
Kok ini klaim lagi sih?
proses pendekatan psikologis tentu tidak bisa dikatakan mencla mencle, kalau tujuan akhirnya untuk mengharamkan.


avatar
musicman
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2226
Kepercayaan : Islam
Join date : 07.10.11
Reputation : 123

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syiah tidak menghalalkan Mut'ah, tapi MEMANG SEJAK AWAL HALAL

Post by musicman on Sat May 25, 2013 9:28 pm

@Majesty
biar gk OOT, tertarik ngga membahas sama saya Kawin kontrak nabi2 alkitab?

Yah hitung2 membantah tuduhan senior FFI anda yg menunjuk hidung saya RAJA OOT katanya..gitu kan yah

Kebetulan kan anda membawa Musa..sebagai representasi bahwa nabi2 sebelum Muhammad gk pernah kenal Kawin Kontrak..

saya katakan malah Muhammad yg melarang..

tertarik gk?
avatar
musicman
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2226
Kepercayaan : Islam
Join date : 07.10.11
Reputation : 123

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syiah tidak menghalalkan Mut'ah, tapi MEMANG SEJAK AWAL HALAL

Post by EHAN on Sun May 26, 2013 5:55 am

Masalah klop tidaknya antara ALLAH dan RasulNya,Menurut islam dan semua muslim, seorang nabi jika membahas suatu perkara tentu berdasarkan atas petunjuk Allah,

Akan tetapi menjadi berbeda jika @majsty menganggap nabi itu memutuskan perkara hanya dari hasil pemikiran nabi pribadi.

Eyel2an sampai kapanpun nga akan selesai karena memang sudah berbeda pandangan
avatar
EHAN
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1393
Kepercayaan : Islam
Location : kalimantan
Join date : 16.07.12
Reputation : 39

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syiah tidak menghalalkan Mut'ah, tapi MEMANG SEJAK AWAL HALAL

Post by abu hanan on Mon May 27, 2013 12:37 pm

kok susah yah?kan gak ada bayi yang ujug2 lahir terus makan tape singkong..dan apa ada bayi yang ujug2 lahir bisa dilarang "gak boleh nangis kalow lapar?"

semua hal di kehidupan butuh satu nama yang emang wajib dijalani makhluk hidup..


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: Syiah tidak menghalalkan Mut'ah, tapi MEMANG SEJAK AWAL HALAL

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik