FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Halaman 14 dari 15 Previous  1 ... 8 ... 13, 14, 15  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by hamba tuhan on Sat Jun 22, 2013 9:46 pm

First topic message reminder :

Di antara keunggulan Islam adalah apabila berada pada posisi dicerca, dihina, dan dimarginalkan maka yang terjadi justru sebaliknya. Semakin Islam disudutkan maka semakin terlihat kebenaran ajaran dan kesesuaiannya dengan fithrah manusia.

Agama ini memiliki kemampuan berinteraksi dengan manusia dari berbagai kalangan menurut kadar akalnya masing-masing. Mungkin inilah rahasia mengapa Islam selalu berhasil menundukkan peradaban yang memusuhinya. Terbukti di sejumlah negara seperti Amerika, Inggris, Belanda, dan negara Barat lainnya yang mengalami kondisi kekosongan spiritual, mulai menunjukkan geliat sebagian penduduknya menuju Islam. Munculnya kartun berisi penghinaan terhadap nabi di surat kabar Jylland Posten atau beredarnya film Fitna yang menghujat Islam hanya merupakan percikan kecil di antara kekhawatiran akan menguatnya syariat Islam di belahan dunia Barat.

Barat juga telah memunculkan sejumlah karya tulis yang menunjukkan kecemasan yang sama. Di antaranya adalah karya Robert Morey bertitle “ Islamic Invasion : Confronting the World’s Fastest Growing Religion”. Dari judulnya saja telah nampak sebuah wajah “ketakutan”. Hatta buku tersebut dikemas dengan “bergaya” sebagai karya tulis ilmiah, namun senyatanya isinya tidak seilmiah kemasannya. Motif kebencian dan islamophobia sedemikian menyeruak dan nampak berpengaruh terhadap obyektifitas kajian, tentu saja jika Barat masih mau berfikir tentang subyektif, obyektif, atau pun netralitas. Tidak mengherankan jika sejumlah kalangan muslim meminta buku tersebut dibredel dari peredaran. Namun menurut hemat penulis tindakan demikian kurang bijaksana. Justru buku tersebut merupakan sebuah simbol, asset, dan bukti monumental “kebencian” Barat yang katanya humanis. Fungsinya sebagai salah satu pijakan untuk melihat salah satu struktur dan pola pikir Barat dalam melihat Islam. Pada giliran selajutnya membalikkan keadaan dan akan semakin nampak keunggulan konsep Islam di antara yang lain.

Dalam salah satu tulisannya, Morey mempermasalahkan posisi Maryam dalam Al Quran Surat Al Maidah ayat 73-75 dan 116. Al Quran, dalam pandangan Morey, mengandung kesalahan kosep dalam mengungkapkan doktrin trinitas Kristen. Muhammad, tulis Morey, secara keliru menganggap bahwa umat Nashrani menyembah 3 (tiga) tuhan yaitu : Bapa, Ibu (Maryam), dan Anak (Isa).Guna memperkuat argumentasinya, Morey juga mengutip pendapat Richard Bell dan Encyclopaedia Britanica yang menegaskan bahwa Al Quran memiliki kesalahan konsep tentang trinitas dan Muhammad sebagai penulis Al Quran kurang memahami hal tersebut. Morey menambahkan bahwa umat Kristiani tidak pernah mengimani tiga Tuhan dan Maria bukan merupakan salah satu oknum dalam ketuhanan Trinitas sebagaimana konsep dalam Al Quran. Morey sendiri nampaknya telah menjadi sedemikian yakin dengan argumentasinya yang didukung oleh sejumlah ‘kebingungan’ penulis dari kalangan Islam tentang tafsir ayat tersebut.

Lantas, benarkah Al Quran telah salah ketika menyebutkan bahwa Maryam pernah disembah sebagai tuhan ?

FAKTA YANG DILUPAKAN
Ayat al Quran yang dipermasalahkan oleh Robert Morey adalah Surat Al Maidah ayat 73 sampai 75 sebagai berikut :

73. Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan yang Esa. jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.

74. Maka Mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya ?. dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

75. Al masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang Sesungguhnya Telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. perhatikan bagaimana kami menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), Kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat kami itu).

Juga ayat dalam Al Quran Surat Al Maidah ayat 116 sebagai berikut :

116. Dan (Ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putera Maryam, Adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah Aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah?”. Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). jika Aku pernah mengatakan Maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan Aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha mengetahui perkara yang ghaib-ghaib”.

Permasalahan pertama yang akan kita bahas terkait dengan konsep penyembahan terhadap Maryam dalam dunia Kristen. Robert Morey secara tegas telah menolak posisi Maryam sebagai salah Tuhan dan satu satu oknum ketuhanan trinitas. Nampak bahwa Morey telah mempersulit dirinya sendiri pada tahap awal dengan menempatkan realsi antara penuhanan Maryam dengan keanggotaannya sebagi salah satu oknum trinitas.

Senada dengan Morey, Geoffrey Parrinder menyatakan bahwa ayat Al Quran Surat Al Maidah ayat 116 adalah sulit dipahami dalam kekristenan. Menurut Parrinder pada abad V, Nestorius, seorang bangsawan Konstantinopel, telah memprotes penggunaan gelar ”ibu Tuhan” (theotokos, god-bearer) yang berkembang dan diterapkan kepada Maryam. Nestorius menyatakan, seharusnya digunakan kata ’ibu manusia’ Yesus (anthropotokos); ibu Kristus (cristo-tokos). Nestorius juga tidak bersedia mengakui penggunaan frase seperti itu yang berarti bahwa ”Tuhan telah dilahirkan” dan ”Tuhan telah mengalami penderitaan” sebagaimana banyak digunakan pada hari ini. Nestorius mengajarkan bahwa Yesus adalah organ bejana dan kuil bagi anak Tuhan. Karena pemahaman inilah maka gereja Nestorian akhirnya terpisah.

Bambang Noorsena, tokoh Kristen Orthodoks Syria, nampaknya juga memberikan pengakuan bahwa bentuk pseudotrinity yang terdiri dari Allah, Isa, dan Maryam adalah sebuah realitas yang pernah terjadi. Namun Noorsena membatasi bahwa reaksi Al Quran yang kerap kali krisi terhadap sejumlah keyakinan Kristen, tidak semua didasarkan atas kekristenan yang orthodoks. Penilaian Islam tentang Kristen, menurut Noorsena, tidak ditujukan pada kekristenan yang lurus dan benar, namun lebih ditujukan kepada praktik-praktik sekte-sekte Kristen yang sesat dan menyimpang (heterodoks). Hakikatnya, Noorsena mengakui bahwa praktik penuhanan terhadap pribadi Maryam bukanlah sebuah omong kosong, namun merupakan fakta historis.

Sebagai sebuah realitas historis, sisa-sisa penyembahan terhadap Maryam masih dapat ditemukan hingga hari ini. Di sejumlah wilayah Eropa, termasuk Polandia, bahkan Inggris Raya dan Perancis Selatan, menurut survey yang dilakukan oleh Ean Begg pada tahun 1985, masih ditemukan patung bunda Maria yang berwarna hitam yang dikenal dengan sebutan black virgin atau Black Madonna. Patung tersebut sengaja dibuat untuk dipuja atau disembah sebagai tuhan. Bahkan patun-patung tersebut selalu diasosiasikan dengan sejumlah situs pemujaan kaum pagan dari masa yang jauh lebih kuno. Ditengarai bahwa penyembahan terhadap pribadi Maria merupakan hasil proses adopsi dan perkembangan dari pemujaan terhadap sejumlah dewi pagan yang memiliki kisah kehidupan sama persis dengan kisah Yesus dan Ibunya, Maria.

Dalam kebudayaan paganisme dikenal Bacchus (Dionysius) yaitu dewa matahari Yunani yang lahir dari kandungan seorang perawan bernama Demeter yang mengandung dari benih Dewa Jupiter tanpa hubungan badan. Bacchus lahir pada tanggal 25 Desember dan terbunuh untuk menebus dosa manusia. Dikisahkan pula bahwa Bacchus kemudian bangkit kembali dari kematiannya.

Bangsa Mesir juga mengenal Osiris, dewa matahari yang lahir pada 25 Desember dari kandungan seorang perawan yang disebut ’Perawan Dunia’. Osiris memiliki 12 orang murid. Salah satu muridnya yang bernama Typhone berkhianat hingga menyebabkan kematian Osiris. Setelah bersemayam selama tiga hari dalam kuburnya, Osiris bangkit kembali dari kematiannya. Ia diyakini sebagai inkarnasi Tuhan dan merupakan salah satu dari oknum trinitas 3 Dewa di Mesir.

Demikian juga dalam cerita mithologi yang lain tersebutlah Mithra yang lahir pada tanggal 25 Desember. Memiliki pemujaan yang dilakukan setiap hari Minggu. Mithra adalah seorang juru selamat yang menebus dosa manusia. Dia tidak disalib namun mengurbankan lembu suci yang darahnya mensucikan dan menebus dosa manusia. Lembu itu tidak lain adalah inkarnasi dari sang Mithra sendiri. Perayaan Mithra biasanya ditandai dengan keberadaan pohon terang.

Penyembahan terhadap sosok ibu Tuhan umumnya terjadi dalam kepercayaan pagan yang dsebutkan di atas. Masing-masing wilayah penyembah paganisme memiliki Tuhan Ibu dan Anak. Di Jerman, Hertha disembah sebagai ibu suci dengan anak dipangkuannya. Di Scandinavia, Disa disembah sebagai tuhan ibu dengan anak dipangkuannya juga. Sedangkan di Romawi purba, Venus atau Fortuna juga dipuja sebagi tuhan Ibu bersama Jupiter anaknya.

Ralph Edward Woodrow dalam buku Babylon Mysteri Religion mengutip buku Frazer, The Golden Bought Volume 1 Halaman 356 menjelaskan fakta bahwa penyembahan terhadap Tuhan Ibu dan Tuhan Anak telah menyebar dan merasuk kepada masyarakat kerjaan Romawi dan sekitarnya. Hal tersebut iungkapkan oleh Woodrow sebagi berikut:

“The Worship of Great Mother … very popular under the Roman Empire, unscriptions prove that the two (the mother and the child) receive divine honors, … not only in Italy and especially at Rome, but also in the provinces, particularly in Arican, Spain, Portugal, France, Germany, and Bulgaria”.

Akibatnya bisa dipastikan, penyembahan Tuhan Ibu dalam Kristen tidak dapat dihindari setelah para penyembah berhala dari Romawi, Yunani, Babilonia, dan Mesir memeluk ajaran Kristen. Dalam agama barunya tersebut para mantan penyembah berhala tidak mendapatkan penylurn yang sesuai dengan semangat penyembahan Tuhan Ibu. Padahal mereka belum dapat sepenuhnnya meninggalkan ajaran paganisme. Woodrow menulis bahwa kompromi pun terjadi, pihak gereja mencarikn padnan terhadap figure ibu yang disembah oleh kaum mantan kaum pagan dalam khazanah kekristenan. Tuhan Ibu yang dimaksud tidak lain adalah Maria, Ibu Yesus.

“One of the best example of such a carry over from paganism may be seen in the way the worship o the great mother continued – only in a slightly different form and with a new name. You see many pagans had been drawn to Christianity, but so strong was their adoration for the mother goddess, they did not want to forsake her. Compromising church leaders saw that if they could find some similarity in Christianity with the worship of the mother goddess, they could greatly increase their numbers … but who could replace the great mother of paganism ? Mary, of course was the most logical person for them to choose … little by little, the worship that had been associated with the pagan mother was transferred to Marry”.

Maka tidak mengherankan pasca munculnya kritik Nestorius yang menolak istilah “bunda Tuhan”, gereja justru mengukuhkan posisi Maria sebagai Theotokos atau Ibu Tuhan dalam Konsili Efesus tahun 431 M. Salah satu butir yang dihasilkan dalam konsili tersebut adalah sebagai berikut : “Menurut pengertian bahwa kesatuan ini tidak mencampur adukkan, kami mengaku bahwa anak dara kudus adalah theotokos (bunda Allah), karena Allah Firman menjelma menjadi manusia dan sejak pembuahan-Nya menyatukan pada diri-Nya bait yang diambil daripadanya (Maria)”.

Berdasarkan informasi Ibnu Patrick, seorang sejarawan dan padri Kristen, menjelang Konsili Nicea 325 M dari jumlah peserta keseluruhan 2.048 orang terdapat sebagian peserta dari mahzab Mariamites dan Remitim yang berpendapat bahwa Yesus dan Ibunya adalah 2 (dua) Tuhan selain Bapa. Selain itu terdapat aliran Ebionit yang secara jelas juga memuja Maria sebagai Tuhan Ibu. Penganut aliran Ebionit dikenal sebagai aliran yang para penganutnya menggunakan bulu domba sebagai pakaian. Bulu domba tersebut dikenakan agar mereka dapat hidup dalam kesederhanaan. Dalam hal ini tradisi mereka mengenakan kulit domba sebagai pakaian mirip dengan tradisi kaum sufi generasi awal dalam Islam yang menutamakan kezuhudan. Gambaran tentang cara berpakain kaum Ebionit ini dapat kita lihat kemiripannya dengan kisah Perjanjian Baru dalam Ibrani 11: 37.

Tentang apakah penyembahan terhadap Maria adalah bentuk Kekristenan heterodoks yang menyimpang maka biar waktu yang akan menentukan. Sebab sejumlah pertarungan keyakinan yang medasar dalam dunia Kristen bahkan belum selesai hingga hari ini. Sebut saja pertarungan antara kaum Trinitarian dan Unitarian. Satu pihak mengakui trinitas dengan sejumlah argumentasinya dan dipihak lain menolaknya dan menganggap bahwa Yesus hanya seorang nabi dan bukan Tuhan. Sedangkan bagi seorang penganut Kristen, terkait masalah penyembahan dan Ketuhanan Maria tentu akan lebih menguntungkan jika hal ini terhapus saja dari ingatan sejarah. Masalah trinitas yang diakui mayoritas dunia Kristen hari ini juga bukan tanpa cacat sejarah. Konsili Nicea pada 325 Masehi, menurut informasi Ibnu Patrick, dihadiri oleh 2.048 orang peserta yang terdiri diri para uskup. 318 (tiga ratus delapan belas) orang diketahui sebagai pendukung konsep ketuhanan Yesus. Sedangkan 700 (tujuh ratus) orang uskup merupakan pendukung Arius yang menolak hakikat ketuhanan Yesus, dan sisanya memiliki sejumlah kepercayaan yang berbeda termasuk yang mempercayai Ketuhanan Maria. Namun, anehnya berkat prakarsa Kaisar Konstantin, hanya pendapat 318 orang (pendukung ketuhanan Yesus) tersebut yang kemudian dimenangkan. Jelas kaisar Konstantin telah emerankan agnda politik pribainya dengan sukses.

Lantas dimana letak kesalahan atau miskonsepsi Al Quran tentang trinitas Kristen ? Al Quran jelas dalam ayat tersebut tidak membahas tentang trinitas. Hal tersebut hanya merupakan bagian dari upaya Robert Morey dalam menyudutkan Islam. Namun jawaban atas pertanyaan ”apakah Al Quran telah salah ?” jawabannya adalah ”Tidak !”. Justru kehebatan Al Quran adalah mampu memberikan isyarat bagi pengungkapan kebenaran sejarah, dimana dunia pun telah berusaha secara maksimal untuk melupakannya.

KESIMPULAN
Tuduhan Robert Morey bahwa Al Quran memiliki kesalahan konsepsi tentang trinitas terbukti tidak benar. Konsep Trinitas dalam dunia Kristen sendiri mengalami perkembangan dari masa ke masa termasuk bersentuhan dengan sejumlah peradaban dan kepercayaan lainnya. Kebenaran lain yang terungkap justru teletak pada ketidakbenaran pemahaman Morey terhadap sejarah agamanya sendiri. Sehingga bukunya ”Islamic Invasion” sering diwarnai dengan pemahaman yang tidak berdasar. Sebuah pemikiran yang hanya lahir didasarkan pada kebencian fanatis yang menutup semua bentuk akal waras.

1. Robert Morey. Islamic Invasion : Confronting the World’s Fastest Growing Religion. (Christian Scholar Press, Las Vegas, 1992). Hal 185
2. Robert Morey. Ibid. Hal. 186
3. Geoffrey Parrinder. Yesus dalam Quran. (Terj. oleh Ali Masrur, ett. all). (Bintang Cemerlang, Yogyakarta, 2002). Hal. 88
4. Bambang Noorsena. Menuju Dialog Teologis Kristen-Islam. Cetakan IX. (Penerbit Andi, Yogyakarta, 2001). Hal. 6-7
5.  Burton L. Mack. The Lost Gospel: The Book of Q and Christian Origins. (Element Books, Shaftesbury, 1994). Hal. 51 dalam Lynn Picknet and Clive Prince. The Templar Revelation : Secret Guardians of The True Identity of Christ. Edisi Indonesia : The Templar Revelation : Para Pelindung Sejati Identitas Kristus. (Bantam Press, 1997). Terjemah oleh FX Dono Suhadi. Cetakan II. (Serambi, Jakarta, 2006). Hal. 121
6. Lynn Picknett dan Clive Prince. Ibid. Hal. 33
7.  Rationalist Encyclopedia. Artikel tentang Attis dalam Dr. Hamid Qadri. Kristen dan Agama Berhala. (Modus Vol. 1 No. 9 Th. II/2004). Hal. 46
8.  Rationalist Encyclopedia. Artikel tentang Attis dalam Dr. Hamid Qadri. Ibid. Hal. 46
9. Tim Redaksi. Tuhan Ibu dan Ibu Tuhan. (Modus Vol. 1 No. 5/Th. II/ 2004). Hal. 25
10.  Tim Redaksi. Ibid. Hal. 26
11.  Tim Redaksi. Ibid. Hal. 28
12. Tony Lane. The Lion Concise Book of Christian Thought. (Lion Publishing, England, 1984). Edisi Indonesia : Runtut Pijar Pemikiran Kristiani. Terjemah oleh Conny Corputy. (BPK Gunung Mulia, Jakarta, 1990). Hal. 47
13.  Prof. Sjech Abuzahrah. Muhadlarat fi an Nasrabiyah. Edisi Indonesia: Tindjauan Tentang Agama Masehi. (AB. Sitti Sjamsijah, Surakarta, 1969). Hal. 140. Juga DR. Rauf Syalabi. Ya ahl al Kitab Ta’alaw ila kalimat sawa’. Edisi Indonesia: Distorsi Sejarah dan Ajaran Yesus. (Pustaka Alkautsar, Jakarta, 2001). Hal. 127
avatar
hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1666
Kepercayaan : Islam
Location : Aceh - Pekanbaru
Join date : 07.10.11
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down


Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by musicman on Tue Dec 17, 2013 5:19 pm

@Ramayana
apakah aliran ini menyembah TUHAN, YESUS, dan MAria?? ingat mus.. quran berkata 3!! apakah aliran ini ga mengakui Roh Kudus?

silahkan mus..

ini udah dijawab sendiri:
Ramayana Wrote;
annisa 171 disebut ahli kitab menyebut Tuhan ada 3! dan di ayat yang lain dikatakan bahwa selain Allah, juga ada Isa dan Maryam yg disembah

Seperti sudah saya bilang:
https://en.wikipedia.org/wiki/Collyridianism
Collyridianism was an obscure Early Christian heretical movement whose adherents apparently worshipped the Virgin Mary, mother of Jesus, as a goddess.

Quran Turun memiliki 2 Konteks, berbicara Sesuai kondisi Masa itu (keadaan) dan KOnteks Universal...dan Kristen Collyridianism memang menyembah Maria pada saat itu.
avatar
musicman
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2226
Kepercayaan : Islam
Join date : 07.10.11
Reputation : 123

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by SEGOROWEDI on Tue Dec 17, 2013 5:23 pm


yang ditanya masa saat isa diomeli, sic
mana ada yang menuhankan emaknya?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by musicman on Tue Dec 17, 2013 5:27 pm

@Wedi
hahaha..yayaya...

Harus saat Isa "diomeli" Allah yah, ada atau ngganya Kristen yg nyembah Maria?

Hahahaha..
 lol 

avatar
musicman
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2226
Kepercayaan : Islam
Join date : 07.10.11
Reputation : 123

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by oglikom on Tue Dec 17, 2013 5:41 pm

@ MM

Kira-kira Alloh tahu atau tidak paham trinitas orang Kristen ?

oglikom
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2360
Kepercayaan : Lain-lain
Location : sidoarjo
Join date : 05.10.12
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by SEGOROWEDI on Tue Dec 17, 2013 5:49 pm


mana tahu dia..
konsep trinitasnya adalah: alloh, isa dan emaknya isa
makanya isa diomelin

 basi 

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by oglikom on Tue Dec 17, 2013 5:53 pm

Memang Bro, kalau tahu kagak mungkin di tulis salah satu diantara 3, jangan mengangap Isa Tuhan, siapa bilang gw sama emak gw Tuhan....hehehe.

jadi ikut bingung juga.

oglikom
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2360
Kepercayaan : Lain-lain
Location : sidoarjo
Join date : 05.10.12
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by aajawas25 on Thu Dec 19, 2013 10:57 pm

apakah mungkin semut beranak gajah?

aajawas25
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 233
Kepercayaan : Islam
Location : mataram
Join date : 13.11.13
Reputation : 3

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by SEGOROWEDI on Thu Dec 19, 2013 11:03 pm


hubungannya apa, om?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by ramayana on Sun Dec 22, 2013 11:01 am

@musicman wrote:@Ramayana
apakah aliran ini menyembah TUHAN, YESUS, dan MAria?? ingat mus.. quran berkata 3!! apakah aliran ini ga mengakui Roh Kudus?

silahkan mus..

ini udah dijawab sendiri:
Ramayana Wrote;
annisa 171 disebut ahli kitab menyebut Tuhan ada 3! dan di ayat yang lain dikatakan bahwa selain Allah, juga ada Isa dan Maryam yg disembah

Seperti sudah saya bilang:
https://en.wikipedia.org/wiki/Collyridianism
Collyridianism was an obscure Early Christian heretical movement whose adherents apparently worshipped the Virgin Mary, mother of Jesus, as a goddess.

Quran Turun memiliki 2 Konteks, berbicara Sesuai kondisi Masa itu (keadaan) dan KOnteks Universal...dan Kristen Collyridianism memang menyembah Maria pada saat itu.
mus.. ente sebut terus collyridiansm sebagai penyembah maria!

ane anya jawab tegas ya mus!! apakah ayat annisa ini hanya di tujukan aliran ini?????????

apakah aliran ini menuhankan Allah, isa dan maryam? roh kudus kagak??????
ini ga akan sesuai pernyataan asal njeplak ente mus!!

dari link wiki ente..
Main article: Islamic view of the Trinity

The Collyridians have become of interest in some recent Christian–Muslim religious discussions in reference to the Islamic concept of the Christian Trinity. The debate hinges on some verses in the Qur'an, primarily [Quran 5:73], [Quran 5:75], and [Quran 5:116] in the sura Al-Ma'ida, which have been taken to imply that Muhammad believed that Christians considered Mary part of the Trinity. This idea has never been part of mainstream Christian doctrine, and is not clearly and unambiguously attested among any ancient Christian group (including the Collyridians). But there has been some modern speculation that Muhammad might have confused heretical Collyridian beliefs with those of orthodox Christianity. There is no evidence that Collyridianism still existed in Muhammad's time (the 6th and 7th centuries AD), but perhaps the idea of the divinity of Mary might have been associated with Christian belief in Arabia because of the heritage of the Collyridian heresy.

Some scholars reject the interpretation according to which the Qur'an is said to assert that Mary was part of the Trinity, since the relevant statements can be seen as emphasizing the purely human nature of Mary to reinforce the Islamic belief in the purely human nature of Jesus, whilst also serving as a general restatement of the central Islamic doctrine of Tawhid, the pure oneness of God.

orang orang aja bingung ama klaim nabi mohamad ini hehehehe
avatar
ramayana
Pengembara

Male
Posts : 3478
Location : Jerusalem
Join date : 21.07.12
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by abu hanan on Tue Jan 21, 2014 10:43 pm

@pak dhe
poinnya kenapa isa diomeli alloh..
padahal gak ada yang menuhankan ibunya
padahal isa juga gak nyuruh
menuhankan ibunya
ditanyain ajah kok sewot pake diomelin..


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by SEGOROWEDI on Tue Jan 21, 2014 10:51 pm


lha apa alloh gak tahu..
- kalau isa gak pernah nyuruh menuhankan emaknya?
- kalau saat itu gak ada yang menuhankan emaknya musa?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by abu hanan on Tue Jan 21, 2014 10:58 pm

itu bukan karena gak tau..tetapi tiap manusia ditanya tentang apa yang telah diperbuat dan setiap nabi bertanggung jawab serta menjadi saksi terhadap umatnyah..
isa as ditanya dalam kapasitas sebagai utusan..itu dilakukan karena ada penyimpangan dari misi..biarpun sang nabi telah berlalu akan tetapi selama belum ada nabi pengganti/penerus risalah maka dia adalah saksi sampe nabi penerusnya hadir..


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by SEGOROWEDI on Wed Jan 22, 2014 5:39 pm


lha isa tidak berbuat menyuruh umat menuhankan emaknya
kok ditanya? itu artinya alloh memang tidak tahu, BU
kecuali isa memang nyuruh, lalu diolemlin mengapa ia melakukannya
itu baru alloh maha tahu..

saksi nabi pengganti apanya, BU?
dialog itu tidak ada di Injil, alias hanya karangan muhammad

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by abu hanan on Wed Jan 22, 2014 6:26 pm

buginih..contoh ajah..
tahun 1 M nih isa berdakwah di yerusalem..
tahun 3 M sang nabi keluar dari yerusalem,dakwah di 10 suku pelarian..
taun 10 M,sang nabi wafat
taun 1000 M,ada nabi penerusnyah..

nah periode 1 M-1000 M itu adalah masa yang akan dimintai kesaksian..jika ada penyimpangan ajaran setelah wafatnyah itu tidak menjadikannyah gugur sebagai saksi..

mengafa?
agar manusia penyimpang di pasca wafatnya gak punya argumen tentang pembelotan dasar..

tanya jawab itulah yang hasilnyah diinformasikan pada manusia2 di masa 1 - 1000 M yang menyatakan diri sebagai pengikutnyah..


berita kedatangan itu gak ditulis di kitab kanon?tentu..sang nabi bicara dalam basa apa,dan basa apa yang kita baca hari ini?


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by SEGOROWEDI on Wed Jan 22, 2014 10:15 pm

masalahnya:
dialog seperti itu ada/tidak di Injil-nya Isa, BU?
kalau gak ada berarti hanya dialog fiktif karangan muhammad

btw. soal alloh yang tidak maha tahu
dah paham, BU?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by abu hanan on Wed Jan 22, 2014 11:28 pm

dibilang ada kok aneh karena isa gak bicara dalam basa yunani..dibilang gak ada kok aneh karena ada..

alah tidak maha tahu kan karena ada yang gak ngerti masalah penghakiman..


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by aliumar on Tue Dec 09, 2014 7:13 am

@abu hanan:

QS 5:116

“Hai Isa putera Maryam, Adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah Aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah?

Pertanyaannya: emangnya jaman Isa ada yang menuhankan ibunya Isa, sehingga Isa ditanyai spt itu???

jawaban abu hanan (post #312):

@abu hanan wrote:isa akan ditanyai=>belum terjadi..karena pertanyaan itu ada ketika hari pengadilan..

Kata yg digunakan waktu Allah berkata (bertanya) kpd Isa adalah قَالَ yg merupakan kata kerja dalam bentuk lampau/past tense (Fi'il madhi)---> jadi artinya: "TELAH DIKATAKAN" (said)

Jadi kata2 pertanyaan kepada Isa, merupakan kata2 yg TELAH DIKATAKAN oleh Allah kpd Isa.

Kembali ke pertanyaan awal:
Apakah waktu zaman Isa dulu sudah ada yg menuhankan ibunya Isa, sehingga Allah waktu itu telah menanyakan hal itu kepada Isa?


aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by Kedunghalang on Tue Dec 30, 2014 7:42 pm

@aliumar wrote:@abu hanan:

QS 5:116

“Hai Isa putera Maryam, Adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah Aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah?

Pertanyaannya: emangnya jaman Isa ada yang menuhankan ibunya Isa, sehingga Isa ditanyai spt itu???

jawaban abu hanan (post #312):

@abu hanan wrote:isa akan ditanyai=>belum terjadi..karena pertanyaan itu ada ketika hari pengadilan..

Kata yg digunakan waktu Allah berkata (bertanya) kpd Isa adalah قَالَ yg merupakan kata kerja dalam bentuk lampau/past tense (Fi'il madhi)---> jadi artinya: "TELAH DIKATAKAN" (said)

Jadi kata2 pertanyaan kepada Isa, merupakan kata2 yg TELAH DIKATAKAN oleh Allah kpd Isa.

Kembali ke pertanyaan awal:
Apakah waktu zaman Isa dulu sudah ada yg menuhankan ibunya Isa, sehingga Allah waktu itu telah menanyakan hal itu kepada Isa?

Dan, ketika Allah berfirman, "Hai Isa ibnu Maryam, adakah engkau berkata kepada manusia, "Jadikanlah aku dan ibuku sebagai dua tuhan selain Allah?" Ia menjawab, "Maha Suci Engkau. Tidak layak bagiku mengatakan apa yang bukan hakku; sekiranya aku telah mengatakannya tentu Engkau mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada dalam diriku, dan aku tidak mengetahui apa yang ada dalam diri Engkau. Sesungguhnya Engkau-lah Yang Maha Mengetahui segala yang gaib. (Al Maidah 5:116/117).

Ayat ini menunjuk kepada kebiasaan Gereja Kristen yang menisbahkan kekuatan-kekuatan Uluhiyyah (ketuhanan) kepada Siti Maryam. Pertolongan Siti Maryam dimohon dalam Litania (suatu bentuk sembayang), sedangkan dalam Katakisma (Cathechism, yakni, dasar-dasar ajaran agama berupa tanya-jawab) Gereja Romawi ditanamkan I’tikad bahwa beliau itu bunda Tuhan. Gerejawan-gerejawan di zaman lampau menganggap beliau mempunyai sifat-sifat Tuhan dan hanya beberapa tahun yang silam, Paus Pius XII telah memasukkan paham kenaikan Siti Maryam ke langit dalam ajaran Gereja. Semua ini sama halnya dengan menaikkan beliau ke jenjang Ketuhanan dan inilah apa yang dicela oleh umat Protestan dan disebut sebagai Mariolatry (pemujaan Dara Maria).

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by Paradise OK on Tue Dec 30, 2014 11:16 pm

@abu hanan wrote:dibilang ada kok aneh karena isa gak bicara dalam basa yunani..dibilang gak ada kok aneh karena ada..

alah tidak maha tahu kan karena ada yang gak ngerti masalah penghakiman..
soalannya yg brkata alloh swt
menjadi aneh/tidak, ketika tanya ke injil isa, ada/tidak ?
agar bisa dimengerti, maka kita hakimi saja ketidakmahatahuan alloh swt itu, benar/tidak ?

Paradise OK
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2422
Kepercayaan : Protestan
Location : child thousand island
Join date : 26.02.14
Reputation : 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by Kedunghalang on Wed Dec 31, 2014 1:23 am

@Paradise OK wrote:
@abu hanan wrote:dibilang ada kok aneh karena isa gak bicara dalam basa yunani..dibilang gak ada kok aneh karena ada..

alah tidak maha tahu kan karena ada yang gak ngerti masalah penghakiman..
soalannya yg brkata alloh swt
menjadi aneh/tidak, ketika tanya ke injil isa, ada/tidak ?
agar bisa dimengerti, maka kita hakimi saja ketidakmahatahuan alloh swt itu, benar/tidak ?

Baca post #343

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by Paradise OK on Wed Dec 31, 2014 1:26 am

DAH DIBACA, TAFSIR TAQIYA MODEL AHMADIYAH

Paradise OK
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2422
Kepercayaan : Protestan
Location : child thousand island
Join date : 26.02.14
Reputation : 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by Kedunghalang on Wed Dec 31, 2014 10:05 am

@Paradise OK wrote:DAH DIBACA, TAFSIR TAQIYA MODEL AHMADIYAH

Komentar KO & FRUSTASI, karena doktrin Penebusan Dosa RONTOK TOTAL.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by Paradise OK on Fri Jan 02, 2015 9:13 am

@Kedunghalang wrote:
@aliumar wrote:@abu hanan:

QS 5:116

“Hai Isa putera Maryam, Adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah Aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah?

Pertanyaannya: emangnya jaman Isa ada yang menuhankan ibunya Isa, sehingga Isa ditanyai spt itu???

jawaban abu hanan (post #312):

@abu hanan wrote:isa akan ditanyai=>belum terjadi..karena pertanyaan itu ada ketika hari pengadilan..

Kata yg digunakan waktu Allah berkata (bertanya) kpd Isa adalah قَالَ yg merupakan kata kerja dalam bentuk lampau/past tense (Fi'il madhi)---> jadi artinya: "TELAH DIKATAKAN" (said)

Jadi kata2 pertanyaan kepada Isa, merupakan kata2 yg TELAH DIKATAKAN oleh Allah kpd Isa.

Kembali ke pertanyaan awal:
Apakah waktu zaman Isa dulu sudah ada yg menuhankan ibunya Isa, sehingga Allah waktu itu telah menanyakan hal itu kepada Isa?

Dan, ketika Allah berfirman, "Hai Isa ibnu Maryam, adakah engkau berkata kepada manusia, "Jadikanlah aku dan ibuku sebagai dua tuhan  selain Allah?" Ia menjawab, "Maha Suci Engkau. Tidak layak bagiku mengatakan apa yang bukan hakku; sekiranya aku telah mengatakannya tentu Engkau mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada dalam diriku, dan aku tidak mengetahui apa yang ada dalam diri Engkau. Sesungguhnya Engkau-lah Yang Maha Mengetahui segala yang gaib. (Al Maidah 5:116/117).


Ayat ini menunjuk kepada kebiasaan Gereja Kristen yang menisbahkan kekuatan-kekuatan Uluhiyyah (ketuhanan) kepada Siti Maryam. Pertolongan Siti Maryam dimohon dalam Litania (suatu bentuk sembayang), sedangkan dalam Katakisma (Cathechism, yakni, dasar-dasar ajaran agama berupa tanya-jawab) Gereja Romawi ditanamkan I’tikad bahwa beliau itu bunda Tuhan. Gerejawan-gerejawan di zaman lampau menganggap beliau mempunyai sifat-sifat Tuhan dan hanya beberapa tahun yang silam, Paus Pius XII telah memasukkan paham kenaikan Siti Maryam ke langit dalam ajaran Gereja. Semua ini sama halnya dengan menaikkan beliau ke jenjang Ketuhanan dan inilah apa yang dicela oleh umat Protestan dan disebut sebagai Mariolatry (pemujaan Dara Maria).
ayat ini buat siapa ?, ngajarnya kepada siapa ?
buktikan kalau di Alkitab mengjarkan Tuhan ibu ?

Paradise OK
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2422
Kepercayaan : Protestan
Location : child thousand island
Join date : 26.02.14
Reputation : 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by Paradise OK on Fri Jan 02, 2015 9:25 am

@musicman wrote:@Ramayana
apakah aliran ini menyembah TUHAN, YESUS, dan MAria?? ingat mus.. quran berkata 3!! apakah aliran ini ga mengakui Roh Kudus?

silahkan mus..

ini udah dijawab sendiri:
Ramayana Wrote;
annisa 171 disebut ahli kitab menyebut Tuhan ada 3! dan di ayat yang lain dikatakan bahwa selain Allah, juga ada Isa dan Maryam yg disembah

Seperti sudah saya bilang:
https://en.wikipedia.org/wiki/Collyridianism
Collyridianism was an obscure Early Christian heretical movement whose adherents apparently worshipped the Virgin Mary, mother of Jesus, as a goddess.

Quran Turun memiliki 2 Konteks, berbicara Sesuai kondisi Masa itu (keadaan) dan KOnteks Universal...dan Kristen Collyridianism memang menyembah Maria pada saat itu.
dalam hal Kristen Gnostik : Collyridianism ataupun sekte Maryamin di Mekkah. justeru seharusnya para ulama mampu membuktikan independensi dari penulisan Al-Quran apabila menolak adanya pengaruh sekte-sekte tersebut. Karena seluruh data-data historis Gnostik pra-Islam menunjukan pararelisme diantara keduanya, contoh :
- theology isa tidak mati disalib
- Kesetaraan antara surah maryam/19:20-26 dengan injil apokrif the Pseudo-Gospel of Matthew. keduanya sama2 mendongeng tentang mujizat pohon korma
- Kesetaraan antara QS.19:27-32 dengan injil apokrif The Arabic Gospel of Infancy. sama-sama mendongeng tentang "kisah isa yang berbicara pada waktu bayi".
- Kesetaraan antara Surah Ali Imran/3:49 dan Surah Al-Maidah/5:110 dengan injil Apokrif Tomas. sama2 mendongeng tentang "mujizat tanah menjadi burung"

wassalam


Paradise OK
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2422
Kepercayaan : Protestan
Location : child thousand island
Join date : 26.02.14
Reputation : 7

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by musicman on Sat Jan 03, 2015 3:41 pm

@Paradise OK wrote:
@musicman wrote:@Ramayana
apakah aliran ini menyembah TUHAN, YESUS, dan MAria?? ingat mus.. quran berkata 3!! apakah aliran ini ga mengakui Roh Kudus?

silahkan mus..

ini udah dijawab sendiri:
Ramayana Wrote;
annisa 171 disebut ahli kitab menyebut Tuhan ada 3! dan di ayat yang lain dikatakan bahwa selain Allah, juga ada Isa dan Maryam yg disembah

Seperti sudah saya bilang:
https://en.wikipedia.org/wiki/Collyridianism
Collyridianism was an obscure Early Christian heretical movement whose adherents apparently worshipped the Virgin Mary, mother of Jesus, as a goddess.

Quran Turun memiliki 2 Konteks, berbicara Sesuai kondisi Masa itu (keadaan) dan KOnteks Universal...dan Kristen Collyridianism memang menyembah Maria pada saat itu.
dalam hal Kristen Gnostik : Collyridianism ataupun sekte Maryamin di Mekkah. justeru seharusnya para ulama mampu membuktikan independensi dari penulisan Al-Quran apabila menolak adanya pengaruh sekte-sekte tersebut. Karena seluruh data-data historis Gnostik pra-Islam menunjukan pararelisme diantara keduanya, contoh :
- theology isa tidak mati disalib
- Kesetaraan antara surah maryam/19:20-26 dengan injil apokrif the Pseudo-Gospel of Matthew. keduanya sama2 mendongeng tentang mujizat pohon korma
- Kesetaraan antara  QS.19:27-32 dengan injil apokrif The Arabic Gospel of Infancy. sama-sama mendongeng tentang "kisah isa yang berbicara pada waktu bayi".
- Kesetaraan antara Surah Ali Imran/3:49 dan Surah Al-Maidah/5:110 dengan injil Apokrif Tomas. sama2 mendongeng tentang "mujizat tanah menjadi burung"

wassalam

Kalau indepedensi yg anda maksud terbebas dr akarnya, saya berpendapat tidak ada satupun yg bisa bisa terbebas karena semua kepercayaan terhadap Tuhan memang memiliki 1 sumber. Agama manapun ... tanpa terkecuali.

Kembali ke topik :

Kalau saja anda2 ini yg non muslim hidup pada masa itu tentu tidak akan timbul pertanyaan yg meragukan maksud dari ayat ini, toh faktanya tidak ada riwayat Nasrani yg kebingungan saat ayat ini turun bukan?

Saya analogikan begini saja:
" Pada masa lalu banyak peristiwa perampokan yg dilakukan oleh orang Indonesia Timur di Aceh misalnya, lalu Kepolisian aceh melalui surat kabar mengintruksikan warga di aceh agar lbh waspada apabila ada gerak gerik yg mencurigakan dari orang2 yg kulitnya agak gelap. Tentu tidak ada yg bingung apabila ditelaah oleh orang-orang pada masanya, tentu saja berkebalikan menjadi salah ketika dibaca dan difahami dengan kacamata periode sekarang yg menganggap seolah2 warga yg berkulit gelap di aceh harus diwaspadai.

Lah...orang kami orang Indonesia timur gk pernah bikin kriminal di aceh kok?"


kurang lebih begitu lah..
avatar
musicman
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2226
Kepercayaan : Islam
Join date : 07.10.11
Reputation : 123

Kembali Ke Atas Go down

Re: Ketuhanan Maryam, Miskonsepsi Trinitas Dalam Alquran ?

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 14 dari 15 Previous  1 ... 8 ... 13, 14, 15  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik