FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Benarkah Quran tidak berubah??

Halaman 16 dari 19 Previous  1 ... 9 ... 15, 16, 17, 18, 19  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Benarkah Quran tidak berubah??

Post by ramayana on Tue Jul 02, 2013 11:10 pm

First topic message reminder :

Sebenarnya ane males ngurusi ini. Tapi krn banyak muslim yang bilang kitab Quran pasti terjamin keaslian dan keotentikannya.. ya udahlah ane kasih bahan. Ini juga buat kalian tau sejarah kitab ente ente sekalian..

bukan hanya masalah pembakaran quran versi selain mushaf usman.. tetapi juga krn adanya pembakaran mushaf hafsah yg di jadikan referensi mushaf usman.

ini beberapa link yg perlu di baca.

After that, ‘Uthman returned Hafsa’s copy to her, and she kept it until the days of the rule of Marwan b. al-Hakam.[35] After her death, Marwan asked ‘Abd Allah b. ‘Umar (Hafsa’s brother) to send him the copy.[36] ‘Abd Allah b. ‘Umar sent it to Marwan, who burned it, “fearing something might be different from what ‘Uthman copied.”

http://www.thequran.com/ArticleComments/Details/163

versi mantan muslim (edit) masih sopan ya nulisnya.. “fearing something might be different from what ‘Uthman copied.” di kasih tanda petik!! hehehehehe..

yang lain..

Ibn Hajar says:

"Abu `Ubayd [a tashif for Abu `Ubayda al-Qasim ibn Sallam as proven below] and Ibn Abi Dawud [in Kitab al-Masahif] added: with a chain from Shu`ayb, from Ibn Shihab who said: Salim ibn `Abd Allah ibn `Umar told me:

"'Marwan used to send courier to Hafsa - meaning, when he was governor of al-Madina on behalf of Mu`awiya - asking her for the folios from which the Qur'an had been copied [kutiba minha] but she would refuse to give them to him.' Salim continued: 'When Hafsa died and we returned from her burial, Marwan sent an imperative request to `Abd Allah ibn `Umar for those folios to be sent to him, whereupon `Abd Allah ibn `Umar sent them to him. Then Marwan gave an order so they were ripped up (fashuqqiqat). He said: 'I only did this because I feared that after the passing of time, some doubter might foster doubt with regard to those folios.'

"The wording in Abu `Ubayda's narration has: 'so they were torn up' (famuzziqat). Abu `Ubayd [sic] said: 'It is unheard of that Marwan tore up the folios except in this narration.' I say: Ibn Abi Dawud narrated it with a chain from Yunus ibn Yazid, from Ibn Shihab, in a similar wording which has:

"'When Marwan was governor of Madina he sent courier to Hafsa asking her for the folios but she refused him access to them.' He [Ibn Shihab al-Zuhri] said: 'Salim ibn `Abd Allah [ibn `Umar] narrated to me saying: "When Hafsa died..."' and he narrated it [as above] and said in it: 'So he had them ripped up and burnt' (fashaqqaqaha wa harraqaha).

"And this addition also came up in the narration of `Umara ibn Ghuzayya, also an abridged one, but he, also made it part of the narration of Zayd ibn Thabit who said in it: 'So he had it washed out thoroughly (faghassalaha ghaslan)'.... And all this can be reconciled by saying that this was done with all the folios - renting, them washing out, then burning - and it is possible that the word [harraqaha] be read 'kharraqaha' (he had them rent) so that he has them first torn up then washed out, and Allah knows best."

These Suhuf were of course the Mushaf of Abu Bakr (RA) kept by `Umar, then kept by his daughter Hafsa the Mother of the Believers, wAllahu a`lam.

http://www.livingislam.org/fiqhi/fiqha_e27.html

kalau versi web "sebelah" malah lebih "ganas".

This copy of the Quran, was the only copy made after Muhammad's own copy. It is from that copy that Uthman, the third Khalifa, made other copies to distribute to different regions of the Islamic Empire. Uthman returned Hafsa's copy of the Quran to her. Her copy however was later burned by Marwan b. Hakam (d.65/684). Burning of Hafsa's copy was the last chapter in covering up the addition of two false verses in sura 9 as later discovered.

http://www.ummah.com/forum/showthread.php?66079-Is-the-quran-preserved

jadi.. yang dijadikan referensi di bakar krn "takut" berbeda ama yang hasil salinan.. terus bisakah kalian bilang kitab kalian benar?

silahkan di pikir.

NB!! ini kita belum bicara tentang perbandingan jaman Mohamad hidup dan jaman abu bakar lho ya...


Terakhir diubah oleh ramayana tanggal Wed Jul 03, 2013 10:15 am, total 1 kali diubah
avatar
ramayana
Pengembara

Male
Posts : 3478
Location : Jerusalem
Join date : 21.07.12
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down


Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by Kedunghalang on Sun Feb 16, 2014 12:30 pm

@aliumar wrote:Ada dua surah yang diyakini telah difirmankan Tuhan kepada Muhammad akan tetepi kita sekarang tidak akan pernah dapat menemukan dan membacanya lagi dalam Al Qur’an. Dua surah itu dinamai surah al Hifd dan surah al Khulu’.

Teks Surah al Khulu’: :

أللَّهُمَِّ إِنَا نَسْتَعِيْنُكَ و نَسْتَغْفِرُكَ و نُثْنِيْ عليكَ الخيرَ ، ولا نَكْفُرُكَ، و نَخْلَعُ و نَتْرُكَ مَنْ يَفْجُرُكَ.

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Sesungguhnya kami minta pertolongan-Mu, meminta ampunan-Mu, memuja-Mu dengan kebaikan, dan tidak mengingkari-Mu serta meninggalkan orang yang meninggalkan-Mu.

Teks Surah al Hifd:

أللَّهُمَِّ إيَّاكَ نَعْبُدُ، و لَكَ نُصَلِّيْ وَ نَسْجُدُ، وَ إليكَ نَسْعَى و نَحْفُدُ، نرجُو رَحْمتَكَ، و نَخْشَى عذَابَكَ الجَدَّ، إنَّ عذابَكَ بتالكُفارِ مُلْحَقٌ.

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Ya Allah, hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya untuk-Mu kami salat dan bersujud, dan kepada-Mu kami menuju, kami mengharap rahmat-Mu, dan takut akan siksa-Mu, sesungguhnya siksa-Mu akan menimpa kepada orang-orang kafir.[2]

Para ulama Ahlusunnah telah meriwayatkan adanya dua surah tersebut sebagai bagian dari firman Allah SWT yang diterima Nabi Muhammad saw., seperti surah-surah lain, dan sebagian sahabat Nabi saw. telah membacanya dalam shalat dan di antara mereka ada yang bersumpah bahwa keduanya adalah bagian dari Al Qur’an yang turun dari langit! Sementara sebagian lainnya menuliskannya dalam mush-haf mereka!

   Para Sahabat Membacanya!

1)      Sahabat Umar bin al Khaththab membacanya dalam Qunut. Demikian diriwayatkan ath Thahâwi dari sahabat Ibnu Abbas ra., Sufyan, Hasan, dan Abdur Rahman bin Abi Lailâ. Ibnu Abi Syaibah dari Abdul Malik bin Suwaid al Kâhili.[3]

Tentang keagungan Umar dan  ketepatannya dalam seluruh sikap dan pandangannya, telah diriwayatkan Nabi pernah bersabda, “Sesungguhnya Allah telah menjadikan haq/kebenaran atas lisan dan hati Umar.” (HR. Turmudzi, dan dia mengatakan hadis ini hasan shahih). Jadi sepertinya kita tidak perlu meragukan beliau.

2)      Ubay bin Ka’ab meyakininya sebagai dua surah Al Qur’an dan ia juga membacanya dalam qunut. Demikian diriwayatkan oleh ath Thahâwi dan Ibnu Abi Syaibah dari Maimûn bin Mahrân.[4].

Tentang Ubay pun kita tidak perlu khawatir, sebab Nabi telah memerintah kita merujuk bacaan Ubay. Bukhari, Muslim, Nasa’i, Turmudzi dll telah meriwayatkan bahwa Nabi bersabda, “Ambillah/belajarlah Al Qur’an dari empat orang; Abdullah bin Mas’ud, Sâlim, Mu’adz dan Ubay bin Ka’ab.” (HR. Bukhari&Muslim)[5]

3)      Anas meyakininya sebagai bagian dari Al Qur’an. Demikian diriwayatkan al Qaththân dalam al Muthawwalât dari Abân bin Ayyâsy dari Anas bin Malik.[6]

Adapun Anas bin Malik, beliau sendiri telah meyakinkan kita semua bahwa apa yang ia sampaikan adalah dari Allah melalui Rasul-Nya. At Turmudzi meriwayatkan dari Tsâbit al Bunnâni, ia berkata, “Anas bin Malik berkata kepadaku, ‘Hai Tsâbit, ambillah dariku,[ilmu Al Qur’an daan Sunnah] karena engkau tidak akan mendapati oraang yang lebih terpercaya dariku. Sesungguhnya aku mengambil dari Rasulullah, dan Rasululllah mengambil dari Jibril dan Jibril mengambil dari Allah –Azza wa Jalla-.’ ”[7]

4)      Diriwayatkan dari Abu Ishaq, ia berkata, “Umayyah ibn Abdullah ibn Khalid ibn Usaid memimpin kami dalam shalat di kota Khurasân, maka ia membaca dua surah ini: أللَّهُمَِّ إِنَا نَسْتَعِيْنُكَ dan نَسْتَغْفِرُكَ.[8]

Dan adalah jalas bahwa dalam shalat tidak dibolehkan membaca selain Al Qur’an

5)      Muhammad ibn Nashr meriwyatkan dari ‘Atha’ ibn as Sâib, ia berkata, “Adalah Abu Abdur Rahman mengajarkan kepada kita bacaan surah أللَّهُمَِّ إِنَا نَسْتَعِيْنُكَ dan ia mengaku bahwa Ibnu Mas’ud mengarakan surah itu kepadanya, dan ia (Ibnu Mas’ud) mengaku bahwa Rasulullah saw. mengajarkan surah itu kapadanya.”

   Para Sahabat Menuliskannya dalam Mush-haf-mush-haf Mereka!

1)      Ubay bin Ka’ab menuliskannya dalam Mush-hafnya dengan keyakinan bahwa keduanya adalah surah Al Qur’an. Demikian diriwayatkan Ibnu Dharîs dalam Fadhâil-nya dari Musa bin Ismail dari Hammâd bahwa ia membacanya dalam mush-haf Ubay.[9]

2)      Ibnu Abbas juga menetapkan kedua surah tersebut dalam mush-hafnya dan mengatakan bahwa ia sesuai dengan keyakinan Ubay dan Abu Musa.[10]

3)      Nashr ibn Muhammad al marwazi meriwayatkan dalam kitab ash Shalah dari Ubay bahwa ia membaca kedua surah itu dalam qunut, dan ia menyebutkan bahwa teks kedua surah itu, dan ia menulsi keduanya dalam mush-hafnya.[11]

4)      Al Baihaqi meriwyatkan bahwa Umar membaca keduanya dalam qunut setelah ruku’:

بسمِ اللهِ الرحمن الرحيم أللَّهُمَِّ إِنَا نَسْتَعِيْنُكَ

Ibnu Juraij berkata, “Hikmah membaca basmalah sebelum membaca surah tesebut ialah dikarenakan ia adalah terhitung sebagai surah Al Qur’an dalam mush-haf sebagian sahabat.”

5)      Ibnu Abi Syaibah meriwayatkan dalam Mushannaf-nya, Muhammad ibn Nashr dan al Baihaqi dalam Sunan-nya dari Ubaid ibn Umair bahwa Umar ibn al Khaththab membaca qunut setelah ruku’, ia membaca:

بسمِ اللهِ الرحمن الرحيم أللَّهُمَِّ إِنَا نَسْتَعِيْنُكَ

Dan Ubaid menganggap bahwa telah sampai kepadanya bahwa keduanya adalah dua surah dari Al Qur’an dalam mush-haf Ibnu Mas’ud.[12]

Jadi dalam mush-haf Ubay jumlah surah Al Qur’an adalah 116 surah dengan tambahan dua surah di atas, sementara dalam mush-haf Ibnu Mas’ud hanya 112 surah sebab ia tidak meyakini dua surah terakhir Al Qur’an; al Falaq dan an Nâs sebagai bagaian dari Al Qur’an, seperti akan diketahui nanti.

Dari data-data riwayat di atas, dapat ditemukan bukti nyata adanya kekurangan (perobahan) pada Al Qur’an sekarang, sebab kedua surah tersebut tidak tercantum dalam mush-haf kaum Muslim.

[1] Al Kibrît al Ahmar-dicetak dipinggir kitab al Yawâqit wa Jawâhir-:143.

[2]. As Suyuthi, Al-Itqan,1/l.67, Ath Thabarâni, al Baihaqi, Ibn Adh Dharis.

[3] Ad Durr al Mantsûr,6/420. Mungkin ada sementara dugaan bahwa karena ia dibaca dalam qunut maka ia bukan Al Qur’an, ia adalah doa! Akan tetapi dugaan ini salah sebab ayat-ayat Al Qur’an itu boleh dibaca dalam qunut.

[4] Ad Durr al Mantsûr,6/422.

[5] Baca al Itqân, naw/macam ke 20 tentang para penghafal dan periwayat Al Qur’an,1/93.

[6] Ad Durr al Mantsûr,6/420.

[7] Sunan at Turmudzi (dengan syarah Tuhfah al Ahwadzi), Bab Manâqib Anas bin Mâlik,10/332 hadis no..3919 dan 3920.

[8] Majma’ az Zawâid,7/157 dari riwayat ath Thabarâni, dan para parawinya adalah perawi kitab Shahih, dan al Itqân,1/65.

[9] Ad Durr al Mantsûr,6/420 dan al Itqân,1/65.

[10] Ad Durr al Mantsûr, 6/420.

[11] Al Itqân,1/65.

[12] Ad Durr al Mantsûr,6/421.

Jika anda mempelajari Al Qur'an dari orang-orang yang Anti Islam, maka it will lead to nowhere, karena Al Qur'an sendiri menyatakan:
Al Baqarah 2:2 Inilah Kitab Allah Yang Sempurna Yang Tiada Keraguan di dalamnya, petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa. Jadi, jika di dalam diri orang-orang tersebut terdapat Anti Islam (tidak bertaqwa), maka Al Qur'an tidak bisa menjadi petunjuk.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by crescent-star on Mon Feb 17, 2014 4:20 pm

@aliumar wrote:Ada dua surah yang diyakini telah difirmankan Tuhan kepada Muhammad akan tetepi kita sekarang tidak akan pernah dapat menemukan dan membacanya lagi dalam Al Qur’an. Dua surah itu dinamai surah al Hifd dan surah al Khulu’.

Teks Surah al Khulu’: :

أللَّهُمَِّ إِنَا نَسْتَعِيْنُكَ و نَسْتَغْفِرُكَ و نُثْنِيْ عليكَ الخيرَ ، ولا نَكْفُرُكَ، و نَخْلَعُ و نَتْرُكَ مَنْ يَفْجُرُكَ.

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Sesungguhnya kami minta pertolongan-Mu, meminta ampunan-Mu, memuja-Mu dengan kebaikan, dan tidak mengingkari-Mu serta meninggalkan orang yang meninggalkan-Mu.

Teks Surah al Hifd:

أللَّهُمَِّ إيَّاكَ نَعْبُدُ، و لَكَ نُصَلِّيْ وَ نَسْجُدُ، وَ إليكَ نَسْعَى و نَحْفُدُ، نرجُو رَحْمتَكَ، و نَخْشَى عذَابَكَ الجَدَّ، إنَّ عذابَكَ بتالكُفارِ مُلْحَقٌ.

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Ya Allah, hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya untuk-Mu kami salat dan bersujud, dan kepada-Mu kami menuju, kami mengharap rahmat-Mu, dan takut akan siksa-Mu, sesungguhnya siksa-Mu akan menimpa kepada orang-orang kafir.[2]

Para ulama Ahlusunnah telah meriwayatkan adanya dua surah tersebut sebagai bagian dari firman Allah SWT yang diterima Nabi Muhammad saw., seperti surah-surah lain, dan sebagian sahabat Nabi saw. telah membacanya dalam shalat dan di antara mereka ada yang bersumpah bahwa keduanya adalah bagian dari Al Qur’an yang turun dari langit! Sementara sebagian lainnya menuliskannya dalam mush-haf mereka!

   Para Sahabat Membacanya!

1)      Sahabat Umar bin al Khaththab membacanya dalam Qunut. Demikian diriwayatkan ath Thahâwi dari sahabat Ibnu Abbas ra., Sufyan, Hasan, dan Abdur Rahman bin Abi Lailâ. Ibnu Abi Syaibah dari Abdul Malik bin Suwaid al Kâhili.[3]

Tentang keagungan Umar dan  ketepatannya dalam seluruh sikap dan pandangannya, telah diriwayatkan Nabi pernah bersabda, “Sesungguhnya Allah telah menjadikan haq/kebenaran atas lisan dan hati Umar.” (HR. Turmudzi, dan dia mengatakan hadis ini hasan shahih). Jadi sepertinya kita tidak perlu meragukan beliau.

2)      Ubay bin Ka’ab meyakininya sebagai dua surah Al Qur’an dan ia juga membacanya dalam qunut. Demikian diriwayatkan oleh ath Thahâwi dan Ibnu Abi Syaibah dari Maimûn bin Mahrân.[4].

Tentang Ubay pun kita tidak perlu khawatir, sebab Nabi telah memerintah kita merujuk bacaan Ubay. Bukhari, Muslim, Nasa’i, Turmudzi dll telah meriwayatkan bahwa Nabi bersabda, “Ambillah/belajarlah Al Qur’an dari empat orang; Abdullah bin Mas’ud, Sâlim, Mu’adz dan Ubay bin Ka’ab.” (HR. Bukhari&Muslim)[5]

3)      Anas meyakininya sebagai bagian dari Al Qur’an. Demikian diriwayatkan al Qaththân dalam al Muthawwalât dari Abân bin Ayyâsy dari Anas bin Malik.[6]

Adapun Anas bin Malik, beliau sendiri telah meyakinkan kita semua bahwa apa yang ia sampaikan adalah dari Allah melalui Rasul-Nya. At Turmudzi meriwayatkan dari Tsâbit al Bunnâni, ia berkata, “Anas bin Malik berkata kepadaku, ‘Hai Tsâbit, ambillah dariku,[ilmu Al Qur’an daan Sunnah] karena engkau tidak akan mendapati oraang yang lebih terpercaya dariku. Sesungguhnya aku mengambil dari Rasulullah, dan Rasululllah mengambil dari Jibril dan Jibril mengambil dari Allah –Azza wa Jalla-.’ ”[7]

4)      Diriwayatkan dari Abu Ishaq, ia berkata, “Umayyah ibn Abdullah ibn Khalid ibn Usaid memimpin kami dalam shalat di kota Khurasân, maka ia membaca dua surah ini: أللَّهُمَِّ إِنَا نَسْتَعِيْنُكَ dan نَسْتَغْفِرُكَ.[8]

Dan adalah jalas bahwa dalam shalat tidak dibolehkan membaca selain Al Qur’an

5)      Muhammad ibn Nashr meriwyatkan dari ‘Atha’ ibn as Sâib, ia berkata, “Adalah Abu Abdur Rahman mengajarkan kepada kita bacaan surah أللَّهُمَِّ إِنَا نَسْتَعِيْنُكَ dan ia mengaku bahwa Ibnu Mas’ud mengarakan surah itu kepadanya, dan ia (Ibnu Mas’ud) mengaku bahwa Rasulullah saw. mengajarkan surah itu kapadanya.”

   Para Sahabat Menuliskannya dalam Mush-haf-mush-haf Mereka!

1)      Ubay bin Ka’ab menuliskannya dalam Mush-hafnya dengan keyakinan bahwa keduanya adalah surah Al Qur’an. Demikian diriwayatkan Ibnu Dharîs dalam Fadhâil-nya dari Musa bin Ismail dari Hammâd bahwa ia membacanya dalam mush-haf Ubay.[9]

2)      Ibnu Abbas juga menetapkan kedua surah tersebut dalam mush-hafnya dan mengatakan bahwa ia sesuai dengan keyakinan Ubay dan Abu Musa.[10]

3)      Nashr ibn Muhammad al marwazi meriwayatkan dalam kitab ash Shalah dari Ubay bahwa ia membaca kedua surah itu dalam qunut, dan ia menyebutkan bahwa teks kedua surah itu, dan ia menulsi keduanya dalam mush-hafnya.[11]

4)      Al Baihaqi meriwyatkan bahwa Umar membaca keduanya dalam qunut setelah ruku’:

بسمِ اللهِ الرحمن الرحيم أللَّهُمَِّ إِنَا نَسْتَعِيْنُكَ

Ibnu Juraij berkata, “Hikmah membaca basmalah sebelum membaca surah tesebut ialah dikarenakan ia adalah terhitung sebagai surah Al Qur’an dalam mush-haf sebagian sahabat.”

5)      Ibnu Abi Syaibah meriwayatkan dalam Mushannaf-nya, Muhammad ibn Nashr dan al Baihaqi dalam Sunan-nya dari Ubaid ibn Umair bahwa Umar ibn al Khaththab membaca qunut setelah ruku’, ia membaca:

بسمِ اللهِ الرحمن الرحيم أللَّهُمَِّ إِنَا نَسْتَعِيْنُكَ

Dan Ubaid menganggap bahwa telah sampai kepadanya bahwa keduanya adalah dua surah dari Al Qur’an dalam mush-haf Ibnu Mas’ud.[12]

Jadi dalam mush-haf Ubay jumlah surah Al Qur’an adalah 116 surah dengan tambahan dua surah di atas, sementara dalam mush-haf Ibnu Mas’ud hanya 112 surah sebab ia tidak meyakini dua surah terakhir Al Qur’an; al Falaq dan an Nâs sebagai bagaian dari Al Qur’an, seperti akan diketahui nanti.

Dari data-data riwayat di atas, dapat ditemukan bukti nyata adanya kekurangan (perobahan) pada Al Qur’an sekarang, sebab kedua surah tersebut tidak tercantum dalam mush-haf kaum Muslim.
sekali lagi bung Aliumar,
riwayat-riwayat di atas PUN adalah bercerita ttg RIWAYAT YANG AHAD, ahad di sini ya seperti itu tadi MUSHAF AHAD milik Ibnu Mas'ud, Mushaf ahad milik Ali bin Abi Thalib, Mushaf ahad ubay bin Ka'ab dst.
keleluasaaan yang Nabi saw berikan sewaktu beliau hidup sbgmana yg direkam dalam hadits menyebabkan sebagian sahabat melakukan ijtihad dalam sistem pengumpulan dan pencatatan serta penghafalan yang mereka lakukan. misal kedua surat di atas, ubay bin Ka'ab memasukkannya kedalam mushaf dengan alasan kedua surat itu adalah diwahyukan oleh Allah swt. sedangkan kita tau bahwa Allah menyinggung di dalam Quran ada beberapa ayat yg Allah wahyukan DIBUAT LUPA, DINASAKH dan tdk tercantum lagi dalam Quran, dsb. jadi memasukkan ke dua surat tsb dalam mushaf pribadinya ubay bin Ka'ab adalah perbuatan AHAD.

apa yang dilakukan oleh ZAID adalah Pengumpulan Quran secara MUTAWATIR. yang populer. hal ini menjadi LOGIS karena toh setiap ramadhan atas bimbingan Rasulullah dan malaikat Jibril Quran dikhatamkan, tentunya A-Z di sini sangat akan menjadi terang benderang, wahyu2 mana saja yang menjadi bagian Quran TER-UPDATE. bahkan di akhir hayat nabi JIBRIL sampai datang 2 X untuk melakukan UPDATING. hasil UPDATING inilah yang akan menjadi bentuk Quran yang MUTAWATIR.
avatar
crescent-star
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 403
Kepercayaan : Islam
Location : jabar
Join date : 29.01.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by aliumar on Mon Feb 17, 2014 5:05 pm

@crescent-star
riwayat-riwayat di atas PUN adalah bercerita ttg RIWAYAT YANG AHAD, ahad di sini ya seperti itu tadi MUSHAF AHAD milik Ibnu Mas'ud, Mushaf ahad milik Ali bin Abi Thalib, Mushaf ahad ubay bin Ka'ab dst.
Bukankah dimasukannya akhir dari surat At taubah ke dlm Alquran, juga hanya berdasarkan mushaf AHAD (yakni yg HANYA terdapat pada mushaf Abu Khuzaimah Al Anshary SAJA)?

“Sampai saya temukan akhir dari surat At taubah pada Abu Khuzaimah Al Anshary yang tidak terdapat pada surat yang lainnya” (Sahih Bukhari Volume 6, Book 61, Number 509)

Koq bisa diterima siy akhir surat At Taubah yg hanya berdasarkan mushaf AHAD (HANYA ada di mushaf milik Abu Khuzaimah Al Anshary SAJA)?

GAK KONSISTEN !!!

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by crescent-star on Mon Feb 17, 2014 7:30 pm

@aliumar wrote:Bukankah dimasukannya akhir dari surat At taubah ke dlm Alquran, juga hanya berdasarkan mushaf AHAD (yakni yg HANYA terdapat pada mushaf Abu Khuzaimah Al Anshary SAJA)?

“Sampai saya temukan akhir dari surat At taubah pada Abu Khuzaimah Al Anshary yang tidak terdapat pada surat yang lainnya” (Sahih Bukhari Volume 6, Book 61, Number 509)

Koq bisa diterima siy akhir surat At Taubah yg hanya berdasarkan mushaf AHAD (HANYA ada di mushaf milik Abu Khuzaimah Al Anshary SAJA)?

GAK KONSISTEN !!!
Baik saya mungkin salah menyusun kalimatnya, maksud saya ahad di sana adalah, tidak ada satu orang pun yg bersaksi baik dalam bentuk hafalan maupun tulisan(mushaf) yg memasukkan kedua surat tsb sbg bagian dari Quran. maka ianya menjadi kesaksian ahad.
Sedangkan kasus surah at taubah yg zaid cari adalah bukti tulisan saja, karena ayat tsb secara kesaksian sudah mutawatir diambil dari jalur non mushaf yakni dari para penghafal.
avatar
crescent-star
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 403
Kepercayaan : Islam
Location : jabar
Join date : 29.01.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by aliumar on Mon Feb 17, 2014 7:57 pm

@crescent star:
maksud saya ahad di sana adalah, tidak ada satu orang pun yg bersaksi baik dalam bentuk hafalan maupun tulisan(mushaf) yg memasukkan kedua surat tsb sbg bagian dari Quran.
hahaha begitu mulai terkuak ketidak-konsistenan nya langsung buru2 merubah argumen.

Niy argumen kamu sebelumnya:
@crescent star wrote:riwayat-riwayat di atas PUN adalah bercerita ttg RIWAYAT YANG AHAD, ahad di sini ya seperti itu tadi MUSHAF AHAD milik Ibnu Mas'ud, Mushaf ahad milik Ali bin Abi Thalib, Mushaf ahad ubay bin Ka'ab dst.
Fokus pada : "MUSHAF AHAD", sebagaimana argumen mu sebelumnya

Jelas2 argumen keberatan kamu krn riwayat nya berupa MUSHAF AHAD. Apa itu "Mushaf AHAD", crescent star? jelas2 sama spt kasus surat akhir At Taubah kan, yg hanya bersumber pada MUSHAF AHAD (hanya ada pada mushaf Abu Khuzaimah Al Anshary).

@crescent star wrote:maksud saya ahad di sana adalah, tidak ada satu orang pun yg bersaksi baik dalam bentuk hafalan maupun tulisan(mushaf) yg memasukkan kedua surat tsb sbg bagian dari Quran. maka ianya menjadi kesaksian ahad.

Apanya yg ahad, crescent star??ga dibaca post #375? jelas2 PARA sahabat membaca dan menuliskannya dalam Mush-haf-mush-haf Mereka.


Sedangkan kasus surah at taubah yg zaid cari adalah bukti tulisan saja, karena ayat tsb secara kesaksian sudah mutawatir diambil dari jalur non mushaf yakni dari para penghafal.
jadi mau meralat argumen keberatan berdasarkan "MUSHAF AHAD" nya, crescent star?hahaha....

Jadi bisa diterima memakai MUSHAF AHAD?


Terakhir diubah oleh aliumar tanggal Mon Feb 17, 2014 9:39 pm, total 1 kali diubah

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by abu hanan on Mon Feb 17, 2014 8:18 pm

yang namanya "mushaf ahad" dengan pemilik berbeda ini sebenarnyah berarti mushaf pribadi milik ali,mushaf pribadi milik fulan dll..dan itu "mushaf ahad" apabila dimaknai dan diartikan sebagai mushaf dengan jalur satu riwayat berarti menyalahi konteks dan kamsut jika dibandingkan dengan hadits ahad..

fulan mencatat pada lembaran untuk setiap ayat yang dia hafalkan..si X mencatat setiap ayat yang dia hafalkan..
nah mushaf si fulan adalah mushaf ahad,begitu pula mushaf si X..tetapi antara fulan dan X ini belum tentu menghafalkan ayat yang samah..

sayah hafal juz 1-10 lalu sayah tuliskan,si M hafal juz 22-28 lalu dia tuliskan..dan masing2 tulisan itu disebut (dalam pengertian) mushaf ahad..

bedakan antara HADITS AHAD dengan MUSHAF AHAD..



untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by crescent-star on Mon Feb 17, 2014 8:23 pm

Sebentar-sebentar, yang saya tahu 2 surah ini hanya ada di mushaf ubay, sedangkan Ibnu Abbas bukanlah saksi karena beliau masih sangat amat belia ketika 2 surat tsb turun. Ibnu abbas mencantumkan di mushafnya karena ikut-ikutan Ubay.
Dan menurut bung 2 surah itu ada di mushaf ibnu masud yg hanya 112 surah ? Kan setelah falak-binnas tdk diakui seharusnya surahnya menjadi 114 dong.
Tapi nanti saya cek ulang riwayat2nya. Da
avatar
crescent-star
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 403
Kepercayaan : Islam
Location : jabar
Join date : 29.01.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by aliumar on Mon Feb 17, 2014 8:38 pm

@abu:
bedakan antara HADITS AHAD dengan MUSHAF AHAD..
si crescent star yg duluan nyinggung2 perihal "MUSHAF AHAD". Saya cuma menanggapi saja.

“Sampai saya temukan akhir dari surat At taubah pada Abu Khuzaimah Al Anshary yang tidak terdapat pada surat yang lainnya” (Sahih Bukhari Volume 6, Book 61, Number 509)

yg di atas, tergolong mushaf Ahad kah?

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by crescent-star on Mon Feb 17, 2014 8:39 pm

Bukti simpatik ibnu abbas pd ubay adalah ternyata dalam indeks surah ibnu abbas 2 surah tsb tdk tercantum
avatar
crescent-star
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 403
Kepercayaan : Islam
Location : jabar
Join date : 29.01.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by aliumar on Mon Feb 17, 2014 8:43 pm

@crescent star:
Sebentar-sebentar, yang saya tahu 2 surah ini hanya ada di mushaf ubay,
kalaupun anggaplah 2 surah tsb HANYA ada di mushaf Ubay, ga masalah kan memakai Mushaf Ahad sebagaimana zaid memakai mushaf ahad dimana ayat terakhir surah At taubah, HANYA ADA di mushaf Abu Khuzaimah Al Anshary (Sahih Bukhari Volume 6, Book 61, Number 509). Toh selain kesaksian mushaf tsb, masih ada kesaksian PARA sahabat yg hafal dan membaca 2 surah tsb dan meyakininya sbg bagian dari Quran. Ditambah lagi ada perintah dari muhammad utk merujuk quran salah satu nya pada Ubay. Muhammad tentu ga sembarangan dong waktu meninggalkan perintah agar org belajar quran pada Ubay?

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by abu hanan on Mon Feb 17, 2014 9:02 pm

@aliumar
iyes,sayah hanya meluruskan pengertian mushaf ahad agar gak tumpang tindih pengertiannyah dengan hadits ahad..

dan pertanyaan anda :
“Sampai saya temukan akhir dari surat At taubah pada Abu Khuzaimah Al Anshary yang tidak terdapat pada surat yang lainnya” (Sahih Bukhari Volume 6, Book 61, Number 509)

akhir surat at taubah hanya terdapat pada lembar milik abu khuzaimah dan itu dapat dikatakan mushaf ahad/mushaf pribadi milik abu khuzaimah..dan ayat itu tidak terdapat pada surat yang lainnyah ini menunjukkan bahwa ayat itu belum tentu TIDAK ada di mushaf ahad/mushaf pribadi milik orang laen..karena komentar zaid "tidak terdapat pada surat lain"..

jujur,pendapat sayah diatas masih mengacu pada teks terjemahan..nah kalow teks arabicnya itu dikatakan "kitab" maka pertanyaan anda dapat sayah jawab : iyes..

kalow teks arabicnyah dikatakan "surah" maka jawaban sayah : itu belum dapat digolongkan mushaf ahad (sebagai satu2nyah pencatat/yang memuat ayat)..

akan tetapi secara global,mushaf ahad adalah seperti penjelasan diatas..


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by crescent-star on Mon Feb 17, 2014 9:15 pm

Dalam periwayatan "menyaksikan" dengan "menganggap" tentu berbeda. Yg diperlukan dlm pengumpulan quran oleh zaid adalah kesaksian yg sampai pada nabi saw. Dlm hal 2 surah di atas, hanya Ubay yg memberikan kesaksian, sedangkan Umar, Ibnu Abbas dll nya hanya simpatik pada ubay. Mereka tdk pada posisi sbg saksi. Misal ibnu abbas walau memasukkan 2 surah tsb dlm mushafnya tapi tdk mengakuinya dalam indeks surah mushaf beliau.
Sedangkan dlm kasus kuzaimah berbeda, urusannya ayat terakhir saja bukan dlm konteks mushaf dlm pengertian spt mushaf ali, mushaf ubay, ibnu abbas, ibnu masud dsb.
avatar
crescent-star
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 403
Kepercayaan : Islam
Location : jabar
Join date : 29.01.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by aliumar on Mon Feb 17, 2014 9:27 pm

@Cs:
siapa bilang hanya Ubay?

Anas bin Malik, beliau sendiri telah meyakinkan kita semua bahwa apa yang ia sampaikan adalah dari Allah melalui Rasul-Nya. At Turmudzi meriwayatkan dari Tsâbit al Bunnâni, ia berkata, “Anas bin Malik berkata kepadaku, ‘Hai Tsâbit, ambillah dariku,[ilmu Al Qur’an daan Sunnah] karena engkau tidak akan mendapati oraang yang lebih terpercaya dariku. Sesungguhnya aku mengambil dari Rasulullah, dan Rasululllah mengambil dari Jibril dan Jibril mengambil dari Allah –Azza wa Jalla-.’ ”[7]

Ibnu Mas’ud juga menyaksikan langsung bahwa Rasulullah saw mengajarkan surah itu kapadanya.”

Jadi udah ada 3 orang tuh. Jadi apanya yg "AHAD", crescent star?

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by crescent-star on Mon Feb 17, 2014 9:47 pm

Loh gimana bung aliumar ini. Tidak ada yang membantah bahwa dulu surat yang 2 tsb adalah wahyu dari Allah. Tetapi hanya ubay yg memasukkan 2 surah itu sbg bagian dari surah2 al Quran. Apakah surah2 al Quran menurut bung hasil ijtihad sahabat atau ada ketetapan dari nabi saw. Coba bayangkan ketika nabi bareng2 sahabat mengkhatamkan quran setiap ramadhan hingga akhir hayat beliau. Mungkin ga kalau memang 2 surah tsb dlm updating terakhir masuk sbg bagian dari surah2 quran lantas hanya ubay saja yg memasukkannya dan yg lain ga ada yg ngeh baik dari penulis atau penhafal ?
avatar
crescent-star
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 403
Kepercayaan : Islam
Location : jabar
Join date : 29.01.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by aliumar on Mon Feb 17, 2014 9:58 pm

@crescent star wrote:Loh gimana bung aliumar ini. Tidak ada yang membantah bahwa dulu surat yang 2 tsb adalah wahyu dari Allah. Tetapi hanya ubay yg memasukkan 2 surah itu sbg bagian dari surah2 al Quran. Apakah surah2 al Quran menurut bung hasil ijtihad sahabat atau ada ketetapan dari nabi saw. Coba bayangkan ketika nabi bareng2 sahabat mengkhatamkan quran setiap ramadhan hingga akhir hayat beliau. Mungkin ga kalau memang 2 surah tsb dlm updating terakhir masuk sbg bagian dari surah2 quran lantas hanya ubay saja yg memasukkannya dan yg lain ga ada yg ngeh baik dari penulis atau penhafal ?
pertanyaan tsb akan terjawab dgn sendirinya jika anda menjawab pertanyaan yg sama berikut buat anda:
Mungkin ga kalau ayat terakhir surah At Taubah dlm updating terakhir masuk sbg bagian dari surah2 quran lantas hanya Abu Khuzaimah Al Anshary saja yg memasukkannya dan yg lain ga ada?

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by aliumar on Mon Feb 17, 2014 10:01 pm

Tidak ada yang membantah bahwa dulu surat yang 2 tsb adalah wahyu dari Allah.
jika 2 surah tsb wahyu dari Allah, kenapa ga dimasukan ke dalam quran?

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by crescent-star on Mon Feb 17, 2014 10:08 pm

Kasus kuzaimah itu hanya kurang tulisan, sedangkan para penghafal familier dgn ayat terakhir surat attaubah tsb. Coba bayangkan, mungkin ga zaid mencari-cari sesuatu yg tdk dikenal ? . Zaid hanya mencari penguat hafalan dgn tulisan.
Misal lagu indonesia raya ada 10 bait semua tau itu dan telah hafal semua Murid ketika dinyanyikan sampai 10 bait. Tapi catatan yg ada dari para murid hanya sampai bait 9. Sedangkan aliumar punya catatan lagu tsb sampai bait 10. Dan hanya aliumar yg punya catatan sempurna sampai bait 10.

Lalu bung bertanya, kalau memang 2 surah tsb adalah wahyu kenapa ga masuk quran ?. Inilah yg sering menjadi kendala dlm memahami. Tolong masukkan dalam kerangka berfikir kita ketika membaca sejarah quran, bahwa tdk semua wahyu Allah adalah bagian dari al quran.
avatar
crescent-star
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 403
Kepercayaan : Islam
Location : jabar
Join date : 29.01.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by aliumar on Mon Feb 17, 2014 10:23 pm

Jadi, Mungkin ga kalau ayat terakhir surah At Taubah dlm updating terakhir masuk sbg bagian dari surah2 quran lantas hanya Abu Khuzaimah Al Anshary saja yg memasukannya?

Jawab to the point: Mungkin atau Tidak mungkin?

Kalau udah ga bisa jawab bilang saja, sebab saya melihat anda bertele-tele.
Awalnya menolak dgn argumen "Mushaf Ahad", setelah ketauan ga konsisten beralih ke argumen "hanya Ubay dan perihal kesaksian langsung dari muhammad" setelah terbantahkan, balik lagi ke perihal "mushaf ahad (hanya mushaf Ubay yg memasukannya)", trus lalu bertele-tele OOT ke perihal "dulu wahyu Tuhan, wahyu Tuhan yg bukan Quran".

Keliatan bgt bertele-telenya.

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by crescent-star on Mon Feb 17, 2014 10:36 pm

Saya ga faham arah pertanyaan bung aliumar, Kita bicara fakta saja. Zaid mencari-cari bukti tulisan ayat terakhir surah attaubah, dia sudah cari kemana-kamana ga ketemu, lalu ketemu di koleksi milik kuzaimah. Bayangkan oleh bung, sebelum zaid menemukan bukti tulisan dari ayat terakhir surah attaubah tsb pada koleksi kuzaimah, apakah ayat terakhir tsb sudah eksis atau belum ? ... Bukankah sudah pasti jawabannya adalah "sudah eksis" ? Karena ga mungkin zaid mencari-cari yg ga dikenal. maka jelas ini bukan katagori ahad.

Jadi kasusnya berbeda dgn 2 surah ubay. Tidak ada satu orang pun baik dari penghafal, pencatat dan tim penyusun quran yg menjadikan 2 surah tsb bagian dari surah2 quran, hanya ubay yg melakukannya, sebab itu katagorinya ahad.
avatar
crescent-star
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 403
Kepercayaan : Islam
Location : jabar
Join date : 29.01.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by aliumar on Mon Feb 17, 2014 10:38 pm

Tidak ada yang membantah bahwa dulu surat yang 2 tsb adalah wahyu dari Allah.

Apa maksudnya "DULU" pada argumen kamu: "DULU surat yang 2 tsb adalah wahyu dari Allah"?

emang kalau DULU nya adalah wahyu Tuhan terus SEKARANG bisa berubah menjadi bukan wahyu dari Allah?

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by isaku on Mon Feb 17, 2014 10:43 pm

@aliumar wrote:Koq bisa diterima siy akhir surat At Taubah yg hanya berdasarkan mushaf AHAD (HANYA ada di mushaf milik Abu Khuzaimah Al Anshary SAJA)?
Abu Khuzaimah tidak bikin mushaf, hanya ketika ayat tersebut turun beliau yg mencatat.
Perbedaannya dengan mushaf Ubay, catatan tersebut bukan catatan yg dibuat ketika ayat tsb turun... tapi catatan pribadi beliau dari hafalannya.

Tentang Umar, beliau ikut serta sebagai panitia bahkan pengusul pengumpulan tulisan AQ jaman khalifah Abu Bakar, dan hasilnya yg dikemudian hari disimpan Hafsah adalah bahan utama pembukuan selanjutnya di jaman Utsman. Sejauh yg diketahui tidak ada keberatan dari Hafsah terhadap Mushaf Utsman dibanding Mushaf yg dia pegang, artinya bolehlah kita simpulkan di Mushaf tersebut pun tidak terdapat 2surat yg anda angkat.

isaku
KAPTEN
KAPTEN

Male
Posts : 3520
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 17.09.12
Reputation : 138

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by aliumar on Mon Feb 17, 2014 10:49 pm

cs wrote:Tidak ada satu orang pun baik dari penghafal, pencatat dan tim penyusun quran yg menjadikan 2 surah tsb bagian dari surah2 quran

PARA sahabat menjadikan, mengimani bahwa 2 surah tsb bagian dari Quran (post #375).

Mau ngebantah dgn argumen bahwa PARA sahabat tsb tidak semua menerima langsung dari Muhammad sehingga tidak bisa sbg saksi?baca post #388 nya.

Saya ga faham arah pertanyaan bung aliumar
ga usah berlagak pilon. Anda sendiri yg memulai menggunakan argumen "MUSHAF AHAD".

Silahkan jawab:
1. Kasus ayat terakhir surat Taubah yg hanya ada di Mushaf Abu Khuzaimah Al Anshary termasuk kategori Mushaf Ahad ga? Yes or No, answer please !

2. Jadi boleh diterima memakai MUSHAF AHAD? Yes or No answer please.


aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by aliumar on Mon Feb 17, 2014 10:59 pm

@isaku wrote:Abu Khuzaimah tidak bikin mushaf, hanya ketika ayat tersebut turun beliau yg mencatat.
Perbedaannya dengan mushaf Ubay, catatan tersebut bukan catatan yg dibuat ketika ayat tsb turun... tapi catatan pribadi beliau dari hafalannya.
Tidak terlalu bermakna signifikan perbedaan tsb, karena point penting nya tetap sama yakni pada "bukti tertulis" (Mushaf), dimana "bukti tertulis"(Mushaf) tsb kategori nya "AHAD".

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by crescent-star on Mon Feb 17, 2014 11:01 pm

@aliumar,
Hadis ttg khuzaimah tdk bicara mushaf. Kasus khuzaimah terjadi ketika zaid mencoba mengumpulkan semua catatan quran yg tersimpan yang tercecer dlm media tulis yg beragam, batu, tulang, kulit dsb yg disimpan para sahabat. Dan yg saya tahu belum ada model atau format mushaf seperti mushaf ubay, mushaf ali dan Ibnu abbas serta yg lainnya kala itu. Sebab kalau ada pasti sudah zaid jadikan referensi. Atau kalau memang sudah ada umar ga akan risau quran akan hilang.
avatar
crescent-star
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 403
Kepercayaan : Islam
Location : jabar
Join date : 29.01.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by aliumar on Mon Feb 17, 2014 11:05 pm

cs wrote:Hadis ttg khuzaimah tdk bicara mushaf. Kasus khuzaimah terjadi ketika zaid mencoba mengumpulkan semua catatan quran yg tersimpan yang tercecer dlm media tulis yg beragam, batu, tulang, kulit dsb yg disimpan para sahabat. Dan yg saya tahu belum ada model atau format mushaf seperti mushaf ubay, mushaf ali dan Ibnu abbas serta yg lainnya kala itu. Sebab kalau ada pasti sudah zaid jadikan referensi. Atau kalau memang sudah ada umar ga akan risau quran akan hilang.
bertele-tele lagi.

gini aja dech saya modif dikit pertanyaannya:

Kasus ayat terakhir surat Taubah yg hanya ada di "catatan tertulis" Abu Khuzaimah Al Anshary termasuk kategori Ahad ga? Yes or No, answer please !

aliumar
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2663
Kepercayaan : Katolik
Location : Padang
Join date : 20.06.12
Reputation : 29

Kembali Ke Atas Go down

Re: Benarkah Quran tidak berubah??

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 16 dari 19 Previous  1 ... 9 ... 15, 16, 17, 18, 19  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik