FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Halaman 3 dari 4 Previous  1, 2, 3, 4  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by mang odoy on Fri Oct 14, 2011 6:07 am

First topic message reminder :

Kepada
Rekan Muslim/ah
di
Forum Laskar Islam

Dengan Hormat,

Setelah memikirkan,menimbang dan akhirnya memutuskan....saya mencoba untuk buka lapak disini...tapi seperti biasa...topik yang saya angkat adalah KRITIK terhadapa apa yang diyakini Muslim Mayoritas yang setelah saya telaah ternyata BERBAU KRISTEN.

PERBEDAAN PENDAPAT....ini sudah jelas akan terjadi di tret ini....dan saya harap....kita bisa menjadikan itu sebagai sebuah pelajaran.

Setelah saya pelajari...Muslim mayoritas KHUSUSNYA yang AWAM.....menyikapi dan memahami masalah SYAFAAT dari Nabi Muhammad SAW ini ..... PERCIS dengan apa yang diyakini oleh umat NASRANI bin KRESETAN dengan masalah PENGAMPUNAN DOSOL ehh DOSA dari yang terhormat Baginda Tuhan Kang Mas Yesus Joyodiningrat bin Astahiam...

Pertanyaannnya adalah...
1. Apa MAKNA dari kata SYAFAAT..??
2. Benarkah SYAFAAT baru akan diberikan kelak di Yaumil Akhir....???

Silahkan direspon dengan baik...dan saya harap partisipasi dari semuanya......seperti yang telah saya singgung di Mall sebelah...
Bagi bagi Indomie..beasiswa dan metode permurtadan lainnya...hanyalah KLIMAKS dari sistem pemurtadan secara keseluruhan. Dan topik yang saya angkat di tret ini ....adalah salah satu bahan dasar untuk PEMURTADAN.

Sekali lagi...ini ASELI uneg uneg saya....dan seperti yang telah saya bilang juga di Mall Sebelah...saya berdebat di forum manapun...tidak mengatasnamakan SEKTE Islam manapun...dan saya tidak merasa menjadi bagian salah satu Sekte yang ada. Imam saya hanya satu..Muhammad bin Abdullah...dengan agama Islam yang hanya satu...karena beliau pun tidak pernah mengajarkan ISLAM A-B atow Z.

Demikian maklumat ini saya sampaikan...kurang lebihnya saya mohon maaf. Yang benar semat mata hanyalah dari Sisi Allah SWT. Yang salah..itu sudah jelas dari kekhilafan saya sebagai Manusia tempat salah dan dosa.

Akhirul kalam..
Wasallamulaykum Wr.Wb.

Hormat saya,

Mang Odoy

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down


Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by mang odoy on Fri Oct 21, 2011 5:33 am

@abu hanan wrote:
@mang odoy wrote:@abu hanan

lha si mang....
rumus yg sayah tawarkan adalah suatu kiasan bahwah hendaknyah manusiah selalu bersyukur bahwah balasan (dosa-pahala) adalah bersifat ghaib....cobah kalo diwujudkan secara nyata bisah dibayangin tuh daging yg busuk,atau 1 dosah = 1 cambukan.100 dosa per hari = 100 cambukan..kaloh macam tuh manah bisah kitah bekerja dan sebagainyah?

karenah dosa-pahala yg bersifat ghaib inilah Allah mengutamakan rahmatNya (dan inilah syafaat sebenarnyah)...

Apa hubungan antara rahmat dgn dosa-pahala yg ghaib?Adah.Karenah ituh menunjukkan bahwah hamba adalah pihak yg dimintai tanggung jawab,bukan Allah yg mestih bertanggung jawab.

Satu contoh kecil...ingat kisah pembunuh yg bertobat?kemudian malaikat berdebat?Bumi mendekat?
Maksud sayah di balik ghaib tersembunyi rahmat.
silahkeun dilanjuut..

Yang saya WARNAIN....itu saya SETUJU...
Terus...bagaimana anda menjelaskan tentang SYAFAATNYA Nabi Muhammad SAW...???

Wasalam,
kaloh syafaat dalam artih luwas makah sebenarnyah udah dapat ditarik ituh benang merah padah ayat "..tidaklah Kami utus engkau melainkan sbg rahmat lil 'alamin.."
(mhn dikoreksi kata KAMI,yg bener Kami atau Aku??))

dijabarkan lebih dalam maka sebenarnyah umat nabi Muhammad (tidak sebatas yg muslim,tetapih dimulai darih orang yg hidup di masah beliow menjadih nabi dan orang2 yg lahir sesudah beliow) telah dilimpahi banyak keringanan dalam konteks ganjaran (dosa-pahala)...
salah satuh contoh adalah tiadanya azab yg menimpah manusiah sepertih azab di masah pra nabi Muhammad.Sodom,azab dibayar tunai oleh Allah.Membangkang nabi Nuh dapat hadiah badai.Menghujat nabi Muhammad?masih dibiarkan bersenang2 dan hidup agar bersediah bertobat...

nah mang,akan mengajak jamaah ke syafaat yg manah?
Syafaat saat penghisaban??

Yang saya pemasalahkan disini adalah.....pengertian Muslim Awam mengenai SYAFAAT nya Nabi Muhammad..seolah olah SYAFAAT ini adalah PENGAMPUNAN DOSA...padahal;... si PEMBERI SYAFAAT ini bukan hanya Nabi Muhammad SAW...
Ada baiknya saya kutip penjelasan dari link ini..
http://www.al-shia.org/html/id/books/Syafaat/05.htm

Pertama: Pemberi Syafaat

Berapakah jumlah para pemberi syafaat menurut versi Al Quran Al-Karim? Apakah kitab suci ini menyebutkan nama dan sifat mereka secara jelas?

Jika kita meneliti ayat-ayat Al Quran Al-Karim dengan cermat, kita akan berkesimpulan bahwa Allah SWT dalam kitab suci terakhir-Nya tidak pernah menyebutkan nama seorang pun yang kelak di hari kiamat akan memberikan syafaat. Namun, dengan menyebutkan beberapa sifat dan kriteria syafi’ (pemberi syafaat) Al Quran menjelaskan bahwa siapa saja yang memiliki sifat-sifat tersebut berarti ia adalah syafi’ di hari kiamat.

Ada beberapa kelompok yang disebut oleh Al Quran Al-Karim sebagai syafi’. Di antaranya adalah para nabi a.s., malaikat, dan kaum mukminin yang saleh. Selain itu amal perbuatan yang baik juga dapat memberikan syafaat kepada pelakunya.

Rasulullah SAWW dalam sebuah hadis bersabda,

يشفع النبيّون والملائكة والمؤمنون فيقول الجبّار : بقيت شفاعتي

Artinya: Di hari kiamat, para nabi, malaikat, dan kaum mukminin memberikan syafaat mereka. Lalu Allah SWT berfirman, “Kini hanya syafaat-Ku yang tersisa.” [89]

Selain itu Rasulullah SAWW juga bersabda,

يشفع يوم القيامة الأنبياء ثم العلماء ثم الشهداء

Artinya: Para nabi di hari kiamat kelak akan memberikan syafaat mereka, yang lalu disusul oleh para ulama, kemudian para syuhada’ (mereka yang mati di jalan Allah).[90]

Selain dari hal di atas, mempelajari kitab suci Al Quran dapat mengangkat derajat seseorang ke suatu tingkat yang memungkinkannya untuk memberikan syafaat kepada orang lain. Rasulullah SAWW bersabda,

من تعلم القرآن فاستظهره فأحلّ حلاله وحرّم حرامه أدخله الله به الجنة وشفعّه في عشرة من أهل بيته كلهم قد وجبت له النار ...

Artinya: Orang yang mempelajari Al Quran lalu mengamalkannya dengan menghalalkan bagi dirinya apa dihalalkan oleh Al Quran dan mengharamkan segala yang diharamkannya, akan dimasukkan Allah ke dalam surga dan dia diberi Allah kesempatan untuk memberi syafaat kepada sepuluh orang dari keluarganya yang semestinya masuk ke neraka….[91]

Imam Ali bin Abi Thalib dalam Nahj Al-Balaghah berkata,

إنه من شفع له القرآن يوم القيامة شفع فيه

Artinya: Orang yang diberi syafaat oleh Al Quran akan dapat memberikan syafaat. [92]

Perbuatan baik dan konsekuen terhadap ajaran-ajaran Islam juga bisa menjadikan seseorang itu syafi’di hari kiamat. Dalam hal ini Rasulullah SAWW bersabda,

إنّ أقربكم مني غدا و أوجبكم عليّ الشفاعة : أصدقكم لسانا , وأدّاكم لأمانتكم , و أحسنكم خلقا , و أقربكم من الناس

Artinya: Orang yang paling dekat kepadaku di hari kiamat dan yang paling pantas untuk menerima hak syafaat dariku adalah orang yang paling benar tutur katanya, paling jujur terhadap amanat, paling bagus budi pekertinya, dan paling dekat dengan masyarakat. [93]

Beliau SAWW juga bersabda,

الشفعاء خمسة : القرآن والرحم والأمانة ونبيكم وأهل بيت نبيكم

Artinya: Orang yang kelak akan bisa memberikan syafaat kepada kalian ada lima: Al Quran, hubungan kekerabatan, amanat, nabi kalian, dan Ahlul Bait. [94]

Dalam doanya, Imam Ali bin Al-Husain Zainal Abidin a.s. mengatakan,

اللهمّ اجعل نبينا صلواتك عليه وعلى آله يوم القيامة أقرب النبيين منك مجلسا وأمكنهم منك شفاعة ..

Artinya: Ya Allah, jadikanlah nabi-Mu --shalawat dan salam-Mu atasnya dan atas keluarganya-- nabi yang paling dekat kepada-Mu di hari kiamat nanti dan jadikanlah ia nabi yang paling layak untuk memberikan syafaat dari-Mu...[95]

Pada bagian ini, akan kami nukilkan secara singkat beberapa ayat suci Al Quran yang menjelaskan kelompok-kelompok pemberi syafaat tersebut.

a. Para Nabi
Ayat di bawah ini menegaskan bahwa para nabi a.s. memiliki hak untuk memberi syafaat di hari kiamat. Allah SWT berfirman,

و ما أرسلنا منّ رسول إلاّ ليطاع بإذن الله ولو أنّهم إذ ظلموا أنفسهم جاءوك فاستغفروا الله واستغفر لهم الرسول لوجدوا الله توّابا رحيما

Artinya: Kami tidak mengutus seorang rasul pun kecuali untuk ditaati (oleh kaumnya) dengan izin Allah. Dan sesungguhnya jika setelah berbuat kesalahan dan menzalimi diri sendiri, mereka lantas mendatangimu dan memohon ampunan daripada Allah, dan Rasul pun memintakan ampunan untuk mereka, pasti mereka akan menemukan Allah sebagai Maha Pengampun lagi Maha Pengasih.[96]

Ada beberapa poin penting di ayat ini yang layak untuk kita perhatikan. Sebagian ahli tafsir mengatakan bahwa “menzalimi diri sendiri” berarti merampas hak yang dimiliki oleh diri mereka dengan cara melakukan sesuatu yang dapat mendatangkan bahaya melalui perbuatan maksiat, sehingga ia berhak mendapatkan siksa, atau dengan meninggalkan suatu perbuatan yang dapat mendatangkan pahala. Sebagian lagi berpendapat bahwa menzalimi diri sendiri itu adalah ketika seseorang berperilaku munafik dan kafir.

Makna “mendatangimu” adalah mereka (orang yang zalim terhadap diri sendiri itu) dalam keadaan bertaubat dan beriman kepada Rasul, “…dan memohon ampunan dari Allah” atas dosa-dosa yang mereka lakukan. Makna “..dan Rasul pun memintakan ampunan untuk mereka”, yakni, bahwa Rasul juga memohon kepada Allah untuk mengampuni mereka. “Mereka akan menemukan Allah”, berarti bahwa mereka akan mendapatkan ampunan dari Allah atas dosa-dosa mereka.[97]

Selain ayat di atas, ayat berikut ini menyebutkan dengan jelas syafaat yang akan diberikan oleh para rasul. Allah SWT berfirman,

وقالوا اتخذ الرحمن ولدا سبحانه بل عباد مكرمون , لا يسبقونه بالقول وهم بأمره يعملون , يعلم ما بين أيديهم وما خلفهم ولا يشفعون إلاّ لمن ارتضى وهم من خشيته مشفقون

Artinya: Mereka berkata, "Allah Yang Maha Pemurah itu memiliki anak." Mahasuci Dia. Tidak, sebenarnya (mereka) hanyalah hamba-hamba yang dimuliakan. Mereka tidak pernah mendahului-Nya dalam perkataan dan selalu bertindak atas perintah-Nya. Dia Maha Mengetahui segala apa yang ada di depan dan di belakang mereka. Mereka tidak akan memberikan syafaat kecuali kepada orang yang telah Dia ridhai dan mereka takut kepada-Nya. [98]

Ayat di atas menunjukkan bahwa kaum kafir menyebut para rasul yang diutus oleh Allah SWT sebagai anak-anak Allah. Akan tetapi Al Quran dengan tegas membantah perkataan mereka dan menyebut para rasul itu sebagai hamba-hamba Allah yang dimuliakan dengan tugas kenabian dan mereka tidak akan memberikan syafaat yang merupakan hak yang mereka dapatkan dari Allah kecuali kepada mereka yang telah diridhai oleh-Nya.

Makna yang dikandung oleh ayat ini juga sesuai untuk para malaikat. Sebab dalam banyak ayat suci Al Quran disebutkan bahwa kaum kafir dan musyrik sering menyebut para malaikat sebagai putri-putri Allah. Maha- suci Allah dari segala yang mereka tuduhkan itu.

b. Para Malaikat
Ayat Al Quran yang menyebutkan bahwa para malaikat adalah para pemberi syafaat adalah firman Allah yang berbunyi,

و كم من ملك في السموات لا تغني شفاعتهم شيئا إلاّ من بعد أن يأذن الله لمن يشاء و يرضى ..

Artinya: …Dan berapa banyak malaikat di langit yang syafaat mereka tidak berguna sama sekali kecuali setelah mendapat izin dari Allah bagi mereka yang Dia kehendaki dan ridhai...[99]

c. Mukminin
Ayat di bawah ini menjelaskan bahwa orang-orang mukmin dan mereka yang terbunuh di jalan Allah adalah syafi’ yang kelak akan memberi syafaat. Allah SWT berfirman,

ولا يملك الذين يدعون من دونه الشفاعة إلاّ من شهد بالحق و هم يعلمون ...

Artinya: Dan para sesembahan selain Allah tidak dapat memberikan syafaat. (Yang dapat memberi syafaat hanyalah) mereka yang bersaksi atas kebenaran dan mereka yang mengetahui.[100]

Mereka yang bersaksi atas kebenaran adalah orang-orang mukmin yang saleh. Merekalah yang kelak akan dijadikan oleh Allah sebagai saksi atas semua umat bersama para nabi dan para washi (penerus misi para nabi).

Dalam ayat yang lain, Allah SWT menyebut kaum mukminin sebagai para saksi. Allah SWT berfirman,

والذين آمنوا بالله ورسله أولئك هم الصديقون والشهداء عند ربّهم ...

Artinya: Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan para rasul-Nya, mereka adalah orang-orang yang benar dan para saksi di sisi Tuhan mereka....[101]

Banyak riwayat yang mendukung ayat ini dan menerangkannya lebih jauh lagi, di antaranya hadis yang diriwayatkan oleh Shaduq dari Rasul SAWW. Beliau SAWW bersabda,

ثلاثة يشفعون إلى الله عزّ وجل فيشفّعون : الأنبياء , ثم العلماء , ثم الشهداء

Artinya: Ada tiga kelompok yang syafaat mereka di hari kiamat akan diterima oleh Allah SWT, yaitu para nabi, para ulama, dan para syuhada’ (syuhada: mereka yang menjadi saksi, termasuk mereka yang terbunuh di jalan Allah. pent).[102]

Sebelum beranjak meninggalkan bagian ini, kami ingin mengajak pembaca untuk memperhatikan sebuah poin penting yang sering disebut di dalam ayat-ayat yang menyebutkan tentang pemberi atau penerima syafaat, yaitu ridha Allah. Al Quran telah menyebutkan bahwa mereka yang bisa memberi atau mendapat syafaat adalah orang-orang yang diridhai Allah. Dengan demikian, tanpa ridha ini, syafaat tidak akan berguna. Singkatnya, syafi’ haruslah orang yang diridhai oleh Allah sehingga ia bisa memberikan syafaat dan penerima syafaat haruslah orang yang diridhai Allah sehingga syafaat yang ia terima dari syafi’ bisa berguna untuk dirinya.

Ayat-ayat suci Al Quran Al-Karim yang menyebutkan tentang ridha Allah kepada sebagian hamba-Nya menunjukkan bahwa mereka adalah hamba yang memiliki sifat-sifat mulia. Di bawah ini, kami bawakan beberapa contoh ayat suci Al Quran yang dengan jelas menyebut ridha Allah kepada hamba-hamba-Nya yang saleh.

Allah SWT berfirman,

قال الله هذا يوم ينفع الصادقين صدقهم لهم جنّات تجري من تحتها الأنهار خالدين فيها أبدا رضي الله عنهم و رضوا عنه ذلك الفوز العظيم

Artinya: Allah berfirman, "Ini adalah suatu hari di mana kebenaran para shadiqin (orang-orang yang benar) bermanfaat bagi mereka. Mereka mendapatkan surga dan kekal di dalamnya untuk selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun ridha terhadap-Nya. Itulah keberuntungan yang paling besar" .[103]

Ayat ini menunjukkan bahwa kaum shadiqin --yaitu yang memiliki sifat jujur yang sebenarnya-- adalah kaum yang diridhai Allah SWT.

Ayat kedua adalah firman Allah SWT berikut ini.والسابقون الأولون من المهاجرين والأنصار والذين اتبعوهم بإحسان رضي الله عنهم ورضوا عنه وأعدّ لهم جنّات تجري من تحتها الأنهار خالدين فيها أبدا ذلك الفوز العظيم

Artinya: Mereka yang pertama kali (masuk Islam) dari kalangan kaum Muhajirin dan Anshar, dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan sebaik-baiknya, akan diridhai Allah dan mereka pun ridha kepada Allah. Allah telah menyediakan bagi mereka surga dengan sungai-sungai yang mengalir di bawahnya. Mereka kekal di surga selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar.[104]

Ayat ketiga adalah,

لا تجد قوما يؤمنون بالله و اليوم الآخر يوادّون من حادّ الله ورسوله ولو كانوا آباءهم أو أبناءهم أو إخوانهم أو عشيرتهم أولئك كتب في قلوبهم الإيمان وأيّدهم بروح منه ويدخلهم جنّات تجري من تحتها الأنهار خالدين فيها رضي الله عنهم ورضوا عنه أولئك حزب الله ألا إنّ حزب الله هم المفلحون

Artinya: Tidak akan engkau jumpai suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat mencintai orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu adalah bapak, anak, saudara ataupun keluarga mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang Allah telah menanamkan keimanan di dalam hati mereka dan membantu mereka dengan pertolongan yang datang dari pada-Nya. Allah akan memasukkan mereka ke dalam surga dengan sungai yang mengalir di bawahnya. Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah kelompok Allah (hizbullah). Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kelompok Allah adalah kelompok yang beruntung.[105]

Ayat di atas dengan jelas menyebutkan bahwa salah satu sifat mulia yang dimiliki oleh mukmin sejati adalah tidak berkasih-sayang dengan musuh Allah dan musuh Rasul-Nya, meskipun ia adalah ayah, anak atau saudara mereka sendiri. Sifat yang mulia ini termasuk sifat utama yang mesti dimiliki oleh seorang insan mukmin.

Ayat berikutnya adalah firman Allah SWT berikut ini.

إنّ الذين آمنوا و عملوا الصالحات أولئك هم خير البرية , جزاؤهم عند ربهم جنّات عدن تجري من تحتها الأنهار خالدين فيها أبدا رضي الله عنهم ورضوا عنه ذلك لمن خشي ربّه

Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh adalah makhluk terbaik. Balasan mereka di sisi Tuhan ialah surga ‘Adn dengan sungai yang mengalir di bawahnya. Mereka kekal di surga selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun ridha kepada-Nya. Yang demikian itu adalah balasan bagi mereka yang takut kepada Tuhannya. [106]

Semua ayat di atas menjelaskan kepada kita bahwa mereka yang kekal di dalam surga dengan sungai-sungai yang mengalir di bawahnya adalah orang-orang yang diridhai oleh Allah SWT dan merekapun ridha kepada-Nya. Di sinilah letak keagungan ungkapan Ilahi dalam ayat-ayat tersebut. Lalu siapakah gerangan orang-orang yang ridha kepada Tuhan?

Mereka adalah orang-orang yang benar dan jujur kepada Allah dalam keimanan dan perbuatan mereka. Mereka adalah orang-orang yang melakukan amal kebajikan dan takut kepada Allah. Mereka adalah orang-orang yang pertama kali beriman dari kalangan kaum Muhajirin dan Anshar, dan yang mengikuti jejak mereka dengan sebaik-baiknya. Mereka adalah kaum mukminin yang tidak berkasih sayang dengan musuh-musuh Allah dan musuh-musuh Rasul-Nya

Ini yang ingin saya Klarifikasi...karena selama ini, menurut pengamatan saya...Muslim Awam kebanyakan...taunya kalo HANYA Nabi Muhammad SAW yang bisa memberikan SYAFAAT....dan terkesan itu adalah PENGAMPUNAN DOSA.

Gimana nurut mbah Abu...untuk menjernihkan masalah ini....
Bisa dijelaskan lebih detail...KERANGKA KARANGAN (kalow dalam pelajaran bahasa Indonesia) untuk bisa MERUNUT permasalahan SYAFAAT ini..

Silahkan..

Wasalam,

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by mang odoy on Fri Oct 21, 2011 5:38 am

@HT

sapa yg mau ngobral sekte amang...... saya mau lihat aja amang ada dipihak mana pemahamannya tentang syafaat ini..... ehm!!! kan sama ja tuh sumber kedua2nya link tsb....
www.al-shia.org


Ooooo....mau lihat saja...??
Ya udah...nonton aja dah...ikutan juga malah jadi ribet.... :3:
Ni lagi diskusi sama mbah abu..
Kalow diskusi sama anda mah....serunya masalah TIANG JEMURAN....wkwkwkwkwk....

Wasalam,

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by sun-moon on Fri Oct 21, 2011 10:49 am

Mang odoy…sorban palid…palid na ka…cikahuripan…

Jadi beginih mang, kembali sim kuring selaku dalang: “metik kembang tinebaran sari-sari”…

1) Kalaulah ada orang/golongan yang mau hitung-hitungan pun itu fine-fine ajah…itu ciri masih di maqom sodagar/pedagang, untung (pahala) – rugi (dosa/siksa), sebesar biji sawi atau molekul atau atom pun Gusti (Allah) mah Maha Uninga (Mengetahui), pada akhirnya mereka yang di maqom sodagarpun hanya bisa pasrah beriman untuk masalah ‘perhitungan’/’neraca’ dan hisab nya kepada Yang Maha Adil dalam perhitungan…
Karena untuk perhitungan yang ‘diluar kasat mata & logika’ alias ghoib, hanya Alloh saja yang bisa menghitungnya…si ummati hanya menunggu ‘report’ audit bin hisabnya saja nanti.
Jadi, tidaklah dipersalahkan bagi mereka yang ada di maqom sodagar ini, dengan pamrih sorga dan takut akan neraka, hoyong untung (pahala) alim rugi (dosa) --> (ingin untung tidak mau rugi)…--> ini kuncinya ta’at terhadap aturan-aturan supaya untung/beruntung/pahala --> amar ma’ruf nahi munkar….
Tidak usah banyak Tanya, cukup imani & laksanakan perintah2 syareat yang sandarannya sudah jelas dan tegas (qath’i) saja...yang boleh ditanyakan adalah: ‘apakah ini ujungnya “untung” atau “rugi”?’

2) Bila mang odoy sudah menjadi mukhlisin (orang yang ikhlas) & mukhsinin (orang yang ikhsan), tidak ingin hitung2an, estuning pasrah sumarah masrahkeun sadaya-daya (semata-mata berserah diri) lillahita’ala, tidak peduli mau plus (pahala) ataupun minus (dosa/siksa), karena bersandar kepada ‘tidak pamrih’, menyerahkan sepenuhnya kepada Yang Maha Menentukan --> maka kuncinya bukan berbasis ‘melaksanakan perintah’ lagi, awas…! hati2, itu akan kembali ke maqom pertama (pedagang tadi), lantas apa kuncinya? Kuncinya adalah sadar diri (tidak mempunyai bargaining apapun thd Yang Maha) dan “kebutuhan” (bukan lagi karena diperintah)., ta’at/tunduk/patuhnya sudah terliputi oleh kebutuhannya selaku hamba-Nya..--> cirinya seperti yang dicontohkan rosululloh, 'usik malik cara nu tadi-tadi tapi beda dina pangeusi' (gerak syariat seperti yang sudah-sudah/umum tapi beda dalam hal 'isi'/bobot), dan yang pasti, syariat tidak pernah setitikpun ditinggalkan, malah makin 'asyik-ma'syuk' dalam kesyariatan...

Jadi, mang, baik yang nomer 1 maupun nomer 2, tetap saja untuk masalah ‘keimanan’ masing-masing harus teruji dan pasti beroleh ujian dari-Nya proportionally. Dan masing-masing amalannya akan terputus pada saat ia meninggal dunia, kecuali 3 perkara:
- shodaqoh jariyah (invest = wakaf, dsb)
- ilmu yang bermanfaat
- do’a anak yang sholeh
Tuh…mang, 3 perkara itu ternyata investasi yang terus memberikan untung/pahala (bagi maqom sodagar) atau manfaat kebaikan (bagi maqom mukhlisin) bagi yang sudah meninggal dunia…,, 3 perkara tsb adalah skala kecilnya mang.., karena skala besarnya adalah syafaat dari ‘rokhmatan lil alamin’, coba perhatikan ini:
- investasi (lebih dari wakaf) = seluruh hamparan bumi ini adalah tempat sujud (masjid) --> memulihkan & menyempurnakan ketauhidan = islam di muka bumi.
- ilmu yang bermanfaat = AQ & as-sunnah/hadits2 = ajaran2 islam yang basisnya tauhid.
- Sholawat dari ummati yang sholeh, beriman, bertakwa, muslim yang sebenarnya..yaitu muslim yang ‘menegakan’ kaislaman…

Ikatan ortu & anak begitu eratnya, karena kehadiran anak adalah melalui perantaraan ayah-ibu nya…adalah suatu hal yang wajar dan lumrah (bahkan menjadi kewajiban) bagi mereka untuk saling mendo’akan, dengan catatan; bahwa sampai kapanpun ‘kebaikan’ sang ortu tidak akan pernah bisa terbalas/terbayar/tertandingi oleh si anak sampai kapanpun….

Mangga sekarang cobian ini mang…,,,
Dalam hal ‘skala besar’ yang namanya islam tadi, tentunya Muhammad bin Abdullah hanya sebatas ‘perantaraan’ tibanya ajaran islam saja, pun demikian, itupun sudah mengalahkan skala kecil antara ‘ortu & anak’, karena ia adalah skala besar ‘nabi & ummati’.
Tapi bagaimana ternyata dengan yang ini:
-Hakikat roh manusia semua berasal adalah dari Nur Muhammad….(punten, bukan dari ortu kita, tugas ortu kita hanya ngalahirkeun syareatna + including roh nya).
- yang telah melakukan ‘persaksian’ (syahadat) pertama kali sebelum ia diturunkan ke muka bumi plus (ke dalam) jasadnya melalui ortu kita…

Jadi, mang, baik skala kecil maupun besar maupun hakikat besarnya tadi, ternyata sihoreng lir ibarat mengalir hirup & hurip na seja ka Yang Agung…
Bukan masalah butuh gak butuh oleh yang namanya syafaat, butuh tdk butuh, syafaat mah tetap ada dan menjadi rumusan baku, kalau tidak ada, maka rumusan ‘skala kecil’ dan ‘skala besar’ tadi menjadi buyar…
Sedikit bedanya antara ‘skala kecil’ dan ‘skala besar’, dalam skala kecil, do’a si anak sholeh memang untuk orang tuanya (yang dido’akan), namun dalam skala besar, sholawat ummat berbuah syafaat, jadi untuk siapa? Logikanya baginda nabi mah tidak butuheun….da yang pasti butuh nanti adalah ummatnya (yang memerlukan)…dan ingat hadits ini: “Barang siapa bershalawat untukku dipagi hari
sepuluh kali dan dipetang hari sepuluh kali mendapatkan ia syafaatku
pada hari kiyamat ( HR . At Thabrany Al Jami')”

yang mencintai & yang dicintai, yang memohon & yang dimohonkan, yang menyimpan & yang diberikan, larut dalam aliran yang sama dimana tempat-tempatnya hanyalah nama….,,salah satu tempat/wadah nya adalah: syafaat…
syafaat adalah lebih besar skalanya bila dibandingkan dengan ‘lautan hampura’ nya ibu-bapak kita…(bahkan dalam suatu hadits dikatakan: “ridho & murka Allah ada di ridho & murkanya ibu/bapak”), sehingga bukankah ridho galihna Gusti (Allah) ada di dalam ridho nabi/rasulnya juga?.
Syafaat tentunya menjadi lebih diperlukan lagi saat merefer kepada hadits yang dikutip oleh admin & mang odoy: “…ratusan tahun ibadah/beramal, gak akan cukup utk beroleh sorga…”
Atau apakah kita tidak memerlukan syafaat? Lantas, sehebat dan setinggi apa derajat kita sehingga tidak memerlukannya? Apakah setaraf dengan Anbiyaa? Auliya?
Kembali ke rumus dasar: magfiroh (ampunan) --> fitrah (clean) --> ridho (welcome) --> kucuran rakhmat –Nya…
tidak akan tertukar siapa yang membutuhkan & pantas mendapat syafaat, berapa takaran yang dibutuhkan, dll…karena berbanding lurus (sesuai) dengan konsep diatas tadi…
saling selamat-menyelamatkan (salamun kaulamirobbirokhim) dalam liputan Yang Maha Hidup:
La illah ha ilallah Hayun Baqin
La illah ha ilallah Hayun Maujud
La illah ha ilallah Hayun Ma’bud
Muhammad Rosululloh…

Salamet kalayan rokhmat-Na…..(selamat/sorga/a’raf dengan/atas rokhmat-Nya) pastinya karena tidak terputus dengan 'rokhmatan lil alamin'...

:3: :surban: :3:
avatar
sun-moon
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 191
Kepercayaan : Islam
Location : West Java
Join date : 15.08.11
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by abu hanan on Sat Oct 22, 2011 11:24 pm

@mang...
sayah bacah darih hal 1,kok gak adah yg bawah ttg hadits "penebusan dosah"??
apah sayah yg melewatkan???

buginih..
jikah masih adah muslim yg memandang/meyakinih bahwah syafaat nabi Muhammad di harih penghisaban adalah sepertih penebusan dosah makah muslim tersebut telah keliruh menilaih hadits/riwayat.

Syafaat nabi Muhammad dapat dipegang dengan antrian yg dihisab..kamsudnyah sayah,umat nabi muhammad >>manusia di masa nabi Muhammad dan setelah beliow<< mendapat kehormatan dengan ditanyah terlebih dahuluh baruh kemudian diikutih umat2 lain sesuai kehendak Allah.Muslim pertamah yg masuk surga adalah orang paling beruntung,dan manusiah pertama yg nyebur neraka adalah manusiah apes dan keduanyah berasal darih umat nabi muhammad.

Keduwah..bahwah syafaat beliow adalah dan harus dianggap sebagaih tiket utk mendapat perlakuan VIP di harih hisab (AL KAutsar dalam bentuk telaga).

ketigah..jikah syafaat beliow dianggap sbg penebusan dosah makah syafaat sepertih ituh jugah diberikan kpd parah hafidz 30 juz.meskih sebatas padah anggotah keluwargah masing2 darih parah hafidz.

keempat..bukankah nabi muhammad jugah dihisab?Apakah yg dihisab dapat menebus dosah pengikutnyah?seistimewa apapun beliow tetaplah manusiah yg hatinyah jugah "dibolak balik" Allah.

silahkeun mang...meskih sayah nantinyah agak jarang kesinih..insya allah tetap sayah cubah utk berkunjung meskih sekedar membacah2 sajah...


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 84
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by abu hanan on Sat Oct 22, 2011 11:36 pm

@mang odoy wrote:
@abu hanan wrote:
@mang odoy wrote:
Jadi...TUJUAN AKHIR seorang Muslim/ah...apakah..

1. Mengharapkan Ridho Allah SWT..???
2. Mengharapkan SYAFAAT Nabi Muhammad SAW..yang notabene HANYALAH MAHLUK CIPTAAN Allah SWT....???


Wasalam,
jawaban nomor 1 dan 2 tidak dapat dipisahkan...kesatuan yg melengkapih.
Syfaat dalam konteks sebenarnyah bukanlah penebusan dosah....
contoh ajah...
dosah si fulan 1 ton,pahalanyah 999 kg.seharusnya (menurut keadilan Allah,si fulan seharusnyah beradah di nerakah kelas/golongan IIIb dengan masah inap 100 tahun...akan tetapih karena doa nabi Muhammad utk meringankan (syafaaat) makah si fulan menjalanih di golongan IID dgn masah inap 90 tahun)...
maksud sayah adalah syafaat jugah bisah berfungsih sebagaih hak banding tetapih bukan keberatan tetapih permohonan keringanan.

dan melengkapihnya bagaimanah?(jawaban 1 dan 2)
sabar dolo.....

Jadi...dalam hal ini...SYAFAAT ini sebagai PERANTARA untuk Mendapatkan RIDHO Nya Allah SWT....????
Syafaat dulu...baru Ridho Nya Allah SWT..?? begitu...???

Kok kaya mau JUAL BELI RUMAH...pake PERANTARA....???? :3:
syafaat ada karena rahmat/karuniah Allah,ridlo Allah adah jikah "syafaat" digenapi..
digenapi?hahahahaha...tertular sebelah neh.. ketiwi
maksud sayah,ridlo Allah secarah otomatis menghampirih orang2 yg dirahmatiNya.Apah yg menjadih indikasih seseorang tsb "dirahmati" ??
nabi muhammad adalah "syafaat" yg pernah hidup.tiru dan teladanilah...amalkan dan pahamilah...kemudian rasakanlah dalam kesendirian (tapih gak mungkin karenah kitah selalu berdua),interogasilah hati dan bertanyalah padah hati,apakah kitah termasuk org2 yg dirahmatih??

manggah mang..adah manalagih,adah manggah golek,adah mangga marimas..dan manggah3 lainnyah..


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 84
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by mang odoy on Sun Oct 23, 2011 6:05 am

@abu hanan wrote:@mang...
sayah bacah darih hal 1,kok gak adah yg bawah ttg hadits "penebusan dosah"??
apah sayah yg melewatkan???

Mungkin yang ini mbah...
http://www.al-shia.org/html/id/books/Syafaat/03.htm#_toc332276543

2. Syeikh Muhammad bin Al-Hasan Al-Thusi (wafat tahun 460 H) dalam kitab tafsir Al-Tibyan mengatakan,

“Hakikat syafaat menurut kami adalah menghindar-kan bahaya bukan mendatangkan keuntungan. Di hari kiamat nanti, kaum mukminin akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAWW. Dengan diterimanya syafaat tersebut oleh Allah, banyak sekali orang yang semestinya masuk ke neraka akan selamat dari siksa, seperti yang telah disabdakan oleh Nabi SAWW,

إدّخرت شفاعتي لأهل الكبائر من أمتي

Artinya: Aku menyimpan syafaatku untuk kuberikan nanti kepada umatku yang berdosa.

Kami meyakini bahwa syafaat adalah hak yang dimiliki oleh Nabi SAWW, sebagian sahabat beliau, seluruh Imam Ma’sum, dan banyak hamba Allah yang saleh…” [43
]

3. Nashiruddin Ahmad bin Muhammad bin Al-Munir Al-Iskandari Al-Maliki dalam kitab Al-Intishaf menulis,

“Mereka yang mengingkari syafaat sangat layak untuk tidak menerimanya di hari kiamat nanti. Sedangkan yang percaya dan meyakininya, yaitu kelompok Ahlus-Sunnah wal Jama’ah, mereka adalah orang-orang yang selalu berharap akan rahmat Allah. Mereka percaya bahwa syafaat bisa diberikan kepada orang-orang mukmin yang telah melakukan dosa, dan syafaat ini adalah hak Nabi Muhammad SAWW yang disimpan untuk mereka…” [50]

4. Qadhi ‘Iyadh bin Musa (wafat tahun 544 H) mengatakan,

“Ahlus-Sunnah berpendapat bahwa masalah syafaat secara akal bisa diterima dan kebenarannya didukung oleh banyak ayat dan riwayat. Banyak sekali hadis, yang jumlahnya telah sampai ke batas hadis mutawatir, menyebutkan bahwa syafaat bakal diterima oleh kaum mukminin yang berlumuran dosa. Salaf Shalih (mereka yang hidup di awal Islam) dan ulama-ulama Ahlus Sunnah setelah mereka bersepakat akan kebenaran hal ini….”[51






buginih..
jikah masih adah muslim yg memandang/meyakinih bahwah syafaat nabi Muhammad di harih penghisaban adalah sepertih penebusan dosah makah muslim tersebut telah keliruh menilaih hadits/riwayat.

Nah...siapa yang salah dalam hal ini....MUSLIM AWAM atow PENCERAMAH nya...????
Karena menurut Al-Quran...yang namanya SYAFAAT bukan hanya dari Nabi Muhammad SAW doang datangnya....


Syafaat nabi Muhammad dapat dipegang dengan antrian yg dihisab..kamsudnyah sayah,umat nabi muhammad >>manusia di masa nabi Muhammad dan setelah beliow<< mendapat kehormatan dengan ditanyah terlebih dahuluh baruh kemudian diikutih umat2 lain sesuai kehendak Allah.Muslim pertamah yg masuk surga adalah orang paling beruntung,dan manusiah pertama yg nyebur neraka adalah manusiah apes dan keduanyah berasal darih umat nabi muhammad.

Keduwah..bahwah syafaat beliow adalah dan harus dianggap sebagaih tiket utk mendapat perlakuan VIP di harih hisab (AL KAutsar dalam bentuk telaga).

ketigah..jikah syafaat beliow dianggap sbg penebusan dosah makah syafaat sepertih ituh jugah diberikan kpd parah hafidz 30 juz.meskih sebatas padah anggotah keluwargah masing2 darih parah hafidz.

keempat..bukankah nabi muhammad jugah dihisab?Apakah yg dihisab dapat menebus dosah pengikutnyah?seistimewa apapun beliow tetaplah manusiah yg hatinyah jugah "dibolak balik" Allah.

Itukan versi anda...dan yang anda tau...gimana KORELASI nya dengan Al-Quran... ????karena ternyata SYAFAAT bukan HAK VETO dari Nabi Muhammad sajah....???

silahkeun mang...meskih sayah nantinyah agak jarang kesinih..insya allah tetap sayah cubah utk berkunjung meskih sekedar membacah2 sajah...


Terakhir diubah oleh mang odoy tanggal Sun Oct 23, 2011 6:20 am, total 1 kali diubah

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by mang odoy on Sun Oct 23, 2011 6:14 am

@abu hanan wrote:
@mang odoy wrote:
@abu hanan wrote:
@mang odoy wrote:
Jadi...TUJUAN AKHIR seorang Muslim/ah...apakah..

1. Mengharapkan Ridho Allah SWT..???
2. Mengharapkan SYAFAAT Nabi Muhammad SAW..yang notabene HANYALAH MAHLUK CIPTAAN Allah SWT....???


Wasalam,
jawaban nomor 1 dan 2 tidak dapat dipisahkan...kesatuan yg melengkapih.
Syfaat dalam konteks sebenarnyah bukanlah penebusan dosah....
contoh ajah...
dosah si fulan 1 ton,pahalanyah 999 kg.seharusnya (menurut keadilan Allah,si fulan seharusnyah beradah di nerakah kelas/golongan IIIb dengan masah inap 100 tahun...akan tetapih karena doa nabi Muhammad utk meringankan (syafaaat) makah si fulan menjalanih di golongan IID dgn masah inap 90 tahun)...
maksud sayah adalah syafaat jugah bisah berfungsih sebagaih hak banding tetapih bukan keberatan tetapih permohonan keringanan.

dan melengkapihnya bagaimanah?(jawaban 1 dan 2)
sabar dolo.....

Jadi...dalam hal ini...SYAFAAT ini sebagai PERANTARA untuk Mendapatkan RIDHO Nya Allah SWT....????
Syafaat dulu...baru Ridho Nya Allah SWT..?? begitu...???

Kok kaya mau JUAL BELI RUMAH...pake PERANTARA....???? :3:
syafaat ada karena rahmat/karuniah Allah,ridlo Allah adah jikah "syafaat" digenapi..
digenapi?hahahahaha...tertular sebelah neh.. ketiwi
maksud sayah,ridlo Allah secarah otomatis menghampirih orang2 yg dirahmatiNya.Apah yg menjadih indikasih seseorang tsb "dirahmati" ??
nabi muhammad adalah "syafaat" yg pernah hidup.tiru dan teladanilah...amalkan dan pahamilah...kemudian rasakanlah dalam kesendirian (tapih gak mungkin karenah kitah selalu berdua),interogasilah hati dan bertanyalah padah hati,apakah kitah termasuk org2 yg dirahmatih??

manggah mang..adah manalagih,adah manggah golek,adah mangga marimas..dan manggah3 lainnyah..

Yang saya GEDEIN....itu SYAFAAT yang SESUNGGUH nya....jadi jangan ngarepin ntar pas HARI PENGHISABAN...walo dengan berbagai dalih....tetep azza "UUPD"....ujung ujungnya penebusan dosa... lol

Menurut saya.....APLIKASIKAN MAKNA DARI SYAHADAT dalam setiap gerak langkah keseharian.....maka kita TELAH MENDAPATKAN SYAFAAT tersebut......

Wasalam,


Terakhir diubah oleh mang odoy tanggal Sun Oct 23, 2011 8:44 pm, total 1 kali diubah

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by sun-moon on Sun Oct 23, 2011 1:57 pm

InshaAlloh....
mudah2an...memang telah mendapatkan.....
mudah2an...sedang mendapatkan.....
mudah2an...akan mendapatkan...
:3:
avatar
sun-moon
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 191
Kepercayaan : Islam
Location : West Java
Join date : 15.08.11
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by mang odoy on Sun Oct 23, 2011 8:30 pm

@sun-moon wrote:InshaAlloh....
mudah2an...memang telah mendapatkan.....
mudah2an...sedang mendapatkan.....
mudah2an...akan mendapatkan...
:3:

Aminnn Ya Allah Ya Robbal Alamin....RIDHO Nya Allah SWT...itu tujuan saya.

Nabi Muhammad SAW...sudah cukup berjuang demi tegaknya Agama Yang DiRidhoi oleh Allah SWT.....tinggal bagaimana kita bisa mengaplikasikannya.

Cukuplah Isa binti Maryam yang TELAH DISALAHMAKNAKAN.
Wasalam,

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by abu hanan on Sun Oct 23, 2011 11:00 pm

jadih makna dan maksud dari syafaat kurang dan lebihnyah bisah diterimah ya mang?

sedangkan korelasih dgn ayat AQ ?? pendapat sayah tidak berlawanan dengan Al Qur'an.
terutamah ttg"UUPD",bahwah penebusan dosah tidak hanyah dapat dilakukan melalui syafaat nabi muhammad tetapih parah hafizh jugah mendapat anugerah yg samah dalam konteks yg berbedah..so apah yg bisah dibanggakan darih hadits yg berbauh syafaat = penebusan dosah?karenah keutamaan hafizh jugah berdasarkan hadits.

sehinggah ya sepertih yg mang sampaikan diatas bahwah syafaat adalah implementasih darih syahadat dan ituh berartih jugah menjadikan akhlak kitah adalah akhlak AL Quran..dan seterusnyah..

adah yang laen?
sayah masih menungguh penjelasan darih paham syafaat adalah penebusan dosah..


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 84
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by hamba tuhan on Sun Oct 23, 2011 11:31 pm

Bagaimana kebenaran syafaat anak kecil yang meninggal dunia untuk orang tuanya? tidakkah ini bertentangan dengan Surah Luqman ayat 33 yang artinya : Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah....
avatar
hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1666
Kepercayaan : Islam
Location : Aceh - Pekanbaru
Join date : 07.10.11
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by abu hanan on Sun Oct 23, 2011 11:41 pm

@hamba tuhan wrote:Bagaimana kebenaran syafaat anak kecil yang meninggal dunia untuk orang tuanya? tidakkah ini bertentangan dengan Surah Luqman ayat 33 yang artinya : Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah....
berbagih dunk yang bold mas.....
mumpung kopih masih panas neh...


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 84
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by hamba tuhan on Sun Oct 23, 2011 11:46 pm

@abu hanan wrote:
@hamba tuhan wrote:Bagaimana kebenaran syafaat anak kecil yang meninggal dunia untuk orang tuanya? tidakkah ini bertentangan dengan Surah Luqman ayat 33 yang artinya : Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah....
berbagih dunk yang bold mas.....
mumpung kopih masih panas neh...

kang mas abu donk yg ngejelasinnya.... hehheee...

syafaat Nabi Ibrahim untuk ayahnya yang kemudian ditolak Allah swt seperti apa yang diriwayatkan dari Abu Hurairah dari Nabi saw,”Pada hari kiamat Ibrahim menemui ayahnya Azar dan tampak wajahnya gelap dan tertutupi debu. Lalu Ibrahim berkata kepadanya, ’Bukankah aku telah mengatakan kepadamu untuk tidak maksiat.’

Ayahnya berkata, ’Hari ini aku tidak akan maksiat terhadapmu.’ Ibrahim pun berkata, ’Wahai Allah, sesungguhnya Engkau pernah berjanji kepadaku bahwa Engkau tidak akan menghinakanku pada hari mereka dibangkitkan maka kehinaan yang mana yang lebih hina dari yang didapat ayahku yang jauh (dari rahmat-Mu).’ Lalu Allah berkata,’Sesungguhnya Aku mengharamkan surga buat orang-orang kafir.’ Kemudian dikatakan kepada Ibrahim, ’Wahai Ibrahim apa yang ada dibawah kedua kakimu.’ Lalu Ibrahim pun melihatnya dan ternyata ia adalah seekor srigala berbintik-bintik maka dipeganglah kaki-kakinya dan dilemparkan ke neraka.” (HR. Bukhari)
avatar
hamba tuhan
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1666
Kepercayaan : Islam
Location : Aceh - Pekanbaru
Join date : 07.10.11
Reputation : 17

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by abu hanan on Mon Oct 24, 2011 12:49 am

@hamba tuhan wrote:
@abu hanan wrote:
@hamba tuhan wrote:Bagaimana kebenaran syafaat anak kecil yang meninggal dunia untuk orang tuanya? tidakkah ini bertentangan dengan Surah Luqman ayat 33 yang artinya : Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah....
berbagih dunk yang bold mas.....
mumpung kopih masih panas neh...

kang mas abu donk yg ngejelasinnya.... hehheee...

syafaat Nabi Ibrahim untuk ayahnya yang kemudian ditolak Allah swt seperti apa yang diriwayatkan dari Abu Hurairah dari Nabi saw,”Pada hari kiamat Ibrahim menemui ayahnya Azar dan tampak wajahnya gelap dan tertutupi debu. Lalu Ibrahim berkata kepadanya, ’Bukankah aku telah mengatakan kepadamu untuk tidak maksiat.’

Ayahnya berkata, ’Hari ini aku tidak akan maksiat terhadapmu.’ Ibrahim pun berkata, ’Wahai Allah, sesungguhnya Engkau pernah berjanji kepadaku bahwa Engkau tidak akan menghinakanku pada hari mereka dibangkitkan maka kehinaan yang mana yang lebih hina dari yang didapat ayahku yang jauh (dari rahmat-Mu).’ Lalu Allah berkata,’Sesungguhnya Aku mengharamkan surga buat orang-orang kafir.’ Kemudian dikatakan kepada Ibrahim, ’Wahai Ibrahim apa yang ada dibawah kedua kakimu.’ Lalu Ibrahim pun melihatnya dan ternyata ia adalah seekor srigala berbintik-bintik maka dipeganglah kaki-kakinya dan dilemparkan ke neraka.” (HR. Bukhari)


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 84
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by abu hanan on Mon Oct 24, 2011 1:21 am

@mang odoy wrote:Itukan versi anda...dan yang anda tau...gimana KORELASI nya dengan Al-Quran... ????karena ternyata SYAFAAT bukan HAK VETO dari Nabi Muhammad sajah....???
korelasih dgn ayat yg mana mang??
syafaat utk keputusan akhir adalah hak veto Allah.hak manusia hanyah memohon.
buginih mang...
"kuntum khoirot ukhrijat linnas..= kalian adalah umat terbaik pada seluruh manusia" >>Al Imran<< ditujukan Allah ke pengikut nabi Muhammad.Berarti nabi Muhammad adalah pemimpin terbaik dari umat terbaik jadi wajar jikah umat terbaik (yg benar2 berusaha/meng-kaffah islam) mendapat service khusus di ruang tungguh padah harih hisab.Yang demikian ituh dirujuk oleh Al Kautsar baik secarah hurufiah maupun kiasan.

Termasuk service khusus adalah tidak mengantre...meskih idealnyah adalah nabi Adam dahulu dan seterusnyah kemudian kitah yang terakhir tetapi di dalam QS Al MAidah disebutkan bahwah nabi muhammad dan umatnyah adalah saksih bagih umat2 yg lain.Artinyah saksih harus ditanyaih duluh/dihisab dolo baruh kemudian dimintah kesaksiannyah.

Fungsi syafaat nabi muhammad di saat hari hisab adalah kesaksian yang meringankan pengikutnyah...dan vonis tetap beradah di Maalikiyawmiddin.
mirip2 pengadilan dunia tetapi tidak seperti pengadilan dunia...satpam dan tukang parkir gak ada...
Hakim = Allah
Jaksa = Allah,orang yg didlolimi,orang yg menghutangi dsb -->>tergantung kasusnyah
Saksi = nabi masing2 dan kesaksian org lain yg melihat-mendengar peristiwa.
Terdakwah = pelaku kehidupan
Bukti = catatan amal
Bahan pertimbangan lain = rahasia hati (dan inih adalah wilayah mutlak Allah).

silahkeun mang...




untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 84
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by mang odoy on Mon Oct 24, 2011 5:39 am

@Mbah Abu

Fungsi syafaat nabi muhammad di saat hari hisab adalah kesaksian yang meringankan pengikutnyah...dan vonis tetap beradah di Maalikiyawmiddin.

Maksudnya KESAKSIAN yang bagaimana mbah...??
Bisa diberi CONTOH KASUS nya...???
Biar CLEAR aja....

Syukron mbah..

Wasalam.


mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by abu hanan on Mon Oct 24, 2011 1:11 pm

@mang odoy wrote:@Mbah Abu

Fungsi syafaat nabi muhammad di saat hari hisab adalah kesaksian yang meringankan pengikutnyah...dan vonis tetap beradah di Maalikiyawmiddin.

Maksudnya KESAKSIAN yang bagaimana mbah...??
Bisa diberi CONTOH KASUS nya...???
Biar CLEAR aja....

Syukron mbah..

Wasalam.

lalu dipanggilah AH,kemudian setelah menempatih posisih,,dimulailah interview;
Allah;Engkau menyatakan sbg muslim?
AH;demikianlah tuhanku
Allah;catatan amalmu yg sampai padaKu juga menyatakan demikian.lantas bagaimanah dengan org yang engkau gunjing pada hari sekian sekian?
AH; (pucat pasi,alamt bangkrut tuh pahala plus nambah dosah darih barter dg kkorban gunjing)

dan proses berjalan terus...berdasarkan tiap detik kehidupan AH

Allah;sejauh mana Engkau mengenal Muhammad?
AH;demikianlah tuhanku,tiap sholat selaluh aku kirim tuh sholawat.
NM (nabi Muhammad); memantau mode on dengan aturan dasar tiada yg berbicara kecuali dengan ijin Allah.

Allah;baiklah,tiada lagi yang dapat membantumu karena kebaikanmu telah habis.Pengenalanmu terhadap kekasihKu adalah di batas minimal.Engkau, Muhammad,bagaimana menurutmu ttg umatmu si AH ini?

NM;Ya Robbi....(memohonlah beliau dengan kalimat dan berbagai kondisi yg tak mampu sayah bayangkan)

Allah;baiklah..Engkau AH,adakah sisi kebaikan lain yang engkau tak sadari?

AH;demikianlah tuhanku..tiada kebaikan yg lebih dariku.

Allah;dan engkau pada suatu masa demikian demikian..meski bernilai sedikit tetapi Aku menyayangi kekasihKu dan Aku memperkenankan doanya.
Wahai malaikat..bawalah si AH sesuai dengan ketetapan dariKu....
= = =
jadih agar nabi Muhammad mengenalih dengan baik maka hendaklah tiap muslim banyak bersholawat sebagaimana perintah Allah dalam ayat Al Quran = Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya....

dan tak cuma sholawat lho....banyak PR yang harus dikerjakan.utamanyah 5 waktuh..


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 84
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by sun-moon on Tue Nov 01, 2011 1:34 am

ini TS (M.O.) bagaimana? sudah puas kah? :3:
atau ada ikhwan2 lain yang masih belum 'clear & clean" di topic ini?

kalau sudah, mohon kepada TS untuk 'menutup panggung' dengan 'tutup lawang sigotaka'nya :3: :3:
avatar
sun-moon
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 191
Kepercayaan : Islam
Location : West Java
Join date : 15.08.11
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by mang odoy on Fri Nov 04, 2011 6:07 am

@sun-moon wrote:ini TS (M.O.) bagaimana? sudah puas kah? :3:
atau ada ikhwan2 lain yang masih belum 'clear & clean" di topic ini?

kalau sudah, mohon kepada TS untuk 'menutup panggung' dengan 'tutup lawang sigotaka'nya :3: :3:

ntar dulu atuh ki...maen sigotaka aja nih..biarin aja dulu..kali ada rekan rekan yang lain yang mau nambahin...belum ada waktu buat nerusin disini nih...Insya Allah tar ane sambung lagi..ocehh..??

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by sun-moon on Fri Nov 04, 2011 6:16 am

@mang odoy wrote:
@sun-moon wrote:ini TS (M.O.) bagaimana? sudah puas kah? :3:
atau ada ikhwan2 lain yang masih belum 'clear & clean" di topic ini?

kalau sudah, mohon kepada TS untuk 'menutup panggung' dengan 'tutup lawang sigotaka'nya :3: :3:

ntar dulu atuh ki...maen sigotaka aja nih..biarin aja dulu..kali ada rekan rekan yang lain yang mau nambahin...belum ada waktu buat nerusin disini nih...Insya Allah tar ane sambung lagi..ocehh..??
ocehh..mang...lanjut dgn si kangmas abu.....
:D
avatar
sun-moon
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 191
Kepercayaan : Islam
Location : West Java
Join date : 15.08.11
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by mang odoy on Fri Nov 04, 2011 6:27 am

@SM

kii..onlen teu..?? saya keur efbian yeuh...

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Posts : 4233
Kepercayaan : Islam
Join date : 11.10.11
Reputation : 83

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by sun-moon on Fri Nov 04, 2011 7:18 am

@mang odoy wrote:@SM

kii..onlen teu..?? saya keur efbian yeuh...

euuhh...FB na keur dipake ku jikan mang....xixixixi
next time atuh nya....?
avatar
sun-moon
SERSAN SATU
SERSAN SATU

Male
Posts : 191
Kepercayaan : Islam
Location : West Java
Join date : 15.08.11
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by bayo_lubis on Sat Nov 05, 2011 1:52 am

Menurut Mang Odoy sendiri, apa itu syafaat?
avatar
bayo_lubis
PRAJURIT
PRAJURIT

Male
Posts : 17
Kepercayaan : Islam
Location : Mandailing Natal, Sumatera Utara
Join date : 07.10.11
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by abu hanan on Sat Nov 05, 2011 1:56 am

@sun-moon wrote:
@mang odoy wrote:@SM

kii..onlen teu..?? saya keur efbian yeuh...

euuhh...FB na keur dipake ku jikan mang....xixixixi
next time atuh nya....?
disini roh,disana roh
tengah2 adah njawa

disini ruh,disana ruh
tengah2 adah kupih susuh


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 84
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by keroncong on Wed Apr 18, 2012 5:35 am

Makna syafaat secara bahasa

Secara bahasa makna syafa’at itu adalah meminta dengan perantaraan sebagaimana yang terdapat dalam Al-Mishbah Al-Munir.
Atas juga bermakna melakukan sesuatu dengan yang bisa mengantarkan seseorang kepada manfaat duniawi atau ukhrawi atau terlepasnya dari madharat yang menimpanya, sebagaimana yang terdapat dalam Al-Futuhat Al-Ilahiyah.
Atau juga bisa bermakna : Penghapusan dosa dari seorang yang terhukum, sebagaimana ditulis dalam kitab At-Ta;rifat oleh Al-Jurjani.

Adanya Syafaat Dan Yang Berhak Memberi Syafaat
Syafaat itu ada dua jenis, yaitu yang terjadi di dunia dan yang terjadi di akhirat. Yang tejadi di dunia misalnya seseorang yang sedang dalam kesulitan meminta tolong kepada orang lain untuk dibebaskan dari kesulitannya.

Sedangkan di akhirat yang mungkin menjadi pertanyaan Anda, memang ada dan wajib diimani oleh umat Islam. Kalangan jumhurul ulama memang mengakui adanya syafaat nanti di hari akhir.

Namun siapakah yang bisa memberi syafaat, Allah SWT telah menegaskan dalam Al-Quran Al-Kariem :

Pada hari itu tidak berguna syafa'at , kecuali orang yang Allah Maha Pemurah telah memberi izin kepadanya, dan Dia telah meridhai perkataannya. (QS.Thaha : 109)

Allah mengetahui segala sesuatu yang dihadapan mereka dan yang di belakang mereka, dan mereka tiada memberi syafaat melainkan kepada orang yang diridhai Allah, dan mereka itu selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya. (QS. Al-Anbiya : 28)

Rasulullah SAW, Para Malaikat Dan Orang Mukimin Adalah Memberi Syafaat
Di hari akhir nanti, para ulama mengatakan bahwa ada 5 buah syafaat yang akan diberikannya kepada orang mukmin.

Syafaa’h Uzhma, yaitu syafaat yang paling besar. Berbentuk pencepatan hisab dan irahah min haulil mauqif. Syafaat jenis ini khusus wewenang Rasulullah SAW.
Syafaat untuk memasukkan suatu kaum ke dalam surga. Syafaat jenis ini khusus wewenang Rasulullah SAW juga.
Syafaat kepada orang yang seharusnya masuk neraka lalu tidak jadi berkat syafaat dari nabi kita dan dari orang yang Allah SWT kehendaki.
Syafaat berbentuk dikeluarkannya orang-orang dari dalam neraka. Yaitu dengan syafaat nabi kita, syafaat para malaikat dan saudara-saudara mereka yang mukmin.
Syafaat berbentuk penambahan derajat di dalam surga bagi para penghuninya.
avatar
keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 64
Posts : 4535
Kepercayaan : Islam
Location : di rumah saya
Join date : 09.11.11
Reputation : 66

Kembali Ke Atas Go down

Re: SYAFAAT = PENGAMPUNAN DOSA...????

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 3 dari 4 Previous  1, 2, 3, 4  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik