FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Bukti keilmiahan Al Quran

Halaman 4 dari 8 Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Muslim-Zone Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Mutiara on Sun Aug 04, 2013 12:21 am

First topic message reminder :

Berikut ini beberapa diantaranya:

SPACE SHUTTLE

Bila pesawat terbang bisa mengunakan angin untuk terbang tetapi bila pesawat angkasa harus menggunakan pendorong roket untuk memberi gaya tolak di luar angkasa karena di sana hampa udara. Maka dalam Al Qur’an pun diketahui bahwa manusia akan mampu menembus angkasa dan ke luar angkasa. Al Qur’an juga meramalkan kemampuan manusia menembus bumi (dasar laut goa dst)

(QS: Ar-Rahman: 33. Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, Maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan Kekuatan. 34. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Apakah Muhammad dari padang pasir arab yang terpencil dapat membuat buku tentang roket, orbit, astronomi, gas nebula seperti di atas. Apakah ini adalah karya dari seorang yang tidak bisa baca tulis. Sungguh… ini adalah firman Alloh SWT. Firman terakhir bagi kita manusia modern yang mengangungkan iptek dan fakta ilmiah. Mukjizat terakhir sebelum kiamat. Apa lagi yang membuat kita ragu kebenaran Islam?

(QS: Saba: 2). Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi, apa yang ke luar daripadanya, apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. dan Dia-lah yang Maha Penyayang lagi Maha Pengampun.

Jaman nabi dah pada tahu kali ada yang masuk ke dalam bumi dari langit, meteor, hujan, dst, tetapi kenapa Al Qur’an juga bilang ada yang naik ke langit. Yaa itu yang kemarin Rusia dan Amerika berlomba, dan akhirnya Niel Amstrong ke Bulan, Shuttle Galileo, Pathfinder ke Mars. Dah tau tuh Al Qur’an,,,

Oh ya kata ya’ruju artinya ‘naik dengan membelok’ lha ini adalah kalo pesawat luar angkasa mau naik gak bisa tegak lurus, harus mengesuaikan kelengkungan arah…..

Kenapa Pendaki Gunung Himalaya memerlukan Bantuan Oksigen Karena semakin ke atas kadar oksigen semakin tipis.

(QS: An’Naam: 125). Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit.

Kok Muhammad bisa tau kadar oksigen segala yaa, padahal di arab gak ada gunung yang tinggi, paling2 Cuma bukit batu. SEBUAH MUKJIZAT MODERN AKHIR JAMAN ABAD ILMIAH

Teori Black Hole dan Wormhole

Ada teori alam ini satu lalu meledak (big bang) dan runtuh lagi dalam black hole dan mengerucut dan keluar atau meledak lagi menjadi alam semesta lagi dan seterusnya:

(QS: Anbiya 21: 104) 104. (yaitu) pada hari kami gulung langit sebagai menggulung lembaran - lembaran kertas. sebagaimana kami Telah memulai panciptaan pertama begitulah kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti kami tepati; Sesungguhnya kamilah yang akan melaksanakannya.

Garis Edar Matahari
(QS:36: 38)Dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
Dulu orang berfikir matahari berjalan mengelilingi bumi, maka ketika mereka baca ayat diatas mereka berpikiran yang sama, dan mereka menerimanya,. Sekarang telah diketahui bumi mengelilingi matahari. Ayat di atas ternyata juga menunjukkan kebenarannya juga. Faktanya matahari adalah bintang dalam sayap galaksi Bima sakti/milky way yang beredar mengelilingi pusat galaksi. Maha Besar Alloh, yang membuat ayat yang bisa diterima di setiap jaman.


Bulan yang tandus
QS: Yaasin: 39). Dan Telah kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (Setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua.
40. Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. dan masing-masing beredar pada garis edarnya.
Dalam bahasa arab, tandan yang tua artinya tidak lagi berwarna hijau, tidak lagi berair, tidak pula hidup adalah penyerupaan pada sifat permukaan bulan. Kemudian pada ayat 40 Al Qur’am menegaskan bahwa malam dan siang keduanya beredar. Satu sama lain tidak mendahului. Ini adalah indikasi bahwa bumi itu bulat. Juga indikasi bahwa malam dan siang keduanya dalam satu waktu di atas permukaan bumi. Seandainya bumi datar, maka hanya ada satu saja yang akan terjadi antara kedua hal tersebut. yaitu siang saja atau malam saja. Kemudian dikatakan bahwa bulan tidak tersedot ke dalam matahari karena bulan mempunyai garis edar revolusi ke bumi dan besama bumi berevolusi ke matahari.


Matahari mengeluarkan cahaya sedangkan bulan Cuma memantulkan

(QS: Nuh: 16). Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita?

Mengapa bila dulu manusia menganggap matahari dan bulan sama2 bercahaya kenapa AlQur’an membedakan bahwa bulan bercahaya (dari pantulan) dan matahari = pelita (sumber cahaya). Karena Al Qur’an bukan ucapan manusia. Apalagi manusia dari padang pasir arab.

Rotasi Bumi

(QS: Azzumar: 5). Dia menciptakan langit dan bumi dengan yang benar; dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. ingatlah dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.

Menutup dalam bahasa arab adalah kaur yang juga artinya menggulung. Penemuan ilmiah ini diungkapkan AlQuran dengan bahasa yang sangat dalam seolah2 rahasia tentang berputarnya bumi telah diketahui pada masa turunya Al Quran.

Bumi berputar seperti gangsing. Tetapi sumbu putarnya tidak tegak lurus melainkan 23,5 derajad. Kenapa mesti berputar dan mengapa harus 23,5 derajad.
Seandainya Bumi ini tidak berputar maka bumi dipastikan tidak ada kehidupan,.
Bagian yang menghadap Matahari terus menerus dipastikan akan mengalami pemanasan yang berlebihan. Dalam waktu 100 jam saja air dipermukaan bumi yang menghadap matahari akan mendidih dan 100 jam kemudian air yang itu akan menguap. Dan kehidupan pun mati. Sebaliknya pada bagian yang tidak tersinari matahari akan membeku dan menjadi es.

QS: Al Qashash (28: 71-27)
71. Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untukmu malam itu terus menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan sinar terang kepadamu? Maka apakah kamu tidak mendengar?"
72. Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untukmu siang itu terus menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan malam kepadamu yang kamu beristirahat padanya? Maka apakah kamu tidak memperhatikan?"

Komet
Komet mempunyai garis edar yang berbeda dengan planet dalam sistem tata surya. Komet mempunyai elavasi yang amat jauh beredar mengelilingi matahari dalam masa yang lama. Seperti komet Helly yang muncul setiap 76 (?) sekali seakan habis sembunyai di orbit yang jauh.
(QS: At Takwiir) 15. Sungguh, Aku bersumpah dengan bintang-bintang yang tersembunyi,
16. Yang beredar dan terbenam,

KEGUNAAN ATMOSFER
Ratusan meteor jatuh tiap hari dan kita bisa melihatnya pada malam hari, sungguh apabila tidak ada atmosfer apakah kita bisa aman hidup di permukaan bumi. Sinar matahari bila tidak ada atmosfer juga sangat membakar, bumi mempunyai sabuk van hallen yang melindungi badai partikel matahari yang gesekannya menyebabkan aurora. Sungguh, langit bumi (atmosfer) adalah atap yang melindungi kehidupan bumi.
(QS: Al Baqoroh: 22). Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; Karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu Mengetahui.

Hamparan = dahiya adalah nama lain dari telor, jadi bumi seperti bulat telor

(QS: Al Anbiya: 32). Dan kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya.

7 lapis atmosfer: Troposfer, Stratosfer, Ozonosfer, Mesosfer, Ionosfer, termosfer dan Eksosfer. Yang tiap2 lapisan ada fungsinya masing2.

29. Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. dan dia Maha mengetahui segala sesuatu. (QS; Al Baqoroh: 29)
12. Maka dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa. dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. dan kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. . (QS; Al Fusilat 41: 12)

Meski ada ahli tafsir yang mengatakan bahwa 7 langit dalam ayat di atas bukan atmosfer tetapi pengertian langit yang lebih besar lagi.

AIR SUMBER KEHIDUPAN

Para peneliti sedang mangamati Es CO2 di planet mars. Berharap menemukan air kuno yang memungkinkan adanya kehidupan. Memang Air adalah syarat kehidupan
(QS: Anbiya: 30 ………dan dari air kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?


TERJADINYA PERGANTIAN MUSIM AKIBAT GERAK SEMU MATAHARI

Gerak semu matahari akibat revolusi bumi seakan2 matahari menyinari belahan bumi utara lebih banyak dan sebaliknya yang menyebabkan terjadinya perbedaan musim yang juga mempengaruhi timbulnya angin hujan, arus laut dan keseimbangan suhu bumi. Subhanallah….

(QS: Ar-Rahman: 17). Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya[1442]
[1442] dua tempat terbit matahari dan dua tempat terbenamnya ialah tempat dan terbenam matahari di waktu musim panas dan di musim dingin.
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down


Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Mutiara on Tue Aug 20, 2013 9:00 am

Hanya Allah yang bisa membuat seperti ini:

avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Jagona on Tue Aug 20, 2013 9:56 am

@ mutiara

nengng ........ anda tahu yang dinamakan bintang ? tolong dijelasin deh ....................... okey

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Mutiara on Tue Aug 20, 2013 2:44 pm

bintang? itu matahari-matahari di galaksi-galaksi lain selain galaksi bima sakti ini.

avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Mutiara on Wed Aug 21, 2013 7:08 am


avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Jagona on Wed Aug 21, 2013 9:01 am

Mutiara wrote:bintang? itu matahari-matahari di galaksi-galaksi lain selain galaksi bima sakti ini.

benar ....... satu bintang itu adalah satu tatasurya (galaksi) yang terdiri dari matahari beserta anggota (planet-planet dan bulan) tatasurya ybs ............... okey

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Mutiara on Wed Aug 21, 2013 12:20 pm


avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Mutiara on Thu Aug 22, 2013 9:23 am


Ali Selman Benoist (Perancis)
Doktor ilmu kesehatan

Saya adalah seorang Doktor dalam ilmu kesehatan, berasal dari keluarga Perancis Katolik. Pekerjaan yang saya pilih ini telah menyebabkan saya terpengaruh oleh corak kebudayaan ilmiah yang tidak banyak memberikan kesempatan dalam bidang kerohanian. Ini tidak berarti bahwa saya tidak percaya atas adanya Tuhan. Yang saya maksud ialah karena dogma-dogma dan peribadatan Kristen, khususnya Katolik, tidak membangkitkan pengertian dalam jiwa saya atas adanya Tuhan. Karena itulah maka naluri saya atas Esanya Tuhan Allah telah menjadi penghalang antara diri saya dan kepercayaan Trinitas, dan dengan sendirinya juga atas ketuhanan Yesus Kristus.

Sebelum saya memeluk agama Islam, saya telah percaya atas kebenaran kalimat syahadat pertama yang berbunyi ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLAH dan ayat-ayat Al-Qur�an Surat Al-Ikhlas yang berbunyi:

Katakanlah: Dia itu Allah adalah Satu (Esa); Allah adalah Pelindung. Dia tidak melahirkan anak dan tidak pula dilahirkan sebagai anak, dan tidak ada sesuatu yang menyerupai Dia. -- Al-Ikhlash 1-4.

Dengan demikian, maka saya menganggap bahwa percaya kepada alam gaib dan segala yang ada di belakang kebendaan (metafisika) itulah yang menyebabkan saya memeluk agama Islam, disamping lain-lain sebab yang membuat saya berbuat demikian. Saya tidak bisa menerima pengakuan para pendeta Katolik yang mengatakan bahwa salah satu kekuasaan mereka ialah "mengampuni dosa manusia" sebagai wakil Tuhan. Dan saya secara mutlak tidak percaya atas dogma Katolik tentang "makan malam ketuhanan"� (rite of communion) dan "roti suci" yang melambangkan jasad Yesus. Dogma ini menyerupai kepercayaan rakyat-rakyat pada abad primitif yang membuat lambang-lambang suci yang tidak boleh didekati orang. Kemudian bilamana badan lambang ini sudah mati, jiwanya mereka jadikan sebagai sumber ilham, dan jiwanya itu masuk ke dalam lingkungan mereka.
Soal yang lain lagi yang menyebabkan saya jauh dari agama Kristen, ialah ajaran-aiarannya yang sedikitpun tidak ada hubungannya dengan kebersihan badan, terutama sebelum melakukan sembahyang, sehingga saya anggap hal itu merupakan pelanggaran atas kehormatan Tuhan, karena sebagaimana Dia telah membuatkan jiwa buat kita, Dia juga telah membuatkan badan kita Dan adalah suatu kewajiban kita untuk tidak mensia-siakan badan kita.

Saya juga menilai bahwa agama Kristen itu bersikap pasif mengenai logika kehidupan jasmani kemanusiaan, sedangkan Islam adalah satu-satunya agama yang memperhatikan alam kemanusiaan.

Adapun titik berat dan sebab pokok saya memeluk agama Islam ialah Al-Qur�an. Sebelum saya memeluk Islam, saya telah mempelajarinya dengan semangat kritik intelektual Barat, dan saya banyak terpengaruh oleh sebuah buku besar karangan Tuan Malik Bennabi yang bernama Addzahiratul-Qur�aniyah (atau Le Phenomene
Coranique), sehingga yakinlah saya bahwa Al-Qur�an itu adalah wahyu yang diturunkan Allah. Sebahagian dari ayat-ayat Al-Qur�an yang diwahyukan lebih dari 13 abad yang lalu mengandung beberapa teori yang sekarang diketemukan oleh pembahasan ilmiah yang paling modern. Hal itu sudah cukup nienyebabkan saya menjadi yakin dan percaya (Iman) kepada Syahadat bagian kedua: MUHAMMADUR�RASULULLAH.

Begitulah, maka pada tanggal 30 Pebruari 1953, saya datang ke Mesjid di Paris untuk memberitahukan keimanan saya kepada Islam, dan Mufti Masjid Paris memasukkan saya dalam daftar kaum Muslimin, dan saya menerima nama baru sebagai orang Islam : Ali Selman.

Saya merasa sangat puas dengan kepercayaan/akidah saya yang baru dan sekali lagi saya kumandangkan: ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN RASULULLAH!
Salah satu sabda Rasulullah s.a.w.:

Berpikir satu jam lebih baik dari pada beribadah 60 tahun. -- Riwayat Abu Hurairah.
Pengetahuan itu milik orang Mukmin yang hilang, di mana saja dia menemukannya, dia lebih berhak , atasnya. -- Riwayat Turmudzi.

avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Mutiara on Fri Aug 23, 2013 12:26 am

Keith Moore yang merupakan profesor dan ketua departemen anatomi di Universitas Toronto, Kanada. Dia ahli yang terkenal dalam bidang perkembangan janin dan embrio. Bukunya yang berjudul The Developing Human selama bertahun-tahun menjadi buku teks standar dalam banyak perguruan tinggi di seluruh dunia. Buku-bukunya diterjemahkan ke dalam banyak bahasa. Dia mempelajari ayat-ayat Al-Qur'an dan hadist Nabi Muhammad tentang perkembangan embrio manusia, dan menurutnya:

"Sampai abad ke-19 tidak ada yang tahu tahapan perkembangan manusia . Sebuah sistem tahap perkembangan embrio manusia baru dikembangkan di sekitar akhir abad ke-19 berdasarkan simbol alfabet. Dan selama abad ke-20, simbol angka digunakan untuk menggambarkan 23 tahap perkembangan embrio. Sistem penomoran tahap  ini tidak mudah dipahami, dan sistem yang lebih baik seharusnya didasarkan pada perubahan morfologi. Dalam beberapa tahun terakhir, studi Al-Qur'an mengungkapkan dasar lain untuk klasifikasi tahap embrio yang berkembang, yang didasarkan pada  perubahan bentuk yang mudah dipahami. Tahap ini menggunakan istilah yang digunakan Tuhan dan diwahyukan kepada Nabi Muhammad oleh malaikat Jibril serta dicatat dalam Al-Qur'an. Jelas bagi saya bahwa pasti ayat-ayat ini sampai kepada Muhammad dari Tuhan, karena hampir semua pengetahuan ini belum pernah ditemukan sampai beberapa abad kemudian. Semua ini membuktikan bahwa Muhammad pasti Rasul Tuhan."
(Keith Moore, The Developing Human)

Dia adalah salah satu ahli terbaik yang memeriksa ayat-ayat Al-Qur'an dan hadist. Dan dia mengatakan bahwa mustahil informasi itu diketahui oleh orang-orang yang hidup pada masa 1.400 tahun yang lalu, dan dia juga menunjukkan bahwa embriologi modern harus mengikuti sistem tahapan yang disebutkan dalam Al-Qur'an. Dengan kata lain, Al-Qur'an telah menggambarkan perkembangan embrio manusia dengan begitu jelas sehingga harus menjadi standar buku teks ilmiah.

Jadi ini pernyataan yang sangat luar biasa. Keith Moore sendiri pada akhirnya menjadi seorang muslim.

Selanjutnya kita ingin membahas tentang siklus air. Proses siklus air terjadi ketika matahari memanaskan laut sehingga airnya menguap dan terbentuklah awan. Kemudian angin membawa awan tersebut sampai pada akhirnya turunlah hujan. Mungkin kita sudah tahu bagaimana proses siklus air dan pembentukan cadangan air di bawah tanah. Tapi orang-orang zaman dahulu, misalnya pada zaman Yunani kuno, mereka tidak bisa menjelaskannya meskipun mereka ahli dalam bidang filsafat dan ilmu pengetahuan. Mereka berteori bahwa mata air bawah tanah adalah kumpulan air yang datang dari laut dan terkumpul di gua-gua. Dan kemudian air yang datang dari laut dan terkumpul di gua-gua itu meresap ke dalam tempat cadangan bawah tanah melalui jurang di dalam laut.

Bahkan baru pada abad ke-18 orang-orang mengetahui siklus air. Namun pada masa 1.400 tahun yang lalu, Al-Qur'an telah menjelaskannya pada surat Az-Zumar di ayat 21:

" Apakah kamu tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit, maka diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi kemudian ditumbuhkan-Nya dengan air itu tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, lalu menjadi kering lalu kamu melihatnya kekuning-kuningan, kemudian dijadikan-Nya hancur berderai-derai. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal."  
(Q.S. Az-Zumar:21)

Ada satu fakta menarik yang disebutkan dalam surat An-Nuur Al-Qur'an ayat 40. Dan ayat itu membahas tentang orang-orang kafir. Al-Qur'an menggambarkan keadaan orang kafir sebagai berikut:

Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun. (Q.S. An-Nuur:40)

Di sini Allah berfirman bahwa orang-orang kafir yang tidak beriman kepada-Nya, adalah orang yang berada dalam kegelapan. Hidup mereka begitu membingungkan sampai-sampai mereka hampir tidak bisa melihat.

Tampaknya ayat ini terkesan sangat puitis dan kuat. Namun jika kita menelitinya dengan cermat, ada fakta ilmiah di dalam ayat ini.

Pertama-tama, Al-Qur'an menjelaskan tentang lautan yang dalam dan ombak di atas ombak. Tentu kita tahu tentang ombak yang ada di permukaan laut. Tapi apa artinya “ombak di atas ombak"? Apakah ada ombak lain di dalam laut? Nah, kita akan mencari tahu.

Di kedalaman laut sebenarnya ada ombak juga dan hal ini baru ditemukan para ilmuwan zaman modern. Ini disebut dengan gelombang internal. Gelombang internal disebabkan karena air di kedalaman memiliki tekanan yang lebih tinggi daripada air di atasnya. Jadi tepat seperti penjelasan Al-Qur'an yaitu "ombak di atas ombak."

Al-Qur'an juga menjelaskan tentang orang-orang yang kehilangan cahaya sehingga mereka tidak dapat melihat. Sinar cahaya terdiri dari tujuh warna: merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu. Ketika cahaya menembus kedalaman air, maka ini dikenal dengan istilah "refraksi." Misalnya, di kedalaman 10-15 meter, air menyerap warna merah, dan saat anda menyelam lebih dalam lagi, setiap spektrum warna diserap oleh air, sehingga pada kedalaman sekitar 1.000 meter maka keadaan sudah gelap total.

Ingat apa yang Al-Qur'an firmankan: "apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya." Kegelapan ini berada di bawah gelombang internal dalam laut. Bahkan ada ikan tertentu di kedalaman tersebut yang dapat menghasilkan cahaya sendiri sehingga ikan-ikan itu bisa melihat. Ini benar-benar menakjubkan karena baru pada masa modern sekarang, orang-orang bisa menjelajahi kedalaman laut di bawah 1.000 meter. Hanya dengan mesin modern yang sangat canggih, kapal selam, dan pakaian menyelam, maka seseorang dapat turun ke kedalaman itu.

Namun Al-Qur'an 1.400 tahun yang lalu sudah menggambarkan gelombang internal lautan dan kegelapan yang ada di kedalaman lautan. Bagaimana mungkin Nabi Muhammad yang tinggal di padang pasir mengetahui informasi yang rinci tentang ilmu pengetahuan dan oseanografi?

Professor Rao yang ahli dalam biologi kelautan di Universitas King Abdul Aziz di Jeddah mengatakan:

"1.400 tahun yang lalu seorang manusia normal tidak bisa menjelaskan fenomena ini secara rinci sehingga informasi ini pasti datang dari Sesuatu yang supernatural (ghaib)."  
(Professor Rao, Ahli Biologi Kelautan)

Selanjutnya saya akan membahas ayat-ayat Al-Qur'an yang menjelaskan tentang alam semesta.

Sampai tahun 1960-an ada kontroversi besar di antara para ilmuwan mengenai keadaan alam semesta. Beberapa ilmuwan mulai mengembangkan teori bahwa alam semesta sebenarnya terus meluas. Dari teori ini, muncullah teori Big Bang. Teori Big Bang mengatakan bahwa alam semesta berawal dari singularitas. Pada awalnya, alam semesta itu sangat kecil, dari materi yang sangat padat dan bertekanan tinggi. Kemudian materi yang sangat padat dan bertekanan tinggi ini meledak dan terciptalah alam semesta.

Ada juga teori keadaan statis. Teori ini sangat disukai para ateis. Teori ini mengatakan bahwa alam semesta tetap seperti ini di masa lalu dan keadaan alam semesta takkan pernah berubah sampai kapanpun. Teori ini diyakini oleh para ilmuwan masa lalu dan juga oleh Albert Einstein. Karena Albert Einstein adalah ilmuwan terkenal, maka orang-orang juga percaya pada teori keadaan statis.

Teori keadaan statis ditentang oleh teori Big Bang yang didukung oleh Fred Hoyle dan Lemaitre. Dan pada zaman modern, bukti-bukti telah terungkap yang menunjukkan bahwa variasi dalam spektrum cahaya yang dipancarkan dari galaksi dan bintang, yang disebut "Red Shift" menunjukkan bahwa alam semesta memang semakin meluas. Dan fakta ilmiah ini telah disepakati oleh hampir semua ilmuwan. Bukti-buktinya sangat jelas dan kuat.

Sekarang kita cocokkan dengan apa yang Al-Qur'an firmankan dalam surat Adz:Dzaariyaat ayat 47:

"Dan langit itu, Kami membuatnya dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami yang memperluasnya." (Adz-Dzaariyaat:47)

Ini luar biasa karena pada masa 1.400 tahun yang lalu, Al-Qur'an sudah menyebutkan bagaimana alam semesta berkembang.

Bukti selanjutnya adalah penemuan “radiasi latar belakang gelombang mikro kosmik” pada tahun 1964. Dan ini telah diprediksi dalam teori Big Bang sebagai hasil dari plasma panas-terionisasi pada masa awal pembentukan alam semesta, yaitu ketika pertama kali plasma panas-terionisasi tersebut menjadi dingin sehingga cukup untuk membentuk hidrogen netral dan menyebabkan ruang angkasa menjadi transparan dan ringan. Dan penemuan ini membuat kalangan fisikawan sepakat bahwa Big Bang adalah model yang paling tepat untuk mengemukakan asal dan evolusi alam semesta.

Apa yang Al-Qur'an katakan dalam surat Al-Anbiyaa' ayat 30?

" Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?"  (Al-Anbiyaa':30)

Para ilmuwan zaman modern yakin bahwa alam semesta berasal dari materi yang sangat padat (singularitas) dan mengarah pada terjadinya Big Bang. Al-Qur'an menunjukkan kondisi singularitas ini dengan sangat tepat. Inilah bukti bahwa Al-Qur'an memang firman Allah.

Al-Qur'an juga menyebutkan bahwa Allah berpaling ke langit saat “dukhan.” Dan dukhan dalam bahasa Arab berarti asap. Ini juga dengan akurat menggambarkan massa gas panas dari alam semesta sebelum galaksi dan bintang-bintang mulai terbentuk.

Jadi 1.400 tahun yang lalu, Al-Qur'an sudah menjelaskan tentang keadaan alam semesta yang terus berkembang, berbicara tentang asal-mula alam semesta, bahwa Langit dan Bumi tadinya bersatu, berbicara tentang massa gas panas yang seperti asap.

Dan Al-Qur'an dalam Surat Al-Anbiyya ayat 30 menyebutkan bahwa setiap makhluk hidup terdiri dari air. Manusia dan hewan sekitar 70 hingga 80% terdiri dari air. Inilah fakta lainnya yang telah disebutkan dalam Al-Qur'an 1.400 tahun yang lalu.

Jadi setelah membaca tentang fakta-fakta ilmiah yang ada di dalam Al-Qur’an, saya harap bagi yang muslim maka akan semakin beriman kepada Allah S.W.T.. Sedangkan bagi yang non-muslim, maka kami mengundang anda untuk menuju jalan yang benar, menuju Islam, sebuah agama yang diwahyukan untuk menuntun umat manusia menuju rahmat Allah.

http://www.lampuislam.blogspot.com/2013/03/fakta-ilmiah-dalam-al-quran-bagian-kedua.html
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Jagona on Fri Aug 23, 2013 8:26 am

Mutiara wrote:Apa yang Al-Qur'an katakan dalam surat Al-Anbiyaa' ayat 30?

" ..................................... Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?"  (Al-Anbiyaa':30)

Dan Al-Qur'an dalam Surat Al-Anbiyya ayat 30 menyebutkan bahwa setiap makhluk hidup terdiri dari air. Manusia dan hewan sekitar 70 hingga 80% terdiri dari air. Inilah fakta lainnya yang telah disebutkan dalam Al-Qur'an 1.400 tahun yang lalu.

http://www.lampuislam.blogspot.com/2013/03/fakta-ilmiah-dalam-al-quran-bagian-kedua.html
hi hi hi .......... terjemah ayat inilah salah satu diantaranya yang mendasari tuduhan kristener bahwa quran nyontek dari alkitab.
harus kita akui bahwa ada kekeliruan menafsirkan istilah "ALMAA" yang diartikan dengan air, yang dalam ayat ini seharusnya diartikan dengan hydrogen sebagai atom dasar untuk membentuk derivat yang lain ........... sedangkan untuk pengertian "air" quran menggunakan istilah "MAA" ............................... okey

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Mutiara on Fri Aug 23, 2013 8:33 am

nyonteknya dimana....bumi saja mereka bilang chuwg (gundukan) kok... yang lalu dipalsukan jadi bulatan... padahal bualatan apa yang terlihat seluruh permukaannya dari atas pohon seperti kata yesaya dan daniel itu... tak ada...

hanya Al Quran lah yang menjelaskan bentuk bumi secara LENGKAP dan TEPAT AKURAT.
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Mutiara on Fri Aug 23, 2013 8:35 am

Allah yang menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing berjalan di orbitnya dengan bergerak sendiri.

Kata dalam bahasa Arab yang tertulis dalam Al-Qur’an kata kerja sabaha dan yaswabuna. Ini berarti gerakan yang berasal dari benda itu sendiri. Jadi, misalnya terjadi di dalam air berarti berenang, jika di atas tanah berarti berjalan. Maka, jika membicarakan tentang benda di luar angkasa, berarti benda tersebut berotasi sendiri. Dan ini menakjubkan, Al-Qur'an pada masa 1.400 tahun yang lalu sudah menyebutkan bahwa bumi, bulan, dan matahari berotasi. Jika anda pikir Matahari itu diam saja, maka anda salah. Matahari seperti halnya bumi dan bulan juga berotasi. Tentu bumi berotasi mengelilingi matahari, dan matahari berotasi pada sumbunya sendiri.

Bumi mengorbit di sekitar matahari dan matahari mengorbit di pusat galaksi. Karena matahari terus mengorbit, maka dia akan berakhir di suatu titik yang disebut solar apex, yaitu di pusat galaksi.

Jadi, Al-Qur'an menyebutkan tentang bukti-bukti ilmiah dengan sangat akurat.

Gagasan silih bergantinya malam dan siang, dan sifat bumi sebenarnya tersirat dalam surat Luqman ayat 29:

“Tidakkah kamu memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan Dia tundukkan matahari dan bulan masing-masing berjalan sampai kepada waktu yang ditentukan, dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. Luqman:29)

Pada surat Az-Zumar ayat 5, Allah berfirman:

"Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.”
(Q.S. Az-Zumar:5)

Dan kata “menutupkan” di atas, sebenarnya dalam bahasa Arabnya adalah kowara. Kowara dalam makna aslinya berarti menggulungkan sorban di kepala anda. Dan ini sesuai dengan fakta bahwa malam dan siang saling menggulung satu sama lain karena bumi itu bulat dan berotasi. Dan penjelasan yang ada dalam Al-Qur'an ini menjelaskan seakan-akan konsep dari bulatnya bumi sudah disepakati pada saat masa itu. Memang ada sebagian filsuf zaman dulu yang berteori bahwa bumi itu bulat, tapi teori itu bukan pemikiran yang berlaku umum pada masa itu.

Ayat Al-Qur'an lainnya yang sangat menakjubkan adalah kata yang digunakan untuk menggambarkan bentuk bumi adalah kata yang sama, yang digunakan untuk menggambarkan telur burung unta. Jadi misalnya anda melihat sebuah globe, anda mungkin membayangkan bahwa bumi benar-benar bulat sempurna. Namun kenyataannya tidaklah demikian. Bumi berbentuk sedikit lonjong dan pada kenyataannya, agak sedikit mirip dengan telur burung unta.

Jadi luar biasa bahwa Al-Qur'an juga menggambarkan bentuk bumi. Jika kita lihat, tidak ada ayat-ayat Al-Qur’an yang bertentangan dengan ilmu pengetahuan modern.

Sekarang mari kita asumsikan Al-Qur'an tidak menjelaskan pengetahuan ilmiah apapun. Katakanlah tidak ada yang istimewa dalam Al-Qur'an, yang tentu saja tidak mungkin karena saya telah membahas fakta-fakta ilmiah yang menakjubkan dalam Al-Qu’ran dalam artikel-artikel. Tetapi mari kita berasumsi bahwa semua itu tidak dijelaskan namun tidak ada ayat-ayat Al-Qur’an yang bertentangan dengan pengetahuan zaman modern. Hanya hal itu saja sudah luar biasa, karena takhayul dan keyakinan orang-orang pada masa 1.400 tahun yang lalu sangat kental.

Misalnya, orang-orang Yunani kuno percaya bahwa galaksi Bima Sakti tercipta ketika Dewi Yunani sedang menyusui anaknya, dan anak itu menggigit payudaranya sehingga susunya tumpah sehingga terciptalah galaksi Bima Sakti. Tentu saja anda mungkin tertawa mendengarnya karena hal itu sangat konyol.

Jadi kenapa di dalam Al-Qur'an tidak ada dongeng seperti itu? Kita tidak menemukannya sama sekali. Malah ayat-ayat Al-Qur’an sesuai dengan pengetahuan ilmiah modern.

Mari kita lihat surat Yunus ayat 5

Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui. (Q.S. Yunus:5)

Al-Qur'an menggambarkan matahari sebagai siraj yang berarti obor. Ini berarti benda yang menghasilkan panas dan cahaya sendiri. Sedangkan bulan digambarkan menggunakan kata An-Nuur yang berarti cahaya yang berasal dari sumber lain. Dan tentu saja ini benar. Bulan hanya memantulkan sinar matahari. Ini pengetahuan umum yang diketahui orang-orang di zaman modern, tapi orang-orang di zaman Nabi Muhammad tidak mengetahuinya.

Mari kita lihat apa yang dikatakan salah satu ilmuwan dan kosmolog terkenal di bidang astronomi ketika ia membaca ayat-ayat Al-Qur'an. Yushidi Kusa yang merupakan direktur observatorium Tokyo di Jepang berkomentar:

"Saya sangat terkesan dengan temuan fakta-fakta astronomi di dalam Al-Qur'an. Dan bagi kami para astronom modern yang telah mempelajari bagian yang sangat kecil dari alam semesta, kami telah memusatkan upaya kami untuk memahami bagian yang sangat kecil tersebut. Karena dengan menggunakan teleskop, kami hanya bisa melihat bagian yang sangat kecil dari langit tanpa dapat mengamati seluruh alam semesta. Jadi dengan membaca Al-Qur'an dan menjawab persoalan-persoalan tentang alam semesta, saya pikir saya bisa menemukan jalan masa depan saya untuk meneliti alam semesta." (Yushidi Kusa, Direktur Observatorium Tokyo)

Dia mengatakan bahwa Sesuatu yang memfirmankan Al-Qur'an seolah-olah melihat seluruh alam semesta, tidak seperti para astronom yang hanya dapat mengamati sebagian kecil dari alam semesta. Siapa lagi yang dapat melihat alam semesta secara keseluruhan pada saat yang bersamaan kalau bukan Allah Yang Maha Kuasa?

Jadi inilah beberapa fakta ilmiah yang menakjubkan dan kita juga akan membahas yang lainnya. Ketika saya masih sekolah, salah satu pelajaran yang saya pelajari adalah geografi dan salah satu cabangnya adalah geologi. Dan saya ingat ketika saya pertama kali membaca Al-Qur'an 20 tahun yang lalu, karena Al-Qur'an-lah yang memotivasi saya untuk memeluk Islam, salah satu yang terngiang dalam benak saya dan masih saya ingat sampai hari ini adalah deskripsi dalam Al-Qur'an tentang pegunungan.

Jadi mari kita bahas apa yang Al-Qur'an firmankan tentang pegunungan. Misalnya dalam surat An-Naba’ ayat 6-7, Allah berfirman:

Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan dan gunung-gunung sebagai pasak? (Q.S. An-Naba’:6-7)

Kata yang digunakan di sini adalah otad yang artinya adalah pasak tenda. Jadi pasak tenda masuk ke dalam tanah, menyangga tali yang mendirikan tenda, sehingga ada bagian pasak yang timbul dari dalam tanah, namun sebagian yang lainnya berada di dalam tanah. Al-Qur'an juga berfirman dalam surat Luqman ayat 10:

"Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik." (Q.S. Luqman:10)

Dan sekarang dengan teknologi sonar modern, kita mampu membuat gelombang suara yang menembus kerak bumi. Menurut tingkat yang berbeda sesuai dengan pantulan balik dan pengukuran gelombang suara, dapat diketahui kepadatan kerak bumi, misalnya bagian mana yang keras dan mana yang lembut, mana yang berasal dari kerak dan mana yang berasal dari magma. Dan yang ditemukan para ilmuwan dengan teknologi ini, sebenarnya sudah difirmankan Al-Qur'an 1.400 tahun yang lalu, bahwa gunung-gunung memiliki akar, yaitu seperti pasak tenda. Pegunungan tidak hanya berada di atas permukaan bumi, namun juga masuk ke dalam inti bumi. Gunung-gunung berfungsi untuk membuat stabil permukaan bumi. Dan ada dua peran dimana bumi berfungsi sebagai stabilisator.

Yang pertama, karena bumi terdiri dari lempeng tektonik. Kerak bumi sebenarnya terbuat dari berbagai lempeng. Ketika lempeng-lempeng saling bergerak, gesekan-gesekan yang terjadi menyebabkan gempa bumi. Dan menurut teori, itu juga menyebabkan pergeseran benua. Awalnya semua benua adalah satu benua besar yang disebut Pangea. Dan karena lempeng tektonik bergerak, maka Pangea jadi terpisah-pisah. Al-Qur'an berfirman bahwa pegunungan berfungsi sebagai stabilisato karena mereka membantu untuk menstabilkan kerak bumi dan ini juga merupakan teori ahli geologi modern.

Yang kedua, gunung-gunung juga berfungsi sebagai stabilisator karena bumi berotasi. Jika anda mencoba memutar sebuah benda yang tidak bulat sempurna, maka benda itu akan kehilangan keseimbangannya. Jadi dengan cara inilah pegunungan bertindak sebagai penyeimbang untuk menjaga rotasi bumi agar mulus.

Jadi ini merupakan fakta ilmiah yang luar biasa. Ayat inilah selalu terngiang dalam kepala saya, ketika saya pertama kalinya membaca Al-Qur'an sekitar 20 tahun yang lalu.

Al-Qur'an juga menjelaskan tentang hewan dan tumbuhan. Misalnya pada surat An-Nahl. Dalam salah satu ayatnya, Al-Qur'an memfirmankan tentang lebah. Dan sangat menarik bahwa kata yang digunakan dalam Al-Qur'an untuk lebah, menggunakan kata untuk jenis kelamin wanita. Dan pada kenyataannya memang lebah-lebah berjenis kelamin wanita dan dipimpin oleh seekor ratu lebah. Itulah sebabnya orang-orang sering mengatakan ratu lebah.

Al-Qur'an juga menyebutkan bahwa tanaman memiliki jenis kelamin yang berbeda dan angin dapat membantu menyuburkan tanaman. Jadi dalam surat Al-Hijr ayat 22, Allah berfirmanj:

"Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya.”
(Q.S. Al-Hijr:22)

Fakta bahwa tumbuhan terdiri dari jenis kelamin pria dan wanita baru diketahui orang-orang pada masa modern.

Selanjutnya, seorang filsuf Yunani, Democritus yang hidup di tahun 460-361 SM berteori bahwa materi terdiri dari partikel kecil yang disebut atom. Orang-orang percaya bahwa tidak ada yang lebih kecil daripada atom. Namun ilmu pengetahuan modern telah menemukan bahwa atom sebenarnya terdiri dari bagian-bagian dan unsur-unsur yang lebih kecil.

1.400 tahun yang lalu, Al-Qur'an sudah menjelaskan hal itu dalam surat Saba’ ayat 3:

"Dan orang-orang yang kafir berkata: ‘Hari berbangkit itu tidak akan datang kepada kami’. Katakanlah: ‘Pasti datang, demi Tuhanku Yang Mengetahui yang ghaib, sesungguhnya kiamat itu pasti akan datang kepadamu. Tidak ada tersembunyi daripada-Nya sebesar zarrah (atom) pun yang ada di langit dan yang ada di bumi dan tidak ada (pula) yang lebih kecil dari itu dan yang lebih besar, melainkan tersebut dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).’” (Q.S. Saba’:3)

Artinya ada sesuatu yang lebih kecil dari atom dan Allah telah memfirmankannya dalam Al-Qur’an.

Ada lagi ayat Al-Qur’an yang ingin saya beritahu kepada kalian. Dalam Al-Qur'an, Allah menyebutkan hal-hal yang menakjubkan tentang manusia, dan salah satunya adalah tentang saraf kita. Ini disebutkan dalam surat Al-Qiyaamah ayat 3-4:

"Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya? Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) (ujung) jari jemarinya dengan sempurna. (Q.S. Al-Qiyaamah:3-4)

Tuhan berfirman bahwa Dia bisa menciptakan kembali manusia pada hari kiamat yang mengerikan. Ia mampu menciptakan manusia meskipun manusia telah menjadi debu, bahkan Dia bisa menciptakan tulang-belulang manusia dengan ujung jarinya. Mengapa ujung jarinya? Tentu saja anda tahu tentang sidik jari bukan? Sidik jari setiap manusia bersifat unik. Tidak ada satu manusia pun di muka bumi ini yang mempunyai sidik jari yang sama. Hal ini benar-benar luar biasa!

Bagaimana mungkin manusia yang hidup 1.400 tahun yang lalu tahu tentang sidik jari? Dan Allah memperingatkan kita dalam surat An-Nisaa’ ayat 56:

"Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (An-Nisaa’:56)

Inilah gambaran neraka yang sangat menakutkan. Allah akan membakar kulit manusia sampai hangus, kemudian Dia menciptakannya lagi, dan membakarnya lagi, sehingga orang-orang di api neraka merasakan hukuman.

Mengapa Al-Qur'an mengatakan ini? Baru pada zaman modern ini diketahui bahwa ketika kulit terbakar, maka seseorang tidak merasa sakit. Itulah mengapa ketika seseorang menderita luka bakar yang parah, dokter akan menusuk kulitnya untuk mengetahui apakah orang tersebut dapat merasakan sakit. Jika dia merasa sakit, berarti masih ada reseptor saraf yang tersisa. Namun jika tidak merasakan, berarti kulitnya telah begitu parah terbakar.

Jadi Allah menempatkan orang-orang di api neraka dan kulit mereka akan terbakar, setelah itu mereka tidak akan merasakan sakit. Maka Allah akan menciptakan kulit baru lagi sehingga mereka terus merasakan hukuman. Ini merupakan peringatan yang sangat menakutkan dari Allah yang telah menciptakan manusia. Dia tahu tentang manusia melebihi apa yang diketahui manusia itu sendiri

Saya ingin membahas satu hal lagi. Buah Zakum yang akan menjadi makanan orang-orang berdosa. Buah zakum ini begitu pahit. Kemudian dikatakan mereka akan minum air yang akan menghancurkan usus mereka berkeping-keping.

Hal ini sangat menarik. Reseptor termal tidak ada dalam perut tetapi di dalam usus. Dan reseptor di dalam usus ini sangat sensitif. Disitulah nyeri akan sangat terasa. Ini bukan pengetahuan yang dapat diketahui orang-orang pada masa 1.400 tahun yang lalu, namun sudah disebutkan dalam Al-Qur'an sebagai peringatan keras kepada orang-orang kafr.
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Mutiara on Fri Aug 23, 2013 8:47 am

avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Jagona on Fri Aug 23, 2013 10:15 am

Mutiara wrote:nyonteknya dimana....bumi saja mereka bilang chuwg (gundukan) kok... yang lalu dipalsukan jadi bulatan... padahal bualatan apa yang terlihat seluruh permukaannya dari atas pohon seperti kata yesaya dan daniel itu... tak ada...

hanya Al Quran lah yang menjelaskan bentuk bumi secara LENGKAP dan TEPAT AKURAT.
aku sarankan jangan terlalu menggunakan emosi dalam menanggapi komen lawan disk .... hati boleh panas, tetapi kepala tetap dingin .... sehingga apa kata lawan dapat diamati dengan baik.
coba aku ingin tahu bagaimana bentuk Bumi menurut terjemah quran versi yang anda punya ?[/b]

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Mutiara on Fri Aug 23, 2013 1:41 pm



Terakhir diubah oleh Mutiara tanggal Tue Aug 27, 2013 1:03 am, total 1 kali diubah
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Mutiara on Fri Aug 23, 2013 1:51 pm

avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Mutiara on Fri Aug 23, 2013 3:06 pm

avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by already been taken on Fri Aug 23, 2013 7:33 pm

mbak, dari 4 halaman ini, setuju gak kalo Al-quran dan sains juga mempunyai pandangan yang sama kalau alam semesta ini yang mewadahi alam dunia dan alam akhirat ini tidak kekal?
avatar
already been taken
SERSAN DUA
SERSAN DUA

Male
Posts : 65
Kepercayaan : Islam
Location : Singapore
Join date : 22.08.13
Reputation : 4

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by EbisuSensei on Fri Aug 23, 2013 7:59 pm

@atas

Bisa dijelaskan lebih lanjut?

Silahkan.
avatar
EbisuSensei
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2734
Kepercayaan : Islam
Location : Indonesia
Join date : 27.12.11
Reputation : 24

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Mutiara on Fri Aug 23, 2013 9:52 pm

alam semesta dunia fana dan seisinya ini memang tidak kekal karena kelak akan ada kiamat
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Mutiara on Fri Aug 23, 2013 9:58 pm

Nah, kalau alam akherat... bahkan hingga ke tuhan, apalah akan kekal selamanya atau tidak, besok deh aku kumpulkan dulu dalil-dalil Qurannya...

kalau dari sudut pandang science, ada itu hukum kekekalan energi... Jadi sejak ada, energi itu tak akan hilang, hanya akan terus berubah bentuk menjadi berbagai energi, sumber dari segala sumber energi itu akan terus menjadi bentuk-bentuk energi yang lainnya...dstnya...
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Mutiara on Fri Aug 23, 2013 11:33 pm

Wudhu dan Kesehatan Jasmani
Wudhu ternyata memiliki manfaat yang sangat besar bagi kesehatan. Hal inilah yang dibuktikan oleh Prof Leopold Werner von Ehrenfels, seorang psikiater dan neurolog asal Austria yang menyatakan bahwa wudhu mampu merangsang pusat saraf dalam tubuh manusia. Hal ini disebabkan karena keselarasan air wudhu
dan titik-titik saraf sehingga kondisi tubuh akan senantiasa sehat.

Ulama fiqih juga menjelaskan bahwa wudhu juga merupakan upaya untuk
memelihara kebersihan. Daerah yang dibasuh dengan air wudhu seperti tangan, daerah muka, dan kaki merupakan bagian yang paling banyak bersentuhan dengan benda-benda asing, termasuk kotoran. Oleh karena itu, daerah tersebut harus dibasuh
untuk menghindari penyakit kulit yang umumnya sering menyerang permukaan kulit yang terbuka dan jarang dibersihkan seperti sela-sela jari tangan, kaki, dan
belakang telinga.

Berbagai penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa munculnya penyakit kulit disebabkan oleh rendahnya kebersihan kulit. Untuk itulah orang yang memiliki aktivitas padat terutama di luar ruangan disarankan untuk selalu membasuh dan mencuci anggota badannya yang terbuka seperti kepala, muka, telinga, tangan dan kaki.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Muhammad Salim terungkap bahwa wudhu dengan cara yang baik dan benar akan mencegah seseorang dari berbagai penyakit. Muhammad Salim juga menganalisis masalah kesehatan hidung dari orang-orang yang tidak berwudhu dengan orang yang berwudhu secara teratur selama lima kali dalam sehari untuk mendirikan shalat. Salim mengambil zat dalam hidung pada selaput lendir dan mengamati beberapa jenis kumannya.
Berdasarkan analisisnya, lubang hidung orang-orang yang tidak berwudhu memudar dan berminyak, terdapat kotoran dan debu pada bagian dalam hidung, serta permukaannya tampak lengket dan berwarna gelap. Sedangkan orang-orang yang teratur dalam berwudhu, permukaan rongga hidungnya tampak cemerlang, bersih, dan tidak berdebu.

Mokhtar Salem dalam bukunya “Prayers a Sport for the Body and Soul” menjelaskan bahwa wudhu dapat mencegah kanker kulit. Jenis kanker ini banyak disebabkan oleh bahan-bahan kimia yang setiap hari menempel dan terserap oleh kulit. Apabila dibersihkan dengan air (terutama saat berwudhu), maka bahan kimi tersebut akan larut bersama air. Selain itu, wudhu juga dapat membuat seseorang menjadi
tampak lebih muda.

Sejarah hidup Rasulullah seperti yang diungkapkan oleh Muhammad Husein Haykal dalam bukunya “Hayatu Muhammad”, Rasullah sepanjang hidupnya tidak pernah menderita sakit kecuali saat sakaratul maut hingga wafatnya.

Wudhu dengan cara yang benar dapat mencegah berbagai penyakit dan inilah salah satu alasan mengapa Rasulullah senantiasa menyarankan para keluarga dan sahabatnya untuk menjaga wudhu.

Wudhu dan Kesehatan Rohani
Rasulullah bersabda: “Mereka (umatku) nanti akan datang dalam keadaan bercahaya pada dahi dan kedua tangan dan kaki, karena bekas wudhu mereka.” (HR. Muslim no. 249).

Wudhu mencapai aspek kejiwaan dan hikmah yang tertinggi dari aktivitas membasuh sejumlah anggota wudhu.
Dengan membasuh muka, berharap wajah terlindungi dari dosa yang dilakukan mata.
Ketika membasuh tangan, berharap tangan terjaga dari dosa yang belum dilakukan dan dibersihkan dari kekhilafan yang dilakukan di masa lalu. Saat mengusap kepala, berharap agar pikiran mereka terlindungi dari pikiran-pikiran yang tidak syar’i. Ketika membasuh telinga, semoga hal itu dapat menghapuskan dosa yang dilakukan oleh telinga. Dan ketika membasuh kaki, berdoa agar Allah senantiasa membimbing agar tetap berada di jalan yang lurus (Islam).
http://sumber-informasi.com/manfaat-wudhu-bagi-kesehatan-jasmani-dan-rohani.xhtml
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Mutiara on Fri Aug 23, 2013 11:50 pm

"Demitri Bolykov" Fisikawan Jadi Mualaf Gara-gara Matahari
Demitri Bolykov, seorang ahli fisika yang sangat menggandrungi kajian serta riset-riset ilmiah, mengatakan bahwa pintu masuk ke Islamannya adalah fisika. Sungguh suatu yang sangat ilmiah, bagaimanakah fisika bisa mendorong Demitri Bolyakov masuk Islam.

http://info-muallaf-baru.blogspot.com/2013/02/demitri-bolykov-fisikawan-jadi-mualaf.html



Demitri mengatakan bahwa ia tergabung dalam sebuah penelitian ilmiah yang dipimpin oleh Prof. Nicolai Kosinikov, salah seorang pakar dalam bidang fisika.

Mereka sedang dalam penelitian terhadap sebuah sampel yang diuji di laboratorium untuk mempelajari sebuah teori moderen yang menjelaskan tentang perputaran bumi dan porosnya. Mereka berhasil menetapkan teori tersebut.

Akan tetapi Demitri mengetahui bahwasanya diriwayatkan dalam sebuah hadis dari nabi saw yang diketahui umat Islam, bahkan termasuk inti akidah mereka yang menguatkan keharusan teori tersebut ada, sesuai dengan hasil yang dicapainya. Demitri merasa yakin bahwa pengetahuan seperti ini, yang umurnya lebih dari 1.400 tahun yang lalu sebagai sumber satu-satunya yang mungkin hanyalah pencipta alam semesta ini.

Teori yang dikemukan oleh Prof. Kosinov merupakan teori yang paling baru dan paling berani dalam menafsirkan fenomena perputaran bumi pada porosnya. Kelompok peneliti ini merancang sebuah sampel berupa bola yang diisi penuh dengan papan tipis dari logam yang dilelehkan , ditempatkan pada badan bermagnit yang terbentuk dari elektroda yang saling berlawanan arus.

Ketika arus listrik berjalan pada dua elektroda tersebut maka menimbulkan gaya magnet dan bola yang dipenuhi papan tipis dari logam tersebut mulai berputar pada porosnya fenomena ini dinamakan “Gerak Integral Elektro Magno-Dinamika”. Gerak ini pada substansinya menjadi aktivitas perputaran bumi pada porosnya.

Pada tingkat realita di alam ini, daya matahari merupakan “kekuatan penggerak” yang bisa melahirkan area magnet yang bisa mendorong bumi untuk berputar pada porosnya. Kemudian gerak perputaran bumi ini dalam hal cepat atau lambatnya seiring dengan daya insensitas daya matahari. Atas dasar ini pula posisi dan arah kutub utara bergantung.

Telah diadakan penelitian bahwa kutub magnet bumi hingga tahun 1970 bergerak dengan kecepatan tidak lebih dari 10 km dalam setahun, akan tetapi pada tahun-tahun terakhir ini kecepatan tersebut bertambah hingga 40 km dalam setahun.

Bahkan pada tahun 2001 kutub magnet bumi bergeser dari tempatnya hingga mencapai jarak 200 km dalam sekali gerak. Ini berarti bumi dengan pengaruh daya magnet tersebut mengakibatkan dua kutub magnet bergantian tempat. Artinya bahwa “gerak” perputaran bumi akan mengarah pada arah yang berlawanan. Ketika itu matahari akan terbit (keluar) dari Barat.

Ilmu pengetahuan dan informasi seperti ini tidak didapati Demitri dalam buku-buku atau didengar dari manapun, akan tetapi ia memperoleh kesimpulan tersebut dari hasil riset dan percobaan serta penelitian.

Ketika ia menelaah kitab-kitab samawi lintas agama, ia tidak mendapatkan satupun petunjuk kepada informasi tersebut selain dari Islam.

Ia mendapati informasi tersebut dari sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Huarirah, bahwasanya Rasulullah saw bersabda, ”Siapa yang bertobat sebelum matahari terbit dari Barat, maka Allah akan menerima tobatnya.''
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Mutiara on Fri Aug 23, 2013 11:59 pm

avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Mutiara on Sat Aug 24, 2013 12:09 am

avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Mutiara on Sat Aug 24, 2013 9:06 am

avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Muslim-Zone Re: Bukti keilmiahan Al Quran

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 4 dari 8 Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik