FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

al mahdi sang pemimpin

Halaman 6 dari 14 Previous  1 ... 5, 6, 7 ... 10 ... 14  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

al mahdi sang pemimpin

Post by darussalam on Thu Dec 08, 2011 11:04 pm

First topic message reminder :

Dari Ali ra., ia berkata : Rosulullah saw bersabda :
“Al Mahdi itu dari golongan kami, Ahli Bait. Allah memperbaikinya dalam satu malam.”

Mengenai hadits ini, Ibnu Katsir dalam kitabnya An-Nihayah fil Fitan wal Malahim, berkata : “Allah menerima taubatnya dan memberinya taufik, memberinya ilham dan bimbingan setelah sebelumnya tidak demikian.”

Ciri-ciri


Tempat Muncul

Imam Mahdi dalam Taurat
Berita tentang kedatangan Imam Mahdi telah disebutkan dalam Taurat, yaitu dalam kitab Ulangan pasal 33 ayat 1-3 :
“Inilah berkat yang diberikan Musa, Hamba Allah itu, kepada orang Israel sebelum ia wafat. Berkatalah ia : “Tuhan datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari Seir ; Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus ; di sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala. Sungguh Ia mengasihi umat-Nya; semua orang-Nya yang kudus ..”

Dari teks Taurat di atas menjelaskan tentang wasiat terakhir nabi Musa as sebelum beliau meninggal dunia. “Tuhan datang dari Sinai” maksudnya Allah mengutus rasul-Nya yaitu Nabi Musa as. Kemudian setelah itu Allah mengutus nabi Isa as di Seir yaitu di Nazaret di sebelah utara Yerusalem yang disebut dengan “terbit kepada mereka dari Seir”, setelah itu Allah mengutus Nabi Muhammad saw yang disebut dengan “Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran”. Dengan diutusnya Nabi Muhammad maka agama Allah akan bersinar/memancar keseluruh alam/dunia. Pegunungan Paran adalah pegunungan di Mekkah di Jazirah Arab. Orang yahudi mengartikan “Pegunungan Paran” adalah “tahi lalat”, hal ini dilakukan agar mereka tidak terjebak pada pengakuan kepada Nabi Muhammad. Hal ini merupakan kesombongan orang Yahudi untuk menutup-nutupi berita tentang kenabian Nabi Muhammad yang muncul di pegunungan Paran, Mekkah.
Bila orang Yahudi menafsirkan Pegunungan Paran dengan pegunungan di Mekkah, maka mereka harus mengakui kenabian Nabi Muhammad, hal ini adalah suatu hal yang tidak mereka inginkan.
Bukti bahwa Pegunungan Paran adalah pegunungan di Mekkah, dapat diketahui dari Taurat sendiri, yaitu pada kitab Kejadian pasal 21 dengan judul “Abraham mengusir Hagar dan Ismael”, yaitu ketika Nabi Ibrahim meninggalkan Hajar dan Ismael di Mekah yang tandus sehingga mereka berdua kehausan sampai Ismail menangis :
“ Allah mendengar suara anak itu,. Lalu Malaikat Allah berseru dari langit kepada Hagar, katanya kepadanya : “Apakah yang engkau susahkan, Hagar? Jangan takut, sebab Allah tempat ia terbaring. Bangunlah, angkatlah anak itu dan bimbinglah dia, sebab Aku akan membuat dia menjadi bangsa yang besar.” Lalu Allah membuka mata Hagar, sehingga ia melihat sebuah sumur ; ia pergi mengisi kirbatnya dengan air, kemudian diberinya anak itu minum . Allah menyertai anak itu, sehingga ia bertambah besar; ia menetap di padang gurun dan menjadi seorang pemanah. Maka ia tinggallah di padang gurun Paran , dan ibunya mengambil seorang istri baginya dari tanah Mesir.”

Dari teks tersebut, orang Yahudi tidak bisa membantah kenyataan bahwa Pegunungan Paran adalah kota Mekkah, tempat diutusnya Nabi Muhammad saw juga tempat menetapnya Hajar dan Ismai, yang di situ Allah munculkan sumur (Air Zam Zam).
Setelah mengutus Nabi Muhammad saw, maka Allah akan mengutus Imam Mahdi. Tentang kedatangan Imam Mahdi dikatakan : “….datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya, tampak kepada mereka api yang menyala”. Imam mahdi akan muncul dari puluhan orang kudus, yaitu puluhan ribu orang yang sedang melaksanakan ibadah Haji, di musim Haji. Dibaiat di sebelah kanan Ka’bah yaitu rukun yamani (kanan = Yamin, Yamani - bhs arab), tepatnya di antara rukun yamani dan maqom Ibrahim. Hal tersebut sesuai dengan hadits - telah bersabda Rosulullah saw : “Akan dibaiat seorang laki-laki antara maqam Ibrahim dengan sudut ka’bah.”
Ibnu Katsir dalam An-Nihaayah Fil Fitan wal Malaahim, dalam bab yang berjudul “Al Mahdi adalah salah seorang Khulafaur Rasyidin” menuliskan : Dari Ummu Salamah, istri Nabi dari Nabi beliau bersabda : “Akan terjadi perselisihan saat wafatnya seorang khalifah, maka keluarlah seorang laki-laki penduduk Madinah melarikan diri ke Mekah. Kemudian ia didatangi oleh penduduk Mekkah dan dikeluarkan dari tempat tinggalnya setelah itu mereka membaiatnya di suatu tempat di antara Rukun Ka’bah dan Maqam Ibrahim, sedang ia membenci hai itu…..”

Al Mahdi adalah termasuk dari 12 khalifah yang dinubuatkan Rasulullah, yang mana setiap khalifah tersebut berasal dari keturunan Quraisy. Ibnu Katsir dalam kitabnya An-Nihaayah fil Fitan wal Malaahim menuliskan hadist dari Jabir bin samurah , dari Rasulullah : “Bahwasanya agama ini akan senantiasa tegak hingga kalian dipimpin oleh 12 khalifah yang mana umat taat kepada mereka”. Dan dalam riwayat lain mengatakan, “Mereka seluruhnya berasal dari Quraisy”. Mengenai hal ini, Taurat kitab Genesis (Kejadian) 17 : 20 juga menyebutkan tentang 12 khalifah /pemimpin tresebut “Tentang Ismael, Aku telah mendengarkan permintaanmu; ia akan Kuberkati, Kubuat beranak cucu dan sangat banyak; ia akan memperanakkan dua belas raja, dan Aku akan membuatnya menjadi bangsa yang besar”.
Allah menjanjikan Khalifah dari Quraisy yang akan menaklukkan Yerusalem. Berkaitan dengan Quraisy ini maka Taurat kitab Yesaya dengan Judul “Tuhan Memakai Koresy sebagai Alat-Nya” mengatakan “…Akulah yang berkata tentang Koresy (Quraisy) : Dia gembalaku-Ku; segala kehendak-Ku akan digenapinya dengan mengatakan tentang Yerusalem : Baiklah ia dibangun! Dan tentang Bait Suci : Baiklah diletakkan dasarnya!” - Dalam kitab itu dilanjutkan ....Beginilah firman Tuhan : “Inilah firman-Ku kepada orang yang Kuurapi, kepada Koresy yang tangan kanannya Kupegang supaya Aku menundukkan bangsa-bangsa di depannya dan melucuti raja-raja, supaya Aku membuka pintu-pintu di depannya dan supaya pintu-pintu gerbang tidak tinggal tertutup: Aku sendiri hendak berjalan di depanmu dan hendak meratakan gunung-gunung , hendak memecahkan pintu-pintu tembaga dan hendak mematahkan palang-palang besi . Aku akan memberikan kepadamu harta benda yang terpendam dan harta kekayaan yang tersembunyi”.
Dalam teks Taurat di atas terdapat nubuah tentang kemenangan demi kemenangan yang dicapai oleh Al Mahdi yang termasuk keturunan suku Quraisy. Pembangunan kembali Yerusalem dilakukan pada masa Khalifah Umar bin Khotob (termasuk Khulafaur rasyidin keturunan bani Quraisy) setelah Umar merebutnya dari tangan Romawi pada abad-abda pertama Hijrah. Hal ini akan terjadi juga pada jaman Al Mahdi, Yerusalem akan ditundukkan oleh Al Mahdi, yang juga termasuk khalifah Quraisy. Kemudian al Mahdi akan membangun kembali Yerusalem menjadi ibu kota kekhalifahan, membangun kembali Masjidil Aqsha yang dulu merupakan tempat Rasulullah saw menjalani Isra’ Mi’raj.
Dalam Taurat kitab Yesaya 41 : 1 – 5 digambarkan tentang seorang pembebas dari timur yang sifat-sifatnya seperti Al Mahdi dan kaum Muslimin, dengan diberi judul “Tuhan Membangkitkan Seorang Pembebas” : “Dengarkanlah Aku dengan berdiam diri, hai pulau-pulau; hendaknya bangsa-bangsa mendapat kekuatan baru! Biarlah mereka datang mendekat, kemudian berbicara; baiklah kita tampil bersama-sama untuk berpekara! Siapakah yang menggerakkan dia dari timur , menggerakkan dia yang mendapat kemenangan di setiap langkahnya, yang menaklukkan bangsa-bangsa ke depannya dan menurunkan raja-raja? Pedangnya membuat mereka seperti debu dan panahnya membuat mereka seperti jerami yang tertiup. Ia mengejar mereka dan dengan selamat ia melalui jalan yang belum pernah diinjak kakinya. Siapakah yang melakukan dan mengerjakan semua itu? Dia yang dari dahulu memanggil keturunan-keturunan, Aku, Tuhan, yang terdahulu, dan bagi mereka yang terkemudian Aku tetap dia juga. Pulau-pulau telah melihatnya dan menjadi takut, ujung-ujung bumipun menjadi gemetar; mereka datang dan makin mendekat”.


Tanda-tanda kemunculan Al Mahdi
Terdapat beberapa tanda yang berkaitan dengan kemunculan Al Mahdi. Tanda-tanda tersebut dapat digolongka menjadi 3 bagian, yaitu : Tanda-tanda sebelum kemunculan; tanda-tanda ketika kemunculan; dan tanda-tanda setelah kemunculan Al Mahdi.

Tanda-tanda Sebelum kemunculan Al Mahdi
Terdapat beberapa tanda sebelum munculnya Al Mahdi pemimpin kaum muslimin, yaitu Irak dan Syam diboikot oleh Rum, Kehancuran Iraq, Wafatnya seorang Khalifah yang susul dengan perselisihan antara putra-putra khalifah, dunia berada dalam kezholiman.

Irak dan Syam diboikot oleh Rum
Salah satu tanda telah dekatnya kedatangan Imam Mahdi adalah Irak dan Syam diboikot oleh Romawi (Amerika Serikat dan Eropa). Setelah pemboikotan Irak dan Syam, maka Imam Mahdi akan muncul . Dari Jabir, telah bersabda Rasulullah saw : “Hampir saja tidak boleh dibawah ke negeri Irak secupak makanan atau sebuah dirham”, kami (sahabat) bertanya : “Siapa yang melakukan itu ya Rasulullah?” Beliau menjawab : “Orang-orang ‘ajam (non Arab) yang melarang hal tersebut”. Kemudian beliau saw berkata : “Hampir saja tidak boleh dibawa secupak makanan atau sebuah dinar kepada penduduk Syam ”, kami bertanya : “Siapa yang melakukan itu ya Rasulullah?” Beliau menjawab :”Orang-orang Rum. ” kemudian ia (Jabir) diam sejenak dan berkata : Telah bersabda rasulullah saw : “Pada akhir umatku akan ada seorang khalifah yang melimpahkan harta selimpah-limpahnya dan ia sama sekali tidak akan menghitung-hitungnya.”

Saat ini tengah terjadi pemboikotan yang dilakukan oleh Amerika Serikat (Romawi) dan sekutu-sekutunya terhadap negara Irak, sehingga bahan makanan, obat-obatab dan uang sulit masuk ke Irak. Banyak bayi kelaparan. Sebelumnya, Amerika telah menghancurkan daratan Irak dengan senjata-senjata beratnya.
Setelah Irak, maka boikot akan dilakukan terhadap Syam (Syiria, Palestina, Yordan, Libanon); dan saat ini di negara Palestina terjadi kesulitan makanan dan obat-obatan, hal ini dilakukan oleh Israel yang didukung oleh Amerika Serikat. Jika melihat kondisi politik Timur Tengah saat ini (tahun 2002) ada kemungkinan pemboikotan terhadap Palestina akan diperketat dan hal ini akan di alami juga oleh negara Libanon, Syiria, dan Yordan. Hal ini menandakan waktu munculnya Imam Mahdi sudah di ambang pintu!


Kehancuran Iraq
Saat ini, tahun 2002 mulai ada usaha lagi untuk menghancurkan Iraq oleh Amerika Serikat. Amerika mencoba intrik-intrik untuk membangkitkan perlawanan Iraq, agar Amerika mempunyai alasan untuk menghancurkannya. Hal ini merupakan sekenario yang dirancang Amerika dan Israel. Agar dengan intrik-intrik tersebut, Iraq terpancing untuk menyerang Israel. Dengan begitu ada alasan bagi Amerika untuk mendatangkan bantuan militer kepada Israel, untuk sebuah kepentingan besar di masa depan, merealisasikan Impian bagi Erezt Israel (Israel Raya), yang akan mencaplok Libanon, Sinai, Syiria dan Yordan.

Wafatnya seorang Khalifah yang susul dengan perselisihan antara putra-putra khalifah
Beberapa saat sebelum Allah memunculkan Al Mahdi, terdapat tanda-tanda yang mengisyaratkan kemunculan Al Mahdi sudah dekat, yaitu adanya kematian seorang khalifah yang disusul dengan timbulnya perselisihan di Jazirah Arab. Ketika Jazirah dilandan perselisihan maka saat itulah Al Mahdi dimunculkan oleh Allah swt. Dari Ummu Salamah, istri Nabi, dari Nabi beliau bersabda : “Akan terjadi perselisihan saat wafatnya seseorang khalifah, maka keluarlah seorang laki-laki penduduk Madinah melarikan diri ke Mekah. Kemudian ia didatangi oleh penduduk Mekkah dan dikeluarkan dari tempat tinggalnya setelah itu mereka membaiatnya di suatu tempat di antara rukun Ka’bah dan maqam Ibrahim, sedang ia membenci hal itu”. Setelah itu dikirimlah pasukan dari Syam (untuk menyerangnya) namun pasukan itu dibinasakan oleh Allah di antara Mekkah dan Madinah serta di Maqam. Kemudian dikirim lagi pasukan dari Syam dan dibinasakan oleh Allah di antara Mekkah dan Madinah . Ketika manusia melihat hal itu maka ia didatangi oleh pemuka-pemuka negeri Syam dan Iraq untuk membai’atnya. Tak lama kemudian muncullah seorang laki-laki dari kaum Quraisy yang didukung oleh paman-pamannya yang gigih. Akhirnya laki-laki itu mengalahkan khalifah tersebut, itulah pasukan yang tangguh dan sungguh merugilah bagi mereka yang tidak sempat turut serta dengannya. Laki-laki itu membagi-bagikan harta benda serta mengamalkan sunnah nabinya dan meneguhkan Islam di muka bumi. Hal itu berlangsung beberapa lama hingga akhirnya ia meninggal dan dishalati oleh kaum muslimin.”

Tanda-tanda Ketika Munculnya Al Mahdi
Banyaknya perselisian dan kegoncangan / gempa bumi. Imam Mahdi muncul pada saat penduduk bumi sedang dilanda perselisihan, banyak peperangan dan kegoncangan, penuh dengan penganiayaan dan kezholiman. Seperti yang dikatakan oleh Rasulullah : “Aku sampaikan kabar gembira kepada kalian dengan datangnya al Mahdi yang akan diutus (ke tengah-tengah manusia) ketika manusia sedang dilanda perselisihan dan kegoncangan-kegoncangan, dia akan memenuhi bumi dengan kejujuran dan keadilan sebagaimana sebelumnya bumi dipenuhi dengan penganiayaan dan kezhaliman. Seluruh penduduk langit dan bumi menyukainya , dan dia akan membagi-bagikan kekayaan secara tepat (merata)…….”

Bintang berekor. Munculnya bintang berekor atau yang biasa di sebut dengan komet merupakan tanda munculnya Al Mahdi. Sebagaimana dikabarkan dalam manuskrip-manuskrip kuno, “Seorang pemuda dari ka’bah Tuhan menguasai Al Arz dan Al Mujaddil dalam perang dunia yang mengerikan, dengan seluruh musuh yang bergabung. Telah dekat keluarnya bersama bintang yang mempunyai api dan lidah api. Dan tandanya adalah kehancuran Iraq yang menggenaskan dalam perang dunia yang mengerikan, dan pemuda Tuhan itu sudah hampir keluar. Bencana di seluruh penjuru dunia Arab….” .Bintang yang mempunyai api dan lidah api’ adalah komet besar yang gerakannya bisa disaksikan oleh penduduk bumi dengan mata biasa. Masa kemunculan komet tersebut bersamaan dengan masa kemunculan Al Mahdi. Bisa bersamaan waktunya, bisa juga berselang beberapa hari atau bulan.
Dalam Taurat kita Ulangan 33:1-3 (seperti yang telah disebut di atas) : “.. dan (Al Mahdi) datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus (Jamaah haji); di sebelah kanan-Nya( di rukun yamani; Yaman = Yamin = kanan) tampak kepada mereka api yang menyala. Sungguh Ia mengasihi umat-Nya; semua orang-Nya yang kudus ..” Dalam teks tersebut terdapat kalimat ‘tampak kepada mereka api yang menyala’, hal ini bisa diartikan menjadi dua pengertian yaitu api yang muncul akibat perselisihan atau peperangan di Jazirah yang berakibat ladang atau kilang minyak hancur sehingga mengeluarkan gas yang berapi. Bisa juga api yang tampak di langit berupa bintang berekor.
Dalam sumber-sumber manuskrip kuno yang lain disebutkan : “Sesudah (munculnya) bintang dengan ekor besar, penduduk Yaman memberikan baiat kepada seorang pemuda dari Bait Al-Haram. Lalu pemuda itu menjadikan Yaman sebagai surga yang penuh kenikmatan”. Dalam manuskrip yang lain disebutkan juga : “….Orang-orang Yahudi dikalahkan oleh Pemimpin kaum Muslimin, yakni Al Mahdi, yang memiliki kekuasaan besar, dan pasukannya bergerak dari Makkah untuk melakukan penghancuran. Seluruh kekuasaannya diperoleh sesudah adanya ekor yang bercahaya. Kalimat yang tegas. Kekuasaannya meluas dari satu hari atas dataran yang jauh dan bagian barat Israel. Ia menguasai dunia dalam beberapa bulan dan tahun, dan menjadi khadam bagi semua orang yang menyaksikan kehidupannya”.

Tanda-tanda Setelah Munculnya Al Mahdi
Penenggelaman Pasukan. Setelah dibai’atnya Al Mahdi maka terdapat pihak-pihak yang pro dan kontra, ada yang mendukung dan ada yang tak suka. Golongan yang tak suka terhadap Al Mahdi maka mereka akan menyusun kekuatan untuk menghancurkannya. Satu pasukan dari Syam datang ke Jazirah untuk memerangi Al Mahdi dan pengikutnya. Tetapi ketika pasukan itu sampai di gurun pasir diantara Madinah dan Mekkah maka pasukan itu dibinasakan dalam riwayat lain pasukan itu ditenggelamkan ke bumi. Peristiwa ini membuat mata dunia terbuka, sehingga berbondong orang berbaiat kepada Al Mahdi. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits, Rasulullah saw. bersabda : “Seorang laki-laki akan datang ke Baitullah (Ka’bah), maka diutuslah suatu utusan untuk mengejarnya. Dan ketika mereka telah sampai di suatu padang pasir, maka mereka terbenam ditelan bumi.”

Datangnya dukungan dari timur
Al Mahdi akan mendapat pendukung dari kaum Muslimin wilayah timur. Mereka datang Jazirah dengan membawa tanda berupa bendera hitam. Rasululllah saw. bersabda : “Akan berperang tiga orang di sisi perbendaharaanmu. Mereka semua adalah putra khalifah. Tetapi tak seorang pun di antara mereka yang berhasil menguasainya. Kemudian muncullah bendera-bendera hitam dari arah Timur, lantas mereka memerangi kamu dengan suatu peperangan yang belum pernah dialami oleh kaum sebelummu.” Kemudian beliau saw menyebutkan sesuatu yang aku tidak hafal, lalu bersabda : “Maka jika kamu melihatnya, berbai’atlah walaupun dengan merangkak di atas salju, karena dia adalah khalifah Allah Al Mahdi.” Dalam suatu hadits yang lain yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, dari Abdullah, ia berkata, tatkala kami berada di sisi Rasulullah pada saat itu mata beliau mencucurkan air mata, dan berubah rona wajahnya, Abdullah berkata, maka aku berujar, kami melihat sesuatu di wajahmu, yang tidak kami inginkan, lalu beliau bersabda, “Bahwasanya Allah memilih buat keluarga akhirat daripada dunia, dan keluargaku setelah kepergianku akan mendapatkan bencana, penyingkiran dan pengusiran, hingga datang suatu kaum dari arah timur, mereka membawa bendera berwarna hitam, lalu mereka meminta roti namun tidak diberikan, lalu mereka memeranginya, dan mereka mengalihkannya, maka diberikanlah apa yang mereka minta tetapi mereka tidak menerimanya, hingga mereka serahkan kepada seorang dari keluargaku, lalu ia memenuhi dengan keadilan sebagaimana meluasnya kekejian, barangsiapa diantara kalian yang mendapatkannya maka datangilah walaupun dengan cara merangkak di atas salju”.
avatar
darussalam
Co-Administrator
Co-Administrator

Male
Posts : 411
Kepercayaan : Islam
Location : Brunei Darussalam
Join date : 25.11.11
Reputation : 10

Kembali Ke Atas Go down


Re: al mahdi sang pemimpin

Post by Kedunghalang on Mon Mar 10, 2014 12:45 am

@ngayarana wrote:
Pakedung......
Coba perhatikan lagi ayatnya :
"Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan itu dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui"

Yang saya tebelin......
Apa maksudnya segala Penglihatan itu?
Fikirkan, renungkan............................!

Untuk apa dipikirkan dan direnungkan lagi, sudah jelas kok, Allah itu Maha Halus sehingga tidak bisa dilihat oleh penglihatan kasat mata manusia. Oleh karena itu Siti 'Aisyah ra menyatakan BOHONG bagi orang yang menyatakan bahwa Nabi Muhammad saw pernah melihat Allah dengan kasat mata. Tetapi, Allah Yang Maha Mengetahui Melihat segala penglihatan, sehingga dalam Mi'raj difirmankan-Nya bahwa, "Hati (Rasulullah) saw tidak berdusta apa yang dia lihat. Maka , apakah kamu membantahnya tentang apa yang telah dia lihat? Dan, sesungguhnya, dia melihat-Nya kedua kali." (An-Najm 53:11/12-13/14).

Karena sudah OOT, sebaiknya kita membahas hal dalam thread Israa' dan Mi'raj.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by Ibnu Sabil on Mon Mar 10, 2014 7:38 am

@Pak gendong
Secara leksikal/kamus, kata Khalifah bisa berarti Pemimpin, Penguasa, Pengganti, Penerus dan Wakil. Tetapi, di dalam Al Qur'an dan Hadits, kata Khalifah mengandung dua makna. Makna pertama merujuk kepada Nabi/Rasul Allah, atau Khalifatullah atau Khalifah Allah yang arti harfiahnya adalah Wakil Allah di bumi (Al Baqarah 2:30/31, Shad 38:26/27 & HR Ibnu Majah). Makna yang kedua merujuk kepada Khilafat Rasyidah atau Khilafat Ala Minhajjin Nubuwwah yang menggantikan Rasul/Nabi. Khusus Imam Mahdi as, selain merujuk kepada Nabi/Rasul Allah (HR Musnad Ahmad bin Hambal), Khalifatullah (HR Ibnu Majah) juga sebagai Pengganti / Penerus Nabi Muhammad Rasulullah saw (Al Jumu'ah 62:3/4 & An-Nisa 4:69/70).
Yang saya coret khususnya yang dimaksud gimana dan siapa yang yang membuatnya seperti itu?
Untuk yang saya bold.........
Ini matching dengan post #115
Ini jelas karena pra Muhammad SAW.......setelah Muhammad khalifah hanya ditujukan kepada pemimpin umat....
Itu yang di bold berarti posisi si oknum ====>Maksain aGan Ah jadinya...... 
ketawa guling ketawa guling ketawa guling
avatar
Ibnu Sabil
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Age : 77
Posts : 1803
Kepercayaan : Islam
Location : JAYA - RAYA
Join date : 28.07.13
Reputation : 36

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by Kedunghalang on Mon Mar 10, 2014 11:14 am

@Ibnu Sabil wrote:@Pak gendong
Secara leksikal/kamus, kata Khalifah bisa berarti Pemimpin, Penguasa, Pengganti, Penerus dan Wakil. Tetapi, di dalam Al Qur'an dan Hadits, kata Khalifah mengandung dua makna. Makna pertama merujuk kepada Nabi/Rasul Allah, atau Khalifatullah atau Khalifah Allah yang arti harfiahnya adalah Wakil Allah di bumi (Al Baqarah 2:30/31, Shad 38:26/27 & HR Ibnu Majah). Makna yang kedua merujuk kepada Khilafat Rasyidah atau Khilafat Ala Minhajjin Nubuwwah yang menggantikan Rasul/Nabi. Khusus Imam Mahdi as, selain merujuk kepada Nabi/Rasul Allah (HR Musnad Ahmad bin Hambal), Khalifatullah (HR Ibnu Majah) juga sebagai Pengganti / Penerus Nabi Muhammad Rasulullah saw (Al Jumu'ah 62:3/4 & An-Nisa 4:69/70).

Yang saya coret khususnya yang dimaksud gimana dan siapa yang yang membuatnya seperti itu?

@ pak Remako (Remaja Kolot)

Menurut Nabi Muhammad saw, Al Mahdi itu seorang Rasul Allah: “Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa. Ia akan penuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kesewenang-wenangan dan kezaliman.” (HR Musnad Ahmad bin Hambal 10898).

Al Mahdi yang diutus Allah (kalimat pasif) atau Allah mengutus Al Mahdi (kalimat aktif) atau Al Mahdi itu Utusan Allah yang dalam Bahasa Arab, Al Mahdi itu Rasul Allah. SETUJU?

Nabi Muhammad saw bersabda: "Barangsiapa melihatnya, maka bai'atlah kepadanya, walaupun harus merangkak di atas salju, karena dia adalah Khalifatullah, Al Mahdi. " (HR Ibnu Majah).

Dalam hadits ini, Rasulullah saw menyatakan bahwa dia dalah Khalifatullah, Al Mahdi yang artinya Al Mahdi itu Khalifatullah atau Khalifah Allah. Jika digabungkan kedua sabda Rasulullah saw dalam hadits-hadits tersebut, maka Al Mahdi itu adalah Khalifah Allah dan juga Rasul Allah. SETUJU?

Karena yang mengucapkan atau menubuatkan tentang Al Mahdi dalam kedua hadits tersebut, maka kita bisa menyimpulkan bahwa Al Mahdi itu adalah Khalifah Allah dan juga Rasul Allah setelah Nabi Muhammad saw atau Pengganti/Penerus Nabi Muhammad Rasulullah saw. SETUJU?

@Ibnu Sabil wrote:
Untuk yang saya bold.........
Ini matching dengan post #115
Ini jelas karena pra Muhammad SAW.......setelah Muhammad khalifah hanya ditujukan kepada pemimpin umat....
Itu yang di bold berarti posisi si oknum ====>Maksain aGan Ah jadinya...... 

@ Pak Remako

Pra Nabi Muhammad saw, para nabi itu adalah Khalifah Allah di bumi. Setelah Nabi Muhammad saw, kata Khalifah ditujukan kepada pemimpin umat (seperti Khulafa-ur-Rasyidin ra) atau Khalifah Rasulullah saw, tetapi khusus untuk Al Mahdi, selain Khalifah Rasulullah saw, beliau as juga Khalifatullah atau Khalifah Allah sebagaimana Nabi Muhammad saw bersabda: "Barangsiapa melihatnya, maka bai'atlah kepadanya, walaupun harus merangkak di atas salju, karena dia adalah Khalifatullah, Al Mahdi. " (HR Ibnu Majah). SETUJU?

Mengenai orang yang dipilih Allah Yang Maha Bijaksana, Maha Perkasa sebagai Khalifatullah, Al Mahdi, mari kita bahas sebagai berikut:
Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman dari antara kamu dan beramal shaleh, bahwa Dia pasti akan menjadikan mereka itu Khalifah di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan Khalifah orang-orang yang sebelum mereka ; dan Dia akan meneguhkan bagi mereka agama mereka, yang telah Dia ridhai bagi mereka ; dan niscaya Dia akan menggantikan mereka sesudah ketakutan mereka dengan keamanan. Mereka akan menyembah Aku, dan mereka tidak akan mempersekutukan sesuatu dengan Aku. Dan barangsiapa ingkar sesudah itu, mereka itulah orang-orang yang durhaka. (An-Nur 24:55/56)

Ayat ini mengisyaratkan bahwa selama umat Islam masih beriman dan beramal shaleh, maka Allah telah berjanji bahwa Dia pasti akan menjadikan mereka Khalifah di bumi, atau umat Islam akan senantiasa dipimpin oleh seorang Khalifah. Sejarah membuktikan bahwa pada zaman Rasulullah saw dan para sahabat, umat Islam masih bersatu dalam persaudaraan Islam, beriman dan beramal shaleh, oleh karena itu Allah memenuhi janji-Nya dengan senantiasa menjadikan Khalifah, yakni Khulafa-il-Mahdiyyin-ar-Rasyidin ra, yang memimpin dan membimbing umat Islam. Namun, setelah Khalifah Ali bin Abu Thalib ra disyahidkan, maka Khilafat (ke-Khalifah-an) dicabut, dan umat Islam mulai bercerai-berai dan tidak lagi dipimpin oleh Khalifah yang dijadikan Allah.  Di dalam ayat di atas, ternyata ada nubuatan yang tersembunyi di balik kalimat istikhlaf yakni لَيَسْتَخْلٍفَنَّهُمْ (artinya: Dia pasti akan menjadikan mereka Khalifah) yang setiap hurufnya memiliki nilai, dan kalau dijumlah menjadi 1305 dengan perincian sebagai berikut:
30 = ل      
10 = ي    
60 = س    
400 = ت
600 = خ  
30 = ل      
80 = ف  
50 = ن  
5 = ه  
40 = م
_____________+
1.305H = Abad ke 14H yang bertepatan dengan tahun 1.884M
(Lihat Kamus Arab Al Munjid, hal. 1, Beirut - Lebanon)

Tepat pada tahun 1305 Hijrah, HMG Ahmad as menerima wahyu dari Allah Al Mutakallim sebanyak 13 kali: "Aku telah berkehendak untuk menegakkan khalifah-Ku pada zaman ini, maka Aku ciptakan Adam. (Tadzkirah, Al Syirkatul Islamiyah, tahun 1969, hal. 665). Adakah orang lain, selain HMG Ahmad as, yang menerima wahyu Allah yang telah memilihnya sebagai Khalifah Allah?

Tentang kedatangan Al Mahdi sebagai Khalifah Allah dan Rasul Allah setelah Nabi Muhammad saw terdapat dalam Al Jumu'ah 62:2/3-3/4:
"Dia-lah Yang telah membangkitkan pada bangsa umiyyin (yang buta-huruf), seorang rasul dari antara mereka, yang membacakan kepada mereka Tanda-tanda-Nya, dan mensucikan mereka, dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah, walaupun sebelumnya mereka berada dalam kesesatan yang nyata; (62:2/3) Dan, Dia juga akan membangkitkan pada bangsa aakhorin seorang rasul dari antara mereka, yang belum berhubungan dengan mereka. Dan Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana. (62:3/4)

Surah Al Jumu'ah 62:2/3 jelas ditujukan kepada Nabi Muhammad saw, seorang rasul yang telah dibangkitkan Allah pada bangsa umiyyin Arab dari antara mereka.

Sedangkan Al Jumu'ah 62:3/4 ditujukan ditujukan kepada Imam Mahdi, seorang rasul yang dibangkitkan Allah pada bangsa aakhorin keturunan Persia (HR Sahih Bukhari) dari antara mereka yang juga keturunan Nabi Muhammad saw, dari Siti Fatimah ra (HR Abu Daud).

Abu Hurairah ra menerangkan, kami sedang duduk-dukuk dekat Nabi saw, ketika Surah Al Jumu'ah diturunkan kepada Nabi saw. Para sahabat bertanya, 'Siapakah yang dimaksud dengan wa aakhoriina minhum di dalam ayat itu'. Nabi saw tidak menjawab hingga para sahabat bertanya sampai tiga kali. Di antara kami terdapat seorang yang bernama Salman dari Persia. Kemudian Nabi saw meletakkan tangan beliau saw di atas pundak Salman sambil bersabda, 'Jika iman telah terbang ke bintang Tsurayya, seorang lelaki atau beberapa orang lelaki dari antara orang ini (Salman) akan dapat mengambilnya kembali.' (HR Sahih Bukhari).

Dari Sa'id bin Musayyab yang berkata, 'Kami berada dengan Ummi Salamah lalu menceritakan kepada kami tentang Al Mahdi', kemudian ia berkata, 'Saya mendengar Rasulullah saw bersabda, 'Al Mahdi itu dari keturunanku, dari anak-anak Fatimah' (HR Abu Daud).

Surah Al Jumu'ah 62:3/4, sesuai tafsirnya yang terdapat dalam hadits-hadits sahih di atas, terbukti bahwa Imam Al Mahdi itu adalah Khalifah Allah dan juga Rasul Allah setelah Nabi Muhammad saw yang Dia (Allah) bangkitkan pada bangsa aakhorin keturunan Persia dari antara mereka dan keturunan Nabi Muhammad saw dari anak-anak Siti Fatimah ra.

HMG Ahmad as adalah satu-satunya keturunan bangsa Persia yang atas perintah Allah telah mendakwakan diri, pada awal abad ke-14 H atau 1890 M, diutus Allah sebagai Imam Al Mahdi, yang diikuti oleh adanya tanda alam, yakni gerhana bulan dan gerhana matahari di bulan Ramadhan (HR Addarul Quthni). Nenek moyang HMG Ahmad as berasal dari Persia (dari pihak bapak) yang hijrah dan tinggal di Qadian, Hindustan dan menikah dengan seorang wanita (keturunan Siti Fatimah ra). Atas perintah Allah, HMG Ahmad as telah mendakwakan diri sebagai Khalifatullah, Imam Mahdi dan Masih Mau'ud yang dapat mengambil kembali iman yang telah hilang/terbang ke bintang Tsurayya itu (HR Sahih Bukhari).

Bagaimana anda SETUJU? Jika belum setuju, silahkan bertanya atau bantah dengan dalil-dalil Al Qur'an dan Hadits. Mohon anda memperlihatkan kedewasaan anda sebagai orang tua, bukan REMAKO.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by SEGOROWEDI on Mon Mar 10, 2014 12:24 pm

@Kedunghalang wrote:
[justify]HMG Ahmad as adalah satu-satunya keturunan bangsa Persia yang atas perintah Allah telah mendakwakan diri, pada awal abad ke-14 H atau 1890 M, diutus Allah sebagai Imam Al Mahdi

persis..
muhammad mendakwakan diri sebagai nabi
mga mendakwakan diri sebagai imam mahdi
 basi 

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by Kedunghalang on Mon Mar 10, 2014 12:33 pm

@SEGOROWEDI wrote:
@Kedunghalang wrote:
HMG Ahmad as adalah satu-satunya keturunan bangsa Persia yang atas perintah Allah telah [size=31]mendakwakan diri[/size], pada awal abad ke-14 H atau 1890 M, diutus Allah sebagai Imam Al Mahdi

persis..
muhammad mendakwakan diri sebagai nabi
mga mendakwakan diri sebagai imam mahdi
 basi


Yesus as juga mendakwakan diri: "Aku diutus Allah, hanya kepada domba-domba Israil yang sesat" (Matius 15:24) dan Yesus as tidak diutus Allah kepada orang-orang Jawa dan/atau keturunan China.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by SEGOROWEDI on Mon Mar 10, 2014 12:44 pm


Yesus juga mendakwakan sebagai Alfa dan Omega
Yang Awal dan Yang Akhir (al hadid 3)
bukti kuasa-Nya seabreg..
gak cuman omdo..
 2 good 

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by Kedunghalang on Mon Mar 10, 2014 12:52 pm

@SEGOROWEDI wrote:
Yesus juga mendakwakan sebagai Alfa dan Omega
Yang Awal dan Yang Akhir (al hadid 3)
bukti kuasa-Nya seabreg..
gak cuman omdo..
 2 good 

Tapi Yesus sudah berakhir, wafat secara wajar dan dikuburkan di Khanyar, Srinagar, Kashmir.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by SEGOROWEDI on Mon Mar 10, 2014 12:57 pm


kata siapa itu?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by Kedunghalang on Mon Mar 10, 2014 1:00 pm

@SEGOROWEDI wrote:
kata siapa itu?

Firman Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by ngayarana on Mon Mar 10, 2014 1:16 pm

@Kedunghalang wrote:
@ngayarana wrote:
Pakedung......
Coba perhatikan lagi ayatnya :
"Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan itu dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui"

Yang saya tebelin......
Apa maksudnya segala Penglihatan itu?
Fikirkan, renungkan............................!

Untuk apa dipikirkan dan direnungkan lagi, sudah jelas kok, Allah itu Maha Halus sehingga tidak bisa dilihat oleh penglihatan kasat mata manusia. Oleh karena itu Siti 'Aisyah ra menyatakan BOHONG bagi orang yang menyatakan bahwa Nabi Muhammad saw pernah melihat Allah dengan kasat mata. Tetapi, Allah Yang Maha Mengetahui Melihat segala penglihatan, sehingga dalam Mi'raj difirmankan-Nya bahwa, "Hati (Rasulullah) saw tidak berdusta apa yang dia lihat. Maka , apakah kamu membantahnya tentang apa yang telah dia lihat? Dan, sesungguhnya, dia melihat-Nya kedua kali." (An-Najm 53:11/12-13/14).

Karena sudah OOT, sebaiknya kita membahas hal dalam thread Israa' dan Mi'raj.
Heheeey.....Anda mau lari sekarang........ lol 
silahkan perhatikan lagi Ayat alQurannya....

لا تُدْرِكُهُ الأبْصَارُ وَهُوَ يُدْرِكُ الأبْصَارَ وَهُوَ اللَّطِيفُ الْخَبِيرُ

Kata penglihatan tersebut di tulis sama dengan kata الأبْصَارَ, yang berarti segala penglihatan.

Jadi jelas sudah Allah tidak akan pernah terlihat di dunia ini dengan segala macam penglihatan, baik dengan kasat Mata, Mata bati, mata Mimpi, mata tehnologi (teropong, kamera super canggih, atau apapun jenisnya) atau dengan mang Kasyaf, Ru'ya, Mang Fuad, ataupun Mata Najwa dan segala mata yang ada di dunia....

Jadi kalau ada manusia yang merasa melihat tuhannya dengan segala macam atau salah satu macam penglihatan, bolehlah saya katakan sebagai "PEMBOHONG" dan itu sesuai hadist nabi dan Ayat Alquran tersebut.
Apa lagi mengaku menjadi Tuhan..., jelas jelas Dajjal namanya

Jadi jangan Muter muter lagi, atau mengatakan Rosulullah telah melihat tuhannya di An Najm

 panik panik panik
avatar
ngayarana
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1147
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 30.01.14
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by SEGOROWEDI on Mon Mar 10, 2014 1:19 pm

@Kedunghalang wrote:
@SEGOROWEDI wrote:
kata siapa itu?

Firman Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui.

firman muhammad ya?
nyontek umur manusia sejak jaman nuh akan berangsur-angsur tiggal 120 tahun saja  ehmm 

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by crescent-star on Mon Mar 10, 2014 1:28 pm

bung Ibnu Sabil, di kelompok Ahmadiyah itu ada divisi yg belajar cara MENGELAK, jangan heran mereka sudah memiliki COMBAT KIT atas setiap gugatan. ini yang Nabi katakan kelompok yang mengaku berhujjahkan Quran padahal Quran akan menjadi sumber kebinasaan bagi diri mereka. jangan heran bolak balik Jakarta Bandung.
avatar
crescent-star
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 403
Kepercayaan : Islam
Location : jabar
Join date : 29.01.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by ngayarana on Mon Mar 10, 2014 1:33 pm

@Kedunghalang wrote:
@ngayarana wrote:
@Kedunghalang wrote:
@ngayarana wrote:
Bagi saya tidak pernah akan menentang keputusan Allah SWT dan RosulNya (Muhammad SAW), tapi kalau anda menganggap MGA adalah rosul maka dengan Lantang akan saya katakan Anda dan golongan anda adalah Pengikut Dajjal.
Dan sekali lagi saya tegaskan ini dalil saya :

"Tak akan tegak hari kiamat sampai ada beberapa kabilah diantara ummatku akan bergabung dengan orang-orang musyrikin; sampai ada beberapa kabilah diantara ummatku akan menyembah berhala. Sesungguhnya akan ada di antara ummatku 30 tukang dusta, semuanya mengaku bahwa "ia adalah nabi". Akulah penutup para nabi, tak ada lagi nabi setelahku”. [HR. Abu Dawud (4253), At-Tirmidziy (2219), Ahmad (22448), Ibnu Hibban (7238), Al-Hakim (8390), Ath-Thobroniy dalam AlAusath (8397), dan Musnad Asy-Syamiyyin (2690),Abu Nu’aim (2/289), dan Asy-Syaibaniy dalam Al-Ahad wa Al-Matsaniy (456). Hadits ini dishohihkan Al-Albaniy dalamTakhrij Al-Misykah (5406)]

“Sesungguhnya tidaklah Allah mengutus nabi-nabi kecuali untuk memperingatkan umatnya akan kedatangan dajjal, AKU-LAH NABI TERAKHIR dan KALIAN UMAT TERAKHIR, Dajjal akan keluar diantara kalian, tidak bisa tidak. Sesungguhnya ia akan mulai berkata "Aku Nabi", PADAHAL TIDAK ADA NABI SESUDAHKU.” (HR. Ibnu Majah).

dan saya mengimani Hadist tersebut, dan saya berusaha selalu berdoa disetiap ahir Rokaat Shalat, memohon perlindungan dari Fitnah "Almasih Dajjal"

Yang sering dijadikan alasan oleh umat/ulama Islam untuk menolak utusan/nabi setelah Nabi Muhammad saw karena adanya hadits tentang 30 orang pendusta yang mengaku nabi, sbb.:
اَنَّهُ سَيَكُوْنُ فِى اُمَّتِيْ كَذَّابُوْنَ ثَلاَ ثُوْنَ كُلُّهُمْ يّزْعَمُ اَنَّهُ نَبِيُّ اللهِ
“Akan ada nanti dalam umatku 30 orang pendusta, yang masing-masing mendakwakan dirinya jadi nabi dan aku khaatamannabiyyin (penutup nabi-nabi), laa nabiyya ba’di (tidak ada nabi setelah aku). (HR Abu Daud dan Tirmidzi).

Dalam hadits ini ada pembatas 30 orang pendusta. Maka, dengan membatasi jumlah pendusta sampai 30 orang pembohong/dajjal yang akan mendakwakan dirinya seorang nabi setelah Nabi Muhammad saw sudah menunjukkan bahwa akan ada nabi yang benar setelah itu. Kalau setiap orang yang akan mendakwakan dirinya nabi adalah pendusta, tentu Nabi Muhammad saw akan mengatakan, ‘Setiap orang yang mendakwakan diri nabi setelah aku, maka semuanya bohong.’

Hadits ini sanadnya dinyatakan dhaif (lemah) oleh Al-Hafidzh Ibnu Hajar. Beliau menulis dalam kitab beliau Fat-hul Bari bahwa hadits ini sanadnya dhaif (Hujajul Kiiramah hal. 233). Hadits ini tersebut dalam HR Muslim. Namun demikian, dalam syarah Muslim, Ikmalul Akmal, Jilid VI, hal. 258, tertulis:
هَاذَاالْحَدِيْثُ ظَهَرَصِدْقُهُ فَإِنَّهُ لَوْعُدَّمَنْ تَنَبَّاءَمِنْ زَمَنِهِ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ اِلَى اْلاَنَ لَبَلَغَ هَذَالْعَدَدَوَيَعْرِفُ ذَالِكَ مَنْ يُطَالِعُ التَّارِيْخَ
“Kebenaran hadits ini sudah nyata, sebab jika dihitung jumlahnya, orang-orang yang pernah mendakwakan dirinya sebagai nabi semenjak Nabi Muhammad saw hingga sekarang pasti sudah mencapai jumlah tersebut; dan ini diketahui oleh orang-orang yang suka mempelajari sejarah Islam.”

Penulis buku tersebut wafat pada tahun 828H. Jadi dalam kurun waktu 400 tahun sudah ada 30 orang pembohong/dajjal muncul ke dunia yang mendakwakan dirinya nabi. Mereka itu adalah:
NAMA 30 ORANG YANG PERNAH MENGAKU NABI MENURUT SEJARAH UMAT ISLAM
No.   NAMA PENDAKWA/PENDUSTA SUMBER
1. Musailamah Al-Kadzdzaab         Shahih Bukhari
2. Aswad Al Ansi                         Shahih Bukhari
3. Ibnu Shoyad                         Shahih Muslim
4. Thulaihah Khuwailid                 Futuhaatil Islamiyati
5. Bahbud                                 Futuhaatil Islamiyati
6. Laqid bin Malik ’Azdi                 Futuhaatil Islamiyati
7. Ustadz Syeis                         Khujajul Kiraamah
8. Muqhtar                                 Khujajul Kiraamah
9. Laa                                         Khujajul Kiraamah
10. Muhammad bin Faraaj                 Khujajul Kiraamah
11. Abdullah bin Maimun                 Khujajul Kiraamah
12. Ghozali Syahir                         Khujajul Kiraamah
13. Faris bin Yahya                         Khujajul Kiraamah
14. Ishak Ikhris                                 Khujajul Kiraamah
15. Ahmad Muslim Mutannabi         Ibnu Khaqoon
16. Al Basandi                                 Kitab Taarikh Khulafaa
17. Nawakh Naadi                         Kitab Taarikh Khulafaa
18. Abu Manshuur                         Kitabul Fikri fil Firooq
19. Thooriq                                 Kitab Ibnu Khaldun
20. Shooleh bin Thoorif                 Kitab Ibnu Khaldun
21. Banan bin Sam’aan                 Manhaaj-us-Sunnah
22. Kabi                                         Kitaab Iftiroosah
23. Mighirah bin Sa’iid                 Kasyful Ghimmah
24. Shooleh bin Muhammad         Miznul I’tidaaf
25. Ibrohim bin Khoolaf bin Masyhur Miznul I’tidaaf
26. Abdullah bin Khafsh Al Waakil Miznul I’tidaaf
27. Yahya bin Zakaria                 Miznul I’tidaaf
28. Yahya bin Anbasah Al Quroisy Miznul I’tidaaf
29. Khasan bin Ibrohim                 Kitaab Istnaa Mathlab
30. Malik bin Nuwairoh Banu Tamiim Kitaab Khoolid bin Walid

Allah Ta’ala mengutus HMG Ahmad (Khalifatullah, Imam Mahdi, Masih Mau’ud) as pada permulaan abad ke 14H, lama sekali setelah ke 30 pendusta yang mengaku nabi itu terjadi/berlalu.
Ini lah yang perlu anda perbaiki pemahaman anda tentang hadist tersebut, memang hadist tersebut mengatakan 30 orang pendusta/Dajjal, namun bukan jumlah yang perlu di perhatikan karena jumlah tersebut jauh lebih banyak yang sebelumnya anda kemukakan, dan mungkin lebih dari ratusan.

Sebagai contoh bahwa sebelum MGA pun pemimpin kaum Bahaiyah Mirza Ali muhammad (meninggal Thn 1853) telah mendakwakan diri sebagai Nabi dan Rosul dengan pemahaman yang sama dengan kelompok anda, dan bila kita tilik dari segi dalil dalil yang mereka kemukakan sangat persis dengan keyakinan kelompok anda, seperti mengartikan kata "Khaatamin Nabiyyin" yang mereka artikan perhiasan para nabi, dan juga ayat ayat yang lainnya seperti yang sudah sering anda kemukakan di forum ini.

Dan juga anda melupakan di tanah air kita tentang Ahmad Mussaddeq yang belum lama sekitar tahun 2006 yang lalu mengaku dirinya sebagai nabi, dan juga Lia Aminuddin dan masih banyak nabi nabi palsu lainnya baik sebelum jaman MGA ataupun sesudahnya.

anda juga mempermasalahkan kesahihan hadist yang saya utarakan di atas, padahal dengan terang bagaimana para ulama mensahihkan hadist tersebut, di satu sisi anda mempersoalkan kesahihannya, tapi di sisi lai anda majdikan landasan tentang 30 orang pendusta tersebut diluar Sebelum MGA, jadi dimana posisi anda sekarang.......?

Namun sebagai muslim yang mengimani Tertutupnya Kenabian setelah Rosulullah SAW, jangan 30, 100, 1000, bahkan sejuta Nabi barupun sudah sepatutnya kami Tolak, karena dengan jelas dikatakan.                وَاَنَاخَاتَمُ النَّبِيِّينَ لاَنَبِيَّ بَعْدِىْ, Rosulullah SAW adalah penutup para Nabi, dan tidak akan ada Nabi setelaNya.

Anda keliru dalam memahami kata-kata Khaataman-Nabiyyin dalam Al Ahzab 33:40/41, karena Ali bin Abu Thalib ra meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda, "Sesungguhnya aku diutus sebagai PEMBUKA dan PENUTUP NABI-NABI" (Kanzul 'Ummal). Maksudnya, Nabi Muhammad saw adalah pembuka nabi-nabi yang tidak membawa syari'at baru, dan penutup nabi-nabi yang membawa syari'at baru.

Berkaitan dengan hadits 30 pendusta, sudah jelas zaman itu sudah berlalu, dan mungkin saja kemunculan pendusta-pendusta yang mengaku nabi/rasul juga akan terus berdatangan. Tetapi, Al Qur'an menegaskan bahwa jika seorang pendakwa yang mengaku nabi/rasul itu benar-benar datang dari Allah, maka ayat-ayat berikut adalah penegasannya: "Allah telah menetapkan, 'Aku dan rasul-rasul-Ku pasti akan menang.' Sesungguhnya, Allah itu Maha Kuat, Maha Perkasa." (Al Mujaadalah 58:21/22).

Kemenangan apa yang telah ditetapkan Allah dalam Al Mujaadalah 58:21/22? Kita temukan di dalam ayat suci Al Qur'an berikut ini: "Apabila datang Pertolongan Allah dan Kemenangan; Dan engkau melihat manusia akan masuk dalam agama Allah berbondong-bondong." (An-Nashr 110:1/2-2/3).

Ternyata sebagai salah-seorang dari Rasul-rasul-Nya yang benar dari Allah, BUKTI NYATA menunjukkan bahwa Pertolongan Allah dan Kemenangan senantiasa Dia anugerahkan kepada HMG Ahmad (Khalifatullah, Imam Mahdi & Masih Mau'ud) as dan tidak kepada para pendakwa Imam Mahdi lainnya. Jika anda tidak percaya, silahkan anda browsing di: http://www.alislam.org/
untuk kata 'Khaatam" saya persilahkan Wa Abu menuruskan diskusinya dengan anda.

dari keterangan anda di atas jelas bertentangan dengan keyakinan anda sendiri, bagai mana tidak bahkan sebelum MGA memproklamirkan dirinya sebagai Nabi, ada sebelum dia hanya berselang beberapa puluh tahun seorang yang persis dengan keyakinan Junjungan anda juga memproklamirkan sebagai Nabi, apakah anda juga mengimaninya...?
begitupun dengan Ahmad Mussaddeq, apakah anda juga mengimaninya.....?
avatar
ngayarana
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1147
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 30.01.14
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by Ibnu Sabil on Mon Mar 10, 2014 1:48 pm

@pak Kedung
@ pak Remako (Remaja Kolot)
Siapa bilang saya sudah kolot? Mungkin pak kedung yang termasuk disitu...maksudnya pikirannya yang kolot... :)

Menurut Nabi Muhammad saw, Al Mahdi itu seorang Rasul Allah: “Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa. Ia akan penuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kesewenang-wenangan dan kezaliman.” (HR Musnad Ahmad bin Hambal 10898).

Al Mahdi yang diutus Allah (kalimat pasif) atau Allah mengutus Al Mahdi (kalimat aktif) atau Al Mahdi itu Utusan Allah yang dalam Bahasa Arab, Al Mahdi itu Rasul Allah. SETUJU?
Tentu tidak setuju karena anda dilihat pasif atowpun aktif tidak bisa menyamakan khalifah=>utusan /rosul pasca wafat Rosul SAW.

Nabi Muhammad saw bersabda: "Barangsiapa melihatnya, maka bai'atlah kepadanya, walaupun harus merangkak di atas salju, karena dia adalah Khalifatullah, Al Mahdi. " (HR Ibnu Majah).

Dalam hadits ini, Rasulullah saw menyatakan bahwa dia dalah Khalifatullah, Al Mahdi yang artinya Al Mahdi itu Khalifatullah atau Khalifah Allah. Jika digabungkan kedua sabda Rasulullah saw dalam hadits-hadits tersebut, maka Al Mahdi itu adalah Khalifah Allah dan juga Rasul Allah. SETUJU?
Ok setelah di koreksi...

Karena yang mengucapkan atau menubuatkan tentang Al Mahdi dalam kedua hadits tersebut, maka kita bisa menyimpulkan bahwa Al Mahdi itu adalah Khalifah Allah. dan juga Rasul Allah setelah Nabi Muhammad saw atau Pengganti/Penerus Nabi Muhammad Rasulullah saw. SETUJU?
Ok....itupun setelah dikoreksi


@ Pak Remako

Pra Nabi Muhammad saw, para nabi itu adalah Khalifah Allah di bumi. Setelah Nabi Muhammad saw, kata Khalifah ditujukan kepada pemimpin umat (seperti Khulafa-ur-Rasyidin ra) atau Khalifah Rasulullah saw, tetapi khusus untuk Al Mahdi, selain Khalifah Rasulullah saw, beliau as juga Khalifatullah atau Khalifah Allah sebagaimana Nabi Muhammad saw bersabda: "Barangsiapa melihatnya, maka bai'atlah kepadanya, walaupun harus merangkak di atas salju, karena dia adalah Khalifatullah, Al Mahdi. " (HR Ibnu Majah). SETUJU?
yang ini 100% akur

Mengenai orang yang dipilih Allah Yang Maha Bijaksana, Maha Perkasa sebagai Khalifatullah, Al Mahdi, mari kita bahas sebagai berikut:
Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman dari antara kamu dan beramal shaleh, bahwa Dia pasti akan menjadikan mereka itu Khalifah di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan Khalifah orang-orang yang sebelum mereka ; dan Dia akan meneguhkan bagi mereka agama mereka, yang telah Dia ridhai bagi mereka ; dan niscaya Dia akan menggantikan mereka sesudah ketakutan mereka dengan keamanan. Mereka akan menyembah Aku, dan mereka tidak akan mempersekutukan sesuatu dengan Aku. Dan barangsiapa ingkar sesudah itu, mereka itulah orang-orang yang durhaka. (An-Nur 24:55/56)

Ayat ini mengisyaratkan bahwa selama umat Islam masih beriman dan beramal shaleh, maka Allah telah berjanji bahwa Dia pasti akan menjadikan mereka Khalifah di bumi, atau umat Islam akan senantiasa dipimpin oleh seorang Khalifah. Sejarah membuktikan bahwa pada zaman Rasulullah saw dan para sahabat, umat Islam masih bersatu dalam persaudaraan Islam, beriman dan beramal shaleh, oleh karena itu Allah memenuhi janji-Nya dengan senantiasa menjadikan Khalifah, yakni Khulafa-il-Mahdiyyin-ar-Rasyidin ra, yang memimpin dan membimbing umat Islam. Namun, setelah Khalifah Ali bin Abu Thalib ra disyahidkan, maka Khilafat (ke-Khalifah-an) dicabut, dan umat Islam mulai bercerai-berai dan tidak lagi dipimpin oleh Khalifah yang dijadikan Allah.  Di dalam ayat di atas, ternyata ada nubuatan yang tersembunyi di balik kalimat istikhlaf yakni لَيَسْتَخْلٍفَنَّهُمْ (artinya: Dia pasti akan menjadikan mereka Khalifah) yang setiap hurufnya memiliki nilai, dan kalau dijumlah menjadi 1305 dengan perincian sebagai berikut:
30 = ل      
10 = ي    
60 = س    
400 = ت
600 = خ  
30 = ل      
80 = ف  
50 = ن  
5 = ه  
40 = م
_____________+
1.305H = Abad ke 14H yang bertepatan dengan tahun 1.884M
(Lihat Kamus Arab Al Munjid, hal. 1, Beirut - Lebanon)

Tepat pada tahun 1305 Hijrah, HMG Ahmad as menerima wahyu dari Allah Al Mutakallim sebanyak 13 kali: "Aku telah berkehendak untuk menegakkan khalifah-Ku pada zaman ini, maka Aku ciptakan Adam. (Tadzkirah, Al Syirkatul Islamiyah, tahun 1969, hal. 665). Adakah orang lain, selain HMG Ahmad as, yang menerima wahyu Allah yang telah memilihnya sebagai Khalifah Allah?
Cukup lengkap dan mungkin akan diangguki sama orang yang kurang faham dengan tafsir ayat tsb.
Silakan anda cermati sesuai dengan ayat yang anda bawa (An-Nur 24:55/56)
Ayat 55 ini adalah inti tujuan perjuangan hidup. Dan inilah janji dan pengharapan yang telah dikemukakan Tuhan bagi setiap mu'min dalam perjuangan menegakkan kebenaran dan Keyakinan di permukaan bumi ini.

Dan pokok pendirian mesti dipegang teguh dan sekali-kali jangan dilepaskan , baik keduanya atau salah satu di antara keduanya. Pertama ialah iman, atau kepercayaan , kedua ialah amal shalih , perbuatan baik, bukti dan bakti.

Kalau iman tidak ada haluan pekerjaan tidaklah tentu arahnya entah berakibat baik ataukah berakibat buruk. Iman sebagai telah berkali-kali diterangkan adalah pelita yang memberi cahaya dalam hati , menyinar cahaya itu keluar dan dapatlah petunjuk , sehingga nyatalah apa yang akan dikerjakan .
Oleh sebab itu iman dengan sendirinya menimbulkan amal yang shalih .

Banyak pula amalan yang shalih dikerjakan , tetapi jika tidak timbul daripada iman , bercampur-aduklah di antara yang haq dengaan yang batil. Tetapi kalau keduanya telah berpadu satu , amal shalih timbul dari iman dan iman menimbulkan amal , terdapatlah kekuatan peribadi , baik orang seorang ataupun pada masyarakat mu'min itu , maka kepada orang-orang atau masyarakat seperti inilah Tuhan menjanjikan bahwa mereka akan diberi warisan kekuasaan di permukaan bumi ini.

Kendali bumi ini akan diserahkan ke tangan mereka , sebagaimana dahulu pun warisan yang demikian telah pernah pula diberikan kepada ummat yang terdahulu dari mereka.

Dengan sendinnya, apabila kekuatan iman amal shalih itu telah padu satu dan telah menimbulkan hasil nyata dalam masyarakat, maka agama yang dipeluk pun menjadi kokoh dan teguh, berurat ke bumi, bercabang ke langit, tidak dapat diusik dan diganggu orang lagi. Sebab dialah agama yang diridhai Allah.

Tentang kedatangan Al Mahdi sebagai Khalifah Allah dan Rasul Allah setelah Nabi Muhammad saw terdapat dalam Al Jumu'ah 62:2/3-3/4:
"Dia-lah Yang telah membangkitkan pada bangsa umiyyin (yang buta-huruf), seorang rasul dari antara mereka, yang membacakan kepada mereka Tanda-tanda-Nya, dan mensucikan mereka, dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah, walaupun sebelumnya mereka berada dalam kesesatan yang nyata; (62:2/3) Dan, Dia juga akan membangkitkan pada bangsa aakhorin seorang rasul dari antara mereka, yang belum berhubungan dengan mereka. Dan Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana. (62:3/4)
Idem...ditujukan kepada Muhammad SAW
Surah Al Jumu'ah 62:2/3 jelas ditujukan kepada Nabi Muhammad saw, seorang rasul yang telah dibangkitkan Allah pada bangsa umiyyin Arab dari antara mereka.
Idem....

Sedangkan Al Jumu'ah 62:3/4 ditujukan ditujukan kepada Imam Mahdi, seorang rasul yang dibangkitkan Allah pada bangsa aakhorin keturunan Persia (HR Sahih Bukhari) dari antara mereka yang juga keturunan Nabi Muhammad saw, dari Siti Fatimah ra (HR Abu Daud).

وَآخَرِينَ مِنْهُمْ لَمَّا يَلْحَقُوا بِهِمْ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ (3)
Pada ayat ini, Allah SWT menjelaskan bahwa kerasulan Muhammad SAW, tidaklah terbatas kepada bangsa Arab yang ada pada waktu itu, tetapi juga kepada orang-orang mukmin yang belum bergabung kepada mereka sampai Hari Kiamat, yaitu orang-orang yang datang sesudah para sahabat Nabi SAW. sampai Hari Pembalasan dari semua bangsa, seperti bangsa Persia, Romawi dan lain-lainnya. Di dalam suatu hadis yang berasal dari Abu Hurairah R.A. ia berkata:

كنا جلوسا عند النبي صلى الله عليه وسلم: فنزلت عليه سورة الجمعة فتلاها, فلما بلغ: وآخرين منهم لما يلحقوا بهم, قال رجل: يا رسول الله, من هؤلاء الذين لم يلحقوا بنا, فلم يكلمه حتى سأله ثلاثا, قال: وسلمان الفارسي فينا فوضع رسول الله صلى الله عليه وسلم يده على سلمان وقال: والذي نفسي بيده لو كان الإيمان بالثُّرَيَّا لتناوله رجال من هؤلاء
Artinya:
Kami duduk bersama Nabi SAW. maka diturunkanlah kepadanya surah Al Jumu'ah, lalu ia membacanya. Setelah ia sampai kepada kalimat: "dan (juga) kepada kaum yang lain dari mereka yang belum berhubungan dengan mereka" bertanyalah seorang; katanya, "Wahai Rasulullah siapakah mereka itu yang belum berhubungan dengan kami?" Nabi tidak menjawab, sehingga penanya itu mengulangi pertanyaannya tiga kali. Ia berkata, dan Salman bangsa Persia itu ada di tengah-tengah kita, maka diletakkanlah tangan Nabi SAW. ke Salman dan berkata, "Demi Allah yang airiku di dalam genggaman-Nya (kekuasaan-Nya), andai kata iman itu berada pada bintang di langit, maka sungguh akan mencapainya orang-orang dari (golongan) mereka itu". (H.R Bukhari dari Abu Hurairah)
Allah SWT itu Maha Perkasa, kuasa meningkatkan kecerdasan orang yang bodoh, dan menguatkan umat yang lemah dengan mengutus seorang Rasul dari kalangan mereka juga, untuk menyelamatkan mereka dari kesesatan, dan membawa kepada petunjuk kebenaran, dari kegelapan kepada cahaya terang benderang. Allah SWT juga Maha Bijaksana di dalam mengatur kepentingan makhluk-Nya yang akan membawa mereka kepada kebaikan dan keuntungan....
Itu Rosul yang dimaksud disana masih ke sosok Muhammad.....

HMG Ahmad as adalah satu-satunya keturunan bangsa Persia yang atas perintah Allah telah mendakwakan diri, pada awal abad ke-14 H atau 1890 M, diutus Allah sebagai Imam Al Mahdi, yang diikuti oleh adanya tanda alam, yakni gerhana bulan dan gerhana matahari di bulan Ramadhan (HR Addarul Quthni). Nenek moyang HMG Ahmad as berasal dari Persia (dari pihak bapak) yang hijrah dan tinggal di Qadian, Hindustan dan menikah dengan seorang wanita (keturunan Siti Fatimah ra). Atas perintah Allah, HMG Ahmad as telah mendakwakan diri sebagai Khalifatullah, Imam Mahdi dan Masih Mau'ud yang dapat mengambil kembali iman yang telah hilang/terbang ke bintang Tsurayya itu (HR Sahih Bukhari).
Disini posisi MGA adalah dengan mendakwakan diri(ngaku-ngaku)serta mengambil keuntungan dengan membuat seperti/misal cocok jika dia MGA bukan berasal dari India...tapi dari persia

Bagaimana anda SETUJU? Jika belum setuju, silahkan bertanya atau bantah dengan dalil-dalil Al Qur'an dan Hadits. Mohon anda memperlihatkan kedewasaan anda sebagai orang tua, bukan REMAKO.
Jelas saya tidak setuju bahkan tidak akan pernah setuju dengan pendapat pak kedung.......ciri2 orang dewasa itu jika bicara tegas dan tidak muter-muter ya pak...?
Sekelumit semua pernyataan yang sudah anda utarakan itu isinya sama di hampir semua semua post lho pak....Maksain mode on  piss
avatar
Ibnu Sabil
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Age : 77
Posts : 1803
Kepercayaan : Islam
Location : JAYA - RAYA
Join date : 28.07.13
Reputation : 36

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by Kedunghalang on Mon Mar 10, 2014 1:50 pm

@ngayarana wrote:
untuk kata 'Khaatam" saya persilahkan Wa Abu menuruskan diskusinya dengan anda.

dari keterangan anda di atas jelas bertentangan dengan keyakinan anda sendiri, bagai mana tidak bahkan sebelum MGA memproklamirkan dirinya sebagai Nabi, ada sebelum dia hanya berselang beberapa puluh tahun seorang yang persis dengan keyakinan Junjungan anda juga memproklamirkan sebagai Nabi, apakah anda juga mengimaninya...?
begitupun dengan Ahmad Mussaddeq, apakah anda juga mengimaninya.....?

Jawabannya sederhana, adakah di antara pendakwa Imam Mahdi itu:
1. yang memproklamirkan diri sebagai Khalifatullah (An-Nur 24:55/56 & HR Ibnu Majah) dan Misal Isa Ibnu Maryam (Az-Zukhruf 43:5/58 & HR Musnad Ahmad bin Hambal) dari keturunan bangsa Persia (HR Sahih Bukhari) dan keturunan Siti Fatimah ra (HR Abu Daud)?
2. yang melanjutkan Dakwah Islam kepada sekalian manusia, karena Nabi Muhammad Rasulullah saw dan Imam Mahdi as diutus Allah kepada sekalian manusia (Al 'Araf 7:158/159)?
3. yang pernah dan senantiasa mendapat Pertolongan Allah dan Kemenangan, yakni manusia dari seluruh pelosok dunia berbondong-bondong masuk agama Allah (An-Nashr 110:1/2-2/3)?

Jawaban ketiga pertanyaan itu pasti TIDAK ADA, karena menurut Al Qur'an, Imam Mahdi as itu adalah seorang Utusan Allah yang taat sempurna kepada Nabi Muhammad saw (An-Nisa 4:69/70), sehingga Allah menganugerahkan kenabian kepada HMG Ahmad (Khalifatullah, Imam Mahdi & Masih Mau'ud) as.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by Kedunghalang on Mon Mar 10, 2014 1:54 pm

@crescent-star wrote:bung Ibnu Sabil, di kelompok Ahmadiyah itu ada divisi yg belajar cara MENGELAK, jangan heran mereka sudah memiliki COMBAT KIT atas setiap gugatan. ini yang Nabi katakan kelompok yang mengaku berhujjahkan Quran padahal Quran akan menjadi sumber kebinasaan bagi diri mereka. jangan heran bolak balik Jakarta Bandung.

Kalau sudah tidak lagi punya dalil-dalil Al Qur'an dan Hadits yang dapat membantah kebenaran HMG Ahmad as sebagai Khalifatullah, Imam Mahdi & Masih Mau'ud as, sebagainya BUNGKAM SAJA.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by ngayarana on Mon Mar 10, 2014 2:01 pm

@Kedunghalang wrote:

Makanya, sebaiknya buka dan baca lagi thread itu, nanti anda akan melihat sendiri betapa anda kedodoran dalam menjawab dalil-dalil Al Qur'an dan Hadits tentang kebenaran HMG Ahmad as sebagai Khalifatullah, Imam Mahdi & Masih Mau'ud as yang diutus Allah sebagai Nabi dari kalangan umat Nabi Muhammad saw.

Sudah saya jelaskan bahwa Thalut itu merujuk kepada sifat raja Bani Israil, bukan kepada manusia yang diutus Allah, sehingga Al Hajj 22:75/76 tidak berlaku untuk Thalut. Seandainya Thalut itu utusan Allah, dia harus membuktikannya dengan menampilkan firman Allah yang mengutusnya sebagai Utusan Allah, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw dalam Al 'Araf 7:158/159. HMG Ahmad as telah menampilkan wahyu Allah yang diterimanya sebagai Khalifatullah, Imam Mahdi & Masih Mau'ud as.

Ini Saya copas lagi ayatnya biar gak Kabur....

وَقَالَ لَهُمْ نَبِيُّهُمْ إِنَّ اللَّهَ قَدْ بَعَثَ لَكُمْ طَالُوتَ مَلِكًا ۚ قَالُوا أَنَّىٰ يَكُونُ لَهُ الْمُلْكُ عَلَيْنَا وَنَحْنُ أَحَقُّ بِالْمُلْكِ مِنْهُ وَلَمْ يُؤْتَ سَعَةً مِنَ الْمَالِ ۚ قَالَ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَاهُ عَلَيْكُمْ وَزَادَهُ بَسْطَةً فِي الْعِلْمِ وَالْجِسْمِ ۖ وَاللَّهُ يُؤْتِي مُلْكَهُ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Terjemahannya:

"Nabi mereka mengatakan kepada mereka: "Sesungguhnya Allah telah mengangkat/membangkitkan/mengutus Thalut menjadi rajamu". Mereka menjawab: "Bagaimana Thalut memerintah kami, padahal kami lebih berhak mengendalikan pemerintahan daripadanya, sedang diapun tidak diberi kekayaan yang cukup banyak?" Nabi (mereka) berkata: "Sesungguhnya Allah telah memilih rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa". Allah memberikan pemerintahan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Luas pemberian-Nya lagi Maha Mengetahui". ( QS : Al Baqoroh : 247 )

perhatikan yang saya Bold, mengenai seorang Raja Bani Isroil  yang bernama "Thalut".

Anda jawab dengan dengan Tegas :
Apakah dia manusia...? Jin......? atau Malaikat....?

saya harap anda jawab dan jangan mencla mencle atau Muter muter.



@kedunghalang wrote:
Begitupula dengan kata ba'atsa yang berbentuk fi'il madhi yang muta'adhi dalam Al Jumu'ah 62:3/4, karena saya sudah membandingkannya dengan penggunaan fi'il madhi dalam Al Ahzab 33:27/28 tentang mewariskan harta kepada orang-orang yang beriman. Nampak sekali, anda kedodoran dalam menjawab dalil-dalil yang saya kemukakan.  Tetapi, jika anda tidak setuju dengan ba'atsa yang berbentuk fi'il madhi yang muta'adhi dalam Al Jumu'ah 62:3/4, tetapi bukankah di dalam ayatnya tidak ada kata ba'atsa, melainkan hanya karena wau athaf saja. Namun di dalam hadits tentang kedatangan Imam Mahdi yang diutus Allah (HR Musnad Ahmad bin Hambal), yang digunakan adalah yab'atsu yang berbentuk fi'il mudhari. Maka, dengan penjelasan ini pun anda tambah kedodoran.
Lah bukannya ayat ini anda yang mengajak saya untuk meneliti dengan menggunakan ilmu Alat seperti Nahwu dan Shorof.
saya sudah membuktikan kekeliruan anda yang mengatakan kata " بَعَثَ" yang menurut anda merupakan Fiil Madhi yang Muta'addhi, padahal saya sudah memberikan pengertiannya bahwa kata " بَعَثَ" merupakan Fi'il Madhi yang merupakan Fiil Lazim?

Dan sejak kapan Fi'il Madhi (yang artinya telah) setelah wawu Athaf berubah menjadi Fi'il Modhore (yang artinya Akan)..?, harusnya anda menyebutkan juga referinsinya, kitab apa kek....?, karangan siapa kek.........? biar saya merujuk juga kesana dan mengececk kebenarannya.

Jangan bilang Kedodoran kedodoran aja Sampean Ini......Ternyata anda cuma Muter muter kaya gangsing.  lol lol 

 panik panik panik 
avatar
ngayarana
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1147
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 30.01.14
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by ngayarana on Mon Mar 10, 2014 2:10 pm

@Kedunghalang wrote:
@ngayarana wrote:
untuk kata 'Khaatam" saya persilahkan Wa Abu menuruskan diskusinya dengan anda.

dari keterangan anda di atas jelas bertentangan dengan keyakinan anda sendiri, bagai mana tidak bahkan sebelum MGA memproklamirkan dirinya sebagai Nabi, ada sebelum dia hanya berselang beberapa puluh tahun seorang yang persis dengan keyakinan Junjungan anda juga memproklamirkan sebagai Nabi, apakah anda juga mengimaninya...?
begitupun dengan Ahmad Mussaddeq, apakah anda juga mengimaninya.....?

Jawabannya sederhana, adakah di antara pendakwa Imam Mahdi itu:
1. yang memproklamirkan diri sebagai Khalifatullah (An-Nur 24:55/56 & HR Ibnu Majah) dan Misal Isa Ibnu Maryam (Az-Zukhruf 43:5/58 & HR Musnad Ahmad bin Hambal) dari keturunan bangsa Persia (HR Sahih Bukhari) dan keturunan Siti Fatimah ra (HR Abu Daud)?
2. yang melanjutkan Dakwah Islam kepada sekalian manusia, karena Nabi Muhammad Rasulullah saw dan Imam Mahdi as diutus Allah kepada sekalian manusia (Al 'Araf 7:158/159)?
3. yang pernah dan senantiasa mendapat Pertolongan Allah dan Kemenangan, yakni manusia dari seluruh pelosok dunia berbondong-bondong masuk agama Allah (An-Nashr 110:1/2-2/3)?

Jawaban ketiga pertanyaan itu pasti TIDAK ADA, karena menurut Al Qur'an, Imam Mahdi as itu adalah seorang Utusan Allah yang taat sempurna kepada Nabi Muhammad saw (An-Nisa 4:69/70), sehingga Allah menganugerahkan kenabian kepada HMG Ahmad (Khalifatullah, Imam Mahdi & Masih Mau'ud) as.

jawabannya saya pun ringkas.....
Liat Jawaban Pak sabil diatasnya. (Padat, Ringkas, dan tidak Muter muter kaya Gangsing........)

Sekarang saya balik bertanya...
1. Apakah anda juga mengimani Mirza Ali Muhammad pendiri Baha'i yang mengaku sebagai Nabi..?
2. Apakah anda juga mengimani Ahmad Mussaddeq yang juga mengaku sebagai Nabi.......?
setelah itung itungan Gatuk Nama nama Nabi Palsu tulisan anda.....
avatar
ngayarana
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1147
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 30.01.14
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by crescent-star on Mon Mar 10, 2014 2:15 pm

untuk satu ayat dia punya 3 alternatif bahkan lebih, jadi siap2 saja kedodoran ... ayo silakan siapa yang kuat. bagi saya sih sudah jelas main-mainnya orang ini akan ayat2 Allah dan hadits nabi saw. sudah terlalu sering dan banyak bukti bagaimana al Quran dan hadits diacak-acak dengan tidak senonohnya.

konon nabi nya orang ini menerima WAHYU SYARIAT JUGA yg tidak ada pada Nabi Muhammad saw, ..
”Sesungguhnya aku menerima wahyu syariat juga,”
(Ruhani Khazain, jilid 17, Arbain Li Itmamil Hujjah ’Alal Mukhalifin ” Kitab 40 Penyempurnaan Hujjah kepada Orang-orang yang Berbeda Faham, hal. 435).

mudah-mudah ada yg punya buku aslinya.


Terakhir diubah oleh crescent-star tanggal Mon Mar 10, 2014 2:22 pm, total 1 kali diubah
avatar
crescent-star
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 403
Kepercayaan : Islam
Location : jabar
Join date : 29.01.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by Kedunghalang on Mon Mar 10, 2014 2:21 pm

@crescent-star wrote:untuk satu ayat dia punya 3 alternatif bahkan lebih, jadi siap2 saja kedodoran ... ayo silakan siapa yang kuat. bagi saya sih sudah jelas main-mainnya orang ini akan ayat2 Allah dan hadits nabi saw. sudah terlalu sering dan banyak bukti bagaimana al Quran dan hadits diacak-acak dengan tidak senonohnya.

BUNGKAM LEBIH BAIK, KETIMBANG NGOMEL-NGOMEL.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by crescent-star on Mon Mar 10, 2014 2:24 pm

ini juga kontra AL MAHDI yang dikabarkan nabi saw :\
Sekarang telah berakhir hukum jihad. Karena dikatakan bahwa setelah dibangkitkannya Al-Masih Al-Maw’ud, maka peperangan atas nama agama dan jihad dengan pedang telah berakhir. Hal ini dikarenakan Al-Masih tidak akan mengangkat pedang. Doanya itulah sebagai pedangnya,” (Ruhani Khazain, jilid 17, kitab Pemerintah Inggris dan Jihad, hal. 8).

baris pertama di teks ini ...


Terakhir diubah oleh crescent-star tanggal Mon Mar 10, 2014 2:42 pm, total 1 kali diubah
avatar
crescent-star
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 403
Kepercayaan : Islam
Location : jabar
Join date : 29.01.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by crescent-star on Mon Mar 10, 2014 2:27 pm

dan ini adalah konsep Imam Mahdi yang bahkan lebih konyol dari konsep trinitasnya orang kristen ...

Sebelum 20 atau 22 abad (yang lalu), Allah telah menjadikan aku sebagai Maryam yang akan melahirkan Isa...Allah menjadikan aku sebagai Maryam selama 2 tahun...kemudian Allah meniupkan ruh Isa kepadaku sebagaimana Allah telah meniupkan ruh kepada Maryam. Dengan bentuk isti’arah (kiasan) aku menjadi hamil. Dan setelah beberapa bulan yang tidak lebih dari 10 bulan setelah ilham ini, maka aku pun berubah dari bentuk Maryam ke bentuk Isa. Dan dengan cara seperti ini aku menjadi Isa dan Allah menyembunyikan rahasia ini daripadaku. Allah telah menyembunyikan hal ini dari aku, yaitu seolah-olah engkau dijadikan sebagai Maryam, kemudian ditiupkan ruh kepadamu dan dilahirkan darimu Isa...maka aku pun menjadi Isa bin Maryam, (Kasyti Nuh, hal. 50).

gila ..!!
avatar
crescent-star
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 403
Kepercayaan : Islam
Location : jabar
Join date : 29.01.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by ngayarana on Mon Mar 10, 2014 2:33 pm

@crescent-star wrote:dan ini adalah konsep Imam Mahdi yang bahkan lebih konyol dari konsep trinitasnya orang kristen ...

Sebelum 20 atau 22 abad (yang lalu), Allah telah menjadikan aku sebagai Maryam yang akan melahirkan Isa...Allah menjadikan aku sebagai Maryam selama 2 tahun...kemudian Allah meniupkan ruh Isa kepadaku sebagaimana Allah telah meniupkan ruh kepada Maryam. Dengan bentuk isti’arah (kiasan) aku menjadi hamil. Dan setelah beberapa bulan yang tidak lebih dari 10 bulan setelah ilham ini, maka aku pun berubah dari bentuk Maryam ke bentuk Isa. Dan dengan cara seperti ini aku menjadi Isa dan Allah menyembunyikan rahasia ini daripadaku. Allah telah menyembunyikan hal ini dari aku, yaitu seolah-olah engkau dijadikan sebagai Maryam, kemudian ditiupkan ruh kepadamu dan dilahirkan darimu Isa...maka aku pun menjadi Isa bin Maryam, (Kasyti Nuh, hal. 50).

gila ..!!

Berarti sebentar lagi Jadi "SUPERMAN" dong.......wkwkwkw ketawa guling ketawa guling ketawa guling ketawa guling ketawa guling 

avatar
ngayarana
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1147
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 30.01.14
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by crescent-star on Mon Mar 10, 2014 2:37 pm

sumber aslinya ini
avatar
crescent-star
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Posts : 403
Kepercayaan : Islam
Location : jabar
Join date : 29.01.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by ngayarana on Mon Mar 10, 2014 2:46 pm

@crescent-star wrote:sumber aslinya ini
Tulisan apa itu..? Ora Mudeng aku.
sebenarnya sudah pas dong kalo mereka buat agama sendiri, tampa mendompleng Islam.
Nabinya punya sendiri, kitabnya juga punya...
terus mau tunggu apa lagi ya...?
dari pada ngacak ngacak kitab Suci Para Muslim.
Hadeeeeeh  Tape Deh Tape Deh 
avatar
ngayarana
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1147
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 30.01.14
Reputation : 27

Kembali Ke Atas Go down

Re: al mahdi sang pemimpin

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 6 dari 14 Previous  1 ... 5, 6, 7 ... 10 ... 14  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik