FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Halaman 2 dari 14 Previous  1, 2, 3 ... 8 ... 14  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by Mutiara on Sun Aug 18, 2013 7:32 am

First topic message reminder :

banyak orang mengira dengan berbuat baik saja kepada sesama ciptaan Allah lantas merasa sudah cukup. agama apa saja dikira tidak penting dan sama saja yang penting berbuat baik. Wah SALAH BESAR itu.

tak cukup hanya baik kepada sesama ciptaan Allah, tapi lantas ingkar dan durhaka kepada Allah, sang pencipta, itu salah besar.

Nah perhatikan firman Allah berikut ini:

24. An Nuur

Mereka yang tidak mendapatkan pancaran nur Ilahi


39. Dan orang-orang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun. Dan didapatinya (ketetapan) Allah disisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan amal-amal dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitungan-Nya[1042].


[1042]. Orang-orang kafir, karena amal-amal mereka tidak didasarkan atas iman, tidaklah mendapatkan balasan dari Tuhan di akhirat walaupun di dunia mereka mengira akan mendapatkan balasan atas amalan mereka itu.


ehmm


Terakhir diubah oleh Mutiara tanggal Thu Aug 22, 2013 8:06 am, total 1 kali diubah
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down


Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by Mutiara on Tue Aug 20, 2013 10:44 pm

Hak A untuk berpikir si B belum dapat hidayah, karena sesuai keyakinan A dan kepercayaannya ia sudah sesuai dengan quran dan nabi kok si B mau memaksakan opininya bahwa A salah, padahal argumen B itu sangat lemah. itulah kenapa A benar, telah menerapkan Bagimu agamamu, bagiku agamaku kepada si B, jika si B masih mau memaksakan pendapatnya pada A. KAlaupun A masih punya rasa kasihan kepada B, A bisa mendoakan si B supaya si B dapat hidayah.

Life is a choice. tak bisa menyenangkan semua orang, hiduplah untuk Allah, bukan untuk omongan orang lain.
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by dee-nee on Tue Aug 20, 2013 11:00 pm

@Mutiara wrote:Hak A untuk berpikir si B belum dapat hidayah, karena sesuai keyakinan A dan kepercayaannya ia sudah sesuai dengan quran dan nabi kok si B mau memaksakan opininya bahwa A salah padahal argumen B itu sangat lemah. itulah kenapa A benar, telah menerapkan Bagimu agamamu, bagiku agamaku kepada si B, jika si B masih mau memaksakan pendapatnya pada A. KAlaupun A masih punya rasa kasihan kepada B, A bisa mendoakan si B supaya si B dapat hidayah.

Life is a choice. tak bisa menyenangkan semua orang, hiduplah untuk Allah, bukan untuk omongan orang lain.
Bold : manusia memang mempunyai hak mereka sebagai manusia .... tapi tetap tidak boleh melebihi hak Allah kan ...
bila masuk dalam cara anda berpikir .... ketika A dan B mempunyai cara berpikir yang sama ... dialog nya akan jadi begini

A : "Hei B ... pemahaman kamu salah ... yang benar adalah pemahaman saya .... tunggu saja nanti hidayah itu akan datang padamu"
B : "Nope ... menurut saya kamu yang salah ... dan saya yang benar ... justru kamu yang harus tunggu hidayah itu datang padamu"

Apakah menurut anda : A dan B disini sudah dapat hidayah dari Allah karena merasa punya hak seperti kalimat bold anda ??

catatan : sekali lagi kalimat yang underlined diatas bukan memaksakan tapi hanya tukar pendapat ... saya tanya : "Bagaimana pendapat anda bila kondisinya demikian"

syukron


Terakhir diubah oleh dee-nee tanggal Tue Aug 20, 2013 11:06 pm, total 1 kali diubah
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by Mutiara on Tue Aug 20, 2013 11:04 pm

si A berhak untuk berpikir si B belum dapat hidayah, oleh karena itu A lantas mendoakan B supaya dapat hidayah, kalau si A berpikir si B sudah dapat hidayah pasti ia sudah meninggalkan kepercayaan keyakinan lamanya sebelumnya dan mengikuti keyakinan si B.

dan kau jangan mnyesatkan orang yang bertanya kepadaku, kamu disini bukan TS. Sudah jelas di Quran bahwa bagi mereka yang mati dalam keadaan kafir meski selama hidupnya ia banyak berbuat amal baik, maka ia tetap akan masuk neraka. Karena Allah sudah bersabda, rahmat Allah hanya bagi muslim, sehingga semuaa muslim bisa masuk surga, dan kafir tidak bisa masuk surga. yang manusia termasuk nabi tidak ketahui hanyalah apakah ia atau si x si y itu akan mati sebagai seorang muslim atau sebagai seorang kafir. Nah, kalau yang sudah jelas mati sebagai kafir ya sudah jelas, adalah NERAKA tempatnya.
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by dee-nee on Tue Aug 20, 2013 11:16 pm

@Mutiara wrote:si A berhak untuk berpikir si B belum dapat hidayah, oleh karena itu A lantas mendoakan B supaya dapat hidayah, kalau si A berpikir si B sudah dapat hidayah pasti ia sudah meninggalkan kepercayaan keyakinan lamanya sebelumnya dan mengikuti keyakinan si B.
apa perlu dalam berdialog antara A dan B ... harus menyebutkan kalimat "tunggu akan datang hidayah padamu" ... padahal hidayah itu sendiri adalah hak Allah ..  

@Mutiara wrote:dan kau jangan mnyesatkan orang yang bertanya kepadaku, kamu disini bukan TS. Sudah jelas di Quran bahwa bagi mereka yang mati dalam keadaan kafir meski selama hidupnya ia banyak berbuat amal baik, maka ia tetap akan masuk neraka. Karena Allah sudah bersabda, rahmat Allah hanya bagi muslim, sehingga semuaa muslim bisa masuk surga, dan kafir tidak bisa masuk surga.
bold : Apakah ada peraturan di forum ini ... selain TS tidak boleh masuk dalam diskusi atau menjawab pertanyaan yang diajukan kepada TS ???

Minta jawaban Momod ... kalau memang saya tidak boleh ikut menanggapi pertanyaan Thunderstruck ... akan saya delete post saya ...

lapor 

Kepada Mutiara :

kalimat saya :
@dee-nee wrote:Saya (seorang muslim) hanya bisa berkata secara umum bahwa non-muslim akan masuk neraka karena memang disebutkan dalm al-Qur’an dan sunnah. Tapi pada dasarnya manusia tidak bisa mengatakan bahwa si anu pasti akan masuk neraka atau si ani pasti akan masuk surga ...
Yang bold :
sebagai manusia saya hanya bisa berkata begitu .... karena semua itu tertulis dalam Al Quran dan sunnah  
Tapi tetap keputusan surga dan neraka adalah murni hak Allah

mana yang salah dalam kalimat saya ??
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by Mutiara on Tue Aug 20, 2013 11:23 pm

tak boleh, kalau kamu mau menjawab bikin trit sendiri jangan menyesatkan di trit yang aku bikin, tanggung jawabnya sampai dunia akherat!

Surga hak Allah, dan Allah sebagai pemilik surga sudah menetapkan bahwa yang mati sebagai kafir akan masuk neraka. yang mati sebagai muslim akan beakhir di surga.

tak usah mbulet2, dan dgn reputasi plin-plan mu itu, akau sangat keberatan kamu coba2 menjawab di trit aku!

ttg hidayah, hidayah hak Allah, dan manusia berhak untuk merasa sudah mendapat hidayah jika ia sudah sesuai quran dan nabi. Nah, kalau ada orang lain yang tiba2 mau memaksakan pendapatnya, dan menuduhnya salah alias belum dapat hidayah, hak si A untuk berpikir justru si B yang belum dapat hidayah, oleh karena itu A mendoakan si B supaya dapat hidayah.

avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by dee-nee on Tue Aug 20, 2013 11:53 pm

@Mutiara wrote:tak boleh, kalau kamu mau menjawab bikin trit sendiri jangan menyesatkan di trit yang aku bikin, tanggung jawabnya sampai dunia akherat!
yo wes ...
saya masukkan ke thread yang berkaitan ... biar ga OOT juga disini

http://www.laskarislam.com/t4173p150-jaminan-masuk-surga-kristen-dan-islam#92523

@Mutiara wrote:
Surga hak Allah, dan Allah sebagai pemilik surga sudah menetapkan bahwa yang mati sebagai kafir akan masuk neraka. yang mati sebagai muslim akan beakhir di surga.

tak usah mbulet2, dan dgn reputasi plin-plan mu itu, akau sangat keberatan kamu coba2 menjawab di trit aku!
bahas disana aja mut .... perjanjian kita ... saya apel anda jeruk kan ...

@Mutiara wrote:
ttg hidayah, hidayah hak Allah, dan manusia berhak untuk merasa sudah mendapat hidayah jika ia sudah sesuai quran dan nabi. Nah, kalau ada orang lain yang tiba2 mau memaksakan pendapatnya, dan menuduhnya salah alias belum dapat hidayah, hak si A untuk berpikir justru si B yang belum dapat hidayah, oleh karena itu A mendoakan si B supaya dapat hidayah.
Bold : oke ... manusia berhak untuk merasa sudah mendapat hidayah
Tapi apakah manusia berhak mengatakan orang lain belum mendapat hidayah hanya karena beda pandangan ??
Menurut saya tidak berhak ... karena itu adalah bentuk kesombongan
Padahal kedua pandangan itu sama2 berdasarkan Quran dan Nabi ...

Bila A mengatakan .... saya sudah mendapat hidayah >>> ini tidak masalah dan benar dia merasa berhak seperti itu
tapi
Bila A mengatakan ... kamu belum mendapat hidayah (pada teman seukuwah)

"Hei B ... pemahaman kamu salah ... yang benar adalah pemahaman saya .... tunggu saja nanti hidayah itu akan datang padamu"

>>> ini sombong karena mendahului hak Allah

urusannya bukan pandangan/pemahaman siapa yang benar disini .... tapi sifat berlebihan dalam diri A itu sendiri .... karena keyakinan A yang sudah begitu/terlampau haqqul yaqin  ... hingga dia merasa B yang tidak mendapat hidayah ....

seperti ini sombong ga ??
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by Mutiara on Wed Aug 21, 2013 12:07 am

kamu ini ngarang2 sendiri, lalu plin-plan.....jadi malez njelasin ke kamu.....
kemarin bilang A, besok bilang B, besok lagi bilang C........... payaaah...

Nieh yah, kalau si B menyalahkan si A, berarti si B telah menyatakan si A belum dapat hidayah, hak si A yang sudah yakin dapat hidayah untuk menyatakan sebaliknya...

dan ttg surga neraka sudah Final, Allah sendiri sebagai pemilik surga neraka telah berketapan bahwa hanya yang mati sebagai muslim yang berhak masuk surga, dan yang mati sebagai kafir masuk neraka. Tak usah kamu mbulet-mbulet.... mau menyesatkan orang awam!

yang manusia tak ketahui itu hanyalah akan mati sebagai apanya itu, yakni mati sebagai kafir atau mati sebagai muslim.

Kalau matinya sebagai kafir, maka sudah JELAS dan PASTI, sesuai firman dan kehendak Allah, maka ia akan masuk neraka.
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by dee-nee on Wed Aug 21, 2013 1:19 am

@Mutiara wrote:kamu ini ngarang2 sendiri, lalu plin-plan.....jadi malez njelasin ke kamu.....
kemarin bilang A, besok bilang B, besok lagi bilang C........... payaaah...


Nieh yah, kalau si B menyalahkan si A, berarti si B telah menyatakan si A belum dapat hidayah, hak si A yang sudah yakin dapat hidayah untuk menyatakan sebaliknya...
Si B menyalahkan A ... itu konteksnya masih beda pandangan itu tadi ... masih berdiskusi

Tambahan :
Dalam diskusi ...
Ketika B bilang "saya tidak setuju dengan anda" atau "menurut saya anda salah"  
bukan artinya B mengatakan A belum dapat hidayah ....
bukan artinya B bilang A sudah pasti salah Islamnya

Dalam hal ini ... si A pun berhak bilang B yang salah ... ya tuker pendapat aja terus ... saling bilang salah juga ga papa ... namanya juga tukar pendapat ... tapi tentu harus menjauhi sikap sombong dan merasa dia yang paling benar ... gitu kan

Nah menurut saya ... dalam berdiskusi ... bila ada kata2 seperti "kamu belum dapat hidayah dari Allah"
adalah bukan hak orang tersebut untuk berkata demikian .... karena benar dan salah suatu pandangan kan anda sendiri yang bilang tidak bisa dipaksakan ...

sekali lagi ... tidak ada tuduh2an disini ...

Mungkin garis besarnya ... saya sedang mengajak anda tukar pendapat .... "bagaimana menjaga hubungan antar mukmin dalam berdiskusi"

hubungannya dengan judul TS : Berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah juga merupakan bagian dari bagaimana kita mencintai Allah itu sendiri ...


btw yang bold : curhat melulu kaya si rama ...

ketiwi 

@Mutiara wrote:dan ttg surga neraka sudah Final, Allah sendiri sebagai pemilik surga neraka telah berketapan bahwa hanya yang mati sebagai muslim yang berhak masuk surga, dan yang mati sebagai kafir masuk neraka. Tak usah kamu mbulet-mbulet.... mau menyesatkan orang awam!

yang manusia tak ketahui itu hanyalah akan mati sebagai apanya itu, yakni mati sebagai kafir atau mati sebagai muslim.

Kalau matinya sebagai kafir, maka sudah JELAS dan PASTI, sesuai firman dan kehendak Allah, maka ia akan masuk neraka.
dibahas disana aja ...

piss piss


Terakhir diubah oleh dee-nee tanggal Wed Aug 21, 2013 2:23 am, total 1 kali diubah (Reason for editing : ada tambahan)
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by Mutiara on Wed Aug 21, 2013 6:56 am

Allah tidak plin-plan seperti kamu, sudah ketetapan Allah dan hak mutlak Allah untuk menetapkan bahwa yang mati sebagai kafir adalah neraka tempatnya.

ttg pertanyaan kamu, itu sudah lain lagi masalahnya. sudah ganti topik tentang kesombongan, jelas sombong dilarang tapi suatu tindakan disebut kesombongan atau tidak itu tergantung pada niatnya, dan hanya Allah yang tahu nawaitu dari setiap orang itu.
contoh: artis A bersedekah lantas diberitakan di infotaiment. Apakah artis A itu sombong? belum tentu, karena bisa jadi artis A memang tak ada niatan untuk sombong, memang resiko dia, bahwa setiap kegiatannya selalu diliput media, dan siapa tahu justru pemberitaannya itu mendorong artis-artis lain untuk juga lalu ikut bersedekah.

avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by dee-nee on Wed Aug 21, 2013 8:53 am

@Mutiara wrote:tentang kesombongan, jelas sombong dilarang tapi suatu tindakan disebut kesombongan atau tidak itu tergantung pada niatnya, dan hanya Allah yang tahu nawaitu dari setiap orang itu.
jarang ada orang yang sadar akan kesombongannya .... jarang ada orang yang berkata "saya niat sombong" .... justru disitulah manusia diharapkan kehati2an mereka dalam berpikir, berkata dan bertindak ...

soal keputusan sombong atau tidak ... memang hanya Allah yang tau ...
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by Mutiara on Wed Aug 21, 2013 12:23 pm

nah, jadi kamu tak usah sok ngatain orang lain sombong, salah dll, karena manusia lain itu hanya bisa menduga-duga, Allah lah yang paling tahu nawaitu setiap manusia.
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by dee-nee on Wed Aug 21, 2013 2:16 pm

@Mutiara wrote:nah, jadi kamu tak usah sok ngatain orang lain sombong, salah dll, karena manusia lain itu hanya bisa menduga-duga, Allah lah yang paling tahu nawaitu setiap manusia.
Oke ... saya terima jawaban anda ... jadi menurut anda ... bila dalam sebuah diskusi kalimat2nya menjadi seperti ini

A : "Hei B ... pemahaman kamu salah ... yang benar adalah pemahaman saya .... tunggu saja nanti hidayah itu akan datang padamu"
B : "Nope ... menurut saya kamu yang salah ... dan saya yang benar ... justru kamu yang harus tunggu hidayah itu datang padamu"

menurut anda tidak masalah ya baik A dan B saling berkata demikian dalam sebuah diskusi antar mukmin ... tidak perlu dikatakan mereka berdua ini (A dan B) adalah sombong ??

kalau kesimpulan saya benar .... artinya diskusi ini selesai
kalau saya salah menyimpulkan ... tolong dikoreksi ...

thanks much
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by Mutiara on Thu Aug 22, 2013 12:19 am

ya baguslah tak ada salahnya saling mendoakan supaya dapat hidayah...
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by Jagona on Thu Aug 22, 2013 10:42 am


Ma'af ......... sebenarnya apa sih hidayah itu ?
apakah orang yang ta'at beragama, suatu saat berbuat salah dikatagorikan sebagai orang yang belum mendapat hidayah ? ........... okey

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by Mutiara on Thu Aug 22, 2013 10:52 am

hidayah keimanan Islam, hidayah untuk selalu dalam lindungan Allah selalu dalam jalan yang lurus.
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by Mutiara on Thu Aug 22, 2013 12:44 pm

Jika SURGA menjadi tujuan hidup, maka menjadi muslim adalah satu-satunya cara.

QS 4. An Nisaa'
175. Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada (agama)-Nya niscaya Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat yang besar dari-Nya (surga) dan limpahan karunia-Nya. Dan menunjuki mereka kepada jalan yang lurus (untuk sampai) kepada-Nya.

QS 45. Al Jaatsiyah
30. Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh maka Tuhan mereka memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya (surga). Itulah keberuntungan yang nyata.

Dari dulu hanya ada satu nama agama yang benar-benar berasal dari Allah, yaitu Islam.
19. Sesungguhnya agama di sisi Allah hanyalah Islam. (Ali Imran)
innadiina = sesungguhnya agama, indallaahi = disisi Allah, al-Islaam = Islam
Dalam ayat ini kata Islam dikemukakan dengan ‘al-Islaam’ berupa kata benda yang mengartikan sebuah nama.
84. Katakanlah: “Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma’il, Ishaq, Ya’qub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, ‘Isa dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan hanya kepada-Nya-lah kami menyerahkan diri.”
85. Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (Ali Imran)
waman = dan barang siapa, yabtagi = mencari, gaira = selain, al-islaami = Islam, diinan = agama.
Dari kedua ayat tersebut disimpulkan bahwa petunjuk-petunjuk Allah mulai dari manusia pertama, dijuluki oleh Allah dengan ‘al-Islam’. Yang merupakan ‘diin = agama’, dan adanya ketegasan bahwa dari dulunya apa yang diajarkan oleh Allah melalui para nabi dan rasul adalah sama, dalam konteks gambaran eksistensi Allah dan penyembahan kepada-Nya. Pemeluk agama Islam tersebut dinamakan ‘Muslim’
78.(Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu..(Al Hajj)
millata = agama, abiikum = bapakmu, Ibraahiima = Ibrahim, huwa = Dia, sammaakumu = menampakkan kamu, al-muslimiina = orang-orang muslim.
Kata ‘al-muslimiina’ juga merupakan kata benda, yang berarti : orang yang memeluk agama Islam, dan ini sudah dinamai Allah bagai pemeluk Islam sejak dahulunya. Dari uraian ayat-ayat Al-Qur’an diatas, sebenarnya kita mendapat gambaran yang jelas, bahwa dilihat dari sisi ‘penamaan’, yaitu diin atau millah, al-Islam, dan al-Muslimiin, serta pernyataan Allah bahwa yang diakuinya sebagai agama yang Dia turunkan dari dulunya, adalah Islam.
Nabi Ibrahim adalah ‘al-Muslimiin’, anak keturunannya juga, Ismail, Ishak, Ya’kub, Musa, ‘Isa, adalah ‘al-Muslimuun’ pemeluk Islam. Semua nabi dan Rasul itu termasuk dalam keluarga para Rasul, yang ditugaskan Allah untuk menyampaikan ajaran-Nya, tentang eksistensinya, yang sama dari dulunya, dan ajaran Islam tidak membeda-bedakan antara satu nabi dengan nabi yang lain :
136. Katakanlah (hai orang-orang mu’min): “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma’il, Ishaq, Ya’qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan ‘Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”. (Al Baqarah)
Jadi ketika Nabi Ibrahim, dan Nabi Ya’kub berwasiat kepada anak keturunannya :
132. Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya’qub : “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam”. (Al Baqarah)
Kalimat ‘Allah telah memilih agama ini’, menarik sekali karena wasiat Nabi Ibrahim memakai kata ‘diin’ untuk menyatakan ‘agama’, bukan millat, sedangkan dalam surat al-Hajj 78, Al-Qur’an memakai kata ‘millat’ dalam kalimat ‘agama orangtuamu Ibrahim’. Bisa ditafsirkan bahwa ketika mewasiatkan anak keturunannya, nabi Ibrahim sudah mengetahui bahwa adanya suatu ‘sistem kepercayaan’ yang diridhoi Allah, dan millatnya punya intisari yang sama dengan sistem kepercayaan tersebut. Untuk menghubungkan millat (ajaran) Ibrahim dengan Islam sebagai suatu sistem kepercayaan, maka diakhir ayat tersebut dikatakan : “kecuali dalam memeluk agama Islam”. Al-Qur’an memakai kata ‘muslimuuna’ untuk kata yang diartikan ‘agama Islam’, kata muslimuuna adalah kata sifat diartikan = orang yang tunduk/berserah diri.
Lalu muncul pertanyaan, bagaimana mungkin Ibrahim, Ismail, Ishak, Musa, ‘Isa, dikatakan memeluk agama Islam, padahal mereka sudah ada sebelum nabi Muhammad SAW dan ajaran Islam diturunkan. Para nabi dan Rasul tersebut juga tidak melaksanakan shalat 5 waktu, puasa Ramadhan, haji, dll seperti ritual yang dilakukan oleh umat Muhammad SAW, bahkan tidak mengucapkan shahadat ‘Ashadu Allailaaha illa Alllah, wa’ashadu anna Muhammad Rasulullah’, yang merupakan ‘proklamasi’ seseorang memeluk agama Islam.
Yang pasti semua nabi dan Rasul tersebut mengucapkan ‘Tidak ada Tuhan selain Allah’, anda bisa menemukan banyak ayatnya dalam Al-Qur’an, suatu pernyataan bahwa dari dahulunya eksistensi Allah tidaklah berganti, dan penyembahan terhadap-Nya juga tidak berubah. Namun untuk setiap umat, Allah menetapkan SYARI’AT yang berbeda-beda, syari’at disini bisa diartikan : tata-cara penyembahan, aturan-aturan menjalani kehidupan, mana yang boleh mana yang tidak, dll :
67. Bagi tiap-tiap umat telah Kami tetapkan syari’at tertentu yang mereka lakukan, maka janganlah sekali-kali mereka membantah kamu dalam urusan (syari’at) ini dan serulah kepada (agama) Tuhanmu. Sesungguhnya kamu benar-benar berada pada jalan yang lurus. (Al Hajj)
Itulah makanya untuk kaum Yahudi dan Nasrani, disyari’atkan mengkuduskan hari Sabbath, untuk umat Islam tidak, atau sebaliknya untuk umat Islam disyari’atkan shalat 5 waktu, puasa Ramadhan, dll, untuk umat sebelumnya tidak. Ada juga syari’at umat Muhammad yang terkait dengan syari’at nabi terdahulu :
13. Dia telah mensyari’atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan ‘Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya). (Asy Syuura)
Maka kata-kata ‘Wa ashadu anna Muhammad Rasulullah’, artinya sipengucap sumpah ini menyatakan dirinya adalah penganut agama Islam dan menjalankan syari’at yang dibawa oleh nabi Muhammad SAW, sedangkan nabi dan rasul sebelumnya, beserta pengikut-pengikutnya adalah penganut Islam yang menjalankan syari’at sesuai ajaran masing-masing. Namun semuanya dinyatakan sebagai penganut agama Islam, satu-satunya agama yang diakui Allah, dan disebut sebagai Muslim.

Kalimat ‘Laa Ilaha Illallah’ merupakan harga surga
Suatu saat Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam mendengar muadzin mengucapkan ’Asyhadu alla ilaha illallah’. Lalu beliau mengatakan pada muadzin tadi:

« خَرَجْتَ مِنَ النَّارِ »
”Engkau terbebas dari neraka.” (HR. Muslim no. 873).

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

مَنْ كَانَ آخِرُ كَلَامِهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ دَخَلَ الجَنَّةَ
”Barangsiapa yang akhir perkataannya sebelum meninggal dunia adalah ‘lailaha illallah’, maka dia akan masuk surga” (HR. Abu Daud. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Misykatul Mashobih no. 1621).

Kalimat ‘Laa Ilaha Illallah’ adalah kebaikan yang paling utama
Abu Dzar berkata:

قُلْتُ ياَ رَسُوْلَ اللهِ كَلِّمْنِي بِعَمَلٍ يُقَرِّبُنِي مِنَ الجَنَّةِ وَيُبَاعِدُنِي مِنَ النَّارِ، قَالَ إِذاَ عَمَلْتَ سَيِّئَةً فَاعْمَلْ حَسَنَةً فَإِنَّهَا عَشْرَ أَمْثَالِهَا، قُلْتُ يَا رَسُوْلَ اللهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ مِنَ الْحَسَنَاتِ ، قَالَ هِيَ أَحْسَنُ الحَسَنَاتِ وَهِيَ تَمْحُوْ الذُّنُوْبَ وَالْخَطَايَا
”Katakanlah padaku wahai Rasulullah, ajarilah aku amalan yang dapat mendekatkanku pada surga dan menjauhkanku dari neraka.” Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,”Apabila engkau melakukan kejelekan (dosa), maka lakukanlah kebaikan karena dengan melakukan kebaikan itu engkau akan mendapatkan sepuluh yang semisal.” Lalu Abu Dzar berkata lagi,”Wahai Rasulullah, apakah ’laa ilaha illallah’ merupakan kebaikan?” Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,”Kalimat itu (laa ilaha illallah, pen) merupakan kebaikan yang paling utama. Kalimat itu dapat menghapuskan berbagai dosa dan kesalahan.” (Dinilai hasan oleh Syaikh Al Albani dalam tahqiq beliau terhadap Kalimatul Ikhlas, 55).

Kalimat ‘Laa Ilaha Illallah’ adalah Kunci 8 Pintu Surga, orang yang mengucapkannya bisa masuk lewat pintu mana saja yang dia sukai
Dari ’Ubadah bin Shomit radhiyallahu ’anhu, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ قَالَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ وَأَنَّ عِيسَى عَبْدُ اللَّهِ وَابْنُ أَمَتِهِ وَكَلِمَتُهُ أَلْقَاهَا إِلَى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ وَأَنَّ الْجَنَّةَ حَقٌّ وَأَنَّ النَّارَ حَقٌّ أَدْخَلَهُ اللَّهُ مِنْ أَىِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ الثَّمَانِيَةِ شَاءَ
”Barangsiapa mengucapkan ’saya bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya, dan (bersaksi) bahwa ’Isa adalah hamba Allah dan anak dari hamba-Nya, dan kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam serta Ruh dari-Nya, dan (bersaksi pula) bahwa surga adalah benar adanya dan neraka pun benar adanya, maka Allah pasti akan memasukkannya ke dalam surga dari delapan pintu surga yang mana saja yang dia kehendaki.” (HR. Muslim no. 149).

QS 39. Az Zumar
LARANGAN BERPUTUS ASA TERHADAP RAHMAT ALLAH BAGI MUSLIM
Perintah segera bertaubat sebelum datangnya azab
53. Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa, kecuali dosa kekafiran. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

QS 4. An Nisaa'
48. Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.

hadits Shahih Bukhari ke-44:

عَنْ أَنَسٍ عَنِ النَّبِىِّ - صلى الله عليه وسلم - قَالَ يَخْرُجُ مِنَ النَّارِ مَنْ قَالَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ ، وَفِى قَلْبِهِ وَزْنُ شَعِيرَةٍ مِنْ خَيْرٍ ، وَيَخْرُجُ مِنَ النَّارِ مَنْ قَالَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ ، وَفِى قَلْبِهِ وَزْنُ بُرَّةٍ مِنْ خَيْرٍ ، وَيَخْرُجُ مِنَ النَّارِ مَنْ قَالَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ ، وَفِى قَلْبِهِ وَزْنُ ذَرَّةٍ مِنْ خَيْرٍ

Dari Anas radhiyallaahu 'anhu bahwa Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda: "Akan dikeluarkan dari neraka orang yang mengucapkan laa ilaaha illallah dan dalam hatinya ada kebaikan khair iman seberat sya'irah. Dan akan dikeluarkan dari neraka orang yang mengucapkan laa ilaaha illallah dan dalam hatinya ada kebaikan khair iman seberat burrah. Dan akan dikeluarkan dari neraka orang yang mengucapkan laa ilaaha illallah dan dalam hatinya ada kebaikan khair iman seberat dzarrah."

Itulah rahmad Allah yang hanya akan Allah berikan kepada muslim, dengan keimanan keislamannya maka semua muslim akan berakhir di surga pada akhirnya,meski keimanan keislaman itu hanya seberat biji sawi.
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by Jagona on Thu Aug 22, 2013 1:18 pm

@Mutiara wrote:hidayah keimanan Islam, hidayah untuk selalu dalam lindungan Allah selalu dalam jalan yang lurus.
dari mana tuh, pemahaman hidayah seperti itu, trus gimana dengan pertanyaan ke 2 ?

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by Mutiara on Thu Aug 22, 2013 1:22 pm

baca postingan ayat dan hadis di atas, sudah jelas...

keimanan seseorang itu bisa naik turun, begitu pula hidayah bisa datang dan bisa lepas jika tidak berupaya untuk dipertahankan, dan selalu berdoa mohon perlindungan dari kesesatan.
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by Jagona on Fri Aug 23, 2013 9:38 am

@Mutiara wrote:baca postingan ayat dan hadis di atas, sudah jelas...

keimanan seseorang itu bisa naik turun, begitu pula hidayah bisa datang dan bisa lepas jika tidak berupaya untuk dipertahankan, dan selalu berdoa mohon perlindungan dari kesesatan.
jadi hidayah itu apa sebenarnya ............... okey

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by Mutiara on Fri Aug 23, 2013 1:00 pm

hidayah yang dibicarakan di sini adalah anugerah keimanan Islam, dan petunjuk untuk selalu dalam jalan lurus yang Allah ridhoi, yakni dalam keimanan Islam.
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by Jagona on Sat Aug 24, 2013 1:04 pm

@Mutiara wrote:hidayah yang dibicarakan di sini adalah anugerah keimanan Islam, dan petunjuk untuk selalu dalam jalan lurus yang Allah ridhoi, yakni dalam keimanan Islam.


kalo begitu ..... adakah muslim yang getol sholat dan puasa tetapi tidak mendapat hidayah ?

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by Mutiara on Sat Aug 24, 2013 1:56 pm

bisa jadi karena tak ada yang tahu nawaitu tiap orang, apa sholatnya untuk Allah atau untuk pamer supaya dikenal alim sehingga terpilih pilkada, dll
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by Mutiara on Thu Aug 29, 2013 8:12 pm

Jadi percuma kalau seperti bunda theresa itu meski berusaha berbuat baik (meski ada berita kalau sebenarnya bunda theresa itu tak sepenuhnya ikhlas membantu tapi justru menyelewengkan dana sumbangan untuk gerejanya) maka hanya akan terbayar lunas di dunia ini saja, al keterkenalan namanya ke seluruh dunia, dikira sebagai orang alim dan baik, dikira sebagai dermawan, kekayaan melimpah dari sumbangan berbagai pihak melalui dia, dll, sehingga yang terbawa ke akherat hanya tinggal dosa-dosanya saja dengan dosa terbesar yakni dosa syirik kekafiran.
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by Mutiara on Fri Aug 30, 2013 4:06 am

dan adalah salah besar jika mengira beragama tak penting, atau mengira memilih agama itu tak penting.
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by dee-nee on Fri Aug 30, 2013 12:39 pm

deleted by dee-nee



Terakhir diubah oleh dee-nee tanggal Fri Aug 30, 2013 2:25 pm, total 1 kali diubah
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: cukupkah hanya dengan berbuat baik kepada sesama ciptaan Allah saja?

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 2 dari 14 Previous  1, 2, 3 ... 8 ... 14  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik