FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Akil Mochtar Sempat Menangis Minta Tak Ditangkap

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Akil Mochtar Sempat Menangis Minta Tak Ditangkap

Post by F-22 on Thu Oct 03, 2013 11:22 am

http://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/13/10/03/mu2fp6-penyidik-kpk-akil-mochtar-sempat-menangis-minta-tak-ditangkap

Penyidik KPK: Akil Mochtar Sempat Menangis Minta Tak Ditangkap



Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penangkapan terhadap lima orang, antara lain Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar pada Rabu (2/10) malam. Pada saat penangkapan, Akil Mochtar menangis meminta kepada tim KPK agar tidak ditangkap dan dibawa ke Gedung KPK. "Akil Mochtar sempat menangis minta-minta tak ditangkap," kata salah seorang penyidik yang sempat ditemui di sekitar Gedung KPK, Jakarta, Kamis (3/10) dini hari.
Kejadian ini berawal dari penangkapan tiga orang di kediaman Akil Mochtar di Kompleks Widya Chandra Nomor VII, Jakarta Selatan pada pukul 21.30 WIB. Saat penangkapan, uang dalam bentuk dolar Singapura atau sekitar Rp 2-3 miliar sedang diserahkan dari anggota DPR, Chairunnisa dan seorang pengusaha berinisial CN kepada Akil.

Saat itu, Akil menangis dan meminta kepada tim KPK untuk tidak menangkap dan membawanya ke Gedung KPK. Sempat diperiksa beberapa saat, tiga orang ini langsung dibawa ke Gedung KPK. Dari pemeriksaan sesaat itu, tim KPK bergerak ke Hotel Red Top, Jakarta Pusat, untuk menangkap dua orang lainnya yaitu Bupati Gunung Mas petahana, Hambit Bintih dan seorang bawahannya di Pemkab Gunung Mas, Dhani. Dua orang yang ditangkap di kafe di hotel itu juga langsung dibawa. "KPK memiliki waktu selama 1x24 jam untuk melakukan pemeriksaan terhadap lima orang ini. Saat ini statusnya masih terperiksa," jelas juru bicara KPK, Johan Budi SP dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis dini hari.

Penangkapan ini diduga terkait dengan sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah yang digelar pada 8 Mei 2008. Namun dalam pemilukada itu, tidak ada calon yang memperoleh lebih dari 30 persen suara. Pada 19 Mei 2008, KPU Kabupaten Gunung Mas sudah menetapkan rekapitulasi hasil perhitungan suara pilkada Kabupaten Gunung Mas. Dari lima pasangan calon, ada dua pasangan calon yang selisih perolehan suaranya tidak signifikan.

Dua pasangan calon tersebut menempati urutan pertama dan kedua perolehan suara terbanyak yaitu pasangan Hambit Bintih dan Arton S Dohong yang memperoleh 12.806 suara atau 29,14 persen dari jumlah suara sah serta pasangan Julius Djudae Anom dan Limhan T Assau yang memperoleh 12.452 suara atau 28,34 persen dari jumlah suara sah. Hambit-Arton pun ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas. Pasangan petahana yang diusung PDI Perjuangan ini juga mencalonkan kembali pada Pemilukada 2013. Lagi-lagi hasil pemilukada ini kembali diajukan untuk diselesaikan ke Mahkamah Konstitusi.

avatar
F-22
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2399
Kepercayaan : Protestan
Location : Indonesia
Join date : 02.11.12
Reputation : 28

Kembali Ke Atas Go down

Chairun Nisa ditangkap bersama Ketua MK usai serah terima uang

Post by F-22 on Thu Oct 03, 2013 11:24 am

http://politik.news.viva.co.id/news/read/448761-partai-golkar--penangkapan-chairun-nisa-tak-terkait-partai

Partai Golkar: Penangkapan Chairun Nisa Tak Terkait Partai
Chairun Nisa ditangkap KPK bersama Ketua MK usai serah terima uang.




Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Chairun Nisa, anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar terkait dugaan suap sengketa pilkada di daerah Kalimantan Tengah. Chairun Nisa ditangkap bersama Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar, dan seorang pengusaha berinisial CN, usai serah terima uang dalam bentuk dolar Singapura senilai Rp3 miliar. Ketua DPP Bidang Hukum Partai Golkar, Rudi Alfonso, Kamis 3 Oktober 2013, menegaskan, penangkapan kadernya oleh KPK adalah masalah pribadi, tidak terkait dengan partai.

"Kalau kami di Golkar, kalau di tipikor (tindak pidana korupsi), nggak ada urusan sama partai," kata Rudi. Rudi kembali menegaskan, masalah dugaan korupsi kadernya adalah persoalan pribadi yang seharusnya diselesaikan secara pribadi. "Masa bawa partai, kecuali ada sengketa Partai Golkar," ujar dia. Sementara itu, juru bicara DPP Partai Golkar, Tantowi Yahya mengatakan, partainya akan memberikan bantuan hukum kepada Chairun Nisa. "Tentu saja akan mendapatkan bantuan hukum dari DPP. Karena itu adalah hak setiap kader," katanya.

Sebelumnya, KPK telah menangkap tangan lima orang tadi malam. Salah satunya adalah Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar. Penangkapan dilakukan setelah serah terima uang dalam bentuk dolar Singapura senilai Rp3 miliar dari CHN dan CN di sebuah rumah di kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan. Penangkapan itu, terkait sengketa pilkada di Kalimantan Tengah, lebih tepatnya di Kabupaten Gunung Mas.

avatar
F-22
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2399
Kepercayaan : Protestan
Location : Indonesia
Join date : 02.11.12
Reputation : 28

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik