FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Kisah Pendeta Yang Insaf

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Kisah Pendeta Yang Insaf

Post by F-22 on Sat Oct 19, 2013 10:37 am

http://muhibs.blogspot.com/2010/10/kisah-pendeta-yang-insaf.html

Kisah Pendeta Yang Insaf

Ibrahim al-Khawas adalah seorang wali Allah yang terkenal karomahnya dan dikabulkan segala doanya oleh Tuhan. Beliau pernah menceritakan suatu peristiwa yang pernah dialaminya. Katanya, "Menurut kebiasaanku, aku keluar menziarahi Mekah tanpa kenderaan dan kafilah. Pada suatu kali, tiba-tiba aku tersesat jalan dan kemudian aku berhadapan dengan seorang rahib Nasrani (Pendeta Kristian)." Bila dia melihat aku dia pun berkata, "Wahai rahib Muslim, bolehkah aku bersahabat denganmu?"

Ibrahim segera menjawab, "Ya, tidaklah aku akan menghalangi kehendakmu itu." Maka berjalanlah Ibrahim bersama dengannya selama tiga hari tanpa meminta makanan sehingga rahib itu menyatakan rasa laparnya kepadaku, katanya, "Tiadalah ingin aku memberitahukan kepadamu bahwa aku telah menderita kelaparan. Karena itu berilah aku sesuatu makanan yang ada padamu." Mendengar permintaan rahib itu, lantas Ibrahim pun memohon kepada Allah dengan berkata, "Wahai Tuhanku, Pemimpinku, Pemerintahku, janganlah engkau memalukan aku di hadapan seteru engkau ini."

Belum selesai Ibrahim berdoa, tiba-tiba turunlah hidangan dari langit berisi dua buah roti, air minum, daging masak dan tamar. Maka mereka pun makan dan minum bersama dengan lahap sekali. "Sesudah itu aku pun meneruskan perjalananku. Sesudah tiga hari tidak makan dan minum, maka di pagi hari, aku pun berkata kepada rahib itu, "Hai rahib Nasrani, berikanlah sesuatu makanan yang ada pada kamu. Rahib itu menghadap kepada Allah, tiba-tiba turun hidangan dari langit seperti yang diturunkan kepadaku dulu."

Sambung Ibrahim lagi, "Tatkala aku melihat yang demikian, maka aku pun berkata kepada rahib itu - Demi kemuliaan dan ketinggian Allah, tiadalah aku makan sehingga engkau memberitahukan (hal ini) kepadaku." Jawab rahib itu, "Hai Ibrahim, tatkala aku bersahabat denganmu, maka jatuhlah makrifah (pengenalan) engkau kepadaku, lalu aku memeluk agama engkau. Sesungguhnya aku telah membuang-buang masa di dalam kesesatan dan sekarang aku telah mendekati Allah dan berpegang kepada-Nya. Dengan kemuliaan engkau, tiadalah dia memalukan aku. Maka terjadilah kejadian yang engkau lihat sekarang ini. Aku telah mengucapkan seperti ucapanmu (kalimah syahadah)."

"Maka suka cita lah aku setelah mendengar jawaban rahib itu. Kemudian aku pun meneruskan perjalanan hingga sampai ke Mekah yang mulia. Setelah kami mengerjakan haji, maka kami tinggal dua tiga hari lagi di tanah suci itu. Suatu ketika, rahib itu tidak kelihatan olehku, lalu aku mencarinya di Masjidil Haram, tiba-tiba aku mendapati dia sedang bersembahyang di sisi Ka'bah." Setelah selesai rahib itu bersembahyang maka dia pun berkata, "Hai Ibrahim, sesungguhnya telah hampir perjumpaanku dengan Allah, maka peliharalah kamu akan persahabatan dan persaudaraanku denganmu."

Setelah dia berkata begitu, tiba-tiba dia menghembuskan nafasnya yang terakhir pulang ke Rahmatullah. Selanjutnya Ibrahim menceritakan, "Maka aku mweasa amat dukacita atas kepergiannya itu. Aku segera menguruskan hal-hal pemandian, kafan dan pemakamannya. Pada malam hari aku bermimpi melihat rahib itu dalam keadaan yang begitu cantik sekali tubuhnya dihiasi dengan pakaian sutera yang indah." Ibrahim pun terus bertanya, "Bukankah engkau ini sahabat aku kemarin, apakah yang telah dilakukan oleh Allah terhadap engkau?"

Dia menjawab, "Aku berjumpa dengan Allah dengan dosa yang banyak, tetapi dimaafkan dan diampunkan-Nya semua itu karena aku berprasangka baik (zanku) kepada-Nya dan Dia menjadikan aku seolah-olah bersahabat dengan engkau di dunia dan menghampiri dengan engkau di akhirat." Begitulah persahabatan di antara dua orang yang berpengetahuan dan beragama itu akan memperoleh hasil yang baik dan memuaskan. Walaupun salah seorang dahulunya beragama lain, tetapi berkat keikhlasan dan kebaktian kepada Allah, maka dia ditarik kepada Islam dan mengalami ajaran-ajarannya."
avatar
F-22
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2399
Kepercayaan : Protestan
Location : Indonesia
Join date : 02.11.12
Reputation : 28

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kisah Pendeta Yang Insaf

Post by cain on Sat Oct 19, 2013 10:42 am

wah si rahib muslim sungguh luar biasa ya, bukan nabi tapi di kasih mukzijat sama alloh.

kenapa nabinya ga pernah??
avatar
cain
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Posts : 1408
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Indonesia
Join date : 13.10.13
Reputation : 10

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kisah Pendeta Yang Insaf

Post by Mutiara on Sun Nov 17, 2013 9:41 pm

baca sana di wiki, apa saja itu mukjizat nabi...
sumber netral itu....baca sebelum bicara
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kisah Pendeta Yang Insaf

Post by jaya on Mon Nov 18, 2013 1:17 am

Muhammad bikin mujizat ni ye.....suruh cari di wiki, napa gak di suruh dicari di al quran ayo, sapa bias jawab ntar dapet permen
avatar
jaya
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1969
Kepercayaan : Lain-lain
Location : London
Join date : 21.07.13
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kisah Pendeta Yang Insaf

Post by Mutiara on Sat Nov 30, 2013 6:04 pm

baca saj awiki tuh, gak usah takut, karena itu versi netral, jadi loe gak bisa bantah itu versi muslim.
avatar
Mutiara
KAPTEN
KAPTEN

Female
Posts : 3660
Kepercayaan : Islam
Location : DKI
Join date : 01.08.13
Reputation : 45

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kisah Pendeta Yang Insaf

Post by jaya on Sun Dec 08, 2013 4:43 pm

Jawab dulu mut, bahwa memang gak ada di al quran. Betul? Kalau gak ada di al quran, berarti hoax donk. Wikipedia menentang al quran, anda malah setuju.

Qs 29,50. Dan orang-orang kafir Mekah berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya mukjizat-mukjizat dari Tuhannya?" Katakanlah: "Sesungguhnya mukjizat- mukjizat itu terserah kepada Allah. Dan sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan yang nyata."
avatar
jaya
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 1969
Kepercayaan : Lain-lain
Location : London
Join date : 21.07.13
Reputation : 8

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kisah Pendeta Yang Insaf

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik