FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

apakah sesungguhnya islam itu?

View previous topic View next topic Go down

apakah sesungguhnya islam itu?

Post by sai_baba on Tue Dec 13, 2011 3:50 pm

pembaca budiman..apakah sesungguhnya islam itu?


ilustrasi..
semua yg kita lihat berasal dari mata kita..
semua yg kita dengar berasal dari telinga kita..

hubungan subjek dan objek tidak terpisah..
objek apapun yg kita kenal mempunyai hubungan erat dgn diri
kita sendiri.
semua yg tercermin diluar...berasal dari yg ada pada diri kita..


nah sekarang,apakah sebenarnya agama (islam) itu?
agama adalah cerminan rohani dan kebijaksanaan manusia..
islam adalah cerminan rohani dan kebijaksanaan muslim..

jika rohani muslim kotor,maka ia mau menerima ajaran islam yg sesat...
jadi teroris.dirikan NII.ia menerima diberlakukannya hukum rajam..
ia jadi muslim radikal..

jika rohani muslim bersih,ia menolak ide2 negatif islam..
ia menolak hukum rajam..menolak NII. jadilah ia muslim yg liberal.


jika rohani seseorg bersih ,namun kebijaksanaannya kurang..
maka ia akan menganggap agamanyalah satu2nya jalan keselamatan.


jalan kesucian yg muslim lihat dalam islam..itu berasal dari dlm dirinya
sendiri..ISLAM HANYA CERMINAN NURANIMU SAJA..
bagaikan film bioskop yg muncul karena proyektor.

Allah yg disembah oleh muslim yg berhati baik,bukan lain adalah
HATI NURANInya..
itu sebabnya dikatakan Allah lebih dekat dari urat dilehernya.


Last edited by sai_baba on Tue Dec 13, 2011 11:48 pm; edited 2 times in total

sai_baba
SERSAN DUA
SERSAN DUA

Male
Total Like dan Thanks: 0
Posts: 70
Join date: 2011-12-09

Back to top Go down

Re: apakah sesungguhnya islam itu?

Post by keroncong on Tue Dec 13, 2011 3:55 pm

"Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kamu semuanya kedalam Islam secara kaffah, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaithan. Sesungguhnya dia itu musuh yang nyata bagimu."
(Qs. al-Baqarah 2:208)

Ayat diatas merupakan seruan, perintah dan juga peringatan Allah yang ditujukan khusus kepada orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang yang mengakui Allah sebagai Tuhan satu-satunya dan juga mengakui Muhammad selaku nabi-Nya agar masuk kedalam agama Islam secara kaffah atau secara keseluruhan, benar-benar, sungguh-sungguh.

Apa maksudnya ?
Pengalaman telah mengajarkan kepada kita, betapa banyaknya manusia-manusia yang mengaku telah beriman kepada Allah, mengaku meyakini apa yang diturunkan kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم dan dia juga mengaku beragama Islam akan tetapi pada hakekatnya mereka tidaklah Islam.

Islam hanya dijadikan topeng, cuma sekedar pajangan didalam KTP yang sewaktu marak aksi demonstrasi dipergunakan sebagai tameng didalam menindas orang-orang yang lemah, melakukan aniaya terhadap golongan minoritas serta tidak jarang dijadikan sarana untuk menipu rakyat banyak.

Allah tidak menghendaki Islam yang demikian.
Islam adalah agama kedamaian, agama yang mengajarkan Tauhid secara benar sebagaimana ajaran para Nabi dan Rasul serta agama yang memberikan rahmat kepada seluruh makhluk sebagai satu pegangan bagi manusia didalam menjalankan tugasnya selaku Khalifah dimuka bumi.

Dalam surah al-Baqarah 2:208 diatas, Allah memberikan sinyal kepada umat Islam agar mau melakukan intropeksi diri, sudahkah kita benar-benar beriman didalam Islam secara kaffah ?

Allah memerintahkan kepada kita agar melakukan penyerahan diri secara sesungguhnya, lahir dan batin tanpa syarat hanya kepada-Nya tanpa diembel-embeli hal-hal yang bisa menyebabkan ketergelinciran kedalam kemusryikan.

Bagaimanakah jalan untuk mencapai Islam Kaffah itu sesungguhnya ?
al-Qur'an memberikan jawaban kepada kita :

"Hai orang-orang yang beriman, taatlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, dan janganlah kamu berpaling darinya, padahal kamu mengerti."
(Qs. al-Anfaal 8:20)

Jadi Allah telah menyediakan sarana kepada kita untuk mencapai Islam yang kaffah adalah melalui ketaatan kepada-Nya dan kepada Rasul-Nya serta tidak berpaling dari garis yang sudah ditetapkan.

Taat kepada Allah dan Rasul ini memiliki aspek yang sangat luas, akan tetapi bila kita mengkaji al-Qur'an secara lebih mendalam lagi, kita akan mendapati satu intisari yang paling penting dari ketaatan terhadap Allah dan para utusan-Nya, yaitu melakukan Tauhid secara benar.

Tauhid adalah pengesaan kepada Allah.
Bahwa kita mengakui Allah sebagai Tuhan yang Maha Pencipta yang tidak memiliki serikat ataupun sekutu didalam zat dan sifat-Nya sebagai satu-satunya tempat kita melakukan pengabdian, penyerahan diri serta ketundukan secara zhohir dan batin.

Seringkali manusia lalai akan hal ini, mereka lebih banyak berlaku sombong, berpikiran picik laksana Iblis, hanya menuntut haknya namun melupakan kewajibannya. Tidak ubahnya dengan orang kaya yang ingin rumahnya aman akan tetapi tidak pernah mau membayar uang untuk petugas keamanan.

Banyak manusia yang sudah melebihi Iblis.
Iblis tidak pernah menyekutukan Allah, dia hanya berlaku sombong dengan ketidak patuhannya untuk menghormati Adam selaku makhluk yang dijadikan dari dzat yang dianggapnya lebih rendah dari dzat yang merupakan sumber penciptaan dirinya.

Manusia, telah berani membuat Tuhan-tuhan lain sebagai tandingan Allah yang mereka sembah dan beberapa diantaranya mereka jadikan sebagai mediator untuk sampai kepada Allah. Ini adalah satu kesyirikan yang besar yang telah dilakukan terhadap Allah.

"Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan pendeta-pendeta mereka sebagai Tuhan-Tuhan selain Allah, juga terhadap al-Masih putera Maryam; padahal mereka tidak diperintahkan melainkan agar menyembah Tuhan Yang Satu; yang tidak ada Tuhan selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan."
(Qs. al-Baraah 9:31)

"Dan mereka menyembah selain daripada Allah apa yang tidak dapat mendatangkan kemudharatan kepada mereka dan tidak pula kemanfa'atan, namun mereka berkata: "Mereka itu penolong-penolong kami pada sisi Allah !". Katakanlah:"Apakah kamu mau menjelaskan kepada Allah apa yang tidak diketahui-Nya di langit-langit dan dibumi ?" ; Maha Suci Allah dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan."
(Qs. Yunus 10:18)

Penyakit syirik ini dapat mengenai dan menyertai siapa saja, tidak terkecuali didalam orang-orang Islam yang mengaku bertauhid. Untuk itulah Allah memberikan perintah internal kepada umat Muhammad ini agar sebelum mereka melakukan Islamisasi kepada orang lain, dia harus terlebih dahulu mengIslamkan dirinya secara keseluruhan alias Kaffah dengan jalan mentaati apa-apa yang sudah digariskan dan dicontohkan oleh Rasul Muhammad Saw sang Paraclete yang agung, Kalky Authar yang dijanjikan.

Bagaimana orang Islam dapat melakukan satu kesyirikan kepada Allah, yaitu satu perbuatan yang mustahil terjadi sebab dia senantiasa mentauhidkan Allah ?

Sejarah mencatatkan kepada kita, berapa banyak orang-orang Muslim yang melakukan pemujaan dan pengkeramatan terhadap sesuatu hal yang sama sekali tidak ada dasar dan petunjuk yang diberikan oleh Nabi.

Dimulai dari pemberian sesajen kepada lautan, pemandian keris, peramalan nasib, pemakaian jimat, pengagungan kuburan, pengkeramatan terhadap seseorang dan seterusnya dan selanjutnya.

Inilah satu bentuk kesyirikan terselubung yang terjadi didalam diri dan tubuh kaum Muslimin kebanyakan.

Mereka lebih takut kepada si Roro Kidul ketimbang kepada Allah, mereka lebih hormat kepada kyai ketimbang kepada Nabi. Mereka lebih menyukai membaca serta mempercayai isi kitab-kitab primbon dan kitab-kitab kuning yang bertuliskan arab gundul ketimbang membaca dan mempercayai kitab Allah, al-Qur'anul Karim.

Adakah orang-orang yang begini ini disebut sebagai Islam yang kaffah ?
Sudah benarkah cara mereka beriman kepada Allah ?

Saya yakin, kita semua membaca al-Fatihah didalam Sholat, dan kita semua membaca :

"Iyyaka na'budu waiyya kanasta'in"
Yang artinya :
"Hanya kepada Engkaulah (ya Allah) kami mengabdi dan hanya kepada Engkaulah (ya Allah) kami memohon pertolongan"

Atau juga :
"U diemen wij en U smeeken wij om hulp"
Yang berarti :
"THEE alone do we worship and THEE alone do we implore for help".

Ayat ini berindikasikan penghambaan kita kepada Allah dan tidak memberikan sekutu dalam bentuk apapun sebagaimana juga isi dari surah al-Ikhlash :

"Katakan: Dialah Allâh yang Esa. Allâh tempat bergantung. Tidak beranak dan tidak diperanakkan. Dan tidak ada bagi-Nya kesetaraan dengan apapun."
(Qs. al-Ikhlash 112:1-4)

"Zeg: Hij, Allah is Een; Allah is Hij, van Wien alles afhangt; Hij baart niet, noch is Hij geebard; En niemand is Hem gelijk."
(Qur'an al-Ichlas het 112de: 1-4)

Hanya sayangnya, manusia terlalu banyak yang merasa angkuh, pongah dan sombong yang hanyalah merupakan satu penutupan dari sifat kebodohan mereka semata sehingga menimbulkan kezaliman-kezaliman, baik terhadap diri sendiri dan juga berakibat kepada orang lain bahkan hingga kepada lingkungan.

Untuk mendapatkan kekayaan, kedudukan maupun kesaktian, tidak jarang seorang Muslim pergi kedukun atau paranormal, memakai jimat, mengadakan satu upacara ditempat-tempat tertentu pada malam-malam tertentu dan di-ikuti pula dengan segala macam puasa-puasa tertentu pula yang tidak memiliki tuntunan dari Allah dan Rasul-Nya.

Apakah mereka-mereka ini masih bisa disebut sebagai seorang Islam yang Kaffah ? Dengan tindakan mereka seperti ini, secara tidak langsung mereka sudah meniadakan kekuasaan Allah, mereka menjadikan semuanya itu selaku Tuhan-tuhan yang berkuasa untuk mengabulkan keinginan mereka.

"Dan sebagian manusia, ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Tetapi orang-orang yang beriman adalah amat sangat cintanya kepada Allah."
(Qs. Al-Baqarah 2:165)

Kepada orang-orang seperti ini, apabila diberikan peringatan dan nasehat kepada jalan yang lurus, mereka akan berubah menjadi seorang pembantah yang paling keras.

"Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam al-Qur'an ini bermacam-macam perumpamaan. Tetapi manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah."
(Qs. al-Kahf 18:54)

"Tidakkah engkau pikirkan orang-orang yang membantah tentang kekuasaan-kekuasaan Allah ? Bagaimana mereka bisa dipalingkan ?"
(Qs. al-Mu'min 40:69)

Orang-orang sekarang telah banyak yang salah pasang ayat, mereka katakan bahwa apa yang mereka lakukan itu bukanlah suatu kesyirikan melainkan satu usaha atau cara yang mesti ditempuh sebab tanpa usaha Tuhan tidak akan membantu.

Memang benar sekali, tanpa ada tindakan aktif dari manusia, maka tidak akan ada pula respon reaktif yang timbul sebagai satu bagian dari hukum alam sebab-akibat. Akan tetapi, mestikah kita mengaburkan akidah dengan dalil usaha ?

Anda ingin kaya maka bekerja keras dan berhematlah semampu anda, anda ingin mendapatkan penjagaan diri maka masukilah perguruan-perguruan beladiri, anda ingin pintar maka belajarlah yang rajin begitu seterusnya yang pada puncak usaha itu haruslah dibarengi dengan doa kepada Allah selaku penyerahan diri kepada sang Pencipta atas segala ketentuan-Nya, baik itu untuk ketentuan yang bagus maupun ketentuan yang tidak bagus.

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."
(Qs. al-Baqarah 2:216)

"Yang demikian itu adalah nasehat yang diberikan terhadap orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, karena barang siapa berbakti kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan jalan bagi mereka satu pemecahan; dan Allah akan mengaruniakan kepadanya dari jalan yang tidak ia sangka-sangka; sebab barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan menjadi pencukupnya. Sesungguhnya Allah itu pelulus urusan-Nya, sungguh Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap sesuatu."
(Qs. at-Thalaq 65:2-3)

Bukankah hampir semua dari kita senantiasa hapal dan membaca ayat dibawah ini dalam doa iftitahnya ?

"Sesungguhnya Sholatku, Ibadahku, hidup dan matiku hanya untuk Allah Tuhan sekalian makhluk, tiada serikat bagi-Nya, karena begitulah aku diperintahkan."
(Qs. al-An'aam 6:162-163)

Anda membutuhkan perlindungan dari segala macam ilmu-ilmu jahat, membutuhkan perlindungan dari orang-orang yang bermaksud mengadakan rencana yang jahat dan keji, maka berimanlah anda secara sungguh-sungguh kepada Allah dan Rasul-Nya, InsyaAllah, apabila anda benar-benar Kaffah didalam Islam, Allah akan menepati janji-Nya untuk memberikan Rahmat-Nya kepada kita.

"Dan ta'atilah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat."
(Qs. Ali Imran 3:132)

Rahmat Allah itu tidak terbatas, Rahmat bisa merupakan satu perlindungan, satu pengampunan, Kasih sayang dan juga bisa berupa keridhoan yang telah diberikan-Nya kepada kita.

Apakah anda tidak senang apabila Tuhan meridhoi anda ?
Seorang anak saja, apabila dia telah mendapatkan restu dan ridho dari kedua orangtuanya, anak tersebut akan memiliki ketenangan dan penuh suka cita didalam melangkah, apakah lagi ini yang didapatkan adalah keridhoan dari Ilahi, Tuhan yang menciptakan seluruh makhluk, yang berkuasa atas segala sesuatu ?

Jika Allah ridho kepada kita, maka percayalah Allah akan membatalkan dan mengalahkan musuh-musuh kita. Maka dari itu berkepribadian Kaffah-lah didalam Islam, berimanlah secara tulus dan penuh kesucian akidah.

Dalam kajian lintas kitab, kita akan mendapati fatwa dari 'Isa al-Masih kepada para sahabatnya mengenai kekuatan Iman :

Mt 17:19-20 Jesus said to them: Because of your unbelief. For, amen I say to you, if you have faith as a grain of mustard seed, you shall say to this mountain, Remove from hence hither, and it shall remove; and nothing shall be impossible to you. But this kind is not cast out but by prayer and fasting. (Bible Douay)

Mt 21:21-22 And Jesus answering, said to them: Amen, I say to you, if you shall have faith, and stagger not, not only this of the fig tree shall you do, but also if you shall say to this mountain, Take up and cast thyself into the sea, it shall be done. And in all things whatsoever you shall ask in prayer, believing, you shall receive. (Bible Douay)

al-Qur'an pun memberikan gambaran :

2:187. And when MY servants ask thee about ME, say `I am near. I answer the prayer of the supplicant when he prays to ME. So they should hearken to ME and believe in ME that they may follow the right way.

Kita lihat, Allah akan mendengar doa kita, Dia akan memberikan Rahmat-Nya kepada kita dengan syarat bahwa terlebih dahulu kita harus mendengarkan dan percaya kepada-Nya, mendengar dalam artian mentaati seluruh perintah yang telah diberikan oleh Allah melalui para Nabi dan Rasul-Nya, khususnya kepada baginda Rasul Muhammad Saw.

Tidak perlu anda mendatangi tempat-tempat keramat untuk melakukan tapa-semedi, berpuasa sekian hari atau sekian malam lamanya dengan berpantang makan ini dan makan itu atau juga menyimpan, menggantung jimat sebagai penolak bala, pemanis muka, atau sebagai aji wibawa.

Ambillah al-Qur'an, bacalah dan pelajarilah, amalkan isinya ... maka dia akan menjadi satu jimat yang sangat besar sekali yang mampu membawa anda tidak hanya lepas dari derita dunia yang bersifat temporary, namun juga derita akhirat yang bersifat long and abide.

Yakinlah, bahwa sekali anda mengucapkan kalimah "Laa ilaaha illallaah" (Tiada Tuhan Selain Allah), maka patrikan didalam hati dan jiwa anda, bahwa jangankan ilmu-ilmu jahat, guna-guna, santet, Jin, Iblis apalagi manusia dengan segenap kemampuannya, Tuhan-pun tidak ada.

Kenapa demikian ?
Sebab dunia ini telah dibuat terlalu banyak memiliki Tuhan-tuhan, semua berhala-berhala yang disembah oleh manusia dengan beragam caranya itu tetap dipanggil Tuhan oleh mereka, entah itu Tuhan Trimurti, Tuhan Tritunggal, Tuhan anak, Tuhan Bapa, Tuhan Budha dan seterusnya.

Karena itu Tauhid yang murni adalah Tauhid yang benar-benar meniadakan, menafikan segala macam jenis bentuk ketuhanan yang ada, untuk kemudian disusuli dengan keberimanan, di-ikuti dengan keyakinan, mengisi kekosongan tadi dengan satu keberadaan, bahwa yang ada dan kita akui hanyalah Tuhan yang bernama Allah.

Itulah intisari dari Iman didalam Islam, intisari seluruh ajaran dan fatwa para Nabi terdahulu, dimulai dari Nuh, Ibrahim terus kepada Ismail, Ishak, Ya'kub, Musa hingga kepada 'Isa al-Masih dan berakhir pada Muhammad Saw.

Itulah senjata mereka, itulah jimat yang mereka pergunakan didalam menghadapi segala jenis kebatilan, segala macam kedurjanaan yang tidak hanya datang dari manusia namun juga datang dari syaithan yang terkutuk.

Dalam salah satu Hadits Qudsi-Nya, Allah berfirman :

"Kalimat Laa ilaaha illallaah adalah benteng pertahanan-Ku; dan barangsiapa yang memasuki benteng-Ku, maka ia aman dari siksaan-Ku."
(Riwayat Abu Na'im, Ibnu Hajar dan Ibnu Asakir dari Ali bin Abu Thalib r.a.)

Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم Saw juga bersabda :

"Aku sungguh mengetahui akan adanya satu kalimat yang tidak seorangpun hamba bilamana mengucapkannya dengan tulus keluar dari lubuk hatinya, lalu ia meninggal, akan haram baginya api neraka. Ucapan itu adalah : Laa ilaaha illallaah."
(Riwayat Bukhari dan Muslim)

Untuk itu, marilah sama-sama kita memulai hidup Islam yang kaffah sebagaimana yang sudah diajarkan oleh para Nabi dan Rasul, sekali kita bersyahadat didalam Tauhid, maka apapun yang terjadi sampai maut menjemput akan tetap Allah sebagai Tuhan satu-satunya yang tiada memiliki anak dan sekutu-sekutu didalam zat maupun sifat-Nya.

Segera kita tanggalkan segala bentuk kepercayaan terhadap hal-hal yang berbau khurafat, kita ikuti puasa yang diajarkan oleh Islam, kita contoh prilaku Nabi dalam keseharian, kita turunkan berbagai rajah dan tulisan-tulisan maupun bungkusan-bungkusan hitam yang kita anggap sebagai penolak bala atau juga pemanis diri yang mungkin kita dapatkan dari para dukun, paranormal atau malah juga kyai.

Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم Saw bersabda :

"Barangsiapa menggantungkan jimat penangkal pada tubuhnya, maka Allah tidak akan menyempurnakan kehendaknya."
(Hadist Riwayat Abu Daud dari Uqbah bin Amir)

"Ibnu Mas'ud berkata: Aku mendengar Rasulullah Saw bersabda, mantera-mantera, tangkal dan guna-guna adalah syirik."
(Hadist Riwayat Ahmad dan Abu Daud)

"Sa'id bin Jubir berkata: orang yang memotong atau memutuskan tangkal (jimat) dari manusia, adalah pahalanya bagaikan memerdekakan seorang budak."
(Diriwayatkan oleh Waki')

Percayalah, Allah adalah penolong kita.

"Sesuatu bahaya tidak mengenai melainkan dengan idzin Allah."
(Qs. at-Taghabun 64:11)

"Hai orang-orang yang beriman, ingatlah ni'mat Allah kepadamu tatkala satu kaum hendak mengulurkan tangannya untuk mengganggu, lalu Allah menahan tangan mereka daripada (sampai) kepada kamu; dan berbaktilah kepada Allah; hanya kepada Allah sajalah hendaknya Mu'minin berserah diri."
(Qs. al-Maaidah 5:11)

Apabila setelah kita melepaskan seluruh kebiasaan buruk tersebut kita mendapatkan musibah, bukan berarti Allah berlepas tangan pada diri kita dan bertambah mendewakan benda-benda, ilmu-ilmu yang pernah kita miliki sebelumnya. Akan tetapi Allah benar-benar ingin membersihkan kita dari segala macam kemunafikan, menyucikan akidah kita, hati dan pikiran kita sehingga benar-benar berserah diri hanya kepada-Nya semata.

"Apakah manusia itu menyangka bahwa mereka akan dibiarkan berkata: "Kami telah beriman", padahal mereka belum diuji lagi ?"
(Qs. al-Ankabut 29:2)

"Dan sebagian dari manusia ada yang berkata: "Kami beriman kepada Allah", tetapi manakala ia diganggu dijalan Allah, maka ia menjadikan percobaan manusia itu seperti adzab dari Allah; dan jika datang pertolongan dari Tuhan-mu, mereka berkata: "Sungguh kami telah berada bersamamu."; Padahal bukankah Allah lebih mengetahui apa yang ada dalam dada-dada makhluk ?"
(Qs. al-Ankabut 29:10)

"Dan sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang beriman dan mengetahui orang-orang yang munafik."
(Qs. al-Ankabut 29:11)

Nabi juga bersabda:

"Bilamana Allah senang kepada seseorang, senantiasa menimpakan cobaan baginya supaya didengar keluh kesahnya."
(Riwayat Bukhari dan Muslim)

Bagaimana bila sebagai satu konsekwensi dari usaha kembali kepada jalan Allah tersebut kita gugur ? Jangan khawatir, Allah telah berjanji bagi orang-orang yang sudah bertekad untuk kembali pada kebenaran :

"Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapatkan kemenangan."
(Qs.at-Taubah 9:20)

"Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya. Sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik".
(Qs. ali Imran 3:195)

"Karena itu, hendaklah orang-orang yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat berperang di jalan Allah. Barangsiapa yang berperang di jalan Allah, lalu gugur atau memperoleh kemenangan maka kelak akan Kami berikan kepadanya pahala yang besar."
(Qs. an-Nisa' 4:74)

Kembali kejalan Allah adalah satu hijrah yang sangat berat, godaan dan gangguan pasti datang menerpa kita dan disanalah kita dipesankan oleh Allah untuk melakukan jihad, melakukan satu perjuangan, melibatkan diri dalam konflik peperangan baik dengan harta maupun dengan jiwa.

Dengan harta mungkin kita harus siap apabila mendadak jatuh miskin atau juga melakukan kedermawanan dengan menyokong seluruh aktifitas kegiatan Muslim demi tegaknya panji-panji Allah; berjihad dengan jiwa artinya kita harus mempersiapkan mental dan phisik dalam menghadapi segala kemungkinan yang terjadi akibat ketidak senangan sekelompok orang atau makhluk dengan hijrah yang telah kita lakukan ini.

Apakah anda akan heran apabila pada waktu anda masih memegang jimat anda merupakan orang yang kebal namun setelah jimat anda tanggalkan anda mendadak bisa tergores oleh satu benturan kecil ditempat tidur ? Bagaimana anda memandang keperkasaan seorang Nabi yang agung yang bahkan dalam perperanganpun bisa terluka dan juga mengalami sakit sebagaimana manusia normal ?

Percayalah, berilmu tidaknya anda, berpusaka atau tidak, bertapa maupun tidaknya anda bukan satu hal yang serius bagi Allah apabila Dia sudah menentukan kehendak-Nya kepada kita.

"Berupa apa saja rahmat yang Allah anugerahkan kepada manusia, maka tidak ada satupun yang bisa menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tidak ada seorangpun yang sanggup untuk melepaskannya sesudah itu. Dan Dialah Yang Gagah, yang Bijaksana."
(Qs. Fathir 35:2)

Apabila memang sudah waktunya bagi kita untuk mendapatkan musibah (baik itu berupa maut dan lain sebagainya) maka dia tetap datang tanpa bisa kita mundurkan atau juga kita majukan.

"Bagi tiap-tiap umat ada batas waktunya; maka apabila telah datang waktunya maka mereka tidak dapat meminta untuk diundurkan barang sesaatpun dan tidak dapat meminta agar dimajukan."
(Qs. al-A'raf 7:34)

"Masing-masing Kami tolong mereka ini dan mereka itu, sebab tidaklah pemberian Tuhanmu itu terhalang."
(Qs. al-Israa 17:20)

Seluruh Nabi dan Rasul serta para sahabat mereka telah berhasil dengan gemilang mengalahkan para musuhnya dengan hanya berpegang kepada tali Allah yang kuat, mungkin mereka dinilai gagal oleh mata manusia yang hedonis namun mereka merupakan orang-orang pilihan yang diakui atau tidak telah berada dalam urutan teratas daftar nama-nama anak manusia didalam pentas sejarah.

Dalam bacaan lintas kitab, kita akan mendapati beberapa seruan bertauhid kepada Allah semata dengan penuh pesan-pesan yang tinggi dan agung.

Ex 20:4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.

De 4:16 supaya jangan kamu berlaku busuk dengan membuat bagimu patung yang menyerupai berhala apapun: yang berbentuk laki-laki atau perempuan;

Isa 41:29 Sesungguhnya, sekaliannya mereka seperti tidak ada, perbuatan-perbuatan mereka hampa, patung-patung tuangan mereka angin dan kesia-siaan.

Dari al-Qur'an :

7: 192 Dan berhala-berhala itu tidak mampu memberi pertolongan kepada penyembah-penyembahnya dan kepada dirinya sendiripun berhala-berhala itu tidak dapat memberi pertolongan.

Akhir kata, semoga Email ini bisa membawa manfaat kepada kita semua didalam memurnikan akidah Islam, menuju pada keridhoan Allah yang Kaffah, atas segala kesalahan yang terjadi saya meminta maaf dan semuanya semata-mata disebabkan keterbatasan saya selaku manusia. Semoga kita semua umat Islam, manakala panggilan telah tiba, Allah akan menyambut kita dengan penuh keramahan sebagaimana firman-Nya :

"Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan keadaan ridho dan di-ridhoi; Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku."
(Qs. al-Fajr 89:27-30)


islam adalah anak-anak ismail, kristen dan yahudi adalah anak-anak ishak. semuanya diberkati dan menjadi bangsa yang besar. tapi terkadang kita lupa, merasa diri paling benar sendiri, saling membenci satu sama lain; memperalat kitab suci untuk dijadikan alat pembenaran diri sendiri dan menjatuhkan orang yang berbeda dengannya.

Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik. yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam (MAZMUR 1:1-2).



keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Total Like dan Thanks: 54
Age: 60
Posts: 4230
Location: di rumah saya
Job/hobbies: posting2
Join date: 2011-11-09

Back to top Go down

Re: apakah sesungguhnya islam itu?

Post by pies on Tue Dec 13, 2011 4:50 pm

terima kasih tulisannya.....!
dari awal tulisan sampai akhir, tidak ada yang salah....! namun sayang itu belum bisa menggungah rasa keimanan saya. dan juga kebanyakan umat islam di negara ini.
dan itulah kiranya problema umat sekarang ini. terlalu banyak kebenaran yang terhampar, tapi.......?
kalau sudah begitu siapa yang salah......?
kalau ditanya siapa yang salah, pastilah ini adalah kesalahan bersama. tapi kalau di tanya siapa yang paling bertanggung jawab saya bisa katakan
yang pertama adalah pemimpin keluarga ( laki-laki )
yang ke dua adalah pemimpin agama ( termasuk orang-orang yang berilmu)
yang ketiga adalah pemimpin negara ( termasuk pemimpin perusahaan dan lain sebagainya.
bagaimana, setuju nggak......?

pies
KOPRAL
KOPRAL

Male
Total Like dan Thanks: 0
Age: 40
Posts: 33
Location: sumedang
Job/hobbies: music
Join date: 2011-12-10

Back to top Go down

Re: apakah sesungguhnya islam itu?

Post by sai_baba on Tue Dec 13, 2011 5:15 pm

pies: terima kasih tulisannya.....!
dari awal tulisan sampai akhir, tidak ada yang salah....! namun sayang itu belum bisa menggugah rasa keimanan saya.

maksudmu post ichreza blm menjawab pertanyaan dlm bathinmu,mengapa islam yg katanya dari Allah malah merusak dunia melalui TERORISME?
dan front2 islam malah byk yg beraliran radikal/kekerasan?

dan juga kebanyakan umat islam di negara ini.
dan itulah kiranya problema umat sekarang ini. terlalu banyak kebenaran yang terhampar, tapi.......?
jika kau mau menjawab suatu pertanyaan dgn benar,pertama kali kau harus mampu dan berani bertanya!

jika kau ragu2,maka kau tdk akan dpt jawaban..
kalau sudah begitu siapa yang salah......?
kalau ditanya siapa yang salah, pastilah ini adalah kesalahan bersama. tapi kalau di tanya siapa yang paling bertanggung jawab saya bisa katakan
yang pertama adalah pemimpin keluarga ( laki-laki )
yang ke dua adalah pemimpin agama ( termasuk orang-orang yang berilmu)
yang ketiga adalah pemimpin negara ( termasuk pemimpin perusahaan dan lain sebagainya.
bagaimana, setuju nggak......?
ketika kau tidak mampu membuat pertanyaan yg spesifik,kau tdk akan
dpt jawaban yg benar..
apakah KORUPSI yg kau maksud?
1.itu kesalahan presiden
2.salah pemerintah
3.salah rakyat.sebab rakyat kita masih dlm kebodohan..

sai_baba
SERSAN DUA
SERSAN DUA

Male
Total Like dan Thanks: 0
Posts: 70
Join date: 2011-12-09

Back to top Go down

Re: apakah sesungguhnya islam itu?

Post by keroncong on Tue Dec 13, 2011 6:26 pm

pies wrote:terima kasih tulisannya.....!
dari awal tulisan sampai akhir, tidak ada yang salah....! namun sayang itu belum bisa menggungah rasa keimanan saya. dan juga kebanyakan umat islam di negara ini.
dan itulah kiranya problema umat sekarang ini. terlalu banyak kebenaran yang terhampar, tapi.......?
kalau sudah begitu siapa yang salah......?
kalau ditanya siapa yang salah, pastilah ini adalah kesalahan bersama. tapi kalau di tanya siapa yang paling bertanggung jawab saya bisa katakan
yang pertama adalah pemimpin keluarga ( laki-laki )
yang ke dua adalah pemimpin agama ( termasuk orang-orang yang berilmu)
yang ketiga adalah pemimpin negara ( termasuk pemimpin perusahaan dan lain sebagainya.
bagaimana, setuju nggak......?

jangan mencampurkan benarnya Tuhan dengan Betulnya manusia. sesuatu yang betul belum tentu benar....sesuatu yang benar, belum tentu betul. anda nggak perlu ragu meyakini islam. dan tidak perlu melempar kesalahan pada orang lain


islam adalah anak-anak ismail, kristen dan yahudi adalah anak-anak ishak. semuanya diberkati dan menjadi bangsa yang besar. tapi terkadang kita lupa, merasa diri paling benar sendiri, saling membenci satu sama lain; memperalat kitab suci untuk dijadikan alat pembenaran diri sendiri dan menjatuhkan orang yang berbeda dengannya.

Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik. yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam (MAZMUR 1:1-2).



keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Total Like dan Thanks: 54
Age: 60
Posts: 4230
Location: di rumah saya
Job/hobbies: posting2
Join date: 2011-11-09

Back to top Go down

Re: apakah sesungguhnya islam itu?

Post by pies on Tue Dec 13, 2011 7:46 pm

maaf sebelumnya,
sekarang saya mau tanya, apa yang saya campur.
saya katakan bahwasanya tulisan anda itu benar adanya. tapi...., seperti halnya saya, temen-temen saya, keluarga saya dan yang lainnya mungkin, hanya sebatas tahu dan mendengar ataupun melihat saja. tidak merubah sesuatupun. ( anda bisa lihat negara ini sebagai bukti konkrit )
trus.....,
mengenai yang paling bertanggung jawab, insya Allah saya tidak berusaha untuk melempar kesalahan kepada orang lain. dan itu dapat anda lihat dari komentar saya. dan yang pertama saya salahkan adalah laki-laki ataupun kepala keluarga. dan sayalah kepala keluarga itu.
adapun dengan pemimpin agama dan pemimpin pemerintahan insya Allah akan saya sampaikan pada tulisan saya kedepannya.

pies
KOPRAL
KOPRAL

Male
Total Like dan Thanks: 0
Age: 40
Posts: 33
Location: sumedang
Job/hobbies: music
Join date: 2011-12-10

Back to top Go down

Re: apakah sesungguhnya islam itu?

Post by keroncong on Tue Dec 13, 2011 8:03 pm

sai_baba wrote:
pies: terima kasih tulisannya.....!
dari awal tulisan sampai akhir, tidak ada yang salah....! namun sayang itu belum bisa menggugah rasa keimanan saya.

maksudmu post ichreza blm menjawab pertanyaan dlm bathinmu,mengapa islam yg katanya dari Allah malah merusak dunia melalui TERORISME?
dan front2 islam malah byk yg beraliran radikal/kekerasan?

apa buktinya islam itu teroris? nggak ada bukti boy......justru kristen itu teroris, menjajah indonesia 350 tahun lamanya............

dan juga kebanyakan umat islam di negara ini.
dan itulah kiranya problema umat sekarang ini. terlalu banyak kebenaran yang terhampar, tapi.......?
jika kau mau menjawab suatu pertanyaan dgn benar,pertama kali kau harus mampu dan berani bertanya!

jika kau ragu2,maka kau tdk akan dpt jawaban..
kalau sudah begitu siapa yang salah......?
kalau ditanya siapa yang salah, pastilah ini adalah kesalahan bersama. tapi kalau di tanya siapa yang paling bertanggung jawab saya bisa katakan
yang pertama adalah pemimpin keluarga ( laki-laki )
yang ke dua adalah pemimpin agama ( termasuk orang-orang yang berilmu)
yang ketiga adalah pemimpin negara ( termasuk pemimpin perusahaan dan lain sebagainya.
bagaimana, setuju nggak......?
ketika kau tidak mampu membuat pertanyaan yg spesifik,kau tdk akan
dpt jawaban yg benar..
apakah KORUPSI yg kau maksud?
1.itu kesalahan presiden
2.salah pemerintah
3.salah rakyat.sebab rakyat kita masih dlm kebodohan..

yang salah itu presiden, mau-mau aja disetir pihak asing.....


islam adalah anak-anak ismail, kristen dan yahudi adalah anak-anak ishak. semuanya diberkati dan menjadi bangsa yang besar. tapi terkadang kita lupa, merasa diri paling benar sendiri, saling membenci satu sama lain; memperalat kitab suci untuk dijadikan alat pembenaran diri sendiri dan menjatuhkan orang yang berbeda dengannya.

Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik. yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam (MAZMUR 1:1-2).



keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Total Like dan Thanks: 54
Age: 60
Posts: 4230
Location: di rumah saya
Job/hobbies: posting2
Join date: 2011-11-09

Back to top Go down

Re: apakah sesungguhnya islam itu?

Post by pies on Tue Dec 13, 2011 8:25 pm

jadi bingung saya, yang anda komentari itu tulisan saya apa tulisannya saudara sai_baba, coba deh baca lagi.....!

pies
KOPRAL
KOPRAL

Male
Total Like dan Thanks: 0
Age: 40
Posts: 33
Location: sumedang
Job/hobbies: music
Join date: 2011-12-10

Back to top Go down

Re: apakah sesungguhnya islam itu?

Post by keroncong on Tue Dec 13, 2011 8:33 pm

pies wrote:jadi bingung saya, yang anda komentari itu tulisan saya apa tulisannya saudara sai_baba, coba deh baca lagi.....!

yang di atas itu komentar saya buat saibaba


islam adalah anak-anak ismail, kristen dan yahudi adalah anak-anak ishak. semuanya diberkati dan menjadi bangsa yang besar. tapi terkadang kita lupa, merasa diri paling benar sendiri, saling membenci satu sama lain; memperalat kitab suci untuk dijadikan alat pembenaran diri sendiri dan menjatuhkan orang yang berbeda dengannya.

Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik. yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam (MAZMUR 1:1-2).



keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Total Like dan Thanks: 54
Age: 60
Posts: 4230
Location: di rumah saya
Job/hobbies: posting2
Join date: 2011-11-09

Back to top Go down

Re: apakah sesungguhnya islam itu?

Post by pies on Tue Dec 13, 2011 9:07 pm

oke deh...., sudah mulai panas nih kayaknya.
yang saya tangkap dari debat antara sai_baba dan saudara ichreza, nampaknya anda ( sai_baba ) adalah seorang kristiani. maaf kalau saya salah.
tapi lepas dari siapa anda (sai_baba) sebenarnya, saya hanya ingin katakan, jangan pernah katakan bahwa si A itu terorisme ataupun si B itu adalah terorisme. anda merasa benar dengan agama anda dan saya pun merasa yakin dengan agama saya. dan begitupun dengan mereka yang melakuakan pemboman di negara ini. saya yakin merekapun merasa benar dengan apa yang mereka perbuat.
biarlah mereka-mereka yang melakukan pemboman itu mempertanggung jawabkan semuanya di hadapan tuhannya kelak. benar dan salah bukan anda yang menentukan.
saran :
kalau memang anda orang baik dan ta'at kepada agama anda, mempelajari dan mencari penyebab kenapa seseorang melakukan sesuatu akan lebih baik dan terpuji daripada anda menghujatnya. dan saya yakin agama anda juga mengajarkan hal yang serupa itu.

pies
KOPRAL
KOPRAL

Male
Total Like dan Thanks: 0
Age: 40
Posts: 33
Location: sumedang
Job/hobbies: music
Join date: 2011-12-10

Back to top Go down

Re: apakah sesungguhnya islam itu?

Post by keroncong on Wed Dec 14, 2011 1:54 am

pies wrote:oke deh...., sudah mulai panas nih kayaknya.
yang saya tangkap dari debat antara sai_baba dan saudara ichreza, nampaknya anda ( sai_baba ) adalah seorang kristiani. maaf kalau saya salah.
tapi lepas dari siapa anda (sai_baba) sebenarnya, saya hanya ingin katakan, jangan pernah katakan bahwa si A itu terorisme ataupun si B itu adalah terorisme. anda merasa benar dengan agama anda dan saya pun merasa yakin dengan agama saya. dan begitupun dengan mereka yang melakuakan pemboman di negara ini. saya yakin merekapun merasa benar dengan apa yang mereka perbuat.
biarlah mereka-mereka yang melakukan pemboman itu mempertanggung jawabkan semuanya di hadapan tuhannya kelak. benar dan salah bukan anda yang menentukan.
saran :
kalau memang anda orang baik dan ta'at kepada agama anda, mempelajari dan mencari penyebab kenapa seseorang melakukan sesuatu akan lebih baik dan terpuji daripada anda menghujatnya. dan saya yakin agama anda juga mengajarkan hal yang serupa itu.

terror atas nama ideologi politik lebih berbahaya dari "teror" atas nama agama. perang dunia tidak pernah didasari oleh ideologi agama tetapi lebih mengarah ke ideologi politik.


islam adalah anak-anak ismail, kristen dan yahudi adalah anak-anak ishak. semuanya diberkati dan menjadi bangsa yang besar. tapi terkadang kita lupa, merasa diri paling benar sendiri, saling membenci satu sama lain; memperalat kitab suci untuk dijadikan alat pembenaran diri sendiri dan menjatuhkan orang yang berbeda dengannya.

Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik. yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam (MAZMUR 1:1-2).



keroncong
KAPTEN
KAPTEN

Male
Total Like dan Thanks: 54
Age: 60
Posts: 4230
Location: di rumah saya
Job/hobbies: posting2
Join date: 2011-11-09

Back to top Go down

apakah sesungguhnya islam itu?

Post by barabasmurtad on Thu Dec 29, 2011 7:05 pm

sai_baba wrote:pembaca budiman..apakah sesungguhnya islam itu?


ilustrasi..
semua yg kita lihat berasal dari mata kita..
semua yg kita dengar berasal dari telinga kita..

hubungan subjek dan objek tidak terpisah..
objek apapun yg kita kenal mempunyai hubungan erat dgn diri
kita sendiri.
semua yg tercermin diluar...berasal dari yg ada pada diri kita..


nah sekarang,apakah sebenarnya agama (islam) itu?
agama adalah cerminan rohani dan kebijaksanaan manusia..
islam adalah cerminan rohani dan kebijaksanaan muslim..

jika rohani muslim kotor,maka ia mau menerima ajaran islam yg sesat...
jadi teroris.dirikan NII.ia menerima diberlakukannya hukum rajam..
ia jadi muslim radikal..

jika rohani muslim bersih,ia menolak ide2 negatif islam..
ia menolak hukum rajam..menolak NII. jadilah ia muslim yg liberal.


jika rohani seseorg bersih ,namun kebijaksanaannya kurang..
maka ia akan menganggap agamanyalah satu2nya jalan keselamatan.


jalan kesucian yg muslim lihat dalam islam..itu berasal dari dlm dirinya
sendiri..ISLAM HANYA CERMINAN NURANIMU SAJA..
bagaikan film bioskop yg muncul karena proyektor.

Allah yg disembah oleh muslim yg berhati baik,bukan lain adalah
HATI NURANInya..
itu sebabnya dikatakan Allah lebih dekat dari urat dilehernya.

SEBUAH AGAMA DILIHAT DARI AJARAN DAN TELADAN KEHIDUPAN NABINYA; JADI SEPERTI APAKAH ISLAM ITU???
SAYA AKAN MENCOBA UNTUK MENGETENGAHKAN CUPLIKAN2 YANG MENYATAKAN DASAR TERBENTUKNYA AGAMA ISLAM:
Ibnu Ishaq menulis bahwa Muhammad biasa bertapa seorang diri di gua Hira setiap tahun selama sebulan untuk melakukan 'tahnanuth' yang merupakan ibadah berhala. Menurut masyarakat Quraish, 'tahnanuth' berarti pengabdian agamawi (Ibn Ishaq, Sirat, p.105).

‘Kami diberitahu bahwa Rasul Allah pernah menyinggung hal tentang al-‘Uzza dan katanya, “Aku telah mempersembahkan domba putih kepada al-‘Uzza, ketika aku masih menjadi pengikut agama masyarakatku.” (Hisham ibn al-Kalbi, Kitab al-Asnam, p.17)
Bukhari juga mencatat bahwa Muhammad muda memakan daging yang dipersembahkan pada berhala Mekah, hal yang dilarang dalam kepercayaan monotheisme seperti Yahudi dan Hanif. (Sahih Bukhari, 67:407, 58:169). Hal ini menunjukkan pada mulanya Muhammad adalah penyembah berhala (kafir), namun karena bimbingan dari orang2 seperti Waraqah, Khadijah, dan Zaid bin Amr, akhirnya Muhammad menjadi seorang monotheisme.
Ibnu Ishaq berkata, "Seperti yang disampaikan kepadaku, bahwa Abu Jahal bin Hisyam berjumpa dengan Rasulullah, kemudian ia berkata kepada beliau, 'Hai Muhammad, engkau harus berhenti mencela tuhan2 kami! Jika tidak, maka kami akan mencela tuhan yang engkau sembah.' (Ibnu Hisyam, Sirah NA, Vol 1, p 318)
Berdasarkan peristiwa tersebut, maka Allah menurunkan ayat berikut:
'Dan janganlah kalian memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan '. (QS 6:108).
Orang2 Mekah yang hijrah ke Medina tidak punya mata pencarian. Jadi bagaimana Muhammad memenuhi janjinya untuk memberikan “tempat yang bagus” pada mereka yang meninggalkan rumah mereka karena perintahnya? Mereka menjadi miskin dan tergantung pada belas kasihan orang2 Medina untuk bertahan hidup. Beberapa dari mereka bekerja sebagai kuli untuk jangka waktu singkat dan setelah itu tidak punya pekerjaan lagi. Akibat kemiskinan dan kelaparan, para pengikut Muhammad mulai berbisik-bisik tidak puas. Beberapa malah meninggalkannya. Muhammad nyaris kehilangan wibawanya. Reaksi Muhammad adalah mengeluarkan ayat ancaman baru:
Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganlah kamu jadikan di antara mereka penolong-penolong (mu), hingga mereka berhijrah pada jalan Allah. Maka jika mereka berpaling (murtad), tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorang pun di antara mereka pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong, (QS 4:89)
Meskipun telah mengeluarkan ayat2 panik penuh ancaman bagi mereka yang berniat meninggalkannya, Muhammad tetap saja harus menemukan jalan untuk menafkahi pengikut2nya. Apa yang dilakukan Muhammad untuk menghidupi pengikutnya? Mari kita lihat hadis dibawah:
Hadis Sahih Bukhari, Vol. IV, bab 88:
Dikisahkan oleh Ibn ‘Umar bahwa sang Nabi berkata,”Mata pencaharianku ada di bawah bayangan tombakku, (1) dan dia yang tidak menaati perintahku akan dihinakan dengan membayar Jizya.”
Catatan: (1) “Di bawah bayangan tombakku” berarti “dari jarahan perang”.
Hadis Sahih Muslim 4:1058
Rasulullah mengatakan, "Saya memiliki LIMA hal yang TIDAK DIBERIKAN KEPADA SIAPAPUN SEBELUM SAYA. Saya diberikan kemenangan lewat KETAKUTAN (yang diinspirasi oleh saya) ...: dan BARANG JARAHAN dibuat halal bagi saya, dan tidak dihalalkan bagi siapa saja sebelum saya ...")
(Ibn Ishaq Sirat Rasul Allah; 326)
Allah mengatakan, “Tidak ada nabi sebelum Muhammad yang mengambil barang jarahan dari musuhnya, maupun mengambil sandera untuk uang tebusan.” Muhammad mengatakan, “Saya diberikan kejayaan lewat TEROR. Bumi diberikan bagi saya untuk dibersihkan... Jarahan dibuat sah bagi saya ... Kelima hak istimewa ini tidak diberikan kepada nabi lain sebelum saya.”
Itulah Muhammad, sang Rasul Allah. Jika selama ini anda bertanya apakah pekerjaan Muhammad, inilah jawabannya. Muhammad menafkahi dirinya dengan cara merampok, uang tebusan dari sandera dan memungut pajak jizya. Benar kata pepatah, kemiskinan dekat dengan kekhufuran. Patut diperhatikan bahwa Hadis Bukhari bab 88 diatas telah dihilangkan dalam versi Internet Sahih Bukhari. Hadis yang sukar dipercaya ini hanya dapat ditemukan di terjemahan cetak asli “The Translation of Sahi Bukhari” oleh Dr. Muhammad Muhsin Khan.
Ya, Muhammad memerintahkan pengikutnya untuk merampok kafilah2 pedagang Mekah. Dia meyakinkan mereka bahwa masyarakat Mekah telah mengusir mereka ke luar dari rumah mereka, karena itu sudah jadi hak mereka untuk merampok orang2 Mekah tersebut;
Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu. yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: "Tuhan kami hanyalah Allah". (QS 22:39-40)
Muhammad membuat pengikutnya percaya bahwa melakukan perang baginya dan melakukan tindakan terorisme dalam Islam merupakan perbuatan yang menyenangkan Allah. Muhammad menyebut “PERAMPOKAN dan PENJARAHAN”, dengan istilah “PEPERANGAN”. Hal ini dilakukan agar dirinya nampak sebagai KORBAN, pihak yang teraniaya, atau pihak yang dikhianati dari orang2 yang dirampokinya, dengan demikian Muhammad memiliki alasan pembenaran untuk melakukan perampokan tersebut. Bahkan Muhammad menjanjikan kemakmuran bagi mereka yang mau bergabung dalam bisnis perampokannya.
ALLAH MENJANJIKAN KEPADA KAMU HARTA RAMPASAN YANG BANYAK YANG DAPAT KAMU AMBIL, maka disegerakan-Nya harta rampasan ini untukmu dan Dia menahan tangan manusia dari (membinasakan) mu (agar kamu mensyukuri-Nya) dan agar hal itu menjadi bukti bagi orang-orang mukmin dan agar Dia menunjuki kamu kepada JALAN YANG LURUS. (QS 48:20)
INILAH ISLAM YANG SELAMA INI KITA KENAL!!!!

barabasmurtad
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Total Like dan Thanks: 5
Age: 70
Posts: 407
Location: bandung
Job/hobbies: membaca buku2 rohani kristen dan mendalami Injil
Humor: don't wait until tomorrow what you can do today
Join date: 2011-11-26

Back to top Go down

Re: apakah sesungguhnya islam itu?

Post by SEGOROWEDI on Mon Jan 02, 2012 8:44 am

menurut saya..
ide menabikan diri muhammad dengan islamnya berasal dari siti chatijah dan waraqah
ketika muhammad ketakutan hebat setelah ketemu mahluk mengerikan di goa hira, maksud hati isteri dan pamannya itu untuk menghiburnya supaya hilang ketakutannya, yaitu dengan mengatakan bahwa yang menemuinya di goa hira adalah malaikat jibril, padahal siapapun tahu mereka tidak punya kapasitas dan kredibilitas untuk menjustify bahwa itu malaikat jibril, tuiiiiing... ide menabikan diri mncul

SEGOROWEDI
MAYOR JENDERAL
MAYOR JENDERAL

Total Like dan Thanks: 107
Posts: 31543
Join date: 2011-11-12

Back to top Go down

Re: apakah sesungguhnya islam itu?

Post by bahdar on Mon Jan 02, 2012 9:27 am

SEGOROWEDI wrote:menurut saya..
ide menabikan diri muhammad dengan islamnya berasal dari siti chatijah dan waraqah
ketika muhammad ketakutan hebat setelah ketemu mahluk mengerikan di goa hira, maksud hati isteri dan pamannya itu untuk menghiburnya supaya hilang ketakutannya, yaitu dengan mengatakan bahwa yang menemuinya di goa hira adalah malaikat jibril, padahal siapapun tahu mereka tidak punya kapasitas dan kredibilitas untuk menjustify bahwa itu malaikat jibril, tuiiiiing... ide menabikan diri mncul

ide menabikan itu bukan dari diri sendiri ataupun orang ain..meainkan itu sudah kehndak Allah SWT

kenabian pada diri nabi muhammad sendiri juga tampak melalui Mukjizat2 yang ada pada dirinya (tanda2 kenabian)

Dari Jabir bin Abdullah radhiallahu ‘anhuma dia berkata:
عَطِشَ النَّاسُ يَوْمَ الْحُدَيْبِيَةِ وَالنَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَ يَدَيْهِ رِكْوَةٌ فَتَوَضَّأَ فَجَهِشَ النَّاسُ نَحْوَهُ فَقَالَ مَا لَكُمْ قَالُوا لَيْسَ عِنْدَنَا مَاءٌ نَتَوَضَّأُ وَلَا نَشْرَبُ إِلَّا مَا بَيْنَ يَدَيْكَ فَوَضَعَ يَدَهُ فِي الرِّكْوَةِ فَجَعَلَ الْمَاءُ يَثُورُ بَيْنَ أَصَابِعِهِ كَأَمْثَالِ الْعُيُونِ فَشَرِبْنَا وَتَوَضَّأْنَا قُلْتُ كَمْ كُنْتُمْ قَالَ لَوْ كُنَّا مِائَةَ أَلْفٍ لَكَفَانَا كُنَّا خَمْسَ عَشْرَةَ مِائَةً
“Pada saat hari Hudaibiah, orang-orang merasa kehausan sementara di hadapan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ada sebuah bejana air yang terbuat dari kulit. Beliau berwudhu, maka para sahabat mendatangi beliau. Beliau bertanya, “Ada apa dengan kalian?” Mereka menjawab, “Kami tidak memiliki air untuk berwudhu dan untuk minum kecuali air yang anda pakai”. Maka beliau meletakkan tangan beliau di atas bejana kulit tersebut, maka tidak lama kemudian air pun memancar dari sela-sela jari beliau bagaikan mata air. Maka kami pun minum dan berwudu darinya.” Aku (Salim) bertanya, “Berapa jumlah kalian saat itu?” Dia (Jabir) menjawab, “Seandainya jumlah kami saat itu seratus ribu pasti air itu tetap akan mencukupi kami. Saat itu jumlah kami seribu lima ratus orang”. (HR. Al-Bukhari no. 3576)

bahdar
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Total Like dan Thanks: 3
Posts: 240
Join date: 2011-12-23

Back to top Go down

Re: apakah sesungguhnya islam itu?

Post by SEGOROWEDI on Tue Jan 03, 2012 4:59 pm

bahdar wrote:
ide menabikan itu bukan dari diri sendiri ataupun orang ain..meainkan itu sudah kehndak Allah SWT

kenabian pada diri nabi muhammad sendiri juga tampak melalui Mukjizat2 yang ada pada dirinya (tanda2 kenabian)

Dari Jabir bin Abdullah radhiallahu ‘anhuma dia berkata:
عَطِشَ النَّاسُ يَوْمَ الْحُدَيْبِيَةِ وَالنَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَ يَدَيْهِ رِكْوَةٌ فَتَوَضَّأَ فَجَهِشَ النَّاسُ نَحْوَهُ فَقَالَ مَا لَكُمْ قَالُوا لَيْسَ عِنْدَنَا مَاءٌ نَتَوَضَّأُ وَلَا نَشْرَبُ إِلَّا مَا بَيْنَ يَدَيْكَ فَوَضَعَ يَدَهُ فِي الرِّكْوَةِ فَجَعَلَ الْمَاءُ يَثُورُ بَيْنَ أَصَابِعِهِ كَأَمْثَالِ الْعُيُونِ فَشَرِبْنَا وَتَوَضَّأْنَا قُلْتُ كَمْ كُنْتُمْ قَالَ لَوْ كُنَّا مِائَةَ أَلْفٍ لَكَفَانَا كُنَّا خَمْسَ عَشْرَةَ مِائَةً
“Pada saat hari Hudaibiah, orang-orang merasa kehausan sementara di hadapan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ada sebuah bejana air yang terbuat dari kulit. Beliau berwudhu, maka para sahabat mendatangi beliau. Beliau bertanya, “Ada apa dengan kalian?” Mereka menjawab, “Kami tidak memiliki air untuk berwudhu dan untuk minum kecuali air yang anda pakai”. Maka beliau meletakkan tangan beliau di atas bejana kulit tersebut, maka tidak lama kemudian air pun memancar dari sela-sela jari beliau bagaikan mata air. Maka kami pun minum dan berwudu darinya.” Aku (Salim) bertanya, “Berapa jumlah kalian saat itu?” Dia (Jabir) menjawab, “Seandainya jumlah kami saat itu seratus ribu pasti air itu tetap akan mencukupi kami. Saat itu jumlah kami seribu lima ratus orang”. (HR. Al-Bukhari no. 3576)

yang cerita salim atau jabir?

SEGOROWEDI
MAYOR JENDERAL
MAYOR JENDERAL

Total Like dan Thanks: 107
Posts: 31543
Join date: 2011-11-12

Back to top Go down

Re: apakah sesungguhnya islam itu?

Post by mang odoy on Thu Feb 09, 2012 9:15 pm

SEGOROWEDI wrote:menurut saya..
ide menabikan diri muhammad dengan islamnya berasal dari siti chatijah dan waraqah
ketika muhammad ketakutan hebat setelah ketemu mahluk mengerikan di goa hira, maksud hati isteri dan pamannya itu untuk menghiburnya supaya hilang ketakutannya, yaitu dengan mengatakan bahwa yang menemuinya di goa hira adalah malaikat jibril, padahal siapapun tahu mereka tidak punya kapasitas dan kredibilitas untuk menjustify bahwa itu malaikat jibril, tuiiiiing... ide menabikan diri mncul

nahh...kalo IDE KENABIAN yang ada pada diri Yesus..gimana..??
Karena dalam PB disebut.."inilah NABI YESUS"..


mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Total Like dan Thanks: 82
Posts: 4129
Join date: 2011-10-11

Back to top Go down

Re: apakah sesungguhnya islam itu?

Post by SEGOROWEDI on Fri Feb 10, 2012 7:16 am

mang odoy wrote:
nahh...kalo IDE KENABIAN yang ada pada diri Yesus..gimana..??
Karena dalam PB disebut.."inilah NABI YESUS"..

umatnya yang menyebutnya/memberi predikat nabi
hanya muhammad doang yang menabikan diri

SEGOROWEDI
MAYOR JENDERAL
MAYOR JENDERAL

Total Like dan Thanks: 107
Posts: 31543
Join date: 2011-11-12

Back to top Go down

Re: apakah sesungguhnya islam itu?

Post by mang odoy on Thu Feb 16, 2012 1:52 am

SEGOROWEDI wrote:
mang odoy wrote:
nahh...kalo IDE KENABIAN yang ada pada diri Yesus..gimana..??
Karena dalam PB disebut.."inilah NABI YESUS"..

umatnya yang menyebutnya/memberi predikat nabi

MO:
Tau darimana UMATNYA kalo YESUS itu adalah NABI...??


hanya muhammad doang yang menabikan diri

MO:
Itu karena Al-Quran menyatakan demikian...dan Muslim meyakini kalow itu adalah KALAMULLAH..
Kalo lu gak percaya hal tersebut...ya lu urus aja sendiri....
Lu aja MABOK ketika ditanya pembuktian bahwa 4 Kitab Kanonik ditulis langsung oleh murid murid yesus/saksi mata....


mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Total Like dan Thanks: 82
Posts: 4129
Join date: 2011-10-11

Back to top Go down

Re: apakah sesungguhnya islam itu?

Post by SEGOROWEDI on Thu Feb 16, 2012 9:56 am

mang odoy wrote:
MO:
Tau darimana UMATNYA kalo YESUS itu adalah NABI...??


MO:
Itu karena Al-Quran menyatakan demikian...dan Muslim meyakini kalow itu adalah KALAMULLAH..
Kalo lu gak percaya hal tersebut...ya lu urus aja sendiri....

Lu aja MABOK ketika ditanya pembuktian bahwa 4 Kitab Kanonik ditulis langsung oleh murid murid yesus/saksi mata....

[/color]

apa harus diberitahu?
itu hak mereka mau menabikan siapapun
justeru yang aneh itu kalau ada yang menabikan diri
quran memang aneh

buktinya baca di Yoh 21:24-25

SEGOROWEDI
MAYOR JENDERAL
MAYOR JENDERAL

Total Like dan Thanks: 107
Posts: 31543
Join date: 2011-11-12

Back to top Go down

Re: apakah sesungguhnya islam itu?

Post by SEGOROWEDI on Thu Feb 16, 2012 10:00 am

mang odoy wrote:
Tau darimana UMATNYA kalo YESUS itu adalah NABI...??

dari yang dikatakan, dilakukan, dan yang mereka saksikan
maka aneh kalau ada yang mengaku nabi

SEGOROWEDI
MAYOR JENDERAL
MAYOR JENDERAL

Total Like dan Thanks: 107
Posts: 31543
Join date: 2011-11-12

Back to top Go down

Re: apakah sesungguhnya islam itu?

Post by mang odoy on Fri Feb 17, 2012 5:06 am

SEGOROWEDI wrote:
mang odoy wrote:
Tau darimana UMATNYA kalo YESUS itu adalah NABI...??

dari yang dikatakan, dilakukan, dan yang mereka saksikan

MO:
Apa yang DIKATAKAN...??? apa yag DILAKUKAN..??? apa yang mereka SAKSIKAN....??
sehingga merek menyebut YESUS dengan NABI YESUS...???


maka aneh kalau ada yang mengaku nabi

mang odoy
KAPTEN
KAPTEN

Total Like dan Thanks: 82
Posts: 4129
Join date: 2011-10-11

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum