FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Halaman 9 dari 11 Previous  1, 2, 3 ... 8, 9, 10, 11  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by Ibnu Sabil on Tue Mar 11, 2014 1:11 pm

First topic message reminder :

Berangkat dari sini ;
http://www.laskarislam.com/t7954-rhoma-irama-capres-pkb-bagaimana-suara-muslim
Yang mana disini banyak muncul kandidat2 dari masing-masing netter.
Ada yang mengusung Bang Haji Rhoma, Pakde Sukarwo,jokowi, dll...dll
Buat saya pribadi saya lebih suka jika Republik tercinta di wakili sosok berintegritas tinggi, bebas dari korupsi, berakhlak yang baik, wabil khusus peduli kepada rakyat.

Dengan beberapa kriteria diatas saya kira pasangan-pasangan yang menjanjikan bisa disodorkan, yang penting bukan Akil Muhtar (RI-1)dan Ratu Atut sebagai RI-2.....bagaimana dengan nasib bangsa apabila kedua pasangan ini dipadukan...hancur luluh lantak..  piss 

Saya lebih suka mendukung wak abu jadi RI-1 (naik pangkat dari presiden LI ke RI-1)....  kagum  daripada mereka berdua (AM & RA) (tak sudi ==>mirnawati mode on)...... usil 

Kemudian disusul trit yang dibawa wak abu yang ini ;
http://www.laskarislam.com/t8205-dana-siluman-parpol-wal-calegfantastis
Dimana disini dikupas dan disodorkan data mengenai dana siluman untuk parpol yang bejibun minta ampun...duit siapakah yang dipake buat parpol tsb....?

Dari dua paparan diatas, saya ajak saudara sekalian untuk berpartisipasi kira-kira siapakah calon yang pantas tentunya sesuai dengan kriteria2 diatas?

Mohon maaf jika ada kata2  yang menyinggung, kesempurnaan hanyalah milikNya.
Apalah artinya saya hanya Newbie disini.... khawatir

Sok silahkeun...usung calonnya masing2....!
avatar
Ibnu Sabil
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Age : 77
Posts : 1803
Kepercayaan : Islam
Location : JAYA - RAYA
Join date : 28.07.13
Reputation : 36

Kembali Ke Atas Go down


Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by abu hanan on Tue Jun 17, 2014 5:17 pm

pasukan pandu..
abu hanan,LI..wkwkwk..


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by SEGOROWEDI on Mon Jun 23, 2014 12:32 pm

menurutmu..
putera-puteri bangsa ini yang paling pantas jadi pres/wapres
siapa BU?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by dee-nee on Mon Jun 23, 2014 6:13 pm

@SEGOROWEDI wrote:menurutmu..
putera-puteri bangsa ini yang paling pantas jadi pres/wapres
siapa BU?

Jokowi dan Prabowo ... terserah mau dibolak balik juga boleh

 piss piss 
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by SEGOROWEDI on Mon Jun 23, 2014 6:34 pm


aku tanya si ABU, din..

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by abu hanan on Thu Jun 26, 2014 12:45 pm

dari 2 calon,gak ada satupun yang berani lantang : menegakkan syariah di bumi nusantara..lalu buat apa sayah pilih mereka?

kedua calon sama idem sekuler,parpol islam yang mendukung pun juga sekumpulan orang hipokrit..ditambah si ahmad dhani yang bangga jiplak lagu queen berjudul "we will rock you" buat promo si prahara (prabowo hatta rajasa)..

didepan sayah,kedua calon gak lebih dari seonggok sampah yang beda jenis..

gimana?uda jelas bukan?
siapapun yang jadi presiden ri 2014-2019,tetaplah haram bagi sayah untuk angkat senjata..

habib riziq dan ryamizard ryacudu itu nama yang akan sayah pertimbangkan..tetapi mustahil..karena saat ini,parpol islam sedang phobi dengan islam sendiri..
bila hatta rajasa terbukti nyolong via pertamina..apakah ada orang yang menentang sayah bila sayah penggal kepala hatta rajasa?
amien rais boleh bersuara disini..

bila jokowi terbukti korupsi melalui potongan ekspor,apakah rela muhaimin iskandar bila kepala jokowi dipenggal by sayah?


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by dee-nee on Thu Jun 26, 2014 1:07 pm

@SEGOROWEDI wrote:
aku tanya si ABU, din..

aku juga tau ... emang ga boleh ya ikutan ngasih komen

 ngupil

mbah abu wrote:habib riziq dan ryamizard ryacudu itu nama yang akan sayah pertimbangkan

si habib sudah masuk timses prabowo
si jendral sudah masuk timses jokowi

pertimbangannya apa mbah kepada dua nama diatas ??
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by SEGOROWEDI on Thu Jun 26, 2014 2:18 pm

@abu hanan wrote:dari 2 calon,gak ada satupun yang berani lantang : menegakkan syariah di bumi nusantara..lalu buat apa sayah pilih mereka?

maksudmu 'syariah tegak' itu apa BU?
apa nkri harus jadi nii?

kalau tujuannya menjalankan syariat islam
kan sudah dijamin undang-undang, BU
sama-sekali gak ada yang melarangmu, kurang apa lagi?

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by abu hanan on Thu Jun 26, 2014 5:25 pm

lha kalow habib sama jendral masuk jadi timses yah uda deh..nasibnyah idem dengan capresnyah sendiri..tercoret by sayah..

mbdee..
alasan sayah mempertimbangkan itu cukup simpel..sayah muak dengan kedua calon sekarang..itu ajah..sebenarnyah banyak tapi cukup "muak" ajah dulu..


untuk orang yang memaafkan walaupun ia mampu membalas
maka kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang luas
avatar
abu hanan
GLOBAL MODERATOR
GLOBAL MODERATOR

Male
Age : 83
Posts : 7999
Kepercayaan : Islam
Location : soerabaia
Join date : 06.10.11
Reputation : 219

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by dee-nee on Thu Jun 26, 2014 5:34 pm

@abu hanan wrote:lha kalow habib sama jendral masuk jadi timses yah uda deh..nasibnyah idem dengan capresnyah sendiri..tercoret by sayah..

mbdee..
alasan sayah mempertimbangkan itu cukup simpel..sayah muak dengan kedua calon sekarang..itu ajah..sebenarnyah banyak tapi cukup "muak" ajah dulu..

emang kapan mbah abu ga muak ?? atau .... sampai kapan ada yang ga membuat mbah abu muak ??
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by SEGOROWEDI on Thu Jun 26, 2014 8:15 pm

@abu hanan wrote:lha kalow habib sama jendral masuk jadi timses yah uda deh..nasibnyah idem dengan capresnyah sendiri..tercoret by sayah..

maumu apalagi, bu?
silakan jalankan syariah/hukum agamamu...
tidak ada yang melarang bahkan dijamin undang-undang

mo kamu bubarkan nkri dan menggantinya jadi nii????

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by Ibnu Sabil on Fri Jul 11, 2014 11:45 pm

Pilpres sdh beres dilaksanakan...masing2 calon klaim jadi pemenang...lantas siapa yang kalah?
Demokrasi acak kadut...sehingga menghasilkan 2 kandidat yang sama2 ngotot menang.
Rakyat dibodohi dgn disuguhi kopi merk quick count...hadeuh nasib NKRI

Bagaimana satu negara bisa maju apabila system pemilihan pemimpin kacau begini...

Rakyat tanda tanya prabowokah atow jokowikah yg akan naik ke pelaminan utk dilantik dan dijadikan pemimpin RI.

Mimpi buruknya jika kita dihadapkan untuk memilih sapi atow kerbau...manakah yang lebih tepat? Sementara kita ini kan bangsa manusia...tidak ada pantas-pantasnya jika manusia dipimpin oleh bangsa hewan...wkwkwk
avatar
Ibnu Sabil
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Age : 77
Posts : 1803
Kepercayaan : Islam
Location : JAYA - RAYA
Join date : 28.07.13
Reputation : 36

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by SEGOROWEDI on Tue Jul 15, 2014 10:58 am


sebenanya gak kacau..
asal tidak ada calon yang kalap dengan menampilkan hasil QC lembaga abal-abal untuk melegitimasi klaim kemenengannya lalu 'bermain' selama proses penghitungan manual

SEGOROWEDI
BRIGADIR JENDERAL
BRIGADIR JENDERAL

Posts : 43894
Kepercayaan : Protestan
Join date : 12.11.11
Reputation : 124

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by dee-nee on Thu Jul 17, 2014 10:31 am

Urusan quick count mah udah beres dan jelas ....
Dan teorinya kan kalo liat pemilu2 sebelumnya ... masalah quck count yang udah beres ini biasanya ga jauh beda dengan hasil KPU ....

Jadi ... ya saya sih udah bisa bayangkan siapa yang menang ...
walaupun apapun memang masih bisa terjadi ...

 2 good  2 good 

Sebetulnya .... sudah ga terlalu menarik buat saya ngurusin hasil pilpres
yang menarik sekarang adalah terkait "Koalisi Permanen"

hehehehehehehe .... sampai sejauh mana toh permanennya ???
dan gimana ya sikap Prabowo kalau ada yang mulai ga setia .... permanen bisa berubah jadi preman-man ga ??  
lalu gimana juga sikap Jokowi ketika didekati oleh yang dulu sibuk black campaign .... diterima ga ya ???

Kalau saya jadi Prabowo .... saya ikat mereka benar2 selama 5 tahun (kan janjinya permanen)
Kalau saya jadi Jokowi .... saya tolak mereka yang dulu udah habis2an blunder-nya

 ketiwi  ketiwi 

(ini dengan kondisi Jokowi yang menang ya .... kalau Prabowo yang menang ... ya koalisi Jokowi memang ga ada ikatan deklarasi permanen segala)
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by Jagona on Thu Jul 17, 2014 11:24 am


koalisi permanen ...... kayanya ancang-ancang kalo yang menang adalah jokowi .......... katanya ..... okey

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by dee-nee on Thu Jul 17, 2014 11:40 am

-- deleted by dee-nee ---


Terakhir diubah oleh dee-nee tanggal Thu Jul 17, 2014 12:33 pm, total 2 kali diubah
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by musicman on Thu Jul 17, 2014 11:52 am

Kalau yakin menang, yah harusnya gk usah pakai bikin koalisi permanen, kecuali kalau tidak yakin menang. Apalagi sangat Mudah membubarkan Koalisi "permanen" oleh lawannya jika menang.

Tawari saja posisi menteri, alamat ambruk, dan Sayonara untuk "permanen"nya.

Tinggal saya mau lihat ekpresi muka Jokowi saat mengumumkan kabinet menterinya yg berasal dari Golkar.
avatar
musicman
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2226
Kepercayaan : Islam
Join date : 07.10.11
Reputation : 123

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by dee-nee on Thu Jul 17, 2014 12:18 pm

@musicman wrote:Kalau yakin menang, yah harusnya gk usah pakai bikin koalisi permanen, kecuali kalau tidak yakin menang. Apalagi sangat Mudah membubarkan Koalisi "permanen" oleh lawannya jika menang.

Tawari saja posisi menteri, alamat ambruk, dan Sayonara untuk "permanen"nya.

ya itu dia makanya Bung MM ... ini koalisi permanen atau preman-man .... kalo preman-man agak susah say good bye juga kan

 piss  piss 

seperti saya tulis di #116

tentang prabowo wrote:
1. Sistem koalisi yang ditawarkan Prabowo sudah jelas adalah bagi2 kekuasaan di pemerintah .... artinya Prabowo tidak membawa satu visi misi tapi menggabungkan banyak visi misi dari partai lain ... yang akhirnya bisa disatukan dalam kebijakan di kabinet maupun parlemen
Terlihat mengerikan karena rawan korupsi dan konflik kepentingan antar partai ?? memang mengerikan buat kita ...

tapi masalahnya apa yang ikut koalisi juga ga ngeri sama prabowo (secara intel dia ada dimana2) ... artinya ... mungkin akan ada deal2 juga dalam koalisi itu "you orang harus nurut sama I punya kebijakan ya" >>> prabowo bisa dibilang lebih tegas dibanding SBY walaupun sama2 militer

Jadi mungkin .... partai dua kaki model2 PKS ga akan dijatuhkan hanya dengan kasus2 sekelas "sapi n pustun" ... tapi bisa lebih keras lagi dengan "ancaman" dsb (ngerti ya maksud saya) >>> kenapa saya bilang gini ... karena itu yang saya nilai dengan sikap SDA di PPP

intinya ... menurut saya belum tentu gampang tuk berkata "selamat tinggal kekasih"
tapi ... ya mungkin juga bisa gampang ...

@musicman wrote:Tinggal saya mau lihat ekpresi muka Jokowi saat mengumumkan kabinet menterinya yg berasal dari Golkar.

Hahahahaha ... yang golkar juga seru nih .... terpecah ya gang nya ARB n JK

politik2 .... 
ketawa guling ketawa guling 

Jokowi ngambil mentri dari golkar ?? sangat mungkin ...
Tapi Jokowi ini orangnya lihai bung .... (terserah ... kata "lihai" ini mau dilihat secara positif atau negatif)

Jokowi itu ekstreme loh .... karena dia sangat mengandalkan rakyat .... dengan sangat ekstreme juga dia berperilaku seperti apa yang diinginkan rakyat ... (kalau rakyat mau pemimpin yang jujur ... ya dia jujurnya bener2 ekstreme .... kalau rakyat mau pemimpin yang dekat dengan mereka ... ya dia dekatnya juga benar2 ekstreme .... kalau rakyat mau pemimpin yang baik ... ya dia baiknya juga benar2 ekstreme .... dst)

Jokowi itu menurut saya bener2 belajar betul apa yang diinginkan rakyat ... dan itu yang dikerjakan (at least selama kampanye)
Gimana kedepannya .... ya kita lihat saja nanti .... tapi urusan mengambil hati rakyat ... Jokowi emang jagoan

Jadi terkait ngambil mentri dari golkar .... ya Jokowi belajar juga pandangan rakyat tentang mentri itu ... bagus atau ga "image" si calon dimata rakyat ... di mata ICW ... di mata KPK ... dsb ..... Intinya dengan kelihaian-nya ... Jokowi cukup hati2 kok ketika milih mentri .... supaya ga blunder dimata rakyat ....

Lagipula Jokowi juga janji mau milih mentri dengan cara fit and proper test .... artinya sistem seleksi oleh banyak ahli .... (seperti memilih lurah atau kepsek). Kalau mentri ga capable ... sebelum 2 thn langsung copot

>>> urusan mampu dan bersih saya ga terlalu mikirin (walaupun mentri itu dari golkar sekalipun) yang seru sebetulnya kalau ada kejadian kaya lurah susan di kementrian nanti .... hehehehehehehehe

 piss  piss

Apalagi kalo kementrian agama, pendidikan, atau dagri .... hihihihihihi

 ketiwi ketiwi 
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by satria bergitar on Thu Jul 17, 2014 2:59 pm

bu asmen wrote:Lagipula Jokowi juga janji mau milih mentri dengan cara fit and proper test .... artinya sistem seleksi oleh banyak ahli .... (seperti memilih lurah atau kepsek). Kalau mentri ga capable ... sebelum 2 thn langsung copot

walopun sbnarnya saya kurang yakin gerak gerik jokowi bakal sebebas waktu ngobrak ngabrik jakarta... tapi yg ini patut saya tunggu...

klo meleset... ya artinya tuduhan orang2 bahwa sang "bunda" bermain dibelakang panggung benar adanya  piss
avatar
satria bergitar
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 31
Posts : 1399
Location : Karawang
Join date : 08.12.11
Reputation : 58

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by dee-nee on Thu Jul 17, 2014 5:14 pm

@satria bergitar wrote:
bu asmen wrote:Lagipula Jokowi juga janji mau milih mentri dengan cara fit and proper test .... artinya sistem seleksi oleh banyak ahli .... (seperti memilih lurah atau kepsek). Kalau mentri ga capable ... sebelum 2 thn langsung copot

walopun sbnarnya saya kurang yakin gerak gerik jokowi bakal sebebas waktu ngobrak ngabrik jakarta... tapi yg ini patut saya tunggu...

tergantung kelihaian Jokowi itu lagi ..... makanya saya sebut .... kalau dia memang benar2 ekstrem bersihnya .... maka dia pun akan ekstrem menceritakan semua kegiatan dan kebijakannya untuk ditunjukkan ke rakyat ... ekstrem transparan-nya
dan jangan sampai ke colongongan .... (seperti kasus transjakarta misalnya)

kalau dia pintar .... DPR juga ga akan bisa berbuat apa2 ....
tapi .... sekali saja dia blunder dan ketauan tidak lurus .... dia habis di DPR dan rakyat ga mau bantu dia

contoh : revisi UU MD3 yang akan dibatalkan MK saja sudah salah satu dukungan rakyat untuk Jokowi (terkait pilpres ini)  

@satria bergitar wrote:klo meleset... ya artinya tuduhan orang2 bahwa sang "bunda" bermain dibelakang panggung benar adanya  piss

setuju ... tapi feeling saya sang "bunda" yang nurut sama Jokowi ... secara dia HBL ... wakakakakakaka

becanda deng

 piss 

Tapi menurut saya sih ya .... orang2 tua (senior) model2 SBY, Wiranto, Mega, Akbar Tanjung, dsb ini ... sepertinya kok sudah tidak nyari2 harta dan tahta lagi ya ... apalagi wanita .... kekekekekeke

Mereka2 ini saya lihat kok cuma cari aman .... aman bisa "pensiun" sebagai seorang yang "bersih" ...

Makanya wiranto gabung ke jkw ... makanya sby labil antara jkw n prabowo .... untuk ngejar harta dan tahta di kabinet baru sepertinya kok ga ... nyari aman iya ....

Yang sekarang diincer KPK kan si ketum "anu" terkait migas dan ketum "anu" terkait pajak (lumpur, newmont, dsb) .... serta beberapa mantan kabinet SBY lainnya yang muda2 ..... ya menurut saya mereka2 ini yang sedang resah gelisah bila ga masuk pemerintahan ....

Kalau ketum2 senior mah kayanya asik2 aja selama mereka "aman" ... udah ga nyari harta n tahta juga kayanya ....

sementara ketum yang satu lagi .... dia ini orang baik (menurut saya) .... tapi ga lihai .... terlalu polos dan otaknya lempeng2 aja .... (bagus memang)
yang jadi masalah ... menurut saya ... dia bukan sosok yang punya EQ baik ... IQ boleh tinggi ... tapi emosi nya naik turun .... (ga masalah juga sebetulnya)

tapi faktor yang paling mempengaruhi orang yang ga pernah hidup susah dengan emosi tidak stabil adalah di lingkungannya .... kalau lingkungannya baik ... dia akan jadi baik .... lingkungan jelek ... dia akan jadi jelek ....

Dengan cita2nya (obsesinya) sejak kecil yang ingin jadi presiden .... dan usia yang sudah 65 thn .... kalau dia kalah 2014 ... pilpres 2019 blum tentu dia bisa nyapres lagi .... apalagi kalau nunggu 10 thn

Jadi misalnya nih ya (hanya analisa saja) .... sudah ga pernah hidup susah (harta melimpah) + emosi ga stabil + punya obsesi + lingkungan yang tidak baik ... kira2 apa jadinya ???

Makanya saya pernah bilang ... mbok pak gubernur ini nunggu 2019 aja nyapresnya (walaupun kalau pak gub nyapres saya tetep pilih dia) ... tapi maksudnya ditunda itu supaya luapan emosi dan ambisi saudara kita ini terpuaskan dulu ... biar ga panas negara ini

tapi ... luka di hati "bunda" rupanya tak mudah sembuh ... sejak jaman sang mertua saudara kita ini jadi presiden .... berlanjut ke penjegalan poros tengah ... berlanjut ke penghianatan sang menkopolkam .... hati bunda sakit bukan main .... sekian banyak dihianati oleh laki2 .... akhirnya bunda pun sulit percaya pada saudara kita ini ... "Ya sudahlah ... saya ajukan anak saya saja, ga usah percaya pada laki2 .... semua laki2 penghianat" begitu kata bunda

 piss piss
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by satria bergitar on Fri Jul 18, 2014 9:23 am

bu asmen wrote:Tapi menurut saya sih ya .... orang2 tua (senior) model2 SBY, Wiranto, Mega, Akbar Tanjung, dsb ini ... sepertinya kok sudah tidak nyari2 harta dan tahta lagi ya ... apalagi wanita .... kekekekekeke

Mereka2 ini saya lihat kok cuma cari aman .... aman bisa "pensiun" sebagai seorang yang "bersih" ...


Makanya wiranto gabung ke jkw... makanya sby labil antara jkw n prabowo... untuk ngejar harta dan tahta di kabinet baru sepertinya kok ga... nyari aman iya ...

ya itu sih kembali ke sudut pandang kita masing2... klo kita melihat mereka sebagai orang2 yg kotor maka outputnya ya seperti itu (bold red)

tp klo kita memandang mereka sebagai seorang negarawan... apapun yg mereka lakukan... dalam posisi apapun... dimanapun... kita akan berfikir apa yg mereka akan lakukan adalah yg terbaik untuk kepentingan bangsa...

misal presiden incumbent kita bilang "setelah ini (pensiun maksudnya) saya akan fokus mencetak kader2 terbaik bangsa" ya kita harus hormati itu... seorang pemimpin yg baik selalu punya gagasan untuk berkontribusidemi bangsanya..

mengenai pilihan netral yg diambil beliau... sejujurnya saya dan bu asmen bisa mengeluarkan ratusan bahkan ribuan opini yg baik dan yang buruk tentang pilihan beliau tersebut... semua tergantung sebagai sosok seperti apa kita memandang beliau... cuma Allah yg tahu niat dan prinsip beliau sebenarnya

bu asmen wrote:tapi ... luka di hati "bunda" rupanya tak mudah sembuh ... sejak jaman sang mertua saudara kita ini jadi presiden .... berlanjut ke penjegalan poros tengah ... berlanjut ke penghianatan sang menkopolkam .... hati bunda sakit bukan main .... sekian banyak dihianati oleh laki2 .... akhirnya bunda pun sulit percaya pada saudara kita ini ... "Ya sudahlah ... saya ajukan anak saya saja, ga usah percaya pada laki2 .... semua laki2 penghianat" begitu kata bunda

klo yg namanya di politik itu gada kawan maupun lawan abadi bu... persoalan sakit hati rasanya jauh dari apa yg sebenarnya sang bunda pikirkan itu menurut saya lho...

klo itu alasan beliau enggan menyepakati deal politik dgn gerindra tahun 2009 rasanya urusan "sakit hati" jauh panggang dari api deh...

awalnya sayapun berpikir apakah beliau ini mengidap post power syndrome yah... karena pernah berkuasa dan menikmati apa yg bisa ia lakukan selama berkuasa... termasuk misalnya mengembalikan nama baik ayah dan keluarganya dimata publik rakyat indonesia... maka ia akan melakukan segala cara untuk mendapatkan kekuasannya kembali even jika harus menampilkan seorang media darling untuk dicapreskan... dan bermain di belakang panggung...

itu sudut pandang buruk saya thdp beliau... terus2an itu yg saya pikirkan sehingga saya sulit menerima kenyataan bahwa sebagus apapun jokowi jika ada beliau disisinya terlihat hitam di mata saya... menerima kenyataan adalah lebih baik ketimbang berkutat dalam kubangan pemikiran negatif... output berpikir pun jadi negatif... ujung2nya malah sakit hati sendiri... akhirnya saya mencari ribuan alasan baik kenapa sang bunda memilih cara seperti itu...itupun klo SEANDAINYA jokowi terpilih jadi presiden selanjutnya... besar harapan saya klopun seandainya ia terpilih ia dapat memajukan bangsa ini...

sikap legowo seharusnya adalah ciri khas kita sebagai bangsa yg santun, berbudaya, dan toleran terhadap keadaan demi terciptanya Indonesia yg adil dan makmur...

testimoni bu asmen ttg para tokoh saya ga mau menanggapi...takut jadi fitnah...sisanya clear

 piss 

oke beybeh...tariklah

 TKP
avatar
satria bergitar
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 31
Posts : 1399
Location : Karawang
Join date : 08.12.11
Reputation : 58

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by dee-nee on Sat Jul 19, 2014 9:34 am

Hihihihihi ... jadi ga enak sama coach sagi

 piss  piss 

@satria bergitar wrote:
bu asmen wrote:Tapi menurut saya sih ya .... orang2 tua (senior) model2 SBY, Wiranto, Mega, Akbar Tanjung, dsb ini ... sepertinya kok sudah tidak nyari2 harta dan tahta lagi ya ... apalagi wanita .... kekekekekeke

Mereka2 ini saya lihat kok cuma cari aman .... aman bisa "pensiun" sebagai seorang yang "bersih" ...

Makanya wiranto gabung ke jkw... makanya sby labil antara jkw n prabowo... untuk ngejar harta dan tahta di kabinet baru sepertinya kok ga... nyari aman iya ...

ya itu sih kembali ke sudut pandang kita masing2... klo kita melihat mereka sebagai orang2 yg kotor maka outputnya ya seperti itu (bold red)

tp klo kita memandang mereka sebagai seorang negarawan... apapun yg mereka lakukan... dalam posisi apapun... dimanapun... kita akan berfikir apa yg mereka akan lakukan adalah yg terbaik untuk kepentingan bangsa...

misal presiden incumbent kita bilang "setelah ini (pensiun maksudnya) saya akan fokus mencetak kader2 terbaik bangsa" ya kita harus hormati itu... seorang pemimpin yg baik selalu punya gagasan untuk berkontribusidemi bangsanya..
mengenai pilihan netral yg diambil beliau... sejujurnya saya dan bu asmen bisa mengeluarkan ratusan bahkan ribuan opini yg baik dan yang buruk tentang pilihan beliau tersebut... semua tergantung sebagai sosok seperti apa kita memandang beliau... cuma Allah yg tahu niat dan prinsip beliau sebenarnya

No no .... begini maksud saya ... (maaf kalau kepanjangan)

pertama .... terkait SBY ... jujur dua pemilu kebelakang saya pilih SBY (walaupun ada Mega, Hasyim, JK, Wiranto, Prabowo, atau siapapun saingan nya) ... jadi saya pribadi ga ada masalah dengan SBY bahkan hingga sekarang

sepertinya saya juga pernah nulis di thread lain bahwa saya tidak pernah berpikir negatif terkait semua presiden kita
saya percaya .... seburuk2nya manusia ... ketika dia terpilih jadi presiden (pemimpin) ... dia pasti berusaha untuk memberi yang terbaik bagi bangsanya .... (apalagi kalau terpilihnya karena dipilih oleh rakyat - pilpres langsung) ... tapi bagaimana hasil dan cara masing2 tokoh memimpin .... ya semua orang punya pendapat masing2 ...

saya klarifikasi dulu yang merah : betapapun kita ga bisa tutup mata bahwa penyakit KKN cuma dianggap flu jaman orba (khusus orba ya) ... tapi flu ini berubah jadi kanker kronis ketika terjadi reformasi ....

bila kita fokuskan pada yang tua2 ini (senior) ... ya itu tadi maksud saya .... mereka ini sudah tidak lagi ngurusin harta atau tahta ... tapi mereka hanya sekedar cari aman .... aman terkait image mereka sebagai negarawan >>> aman bisa "pensiun" sebagai seorang yang "bersih" ... contoh :

untuk wiranto : jelas dia ga mungkin gabung ke prabowo ... terkait 98 .... bukan ga mungkin bila prabowo jadi presiden maka vonis siapa "pelaku pelanggaran ham" bisa berbalik 180 derajat ... Kita ga tau siapa si pelaku ... tapi dalam politik semua bisa dibalik2 kan ...
Jadi menurut saya ... gabungnya wiranto ke JKW ya untuk mengamankan vonis si "pelaku" at least supaya ga berbalik arah ... tapi bukan saya bilang wiranto sudah pasti salah dalam kasus 98 ... atau prabowo sudah pasti salah dalam kasus tersebut

untuk SBY : apakah labil atau netral .... hehehehe .... ya mungkin bahasa yang lebih bagus adalah netral ... apalagi posisi SBY sebagai presiden memang harus netral ....

Tapi terkait posisinya sebagai ketua dewan pembina partai (sekaligus pendiri partai) ... terlalu naif kalau menyatakan demokrat netral .... SBY netral ya saya percaya ... tapi demokrat susah untuk netral .... karena masing2 kader kan punya kepentingan di parlemen ... apalagi kader2 ini masih dalam posisi pemimpin di DPR (status quo) .... disinilah saya pikir SBY bingung (labil) ... labil bukan artinya tidak punya sikap ... tapi SBY harus benar2 menimbang terkait posisi partainya .... karena disatu pihak ... ada kader yang masih ingin mempertahankan status quo .... di pihak lain ada kader yang dilirik JKW yang judulnya sedang mengusung perubahan (contoh : anies dan dahlan) ... Jadi di demokrat ini ada yang pro prabowo ada yang pro jkw ....

Kenapa saya sebut yang ingin mempertahankan status quo adalah yang pro prabowo ... karena semua koalisi prabowo adalah mereka2 yang juga ada di koalisi kabinet bersatu

>>> sebenarnya ini sama saja dengan posisi golkar (ada yang pro arb ... ada juga yang pro jk) ... tapi buat akbar tanjung atau senior golkar lainnya .... ya tetap ada pertimbangan bagaimana mereka (dalam golkar) bisa berpartisipasi dalam kehidupan berpolitik tanpa harus mengejar harta dan tahta ... berpartisipasi dalam politik (berbangsa dan bernegara) tidak harus artinya gila tahta dan harta kan ... apalagi mereka sudah tua (ibaratnya sudah makan asam garam dan pengalaman dalam dunia politik)

Jadi ... terkait SBY sebagai pembina partai ... partai ini tetap jadi mesin politiknya toh ... mesin politik agar dia bisa tetap terlibat dalam kehidupan berbangsa bernegara (sama dengan semua senior2 lainnya yang juga masih terlibat dalam partai) ... yang repot adalah karena demokrat sedang bermasalah dengan kasus hambalang (bahkan century) .... ada kader2 muda yang bermasalah ... jadi disinilah kelabilan (kebingungan) SBY untuk tetap menjaga image "bersih" itu ....

Sementara untuk posisinya sebagai presiden ... SBY atau Mega sebetulnya punya kedudukan yang sama terkait masing2 kasus yang menimpa mereka (century atau BLBI) ... mereka berdua pasti baik2 saja ... mereka tidak mungkin masuk dalam jerat KPK (ini menurut saya loh ya) .... tapi sebagai "pemilik" partai .. keduanya punya andil untuk menjaga mesin politik mereka .... supaya mesin ini tetap jalan dan berdiri (walaupun banyak kader yang tertangkap KPK) ....

saya menyebut SBY dan Mega pasti baik2 saja dalam kasus century atau BLBI .... bukan karena mereka punya kekuatan super sebagai mantan presiden (bila SBY sudah tidak jadi presiden lagi) .... tapi lebih karena : memang tidak mudah membuktikan "kesalahan" kedua tokoh ini bila judulnya adalah kebijakan dalam mengambil keputusan ... apalagi bila terkait "kondisi waktu itu (krismon, banyak hutang, resesi, dsb)" .... jadi terkait century atau BLBI ... yang tertangkap ya si "pelaku" (bila nyatanya ada kecurangan dalam kebijakan itu) .... bukan si pembuat kebijakan atau pemberi keputusan atau si presiden

Nah si pelaku ini kan bisa saja orang2 partai SBY atau Mega .... makanya saya sebut ... SBY bingung (labil) ... karena sebagai pembina partai dia harus menentukan kemana demokrat harus melangkah .... sementara untuk SBY nya sendiri ... dia mah ga ada masalah ... dia tetap tercatat sebagai negarawan (diluar bagaimana pendapat masing2 orang terkait si tokoh) ....

bold hijau : seperti saya sebut paling atas .... saya 2 kali milih SBY ... jadi kalau urusan niatan dia sebagai pemimpin ... siapapun presidennya saya percaya niatan mereka semua baik untuk bangsa ini .... diluar hasil dan siapa orang2 dibelakang si tokoh itu sendiri ya ....

coach sagi wrote:
bu asmen wrote:tapi ... luka di hati "bunda" rupanya tak mudah sembuh ... sejak jaman sang mertua saudara kita ini jadi presiden .... berlanjut ke penjegalan poros tengah ... berlanjut ke penghianatan sang menkopolkam .... hati bunda sakit bukan main .... sekian banyak dihianati oleh laki2 .... akhirnya bunda pun sulit percaya pada saudara kita ini ... "Ya sudahlah ... saya ajukan anak saya saja, ga usah percaya pada laki2 .... semua laki2 penghianat" begitu kata bunda

klo yg namanya di politik itu gada kawan maupun lawan abadi bu... persoalan sakit hati rasanya jauh dari apa yg sebenarnya sang bunda pikirkan itu menurut saya lho...

klo itu alasan beliau enggan menyepakati deal politik dgn gerindra tahun 2009 rasanya urusan "sakit hati" jauh panggang dari api deh...

Bukan begitu maksud saya .... bukan megawati enggan sepakat karena urusan "sakit hati" ... mega ga pernah sakit hati dengan prabowo
Maksud saya ... karena mega sudah berpengalaman sakit hati .... sudah tau bahwa tidak ada kawan yang abadi ... maka untuk apa dia harus sepakat dengan batu tulis  ...

Misalnya bisa saja kan mega berpikir begini "Untuk apa saya sepakat dengan batu tulis bila saya bisa mengajukan calon saya sendiri (mungkin termasuk diri saya sendiri)" .... "Tidak ada yang bisa jamin bila saya dukung Prabowo di 2014, maka prabowo tidak akan menjegal jokowi sebagai gubernur (bila nanti jokowi maju di 2019)" ... "Tidak ada yang bisa jamin Prabowo setia pada janjinya" ... "Tidak ada kawan yang abadi ... jadi untuk apa menjadi kawan abadi ??" .... begitu dsb

Diluar benar atau salah pikiran mega ini .... maksud saya tentang "sakit hati" itu : bahwa pengalaman sakit hati (pengalaman dalam politik) mega .... memungkinkan dia untuk putus hubungan dengan gerindra ... walaupun ideologi, ambisi dan cita2 prabowo dan mega pada dasarnya sama  

underline : ya memang bukan karena urusan sakit hati ... tapi terkait pikiran mega seperti yang coach sagi tulis .... menurut saya begini .... kalau memang bisa, mampu, atau boleh .... siapa sih yang ga mau jadi presiden (lagi) ??? Mungkin kalau lihat diantara 3 presiden kita yang masih hidup ... cuma Habibie yang ga tertarik jadi presiden lagi ...

Kalau mega ingin berkuasa lagi ... jelas kemungkinan itu ada .... dan itu juga sama dengan SBY (bila dia bisa mencalonkan lagi) .... tapi seperti saya sebut diatas tentang si senior2 ini .... menurut saya cara berpikir mereka kok sudah tidak lagi untuk harta dan kuasa ... apalagi buat mega atau sby ... toh dua2nya sudah dengan status "mantan presiden" ... jadi kalau keduanya bisa nyapres lagi .... menurut saya ya karena mereka ingin melakukan lebih baik untuk bangsa ini ... tapi ... jelas sby beda dengan mega

SBY jauh lebih mampu dan capable dibanding Mega .... SBY jauh lebih punya peluang untuk nyapres lagi (seandainya konstitusi memberi ijin)
Sementara Mega jelas tidak mampu sebagai pemimpin ... katakanlah dia punya cita2 untuk meneruskan semangat marhaenisme dan nasionalisme sukarno ... yang jadi masalah kan Mega ini memang cuma anak sukarno (dia cuma lihat bapaknya kerja ... tapi ga pernah tau gimana caranya jadi pemimpin yang mengerti rakyat .... apalagi bicara marhaenisme)

lanjut ....

coach sagi wrote:awalnya sayapun berpikir apakah beliau ini mengidap post power syndrome yah... karena pernah berkuasa dan menikmati apa yg bisa ia lakukan selama berkuasa... termasuk misalnya mengembalikan nama baik ayah dan keluarganya dimata publik rakyat indonesia... maka ia akan melakukan segala cara untuk mendapatkan kekuasannya kembali even jika harus menampilkan seorang media darling untuk dicapreskan... dan bermain di belakang panggung...

Ingin meneruskan semangat nasionalisme atau marhaenisme sukarno yang pro rakyat mungkin iya ... istilahnya pemerintahan yang pro-rakyat
tapi mengembalikan nama baik sukarno di mata publik kok kayanya ga ya ... karena menurut saya sukarno tidak akan pernah tercatat jelek dalam sejarah ... bagaimanapun pendapat masing2 orang .... kok menurut saya sukarno dan hatta memang sudah terlanjur dapat image bagus sebagai bapak proklamasi .... sudah tercatat sebagai pahlawan nasional .... jadi memang tidak perlu dipulihkan lagi namanya

Tapi terkait yang underline diatas ini ... yang tentang pro-rakyat ...

lanjut ke bawah

coach sagi wrote:itu sudut pandang buruk saya thdp beliau... terus2an itu yg saya pikirkan sehingga saya sulit menerima kenyataan bahwa sebagus apapun jokowi jika ada beliau disisinya terlihat hitam di mata saya... menerima kenyataan adalah lebih baik ketimbang berkutat dalam kubangan pemikiran negatif... output berpikir pun jadi negatif... ujung2nya malah sakit hati sendiri... akhirnya saya mencari ribuan alasan baik kenapa sang bunda memilih cara seperti itu...itupun klo SEANDAINYA jokowi terpilih jadi presiden selanjutnya... besar harapan saya klopun seandainya ia terpilih ia dapat memajukan bangsa ini...

Saya sendiri juga ga ngerti seperti apa "hitam" nya mega di benak coach sagi ... apakah karena ada image PDIP itu sendiri yang disebut partai sekuler, partai kristen, partai anti-islam, komunis, dsb ... atau hanya karena mega yang ingin mengembalikan nama baik sukarno ...

Kalau terkait image pdip ... ya itu pendapat masing2 orang ... saya pribadi menilai semua partai ya intinya ga boleh keluar dari jalur pancasila
Tapi kalau terkait nama baik sukarno ... seperti saya sebut sebelumnya ... sukarno tidak pernah jelek dimata publik ... apalagi setelah reformasi dimana sejarah sudah lebih fair dibuka (tidak di tutup2 seperti jaman orba)

Jadi kalau mega ingin berkuasa lagi ... ya urusannya memang cuma ingin mengembalikan ideologi sukarno yang marhaenisme ini .. ideologi pro rakyat (walaupun ide marhaenisme memang banyak dipengaruhi oleh marxisme yang sosialis) >>> silahkan kalau mau bahas di thread lain tentang ekonomi kapitalis vs sosialis ... insyaallah saya bisa jelaskan bahwa baik suharto maupun sukarno ... keduanya tetap punya nilai positif (dari kekurangannya masing2)  

Bicara soal sukarno ... baik mega dan prabowo sebetulnya keduanya sama2 pro-rakyat .. sama2 sukarno banget .... intinya trend pilpres 2014 ini kan tema sukarno toh ... makanya saya sebut ideologi mereka sama ....

Yang jadi masalah buat saya terkait keduanya .... bagaimana mungkin mereka bisa pro-rakyat (dekat dengan rakyat) seperti sukarno ... bila seumur hidup mereka selalu berada pada status sosial sebagai elite .... sebetulnya itu saja logika saya kenapa milih jokowi dan bukan prabowo (hehehehe) ... kecuali kalau baik mega dan prabowo ga ngusung semangat pro-rakyat

>>> contoh deklarasi koalisi mereka 2009 di bantar gebang >>> menurut saya cuma simbolik kalau pribadi keduanya ga bisa lepas sebagai kelompok elit

Bagaimana mungkin mereka bisa mengusung ideologi sukarno tentang marhaenisme ... kalau mereka sendiri sudah punya jarak dengan rakyat ... kalau mereka sendiri tidak fasih berdialog dengan rakyat (ini saya bicara pribadi mega dan prabowo ya)

Bahkan suharto saja lebih dekat dengan rakyat dibanding mereka (prabowo n mega) .... Saya ga tau apa coach sagi masih inget jaman orba ... tapi saya ingat betul gimana suharto bicara dengan petani (acara kelompencapir di tvri kalo ga salah) .... aura nya beda dengan bila para elit bicara kepada rakyat.



Jadi kalau nyambung ke jkw ... memang blum ada buktinya jkw bisa memperbaiki negara ini ... sukarno aja ga terbukti bisa membawa negara ini lebih baik. Tapi at least rakyat (pada masa itu) senang dengan sukarno ... rakyat pada awal pemerintahan suharto juga senang dengan suharto ... kalau ada media seperti sekarang pun ... baik sukarno dan suharto sebetulnya juga bisa disebut media darling karena kedekatan mereka berdua dengan rakyat

coach sagi wrote:sikap legowo seharusnya adalah ciri khas kita sebagai bangsa yg santun, berbudaya, dan toleran terhadap keadaan demi terciptanya Indonesia yg adil dan makmur...

tidak legowo pun ga papa selama tidak anarkis ... bahkan bila hasil KPU ini akan lanjut ke MK pun buat saya ga masalah .... malah bagus supaya masing2 pihak belajar demokrasi dengan cara bersih

maksud saya : diluar apakah yang kalah bisa disebut legowo atau tidak .... yang menang toh juga ga bisa dipastikan 100% bersih ...

misalnya: terkait quick count yang beda2 ... ntah abal2 atau legit ... toh dampaknya kedua pihak akhirnya jadi siaga satu terus untuk saling mengawasi ... otomatis masing2 pihak juga siaga satu untuk tidak berbuat curang (karena sedang diawasi) ... blessing in disguise nya ... kita semua belajar untuk berdemokrasi dengan lebih bersih dan fair (tidak ada manipulasi data dsb) ...

coach sagi wrote:testimoni bu asmen ttg para tokoh saya ga mau menanggapi...takut jadi fitnah...sisanya clear

 piss 

oke beybeh...tariklah

 TKP

Hihihihihi ... yang ini terkait prabowo ya ... terkait yang ini ya

@dee-nee wrote:sementara ketum yang satu lagi .... dia ini orang baik (menurut saya) .... tapi ga lihai .... terlalu polos dan otaknya lempeng2 aja .... (bagus memang)
yang jadi masalah ... menurut saya ... dia bukan sosok yang punya EQ baik ... IQ boleh tinggi ... tapi emosi nya naik turun .... (ga masalah juga sebetulnya)

tapi faktor yang paling mempengaruhi orang yang ga pernah hidup susah dengan emosi tidak stabil adalah di lingkungannya .... kalau lingkungannya baik ... dia akan jadi baik .... lingkungan jelek ... dia akan jadi jelek ....

Dengan cita2nya (obsesinya) sejak kecil yang ingin jadi presiden .... dan usia yang sudah 65 thn .... kalau dia kalah 2014 ... pilpres 2019 blum tentu dia bisa nyapres lagi .... apalagi kalau nunggu 10 thn

Jadi misalnya nih ya (hanya analisa saja) .... sudah ga pernah hidup susah (harta melimpah) + emosi ga stabil + punya obsesi + lingkungan yang tidak baik ... kira2 apa jadinya ???

Makanya saya pernah bilang ... mbok pak gubernur ini nunggu 2019 aja nyapresnya (walaupun kalau pak gub nyapres saya tetep pilih dia) ... tapi maksudnya ditunda itu supaya luapan emosi dan ambisi saudara kita ini terpuaskan dulu ... biar ga panas negara ini

Hmmmm  
Saya ga bermaksud kompor kok .... tulisan diatas ini bisa positif atau negatif ... tergantung pikiran masing2 orang
Tapi maaf kalau akhirnya jadi seperti fitnah .... mudah2an saya bisa klarifikasi ....

Bold ungu : kira2 apa jadinya ??? hahahahahahaha saya sendiri ga tau apa jadinya ... bisa macem2 kan ... tergantung banyak faktor, (faktor usia, keluraga, iman, niat baik, positif attitude, harga diri, idealisme, dsb)

terkait EQ ... saya justru dapet dari twit nya Fahri Hamzah setelah debat capres kalo ga salah : Jokowi lebih tepat jadi pemimpin managerial karena emosi nya yang baik ... dan Prabowo lebih tepat sebagai pemimpin negara karena IQ nya yang tinggi (twit FH terkait hasil seleksi capres di KPU)

diluar berapa nilai eq masing2 capres ... tapi hasilnya EQ prabowo tidak setinggi IQ nya .... dan ...
EQ itupun dampaknya tetap dipengaruhi banyak faktor diatas ... ibarat bensin yang mudah meledak bukan artinya tidak bisa diredam toh ... makanya saya sebut ga masalah juga sebetulnya ...

terkait cita2 (ambisi atau obsesi) ... ya itu saya dengar di TVone dari sang ibu dan adik prabowo ... toh ga ada yang salah kan dengan cita2 jadi presiden .... jalan hidup prabowo memang menunjukkan konsistensi dia terkait cita2 itu ... bagus atau jelek sebuah obsesi atau ambisi .... tergantung manusia dan faktor2 di sekeliling nya juga kan ...

bold orange : panas apa harus artinya rusuh dan chaos ?? pemilu sekarang memang lebih panas ... tapi kita kembalikan pada presiden, para tokoh, dan TNI/Polri untuk selalu menjaga suasana kondusif .... toh sampai sekarang semua baik2 saja .... panas di medsos ... di lapangan baik2 saja

maksud saya : kalau mau adem ayem seperti pemilu yang sudah2 ... ya intinya jokowi nyapres 2019 aja ... dan mari dukung prabowo .... karena menurut saya ... seandainya batu tulis tidak pecah ... prabowo jadi presiden pun ga ada masalah ... asal koalisinya beres (at least tidak ada bagi2 kursi)

Tapi ... ya kalau memang jalannya harus begitu ... ga papa juga sebetulnya .... karena kalau pilpres ini sukses ... artinya Indonesia naik kelas dalam urusan demokrasi

piss piss
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by satria bergitar on Sat Jul 19, 2014 11:19 am

saya ambil sbagian yg saya bisa kasih tanggapan sisanya ok...

 2 good


bu asmen wrote:Saya sendiri juga ga ngerti seperti apa "hitam" nya mega di benak coach sagi ... apakah karena ada image PDIP itu sendiri yang disebut partai sekuler, partai kristen, partai anti-islam, komunis, dsb ... atau hanya karena mega yang ingin mengembalikan nama baik sukarno ...

yg ini harus saya kasih penjelasan  piss 

saya menghormati megawati sebagai seorang negarawan... apalagi beliau pernah belajar di unpad almamater saya... saya tahu karir politik beliau di jaman orba... yang saya kagumi dari beliau adalah beliau orang yg berani menentang kekuasaan soeharto pada zaman itu... pada waktu itu beliau sebagai seorang politisi didaulat sebagai simbol kebebasan berpendapat antitesis dari kekuasaan karena berani menyuarakan golput pada pemilu 1997...

no offense atau fitnah lho ya hanya mengutarakan sudut pandang dan fakta.... ada satu hal yg saya kurang berkenan terhadap mega selain kapabilitasnya sebagai pemimpin negara yg saya ragukan... yaitu cara dan langkah politiknya yg saya anggap kurang etis...

awalnya sih saya memandang beliau biasa saja sama seperti tokoh reformasi lainya proporsional dgn apa yg dilakukannya selama menjabat sebagai presiden nothing spesial bahkan beberapa kebijakan ada yg bikin saya antipati sm mega... yah semua tahulah... namun apa boleh buat y namanya kebijakan sepahit apapun mega pasti punya alasan kuat...

hingga akhirnya ketika sby menang pemilu 2014 mega memutuskan bahwa PDIP memilih menjadi partai oposisi... sayapun baru tahu ketika menonton ILC bahwa konstitusi kita sebenarnya tidak mengenal oposisi... baik dan buruknya kebijakan yg diambil pemerintah, suatu oposan tetap berada diluar... jika buruk ia menentang jika baik maka ia abstain... artinya suatu oposan sebenarnya tidak berbuat apa2 demi kepentingan negara kecuali ia menentang kebijakan yg tidak populis pemerintah bahkan tidak memberikan solusi...

perlahan-lahan terpatri dalam benak saya bahwa terlepas dari baik buruknya suatu pemerintah menentang kekuasaan adalah tabiat beliau kecuali jika ia sendiri yg berkuasa... dan apapun dilakukan untuk itu termasuk menjadi oposan yg sbenarnya inkonstitusional.

masih ingat dibenak saya menjelang pemilu 2009 ketika pemerintah melakukan pencairan BLTSM mega dalam orasinya diberbagai tempat dan media dengan berapi - api menentang kebijakan tsb dgn menyebut BLTSM pembodohan rakyat... penghinaan rakyat... dsb akan tetapi beberapa minggu setelahnya pada masa kampanye pileg muncul iklan seolah2 PDIP adalah pertai yg peduli rakyat dengan memunculkan adegan kadernya menyalurkan BLTSM lgsung dengan tangan sendiri kepada rakyat... klo orang sunda bilang ini mah "dipoyok dilebok"... kok munafik ya dalm benak saya...disinilah puncak antipati saya terhadap mega...

pun ketika awal kampanye 2014 setelah gencar pemberitaan adanya perjanjian batu tulis dan isinya... saya yg tadinya netral terhadap pilpres karena jagoan saya dahlan iskan tidak jadi nyapres... akhirnya hanya melihat mega sbagai penghalang bersinarnya seorang jokowi...

sekali lagi hanya sekedar sudut pandang pribadi...


bu asmen wrote:tidak legowo pun ga papa selama tidak anarkis ... bahkan bila hasil KPU ini akan lanjut ke MK pun buat saya ga masalah .... malah bagus supaya masing2 pihak belajar demokrasi dengan cara bersih

maksud saya : diluar apakah yang kalah bisa disebut legowo atau tidak .... yang menang toh juga ga bisa dipastikan 100% bersih ...

betul saya setuju bu asmen... klo saya sih tidak cukup dgn no anarkis tapi juga no oposan oposan... sbab negara adalah bukan milik kepentingan kelompok... jika kebijakan pemerintah baik ya semua harus mendukung sekuat tenaga... jika itu buruk mari kita cari jalan keluar yg lebih baik khan begitu...

hentikan mulai saat ini yg namanya politik balas dendam... mungkin ini yg sebenarnya dimaksud oleh pak sby dengan pilihan netralnya... namun sayang memang kader2 demokrat lebih memilih pro kepada salah satu pasangan...

terlepas dari itu semua sebagai pribadi siapapu presidennya nanti saya akan mendukung jika itu demi kemajuan bangsa...

 piss
avatar
satria bergitar
LETNAN DUA
LETNAN DUA

Male
Age : 31
Posts : 1399
Location : Karawang
Join date : 08.12.11
Reputation : 58

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by Jagona on Sat Jul 19, 2014 11:40 am

@musicman wrote:Kalau yakin menang, yah harusnya gk usah pakai bikin koalisi permanen, kecuali kalau tidak yakin menang. Apalagi sangat Mudah membubarkan Koalisi "permanen" oleh lawannya jika menang.

Tawari saja posisi menteri, alamat ambruk, dan Sayonara untuk "permanen"nya.

Tinggal saya mau lihat ekpresi muka Jokowi saat mengumumkan kabinet menterinya yg berasal dari Golkar.

hi hi hi ........... kayanya sihhh senyum2 aja ..................... key

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by dee-nee on Sat Jul 19, 2014 2:02 pm

@satria bergitar wrote:saya ambil sbagian yg saya bisa kasih tanggapan sisanya ok...

 2 good


bu asmen wrote:Saya sendiri juga ga ngerti seperti apa "hitam" nya mega di benak coach sagi ... apakah karena ada image PDIP itu sendiri yang disebut partai sekuler, partai kristen, partai anti-islam, komunis, dsb ... atau hanya karena mega yang ingin mengembalikan nama baik sukarno ...

yg ini harus saya kasih penjelasan  piss 

saya menghormati megawati sebagai seorang negarawan... apalagi beliau pernah belajar di unpad almamater saya... saya tahu karir politik beliau di jaman orba... yang saya kagumi dari beliau adalah beliau orang yg berani menentang kekuasaan soeharto pada zaman itu... pada waktu itu beliau sebagai seorang politisi didaulat sebagai simbol kebebasan berpendapat antitesis dari kekuasaan karena berani menyuarakan golput pada pemilu 1997...

no offense atau fitnah lho ya hanya mengutarakan sudut pandang dan fakta.... ada satu hal yg saya kurang berkenan terhadap mega selain kapabilitasnya sebagai pemimpin negara yg saya ragukan... yaitu cara dan langkah politiknya yg saya anggap kurang etis...

awalnya sih saya memandang beliau biasa saja sama seperti tokoh reformasi lainya proporsional dgn apa yg dilakukannya selama menjabat sebagai presiden nothing spesial bahkan beberapa kebijakan ada yg bikin saya antipati sm mega... yah semua tahulah... namun apa boleh buat y namanya kebijakan sepahit apapun mega pasti punya alasan kuat...

hingga akhirnya ketika sby menang pemilu 2014 mega memutuskan bahwa PDIP memilih menjadi partai oposisi... sayapun baru tahu ketika menonton ILC bahwa konstitusi kita sebenarnya tidak mengenal oposisi... baik dan buruknya kebijakan yg diambil pemerintah, suatu oposan tetap berada diluar... jika buruk ia menentang jika baik maka ia abstain... artinya suatu oposan sebenarnya tidak berbuat apa2 demi kepentingan negara kecuali ia menentang kebijakan yg tidak populis pemerintah bahkan tidak memberikan solusi...

perlahan-lahan terpatri dalam benak saya bahwa terlepas dari baik buruknya suatu pemerintah menentang kekuasaan adalah tabiat beliau kecuali jika ia sendiri yg berkuasa... dan apapun dilakukan untuk itu termasuk menjadi oposan yg sbenarnya inkonstitusional.

masih ingat dibenak saya menjelang pemilu 2009 ketika pemerintah melakukan pencairan BLTSM mega dalam orasinya diberbagai tempat dan media dengan berapi - api menentang kebijakan tsb dgn menyebut BLTSM pembodohan rakyat... penghinaan rakyat... dsb akan tetapi beberapa minggu setelahnya pada masa kampanye pileg muncul iklan seolah2 PDIP adalah pertai yg peduli rakyat dengan memunculkan adegan kadernya menyalurkan BLTSM lgsung dengan tangan sendiri kepada rakyat... klo orang sunda bilang ini mah "dipoyok dilebok"... kok munafik ya dalm benak saya...disinilah puncak antipati saya terhadap mega...

pun ketika awal kampanye 2014 setelah gencar pemberitaan adanya perjanjian batu tulis dan isinya... saya yg tadinya netral terhadap pilpres karena jagoan saya dahlan iskan tidak jadi nyapres... akhirnya hanya melihat mega sbagai penghalang bersinarnya seorang jokowi...

sekali lagi hanya sekedar sudut pandang pribadi...

Terus terang saya bukan pendukung (apalagi pemuja) Mega ... tapi bila Mega teriak2 soal pemerintahan yang harus membela kepentingan rakyat ... saya setuju ...

Terkait yang bold merah : tidak ada yang salah dari statement coach sagi ... semua saya setuju2 saja ... dan benar2 saja ... bahwa mega tidak etis dalam berpolitik (ya benar) ... mega gila kuasa (ya benar) ... mega munafik (ya benar) >>> tapi mungkin yang ingin saya sampaikan selama ini adalah ... bahwa politik itu tidak hitam putih .... semua terjadi sebab akibat

intermezo sebentar tentang mega wrote:Buat saya ... masa (era) nya mega sudah selesai ... ibaratnya "she's not even a player in this pilpres anymore"  
karena ada sebab akibat diatas itu tadi .... sebab apa yang dia lakukan selama ini (bold merah) ... akibatnya tidak ada yang mau milih dia

katakanlah dia ada di belakang jokowi (jokowi boneka mega) .... menurut saya mega tetap tidak berbuat apa2 dengan keputusan jokowi bila jokowi sudah didukung rakyat ... jadi yang megang kartu as sebetulnya jokowi ... bukan mega (menurut saya loh ya) ...

maksud saya begini : kita ambil contoh Risma ... yang menolak risma kan dari pdip sendiri .... mega sebagai ketum tidak bisa berbuat apa2 bila risma sudah didukung rakyat .... sebetulnya mega itu justru sudah terikat dengan slogan "pro-rakyat" yang dia buat2 sendiri ... karena dia ga mungkin memihak kader pdip yang tidak disukai rakyat ... jadi mega sangat tergantung pada bagaimana dukungan rakyat terhadap si kader

Jadi katakanlah kebijakan mega sebagai ketum bersifat politis bagi para kadernya di pemerintahan. Tapi bagaimanapun pemerintahan ini bergerak ... menurut saya semua tergantung dari kebijakan Jokowi - JK ... mega cuma berguna untuk menguatkan kebijakan itu di parlemen atas nama Jokowi ... mega sudah tidak bisa menarik simpati rakyat (apalagi kalau dia ngejar untuk jadi presiden lagi)

Misal :
Jokowi bikin kebijakan yang benar .... mega mendukung .... jkw yang dapat nilai plus (bukan mega)
Jokowi bikin kebijakan yang benar .... mega ga dukung .... jkw nilai plus ... mega nilai minus
Jokowi bikin kebijakan yang salah .... mega ga dukung .... jkw nilai minus (mega tetap ga dapat nilai apa2)
Jokowi bikin kebijakan yang salah ... mega mendukung .... dua2nya dapat nilai minus

Ini pendapat saya loh ya .... baik buruknya kinerja jokowi ... diluar darimana kebijakan itu berasal .... tidak ada nilai baik apapun bagi mega ... justru ngaruhnya ke jokowi.
Menurut saya .. dalam video game ... mega itu sudah game over ... justru pemainnya adalah jokowi, yang harus pinter2 nyari dukungan rakyat (apalagi dengan kemungkinan dia akan banyak diserang bila dia jadi presiden)  

Sebetulnya .. ilustrasi misal diatas juga menunjukkan ... sekarang Mega cuma bisa main aman ... supaya image nya tidak makin jatuh  
 

balik ke yang bold merah :

Ya itu ... menurut saya semua tidak bisa dilihat hitam putih
Mega tidak etis : itu makanya saya sebut tentang ilustrasi "sakit hati" sang bunda
Mega munafik : ini juga berkaitan dengan "pengalaman politik" sang bunda

tidak etis dan munafik >> ibaratnya orang yang sudah punya sifat seperti ini ... akan benar2 berperilaku begini bila dia melihat hal serupa seumur hidupnya ... dari orla sampai reformasi ... dia sudah lihat "kotor"nya dunia politik ... sampai akhirnya dia pun berperilaku sama

Concern saya : apakah suharto salah ketika melakukan kudeta ?? apakah poros tengah salah ketika mengajukan gusdur ?? apakah sby salah mengajukan jadi presiden ?? >>> pendapat orang beda2 .... tapi buat saya tidak salah ... mega boleh sakit hati ... tapi itulah politik (tidak hitam putih)

Karena semua tidak bisa hitam putih ... maka penilaian saya pada mega ... ya saya pun tidak bisa menilai dia hitam atau putih ... tapi dari bagaimana dia sekarang (sudah game over untuk berkuasa) ... ya itu adalah hasilnya ... sama seperti kita melihat game over nya sukarno, suharto, habibie, gusdur, dan sby (game over maksudnya sudah tidak bisa lagi berkuasa) .... gimana image masing2 tokoh ... balik2nya kembali ke pendapat setiap orang

Tapi ... kalau saya boleh berpendapat .... ntah kenapa ... saya justru sangat2 bersyukur dengan terpilihnya sukarno (pada masanya), dilanjutkan suharto (pada masanya), habibie (pada masanya), gusdur (pada masanya), mega (pada masanya), sby (pada masanya)

maksud saya .... mereka2 ini sebetulnya sudah tepat sekali berada pada posisi itu untuk setiap kondisi yang terjadi di negara ini (menurut saya).
kapan2 dilanjut ... hehehehehe

coach sagi wrote:
bu asmen wrote:tidak legowo pun ga papa selama tidak anarkis ... bahkan bila hasil KPU ini akan lanjut ke MK pun buat saya ga masalah .... malah bagus supaya masing2 pihak belajar demokrasi dengan cara bersih

maksud saya : diluar apakah yang kalah bisa disebut legowo atau tidak .... yang menang toh juga ga bisa dipastikan 100% bersih ...

betul saya setuju bu asmen... klo saya sih tidak cukup dgn no anarkis tapi juga no oposan oposan... sbab negara adalah bukan milik kepentingan kelompok... jika kebijakan pemerintah baik ya semua harus mendukung sekuat tenaga... jika itu buruk mari kita cari jalan keluar yg lebih baik khan begitu...

hentikan mulai saat ini yg namanya politik balas dendam... mungkin ini yg sebenarnya dimaksud oleh pak sby dengan pilihan netralnya... namun sayang memang kader2 demokrat lebih memilih pro kepada salah satu pasangan...

terlepas dari itu semua sebagai pribadi siapapu presidennya nanti saya akan mendukung jika itu demi kemajuan bangsa...

 piss

idem coach ... khususnya yang bold

 2 good 2 good 2 good 2 good 2 good
avatar
dee-nee
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Female
Posts : 8647
Kepercayaan : Islam
Location : Jakarta
Join date : 02.08.12
Reputation : 182

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by musicman on Tue Jul 22, 2014 4:56 pm

Waduh, Prabowo mengundurkan diri dengan cara inskonstitusional ..

Indonesia Malu kuadrat memiliki capres begini .. (tepok Jidat)
avatar
musicman
LETNAN SATU
LETNAN SATU

Male
Posts : 2226
Kepercayaan : Islam
Join date : 07.10.11
Reputation : 123

Kembali Ke Atas Go down

Re: Presiden & Wakil Presiden yang pantas untuk Indonesia

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 9 dari 11 Previous  1, 2, 3 ... 8, 9, 10, 11  Next

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik