FORUM LASKAR ISLAM
welcome
Saat ini anda mengakses forum Laskar Islam sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh turut berdiskusi yang hanya diperuntukkan bagi member LI. Silahkan REGISTER dan langsung LOG IN untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai member.


@laskarislamcom

Terima Kasih
Salam Admin LI

Kedung halang, isra - mikraj BEDA WAKTU.....6 TAHUN...

Halaman 5 dari 5 Previous  1, 2, 3, 4, 5

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Kedung halang, isra - mikraj BEDA WAKTU.....6 TAHUN...

Post by salapanbelas maret on Wed Apr 02, 2014 6:06 pm

First topic message reminder :

Dari:
http://www.laskarislam.com/t6579p375-penjelasan-logis-isra-mi-raj



#397
@Kedunghalang wrote:
Maaf, dengan sengaja saya tidak mengubah/memperbaiki/menulis ulang kesimpulan anda tentang Mi'raj dan Israa' yang anda pahami berdasarkan tulisan-tulisan saya. Tetapi, saya hanya ingin menyampaikan bahwa berdasarkan Al Qur'an dan Hadits, peristiwa Mi'raj dan Israa' itu merupakan dua peristiwa ruhaniah, bukan jasmaniah, yang masing-masing terpisah, berlainan waktu dan berdiri sendiri, karena terpaut jarak waktu enam tahun antara peristiwa Mi'raj dan Israa'.  Peristiwa Mi'raj adalah perjalanan Nabi saw diwaktu malam dari Masjidil Haram (Makkah) ke langit ke-tujuh, bahkan hingga ke Sidratul Muntaha yang, secara jelas dan luas, dibicarakan dalam Surah An-Najm yang diturunkan Allah pada tahun ke-lima kenabian Muhammad Rasulullah saw. Sedangkan, peristiwa Israa' adalah perjalanan Nabi saw diwaktu malam dari Masjidil Haram (Makkah) ke Bait Al Maqdis di Yerusalem yang, secara jelas dan luas, dibicarakan dalam Surah Al Israa' yang diturunkan Allah pada tahun ke-sebelas kenabian Muhammad Rasulullah saw. Kedua peristiwa itu, lain tidak adalah salah-satu dari antara tiga cara Allah berfirman kepada manusia yang dikehendaki-Nya.
Di dalam Al Qur'an disebutkan bahwa Allah Al Mutakallim berfirman kepada manusia dengan tiga cara, yaitu: a) Dia berfirman secara langsung atau tanpa perantara, b) Dia membuat manusia menyaksikan penglihatan ghaib dalam keadaan terjaga (kasysyaf) atau dalam keadaan tertidur (ru'ya), yang dapat atau tidak dapat ditakwilkan, atau kadang-kadang Dia membuat manusia mendengar kata-kata dalam keadaan terjaga dan sadar yang pada waktu itu manusia tidak melihat Wujud Yang Maha Berbicara (Ilham), inilah arti kata 'dari belakang tabir', dan c) Dia mengutus seorang Rasul atau malaikat yang menyampaikan Amanat-Nya, sebagaimana firman Allah Al Mutakallim berikut ini:
"Dan tidaklah mungkin bagi manusia agar Allah berfirman kepadanya, kecuali dengan wahyu langsung, atau dari belakang tabir, atau dengan mengirimkan seorang Rasul guna mewahyukan dengan seizin-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya, Dia Maha Luhur, Maha Bijaksana." (Asy-Syura 42:51/52).
Dalam prakteknya secara umum, semua cara Allah Ta'ala berfirman kepada manusia, manusia menyebutnya dengan istilah wahyu. Dengan wahyu itu, Allah Al Mutakallim menampakkan Wujud dan/atau Keagungan-Nya kepada manusia yang dikehendaki-Nya. Allah dapat dibuktikan sebagai Tuhan Yang Maha Hidup hanya jika Dia bercakap-cakap dengan manusia atau hamba-hamba-Nya. Dengan demikian, maka tidak masuk akal jika ada orang yang mengatakan bahwa Allah Al Mutakallim tidak lagi berbicara kepada manusia pada masa kini, padahal Dia selalu berbicara kepada manusia atau hamba-hamba pilihan-Nya pada masa-masa yang lalu. Wahyu dari Allah Al Mutakallim masih dapat diterima oleh manusia pada masa kini, bahkan pada masa-masa yang akan datang hingga hari kiamat, sebagaimana telah diterima manusia, hamba-hamba Allah yang dikehendaki-Nya pada masa yang lalu. Wahyu itu diturunkan Allah dengan maksud untuk kesegaran bagi kehidupan ruhani manusia dan untuk memungkinkan manusia ber-taqarrub atau mendekatkan diri kepada Rabb dan Khaaliq-nya. Oleh karena itu di dalam Al Qur'an, wahyu itu diibaratkan bagaikan air, sebagaimana firman-Nya:
"Dan, Dia-lah Yang menurunkan air dari awan dengan kadar tertentu, dan dengan itu Kami menghidupkan negeri yang mati, dengan cara demikian pulalah kamu pun akan dibangkitkan." (Az-Zukhruf 43:11/12).
Kata-kata ini berarti seperti halnya tanah yang kering dan gersangpun akan dapat mulai hidup kembali dengan segar, bila hujan turun dan jatuh di atas tanah itu, demikian pula suatu kaum atau manusia yang secara akhlaq dan ruhani telah mati, akan dapat memperoleh hidup baru dengan perantaraan wahyu Allah Al Mutakallim, Tuhan Yang Maha Berbicara, Maha Suci, Maha Bijaksana.


yg mana sih dijelaskan dgn jelas dan luas ttg mikraj di surah  An-Najm? perasaan ayat 13-18 hanya menceritakan ttg muhammad melihat Jibril dalam wujud aslinya di sidratul muntaha aja. kagak ada cerita lain.


dan surah al isra, dibagian mana dijelaskan SECARA jelas dan luas ttg  perjalanan dari mekkah ke jerusalem?
cuma ada ayat 1 yg mengatakan perjalanan malam tanpa disebutkan APA dan BAGAIMANA perjalanan itu sendiri, itu kah definisi JELAS DAN LUAS ISLAMI?

```````````````````````````````


Bandingkan dgn ini

MUSLIM NO - 234


Telah menceritakan kepada kami Syaiban bin Farrukh telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah telah menceritakan kepada kami Tsabit al-Bunani dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku telah didatangi Buraq. Yaitu seekor binatang yang berwarna putih, lebih besar dari keledai tetapi lebih kecil dari bighal. Ia merendahkan tubuhnya sehingga perut buraq tersebut mencapai ujungnya." Beliau bersabda lagi: "Maka aku segera menungganginya sehingga sampai ke Baitul Maqdis." Beliau bersabda lagi: "Kemudian aku mengikatnya pada tiang masjid sebagaimana yang biasa dilakukan oleh para Nabi. Sejurus kemudian aku masuk ke dalam masjid dan mendirikan shalat sebanyak dua rakaat. Setelah selesai aku terus keluar, tiba-tiba aku didatangi oleh Jibril dengan membawa semangkuk arak dan semangkuk susu. Dan aku pun memilih susu. Lalu Jibril berkata, 'Kamu telah memilih fitrah'. Lalu Jibril membawaku naik ke langit. Ketika Jibril meminta agar dibukakan pintu, maka ditanyakan, 'Siapakah kamu? ' Jibril menjawab, 'Jibril'. Ditanyakan lagi, 'Siapa yang bersamamu? ' Jibril menjawab, 'Muhammad.' Jibril ditanya lagi, 'Apakah dia telah diutus? ' Jibril menjawab, 'Ya, dia telah diutus.' Maka dibukalah pintu untuk kami. Tiba-tiba aku bertemu dengan Nabi Adam, dia menyambutku serta mendoakanku dengan kebaikan. Lalu aku dibawa naik ke langit kedua. Jibril lalu minta supaya dibukakan pintu. Lalu ditanyakan lagi, 'Siapakah kamu? ' Jibril menjawab, 'Jibril'. Jibril ditanya lagi, 'Siapa yang bersamamu? ' Jibril menjawab, 'Muhammad.' Jibril ditanya lagi, 'Apakah dia telah diutuskan? ' Jibril menjawab, 'Ya, dia telah diutuskan'. Pintu pun dibukakan kepada kami. Tiba-tiba aku bertemu dengan Isa bin Maryam dan Yahya bin Zakaria, mereka berdua menyambutku dan mendoakan aku dengan kebaikan. Aku dibawa lagi naik langit ketiga. Jibril pun meminta supaya dibukakan pintu. Lalu ditanyakan, 'Siapakah kamu? ' Jibril menjawab, 'Jibril'. Jibril ditanya lagi, 'Siapakah bersamamu? ' Jibril menjawab, 'Muhammad'. Jibril ditanya lagi, 'Apakah dia telah diutuskan? ' Jibril menjawab, 'Ya, dia telah diutuskan'. Pintu pun dibukakan kepada kami. Tiba-tiba aku bertemu dengan Nabi Yusuf Alaihis Salam, ternyata dia telah dikaruniakan dengan kedudukan yang sangat tinggi. Dia terus menyambut aku dan mendoakan aku dengan kebaikan. Aku dibawa lagi naik ke langit keempat. Jibril pun meminta supaya dibukakan pintu. Kedengaran suara bertanya lagi, 'Siapakah kamu? ' Jibril menjawab, 'Jibril'. Jibril ditanya lagi, 'Siapakah bersamamu? ' Jibril menjawab, 'Muhammad'. Jibril ditanya lagi, 'Apakah dia telah diutuskan? ' Jibril menjawab, 'Ya, dia telah diutuskan'. Pintu pun dibukakan kepada kami. Tiba-tiba aku bertemu dengan Nabi Idris Alaihis Salam, dia terus menyambutku dan mendoakan aku dengan kebaikan. Allah berfirman: '(Dan kami telah menganggkat ke tempat yang tinggi darjatnya) '. Aku dibawa lagi naik ke langit kelima.
dst....dst...dst....



Baca tuh....
avatar
salapanbelas maret
SERSAN MAYOR
SERSAN MAYOR

Male
Age : 21
Posts : 712
Kepercayaan : Lain-lain
Location : Jakarta, tanah tumpah darah beta.
Join date : 19.03.14
Reputation : 5

Kembali Ke Atas Go down


Re: Kedung halang, isra - mikraj BEDA WAKTU.....6 TAHUN...

Post by Jagona on Sat Jul 12, 2014 11:16 am

@Kedunghalang wrote:
@Jagona wrote:
@Kedunghalang wrote:
@Jagona wrote:
- ya aku anggap kacau balau kalo pemikiran orang yang menganggap ayat 17/60 menjelaskan (berhubungan dengan) ayat 17/1.
- ayat 17/60 hubungannya dengan peristiwa akan masuknya n.muhammad ke kota mekkah ... lihat yang aku gedein di atas ............ siapa yang telah dikepung ALLAH, tolong dijelasin dong ..... lagian darimana asalnya kalimat itu, kayanya anda salah plintir ? ........... tolong dong jangan asal plintir ............. hi hi hi ....... kacau
- masih dalam ayat 17/60 ........ pohon apa yang dikatakan "terkutuk" dalam alquraan, tolong dong dijelasin  ..... hi hi hi, masa ALLAH mengutuk pohon ? ...... yang logia aja cungngng

NAAAAH, SEKARANG BARU NAMPAK BAHWA YANG KACAU BALAU ITU ORANG YANG BELUM LULUS PAUD. Makanya masih banyak tanya. Itu artinya orang yang belum lulus PAUD tidak mengerti. Baiklah aku jelaskan begini:
Isyarat di sini tertuju kepada kasysyaf/ru'ya yang disebut dalam ayat kedua dalam Surah ini. Dalam kasysyaf/ru'ya itu Rasulullah saw melihat diri beliau mengimami semua nabi lainnya dalam shalat yang dilakukan di Baitul-Maqdis di Yerusalem, yang merupakan kiblat orang-orang Yahudi. Kasysyaf/ru'ya itu mengandung arti bahwa pada suatu ketika di masa yang akan datang, para pengikut nabi-nabi tersebut akan masuk memeluk agama Islam. Inilah yang dimaksud oleh kata-kata “Tuhan engkau telah mengepung orang-orang ini dengan kebinasaan.” Penyebaran Islam secara meluas akan datang sesudah terjadi bencana-bencana yang akan melanda seluruh dunia seperti telah disinggung dalam ayat Al Israa 17:58/59.

“Pohon terkutuk “ itu adalah kaum Yahudi yang telah berulang kali disebut dalam Alquran dikutuk oleh Tuhan (Al Maidah 5:14, 61, 79). Kutukan Tuhan telah mengejar-ngejar kaum yang malang ini semenjak Nabi Daud as sampai zaman kita ini. Penafsiran tentang ungkapan ini ditunjang oleh kenyataan, bahwa Surah ini secara istimewa membahas hal ihwal kaum Bani Israil, seperti diisyaratkan oleh nama Surah ini sendiri, ialah Bani Israil. Kenyataan bahwa ayat ini mulai dengan menyebut kasysyaf/ru'ya Rasulullah saw, dan di dalam kasyaf/ru'ya itu beliau melihat diri beliau saw mengimami nabi-nabi Bani Israil dalam shalat berjamaah di Yerusalem – pusat agama Yahudi – memberi dukungan lebih lanjut kepada anggapan bahwa yang dimaksud “pohon terkutuk” itu adalah kaum Yahudi; Kata syajarah mengandung pula arti suku bangsa. Ayat ini membahas kasysyaf/ru'ya itu, dan juga membahas kaum Yahudi (pohon terkutuk) yang oleh kasysyaf/ru'ya ini disinggung secara khusus sebagai “cobaan bagi manusia “Orang-orang Yahudi pada tiap qurun zaman telah menjadi sumber kesengsaraan dan penderitaan bagi umat manusia, terutama bagi umat Islam.

- yang aku minta penjelasan, ............. dari mana asalnya kalimat “Tuhan engkau telah mengepung orang-orang ini dengan kebinasaan.”, padahal dalam ayat 17/60, tidak ada pernyataan tersebut ......... artinya anda telah menambah ayat tersebut ......... paham ?????
- trus mengani terjemah "pohon terkutuk" aku tidak minta penjelasan siapa yang dimaksud, melainkan tertuju pada terjemah istilah tersebut ....... menurut aku untuk terjemah "pohon" alquraan menggunakan kata "SAJARU" bukan "SAJARATU" sebagai mana tertulis dalam ayat 17/60 ................key

- Sesungguhnya hanya berasal dari kalimat: inna robbaka ahaathobinnaas yang terjemahannya sedikit berbeda denan Depag. Kami menterjemahkan "Sesungguhnya Tuhan engkau telah mengepung orang-orang ini (dengan kebinasaan)." sedangkan Depag menterjemahkan "Sesungguhnya (ilmu) Tuhan-mu meliputi segala manusia." yang di dalam kurung adalah kata/kalimat tafsir. Jadi, tidak ada yang menambah, kecuali hanya kata/kalimat tafsir dalam kurung untuk menjelaskan saja.

- wasyajaratal mal 'uunata fil qur'aan dalam 17:60/61 artinya "dan pohon terkutuk dalam Al Qur'an". Syajarata/syajarah = Pohon.

- yang amat jauh bedanya .......... antara "mengepung orang-orang (dengan kebinasaan) .. dengan (ilmu) ALLAH yang meliputi sebala manusia ........ akan lebih baik bila kalimat itu menjadi "bahwa TUHANMU menguasai manusia" ........... trus mengenai "pohon" alquraan menggunakan istilah "SYAJARU" tercantum pada ayat 16/10, ayat 16/68, ayat 27/60, ayat 38/60, ayat 55/6, dan ayat 56/52 ........... gak ada tuh "pohor terkutuk" di dunia ini

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kedung halang, isra - mikraj BEDA WAKTU.....6 TAHUN...

Post by Kedunghalang on Sat Jul 12, 2014 11:54 am

- Terjemahan Depag terlalu umum, sedangkan terjemahan yang saya tampilkan lebih spesifik, sesuai konteksnya.

- Kalimat syajaratal mal 'uunata dalam 17:60/61 artinya "pohon terkutuk". “Pohon terkutuk “ itu adalah kaum Yahudi yang telah berulang kali disebut dalam Al Qur'an dikutuk oleh Tuhan (Al Maidah 5:13/14, 60/61, 78/79). Kutukan Tuhan telah mengejar-ngejar kaum yang malang ini semenjak Nabi Daud as sampai zaman kita ini. Penafsiran tentang ungkapan ini ditunjang oleh kenyataan, bahwa Surah ini secara istimewa membahas hal ihwal kaum Bani Israil, seperti diisyaratkan oleh nama Surah ini sendiri, ialah Bani Israil. Kenyataan bahwa ayat ini mulai dengan menyebut kasysyaf/ru'ya Rasulullah saw, dan di dalam kasyaf/ru'ya itu beliau saw melihat diri beliau saw sedang mengimami nabi-nabi Bani Israil dalam shalat berjamaah di Yerusalem – pusat agama Yahudi – memberi dukungan lebih lanjut kepada anggapan bahwa yang dimaksud “pohon terkutuk” itu adalah kaum Yahudi; Kata syajarah mengandung pula arti suku bangsa. Ayat ini membahas kasysyaf/ru'ya itu, dan juga membahas kaum Yahudi (pohon terkutuk) yang oleh kasysyaf/ru'ya ini disinggung secara khusus sebagai “cobaan bagi manusia“. Orang-orang Yahudi pada tiap zaman telah menjadi sumber kesengsaraan dan penderitaan bagi umat manusia, terutama bagi umat Islam, sebagaimana anda lihat bagaimana Gaza kembali diserang oleh mereka.

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kedung halang, isra - mikraj BEDA WAKTU.....6 TAHUN...

Post by Jagona on Sun Jul 13, 2014 10:06 am

@Kedunghalang wrote:- Terjemahan Depag terlalu umum, sedangkan terjemahan yang saya tampilkan lebih spesifik, sesuai konteksnya.

hi hi hi .......... begitu tokh ....... dengan menghilangkan/menambah beberapa kata, jadilah terjemah plintiran sesuai konteks menurut anda.


- Kalimat syajaratal mal 'uunata dalam 17:60/61 artinya "pohon terkutuk". “Pohon terkutuk “ itu adalah kaum Yahudi yang telah berulang kali disebut dalam Al Qur'an dikutuk oleh Tuhan (Al Maidah 5:13/14, 60/61, 78/79). Kutukan Tuhan telah mengejar-ngejar kaum yang malang ini semenjak Nabi Daud as sampai zaman kita ini. Penafsiran tentang ungkapan ini ditunjang oleh kenyataan, bahwa Surah ini secara istimewa membahas hal ihwal kaum Bani Israil, seperti diisyaratkan oleh nama Surah ini sendiri, ialah Bani Israil. Kenyataan bahwa ayat ini mulai dengan menyebut kasysyaf/ru'ya Rasulullah saw, dan di dalam kasyaf/ru'ya itu beliau saw melihat diri beliau saw sedang mengimami nabi-nabi Bani Israil dalam shalat berjamaah di Yerusalem – pusat agama Yahudi – memberi dukungan lebih lanjut kepada anggapan bahwa yang dimaksud “pohon terkutuk” itu adalah kaum Yahudi; Kata syajarah mengandung pula arti suku bangsa. Ayat ini membahas kasysyaf/ru'ya itu, dan juga membahas kaum Yahudi (pohon terkutuk) yang oleh kasysyaf/ru'ya ini disinggung secara khusus sebagai “cobaan bagi manusia“. Orang-orang Yahudi pada tiap zaman telah menjadi sumber kesengsaraan dan penderitaan bagi umat manusia, terutama bagi umat Islam, sebagaimana anda lihat bagaimana Gaza kembali diserang oleh mereka.

hi hi hi ........... di dunia ini gak ada yang namanya "pohon terkutuk" ...... dah aku jelaskan di atas bahwa dalam alquraan untuk pengertian "pohon" digunakan istilah "SYAJARU" bukan syajaratu ....... jadi terjemah sampeyan itu keliru ................ paham cungng

Jagona
KAPTEN
KAPTEN

Male
Age : 71
Posts : 4039
Kepercayaan : Islam
Location : Banten
Join date : 08.01.12
Reputation : 18

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kedung halang, isra - mikraj BEDA WAKTU.....6 TAHUN...

Post by Kedunghalang on Sun Jul 13, 2014 11:13 am

Pelajaran Bahasa Arab berikut belum waktunya dipelajari di PAUD:
syajarah/syajarata/syajaratin = Pohon (Kata Benda)
syajaru(n)/syajari = Pohon-pohon(an) (Kata Jamak dari syajarah)
syajarahaa = Pohon-pohonnya (Kalimat/Kata Posesip)
syajarim-min-zaqqum = Pohon Zaqqum (Kata Benda / Idhofah).
syajarata-ul-mal'uunata = Pohon Terkutuk (Kata Kiasan / Idhofah).

Kedunghalang
LETNAN KOLONEL
LETNAN KOLONEL

Male
Posts : 9081
Kepercayaan : Islam
Location : Bogor
Join date : 12.03.12
Reputation : 0

Kembali Ke Atas Go down

Re: Kedung halang, isra - mikraj BEDA WAKTU.....6 TAHUN...

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 5 dari 5 Previous  1, 2, 3, 4, 5

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik